Tim Putri Bola Basket Indonesia yakin Rebut Emas Pada SEA Games 2017

Bola Baseket Putri

Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) yakin Tim Nasional (Timnas) putri Basket Indonesia mampu meraih medali emas SEA Games 2017 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Persiapan yang lebih matang dilakukan oleh Tim Basket Putri dibanding saat SEA Games 2015 di Singapura saat itu. “Peluang tim putri untuk meraih medali emas lebih besar karena mereka sudah mengikuti pelatihan di luar negeri. Meskipun harus bersaing kuat dengan tim Thailand dan tim Filipina, kami tetap optimistis dapat kembali mengalahkan mereka sebagaimana pada 2015 di Singapura,” tutur Wakil Ketua Perbasi Andiko Ardi Purnomo di Jakarta. Tim bola basket putri Indonesia diperkuat oleh 12 pemain yaitu Agustin Elya Retong, Kadek Pratita Dewi, Nathasa Christaline, Yuni Anggraeni, Mariam Ulfah, Henny Sutjiono, Mega Nanda Putri, Sumiati, Yuliana Anggita, Gabriel Sophia, Lea Kahol dan Regita Pramesti. Dilansir dari Okezone (17/08/17) Ketua Umum PB Pelita Jaya itu mengatakan peluang medali emas tim nasional bola basket putri berdasarkan hasil SEA Games 2015 yaitu medali perak sebagaimana hasil yang telah dicapai tim nasional bola basket putra. Sementara untuk tim nasional putra, Perbasi masih menargetkan medali perak menyusul kekuatan tim Filipina sebagai tim unggulan pertama pada cabang bola basket putra di ASEAN. “Persaingan pada tim putra berat. Tapi, peluang selalu ada. Kami berharap karena pada grup yang lebih baik dibanding grup tuan rumah Malaysia. Peluang untuk masuk putaran final lebih besar pada SEA Games ini,” kata Andiko. Tim bola basket putra Indonesia dalam SEA Games 2017 diperkuat oleh 12 pemain, yaitu Arki Dikania Wisnu, Hardianus Lakudu, Christian Ronaldo Sitepu, dan Kevin Yonas Siturus, Mario Wuysang, Sandy Febriansyakh, Firman Dwi Nugroho, Andakara Prastawa Dhyaksa, Abraham Damar Grahita, Vincent Kosasih, Diftha Pratama dan pemain naturalisasi Ebrahim “Biboy” Enguio Lopez. Tim bola basket putra Indonesia dalam grup B SEA Games 2017 bersama tim Kamboja, Laos, Singapura, dan Vietnam. “Jika tim kita sudah masuk putaran final, saya yakin para pemain akan mengeluarkan 100 persen tenaga mereka dan mencapai hasil lebih baik dibanding SEA Games 2015,” kata Andiko.

Tim Voli Diharapkan Jangan Cepat Puas pada SEA Games 2017

elang SEA Games 2017, timnas bola voli Indonesia diminta tidak boleh terlalu cepat puas. Sebelumnya tim bola voli putra menempati peringkat keempat pada Kejuaraan Bola Voli Asia (Asian Men’s Championship) 2017 yang berlangsung pada 24 Juli-1 Agustus di GOR Tridharma, Gresik. Bagi Indonesia, berada di peringkat keempat merupakan sejarah baru. Sebelumnya, prestasi terbaik Indonesia adalah menempati peringkat keenam (1975, 1991, 1999, dan 2009). Sementara itu, tim putri menjadi runner-up pada turnamen Piala VTV 2017, 8-15 Juli lalu. “Hasil yang didapat tim putra maupun putri membuat kami optimistis menuju SEA Games. Tim putra sudah menunjukkan taringnya melalui taktik dan strategi di lapangan,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Imam Sudjarwo dalam acara pelepasan tim di Padepokan Voli, Sentul, Bogor, Selasa (15/8/2017), seperti dikutip dari Bolasport.com. “Tim putri memperbaiki hasil 2016. Saat itu, mereka berada di peringkat ketiga. Meski begitu, jangan cepat puas dan bangga. Hasil pada Kejuaraan Asia menjadi modal awal untuk meraih prestasi di Kuala Lumpur,” ucap Imam. Seperti yang dilansir dari kompas (16/08/17) Imam juga mengingatkan tim agar jangan gugup dan tidak percaya diri ketika dalam kondisi tertinggal saat pertandingan. “Kalau tim sedang tertinggal, jangan down. Yang terpenting, jaga mentalitas. Semoga kemampuan individu dan ditunjang dengan kerja sama yang baik akan menghasilkan prestasi yang diharapkan,” ujar Imam. Acara dilanjutkan dengan prosesi pemasangan jaket kontingen dari Imam kepada Agung Seganti (kapten tim putra) dan Wilda Siti Nurfadilah (kapten tim putri). Tim bola voli Indonesia dijadwalkan bertolak ke Kuala Lumpur pada 19 Agustus. Adapun pertandingan akan digelar pada 21-27 Agustus. Timnas putri ditargetkan meraih medali perak Pada SEA Games 2017 di Malaysia. Merah Putih di tempatkan pada Grup A bersama dengan Myanmar dan Thailand. Sementara itu, pesaing paling tangguh bagi Wilda dkk pada penyisihan grup adalah sang langganan medali emas, Thailand. Mereka akan memulai perjalanan dengan menghadapi Thailand pada 23 Agustus. Adapun timnas putra diharapkan meraih medali emas. Mereka masuk ke Grup B bersama Filipina, Timor Leste, dan Vietnam. Pada laga perdana, mereka akan menghadapi Timor Leste pada 21 Agustus mendatang.  

Lakukan Seleksi Ketat Pada Loop 3×3 Competition, Honda DBL Jakarta Series Siap Boyong Permain Terbaik Ke Camp Surabaya

