Piala Sudirman 2025: Kandas di Semifinal, Indonesia Kembali Puasa Gelar

Tim Indonesia

Tim bulu tangkis Indonesia harus tersingkir meski sudah berjuang keras dalam laga semifinal Piala Sudirman 2025 menghadapi Korea Selatan. Pada pertandingan yang digelar di Fenghuang Gymnasium, Xiamen, China, Sabtu (3/5/2025), Indonesia takluk dengan skor 3-2. Indonesia tertinggal lebih dulu setelah pasangan ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti dikalahkan oleh unggulan Korea Selatan, Seo Seung-jae/Chae Yu-jung, dalam dua gim langsung. Dejan/Fadia menyerah dengan skor 10-21 dan 15-21, membuat Indonesia tertinggal 0-1. Namun, semangat juang tak padam. Pebulu tangkis tunggal putra muda, Alwi Farhan, tampil gemilang dan membawa Indonesia menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Alwi mengalahkan wakil Korea Selatan, Cho Geon-yeop, lewat pertarungan tiga gim atau rubber game yang berakhir dengan skor 16-21, 21-8, dan 21-8. Pada laga ketiga dari sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani belum berhasil menyumbangkan poin untuk tim Merah Putih. Ia menghadapi lawan berat, An Se-young, yang merupakan peraih medali emas Olimpiade Paris 2024. Putri KW harus mengakui keunggulan An Se-young dalam dua gim langsung dengan skor 18-21 dan 12-21. Indonesia kembali menyamakan skor menjadi 2-2 lewat sektor ganda putra. Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana tampil luar biasa dalam laga ketat menghadapi pasangan Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae. Fikri/Bagas menang dramatis dalam tiga gim: 21-18, 13-21, dan 25-23, sekaligus menjaga asa Indonesia untuk melaju ke final. Partai kelima pun menjadi penentu kemenangan. Dari sektor ganda putri, Indonesia menurunkan pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi, sementara Korea Selatan mengandalkan Baek Ha-na/Lee So-hee. Meskipun sudah berjuang ekstra keras, Fadia/Amalia tidak mampu menumbangkan Baek/Lee dan kalah dalam laga tiga gim 10-21, 21-18, dan 15-21. Dengan hasil ini, Indonesia tersingkir dari ajang Piala Sudirman 2025. Sementara Korea Selatan akan menantang tuan rumah China di partai puncak pada Minggu (4/5/2025) besok. Sumber: Kompas TV

Sabrina Wakili Indonesia di IFSC Climbing World Cup 2025

Sabrina Syarifah Calidris

Atlet panjat tebing muda Indonesia, Sabrina Syarifah Calidris, menjadi satu-satunya atlet dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Tangerang Selatan yang dipercaya untuk mengikuti ajang internasional. Atlet berusia 19 tahun ini, akan mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi IFSC Climbing World Cup 2025 yang digelar pada 2–4 Mei 2025 di Nusa Dua, Bali. Kompetisi ini menjadi panggung internasional perdana bagi Sabrina yang tengah mencuri perhatian di kancah panjat tebing nasional. Ketua pembina Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Tangerang Selatan, Suhara Manullang menyampaikan, keikutsertaan Sabrina bukan tanpa alasan. Sebab sebelumnya, Sabrina sempat menorehkan prestasi gemilang dalam Pekan Olahraga Nasional (PON), yang kemudian menjadi dasar penunjukan dari pusat. “FPTI Tangsel mendapatkan satu atlet untuk mengikuti kejuaraan dunia, dan itu adalah Sabrina. Ini penugasan langsung dari pusat berdasarkan prestasi yang ia raih di PON kemarin,” ujar Suhara dikutip dari TribunTangerang, Kamis (1/5/2025). Suhara mengungkapkan meski berasal dari daerah dengan keterbatasan fasilitas, Sabrina mampu bersaing dengan atlet dari berbagai daerah lain. “Kita bersyukur, meski dengan keterbatasan sarana dan tempat latihan, Kota Tangsel bisa menghasilkan atlet berprestasi. Sabrina sudah bisa dikatakan sebagai aset dalam dunia panjat tebing Indonesia,” ungkap Suhara. Sabrina tidak hanya membawa nama Kota Tangerang Selatan, namun akan tampil sebagai wakil Indonesia di kancah dunia. Harapannya, penampilannya di Bali dapat menjadi batu loncatan menuju pemusatan latihan nasional (pelatnas) dan membawa harum nama bangsa. “Kami berharap hasil dari kejuaraan ini nantinya menjadi bagian dari seleksi nasional untuk pelatnas. Sabrina sudah masuk radar nasional, dan ini kesempatan penting baginya,” tutur Suhara. Sementara itu, Sabrina Syarifah mengungkapkan bahwa dirinya akan tampil maksimal di ajang bergengsi IFSC Climbing World Cup 2025 meskipun waktu persiapan yang sempit tak menyurutkan semangat atlet muda asal Tangerang Selatan. Sabrina mengakui bahwa persiapannya kali ini hanya berlangsung selama dua minggu. Meski demikian, ia tetap menjalani latihan dengan konsisten dan mental yang siap tanding. “Persiapannya jujur ini tersingkat aku. Dua minggu latihan, tapi tetap fokus dan disiplin,” ujar Sabrina. Latihan yang dijalaninya tergolong standar, tidak terlalu berat, namun cukup untuk menjaga performa dan teknik menjelang perlombaan. “Enggak berat, enggak ringan juga. Standar aja, yang penting rutin,” pungkasnya.

