Ratusan Atlet Muda Kejar Trofi DETEC k3n7o3n9 OPEN 2025

DETEC k3n7o3n9 OPEN 2025

Turnamen tenis usia muda kembali hadir di Sukoharjo. Setelah kejuaraan internasional sukses digelar tiga pekan lalu, kali ini turnamen diadakan lagi di kabupaten tersebut. Dengan tajuk DETEC k3n7o3n9 OPEN 2025, turnamen yang merupakan Kerjunas TDP Junior ini bergulir mulai 29 Juni hingga 4 Juli 2025. Direktur Turnamen Anshari Nursida mengatakan, event nasional ini menjadi daya tarik para petenis tanah air. Buktinya, ratusan atlet muda berbondong-bondong menuju Sukoharjo. “Lebih dari 400 petenis junior dari berbagai kota di Indonesia mengikuti ajang ini,” kata Anshari Nursida melalui keterangan resminya, Senin (30/6). Menurut dia, Kejurnas kali ini menyajikan pertarungan bagi lima kelompok usia (KU), mulai KU 10 Red Ball, 12, 14, 16 dan 18 tahun, nomor tunggal dan ganda, baik putra maupun putri. Karenanya pertandingan pun tersebar dalam tiga lokasi, yakni lapangan tenis Stadion Gelora Merdeka dan Kridasena di Alun-Alun serta lapangan K7G di Bendosari. “Totalnya 10 hard court tersedia, enam di Stadion Gelora Merdeka, dua di Alun-alun Kridasena, dan dua lagi di Bendosari milik Akademi K7G,” jelas Anshari. Dijelaskan, petenis junior terbaik di Tanah Air telah siap memanaskan persaingan pada turnamen yang pernah terselenggara di Jakarta, Jogja dan Solo ini. Contohnya adalah Quora Princy yang bercokol di peringkat nasional nomor satu (PNP 1) KU 14. Petenis muda asal Banjarmasin (Kalimantan Selatan) itu menjadi unggulan teratas tunggal putri di kelompok usianya. Sementara M. Azka Azam Al Arsyad (PNP 3) menjadi unggulan pertama tunggal putra KU 16. “Semoga laga antar petenis junior terbaik Indonesia dalam turnamen ini bisa menjadi hiburan menarik bagi penggemar tenis di Sukoharjo dan kawasan Solo Raya,” ungkapnya.

Kejurnas Balap Sepeda 2025 Jadi Ajang Strategis Jaring Talenta Muda

Kejuaraan Nasional Balap Sepeda 2025

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebut Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda 2025 sebagai ajang strategis untuk menjaring talenta muda potensial yang dapat mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional. “Kejurnas ini adalah agenda penting untuk menjaring dan melahirkan atlet balap sepeda berprestasi yang dapat mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia,” ujar Listyo dalam keterangan video yang disampaikan pada Minggu. Listyo yang juga menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) itu turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kejurnas, termasuk tuan rumah, panitia, dan sponsor. PB ISSI tahun ini menggelar rangkaian Kejurnas di lima daerah dengan dukungan dari Bank Mandiri. Saat ini tengah berlangsung kejuaraan nasional untuk disiplin road race di Banyuwangi, Jawa Timur pada 27–30 Juni yang diikuti 256 atlet dari 23 provinsi. Setelah itu, ajang berlanjut ke BMX Racing yang akan digelar di Sirkuit BMX Supercross Muncar, Banyuwangi pada 4–6 Juli. Trek ini merupakan lintasan baru berstandar internasional yang dibangun sebagai bentuk apresiasi atas prestasi balap sepeda Indonesia di Asian Games 2022 Hangzhou. Disiplin track akan dilombakan di Jakarta International Velodrome pada 10–13 Juli, dilanjutkan dengan nomor mountain bike (MTB) di Yogyakarta pada 16–19 Juli, serta BMX Freestyle dan Trials di Ciamis, Jawa Barat pada 2–3 Agustus. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB ISSI, Budi Saputra menjelaskan bahwa Kejurnas merupakan platform pemantauan langsung terhadap hasil pembinaan atlet di daerah. Dari ajang ini, PB ISSI akan menyusun basis data atlet untuk seleksi ke berbagai kejuaraan internasional. “Semua atlet terbaik akan kami pantau dan masukkan ke dalam data pool pembinaan prestasi. Ini menjadi dasar seleksi untuk ajang internasional seperti Asian Championship, World Cup, World Championship, hingga multievent seperti SEA Games, Asian Youth Games, dan kualifikasi Olimpiade,” kata Budi melalui ANTARA, Minggu. Budi juga mengungkapkan prestasi balap sepeda Indonesia terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, pencapaian balap sepeda sebagai juara umum SEA Games 2023 Kamboja, raihan medali emas dan perunggu di Asian Games 2022 Hangzhou, serta lolosnya atlet ke Olimpiade Paris 2024 merupakan bukti Indonesia berada di jalur yang benar. “Kejurnas ini menjadi pijakan penting untuk menjaga momentum tersebut. Kami ingin terus melahirkan atlet-atlet muda yang bisa bersaing di level dunia,” ujar Budi.

