DBL Gelar Special Basketball Clinic For Lombok, 222 Pelajar NTB Buru Tiket DBL Camp

Honda Developmental Basketball League (DBL) Special Basketball Clinic For Lombok, dimulai sejak Senin (5/11), yang berlangsung di Gelanggang Pemuda Mataram, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 222 pebasket pelajar di Pulau Lombok mendapat program latihan sekaligus seleksi menuju Honda DBL Camp. (DBL)

Mataram- Honda Developmental Basketball League (DBL) Special Basketball Clinic For Lombok, dimulai sejak Senin (5/11), yang berlangsung di Gelanggang Pemuda Mataram, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 222 pebasket pelajar di Pulau Lombok mendapatkan program latihan intensif yang menyenangkan. General Manager DBL Indonesia, Yondang Tubangkit mengatakan, program tersebut diselenggarakan untuk kali pertama di Lombok. Visi programnya membangkitkan semangat pemuda pasca bencana gempa. ”Mereka harus terus semangat. Bencana gempa tak boleh meruntuhkan itu. Kita bangkitkan mereka melalui program khusus ini,” kata Yondang. Para peserta mendapatkan program latihan khusus dari World Basketball Academy (WBA) Australia. Shane Froling dan Ryan Gardiner, yang datang langsung memberi materi. ”Mereka juga adalah pelatih di DBL Camp. Kita bekerjasama sejak 2010 silam,” jelasnya. Program latihan yang diberikan hampir sama dengan di DBL Camp. Mereka mendapatkan materi teknik dasar cara bermain basket yang tepat. ”Program ini sekaligus memberikan gambaran yang ada di Honda DBL Camp,” bebernya. Menjadi bagian dari Honda DBL camp cukup berat. Harus melalui seleksi yang ketat. “Paling tidak, melalui program ini, student-athlete NTB bisa merasakan atmosfer DBL Camp sesungguhnya,” ujarnya. Itu bisa memberikan suntikan spirit bagi mereka untuk terus berlatih basket. Semangat mereka yang digenjot melalui program tersebut, bisa menjadi tonggak bagi pebasket NTB berprestasi ke depan. ”Saya berharap, program ini bisa bermanfaat bagi perkembangan dunia basket NTB ke depan,” harapnya. Pebasket mendapatkan program latihan khusus selama tiga hari. Dari 5-7 November. Yondang mengatakan, program itu akan menjadi ajang seleksi, menuju ke Honda DBL Camp, di Surabaya, Jawa Timur. Lima pebasket putra dan putri akan mewakili NTB berebut tiket Honda DBL Indonesia All-Star. ”Pemain yang lolos menjadi DBL All Star, berangkat ke Amerika,” jelasnya. NTB memiliki potensi yang baik. Hanya saja perlu pembinaan lebih intens. ”Saya yakin mereka lebih semangat berlatih usai basketball clinic ini,” tutupnya. (Adt)

Ratusan Atlet Junior Ikuti Kejurnas Sepak Takraw Antar PPLP 2018, Kemenpora : Masa Depan Atlet Tidak Suram !

Raden Isnanta, Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora saat menghadiri pembukaan Kejurnas Sepak Takraw 2018 Antar PPLP, di Hall Futsal Rafhelly Bypass Balai Baru Kuranji, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), yang akan berlansung pada 5-10 November 2018. (Istimewa)

Padang- Sebanyak 236 atlet junior, dari 12 PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar), dan 3 Sentra Keolahragaan di seluruh Indonesia mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepak Takraw 2018, di Hall Futsal Rafhelly Bypass Balai Baru Kuranji, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), pada 5-10 November 2018. Dari 15 tim yang bersaing menjadi yang terbaik di event itu, terdapat peserta PPLP maupun SKO (Sekolah Khusus Olahraga) dari Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Kehadiran mereka mendapatkan apresiasi yang tinggi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Sebab, beberapa waktu lalu, sebagian wilayah Sulawesi Tengah, porak poranda akiba Gempa Bumi berkekuatan 7,7 skala richter (SR), dan Tsunami. “Untuk menghilangkan rasa stres dan duka karena keluarganya terkena bencana Gempa Bumi dan Tsunami,” ujar Raden Isnanta, Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora, pada Rabu (7/11). Isnanta pun berharap, aktivitas olahraga bisa membantu dalam pemulihan traumatik akibat bencana. Dijelaskan Isnanta, menjadi juara di ajang Kejurnas bukanlah menjadi tujuan utama. Sebab, menurutnya, arena tertinggi adalah POPNAS (Pekan Olahraga Pelajar Nasional). “Atlet-atlet sekalian jangan khawatir masa depannya suram kalau menekuni atlet sepak takraw. Dengan prestasi yang diraih akan mendatangkan rezeki yang berlimpah, salah satunya peraih medali emas pada Asian Games 2018, mereka mendapatkan bonus uang Rp 1,5 miliar, dan diangkat menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil),” lanjutnya. Ia berharap seluruh atlet disiplin mengikuti Kejurnas. Seperti jam berapa pemanasan, latihan, dan tertib pertandingan. “Saat bertanding, jadwalnya jangan dipadatkan, sehingga anak-anak harus bertanding hingga larut malam. Hal ini tentu tidak baik, dan berdampak terhadap kesehatan atlet,” tambah Isnanta. Sementara itu, Devi Kurnia, Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi (Setdaprov), mewakili Gubernur Sumbar, menyebut sepak takraw patut bangga dengan prestasi di Asian Games 2018, Jakarta-Palembang, pada Agustus-September lalu. “Sejak Asian Games 1990, baru di Asian Games 2018, sepak takraw merebut medali emas,” ungkapnya. Sedangkan Adib Alfikri, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumbar, mengaku  event ini memiliki tujuan untuk mengukur kemampuan serta kematangan bertanding, sekaligus ajang silaturahmi antar PPLP se-Indonesia. “Event ini diikuti 236 atlet junior, dari 12 PPLP dan 3 sentra keolahragaan di seluruh Indonesia,” tukas Adib. (Adt)

Ranking Satu Dunia Ramaikan Persaingan, Indonesian Masters 2018 Ajang Timba Pengalaman Pegolf Amatir Indonesia

Turnamen golf Indonesia Masters 2018, di Royale Jakarta Golf Club, Jakarta Timur, 13-16 Desember mendatang, bakal semarak dengan kehadiran pegolf nomor satu dunia Justin Rose (Inggris), dan Henrik Stenson (Swedia). (Adt/NYSN)

Jakarta- Pegolf nomor satu dunia Justin Rose (Inggris) dan Henrik Stenson (Swedia) memastikan kehadirannya di turnamen golf Indonesian Masters 2018, di Royale Jakarta Golf Club, Jakarta Timur, pada 13-16 Desember. Mereka akan terlibat persaingan sengit dengan pegolf negara lain, seperti India, Korea, Thailand, dan tuan rumah Indonesia, guna memperebutkan total hadiah 750.000 dollar Amerika Serikat (AS). Justin Rose merupakan pegolf nomor satu dunia, sekaligus juara bertahan di Indonesian Masters. Ia merupakan pemegang medali emas Olimpiade Musim Panas 2016, Rio de Janeiro, Brasil. Sedangkan Henrik Stenson adalah pegolf pertama Swedia yang menjuarai turnamen Major, saat sukses meraih kemenangan pada Open Championship 2016, di Royal Troon. Dan, pada 2013, Stenson meraih FedEx Cup di U.S PGA Tour dan Race to Dubai di European Tour, serta menjadi pegolf pertama yang mengawinkan dua trofi dan melakukannya di tahun yang sama. Ia juga pemegang medali perak Olimpiade Musim Panas 2016, Rio de Janeiro, Brasil. “Tahun ini, Indonesian Masters sangat spesial, dan beruntung kami bisa menghadirkan Justin Rose. Kebetulan minggu ini dia jadi pegolf nomor satu di dunia. Jadi suatu kebanggan buat kami, dia mau datang,” ujar Jimmy Masrin, Founder Indonesian Masters dan Chairman of Asian Tour, di Jakarta, pada Rabu (7/11). Menurutnya, untuk pertama kali Indonesian Masters selama penyelenggaraan kedelapan kalinya ini menghadirkan pemain nomor satu dunia, sehingga membuat kompetisi menjadi sangat sulit bagi pegolf Indonesia dan pegolf negara lain. “Di Indonesian Masters ini Indonesia mendapat alokasi 24 nama pegolf, yakni 20 pegolf profesional dan 4 pegolf amatir. Kalau dilihat kualitas pegolf Indonesia makin meningkat dari setiap pelaksanaan turnamen ini,” lanjutnya. “Bagi pegolf amatir Indonesia, turnamen ini juga menjadi tantangan tersendiri, sekaligus untuk menimba pengalaman dari pegolf-pegolf terbaik di dunia. Karena selama ini mereka juga sudah memiliki kesempatan bermain di skala lokal, regional, hingga internasional,” tambah Jimmy. Indonesian Masters akan diikuti 144 pegolf dari seluruh dunia. Dan juara klasemen Habitat for Humanity (Order of Merit Asian Tour) dinobatkan pada Indonesian Masters, serta juara turnamen tahun ini akan mendapatkan kesempatan bertanding di WGC-FedEx St. Jude Invitational pada Juli tahun depan. Sementara itu, Tambok P. Setyawati, Direktur Retail Banking Bank Negara Indonesia (BNI), mengaku bangga Bank BNI bisa mensponsori turnamen ini. “Turnamen ini merupakan salah satu kompetisi olahraga internasional utama di negara ini, dan event yang sempurna bagi kami untuk ikut terlibat,” tukas Setyawati. (Adt)

