Diikuti Lebih dari 1500 Pemain, IJL Musim 2019 Resmi Dibuka

IJL Resmi Dibuka dengan jumlah peserta lebih dari 1500 pemai dari 66 SSB pekan lalu (31/03/19). (Foto:IJL)

Indonesia Junior League (IJL) 2019 Resmi dibuka pekan lalu (31/3/19) di lapangan Nirwana Park Sawangan, Depok. Kompetisi musim ini diikuti oleh total lebih dari 1500 pemain dari 66 SSB yang siap berlaga di lapangan hijau. IJL sendiri terus membuktikan komitmentnya dalam berkontribusi untuk masa depan sepakbola Indonesia demi menciptakan iklim kompetisi yang sehat. IJL yang sudah memasuki musim keempatnya ini akan meluncurkan IJL Elite di akhir kompetisi. “Di musim keempat ini kami langsung menggelar tiga kategori yakni U-9, U-11 dan U-13. Tiap akhir kompetisi dirilis susunan pemain terbaik yang digabungkan menjadi satu tim dan diberi nama IJL Elite,” terang CEO Indonesia Junior League, Rezza Mahaputra Lubis. “IJL Elite ini yang kami harapkan nantinya bisa menjadi generasi penerus Timnas Indonesia di masa yang akan datang, database tiap pemain kami jaga tiap tahunnya,” ujar Rezza. “Bukan hal mudah memang menembus skuat IJL Elite, tidak hanya dari segi skill-teknik, visi bermain tapi juga attitude,” tambah Rezza. Washiyatul Akmal, Direktur Teknik IJL Elite yang juga mantan pemain Persija pun berkomentar bahwa dia selalu berharap bahwa proyek maya rantai IJL Elite ini akan berjalan mulus. “Tidak mudah memang menembus skuat IJL Elite, ibarat masuk Timnas, semua pemain terbaik berlomba-lomba dan benar-benar dipantau progresnya. Ini jadi semacam stimulus juga agar tiap SSB bisa menelurkan generasi terbaik tiap musimnya,” ujar Akmal. “Ini menariknya, saya pernah mengirim satu anak didik menembus skuat IJL Elite pada 2017 lalu. Ada satu kebanggaan besar tidak hanya dari sisi pemain tetapi juga orangtua,” tambah salah satu mantan pemain Persija lainnya, Aris Indarto. Menciptakan atmosfer kompetisi sepak bola usia dini yang segar dan sehat tetap jadi fokus utama IJL. Poin-poin khusus bahkan diciptakan untuk suporter dari tiap SSB. “Dinamika sepak bola usia muda Indonesia memang masih jadi pekerjaan rumah bersama. Penilaian untuk suporter bahkan kami jadikan rujukan mengakomodir keikutsertaan SSB di musim berikutnya, artinya harus ada sinergi agar kompetisi tidak hanya berjalan ketat tapi juga sehat, respect ke kawan, lawan juga perangkat pertandingan,” tegas Rezza. “IJL bebas dari intervensi karena semua SSB adalah mitra strategis kami,” tutup Rezza. Daftar Lengkap Tim Kontestan IJL 2019: U-9: 1. ASTAM 2. Salfas Soccer 3. Ragunan Soccer School 4. ASIOP 5. FU15FA Bina Sentra 6. M’Private Soccer School 7. All Star Galapuri 8. CISS 9. BMIFA 10. Pro:Direct Academy 11. Pelita Jaya SS 12. Indonesia Rising Star 13. Metro Kukusan 14. Garuda Muda Soccer Academy 15. Maesa Cijantung 16. Ocean Stars 17. Serpong Jaya 18. GRT Sitanala 19. Indonesia Muda Utara 20. SoccerEd 21. Cipondoh Putra 22. SSJ Kota Bogor 23. Alba FC 24. Fifa Farmel 25. Sparta 26. Garec’s 27. Remci 28. Kancil Mas Karawang 29. Young Warrior FA 30. D’Joe FC 31. Kembangan 8 32. Putra Agung 33. Abstrax FA 34. Atlas U-11: 1. ASTAM 2. Salfas Soccer 3. Ragunan Soccer School 4. ASIOP 5. FU15FA Bina Sentra 6. M’Private Soccer School 7. All Star Galapuri 8. CISS 9. BMIFA 10. Pro:Direct Academy 11. Pelita Jaya SS 12. Putra Sejati 13. Giras FC 14. Gagak Rimang 15. Maesa Cijantung 16. Ocean Stars 17. Serpong Jaya 18. Garuda Muda Soccer Academy 19. Indonesia Rising Star 20. Indonesia Muda Utara 21. Java Soccer Academy 22. GRT Sitanala 23. Tajimalela FA 24. Sparta 25. Remci 26. Young Warrior 27. Satria Muda FA 28. FIFA Farmel 29. Alba FC 30. Brazillian Soccer School 31. Stoni Indonesia 32. Garec’s 33. D’Joe FC 34. B24HABS. (IHA)

