Pesantren Al-kahfi Somalangu Raih Emas di Kejuaraan Wushu Dunia

Tim Wushu Pesantren Al-kahfi Somalangu

Pesantren Al-kahfi Somalangu berhasil meraih 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu dalam kejuaraan The 12h Hong Kong International Wushu Championship yang diselenggarakan di Ma On Shan Centerm Hongkong, pada tanggal 28 Februari-3 Maret 2025. Kafka Bisma Wicaksono, yang mewakili dalam kelompok umur 15 tahun dan Afif Nur Fatah yang menjadi wakil kelompok umur 14 tahun, berhasil meraih emas disetiap kelompok umur. Keduanya masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, SMP Islam Al-kahfi. “Kami merasa senang dan bangga sekali dapat mewakili Indonesia dan pesantren kami dalam kejuaraan ini dan bersyukur atas raihan emas,” Kafka dan Afif. Tidak hanya itu, M Ilham Riski Saputra juga berhasil menyabet medali perak dalam kelompok individu umum non-senjata, sedangkan Aidil Nur Fathan Ramadhan berhasil menyabet perunggu dalam lempok individu umum non-senjata. Kejuaraan bergengsi ini diikuti oleh lebih dari 9 ribu peserta dari 50 negara dan wilayah, menjadikannya salah satu kompetisi wushu terbesar di dunia. Sebagai persiapan menghadapi ajang ini, Pesantren Al-Kahfi telah menggelar pemusatan latihan selama empat bulan. Untuk meningkatkan kualitas teknik dan mental para atlet, mereka mendatangkan pelatih Ma Jiandong dari Yunnan, China. Kehadiran pelatih asal China ini merupakan hasil kerja sama dengan Team Hualong Tarekat Naqsabandiyah di Kunming City, Yunnan. Ketua Tim Wushu Pesantren Al-Kahfi Somalangu, Julizar Idris, didampingi oleh Hartono Limin dan Sarwono, menyatakan bahwa keikutsertaan mereka dalam kejuaraan ini tidak hanya bertujuan untuk meraih prestasi olahraga, tetapi juga sebagai bagian dari diplomasi budaya antara Indonesia dan China. “Pesantren Al-Kahfi, sebagai salah satu pesantren tertua di Indonesia, ingin menunjukkan bahwa wushu dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan China,” ujar Julizar. Ia menambahkan bahwa partisipasi ini juga merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang antara kedua negara. “Kami berharap kerja sama ini dapat berkembang lebih luas, seperti melalui pengenalan pembelajaran bahasa Mandarin di pesantren-pesantren serta adanya program beasiswa bagi alumni pesantren untuk menimba ilmu di China, terutama di bidang teknologi dan ilmu pengetahuan,” jelasnya.

3 Petenis Indonesia Ikuti Prakualifikasi Davis Cup Junior 2025

Tim Tenis Indonesia Untuk Prakualifikasi Davis Cup Junior 202

Tiga petenis Junior Indonesia hasil seleksi ketat Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia PP Pelti akan terbang ke Malaysia untuk mengikuti Prakualifikasi Davis Cup Junior 2025 dengan target runner up agar bisa lolos kualifikasi zona Asia-Oseania di Kazakhstan. PP Pelti lewat Sekjen Andi Fajar Asti resmi melepas tiga atlet junior yang akan turun di prakualifikasi Piala Davis Junior 2025 di Malaysia dari 10-17 Maret 2025 mendatang. Tiga petenis yakni Joachim Mika Gunawan, Rafa Jeconiah Verdasco, dan Raphael Rio Suryana terpilih mewakil Indonesia setelah melalui seleksi ketat oleh PP Pelti. Dalam prakualifikasi tersebut, Mika dan kawan-kawan yang didampingi pelatih Andhy Kentung akan bersaing dengan petenis dari 22 negara di antaranya India, Sri Lanka, dan Filipina. PP Pelti berharap ketiga atlet dapat finish di posisi runner up sehingga bisa lolos ke babak final kualifikasi Zona Asia-Oceania di Kazakhstan. “Semua melalui seleksi yang cukup ketat dan memilih yang terbaik kita ambil peringkat satu sampai peringkat tiga,” kata Andi Fajar dikutip dari Headline News, Metro TV, Minggu, 9 Maret 2025.

Atlet Indonesia Sabet Medali di Kejuaraan Stand Up Paddle Internasional

Keefe Anargya Pranoto

Atlet muda binaan PODSI Kota Tangerang, Keefe Anargya Pranoto (15 tahun), mencatat prestasi gemilang di ajang olahraga internasional. Pada Pattaya SUP Championship 2025, Keefe meraih medali perunggu dalam kategori Stand Up Paddle (SUP) Technical 3KM Men U19, yang diselenggarakan di Thailand pada 18-21 Januari 2025. Keefe Anargya Pranoto, atlet dayung muda berbakat, berhasil menunjukkan performa unggulnya di event bergengsi tersebut, dihadapkan dengan pesaing tangguh dari negara-negara seperti Thailand, Hungaria, Hongkong, Malaysia, Singapura, dan Jepang. “Saat itu lawan yang cukup berat dari tuan rumah Thailand,” ungkapnya, Jumat, 7 Maret 2025. Meski Thailand menjadi lawan yang cukup kuat, Keefe berhasil mencatat waktu 21 menit untuk menempuh jarak 3 kilometer dalam kondisi berombak. Dalam perjalanan karirnya, Keefe mengungkapkan bahwa minatnya terhadap Stand Up Paddle dimulai pada November 2023, ketika ia bergabung dengan klub Maliko SUP di Jakarta. Dari situlah, ia mulai serius berlatih dan mengikuti berbagai event, termasuk di Singapura dan Thailand, di mana ia berhasil meraih prestasi yang mengesankan. Keefe juga sebelum bergabung dengan Provinsi Banten sempat mewakili Aceh dalam ajang PON di Aceh setelah kesuksesannya di Thailand, menambah daftar prestasi gemilang yang telah diraihnya. Sang ayah, Bagyo, merasa bangga dan bahagia atas pencapaian Keefe di kancah internasional, sambil memberikan motivasi agar Keefe terus berlatih dan tidak terlena oleh kesuksesan yang diraihnya. “Dengan segala prestas yang telah diraih jangan mudah berpuas diri, tetap terus berlatih dan jangan pernah terlena karena lawan lainnya terus berlatih jadi kita harus tetap berlatih,” pungkasnya.