PSSI dan Freeport Hadirkan Kolaborasi Bangun Sepak Bola Usia Dini

SSB Sindogres

PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (PT GSI) berkolaborasi dengan PT Freeport Indonesia kembali menggelar turnamen sepak bola usia dini bertajuk Freeport Grassroots Tournament (FGT) pada tanggal 26 dan 27 April 2025 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. Ajang FGT di Gresik ini diikuti lebih dari 300 anak dan merupakan pelaksanaan kedua setelah tahun lalu digelar di Gresik dan Jayapura. Selain itu, terdapat penambahan 10 SSB untuk kategori usia 12 tahun. Kegiatan ini total diikuti 20 Sekolah Sepak Bola (SSB) dan dimulai pukul 06.30 hingga 12.30 WIB. Freeport Grassroots Tournament ini melibatkan anak-anak Gresik (Jawa Timur) dari usia U10 dan U12 dan dikelompokan masing-masing menjadi 10 tim. Setiap tim akan bermain 7 versus 7 serta mengutamakan kegembiraan karena setiap anak diberi kesempatan menguasai bola lebih lama. Freeport Grassroots Tournament edisi kedua ini merupakan wujud dukungan penuh PT Freeport Indonesia dan PSSI terhadap pengembangan sepak bola usia dini di Indonesia. Penyelenggaraan tahun kedua ini juga menambah jangkauan peserta dengan memberi banyak SSB berpartisipasi. Diharapkan kegiatan ini menjadi wadah bagi talenta-talenta muda Indonesia untuk dapat menunjukkan permainannya sekaligus memberikan kesempatan dan pengalaman dalam perjalanan mereka mewujudkan cita-citanya menjadi pesepakbola profesional. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan kunci di banyak negara yang sepak bolanya telah maju meletakkan fondasi utama pada pengembangan sepak bola usia dini. “Saya mengapresiasi partisipasi PT Freeport yang selalu mendukung sepakbola Indonesia maju. Kepercayaan ini memperkuat komitmen PSSI untuk terus meningkatkan sepak bola usia dini, baik melalui kompetisi, kolaborasi, maupun pelatihan pelatih berkualitas yang sangat penting dan memberi pengaruh positif bagi perkembangan pemain muda,” ujar Erick Thohir. “Turnamen ini merupakan kontribusi nyata PTFI untuk membangun fondasi kuat bagi sepak bola nasional sekaligus memberikan kesempatan bagi anak-anak di Gresik,” kata Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas. Ia mengatakan dengan kompetisi usia dini seperti FGT, diharapkan semakin banyak talenta muda yang terasah dan terarah pengembangan bakatnya menuju jenjang professional. “Sepak bola tidak hanya membangun fisik, tetapi juga karakter, disiplin, dan kerja sama tim. Maka kami berharap momentum FGT di Gresik ini betul-betul dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para Sekolah Sepak Bola (SSB). Ini penting agar anak-anak dapat belajar banyak hal dari penyelenggaraan turnamen ini,” kata Tony. PTFI, lanjutnya, bangga menjadi bagian dari perjalanan awal anak-anak Indonesia menuju impian mereka menjadi pesepak bola profesional dan berharap semoga turnamen ini menjadi pengalaman berharga dan inspiratif bagi setiap peserta. “Tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama antara PTFI dan PSSI dalam membangun masa depan sepak bola Indonesia sejak akar rumput,” jelas Tony. Pada akhir turnamen ini, tim pemenang akan diberikan hadiah yang bermanfaat untuk anggota tim dan memancing keseriusan sang anak untuk tetap bermain sepak bola yakni total 300 pasang sepatu sepak bola. FGT 2025 di Gresik resmi ditutup oleh Vice President Business Process Smelting & Refining PTFI Aripin Buman, bersama anggota Executive Committee (Exco) PSSI, Ahmad Riyadh. Pada kategori U10, SSB Wadeng meraih juara, sementara untuk kategori U12 gelar juara diraih oleh SSB Sindogres. Sementara, pemain terbaik U10 diraih oleh M Liyan dari Wadeng, sedangkan pemain terbaik U12 diraih oleh Tian dari Sindogres. Sedangkan, peraih penghargaan fair play U10 diberikan kepada Sindogres, sementara untuk U12 diraih oleh Persekap 84. Selanjutnya, untuk kategori kiper terbaik, Amril dari Wadeng menjadi kiper terbaik U10, sedangkan Keanu dari Sindogres menjadi kiper terbaik U12. Daftar Peserta Freeport Grassroot Tournament 2025 di Gresik U10 (kelahiran 2015-2016) 1. SSB PERSIM MANYAR (Manyar) 2. SSB PASOPATI WCP BANJARSARI (Cerme) 3. SSB PERKESA SAMBO GUNUNG (Sidayu) 4. SSB PUTRA RAHARJA (Kedamean) 5. SSB PUTRA MANDIRI ( Driyorejo) 6. SSB PETRO (Kec.Gresik) 7. SSB JURIT (Cerme) 8. SSB WADENG (Sidayu) 9. SSB G2 (Manyar) 10. SSB IR (Driyorejo) U12 (kelahiran 2013-2014) 1. SSB POAS MUDA (Manyar) 2. SSB PEGANDEN (Manyar) 3. SSB PORASDA KEDANYANG (Kebomas) 4. SSB PUTRA CAKRA (Mbenjeng) 5. SSB BIMA AMORA (Menganti) 6. SSB PERSEKAP 84 (Menganti) 7. SSB AKOR MUDA (Menganti) 8. SSB SINDOGRES (Kebomas) 9. SSB CERME PUTRA (Cerme) 10. SSB PLG (Wringinanom)

Kejuaraan Basket Wali Kota Cup Sukses Digelar

Wali Kota Samarinda Cup 2025

Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Diaporapar) Kota Samarinda, telah resmi menutup Kejuaraan Basket Piala Wali Kota 2025, yang telah digulirkan dari tanggal 22-27 April 2025, di GOR Segiri Samarinda. Dalam kejuaraan tersebut, di putra dan putri dari klub Bluefin Samarinda berhasil mengawinkan medali emas dalam ajang tersebut. Di mana kejuaraan ini turut diikuti sebanyak 14 klub, terdiri 10 putra dan 4 putri, serta klub dari Bontang dan Balikpapan. Mewakili Kepala Disporapar Samarinda, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga, Supriatmono, mengucapkan apresiasinya kepada sang juara dan para klub lain yang ikut ambil bagian dalam kejuaraan ini. Dirinya pun berpesan agar terus mengembangkan potensi diri dengan menggenjot program latihan yang rutin dan selalu berjuang dalam setiap pertandingan. “Yang berhasil dalam kejuaraan ini tentunya tidak secara otomatis di kejuaraan berikutnya juga akan berhasil. Untuk itu, latihan itu wajib hukumnya untuk pembinaan olahraga. Yang belum berhasil, tingkatkan lagi latihannya, tingkatkan fisiknya dan kerjasama antara atlet dengan pelatih,” ucap Supriatmono dalam sambutannya, Minggu (27/04/2025) malam. Kemudian Ia menyampaikan bahwa, Disporapar Samarinda kedepannya akan menyelenggarakan event serupa dengan yang lebih besar dan meriah dari tahun ini, sebagai bentuk pengembangan pembinaan pebasket di Kota Tepian. “InshaAllah, di waktu yang akan datang Disporapar Kota Samarinda akan senantiasa memfasilitasi untuk kejuaraan-kejuaraan yang akan datang dan tentunya harapan kami, untuk kejuaraan yang lebih besar lagi di tahun-tahun yang akan datang,” ujarnya. Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana, Deden Istian Nugraha, menyampaikan laporan bahwa kegiatan Wali Kota Cup ini terselenggara dengan sukses dan lancar tanpa hambatan. Tidak hanya itu, kejuaraan ini pun dikatakannya sebagai ajang untuk menjalin silaturahmi baik antar atlet maupun klub basket yang ada di Samarinda. Selain itu juga mengembangkan pembinaan atlet junior dengan memasukkan minimal 3 pemain dari setiap klub, sebagai ajang menambah jam tanding atlet. “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membangun semangat kompetisi yang sehat dikalangan generasi muda, meningkatkan kualitas atlet basket pertama di Kota Samarinda, serta mempererat hubungan antar klub melalui semangat suportifitas dan fair play,” kata Deden. Dalam kejuaraan Wali Kota Cup ini juga turut dihadiri langsung oleh Ketua Pengprov Perbasi Kaltim, Darwin Tandrin, yang sangat mengapresiais daya juang para atlet Kota Tepian dalam meraih kemenangan pada kejuaraan tersebut. Berikut urutan juara dalam ajang kejuaraan basket Wali Kota Cup Samarinda 2025: Putri: 1. Bluefin Samarinda 2. Puma Samarinda 3. Sonic putri samarinda Putra: 1. Bluefin Samarinda 2. Bhayangkara 3. LBC Galuh Bontang Sumber: RRI