AFF Suzuki Cup 2018. Indonesia 0-0 Filipina

Jangan Menyesal, Gunakan 5 Tips Ini Untuk Memilih Bola Futsal Yang Berkualitas

Jika Kamu salah satu orang yang ingin beli bola futsal, jangan lewatkan untuk membaca artikel kali ini! Dalam membeli bola futsal dibutuhkan juga skill dasar dalam memahami mana bola yang berkualitas. Bola sangat berpengaruh loh dalam keuntungan tim futsal Kamu. Awet atau tidaknya bola yang dimiliki, sebenarnya tergantung dari kualitas bola yang Kamu pilih. Maka itu, ini dia tips yang tepat buat Kamu dalam memilih bola futsal yang berkualitas: 1. Ketahui Arti Approved & Inspected Umumnya bola futsal itu dilihat dari 2 jenis tulisan yaitu approved dan inspected.  tulisan approved berarti bola tersebut digunakan untuk pertandingan resmi. Sedangkan inspected dikategorikan sebagai bola standar. Satu lagi, Kamu juga harus tau merek-merek brand bola futsal yang terdapat di pasaran, seperti Molten,Mitre, Mikasa, Adidas, Nike, Proteam, dan lainnya.

Fakta Menarik : Produk Bola Asal Majalengka Ini Ternyata Tembus ke Kancah Sepakbola Internasional

Jabulani-produk-bola-asal-Indonesia

Kapan Timnas Indonesia bisa berlaga di Piala Dunia? Kata-kata tersebut pasti terlontar bagi pecinta sepak bola Indonesia dan seluruh masyarakat Indonesia. Namun, masyarakat Indonesia patut berbangga karena bola “Made in Indonesia” sudah digunakan di ajang Piala Dunia. Salah satu perusahaan asal Indonesia yang mampu memasok bola untuk Piala Dunia adalah Sinjaraga Santika Sport. Dalam waktu sebulan, biasanya Sinjaraga Santika Sport mampu memproduksi 100 ribu bola. Ya, 100 ribu bola. Harga jual bola pub bervariasi, mulai dari US$ 5-15 per buah. Piala Dunia di Perancis 1998 merupakan momentum bersejarah, karena itulah ini momentum pertama kali perusahaan yang memiliki pabrik di Majalengka, Jawa Barat, telah lebih dulu memproduksi bola resmi untuk Piala Dunia. “Kami pernah memproduksi untuk Piala Dunia 1998 di Perancis. Harganya ketika itu US$ 8 per buah, segitu sudah sangat besar,” kata Irwan Suryanto, pemilik Sinjaraga Santika Sport. Kini perusahaan bola itu semakin besar dan sudah dipercayakan kepada penerusnya H. Jefri Romdonny yang tiada lain adalah anak bungsu dari tiga bersaudara dari H. Irwan. Produk bola asal Majalengka ini, sudah mengantongi lisensi FIFA. Artinya, bola ini memiliki standar baku yang ditetapkan. Sebagai informasi, FIFA menetapkan tujuh tes untuk mengetahui kelayakan bola resmi digunakan untuk sebuah pertandingan sepakbola. Tes yang pertama yaitu circumference. Circumference adalah menguji kesempurnaan lingkaran bola. Kedua adalah sphericity, untuk menguji stabilitas bola di udara. Ketiga adalah rebound, menguji pantulan bola. Keempat adalah water absorption, menguji tingkat ketahanan bola terhadap air. Kelima adalah weight, menguji berat bola. Keenam adalah loss of pressure, menguji apakah bola kehilangan udara selama permainan atau tidak. Dan ketujuh adalah, shape and size retention, untuk menguji apakah berat dan ukuran bola berubah atau tidak selama permainan berlangsung. Kualitas produk bola asal Majalengka ini, satu-satunya di Indonesia yang mempunyai standar FIFA. Di Brasil 2014, Sinjaraga Santika Sport kembali mengirimkan bola produksinya sebanyak 1 juta bola. Namun bukan untuk pertandingan resmi, melainkan acara-acara pendukung seperti sponsor, cinderamata, dan lain sebagainya. Tak hanya, ajang Piala Dunia saja. Bola buatan Sinjaraga Santika Sport ini digunakan di ajang dua tahunan sekali yakni Piala Eropa. Bahkan, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono pun sangat bangga dengan bola buatan Indonesia yang sudah mendunia.(pah/adt)

Sering Dipressing Saat Mengawal Bola? Jangan Kuatir, Coba 5 Cara Ini Untuk Menghadapinya