Jebolan Papua Football Academy Menimba Ilmu di Akademi Girona di Spanyol

Yulius Stenly Pigay dan Peres Akwila Tjoe

Dua alumni Papua Football Academy (PFA) Batch-1, Yulius Stenly Pigay dan Peres Akwila Tjoe, berhasil terpilih untuk menimba ilmu di akademi sepak bola ternama di Spanyol. PFA adalah bagian dari investasi sosial PTFI di bidang olahraga untuk membina talenta atlet sepak bola muda Papua. Adapun keduanya merupakan bagian dari 18 pemain terpilih dari klub-klub Liga 1 Elite Pro Academy (EPA) yang mengikuti program pelatihan bertajuk “EPA Future Stars, Aventura en España!”. Peres Akwila Tjoe, yang saat ini membela Persija Jakarta, dan Yulius Stenlly Pigay dari PSBS Biak, lahir pada tahun 2009 dan telah menunjukkan performa gemilang di kompetisi Elite Pro Academy Liga 1. Peres akan menimba ilmu di Akademi Osasuna, sementara Yulius akan bergabung dengan Akademi Girona. Yulius telah tiba di Barcelona pada Sabtu, 1 Maret 2025, dan melanjutkan perjalanan ke markas Akademi Girona di Catalonia. Selama 14 hari, kedua pemain ini akan menjalani program latihan intensif dan pembelajaran tentang kultur sepak bola modern di Spanyol, serta membuka peluang untuk dipantau oleh pemandu bakat pemain muda di Eropa. Harapannya, pengalaman ini bisa menjadi batu loncatan bagi Yulius dan Peres untuk meraih karir sepak bola yang lebih tinggi. Saat ini, Peres Akwila Tjoe sedang menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-17 untuk persiapan menghadapi AFC Asian Cup U-17 2025 di Arab Saudi, yang akan berlangsung pada 3-20 April 2025. Meskipun fokus pada persiapan turnamen bergengsi tersebut, Peres tetap antusias menyambut kesempatan belajar di Akademi Osasuna. Dedikasi tinggi ini menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang di level nasional dan internasional. Direktur Akademi PFA Wolfgang Pical mengatakan perjalanan mereka masih panjang, dan kesempatan untuk menjadi pemain hebat di masa depan terbuka lebar. “Kami yakin, dengan kerja keras dan dedikasi, semua alumni PFA bisa mencapai potensi terbaik mereka. Ini adalah awal yang baik, dan kami akan terus mendukung mereka,” ujarnya. Hal ini, lanjutnya, selaras dengan komitmen PFA untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia muda Papua melalui sepak bola dan terus membina generasi muda Papua agar bisa berkontribusi bagi kemajuan sepak bola Indonesia. Director dan Executive Vice President Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Claus Wamafma, merespons dengan gembira kabar ini. “PT Freeport Indonesia sangat bangga dengan prestasi luar biasa yang telah dicapai oleh Peres Akwila Tjoe dan Yulius Pigay, dua alumni berbakat dari Papua Football Academy (PFA) angkatan pertama. Keberhasilan mereka menembus EPA Future Camp dan kesempatan untuk mengikuti Elite Pro Academy U16 musim 2024-2025 adalah bukti nyata dari dedikasi, kerja keras, komitmen, dan potensi besar yang dimiliki oleh generasi muda Papua. “Khususnya untuk Peres Tjoe, yang juga dipanggil dalam training camp Timnas U-17 untuk persiapan AFC Asian Cup U-17 di Arab Saudi mendatang, ini adalah langkah besar yang membanggakan bagi kami semua. Prestasi ini mencerminkan kualitas program PFA dan menunjukkan bahwa dengan dukungan serta kesempatan yang tepat, anak-anak Papua mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” kata Claus. Ia menegaskan PTFI berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan bakat-bakat muda Papua, baik di bidang sepak bola maupun bidang lainnya. Prestasi yang ditorehkan dua alumni PFA ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda Papua lainnya untuk terus berjuang meraih mimpi. “Selamat dan sukses untuk Peres dan Yulius, buktikan bahwa kalian mampu dan bisa mengharumkan Indonesia dari timur,” katanya. PTFI mendirikan PFA pada 31 agustus 2022 dengan slogan “Dari Tanah Papua, Untuk Indonesia”. PFA telah membina tiga angkatan pemain berbakat dan berhasil meluluskan 24 alumni dari 90 siswa binaan yang tersaring dari 4.032 bakat muda di seluruh Papua. “Keberhasilan Yulius dan Peres dalam meraih kesempatan belajar di Spanyol merupakan bukti nyata bahwa program ini mulai menuai hasil positif,” kata Claus. Sumber: Bola.com

Zaskia Salurante Raih Medali Emas WKF Youth League

Zaskia Salurante

Atlet dari Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Provinsi Gorontalo, Zaskia Putri Salurante, berhasil meraih gelar juara dunia pada ajang World Karate Federation (WKF) Youth League di Fujairah, Uni Emirat Arab. Siswi berusia 15 tahun dari SMA Negeri 6 Kota Gorontalo ini meraih medali emas di kategori cadet kata putri setelah mengalahkan karateka-karateka tangguh dari Iran, Italia, dan Kanada. Zaskia Putri Salurante, yang lahir pada 29 September 2009, telah menunjukkan prestasi gemilang di dunia karate sejak bergabung dengan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) pada tahun 2021. Dalam kurun waktu tersebut, ia berhasil meraih sejumlah penghargaan di tingkat nasional maupun internasional. Di ajang nasional, Zaskia mencatat prestasi luar biasa dengan tiga kali berturut-turut meraih medali emas pada Kejurnas Karate Antar PPLP/PPLPD dan SKO yang diselenggarakan oleh Kemenpora RI pada tahun 2021, 2023, dan 2024. Selain itu, pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) tahun 2023 di Palembang, ia berhasil membawa pulang medali perunggu. Di tahun 2024, Zaskia meraih medali emas pada Kejurnas Karate Piala Ketum PB FORKI di Banten serta medali emas di Piala Kapolri yang digelar di Malang. Prestasinya di kancah internasional pun tak kalah membanggakan. Pada tahun 2024, Zaskia sukses merebut medali emas di Kejuaraan Karate Asia Tenggara (SEAKAF) yang berlangsung di Thailand. Ia juga meraih medali perunggu di Kejuaraan Karate Se-Asia di Filipina dan medali perunggu di Kejuaraan Dunia Karate JKS di Jepang. Selain itu, ia berhasil menempati peringkat kelima pada Kejuaraan Dunia Karate WKF yang digelar di Italia. Rangkaian prestasi ini menjadi bukti ketekunan dan dedikasi Zaskia dalam mengharumkan nama Gorontalo dan Indonesia di panggung karate dunia. Sumber: Antara

