Derby Srikandi Pekan Ini, Timnas Putri U-16 Jajal Timnas Putri Senior di Senayan

Timnas Putri U-16 akan beruji coba melawan Timnas Putri Senior, di Lapangan C, Senayan, pada Kamis (12/4). (Ham/NYSN)

Jakarta- Agenda pekan ini menjadi momen krusial bagi dua Timnas Putri Indonesia. Timnas Putri U-16 dikabaran bakal menantang seniornya, yakni Timnas Putri Senior. Kabarnya, laga uji coba akan dilaksanakan pada Kamis (12/4) sore, namun belum mendapatkan kesepakatan soal tempat yang akan mempertemukan antar keduanya. “Mereka meminta kami tandang ke Sawangan, tapi disana lapangannya sintetis. Terlepas dari itu, kami masih proses mencari tim inti,” ujar pelatih Timnas Putri U-16, Rully Rudolf Nere, Selasa (10/4). Bahkan, Manajer Timnas Putri senior, Papat Yunisal, tampak di sela-sela latihan Timnas U-16 putri, di lapangan Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta Timur, pada Selasa (10/4). Hal ini masih dipertimbangkan antara laga digelar di Sawangan (markas Timnas Putri berlatih), Cijantung (markas Timnas Putri U-16), atau di lapangan ABC Senayan, Komplek Gelora Bung Karno. Sang manajer yang memantau latihan Carla Bio Pattinasarany dkk, lalu angkat suara soal rencana ‘Derby’ laga uji coba ini. “Insya Allah, uji coba dilaksanakan Kamis (12/4) sore. Soal venue lapangan, kami masih koordinasikan. Ya kemungkinan besar sih, bermain di lapangan ABC, Senayan,” ungkapnya. (Dre)

PTMSI Kirim 12 Atlet ke China Demi Asian Games 2018, Oegroseno : Menpora Mengakui Kami

Tim tenis meja Indonesia yang akan tampil di Asian Games 2018, saat ini melakukan Pemusatan Latihan di Jinan, China, selama 6 bulan. (net)

Jakarta- Ketua Umum PP PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia), Komjen Pol Purn, Oegroseno, mengatakan tak ada pihak lain yang berhak mengambil alih kepanitiaan Asian Games. Hal ini disampaikan Oegroseno dalam pertemuan terbatas dengan media di PIM 3 Jakarta Selatan baru-baru ini. Oegroseno mengatakan hal ini untuk mencegah agar PB PTMSI yang sudah dikukuhkan KONI Pusat, mengambil langkah yang salah dengan mencoba mengutak-atik kepanitiaan termasuk ingin bongkar pasang tim tenis meja Asian Games yang sudah terbentuk sejak lama. Dia mengatakan hingga saat ini kepengurusan PP PTMSI yang ada dan syah hanyalah kepengurusan PP PTMSI pimpinannya. “Saya tanyakan langsung ke Menpora Imam Nahrawi. Apa jawaban Menpora Pak Imam Nahrawi?,” tanya Oegroseno. “Saya tetap mengakui PP PTMSI pimpinan Oegroseno,” sebut Menpora seperti ditirukan Oegroseno. Artinya semua yang berkaitan dengan PP PTMSI baik kepengurusannya, termasuk kepanitiaan Asian Games berikut persiapan tim, ada dibawah kewenangannya. Mengenai persiapan tim tenis meja Indonesia ke Asian Games, Oegroseno mengatakan tim tenis meja Asian Games Indonesia yang sekarang berada di China adalah tim terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Tim terdiri dari 12 atlet. Pemusatan latihannya dilaksanakan di Jinan, China selama 6 bulan. Jumlah pelatih dua orang, ditambah satu orang manager. Selama latihan di China, para atlet akan mengikuti ujicoba ke kejuaraan dunia Liebherr ITTF, di Halmstad Swedia pada pertengahan April. Beberapa kejuaraan ITTF pada bulan Mei 2018 di SEA Master 2018 juga masuk jadwal Timnas, kemudian event ITTF World Tour, Hang Seng Hong Kong Open dan SEA Master 2018 ITTF World Tour Platinum, serta China Open. Target Indonesia di Asian Games adalah dua medali perak. Keduanya diharapkan bisa diraih dari nomor beregu putra dan ganda campuran. Selain dua perak, Indonesia juga berharap meraih tambahan dua medali perunggu dari nmor beregu putri dan tunggal putra. “Mudah-mudahan persiapan yang matang di China dan mengikuti sejumlah turnamen internasional tim tenis meja Indonesia bakal meraih target dua medali perak dan dua medali perunggu,” harapnya. (Art)

Rayakan Anniversary ke-15, Villa 2000 FC Menggelar Turnamen Trofeo

Klub Villa 2000 FC menggelar turnamen dengan tajuk Trofeo Anniversary Villa 2000 ke-15, merayakan ulang tahun Villa 2000 FC. (Villa 2000)

Tangerang Selatan- Dalam rangka merayakan ulang tahun Villa 2000 FC, klub yang berlokasi di kawasan Pamulang ini, menggelar turnamen dengan tajuk Trofeo Anniversary Villa 2000 ke-15. Bertempat di home base Villa 2000, peserta diikuti oleh empat klub, yakni Persepda, Kareeb FC, dan Villa 2000 FC yang mengirimkan dua tim (Villa 2000 FC reguler A dan B). “Kami memberi kesempatan bagi pemain yang jarang tampil di kompetisi resmi, meski rutin latihan. Jadi ini adalah ajang buat mereka”, ujar Arta Wijaya, selaku pelatih senior Villa 2000 dan inisiator perhelatan trofeo ini. Dalam ajang ini, para pemain Villa 2000 FC yang rata-rata usia antara 17-19 tahun, akan mendapatkan tropi piagam penghargaan untuk jangka panjang. Trofeo yang dilaksanakan pada Minggu (8/4) ini akhirnya dimenangkan oleh tim Persepda. Sementara tim Villa 2000 FC menempati posisi 2 dan 4. “Selain piala, pemain juga akan mendapatkan piagam penghargaan dari acara ini. Piagam ini berlaku untuk jangka panjang, misalnya melanjutkan sekolah, pindah klub lain, atau sebagai porto folio pemain,” pungkasnya. (Dre)

Timnas U-23 Butuh Bima Sakti, PSSI ‘Seleksi’ Gerd Zeise Latih Timnas U-19 ?