Timnas Indonesia Resmi Masuk Pot 3 Piala Dunia U17 2025

Tim Nasional U17 Indonesia

Timnas Indonesia U17 masuk dalam pot 3 babak grup Piala Dunia U17 2025 yang akan dilaksanakan di Qatar. Ada 11 tim yang berada dengan Skuad Garuda. Sebanyak 11 tim yang dimaksud tersebut adalah Kosta Rica, Tajikistan, Panama, Korea Utara, Pantai Gading, Tunisia, Kaledonia, Kanada, Afrika Selatan, Austria dan Haiti. Kira-kira tim mana yang bakal berada satu grup yang sama dengan Timnas Indonesia U17? Proses penentuan unggulan untuk Piala Dunia U17 2025 merupakan langkah penting dalam menentukan komposisi undian babak penyisihan grup. Proses ini memastikan turnamen yang seimbang dengan memisahkan tim-tim yang lebih kuat dan mempromosikan keberagaman geografis dalam grup. Meskipun prosedur yang tepat dapat disesuaikan oleh FIFA untuk setiap edisi, prinsip-prinsip umum berikut berlaku untuk penentuan unggulan Piala Dunia U17. Mulai dari penampilan di turnamen sebelumnya, representasi Benua, dan negara tuan rumah. Saat ini sudah ada 48 tim yang lolos ke Piala Dunia U17 2025. Ini merupakan edisi pertama yang menampilkan 48 tim. Tim-tim ini akan dibagi menjadi 12 grup yang masing-masing berisi empat tim. Dua tim teratas dari setiap grup dan delapan tim peringkat ketiga terbaik akan melaju ke Babak 32 Besar. Proses penyemaian untuk format yang diperluas ini kemungkinan akan mengikuti prinsip-prinsip yang ditetapkan dengan mempertimbangkan performa masa lalu di Piala Dunia U17 dan memastikan pemisahan geografis di antara 12 grup. Nantinya, proses pengundian atau drawing pembagian grup akan mengambil satu tim dari setiap pot untuk membentuk grup. Rumus yang tepat untuk menentukan pot dan prosedur pengundian khusus akan diumumkan oleh FIFA mendekati tanggal pengundian. Singkatnya, proses penyemaian untuk Piala Dunia U17 FIFA bertujuan untuk menciptakan babak penyisihan grup yang adil dan kompetitif dengan menggunakan performa turnamen sebelumnya sebagai metrik utama di samping pertimbangan geografis. Perluasan menjadi 48 tim pada tahun 2025 akan memperkenalkan format pengundian baru dengan 12 grup, tetapi prinsip-prinsip dasar penyemaian kemungkinan akan tetap ada. Piala Dunia U17 2025 dijadwalkan berlangsung 3–27 November mendatang. Sumber: SindoNews

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional A Jatim 2025

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional A Jatim 2025

Setelah minggu lalu Exist Badminton Club mendominasi di Sirkuit Nasional B Kepri 2025, kali ini giliran PB Djarum Kudus yang mendominasi di Sirkuit Nasional A Jatim 2025. Sirnas A Jawa Timur 2025 digelar sedari Senin (21/4) sampai dengan Sabtu (26/4) di GOR Sudirman, Kota Surabaya. Sebanyak 11 dari 15 gelar juara yang diperebutkan, berhasil dibawa pulang oleh tim PB Djarum. Sisa 4 gelar dibagi rata ke Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro, Bayu Kencana, Exist Badminton Club dan Mutiara Cardinal Bandung. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 5–10 Mei 2025 di Sulawesi Selatan. Turnamen berlevel B ini akan digelar di Kota Makassar. Daftar Juara Sirnas A Jatim 2025: TRI : Frisca Adelia Arifah [Djarum Kudus] TRA: Ghaisan Haidar Tsaqib [Exist Badminton Club] GRA : Faza Iwadh Kurnia Ramdhan/Muhammad Lutfhi Habibi [Djarum Kudus] GRI : Halifia Usni Pratiwi/Jane Maira Faiza [Djarum Kudus] GRC: Muhammad Lutfhi Habibi/Jane Maira Faiza [Djarum Kudus] TTI: Jolin Angelia [Djarum Kudus] TTA: Dendi Triansyah [Mutiara Cardinal Bandung] GTA : Devin Artha Wahyudi/Ghian Rizqy Sofyan [Djarum Kudus] GTI: Rasi Joase Niakhe Munajad/Salsabila Zahra Aulia [Djarum Kudus] GTC: Ghian Rizqy Sofyan/Salsabila Zahra Aulia [Djarum Kudus] TDI : Bilqis Prasista [Djarum Kudus] TDA: Muhammad Rizky Akbar [Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro] GDI: Ardita Anjani/Titis Maulida Rahma [Djarum Kudus] GDC: Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti [Djarum Kudus] GDA: Erwin Rendana Purnomo/Gilang Krisandi Toyo Pramana [Bayu Kencana]

British School Jakarta dan SDN Buaran 01 Juara MilkLife Soccer Challenge – Tangerang 2025

Juara serta runner-up KU 10 dan KU 12 MilkLife Soccer Challenge – Tangerang 2025.

TANGERANG, 27 April 2025 – MilkLife Soccer Challenge – Tangerang 2025 yang berlangsung pada Rabu (23/4) hingga Minggu (27/4) di Stadion Mini Cisauk dan Stadion Trimatra Kodiklat TNI Serpong sukses digelar. Tercatat sebanyak 963 peserta dari 54 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Tangerang dan sekitarnya, berpartisipasi dalam turnamen yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife ini.  Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono menyambut gembira antusias para peserta dari 88 tim yaitu KU 10 (16 tim) dan KU 12 (72 tim), yang tidak hanya diikuti oleh SD negeri dan MI saja, namun juga sekolah internasional kembali turut meramaikan turnamen ini. Ia menilai, adanya keberagaman peserta dari berbagai latar belakang, menciptakan atmosfer positif dan motivasi antar sekolah untuk saling membuktikan menjadi yang terbaik.  “Ini pertanda bahwa dari tim-tim sekolah yang sudah pernah ikut ataupun baru berpartisipasi juga antusias giat berlatih, karena mereka tahu ada turnamen yang rutin digelar sebagai wadah mereka untuk mengasah kemampuan dan #BeraniCetakGol. Jadi sangat penting MilkLife Soccer Challenge diselenggarakan secara konsisten dan berkelanjutan,” ungkap Teddy. Teddy menambahkan, kualitas dan kemampuan tim maupun individu di MilkLife Soccer Challenge – Tangerang 2025 jauh lebih berkembang dibandingkan seri sebelumnya. Ia berharap tren positif ini juga diikuti oleh kota lain, sehingga diyakini kelak akan mampu bersaing di kancah internasional. Seperti halnya torehan dari tim HydroPlus Strikers (U-14) dan MilkLife Shakers (U-12) yang menyandang runner-up di JSSL Singapore 7’s 2025, menjadi bukti bahwa dengan kualitas dan kemampuan yang dimiliki pesepakbola putri Indonesia patut diperhitungkan. “Artinya apa yang kita lakukan setahun terakhir dengan menjaring dan melatih pemain-pemain terbaik kita, ternyata mereka bisa bersaing dengan tim dari negara-negara di Asia. Sehingga membuat kita semakin optimis bahwa kemampuan dari tim sepak bola putri kita saat ini khususnya KU 12 dan KU 14 itu sudah cukup mumpuni hanya tinggal diasah lagi,” lanjut Teddy. Head Coach Assistant MilkLife Soccer Challenge, Asep Sunarya mengakui banyaknya peserta baru selaras dengan talenta mereka mengolah ‘si kulit bundar’. Terbukti Juara MilkLife Soccer Challenge – Tangerang Series 2 2024 di KU 12 yakni British School Jakarta harus rela angkat koper di babak fase grup. Hingga saat ini, Coach Asep juga telah mengantongi sejumlah nama untuk mengikuti MilkLife Soccer Extra Training, usai menilik performa mereka yang impresif selama berkompetisi. ”Kami mengapresiasi tim baru yang cukup gemilang pada turnamen ini. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa peta persaingan di MilkLife Soccer Challenge cukup ketat dan tidak hanya didominasi oleh satu atau dua tim saja. Alhasil kami sudah mengantongi talenta-talenta baru dari KU 12 kurang lebih sudah ada 11 pemain yang akan kita panggil untuk ikut extra training di luar pemain yang sebelumnya sudah kami pilih,” papar Asep. Asep melanjutkan, perjalanan pemain MilkLife Soccer Challenge tidak hanya berhenti sampai menjadi juara turnamen. Lebih dari itu, akan kembali diadakan MilkLife Soccer Challenge All-Stars yang bakal bergulir pada Juli 2026 mendatang di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. “Selain itu kan ada turnamen lanjutan (Series 1 dan Series 2) di setiap kotanya, plus kita tahun ini akan menambah dua kota baru. Tak menutup kemungkinan juga pemain terbaik akan berlaga di turnamen sepak bola internasional yang prestisius,” imbuhnya. Bangkitnya Sang Juara Partai final MilkLife Soccer Challenge – Tangerang 2025 yang digelar di Stadion Mini Cisauk Tangerang pada Minggu (27/4) siang berlangsung kompetitif. Pada laga KU 10 British School Jakarta sukses menjadi juara setelah mengalahkan SDN Pinang 3.Sedangkan di KU 12, SDN Buaran 01 berhasil menduduki podium tertinggi usai menundukkan SDN Jelupang 01 B.. Laga pamungkas KU 10, yang mempertemukan eks semifinalis MilkLife Soccer Challenge – Tangerang Series 2 2024 antara SDN Pinang 3 dan British School Jakarta berjalan cukup alot. Aksi jual beli serangan kedua tim memanas sejak babak awal, namun peluang emas mampu dimanfaatkan pemain British School Jakarta (BSJ) bernomor punggung 7, Eve Garvey usai terjadi kemelut di kotak penalti di menit ke-2. BSJ kembali menambah pundi golnya lewat tendangan Jaela Emil-morrish pada menit ke-9, hingga babak pertama berakhir kedudukan skor 2 – 0 untuk British School Jakarta. Memasuki babak kedua SDN Pondok Pinang 3 terus memberikan tekanan. Kemelut di mulut gawang lawan mampu dimaksimalkan oleh Anggun Selaras Wahyu Nugroho untuk menciptakan gol bagi timnya. Meski aksi lincah top scorer Nitya Safira Jaya cukup menyulitkan tim British School Jakarta, namun hingga peluit panjang babak kedua berbunyi, ia belum bisa membawa timnya menang dan harus tunduk 2 -1 dari British School Jakarta. Pemain British School Jakarta, Eve Garvey sangat puas dengan penampilan timnya meskipun hanya beberapa kali latihan, “Saya sangat gembira dan bangga kepada tim saya yang telah memenangkan final ini. Kami cukup tegang, tapi karena tim yang kompak ini kami saling menyemangati, bahkan kami bernyanyi bersama untuk menghilangkan stress dan tegang. Selain tim, saya sangat berterimakasih kepada pelatih dan orang tua kami yang selalu mendukung kami,” ucap Eve. Pelatih British School Jakarta, Samantha Rule mengaku bangga atas capaian anak-anak asuhnya tersebut sekaligus mengapresiasi gelaran MilkLife Soccer Challenge – Tangerang 2025. “Saya mengucapkan terima kasih kepada MilkLife Soccer Challenge yang telah menggelar turnamen yang luar biasa dan ini kedua kalinya kami berpartisipasi. Tahun lalu kami kalah di semifinal, sekarang kami hadir dengan tim yang baru dengan pemain-pemain yang lebih muda dan meraih juara,” tutur pelatih yang telah mengikuti Manchester City Continuing Professional Development (CPD). Sementara itu partai final KU 12 berjalan sengit. Gol bunuh diri dari SDN Jelupang 01 B menjadi poin pembuka bagi SDN Buaran 01 di menit ke-3. Adu serang kedua tim yang cukup ketat membuat keduanya sulit mencetak poin. Namun di menit ke-10 Keyla Zivara Aprilia Nugraha sukses menerjang gawang lawan dengan tendangan akuratnya. Selang dua menit kemudian, serangan Mauza Adzkiya berhasil menembus gawang SDN Buaran 01. Tidak butuh waktu lama bagi SDN Buaran 01 untuk membalas lewat tendangan jarak jauh sang penjaga gawang Chasyafa Nur Chasanah dari dalam kotak penjagaan, hingga jeda turun minum kedudukan skor 3 – 1 untuk SDN Buaran 01. Memasuki babak kedua menit awal, gol langsung diciptakan oleh Adiba Khanza Azzahra Banobe, sehingga memperkecil ketertinggalan SDN Jelupang 03 B. Namun SDN Buaran 01 tampil lebih trengginas. Kali ini, kolaborasi Aira Septiyani dan Keyla Zivara Aprilia Nugraha … Read more