SMAN-61

Antusiasme peserta Honda DBL DKI Jakarta Series 2017 kian terlihat. Dalam supporting event Loop 3X3 Competition, tim yang berpartisispasi mendaftar dalam acara tahunan ini lumayan banyak. Tim panitia harus memberlakukan seleksi dini sebelum Honda DBL dilaksanakan. Laga penyisihan digelar kemarin di lapangan basket SMA PSKD 3, Senen, Jakarta Pusat.(15/8) Seperti yang di katakan oleh dblindonesia.com (16/08/2017), di sektor putra, 39 tim yang terdaftar akan bertanding memperebutkan 16 tiket ke pertandingan utama di GOR Soemantri, Kuningan, Jakarta Selatan, pada 18–26 Agustus mendatang. Di sektor putri, ada delapan tiket yang harus diperebutkan 22 tim. Tak heran jika persaingan terasa sangat ketat. Misalnya, saat tim putra SMAN 61 A bertemu dengan tim SMAN 116 B. Sejak awal, kedua tim tampil agresif,dan para pemain jatuh bangun. Kekuatan kedua tim terlihat optimal.Skor kacamata bertahan pada menit awal. Pertandingan berakhir dengan skor 2-0 untuk SMAN 61. Sementara itu, tim putra SMA Bukit Sion C yang melawan SMAN 44 B unggul dengan skor 6-2. Pertandingan itu dihiasi banyak foul. Champion putri musim lalu SMA PSKD 1 tampil memukau. Mereka melaju ke pertandingan utama setelah mengalahkan SMA Hang Tuah dengan skor 11-0. Arfina Rosali menjadi mesin pencetak poin. Waktu tujuh menit dengan porsi setengah lapangan dimanfaatkan dengan cerdik. Jika hanya berambisi mencetak poin, pemain bisa hanya men dapat lelah. Tembakan tak terukur tidak berguna. ’’Main 3×3 harus tenang,’’ ujar Dhimas Aldry, peserta SMAN 61. Selain suporter, laga kemarin dihadiri para pelatih dan orang tua beberapa peserta. Dukungan moral dan semangat kekeluargaan tampak jelas. Selanjutnya, tim tim yang lolos bertanding memperebutkan gelar juara basket Loop 3X3 Competition SMA se-Jakarta tersebut. Selain itu, ada pemilihan pemain putra dan putri terbaik. Mereka berhak mengikuti Loop 3X3 National Camp di Surabaya, Jawa Timur.(mrd)

Berhasil Memanaskan DBL Arena Surabaya, Sanmar Berikan Perlawanan Sengit Bagi Fratz

SMA-bernadus-pekalongan-vs-SMA-Tri-Tunggal-(B)

Pada 16 Augustus 2017 empat (4) sekolah akhirnya berhasil dan siap melaju ke babak empat besar dalam ajang perempat final, empat besar dalam laga DBL(developmental basketball league) arena di surabaya hanya menyisakan ruang bagi tim yang tangguh berjuang di medan laga. Salah satu tim yang menjadi sorotan saat menjalani pertandingan kemarin yaitu tim basket putri Sanmar, sebutan SMA(sekolah menengah atas) Santa Maria Surabaya, mampu mengalahkan SMA(sekolah menengah atas) Frateran Surabaya dengan nilai lumayan jauh 40­30.tentu ini prestasi yang membanggakan bagi mereka dan sekolah, karena ini kali pertama mereka bisa membawa timnya masuk ke playoff empat besar. Kemarin (15/8) Berdasarkan informasi yang di dapat dari dblindonesia.com (16/08/2017), tim sanmar sempat kewalahan mengahadapi tim lawanya Fratz-julukan tim SMA(sekolah menengah atas)Akurasi tembakan kedua tim mulai menurun memasuki kuarter kedua. Fratz bahkan hanya mampu menyumbang tiga poin sampai akhir kuarter kedua. ’’Frateran memang lawan yang kuat. Mereka lebih berpengalaman daripada kami. Tapi, hari ini mereka tampil seolah bukan Frateran yang biasanya,’’ ungkap aries Herman, pelatih Sanmar. Berkat offensive rebound dari guard Nathania Margareta,SMA(sekolah menengah atas) Frateran Surabaya dapat bangkit dan mengejar ketertinggalannya. akhir kuarter satu pun ditutup dengan skor 11­6, keunggulan sementara untuk Sanmar. Memasuki kuarter kedua. Fratz bahkan hanya mampu menyumbang tiga poin sampai akhir kuarter kedua Skor yang terpaut jauh 30-­14 untuk keunggulan sementara Sanmar. Pada babak ke tiga Pertandingan makin sengit ketika skor berada pada angka 36­30 untuk keunggulan sementara Sanmar.sebelum buzzer berbunyi, shooting dari center Sanmar benigna Devi Kalalo akhirnya menutup laga tersebut. Ini kali pertama Sanmar bisa lolos ke empat besar dalam kompetisi DBL arena. “Hari ini anak ­anak bermain enjoy. Saya bangga dan ikut senang dengan mereka,’’ ungkap coach aries. Bukan hanya laga antara tim basket putri Sanmar dan Fratz yang memanaskan DBL arena. Kemarin pertandingan seru juga tersaji ketika tim kuda hitam yakni SMA negeri 17 Surabaya versus SMA petra 1 surabaya dengan skor 42-40, kemenangan tipis untuk SMA petra Surabaya.(mrd/adt)

Ini dia 12 Pemain Timnas Basket di SEA Games 2017

Usai latihan, Pengurus Besar Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PB Perbasi) telah mengumumkan 12 pemain yang masuk timnas basket untuk tampil di SEA Games 2017. Seperti Lansiran DetikSport (12/08/2017), Timnas basket tersebut berdasarkan serangkaian uji coba dan pemusatan latihan Januari 2017. Manajer Timnas Basket, Suhadi menjelaskan jumlah pemain sebelumnya ada 13. Tersisih satu dari 13 pemain tersebut yaitu Vamiga Michel. “Kami menilai mulai dari training camp di Amerika Serikat dan pertandingan-pertandingan di Lithuania. Dari sisi performance kami melihat yang dapat berinteraksi dalam sistem dan menyesuaikan dengan kebutuhan tim,” jelasnya. Berikut nama-nama Skuat Timnas Basket Indonesia untuk SEA Games 2017, mereka akan mulai bertanding pada 20-27 Agustus 2017. 1. Mario Wuysang 2. Arki Dikania Wisnu 3. Hardianus Lakudu 4. Andakara Prastwa 5. Christian Ronaldo Sitepu 6. Abraham Damar Grahita 7. Diftha Pratama 8. Sandy Febiansyakh Kurniawan 9. Kevin Yonas Argadiba Sitorus 10. Firman Dwi Nugroho 11. Ebrahim Lopez Enguio 12. Vincent Rivaldi Kosasih

Laga Penuh Ambisi Berlangsung Saat SMA Gloria 2 Surabaya bertemu dengan SMA Negeri 1 Gedangan Sidoarjo