PBSI Jakut Jaring Bibit Atlet Lewat Kompetisi Usia Muda

Piala Wali Kota Jakarta Utara

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jakarta Utara menjaring bibit atlet bulu tangkis melalui kompetisi usia muda hingga remaja untuk memperebutkan Piala Wali Kota Jakarta Utara yang digelar di Gelanggang Remaja Jakarta Utara pada Senin hingga Rabu (2/7). Ketua Pengurus Kota PBSI Jakarta Utara Setio Pertiwanggono di Jakarta, Senin, mengatakan kejuaraan ini diikuti 305 atlet terbaik tunggal maupun ganda dari 20 perkumpulan atau klub. Dalam pertandingan tersebut, ratusan peserta yang terbagi dalam kelompok pra usia dini di bawah 9 tahun dan kelompok taruna yaitu usia di bawah 19 tahun akan bermain dalam kategori tunggal dan ganda. “Mereka ada yang bertanding secara tunggal, ganda maupun campuran. Pemenang dari kejuaraan ini akan mewakili Jakarta Utara di level provinsi,” kata Setio. Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat berharap kompetisi itu mampu menghasilkan atlet bulu tangkis andalan untuk masa depan. Melalui kompetisi ini, dia mengimbau agar para atlet menjunjung sportivitas dan setiap atlet mampu memberikan yang terbaik di lapangan. “Ini ajang silaturahmi dan memperluas ikatan persahabatan, bertanding dengan sportif untuk menjadi yang terbaik,” katanya. Hendra mengatakan bulu tangkis merupakan cabang olahraga yang digemari masyarakat dari berbagai kalangan sehingga pembinaannya harus terus ditingkatkan agar mereka menjadi atlet yang berprestasi, profesional, dan bisa berprestasi di tingkat internasional. “Kami harap PBSI lebih sering mengadakan kejuaraan seperti ini agar tumbuh banyak bibit berprestasi dan bisa mengharumkan nama Jakarta Utara,” ujarnya. Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kasudin Pemuda dan Olahraga Jakarta Utara, Adi Jaya Gumelar mengatakan kejuaraan ini rutin diselenggarakan setiap tahun dan merupakan tahap penyaringan untuk maju ke tingkat Provinsi DKI Jakarta dalam memperebutkan Piala Gubernur. Atlet bulu tangkis dari Yuma Badminton Club, Kaira (11) mengatakan kompetisi tahunan bergengsi ini menjadi wadah untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukir prestasi. Ia mengaku dari kecil sudah bermain bulu tangkis dan sering dilatih oleh ayahnya pada setiap minggunya. “Mudah-mudahan di kejuaraan ini, saya bisa meraih juara karena ke depan saya ingin menjadi atlet bulu tangkis profesional,” kata Kaira. Sumber: ANTARA

Sirkuit Nasional C FISIP UI Open 2025 Resmi Ditutup, Tegaskan Komitmen Pembinaan Atlet Pelajar

Sirkuit Nasional C FISIP UI Open 2025

Turnamen bulu tangkis Sirkuit Nasional C FISIP UI Open 2025 resmi ditutup pada hari Minggu (29/6) di Balairung Universitas Indonesia. Ajang yang berlangsung selama tujuh hari ini mempertandingkan 1.068 laga dari 13 kategori usia, mulai dari kelompok usia dini hingga remaja, dengan melibatkan 1.215 atlet muda dari berbagai daerah di Indonesia. Diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI), turnamen ini telah menyandang status Sirkuit Nasional C, sebuah pengakuan atas konsistensi dan kualitas penyelenggaraan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. FISIP UI Open tak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wahana pembinaan karakter, sportivitas, dan semangat kompetitif para atlet pelajar Indonesia. Dalam sambutannya, Dekan FISIP UI, Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, mengungkapkan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang berkontribusi dalam keberhasilan acara ini. “Kami bersyukur turnamen Sirkuit Nasional C FISIP UI Open 2025 berjalan lancar, dengan partisipasi 1.215 atlet. Dari waktu ke waktu, kualitas penyelenggaraan terus meningkat. Ini tidak mungkin tercapai tanpa dukungan berbagai pihak, termasuk kolaborasi dengan Pemerintah Kota Depok yang sangat kami apresiasi,” ujar Prof. Aji. Prof. Aji menambahkan, “Untuk penyelenggaraan tahun-tahun berikutnya, kami berharap akan tetap mendapatkan dukungan, support dari semua pihak, termasuk dukungan langsung dari Wali Kota Depok seperti tahun ini.” Turnamen tahun ini juga menunjukkan penguatan kolaborasi strategis, termasuk dengan sponsor utama Yonex Sunrise Indonesia, serta dukungan dari Pemerintah Kota Depok, PP PBSI, dan komunitas bulu tangkis nasional. Prof. Herman Subarjah, Kepala Bidang Turnamen PBSI Pusat, menyatakan dukungan penuh atas kontribusi FISIP UI dalam pengembangan bulutangkis nasional. “PBSI sangat mengapresiasi inisiatif ini. Ini adalah salah satu contoh nyata kontribusi perguruan tinggi terhadap pembinaan bulutangkis Indonesia. Turnamen seperti ini menjadi sarana penting bagi atlet muda untuk mengukur kemampuan dan memperkuat jalur prestasi mereka, dan saya yakin kejuaraan ini akan menghasilkan atlet-atlet potensial di masa yang akan datang” ujarnya. Komitmen FISIP UI dalam mendukung pembinaan olahraga melalui pendekatan akademik dan sosial terus diperkuat. Turnamen ini selaras dengan visi FISIP UI sebagai institusi pendidikan yang aktif berkontribusi dalam pembangunan karakter generasi muda, termasuk melalui olahraga. Pada tahun ini, Jaya Raya Jakarta menjadi juara umum dengan meraih tiga gelar dari 13 kategori yang dipertandingkan, yaitu Alesa Sri Renata Azzahra/Wafa Hasnidya dari kategori Ganda Remaja Putri, Calista Fakasyiffa Putri/Puri Kania Candrakanti dari kategori Ganda Pemula Putri, serta Khoirul Dwi Fahmi dari kategori Tunggal Anak-Anak Putra. Sebagai bentuk penghargaan, para pemenang FISIP UI Open 2025 memperoleh uang pembinaan senilai total Rp126 juta, medali, sertifikat prestasi, hadiah perlengkapan bulu tangkis dari Yonex, serta poin peringkat nasional. Sertifikat prestasi tersebut dapat digunakan untuk jalur prestasi dalam seleksi pendidikan, baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi, termasuk Universitas Indonesia. Acara penutupan FISIP UI Open 2025 ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Depok Eko Herwiyanto, Ketua KONI Depok Herry Suprianto, Ketua PBSI Depok Abednego Setiawan, penggagas FISIP UI Open Prof. Bambang Shergi Laksmono, serta perwakilan dari sponsor, yaitu Berry Tamba selaku Perwakilan Yonex Sunrise Indonesia. Dengan berakhirnya FISIP UI Open 2025, harapan besar ditanamkan agar turnamen ini dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan dan menjadi tonggak penting dalam mencetak bibit-bibit unggul bulutangkis Indonesia.