Jasa Para “Pemain Berpengalaman” Timnas U-16 Kini Mulai dibidik Klub Liga 1

Winger jebolan Timnas U-16 yang kini membela Persib Bandung U-16, Amanar Abdillah (63), saat tampil melawan PSMS Medan U-16, di SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, pada Minggu (4/11). Pertandingan ini merupakan partai di Grup A Elite Pro Academy PSSI U-16. (persib.co.id)

Jakarta- Amiruddin Bagas Kaffa dan Amiruddin Bagus Kahfi resmi menyusul jejak para pemain jebolan Timnas U-16 yang bergabung ke klub Liga 1. Si kembar Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi, resmi bergabung dengan tim junior Barito Putera. Keputusan Bagas dan Bagus membela tim Liga 1, menyusul rekan-rekannya eks timnas U-16 yang merapat ke klub dalam negeri. Keduanya menyusul Muhammad Yudha Febrian, yang lebih dulu bergabung dengan Barito Putera. Sebelum Bagas dan Bagus, kapten Timnas U-16, David Maulana, memutuskan akan membela tim junior PSMS Medan. Hal itu disampaikan melalui cuitan akun Twitter @PSMSnews pada 27 Oktober lalu. Gelandang pengatur serangan Timnas U-16 itu diproyeksi tampil di tim senior PSMS mulai musim depan. Sementara itu, tandem David Maulana di lini tengah Garuda Asia, Andre Oktaviansyah, memutuskan untuk membela PS Tira. Selepas membela Timnas U-16 di Piala Asia U-16, Andre langsung menerima pinangan dari PS Tira. “Iya saya langsung diminta bergabung dengan PS Tira U-16 yang sedang ada kompetisi Liga 1 U-16,” kata Andre. “Saya langsung bergabung dan bersiap melawan PSMS Medan besok harinya,” ucap pemain bernomor punggung 8 tersebut, pekan lalu. Dua pemain lainnya jebolan timnas U-16, Brylian Aldama dan Ernando Ari Sutaryadi, juga sudah menentukan pilihannya dan merapat ke klub Persebaya Surabaya. Laman resmi Persebaya.id resmi mengonfirmasi kepindahan kedua pemain yang berposisi sebagai gelandang dan kiper itu. Persib Bandung juga berhasil mendapatkan salah satu talenta dari Timnas U-16. Dialah Amanar Abdillah. Winger lincah asal Lhokseumawe, Banda Aceh ini, telah memperkuat Maung Ngora, pada kompetisi Liga 1 Elite Pro Academy U-16. Awal November ini, bomber Timnas U-16, Sutan Diego Zico, membubuhkan tanda tangannya menjadi bagian skuat Persija Jakarta. Sebelumnya, Di kubu Macan Kemayoran, sudah ada anggota Timnas U-16 yang lebih dahulu bergabung, yakni kiper, Muhammad Risky Sudirman, serta bek kiri yang masih berusia 15 tahun, Muhammad Uchida. (art) Daftar Skuat Timnas U-16 di Tim Liga 1 1. Ernando Ari Sutaryadi (Persebaya Surabaya/Kiper) 2. Brylian Aldama (Persebaya Surabaya/Gelandang) 3. David Maulana (PSMS Medan/Gelandang) 4. Andre Oktaviansyah (PS Tira/Gelandang) 5. Amiruddin Bagas Kaffa (Barito Putera/Bek) 6. Amiruddin Bagus Kahfi (Barito Putera/Striker) 7. Muhammad Yudha Febrian (Barito Putera/Bek) 8. Amanar Abdillah (Persib Bandung/Striker) 9. Sutan Diego Zico (Persija Jakarta/Striker) 10.Muhammad Risky Sudirman (Persija Jakarta/Kiper) 11.Muhammad Uchida (Persija Jakarta/Bek)

Hari Kedua Mainbasket Bareng DBL Indonesia di Gandaria City Mall, Hadirkan Basketball Clinic

Keseruan acara Mainbasket Bareng DBL Indonesia di Area Piazza, Gandaria City Mall, Jaksel, berlanjut pada Rabu (6/11). Tak hanya kompetisi basket 3x3, event ini juga menghadirkan Basketball Clinic yang diikuti oleh 50 anak-anak, yang dimentori langsung oleh head coach DBL Academy, Dimaz Muharri. (DBL)

Jakarta- Keseruan acara Mainbasket Bareng DBL Indonesia di Area Piazza, Gandaria City Mall, Jaksel, berlanjut pada Rabu (6/11). Tak hanya kompetisi basket 3×3, event seru yang digelar sebagai ‘pemanasan’ jelang Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 ini, juga menghadirkan Basketball Clinic. Dengan penuh semangat dan fun, sebanyak 50 anak-anak mengikuti klinik basket yang dimentori langsung oleh head coach DBL Academy, Dimaz Muharri, didampingi Muhammad Alfian Yassir dan Shabrina Putri Rizki. Lalu coach tamu pada basketball clinic ini adalah Faizatus Soimah, alumnus DBL Indonesia All-Star tahun 2017 dari Malang, serta salah satu pemain timnas U-18, yang juga menjadi anggota termuda Timnas putri Asian Games 2018, Adelaide Callista Wongsohardjo. Pada sesi awal, para peserta diajarkan bagaimana melakukan pemanasan yang baik. Pelatihan dibagi menjadi dua kelompok. Pertama untuk usia 7-9 tahun dan usia 10-15 tahun. Metode fun menjadi daya tarik utama DBL Academy dalam melakukan pengajaran pada para peserta. “Pelatihan basket yang tepat pada umur-umur dini seperti ini sebenarnya penting dalam perkembangan pemain basket. Nantinya mereka akan terbiasa saat dewasa. Tentu kita juga mengemasnya dengan gembira ya,” ucap Dimaz, yang pernah berpredikat point guard terbaik di ajang kompetisi IBL, dan kini fokus melatih DBL Academy. Selain pemanasan, anak-anak juga diajarkan bagaimana melakukan dribbling yang benar. Para peserta pun diarahkan menggiring serta mengontrol bola agar tak mudah diambil lawan. Dari beberapa peserta, ada pula Shailendra Naryama, putra dari artis cantik Ibu Kota, Dian Sastrowardoyo. Basketball Clinic by DBL Academy hari pertama ini, ditutup dengan prosesi pemilihan best participants. Kay, yang berasal dari kelompok usia 7-9 tahun, terpilih sebagai best participants. Keseruan Basketball Clinic ini akan berlanjut pada Kamis (7/11), di Area Mall, Gandaria City Mall, Jaksel. Sementara itu, memasuki hari kedua, persaingan Mainbasket 3×3 Competition makin panas. Jika di hari pertama debutan menampilkan performa gemilang, kini tim dengan nama besar menunjukkan tajinya. Keperkasaan SMAN 61 Jakarta di Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – East Region juga diperlihatkan pada Mainbasket 3X3 Competition. Tim SMAN 61 yang ambil bagian pada kompetisi 3X3 ini, memang tak diisi dengan pemain yang tampil di East Region. Namun, Nasa (julukan SMAN 61) kembali mengulangi kesuksesan. SMAN 61 (B) berhasil mengalahkan SMAN 71 (D) dengan skor 6-1. Nasa (julukan SMAN 61) meninggalkan jauh perolehan poin Sapta Eka (julukan SMAN 71). Sang kapten Nasa, Muhammad Dhafin Ganesha mengaku optimis dapat mencapai babak 8 besar dan tampil di GOR Soemantri Brodjonegoro. “Kesuksesan tim di East Region menular pada kami. Syukur kami bisa menang atas rival kami Sapta Eka. Dan optimis bisa berlaga di 8 besar nanti,” ucap siswa kelahiran 2002 itu. (Adt)