Kejurnas Golf Junior Indonesia Sukses Digelar di Semarang

Kejurnas Golf Junior Indonesia 2025

Kejurnas Golf Junior Indonesia 2025 sukses digelar di Semarang Royale Golf (SRG) dengan memunculkan berbagai pemenang dari berbagai kategori dan 87 peserta. Adapun untuk pelaksanaan Kejurnas Golf Junior Indonesia ini sudah terlaksana dari 22 hingga 24 April 2025. Dalam akhir turnamen, Kejurnas Golf Indonesia menentukan dua pemenang yakni Abigail Rhea pegolf dari Bali dengan skor 224 dan Kenneth Henson Sutianto dari DKI Jakarta dengan skor 216. Sekjen PB Persatuan Golf Indonesia (PGI) Suharsono menuturkan bahwa ajang ini jadi kali pertama dilaksanakan di Semarang. “Kita di sini Semarang baru pertama kali dibuatkan kejuaraan nasional yang berskala nasional. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak dari lapangan golf dari Semarang Royal Golf yang sudah menyiapkan dari sekian lama mungkin satu tahun kalau nggak salah dia persiapkan, sehingga bisa mempersembahkan sebuah lapangan yang bisa menyelenggarakan kejuaraan setara kejurnas ini,” ungkapnya saat ditemui usai turnamen. Kemudian Suharsono menilai lapangan di Semarang Royal Golf layak untuk menggelar event besar. Suharsono juga mengatakan cuaca juga mendukung kondisi lapangan. “Kita bersyukur didukung oleh cuaca yang baik dan lapangan juga dalam kondisi baik,” ucapnya. Suharsono menambahkan Kejurnas Golf Junior Indonesia ini adalah salah satu agenda pembinaan dari PGI. Setelah event ini, Suharsono membeberkan jika pihaknya bakal menggelar kejurnas yang lain lagi karena agenda PGI sedang punya komitmen mengembangkan potensi pegolf-pegolf muda. Khusus untuk Kejurnas Junior dibagi menjadi tiga kelas yakni A, B dan C dimana masing-masing ada kelompok putra dan putri. Untuk bulan depan, akan ada Kejurnas Amatir. Untuk Kejurnas Amatir tidak ada batasan usia, semua boleh mengikuti. Lebih lanjut Suharsono mengungkapkan bahwa PGI sudah menyiapkan berbagai program untuk pembinaan pegolf muda. Sejauh ini banyak yang sudah dilakukan mulai menggelar Kejurnas, kemudian ada program event lingkup amatir. Selain itu, untuk lebih mengenalkan golf, PGI punya program Golf Go To School. Dalam agenda itu PGI akan memperkenalkan golf ke anak-anak usia dini. “Supaya mereka mengetahui ada ini olahraga yang namanya golf. Yang pakai main bola ini, yang pakai stik ini gitu. Soalnya kan golf ini kan kalau buat anak-anak kan agak sedikit asing ya. Jadi mereka tahunya mungkin basket, bulu tangkis, sepak bola itu yang umum. Makanya kita mau memperkenalkan itu di sekolah. Ya, kita berharap dengan adanya memperkenalkan mereka akan suka. Lalu dari yang awalnya suka mungkin ada yang serius lalu menjadi atlet-atlet penerus,” pungkasnya. Salah satu pemenang dari kategori A Putra, Kenneth Henson Sutianto menuturkan jika persaingan cukup ketat dan venue yang dipakai begitu mengujinya. “Lapangan di sini lumayan berbukit, terus green-nya lumayan tricky sih, terus angin pas siang lumayan kenceng sama cuaca lumayan semangat. Tapi saya pernah bermain di lapangan ini jadi pengalaman itu cukup membantunya,” ujarnya. Selain itu, Kenneth mengaku awalnya ada kendala fisik karena dia baru saja balik dari Jepang. Namun meski demikian, dia bersyukur bisa melewati semua ujian itu. Kenneth pun mengaku hasil yang dia raih di luar ekspetasi dia. Dia bersyukur atas berkah yang dia dapat. Awalnya dia mengira meraih posisi 3 atau 5 sudah cukup karena dia habis berlaga di Jepang. “Ini di luar ekspektasi sih sebenarnya targetnya di sini. Di sini paling top 3, top 5 terus yang penting finish turnamennya karena sebelumnya sudah main turnamen di Jepang enggak pakai caddy, dorong troli sendiri lapangannya lebih lebih jauh, lebih susah, kondisi cuaca lebih dingin jadi lumayan nguras fisik. Sebenarnya target di sini ya cuma finish top 5, top 3. Itu sudah cukup,” jelasnya. Menurut pimpinan Semarang Royale Golf (SRG) Muklisiyata, pihaknya selalu mendukung pembinaan pegolf junior dengan memberikan kesempatan untuk berlatih dan berkompetisi. “Kami sangat peduli terhadap pembinaan olahraga golf, khususnya untuk atlet-atlet muda yang berbakat. Kami berharap nantinya akan ada atlet junior yang akan membawa nama baik Indonesia di kancah internasional,” tegasnya. Daftar Nama Pemenang Kejuaraan Nasional Golf Junior Indonesia 2025 Divisi C Putri Juara III: Oueen Shine Gracella (JATIM) Total Score : 184 Juara II : Cataleya Soleil Renon (DKI) Total Score : 181 Juara I : Amira Ajda Khairunnisa Permadi (DKI) Total Score : 161 Divisi C Putra Juara Ill : Dylian Michio Satriobudi (JABAR) Total Score : 176 Juara II : Reicher Santoso (JATENG) Total Score : 164 Juara | : Zhafran Agila Yordi (JATENG) Total Score : 164 Divisi B Putri Juara III: Aisyah Bintang Marsyah (RIAU) Total Score : 269 Juara Il : Caylie Anaya Liaudo (BALI) Total Score : 266 Juara I: Laetitia Isabelle Suhartono (SUMSEL) Total Score : 260 Divisi B Putra Juara III : Fadhlan Azzam Atmajah (SUMUT) Total Score : 238 Juara II : Raka Aguila Achka (DKI Jakarta) Total Score : 235 Juara I : Francesco Jacob Noah Hartono (DIY) Total Score : 231 Divisi A Putri Juara III : Renoctoviana Ramadhiani Said (DKI Jakarta) Score : 244 Juara II : Isabella Sudarmanto (JATENG) Total Score : 234 Juara I: Caithlyn Darlene Ong (BANTEN) Total Score : 225.