Dylan Wilcoxen Raih Gelar Ganda Di Nias Pro 2025

Nias Pro 2025

Sehari setelah menjuarai kelas bergengsi QS 6000, atlet muda PSOI Sumatera Barat, Dylan Wilcoxen kembali menunjukkan performa gemilang dengan meraih kemenangan di nomor Pro Junior QS 1000. Kemenangan ini menjadikan Dylan sebagai ‘Double Champion’ dan ‘Back to Back Winner’ dalam ajang Nias Pro 2025. Capaian ini menjadi kebanggaan besar bagi Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Sumbar, yang menunjukkan potensi besar para atlet muda binaan. “Tak hanya Dylan, adiknya, Aura Zeflin Wilcoxen, juga berhasil menembus babak final di nomor ‘Women’s Pro Junior QS 1000’ dan finis di posisi keempat, semoga ini menjadi pemicu semangat untuk para atlit,” ujar ketum PSOI Sumbar, Harry Algamar, Sabtu (28/06). Sementara itu, Kya Jo Heuer yang sebelumnya mendampingi Dylan di final nomor Pro QS 6000, harus terhenti di babak semifinal Women’s Pro Junior QS 1000. Tahun ini menjadi tahun penuh prestasi bagi tim “Kandui Groms” di bawah binaan PSOI Sumbar. Seluruh atlet dari tim ini berhasil naik podium, baik di kelas Pro maupun Pro Junior, sebuah pencapaian yang tidak lepas dari kerja keras para atlet, tim pendukung, serta peran penting orang tua. Dukungan penuh dari orang tua atlit juga ikut memberi support kepada peselancar. Baik di tingkat nasional maupun internasional, menjadi salah satu kunci keberhasilan. “Tanpa dukungan orang tua,Papa Ray, Mama Sepni, dan Mama Aii, kami tidak bisa berbuat banyak. Selancar merupakan olahraga yang membutuhkan biaya besar, mulai dari peralatan hingga akomodasi untuk mengikuti berbagai kejuaraan,” ujarnya Prestasi para atlet muda PSOI Sumbar ini menjadi bukti bahwa dengan pembinaan yang tepat dan dukungan solid dari berbagai pihak, mereka mampu bersaing di kancah selancar internasional.

Kudus Jadi Tuan Rumah Kejurnas Junior 2025

Sebanyak 876 atlet muda panahan dari 28 provinsi di Indonesia akan unjuk kemampuan dan bersaing menjadi yang terbaik dalam MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2025 yang diadakan oleh Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) dan Bakti Olahraga Djarum Foundation.