Bima Sakti Tak lagi tangani Timnas U-19, jabatan pelatih untuk Egy Vikri Maulana dkk sementara ini kosong. (net)

Jakarta- PSSI akhirnya tak memperpanjang kontrak Bima Sakti Tukiman menukangi Timnas U-19. Bima akan fokus menemani Luis Milla menangani Timnas U-23 yang diproyeksikan tampil di Asian Games 2018. PSSI belum memutuskan siapa yang bakal mengisi posisi Bima di Timnas U-19. Keputusan soal pengganti Bima akan dipastikan usai rapat anggota Komite Eksekutif PSSI. Praktis Bima kurang dari 2 bulan menempati jabatan aristek Egy Vikri Maulana dkk. Eks pemain PSSI Primavera ini menangani Timnas U-19 pada Februari dan Maret. PSSI dikabarkan membidik Gerd Zeise. Pelatih asal Jerman itu berprestasi luar biasa. Dia mengusung Timnas Myanmar U-19 lolos ke Piala Dunia U-20 pada 2015. “PSSI telah memutuskan Bima fokus membantu Timnas U-23 sesuai apa yang memang dibutuhkan tim dalam persiapannya menuju Asian Games. Dengan demikian, persiapan tim bisa dilakukan secara maksimal dan matang,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, seperti dikutip dari situs resmi PSSI, Selasa (10/48). Kiprah Bima sejatinya amat bermanfaat, jika fokus melatih Timnas U-23. Evan Dimas dkk segera tampil dalam turnamen Anniversary Cup, pada 27 April hingga 3 Mei, di Stadion Pakansari, Bogor. Menurut Ratu Tisha, turnamen ini menjadi rangkaian persiapan tim menuju Asian Games 2018. Apalagi roster Timnas U-23 sebetulnya berhimpitan dengan jadwal padat kompetisi Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. “Laga Turnamen Anniversary Cup ini, jadi bagian terpenting dari persiapan Timnas U-23 untuk Asian Games, sekaligus tampil di kandang sendiri. Setidaknya, atmosfir laga resmi bisa dirasakan tim,” tutur Ratu Tisha. Meski belum resmi, 28 negara konon akan mendaftarkan diri tampil di Anniversary Cup. Korea Selatan, Korea Utara dan Irak termasuk dalam calon lawan Timnas Indonesia U-23 di turnamen tersebut. (Art)

Pulangkan Satu Kiper, Benny van Breukelen Siap Coret Lainnya

Prihatini, adalah penjaga gawang asal klub SSB Benteng Muda FC, Tangerang, dan sejak Jumat (6/4), sudah bergabung bersama Timna Putri senior. (Ham/NYSN)

Sawangan- Sebulan lamanya Timnas Putri Senior menjalani rangkaian latihan dan uji coba di Lapangan NYTC Sawangan, Depok, Jawa Barat. Seleksi pemain pun terus dilakukan oleh Satia Bagja dan tim pelatih, mulai dari posisi penyerang, gelandang, pemain belakang maupun penjaga gawang. Bahkan, sejak Jumat (6/4), Benny Van Breukelen selaku pelatih kiper, sudah memulangkan satu penjaga gawang, yaitu Ranti Lestari Salimi, asal klub Tifosi FC Jakarta. “Kami pulangkan Ranti pekan lalu, karena tak mengalami kemajuan selama mengikuti latihan dari kami, stagnan hanya disitu saja. Makanya kami panggil penggantinya” ujar Benny, pada Senin (9/4). Sebelumnya, timnas memiliki empat kiper, yakni Riska Yulianti (Babel), Norfince Boma (Papua), Vera Lestari (Yogyakarta) dan Ranti Lestari Salimi (Jakarta). Riska adalah Kiper asal Klub Galanita Babel. Lalu Norfince penjaga gawang dari klub Persitoli Tolikara. Kemudian Vera memperkuat Putri Arimbi Jogja. Sementara Ranti, bergabung dengan tim futsal Tifosi FC. Kini, Prihatini, hadir di NYTC Sawangan untuk menggantikan posisi Ranti. Pemain asal SSB Benteng Muda (Tangerang), bergabung dengan skuat, sejak jumat (6/4) lalu. Pada senin (9/4) sore, Prihatini mulai mengikuti latihan bersama pemain lainnya, Benny menerapkan latihan dasar untuknya sebagai awal guna mengasah kemampuannya. “Dia punya prospek yang bagus kedepannya. Dia lincah dan berani, itu salah satu modal yang cukup untuk menjadi penjaga gawang,” bilang pria keturunan Belanda itu. Kemungkinan, Benny masih akan mencoret sektor kiper, andai ada pemain yang tak juga mengalami peningkatan selama mengikuti latihan. (Ham)

Demi Masa Depan, Tiga Pemain Timnas Putri Cuti 4 Hari Ikut UNBK

Dhanielle Daphne (depan) mendapat izin libur selama 4 hari meninggalkan TC Timnas Putri senior, untuk mengikuti UNBK di sekolahnya. (Pras/NYSN)

Sawangan- Pada Senin (9/4), menjadi hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Bebasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), di seluruh Indonesia. Hal ini juga berlaku bagi para atlet yang tengah mengikuti TC dan Seleksi sepak bola putri, jelang event Piala AFF Wanita 2018, pada awal Mei nanti, di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sumsel. Timnas Putri Indonesia yang tengah melakukan pemusatan latihan di NTYC, Sawangan,  juga dihuni oleh beberapa atlet yang masih mengenyam pendidikan sekolah menengah. Diantaranya adalah Rizky Amalia Putri, Dhanielle Daphne dan Ade Mustikiana Oktaviani. Ketiga srikandi Indonesia ini dipulangkan, guna mengikuti UNBK, di sekolahnya masing-masing. Hal ini diungkapkan Rizki. “Iya, saya izin pulang mengikuti UNBK. Sebab, ujian ini kan tidak bisa dilakukan ditempat lain. Jadi, ya sesuai dengan aturan, maka saya harus pulang,” kata Rizki pada Senin (9/4). Rizki adalah siswa kelas 12 IPA di SMA Negri 1 Manyar Gresik, Jawa Timur. “Saya pulang ke Gresik, sejak Minggu (8/4), dan kembali ke pelatnas setelah UNBK selesai,” jelas dara berposisi gelandang serang ini. Sementara itu, Kepala SMA Negri 1 Manyar Abdul Gofur menyatakan pihaknya memang meminta siswanya tersebut pulang ke Gresik agar bisa mengikuti UNBK. “Sebelum dilaksanakan UNBK, kami mengirimkan surat kepada PSSI, agar siswa kami bisa pulang, untuk mengikuti UNBK, dan diizinkan,” jelas Abdul. “Pelaksanaan UNBK berbeda dengan USBN, karena pesertanya harus melaksanakannya disekolah asalnya. Tidak bisa ditempat lain, sebab aturannya seperti itu,” jelasnya lagi. Komentar serupa disampaikan Dhanielle Daphne. Pemain jangkar asal Jakarta, juga harus mengkuti UNBK. Dhanielle adalah siswa kelas 12 SMA Global Sevilla, Pulomas, Jakarta Timur. “Agak ribet sih, soalnya aku harus mondar-mandir dari mess, ke sekolah, juga ke rumah. Tapi, sudah komit, ya harus dijalanin”, ujar Dhanielle yang tertarik menjadi disain interior ini. Manajer Timnas Putri Senior, Papat Yunisal memaklumi kondisi ini dan turut mendukung para pemain. “Mereka harus ikut UNBK di sekolahnya masing-masing, sesuai aturan yang berlaku. Dan kami berikan waktu libur selama 4 hari,” ujar Papat pada Senin (9/4). Meski dipulangkan, para pemain tak sekadar pulang dan libur. Mereka diwajibkan menjalani latihan. “Selesai UNBK pagi hari disekolahnya, mereka tetap diwajibkan latihan sore dengan tensi ringan”, ujar Papat. (Dre)  