Setiap pemain futsal memang harus punya kemampuan bagus dalam mengawal (menggiring) bola. Baik atau tidaknya terlihat saat kamu sedang ditekan (pressing) oleh lawan. Nah.. apakah kamu orangnya yang pernah merasa tertekan oleh lawan saat mengawal bola dalam bermain futsal? Jangan kuatir dan jangan panik, kamu bisa menghadapi semua itu dengan sigap, apabila kamu mencoba untuk mempraktekkan 5 hal dibawah ini: 1. Mengenal Posisi Pemain Lawan Sebelum Mendapat Umpan Bola Sebelum mendapat umpan bola dari tim kamu, lihatlah dimana saja posisi lawan. Kemudian, pikirkan langkah selanjutnya bila pemain lawan mencoba menekan. Guna trik ini agar kamu bisa antisipasi saat ada tekanan yang secara mendadak datang dari tim lawan. Sehingga, kamu bisa menghindarinya dengan baik. 2. Giring Bola Dengan Baik Hal ini sangat penting bagi pemain futsal ketika beraksi di lapangan. Kawalan atau giringan bola yang baik yaitu ketika dipressing langkah kamu tidak berhenti, dan tim pun bisa punya ruang untuk membantu kamu dari serangan lawan. Sehingga penguasaan bola tetap milik tim kamu. Jika giringan kurang baik tentu akan membuat pemain lawan dapat merebut bola. Kubu kamu pun akan terancam. Maka itu, kekuatan yang optimal sangat diperlukan dalam giringan bola yang baik. 3. Berpikir untuk Keputusan Saat dipressing lawan, kamu dituntut untuk berpikir cepat dan tepat. Langkah selanjutnya harus segera dilakukan, kamu harus memilih ingin terus mengawal bola atau menyerahkan umpan bola ke salah satu tim kamu. Keadaan inilah yang membuat keputusan terbaik harus kamu pilih, jangan sampai kelamaan, karena nanti bola akan sampai ke pihak lawan loh! 4. Yakin, Tenang, dan Optimis Agar bisa menyingkirkan tekanan tersebut, percaya dirilah, jangan gegabah dan mudah panik dengan tekanan yang dilakukan oleh lawan ke diri kamu. Dan juga, optimislah terhadap segala kemampuan yang telah kamu miliki. 5. Terus Berlatih Segala yang ditulis diatas tidak akan pernah menjadi benar dalam kenyataan di lapangan, jika kamu jarang berlatih. Latihanlah dengan sungguh-sungguh untuk memperbaiki setiap aksi kamu. Tingkatkan kekuatanmu dalam menghadapi berbagai situasi. Semoga bermanfaat untuk Tim Futsal !

Indonesia Siap Susul Vietnam Di Klasemen SEA Games 2017

Foto: Antara Foto (kompas.com). Pesepakbola Timnas

Indonesia meraih kemenangan 3-0 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Shah Alam, Selangor, Kamis (17/8/2017). Hal ini membuktikan Indonesia telah berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup B cabang sepak bola SEA Games 2017. Menurut Lansiran Kompas.com (18/08/2017), Indonesia unggul 3-0 berkat gol-gol yang dicetak Septian David Maulana dan M Hargianto di babak pertama. Serta aksi individu tendangan keras di menit ke-58 Saddil Ramdani. Indonesia begitu mudahnya mendapat 3 Gol, lain hal dengan Thailand. Ia baru bisa mencetak gol di babak kedua pada menit ke-59 lewat Kanitsribumphen Worachit. Itu adalah satu-satunya gol yang tercipta. Partai kedua Grup B yang digelar lebih awal , mempertemukan Vietnam dengan Kamboja. Vietnam menang 4-1 melalui dua gol yang dicetak Nguyen Cong Phuong ditambah dua gol Nguyen Quang Hai, dan Ho Tuan Tai. Dengan hasil tersebut, Vietnam memuncaki klasemen karena berhasil meraih dua kali kemenangan dan meraup enam poin. Sedangkan Indonesia  sendiri tempati peringkat dua yang diikuti Thailand dengan torehan poin sama.Berdasarkan yang dilansir dari kompas.com, jadwal pertandingan ketiga Grup B akan digelar Minggu (20/8/2017). Tim Garuda Muda akan siap menghadapi Timor leste.

Canangkan Reformasi Sepak Bola Lewat Unipapua, Harry Widjaja Ajak Semua Lapisan Bergabung

Harry Widjaja, CEO Uni papua, bersama tim Uni Papua dalam acara Football For Peace, Sabtu 20/0517. (NYSN Media)

Setelah sucses menggelar sepak bola yang bertema Football For Peace 2017, pejabat eksekutif tertinggi atau dengan kata lain di sebut CEO (Chief Executive Officer) Harry Widjaja kembali canangkan ide reformasi sepak bola dan aksi pendampingan mental kepada korban bencana alam (counseling). Di Gor Soemantri Brodjonegoro Kuningan, Jakarta, Harry menjelaskan bahwa spirit NGO Unipapua binaannya akan terus melakukan reformasi dalam sepak bola. “Maksud yang di usung Unipapua murni merupakan aksi sosial, yang pertama adalah untuk membangkitkan gairah sepak bola dalam negeri dan tebarkan salam perdamaian di dalam, lalu saat ini sepak bola indonesia dalam momentum reformasi, dan wujud aksi ini adalah ingin memperkaya agar pertandingan sepak bola lebih kreative.” Pungkas Harry Harry menambahkan bahwa setelah mendapatkan dukungan dari kementerian luar negeri, maka event football for peace 2017 terlaksana dengan baik. “Iya, setelah kami berkomunikasi dengan kementerian luar negeri guna mendapatkan rekom kerjasama, maka alhasil 30 negara menyambut baik gerakan sosial ini. Dan akhirnya moment yang baru pertama kali di dunia ini terlaksana dengan baik, pertandingan sepak bola damai sekaligus mempromosikan Indonesia.” Tambah Harry kepada NYSN (20/5) Lebih lanjut Harry menambahkan mengenai banyaknya dukungan yang berpartisipasi dari berbagai rekanan dalam memeriahkan football for peace 2017, semata mata mereka mempunyai kesamaan pandangan, dan NGO besutannya sangat terbuka kepada siapapun yang ingin berjuang bersama menyebarkan olahraga damai. “Kami sepakat bahwa sepak bola hanya di jadikan pintu masuk dalam membangun karakter anak-anak muda. Karena tidak semua anak-anak binaan Unipapua menjadi pemain bola. Kita hanya menampung dan mencoba menanamkan jiwa yang sehat, tidak mudah terprovokasi dan tidak benar bahwa sepak bola itu rusuh.” Kata Harry Selanjutnya Harry juga mengatakan kepada NYSN, bahwa akan menggelar moment yang sama khusus untuk daerah pinggiran perbatasan. “Selain akan menggelar acara serupa di seluruh wilayah perbatasan, kami juga akan menggelar aksi sosial berikutnya sebagai wujud soledaritas untuk membangkitkan semangat kepada anak anak yang khusus menjadi korban bencana alam.” Tutup Harry (adt/iha)