Kota Kudus, Jawa Tengah menjadi tuan rumah penyelenggaraan MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2025 pada 27 Juni hingga 5 Juli 2025. Bertempat di Supersoccer Arena, sebanyak 876 atlet muda panahan dari 28 provinsi di Indonesia akan unjuk kemampuan dan bersaing menjadi yang terbaik dalam turnamen yang diadakan oleh Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) dan Bakti Olahraga Djarum Foundation tersebut. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Ario Bimo Nandito Ariotedjo mengapresiasi terciptanya kolaborasi aktif antara Perpani dan Djarum Foundation untuk terus meningkatkan minat masyarakat sekaligus menjaga proses regenerasi olahraga panahan. Ia menegaskan dengan adanya komitmen tinggi dari pemerintah dan dukungan dari banyak pihak, masa depan olahraga panahan akan semakin berprestasi di banyak multi event seperti Sea Games, Asian Games, maupun Olimpiade. “Pemerintah memiliki komitmen yang sangat tinggi untuk cabang olahraga panahan. Saya juga berterima kasih karena kami mendapat dukungan dari federasi yang berintegrasi dan perusahaan swasta besar yang mencintai olahraga. Kolaborasi Perpani dan Djarum Foundation merupakan hal positif, bahkan hasilnya sudah bisa terlihat karena Kejurnas Panahan Junior 2025 adalah yang terbesar dalam sejarah, mengingat jumlah keikutsertaan peserta di atas 850. Panahan adalah cabang olahraga unggulan Indonesia di setiap multi event bergengsi dunia karena selalu meloloskan wakil Tanah Air bahkan di Olimpiade. Saya yakin generasi muda akan terbangun lebih baik dan prestasi olahraga termasuk panahan akan menjulang lebih tinggi,” kata Menpora Dito Ariotedjo. Ketua Umum PB Perpani, Mohammad Arsjad Rasjid Prabu Mangkuningrat, mengatakan bahwa MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2025 diharapkan menjadi gerbang awal menuju prestasi cabang olahraga panahan di level dunia. Arsjad percaya dengan menjaga ekosistem lewat pembinaan atlet-atlet junior panahan secara berkelanjutan, masa depan cabang olahraga panahan Indonesia akan semakin kokoh. “MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2025 adalah langkah serius dari Perpani, Pengprov, klub, dan sponsor dalam membangun ekosistem panahan nasional yang terstruktur dan berkelanjutan. Saya berharap atlet-atlet yang menjadi juara di sini tidak langsung puas, tetapi semakin bersemangat berlatih. Bertandinglah dengan sportif, kejurnas ini akan menjadi pintu untuk langkah selanjutnya, baik itu pelatnas, SEA Games, atau bahkan Olimpiade,” kata Arsjad. Turut hadir pula dalam acara Pembukaan MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2025 di Supersoccer Arena, Kudus pada Sabtu (28/6), yakni Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) Abdul Razak, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, beserta Bupati Kudus Sam’ani Intakoris. Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan hadirnya MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2025 di Kudus adalah salah satu upaya untuk menumbuhkan cinta dan kesukaan masyarakat terhadap cabang olahraga panahan. Yoppy juga menggarisbawahi pentingnya pemassalan olahraga yang dilakukan secara berkesinambungan. Tujuannya adalah melibatkan sebanyak-banyaknya atlet untuk menjaga ekosistem olahraga dan meningkatkan prestasi di level dunia. Cabang olahraga panahan juga memiliki sejarah besar saat memenangi medali perak di Olimpiade Seoul 1988 yang ditorehkan tiga srikandi Nurfitriyana Saiman, Lilies Handayani, dan Kusuma Wardhani. “Kami menyambut baik MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2025 ini. Selain karena dapat memotivasi para atlet junior yang bertanding, para atlet usia dini dapat turut mempunyai kesempatan untuk mengamati dan mempelajari panahan dari jarak dekat. Kecintaan terhadap cabang olahraga ini semakin besar sehingga memiliki potensi untuk melahirkan bibit-bibit usia muda yang akan menjadi atlet kelas dunia. Semoga lewat upaya-upaya konsisten membina atlet-atlet panahan sejak usia dini, nantinya Indonesia akan mulai mendulang medali emas di pentas Olimpiade,” ujar Yoppy. Yoppy menambahkan bahwa pihaknya juga mendukung penuh upaya pemerintah Kudus dalam mempromosikan potensi sport tourism. Salah satu sumbangsih yang sudah dijalankan Bakti Olahraga Djarum Foundation adalah menghadirkan beragam turnamen dan kejuaraan berskala nasional mulai dari Bulu Tangkis, Sepak Bola Putri, Atletik, hingga Panahan. MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2025 menghadirkan tiga nomor pertandingan, yakni Divisi Recurve, Divisi Compound, dan Divisi Nasional (standard bow). Para peserta terbagi dalam tiga kelompok usia, yaitu U-13, U-15, dan U-18, sedangkan untuk Divisi Nasional ada tambahan U-10. Provinsi Jawa Tengah menjadi kontingen terbesar dalam kejurnas kali ini dengan menurunkan formasi lengkap sebanyak 80 atlet junior andalan. Disusul kemudian Provinsi DKI Jakarta dengan 79 atlet, serta Provinsi Jawa Barat yang membawa 77 atlet. MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2025 memperebutkan total 321 medali dengan rincian 107 medali emas, 107 medali perak, dan 107 medali perunggu. Keseluruhan medali diperebutkan sejak dari babak kualifikasi hingga babak eliminasi untuk kategori perorangan, beregu, dan beregu campuran. MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2025 mengadopsi sistem penilaian federasi panahan dunia, di mana pada divisi Recurve dan divisi Nasional menggunakan set system, artinya pemanah yang mencapai poin 6 terlebih dahulu, dinyatakan sebagai pemenang. Sementara, pada divisi Compound, sistem penilaian menggunakan akumulasi skor. Pemanah yang mendapatkan skor tertinggi menjadi pemenang. Di kejuaraan ini juga diterapkan babak kualifikasi dan eliminasi untuk ketiga divisi tersebut. Kejurnas Panahan Junior konsisten bergulir setiap tahun. Pada 2022 kejuaraan ini berlangsung di Daerah Istimewa Yogyakarta, kemudian pada 2023 provinsi Jawa Barat tampil sebagai tuan rumah, dan tahun lalu, ajang ini dihelat di Batam, Kepulauan Riau. Tidak hanya konsisten, semakin meningkatnya animo keikutsertaan Kejurnas Panahan Junior membuat Perpani terus melakukan inovasi guna mengakomodasi bakat-bakat muda Tanah Air. Pada 2023, Kejurnas Panahan Junior hanya mempertandingkan dua kelompok usia, yakni U-15 dan U-18. Tahun lalu, Perpani menambahkan kategori usia U-13, dan pada MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2025, induk cabang olahraga panahan tersebut mulai menyertakan kejurnas untuk kelompok usia U-10.

Festival SenengMinton 2025 Lahirkan Juara Baru

Festival Seneng Minton 2025

Perhelatan Festival SenengMinton 2025 telah sukses digelar di GOR Djarum, Jati, Kudus siang ini, Selasa (24/6). Sebanyak 3 gelar juara festival dan 1 gelar juara Supprter telah dikukuhkan oleh 4 sekolah berbeda. Antara lain juara kelas 1 diraih MI NU Miftahul Ulum, juara kelas 2 oleh MI NU Imaduddin Hadiwarno, juara kelas 3 dari SD NU Nawa Kartika dan juara Supporter MI Negeri Kudus. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan, diselenggarakannya Festival SenengMinton 2025 Seri 1 merupakan kelanjutan dari dua gelaran sebelumnya yang disambut positif oleh peserta maupun pihak sekolah. Ia berharap dengan menumbuhkan kesenangan dan kecintaan bulu tangkis dari level grassroot melalui kompetisi berbalut fun games seperti ini menjadi langkah awal pembibitan maupun pembinaan calon atlet masa depan. “Festival SenengMinton merupakan salah satu cara memasyarakatkan bulu tangkis ke usia dini secara terstruktur dengan melibatkan para guru sekolah, sistematis melalui berbagai games yang mendorong kecintaan terhadap bulu tangkis, dan masif dengan melibatkan banyak peserta. Hal ini menjadi penting untuk menjaga mata rantai bulu tangkis yang bertujuan menyiapkan generasi emas bulu tangkis melalui perlombaan yang menyenangkan,” kata Yoppy. Berikut daftar pemenang Festival SenengMinton 2025 Seri 1: Kelas 1 Juara: MI NU Miftahul Ulum Runner-up: SD Unggulan Muslimat NU Kudus Semifinalis: MI NU Imaduddin Hadiwarno dan MI NU Pendidikan Islam Kelas 2 Juara: MI NU Imaduddin Hadiwarno Runner-up: MI NU Pendidikan Islam Semifinalis: MI NU Baitul Mukminin dan MIN Kudus Kelas 3 Juara: SD NU Nawa Kartika Runner-up: SDIT Umar Bin Khathab Kudus Semifinalis: MI Muhammadiyah Al Tanbih dan MI NU Imaduddin Hadiwarno Lomba Supporter Juara : MI Negeri Kudus Runner-up : MI NU Nurus Shofa Semifinalis : MI NU Pendidikan Islam