Perluas Kompetisi, Pemerintah Bidik Pencak Silat Resmi Tampil di Olimpiade 2020 Tokyo

Pemerintah melalui Menpora Imam Nahrawi berusaha agar Pencak Silat bisa dipertandingkan di Olimpiade. (Kemenpora)

Jakarta- Pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, berharap pencak silat menjadi cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan di ajang Olimpiade Tokyo 2020, Jepang. Ia mengatakan pada Asian Games 2018, Agustus-September mendatang, untuk pertama kalinya cabor pencak silat dipertandingkan. “Ini sebagai terobosan baru pemerintah sebagai semangat agar penjenjangan, pembinaan dan kompetisi diperluas,” ujar Menteri asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur itu, saat membuka Pekan Pesantren Nusantara 2018, Bahrul Ulum Cup II. Even ini terselenggara dalam rangka Haul Madrasah ke-103 dan Pondok ke-193 serta Haul Masyakih Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum di Gedung Serbaguna KH. Hasbullah Said Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (8/4). Pria berusia 44 tahun itu, menyatakan Pemerintah terus berusaha agar pencak silat menjadi sport olimpic yang dipertandingkan di pesta olahraga terbesar negara-negara se-dunia. “Pencak Silat adalah olahraga asli Indonesia, kita harus bahu membahu mempromosikan agar menjadi kegemaran masyarakat dunia,” lanjutnya. Peraih gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Jawa Timur itu, menyebut syarat pencak silat bisa tampil di Olimpiade harus memiliki organisasi silat dunia yang beranggotakan paling tidak mencapai 70 negara. “Saya bersama PB IPSI (Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia) mendirikan organisasi silat dunia, yang saat ini baru mencapi 34 negara. Syarat masuk olimpiade itu, minimal 70 negara,” tegas pria yang mengenyam Program Pascasarjana Magister Kebijakan Publik di Universitas Padjajaran, Bandung, Jawa Barat, pada 2017 itu. (Adt)

Kawal Bakat Muda Potensial, NYSNMEDIA Gelar Turnamen Basket Antar SLTA

NYSN-media-High-School-Basketball-2018-2

Jakarta- Sebagai media olahraga yang menjadi sumber inspirasi dan terpercaya bagi kalangan muda pecinta olahraga, NYSNMEDIA memiliki tanggung jawab besar mengawal bakat-bakat muda potensial di negeri ini. Guna mewujudkan hal itu, media yang berada di bawah naungan PT Nasional Yunior Sportindo Media akan menggelar turnamen basket bertajuk ‘NYSN High School Basketball Cup 2018”. Turnamen yang untuk pertama kalinya dihelat ini berlangsung di Lapangan Basket Sekolah Kharisma Bangsa, Pondok Cabe, Kota Tangerang Selatan, Banten. Turnamen ini bertujuan agar generasi muda memiliki kegiatan positif sekaligus menjadi ajang mencari bibit-bibit muda potensial di cabang bola basket. Dan, peserta kompetisi basket antar SLTA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas) ini diharapkan mengedepankan jiwa sportifitas serta persahabatan dan kebersamaan. Selain turnamen basket putra dan putri. Event ini juga diisi kegiatan menarik lainnya, seperti 3 point competition, photo contest, serta awarding yakni untuk MVP Putra, MVP Putri dan Most Favourite Team.

Animo Peserta Tinggi, 24 Tim Incar Juara Turnamen Futsal Kapolres Tangerang Selatan Cup 1

Kapolres Tangerang Selatan Akbp Ferdy Irawan, SIK, M.Si (tengah) membuka langsung turnamen Futsal Kapolres Cup 1, yang memperebutkan Piala bergilir Kapolres Tangerang Selatan. (contrasnews.com)

Tangerang Selatan- Turnamen Futsal Kapolres Tangerang Selatan Cup 1, yang memperebutkan Piala bergilir Kapolres Tangerang Selatan, resmi berputar mulai Sabtu (7/4), hingga Minggu (8/4). Even ini adalah even pertama kali yang diselenggarakan Polres Tangerang Selatan, dan memakai MS Soccer Indoor Stadium sebagai venue pertandingan, selama dua hari. Meski baru pertama kali berputar, namun antusias peserta, khususnya dari Tangerang Selatan sangat baik. Total peserta yang berpartisipasi mencapai 45 klub, dan dibagi dalam dua kategori. “Ini yang pertama dan akan rutin diadakan. Ada 24 tim untuk kategori umum, dan 21 tim kategori executive,” ungkap AKP Alexander Yuricho, selaku ketua pelaksana Turnamen Futsal Kapolres Tangerang Selatan Cup 1, pada Sabtu (7/4). Untuk katagori executive merupakan tim yang berasal dari komunitas, instansi dan juga para pewarta. Untuk umum, adalah tim futsal yang berdomisli di wilayah hukum Tangsel. Turnamen ini dibuka langsung oleh Kapolres Tangerang Selatan Akbp Ferdy Irawan, SIK, M.Si, pada Sabtu (7/4). Pemenang dari kategori umum, berhak mewakili wilayah Tangerang Selatan, dalam ajang Kapolda Metro Jaya Futsal Cup, pada Juli nanti. Pemenang akan diganjar hadiah Rp. 10juta dan difasilitasi tampil di Kapolda Metro Jaya Futsal Cup. “Juara di kategori umum, akan menjadi wakil Tangsel di Kapolda Cup pada bulan Juli. Dan, jika wakil Tangsel bisa juara di Kapolda Cup, bakal tampil di Kapolri Cup,” tambahnya. (Dre) Hadiah Kategori Umum Putra  Juara 1 : Rp.10.000.000 + Piala bergilir + Medali + Mewakili Polres Tangerang Selatan di Kejuaraan Piala Kapolda Metro Jaya Cup. Juara 2 : Rp. 5.000.000 + Medali. Juara 3 : Rp. 2.500.000 + Medali Hadiah Kategori Eksekutif Putra +25 (Instansi Perusahaan dan Media)  Juara 1 : Rp. 10.000.000 + Piala Bergilir + Medali. Juara 2 : Rp. 5.000.000 + Medali. Juara 3 : Rp. 2.500.000 + Medali