3.-Gloria-2

Pada hari pertama babak playoff Honda DBL (Developmental Basketball League) East Java Series 2017–North Region, setiap tim yang bertanding tampak gugup. Bagaimana tidak, setiap tim hanya memiliki sekali kesempatan untuk membuktikan skill agar mendapatkan tiket menuju babak Big Eight. Seperti yang di kutip dari dblindonesia.com (12/08/2017), laga penuh ambisi berlangsung saat SMA Gloria 2 Surabaya bertemu dengan SMA Negeri 1 Gedangan, Sidoarjo. Kedua tim sama-sama berangkat dari babak penyisihan. Akhirnya Gloria 2 memperoleh tiket menuju babak delapan besar. Gloria 2 bermain habis-habisan sejak awal pertandingan. Tim asuhan Ardhianto Halim itu bermain superagresif sejak peluit tanda permainan dimulai berbunyi. Smanigda, julukan SMA Negeri 1 Gedangan, Sidoarjo, tidak diam begitu saja. Dengan mengandalkan big man, Hafez Muhammad Smanigda berhasil menyamakan kedudukan pada menit ketiga kuarter pertama. Melihat pergerakan lawan, Gloria 2 makin lihai mengacak-acak pertahanan Smanigda. Hingga turun minum, Gloria 2 unggul 12-2 atas Smanigda. Pada kuarter kedua, tidak banyak poin yang didapat dari kubu Gloria 2. Hal itu dimanfaatkan Smanigda untuk mengejar ketertinggalan. Lewat duet serangan Hafez Muhammad dan guard Dimas Vicky, Smanigda berhasil mempertipis ketertinggalan menjadi 8-14. Setelah turun minum pada paro waktu pertandingan, Gloria 2 kembali memperketat lini belakang. Bahkan, pada kuarter ketiga, Smanigda tidak pernah sekali pun diberi kesempatan untuk mencetak poin. Sebaliknya, Gloria 2 makin lihai mengukupasi ring lawan. Gloria 2 mengawali perolehan poin pada kuarter ketiga lewat three-point dari forward Sean Emmerich. Memasuki kuarter keempat, Smanigda masih berusaha mengejar ketertinggalan. Namun, karena lini belakang Gloria 2 terlalu ketat, serangan dari tim Smanigda dapat diredam. Hingga peluit dibunyikan, skor berakhir di angka 27-15 untuk kemenangan Gloria 2. Smanigda terpaksa mengakui ketangguhan tim kuda hitam, Gloria 2, dengan skor telak, beberapa waktu lalu (11/8) ’’Ini merupakan sejarah baru bagi kami. Ini tahun pertama kami dapat lolos dari babak fase grup. Untuk kali pertama, kami berhasil lolos ke babak Big Eight,’’ ungkap Ardhianto Halim dengan bangga. Laga sengit juga terjadi pada sektor putri ketika SMA Negeri 16 Surabaya VS SMA Negeri 1 Waru, Sidoarjo. Kedua tim saling bertukar serangan. Namun, Smantaru, sebutan SMA Negeri 1 Waru, Sidoarjo lebih dulu memimpin pertandingan. Meski pertahanan setiap tim cukup sulit ditembus. Sebenarnya beberapa kali Sixteen, julukan SMA Negeri 16 Surabaya, berupaya menyamakan kedudukan. Pada awal kuarter kedua, mereka sempat memanfaatkan celah di barisan belakang Smantaru. Sayangnya, hingga peluit berbunyi, skor berakhir di angka 19-14 untuk kemenangan Smantaru. ’’Ini kali ketiga kami menembus babak big eight. Kalau nanti anak-anak tidak gugup mungkin kami bisa mencapai empat besar demi mencetak sejarah baru,’’ jelas Thomas Christian, pelatih Smantaru. (ndo/adt)

Setelah Unggul Atas SMAN 1 Karanganyar, SMA Satya Wacana Salatiga Di Tunggu Lawan Berikutnya SMAN  11 Semarang Dalam DBL Indonesia

SMAN-1-Karanganyar

TIM juara bertahan cowok dan cewek Honda DBL (Developmental Basketball League) Central Java Series North Region tampaknya masih belum mampu dibendung dalam ajang bola basket pelajar terbesar se-Indonesia itu. Menurut informasi dari dblindonesia.com (12/08/2017), di kelompok cowok, SMA Satya Wacana Salatiga (Lab School) berhasil menang 46-14 atas SMAN 1 Karang Anyar. Kemudian champion cewek 2016 yaitu SMA Sedes Spientiae Semarang juga masih berhasil meraih kemenangan 34-9 atas SMAN 3 Semarang. Menghadapi SMAN 1 Karanganyar di GOR Sumber Waras (Knights Stadium) kemarin, anak-anak Lab School cukup tampil percaya diri. Buktinya di kuarter pertama Stanislaus Steven dan kawan kawan mampu unggul 9-2. Sementara itu permainan tim SMAN 1 Karang Anyar Demak tidak banyak berkembang. Offense mereka sedikit sekali menghasilkan poin. “Secara keseluruhan tim tampil bagus, defense kita bagus dan itu berguna. Kami juga bermain tenang.” kata Ridho Pamungkas, sang juru taktik SMA Satya Wacana Salatiga. Atas hasil ini SMA Satya Wacana akan menghadapi laga lanjutan melawan SMAN  11 Semarang. “Kemenangan pertama menjadi modal yang bagus, meskipun tidak bisa menjadi patokan juga” kata Ridho. Sementara tim basket cewek SMA Sedes Sapientiae juga masih kokoh. Perlawanan SMAN 3 Semarang (Smaga) tidak bisa menggoyahkan tim Sedes. Sementara itu Cellinia Olivia Pranoto dan tim mengandalkan kolektifitas permainan. Setiap peluang diusahakan sebaik mungkin agar berujung mendapatkan poin. Kesalahan-kesalahan lawan dimanfaakan untuk melakukan serangan balik secara cepat. Pelatih SMA Sedes Sapientiae, Wahyu Titis mengatakan, kemenangan timnya atas Smaga dengan skor 34-9 kemarin karena kerja keras pemain sendiri. Meski demikian permainan Sedes Semarang kata Wahyu masih bisa dimaksimalkan lagi. “Memang kita menang, namun harus bisa semakin maksimal lagi di pertandingan selanjutnya. Secara fisik pemain siap. Penerapan defense dan offense baik, hanya offense yang kadang terburu-buru,” ungkap Wahyu Titis. Atas kemenangan tersebut, Sedes akan berhadapan dengan tim cewek SMAN 1 Karanganyar di babak Big Eight. SMAN 1 Karanganyar juga mampu tampil perkasa di laga perdana dengan mengalahkan tim kuat SMAN 4 Semarang 30-8. “Kami sudah melihat penampilan SMAN 1 Karang Anyar, mereka memiliki power yang bagus.  Namun kami tetap siap,dan kami yakin anak-anak mampu melewati setiap pertandingan dengan maksimal.” pungkas Titis.(ndo/adt)

Berikan Perlawanan Sengit Dalam Pertadingan DBL, SMAN 1 Bandung Unggul Atas SMAN 1 Cileunyi