Jawa Timur Kembali Juara Umum Kejurnas Panjat Tebing

Jawa Timur kembali menjadi juara umum

Provinsi Jawa Timur (Jatim) merebut juara umum dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing Kelompok Umur XIX/2025 di Tangerang City Sport Climbing Center, Banten, Senin malam. Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) itu, Jatim yang menurunkan 12 atlet mengumpulkan tujuh emas dari total 18 medali emas yang diperebutkan. Selain emas, provinsi itu juga mengoleksi dua perak dan dua perunggu, sehingga total memperoleh 11 medali. Perolehan emas cukup merata bagi Jatim di semua nomor, yakni speed, lead, dan boulder. Dalam klasemen akhir, Jakarta membuntuti di posisi kedua dengan total tujuh medali yang terdiri atas empat emas, satu perak, dan dua perunggu. Sedangkan peringkat ketiga ditempati Jawa Barat (Jabar) dengan tiga emas, serta masing-masing satu perak dan perunggu alias total lima medali. Sementara itu, daerah yang paling banyak mengumpulkan perunggu adalah Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan lima medali, ditambah masing-masing satu emas dan perak, sekaligus mengantarkan mereka menempati peringkat kelima. Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur XIX/2025 diikuti 375 peserta dari 26 provinsi dan dilaksanakan sejak 19 sampai dengan 23 Juni. Para peserta merupakan binaan dari Pengurus Daerah FPTI di provinsi masing-masing. Kejurnas tersebut melombakan nomor boulder junior putra-putri, boulder youth A putra-putri, boulder youth B putra-putri, lead junior putra-putri, lead youth A putra-putri, lead youth B putra-putri, speed junior putra-putri, speed youth A putra-putri, speed youth B putra-putri. Pengelompokan umur mengikuti ketentuan yang dibuat PP FPTI sejak 2024, yaitu junior (18-19 tahun), youth A 16-17 (tahun), dan youth B (14-15 tahun). Berikut klasemen akhir kejurnas tersebut (urutan: emas, perak, perunggu, total medali). 1. Jawa Timur 7,2,2,11. 2. Jakarta 4,1,2,7. 3. Jawa Barat 3,1,1,5. 4. Jawa Tengah 2,2,3,7. 5. Kalimantan Selatan 1,1,5,7. 6. Sumatera Selatan 1,0,0,1. 7. Yogyakarta 0,4,0,4. 8. Sulawesi Tengah 0,3,0,3. 9. Sulawesi Selatan 0,2,0,2. 10. Banten 0,1,2,3. 11. Nusa Tenggara Barat 0,1,0,1. 12. Aceh 0,0,1,1. 12. Bali 0,0,1,1. 12. Kalimantan Timur 0,0,1,1. 15. Bengkulu 0,0,0,0. 15. Jambi 0,0,0,0. 15. Kalimantan Barat 0,0,0,0. 15. Kalimantan Tengah 0,0,0,0. 15. Kepulauan Bangka Belitung 0,0,0,0. 15. Kepulauan Riau 0,0,0,0. 15. Lampung 0,0,0,0. 15. Maluku 0,0,0,0. 15. Maluku Utara 0,0,0,0. 15. Sulawesi Utara 0,0,0,0. 15. Sumatera Barat 0,0,0,0. 15. Sumatera Utara 0,0,0,0.

Rizky Aditya Juga Raih Dua Medali Emas

Rizky Aditya

Ada rekor yang tercipta pada Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur XIX/2025. Rekor tersebut berasal dari dua atlet yang menyabet medali emas dari dua nomor berbeda. Keduanya adalah Ardana Cikal Damarwulan asal Jawa Barat dan Rizky Aditya asal DKI Jakarta. Ardana menyabet medali emas untuk disiplin boulder youth B putra dan lead youth B putra. Sedangkan Rizky, menyabet medali untuk disiplin boulder youth A putra dan lead youth A putra. Rizky mencatatkan skor 84,1 serta 41+ yang membawanya ke podium tertinggi. Usai menyabet dua gelar tersebut, ia mengaku tidak ingin terbuai dengan hasil dua emas dalam nomor boulder youth A putra dan lead youth A putra itu, sehingga memilih fokus untuk menatap kejuaraan selanjutnya. “Pastinya saya berharap bisa dipanggil untuk masuk ke pemusatan latihan nasional (pelatnas), tetapi sembari berharap, target yang paling realistis bisa dicapai adalah ikut Popnas di Aceh, yang dimulai pada 1 Juli mendatang,” kata Rizky dikutip dari ANTARA. Ia menjelaskan, masih banyak yang harus dipersiapkan atau diperbaiki dalam menghadapi ajang berikutnya. Sebab, berdasarkan evaluasi dalam kejurnas tersebut, masih banyak kesalahan-kesalahan yang seharusnya bisa dihindari. “Khusus di nomor boulder, saat memanjat kalau bisa minim kesalahan dan hanya satu kali percobaan saja,” ujar siswa kelas XI atau dua sekolah menengah atas (SMA) tersebut. Rizky menambahkan, selama ini dirinya berlatih sekali atau dua kali dalam sehari. Sedangkan persiapan untuk mengikuti kejurnas yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI), dilakukan sejak 6 bulan lalu.