Jelang Piala Dunia Rusia 2018, PSSI Dukung Anak Indonesia Tampil di F4F

Football for Friendship (F4F) International Children`s Social Project keenam yang digelar pada 8-15 Juni 2018, di Moskow, Rusia. (hargo.net)

Jakarta- PSSI mendukung keikutsertaan anak Indonesia dalam program persahabatan internasional lewat ajang Football for Friendship (F4F) International Children`s Social Project yang keenam, yang digelar pada 8-15 Juni 2018, di Moskow, Rusia. “Program yang bagus. Sepak bola bisa menjadi instrumen penting dan selalu relevan bagi generasi muda di seluruh dunia, untuk mempererat pertemanan demi masa depan yang baik,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Ketum PSSI Joko Driyono, dilansir Antara pada Sabtu (7/4). Football for Friendship (F4F) International Children`s Social Project merupakan program yang digagas perusahaan milik Pemerintah Rusia Gazprom, yang merupakan sponsor Piala Dunia 2018. Event ini dimulai sejak 2013, dan untuk edisi keenam pada 2018 ini, F4F akan melibatkan ratusan anak berusia 12 tahun dari 211 negara dan kawasan. Sebagai informasi untuk Indonesia keterlibatan di edisi keenam ini, menjadi yang pertama. Nantinya, ada satu orang anak yang menjadi duta Indonesia, berpartispasi di kegiatan tersebut. Di Moskow, anak-anak perwakilan negara tersebut akan dilibatkan dalam banyak kegiatan seperti pertandingan sepak bola Football for Friendship World Championship, diskusi dalam forum internasional Football for Friendship Children`s Forum keenam, dan mendapatkan pendidikan tentang nilai-nilai F4F. Khusus Football for Friendship World Championship digelar mulai 12 Juni dan diikuti 32 tim. Dalam satu timnya beranggotakan enam pemain (kiper, dua bek, dua gelandang, dan penyerang), anak Indonesia yang terpilih masuk dalam tim “Grizzly Bear” bersama perwakilan Kosovo, Eritrea, Ghana, Qatar, dan Guyana. Selain berbeda negara, para pemain di tim ini juga berbeda jenis kelamin dan kemampuan fisik. Hal lain yang unik, tim ini akan dilatih oleh pesepak bola muda berusia 14-16 tahun dari berbagai negara. Lainnya, nama-nama ke-32 tim itu, diambil dari hewan-hewan yang terancam punah dari seluruh benua Sementara terkait pemilihan perwakilan anak Indonesia untuk F4F, PSSI menyatakan itu merupakan wewenang dari penyelenggara. Tak ada keterlibatan Timnas Indonesia di dalamnya. “Gazprom yang memimpin inisiatif ini,” tutur Joko. Program F4F telah mendapat dukungan dari FIFA. Menurut Sekretaris Jenderal FIFA Fatma Samoura, F4F menunjukkan jik sepak bola adalah olahraga yang bisa memberikan harapan bagi anak-anak, di seluruh dunia. “Program ini contoh yang sangat bagus. Ada proses bagaimana sepak bola membuka pintu bagi semua anak dari bermacam latar belakang,” kata Fatma. (Art)

Villa 2000 Kalah 2-3 di Laga Uji Coba, Blitz Tarigan : Ingin Tandang ke Kandang Lawan

Villa 2000 (hitam) takluk dari tim Porda Bogor (merah) dengan skor 2-3, dalam laga uji coba pada Sabtu (7/4), di lapangan Villa 2000, Pamulang Selatan. (Ham/NYSN)

Pamulang- Klub Villa 2000 mengagendakan uji coba pada sabtu (7/4), melawan tim Porda Bogor, di lapangan Villa, Pamulang Selatan. Anak asuh Blitz Tarigan harus takluk dengan skor tipis 2-3. Dengan konsep trofeo, pertandingan dilakukan menjadi tiga babak, yang masing-masing babak berjalan selama 35 menit. Dan pelatih asal Medan ini menyiapkan dua tim. Pada babak pertama dan kedua, ia memainkan skuat yang akan turun di even Liga 3, sedangkan tim yang turun di babak ketiga, untuk Piala Soeratin. Tim pertama gagal mencetak angka, bahkan gawang Villa 2000 justru bobol dua kali. Sedangkan saat tim kedua merumput, meski jala mereka terkoyak sekali, namun sanggup mencetak dua gol balasan. Tak urung, Blitz sempat merasa kesal dengan peforma tim pertamanya. Lantaran mudah terpancing emosi dan terprovokasi, sehingga mengganggu konsentrasi mereka. Akibatnya, mereka tertinggal dua gol. Ia menilai ada beberapa faktor penyebab. Hal yang mempengaruhi itu yakni lawan yang usianya lebih tua dua tahun, sehingga punya pengalaman lebih, dan kondisi cuaca yang sangat terik siang itu, sehingga pemain tak fokus mengikuti skema yang diberikan pelatih. “Mereka emosi duluan gara-gara diusili lawan. Harusnya ya tetap fokus. Itu kan taktik lawan. Berbeda dengan peforma tim yang kedua tadi, lumayan terstruktur mainnya, dan bisa cetak dua gol,” ungkapnya. Mantan pelatih Deltras Sidoarjo ini memberi catatan untuk tim pertama, agar mengurangi ego masing-masing individu, dan menjaga komunikasi antar lini, agar skema permainan berjalan baik. Sedangkan untuk tim kedua menurutnya problem penyelesaian akhir harus diperbaiki. Sebab tim ini sering mendapat peluang, namun pemain kerap blunder ketika mengeksekusi bola ke dalam gawang. “Harapannya, saat latihan berikutnya, mereka belajar apa yang kurang dari uji coba hari ini. Dan, kami ingin tiap minggu rutin uji coba. Tidak hanya di villa, sebaiknya juga away ke kandang lawan,” pungkasnya. (Ham)