Belum Temukan Lawan Sepadan di Penyisihan World Junior Championship 2018, Indonesia Gasak Makau 5-0

Duet Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti melengkapi kemenangan Indonesia atas Makau 5-0, pada pertandingan kedua penyisihan grup H World Junior Championship 2018, pada Senin (5/11). (Dok. Humas PBSI)

Toronto- Garuda muda menorehkan hasil positif pada kejuaraan bulutangkis BWF World Junior Championship 2018, di Markham Pan Am Center, Ontario, Toronto, Kanada, pada Senin (5/11). Pada laga penyisihan grup H, skuat Pelatnas PBSI Cipayung Jakarta itu berhasil menekuk Makau dengan skor telak 5-0. Ini menjadi kemenangan kedua anak didik Susy Susanti itu. Sebelumnya, di hari yang sama, mereka membungkam Austria dengan skor telak 5-0. Menghadapi Makau, pebulutakis junior Indonesia menyelesaikan pertandingan dalam dua gim langsung. Bahkan, tiga pertandingan diakhiri dalam tempo 20 menit. Di partai pertama, duet campuran Ghifari Anandaffa Prihardika/Lisa Ayu Kusumawati berhasil membungkam perlawanan Leok Iok Chong/Wong Cheng Wa, straight game, dengan skor 21-8, 21-9, dalam waktu 24 menit. Indonesia memimpin 1-0. Tunggal putra Christian Adinata yang turun di partai kedua mampu menuntaskan tugasnya dengan baik. Ia menambah keunggulan Indonesia menjadi 2-0. Christian butuh waktu 35 menit menutup pertandingan atas Lee Rui Huan, straight game, dengan skor 21-9, 21-14. Begitu juga dengan Ghifari Anandaffa Prihardika yang kembali bermain di sektor ganda putra bersama Pramudya Kusumawardana Riyanto. Mereka tak menemukan kendala saat mengunci kemenangan dipartai ketiga atas Pui Ngai Che/Lam Hou Him, dengan skor 21-6, 21-12. Kedudukan 3-0 untuk Indonesia. Stephanie Widjaya sukses memperlebar jarak Indonesia dengan Makau menjadi 4-0 usai mengandaskan Chio Weng U, straight game, dengan skor 21-2, 21-8. Pertandingan partai keempat itu berakhir dalam waktu 20 menit. Dobel Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti berhasil menutup laga kelima dengan sempurna. Bermain selama 20 menit, Agatha/Fadia menghempaskan Cheong I Teng/Wong Cheng Wa, straight game, dengan skor 21-5, 21-4. Pertandingan berakhir 5-0 untuk keunggulan Merah Putih. Fadia mengungkapkan ia dan kolega belum menemukan kesulitan. Bahkan, menurutnya, bisa cepat beradaptasi dengan lapangan. “Lawan belum sulit. Alhamdulillah kami bisa sumbang poin buat Indonesia,” ujar Fadia usai laga. Dan tren positif ini, diharapkan Fadia dan Agatha bisa berlanjut hingga ke partai pamungkas. Lebih jauh dari itu, tekad mereka adalah berjuang keras di nomor beregu World Junior Championship 2018 ini. “Target awal semifinal dulu, satu-satu. Tapi harapannya pasti juara. Apalagi, ini tahun terakhir saya junior. Harapannya bisa bawa nama Indonesia ke podium juara,” tukas Agatha. Pertandingan selanjutnya, Indonesia akan menghadapi Meksiko pada Selasa (6/11) pukul 12.00 waktu Kanada. Dan di pertandingan terakhir penyisihan grup H, Siti Fadia Silva Ramadhanti dan kawan-kawan akan meladeni perlawanan Inggris, pada Rabu (7/11). (Adt)

Ikat Kontrak Hingga Lima Tahun, Barito Putera Resmi Dapatkan Bintang Kembar Timnas U-16 Bagas-Bagus

Klub Liga 1 asal Kalimantan Selatan, Barito Putera resmi mengontrak selama lima tahun, duet kebar bintang Timnas U-16 asal Magelang, Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi (kiri), dan Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri (kanan), atau Bagas-Bagus. (twitter/@PSBaritoPutera)

Banjarmasin- Klub Liga 1 asal Kalimantan Selatan, Barito Putera menyatakan resmi mengontrak Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi dan Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri, atau Bagas-Bagus, bintang Timnas U-16. Manajer Barito Putera, H Hasnuryadi Sulaiman HB, pada Selasa (6/11), menyebut Bagas dan Bagus, serta bek kiri Timnas U-16, Mochamad Yudha Febrian, resmi dikenalkan kepada para suporter, saat laga Barito Putera vs PS Tira, Senin (5/11) malam, di Stadion 17 Mei Banjarmasin. “Sudah resmi kami nyatakan, mereka bergabung di keluarga Barito Putera,” papar Hasnuryadi. Hasnuryadu mengatakan, jika Barito Putera memberi perhatian pada bibit-bibit pesepak bola nasional untuk melanjutkan kiprahnya berlaga di klub profesional. “Ini sesuai cita-cita pendiri klub Barito Putera (Almarhum H Abdussamad Sulaiman HB) guna mencetak pesepak bola handal di negeri ini,” papar anggota DPR RI ini. Bagi dia, cita-cita pendiri klub adalah suatu hal yang sangat mulia bagi olahraga nasional, sehingga dirinya sebagai penerus akan berkomitmen mewujudkan. Sebagai wujud nyata yang sudah dilaksanakan, papar Hasnuryadi, klub sepak bola Barito Putera U-16 dan U-19 sudah berlaga di kompetisi nasional, bahkan banyak mengukir prestasi. “Bahkan, tim junior ini banyak yang diambil timnas, dan beranjak ke level senior tim Barito Putera,” tuturnya. Ia berharap, si kembar Bagas dan Bagus betah bergabung dengan Barito Putera dengan durasi panjang yang mencapai 5 tahun. “Nanti manajemen yang mengatur dan menilainya, tapi saya sangat gembira mereka ini sudah mau bergabung dengan tim kita, ini akan jadi kebanggaan dan idola baru masyarakat Kalsel,” ujarnya. Sementara itu, Bagas menyatakan, dia dan saudaranya Bagus memilih bergabung dengan Barito Putera karena tertarik dengan strategi permainannya. “Kami juga tertarik dengan klub ini karena memiliki unsur releginya yang kental,” paparnya. Sebelumnya, lewat akun Instagram resmi, pada Rabu (31/10), Barito mengumumkan mengikat Bagas dan Bagus. Mereka diproyeksikan tampil mengikuti kompetisi Liga 1 U-16 2018. Sejatinya, Barito bukan satu-satunya tim yang menginginkan Bagus dan Bagas. Ada pula Persija Jakarta, Bali United, sampai klub asal Malaysia, Serawak FA, yang tertarik pada keduanya. Namun didukung keputusan orangtua, mereka memilih berlabuh ke Barito Putera. “Kami bangga jadi keluarga besar klub ini, apalagi dilatih Jackson F Tiago, mantan pelatih timnas,” tukasnya. Barito memang tengah serius dalam pembinaan usia muda. Salah satunya dengan membangun Sekolah Sepakbola Barito Putera. Klub berjuluk Laskar Antasari itu juga sejauh ini sangat rajin memunculkan bibit-bibit muda. Ada nama Nazarula Fahmi dan Ady Setiawan dari tim muda Barito U-19, yang saat melawan Persija Jakarta di ajang Liga 1, mendapat kesempatan main di babak kedua. Selain itu, dua pemain Barito, Muhammad Riyandi dan M. Raffi Syarahil, juga masuk dalam skuat Timnas U-19. (art)

Bek Timnas U-19 Tiba di Brussel dan Trial di AFC Tubize, Klub Asalnya Kini Meradang

Bek kiri Timnas U-19, Firza Andika (jaket biru), saat ini sudah tiba di Brussel, Belgia. Firza akan memulai trial selama tiga pekan bersama klub Divisi 2 Belgia, AFC Tubize, hingga 25 November 2018. (instagram)

Brussel- Bek kiri Timnas U-19, Firza Andika, saat ini sudah tiba di Brussel, Belgia. Firza akan memulai trial selama tiga pekan bersama klub Divisi 2 Belgia, AFC Tubize, hingga 25 November 2018. Kepastian Firza tiba di Belgia, disampaikan dua agensi yang mengurus kepindahannya, yaitu 2 Touch International dan Northcliff Sport. Dalam akun Instagram dua agensi itu, pada Senin (5/11), tampak Firza berfoto menggunakan jaket Timnas Indonesia, dengan latar belakang pemandangan Kota Brussel. “Kami sudah berada di Eropa untuk trial Firza Andika di klub Belgia, AFC Tubize. Ia melakukan trial yang dimulai pada hari ini dan berada di sini selama tiga pekan. Kami akan melakukan pembaruan dan akan membagikan lebih banyak perkembangan tentangnya,” bunyi caption foto dalam akun Instagram 2 Touch International. Dengan hadirnya Firza di Belgia, diharapkan akan semakin banyak pemain Indonesia yang benar-benar berkarier di Eropa. Sebelum Firza, rekan setimnya di Timnas U-19, Egy Maulana Vikri, sudah lebih dulu berangkat ke Eropa, dan kini resmi menjadi bagian dari klub Polandia, Lechia Gdansk. Sebelumnya, Firza sempat dikritik oleh pelatih PSMS Medan, Peter Butler, karena dinilai meninggalkan tim saat kondisi kritis. “Kenapa dia tak tunggu Natal atau Desember, hingga kompetisi selesai, setelah itu dia mau persiapan ke sana tidak masalah,” ujar Peter, dilansir dari Tribun Medan, pada Sabtu (3/11). “Tidak ada tertarik PSMS di hati dia. Kenapa, dia lebih tertarik dengan klub lain. Saya tak tahu, dia pergi ke sana karena uang atau buat masa depan dia,” tambahnya. Kekecewaan pelatih asal Inggris ini memang tanpa alasan, karena peran Firza sangat dibutuhkan PSMS demi bangkit dan terlepas dari zona degradasi. Saat ini, tim berjulukan Ayam Kinantan masih menjadi juru kunci klasemen sementara Liga 1 2018 dengan perolehan 30 poin. Firza sediaanya tampil memperkuat PSMS ketika menjamu Borneo FC pada pekan ke-29 Liga 1, Sabtu (3/11). Namun, Firza dikabarkan sudah tidak bersama PSMS Medan sejak Kamis (1/11). (art)

Antusias Sambut Championship Jakarta Series 2018, DBL Gelar Drawing dan Charity di Mall

Bintang basket profesional, Andakara Prastawa (Pelita Jaya) dan Daniel Wenas (kanan/Siliwangi Bogor), hadir dalam acara drawing, untuk menentukan posisi para peserta pada babak Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018, pada Senin (5/11) di Mall Gandaria City. (DBL)

Jakarta- Setelah melalui perjalanan panjang, hari yang dinanti perwakilan Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 tiap region tiba. Pada Senin (5/11), bertempat di Mall Gandaria City, sebanyak 16 tim finalis hadir dalam acara drawing, guna menentukan posisi para peserta, di babak Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Babak Championship Jakarta Series 2018 akan berlangsung di GOR Soemantri, 10-17 November. Dalam prosesi drawing seluruh pemain dan ofisial diperkenalkan pada publik di Piazza Mall Gandaria City. Tak ketinggalan, orang tua dan keluarga seluruh pemai, turut dihadirkan pula, dalam acara yang bertajuk Mainbasket Bareng DBL Indonesia. Selain drawing, digelar Mainbasket 3×3 Competition, Basketball Clinic by DBL Academy, Talkshow with Darbotz, dan penampilan 12 besar UBS Gold Dance Competition. Pada hari pertama ini, Mainbasket Bareng DBL Indonesia dibuka dengan serunya Mainbasket 3×3 Competition. Tak hanya peserta, pengunjung Mall Gandaria City dibuat terpukau dengan laga 3×3 antar SMA ini. Usai panasnya Mainbasket 3×3 Competition, keseruan dilanjutkan dengan Talkshow inspiratif with Darbotz. Pada sesi talkshow, hadir pula Masany Audri selaku Direktur DBL Indonesia. Selain itu ada dua DBL All-Star tahun 2014 asal Makassar Erick Gossal dan DBL All Star 2017 asal Malang, Faizzatus Shoimah. Mereka berbagi pengalaman tentang bagaimana bisa meraih kesuksesan dari nol. Tak tertinggal sesi charity untuk Palu, juga terselenggara usai talk show inspiratif with Darbotz. DBL Indonesia berkolaborasi dengan Darbotz membuat t-shirt spesial dengan desain pilihan hasil vote instagram DBL Indonesia. Hasil penjualan t-shirt disumbangkan untuk saudaraDonggala.Palu dan Donggala. Bintang basket profesional, Andakara Prastawa (Pelita Jaya) dan Daniel Wenas (Siliwangi Bogor), turut mendukung program charity ini. Keduanya hadir dan menjadi orang pertama yang menggunakan t-shirt tersebut. ”Kolaborasi yang keren antara DBL Indonesia dan Darbotz. Senang rasanya bisa ikut support,” ujar Prastawa. ”Ini sedikit bentuk kepedulian kami terhadap saudara-saudara yang terkena musibah di Palu dan Donggala. Desain t-shirt keren dan unik,” timpal Daniel. Keseruan Mainbasket Bareng DBL Indonesia masih terus berlanjut hingga Rabu (7/11). Masih akan ada ketatnya pertandingan Mainbasket 3×3 Competition, Basketball Clinic by DBL Academy, dan juga penampilan terbaik dari 12 besar UBS Gold Dance Competition. (Adt) Hasil Drawing Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 Putra Grup A SMA Al-Izhar SMA Permai SMAN 21 Jakarta SMA Bukit Sion Grup B SMAN 3 Jakarta SMAK 5 Penabur SMAN 61 Jakarta SMAN 2 Jakarta Putri Grup A SMAN 28 Jakarta SMAN 36 Jakarta SMAN 16 Jakarta SMAN 30 Jakarta Grup B SMAN 3 Jakarta SMAN 71 Jakarta SMK Yadika 2 SMAN 18 Jakarta

Batal Training di Belgia, Bomber Timnas U-16 Resmi Berkostum Persija Jakarta Tiga Musim Kedepan

Persija Jakarta resmi mendapat amunisi baru usai mendatangkan bomber Timnas U-16, Sutan Diego Armando Ondriano Zico (jaket hitam). Striker Garuda Asia ini diberikan kontrak oleh manajemen Persija selama tiga tahun. (Persija.id)

Jakarta– Persija Jakarta mendapatkan amunisi baru usai mendatangkan bintang Timnas U-16, Sutan Diego Armando Ondriano Zico. Zico, sapaanya nantinya bisa membela dua tim sekaligus, yakni tim Persija Jakarta U-19 maupun U-16. Striker Garuda Asia ini diberikan kontrak oleh Persija selama tiga tahun. Penandatanganan kontrak langsung dilakukan pemuda kelahiran Jakarta, 7 April 2002, bersama orang tuanya, serta Direktur Utama Persija, Gede Widiade, di Kantor Springhill, Kemayoran, Senin (5/11) siang. “Sutan Diego Zico resmi kami beri kontrak selama tiga tahun. Ini sebagai bukti kami juga serius menyiapkan proyek jangka panjang untuk tim junior kami,” ujar Gede. Ini merupakan perekrutan ketiga untuk skuad timnas U-16. Sebelumnya, Persija sudah merekrut Muhammad Rizky dan Muhammad Uchida Sudirman. Rizky, sapaan Muhammad Rizky, kini membela Persija U-19 sebagai penjaga gawang. Sementara Uchi, panggilan Muhammad Uchida, yang lahir di Jakarta pada 25 Maret 2003 diproyeksikan menjadi bek andalan Persija U-16, dalam Elite Pro Academy U-16. Zico mengaku senang bisa bergabung dengan Persija. Macan Kemayoran klub impiannya untuk meniti karir profesional. “Alhamdulillah senang dan bangga bergabung dengan Persija. Ini tim kebanggaan saya dari kecil. Apalagi sejak usia 8 tahun, saya sudah nonton Persija. Semoga bisa sukses disini,” tukasnya. Awal Oktober lalu, Zico mendapat tawaran dari manajer JSSL Chelsea FC. Hanya, Zico belum mengiyakan tawaran itu. Kabar itu dibenarkan oleh ayah Zico, Oriyanto Jhosan. Saat itu, menurut Oriyanto, Zico belum sembuh total dari cedera pangkal pahanya. ”Ada tawaran ke Belgia atau Australia. Tapi, Zico memilih untuk memulihkan cedera pahanya lebih dahulu. Mungkin nanti bulan November atau Desember, dia bisa menerima tawaran itu,” tutur pria yang juga eks pemain Semen Padang itu. Itu juga yang menjadi alasan Zico jarang di turunkan dalam Piala AFF U-16 2018. Bahkan di Piala Asia U-16 September lalu, Sutan Zico hanya sekali turun full time. Itu saat Garuda Asia ditahan Imbang 0-0 oleh India (27/9). ”Ada ototnya yang sobek dan tak bisa dioperasi, harus istirahat. Itu berpengaruh di pergerakan dan kecepetan dia saat di lapangan,” ucap Oriyanto. Zico hanya mencetak dua, dari empat gol yang dicetak Timnas U-16, di Piala Asia U-16. Berkat kepiawaiannya mengolah si kuit bulat, Zico beberapa kali tampil di kompetisi internasional. Memasuki usia 12 tahun, Zico sering dipinjam sejumlah SSB mengikuti kejuaraan. Saat mengikuti turnamen junior U-14 di Karawang, Zico menjadi top scorer. Ia dipinjam SSB ASAD 313 Purwakarta, berlaga di Danone Nation Cup Brasil. Pada 2014, ia menjalani traing camp Chelsea Soccer School di Singapura. Selanjutnya pada 2017, ia mengikuti FC Bayern Youth Cup di Jerman, dan tampil di Piala Gothia yang berlangsung di China. (art) Bio Data Nama: Sutan Diego Armando Ondriano Zico Tempat tanggal lahir: Jakarta, 7 April 2002 Ayah : Oriyanto Jhosan Ibu : Neneng Suhartini Anak : kedua dari empat bersaudara Sekolah : Kelas XI SMA Negeri 1 Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat Asal Akademi: Sekolah Sepak Bola Bina Taruna, Jakarta Pemain Idola: Robert Lewandowski Karier bermain: 2014 Piala Danone di Brasil Chelsea Soccer School Singapura 2017 FC Bayern Youth Cup di Jerman Gothia Cup 2017 bersama klub LKG-SGF Indonesia Chelsea Soccer School Indonesia Tim Nasional Indonesia U-16 (Kualifikasi Piala AFC U-16 2017, Juara Piala AFF U-16 2018, Perempat Final Piala Asia U-16 2018) 2018 Persija Jakarta Junior (U-16 dan U-19)

Perebutkan Total Hadiah Rp 177 Juta, Kejuaraan Bulutangkis Antar Media Djarum Foundation 2018 Siap Dihelat

Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2018 siap dihelat yang akan memperebutkan total hadiah Rp 177 juta, dimana grand final akan berlangsung di GOR Jati, Kudus, Jawa Tengah, pada 28-29 November 2018. (Adt/NYSN)

Jakarta- Kompetisi bagi pekerja media bertajuk ‘Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2018’ siap dihelat. Pelaksanaan kejuaraan ini memasuki satu dasawarsa. Demi menjaga persaingan di antara para peserta agar berimbang, kategori nomor pertandingan dibagi menjadi tiga kelompok usia (KU). Yakni KU 25-35 tahun, KU 35-45 tahun, dan KU 45 tahun ke atas. Kejuaraan yang diselenggarakan Bakti Olahraga Djarum Foundation itu mengusung konsep, bila even jatuh di tahun ganjil, maka akan mempertandingkan nomor beregu. Sebaliknya, jika jatuh di tahun genap, maka akan mempertandingkan nomor perorangan ganda. “Kejuaraan bulutangkis ini sudah berlangsung kurang lebih 12 tahun, sejak 2006. Tapi, 10 terakhir, ada nomor pertandingan perorangan dan beregu. Event terbagi tiga zona, yakni Barat, Tengah, dan Timur,” ujar Tri Iksan, Panitia Pusat Turnamen Bulutangkis Antar Media 2018, di Kawasan Senayan, Jakarta, pada Senin (5/11). Zona Barat meliputi Sumatera, DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, yang akan memainkan babak penyisihan di Gelanggang Olahraga (GOR) Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada 7-9 November. Untuk Zona Tengah meliputi Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan, memulai penyisihan di GOR Tri Lomba Juang, Semarang, Jawa Tengah, pada 23-24 November. Dan, Zona Timur meliputi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Papua, fase penyisihan berlangsung di GOR Sudirman, Surabaya, Jawa Timur, pada 14-15 November 2018. “Pemenang masing-masing zona dan ditambah satu pasangan runner-up terbaik, dipertemukan di grand final,” lanjut Iksan. Jika di babak penyisihan laga dimainkan dengan sistem gugur, maka di grand final akan memakai sistem setengah kompetisi (saling bertemu). Babak final, dijadwalkan berlangsung di GOR Jati, Kudus, Jawa Tengah, pada 28-29 November 2018. Finalis yang lolos ke Kudus, akan ditanggung biaya transportasi dan penginapannya. Pada turnamen ini, Bakti Olahraga Djarum Foundation menyediakan hadiah total Rp 177 juta. “Djarum Foundation menyambut baik Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2018. Ini wujud konsistensi dari Djarum Foundation yang terus menerus mendukung rekan-rekan media event ini,” terang Ivana Lie, Perwakilan Bakti Djarum Foundation. Dijelaskannya, ada tiga tujuan yang diharapkan dari penyelenggaraan event ini, pertama yakni sebagai ajang silaturahmi antar sesama pekerja media. Kedua adalah media sebagai pilar dalam pengembangan serta peningkatan prestasi bulutangkis Indonesia, dengan menyebarkan informasi keseluruh pelosok Tanah Air. “Ketiga, yang paling penting dari penyelenggaraan event ini adalah, bisa merasakan aura kompetisi serta memberikan pengalaman berharga bagi para pekerja media. Lalu, harapan yang lebih tinggi yaitu bulutangkis makin populer,” ungkap legenda bulutangkis Indonesia era 1980-an itu. (Adt)

Kharisma Bangsa Harapkan Jadi Sekolah Terbaik, Basket Kini Ekstrakulikuler Unggulan

Tim basket putra Kharisma Bangsa (hitam) ketika melakukan training camp menjelang keberangkatan ke Paris, Perancis, mengikuti Paris World Games Basketball Championship 2018, Juli lalu. (istimewa)

Pamulang- Sederet prestasi berhasil diukir siswa-siswi Sekolah Kharisma Bangsa, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, di berbagai event nasional maupun internasional. Okan Celiker, Management Advisor Kharisma Bangsa, mengatakan institusi pendidikan yang dipimpinnya itu memiliki torehan prestasi, diantaranya tim basket putra SMA Kharisma Bangsa, meraih gelar juara Divisi 2 Paris World Games Basketball Championship 2018, Paris, Perancis, Juli lalu. “Di bidang sains, pada 2018, siswa SMA Kharisma Bangsa meraih dua medali perak yakni The 59th International Mathematics Olympiad Cluj-Napoca, Rumania, dan Hong Kong International Mathematics Olympiad, Hong Kong. Selain itu, meraih medali perunggu pada The 15th International Geography Olympiad , Quebec City, Canada,” ujar Okan, di kawasan Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Jumat (2/11). Selain itu, lanjut Okan, Kharisma Bangsa adalah sekolah yang menggunakan kurikulum gabungan yakni Cambridge International School dan nasional. Disisi lain, ungkap Okan, ada sekitar 10 persen alumni Kharisma Bangsa yang melanjutkan kuliah di luar negeri. “Jadi kami berusaha untuk meningkatkan jumlah 10 persen agar lebih banyak lagi siswa yang bisa kuliah ke luar negeri. Guna mendukung hal tersebut, Kharisma Bangsa memiliki satu departemen bernama college consuling. Mereka nantinya yang akan membantu siswa untuk lebih banyak yang mendaftar di luar negeri. Kedepan, kami juga ingin menjadi sekolah internasional dengan menerima lebih banyak siswa dari berbagai negara,” lanjutnya. “Kami juga memiliki program olimpiade sains yang sangat baik di sekolah. Bahkan dari tim nasional Indonesia yang berangkat ke olimpiade internasional, selalu ada siswa dari Kharisma Bangsa yang mewakili,” tambahnya. Dalam kesempatan itu, ia berharap dapat membawa semua pengalaman yang dimiliki selama berada di Amerika Serikat (AS) ke Indonesia. Diakuinya, bila selama ini Kharisma Bangsa merupakan salah satu institusi pendidikan yang terbaik. “Tentu dengan pengalaman yang saya miliki selama di Amerika Serikat, saya ingin membawa Kharisma Bangsa lebih baik lagi. Semoga bisa menjadi sekolah terbaik di wilayah Jakarta dan sekitarnya,” tegas Okan. Sementara itu, Imam Husnan Nugroho, Principal of Senior High School Kharisma Bangsa, menjelaskan ekstrakulikuler basket menjadi salah satu unggulan Sekolah Kharisma bangsa. “Saat ini yang paling bersinar itu basket. Karena sudah sampai level internasional prestasinya. Tapi, itu bukan berarti kami meninggalkan pembinaan ekstrakulikuler olahraga lainnya. Kami juga memiliki futsal, karate, taekwondo, badminton, bola voli, dan panahan,” ungkap Imam. Ia melanjutkan selain basket, olahraga yang memiliki peminat cukup banyak adalah futsal, dan taekwondo, untuk di tingkat Sekolah Dasar (SD) Kharisma Bangsa. “Namun prestasinya olahraga itu belum sampai ke level kompetisi yang besar. Meski demikian, kami akan tetap melakukan pembinaan semua olahraga yang ada di Kharisma Bangsa,” tukas Imam. (Adt)

Timnas Indonesia Bertolak ke Madrid, Karateka 20 Tahun Juara Asian Games Berburu Poin Ke Olimpiade 2020 Tokyo

Karateka Indonesia, Rifki Ardiansyah (sabuk merah) bersama tujuh atlet Tim Nasional (Timnas) lainnya, bertolak ke Madrid, Spanyol, guna mengikuti Kejuaraan Dunia Karate (WKF) 2018, pada 6-11 November. Mereka akan berjuang merebut poin demi menjaga peluang tampil di Olimpiade 2020 Tokyo. (sindonews.com)

Jakarta- Delapan karateka Tim Nasional (Timnas) Indonesia bertolak ke Madrid, Spanyol, Sabtu (3/11), guna bertanding di Kejuaraan Dunia Karate (WKF) 2018, pada 6-11 November. Mereka akan berjuang merebut poin demi menjaga peluang tampil di Olimpiade 2020 Tokyo. Dilansir sindonews.com, Kejuaraan dunia di Madrid ini menjadi perhatian utama FORKI karena memiliki torehan poin terbesar, di antara kejuaraan-kejuaraan WKF lainnya. Itu pula yang membuat Indonesia, berharap banyak dari kejuaraan dunia 2018 ini. “Target kami adalah tampil di Olimpiade 2020 Tokyo. Karena itu, kami akan berusaha ikut di ajang yang menyediakan poin cukup banyak, seperti kejuaraan dunia ini. Bahkan, bisa tampil di kejuaraan ini saja sudah mendapat poin, apalagi meraih prestasi medali, tentu poinnya lebih besar lagi,” ujar pelatih Timnas Indonesia, Syamsuddin. Syarat tampil di Olimpiade 2020 Tokyo, para karateka harus masuk peringkat 100 besar WKF. Jika tidak, mereka tak akan bisa merasakan aura Olimpiade. Karena itu, Forki terus menjaga peluang para karatekanya, dengan memberinya kesempatan tampil di ajang-ajang WKF, baik kejuaraan dunia, WKF Premier League, maupun Seri A. Bahkan, setelah kejuaraan dunia di Madrid, Forki juga kembali menurunkan beberapa karatekanya, di Kejuaraan Seri A di Shanghai, China, pada Desember nanti. Upaya Forki menurunkan karatekanya di event-event penting WKF, mendapatkan hasil yang lumayan. Rifki Ardiansyah Arrosyiid misalnya. Saat menjadi juara Asian Games 2018, peringkatnya hanya 329 WKF. Namun, setelah 5 kali bertanding di ajang Seri A di Chile, awal September lalu, anggota TNI kelahiran Surabaya 24 Desember 1997 ini, langsung meroket ke posisi 128 WKF. “Peringkat Rifki naik pesat jelas luar biasa. Kami harap, dia segera masuk 100 besar, untuk mendapatan peluang tampil di Olimpiade. Dan itu bisa terwujud jika dia main bagus di Kejuaraan Dunia Madrid,” ujar Syamsuddin, yang mendampingi Rifky saat bertanding di Chile. Hal senada disampaikan pelatih kata Omita Olga Ompi. Dia pun berharap dua karateka nomor kata yang akan tampil di Kejuaraan Dunia Madrid, turut meraih poin maksimal. Itu untuk menjaga peluang mereka lolos Olimpiade 2020 Tokyo. Saat ini, dua karateka kata Indonesa yang dipersiapkan ke Madrid, peringkatnya masih di 100 besar WKF. Ahmad Zigi Zaresta Yuda menempati peringkat 31 WKF, sementara Nawar Kautsar Mastura di 77 WKF. “Tapi, mereka harus berusaha menaikkan performanya agar peringkatnya tak tergeser karateka-karateka dunia lainnya. Kami berharap mereka tetap fokus berlatih dan memanfaatkan peluang poin di kejuaraan dunia WKF,” ujar Omita. Untuk menjaga itu, proses latihan disiplin tentu menjadi hal yang sangat penting bagi mereka. Jika mereka tidak mengikuti aturan yang ditetapkan manajer tim, itu akan berdampak pada performa mereka. “Mereka harus mengikuti aturan tim seperti jadwal latihan teknik kapan, latihan fisik berapa kali, serta makan dan pola tidur yang disiplin. Program itu dibuat agar mereka bisa peak saat tampil di event-event tertentu,” ujar Manajer Timnas Karate, Monang Napitupulu. Jack, panggilan akrab Monang, menegaskan, sejauh ini tim karate sudah berlatih teknik secara maksimal, di lokasi Pelatnas di Gloria Suites, Grogol, Jakarta. Sementara latihan fisik, rutin dilakukan dua kali dalam sepekan, di Hotel Peninsula, Jakarta Selatan. (Adt) Skuat Timnas Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia 2917 di Madrid, Spanyol Peraih medali emas kumite -61 kg putra Asian Games 2018, Rifki Ardiansyah Arrosyiid (128 WKF), Peraih medali perunggu kata perorangan putra Asian Games 2018, Ahmad Zigi Zaresta Yuda (31 WKF), Peraih medali perunggu kumite -55 kg putri Asian Games 2018, Cok Istri Agung Sanistyarani (17 WKF), Sandi Firmansyah (kumite -75 kg putra, 75 WKF), Nawar Kautsar Mastura (kata perorangan putri, 77 WKF), Srunita Sari Sukatendel (kumite -50 kg putri, 10 WKF), Dessyinta Rakawuni Banurea (kumite +68 kg putri, 54 WKF), Daniel Hutapea (U-21),

Sudah Lakukan Persiapan Matang, Tim U-12 Okky Youth Tampil di SingaCup 2018 di Singapura

Sebanyak 16 pemain terbaik hasil seleksi U-12 Okky Youth Soccer Team 2018, bakal mewakili Indonesia di event SingaCup 2018 U12, 5-8 November, di The Cage Sports Park, Turf City, Singapura. (istimewa)

Jakarta- Sebanyak 16 pemain terbaik hasil seleksi U-12 Okky Youth Soccer Team 2018, mewakili Indonesia di event SingaCup 2018 U12, mulai 5-8 November, di The Cage Sports Park, Turf City, Singapura. Mereka merupakan hasil talent scouting mantan atlet timnas 80’an, Dede Sulaiman dan Berti Tutuarima, di event national championship pada 11 September lalu. Para pemain sudah menjalani training centre (pemusatan latihan) selama tujuh hari di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat. Mereka pun telah melewati laga persahabatan di Lapangan C, Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 28 Oktober lalu. “Hasilnya bagus saat menjalani trofeo dengan tim Okky 2017, dan tim IJSL yang menjadi juara 1 di Gothia Cup China 2018. Tim akan berangkat ke Singapura untuk mengikuti SingaCup 2018 U12, pada Minggu (4/11),” terang Head Group of Cup Suntory Garuda Beverage, Martinus Rezal dalam rilisnya, pada Sabtu (3/11). Tim Okky di SingaCup 2018 U12 masuk di Grup C bersama tim LFA protectors (Singapura), RC tanuan Labuyo (Fhilipina), Johor Da’rul Ta’zim FC (Malaysia), dan ZES football (Guam). Asep Padian yang pernah membawa tim Sister City DKI Jakarta meraih juara 1 di Beijing, dan tim IJSL Cipta Cendikia di Gothia Cup China 2018, dipercaya sebagai pelatih tim ini. U-12 Okky Youth Soccer League 2018 merupakan liga usia belia dari salah satu brand PT. Suntary Garuda Baverage, joint venture Suntory Jepang dan Garuda Food Group Indonesia, lalu bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Indonesia Junior Soccer League (IJSL). Pada event di 2017, U-12 Okky Youth Soccer League hanya hadir di Jabodetabek, tapi mulai 2018, kompetisi usia belia ini akhirnya hadir di enam kota besar, yakni Surabaya, Bandung, Malang, Yogyakarta, Semarang dan Jakarta. (art) Berikut 16 pemain terbaik OYSC 2018 yang akan berlaga di Singa Cup U-12 2018 Penjaga Gawang Rehan (SSB Browcelona) Lutfi Arta Nudgrha ( SSB Avatar) Belakang Catur Bima (SSB Bulog) Faturohma (SSB Tunas Harapan) Pramudia (SSB Tunas Harapan) M Hidayatulloh (SSB Bulog) Daffa Raisa (SSB Bulog) Tengah Raihan (SSB Alvatar), M Satria SKW (SSB Tunas Harapan) Rasyid Andika (SSB Tunas Harapan) Fadel (SSB Browcelona) M Syafiq (SSB Bulog) Depan Raffi Naraya (SSB Alvatar) M Giffari (SSB Alvatar) Dimas Juandika (SSB Tunas Harapan) Angga (SSB Browcelona) Pelatih : Asep Padian

Atlet Termuda Timnas Anggar Asian Games Asal Kaltim Sabet Emas Kejurnas 2018, IKASI DKI Akui Minim Skuat Junior

Ketua Pengprov IKASI Kaltim, Muslimin bersama para atlet peraih medali Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anggar 2018 di GBK Arena, Senayan, pada Sabtu (3/11). Eks atlet Asian Games 2018 yang baru berusia 16 tahun, Gabhy Novitha (hijab hitam), berhasil menyabet medali emas, untuk kategori Sabel putri junior. (tribunnews.com)

Jakarta– Pengurus Provinsi (Pengrov) Ikatan Anggar DKI Jakarta mengirim 80 atlet pada Kejuaraan Nasional di GBK Arena, Senayan, 1–4 November. Tim anggar Ibu Kota menargetkan dua medali emas di kejuaraan itu. Ketua Ikatan Anggar DKI Jakarta M Suradji mengatakan tak ingin muluk-muluk target timnya di kejurnas tersebut. Apalagi, ini merupakan agenda keduanya setelah terpilih menjadi Ketua Umum Ikatan Anggar DKI Jakarta periode 2018–2022, Oktober lalu. Bahkan, mereka juga tak diperkuat beberapa atlet andalannya, termasuk Inka Mayasari (senior foil putri). “Pengurus kami baru saja dibentuk. Jadi, kami realistis saja bahwa target kami dua medali emas di kejurnas ini. Apalagi, dua pemain andalan kami tidak tampil karena sedang berada di Amerika Serikat,” kata M Suradji. Meski begitu, Suradji mengatakan DKI tetap berpeluang meraih medali emas di ajang itu. Dia berharap mendapatkannya dari nomor EP senior putra, dan foil kaadet pemula. Sementara nomor lainnya masih didominasi daerah lain seperti Sumatera Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan. Selain itu, Suradji juga menambahkan jika atlet anggar DKI ini merupakan dari hasil se leksi dari Kejuaraan Provinsi DKI Jakarta, 27–28 Oktober lalu. Jadi, kejuaraan nasional ini, nantinya akan menjadi kesempatan mereka membuktikan yang terbaik agar bisa membela DKI Jakarta di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua. “Para atlet ini, kami seleksi dari kejurprov akhir Oktober lalu. Atlet ini yang menjadi cikal-bakal skuat PON 2020 di Papua,” kata Suradji, didamping Sekjen Ganefiono. Suradji mengakui terjadi kekosongan atlet anggar dari level junior ke senior. Hal inilah menjadi tugas pengurus baru untuk mengisi kekosongan tersebut. “Di sini atlet masih banyak yang butuh peningkatan. Kekosongan level junior ke senior juga sangat terbatas,” ungkapnya. Sementara itu, atlet Ikasi Kalimantan Timur (Kaltim), tampil apik pada Sabtu (3/11). Sejauh ini empat atlet Kaltim sukses menembus zona medali. Bahkan eks atlet Asian Games 2018, Gabhy Novitha, berhasil menyabet medali emas, untuk kategori Sabel putri junior. Disusul Eka yang meraih medali perak sabel putri junior, Agnes meraih perak kadet degen Putri, dan Risnu Affan dengan medali perunggu foil kadet putra. Pada Kejurnas ini, Ikasi Kaltim mengirimkan full tim 48 atlet, termasuk 12 junior dan 12 senior. Sekedar catatan, Gabhy berhasil menembus timnas Anggar Indonesia di ajang Asian Games 2018, dengan usia terbilang masih sangat belia, 16 tahun. Perjalanan menuju Asian Games memang tak mudah, bagi atlet yang saat ini masih berstatus siswi Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) Kaltim ini. Dara kelahiran Samarinda 2002 harus melewati sejumlah tantangan mulai kategori kadet, junior, hingga senior. Ia Terlahir dari darah atlet, lantaran ibunya berstatus atlet anggar Kaltim PON 2016. Bakat besar Gabhy sudah tercium sejak 2015 lalu, usai sukses menyabet 3 medali emas, di Kejuaraan Thailand Sport School Game. (Adt)

Hingga Laga Level U-19, Duel Persija vs Persib Juga Tak Terhindarkan

Liga 1 U-19 2018 telah memasuki babak perempat final. Dua rival bebuyutan, Persija Jakarta U-19 (oranye) dan Persib Bandung U-19 berada di grup yang sama, bersaing di Grup A bersama Persebaya Surabaya U-19 dan PSM Makassar U-19. (Persija.id)

Jakarta- Liga 1 U-19 2918 telah memasuki babak perempat final. Delapan tim yang berpartisipasi di babak ini dibagi dalam dua grup. Menariknya, dua rival bebuyutan, Persija Jakarta U-19 dan Persib Bandung U-19 berada di grup yang sama. Mereka bersaing di Grup A bersama Persebaya Surabaya U-19 dan PSM Makassar U-19. Pertandingan grup ini berlangsung di Stadion Moch Soebroto dan Stadion Gemilang, Magelang, Jawa Tengah. Saat penyisihan, Grup A diwakili Persija Jakarta U-19 dan Sriwijaya FC U-19. Lalu, Persebaya Surabaya U-19 dan PS Barito Putera U-19 mewakili Grup B, serta Persipura Jayapura U-19 dan PSM Makassar U-19 dari Grup C. Sementara itu, dua klub yang menyandang predikat peringkat tiga terbaik yang dipastikan lolos ke babak perempat final yakni Pusamania Borneo FC U-19 dari Grup C, serta Persib Bandung U-19 dari Grup B. Persib pun mengungguli Bhayangkara, karena selisih gol. Hal tersebut sesuai dengan surat PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi, terkait status klub peringkat 3 terbaik yang dikirimkan pada manajemen klub Bhayangkara FC U-19 dan Persib Bandung U-19 bernomor 331/LIB/XI/2018. Alhasil skuat Pangeran Biru menjadi lawan perdana Persija U-19 di babak ini. “Namanya duel Persija vs Persib ya pastinya sangat ditunggu, meski levelnya junior. Saya harap anak-anak tidak terganggu dengan apa yang terjadi di luar, dan harus fokus untuk bisa memetik kemenangan di laga perdana. Ini penting, mengingat untuk modal di pertandingan selanjutnya,” ujar Sudirman, pelatih Persija U-19. Itu berarti wajib hukumnya bagi Young Tiger meraih kemenangan di laga perdana, dengan format Home Tournamet ini. Apalagi di Grup A, pesaing mereka selain Maung Bandung juga cukup kuat, seperti Persebaya Surabaya U-19 dan PSM Makassar U-19. Babak perempat final Liga 1 U-19 dibagi dalam dua grup dan digelar mulai tanggal 7, 9 dan 11 November. “Sekali lagi seluruh tim punya peluang sama besarnya untuk lolos. Saya tekankan disini, bahwa pelatih harus pandai-pandai merotasi pemain. Mengingat jarak pertandingan pendek. Kami akan bawa 23 pemain terbaik kami ke babak 8 besar supaya kami dapat hasil maksimal di Magelang,” tutupnya. Dua tim teratas dari kedua grup di atas akan melaju ke babak semifinal, yang menurut rencana digelar 15 November, dan babak final pada 18 November. Babak semifinal dan final akan digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (art) Hasil Drawing Perempat Final Liga 1 U-19 2018 Grup A Persija Jakarta U-19 Persebaya Surabaya U-19 PSM Makassar U-19 Persib Bandung U-19 Grup B Persipura Jayapura U-19 PS Barito Putera U-19 Sriwijaya FC U-19 Pusamania Borneo FC U-19 Jadwal Perempat Final Liga 1 U-19 2018 Grup A Venue : Stadion Moch Soebroto dan Stadion Gemilang, Magelang, Jawa Tengah Rabu (7/11) Persija U-19 vs Persib U-19 kick off 15.00 WIB Rabu (7/11) Persebaya U-19 vs PSM U-19 kick off 15.00 WIB Jumat (9/11) Persib U-19 vs Persebaya U-19 kick off 15.00 WIB Jumat (9/11) PSM U-19 vs Persija U-19 kick off 15.00 WIB Minggu (11/11) Persija U-19 vs Persebaya U-19 kick off 15.00 WIB Minggu (11/11) PSM U-19 vs Persib U-19 kick off 15.00 WIB Grup B Venue : Stadion 17 Mei dan Stadion Demang Lehman, Banjarmasin, Kalimantan Selatan Rabu (7/11) Persipura U-19 vs Borneo FC U-19 kick off 16.30 WITA Rabu (7/11) PS Barito Putera U-19 vs Sriwijaya FC U-19 kick off 19.30 WITA Jumat (9/11) Borneo FC U-19 vs PS Barito Putera U-19 kick off 16.30 WITA Jumat (9/11) Sriwijaya FC U-19 vs Persipura U-19 kick off 19.30 WITA Minggu (11/11) Persipura U-19 vs PS Barito Putera U-19 kick off 15.00 WITA Minggu (11/11) Sriwijaya FC U-19 vs Borneo FC U-19 kick off 15.00 WITA

Tampil di Partai Final SaarLorLux Open 2018, Ketut/Rizki Siap Akhiri Penantian Wakil Indonesia

Pasangan ganda putri, Rizki Amelia Pradipta/Ni Ketut Mahadewi Istarani, berpeluang mengakhiri penantian panjang Indonesia di turnamen SaarLorLux Open 2018, saat di partai final, mereka akan menghadapi Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva, pada Minggu (3/11), di Saarlandhalle Stadium. (Humas PBSI)

Saarlandhalle- Akhirnya, Indonesia memiliki satu wakil ke final, dalam turnamen BWF World Tour 2018 yang berlangsung serempak. Yakni, di SaarLorLux Open 2018 yang diwakili Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia Pradipta. Sebelumnya, pada Macau Open 2018, dua wakil Indonesia rontok di semifinal. Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow harus menyerah dari ganda campuran Hong Kong, Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah, yang diikuti duet Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto, yang tunduk dari Misato Aratama/Akane Watanabe (Jepang). Ketut/Rizki pun berpeluang melanjutkan tradisi gelar Indonesia pada turnamen BWF ini. Tepatnya, setelah menyingkirkan Isabel Herrtrich/Linda Efler pada semifinal SaarLorLux Open 2018. Duel yang berlangsung di Lapangan 1 Saarlandhalle, Sabtu (3/11) ini, Ketut/Rizki menang 21-16, 21-13, atas Isabel/Linda. Hanya butuh waktu 38 menit bagi mereka, untuk menghentikan wakil tuan rumah tersebut. Sekaligus, merebut tiket final pada turnamen dengan level Super 100. Di babak pamungkas, Ketut/Rizki akan menghadapi Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva, Minggu (4/11). Ini merupakan pertemuan kedua mereka. Sebelumnya, Ketut/Rizki menyerah dari wakil Bulgaria itu, pada babak pertama French Open 2018, akhir Oktober lalu. Mereka takluk 17-21, 17-21 dari Stoeva Bersaudara. Ini jadi kesempatan bagi Ketut/Rizki untuk revans. Dam, melanjutkan tradisi juara wakil Indonesia di SaarLorLux Open 2018. Bisa dipahami mengingat sudah 10 tahun tak ada wakil Merah-Putih yang juara, pada turnamen yang sebelumnya bernama Bitburger Open tersebut. Tepatnya, sejak tunggal putri Maria Febe Kusumastuti melakukannya, pada 2008 silam. Kini, duo Ketut/Rizki kembali berpeluang mengakhiri paceklik gelar Indonesia selama satu dekade di Tanah Jerman tersebut. (Adt)

Unggul Skor Tipis, Sapta Eka Cicipi Gelar Perdana DBL 2018 Jakarta East Region

Center tim putri SMAN 71 Jakarta, Zafirah Windi Annisa (12), meluapkan ekspresi kegembiraanya, usai tim putri SMAN 71 Jakarta menaklukan perlawanan SMAN 36 Jakarta, dengan skor 40-38, pada Jumat (2/11), dalam laga babak Final Party Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 - East Region, di GOR Pulogadung, Jakarta Timur. (Pras/NYSN)

Jakarta- Perhelatan Final Party Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – East Region menjadi penanda akhir dari kemegahan regional Timur. Dua sekolah resmi sebagai pemegang gengsi juara East region. Adalah tim putri SMAN 71 Jakarta, dan skuad putra SMAN 21 Jakarta. Setelah dua edisi sebelumnya berhasil masuk ke babak final Honda DBL DKI Jakarta, tim putri SMAN 71 Jakarta akhirnya meraih gelar perdananya. Penampilan yang garang dari anak-anak Duren Sawit, berhasil menaklukan perlawanan SMAN 36 Jakarta, dengan skor 40-38, pada Jumat (2/11), di GOR Pulogadung, Jakarta Timur. Sapta Eka (julukan SMAN 71) sempat berlari menjauh dari SMAN 36 di babak awal. Sejak kuarter pertama, pertarungan antara kedua sekolah rival tersebut membuat para penonton tak henti bersorak sorai. Di awal laga menjadi bukti performa Zafirah Windi Annisa yang on fire. Sapta Eka memimpin 17-4 pada kuarter pertama. Tetapi, semangat juang srikandi Rawamangun sempat membuat Sapta Eka kewalahan pada akhir kuarter. Bagaikan pasir hisap yang perlahan menenggelamkan, sedikit demi sedikit SMAN 36 memangkas perolehan poin. Head coach SMAN 36, Franki Defretes lalu menginstruksikan, agar timnya lebih berani menerobos ke dalam sisi pertahanan Sapta Eka. Strategi ini dilakukan gna mendapatkan kesalahan foul para pemain Sapta Eka melalui free throw. Ranaa Putri Nisrina menjadi pemain yang memiliki andil besar dalam usaha untuk memangkas ketertinggalan tim SMAN 36. Kecerdikan pemain bernomor punggung 5 untuk memancing musuh untuk melakukan foul, kerap berhasil. Tercatat sebanyak 9 kali usaha Ranaa memancing lawan dan berbuah hasil. Torehan 18 poin berhasil dicetak Ranaa. SMAN 36 pun mengurangi ketertinggalan menjadi 5 poin. Namun, dewi fortuna seakan tak berpihak kepada putri SMAN 36, meski tampil ngotot di akhir. “Masih ada Championship, performa anak-anak udah bagus, cuma kami kurang beruntung aja, tadi beberapa kali dapat kesempatan,” ujar Franki mengomentari peforma timnya. Sementara, permainan gemilang Zafirah, justru membawa Sapta Eka meraih gelar perdana di East Region. Dara kelahiran 2 Mei 17 tahun silam itu bermain tatis. Terlihat dari perolehan double-double yang ia kemas. Total Zafirah mengukir 15 poin dan 13 rebound, oleh pemain berposisi center tersebut. Dengan kemenangan tipis atas lawannya, Zafirah merasa bangga dan bahagia karena dapat memberikan gelar juara Honda DBL pertama untuk sekolahnya. “Sebenarnya, aku sempat deg-degan terutama di kuarter pertama. Dan tak menyangka dapat memenangkan pertandingan melawan SMAN 36. Mereka tampil garang juga, kami sempat kerepotan di akhir,” ucapnya. Sedangkan, pelatih kepala Sapta Eka, Muhammad Ridzky merasa bangga dengan kerja keras anak-anaknya selama ini. “Saya bangga dengan performa anak-anak hari ini. Tapi, sebaiknya kami tidak terlena dengan perolehan juara di Jakarta Timur. Karena, masih ada gelar juara Championship yang menunggu untuk kita rebut,” pungkasnya. (Adt)