6 Cara Dribble Bola Basket Yang Benar Layaknya Bintang NBA

Kamu ingin bisa seperti pemain bintang NBA yang jago banget permainan bola basketnya? Itu bukan hal yang mustahil loh, bila kamu bisa menguasai teknik bola basket yang baik. Salah satunya diawali dengan latihan teknik menggiring bola (dribbling) yang benar.  Latihan sangat diperlukan setiap orang agar dapat menggiring bola basket dengan baik. Mempelajari hal ini membutuhkan kemauan serius dari diri kamu,  dengan petunjuk berikut kamu akan dapat menggiring bola basket melewati tim lawan! Pastikan kamu sudah tau ya cara dasar mendribble bola basket. Hmm, kalau belum, pelajari terlebih dahulu ya, baru bisa coba nih teknik lanjutan Dribble saat di Lapangan Pertandingan: Pandangan fokus ke depan, tidak melihat bola ketika mendribble. Pada saat pertandingan, kamu harus selalu melihat sekeliling depan ketika melakukan dribble.  Dimana saat dribble bola, kamu harus lihat dimana rekan tim kamu, pemain lawan, dan dimana letak ring berada. Kamu pasti tidak mungkin melakukan hal ini sekaligus jika pandanganmu hanya menatap ke bola. Satu-satunya cara untuk membuat percaya diri dengan gerakan dribble kamu adalah dengan latihan serius. Ketika bermain basket, kamu harus “percaya” bahwa bola yang dipantulkan akan kembali ke tangan kamu tanpa harus melihat bola itu. Mengganti arah dribble bola tergantung kondisi di sekitar Berhati-hatilah “kemana” bola tersebut kamu giring, jangan sampai ke posisi pemain lawan! Ketika kamu berada di wilayah “open court” (dimana menggiring bola ke daerah lawan setelah tim lawan mencetak angka). Caranya kamu dribble bola ke depan, sehingga lawan pun akan berlari mengejar kamu. Akan tetapi, jika kamu berada di dekat pemain lawan (terutama jika pemain lawan menjaga kamu), dribble bola ke samping kamu (pada sisi luar kaki) dengan posisi badan bertahan dan rendah. Kalau sudah begitu berarti  lawan akan berhadapannya dengan badan kamu. Ia pun akan kesulitan merebut bola serta bisa jadi memungkinkan ia melakukan pelanggaran. Akan untung di tim kamu, bukan?! posisi badan antara pemain lawan dan bola. Kesulitan kadang terjadi saat kamu misal dijaga satu atau lebih pemain lawan, mereka terus menghadang dan mencoba untuk merebut bola. Teknik dribble benar terampuh saat kena masalah ini di lapangan, lindungi bola dengan badan kamu. Jangan pernah melakukan dribble dengan bola berhadapan langsung di depan pemain lawan. Melainkan, posisikan badan kamu di tengah, antara pemain lawan dan bola. Tujuannya agar pemain lawan kesulitan untuk merebut bola (ingat: pemain lawan tidak bisa mendorong badan dan merebut bola karena ada risiko melakukan pelanggaran). Selain posisi badan di tengah, kamu dapat menggunakan tangan yang tidak mendribble bola sebagai penahan. Angkat tangan dan kepalkan tangan kamu, kemudian hadapkan ke sisi samping lengan depan pemain lawan. Hati-hati ketika menggunakan cara tangan ini. Jangan sedikitpun kamu mendorong pemain lawan, memukul pemain lawan dengan tangan, atau melewati pemain lawan dengan mendorong menggunakan tangan kamu. Sebaiknya, gunakan tangan (seperti kamu memegang perisai) hanya sebagai pelindung bola dan menjaga jarak dengan lawan. Jangan berhenti, lanjut terus! Ketika melakukan dribble di pertandingan, jangan memberhentikan dribble kamu (kecuali kamu sudah tahu apa yang harus Anda lakukan selanjutnya). Jika kamu berhenti menggiring bola, sudah pasti kamu kecil kesempatan untuk dribble kembali. Selain itu, bila lawan kamu cerdas, ia akan memanfaatkan hal tersebut untuk merebut bola. Pilihan yang ada miliki adalah mengoper bola ke rekan kamu, melakukan shooting, atau membiarkan bola direbut oleh pemain lawan. Jika kamu berencana untuk melakukan pilihan pertama atau kedua, lakukanlah langsung setelah Anda berhenti dari dribble – jika tidak, pemain lawan akan berusaha merebut bola tersebut. Kerja tim, oper bola itu. Terkadang, dribble tidak selalu menjadi pilihan terbaik dalam permainan basket. Ada pilihan lain yang lebih baik yaitu melakukan operan. Permainan mengoper yang baik adalah salah satu faktor penyerangan yang efektif.  Jangan mau menang sendiri, ya. Ingat, kerja tim! Jika dribbling langsung ke arah ring kamu nanti akan banyak berhadapan dengan pemain bertahan lawan, lebih baik kamu mengoper bola saja ke rekan yang tidak dijaga oleh lawan. Dengan begitu, tim basket kamu akan aman. Hindari Pelanggaran dalam dribble. Ada beberapa peraturan dasar yang mengatur bagaimana cara melakukan dribble pada permainan basket. Melakukan dribble sesuka hati dapat menghasilkan hukuman, menghambat alur serangan tim dan memberikan bola kepada tim lawan secara cuma-cuma. Hindarilah pelanggaran-pelanggaran berikut ini: Traveling: Bergerak dengan bola tanpa melakukan dribble. meliputi: mengambil langkah tambahan, lompatan, atau menyeret kaki kamu. Double dribble: Pelanggaran ini dibagi menjadi dua bagian yaitu melakukan dribble dengan dua tangan secara bersamaan dan berhenti dari dribble (menangkap atau memegang bola) lalu melakukan dribble kembali. Carrying: Menangkap bola dengan satu tangan dan melanjutkan dribble (tanpa berhenti dari pergerakan). Dengan kamu berlatih terus-menerus keenam teknik dribble yang benar diatas, pasti kamu akan bisa seperti permainan sekelas pemain NBA, deh! Go..Go, Good Dribble.. (wikihow)