Lewati Tiga Uji Coba, Timnas Putri U-16 Kini Sisakan 23 Pemain

Timnas Putri U-16 kini dihuni 23 orang pemain setelah melewati tiga kali uji coba, dan terus akan melakukan seleksi pemain hingga 20 April nanti. (Ham/NYSN)

Jakarta- Usai menjalani uji coba melawan tim putra U-13 SSB Bina Sentra, pada Kamis (5/4), Timnas Putri U-16 kembai melakukan latihan rutin pada sabtu (7/4) sore, di Lapangan Atang Sutresna, Cijantung. Sesi latihan hari ini mulai difokuskan pada konsep attacking, finishing serta transisi pemain sayap. Tidak itu saja, anak asuh Rully Nere juga mulai membangun serangan dengan konsep crossing. “Kami mencoba membangun (built up) serangan dari tengah ke samping, lalu crossing ke tengah. Pemain harus fokus saat menerima bola, dan eksekusi ke gawang lawan” ujar Rully, pada Sabtu (7/4). Ia melihat laga sebelumnya saat menantang SSB Bina Sentra, timnya tampak kesulitan melakukan finishing ke gawang lawan. Salah satunya, karena timnya tak memanfaatkan lebar lapangan. “Komunikasi yang padu, bisa membuat kerangka serangan bisa terjalin rapi. Ini yang terus kami fokuskan, agar sesi menyerang dan penyelesaian peluang, dipahami dengan baik,” tukas pria 57 tahun itu. Pada momen yang sama, salah seorang pemain, harus menepi dari latihan lebih awal. Jasmine, pemain yang masih berusia 12 tahun ini, mengalami cidera engkel, kala berbenturan dengan pemain lainnya. Dibantu oleh staf fisioterapi, Jasmine menepi dan diberikan beberapa pijatan guna mencegah cidera yang lebih parah. Hingga saat ini, Rully sudah memulangkan tiga pemain. Proses seleksi pun masih terus berjalan diiringi sesi latihan. Tercatat, total seluruh pemain Timnas Putri U-16 berjumlah 23 pemain, dari 28 sebelumnya. “Kami pulangkan tiga orang sampai hari ini. Andai, ada yang lebih baik, bukan tak mungkin kembali akan kita masukkan ke tim, tapi ya tetap diseleksi terus,” tutup pria kelahiran Sentani tersebut. (Ham)

Targetkan 1000 Atlet Ikut Serta, IKASI Jabar Gelar Kejuaraan Anggar Internasional di Sentul

Kejuaraan anggar Internasional bertajuk Jabar Open 2018, akan berlangsung pada 28-29 April medatang di Sentul, Bogor, Jawa Barat. (net)

Bandung- Enam negara Asia dipastikan akan mengikuti kejuaraan anggar Internasional bertajuk Jabar Open 2018. Ajang ini rencananya digelar pada 28-29 April 2018 di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Enam negara yang sudah memastikan ikut adalah Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Thailand, dan Vietnam. Sementara Hongkong masih dalam penjajakan. Hal itu dikatakan Ketua Pengprov IKASI (Ikatan Anggar Seluruh Indonesia) Jawa Barat, Asyanti Rozana Thalib, pada Jumat (6/4) malam, di Bandung. Menurut Asyanti, kejuaraan ini dihelat guna mengukur kemampuan atlet anggar di Indonesia, khususnya Jabar agar bisa bersaing di tingkat internasional. “Selama ini IKASI Jabar hanya menggelar Sirkuit anggar di beberapa daerah di Jabar. Sekarang kami mencoba menggelar event internasional dengan nama Jabar Open,” jelas Asyanti. Asyanti berharap seluruh atlet anggar perwakilan daerah di Indonesia bisa tampil di even internasional ini. “Target kami atlet yang ikut kejuaraan anggar internasional ini sebanyak 750 sampai 1000 atlet, karena kejuaraan anggar sirkuit saja rata-rata diikuti 500 atlet,” tegas politisi Fraksi PDIP ini. Asyanti juga berharap kejuaraan ini bisa membuat para atlet anggar di Indonesia bisa lebih baik lagi dan mampu bersaing hingga ke tingkat internasional. Dengan jumlah peserta yang banyak, ia berharap menjadi tantangan bagi atlet Indonesia. “Saya melihat Indonesia ini masih bisa menjadi juara kejuaraan anggar tingkat internasional asal rutin digelar. Rencananya Jabar Open ini akan menjadi agenda rutin IKASI Jabar,” tukas Ketua Panitia Anggaran (Panggar) DPRD Jawa Barat ini memaparakan. Kejuaraan ini akan mempertandingan Kelompok Usia 12 sampai 14 tahun (KU) dan semua yang ikut akan ambil bagian merupakan para atlet yang disiapkan daerah untuk PON 2020 mendatang. “Ini sangat bagus buat mengasah persiapan mereka, dan sebelum diturunkan di ajang nasional nanti seperti PON,” tambahnya. “Dan semua nomor akan kita tampilkan yaitu, degen, floret serta sable. Atlet-atlet kita di Jawa Barat akan diturunkan semua, karena ini sangat penting bagi mereka untuk persiapan PON dan Asian Games, sekaligus untuk memberikan kesempatan bagi para atlet pelatnas,” ujar 75 persen atlet anggar sudah masuk daftar sebagai peserta. “Kita berharap, Sumsel, Sulses dan Jatim yang saat ini menjadi daerah terkuat bisa mengikuti kejuaraan ini. Agar persaingan makin ketat dan bagus untuk menguji atlet muda kita,” pungkasnya. (Art)

Liga 3 Bergulir Juli, Villa 2000 Padati Jadwal Latihan Dengan Rutinitas Uji Tanding

Villa 2000 akan segera mengikuti Kompetisi Liga 3 regional DKI Jakarta yang akan berlangsung dan digelar pada bulan Juli 2018. (Ham/NYSN)

