Turnamen JAPFA Grandmaster and Women Grandmaster 2018, Dua Pecatur Tuan Rumah Lolos Babak Pertama

Fidle Master (FM) Priasmoro Novendra (kaos hitam) mengalahkan pecatur Filipina, GM Gonzales Jayson dalam JAPFA Chess tournament, di Solo, Kamis (26/4). (tribunnews.com)

Solo- Satu poin berhasil diraih oleh dua pecatur Indonesia dalam JAPFA Grandmaster and Women Grandmaster Chess tournament 2018, babak pertama yang diadakan di Solo Paragon Hotel, Solo. Poin dicetak Fide Master (FM) Novendra Priasmoro dan Women International Master (WIM) Lestari Baiq Vina. Menurut Ketua Bidang Pembinaan PB Percasi, Kristianus Liem, raihan poin ini amat berharga untuk menjadi modal meraih gelar lebih tinggi. Liem menjelaskan, untuk babak pertama Indonesia meraih hasil yang cukup bagus. Dua dari 12 wakilnya dari kategori putra dan putri, berhasil meraih kemenangan. Dirinya menilai hasil tersebut bisa dipertahankan sampai babak selanjutnya. “Di babak pertama ini, diharapkan dapat poin yang terbaik. Ini menjadi poin baik, mengingat lawan yang dihadapi pecatur Indonesia, memiliki gelar yang lebih tinggi,” urainya, Kamis (26/4). Dalam pertandingan babak pertama, di kategori putra, Novendra berhasil mengalahkan pecatur Filipina, GM Gonzales Jayson. Sedangkan untuk wakil putri, Lestari berhasil mengalahkan Women International Master (WIM) asal Serbia, Blagojevic Tijana. Ia menjelaskan, saat ini Novendra memang dalam kondisi bagus. “Sebelumnya ia juga juara di Bangkok Open, dengan raihan nilai 8 poin, dari sembilan babak yang digelar,” jelas Liem. Liem berharap, performa terbaik dari Novendra ini bisa tetap dipertahankan sampai kejuaraan rampung digelar. “Kami sengaja mengundang para pecatur kelas dunia dalam kejuaraan ini. Tujuannya untuk meningkatkan prestasi dari para pecatur Indonesia,” tutur Liem yang juga Ketua Panpel turnamen. Diakuinya, secara rating pecatur Indonesia rata rata secara rating gelar memang masih di rendah dibanding pecatur luar negeri yang menjadi lawannya. “Sehingga di atas kertas mereka (pecatur luar negeri) lebih kuat,” tandas Liem. Dalam pertandingan catur, atlet yang menang mendapatkan satu point, seri nilainya ½ dan kalah nol. Point yang diperoleh nantinya diakumulasi dan yang paling tinggi keluar sebagai juara. Turnamen berlangsung ½ kompetisi sehingga mereka saling bertemu. JAPFA Grandmaster and Women Grandmaster Chess tournament 2018, juga menjadi ajang pecatur Indonesia untuk menaikkan gelarnya dari Fide Master (FM) ke Internasional Master (IM) dan Grand Master (GM). “Namun, jika kalah maka ratingya juga dipertaruhkan karena akan kehilangan point,” lanjutnya. Gelar Grand Master ratingnya minimal harus mencapai 2.500, Internasional Master minimal mencapai 2.400 dan Fide Master minimal 2.300. Sementara untuk kelompok WGM ratingnya minimal 2.300, WIM rating minimal 2.200 dan WFM 2.100. Rating yang akan dicapai para pecatur bakal ketahuan, setelah seluruh pertandingan selesai. (art)

JAGAC 2018 Dibuka Menpora, Target Indonesia Buru Tiket Olimpade Junior di Argentina

Menpora Imam Nahrawi membuka Kejuaraan Asia Senam Artistik Junior 2018 ke 15, di Istora Senayan, Jakarta, pada Rabu (25/4). (net)

Jakarta- Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Imam Nahrawi membuka 15th Junior Artistic Gymnastics Asian Championships (Jagac) atau Kejuaraan Asia Senam Artistik Junior 2018, yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada Rabu (25/4). Pembukaan kejuaraan yang diikuti oleh atlet junior dari 20 negara ini turut dihadiri oleh Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) Erick Thohir, Ketua Umum PB Persani Ilya Avianti, dan Wakil Ketua Umum PB Persani Ita Yuliati. “Selamat kepada PB Persani, yang pagi ini saya melihat secara langsung pembukaan kejuaraan Gymnastics Asian Championships,” kata Imam dalam kata sambutannya. “Mudah-mudahan dengan adanya acara ini bisa menjadi motivasi buat atlet lainnya,” ucap pria asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur ini. “Kami bangga menggelar ajang ini dan menjamu negara-negara peserta. Kami diberikan kesempatan untuk menjadi tuan rumah. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung. Dan kami ucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta,” kata Ilya Avianti. Jagac 2018 juga menjadi fase kualifikasi para peserta untuk menembus Youth Olympic Games 2018 di Buenos Aires, Argentina, pada Oktober. Indonesia akan memperebutkan satu dari delapan tiket yang tersedia, untuk wilayah Asia. Dalam kesempatan itu, Imam menjelaskan jika penyelenggaraan Jagac 2018 juga menjadi ajang uji coba bagi panitia jelang Asian Games 2018. Event ini, panitia diharapkan bisa semakin siap dalam mengantisipasi kekurangan penyelenggaraan. “Kalau ada kekurangan teknis, harus langsung disampaikan kepada Kemenpora, Inasgoc, dan Persani,” ujarnya. “Test event bukan mencari kesempurnaan, tetapi kita mencari kekurangan dalam ajang ini, karena dalam penyelenggaraan nanti harus lebih sempurna, tak ada kekurangan,” tutur dia. Turnamen yang diikuti oleh 20 negara itu digelar pada 25-28 April 2018. Sebanyak 14 nomor diselenggarakan, yakni delapan nomor putra dan enam nomor putri. Pada Rabu, nomor team dan all around putra dan putri. Sebagai tuan rumah, Indonesia menurunkan 10 atlet, yakni lima putra dan lima putri. (art)

Pecatur 19 Tahun Ini, Bidik Gelar Turnamen Grandmaster 2018 di Solo

FM Novendra Priasmoro membidik gelar juara di JAPFA GM dan WGM Turnmen Catur 2018 di Solo, Jawa Tengah, 25 April - 1 Mei. (bangkokchess.com)

Jakarta- Turnamen catur internasional JAPFA Grandmaster (GM) dan Woman Grandmaster Chess (WGM) 2018, resmi dibuka oleh (Plt) Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, di Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/4). Pembukaan turnamen catur internasional yang untuk kedua kalinya itu ditandai dengan pemukulan gong oleh (Plt) Gubernur disaksikan Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto dan Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo. Dalam sambutannya Utut mengatakan, kota Solo memiliki banyak pecatur berbakat yang bisa ditingkatkan prestasinya. “Peluang untuk menjadi Grandmaster itu selalu ada,” katanya. “Masyarakat Solo supaya tertarik masuk klub catur sehingga ke depan akan melahirkan grandmaster- grandmaster baru,” katanya. Turnamen Grandmaster telah dimulai dengan mempertandingkan babak pertama dan akan berakhir pada 1 Mei 2018. Pertandingan berlangsung selama 11 babak dengan sistem setengah kompetisi. Pecatur muda Indonesia yang belum lama ini menjuarai turnamen catur internasional Bangkok Terbuka di Thailand, FM Novendra Priasmoro, mengaku siap untuk berlaga di JAPFA Grandmaster 2018 di Solo, Jawa Tengan dan merebut gelar juara. “Saya siap dan akan berjuang merebut gelar juara di Solo nanti,” kata Novendra di Jakarta, Selasa, yang akan ikut turnamen internasional Grandmaster 2018 yang dimulai 25 April hingga 1 Mei di kota Bengawan, atau juga dikenal sebagai kota industri batik itu. Dikatakan pecatur berusia 19 tahun itu, dirinya harus waspada untuk menghadapi para pecatur asing yang rata-rata bergelar grandmaster, dalam turnamen Grandmaster itu. “Mereka semua pecatur hebat kelas dunia, saya tetap harus waspada,” katanya. Selain Novendra, PB Percasi yang menjadi penyelenggara, juga menurunkan beberapa pecatur muda putra dan putri, dan tidak ketinggalan juga GM Susanto Megaranto yang juga akan menjadikan event ini sebagai pemanasan jelang Olimpiade Catur ke-34 di Batumi, Georgia, pada September tahun ini. Sementara itu, peserta turnamen dari luar negri, termasuk pecatur AS kelahiran Tashkent, Uzbekistan , GM Timur Gareyev yang dikenal pemegang rekor catur buta yang dibuatnya di Universitas Nevada, Las Vegas pada 3 Desember 2017. Saat itu, Gareyev dengan mata tertutup di atas sepeda statis, mampu memainkan catur melawan 48 orang dengan hasil menang 35 papan, tujuh remis, dan kalah enam papan. Selain itu juga akan ikut bertanding pecatur nomor sembilan dunia asal China GM Ma Qun yang memiliki rating 2645. Sedangkan di bagian putri pecatur WGM Keti Tsatsalashvili dari Georgia, dan tiga dari Serbia yaitu WIM Tijana Blagojevic dari Montenegro yang membela bendera Serbia, serta WIM Mila zarkovic, akan dihadapi para pecatur putri Indonesia. Utut berharap para pecatur bisa mengasah ketrampilan mereka dengan menjajal para pecatur top dunia itu. “Kecuali untuk Susanto, ini menjadi ajang pemanasan dia untuk ke Olimpiade Catur di Georgia nanti,” katanya. (art) Daftar pecatur asing dan nasional Turnamen JAPFA Grandmaster dan Woman Grandmaster  2018 Putra: 1. GM Jayson Gonzales (Filipina) 2. GM Nguyen Anh Dung (Vietnam) 3. GM Ma Qun (China) 4. GM Timur Garayev (AS) 5. IM Kevin Goh Wi Ming (Singapura) 6. GM Anton Demchenko (Rusia) 7. GM Susanto Megaranto (Indonesia) 8. FM Novendra Priasmoro (Indonesia) 9. IM Sean Winshand Cuhendi (Indonesia) 10. IM Muhammad Lutfi Ali (Indonesia) 11. WGM Medina Warda Aulia ( Indonesia) 12. FM Yoseph Theoligus Taher (Indonesia) Putri: 1. IM Alina Lami (Rumania) 2. WGM Keti Tsatsatvili (Georgia) 3. WGM Janelle Mar Frayna (Filipina) 4. WGM Anda Safranska (Prancis) 5. WIM Tijana Blagojevic (Serbia) 6. WIM Mila Zarkovic (Serbia) 7. WIM Dewi AA Citra (Indonesia) 8. WFM Umi Fisabilillah (Indonesia) 9. WIM Chelsie Monica Sihite (Indonesia)

Usai Dicukur Jepang, Indonesia Gasak Singapura 8-2 dalam Kejuaraan Sofbol Piala Asia

Timnas Indonesia (merah) sukses menekuk permainan Singapura dengan poin 8-2, pada event Kejuaraan Sofbol Piala Asia ke-10, di Senayan, Jakarta. (bola.com)

Jakarta- Timnas sofbol putra Indonesia menumbangkan Singapura, 8-2 pada hari ketiga Asian Men’s Softball Championship 2018 atau Sofbol Piala Asia ke-10, di Lapangan Sofbol Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (25/4). Meski skor berbeda enam angka, asisten pelatih timnas sofbol Indonesia Leonard Zarkasih menyebut kemenangan itu tidak diraih dengan mudah karena sampai inning keempat skor masih imbang 1-1. “Singapura bermain baik dengan variasi bola. Namun semua berubah saat mereka mengganti pitcher utamanya,” ujar Leonard usai pertandingan. Pergantian pitcher di inning kelima itu, lanjut dia, membuat Singapura sedikit goyah. Pitcher atau pelempar bola pengganti Singapura, ternyata tak sepadan dengan pitcher nomor dua Indonesia Feriyanto, yang juga bermain mulai inning kelima menggantikan pitcher andalan Merah Putih, Nelwan Yumame. Indonesia pun semakin leluasa mencetak angka dan membuat skor menjad 6-1 di akhir inning kelima dan berikutnya menutup laga dengan poin kemenangan 8-2. “Kami berhasil bertahan dengan mengatur pergantian pitcher. Feriyanto bermain sesuai dengan strategi, juga Nelwan. Saat Nelwan melempar, memang beberapa kali terjadi `home run`, tetapi itu bagian dari permainan,” tutur Leonard. Dengan kemenangan tersebut, peluang Indonesia untuk lolos ke empat besar kejuaraan Asia semakin terbuka karena sebelumnya sudah mengoleksi dua kemenangan yakni kala berhadapan dengan Malaysia dan Hong Kong. Namun, mereka sudah menelan dua kali kekalahan yakni dari dua tim unggulan turnamen, Filipina dan Jepang. Filipina menyudahi perlawanan Timnas Merah putih dengan poin 6-4. Dan pada Rabu (25/4), Timnas dicukur 10-0 tanpa mendapatkan 1 poin sekalipun, dari tim terkuat, Jepang. Jika ingin lolos ke empat besar, Indonesia harus bisa menyapu bersih tiga pertandingan yang tersisa dengan kemenangan pada Kamis (26/4), yakni menghadapi Thailand (mulai pukul 08.00 WIB) dan India (mulai pukul 14.45 WIB), serta Taiwan (mulai pukul 10.15 WIB) pada Jumat (27/4). “Tidak boleh kalah pokoknya. Untuk itu kami harus meningkatkan mental bertanding. Selain itu juga perlu meningkatkan kemampuan di sektor `batter` atau pemukul,” tutur Leonard. (art)

Timnas Sofbol Takluk Dari Filipina, Lalu Cukur Hongkong Dengan Skor Telak

Timnas Sofbol Indonesia harus takluk dari Fipina dengan poin 6-4, di hari kedua Piala Asia 2018, pada Selasa (24/4). (dewasport.com)

Jakarta– Indonesia mendapatkan hasil berwarna, di hari kedua di 10th Asian Men’s Softball Championship atau Piala Asia Softball 2018. Berlaga di Lapangan Softball Gelora Bung Karno, Senayan, Selasa (24/4), Indonesia meraih hasil minor dan positif. Timnas harus menelan kekalahan saat berjumpa Filipina. Sebenarnya, laga ini digelar kemarin. Tapi, karena faktor penerangan, laga diskors, dan digelar kembali pada Selasa pagi. Ada pengaruh yang dirasakan. Sempat mengimbangi Filipina di lima ining pertama, Indonesia malah kedodoran dalam masa selanjutnya. Filipina mampu mencetak home-run di sisa pertandingan dan menyudahinya dengan poin 6-4. “Kekalahan ini, bukan kesalahan pemain atau karena kami beda kualitas. Filipina menang karena beruntung bisa dapat satu home-run. Kekalahan yang bagus buat anak-anak. Mereka punya dorongan untuk menang di laga-laga selanjutnya,” ujar asisten pelatih Indonesia, Leonard Djarkasih. Usai kalah dari Filipina, Indonesia kemudia mengamuk pada game selanjutnya, melawan Hongkong, di siang harinya. Mereka mengukir kemenangan telak. Kali ini, Hongkong dipermak dengan poin 15-7. Indonesia sempat direpotkan Hongkong di ining kelima. Sempat tertinggal 1-7, Hongkong sempat menyamakan skor di masa tersebut. Namun, dua ining selanjutnya, Indonesia menambah skor dan menang 15-7. Indonesia sudah meraih dua kemenangan dalam tiga pertandingan. Pada pertandingan pembuka, Indonesia mengalahkan Malaysia dengan skor telak 11-1. Dan, dipertandingan ketiga menang atas Hong Kong dengam skor 15-7. “Saya melihat permainan anak-anak cukup meningkat,” kata Ketua Umum PB Perbasasi, Andika Monoarfa yang rutin menyaksikan pertandingan. Pada hari ketiga, Rabu (25/4), Indonesia meladeni Jepang dan Singapura. “Permainan anak-anak cukup memuaskan. Mereka bisa jaga konsentrasi di dua ining terakhir, setelah Hongkong menyamakan skor. Kami dapat poin karena pemain tampil fokus. Dan, tak banyak kesalahan yang mereka lakukan,” kata Leonard. (art)

SIWO PWI Tangsel Juara Futsal Porwaban Jelang Event Porwanas Papua

Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Provinsi Banten menggelar pekan olahraga wartawan Banten (Porwaban), di Lapangan Radar Arena, Kota Serang, Senin (23/4). (mitrapol.com)

Serang- Demi membangun Sportivitas, Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Provinsi Banten menggelar pekan olahraga wartawan Banten (Porwaban) yang berlangsung 23-26 April, di Lapangan Radar Arena, Kota Serang, Senin (23/4). Cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dalam eksebisi olahraga ini adalah Bulu Tangkis dan Futsal. Sekertaris PWI Banten Cahyono Adi mengatakan, Porwaban ini adalah ajang silaturahmi teman-teman wartawan dalam bentuk olahraga untuk berkumpul bersama membangun sportivitas. “Selain itu Porwaban adalah suatu langkah untuk menyiapkan atlet-atlet wartawan Banten menuju Pekan Olahraga wartawan nasional (Porwanas) yang akan dilaksanakan di Papua pada bulan September mendatang,” katanya kepada awak media di Kota Serang, Senin (23/4). Pada porwanas mendatang, Siwo Banten menargetkan bisa lebih baik dari sebelumnya. Dimana setiap penyelenggaraan Porwanas kontingen Banten tidak pernah masuk ke – 5 besar. “Kita belum pernah masuk lima besar, ya paling terbaik kita dulu pernah meraih medali emas di cabang tenis lapangan, itu juga udah lama beberapa tahun yang lalu,” ujarnya. “Karena itu, dari hasil pertandingan hari ini akan ada training center, temen-temen yang mempunyai bakat akan diikutsertakan agar bisa lebih bersuara lagi di Porwanas,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Seksi Olahraga Wartawan (Siwo) Banten Andi Setiadi mengatakan, Porwaban ini merupakan ajang mencari bibit-bibit atlet wartawan potensial menjelang Porwanas mendatang. “Selain bertujuan untuk mencari bibit Porwaban juga menjalin silaturahmi antar wartawan di Provinsi Banten. Tujuan utama ya silaturahmi selain prestasi,” ucapnya. Siwo Banten pun menargetkan semua atlet menyumbangkan medali, baik emas perak atau perunggu. Sementara itu, tim futsal SIWO PWI Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya merengkuh juara di event ini. Diikuti delapan tim Kota/Kabupaten, di pertandingan pertama, SIWO PWI Tangsel berhasil mengalahkan Kabupaten Pandeglang dengan skor 5-1. Kemudian, menyingkirkan Kota Serang dengan skor 2-1. SIWO PWI Tangsel pun, berhak melaju ke partai final untuk bertemu Kabupaten Serang. Partai final disaksikan ratusan penonton dan berjalan dengan tensi yang sangat itinggi. Di babak pertama, SIWO PWI Tangsel langsung menekan pertahanan Kabupaten Serang. Tak butuh waktu lama bagi SIWO PWI Tangsel, untuk membuka keran gol. Lani yang bernomor punggung 14, berhasil menceploskan gawang Kabupaten Serang melalui sepakan keras dari luar kotak penalti. SIWO PWI Tangsel pun, unggul 1-0. Namun, kurang fokusnya pertahanan SIWO PWI Tangsel membuat Kabupaten Serang berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Tensi pertandingan pun, semakin tinggi. Beberapa kali pelanggaran keras tersaji dan membuat penonton bersorak. SIWO PWI Tangsel yang bermain aman, berhasil menambah kembali keunggulan melalui sepakan Abi dan membuat unggul 2-1. Skor babak pertama pun, berakhir dengan keunggulan 2-1 untuk SIWO PWI Tangsel. Di 15 menit kedua, Kabupaten Serang yang tertinggal mencoba bangkit. Namun, pertahanan SIWO PWI Tangsel berhasil meredamnya. Hingga peluit babak kedua berkakhir, skor 2-1 untuk SIWO PWI Tangsel sekaligus menobatkan dirinya sebagai Juara pada ajang Porwaban yang pertama dan menggondol hadiah Rp 4 juta. (Dre/Ham) Berikut data pemenang Porwaban  Juara 1 : Kota Tangerang Selatan Juara 2 : Kabupaten Serang Juara 3 : Kota Serang Juara 4 : Kota Tangerang.

Skuad Fed Junior Indonesia Incar Rangking 100 Dunia, PP Pelti : Pengganti Yayuk Basuki !

Tim Piala Fed Junior 2018 yang terdiri dari (ki-ka) Priska Madelyn Nugroho , Janice Tjen dan Nadya Dhaneswara serta Ryan Tanujoyo, lolos ke putaran final di Hungaria. (vavel.com)

Jakarta– Petenis junior Indonesia, Priska Madelyn, menargetkan bisa menembus peringkat 100 besar dunia junior pada akhir 2018. “Saya saat ini di posisi 164. Pada akhir 2018, targetnya naik ke peringkat 100 besar dunia,” kata Priska, saat penyambutan tim Piala Fed Junior, di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Minggu (22/4). Untuk mencapai posisi tersebut, Priska menargetkan rutin mendulang poin dari turnamen yang akan dia ikuti sampai akhir tahun, yakni satu hingga dua turnamen setiap bulan. Dalam waktu dekat, Priska akan berlaga di turnamen level Grade 4, Malacca Internasional Junior Championship, pada 8-13 Mei 2018, di Malaysia. “Tapi di Malaysia ini saya tidak mau menganggap remeh dan tetap mewaspadai lawan-lawan yang akan dihadapi karena kualitasnya tidak sembarangan. tapi saya akan berusaha semaksimal mungkin,” ujar Priska. Turnamen yang akan diikuti Priska ini diketahui usai dara yang akan berusia 15 tahun itu, selesai membela Indonesia dalam babak kualifikasi Piala Fed Junior 2018 zona Asia/Oseania. Selain Prsika, tim Indonesia terdiri dari Janice Tjen dan Nadya Dhaneswara Di kualifikasi Piala Fed Junior zona Asia/Oseania, Indonesia harus puas hanya menjadi runner-up paska dua kali kalah dari Jepang saat bertemu di fase grup dengan kedudukan 0-2, dan yang kedua saat partai final oleh Australia. Meski menjadi runner-up, Indonesia berhak berlaga dalam grup dunia Piala Fed Junior yang berlangsung di Budapest, Hungaria, September 2018, bersama dengan Australia, Jepang, dan Hong Kong. Negara-negara tersebut menjadi empat terbaik di kawasan Asia/Oseania. Terakhir kali, Indonesia mencicipi babak dunia, yakni pada sembilan tahun lalu (2009). Saat itu, Indonesia mewakili zona Asia/Oseania bersama Australia, Jepang, serta China untuk berlaga di Luis St Potosi, Meksiko, dan finis di posisi ke-9. Pengurus Pusat (PP) Persatuan Lawn Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) menilai capaian lolos ke babak dunia ini sinyal kebangkitan tenis Indonesia. “Dari tim Fed junior, semoga muncul pengganti Yayuk Basuki dan pemain senior lainnya,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PP Pelti Susan Soebakti, saat penyambutan tim Fed Junior. Ke depannya, Pelti menyatakan akan mempersiapkan tim untuk berlaga di babak dunia Fed Junior pada September mendatang. “Mereka tetap ikut pertandingan dalam persiapan menuju Hungaria. Termasuk pengiriman tur ke luar negeri akan direalisasikan seperti instruksi Ketua Umum,” kata Susan. Selain berbagai persiapan mandiri para atlet dan oleh federasi, jelang tampil di babak dunia Fed Junior, Ketua Umum PP PELTI, Rildo Ananda Anwar berencana memberikan fasilitas wild card pada tim Fed Junior di event Indonesia Women’s Circuit berhadiah total 15 ribu dolar AS, di Solo, Jawa Tengah, pada bulan Juli. (art) Tim Piala Fed Junior Indonesia 2018 1. Priska Madelyn Nugroho 29 Mei 2003 ITF-165 2. Janice Tjen 6 Mei 2002 ITF-213 3. Nadya Dhaneswara 5 Januari 2002 Kapten: Ryan Tanujoyo 7 mei 1982

Jepang Raja Sofbol, Timnas Putra Indonesia Pede Masuk Final Asia Cup 2018

Pemain Timnas softball putra Indonesia Alfan Sontiara memukul bola, saat mengalahkan Timnas Malaysia 11-1 pada babak penyisihan Asian Men Softball Championship di lapangan softball Senayan, Jakarta, Senin (23/4). (antarafoto.com)

Jakarta- Timnas Sofbol putra Indonesia enggan sekedar berpartisipasi pada kejuaraan Sofbol Asia 10th Asian Men’s Softball Championship 2018, di Lapangan Sofbol Gelora Bung Karno Jakarta, 23-28 April 2018. Mereka bertekad untuk menembus target final. “Timnas Sofbol Indonesia siap habis-habisan memberikan yang terbaik di Asia Cup 2018,” kata Asisten Pelatih Timnas Sofbol Indonesia, Leonardus Djarkasih di Jakarta, Sabtu (21/4), dilansir topskor.co.id. Meski persaingan di Asia Cup 2018 cukup ketat, kata Leonardus, Timnas sofbol putra tetap ditargetkan masuk final. “Persaingan pasti ketat di Asia Cup nanti, tapi kami mentargetkan jadi finalis,” tegasnya. Kejuaraan Sofbol Asia Cup 2018 diikuti 9 negara. Yakni, Filipina, Jepang, Indonesia, Taipei, Hongkong, Thailand, Singapura, India, dan Malaysia. Pengurus Besar Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (PB Perbasasi) memang memasang target meraih medali perunggu di Asia Cup 2018 menyamai hasil empat tahun lalu di Singapura. Menurut Leonardus, Asia Cup kali ini dijadikan persiapan menghadapi SEA Cup di Thailand, akhir Juli 2018 dan SEA Games Filipina 2019. Secara terpisah, pemain senior Timnas Sofbol Filipina, Leo Barredo juga mengakui persaingan di Asia Cup 2018, cukup ketat. “Bukan Jepang saja yang merajai sofbol Asia, tapi Indonesia patut diperhitungkan. Banyak pemain-pemain muda yang berkualitas,” ujarnya. Pemain berusia 31 tahun ini memang sangat mengenal sofbol Indonesia. Dia pernah memperkuat salah satu klub sofbol Indonesia pada Kejuaraan Sofbol Makassar Open 2017. “Saya sudah dua kali ke Indonesia dan banyak kenal dengan pemain sofbol Indonesia. Dan, saya juga pernah memperkuat salah satu klub yang menjadi juara di Makassar Open 2017,” ungkapnya. (Art) Skuat Timnas Sofbol Putra Indonesia: Nelwan Yumame (Papua Barat), Ferryanto (Kaltim), Aditya Pratama Hamzah (Sultra), Abriansyah (Sultra), Aditya Aulia Rachman (Jatim), Ahmad Ronaldo (Lampung), Anggana Budiman (Jabar), Heri Hairuman (Jabar), Dikdik Fauzi Darmawan (Dki Jakarta), Maliqul Mulqi Kentanadaku (Sultra), Luki Fidel Pacellengi (Sultra), Hermansyah (Kaltim), Rahman Yakin (Sultra), Efrianto Tri Syahputra (Sultra), Elwin Nulmansyah (DKI Jakarta), Alfan Sontiara (Jabar), dan Roli Mahendra (Kaltim).

Sabet Perunggu di Rusia, Tim Panjat Tebing Indonesia Mulai Bersaing di Level Dunia

Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo (merah) sukses naik podium ketiga, di nomor speed world record putra dalam event IFSC Climbing World Cup Moscow, Rusia 2018. Minggu (22/4). (sportesnews)

Jakarta- Timnas panjat tebing Indonesia membuktikan kualitasnya menembus jajaran elite dunia dengan meraih medali perunggu pada kejuaraan International Federation of Sport Climbing (IFSC) Climbing World Cup Moscow, Rusia 2018, 21-22 April 2018. Dalam siaran pers Pengurus Pusat (PP) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), menyebut Veddriq Leonardo, yang notabene atlet pendatang baru di pelantas, menunjukkan kemampuannya. Ia masuk semifinal nomor speed world record putra, usai mengalahkan rekan senegara, Pangeran Septo Wibowo. Sayang, saat menantang Vladislav Deulin dari Rusia di semifinal, Veddriq kalah dengan catatan waktu 6,21 detik dibanding 5,81 detik. Di partai lain, Muhammad Hinayah juga masuk semifinal berhadapan dengan Reza Alipourshena dari Iran. Reza menang dengan catatan waktu 5,71 detik, sedangkan Hinayah 5,81 detik. Veddriq pun harus berhadapan dengan Hinayah dalam perebutan juara ketiga. Veddriq menang setelah Hinayah melakukan false start. Sementara, juara pertama untuk men’s speed world record diraih Reza Alipourshena dengan catatan waktu 5,82 detik dan posisi kedua Vladislav Deulin yang mencatatkan waktu 6,81 detik saat partai final. Untuk nomor speed world record putri, satu atlet Indonesia Aries Susanti Rahayu berhasil masuk semifinal. Namun, ia dikalahkan Iuliia Kaplina dari Rusia. Ia pun berhak melakoni ajang perebutan juara ketiga, dengan melawan Elen Timofeeva dari Rusia yang pada semifinal dikalahkan Anouch Jaubert dari Prancis. Dalam perebutan juara ketiga, Aries harus mengakui keunggulan Elen yang mencatatkan waktu 7,61 detik, sedangkan Aries 8,47 detik. Posisi pertama direbut Anouch setelah lawannya yakni Iuliia melakukan False Start. Meskipun dinyatakan menang, Anouch meminta kesempatan untuk melakukan pemanjatan solo guna memuaskan dirinya. Ia berhasil mencatatkan waktu 7,32 detik dan mendekati rekor dunia. Hasil lebih baik diharapkan bisa ditorehkan saat tampil di IFSC World Cup berikutnya di China.  “Senang sekali Indonesia sudah mulai bisa berbicara di IFSC World Cup. Atlet-atlet kita sudah masuk di jajaran elite dunia,” kata Ketua Umum PP FPTI Faisol Riza, dalam rilisnya. “Dengan meraih perunggu, kami sudah membuktikan bisa mengatasi lawan-lawan dari negara lain,” ujar Faisol. (Art)

Pecatur 19 Tahun Paksa Legenda Dunia Remis, Novendra Juara di Bangkok

Pecatur Indonesia yang baru berusia 19 tahun, Novendra Priasmoro, menjuarai Turnamen Bangkok Chess Open 2018. (net)

Jakarta- Target PB PERCASI mencetak Grandmaster baru, perlahan mulai menunjukkan hasilnya. Lewat atlet ranking kedua Indonesia, Novendra Priasmoro, 19 tahun, impian melahirkan GM baru sudah di depan mata. Novendra menjadi kampiun turnamen Bangkok Chess Club Open, di Thailand, yang berakhir Sabtu (21/4). Ia membukukan 8 poin tanpa terkalahkan dalam kejuaraan diikuti oleh 196 pecatur dari 37 negara itu. Ia meraih 7 kemenangan dan dua kali remis. Hasil yang diraih pecatur nomor dua nasional ini cukup spektakuler. Dalam perjalanan menjadi juara, ia antara lain mengalahkan unggulan pertama GM Hrant Melkumyan (rating 2669) dari Armenia. Ia juga menahan remis GM Nigel Short (2662). Situasi yang menegangkan dihadapi pecatur Indonesia di akhir turnamen. Pada partai tekahir, atau kesembilan, pecatur dengan rating 2449 itu, harus menghadapi pecatur legendaris asal Inggris, Nigel Short, yang pernah tiga kali juara di ajang ini. Kristianus Liem, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Percasi, berkisah, sejak malam sebelum pertandingan ia menginstruksikan agar Novendra lebih dulu menawarkan remis sekitar tiga sampai lima langkah. “Tujuannya untuk menghormati nama besar Nigel Short. Sebab, sangat tak mungkin Nigel Short yang akan menawarkan posisi remis duluan, kalau tak terpaksa benar,” kata dia, seperti tertuang dalam rilis PB Percasi. Dalam lomba terakhir itu, Novendra dengan dingin meladeni Nigel, yang memakai Pertahanan Prancis. Di partai sebelumnya, ia mampu mengalahkan GM Anton Smirnov(2546), dari Australia, yang memakai pembukaan sama. Nigel mengambil taktik berbeda dengan Smirov pada langkah kesembilan. Tapi, hingga langkah ke-13 posisinya tetap tak bisa unggul. Pada langkah ke-16, Novendra sempat berniat menawarkan remis. Tapi melihat banyak pecatur yang menonton partainya, ia mengaku malu melakukannya. Pertarungan pun terus berlanjut. Akhirnya, waktu yang menentukan datang juga, pada langkah ke-28 setelah melihat posisi lawannya begitu kokoh, Nigel memutuskan menawarkan remis. “I offer you draw,” ucap Nigel sambil menatap Novendra. Tanpa berpikir lagi Novendra langsung mengulurkan tangannya yang berarti menerima tawaran tersebut. “Tawaran ini memang yang saya tunggu,” cerita Novendra. “Remis kan udah pasti juara sendirian, jadi saya ga pakai berpikir lagi, langsung saya sambar tangannya.” Dengan hasil ini, Novendra membukukan 8 poin tanpa pernah terkalahkan. Ia mencetak 7 kemenangan dan dua kali remis. Sungguh suatu gelar juara yang membanggakan. Selain itu, remis dari Nigel memberikan tambahan rating 2,7 poin atau secara total Novendra mendapatkan tambahan rating sebanyak 25,5 poin. Sejak Desember 2017, Novendra mendapat dukungan penuh dari United Tracktors (UT), perusahaan yang menjadi “bapak angkat” nya. Ia menjadi salah satu pecatur muda yang diproyeksikan untuk segera meraih gelar Grandmaster. Dengan posisi teratas Novendra, program PB PERCASI pada 2018, mengukir prestasi gemilang di ajang internasional. Sebelumnya, dalam Asian Youth Chess Championship 2018 di Chiangmai, Indonesia merebut dua medali emas dan satu perunggu, dan seluruh enam pecatur yang dikirim mampu masuk 10 besar dalam berbagai kategori. Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto menyatakan rasa bangganya dengan prestasi yang diraih Novendra. “Semoga ini jadi penyemangat bagi pecatur lainnya, untuk tak mudah menyerah dalam meraih prestasi. Bukti bahwa atlet-atlet catur kita layak didukung dunia usaha, karena talentanya memang luar biasa,” kata Utut. (Art)

Unggul Rangking Tak Jaminan, Putri Indonesia Runner-up Kualifikasi Fed Junior 2018

Tim Putri Piala Fed Junior Indonesia (merah), berfoto dengan tim Fed Junior Australia, usai kalah 0-2 di partai final Kualifikasi. (net)

Jakarta- Tim putri Indonesia harus puas menjadi runner-up kualifikasi Piala Fed Junior zona Asia/Oseania 2018 usai langkah gemilangnya terhenti di partai puncak. Pada Sabtu (21/4), tim putri Indonesia menyerah kepada Australia 0-2 dalam final di lapangan tenis Serawak Lawn Tennis Association, Kuching, Malaysia. Meski di atas kertas Indonesia punya komposisi pemain yang lebih baik, hal ini tak menjamin tim Merah Putih melenggang di zona Asia/Oseania. Di partai pembuka, tunggal kedua Indonesia, Janice Tjen, takluk dari Anastasia Berezov dalam pertarungan dua set berdurasi 55 menit yang berkesudahan 2-6, 0-6. Peringkat junior ke-213 dunia ini kalah straight set, dari lawan yang bertengger di posisi ke-417 itu dengan skor akhir 2-6 dan 0-6. “Saya agak capek hari ini, kaki terasa berat melangkah sepanjang pertandingan final tadi,” tutur Janice usai laga. Pada partai berikutnya, tunggal utama Indonesia, Priska Madelyn Nugroho, juga tidak mampu mencetak angka penyeimbang usai kalah dari ujung tombak Australia, Olivia Maria Gadecki, dalam pertarungan dua set satu jam 10 menit yang berkesudahan 4-6, 3-6. Meskipun menjadi runner-up, Indonesia berhak berlaga dalam grup dunia Piala Fed Junior yang berlangsung di Budapest, Hungaria, September 2018 mendatang bersama dengan Australia, Jepang dan Hong Kong, yang menjadi empat terbaik di kawasan Asia/Oseania. Terakhir kali Indonesia mencicipi babak dunia, Pada sembilan tahun lalu, 2009. Saat itu, Indonesia mewakili zona Asia/Oseania bersama Australia, Jepang serta China untuk berlaga di Luis St Potosi, Meksiko, dan finis di posisi ke-9. “Selamat pada tim atas raihan ini, saya bangga atas mereka karena capaian ini lebih baik dari 2009 lalu, saat itu di playoff kita hanya semifinal, sedangkan saat ini kita bisa sampai final,” kata Ketua Umum Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PP Pelti) Rildo Ananda Anwar, dilansir Antara. Meskipun menjadi runner-up, Rildo menilai permainan tim Indonesia sangat baik dan hanya kalah jam terbang dari tim Australia dan Jepang yang dihadapi Indonesia di fase grup. “Dari yang saya ikuti, dua kekalahan kita di kualifikasi Piala Fed Junior 2018, karena kalah jam terbang dari Australia dan Jepang. Karenanya setelah mereka pulang kami akan susun program untuk pemain bertanding di berbagai turnamen luar negeri dan dalam negeri,” ucap Rildo berharap. Setelah kualifikasi Piala Fed Junior zona Asia/Oseania ini, Rildo menyebutkan pihaknya akan memberi fasilitas “wild card” pada tim Indonesia yang terdiri dari Janice Tjen, Priska Madelyn dan Nadya Dhaneswara, dalam kejuaraan Indonesia Women`s Future berhadiah total 15 ribu dolar AS dalam waktu dekat. (Art)

Masuki Usia Perak ke-25, Klub Garuda Inginkan Baseball-Softball Jadi Sport Industri

Garuda Baseball-Softball Club merayakan ulang tahun yang ke-25, pada Sabtu (21/4), di kawasan, Senayan, Jakarta. (Ham/NYSN)

Jakarta- Usai melangsungkan turnamen Tee Ball pada 14-15 April lalu, Garuda Baseball-Softball Club merayakan ulang tahun yang ke-25, pada Sabtu (21/4). Klub yang berdiri sejak 1993 ini, merayakan ulang tahunnya yang bertepatan dengan hari Kartini, di Plaza FX Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat. Harapan demi harapan selalu disematkan, dalam setiap acara perayaan tahunan klub baseball-softball yang berasal dari dari kawasan Selatan Jakarta ini. Apalagi, kini usia klub sudah memasuki usia perak (silver anniversary). “Di usai kami yang ke-25 ini, kami fokus pada pembinaan atlet usia dini, dan prestasi. Yang Kedua, membangun hubungan baik serta kerjasama, antara klub Garuda dengan Pengprov Perbasasi DKI Jakarta, serta menjaga hubungan horizontal dengan klub-klub baseball di DKI Jakarta,” ujar Febrinaldy Darmansyah, ketua umum Garuda Baseball-Softball Club periode 2017-2018. Febrinaldy juga menginginkan jika kelak Baseball-Softball menjadi sebuah industri olahraga, seperti halnya cabang olahraga sepak bola. Namun, semua itu dijalankan segala proses yang tidak pendek, mengingat olahraga Baseball-Softball belum cukup populer. “Kita berharap olahraga baseball-softball menjadi sebuah industri olahraga. Tantangannya adalah agar khalayak umum mau menonton olahraga ini, dan harus memiliki bukti dari segala sisi, jika olahraga ini pun bisa sejajar dengan sepak bola, ” tambah pria kelahiran Jakarta 48 tahun silam. Hingga kini, Garuda tidak menggandeng sponsor dari pihak manapun dalam menjalankan aktifitasnya. Dukungan bagi klub di kawasan Lebak Bulus ini banyak berasal dari swadaya seperti swasta, maupun instansi terkait. “Support atas persiapan dan keberangkatan tim saat terlibat dalam sebuah event, selalu dilakukan secara swadaya. Dan hingga saat ini, kami masih mampu menghidupi kegiatan kami sendiri,” pungkasnya. (Dre/Ham)

Putri Indonesia Ladeni Australia di Final Piala Fed Junior, Siapkan Kado Spesial Hari Kartini

Tim putri Indonesia bakal meladeni Australia di Final Piala Fed Junior 2018., pada Sabtu (21-4), di Khucing, Malaysia. (net)

Jakarta- Tim putri Indonesia berhasil menjejak babak akhir Piala Fed Junior Kualifikasi Asia Oseania 2018, di Kuching, Malaysia. Pada semi final, Jumat (20/4), regu yang menempati posisi unggulan kelima itu menumbangkan seeded kedua, Hong Kong, dengan skor 2-0. Petenis tunggal kedua Indonesia yang tampil partai pembuka, Janice Tjen menang atas Sheena Jade Masuda Karrasch. Peringkat junior ke-213 dunia itu unggul straight set, 6-4 6-3 dalam waktu satu jam lima menit. Dan, Priska Madelyn Nugroho memastikan kemenangan atas Hong Kong setelah mengalahkan Hoi Ki Jenny Wong 6-3 6-3. “Lawan Hong Kong terasa mudah karena mereka tampil tanpa petenis nomor satunya, yang cedera setelah laga alot di perempat final. Jadi, saya lawan pemain kedua dan Janice ketemu urutan ketiga,” ujar Priska usai laga. Sama halnya dengan Indonesia, Hong Kong juga harus melakoni pertarungan sengit di babak delapan besar untuk menentukan pemilik empat tiket sebagai wakil zona Asia Oseania, ke putaran final dunia di Hungaria, September 2018. Lolosnya Indonesia, Thailand dan Hong Kong, bukan tanpa ujian. Mereka harus melalui partai ketiga yakni ganda, yang harus digelar pada Jumat (20/4), lantaran tertunda sehari akibat hujan mengguyur lapangan, sejak Kamis (19/4) siang. Duet Janice dan Priska menyudahi perlawanan pasangan Thailand, Supapitch Kuearum/Mai Napatt Nirundorn, dengan skor 7-5 6-0. Sementara ganda Hong Kong, Ho Iki Jenny Wong/Hong Yi Cody Wong harus mengalami super tie break untuk mengandaskan wakil Korea Selatan, Bo Young Jeong/Yeonwoo Ku, dengan skor 2-6 7-6(5) [10-5]. Pada final, Sabtu (21/4), Indonesia akan meladeni unggulan keenam, Australia yang secara mengejutkan menyingkirkan Jepang di semifinal. “Peluang sih fifty-fifty,” tutur Janice dan Priska, kompak. Di atas kertas, srikandi Indonesia punya materi lebih baik dibanding tim Negeri Kanguru. Tunggal utama Merah Putih, Priska Madelyn Nugroho berperingkat ke-165 dunia, jauh di atas ujung tombak Australia, Olivia Maria Gadecki yang ada di posisi ke-219 dunia. Sedangkan Janice Tjen (ITF-213), jauh di atas Annerly Poulos (401). “Pokoknya kami akan coba semaksimal mungkin memanfaatkan peluang yang ada,” cetus keduanya. Namun, apapun hasil final nanti, keberhasilan trio Priska, Janice dan Nadya Dhaneswara serta kepten Ryan Tanujoyo melaju ke putaran dunia pada ajang petenis kelompok umur 16 tahun itu adalah prestasi langka bagi tenis Indonesia. Terakhir kali, Indonesia mencicipi pentas dilevel dunia Piala Fed Junior pada 2009. Menempati posisi keempat babak penyisihan zona Asia Oseania yang berlangsung di, Australia, trio Grace Sari Ysadora, Cynthia Melita dan Rekyan Woro serta kapten Deddy Tedjamukti finis di posisi kesembilan babak final dunia di Mexico. (Adt)

Bidik Tiket Youth Olympic di Argentina, Pesenam Junior Harus Lolos JAGAC 2018 Babak Delapan Besar

Dua atlet senam artistik junior Indonesia, Abiyu Rafi dan Trithalia, harus lolos babak 8 besar JAGAC 2018, agar bisa berangkat ke YOC di Argentina, Oktober nanti. (Pras/NYSN)

Jakarta- Indonesia menurunkan lima pesenam putra dan lima pesenam putri junior di Kejuaraan Senam Artistik bertajuk ’15th Junior Artistic Gymnastic Asian Championship (JAGAC) 2018, di Istora Senayan, Jakarta, 25-28 April. Tim putra terdiri dari Abiyu Rafi, Ibra Elbina, Ronaldo Garda, Yofie Fahrezi, dan Ken Ritung. Sedangkan tim putri yakni Trithalia, Nadia Indah Amalia, Vira Aprilia, Salsabila Hadi Pamungkas, dan Yulia Dian Retno. “Kami sudah mempersiapkan tim dan akan memberi penampilan yang terbaik. Para atlet saat ini masih berlatih di beberapa daerah dan akan tiba beberapa hari lagi di Jakarta,” ujar Murdasih, Pelatih Tim Indonesia untuk JAGAC 2018, di Jakarta, Rabu (18/4). Selain test event Asian Games 2018, JAGAC 2018 ajang kualifikasi Olimpiade Remaja (Youth Olympic Games/YOG) 2018, Oktober, di Argentina. Batas usia untuk JAGAC 2018 adalah 14-17 tahun untuk putra (kelahiran 1 Januari 2001 hingga 31 Desember 2004), dan putri berusia 13-15 tahun (kelahiran 1 Januari 2003 hingga 31 Desember 2005). Dian Arifin, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani), menyebut selain sukses penyelenggaraan, pihaknya menargetkan pesenam junior Indonesia bisa meraih tiket Youth Olympic Games. “Minimal satu jatah bisa diambil. Karena ada dua potensi di putri U-15, dan lima potensi di putra U-16 hingga U-17. Dan, untuk bisa lolos, minimal atlet Indonesia harus bisa menembus babak 8 besar,” tuturnya. Dian menambahkan untuk bisa mendapatkan tiket kualifikasi maka atlet harus turun di semua alat. Untuk putri ada empat alat, sedangkan putra ada enam alat. “Potensinya itu ada di putri. Yang diproyeksi itu Trithalia. Dia berpotensi dapat tiket kualifikasi. Peluangnya fifty-fifty. Tapi, dengan catatan dia harus benar-benar tak melakukan kesalahan di alat,” terangnya. “Potensi lainnya di putri yang bisa dapat tiket adalah pesenam dari negara Jepang, Korea Utara, dan Vietnam. Sedangkan proyeksi dibagian putra ada di Abiyu Rafi,” lanjut Dian. Sementara, Trithalia mengungkapkan untuk menghadapi ajang JAGAC 2018, dirinya telah melakukan persiapan secara maksimal, dan hanya tinggal dimatangkan gerakannya disisa waktu yang ada. “Targetnya masuk babak 8 besar. Kendalanya karena latihannya ada dibeberapa daerah, jadi agak sulit bersama. Dan belum coba alat di Istora Senayan, sebab belum ada alatnya juga disana,” cetus Trithalia. “Untuk bisa dapat medali susah. Karena lawannya juga berat seperti Jepang dan China. Fokusnya bisa masuk babak 8 besar. Sejauh ini persiapan saya juga sudah maksimal,” timpal Abiyu Rafi. (Adt)

Pelajar SKO Ragunan Ikut Kejuaraan Asia Remaja Angkat Berat di Uzbekistan, Sinyal Positif Pembibitan Junior

Dua atlet SKO Ragunan, Jakarta, mengikuti Kejuaraan Remaja Angkat Berat di Uzbekistan, 20-30 April 2018. (Kemenpora)

Jakarta- Dua atlet pelajar Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Ragunan, Jakarta, yakni Muhammad Fathir (56 Kg Putra) dan Juliana Klarisa (53 Kg Putri), akan bertanding di Kejuaraan Asia. Bertajuk ’19th Asian Youth Weightlifting Championship 2018′, mereka tampil di Uzbekistan, 20-30 April. Kejuaraan Asia yang diikuti 28 negara itu jadi kualifikasi Youth Olympic di Argentina, pada Oktober 2018. Mereka berhak tampil di Kejuaraan Asia setelah menjadi juara tingkat nasional di kelasnya. Fathir juara di kelas 56 Kg Remaja Putra pada Kejuaraan Satria Remaja di Yogyakarta, November 2017.Dan Juliana kampiun di kelas 53 Kg Remaja Putri di ajang yang sama. “Saya ingin kedua atlet ini memberikan prestasi untuk Indonesia. Mereka adalah bibit regenarasi angkat besi melapis seniornya seperti Eko Yuli Irawan, Triyatno dan lainnya,” ujar Raden Isnanta, Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) saat melepas keberangkatan dua atlet SKO Ragunan itu, di Lapangan Tenis Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (18/4). Saat ini, jelas Isnanta, SKO Ragunan cabang olahraga (cabor) angkat besi tengah membina enam atlet yang terdiri dari tiga atlet putra dan tiga atlet putri. Dan, salah satu atlet putri dikelas 48 Kg atas nama Yolanda Putri, kini tengah menjalani Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Asian Games 2018. “Dalam kurun waktu dua tahun berdirinya cabor angkat besi di SKO Ragunan telah menyumbangkan beberapa atlet andalannya untuk Indonesia. Saya harap ini menjadi sinyal positif sebagai pembibitan di Indonesia,” tutup Isnanta. (Adt)

Promo Piala Dunia 2018 Rusia, Legenda MU Teddy Sheringham Ke Jakarta 2 Mei

Legenda Manchester United, Teddy Sheringham, akan berkunjung ke Indonesia pada 2 Mei nanti, dalam rangka kampanye Piala Dunia 2018 Rusia. (goal.com)

Jakarta- Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia dipastikan dapat kembali dinikmati jutaan penggila bola di Tanah Air. PT Futbal Momentum Asia (FMA) berhasil meraih seluruh hak eksklusif di Indonesia terkait penyiaran Piala Dunia 2018. FMA mendapatkan hak eksklusif atas semua hak media, hak siar dan hak komersial terkait hajatan olahraga terbesar sejagat itu. Termasuk hak atas transmisi penyiaran di Indonesia dan kepulauannya. Cakupan tersebut termasuk spektrum lengkap dari platform media dan penyiaran. Tak terbatas kepada free to air televisi, pay-to view, satellite and TV cable, radio, juga termasuk platform zaman now, yakni ponsel, broadband dan internet protocol television. FMA juga mendapatkan hak semua pertandingan tiga turnamen FIFA, yaitu Piala Dunia, Piala Dunia Wanita U-17 dan Piala Dunia Wanita U-20 yang semua digelar pada 2018. Dengan kanal publikasi begitu lengkap, FMA yang mengakusisi Nine Sport akhir 2016 lalu siap mendulang rupiah dari momentum Piala Dunia 2018 dan perhelatan lain. Nine Sport merupakan promotor yang sukses membawa klub-klub Eropa tampil di Indonesia seperti Ajax Amsterdam, AS Roma, Juventus, Hamburger SV, Sevilla hingga mengakomodasi persiapan tim Indonesia bertanding di Eropa. Pemilik Nine Sport adalah Arief Putra Wicaksono, suami Gendis Siti Hatmanti, putri keluarga Cendana, yakni Bambang Trihatmodjo. Arief menjabat Chief Commercial Officer (CCO) di FMA. FMA belum menyebut nilai pembelian hak siar eksklusif Piala Dunia 2018. Sebagai ilustrasi, pada Piala Dunia 2014, PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) menggelontorkan dana US$ 54,1 juta membeli hak eksklusif siaran dari Federation Internationale de Football Association (FIFA). Lalu, VIVA mengganti biaya-biaya yang dikeluarkan PT Inter Sports Marketing sehubungan proses persiapan, negoisasi, dan eksekusi licence agreement US$ 4,44 juta dan membayar biaya konsultasi US$ 3 juta. Dalam keterangan resminya, Senior Vice President FMA Shanna Murady bilang, berkaca dari Piala Dunia 2014, Indonesia menjadi negara nomor satu di dunia dengan rating tertinggi dengan rata-rata 120 juta-150 juta penonton televisi kumulatif. FMA berharap, jumlah itu bisa pecah rekor di Piala Dunia 2018. Apalagi pembukaan hajatan empat tahunan ini akan bertepatan dengan Lebaran yang diprediksi jatuh pada 14 Juni 2018. Daya tarik sepakbola yang kuat membuat media televisi, radio dan penyiaran online, berlomba untuk memperoleh hak siar Piala Dunia 2018. Ini modal FMA jualan hak siar di Tanah Air. Maklum, mereka tak punya media televisi, online atau kanal lain. Sementar itu, legenda Manchester United Teddy Sheringham, dijadwalkan bakal mengunjungi Tanah Air pada awal Mei mendatang. Kehadiran Sheringham, adalah untuk melakukan kampanye Piala Dunia 2018 di Indonesia. Pemegang lisensi Public Exhibition Piala Dunia, PT Pesta Bola Indonesia, yang membawa Sheringham. Diharapkan dengan kedatangan pria asal Inggris membuat demam Piala Dunia ikut dirasakan masyarakat Indonesia. “Insya Allah Teddy Sheringham akan datang ke Indonesia tanggal 2 Mei. Ini sebagai kampanye Pesta Bola Public Exhibition Piala Dunia,” kata Deputi President Director Pesta Bola Indonesia Pongky Rivawanto, di Jakarta. Pesta Bola saat ini menjalin kerja sama dengan PT Futbal Momentum Asia yang memegang lisensi eksklusif di Indonesia atas hak media, siaran, dan komersial terkait Piala Dunia 2018 Rusia. (Ham)

Kuasai Hak Siar Eksklusif Turnamen Bergengsi di Eropa, FMA Targetkan Indonesia Jadi Raja Rating

Hak lisensi penayangan Liga Champions, Liga Europa, dan Piala Super Eropa musim 2018-2019 hingga 2020-2021, akhirnya dimiliki oleh PT Futbal Momentum Asia (FMA). (ham/NYSN)

Jakarta- PT Futbal Momentum Asia (FMA), sejak Maret lalu, resmi memiliki hak lisensi penayangan Liga Champions, Liga Europa, dan Piala Super Eropa musim 2018-2019 hingga 2020-2021. Hal ini disampaikan FMA dalam event peluncuran hak lisensi itu di Jakarta, pada Rabu (18/4). Perusahaan pemasaran olahraga ini meraih hak untuk melakukan sub-lisensi penayangan tiga ajang bergengsi itu di wilayah Indonesia. Lisensi ini meliputi hak penyiaran eksklusif penayangan TV analog, digital, TV berbayar, TV satelit, IPTV, serta streaming berbasis web dan aplikasi. Artinya FMA bisa melakukan perluasan penayangan cuplikan pertandingan, media sosial, public exhibition, siaran radio dan lain-lain. FMA pun boleh memilih partner menyiarkan pertandingan tiga event Turnamen di benua biru itu. Hak Eksklusif itu mencakup semua hak siar dan komersial, termasuk hak atas transmisi di Indonesia dan kepulauannya. Tak hanya hak siar televisi free to air, juga pay per view, satellite, cable, radio, ponsel, hingga broadband. Keberhasilan FMA dalam memiliki hak siar Liga Champions, Liga Europa, dan Piala Super Eropa ini melengkapi kinjera mereka. Pada Oktober 2017 lalu, FMA resmi menyandang status sebagai pemilik hak eksklusif lisensi media untuk Piala Dunia 2018 buat wilayah Indonesia. “Kami sangat gembira bahwa sekali lagi kami telah diberi kepercayaan untuk menghadirkan turnamen terbaik kelas dunia ke hadapan para pencinta sepak bola di Indonesia,” ucap David Khim, CEO FMA. “Laga Liga Champions yang biasa tayang pukul 02.00 dini hari WIB, mampu menarik minat 3 juta penonton. Ratingnya tinggi dan ini gambaran antusiasnya pencinta sepak bola Indonesia menyaksikan tayangan turnamen bergengsi klub Eropa ini,” tuturnya. Hal ini juga diakui oleh Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewabroto, yang turut hadir dalam acara ini. Dalam kesempatan ini, Gatot sangat mendukung dan berharap FMA bisa menjadi penghubung antara fan dengan sepak bola itu sendiri di Indonesia. Selain itu, ia berharap FMA mendidik masyarakat untuk bijak memakai saluran penayangan pertandingan yang resmi. “Kemenpora juga mendapat hak menggelar nonton bareng Piala Dunia 2018 dan kami tahu seperti apa aturan serta regulasi untuk mendapatkannya, dan itu adalah hal yang tidak mudah,” kata Gatot. Dalam acara launching ini, FMA juga mengundang beberapa komunitas dari klub-klub besar Eropa yang ada di Indonesia. Komunitas itu di antaranya Indonesian Manchester United, Big Reds Indonesia, Pena Real Madrid Indonesia, Pena Barcelonista Indonesia, Chelsea Indonesia Supporter Club, Roma Club Indonesia, dan lainnya. (Dre)

Gagal Pecahkan Rekornas Hari Ke-3 FAI 2018, Ratu Renang Jatim Tetap Tampil Terdepan

Adinda Larasati Dewi mengukir catatan sebagai ratu renang di hari ketiga Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2018, usai menjuarai nomor 200 Meter Gaya Bebas Putri. (istimewa)

Surabaya- Perenang Tuan Rumah kembali unjuk gigi dalam hari ketiga Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2018, di Kolam Renang KONI Jawa Timur, Surabaya (18/4). Perenang remaja berusia 18 tahun, Adinda Larasati Dewi, lagi-lagi melesat jadi yang terdepan, meski gagal menajamkan rekornas di nomor 200 Meter Gaya Bebas Putri (2.03.01). Menyusul di posisi dua, Ressa Kania Dewi yang juga membela Jatim (2.05.04). Perenang Jawa Tengah, Sagita Putri Krisdewanti, harus puas di peringkat tiga (2.07.30). Sedangkan 200 Meter Gaya Bebas Putra jadi milik perenang Jawa Barat, Aflah Fadlan Prawira (1.52.78). Ia mengungguli Putra M Randa dari DKI Jakarta yang ada di posisi dua (1.52.98), dan perenang Bali, Agus Nuarta, di peringkat tiga (1.54.61). Gede Siman Sudartawa yang membela DKI Jakarta, menjadi raja di nomor 100 Meter Gaya Punggung Putra (55.67), disusul wakil Jawa Barat, Ricky Anggawijaya, yang ada di peringkat dua (56.68). Perenang ibukota lainnya, Dwiki Anugrah ada di peringkat tiga (58.59). Nomor 100 Meter Gaya Punggung Putri dikuasai perenang tuan rumah, yakni Nurul Fajar Fitriyati yang menjadi juara (1.03.74), lebih cepat dari perenang Jawa Barat, Yessy Yosaputra, yang ada di peringkat dua (1.06.07). Lalu Dewi Novita Lestari dari Bali ada di posisi tiga (1.07.10). Perenang Jabar Triadi Fauzi menjadi yang tercepat dalam nomor 50 Meter Gaya Kupu-Kupu Putra (24.66), unggul tipis dari salah satu wakil Jawa Timur, Glenn Victor, (24.76), sementara perenang Sumatera Barat, Abrian Adri Nyoman berada di peringkat tiga (25.55). AA Istri Kania Ratih yang membela DKI Jakarta menguasai nomor 50 Meter Gaya Kupu-Kupu Putri (28.35), unggul dari perenang Kalimantan Utara, Angel Gabriella Yus, yang ada di posisi dua (28.98), dan Sofie Kemala dari DKI Jakarta dipaksa menduduki peringkat tiga (29.00). Nama Aflah Fadlan Prawira dari Jawa Barat kembali menjadi yang teratas, kali ini di nomor 400 Meter Gaya Ganti Perorangan Putra (4.33.74). Menyusul di posisi dua, perenang Jawa Barat lainnya, Athalarik Maulidio (4.39.87), dan Adityastha Rai Wratsangka dari DKI Jakarta, ada di peringkat tiga (4.43.07). Sebagai penutup memainkan partai final nomor 400 Meter Gaya Ganti Perorangan Putri, yang dikuasai perenang Riau Azzahra Permatahani (5.04.90), dibuntuti dua perenang Bali, yakni Desak Made Sri Widyadari di posisi dua (5.21.49), dan Andini Carrisa Sugiarta di peringkat tiga (5.23.12). Bali masih merajai perolehan medali dengan 35 emas, 28 perak dan 21 perunggu. Posisi dua diduduki tuan rumah Jawa Timur, dengan 34 emas, 18 perak dan 27 perunggu. DKI Jakarta yang sudah mengoleksi 22 emas 30 perak dan 30 perunggu ada di peringkat tiga. Jawa Barat ada di posisi empat dengan 21 emas 19 perak dan 16 perunggu. Pada Kamis (19/4), merupakan hari terakhir pertandingan cabang Renang, akan memainkan partai final 200 Meter Gaya Kupu-Kupu, 50 Meter Gaya Bebas, 200 Meter Gaya Dada, serra 1500 Meter Gaya Bebas sektor Putra dan Putri, yang akan start Pukul 17.00 WIB. (art)

JAGAC 2018 Siap Dihelat, Panpel Gratiskan Tiket Penonton Event Senam Junior Ini

20 negara akan tampil di Kejuaraan Senam Artistik bertajuk '15th Junior Artistic Gymnastic Asian Championship (JAGAC) 2018, bagi pesenam Junior. (Pras/NYSN)

Jakarta- Indonesia menjadi penyelenggara Kejuaraan Senam Artistik bertajuk ’15th Junior Artistic Gymnastic Asian Championship (JAGAC) 2018, di Istora Senayan, Jakarta, 25-28 April 2018. Event yang masuk dalam kalender kegiatan dari Asian Gymnastic Union (AGU) sekaligus sebagai kejuaraan pra-kualifikasi Youth Olympic di Argentina pada Oktober 2018 itu akan diikuti 20 negara. Mereka adalah Indonesia, Bangladesh, China, India, Iran, Irak, Jepang, Kazakhstan, Korea Selatan, Malaysia, Mongolia, Philipina, Qatar, Singapura, Sri Lanka, Suriah, Thailand, Taiwan, Uzbekistan, dan Vietnam. “Awalnya ada 24 negara akan berpartisipasi di JAGAC 2018 ini. Tapi, hanya 20 yang dipastikan ikut karena empat negara berhalangan hadir karena poblem di negara mereka, yakni Kyrgyzstan, Korea Utara, Arab Saudi dan Turkmenistan,” ujar Ilya Avianti, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Senam Indonesia (Persani), Rabu (18/4). Ia mengatakan pihaknya sangat antusias terhadap gelaran turnamen internasional junior yang digelar di Tanah Air tersebut. “Sehingga para pesenam Indonesia bisa melihat secara langsung kompetensi para pesaing dari negara lainnya di tingkat Asia,” lanjutnya. Selain kejuaraan ini merupakan single event gymnastic internasional pertama di Indonesia, gelaran JAGAC 2018 sekaligus menjadi test event menilai kesiapan dan bahan evaluasi panitia sebagai tuan rumah pesta olahraga terbesar se-Asia, Asian Games, pada Agustus-September 2018. “Cabang olahraga gymnastic belum banyak dikenal di masyarakat. Event ini diharapkan dapat menjadi sarana promosi dan edukasi, sehingga gymnastic lebih dikenal secara luas, dan saat Asian Games minat masyarakat untuk menyaksikan pertandingan gymnastic akan meningkat,” tambah Ilya. Ita Yuliati, Competition Manager Gymnastic Asian Games 2018 dan JAGAC 2018, menyebut ajang ini digunakan jadi pengalaman tanding di turnamen internasional, khususnya bagi pesenam junior Indonesia. “Kami telah melakukan persiapan dan koordinasi, mulai dari venue hingga teknis operasional di lapangan,” ungkapnya. Event ini juga dihadiri perwakilan dari Federation Internationale Gymnastic (FIG) sebagai bagian dari Youth Olympic, serta technical delegate yang juga bertugas di Asian Games 2018. Ita melanjutkan pihaknya memperoleh dukungan yang sangat besar dari AGU dalam persiapan penyelenggaraan kejuaraan ini. “Mereka memahami posisi kami yang masih belajar menjadi tuan rumah event internasional. Dukungan dan kepercayaan dari AGU sangat kami apresiasi,” tuturnya. Sementara, penyelenggaraan JAGAC akan dibuka pada 25 April 2018 pukul 09.00 WIB di Istora Senayan, Jakarta, namun podium training sudah dimulai sejak 23-24 April 2018, di lokasi yang sama, mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. “Persiapan sekarang Alhamdulillah 99 persen, sebab ini dimulai sejak pertengahan tahu lalu. Agar masyarakat bisa menyaksikan pertandingan artistik gymnastic secara langsung, PB Persani memutuskan untuk tak menjual tiket pertandingan,” tutup Ita. (Adt)

Kampiun Piala Wagub DKI 2018, SMABA Berangkat Ke Kejuaran Basket di Paris Juli Nanti

Juarai Kejuaraan Bola Basket 4x4 Piala Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta 2018, SMABA Siap berangat ke Paris, Perancis. (dok.Kharisma Bangsa)

Jakarta- Sekolah Menengah Atas Kharisma Bangsa (SMABA) sukses menjadi kampiun pada Kejuaraan Nasional Bola Basket 4×4 Piala Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta 2018, 11-15 April 2018. Pada partai puncak, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (15/4), sekolah yang berlokasi di Kawasan Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten sukses menekuk Tim Basket SMAN 13 Depok, Jawa Barat, dengan skor 28-18. “Kejuaraan itu melibatkan 100 peserta namun yang hadir 64 tim. Mulai babak 32 besar kami belum menemukan kesulitan untuk mengalahkan lawan. Justru lawan yang paling sulit adalah saat semifinal bertemu dengan SMAN 116 Ragunan PPLP DKI Jakarta,” ujar Ari Adiska, Pelatih Basket SMABA, Rabu (18/4). “Sama-sama tahu mereka memang sekolah khusus olahragawan. Jadi pertandingannya juga sangat ketat. Tapi, anak-anak bisa bermain dengan tenang dan sangat smart play. Sehingga bisa menang (28-24) dan melaju ke final,” lanjutnya. Ia menyebut kunci keberhasilan pada Kejuaraan Basket 4×4 Piala Wagub DKI dikarenakan anak didiknya itu mampu menerapkan gameplan dengan baik. “Gameplan berjalan dengan baik, kemudian kami juga bermain secara teamwork, sehingga berhasil menjadi juara setelah mengalahkan SMAN 13 Depok di final,” tukas Ari. Kedepan, Ari mengatakan tim-nya harus berlatih lebih keras, mengingat masih ada kejuaraan yang bakal kembali diikuti anak didiknya tersebut. “Terdekat itu ada NYSN Cup April ini. Dan kami bersiap menghadapi Kejuaraan di Paris, Prancis, pada 6-13 Juli mendatang,” cetusnya. Turnamen di Paris adalah event Kejuaraan Dunia antar SMA. SMABA mendapatkan undangan untuk bisa berpartisipasi. “Sebagai persiapan Kejuaraan di Paris, akan kami gelar training camp selama kurang lebih 2 Minggu mulai 26 Juni, sebelum mereka berangkat ke Paris pada 5 Juli 2018,” tambahnya. “Saat latihan dan training camp itu kami akan buat auranya sudah seperti pertandingan. Sehingga yang tertanam dibenak mereka adalah semangat kompetisi. Jadi saat tampil di Paris sudah tidak kaget saat menghadapi lawan-lawannya,” tutup Ari. (Adt)