Timnas Indonesia U-22 Menang Tanpa Balas Lawan Mongolia

Timnas Indonesia U-22. Foto: cnnindonesia.com

Tim nasional (Timnas) Indonesia U-22 menang telak 7-0 saat berhadapan dengan Mongolia pada laga kedua Kualifikasi Piala Asia U-23 di Supachalasal National Stadium, Bangkok, Thailand, Jumat, sore WIB (21/7/2017) Seperti lansiran dari DetikSport (21/7/2017), Luis Milla merubah susunan pemainnya menjadi Kurniawan Kartika Ajie dipasang menjadi penjaga gawang, memainkan Hansamu Yama Pranata dan Evan Dimas Dan Osvaldo Haay dipasang di posisi penyerang kanan. Hasil perubahan tersebut Indonesia pun unggul babak pertama, dengan tiga gol oleh Saddil Ramdani, Marinus Maryanto, dan Gavin Kwan Adsiti. Babak kedua, empat gol, Saddil, Osvaldo, Gavin, dan Septian David Maulana sebagai pencetak tendangan ke gawang lawan. Maka, Indonesia menang dengan perolehan tujuh gol dari tim Mongolia Dengan kemenangan ini, Indonesia mengumpulkan tiga poin. Untuk saat ini, Indonesia ada di posisi pertama Grup H. Posisi tersebut selisih di bawah Malaysia yang unggul sementara di Grup H. Tim Malaysia baru akan memainkan laga lagi malam nanti, melawan Thailand. Sementara, untuk Mongolia ada di posisi terbawah Grup H dengan meraih satu angka dan defisit tujuh gol. Garuda Muda pun selanjutnya akan melawan si tuan rumah yaitu Thailand di putaran final, pada Minggu (23/7) mendatang. Indonesia harus berhasil mempertahankan posisi di peringkat kedua klasemen. Jika bisa menang, berarti ada peluang bagi timnas U-22 untuk tembus final Piala Asia.

Timnas U-16 Dipastikan Tersisih Dari Piala AFF U-15

Pelatih Tim nasional Indonesia U-16, Fachry Husaini, merasa timnya sedang mendapat teguran dari Tuhan. ia sangat menyayangkan hasil buruk yang didapat skuat timnas Indonesia U-16 di Piala AFF U-15. Pasalnya, Timnas U-16 dipastikan tersisih dari Piala AFF U-15, usai kalah 2-3 dari Laos di Chonburi Campus Stadium 1, Thailand, Sabtu (15/7/2017). Dengan hasil tersebut, berarti pasukan ‘Merah-Putih’ baru meraup satu poin dari empat laga. Seperti yang dilansir DetikSport, Fachry mengaku sangat kecewa dengan anak asuhnya yang menampilkan penampilan tim yang sangat buruk selama turnamen AFF dan tak bermain selevel pemain timnas. Para pemain pun dinilai Fachry terlalu ceroboh saat melawan Laos dibanding pada laga-laga sebelumnya. Meski demikian, sang pelatih juga mengakui hasil ini bisa menjadi bahan evaluasi dan koreksi ke depannya. “Saya harap kekalahan ini justru baik buat saya, tim, pelatih, dan semua yang berkecimpung di sepakbola. Ini untuk bahan koreksi, evaluasi, dan teguran untuk semuanya.” kata Fachry dalam rilis yang dilansir detikSport. Kegagalan timnas U-16 secara keseluruhan disebut Fachry juga tak terlepas dari lantaran merasa besar kepala usai juara di turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017 di Vietnam. Tim sudah diangkat setinggi-tingginya oleh khalayak banyak usai kemenangan di turnamen Vietnam. Kemudian ternyata di turnamen selanjutnya belum layak apa-apa. Maka kini timnya seolah sedang mendapatkan teguran dari Tuhan. “Tujuan kami di sini jelas untuk meraih juara. Mungkin Tuhan punya rencana lain yang indah buat kami. Bukan di sini, mungkin ditempat lain. Meski begitu saya tetap berterima kasih kepada pemain yang sudah bertanding hari ini,” pungkasnya yang dilansir DetikSport. Meski dipastikan tersisih dari ajang AFF U-15, pasukan ‘Garuda Asia’ masih harus berhadapan dengan Singapura, yang belum mendapatkan poin, pada 17 Juli 2017 di babak Grup A sebelum kembali ke Indonesia.