Tangerang- Kompetisi Liga 3 regional DKI Jakarta akan digelar Juli. Villa 2000, salah satu klub yang nantinya akan bergabung di Asprov DKI Jakarta, terus memantapkan persiapan. Blitz Tarigan selaku Pelatih, memimpin jalannya latihan pada jumat (6/4) di lapangan Villa 2000, di kawasan Pamulang Selatan. Blitz terus menekankan metode transisi, attacking dan finishing. “Sepak bola itu ada tiga; bertahan, menyerang, dan transisi. Jadi, fokus latihan sore ini adalah ketiganya”, ujar Blitz, pada Kamis (6/4). Menurutnya di Liga 3 DKI Jakarta nanti, persaingan antar tim sangat kuat. Dengan status juara bertahan, maka peluang tim lain untuk merebut posisi juara sangatlah terbuka. “Kami memang juara bertahan, tapi ya jangan jemawa. Tim yang akan mengikuti Liga 3 musim ini pasti makin kuat. Sulit untuk memprediksi siapa yang bakal juara,” tambahnya. Demi menjaga tensi atmosfir laga dan persaingan, Villa 2000 terus menjajal kemampuan, dengan melakukan uji tanding sebanyak mungkin. Uji coba demi uji coba terus dijajaki. Pada Sabtu (7/4), Villa 2000 akan kedatangan tim asal Bogor, yakni PORDA Bogor. Rencananya mereka akan melakukan laga pada pukul 10.00 WIB. Namun, ada kendala lain yang dirasakan Blitz saat ini. Dengan skuat yang mayoritas diisi pemain berstatus pelajar, efek sistem Full Day School, cukup berpengaruh dengan waktu latihan. “Jam latihan kami saat ini waktunya sangat terbatas. Sekolah sekarang ‘kan sampai sore pulangnya, jadi jam latihan pun cuma sebentar. Waktu mereka habis di sekolahan. Tapi ya mau gimana lagi, pendidikan juga kan penting” tutupnya. (Dre/Ham)

Pakai Lapangan D, INASGOC Pastikan Rugbi Asian Games 2018 Digelar di GBK

Lapangan D di kawasan GBK,Senayan, Jakarta, yang akan disulap menjadi venue lapangan rugbi berstandar internasional jelang event Asian Games 2018. (net)

Jakarta– Cabang olahraga (cabor) rugbi dipastikan akan berlangsung di Gelora Bung Karno (GBK). Hal ini disampaikan Ketua Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC), Erick Thohir. Rencana awal, laga rugbi berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, namun akhirnya batal paska Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyanggupi proses pembuatan venue. Perpindahan dari Stadion Wibawa Mukti ke GBK atas saran dari Technical Delegate, yang menginginkan lokasi pertandingan rugbi tak jauh dari stadion utama. Hal ini menjadi sejarah baru bagi Indonesia. Karena, untuk pertama kalinya bakal memiliki lapangan rugbi, yang sudah berstandar internasional. “PUPR sudah punya (venue) rugby sevens, di GBK. Malah, delegasi teknis memutuskan kembali ke GBK, karena lebih praktis,” kata Erick, pada Kamis (5/4). Erick juga menjamin jika venue yang disediakan Kementerian PUPR sudah sesuai dengan standar penyiaran. INASGOC tinggal menyediakan bangku penonton di tribune. “Rugby sudah ada di GBK. Tempat latihannya yang pakai rumput, tinggal dikasih lampu dan tempat duduk. Tidak perlu ada renovasi,” ujar Erick. Direktur Bina Penataan Bangunan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, merasa tak ada masalah lagi untuk menyiapkan venue rugbi di GBK. Sebab, pihaknya sudah menyiapkan lahan di Lapangan D di Kompleks SUGBK, dengan standar cabor rugbi yang dibutuhkan. “Kami sudah siapkan di Lapangan D untuk rugbi, sekarang sedang kami tambah lampu 1.500 lux. Kalau tribun temporer akan disediakan INASGOC, karena belum tahu persis kebutuhannya berapa,” kata Iwan. (Art)

Sepekan di Purwokerto Bersama Pelatih Baru, Kiper Timnas Futsal Putri: Ada Kendala Bahasa

Kiper Timnas Futsal Putri asal Klub Kebumen Angels, Citra Adisti (1), saat berlatih di lapangan Score Futsal Stadium, Purwokerto, jelang TC dan seleksi. (bolalob.com)

Purwokerto- Usai dilantik menjadi pelatih baru Timnas Futsal Indonesia, Kensuke Takahashi langsung berangkat ke Purwokerto, untuk TC dan seleksi Timnas Futsal Putri, jelang event AFC Women’s Futsal Championship 2018, di Thailand Mei mendatang. Latihan sudah berjalan sepekan, dan dimulai sejak Selasa (3/4), di Lapangan Score Futsal Stadium, Purwokerto. “Saya selalu menekankan pada atlet untuk memberikan kinerja 110% setiap latihan, dan harus disiplin dalam melakukannya,” singkat sang pelatih. Dalam program latihannya, pelatih asal Jepang tersebut menekankan kedisiplinan. Lantaran prinsip ini, beberapa pemain merasa canggung, dengan gaya pria kelahiran Hokkaido ini. Maklum, selain ketat soal disiplin waktu, Kensuke konon juga menerapkan metode latihan fisik yang keras. Hal ini diungkapkan oleh pemain timnas asal klub Kebumen Angels, Citra Adisti. “Visinya dalam berlatih dan bermain bagus. Terutama disiplin latihan dan menjaga fisik. Tapi, karena beda bahasa, jadi penyampaiannya belum maksimal, meski ada penerjemah”, ujar Citra pada Jumat (6/4). Pada pekan awal TC, latihan dilaksankan tiga hari sejak Selasa-Kamis. Pada Jumat, (6/4) para atlet kembali dipulangkan ke klub masing-masing, mengingat Liga Futsal berlangsung di tiap akhir pekan. (Dre)

Unggul 3-2 Dari Legenda Timnas Indonesia, Sekjen PSSI : Timnas Putri Kurang Kencang Mainnya

Timnas Putri Senior berhasil mengalahkan Legenda Timnas Indonesia yang telah berusia 50-60 tahun (Indonesian Football Ambassador) dengan skor 3-2, di laga uji coba pada Kamis (5/4). (kumparan.com)