1.-sman-1-bandung

SMA (sekolah menengah atas) Negeri 1 Bandung melawan SMA Negeri 1 Cileunyi, yang main pada di Game Pertama mampu membuat tegang para penonton, jual beli serangan terus diperlihatkan kedua tim sejak menit awal pertandingan dalam DBL. Hingga sepuluh menit babak pertama berakhir skor 4-12 untuk kemenangan SMA Negeri 1 Bandung. Penampilan kerja sama yang baik dari para pemain SMA Negeri 1 Bandung terus ditampilkan pada sepuluh menit babak ke-dua. Hal tersebut membuat SMA Negeri 1 Cileunyi kewalahan. Pada babak ke-dua itu SMA Negeri 1 Cileunyi hanya mampu menambah 4 angka, sementara lawannya, SMA Negeri 1 Bandung makin memperpanjang jarak skor. Dikutip dari dblindonesia.com (12/08/2017), Mereka berhasil mengoleksi 8 angka. Hingga pluit panjang tanda berakhirnya sepuluh menit babak ke-dua berakhir skor 8-20 untuk keunggulan SMA Negeri 1 Bandung. Di babak ke-tiga, SMA Negeri 1 Cileunyi berusaha untuk bangkit, meski pun kerap kandas. Pada babak ini kedua tim mampu mempertahankan jaringnya agar tidak saling ke bobolan. Meski demikian, pada babak ke-tiga ini SMA Negeri 1 Bandung masih bisa memainkan keadaan meski hanya memperoleh satu angka. Memasuki babak ke-4 aksi jual beli serangan kembali terjadi pada kedua tin. Penguasaan lapangan lebih banyak dilakukan tim SMA Negeri 1 Bandung. SMA Negeri Cileunyi mencoba bangkit untuk memperkecil ketinggalan. Usaha itu berhasil meski masih tertinggal jauh dari SMA Negeri 1 Bandung. Pada sepuluh menit babak ke-empat berakhir skor 17-34 untuk kemenangan SMA Negeri 1 Bandung. Alfadio mengaku kaget dan tak percaya jika timnya SMA Negeri 1 Bandung mampu lolos ke babak berikutnya. Setelah mereka berhasil mengalahkan SMA Negeri 1 Cileunyi pada perhelatan Honda DBL West Java Series 2017 East Region hari kedua makin meriah di GOR Pajajaran Bandung. Meski mengaku kaget, namun Alfadio pun bersyukur bisa berhasil lolos. Dia bersama timnya akan mempersiapkan latihan untuk menghadapi tim lainnya. Alfadio berambisi untuk membawa SMA Negeri 1 Bandung meraih juara Honda DBL tahun ini. “Tadi pertandingan yang cukup menegangkan. Tapi Alhamdulilah bisa masuk ke babak selanjutnya,” kata Alfadio pemain dari tim SMA Negeri 1 Bandung usai pertandingan, kemarin (11/8). Pelatih SMA Negeri 1 Bandung, Angga Nugraha mengaku senang dengan nilai yang diraih timnya. Sempat tegang saat jalannya pertandingan terutama pada saat memasuki babak ke-tiga. “Cukup tegang, apa lagi di babak ke tiga. Kita sempat hampir kewalahan. Pertandingan tadi saya kira SMA Negeri 1 Bandung mendapatkan lawan yang seimbang dan cukup menguras emosi.” ungkap Angga usai pertandingan. Apa yang terjadi di babak ke-tiga akan menjadi bahan evaluasi pihaknya untuk menghadapi pertandingan berikutnya sehingga tidak akan pernah terjadi lagi. ”Iya, kita akan lakukan evaluasi agar permainan ke depannya bisa lebih stabil.” tambahnya.(ndo)

Gadis Periang Ini Rebut Juara 1 Freestyle Gold Ice Skating Competition Of Asia 2017

Chelsea-Ice-Skate

Berseluncur di atas susunan balok es memang menyenangkan, dari arena yang menarik, sepatu lancip, fashion yang indah menghiasi para gadis belia layaknya peri di sebuah kerajaan di zaman sekarang disebut Ice Skating. Chelsea Kumala merupakan siswi kelas 2, SMP Bina Bangsa International school, minat ice skatingnya sudah muncul semenjak 4 tahun, namun di perbolehkan oleh Eriska pada usia 6 tahun. “Iya, chelsea sudah minta ke saya sejak umur 4 tahun, tapi pas umur 6 tahun dia baru saya bolehkan untuk bermain ice skating, lalu coach Yuri dan Anwar dari sky rink taman anggrek Jakarta melihat ada potensi yang dimiliki oleh anak saya untuk menekuni di bidang ice skating.” tutur Eriska. Eriska yang tak lain adalah ibunda dari Chelsea Kumala juga mengatakan bahwa selain memiliki bakat di bidang ice skating, Chelsea juga memiliki minat hip hop dance. Tak tanggung-tanggung Eriska memberangkatkan Chelsea langsung les di Korea. “Chelsea sangat suka dengan hip hop yang lagi trend di negara Korea, saya memberikan ruang seluas luasnya untuk anak saya agar lakukan yang terbaik, asal jangan main-main menekuni keinginan, saya berharap kepandaian itu dapat berguna bagi diri Chelsea. Dan di Indonesia saya mempercayakan Chelsea berlatih di Indonesian dance theater di Senayan,” ujar Eriska Chelsea yang gemar dengan makanan Japanese food dan sup ini berhasil meraih juara 1 Freestyle Gold dari ajang skate asia 2017 yang pertama kali di gelar di Indonesia in mall Bintaro x change Tangerang Selatan.(adt)

Luar Biasa, Lihat Prestasi Apa Yang Berhasil Diraih Oleh Tim Woodball Indonesia Di Kancah Internasional!

Tim-Woodball

Atlet woodball Indonesia kembali mengukir prestasi di negara tetangga. Setelah sebelumnya mengikuti Malaysia Open, saat ini para atlet tersebut baru saja selesai mengikuti Event Internasional Singapore open woodball. “Tim woodball Indonesia yang diwakili oleh para atlet woodball Banten berhasil membawa pulang tiga (3) gelar pada kejuaraan 17th Singapore lion city international woodball championship 2017 yang berlangsung di Lapangan Woodball Climenty Wood Park – West Coast – Singapore, pada tanggal 5 dan 6 Agustus 2017. Kejuaraan tersebut dikuti oleh 8 negara, yakni Singapura, Malaysia, Indonesia, India, Taiwan, Hongkong, Korea Selatan dan Uganda.” tulis Suhendar. Berikut nama-nama para atlet Banten yang mewakili Indonesia: 1. Ahris Sumariyanto 2. Suhendar Wijaya 3. Daniel Kaputing 4. Tonny Sumartono 5. Elfa Selfiana 6. Ika Yulianti. Gelar juara yang diperoleh oleh para atlet tersebut yaitu: 1. Juara I tunggal stroke competition putra atas nama Ahris 2. Juara I double stroke competition putra atas nama Ahris & Suhendar 3. Juara III Tim Stroke Putra atas nama Suhendar, Daniel, Elva, Ahris, Ika dan Tonny Suhendar juga menuliskan bahwa kejuaraan tersebut untuk mendapatkan nilai peringkat pemain dunia, yang sementara ini peringkat satunya masih dipegang oleh Ahris Sumariyanto dari Indonesia, pemain asal Pamulang – Tangerang Selatan – Banten. Para atlet Banten ini selanjutnya akan mengikuti kejuaraan Indonesia Open Internasional Woodball 2017 di Bintan Lagoon Resort, Pulau Bintan, Kepulauan Riau mulai dari tanggal 10 sampai tanggal 11 Agustus 2017, yang akan diikuti oleh hampir 200 atlet woodball dari berbagai negara. “Bersamaan waktunya tanggal 11 Agustus setelah Indonesia Open selesai, akan dilanjutkan Kejuaraan dunia I Woodball Pantai dari tanggal 11 sampai 13 Agustus 2017 dimana 3 atlet Banten bergabung dalam timnas Woodball, yaitu Ahris Sumariyanto, Wisnu Wicaksono dan Elva Selfiana.” terang Suhendar. Penyerahan medali Juara I Double Stroke Putra kepada Ahris dan Suhendar didampingi oleh Mr. Weng Ming Hui, President of International Woodball Federation yang berasal dari Taiwan. Sedangkan Penyerahan medali juara I Single Stroke Putra atas nama Ahris Sumariyanto diserahkan oleh Mr. S Iswaran Ministry of Trade & Industry Singapore, di dampingi President Woodball Association Singapore Mr. Chong Tien Sion.(crs/adt)

Olahraga Karate Di Pilih Oleh Apan Anshori Sebagai Pegangan Untuk Melindungi Diri.