Teknik Serangan yang Efektif Dalam Mencetak Gol di Futsal

Futsal, siapa yang tidak kenal olahraga satu ini. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa, banyak yang menggemari. Terlihat seperti sebuah olahraga yang sederhana. Namun, pada kenyataannya futsal butuh level pemahaman dan teknik tinggi. Begitu juga untuk teknik serangan dalam futsal. Menyerang bukanlah perkara mudah, dalam hal menyerang, pemain harus paham dengan  serangan-serangan yang efektif. Jadi ini untuk kalian, teknik serangan yang efektif untuk mencetak gol dalam olahraga futsal…  Formasi Serangan Formasi 1 – 3 formasi futsal ini cukup efektif untuk membangun serangan terhadap tim lawan. Formasi 1-3 yaitu tiga pemain di depan, sedangkan satu pemain bertahan di belakang sebagai komando pada saat menyerang ataupun dalam kondisi bertahan. Formasi 1-2-1 Formasi ini begitu fleksibel untuk sebuah tim dalam melakukan serangan terhadap pertahanan lawan. Bisa menjadi cari perubahan ke dalam formasi bentuk lain juga yang memungkinkan untuk melakukan penguasaan bola (Ball Position) sehingga kalian para pemain lebih leluasa ketika mencoba mengembangkan permainan. Formasi 0 – 4 Formasi futsal ini merupakan jenis formasi penyerangan total. Dimana empat orang pemain mencoba untuk berada di daerah permainan lawan. Kalian bisa memakai formasi serangan ini saat menit-menit akhir pertandingan. Dengan posisi para pemain berada di area depan, kemudian memberikan umpan bola yang cernat kepada teman kalian. Pada formasi ini, jika melakukan kesalahan pasti akan terjadi serangan balik. Hal ini membuat kalian sulit merebut kembali bola dari penguasaan pemain lawan. Bahkan tidak menutup kemungkinan bisa terjadinya sebuah gol yang tentu ini sangat fatal dan merugikan tim. Maka dari itu, bertindaklah dengan cermat saat formasi 0-4 digunakan. Serangan Bola Panjang Teknik Serangan bola panjang dibutuhkan ketika lawan kalian melakukan tekanan hingga ke jantung pertahanan. Hal seperti ini menghadirkan keuntungan tersendiri bagi kalian. Sebab pertahanan lawan berarti terbuka, karena ia fokus ke jantung pertahanan tim kalian. Maka itu, usahakan bola langsung digulirkan ke daerah pertahanan lawan, dengan begitu akan ada peluang untuk mencetak gol. Berikut ini beberapa formasi pola memainkan serangan bola panjang: Pola 1-2-1 Pola ini dilakukan dengan  memancing agar mereka masuk ke area tim kalian, saat lawan melakukan pressing ketat dan berani menekan hingga pertahanan. Dua midfielder merapat ke belakang dengan posisi hampir sejajar dengan defender. Kemudian kipper mengarahkan bola ke midfielder. Bola diberikan ke defender. Passing, midfielder langsung naik kedepan. Defender pun mengarahkan bola ke daerah lawan yang kosong untuk dimanfaatkan midfielder yang naik. Pola 2-1-1 Dalam pola ini, ada dua defender berdiri sejajar di belakang. Sedangkan serangan ditumpukan kepada dua penyerang yang berdiri tidak sejajar. Defender harus melihat celah kosong di depan, kemudian melakukan umpan satu sama lain. Dirasa mungkin, bola panjang pun digulirkan jauh ke depan menuju daerah striker pertama. Striker pertama kemudian memberikan bola umpan daerah ke teman kalian yang datang dari belakang. Serangan Wall Pass Dalam teknik serangan yang efektif ketiga ini, Kombinasi dilakukan untuk membongkar pertahanan lawan. Namun, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Pertama, kerjasama tim antar pemain yang baik. Tanpa adanya kerjasama yang baik, umpan dan pergerakan yang dilakukan akan mudah dipatahkan lawan. Untuk itu, diperlukan latihan rutin agar bisa menjalankan teknik ini dengan sempurna. Pada serangan Wall pass cukup menggunakan dua pemain untuk mencetak gol, yaitu dengan memainkan pola 2-2. Dua defender berdiri sejajar di belakang. Mainkan bola sambil menunggu waktu yang pas untuk memberikan umpan ke depan. Defender memberikan passing ke salah satu striker. Setelah itu, salah satu striker memberikan umpan pendek dengan arah diagonal ke tempat kosong kepada striker dua, sambil berlari ke tempat kosong di dekat mulut gawang. Striker dua kembali memberikan umpan daerah ke tempat yang dituju tadi ke striker satu. kemudian striker satu itulah yang mengakhiri dengan tembakan ke gawang. Serangan Posisi ‘Pivot’ Dalam melakukan teknik serangan yang efektif pada futsal, posisi “pivot” harus digunakan dengan maksimal, karena ia menjadi titik pusat dari serangan. Seorang pivot harus dapat membawa rekan setimnya ikut serta dalam serangan, sehingga rekan tim kalian bisa melakukan shooting dan menciptakan gol melalui kemampuan mengontrol, menahan bola, serta melakukan operan terobosan. Saat lawan tim kalian dirasa cukup kuat dan cepat, serta memiliki teknik yang baik untuk menghadang bola di tim kalian, pivot dapat berputar melewati pemain yang menjaga tim kalian tersebut, lalu menciptakan kesempatan emas untuk gol. Jika dilakukan dengan baik, posisi ini akan memberikan mimpi buruk bagi pemain bertahan lawan, membuat mereka sibuk dan tertekan dalam permainan. Dari Keempat teknik serangan diatas, semoga bisa berguna menjadi acuan ataupun ide bagi tim futsal kalian untuk mencetak gol!  