Jakarta- Sehari paska menang telak dengan Universitas Bina Nusantara (BINUS), pada Kamis (5/4) Timnas Putri Senior kembali melakukan uji coba. Namun, kali ini pertandingan digelar di Lapangan C, Komplek Gelora Bung Karno, Jakarta. Lawan yang dihadapi anak asuh Satia Bagja pun Legenda Timnas Indonesia yang telah berusia 50-60 tahun (Indonesian Football Ambassador). Srikandi Indonesia mendominasi pertandingan dan meraih hasil positif dengan skor akhir 3-2. Gol Timnas diciptakan Tugiyati pada babak pertama, kemudian Zahra Muzdalifah dan Dhanielle Daphne di babak kedua. “Ini pengalaman pertama bermain di luar. Hasilnya cukup bagus. Diawal, beberapa pemain mengaku agak nervous, karena ditonton banyak orang. Tapi itu bagus, tes mental buat mereka buat,” ungkap Satia, pada Kamis (5/4). Namun, ia mengaku jika anak asuhnya tampil sesuai arahannya. “Anak-anak sudah paham, bagaimana cara membangun permainan dari belakang hingga ke depan, terutama passing pendek yang seperti diajarkan saat latihan”, tambahnya. Tak hanya pelatih, pencetak gol terakhir pada laga ini, Dhanielle Daphne juga menanggapi laga uji coba kedelapan mereka. “Lawannya lebih baik dari kemarin, karena mereka berpengalaman. Kami ada tekanan yang lebih. Banyak belajar dalam segi mental dan juga kekompakkan tim”, ujar perempuan penggemar David Beckham tersebut. Sesuai informasi, dijadwalkan jika PLT PSSI (Joko Driyono), Sekjen PSSI (Ratu Tisha) Menpora (Imam Nahrawi), akan hadir untuk memantau laga ini. Tetapi, hingga usai laga, hanya Ratu Tisha, yang hadir. Ia juga menyatakan, akan membidik lawan yang lebih cepat, kuat, dan gesit. “Meski ini laga persahabatan, tapi Timnas Putri harus bermain keras, seperti pertandingan sesungguhnya. Saya masih melihat ini harus lebih kencang, dan serius lagi latihannya,” tegas Ratu Tisha usai pertandingan. “Uji coba International Match pertama, rencananya akan kami undang klub sepak bola putri Thailand, pada 30 Mei, dan main di Palembang. Jadi, bulan April ini, mereka fokus di pemusatan latihan terlebih dahulu”, tambahnya. Setelah melawan Thailand, nantinya timnas Putri Hongkong dan Korea Utara, juga dibidik menjadi sparing partner, sebagai ajang persiapan Asian Games 2018. (Dre) Rekap Uji Coba Timnas Putri Timnas Putri vs Tim Pelatih Lisensi B (Putra): 1-3 Timnas Putri vs SSB Pelita Jaya (Putra) : 0-4 Timnas Putri vs SSB Pelita Jaya (Putra) : 1-4 Timnas Putri vs SSB Akademi Sepak Bola Tangsel Muda (ASTAM) (Putra) : 3-1 Timnas Putri vs UNJ Alumni (Putra) : 4-0 Timnas Putri vs SSB Goal Axis (Putri) : 23-0 Timnas Putri vs Univ Bina Nusantara (Putri) : 21-0 Timnas Putri vs Legenda Timnas Indonesia (Indonesian Football Ambassador) : 3-2

Jelang TC di Palembang Pada 21 April, Timnas Putri U-16 Takluk 1-4 Di Laga Uji Coba

Timnas Putri U-16 (hijau) takluk 1-4 di laga uji coba melawan tim putra U-13 SSB Bina Sentra 1-4, pada Kamis (5/4). (Ham/NYSN)

Jakarta- Memasuki pekan keempat, Timnas Putri U-16 kembali merumput di Lapangan Atang Sutresna, Cijantung, pada kamis (5/4). Kali ini, tim putra U-13 SSB Bina Sentra asal Kota Udang, Cirebon, jadi mitra tanding. Dalam laga 90 menit ini, anak asuh Rully Nere itu harus takluk 1-4. Gol tunggal Srikandi muda, dicetak oleh striker asal Banten, Carla Bio Pattinasarany. Walau Carla dan kawan-kawan gagal meraup kemenangan, Rully mengaku senang dengan progres para pemainnya. “Dari uji coba pertama dan kedua, sampai ini yang ketiga, semua ada progresnya. Mulai terbentuk bagaimana mereka membangun serangan, built up skema permainan,” jelas Rully, pada Kamis (5/4). Rully menilai, jika kinerja sektor penjaga gawang, pemain belakang, gelandang, hingga penyerang, mulai menampakkan pola kerjasama, meski masih sangat minim. “Anak-anak harus mengikuti skema permainan. Kedepannya skema sepak bola putri Indonesia, ya akan seperti itu,” terang pria kelahiran Sentani itu, menyoroti peforma timnya. Ia mengaku jika porsi latihan terkait organisasi secara tim, belum dilaksanakan. Durasi latihan yang baru memasuki pekan ketiga, menjadi faktornya. Proses adaptasi antar pemain merupakan kunci. “Komunikasi antara lini belakang, tengah dan depan, harus makin terjalin. Saat bola kedepan, maka pemain belakang juga harus maju setengah lapangan. Komunikasi yang seperti ini yang dibutuhkan,” tegasnya. Termasuk, kedatangan Shafira Ika Putri Kartini, yang sudah bergabung, belum memberi pengaruh banyak untuk tim. Apalagi, selama berlatih bersama Timnas Putri senior, Ika diposisikan sebagai pemain belakang. “Mestinya, tak ada kesulitan untuk Ika. Memang dia harus adaptasi dengan metode latihan kami. Karena pasti berbeda, porsi latihan Timnas Senior dengan Timnas U-16,” jelas Rully lagi. Rencananya, Timnas Putri U-16, akan beruji coba dengan Timnas Putri Senior, di Lapangan ABC Senayan, pada 16 April mendatang. Agenda sparing partner berlanjut pada 18 dan 20,dengan lawan yang masih disiapkan. Sehari kemudian, pada 21 April, semua pemain terpilih, akan berangkat ke Palembang, dan melakukan TC di Stadion Gelora Jakabaring. (Ham) Rekap Hasil Uji Coba Timnas Putri U-16 Sabtu (24/3) Timnas Putri U-16 vs tim putri Pro:Direct Academy 6-0 Pencetak gol Timnas 6″ Carla 32″ Sheva Imut 35″ Vinny 48″ Carla 50″ Carla 68″ Hanifah Jumat (30/3) Timnas Putri U-16 vs tim putri FC Ngapak Putri 13-0 Pencetak gol Timnas 1″ Vinny 3″ Carla 12″ Carla 23″ Helsa 31″ Vinny 38″ Vinny 43″ Yasmin 52″ Carla 56″ Viranda 63″ Viranda 65″ Viranda 72″ Viranda 83″ Azra Kamis (5/4) Timnas Putri U-16 vs tim putra U-13 SSB Bina Sentra 1-4 Pencetak gol Timnas 19″ Carla