Apan-Karate

Akan selalu ada celah kecil untuk membuat manusia menjadi lupa akan hukum yang di buat, aksi nekad para penjahat, kurangnya waspada, dan rata-rata desakan ekonomi membuat sebagian orang akhirnya menempuh jalur instan untuk bertahan hidup. Dan kita sebagai pribadi manusia pada umumnya menganggap itu bagian seni kehidupan. Berbeda dengan yang di alami oleh Apan Anshori, Pelajar kelas XII di SMAN 3 Tangsel ini mengaku bahwa dulunya ia adalah anak yang cengeng. “Waktu SD, saya termasuk anak yang cengeng. Akhirnya diajak kakak saya untuk ikut karate supaya ada pegangan buat beladiri. Tapi setelah berlatih dan ternyata bisa dapat juara, akhirnya malah jadi tertarik sampai sekarang.” ujar Apan. Berikut sederet prestasi yang telah di rebut olah Apan, diantaranya : 1. Juara 1 O2SN Tangsel 2016 2. Juara 1 O2SN Tangsel 2017 3. Juara 1 O2SN tingkat Provinsi Banten 2017 4. Juara 3 Porkot 5. Juara 1 Darussalam Cup Banten dan sekitarnya Awalnya, dikatakan Apan bahwa sang ayah sempat melarangnya untuk menekuni olahraga karate. “Papa sempat melarang ikut olahraga karate karena karate menurut dia bagaikan melihat manusia diadu-adu. Tapi akhirnya papa mendukung karena saya bisa tunjukan prestasi saya dalam olahraga karate ini.” kata Apan. Pernah mengikuti salah satu kejurnas di luar kota bersama teman-teman seperjuangannya merupakan pengalaman yang berharga bagi Apan. “Ketika ikut kejurnas di Bali, kami berangkat menggunakan mobil. Walaupun perjalanannya jauh dan memakan waktu lama, namun kami semua bersenang-senang. Ditambah lagi banyak teman-teman yang memenangkan pertandingan di kejuaraan tersebut.” tuturnya. Apan memiliki impian ingin membuat orang tuanya bangga dengan caranya sendiri. Salah satunya ia ingin menjadi pengusaha seperti pelatih karatenya. “Saya ingin sekali jadi pengusaha seperti pelatih saya, Sensei Samuel. Beliau menjadi panutan saya selama ini. Beliau kuliah dengan biaya sendiri sampai bisa lulus S2 dan sekarang sudah menjadi pengusaha, namun tetap melatih karate.” ucap Apan. Selain itu pemuda ini mengungkapkan rasa terimakasih kepada orang-orang yang berhasil merubah hidupnya menjadi seorang juara. “Saya sangat berterima kasih kepada orang tua saya yang telah mendukung saya, kakak saya kak Fariz yang pertama kali mengajarkan saya karate. Beberapa pelatih saya, Sensei Samuel yang merupakan pelatih sekaligus orang tua angkat saya, Sensei Aji, pelatih saya di FORKI Tangsel dan Sensei Eric yang mengajar karate di sekolah. Mereka semua sangat berjasa dalam perjuangan saya meraih prestasi sampai saat ini.” tutup Apan.(crs/adt)

Dipercaya Dapat Menstimulasi Otak, Axel Berhasil Raih Juara 1 Olahraga Catur Dalam Kejurda Banten 2017

Alex-Catur

Olahraga otak yang satu ini sering di kaitkan dengan permainan strategy perang dengan cara korban mengorbankan, namun ternyata olahraga catur juga mengajarkan cara meminimalisasi pengorbanan dalam bertahan ataupun pada saat menyerang. Axel Stephen merupakan siswa SMAN 2 Tangsel kelas X, dirinya tak lain atlet catur yang tergabung dalam 2 club olahraga catur, yaitu BSD chess club dan Percasi Tangsel. Mengikuti olahraga catur sejak 6 tahun yang lalu membuat Axel sudah sangat berpengalaman dalam bidang olahraga catur tersebut. Terbukti dengan berbagai prestasi yang telah ia raih, diantaranya: 1. Juara 1 dalam Kejurda Banten 2016 2. Juara 1 dalam Kejurda Banten tahun 2017 3. Juara 1 dalam O2SN tingkat SMP 4. Juara 2 dalam O2SN tingkat SMP Ditanya mengapa tertarik dengan olahraga catur, Axel menjawab, “Saya tertarik dengan olahraga catur karena dapat menstimulasi, strategic is fun.” ujar Axel Sebagai manusia pada umumnya, remaja yang satu ini juga pernah merasakan kejenuhan dalam menekuni olahraga catur yang sangat menguras pikiran. “Terkadang saya merasa bosan dalam berlatih, namun keluarga saya sangat mendukung segala perjuangan saya sampai dapat berprestasi, terutama ayah saya yang sangat berperan dan selalu mendampingi saya.” ujar Axel. Axel juga mengatakan kepada NYSN, bahwa ia bercita-cita menjadi Sarjana Teknologi Pangan, dan tetap menjadikan olahraga catur sebagai hobbynya. Dan sedikit pesan dari Axel kepada pembaca NYSN jangan pernah menyerah walupun dalam keadaan kalah sekalipun. “Keep spirit, don’t give up even when get loser.” pesan Axel.(crs/adt)

