Hadiri Peluncuran Komura, Teddy Sheringham Sebut Indonesia Negara Pecinta Sepakbola Terbesar di Dunia

Jakarta- Legenda Inggris Teddy Sheringham mengaku senang berada di Indonesia. Ia menyebut Indonesia merupakan salah satu negara sepakbola terbesar dengan penggemar yang memiliki semangat tinggi. “Saya senang berada di Indonesia. Karena Indonesia salah satu negara yang memiliki penggemar sepakbola terbesar di dunia,” ujar mantan pemain Manchester United (MU) pada 1997-2001 itu saat Launching Komura, aplikasi mobile untuk Komunitas oleh FMA (Futbal Momentum Asia) di Jakarta, Kamis (3/5). Terkait Piala Dunia 2018, pria kelahiran Highams Park, London, Inggris, 52 tahun lalu itu mengaku khawatir dengan peluang Inggris. Menurutnya, Inggris akan sulit bersaing di ajang pesta sepkbola sejagat tersebut, karena dihuni manajer dan skuat muda sehingga seringkali berubah. Namun, hal itu akan memberikan keuntungan. “Terkadang itu bisa menjadi keuntungan. Sebab, para pemain akan turun ke turnamen tanpa beban. Ini juga bisa menjadi pembelajaran bagi tim serta pelatih. Semoga tekanan media Inggris tidak menurunkan semangat mereka,” tegasnya. Dalam kesempatan itu, pria bernama lengkap Edward Paul Sheringham mendukung kehadiran Aplikasi Komunitas Olahraga (Komura) sebagai aplikasi pertama bagi komunitas olahraga. Hal itu, lanjutnya, sebagai upaya untuk memperkaya dan menghargai penggemar dan memberi mereka sebuah media untuk terlibat satu sama lain maupun dengan klub, sponsor dan pemain. “Bahkan mantan pemain seperti saya,” cetusnya. Sementara, Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika, menyebut Indonesia memiliki potensi besar dalam memproduksi aplikasi kelas dunia. “Pemerintah juga mendorong teknologi yang lebih inovatif, terutama bagi kalangan muda,” paparnya. Sedangkan Bayu Rahadian, Asisten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Kemenpora, menjelaskan aplikasi mobile Komura merupakan salah satu cara membudayakan olahraga ke masyarakat. “Ini cara bagus olahraga menjadi budaya. Tak hanya sepakbola, juga olahraga lainnya,” tukasnya. (Adt)

Promo Piala Dunia 2018 Rusia, Legenda MU Teddy Sheringham Ke Jakarta 2 Mei

Legenda Manchester United, Teddy Sheringham, akan berkunjung ke Indonesia pada 2 Mei nanti, dalam rangka kampanye Piala Dunia 2018 Rusia. (goal.com)

Jakarta- Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia dipastikan dapat kembali dinikmati jutaan penggila bola di Tanah Air. PT Futbal Momentum Asia (FMA) berhasil meraih seluruh hak eksklusif di Indonesia terkait penyiaran Piala Dunia 2018. FMA mendapatkan hak eksklusif atas semua hak media, hak siar dan hak komersial terkait hajatan olahraga terbesar sejagat itu. Termasuk hak atas transmisi penyiaran di Indonesia dan kepulauannya. Cakupan tersebut termasuk spektrum lengkap dari platform media dan penyiaran. Tak terbatas kepada free to air televisi, pay-to view, satellite and TV cable, radio, juga termasuk platform zaman now, yakni ponsel, broadband dan internet protocol television. FMA juga mendapatkan hak semua pertandingan tiga turnamen FIFA, yaitu Piala Dunia, Piala Dunia Wanita U-17 dan Piala Dunia Wanita U-20 yang semua digelar pada 2018. Dengan kanal publikasi begitu lengkap, FMA yang mengakusisi Nine Sport akhir 2016 lalu siap mendulang rupiah dari momentum Piala Dunia 2018 dan perhelatan lain. Nine Sport merupakan promotor yang sukses membawa klub-klub Eropa tampil di Indonesia seperti Ajax Amsterdam, AS Roma, Juventus, Hamburger SV, Sevilla hingga mengakomodasi persiapan tim Indonesia bertanding di Eropa. Pemilik Nine Sport adalah Arief Putra Wicaksono, suami Gendis Siti Hatmanti, putri keluarga Cendana, yakni Bambang Trihatmodjo. Arief menjabat Chief Commercial Officer (CCO) di FMA. FMA belum menyebut nilai pembelian hak siar eksklusif Piala Dunia 2018. Sebagai ilustrasi, pada Piala Dunia 2014, PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) menggelontorkan dana US$ 54,1 juta membeli hak eksklusif siaran dari Federation Internationale de Football Association (FIFA). Lalu, VIVA mengganti biaya-biaya yang dikeluarkan PT Inter Sports Marketing sehubungan proses persiapan, negoisasi, dan eksekusi licence agreement US$ 4,44 juta dan membayar biaya konsultasi US$ 3 juta. Dalam keterangan resminya, Senior Vice President FMA Shanna Murady bilang, berkaca dari Piala Dunia 2014, Indonesia menjadi negara nomor satu di dunia dengan rating tertinggi dengan rata-rata 120 juta-150 juta penonton televisi kumulatif. FMA berharap, jumlah itu bisa pecah rekor di Piala Dunia 2018. Apalagi pembukaan hajatan empat tahunan ini akan bertepatan dengan Lebaran yang diprediksi jatuh pada 14 Juni 2018. Daya tarik sepakbola yang kuat membuat media televisi, radio dan penyiaran online, berlomba untuk memperoleh hak siar Piala Dunia 2018. Ini modal FMA jualan hak siar di Tanah Air. Maklum, mereka tak punya media televisi, online atau kanal lain. Sementar itu, legenda Manchester United Teddy Sheringham, dijadwalkan bakal mengunjungi Tanah Air pada awal Mei mendatang. Kehadiran Sheringham, adalah untuk melakukan kampanye Piala Dunia 2018 di Indonesia. Pemegang lisensi Public Exhibition Piala Dunia, PT Pesta Bola Indonesia, yang membawa Sheringham. Diharapkan dengan kedatangan pria asal Inggris membuat demam Piala Dunia ikut dirasakan masyarakat Indonesia. “Insya Allah Teddy Sheringham akan datang ke Indonesia tanggal 2 Mei. Ini sebagai kampanye Pesta Bola Public Exhibition Piala Dunia,” kata Deputi President Director Pesta Bola Indonesia Pongky Rivawanto, di Jakarta. Pesta Bola saat ini menjalin kerja sama dengan PT Futbal Momentum Asia yang memegang lisensi eksklusif di Indonesia atas hak media, siaran, dan komersial terkait Piala Dunia 2018 Rusia. (Ham)