Turnamen Basket Pelajar Jadi Ajang Cari Bintang Muda Indonesia

High School Basketball Championship 2025

Ajang High School Basketball Championship 2025 bukan sekadar turnamen antar pelajar biasa. Kompetisi yang digelar di UPH Karawaci pada 21–26 April 2025 ini resmi menjadi wadah pencarian bibit muda berbakat yang siap tampil di level Asia Pasifik. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pun memberikan dukungan penuh atas penyelenggaraan kejuaraan ini karena dianggap selaras dengan misi nasional dalam membina atlet muda berprestasi dari berbagai penjuru tanah air. “Kami sangat senang adanya turnamen ini, meski singkat tapi dampaknya sangat luas memberikan bekal bagi bibit muda tampil di level Internasional,” ujar Muhammad Aziz Ariyanto, Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahragawan Muda Kemenpora, saat ditemui di Tangerang, Kamis (24/4). Menurut Aziz, turnamen ini sejalan dengan program prioritas Kemenpora yang tengah fokus mencetak atlet-atlet muda potensial di seluruh cabang olahraga, termasuk bola basket. Ia menegaskan bahwa potensi talenta muda Indonesia sangat besar, dan butuh wadah serta komitmen pembinaan yang konsisten agar bisa tampil membanggakan di kancah internasional. Sebagai lanjutan dari inisiatif ini, Kemenpora telah menjadwalkan turnamen tingkat Asia di Kota Solo pada bulan Juni 2025, yang juga bertujuan memperluas jangkauan pencarian bakat dan mempertemukan atlet muda dari berbagai daerah. “Ini juga jadi ajang memicu semangat dan bakat para talenta muda di setiap daerah,” tambah Aziz. High School Basketball Championship 2025 diikuti oleh 12 tim dari berbagai SMA di Indonesia, terdiri dari delapan tim putra dan empat tim putri. Persaingan berlangsung sengit karena para peserta membawa nama sekolah dan daerah masing-masing. Dari seluruh tim peserta, akan dipilih masing-masing satu tim putra dan satu tim putri terbaik yang akan diberangkatkan untuk mewakili Indonesia dalam ajang NBA Rising Star di Singapura, sebuah turnamen prestisius yang mempertemukan tim-tim elite pelajar se-Asia Pasifik. Ketua Panitia Pelaksana, Murni Setionegoro, mengungkapkan bahwa turnamen ini bukan hanya soal kompetisi antarsekolah, tapi juga sebagai batu loncatan untuk para pemain muda menuju level profesional dan internasional. “Hari ini mereka mewakili sekolah dan daerah masing-masing. Tetapi ke depannya akan mewakili negara di ajang lebih tinggi. Jadi akan memberikan motivasi sendiri kepada setiap pemain,” jelas Murni. Turnamen ini tidak hanya jadi ajang pembuktian kemampuan individu dan tim, tetapi juga menjadi bagian penting dari ekosistem pembinaan basket nasional. Dengan dukungan dari Kemenpora dan keterlibatan aktif sekolah-sekolah, peluang bagi atlet muda untuk bersinar di pentas Asia bahkan dunia semakin terbuka lebar. Ajang ini membuktikan bahwa masa depan bola basket Indonesia dimulai dari level sekolah, dan siapa tahu, dari lapangan sekolah hari ini akan lahir pemain-pemain yang kelak mengenakan seragam merah putih di Olimpiade. Tim putra yang berlaga antara lain: SMAN 2 Bandung SMA Jubilee UPH College SMA YPPK Agustinus SMA Tri Mulya Bandung SMA PPOP Jakarta SMA BOPKRI 1 Yogyakarta SMA Tunas Bangsa Tim putri berasal dari: SMA Penabur Cirebon SMA Global Prestasi Bandung SMA Jubilee UPH College Sumber: Pewarta.co.id

Ratusan Pelajar dan Umum Ikut Kejuaraan Panahan 2025

Rahmat Mirzani Djausal

Kejuaraan Panahan Antar Pelajar dan Umum Piala Gubernur Lampung 2025 resmi digelar, sebanyak 243 Atlet dari tujuh provinsi unjuk Ketangkasan di Stadion Pahoman, Bandar Lampung. Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung menggelar Kejuaraan Panahan Antar Pelajar dan Umum Piala Gubernur Lampung 2025. Kegiatan tersebut bertujuan sebagai bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan pembinaan olahraga pelajar di daerah, serta menjadi wahana pembibitan atlet potensial yang terarah dan berkelanjutan. Selain itu, kejuaraan tersebut juga menjadi ajang persiapan atlet pelajar Lampung menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII tahun 2025. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengatakan dari kejuaraan ini tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga memperkuat karakter para atlet muda. “Dengan adanya kejuaraan tersebut akan lahir bintang-bintang baru panahan Indonesia, khususnya dari Provinsi Lampung,” katanya di Stadion Pahoman, Bandar Lampung, Kamis (24/4/2025). Lebih lanjut ia menjelaskan, dengan adanya kejuaraan mampu memacu motivasi para pelajar dan atlet umum untuk terus berlatih, berprestasi, dan membawa nama harum daerah di kancah nasional maupun internasional. Menurutnya, Lampung harus bisa melahirkan atlet seperti Riau Ega Agatha dari Blitar yang menembus Olimpiade dan Diananda Choirunisa, srikandi panahan dari Surabaya yang juga berhasil menembus ajang internasional. Sumber: RRI