Sering Keseleo Dalam Latihan Olahraga Tenis, Gadis Ini Menganggapnya Sudah Biasa

Balya-Tenis

Jika kita berbicara olahraga tenis lapangan, Indonesia tentu tidak ketinggalan dalam mengambil peran dalam kejuaraan turnamen dunia, namun jika nama Wimbledon yang di bahas, ini merupakan turnamen tenis paling tua dan paling bergengsi di dunia. Tidak mengherankan bila disebut sebagai salah satu dari empat turnamen paling bergengsi di dunia. Bahkan di antara beberapa pemain tenis dunia, mengatakan ini adalah turnamen yang paling diidamkan untuk menang. Kembali ke tanah air, gadis belia ini bernama Balya Mikaela Rahmah, yang tak lain merupakan siswi kelas X di SMA Negeri 3 Tangerang Selatan. Balya juga mencintai olahraga tenis lapangan putri, dan layak menjadi atlet, karena ia telah menuai banyak prestasi dalam berbagai kejuaraan tenis lapangan. Balya mengatakan kepada NYSN bahwa dirinya sudah menggeluti tenis semenjak duduk di bangku sekolah dasar. “Saya mulai ikut latihan tenis sekitar kelas 2 SD dan saat itu saya tergabung dalam club YBTA, Yayuk Basuki Tenis Academy.” kata Balya. Ia juga melanjutkan, bahwa ia mengikuti jejak sang kakak, Haekal Ramadhan yang sudah lebih dahulu menjadi atlet tenis dan juga sudah mempunyai banyak prestasi dalam bidang olahraga tersebut. “Awalnya cuma ikut kakak saya latihan, akhirnya penasaran dan setelah itu coba-coba, eh jadi berlanjut.” lanjutnya. Sudah banyak prestasi dalam olahraga tenis lapangan yang berhasil di koleksi Balya, beberapa diantaranya adalah: 1. Juara 1 dalam POPDA Pandeglang tahun 2016 2. Juara 1 dalam PORKOT Tangsel tahun 2016 3. Juara 3 dalam CBR Tenis Circuit tahun 2017 Balya mengakui, ia tidak pernah mengalami cidera serius selama menggeluti olahraga tenis, hanya sering keseleo yang menurutnya masih tergolong ringan. Di masa mendatang, Balya menuturkan bahwa ia ingin terus menjadi atlet tenis yang berprestasi, apalagi ditambah dengan pelatih serta keluarganya yang selalu mendukung dirinya untuk berjuang menjadi atlet tenis profesional. “Bosan berlatih tenis pernah beberapa kali saya rasakan, tetapi itu hal yang wajar. Cita-cita saya kedepan, saya ingin terus berlatih dan bisa berprestasi dalam bidang olahraga tenis lapangan.” tuturnya. Balya menutup percakapannya dengan NYSN seraya memberikan pesan untuk para siswa dan siswi yang sedang berjuang meraih prestasi dalam olahraga. “Untuk teman-teman yang sedang berjuang, terus berusaha, jangan pernah takut dan jangan pernah menyerah. Tetap semangat!” pesan remaja 15 tahun ini dengan semangat.(crs/adt)

Tak Butuh Waktu Lama Les Di SCUA, Remaja Ini Sabet Gelar Juara 1 Olahraga Catur Tingkat Nasional.

Akbar-Catur

Akbar Adiputra Irawan, atlet di bidang olahraga catur dan merupakan calon mahasiswa di Universitas Padjajaran. Pria yang lahir di Tangerang 28 November 1998 ini awalnya hanya diajarkan bermain olahraga catur oleh ayahnya, dan akhirnya memutuskan untuk mengikuti les catur. “Tahun 2010, pertama kalinya saya bermain Saya ingin menjadi atlet yang bergelar Grand Master kedepannya dan tahun ini insha Allah akan bermain di POMNAS (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional) catur dan pada saat itu saya diajari ayah saya untuk melangkahkan buah catur, ketika saya sudah bisa melangkahkan buah catur. Setelah itu, saya meminta kepada ayah saya untuk mengikuti les dan latihan di SCUA, Sekolah Catur Utut Adianto.” tutur Akbar. Sekitar delapan bulan berlatih catur, Akbar dipercayakan mengikuti kejuaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD dan berhasil sampai ke runner up nasional beregu dan akhirnya mewakili daerah Banten. Tak butuh waktu lama, pemuda ini terus memperlihatkan bakatnya di SCUA, lalu Akbar di ajak untuk memperkuat PERCASI Tangsel. “Setelah dua bulan saya les di SCUA, saya diajak guru catur pertama saya untuk masuk di PERCASI Tangsel.” lanjutnya. Akbar mengakui, dirinya menyukai catur karena seperti sedang memecahkan suatu masalah yang berada di atas papan catur dan semakin susah untuk menemukan sebuah langkah yang paling tepat, semakin semangat bagi Akbar untuk berpikir lebih keras. Berikut beberapa prestasi yang telah diraih oleh Akbar, diantaranya adalah : 1. Juara 2 Nasional Beregu tingkat SD tahun 2010 2. Juara 1 Nasional tingkat SM tahun 2014 3. Juara junior Banten berturut-turut tahun 2010 sampai 2017, 4. Rank 4 asean di Malaysia tahun 2015 5. Juara 1 tingkat Nasional tahun 2016 “Keluarga saya selalu mendukung saya sesuai dengan kemauan saya, dan selalu mengarahkan saya ke jalan yang benar sebagaimana Orang tua memberi nasehat ke anaknya.” ujar Akbar. Akbar juga mengatakan bahwa ia masih ingat pengalaman lucunya saat awal bermain catur. “Dulu pada saat masih di bangku sekolah dasar, saya kalau bermain olahraga catur dalam satu pertandingan selalu bawa air minum dan jumlahnya bisa empat botol dalam satu permainan.” kata Akbar. Akbar menceritakan bahwa pada tahun 2013, ia sempat berhenti bermain catur selama 1 tahun karena tidak bisa menyeimbangkan antara profesinya sebagai seorang atlet dengan kewajibannya sebagai seorang siswa yakni bersekolah. Ditambah dirinya juga suka bermain game. Akhirnya Akbar memutuskan untuk lebih mementingkan sekolah terlebih dahulu dan fokus belajar menjelang UN tahun 2014. Akbar juga bersyukur karena memiliki orang-orang terdekat yang bisa menyemangatinya. “Orang tua saya, kakak saya dan teman-teman saya selalu menyemangati saya ketika saya kalah.” tuturnya. Akbar juga memberikan beberapa tips untuk bisa menjadi pemuda yang berprestasi. “Menjadi diri sendiri, kalo kalian ingin sukses tentu harus ada pengorbanan. Seperti bekerja dan berusaha lebih keras. Bahkan di malam ketika hari orang tidur terkadang bisa kita gunakan untuk latihan atau belajar pelajaran sekolah. Jangan lupa untuk selalu berdoa dan meminta restu kedua orang tua.” pesan Akbar. “Saya ingin menjadi atlet yang bergelar Grand Master kedepannya dan tahun ini insha Allah akan bermain di POMNAS (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional).” tutupnya.(crs/adt)

Presiden Ice Skating Institute Apresiasi Pelaksanaan Event Skate Asia 2017 Indonesia Di BX Rink