Anto Boyratan Cetak Sejarah, Jadi Pemain Indonesia Pertama di NBL1 Australia

Anto Febryanto Boyratan

Pemain Pelita Jaya Jakarta, Anto Febryanto Boyratan mengukir sejarah sebagai atlet putra Indonesia pertama yang bermain di Ekosistem NBL. Menyusul kontrak yang diterimanya sebagai pemain Impor Asia untuk NBL1 Australia dengan klub Dandenong Rangers. Anto Boyratan telah resmi menandatangani Perjanjian Impor Asia dengan NBL1 South Dandenong Rangers untuk musim 2025 mendatang, yang akan dimulai pada bulan Maret. Pemain berusia 23 tahun asal Makassar, Sulawesi Selatan ini telah menjadi pemain yang menonjol di kancah basket Indonesia selama beberapa tahun, membantu Pelita Jaya memenangkan IBL musim 2024 serta melengkapi gelarnya dengan menjuarai IBL Oasis+ All-Indonesian 2024. “Sangat bangga melihat Anto Boyratan melangkah ke NBL1 bersama Dandenong Rangers. Dimulai dari IBL Rookie Combine hingga saat ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan dedikasi dapat membawa pemain Indonesia ke level yang lebih tinggi. Perjalanan Anto akan menjadi inspirasi bagi pemain lain untuk terus berjuang, berkembang, dan memiliki keberanian untuk mengejar peluang di level tertinggi. Bersaing di liga seperti NBL1 tidak hanya akan meningkatkan permainannya, tetapi yang lebih penting, juga membawa nama Indonesia ke panggung internasional,” kata Junas Miradiarsyah, CEO Liga Basket Indonesia. “Selama beberapa tahun terakhir NBL1 telah membangun hubungan yang kuat dengan Indonesia dan lebih khusus lagi dengan tim di Pelita Jaya. Kami senang melihatnya berkembang lebih jauh tahun ini, dengan bergabungnya Anto Boyratan ke Dandenong Rangers untuk musim 2025,” pungkasnya. Anto juga membanggakan karier perguruan tinggi yang gemilang, setelah memenangkan beberapa Kejuaraan Nasional Liga Mahasiswa bersama Universitas Perbanas dan penampilan yang luar biasa di Pekan Olahraga Nasional Aceh 2024 bersama Sulawesi Selatan. “Saya sudah mengenal Anto sejak ia masih remaja di kampung halamannya. Ia adalah pesaing yang tangguh dan memiliki etos kerja yang tinggi. Ini adalah kesempatan besar bagi Anto dan langkah besar bagi basket Indonesia. Kami berharap ia dapat menyerap semua pengetahuan, pengalaman, dan kompetisi di Australia. Semoga langkah ini juga membuka lebih banyak kesempatan bagi pemain Indonesia yang sedang naik daun untuk menyeberangi lautan dan bermain di Australia,” ujar pelatih Pelita Jaya Johannis Winar. Sebuah Langkah Besar dalam Kariernya. Setelah musim kemenangannya di Indonesia, Anto menghabiskan empat bulan terakhir di Impact Basketball di Las Vegas, di mana ia berfokus pada pelatihan tingkat elit, pengembangan keterampilan, dan transformasi tubuh untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat berikutnya. Kepindahannya ke Dandenong Rangers menandakan ambisinya untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi dan lebih jauh menunjukkan bakat Indonesia di basket internasional. “Saya merasa terhormat menandatangani kontrak dengan Dandenong Rangers dan berkompetisi di NBL1 Australia,” kata Anto. “Ini merupakan langkah besar bagi karier saya, dan saya bersemangat untuk menantang diri saya sendiri di liga yang kuat sambil mewakili Indonesia di panggung internasional. Waktu saya di Impact Basketball Las Vegas telah mempersiapkan saya untuk momen ini, dan saya siap berkontribusi pada kesuksesan tim,” ujarnya. NBL1 Australia telah menjadi platform utama bagi para pemain internasional, dan penandatanganan Anto menyoroti semakin banyaknya kehadiran pemain Indonesia dan Asia Tenggara dalam bola basket global. Perjalanannya dari Makassar ke Jakarta, Las Vegas, dan sekarang Dandenong mencerminkan semakin banyaknya peluang bagi para atlet berbakat dari wilayah tersebut. “Kami gembira Anto bergabung dengan Rangers dan melanjutkan perkembangannya di NBL1 South. Merupakan kegembiraan bagi Anto, Pelita Jaya, dan basket Indonesia karena Anto menjadi pemain kelahiran Indonesia pertama yang bermain di NBL1. Sebagai klub, kami bersyukur dapat memberinya kesempatan dan menciptakan jalur bagi lebih banyak pemain Indonesia di masa mendatang. Kami berharap Anto segera tiba di Australia memperluas Kehadiran Basket Indonesia di Australia. Ini merupakan momen yang membanggakan bagi Pelita Jaya Jakarta dan juga bagi Indonesia,” ungkap Andiko Purnomo, Presiden Pelita Jaya Jakarta. Dengan musim NBL1 2025 yang akan dimulai pada bulan Maret, para penggemar di Indonesia dan Australia akan sangat ingin melihat bagaimana Anto menorehkan prestasinya di salah satu wilayah bola basket paling kompetitif di dunia. Untuk informasi lebih lanjut, ikuti Pelita Jaya, Dandenong Rangers. “NBL1 adalah jalur Australia, yang mengembangkan beberapa atlet pria dan wanita terbaik di negara ini untuk tugas yang lebih tinggi. Kesempatan untuk memperluas peluang pengembangan itu ke negara bola basket yang sedang berkembang adalah bukti kekuatan kompetisi,” kata Dean Anglin, Manajer Umum NBL 1. Anto memainkan dua musim pertamanya di IBL bersama West Bandits Solo. Penampilannya terlihat menonjol di musim kedua (2023) dengan catatan rata-rata 5,1 poin dan 3,0 rebound per game dalam 25 pertandingan. Kemudian pada musim 2024, dia pindah ke Pelita Jaya dan menyumbang 2,8 poin dan 1,7 rebound per game.

Perbasi Bangli Cup 2025 Gali Potensi Atlet Muda Bola Basket

Perbasi Bangli Cup 2025

Setelah sempat vakum, perkembangan olahraga bola basket di Kabupaten Bangli kini menunjukkan peningkatan signifikan. Bahkan, atlet-atlet basket Bangli telah berhasil menjuarai berbagai turnamen di Bali. Untuk menggali potensi atlet muda, Perbasi Bangli menggelar turnamen 3×3 Perbasi Bangli Cup 2025. Turnamen yang berlangsung di GOR Nyoman Wisma, LC Bukal, Bangli ini mendapat sambutan antusias dari peserta. Ratusan atlet dari tingkat SD hingga SMP se-Bangli turut serta dalam kompetisi ini. Turnamen ini terbagi dalam beberapa kategori usia, yakni KU-10 campuran, KU-12 putra-putri, dan KU-16 putra-putri. Sebanyak 35 tim dari berbagai klub dan sekolah menunjukkan keahliannya dalam bermain bola basket. Ketua Panitia Perbasi Bangli Cup 2025, I Made Gusnindra, mengatakan, peserta sangat antusias mengikuti turnamen ini. “Berkat kerja keras Perbasi Bangli sejak dua tahun terkahir, perkembangan olahraga bola basket di Bangli memang mulai menunjukan peningkatan yang cukup signifikan,” katanya. Di mana dari berbagai even bola basket yang di gelar di Bali, atlet basket Bangli diklaim mampu keluar sebagai juara. “Tentunya ini menjadi momentum yang sangat bagus untuk terus mengembangkan olahraga bola basket di Bangli,” ujarnya. Dikatakan pula, turnamen yang digelar kali ini selain untuk melaksanakan program kerja Perbasi Bangli, juga sekaligus sebagai wadah untuk mengapresiasi dan mengembangkan bakat dan kreativitas generasi muda dalam bidang olahraga bola basket yang kini sudah mulai membaik. Pihaknya berharap, dengan turnamen ini ke depan akan tumbuh bibit unggul dalam bidang olahraga bola basket yang akan mampu membawa nama Kabupaten Bangli ke kancah nasional maupun internasional. Ke depan lanjut Gusnindra, kegiatan serupa akan terus digelar dengan persiapan yang lebih matang dan peserta yang lebih banyak lagi. “Bahkan tidak menutup kemungkinan turnamen yang akan digelar bisa melibatkan atlet seluruh Bali,” pungkasnya.