Bola Basket: Cara Jitu Lay Up Shoot Untuk Pemula

Penggemar permainan bola basket pasti sudah tahu istilah Lay-Up Shoot. Kamu juga pasti sudah pernah melakukan teknik ini saat bermain basket bahkan saat bertanding dengan tim lawan di kejuaraan ataupun tidak. Lay Up Shoot dikenal sebagai “tembakan melayang”, yaitu  teknik memasukan bola basket ke dalam jaring yang dilakukan dengan tangan kanan maupun tangan kiri. teknik ini pasti sering digunakan sebagai salah satu cara termudah kamu untuk mendapatkan poin tambahan. Ini dia cara jitu lay up shoot yang benar sehingga kamu tidak meleset memasukan bola ke ring Lay Up dengan Tangan Kanan Lay up kanan dilakukan jika posisi kamu berada di dekat bagian tengah atau kanan ring ya, dan jangan lupa untuk memastikan posisi kamu dengan jarak ring tepat, sehingga nanti kamu mudah untuk membidik bola ke ring. Pertama, Lakukanlah drible bola (menggiring bola) sambil berlari yang dimulai dari Garis Tembakan bebas. Saat jarak kamu dengan ring tinggal 1 kaki atau kira-kira 60 cm, mulailah melangkah dengan kaki kanan. Gunakan langkah pertama ini untuk memastikan jarak dan posisi tubuh agar nanti memudahkan tembakan. Setelah itu, Giring bola sekali lagi di samping kaki kanan Anda. Ketiga, dilanjutkan dengan tolakan dan lompat dengan tumpuan kaki kiri dan angkat lutut sebelah kanan.  Terakhir, Lay Up (tembakan) bola dengan menggunakan tangan kanan. Ketika kamu melakukan tembakan,  arahkan tembakan itu ke titik strategis yaitu berada pada sebelah kanan persegi pada papan pantul. Tidak lupa, Lutut kanan kamu juga harus menekuk dan mengarah ke ring, dengan lengan kanan bergerak ke atas untuk menembakkan bola saat melakukan tembakan. Menembaklah dengan posisi siku yang sedikit menekuk, agar lengan kamu terlihat seperti leher angsa. Lay Up dengan Tangan Kiri Pertama, Lakukanlah dribble bola yang dimulai dari Garis Tembakan bebas. Dekati sisi kiri ring sambil menggiring bola. Pastikan kamu cukup dekat agar mudah mengakses ring, sehingga kamu bisa  melakukan lay-up dengan cepat dalam jarak beberapa kaki. Namun ingat, jangan sampai Anda terlalu dekat hingga berada tepat di bawah ring. Setelah itu dilanjutkan dengan tolakan kaki dan melompat dengan tumpuan kaki kanan. lalu melompatlah ke arah ring. Ingat saat melompat angkat lutut sebelah kiri dan tubuh kamu pun harus mendekati ring tanpa miring ke depan. Kamu harus cukup dekat dengan ring sehingga bisa lompat sambil menembakkan bola. Saat melompat, ambil bola dan pegang di depan dada untuk bersiap menembakkan ke ring. Kemudian tembakanlah bola dengan menggunakan tangan kiri. Jangan lupa juga saat kamu melompat untuk tembakan, Lutut kiri harus tertekuk dan mengarah ke ring, sementara lengan kiri kamu bergerak ke atas untuk menembakkan bola. Selain Lay up dengan tangan kanan dan kiri, ada juga nih hal-hal yang perlu kalian ingat dan perhatikan saat melakukan lay up shoot: Ada istilah “titik strategis”. Dimana kamu perlu ingat, jika kamu berada dari posisi sebelah kanan ring, arahkan bola ke sisi kanan persegi pada papan pantul, begitu juga sebaliknya. Saat kamu berada di sisi kiri ring, arahkan juga bola ke sisi kiri persegi pada papan pantul. Pastikan lompatan kamu itu tinggi saat bermain. Jadi sebelum bermain, kamu bisa pastikan dulu dengan berlatih. Jika tidak, apa yang terjadi? ya tentu bola bisa terbang tak tentu arahnya serta tidak bisa menyentuh ring sama sekali, sungguh malu, bukan?. Berlatihlah langkah kaki. Bisa latihan tanpa bola terlebih dahulu, agar kamu terbiasa dalam mengatur langkah kaki untuk lay up shoot. Berlatih juga ya menaikkan lutut dan tangan pada sisi tubuh yang sama secara bersamaan. Hal ini berguna loh, saat kamu merasa kesulitan mengatur lutut dan tangan yang harus digerakkan bersamaan saat menembak. Ya, itulah semua cara  agar lay up shoot kamu bisa terlatih dengan benar. Tembakan jitu, lawan pun KO (knockout)/(kalah). semoga bermanfaat..