Leo-Ice-Skate

Acara yang bertajuk Skate Asia 2017 ini telah di buka sejak tanggal 8 Agustus lalu, dan saat ini sudah memasuki tahapan penilaian babak semi final penyeleksian. Dari pantauan NYSN di lokasi acara yang di adakan di mall Bintaro x change ini berlangsung lancar. Sementara itu Presiden Ice Skating Institute Asia Harry Janto Leo mengapresiasi pelaksana acara. “Ya, acara ini sudah bagus sesuai dengan standart, sudah mantab dan cukup baik, terutama penampilan atlet Indonesianya cukup berkualitas, dan saya berharap prestasinya bisa lebih baik lagi agar mampu bersaing baik di tingkat lokal maupun international”ujar Leo Leo menambahkan bahwa ice skating ini sudah sangat popoler di negara asia dan di Indonesia. “Ice skating ini sudah sangat populer respon dan sambutannya dari dalam dan luar negeri setaraf negara asia, dari beberapa negara seperti bangkok, Chang may sudah belasan ice rink di buat, dan di Indonesia sedang dalam persiapan di Jakarta, tepatnya di Cakung dengan standart Olympic,” tegas Leo. Sementara itu dalam press rilisnya panitia acara merasa sangat bangga dapat menjadi sejarah kompetisi ice skating di Indonesia, sejak pertama di laksanakan pada tahun 1999, dan tahun ini pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah skate asia. Lebih lanjut Wiwin Darmawan Salim selaku assistant competition director skate asia 2017 dan sekaligus merangkap manager BX Rink menambahkan sangat berterimakasih terhadap semua pihak yang mendukung keberlangsungan acara skate asia 2017. “Kami juga berterima kasih kepada seluruh pihak, baik sponsor, media, dan pihak lain yang telah membantu terselenggaranya event skate asia ini,” tutup Wiwin (adt)

Mengusung Nama Skate Asia, Kompetisi Ice Skating Asia Pertama Resmi Di Gelar Di Indonesia

Skate Asia 2017 Indonesia yang diadakan di BX Rink.

Indonesia untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah perhelatan besar kompetisi ice skating tingkat asia bertajuk skate asia 2017 yang di adakan di mall Bintaro X change, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Pada kesempatan itu Presiden Ice Skating Institute Asia Harry Janto Leo mengatakan kepada NYSN bahwa event International yang di adakan di ikuti oleh sepuluh (10) negara asia. “Iya, kami mendorong agar olahraga ini masuk dalam kategori sport, karena jika melihat dalam sisi postur tubuh Indonesia mampu bersaing dengan negara asia dan negara eropa. Dari 10 negara asia tersebut diantaranya Malaysia, Hong Kong, China, Thailand, Taiwan, Vietnam, Kuwait, Cambodia, dan juga Indonesia yang dalam hal ini menjadi tuan rumah,” tutur Leo Leo menambahkan bahwa dirinya akan menggagas sebuah lokal development untuk menjaring talent dari asia dan di kembangkan di negara Indonesia. “Kami berupaya agar di Indonesia sendiri memiliki lokal development sebagai wadah untuk menjaring atlet bertalenta dalam olahraga ice skating ini, dan juga bisa grooming di Indonesia,” tambah leo Selain itu skate asia 2017 ini di ikuti oleh 339 atlet figure skating yang berasal dari 21 ice rink. Dalam pelaksanaannya kompetisi ice skating di nilai oleh 4 orang referee dari Amerika dan 6 orang referee dari Asia dengan total 371 event in one moment. Dan beberapa kategori yang masuk dalam penilaian diantaranya adalah artistic, solo comp, jump dan juga spin, hingga production team.(adt/rzl)

Tertarik Moment Fighting Pada Taekwondo, Iwan Siap Menjadi Macan Arena

Iwan-Taekwondo

Kombinasi serangan antara tangan dan kaki serta pengenalan dasar tentang istilah poomsae, kyukpa dan kyoruki ini hanya ada di olahraga bela diri taekwondo. Iwan Cahyono, yang tak lain merupakan pelajar kelas 9 di SMP PGRI 1 Ciputat, sangat menyukai olahraga jenis bela diri Taekwondo. Awalnya Iwan hanya bertujuan untuk ikut ekskul dan melatih tubuh agar lebih kuat, namun lama kelamaan Iwan tertarik dan makin mencintai taekwondo. Tak butuh waktu lama, dalam kurun waktu 3-4 bulan, Iwan telah menguasai olahraga taekwondo tersebut. “Aku suka bela diri, terus taekwondo juga keren karena jarang pakai tangan dan juga pas latihannya enak, seru.”ujar Iwan. Iwan juga menceritakan ketertarikannya pada dunia taekwondo dan telah menggelutinya sejak tahun 2015, pemanasan untuk memulai taekwondo sama seperti pemanasan pada latihan beladiri lainnya, diantaranya peregangan tangan, push up, sit up, lari, mengatur kuda kuda dan sebagainya. Pelajar yang sangat menyukai bagian fighting pada taekwondo ini sangat bersemangat untuk mewujudkan cita-citanya menjadi pelatih taekwondo. Semangat Iwan sangat tinggi untuk menjadi atlet taekwondo profesional. Berbagai kejuaraan yang di gelar selalu diikuti olehnya. Dan Yang paling berkesan baginya ketika ia mendapatkan peringkat 2 dalam Kejuaraan di kota Tangsel. “Kalau seandainya selalu di ikut sertakan terus dalam kompetisi, saya akan manfaatkan peluang itu untuk menjadi yang terbaik, saya sangat berkeinginan untuk menjadi atlet taekwondo profesional. Dan setelahnya saya ingin menjadi pelatih untuk era selanjutnya.” tutup Iwan.(crs/adt)

Pernah Kehabisan Nafas Di Atas Ring Saat Olahraga Tinju, Gadis Ini Bangkit Lagi Untuk Wujudkan Impiannya Menjadi Polwan

kiki-tinju

Bertarung di atas ring, olahraga tinju di yakini sudah ada pada masa yunani kuno tahun 688 SM, dan ternyata di afganistan tinju itu biasa di geluti oleh kaum hawa. Di Indonesia gadis belia yang bernama panjang Kiki Anjelina Tarigan ini merupakan siswi kelas 9 di SMPN 1 Tangsel, minatnya terhadap tinju bisa dikatakan adalah atlet baru. Meskipun baru, Kiki sudah menuai berbagai prestasi dalam bidang olahraga ekstrim tersebut. Menurut Kiki tinju wanita itu unik. “Saya berlatih tinju mulai bulan Febuari tahun 2016 ketika duduk di kelas 7. Sekarang tergabung dalam club Benteng Boxing Camp. Menurut saya tinju itu unik, tidak hanya laki laki yang bisa bermain tinju dan saya terinspirasi dari para petinju wanita lainya yang salah satunya juga saya idolakan, Ronda Rousey dan Amanda Nunes.” ujar Kiki. Kiki menambahkan bahwa ada peningkatan di dalam dirinya yang ia rasakan setelah berkecimpung dalam olahraga tinju. “Lewat tinju, saya bisa menambah keberanian, wawasan dan berbagai prestasi.” lanjutnya. Dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun, beberapa prestasi yang telah diraih Kiki antara lain: 1. Juara 1 Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VII tingkat Provinsi Banten tahun 2016 2. Juara 1 Kejuaraan Daerah Tinju Amatir tahun 2016 3. Juara 1 Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Tangsel tahun 2016 4. Juara 1 Kejuaraan Daerah tahun 2017 Kiki menceritakan kepada NYSN, awalnya ketika berlatih tinju sang mama tidak mengizinkan, karena pandangan mamanya, olahraga tinju cukup beresiko. “Mama sempat tidak mengizinkan karena khawatir dengan jenis olahraganya, tetapi papa dan kakak saya mendukung dan menyetujuinya. Pada akhirnya mama saya menyetujui karena melihat bakat yang saya miliki dalam olahraga tinju.” kata Kiki. Sempat mengalami kendala ketika sedang menjalani pertandingan, membuat Kiki lebih fokus untuk meningkatkan kemampuannya. “Waktu saya sedang mengikuti kejuaraan tinju di padenglang, saya sempat mengalami kehabisan nafas di atas ring. Karena saat itu fisik saya juga sedang tidak stabil. Dari situ saya mulai berpikir untuk mencoba dan meningkatkan fisik saya agar dapat lebih baik lagi.” tutur remaja kelahiran Jakarta, 4 Maret 2003 tersebut. Siswi yang mengakui bahwa olahraga tinju tidak membosankan baginya ini, juga mengatakan bahwa keluarga, pelatih serta para sahabatnya sangat berpengaruh dalam prestasi-prestasi yang telah didapatkannya. Kiki mengatakan, bahwa ia mempunyai cita-cita ingin menjadi polwan sekaligus pelatih tinju. “Saya bercita-cita menjadi Polwan dan pelatih tinju. Yang penting terus berjuang, jangan pernah berhenti mencoba. Dalam setiap keberhasilan pasti ada kegagalan, dan kegagalan akan mengantarkan kita menuju kesuksesan.” tutupnya.(crs/adt)