Tim Indonesia Bersinar di Cheerleading Japan Open Champihonship 2025

Cheerleading Japan Open Champihonship 2025

Sebanyak 93 atlet cheerleader Indonesia bersaing dengan tim cheerleading papan atas dari berbagai negara termasuk Jepang, Korea Selatan, Thailand dan beberapa negara lainnya. Tim Indonesia dalam kejuaraan ini didampingi oleh pelatih dan ofisial dari Federasi Cheerleading Seluruh Indonesia (FCSI). Tim Merah Putih sukses raih Juara 2 untuk kategori Cheerleading Elementary School Lower Grade dan Cheerleading Junior 1. Tim Indonesia juga sukses raih Juara 3 untuk kategori Cheerleading Junior 2. Sementara itu untuk kategori Cheerleading Doubles, tim Indonesia meraih posisi ke-4 dan 6. Jepang raih posisi pertama untuk kategori Elementary School Junior 1 dan 2. Sementara China Taipei Juara 1 untuk kategori Cheerleading Doubles. Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi mengapresiasi tim Indonesia yang meraih prestasi dalam kejuaraan Cheerleading Japan Open Championship 2025 di Yokohama pada 23-24 Februari 2025. “Saya sampaikan apresiasi tinggi kepada tim cheerleader Indonesia dalam kejuaraan Cheerleading Japan Open Championship 2025. Prestasi ini adalah bukti konkret kerja keras putra putri kita dalam mengharumkan nama Indonesia. Keikutsertaan tim Indonesia dalam kejuaraan ini adalah bukti dari kerja keras dan persiapan yang sangat terencana. Pembinaan sejak dini yang dilakukan sudah sangat baik. KBRI Tokyo senantiasa mendukung keterlibatan putra putri terbaik Indonesia dalam berbagai kejuaraan dunia di Jepang,” ujar Dubes Heri. Pelatih Aga Fahlevy mengaku lega dengan prestasi yang diraih anak-anak didiknya dengan berbagai tantangan yang dihadapi selama bertanding di Jepang. “Tantangan yang dihadapi yakni cuaca dingin di Yokohama dan juga ada sedikit perbedaan waktu, dimana anak harus beradaptasi secepat mungkin dengan cuaca yang dingin. Hal lain adalah membuat anak-anak ini fokus dengan tujuan utama bertanding,” katanya. ”Kita harus bisa menjaga mental anak-anak agar tidak down ketika melihat lawan dari negara lain. Masing-masing anak mempunya rasa takutnya sendiri. Di sinilah tugas pelatih memotivasi anak-anak agar merkea menjaga rasa percaya diri yang sama seperti saat mereka di kejuaraan nasional,” imbuh Aga. Ia berharap akan ada banyak atlet cheerleading Indonesia lainnya yang mendapatkan kesempatan untuk bertanding di kancah internasional. Indonesia dalam ajang internasional ini terbagi menjadi sejumlah tim yaitu Twilight dan WAW dengan pelatih Aga Fahlevy, Shooting Stars, Galaxy dan Universe dengan pelatih Shelma Nurkinanty, Unicorn dengan pelatih Dian Diana Henuck, ICC All Stars dengan pelatih Michael Defretes, dan tim United All Stars dengan pelatih Pleti Junias. Kategori yang diikuti adalah Cheerleading Elementary School Lower Grade (6-8 tahun), Cheerleading Junior 1 (8-12), Cheerleading Junior 2 (12-15 tahun), dan Cheerleading Doubles (16 tahun). Sebelum bertanding kejuaraan Cheerleading Japan Open Championship 2025, para atlet cheerleader Indonesia diterima di KBRI Tokyo oleh Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo Muhammad Al Aula dan Sekretaris Pertama Iqbal Mohammad Amrullah. Dalam kunjungan itu, para atlet mendapatkan motivasi penyemangat dari KBRI Tokyo dan dukungan atas keikutsertaan Indonesia dalam ajang dunia ini. Sumber: Channel 9

Tim Wushu Pesantren Al-Kahfi Somalangu Kebumen Mentas di Kejuaraan Internasional Hongkong

Tim Wushu Pesantren Al-Kahfi Somalangu

Akan ada perwakilan Indonesia yang berlaga di The 20th Hongkong International Wushu Championship 2025. Tim Wushu Pesantren Al-Kahfi Somalangu, Kebumen, tampil di ajang yang berlangsung mulai dari 28 Februari hingga 3 Maret 2025. Lebih dari 80 ribu peserta dari 50 negara dan wilayah yang turun bertanding di The 20th Hongkong International Wushu Championship 2025. Karena itulah kejuaraan menjadi salah satu yang terbesar di dunia. Untuk mengikuti ajang ini, Pesantren Al-Kahfi menggelar pemusatan latihan selama empat bulan. Mereka juga mendatangkan pelatih bernama Ma Jiandong dari Yunnan, China. Pemusatan latihan ini terlaksana berkat dukungan dari Team Hualong Tarekat Naqsabandiyah di Kunming City, Yunnan. Pelatih asal China tersebut memberikan pembinaan intensif, baik dari segi teknik maupun mental, dengan tujuan untuk memastikan tim siap bersaing di tingkat internasional. Ketua Tim Wushu Pesantren Al-Kahfi Somalangu, Julizar Idris, didampingi oleh Hartono Limin dan Sarwono, menyatakan bahwa keikutsertaan dalam kejuaraan ini tidak cuma tentang prestasi olahraga, tetapi juga sebagai bentuk diplomasi budaya. “Pesantren Al-Kahfi, sebagai pesantren tertua di Indonesia, ingin menunjukkan bahwa wushu bisa menjadi media untuk mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan China,” ujar Julizar. Dikatakan Julizar, langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat kerja sama antara Indonesia dan China. “Kami berharap kerja sama ini bisa berkembang lebih luas, misalnya dengan memperkenalkan pembelajaran bahasa Mandarin di pesantren-pesantren. Selain itu, kami juga mendorong adanya program beasiswa bagi alumni pesantren untuk belajar teknologi dan ilmu pengetahuan di China,” jelasnya. Dia menambahkan, generasi muda Indonesia perlu dibekali dengan akhlak yang baik, fisik yang kuat, dan penguasaan teknologi. “Investasi China di Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten, sehat, dan memahami bahasa serta budaya China. Ini adalah langkah strategis yang saling menguntungkan bagi kedua negara,” tambahnya. Sumber: Viva News

Kompetisi Barongsai Pertama Kali Digelar di Kota Blitar, Misi Jaring Bibit Atlet Muda

Kompetisi Barongsai

Kota Blitar menggelar kejuaraan barongsai khusus untuk usia anak-anak dan pelajar. Kejuaraan yang digelar perdana ini diikuti oleh 11 tim dari 7 kota di Jawa Timur. Kompetisi Barongsai ini dipusatkan di GOR Soekarno Hatta. Meski masih berskala regional, antusiasme peserta cukup tinggi. Ajang ini untuk menjaring bibit bibit atlet barongsai. “Ini pertama kali di Kota Blitar dan kami juga mengawali untuk kelas junior, khusus usia anak-anak dan pelajar. Target kami memang pem bibitan atlet muda,” ujar pengurus cabang olahraga (cabor) barongsai Kota Blitar, Daniel, Jumat (28/2/2025). Dia melanjutkan, penyelengga raan kejuaraan kali ini masih terbatas karena kendala waktu dan dana. Namun akan ada target di masa mendatang, yakni cakupan turnamen bisa lebih luas. Menurut dia, jika mengadakan juara open tentu ada peserta dari luar Jawa Timur. Itu karena peserta Jawa Tengah ingin hadir, te tapi masih terbatas. Kejuaraan ini mempertandingkan dua kategori, yaitu kategori tradisional dan ketangkasan. Untuk kategori tradisional, peserta dibagi dalam dua kelompok usia yaitu U-15 dan U-19. Ajang ini juga bagian dari upaya pembi bitan atlet muda. “Pada cabor lain sudah ada kejuaraan khusus pelajar. Tapi untuk barongsai, selama ini belum ada. Maka, kami berinisiatif mengadakan kejuaraan ini, juga atas dorongan dari KONI,” jelasnya. Meski publikasi kegiatan ini dilakukan dalam waktu singkat, peserta yang hadir cukup banyak. “Ingin lebih banyak masyarakat yang menonton,” katanya. Namun karena kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, hari terakhir sebelum pu asa, dan ada kendala tem pat yang sebelumnya sudah terpakai minggu lalu, jadwal akhirnya mundur. “Dari ajang ini juga, kami menjadi bagian dari seleksi para atlet barongsai yang nanti nya akan ikut pekan olahraga provinsi (porprov) pertengahan tahun ini. Banyak talenta baru yang lahir dari lomba ini,” pungkasnya. Sumber: Radar Blitar

Persebaya Surabaya Raih Gelar Piala Soeratin U13 2024

Persebaya Surabaya U13

Provinsi Jawa Timur yang diwakili tim Persebaya Surabaya sukses meraih gelar Piala Soeratin U13 Putaran Nasional 2024 setelah mengalahkan Jawa Barat yang diwakili Persib Bandung dengan skor 4-1 (0-0) melalui adu tendangan penalti. Final Piala Soeratin U13 2024 dilaksanakan di Stadion Sriwedari, Surakarta, Selasa (25/2). Pada pertandingan Final ini dihadiri oleh sejumlah anggota Komite Eksekutif PSSI seperti Rudy Yulianto, Endri Erawan, Muhammad, dan Sekjen PSSI Yunus Nusi. Selain itu juga hadir pelatih Indra Sjafri. “Alhamdulillah gelaran Piala Soeratin U13 2024 telah selesai dengan lancar, aman dan sukses. Apresiasi untuk seluruh Asprov dan tim yang mengikuti kompetisi usia muda ini. Semoga di musim selanjutnya peserta semakin bertambah demi pengembangan usia muda di sepak bola nasional,” kata Muhammad. Untuk tempat ketiga diraih oleh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang diwakili oleh tim PSS Sleman setelah mengalahkan Persita Tangerang yang notabene wakil dari Banten dengan skor 4-0 di tempat yang sama. Piala Soeratin U13 2024 putaran nasional akan diikuti 31 tim perwakilan Asosiasi Provinsi (Asprov) dan digelar mulai 12 hingga 26 Februari. Sebelumnya, PSSI telah menyelesaikan Piala Soeratin U15 dan U17 2024 putaran nasional. Untuk Piala Soeratin U15 yang meraih juara dari Sumatera Barat, sementara Piala Soeratin U17 tim Banten sukses meraih juara. Selain itu, ada Piala Pertiwi U17 2024 putaran nasional yang meraih juara dari tim Jawa Barat dan Piala Pertiwi senior dari Papua Pegunungan. Berikut peraih gelar Piala Soeratin U13 Putaran Nasional 2024: – Juara: Persebaya Surabaya (Jawa Timur) – Runner-up: Persib Bandung (Jawa Barat) – 3rd Place: PSS Sleman (D.I. Yogyakarta) – Top Skor: Muhammad Ikhzam Farizki (Terang Bangsa Semarang) dengan 9 gol – Best Player: Alvaro Khanza Azalea (Persebaya Surabaya) – Fair Play Team: PSS Sleman (D.I. Yogyakarta)

Menpora Dito Dukung Pengembangan MMA dan Sinergi Kepemudaan dengan PGI

Menpora RI, Dito Ariotedjo, Saat Menerima Kunjungan dari Presiden Asian Mixed Martial Arts Federation (AMMAF), Davron Juraev

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, menerima kunjungan dari Presiden Asian Mixed Martial Arts Federation (AMMAF), Davron Juraev, serta Pengurus Pusat Indonesia Bela Diri Campuran Amatir Mixed Martial Art (PP. IBCA MMA) di Kantor Kemenpora, Senin (24/2). Pertemuan ini membahas perkembangan MMA di Asia dan dunia serta potensi besar Indonesia dalam olahraga bela diri campuran. AMMAF ingin membantu pembinaan atlet muda berusia 10 hingga 17 tahun, mengingat Indonesia memiliki tradisi kuat dalam olahraga bela diri seperti pencak silat yang bisa dikembangkan dalam kompetisi MMA. Presiden AMMAF, Davron Juraev, menekankan bahwa MMA Indonesia perlu mendapatkan dukungan internasional agar lebih profesional dan berorientasi ke Olimpiade. “Potensi MMA di Indonesia sangat besar, dan sayang sekali jika tidak ada federasi internasional yang mewadahi,” ujar Juraev. Seiring dengan pertumbuhan MMA secara global, Indonesia telah menunjukkan perkembangan pesat dengan banyaknya atlet yang mulai berkompetisi di ajang nasional dan internasional, termasuk ONE Championship dan UFC. Organisasi seperti IBCA MMA dan Komite Olahraga Bela Diri Indonesia (KOBI) memainkan peran penting dalam membangun ekosistem MMA yang lebih terstruktur dan kompetitif. Selain membahas MMA, Menpora Dito juga menerima kunjungan rombongan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) untuk menjajaki sinergi dalam program kepemudaan dan olahraga. PGI mengundang Menpora untuk menghadiri perayaan ulang tahunnya yang ke-75 pada Mei mendatang serta menawarkan kerja sama dalam program yang bertujuan memperkuat karakter dan kapasitas anak muda Indonesia. Salah satu program unggulan PGI, ‘Tanah Air itu Bhineka’ (TAB), bertujuan mengajarkan keberagaman kepada generasi muda melalui pengalaman langsung hidup berdampingan di masyarakat. Wakil Sekretaris Umum PGI, Pdt. Lenta E. Simbolon, menyatakan bahwa kolaborasi dengan Kemenpora diharapkan bisa memberi dampak positif bagi pengembangan kepemudaan, terutama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Menpora Dito menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan bahwa Kemenpora terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan. “Kami ingin anak muda memiliki karakter yang kuat, mencari jati diri, dan menemukan peran mereka dalam masyarakat,” katanya. Kedua pertemuan ini menunjukkan upaya Menpora dalam membangun ekosistem olahraga dan kepemudaan yang inklusif. Dengan dukungan dari berbagai pihak, baik dalam olahraga seperti MMA maupun dalam program sosial-keagamaan, diharapkan generasi muda Indonesia dapat berkembang menjadi individu yang kompetitif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global.

Ini Daftar Juara DBL Musim 2024-2025

Partai final DBL Medan pada Sabtu, 22 Februari menjadi pertanda berakhirnya satu musim Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025. Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 sukses menggelar 1,380 pertandingan. Kompetisi musim ini juga melibatkan 32,956 student athlete yang tersebar di 31 kota dan 23 provinsi. Dengan rincian, 17,296 pemain basket 5on5, 3,399 pemain basket 3on3, dan 10,891 dancer. Ada 1,026 sekolah yang bersaing untuk berebut gelar juara DBL setiap series-nya. Secara keseluruhan, ada 1,190 tim basket 5on5, 785 tim basket 3on3, dan 909 tim dance yang berpartisipasi di Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025. Angka-angka ini membuat penyelenggaraan Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 bertambah. Peningkatan partisipan ini menjadi bukti bahwa basket merupakan olahraga favorit pelajar di Indonesia. Belum lagi animo penonton yang selalu memenuhi tribune arena pada setiap laga. Partai final DBL Jakarta ditonton oleh 14,517 penonton! Jumlah tersebut menjadi rekor penonton dalam event olahraga indoor di tanah air. Rekor ini mengalahkan rekor penonton Piala Dunia FIBA 2023 kala Kanada bertemu Spanyol. Dari penyelenggaraan Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025, ada 1,331,495 supporter atau penonton yang turut memeriahkan kompetisi ini. Meski Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 telah berakhir, perjuangan para student athlete belum usai. Mereka yang terpilh masuk ke daftar Kopi Good Day First and Second Team pada 31 series harus mempersiapkan diri. Benar, berakhirnya satu musim DBL menjadi pembuka persiapan student athlete menyambut Kopi Good Day DBL Camp 2025. Mereka bakal belajar, berlatih, dan bersaing di DBL Camp. Bersaing untuk memperebutkan titel menjadi Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star yang nantinya berangkat ke luar negeri. Buat kamu nih yang belum bisa menembus daftar skuad first team terus berlatih ya! DBL Indonesia terus berupaya untuk memberikan kesempatan lebih lagi pada anak-anak Indonesia untuk mewujudkan mimpinya lewat olahraga bola basket. Mempersiapkan diri siapa tahu suatu hari nanti bisa mengenakan jersei first team dan belajar di DBL Camp. Berikut adalah daftar juara Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025. Ada sekolahmu? DKI Jakarta: SMA Bukit Sion Jakarta (Putra) SMAN 70 Jakarta (Putri) West Sumatera: SMA Don Bosco Padang (Putra) SMA Adabiah 2 Padang (Putri) South Kalimantan: SMA Don Bosco Banjarmasin (Putra) SMAN 2 Banjarmasin (Putri) East Java: SMA St. Louis 1 Surabaya (Putra) SMA Gloria 1 Surabaya (Putri) South Sumatera: SMA Xaverius 1 Palembang (Putra) SMA BSI Palembang (Putri) West Nusa Tenggara: SMAN 5 Mataram (Putra) SMAN 2 Mataram (Putri) South Sulawesi: SMA Zion Makassar (Putra) SMAN 16 Makassar (Putri) Central Java: SMA Warga Surakarta (Putra) SMA Tritunggal Semarang (Putri) Bali: SMAN 1 Denpasar (Putra) SMAN 1 Denpasar (Putri) North Sulawesi: SMA Eben Haezar Manado (Putra) Manado Independent School (Putri) Yogjakarta: SMA Bopkri 1 Yogyakarta (Putra) SMA Olifant Yogyakarta (Putri) Aceh: SMAN Fatih Bilingual School Aceh (Putra) SMAN 1 Langsa (Putri) West Kalimantan: SMA Santu Petrus Pontianak (Putra) SMA Santu Petrus Pontianak (Putri) Riau: SMA Witama Pekanbaru (Putra) SMA Darma Yudha Pekanbaru (Putri) West Java: SMAN 2 Bandung (Putra) SMA BPK Penabur Cirebon (Putri) Banten: UPH College Tangerang (Putra) UPH College Tangerang (Putri) Jambi: SMA Bina Kasih (Putra) SMAN 5 Kota Jambi (Putri) East Nusa Tenggara: SMAN 1 Kupang (Putra) SMA Regina Pacis Bajawa (Putri) East Kalimantan: SMAN 1 Balikpapan (Putra) SMAN 5 Balikpapan (Putri) Lampung: SMA YP Unila Bandar Lampung (Putra) SMA Fransiskus Bandar Lampung (Putri) North Sumatera: SMA Sutomo 1 Medan (Putra) SMA Sutomo 1 Medan (Putri) Papua: SMAN 1 Jayapura (Putra) SMA YPPK Asisi Sentani (Putri)

Kawin Gelar, Putra Sutomo 1 Kembali Kuasai Takhta Juara DBL Medan

Tim putra SMA Sutomo 1 Medan

Gelaran Honda DBL with Kopi Good Day 2025 North Sumatera menjadi momen kebangkitan tim putra maupun putri Sutomo 1 usai keduanya harus puas mengakhiri perjalanan sebagai runner up di musim lalu. Hasil ini sekaligus membuat SMA Sutomo resmi kawin gelar. Hasil positif ini diperoleh setelah kesatria Sutomo 1 memenangkan laga kontra SMA Methodist 2 Medan dengan skor 59-42 pada Sabtu, 22 Februari 2025. Pencapaian ini sekaligus mengembalikan kejayaan Sutomo 1 yang sempat runtuh di tangan sang rival. Seperti musim-musim sebelumnya, duel antara kedua tim berlangsung dengan penuh gengsi. Sutomo 1 tengah berjuang keras untuk merebut kembali mahkota juara. Tak jauh berbeda, Methodist 2 pastinya tak rela melepas dominasi yang baru saja mereka bangun. Kuarter pertama pun berlangsung panas. Memasuki pertengahan kuarter, keunggulan masih berpihak kepada Methodist 2. Namun, Sutomo 1 tak tinggal diam. Mereka berhasil menyamakan kedudukan, 11-11, saat satu menit tersisa di kuarter pertama. Tak berhenti di situ, mereka juga sukses membalikkan keadaan dengan menutup kuarter menjadi 16-11. Momentum ini pun menjadi titik balik bagi Sutomo 1. Skuad asuhan Suwandy Winarto ini semakin bergerak menjauh meninggalkan musuhnya. Sepanjang kuarter kedua, tercatat 20 poin tambahan ditorehkan oleh Sutomo 1. Sementara, Methodist 2 hanya mampu membalasnya dengan raihan lima poin. Catatan tersebut tentu membuat Methodist 2 harus berupaya lebih keras untuk mengejar ketertinggalan di menit-menit berikutnya. Sebanyak 15 poin berhasil diperoleh selama kuarter ketiga. Aksi mereka terus berlanjut di kuarter akhir dengan membukukan 11 poin. Sayangnya, usaha tersebut ternyata belum berbuah manis. Sutomo 1 masih perkasa, membuat kemenangan resmi jatuh ke tangan mereka. Torehan skor dari kubu Sutomo 1 dibuka oleh Matthew Owen Lee dengan mencatatkan 13 poin. Tak sendiri, Gardine Lim turut menyumbangkan dua digit angka dengan 13 poin. Methodist 2 pun sejatinya telah memberikan perfoma terbaik. Kehadiran Warren Garvin Sutjipto dan Gablin Yomarlo Tobing kembali menjadi ujung tombak dari pasukan ini. Gablin Yomarlo Tobing sendiri memimpin raihan skor dengan 18 poin. Kemudian, disusul oleh Warren Garvin Sutjipto yang mengamankan 11 poin. Kemenangan milik Sutomo 1 sekaligus menandai akhir rangkaian DBL Medan 2025.

Akhiri Legasi Methodist 2, Gelar Ratu DBL Medan 2025 Resmi Milik Sutomo 1

Tim putri SMA Sutomo 1 Medan

Sejarah baru terukir di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 North Sumatera. Tim putri SMA Sutomo 1 Medan resmi mengukuhkan diri sebagai ratu baru DBL Medan. Skuad asuhan Dany Adrian Simatupang ini akhirnya mengamankan gelar juara usai menaklukkan SMA Methodist 2 Medan dengan skor akhir 51-39 pada Sabtu, 22 Februari 2025. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi ajang revans bagi Sutomo 1 atas Methodist 2 yang selalu mereka hadapi di partai puncak sejak 2022. Setelah sekian lama harus puas di posisi runner up, mereka kini mampu menutup musim dengan pencapaian manis. Pada kuarter awal, srikandi Methodist 2 sejatinya sempat menguasai permainan. Mereka masih unggul dengan skor 8-5 saat waktu menyisakan empat menit sebelum kuarter pertama berakhir. Serangan dari kubu lawan semakin gencar diberikan. Sutomo 1 berjuang keras untuk membalikkan keadaan di menit-menit akhir. Terbukti, mereka sukses menutup kuarter pertama dengan mengambil alih keunggulan, 13-9. Sejak saat itu, ketegangan semakin memuncak. Keunggulan terus berpindah tangan sepanjang berlangsungnya pertempuran. Methodist 2 tentu tak rela kejayaan mereka terpatahkan begitu saja. Pun dengan Sutomo 1 yang tak ingin menyudahi musim ini dengan kembali mengantongi status runner up. Meski begitu, srikandi Sutomo 1 setidaknya konsisten menutup setiap kuarter dengan posisi unggul. Situasi ini jelas memberi mereka peluang besar untuk mengamankan kemenangan. Memasuki pertengahan kuarter pemungkas, Sutomo 1 tampil semakin dominan dengan menciptakan margin yang terpaut cukup jauh. Harapan Methodist 2 untuk merebut kemenangan pun semakin menipis. Hingga peluit akhir dibunyikan, Sutomo 1 keluar sebagai pemenang dengan mengunci skor akhir 51-39. Penantian panjang srikandi Sutomo 1 akhirnya berbuah manis. Mereka berhasil merebut takhta juara yang telah dikuasai oleh Methodist 2 dalam tiga musim terakhir. Title baru ini lagi-lagi tak lepas dari tangan wangi Riana Harefa dan Audrey Jacelyn Jessica yang kompak mencatatkan double-double. Capaian ini diawali oleh Riana Harefa dengan membukukan 14 poin dan 26 rebound. Sementara, Audrey Jacelyn Jessica menyumbangkan 13 poin serta 12 rebound. Methodist 1 juga telah mengerahkan upaya maksimal hingga detik akhir. Sebanyak dua pemain menorehkan dua digit angka. Vina Aprilisca sebagai poros utama mencatatkan 21 poin. Sedangkan, Kristin Cecilia Panjaitan kembali menunjukkan kepiawaiannya di bawah ring dengan mengamankan 18 rebound.

Ratusan Pemanjat Muda Berlaga di Kejuaraan Panjat Tembok Nasional

The Spider Kid 2025

EIGER Tropical Adventure menggelar The Spider Kids 2025 serentak di empat kota, meliputi kota Surabaya, Bandung, Makassar dan, Bali. Kompetisi panjat tebing usia anak-anak ini diselenggarakan pada 22-23 Februari 2025. Eiger Adventure Service Team Advisor, Galih Donikara, salah satu departemen di EIGER yang bertanggung jawab terhadap pembinaan panjat tebing mengatakan, kompetisi The Spider Kids adalah agenda rutin yang diselenggarakan EIGER setiap tahun berturut-turut sejak belasan tahun silam. “Kompetisi ini dibuat EIGER di berbagai kota di Indonesia dalam berbagai seri. Untuk menampung minat para pemanjat usia dini. Bagian dari upaya EIGER untuk mendukung Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) mencetak atletnya sejak usia dini. Mulai dari kategori Youth E di usia tujuh tahun, bahkan lebih muda lagi,” ungkap Galih Donikara, ditemui di acara pembukaan The Spider Kids 2025 di Surabaya, Sabtu (22/2/2025). Kota Surabaya menjadi istimewa, sebab di kota ini menjadi kota dengan peserta terbanyak. Kurang kebih 126 anak-anak usia paling muda tujuh tahun di ketegori Youth E, usia 10 hingga 11 tahun di kategori Youth D dan, usia 12-13 tahun kategori Youth C berlomba di jalur Lead, kompetisi panjat tebing The Spider Kids 2025. Antusiasme yang membeludak ini disebut oleh FPTI Kota Surabaya sebagai kondisi nyata tingginya animo masyarakat terhadap klub panjat di Jawa Timur. Muhammad Efendi, Technical Delegate FPTI Kota Surabaya yang bertugas dalam The Spider Kids 2025 mengatakan, kompetisi yang dibuat oleh EIGER ini adalah salah satu barometer kompetisi panjat di Surabaya, bahkan di kota-kota lain di Indonesia. “Kompetisi bergengsi The Spider Kids 2025 sangat ditunggu oleh berbagai klub panjat di Jawa Timur, karena menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan para klub. Bukan hanya atletnya, namun juga pelatihnya, gengsi dan kemampuan antar atlet dan pelatih diadu di kompetisi EIGER ini,” ungkap Efendi. Bertahun-tahun kompetisi The Spider Kids digelar di Surabaya, menurut Efendi, telah melahirkan juara dari berbagai klub yag berbeda. Persaingan sangat ketat dan pembinaan atlet usia dini menyebabkan banyak atlet baru bergantian muncul sebagai pemenang. “Yang mengejutkan adalah, usia atlet-atlet cilik ini masih sangat muda, pembinaan masih bisa sangat panjang. The Spider Kids 2025 di Surabaya mempertandingkan kategori lead, dengan tingkat kesulitan, siapa paling tinggi dia yang menang sampai ke babak final dengan jalur yang terus berubah, juga pemenang yang selalu bergantian antar klub panjat,” ungkap Efendi. Sebagai kompetisi resmi panjat tebing di Indonesia untuk pembinaan atlet usia dini, EIGER mengundang FPTI sebagai techninal delegate dalam The Spider Kids 2025 di empat kota berbeda. Kebutuhan pengawasan, keamanan, penilaian kompetisi seluruhnya dikawal oleh FPTI tiap kota atau kabupaten, melalui rekomendasi dari FPTI provinsi hingga ke pusat. Salah satu pelatih juga orang tua dari peserta datang jauh dari Kota Pasuruan, dua jam perjalanan darat dari Surabaya. Agung, selaku pelatih Arjuna Rock Climbing asal Pasuruan mengatakan, ia berangkat jauh dari luar Surabaya membawa tiga orang atlet andalannya. Tahun ini merupakan momen kedua ia beradu teknik dan strategi melawan klub panjat lain dalam kompetisi The Spider Kids 2025. “Tahun lalu saya cuma bawa satu atlet, tahun ini saya alhamdulillah bisa membawa tiga atlet ke kompetisi EIGER di Surabaya ini. Usia paling muda bahkan tujuh tahun! Kami membina atlet panjat tebing sejak usia dini karena program jangka panjang, mencetak prestasi atlet bahkan ada yang sudah dimulai sejak empat tahun usianya. Dukungan dari orang tua membawa anak-anak ini dari sekadar coba-coba, hingga keinginan untuk berprestasi dan menjadi atlet,” ungkap Agung. Sebanyak 126 anak-anak yang mengikuti The Spider Kids 2025 di Surabaya benar-benar menunjukkan kemampuan mereka, sebagai atlet masa depan Indonesia. Seperti yang ditampilkan oleh Zahwa, remaja perempuan usia 12 tahun asal Tumpang Climber Club, sebuah klub panjat asal Malang. “Aku suka manjat sejak umur tujuh tahun. Seru dan menantang. Aku anaknya nggak bisa diam, coba ikut panjat eh ternyata suka. Ketika sudah di papan panjat aku nggak takut sama sekali, bahagia sekali bisa ikut kompetisi EIGER ini, kenalan dengan anak-anak asal klub panjat kota lain di Jawa Timur,” cerita Zahwa. Sumber: Times Indonesia

PSSI Lepas Indra Sjafri Dari Kursi Pelatih Timnas U20

Usai rentetan hasil kurang memuaskan, PSSI melepas posisi Indra Sjafri dari jabatan sebagai pelatih kepala Timnas U20. Keputusan tersebut diambil PSSI menyusul pernyataan pelatih berusia 62 tahun yang siap bertanggung jawab dan bersedia menerima konsekuensi usai kegagalan mencapai target lolos ke Piala Dunia U20 karena tersingkir di fase grup saat berlaga di Piala Asia U20 2025 yang berlangsung di Shenzen, Tiongkok. “Setelah kami di PSSI, baik saya, Wakil Ketua Umum, dan para Exco mengadakan evaluasi, kami berkeputusan untuk melepas coach Indra Sjafri sebagai pelatih kepala Timnas U20. Saya pribadi dan PSSI sangat berterima kasih atas jasa dan kerja keras yang telah ditunjukkan coach Indra selama menangani Garuda Muda sehingga punya prestasi juara AFF U19 2024 dan lolos Piala Asia U20 2025,” ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, di Jakarta, Minggu (23/2). Lebih lanjut, Erick menyatakan, PSSI akan segera mencari pengganti Indra Sjafri agar program pembinaan prestasi para pesepakbola muda yang sudah berjalan dalam dua tahun terakhir ini tetap berkelanjutan demi mempersiapkan mereka sebagai pelapis utama Timnas senior di masa mendatang. “Keputusan untuk melepas coach Indra diambil secara profesional. Artinya, coach Indra juga memahami dan menerima keputusan tersebut. Secara pribadi dan organisasi, hubungan kami tetap baik. Coach Indra masih dan akan tetap menjadi bagian dari sepak bola Indonesia,” lanjut Erick.

Smansa Balikpapan Pertahankan Gelar Juara di DBL Samarinda

Tim Putra SMAN 1 Balikpapan

Tim putra SMAN 1 Balikpapan berhasil mempertahankan gelar juara di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Kalimantan. Berhadapan dengan SMAN 2 Samarinda di partai final, Smansa (sebutan SMAN 1 Balikpapan) sukses menang dengan skor 70-45, Jumat 21 Februari 2025. GOR Segiri Samarinda jadi saksi perjuangan dua tim ini sejak tip off dilakukan. Keduanya bertanding dengan sengit di kuarter pertama. Hanya saja, Smansa berhasil melaju 21-6 di kuarter kedua. Hal itu membuat Smansa sukses melebarkan jarak dengan Smada (julukan SMAN 2 Samarinda). Kemenangan Smansa di laga ini menandakan bahwa DBL Samarinda musim ini dimenangkan oleh tim asal luar Kota Samarinda. Di sisi putri, tim putri SMAN 5 Balikpapan berhasil mengalahkan juara musim lalu, yakni SMAN 3 Samarinda. Torehan Smansa ini juga mengulangi tahun 2021 silam. Yakni gelar juara untuk putra dan putri diraih oleh tim asal Balikpapan. Saat itu, tim putra Smansa berhasil menjadi juara. Sementara juara putri diraih oleh SMKN 2 Balikpapan. Secara keseluruhan, putra Smansa sendiri sudah mencatatkan 5 kemenangan di DBL Samarinda. Mereka menjadi juara pada 2009, tahun pertama kali DBL digelar di Kalimantan Timur. Kemudian 2013, 2021, 2024, dan 2025. Di partai final ini, Sean Jason Nathan mencatatkan rekor. Ia mengoleksi 28 poin dan 10 rebound. Torehan itu membawa namanya menjadi top poin di DBL Samarinda musim ini. Disusul oleh Surya Alexander dengan 12 poin dan 3 rebound. Sementara itu, di sisi Smada, kekuatan mereka cukup merata. Hampir seluruh pemain menyumbang poin untuk tim. Federikco Abromovic memimpin dengan 13 poin dan 4 rebound. Disusul Hanafi Anshar dengan 10 poin dan 7 rebound.

Smala Balikpapan Jadi Ratu Baru DBL Samarinda

Tim Putri SMAN 5 Balikpapan

Tim putri SMAN 5 Balikpapan berhasil menjadi juara baru Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Kalimantan. Kepastian ini didapat setelah mengalahkan SMAN 3 Samarinda dengan skor akhir 36-34 di partai final, Jumat 21 Februari 2025, di GOR Segiri, Samarinda. Gelar juara ini merupakan gelar pertama yang didapat oleh tim putri SMAN 5 Balikpapan. Mereka berhasil mengalahkan SMAN 3 Samarinda yang merupakan langganan juara DBL (2013, 2014, 2016, dan 2023). Kedua tim bertanding dengan sengit sejak tip off dilakukan. Smala (sebutan SMAN 5 Balikpapan) unggul satu poin di kuarter pertama. Mereka berhasil melaju 17 poin di kuarter kedua dan melebarkan jarak. Hanya saja, Smaga (sebutan SMAN 3 Samarinda) bukan tanpa balasan. Mereka mencoba mengejar ketertinggalan hingga kuarter berikutnya. Puncaknya adalah kuarter empat. Smaga membuka kuarter empat dengan tambahan 4 poin. Hal itu membuat mereka memperkecil jarak hanya selisih 4 poin saja atas Smala. Sebaliknya, Smala mulai kehilangan sentuhannya ketika memasuki paruh kuarter empat. Smaga berhasil menambah 4 poin di akhir kuarter dan memangkas jarak hanya selisih 2 poin. Kondisi itu membuat kedua tim kian memanas. Sayangnya, tembakan yang dilakukan oleh Carrisa Kumala Putri tidak berujung poin di 7 detik akhir. Smala mendapat dua tembakan gratis dari foul yang dilakukan oleh Salsabila Dani Raya. Sayangnya, dua tembakan itu tidak berhasil dieksekusi dengan baik oleh Kayla Carissa Putri. Namun, Smala tetap berhasil menjaga keunggulan dan memastikan gelar juara. Melvina Fahira memimpin Smala dengan torehan 11 poin dan 6 rebound. Disusul oleh Noura Alifia dan Shafana Rifaya yang sama-sama menyumbang 12 rebound. Noura mencatat 7 poin, sementara Shafana 2 poin. Di tubuh Smaga, Delavina Daryndra memimpin dengan 11 poin dan 5 rebound. Carrisa Kumala nyaris double-double dengan 9 poin dan 12 rebound. Salsabila Dani melengkapi daftar dengan 7 poin dan 11 rebound.

Akhiri Puasa Gelar, Putra Bina Kasih Kembali Jadi Juara DBL Jambi

Putra Bina Kasih

Putra Bina Kasih berhasil menjadi juara di Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 Jambi. Pada partai final yang berlangsung Jumat, 21 Februari 2025, putra Bina Kasih menang dengan skor akhir 54-44 melawan Xaverius 1. Kemenangan ini juga membuat Bina Kasih berhasil merusak ambisi Xaverius 1 untuk meraih gelar ketiga mereka secara beruntun musim ini. Penonton yang hadir di GOR Kotabaru Jambi dibuat senam jantung dengan penampilan kedua tim. Ya,, Xaverius 1 memulai laga dengan apik. Mereka bahkan berhasil membuat Bina Kasih tertinggal sembilan poin di kuarter pertama. Dominasi Xaverius 1 tak berhenti sampai di situ. Kuarter kedua mereka masih begitu tangguh bagi Bina Kasih. Skuad asuhan Danil Handrian masih memimpin hingga paruh pertama berakhir (15-22). Babak kedua Bina Kasih berjuang untuk terus memangkas selisih poin. Mereka menolak kalah untuk ketiga kalinya di partai final oleh Xaverius 1. Tembakan dua poin Nicholas Daren di awal kuarter ketiga membuka asa Bina Kasih mengejar dan membalikkan keadaan. Nama yang sama menjadi dalang di balik pertama kalinya Bina Kasih unggul pada gim final hari ini. Lima menit kuarter ketiga, berawal dari aksi Steven Tan yang mencuri bola dari tangan penggawa Xaverius 1, Daren sukses menghukumnya dengan tembakan dua angka. Bina Kasih menutup kuarter ketiga dengan keunggulan tipis 33-32. Kuarter akhir menjadi penentuan. Bina Kasih semakin mengubur asa three peat Xaverius 1 di kuarter pemungkas. Bahkan mereka sempat melaju sepuluh poin tanpa balas kala kuarter akhir di bawah dua menit. Di skuad Bina Kasih nama Justine Fernando menjadi pengumpul poin terbanyak dengan raihan 18 poin dan 4 rebound. Di belakangnya ada Steven Tan dengan tambahan 10 poin dan 3 steal. Kemenangan ini membuat Bina Kasih mengakhiri puasa gelar mereka, plus melepas predikat spesialis nomor dua. Ya, terakhir kali Bina Kasih juara ada pada musim 2019. Dengan ini Bina Kasih punya empat piala DBL Jambi di sekolah mereka.