Sabet Emas di Singapura, Yad Hapizudin Harumkan Nama Indonesia

Yad Hapizudin

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda Indonesia. Yad Hapizudin, mahasiswa Universitas Hamzanwadi asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, berhasil menyabet medali emas pada nomor lari 1500 meter dalam ajang bergengsi 85th Singapore Open Track and Field Championship 2025, yang digelar pada Kamis (24/4). Turun sebagai salah satu unggulan, Yad mencatatkan waktu impresif 3 menit 53 detik, mengungguli para pesaingnya dari berbagai negara di Asia. Kemenangan tersebut sekaligus mengukuhkan namanya sebagai salah satu pelari muda potensial yang dimiliki Indonesia. Pelatih Yad Hapizudin, Hairurrohman mengungkapkan kegembiraannya atas prestasi yang diraih anak asuhnya tersebut. “Alhamdulillah sebagai pelatihnya di Club (Atletik Kijang Rinjani) merasa bangga atas prestasi yang telah ditorehkan oleh Yad Hapizudin. Dan Alhamdulillah bisa memecahkan rekor nasional yang dulu 3.56 sekarang 3.53,” terang Hairuurohman. Tak hanya membawa pulang gelar juara, Yad juga berhasil mengibarkan Merah-Putih di Singapura, menjadikannya sebagai simbol kebanggaan sekaligus representasi semangat juang generasi muda dari Lombok Timur. Yad mengungkapkan perasaan senangnya karena bisa naik podium dan memecah rekor junior juga. “Alhamdulillah perasaan saya sangat senang sekali dan bisa naik podium dan bisa memecah rekor junior,” ungkap Yad. Yad menyampaikan terima kasihnya kepada pelatih dan pihak Kampus Universitas Hamzanwadi atas dukungan yang diberikan selama ini. “Terima Kasih atas dukungannya Kampus Universitas Hamzanwadi. Semoga makin jaya,” ucap Yad. Ajang Singapore Open dikenal sebagai salah satu kejuaraan atletik paling prestisius di kawasan Asia Tenggara. Keikutsertaan dan keberhasilan Yad dalam kompetisi ini menjadi catatan penting dalam perjalanan karirnya, serta memberikan harapan baru bagi perkembangan dunia atletik tanah air. Sumber: Mass Media

Piala Sudirman 2025: Target Tembus Final dan Modal Menuju Olimpiade

Skuad Indonesia Untuk Piala Sudirman 202

PP PBSI memasang target skuad “Merah-Putih” menembus final kejuaraan beregu campuran Piala Sudirman 2025 yang berlangsung di Xiamen, China, 27 April-4 Mei 2025. Ketua Umum PP PBSI Muhammad Fadil Imran mengemukakan, target tersebut adalah bagian dari proses regenerasi dan transformasi jangka panjang bulu tangkis nasional yang tengah dijalankan. “Piala Sudirman adalah salah satu kejuaraan beregu paling bergengsi di dunia bulu tangkis. PBSI bersama seluruh ekosistem pembinaan telah menyiapkan tim ini dengan serius, dari aspek teknik, fisik, hingga mental,” ujar Fadil di pelatnas PP PBSI Cipayung, Jakarta, Senin (21/4), dikutip dari Antara. Tim Indonesia pada Piala Sudirman 2025, Fadil mengutarakan, diperkuat oleh kombinasi pemain muda dan berpengalaman yang menjadi bagian dari strategi regenerasi PBSI menuju Olimpiade Los Angeles 2028. “Target utama kami adalah memberikan jam terbang kepada generasi baru agar siap membela Indonesia dalam jangka waktu lebih panjang,” katanya. Meski menyadari tantangan berat yang menanti di Grup D bersama Denmark, India, dan Inggris, Fadil mengatakan, langkah ke final bukan target yang muluk. “Jika melihat pengalaman di Piala Thomas dan Uber, kombinasi pemain muda bisa membawa kita ke final. Dengan sistem dan ekosistem baru di pelatnas, kami optimistis,” ujarnya. Sementara, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo menyebut pencapaian pada Piala Sudirman 2025 diharapkan menjadi modal berharga untuk persiapan Olimpiade Los Angeles 2028. “Walaupun kita ketahui selama Piala Sudirman diselenggarakan memang Indonesia baru sekali juara dan ini tadi saya sampaikan bahwa ini akan menjadi tantangan yang berat, tapi semoga motivasi dan juga semangat dari rekan-rekan pelatnas PBSI ini bisa menggelora,” ujar Dito di Jakarta, Senin (21/4). “Saya ingatkan bagaimana kami sangat berharap fokus dari badminton ini bisa kembali menorehkan medali emas di Olimpiade,” demikian Dito. Indonesia menurunkan 20 pemain untuk Piala Sudirman 2025. Di sektor tunggal, Jonatan Christie dan Putri Kusuma Wardani diandalkan sebagai tulang punggung di nomor putra dan putri. Selain itu, Alwi Farhan, Mohammad Zaki Ubaidillah, dan Ester Nurumi Tri Wardoyo turut diboyong untuk menambah pengalaman mereka di kompetisi beregu level dunia. Di sektor ganda putra, Indonesia menurunkan tiga pasangan yaitu Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin, dan Bagas Maulana. Sementara di nomor ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi ditempatkan sebagai pasangan utama, didampingi Siti Fadia Silva Ramadhanti/Lanny Tria Mayasari. Fadia juga akan tampil di ganda campuran bersama Dejan Ferdinansyah. Lalu di sektor ganda campuran, diperkuat Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, serta pasangan non-pelatnas Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja. Sumber: Djarum Badminton

M Akbar Kurniawan Segel Gelar Toscana Tour 2025

M Akbar Kurniawan

Atlet berkuda Indonesia, M Akbar Kurniawan menyegel gelar juara Toscana Tour 2025 yang berlangsung di Toscana, Italia, Minggu. Akbar yang tampil di kelas CS1 120 cm mampu menaklukkan beberapa atlet berkuda unggulan dari Eropa seperti Italia dan Turki. “Saya sangat bersyukur dan bangga bisa meraih juara di CSI Toscana Tour 2025. Ini adalah pencapaian yang luar biasa bagi saya. Kompetisi ini diikuti atlet-atlet top dunia, jadi kemenangan ini benar-benar spesial,” ujar Akbar kepada pewarta, Selasa. CSI Toscana Tour 2025 merupakan kompetisi internasional yang pertama kali diikuti oleh Akbar. Meski baru mengikuti turnamen ini, Akbar telah sempat tampil di sejumlah kompetisi setingkat Asia hingga Eropa. Pengalaman pertama tampil di CSI Toscana Tour 2025 menurut Akbar merupakan turnamen yang spesial karena bersaing dengan kualitas pesaing dan standar internasional yang tinggi. Akbar mengatakan butuh persiapan yang panjang bersama pelatihnya terutama untuk bisa tampil intensif dengan kuda yang sempat unjuk gigi di kompetisi lokal. “Motivasi terbesar saya adalah keinginan mengharumkan nama Indonesia di dunia olahraga berkuda. Saya ingin menunjukkan bahwa atlet Indonesia mampu bersaing dan meraih prestasi di level internasional. Dukungan dari keluarga, pelatih, dan masyarakat juga menjadi pendorong semangat saya,” ujar Akbar. Persiapan yang matang membuat Akbar dapat menorehkan prestasi sekaligus menunjukkan kualitas atlet Indonesia di kancah dunia. Kemenangan ini juga menjadi motivasi besarnya untuk terus berkembang dan membawa nama Indonesia menuju event-event internasional mendatang. Akbar berharap memperoleh dukungan dari semua pihak tak terkecuali pemerintah, federasi hingga masyarakat agar dapat terus berkembang serta mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi), Aryo Djojohadikusumo mengapresiasi Akbar yang telah mengharumkan nama Indonesia pada ajang Toscana Tour 2025. Aryo berkomitmen untuk terus memperbaiki ekosistem dan fasilitas guna mendukung kemajuan olahraga berkuda di Tanah Air, salah satunya dengan membangun fasilitas pelatihan maupun pertandingan. Salah satu yang menjadi fokus yakni pembangunan fasilitas olahraga berkuda di Ibu Kota Nusantara (IKN). “Proyek ini dapat dimanfaatkan untuk pengembangan bakat atlet berkuda dari seluruh Indonesia,” ungkap Aryo. Aryo yang sempat melakukan kunjungan ke IKN dan bertemu Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Basuki Hadimuljono. Aryo mengatakan dengan adanya fasilitas olahraga berkuda di IKN dapat terus mendorong perkembangan olahraga berkuda serta menciptakan fasilitas yang berkualitas.