Duet Dadakan Anjani/Zahwa Bikin Kejutan, Singkirkan Unggulan Empat Asal Taiwan

Duet ganda putri Pinicha Anjani/Vici Husnia Zahwa (biru) membuat kejutan mengalahkan duet unggulan empat asal Taiwan Lai Chung Huei/Lai Tzu Yu, 21-19, 21-18. (Adt/NYSN)

Jakarta- Duet putri Pinicha Anjani/Vici Husnia Zahwa membuat kejutan di Turnamen Bulutangkis Kategori Usia (U)-17 Tahun ‘Pembangunan Jaya Raya Yonex-Sunrise Junior Grand Prix Gold 2018’, pada Rabu (4/4). Pasangan asal klub Pusdiklat Telkom Bandung itu menyingirkan pasangan unggulan empat asal Taiwan, Lai Ching Huei/Lai Tzu Yu, dua gim langsung, dengan skor 21-19 dan 21-18. Memainkan laga di Gelanggang Olahraga (GOR) PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, pada gim pertama, Anjani/Zahwa yang tidak diunggulkan mampu mengimbangi perlawanan Huei/Yu. Bahkan, laga kedua pasangan ini berlangsung ketat. Kesalahan sendiri yang dibuat lawan membuat pasangan Indonesia itu berhasil mengoleksi angka demi angka, hingga akhirnya berhasil menutup gim pertama dengan skor 21-19. Berlanjut di gim kedua, pasangan Taiwan sempat memimpin 2-0. Namun, Anjani/Zahwa mampu mengejar ketertigalan hingga berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Setelah itu, pasangan Indonesia ini terus mendulang angka hingga kedudukan 8-5. Memasuki kedudukan 11-10 untuk keunggulan pasangan Merah Putih, terjadi rely panjang. Namun, bola pengembalian yang keluar dari Huei memperlebar jarak angka menjadi 12-10. Dan, setelah memainkan pertandingan selama 34, akhirnya Anjani/Zahwa sukses membungkus gim kedua dengan skor 21-18. “Senang bisa mengalahkan pasangan unggulan empat asal Taiwan. Karena kami bukan unggulan, jadi bermainnya lepas, nothing to lose saja. Pelatih cuma bilang kami harus main bagus saja, soal hasilnya menang atau kalah tidak masalah,” ujar Anjani usai pertandingan. “Saya sebenarnya pemain tunggal, dan baru saja dipasangkan dengan Anjani. Jadi main juga tanpa beban. Menang syukur, kalah juga nggak apa-apa. Kami ingin juara, meski kami juga tidak ditargetkan menjadi juara sama pelatih dan klub di turnamen ini,” tukas Zahwa. (Adt)

Dua Kali Menang Terlalu Besar, Pelatih Timnas Putri Malah Semakin Kecewa

Timnas Putri Senior (hijau) kesulitan mencari lawan uji tanding yang sepadan. Pada Rabu (4/4), Timnas unggul 21-0 dari tim putri Bina Nusantara (Binus). (Ham/NYSN)

Sawangan– Timnas Putri Indonesia Senior kembali merumput pada rabu (4/4) sore, menjalani laga uji coba ke tujuh. Pekan lalu, Zahra Musdalifa dan kawan-kawan tampil meladeni SSB Putri asal Sukabumi, Goal Axis, di lapangan NYTC, Sawangan. Kali ini, lawan yang bertandang adalah tim sepak bola putri Universitas Bina Nusantara (Binus). Namun, Binus harus menerima kekalahan dengan skor akhir 0-21. Zahra dan skuat lagi-lagi mencetak kemenangan besar, seperti saat melucuti tim Goal Axis sebanyak 23 gol tanpa balas. Hasil ini disikapi Pelatih Timnas Putri Senior, Satia Bagja dengan kecewa. Ia enggan berkomentar soal pertandingan hari ini. Maklum, ia sempat berharap tim yang menjamu anak asuhnya adalah tim putra. “Nggak perlu komentar apapun lah. Sudah lihat sendiri gimana pertandingannya ‘kan. Saya maunya lawan tim putra, cuma adanya ini, ya mau bagaimana lagi,” sergah Satia pada Rabu (4/4). Hal serupa juga dikatakan oleh salah satu pemain asal Papua, yakni Rulin Aspalek. “Tim Binus ini sama lawan kami kemarin, kami nggak dapat tekanan. Beda halnya lawan laki-laki, seperti Pelita Jaya saat itu, karena banyak tekanan, kami banyak belajar dari pertandingan tersebut”, tegas Rulin. Komentar sama juga datang dari Benny van Breukelen. “Harusnya kami berujicoba rutin dengan laki-laki atau tim kuat, biar dapat tekanan dari lawan. Saat turnamen, lawan pasti lebih berat dan kuat, meskipun sama-sama perempuan,” ungkap pelatih Kiper Timnas Putri ini. Bagi Satia, melawan tim putra meski usianya lebih muda, namun cara permainan dan sistem strateginya, sudah mampu membuat Timnas Putri Senior mendapat tekanan. Saat melawan Binus, Satia mencoba menerapkan permainan bola pendek dengan dua sentuhan bola. Dengan kedudukan 16-0 hingga pertengahan babak kedua, Satia ingin timnya lebih berani melakukan pergerakan posisi, menjalin komunikasi, dan kerjasama antar pemain lebih solid. Targetnya dalam 10 menit akhir pertandingan, pemain bisa menciptakan empat gol. Namun yang diharapkan melebihi ekspektasi. Tim justru membuat lima gol di menit akhir, dan satu gol bunuh diri dari lawan sehingga skor akhir menjadi 21-0. Usai mengadakan uji coba hari ini, pada kamis (5/4) Timnas Putri Senior mengadakan uji coba, melawan Legenda Timnas Indonesia Putra, yang saat ini berusia 50-60 tahun. Laga ini rencananya juga dihadiri oleh Menpora Imam Nahrawi, PLT PSSI Joko Driyono dan Sekjen PSSI Ratu Tisha. (Dre/Ham) Rekap Uji Coba Timnas Putri Timnas Putri vs Tim Pelatih Lisensi B (Putra): 1-3 Timnas Putri vs SSB Pelita Jaya (Putra) : 0-4 Timnas Putri vs SSB Pelita Jaya (Putra) : 1-4 Timnas Putri vs SSB Akademi Sepak Bola Tangsel Muda (ASTAM) (Putra) : 3-1 Timnas Putri vs UNJ Alumni (Putra) : 4-0 Timnas Putri vs SSB Goal Axis (Putri) : 23-0 Timnas Putri vs Univ Bina Nusantara (Putri) : 21-0