Ribuan Peserta Gowes Pesona Nusantara Pakai Hiasan Anggrek Tangsel

GPN3

Tingginya partisipasi masyarakat Tangsel dalam moment gowes pesona nusantara yang di gagas oleh kementerian pemuda dan olahraga membuat Deputi Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Raden Isnanta mengapresiasi pelaksana kegiatan. “Hari ini luar biasa, disambut kemeriahan peserta yang banyak, doorprize juga melimpah karena mitra kerja sangat peduli. Ini bukti olahraga benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Raden Selain itu Raden mengatakan bahwa perlunya stakeholder untuk membuat aturan baru tentang kewajiban berolahraga. “Saya kira pemerintah daerah bisa segera membuat polese atau peraturan daerah dalam tanda petik mewajibkan untuk keseharusan dalam melakukan aktifitas berolahraga pada hari tertentu menjadi hari bersepeda, di awali dengan peraturan”kata Raden Lebih lanjut Raden menambahkan bahwa yang sifatnya fun ini telah melebihi target. “Di Tangsel ini, moment gowes pesona nusantara telah melebihi target partisipan, target kami disini 2500 peserta, disini jumlah peserta mencapai 3000 lebih.” terang Raden Terlihat di lokasi keterlibatan semua unsur berlangsung meriah terbawa kegembiraan para peserta yang mendapatkan door prize dari pelaksana kegiatan. Hiburan dangdut, hadiah motor larut dalam moment yang berhasil menutup akses jalan selama 5 jam jalur serpong BSD Tangsel. Perencanaan yang matang telah di persiapkan sebelumnya oleh Dispora Tangsel yang bekerjasama dengan Polres Tangsel dan semua unsur. Sementara itu di temui di lokasi acara gowes pesona nusantara Edy Kurniawan S, Kepala cabang bank Jabar cabang BSD berpendapat bahwa masyarakat Tangsel sangat hobby berolahraga, dan ini mampu mencegah generasi muda melakukan aktifitas negative. “Acara ini sangat positif, masyarakat Tangsel sangat menyukai olahraga. Dengan berolahraga generasi muda kita takkan ada waktu lagi untuk narkoba, tidak ada waktu lagi melakukan tawuran, karena olahraga untuk kesehatan, dengan olahraga mereka sudah lelah maka sudah tidak sempat melakukan sikap yang negative.” tutup Edy (adt)

Airin Sambut Baik Kota Tangerang Selatan Menjadi Kota Olahraga

Opening-GPN

Acara yang bertajuk Gowes Pesona Nusantara di sambut baik oleh warga Kota Tangerang Selatan, rombongan gowes dari sabang di kawal oleh kementerian pemuda dan olahraga singgah di Kota Tangerang Selatan Prov Banten. Banten yang menjadi provinsi kedua yang di kunjungi oleh iring iringan sepeda (gowes) membawa misi mempersatukan nusantara dan menjaga solidaritas anak bangsa. Di temui setelah acara berlangsung di lapangan ITC BSD City sejak pukul 5.30 ini, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, menyambut baik Kota Tangerang Selatan menjadi Kota olahraga. “Ya, saya menyambut baik Kota Tangsel menjadi Kota olahraga, sesuai dengan visi misi kita untuk menjadikan Kota Tangsel yang cerdas, modern dan religius. Untuk menuju cerdas kita harus sehat dulu dong, maka kemudian menjadi jiwa-jiwa yang sehat.” ujar Airin minggu (6/8) Tidak hanya itu, masyarakat di persilahkan untuk menggunakan taman kota I dan II, juga semua sarana publik yang menggunakan anggaran APBD Tangsel sebagai tempat olahraga. “Kepada masyarakat silahkan perggunakan taman kota sebagai tempat berolahraga, dan semua sarana seperti yang sudah tersedia yaitu jogging track di area publik di manfaatkan untuk kesehatan.” tambah Airin. Selain itu Airin juga menambahkan himbauan kepada Dispora Kota Tangsel untuk segera membuat kajian sebagai langkah penjaringan atlet bagi siswa siswi yang berprestasi melalui home schooling. “Saya sudah mengarahkan kepada dinas pemuda dan olahraga terkait dengan siswa siswi yang berprestasi dalam olahraga dan segera lakukan langkah pembinaan, saya juga sudah memberikan masukan agar pola home schooling di jalankan, menurut saya lebih efektif.” lanjut Airin. Lebih lanjut Airin mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak kementerian pemuda dan olahraga menjadikan Tangsel ini menjadi salah satu track gowes pesona nusantara. “Rasa terima kasih saya sampaikan kepada kementerian pemuda dan olahraga yang menjadikan Kota Tangsel ini menjadi rute dalam program gowes pesona nusantara, dengan ini kami akan lebih mencintai tanah air, mudah mudahan ini akan mempersatukan kita, apalagi kegiatan gowes di lakukan di bulan agustus dalam rangka menyambut hari kemerdekaan bangsa Indonesia.” tegas Airin Sementara itu hal senada juga di katakan oleh ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tangsel Rita Juwita mengatakan bahwa gowes merupakan bagian dari KONI. “Iya, KONI Tangsel menyambut baik moment ini, gowes atau bersepeda adalah bagian dari cabor sepeda. Dalam hal ini KONI menurunkan atlet professional sepeda untuk mengikuti iring iringan sampai dengan rute Lebak Bulus.” tutur Rita (adt)