Ardana Cikal Damarwulan Sukses Raih 2 Medali Emas di Kejurnas Panjat Tebing

Ardana Cikal Damarwulan

Atlet panjat tebing asal Kota Bandung Jawa Barat, Ardana Cikal Damarwulan merebut dua medali emas, dalam nomor berbeda dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing Kelompok Umur XIX/2025, di Tangerang City Sport Climbing Center, Banten, yang berakhir Senin 23 Juni 2025 malam. Pada Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur XIX/2025 yang diikuti 375 peserta dari 26 provinsi ini, ada dua atlet yang menyabet medali emas dari dua nomor berbeda, yakni Ardana Cikal Damarwulan asal Jawa Barat dan Rizky Aditya asal DKI Jakarta. Ardana membukukan nilai sempurna atau TOP untuk dua nomor yang diikutinya, yaitu boulder youth B putra dan lead youth B putra. Sedangkan Rizky, mencatatkan skor 84,1 serta 41+ untuk masing-masing nomor boulder youth A putra dan lead youth A putra. Dua emas dari Ardana Cikal Damarwulan ini membuat Jawa Barat menempati peringkat ketiga dalam klasemen akhir. Jawa Barat total mengumpulkan lima medali, yang terdiri atas tiga medali emas, serta masing-masing satu medali perak dan medali perunggu. Kejurnas tersebut melombakan nomor boulder junior putra-putri, boulder youth A putra-putri, boulder youth B putra-putri, lead junior putra-putri, lead youth A putra-putri, lead youth B putra-putri, speed junior putra-putri, speed youth A putra-putri, speed youth B putra-putri. Pengelompokkan umur mengikuti ketentuan yang dibuat PP FPTI sejak 2024, yaitu junior (18-19 tahun), youth A 16-17 (tahun), dan youth B (14-15 tahun). Seusai lomba, Ardana Cikal mengatakan bahwa keberhasilan merebut dua medali emas dalam nomor berbeda tersebut, tidak membuat dirinya cepat berpuas diri. Ia mengaku, akan tetap berlatih lebih keras guna mewujudkan cita-cita untuk mengharumkan nama bangsa dan negara, di kancah dunia seperti di Piala Dunia hingga Olimpiade. “Saya senang meraih dua emas dan bisa menyelesaikan atau mendapatkan skor TOP, tetapi tantangan ke depan jauh lebih berat sehingga harus tetap fokus,” kata Ardana saat diwawancarai Antara, usai merebut emas di nomor boulder youth B putra dan lead youth B putra, di Tangerang City Sport Climbing Center, Banten, Senin malam. Sumber: Pikiran Rakyat

Indonesia Siap Gelar Youth and Junior World Sambo Championships 2025

Cabang Olahraga Sambo Saat Debut di PON XXI Aceh-Sumut 2024

Indonesia telah siap menggelar kejuaraan dunia Youth and Junior World Sambo Championships 2025 di JSI Resort Mega Mendung, Bogor, Jawa Barat pada 1-6 Oktober 2025 mendatang. Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Sambo Indonesia (PP Persambi), Krisna Bayu mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik kejuaraan tersebut. Krisna menjelaskan, keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan itu ialah berkat diplomasi yang terus oleh pihaknya dengan Federasi Sambo Internasional (FIAS). Sehingga, melalui surat rekomendasi Presiden FIAS, Vasily Shestakov, secara resmi menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Youth and Junior World Sambo Championships 2025 pada bulan Juli 2024 lalu. “Kami membuktikan bahwa Sambo Indonesia bangkit. Event ini adalah kesempatan emas bagi atlet muda kita bersaing di level global sekaligus membangun olahraga Indonesia dengan tulus,” kata Krisna dalam keterangannya. Krisna menyampaikan bahwa kejuaraan dunia itu akan diikuti sekitar 60-80 negara anggota FIAS. Kendati demikian,bbelum diketahui secara pasti jumlah negara yang akan terlibat. “Bicara real soal negara yang ikut, harus ada laporan FIAS. Indonesia tidak menerima pendaftaran karena langsung federasi internasional. Artinya menjadi host hanya menjalankan regulasi dari internasional saja,” ujar Bayu. “Bagi Indonesia, ajang ini menjadi momentum krusial dan membuka peluang medali bagi atlet muda nasional untuk bersaing langsung dengan juara dunia tanpa biaya tinggi, sekaligus menjadi ajang pencarian bibit unggul,” imbuhnya. Krisna juga menyebutkan PP Persambi segera melakukan seleksi di Padang, Sumatera Barat, untuk memilih atlet terbaik yang akan mewakili Indonesia di ajang tersebut. “Kalau ada anggaran, setelah seleksi para atlet akan langsung mengikuti program pemusatan latihan. Tapi lihat nanti seperti apa,” ujar Krishna. Youth and Junior World Sambo Championships 2025 akan memperlombakan 35 kelas, rinciannya 14 kelas di Youth (16-18 tahun) dan 21 kelas di Junior (18-20 tahun). PP Persambi pun berharap Indonesia bisa mengirim atlet di semua kelas yang dipertandingkan. Adapun target yang diinginkan bisa memperbaiki perolehan medali dari kejuaraan sebelumnya. Sementara itu, soal persiapan sejauh ini sudah berjalan sesuai jalur. Koordinasi lintas sektor telah berjalan dengan baik, mulai dengan Kemenpora, NOC Indonesia, KONI Pusat hingga federasi internasional. “Pemerintah bersama NOC, KONI akan support kami seratus persen,” kata Krisna.

Indonesia Raih 14 Medali di Gamma World MMA Championships 2025

GAMMA World MMA Championships 2025

Tim Nasional Mixed Martial Arts (MMA) Indonesia yang diwakili oleh 17 atlet dan 5 official dari Pengurus Besar Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB PERTACAMI) berhasil menorehkan prestasi pada ajang 5th GAMMA World Championships U18 & Senior 2025 yang berlangsung di Sao Paulo, Brasil, pada 16–22 Juni 2025. Ketua Umum PB Pertacami, Tommy Paulus Hermawan mengatakan bahwa wakil Indonesia berhasil membawa pulang sebanyak 14 medali. Tim dapat beradaptasi dengan baik terhadap perbedaan suhu, lingkungan, serta zona waktu berbeda. PB Pertacami memastikan para atlet mendapatkan perawatan medis harian secara konsisten selama aklimatisasi dan kompetisi, seperti pemantauan kondisi tubuh, penanganan cedera ringan, stretching, hingga sport massage. “Kontingen Indonesia berhasil membawa pulang 14 medali, terdiri dari 2 Medali Emas, 7 Medali Perak, dan 5 Medali Perunggu. Kita patut bangga dengan pencapaian ini,” kata Tommy dalam keterangannya. “Keberhasilan ini tidak terlepas dari kesiapan fisik dan mental para atlet yang luar biasa, hasil dari pemusatan latihan nasional (Pelatnas) yang diintensifkan kembali sejak Januari 2025,” imbuhnya. Dengan pencapaian tersebut, Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya di panggung dunia MMA amatir. Keikutsertaan di ajang tersebut juga dinilai tidak hanya bertujuan mempertahankan prestasi, tapi juga memperkuat citra positif Indonesia di mata dunia melalui olahraga. “Prestasi ini adalah bukti bahwa pembinaan jangka panjang dan pendekatan ilmu keolahragaan membuahkan hasil. Kami bangga melihat bagaimana para atlet muda Indonesia tampil dengan semangat, disiplin, dan karakter juara di panggung dunia.” ujar Tommy. Berikut daftar peraih medali atlet Indonesia di 5th GAMMA World Championships U18 & Senior 2025: Medali Emas Bumi Magani Abraar Himara, U16 -54 kg Lintang Satya Putra, U16 +75 kg Medali Perak Roberkat Sinaga, U14 -38 kg Mervin Asido Gultom, U16 -50 kg Lukas Oliver Lubis Sedlak, U16 -58 kg Gibran Alfarizi, U18 -61.2 kg Gita Putri Sembiring, U16 -46 kg Manayra Maritza Hersianti Siagian, U18 -52.2 kg Yosua Pratama Purba, U21 Striking MMA -61.2 kg Medali Perunggu Defandra Alvano Saragih, U14 -38 kg Vallensia Fahira Hotmauli, Striking MMA -47.6 kg Jon Setiawan Saragih, Striking MMA -61.2 kg Dwi Ani Retno Wulan, MMA -56.7 kg Alfiandi, MMA -61.2 kg