4 Teknik Menangkap Bola ala Kiper Handal Yang Harus Kamu Tahu

Menangkap Bola Ala Kiper Handal

Seorang kiper (penjaga gawang) bisa menjadi handal tidaklah mudah, ia harus cerdik dalam urusan menangkap bola. Untuk bisa menangkap bola dengan baik dibutuhkan kemampuan (skill) dan teknik khusus. Bagi Anda yang menginginkan menjadi seorang kiper handal, ini beberapa teknik menangkap bola yang wajib dibaca dan dipraktekkan, yaitu: teknik tangkapan bola atas, tangkapan bola bawah, menepis bola, dan tangkapan dengan menjatuhkan badan. Tangkapan Bola Atas Teknik ini dipakai saat arahan bola berada di atas pinggang atau kepala si kiper. Cara menangkap bola, tangan mengelilingi bola tersebut dan posisi jari-jari berbentuk huruf W dibagian belakang bola. Jika seorang kiper bisa mempraktekkan cara yang benar berikut ini, sudah pasti ia akan menjadi kiper handal dalam menangkap bola. Pertama, posisikan diri berada diantara bola dan gawang, hal ini guna agar tidak ada ruang kosong yang terlalu lebar. Buka kaki Anda selebar bahu. Kedua, Bungkukkan badan dengan posisi tangan siap di depan. Ketiga, Ketika bola mulai menghampiri dan menyentuh telapak tangan, tarik lengan Anda ke dalam mengikuti alur bola tersebut lalu HAP-tangkap-tahan. Keempat, Tahan dengan badan sedikit mundur mengikuti alur arah bola tadi. Terakhir, yang paling penting, pastikan bola berada diantara tangan dan dada Anda. Tangkapan Bola Bawah Teknik ini sering disebut juga dengan tangkapan basket, digunakan bila bola mengarah ke bawah pinggang. Posisi telapak tangan Anda berada dibelakang bola dan  saat menangkap jari-jari Anda turun bersamaan dengan arah bola. Begini langkah-langkah teknik tangkapan bola bawah: Pertama, badan Anda maju ke depan berada diantara bola dan gawang. Kaki dibuka selebar bahu. Kedua, posisi badan dibungkukkan dan telapak tangan dibuka. Terakhir, Saat bola mulai menghampiri Anda, tangan pun bersiap menangkap dan jangan lupa salah satu kaki ditekuk untuk mengantisipasi bola yang lolos lewat kaki Anda. Tangkap! Menepis Bola Seringkali kiper melemah saat ada tendangan kencang yang mengarah ke gawang dalam jarak yang cukup dekat. Sehingga hal itu terkadang menyulitkan kiper untuk menangkap bola dengan baik. Namun, sebagai seorang penjaga gawang yang handal harus berani dan pintar-pintar menutup setiap sudut gawang dan akurat dalam perhitungan menepis bola. Nah, Teknik ini bisa dijadikan referensi untuk Anda agar bisa mengantisipasi tendangan bola kencang, yaitu dengan teknik menepis atau memblok bola. teknik ini bisa dibantu menggunakan tangan, kaki, atau badan Anda. Sebelum tau bagaimana menepis bola, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengantisipasi bola dilihat dari arah datangnya bola: Jika bola hadir dari ruang tembak sempit, misal dari daerah samping gawang,  lakukan satu gerakan saja, yaitu entah itu gerakan kaki, tangan, ataupun badan. Jika ruang tembak luas, misal dari depan gawang, maka sebagai seorang kiper harus cepat mendatangi dan mengejar bola itu dengan tangan dan kaki terbuka, agar mengurangi ruang sudut tembakan yang mengarah ke gawang. Teknik pelaksanaan menepis atau memblok bola itu sendiri, ada blok bawah dan blok atas atau kanan-kiri: Blok Bawah:  Pertama, posisi badan berdiri tegak dan kaki terbuka selebar bahu. Buka lebar kedua tangan. lalu Pandangan mengarah ke bola dengan posisi kepala tegak. Jika bola datang  dari arah bawah dengan cepat, gunakanlah kaki untuk menghadang bola. terakhir, tepis bola ke arah luar, jauhkan dari area gawang.  blok atas, kanan, dan kiri: Diawali dengan posisi badan berdiri tegak dan kaki dibuka selebar bahu. Buka lebar kedua tangan. lalu pandangan mengarah ke bola dengan posisi kepala tegak. Kemudian, saat bola datang dengan cepat gunakan tangan untuk menepisnya. Diakhiri dengan tepis/blok bola menjauh dari area gawang. Tangkapan dengan Menjatuhkan Badan Tangkapan dengan menjatuhkan badan dipakai saat ada bola mendatar berada disamping kanan atau kiri dari tubuh menghampiri dengan cepat. Posisi seperti ini sangat memungkinkan bagi kiper untuk menjatuhkan badannya dalam menangkap bola. Dalam hal ini seorang kiper harus menangkap bola dengan tangkapan W sambil menjatuhkan badan dan punya kecepatan kaki dalam melangkah agar bisa menghentikan laju bola.