SEA Youth Table Tennis Championships 2025: Indonesia Borong Tiga Medali

SEA Youth Table Tennis Championships 2025

Tim tenis meja muda Indonesia menorehkan capaian membanggakan dalam ajang SEA Youth Table Tennis Championships 2025 yang digelar di Soemantri Sport Center, Jakarta, 17 – 22 April 2025. Dalam kejuaraan bergengsi tingkat Asia Tenggara ini, Indonesia berhasil mengoleksi tiga medali, terdiri dari satu emas dan dua perunggu, yang mengantarkan Indonesia menempati peringkat kelima dalam klasemen akhir perolehan medali. Medali emas disumbangkan oleh pasangan M. Kahfi Inzaghi dan Fikri Faqih Abdillah yang tampil gemilang di nomor Ganda Putra U19. Duet ini menunjukkan performa solid dan konsistensi tinggi sejak babak penyisihan hingga final, menumbangkan lawan-lawannya dengan strategi yang matang dan kerja sama yang padu. Sementara itu, dua medali perunggu diraih dari kategori Ganda Campuran U19 lewat pasangan M. Kahfi Inzaghi dan Akifah Naila Rudianto, serta dari nomor Beregu Putra U19. Kedua medali ini menjadi bukti kekuatan merata yang dimiliki tim Indonesia, baik di nomor individu maupun beregu. Di posisi pertama, ada Thailand dengan total raihan medali sebanyak 17 (5 emas, 5 perak, dan 7 perunggu). Di posisi kedua ada Singapura dengan total 12 medali (3 emas, 4 perak, dan 5 perunggu). Kemudian, di posisi tiga ditempati oleh Malaysia dengan total medali sebanyak 10 (3 emas, 4 perak, dan 3 perunggu).

Sirnas A Jatim 2025 Diikuti Ribuan Peserta

Sekjen PBSI, Ricky Soebagja dan Ketua PBSI Jatim, Tonny Wahyudi

Kejuaraan bulu tangkis BNI Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Timur dibuka oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBSI Ricky Subagja, Senin, 21 April 2025. Sirnas yang diikuti oleh klub-klub seluruh Indonesia itu akan berlangsung hingga 26 April nanti. Ketua PBSI Jawa Timur, Tonny Wahyudi mengatakan, kejuaraan ini merupakan ajang bergengsi. Sirnas yang digelar di dua tempat GOR Sudirman dan Suryanaga ini mempertandingkan sebanyak 15 Kelas Usia. “Antara lain, Tunggal, Ganda, Campuran Remaja Putra Dan Putri, Tunggal, Ganda, Campuran Taruna Putra Dan Putri , Tunggal, Ganda, Campuran Dewasa Putra dan Putri,” jelas pria yang juga Ketua HDCI Jatim ini. Yudi mengaku cukup terkejut dengan membludkanya jumlah peserta. Ia menyebut, banyaknya peserta menandakan olahraga bulu tangkis masih menjadi favorit selain tentunya sepakbola. “Harapan kami, melalui Sirnas ini akan lahir atlet-atlet yang nantinya menjadi tulang punggung bulu tangkis nasional,” harap Yudi. Sebanyak 1.080 peserta dari 234 klub bulu tangkis adalah bukti bahwa bulu tangkis masih menjadi magnet. “Apalagi Sirnas ini merupakan kejuaraan nasional A di 2025 dan memperabutkan rangking poin nasional,” ungkapnya. Sirkuit Bulutangkis Nasional (Sirnas) adalah salah satu ajang Bulutangkis berskala nasional yang digelar di Tanah Air. Setiap tahun, ajang ini selalu diselenggarakan dalam beberapa seri dengan tempat yang selalu berpindah di kota-kota besar di Tanah Air. Sirkuit Nasional ini merupakan kejuaraan yang dipakai sebagai tolok ukur pembinaan prestasi bulutangkis nasional. Para pemain yang tampil dan sukses menjadi juara akan mendapat poin dalam sistem rangking nasional. Ajang ini sekaligus dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pembinaan dan pematangan pemain-pemain muda potensial. Para pebulutangkis muda yang menjuarai berbagai Sirnas akan memiliki poin ranking nasional yang lebih tinggi. Mereka yang kerap tampil sebagai juara dan punya rangking nasional terbaik, serta didukung talenta menjanjikan, bakal diprioritaskan untuk mengikuti seleksi masuk bergabung dengan Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur.

Hydroplus Piala Pertiwi U-14 & U-16 2025: Putri Tangsel City Borong Gelar Juara

Putri Tangsel City

Putri Tangsel City meraih juara Hydroplus Piala Pertiwi U-14 & U-16 2025 Regional Banten. Kepastian ini sesuai mereka mengalahkan Putri Cipta Cendikia dengan skor 3-2 di kategori U-14 dan Raga Negeri melalui adu penalti 2-1 seusai di babak normal bermain imbang 0-0 di kategori U-16. Laga final Hydroplus Piala Pertiwi U-14 & U-16 2025 Regional Banten digelar di Stadion Mini Cisauk, Tangerang, Minggu (20/4). Daftar Juara Piala Pertiwi U-14 & U-16 Regional Banten U-14: Juara: Putri Tangsel City Runner-up: Putri Cipta Cendikia Best Player: Khanza Nisa (Cipta Putri Cendikia) Top Scorer: Sevilla Khoirunnisa (Putri Tangsel City) U-16: Juara: Putri Tangsel City Runner-up: Raga Negeri Best Player: Afkarina Diyanatul (Raga Negeri) Top Scorer: Rebecca Margaretha (Putri Tangsel City) Tim talent scouting Regional Tangerang juga telah memilih 25 pemain untuk tampil mewakili kota mereka di ajang Piala All Star yang digelar di Kudus, 7–20 Juli mendatang: Anggun Ashaley Tirta (Raga Negeri) Kanaya Syafira (Raga Negeri) Cahaya (Raga Negeri) Listia (Raga Negeri) Yuri Maheswari (Raga Negeri) Khalishah Almkira Safitri (Raga Negeri) Racheyla Delpuila (Raga Negeri) Heni Anggraeni (Putri BMIFA) Airsyahara Putri Gustian (Raga Negeri) Debby Alvani Zanaya (Putri Tangsel City) Naila Fikkriyyah (Putri Tangsel City) Hafizah Raudatul Jannah (Putri Tangsel City) Nikita Aprilia (Putri Tangsel City) Labibah Thalita Athaya (Putri Tangsel City) Siti Nurul Hafizah (Putri Tangsel City) Savaira Rizqin (Putri Tangsel City) Febri Arum (Putri Tangsel City) Alleana Ayu Arumy (Putri Tangsel City) Catur Alob Kapesopta Prayitna (Raga Negeri) Maulina Nur Hasana (Putri Tangsel City) Sevilla Khoirunissa (Putri Tangsel City) Nyimas Ayu Fitri (Putri Tangsel City) Chasyafa Nur Chasanah (MLSC Tangerang Raya) Khanza Nisa (Putri Cipta Cendikia) Quenna Humaira (Putri Cipta Cendikia)