Daftar Kota Penyelenggaraan DBL Musim 2025-2026

Kompetisi basket DBL akan kembali menyapa untuk musim 2025-2026. Turnamen antar pelajar tersebut akan hadir di 31 kota dan 22 provinsi dari seluruh penjuru Indonesia. Ribuan student athlete dari berbagai daerah kembali unjuk gigi di panggung basket paling bergengsi untuk level SMA. Format kompetisi di beberapa kota akan berbeda. Ada yang menggunakan sistem gugur, yang mana setiap tim hanya punya satu kesempatan, dan kekalahan bakal menjadi akhir dari perjalanan mereka. Sementara beberapa kota lain akan menerapkan sistem setengah kompetisi atau round robin, yakni membagi tim ke dalam beberapa grup di fase penyisihan. Setiap tim akan saling berhadapan dengan lawan di dalam grup yang sama, dan sederet tim terbaik berhak melaju ke babak playoffs. Peringkat ditentukan berdasarkan poin kemenangan di fase grup. Musim ini, pendaftaran di sembilan kota pertama resmi dibuka. Antusiasme tinggi langsung terlihat dari sekolah-sekolah yang kembali mempersiapkan tim terbaik mereka. Lantas, kota mana saja yang akan hadir dalam penyelenggaraan DBL musim 2025–2026? Berikut selengkapnya. Bali (Denpasar) – SISTEM GUGUR North Jakarta – SISTEM GUGUR East Java-South (Malang) – SISTEM SETENGAH KOMPETISI West Sumatera (Padang) – SISTEM GUGUR West Jakarta – SISTEM GUGUR South Kalimantan (Banjarmasin) – SISTEM GUGUR East Java-North (Surabaya) – SISTEM SETENGAH KOMPETISI Central Jakarta – SISTEM GUGUR East Java-West (Madiun) – SISTEM GUGUR West Java-West (Bogor) – SISTEM GUGUR West Java-East (Bandung) – SISTEM GUGUR Central Java-South (Solo) – SISTEM SETENGAH KOMPETISI Central Java-North (Semarang) – SISTEM SETENGAH KOMPETISI South Sulawesi (Makassar) – SISTEM GUGUR North Sulawesi (Manado) – SISTEM GUGUR South Sumatera (Palembang) – SISTEM GUGUR East Jakarta – SISTEM GUGUR West Nusa Tenggara (Mataram) – SISTEM SETENGAH KOMPETISI East Java-East (Jember) – SISTEM GUGUR South Jakarta – SISTEM GUGUR Riau (Pekanbaru) – SISTEM GUGUR Yogyakarta – SISTEM SETENGAH KOMPETISI West Kalimantan (Pontianak) – SISTEM SETENGAH KOMPETISI Aceh (Banda Aceh) – SISTEM GUGUR Banten (Tangerang) – SISTEM GUGUR Lampung (Bandar Lampung) – SISTEM GUGUR East Nusa Tenggara (Kupang) – SISTEM GUGUR Papua (Jayapura) – SISTEM GUGUR East Kalimantan (Samarinda) – SISTEM GUGUR Jambi – SISTEM GUGUR North Sumatera (Medan) – SISTEM GUGUR

Ajang FGT di Papua Diikuti Lebih Dari 300 Peserta

Freeport Grassroots Tournament

PSSI dan PTFI menggelar Freeport Grassroots Tournament (FGT) di Stadion Mandala, Jayapura, Papua pada 13-14 Juni 2025. Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan kunci di banyak negara yang sepak bolanya telah maju meletakkan fondasi utama pada pengembangan sepak bola usia dini. “Saya mengapresiasi partisipasi PT Freeport Indonesia yang selalu mendukung kemajuan sepak bola Indonesia. Kepercayaan ini memperkuat komitmen PSSI untuk terus meningkatkan sepak bola usia dini, baik melalui kompetisi, kolaborasi, maupun pelatihan pelatih berkualitas yang sangat penting dan memberi pengaruh positif bagi perkembangan pemain muda,” kata Erick Thohir. Ajang FGT di Papua ini diikuti lebih dari 300 anak dan merupakan pelaksanaan kedua setelah tahun lalu digelar di Gresik dan Jayapura. Selain itu, terdapat penambahan 10 SSB untuk kategori usia 12 tahun. Kegiatan ini total diikuti 20 Sekolah Sepak Bola (SSB). Direktur dan Executive Vice President Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma mengatakan Freeport Grassroots Tournament merupakan bentuk dukungan PTFI bersama PSSI terhadap pengembangan sepak bola usia dini di Indonesia, khususnya di wilayah operasional PTFI. “Turnamen ini bertujuan memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk menunjukkan permainan terbaik mereka serta memberikan pengalaman bertanding yang seru dan menyenangkan guna mengembangkan bakat dan minat mereka di dunia sepak bola,” kata Claus. Claus berharap ajang ini dapat membuka wawasan anak-anak Papua untuk menjadikan sepak bola sebagai cita-cita, sehingga mereka dapat menjadi pesepak bola profesional di masa depan. Ia menekankan pentingnya anak-anak bermain dan bertanding dengan gembira, serta memahami nilai-nilai sportifitas, fair play, dan saling menghormati (respect) sebagai bagian dari pembentukan karakter pesepak bola yang andal. Freeport Grassroots Tournament kedua ini melibatkan anak-anak dari usia U-10 dan U-12 dan dikelompokkan masing-masing menjadi 10 tim. Pada kesempatan ini juga dihadiri oleh pelatih Timnas U-17, Nova Arianto bersama Legenda Timnas Indonesia Boaz Solossa, Ricardo Salampessy, Eduard Ivak dalam dan Titus Bonai, Wakil Bupati Kabupaten Jayapura Haris. Richard S. Yocku, Sekretaris Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua, Parson Horota & perwakilan manajemen PTFI, Kerry Yarangga. Penyelenggaraan tahun kedua ini juga menambah jangkauan peserta dengan memberi banyak SSB berpartisipasi. Diharapkan kegiatan ini menjadi wadah bagi talenta-talenta muda Papua untuk dapat menunjukkan permainannya sekaligus memberikan kesempatan dan pengalaman berkompetisi dalam mewujudkan cita-citanya menjadi pesepak bola profesional. Pada akhir turnamen, tim pemenang mendapat hadiah sepatu sepak bola. Tujuannya agar dapat dimanfaatkan untuk anggota tim dan mendorong keseriusan anak untuk terus berlatih sepak bola.

Ratusan Peserta Banjiri Festival Seneng Minton 2025 Seri 1

Gelaran Festival Seneng Minton Seri pertama

Gelaran Festival Seneng Minton Seri pertama kembali berlangsung di GOR Djarum, Jati Kudus, Jawa Tengah. Sejak Senin (23/6) sebanyak 345 siswa dari 24 SD dan MI se-Kabupaten Kudus berlomba menunjukkan kemampuan terbaiknya di festival yang akan berlangsung hingga Selasa (24/6). Antusiasme para peserta di festival yang digelar atas kerja sama Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI Kudus dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation ini, dinilai sangat baik. “Antusias peserta sangat baik, karena menang Ini adalah sekolah pilihan kami yang memang sudah ada ekskul (ekstra kulikuler) bulu tangkis. Terus kami adakan festival ini sebagai tolak ukur apakah mereka sudah bisa melaksanakan ekskulnya dengan baik atau belum dan juga melihat perkembangan olahraga bulu tangkis disetiap sekolah yang ada. Antusias dan kulatias mereka sudah sejauh mana setelah kami laksanakan dua seri Festival Seneng Minton sebelumnya,” papar Yuni Kartika, Ketua PBSI Pengkab Kudus. “Dari hasil binaan eskul dan juga Festival Seneng Minton sebelumnya, dari kelas 3 SD ini sekarang sudah ada juga yang masuk masuk klub bulu tangkis. Artinya dari murid-murid yang ikut ekskul itu ada juga yang berlatih serius mau mendalami cabang olahraga bulutangkis itu sebenarnya tujuan kami,” papar Yuni. Sama seperti seri seblumnya, Perlombaan dibagi dalam 3 kategori yaitu Kelas 1, Kelas 2, Kelas 3. Masing-masing tim terdiri dari 5 peserta dengan komposisi 3 laki-laki dan 2 perempuan. Terdapat 7 games yang harus diselesaikan oleh masing-masing peserta dalam satu tim. Yaitu Service To Target, Shuttle Run, Pyramid Shuttlecock, Throwing The Shuttlecock, Zig Zag Run, Run dan Drive Target. Adapun para pemenang di tiap-tiap lomba akan membawa pulang Piala untuk sekolah & Piala untuk peserta, Prize Money (Juara 1 Rp 1.000.000, Juara 2 Rp 750.000, Juara 3 bersama Rp 500.000), Peralatan Badminton dari Hundred, Goody bag dr Milk Life, Kenko & Dua Kelinci dan Ice cream 5 Box dr Aice.

Veda Sapu Bersih Seri Mugello Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025

Red Bull MotoGP Rookies Cup

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama tak menyangka meraih double winners atau dua kemenangan beruntun dalam seri keempat Red Bull Rookies Cup di Sirkuit Mugello, Italia. Veda meraih kemenangan pertamanya pada balapan pertama di Mugello, Sabtu, 21 Juni 2025. Ia kemudian menyempurnakan akhir pekannya di kompetisi balap Eropa ini dengan memenangkan balapan kedua pada Minggu, 22 Juni 2025. Ia meraih kemenangan dramatis karena hanya berjarak 0,011 detik dari Hakim Danish di posisi kedua. “Saya tidak percaya, saya tidak menyangka,” kata pembalap asal Gunungkidul, dikutip dari laman resmi Red Bull Rookies Cup, Senin, 23 Juni 2025. “Tetapi sekarang saya tahu saya bisa melakukannya, akhir pekan yang fantastis. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada keluarga, sponsor, dan semua orang yang mendukung saya dan saya tidak sabar menunggu balapan berikutnya,” ujar dia menambahkan. Veda, yang memulai balapan dari posisi kedua (P2), meraih kemenangan keduanya di Red Bull Rookies Cup dengan cara yang tidak mudah. Ia memasuki lap terakhir dengan memimpin balapan, namun disalip oleh Danish pada tikungan terakhir sebelum garis finis. Pada trek lurus sebelum garis finis, Veda memanfaatkan kecepatannya dan mulai menyalip pembalap asal Malaysia itu ketika garis finis tinggal menyisakan beberapa meter. Dengan overtake yang sangat brilian, pembalap 16 tahun itu akhirnya mampu menyentuh garis finis lebih dulu, dengan waktu 0,011 detik lebih cepat dari Danish. Ketika ditanya apa yang terjadi pada detik-detik akhir sebelum menyentuh finis, