Menpora Membuka Secara Resmi Bali 7s Youth International Tournament 2025

Bali 7s Youth International Tournament 2025

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, secara resmi membuka penyelenggaraan sepak bola internasional usia muda bertajuk Bali 7s Youth International Tournament 2025 di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, Jumat (18/4). “Saya mengapresiasi penyelenggarakan Bali 7s Youth International Tournament 2025 khususnya Bapak Pieter Tanuri dan Pak Yabes Tanuri yang telah mengumpulkan 5.000 atlet peserta lebih dari ratusan tim dari enam negara,” kata Menpora Dito usai membuka acara yang ditandai dengan kick off. Sebanyak 389 tim Asia mengikuti turnamen internasional sepak bola usia muda ini dan total hampir 6.000 pertandingan selama tiga hari penyelenggaraan pada 18-20 April 2025. Kemudian, ada tujuh kelompok usia yang dipertandingkan dalam turnamen internasional tahun kedua ini, yakni usia delapan tahun (U8), U10, U-2, U14, U16, pro dan putri. Selain tim-tim yang berasal dari seluruh Indonesia, beberapa tim dari negara tetangga juga turut hadir di antaranya dari Malaysia, Singapura, Filipina, Hongkong dan Australia. Penyelenggara telah melakukan penambahan -penambahan fasilitas pendukung untuk terselenggaranya dengan baik ajang ini. “Jumlah lapangan bertambah dari 8 lapangan standart FIFA menjadi 9 lapangan standart FIFA penambahan toilet dan mushola,” kata CEO Bali United Yabes Tanuri.

Exist Mendominasi Sirkuit Nasional B Kepri 2025

Sirkuit Nasional B Kepri 2025

Tuntas sudah rangkaian final Sirkuit Nasional B Kepri 2025. Berikut hasil-hasil selengkapnya di partai puncak! Sirnas B Pekanbaru 2025 digelar sedari Senin (14/4) sampai dengan Sabtu (19/4). Exist Badminton Club keluar sebagai juara umum dengan 7 gelar juara, disusul Djarum Kudus 2 gelar juara, dan Sarwendah BC serta Champion Gading Jaya masing-masing 1 gelar juara pada seri pembuka rangkaian Sirnas tahun 2025 ini. Untuk seri Sirnas selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 21 – 26 April 2025. Sirnas berlevel A tersebut akan berlangsung di GOR Sudirman, Kota Surabaya. Daftar Juara Sirnas B Pekanbaru 2025: TAPA: Ghathfaan Rizqie Ramadhan Haryanto [Djarum Kudus] TPA: Richardo Regino Mozes Munde [Exist Badminton Club] UDPA: Tristan Geovanni Pardosi [Champion Gading Jaya] TAPI: Diajeng Putri Hartini [Exist Badminton Club] TPI: Kalia Rahmadani [Djarum Kudus] UDPI: Adelia Khansa Rafani [Sarwendah Badminton Club] GPC: Raynanda Laksmana & Malika Nur Aqilah [Exist Badminton Club] GAPI: Diajeng Putri Hartini& Kayla Kabillah Ismail [Exist Badminton Club] GPI: Berlian Indah Pinastika & Malika Nur Aqilah [Exist Badminton Club] GAPA: Lorenzio Juvian Chandra & Syahdad Alfadilla [Exist Badminton Club] GPA: Athaya Affan Zaidan & Raynanda Laksmana [Exist Badminton Club]

Daftar Penghargaan Individu Piala Asia U17 2025

Sadriddin Khasanov

Timnas Uzbekistan kembali menorehkan tinta emas di dunia sepak bola usia muda setelah menjuarai Piala Asia U17 2025 dengan kemenangan luar biasa 2-0 atas tuan rumah Arab Saudi, Minggu (20/4). Kemenangan ini menjadi gelar kedua Uzbekistan di turnamen Piala Asia U17 setelah sukses pertama mereka pada 2012. Prestasi ini menjadi lebih mengagumkan mengingat Uzbekistan bermain dengan hanya sembilan pemain sejak babak pertama. Namun semangat juang yang luar biasa membawa mereka keluar sebagai juara, dan juga mendominasi penghargaan individu turnamen. Permain Terbaik Turnamen Pemain muda Uzbekistan, Sadriddin Khasanov, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Turnamen (Most Valuable Player) Piala Asia U17 2025 berkat performa konsisten dan berpengaruh sepanjang turnamen. Khasanov mencetak empat gol, termasuk gol penting di semifinal dan final. “Pertama-tama, kami berlatih keras selama tiga tahun untuk turnamen ini. Kami siap sejak awal dan saya sangat senang menjadi MVP. Semuanya berjalan baik,” kata pemain Bunyodkor tersebut seperti dikutip dari situs AFC. Khasanov membuka turnamen dengan gol melawan Thailand (4-1), kemudian mencetak gol penentu kemenangan atas China PR (2-1). Di semifinal melawan Korea Utara, ia kembali menjadi pembuka skor dalam kemenangan 3-0, sebelum memastikan kemenangan dramatis atas Arab Saudi di final. Top Skor Turnamen Sementara itu, Asilbek Aliev menyabet penghargaan Top Skor Turnamen setelah mencetak lima gol. Penyerang muda klub Odil Junior tersebut mencetak gol di empat laga beruntun dari fase grup hingga perempat final. Ia mencetak gol pembuka ke gawang Thailand, kemudian gol penentu kemenangan atas China PR. Dalam kemenangan 3-0 atas Arab Saudi di fase grup, Aliev kembali mencetak gol hanya 17 menit setelah turun di babak kedua. Di perempat final melawan Uni Emirat Arab, ia mencetak dua gol di babak pertama. Penjaga Gawang Terbaik Turnamen Di posisi penjaga gawang, Nematulloh Rustamjonov tak kalah bersinar. Ia dinobatkan sebagai Kiper Terbaik Turnamen, hanya kebobolan tiga gol dalam lima laga yang ia mainkan. Ia juga mencatat dua clean sheet penting: saat semifinal melawan Korea Utara dan final melawan Arab Saudi. Rustamjonov menjadi pilar pertahanan Uzbekistan, tampil penuh konsentrasi, refleks tinggi, dan kepemimpinan luar biasa di bawah tekanan intens. Ia menjadi satu-satunya penjaga gawang yang sukses menahan Korea Utara dari mencetak gol sepanjang turnamen.

Piala Asia U17: Bermain 9 Pemain, Uzbekistan Keluar Sebagai Juara

Tim Nasional Uzbekistan U-17

Timnas Uzbekistan U17 menjadi juara Piala Asia U17 2025 setelah menaklukkan tim tuan rumah Arab Saudi U17 di pertandingan final yang berlangsung di Stadion King Fahd Sports City, Taif, Minggu, 20 April 2025. Meski bermain dengan sembilan pemain, tim berjuluk Serigala Putih menang dengan skor 2-0. Uzbekistan bermain dengan sembilan pemain setelah Nurbek Sansernbaev mendapatkan kartu merah pada menit ke-38 dan Miraziz Abdulkarimov pada tambahan waktu babak pertama. Meski begitu, mereka mampu memenangi laga final ini berkat gol penalti Mukhammad Khakimov pada menit ke-51 dan Sadriddin Khasanov pada menit ke-70. Arab Saudi U17 yang unggul jumlah pemain terus-menerus menggempur pertahanan Uzbekistan degan serangan bertubi-tubi. Namun, pertahanan yang solid dan penampilan apik kiper Nematullo Rustamzhonov yang berulang kali melakukan penyelamatan krusial, mampu membuat gawangnya sulit dibobol. Uzbekistan mampu menjaga keunggulan 2-0 hingga pertandingan berakhir. Hasil ini membuat tim berjuluk Serigala Putih ini menyabet gelar keduanya di Piala Asia U17 setelah menjadi juara ajang ini pada 2012. Uzbekistan menyamai catatan yang diraih lima tim lainnya yang meraih dua kali trofi kejuaraan ini, yakni Arab Saudi, Korea Selatan, Korea Utara, Cina, dan Oman. Sumber: Tempo

Belasan SMA Ikuti Turnamen Basket Bertajuk HSBC 2025

High School Basketball Championship (HSBC) 2025

Turnamen bola basket antar Sekolah Menengah Atas (SMA), akan segera digelar. Turnamen bertajuk High School Basketball Championship (HSBC) 2025 akan melibatkan 12 sekolah di seluruh Indonesia. HSBC 2025 akan digelar oleh Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Banten berdasarkan rekomendasi Perbasi Pusat. Perwakilan Panitia Penyelenggara HSBC 2025, Murni Setionegoro mengatakan, ini adalah kesempatan langka bagi Indonesia dengan menggelar turnamen ini. “Turnamen ini digelar berkenaan dengan salah satu program kompetisi Sekolah Menengah Atas (SMA) NBA Asia Pacific di Singapura. Di mana juara kompetisi akan menjadi tim perwakilan SMA Indonesia,” ucap Murni di Media Center Kemenpora RI, Kamis (17/4/2025). Kesempatan ini sangat bagus namun tidak semua tim bisa ambil bagian di High School Basketball Championship 2025. Sebab, untuk edisi perdana ini tidak banyak tim yang akan mendapatkan kesempatan, hanya yang mendapatkan undangan saja. “Dengan berat hati kami harus membatasi peserta di turnamen ini. Kami tidak memiliki banyak waktu untuk menyiapkan turnamen ini, karena menyesuaikan waktu yang tersedia,” ujar Manajer Timnas Bola Basket U-18 ini. “Untuk tahun ke depan, dengan persiapan yang lebih panjang kita sangat ingin ikut sertakan lebih banyak sekolah-sekolah terbaik lainnya di seluruh Indonesia,” kata Murni menambahkan. HSBC 2025 dijadwalkan berlangsung pada 21 – 26 April 2025, di Lapangan Basket UPH Karawaci. Turnamen nantinya akan diikuti oleh 8 tim putra dan 8 tim putri dari 12 SMA. Walau HSBC 2025 edisi pertama ini dibatasi namun pesertanya cukup beragam dari berbagai sekolah. Mulai dari sekolah di Jakarta hingga sekolah asal Sorong, Papua Barat Daya. Berikut daftar tim peserta High School Basketball Championship (HSBC) 2025: Putra pool A SMA 2 (Bandung) SMA Jubilee (Jakarta) UPH College (Tangerang) SMA YPPK Agustinus (Sorong) Pool B SMA Tri Mulya (Bandung) SMA PPOP (Jakarta) SMA BOPKRI 1 (Yogyakarta) SMA Tunas Bangsa Putri SMA Penabur Cirebon SMA Global Prestasi Bandung SMA Jubilee (Jakarta) UPH College (Tangerang) Sumber: RRI

Menpora Dito Beri Pembekalan Tim Pelajar BLiSPI

Menpora Dito Berfoto Bersama Tim Pelajar Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo melepas sekaligus memberikan dukungan semangat kepada Tim Pelajar Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) yang akan bertanding pada ajang 1900 Cup Barcelona 2025, Spanyol tanggal 18-20 April mendatang. Dukungan tersebut disampaikan Menpora Dito usai menerima para pemain usia 11 dan 12 tahun BLiSPI di ruangan kerjanya lantai 10 Kemenpora, Jakarta, Selasa (15/4) sore.”Saya sebagai Menpora dan mewakil Kemenpora akan mendukung penuh perjuangan adik-adik semua,” kata Menpora Dito yang disambut semangat oleh pemain. Sebanyak 16 pemain pelajar terlihat begitu semangat ketika diterima Menpora Dito. Satu persatu pemain disuruh memperkenalkan diri nama, umur dan dari SSB mana. Bahkan Menpora Dito sempat menanyakan siapa pemain idolanya dan jawaban masing-masing pemain pun beragam. Mulai ada yang mengidolakan Rizky Ridho, Maarten Paes, Lionel Messi hingga Cristiano Ronaldo. “Siapa yang ingin menjadi pemain Timnas Indonesia?,” tanya Menpora. Serentak semua pemain angkat tangan untuk bisa menjadi pemain Timnas Indonesia. “Saya lihat dari mata seluruh pemain penuh semangat semuanya. Saya yakin pilihan adik-adik semua untuk menjadi pemain timnas akan terwujud. Kuncinya kalian semua harus konsisten dan disiplin,” kata Menpora Dito. Menpora yang baru berusia 34 tahun ini berharap para pemain harus berjuang maksimal dan jangan takut menghadapi tim dari Spanyol. “Intinya semua harus berjuang maksimal, sisanya Tuhan yang akan menentukan. Tugas saya mendukung adik- adik semua, semoga pulang bisa membawa kebanggaan untuk Indonesia,” harap Menpora Dito. Sementara itu Deputi Pengembangan Pemuda Raden Isnanta menyampaikan BLiSPI sudah 12 tahun mengurusi pembibitan sepakbola usia muda. Sepakbola usia muda mutlak harus dibina secara serius untuk menguatkan pondasinya. “Pondasinya tidak hanya kuat secara fisik dan teknik, tapi juga kematangannya yang bisa dilihat dari frekuensi bertanding. Dan sering tanding itu bervariasi, mulai dari kabupaten, provinsi, nasional hingga internasional,” kata Raden Isnanta. Deputi Isnanta mengajak pemain untuk tidak pantang menyerah menghadapi tim-tim dunia. “Kita tunjukkan kalau kita hebat dan bisa mengalahkan mereka. Modalnya selain semangat juga harus percaya diri, karena ajang ini sebagai tempat latihan kita dalam belajar sepakbola. Saya minta adik-adik semua mempelajari itu,” pintanya. “Semangat tetap dijaga, jaga kesehatan dan jangan terbebani. Banyak hal yang harus dipelajari, jangan hanya cerita menang dan kalah saja,” ujarnya.

Piala Asia U17: Timnas Indonesia Dicukur Korea Utara

Piala Asia U17

Timnas Indonesia U17 gagal melangkah ke semi-final Piala Asia U17 2025 setelah menelan kekalahan telak 6-0 dari Korea Utara U17, Senin (14/4) malam WIB, dalam pertandingan perempat-final di Stadion King Abdullah Sports City Hall. Tim besutan Nova Arianto ini sudah tertinggal dari Korut saat laga baru berjalan tujuh menit melalui gol Choe Song-Hun. Kim Yu-jin kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-19, sehingga Korut memimpin 2-0 di babak pertama. Korut tidak mengendurkan serangan di babak kedua, dan terus memberikan tekanan ke pertahanan timnas U17. Hasilnya, mereka menambah empat gol dari Ri Kyong-Bong pada menit ke-48, penalti Kim Tae-Guk (60), Ri Kang-rim (61), dan Pak Ju-won (77). Ini menjadi penampilan antiklimaks bagi timnas U17 setelah di fase grup memperlihatkan ketangguhan menyapu bersih semua laga dengan mengalahkan Korea Selatan, Yaman, dan Afghanistan. Ini juga untuk kali pertama timnas U17 bermain di Stadion King Abdullah Sports City Hall, karena di babak grup selalu tampil di Prince Abdullah Al-Faisal. Kekalahan telak itu menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi jajaran pelatih timnas U17. Putu Panji dan kawan-kawan kembali ke tanah air, dan selanjutnya mempersiapkan diri untuk berlaga di PialaDUnia U17 2025 pada November mendatang di Qatar. Sumber: Goal

Ini Jadwal Lengkap Sirkuit Nasional PBSI 2025

Sirnas 2025

Indonesia kembali bersiap menyambut gegap gempita turnamen bulu tangkis nasional paling bergengsi, Sirkuit Nasional PBSI (Sirnas) 2025. Perhelatan yang menjadi barometer prestasi atlet bulu tangkis Tanah Air ini akan digelar dari bulan April hingga Desember 2025, dengan total 11 seri pertandingan yang tersebar di berbagai provinsi. Ajang ini bukan sekadar turnamen rutin. Sirnas PBSI telah menjadi bagian penting dari sistem pembinaan prestasi nasional dan ajang seleksi tak langsung menuju level internasional. Lewat persaingan ketat di berbagai kelompok umur, Sirnas kerap melahirkan bintang-bintang baru yang kelak mengharumkan nama bangsa di pentas dunia. Lalu, kapan jadwalnya akan dimulai? Bagaimana format pertandingannya? Berikut kami berikan ulasannya. Format dan Kategori Sirnas PBSI 2025 Tahun ini, turnamen Sirnas terbagi menjadi tiga tingkatan: Sirnas A: Level menengah dengan persaingan yang cukup ketat, diikuti oleh atlet-atlet pelatnas maupun klub besar. Sirnas B: Ajang pemanasan bagi para atlet muda dan pemain daerah untuk mengasah kemampuan. Sirnas Premier: Seri pamungkas dengan level tertinggi, mempertandingkan semua kelompok umur dari U11 hingga dewasa. Adapun kelompok umur yang dipertandingkan dalam setiap kategori meliputi: Kelompok usia dini hingga remaja: U11, U13, U15, U17, U19 Kelompok dewasa: Umum dan profesional Jadwal Lengkap dan Kota Tuan Rumah Sirnas PBSI 2025 Berikut jadwal resmi turnamen Sirnas PBSI 2025 berdasarkan data dari PP PBSI: April 2025 1. Sirnas-B Kepri Tanggal: 14–19 April Kota: Batam Kategori: Sirnas B Kelompok Umur: U11, U13, U15 2. Sirnas-A Jatim Tanggal: 21–26 April Kota: Surabaya Kategori: Sirnas A Kelompok Umur: U17, U19, Dewasa Mei 2025 1. Sirnas-B Sulsel Tanggal: 5–10 Mei Kota: Makassar Kategori: Sirnas B Kelompok Umur: U11, U13, U15 2. Sirnas-A DKI Tanggal: 26–31 Mei Kota: Jakarta Kategori: Sirnas A Kelompok Umur: U17, U19, Dewasa Juni 2025 1. Sirnas-B Kalbar Tanggal: 9–14 Juni Kota: Pontianak Kategori: Sirnas B Kelompok Umur: U11, U13, U15 2. Sirnas-A Jateng Tanggal: 16–21 Juni Kota: Solo Kategori: Sirnas A Kelompok Umur: U17, U19, Dewasa Juli 2025 1. Sirnas-B Babel Tanggal: 21–26 Juli Kota: Tanjung Pandan Kategori: Sirnas B Kelompok Umur: U11, U13, U15 Agustus 2025 1. Sirnas-A DIY Tanggal: 11–16 Agustus Kota: Yogyakarta Kategori: Sirnas A Kelompok Umur: U17, U19, Dewasa 2. Sirnas-B NTB Tanggal: 25–30 Agustus Kota: Mataram Kategori: Sirnas B Kelompok Umur: U11, U13, U15 Oktober 2025 1. Sirnas-A Jabar Tanggal: 6–11 Oktober Kota: Bandung Kategori: Sirnas A Kelompok Umur: U17, U19, Dewasa Desember 2025 1. Sirnas Premier PBSI Tanggal: 1–6 Desember Kota: Jakarta Kategori: Sirnas Premier Kelompok Umur: U11, U13, U15, U17, U19, Dewasa Catatan Tambahan dari PBSI PBSI menyampaikan bahwa lokasi pelaksanaan masih dapat berubah apabila hasil survei menunjukkan sarana dan prasarana belum memenuhi standar nasional.

Sukoharjo Jadi Tuan Rumah Seleksi Nasional Tim Tenis Putri U16

Atlet tenis yang ikut seleksi timnas di GOR Jombor Sukoharjo

Kabupaten Sukoharjo kembali mencatatkan namanya di kancah olahraga nasional dengan menjadi tuan rumah seleksi nasional Tim Tenis Junior Putri U16. Seleksi ini menjadi ajang penting dalam menentukan wakil Indonesia pada turnamen internasional Billie Jean King Cup Junior zona Asia Oceania yang akan digelar di Kazakhstan. Sebanyak 16 atlet putri dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam seleksi ini. Mereka merupakan petenis muda terbaik di bawah usia 16 tahun yang bersaing untuk memperebutkan tiga tempat di tim nasional Indonesia. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sukoharjo, Setyo Aji Nugroho, menjelaskan bahwa penunjukan Sukoharjo sebagai tuan rumah tidak lepas dari fasilitas olahraga yang dimiliki daerah ini. “Menurut pihak Pelti, fasilitas yang kita miliki sudah standar nasional. Karena itu, Sukoharjo ditunjuk sebagai tempat seleksi nasional ini,” ujar Setyo Aji, Jumat (11/3). Aji menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mendukung penuh kegiatan ini. ia berharap Sukoharjo semakin dikenal karena sering dijadikan lokasi event nasional. Efek positifnya juga dirasakan oleh sektor ekonomi, terutama UMKM dan penginapan. Ketua Pengkab Pelti Sukoharjo, Andi Sutomo, menyebut bahwa ajang ini menjadi langkah penting bagi Indonesia dalam menyiapkan tim kuat menghadapi negara-negara top dunia. “Kita ambil tiga pemain terbaik dari 16 atlet yang diseleksi di Sukoharjo. Mereka nantinya akan mewakili Indonesia. Turnamen di Kazakhstan itu levelnya dunia, diikuti negara-negara seperti Jepang, Korea, Cina, dan Australia,” jelasnya. Direktur Atlet Junior dan Senior PP Pelti, Ardi Rifali, menambahkan bahwa tim Indonesia masih dalam fase pembangunan pasca pandemi. Tahun lalu, Indonesia berhasil menempati peringkat ke-13 dari 16 peserta dan lolos dari degradasi. “Tahun lalu kita aman dari degradasi. Target tahun ini realistis saja, yang penting tidak degradasi. Kalau bisa masuk delapan besar, itu sudah bagus,” ungkapnya. Seleksi nasional ini telah memasuki hari kedua. Atlet yang lolos dari babak penyisihan pool akan masuk ke babak delapan besar, sebelum dipilih tiga terbaik. Peserta datang dari berbagai daerah seperti Sukoharjo, Jakarta, Bogor, Bandung, dan Kalimantan Selatan. Sumber: Jateng Pos

Piala Asia U17: Ini Lawan Indonesia di Perempat Final

Timnas U17 Indonesia

Babak penyisihan grup Piala Asia U17 2025 sudan tuntas digelar. Timnas U17 Indonesia menjadi salah satu peserta yang lolos ke perempat final. Di babak perempat final Piala Asia U17 2025, Korea Utara akan menjadi lawan Timnas U17 Indonesia. Sebelumnya, Tim Garuda Muda menjadi juara Grup C dengan meraih tiga kemenangan dari tiga laga. Korea Utara lolos pada Sabtu dinihari, 12 April 2025, bersama Tajikistan. Dalam pertandingan terakhir Grup D di Jeddah, Arab Saudi, Korea Utara bermain 2-2 dengan tuan rumah Oman. Sedangkan Tajikistan menang 3-1 di kandang Iran. Hasil ini mengantar Tajikistan menjadi juara Grup D. Mereka mengemas nilai enam, unggul satu angka dari Korea Utara. Oman (nilai empat) dan Iran (satu) sama-sama tersingkir. Laga Indonesia vs Korea Utara akan berlangsung Senin, 14 April 2025. Korea Utara pernah dua kali menjadi juara, pada 2010 dan 2014. Sedangkan torehan terbaik Indonesia adalah menempati posisi keempat pada 1990. Pada hari Senin, Tajikistan akan melawan Korea Selatan, yang menjadi runner-up Grup C. Sedangkan laga perempat lain akan berlangsung 13 April. Uzbekistan akan menghadapi Uni Emirat Arab, sedangkan Jepang melawan Arab Saudi. Jadwal Perempat Final Piala Asia U17 2025 Minggu, 13 April 2025 21:00 Jepang vs Arab Saudi Senin dinihari, 14 April 2025 00:15 Uzbekistan vs Uni Emirat Arab Senin, 14 April 2025 21:00 Indonesia vs Korea Utara Selasa dinihari, 15 April 2025 00:15 Tajikistan vs Korea Selatan. Kedelapan tim perempat final ini juga dipastikan lolos ke Piala Dunia U17 2025. Mereka melaju bersama Qatar yang akan menjadi tuan rumah pada turnamen yang akan digelar November mendatang. Sumber: Tempo

Pesepakbola Putri Usia Dini Indonesia Jalani Pelatihan di Kudus

Timo Scheunemann

Tim MilkLife Shakers (U-12) dan HydroPlus Strikers (U-14) menjalani pemusatan latihan di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah mulai tanggal 6 hingga 14 April 2025 di bawah komando Timo Scheunemann. Sebanyak 24 atlet di dua tim tersebut merupakan pemain terbaik MilkLife Soccer Challenge dari 8 kota yang diselenggarakan sepanjang 2024 lalu. Timo Scheunemann menyuguhkan sejumlah program pelatihan muai dari lari, bola pantul, passing, overlapping, one-two, stretching, ice bath, free kick, hingga pengetahuan seputar sistem pertandingan. Tak hanya itu, menariknya kedua tim tersebut juga ditantang bertanding dengan tim putra yang bertujuan untuk mengasah mental dan meningkatkan akselerasi para pemain. “Latihan seperti itu perlu agar pemain tahu tugasnya ketika di lapangan. Sebelum latihan terakhir, hari Sabtu (12/4) juga akan ada latihan segitiga atau seperti pertandingan trofeo dengan tim putra U-11. Waktu latihan sangat pendek, dan ini menjadi tantangan melatih dua tim sekaligus sebelum berangkat ke Singapura. Latihan terakhir Senin (14/4) dan akan berangkat ke Singapura pada esok harinya,” terangnya. Sebagai Head Coach MilkLife Shakers dan HydroPlus Strikers, Timo juga dibantu oleh jajaran pelatih, yaitu Asep Sunarya sebagai Head Coach Assistant, Maya Susmita selaku Asisten Pelatih U-12, Yayat Hidayat yang merupakan Asisten Pelatih U-14, serta Edi Supriyanto sebagai Manajer Tim. Ia mengaku harus meracik dua tim sekaligus secara maksimal, serta memadukan seluruh pemain dengan posisi terbaik agar tercipta komposisi terbaik di masing-masing tim. Meski baru pertama kali merumput di turnamen internasional, mereka akan menerapkan formasi menyerang. “Yang pasti kita mempersiapkan pola menyerang, tapi juga harus solid dan sistematis pertahanannya. Kemudian selama latihan juga kita benahi teknik skill individu, karena kalau latihan pola tapi misal umpan atau kontrol bolanya kurang pas, tentu saja susah latihan pola. Jadi hal-hal seperti itu kita perbaiki,” kata pelatih yang memiliki lisensi kepelatihan UEFA A di Jerman pada 2007. Pada JSSL Singapore 7’s 2025 yang digadang sebagai turnamen terbesar di Asia ini, Timo menegaskan bahwa tidak ada beban target. Yang terpenting menurutnya, jajaran pelatih mengimbau agar para atlet dapat bermain semaksimal mungkin dan menikmati pertandingan. Di turnamen tersebut, ia ingin tahu sejauh mana kemampuan tim asuhannya dibandingkan dengan klub-klub negara lain. “Kedua, kita ingin tahu talenta yang kita miliki ini sebagus apa untuk proyeksi masa depannya. Kita ingin tahu kelebihan mereka itu seperti apa, dan apakah kualitasnya bisa diandalkan nggak untuk bibit-bibit masa depan. Jadi bebannya bukan menang atau juara, tetapi bagaimana kita bisa menjadikan mereka bintang besar,” tegasnya. Salah seorang pemain HydroPlus Strikers, Amanda Fitriani mengatakan, ia bersama rekan setim siap menjalankan intrusksi pelatih untuk tampil baik dan maksimal di tengah arena. Melalui serangkaian latihan intens, kekompakan dan kerjasama tim dinilai sudah cukup bagus. Amanda juga tidak khawatir meski harus menghadapi tim-tim dari negara lain, karena mentalnya sudah teruji lantaran rutin mengikuti turnamen dan latihan selama di sekolah sepak bola. “Saya sudah lebih dekat sama teman-teman, tidak canggung dan malu lagi karena sudah saling kenal. Kami siap mempersembahkan hasil terbaik di turnamen JSSL Singapore 7’s, dan berharap tim bisa keluar menjadi juara,” papar Amanda, pemain usia 13 tahun yang masih duduk di bangku SD 703 Pajagalan Bandung. Sementara pemain MilkLife Shakers, Rara Zenita Fatin juga mengaku tidak ada masalah dalam beradaptasi dengan rekan satu tim. Terkait program latihan sebelum berangkat ke JSSL Singapore 7’s, siswi SDUT Bumi Kartini Jepara mengatakan bahwa persiapannya sudah cukup matang. “Selama latihan saya mendapatkan banyak arahan dari pelatih, diminta bermain lebih tenang dan tidak terlalu memaksa. Juga diajari menjaga kondisi, teratur dalam beristirahat dan tidak makan sembarangan,” pungkas Rara yang berposisi sebagai striker di tim MilkLife Shakers. Sumber: Medcom

Piala Asia U17: Poin Sempurna Untuk Garuda Muda

Selebrasi Pemain U17 Indonesi

Timnas U17 Indonesia membekuk Afghanistan 2-0 pada laga terakhir Grup C Piala Asia U17 2025. Garuda Muda mempertahankan catatan sempurna selalu menang. Pertandingan Timnas U17 Indonesia vs Afghanistan bergulir di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Jeddah, Jumat (11/4/2025) pukul 00.15 WIB. Timnas U17 Indonesia menutup laga dengan kemenangan 2-0. Tripoin Garuda Muda dipastikan oleh gol pemain pengganti, Fadly Alberto (90+4) dan Zahaby Gholy (90+6′). Tembakan first time Fadly Alberto Hengga pada masa injury time memecah kebuntuan Timnas U17 Indonesia, setelah ia lolos dari perangkap offside. Zahaby Gholy kemudian menggandakan kedudukan usai memanfaatkan umpan silang Aldyansyah Taher dari sisi kiri. Berkat hasil ini, Timnas U17 Indonesia mempertahankan catatan selalu menang di Piala Asia U17 2025. Sebelum melibas Afghanistan, Timnas U17 Indonesia besutan Nova Arianto mampu mengalahkan Korea Selatan (1-0) dan Yaman (4-1). Timnas U17 Indonesia melaju ke perempat final Piala Asia U17 2025 sebagai pemuncak Grup C dengan torehan sembilan poin. Sementara itu, Korea Selatan menemani Indonesia lolos ke babak 8 besar Piala Asia U17 2025 usai menempati peringkat dua. Pada laga pamungkas Grup C, Korsel mampu menang atas Yaman sehingga mereka menorehkan enam angka dalam tiga laga. Selain sukses menembus perempat final Piala Asia, kedua tim, yakni Indonesia dan Korsel, dipastikan juga menggenggam tiket ke Piala Dunia U17 2025. Torehan apik lain yang sukses dicatat Timnas U17 Indonesia selama fase grup Piala Asia U17 2025 adalah rekor tanpa kebobolan dari situasi open play. Satu-satunya gol kemasukan yang diderita anak asuh Nova Arianto bersumber dari sepakan penalti pemain Yaman, Mohammed Al Garash. Setelah menjalani tiga laga Grup C, Zahaby Gholy dkk total mengemas tujuh gol dan hanya satu kali kebobolan. Pada laga perempat final Piala Asia U17 2025 nanti, Timnas U17 Indonesia akan meladeni runner up Grup D. Runner up Grup D saat ini belum diketahui. Korea Utara, Tajikistan, Oman, dan Iran masih sama-sama berpeluang berakhir di posisi kedua Grup D. Partai pamungkas Grup D baru akan digelar pada Jumat (11/4/2025) atau Sabtu dini hari pukul 00.15 WIB.

Piala Asia U17: Gilas Yaman, Indonesia ke Perempat Final dan Piala Dunia

Timnas U17 Indonesia

Tim Nasional Sepak Bola U17 Indonesia mencatat kemenangan gemilang dengan mengalahkan Yaman dengan skor 4-1 dalam lanjutan Piala Asia U17 2025 di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Senin (7/4/2025). Tim besutan pelatih Nova Arianto tampil menyerang sejak menit awal. Tercatat, dua kali gol Indonesia dianulir karena offside di 10 menit awal babak pertama. Gol pertama pun hadir dari tendangan luar kotak penalti Gholy di menit ke-15. Seakan tak ingin terbuai keunggulan, Indonesia pun menggandakan keunggulan di menit ke 25. Berawal dari serangan di sisi kiri, Fadly Alberto melepaskan sundulan yang membuat kiper Yaman terkecoh. Skor 2-1 pun menutup babak pertama. Di babak kedua, Yaman sempat menipiskan ketertinggalan melalui gol Mohammed Al Garash lewat titik penalti di menit ke-52. Gol tambahan Indonesia pun hadir di menit ke 87. Kali ini Garuda Muda mendapat penalti usai pelanggaran pemain Yaman atas Rafi. Evandra Florasta yang menjadi algojo berhasil menjalankan tugasnya. Dua menit berselang, Evandra Florasta kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol kedua Evandra lahir dengan menyelesaikan aksi Josh Holong di sisi kiri Skor 4-1 untuk Garuda Muda bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini membawa Indonesia memuncaki grup c dengan 6 poin sempurna. Dengan satu pertandingan sisa melawan Afghanistan yang akan berlangsung hari Jumat, 11 April 2025. Lebih membanggakan lagi, Indonesia berhasil memastikan diri lolos ke Piala Dunia U17 2025 di Qatar. Ini menjadi kali kedua Indonesia tampil di Piala Dunia U17 setelah terakhir kali pada 2023 sebagai tuan rumah.

Ratusan Atlet Ikuti Lomba Dayung Tradisional

Lomba Dayung Tradisional Klidang Lor Batang 2025

Ratusan tim baik dari dalam maupun luar Kabupaten Batang meramaikan lomba dayung tradisional saat Idulfitri sebagai ajang silaturahmi masyarakat Batang. Tercatat 249 tim dengan 512 nomor pertandingan akan dimainkan pada ajang tahunan ini sebagai ajang pencarian bibit atlet dayung Kabupaten Batang. Beberapa tim yang lahir dari lomba dayung ini juga pernah menorehkan prestasi baik di tingkat provinsi hingga nasional. Salah satunya sebagai juara 3 nasional tahun 2024 di Ancol yang didapat oleh tim Senopati asal Karangasem Selatan. Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memberikan, apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada panitia pelaksana yang telah menyusun dan merencanakan acara ini dengan baik. Dirinya juga berjanji akan memberikan tambahan perahu untuk kelancaran lomba dayung serta berharap agar perahu tidak hanya digunakan saat lomba dayung saja namun juga bisa digunakan untuk wisata air dengan tentu harus menjaga kebersihan lingkungan. “Lomba Dayung Tradisional merupakan salah satu event wisata libur lebaran yang ada di Kabupaten Batang, yang juga sarana menjaga tradisi yang sudah berjalan selama 45 tahun ini,” katanya saat membuka Lomba Dayung di Sungai Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Selasa (1/4/2025). Momen ini tidak hanya menjadi ajang bagi kita untuk bersaing dan menampilkan kemampuan dayung terbaik, tetapi juga untuk menjaga kelestarian dan keberlangsungan tradisi yang kita cintai. “Saya sangat bangga melihat antusiasme dan semangat peserta maupun penonton yang hadir di acara ini,” ujar dia. “Ke depan kita akan tingkatkan lagi sarana prasarana yang ada agar masyarakat khususnya para penonton merasa nyaman saat menyaksikan lomba dayung yang menjadi event wisata budaya di Kabupaten Batang ini,” Pungkasnya.

Piala Asia U17 2025: Catatan Indonesia di Laga Perdana

Tim U17 Indonesia

Timnas Indonesia U17 akan berlaga di Piala Asia U17 2025, yang digelar di Arab Saudi pada 3-20 April 2025. Di fase grup, Garuda Muda akan bersaing dengan Korea Selatan, Afghanistan, dan Yaman demi tiket ke perempat final. Jika berhasil melaju ke fase gugur, Indonesia berpeluang juga untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia U17 2025 yang akan dihelat di Qatar. Asia sendiri mendapatkan jatah delapan tim untuk turnamen dunia tersebut. Pada laga perdana Piala Asia U17 2025, Indonesia akan menghadapi Korea Selatan di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium, Jeddah, pada 4 April 2025. Sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala Asia U17, Indonesia sudah tampil enam kali. Namun, performa di pertandingan pertama masih kurang konsisten. Dari enam laga pembuka, Indonesia baru sekali menang, sekali imbang, dan empat kali kalah. Satu-satunya kemenangan terjadi di Piala Asia U17 2018 saat menghadapi Iran. Kala itu, tim yang diasuh Fakhri Husaini menang berkat gol dari si kembar, Bagus Kahfi dan Bagas Kaffa. Garuda Muda kini punya kesempatan untuk menorehkan sejarah baru di turnamen dua tahunan ini. Indonesia pernah melawan Korea Selatan pada pertandingan pertama babak grup Piala Asia U17 pada 1990. Indonesia dan Korsel berbagi poin setelah imbang 1-1 kala itu. Timnas Indonesia di Laga Pertama Piala Asia U17: 1. Indonesia 1-5 Arab Saudi – Piala Asia U17 1986 2. Indonesia 0-2 Thailand – Piala Asia U17 1988 3. Indonesia 1-1 Korea Selatan – Piala Asia U17 1990 4. Indonesia 1-2 Suriah – Piala Asia U17 2008 5. Indonesia 0-3 Uzbekistan – Piala Asia U17 2010 6. Indonesia 2-0 Iran – Piala Asia U17 2018

Mandalika Racing Series 2025 Tambah Kelas Untuk Bina Talenta Muda

Mandalika Racing Series 2025

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Motor Sportbike Pertamina Mandalika Racing Series 2025 makin serius dalam pembinaan talenta muda dengan menambah kelas baru. Kelas Junior Sport 150 U15 yang sebelumnya hanya bersifat pendukung, kini resmi menjadi bagian dari Kejurnas, memberikan kesempatan lebih luas bagi pembalap belia untuk berkompetisi secara profesional. “Setiap tahun, Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series selalu menghadirkan sesuatu yang baru. Penambahan kelas ini merupakan hasil masukan dari berbagai pihak, termasuk pelaku balap dan pemangku kepentingan lainnya, demi meningkatkan level kejuaraan menjadi platform pembinaan dan prestasi,” ujar Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, dalam peluncuran resmi di Jakarta, Senin (17/3/2025). Deputi Olahraga Sepeda Motor Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Eddy Saputra, mengatakan penetapan status Kejurnas untuk kelas Junior Sport 150 menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan pembalap muda menghadapi regulasi dan atmosfer kompetisi internasional. “Makin banyak pembalap Indonesia yang berkiprah di level global. Oleh karena itu, pembinaan sejak dini sangat penting agar mereka siap bersaing di ajang yang lebih tinggi,” kata Eddy. Lebih dari sekadar kejuaraan, ajang ini juga membuka jalan bagi talenta muda Indonesia untuk mendapatkan pelatihan di Pertamina Enduro VR46 Riders Academy di Tavullia, Italia. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy yang resmi diluncurkan di Mandalika pada Januari lalu. Tak hanya itu, Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2025 juga menghadirkan kelas baru Sport 250 Community, yang ditujukan bagi komunitas balap motor. Kelas ini melengkapi kategori yang telah ada, termasuk Underbone 150 U25, Supersport, dan Superbike Community, guna memperluas partisipasi pembalap muda serta komunitas dalam ajang kompetitif. Kejuaraan yang akan berlangsung dalam lima putaran di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, ini merupakan hasil kolaborasi PRIDE Motorsport, MGPA, IMI, dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), dengan dukungan penuh dari Pertamina serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Jadwal Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2025: Putaran pertama: 11-13 April Putaran kedua: 20-22 Juni Putaran ketiga: 22-24 Agustus Putaran keempat: 19-21 September Putaran kelima: 31 Oktober-2 November

PBVSI Panggil 25 Pemain Untuk Kejuaraan Dunia Voli U21 2025

PP PBVSI

Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) memanggil 25 pemain voli putri. Mereka bakal menjalani pelatnas untuk menghadapi Kejuaraan Dunia Voli U21 2025 di Surabaya, Agustus mendatang. Pelatnas 2025 Women’s U21 World Championship atau Kejuaraan Dunia Voli Putri U21 rencananya dimulai pada 7 April di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Citaringgul, Babakan Madang, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. “Bagi pemain yang masih mengikuti kompetisi Proliga 2025, diberi waktu berkumpul hingga Proliga usai,” kata Sekjen PP PBVSI Heyzer Harsono dalam rilis PBVSI, Jumat (21/3/2025). Dari 25 pemain yang dipanggil PBVSI di antaranya adalah Junaida Santi, Pascalina Mahuze, Chelsa Berliana Nurtomo, dan Waode Ardiana. Daftar lengkap pemain yang dipanggil PBVSI: 1. Zahwa Aliah Jasmien – Jawa Barat 2. Indah Guretno Dwi Margiani – Jawa Timur 3. Chelsa Berliana Nurtomo – DKI Jakarta 4. Nasywa Deslianti Wardatul – Jawa Barat 5. Junaida Santi – DKI Jakarta 6. Azzahra Dwi Febyane – Jawa Barat 7. Alya Regifa Fahira – Jawa Barat 8. Aieng Nur Cahaya – Jawa Timur 9. Alifa ZahwaArifin – DI Yogyakarta 10. Yasmine Azizah Ramadhani – Jawa Barat 11. Khansa Naila Nurnakeisha – Jawa Tengah 12. Maradanti Namira Tegariani – DI Yogyakarta 13. Geofanny Eka Cahyaningtyas – Jawa Timur 14. Viviola Agustina – Jawa Tengah 15. Pascalina Mahuze – Jawa Barat 16. Syelomitha Afri laviza Wongkar – Jawa Barat 17. Lintang Yulia Prasasti – Jawa Tengah 18. Fiola Marsya Azzahra – Jawa Tengah 19. Waode Ardiana – Jawa Barat 20. Afra Hasna Nurhaliza – Jawa Barat 2l. Adensa Laurel Saputra – DKI Jakarta 22. Naysilla Wiedv Kirana – Jawa Barat 23. Mayhasta Bethari Siswanto – Jawa Timur 24. Calista Maya Ersandita – Jawa Barat 25. Syakirah Athania Putri – Jawa Timur

PSSI Lepas Timnas U17 ke Piala Asia

Timnas U17 Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir melepas keberangkatan Timnas U17 yang siap berlaga di Piala Asia U17 pada 3-20 April di Arab Saudi pada Sabtu (15/3). Erick meminta kepada Garuda Muda untuk bermain sebaik mungkin dan penuh semangat demi mengejar target utama lolos ke putaran final Piala Dunia U17 yang diagendakan berlangsung di Qatar, November mendatang. “Saya ucapkan selamat kepada para pemain yang sudah terpilih dalam tim ini. Kalian sudah berjuang untuk lolos ke Piala Asia, dan kalian telah berlatih keras selama persiapan. Jadi selamat bertanding,” ujar Erick Thohir saat melepas anak asuh pelatih Nova Arianto. “Tunjukkan permainan terbaik, penuh semangat untuk kejar target lolos, minimal sebagai runner up grup, agar bisa tampil ke Piala Dunia U17. Jika saya optimistis bisa, maka kalian harus buktikan bahwa memang mampu dan layak tampil di Piala Dunia U17 mendatang,” imbuhnya. Erick menambahkan, dengan jatah delapan tim dari Piala Asia U17 ini akan lolos ke Piala Dunia U17, maka target lolos dari grup jadi hal yang realistis. “Jika dua tahun lalu kita bertanding di Piala Dunia U17 dengan status tuan rumah, maka kali ini harus lebih bergengsi dengan lolos dari penyisihan,” jelasnya. Malam ini, Putu Panji dan kawan-kawan terbang ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) untuk menjalani Training Center. Selama berada di Dubai, Timnas U17 akan melakukan tiga kali uji coba melawan Tiongkok pada 20 Maret, UEA (26 Maret), dan Australia (29 Maret). Di Piala Asia U17, Indonesia yang berada di Grup C bergabung bersama Korea Selatan, Yaman, dan Afghanistan. Timnas U17 melaju ke Piala Asia U17 2025 setelah menjadi salah satu dari runner up terbaik di kualifikasi yang berlangsung di Kuwait pada tahun 2024. Indonesia meraih tujuh poin usai menang, 1-0 atas Kuwait, lalu 10-0 atas Kepulauan Mariana, serta bermain imbang 0-0 melawan Australia.

PBVSI Panggil 15 Pemain Persiapan Kejuaraan Dunia Voli U-21

Pebola voli putra Indonesia

Sebanyak 15 pebola voli putra dari berbagai daerah dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas). Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) mempersiapkan mereka menghadapi Kejuaraan Dunia Voli U-21. Kejuaraan tersebut akan berlangsung di Tiongkok pada Agustus mendatang. Pelatnas ini akan berlangsung mulai 16 Maret 2025 di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor. “Sebagian besar pemain yang tahun lalu tampil di Kejuaraan Asia U-20 di Surabaya. Namun, ada yang baru juga,” kata Wakil Kabid Binpres PP PBVSI, Loudry Maspaitella, Kamis (13/3/2025). “Pemain yang dipanggil ini merupakan pemain yang bermain di Proliga bersama Jakarta Garuda Jaya,” katanya. Tim pelatih akan dipimpin Li Qiujiang dari Tiongkok yang menjadi pelatih kepala. Sementara, Anwar Sadat, Nur Widayanto, dan Dodi Ardiansyah menjadi asisten pelatih. Daftar pemain yang dipanggil: 1. Imam Ahmad Faisal (DI Yogyakarta) 2. Muhammad Haikal Hidayatullah (Jawa Tengah) 3. Darda Mulya Muhammad (Jakarta) 4. Ferza Mulya Prasteyo (DI Yogyakarta) 5. Zaki Hasan Maulana (Jawa Barat) 6. Rohwan Eka Saputra (Jakarta) 7. Pajar Pamungkas (Jawa Barat) 8. Farchan Vachrezy (Jawa Timur) 9. Bagas Wijanarko (Jawa Timur) 10. Fauzan Nibras (Jawa Barat) 11. Dawuda Alaihimassalam (Jakarta) 12. Agustino (Jawa Timur) 13. Raihan Rizky Attorif (Jawa Barat) 14. Muhammad Reyhan (Jawa Barat) 15. Hilarius Galang Bryantama (Jakarta)

Atlet Muda Brandon Toa Juarai Turnamen Berkuda di Taiwan

Brandon Toa

Atlet muda berkuda Indonesia, Brandon Toa, sukses menjuarai kejuaraan berkuda Asian Equestrian Federation (AEF) Cup CSICh-B Taichung 2025 di Taichung, Taiwan, Rabu. “Senang sekali rasanya bisa memberikan yang terbaik bagi Indonesia, apalagi ini pertama kalinya Saya bertanding dan mewakili Indonesia di kejuaraan tingkat Asia,” kata Brandon dalam keterangan tertulis di Jakarta pada Rabu. Dia mengaku gugup karena menghadapi lawan-lawan yang dinilai yang terbaik di negara masing-masing. “Namun Saya mencoba untuk tetap percaya diri dan yakin serta berusaha sebaik-baiknya di lapangan pertandingan,” kata Brandon. Kompetisi berkuda yang diikuti sebelas negara Asia termasuk Indonesia dan Jepang itu menjadi pengalaman pertama Brandon bertanding di level Asia. Berpasangan dengan kuda Giavanca, Brandon meraih hasil Double Clear Round dengan catatan waktu tercepat 46,71 detik untukus memastikan gelar juara disusul wakil Thailand, Kanta Utithum dan atlet tuan rumah Yuan Yuan Chang pada peringkat kedua dan ketiga. Pelatihnya, Steven Menayang, mengagumi mentalitas bertanding Brandon. Dia menjalankan arahan strategi seperti bermain aman dulu pada babak pertama dan tampil lepas pada babak berikutnya. “Ini semua berkat kerja keras Brandon dalam melakukan persiapan yang sebelumnya mengikuti salah satu kejuaraan di Surabaya dengan hasil yang sangat baik,” kata Steven. Tahun lalu Brandon juga menjuarai Kejuaraan Berkuda Indonesian Horse Lovers (IHL) Festival di Jakarta pada 24-28 Juli. Sumber: ANTARA