Menpora Membuka Secara Resmi Bali 7s Youth International Tournament 2025

Bali 7s Youth International Tournament 2025

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, secara resmi membuka penyelenggaraan sepak bola internasional usia muda bertajuk Bali 7s Youth International Tournament 2025 di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, Jumat (18/4). “Saya mengapresiasi penyelenggarakan Bali 7s Youth International Tournament 2025 khususnya Bapak Pieter Tanuri dan Pak Yabes Tanuri yang telah mengumpulkan 5.000 atlet peserta lebih dari ratusan tim dari enam negara,” kata Menpora Dito usai membuka acara yang ditandai dengan kick off. Sebanyak 389 tim Asia mengikuti turnamen internasional sepak bola usia muda ini dan total hampir 6.000 pertandingan selama tiga hari penyelenggaraan pada 18-20 April 2025. Kemudian, ada tujuh kelompok usia yang dipertandingkan dalam turnamen internasional tahun kedua ini, yakni usia delapan tahun (U8), U10, U-2, U14, U16, pro dan putri. Selain tim-tim yang berasal dari seluruh Indonesia, beberapa tim dari negara tetangga juga turut hadir di antaranya dari Malaysia, Singapura, Filipina, Hongkong dan Australia. Penyelenggara telah melakukan penambahan -penambahan fasilitas pendukung untuk terselenggaranya dengan baik ajang ini. “Jumlah lapangan bertambah dari 8 lapangan standart FIFA menjadi 9 lapangan standart FIFA penambahan toilet dan mushola,” kata CEO Bali United Yabes Tanuri.

Exist Mendominasi Sirkuit Nasional B Kepri 2025

Sirkuit Nasional B Kepri 2025

Tuntas sudah rangkaian final Sirkuit Nasional B Kepri 2025. Berikut hasil-hasil selengkapnya di partai puncak! Sirnas B Pekanbaru 2025 digelar sedari Senin (14/4) sampai dengan Sabtu (19/4). Exist Badminton Club keluar sebagai juara umum dengan 7 gelar juara, disusul Djarum Kudus 2 gelar juara, dan Sarwendah BC serta Champion Gading Jaya masing-masing 1 gelar juara pada seri pembuka rangkaian Sirnas tahun 2025 ini. Untuk seri Sirnas selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 21 – 26 April 2025. Sirnas berlevel A tersebut akan berlangsung di GOR Sudirman, Kota Surabaya. Daftar Juara Sirnas B Pekanbaru 2025: TAPA: Ghathfaan Rizqie Ramadhan Haryanto [Djarum Kudus] TPA: Richardo Regino Mozes Munde [Exist Badminton Club] UDPA: Tristan Geovanni Pardosi [Champion Gading Jaya] TAPI: Diajeng Putri Hartini [Exist Badminton Club] TPI: Kalia Rahmadani [Djarum Kudus] UDPI: Adelia Khansa Rafani [Sarwendah Badminton Club] GPC: Raynanda Laksmana & Malika Nur Aqilah [Exist Badminton Club] GAPI: Diajeng Putri Hartini& Kayla Kabillah Ismail [Exist Badminton Club] GPI: Berlian Indah Pinastika & Malika Nur Aqilah [Exist Badminton Club] GAPA: Lorenzio Juvian Chandra & Syahdad Alfadilla [Exist Badminton Club] GPA: Athaya Affan Zaidan & Raynanda Laksmana [Exist Badminton Club]

Daftar Penghargaan Individu Piala Asia U17 2025

Sadriddin Khasanov

Timnas Uzbekistan kembali menorehkan tinta emas di dunia sepak bola usia muda setelah menjuarai Piala Asia U17 2025 dengan kemenangan luar biasa 2-0 atas tuan rumah Arab Saudi, Minggu (20/4). Kemenangan ini menjadi gelar kedua Uzbekistan di turnamen Piala Asia U17 setelah sukses pertama mereka pada 2012. Prestasi ini menjadi lebih mengagumkan mengingat Uzbekistan bermain dengan hanya sembilan pemain sejak babak pertama. Namun semangat juang yang luar biasa membawa mereka keluar sebagai juara, dan juga mendominasi penghargaan individu turnamen. Permain Terbaik Turnamen Pemain muda Uzbekistan, Sadriddin Khasanov, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Turnamen (Most Valuable Player) Piala Asia U17 2025 berkat performa konsisten dan berpengaruh sepanjang turnamen. Khasanov mencetak empat gol, termasuk gol penting di semifinal dan final. “Pertama-tama, kami berlatih keras selama tiga tahun untuk turnamen ini. Kami siap sejak awal dan saya sangat senang menjadi MVP. Semuanya berjalan baik,” kata pemain Bunyodkor tersebut seperti dikutip dari situs AFC. Khasanov membuka turnamen dengan gol melawan Thailand (4-1), kemudian mencetak gol penentu kemenangan atas China PR (2-1). Di semifinal melawan Korea Utara, ia kembali menjadi pembuka skor dalam kemenangan 3-0, sebelum memastikan kemenangan dramatis atas Arab Saudi di final. Top Skor Turnamen Sementara itu, Asilbek Aliev menyabet penghargaan Top Skor Turnamen setelah mencetak lima gol. Penyerang muda klub Odil Junior tersebut mencetak gol di empat laga beruntun dari fase grup hingga perempat final. Ia mencetak gol pembuka ke gawang Thailand, kemudian gol penentu kemenangan atas China PR. Dalam kemenangan 3-0 atas Arab Saudi di fase grup, Aliev kembali mencetak gol hanya 17 menit setelah turun di babak kedua. Di perempat final melawan Uni Emirat Arab, ia mencetak dua gol di babak pertama. Penjaga Gawang Terbaik Turnamen Di posisi penjaga gawang, Nematulloh Rustamjonov tak kalah bersinar. Ia dinobatkan sebagai Kiper Terbaik Turnamen, hanya kebobolan tiga gol dalam lima laga yang ia mainkan. Ia juga mencatat dua clean sheet penting: saat semifinal melawan Korea Utara dan final melawan Arab Saudi. Rustamjonov menjadi pilar pertahanan Uzbekistan, tampil penuh konsentrasi, refleks tinggi, dan kepemimpinan luar biasa di bawah tekanan intens. Ia menjadi satu-satunya penjaga gawang yang sukses menahan Korea Utara dari mencetak gol sepanjang turnamen.

Piala Asia U17: Bermain 9 Pemain, Uzbekistan Keluar Sebagai Juara

Tim Nasional Uzbekistan U-17

Timnas Uzbekistan U17 menjadi juara Piala Asia U17 2025 setelah menaklukkan tim tuan rumah Arab Saudi U17 di pertandingan final yang berlangsung di Stadion King Fahd Sports City, Taif, Minggu, 20 April 2025. Meski bermain dengan sembilan pemain, tim berjuluk Serigala Putih menang dengan skor 2-0. Uzbekistan bermain dengan sembilan pemain setelah Nurbek Sansernbaev mendapatkan kartu merah pada menit ke-38 dan Miraziz Abdulkarimov pada tambahan waktu babak pertama. Meski begitu, mereka mampu memenangi laga final ini berkat gol penalti Mukhammad Khakimov pada menit ke-51 dan Sadriddin Khasanov pada menit ke-70. Arab Saudi U17 yang unggul jumlah pemain terus-menerus menggempur pertahanan Uzbekistan degan serangan bertubi-tubi. Namun, pertahanan yang solid dan penampilan apik kiper Nematullo Rustamzhonov yang berulang kali melakukan penyelamatan krusial, mampu membuat gawangnya sulit dibobol. Uzbekistan mampu menjaga keunggulan 2-0 hingga pertandingan berakhir. Hasil ini membuat tim berjuluk Serigala Putih ini menyabet gelar keduanya di Piala Asia U17 setelah menjadi juara ajang ini pada 2012. Uzbekistan menyamai catatan yang diraih lima tim lainnya yang meraih dua kali trofi kejuaraan ini, yakni Arab Saudi, Korea Selatan, Korea Utara, Cina, dan Oman. Sumber: Tempo