Pecatur 19 Tahun Ini, Bidik Gelar Turnamen Grandmaster 2018 di Solo

FM Novendra Priasmoro membidik gelar juara di JAPFA GM dan WGM Turnmen Catur 2018 di Solo, Jawa Tengah, 25 April - 1 Mei. (bangkokchess.com)

Jakarta- Turnamen catur internasional JAPFA Grandmaster (GM) dan Woman Grandmaster Chess (WGM) 2018, resmi dibuka oleh (Plt) Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, di Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/4). Pembukaan turnamen catur internasional yang untuk kedua kalinya itu ditandai dengan pemukulan gong oleh (Plt) Gubernur disaksikan Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto dan Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo. Dalam sambutannya Utut mengatakan, kota Solo memiliki banyak pecatur berbakat yang bisa ditingkatkan prestasinya. “Peluang untuk menjadi Grandmaster itu selalu ada,” katanya. “Masyarakat Solo supaya tertarik masuk klub catur sehingga ke depan akan melahirkan grandmaster- grandmaster baru,” katanya. Turnamen Grandmaster telah dimulai dengan mempertandingkan babak pertama dan akan berakhir pada 1 Mei 2018. Pertandingan berlangsung selama 11 babak dengan sistem setengah kompetisi. Pecatur muda Indonesia yang belum lama ini menjuarai turnamen catur internasional Bangkok Terbuka di Thailand, FM Novendra Priasmoro, mengaku siap untuk berlaga di JAPFA Grandmaster 2018 di Solo, Jawa Tengan dan merebut gelar juara. “Saya siap dan akan berjuang merebut gelar juara di Solo nanti,” kata Novendra di Jakarta, Selasa, yang akan ikut turnamen internasional Grandmaster 2018 yang dimulai 25 April hingga 1 Mei di kota Bengawan, atau juga dikenal sebagai kota industri batik itu. Dikatakan pecatur berusia 19 tahun itu, dirinya harus waspada untuk menghadapi para pecatur asing yang rata-rata bergelar grandmaster, dalam turnamen Grandmaster itu. “Mereka semua pecatur hebat kelas dunia, saya tetap harus waspada,” katanya. Selain Novendra, PB Percasi yang menjadi penyelenggara, juga menurunkan beberapa pecatur muda putra dan putri, dan tidak ketinggalan juga GM Susanto Megaranto yang juga akan menjadikan event ini sebagai pemanasan jelang Olimpiade Catur ke-34 di Batumi, Georgia, pada September tahun ini. Sementara itu, peserta turnamen dari luar negri, termasuk pecatur AS kelahiran Tashkent, Uzbekistan , GM Timur Gareyev yang dikenal pemegang rekor catur buta yang dibuatnya di Universitas Nevada, Las Vegas pada 3 Desember 2017. Saat itu, Gareyev dengan mata tertutup di atas sepeda statis, mampu memainkan catur melawan 48 orang dengan hasil menang 35 papan, tujuh remis, dan kalah enam papan. Selain itu juga akan ikut bertanding pecatur nomor sembilan dunia asal China GM Ma Qun yang memiliki rating 2645. Sedangkan di bagian putri pecatur WGM Keti Tsatsalashvili dari Georgia, dan tiga dari Serbia yaitu WIM Tijana Blagojevic dari Montenegro yang membela bendera Serbia, serta WIM Mila zarkovic, akan dihadapi para pecatur putri Indonesia. Utut berharap para pecatur bisa mengasah ketrampilan mereka dengan menjajal para pecatur top dunia itu. “Kecuali untuk Susanto, ini menjadi ajang pemanasan dia untuk ke Olimpiade Catur di Georgia nanti,” katanya. (art) Daftar pecatur asing dan nasional Turnamen JAPFA Grandmaster dan Woman Grandmaster  2018 Putra: 1. GM Jayson Gonzales (Filipina) 2. GM Nguyen Anh Dung (Vietnam) 3. GM Ma Qun (China) 4. GM Timur Garayev (AS) 5. IM Kevin Goh Wi Ming (Singapura) 6. GM Anton Demchenko (Rusia) 7. GM Susanto Megaranto (Indonesia) 8. FM Novendra Priasmoro (Indonesia) 9. IM Sean Winshand Cuhendi (Indonesia) 10. IM Muhammad Lutfi Ali (Indonesia) 11. WGM Medina Warda Aulia ( Indonesia) 12. FM Yoseph Theoligus Taher (Indonesia) Putri: 1. IM Alina Lami (Rumania) 2. WGM Keti Tsatsatvili (Georgia) 3. WGM Janelle Mar Frayna (Filipina) 4. WGM Anda Safranska (Prancis) 5. WIM Tijana Blagojevic (Serbia) 6. WIM Mila Zarkovic (Serbia) 7. WIM Dewi AA Citra (Indonesia) 8. WFM Umi Fisabilillah (Indonesia) 9. WIM Chelsie Monica Sihite (Indonesia)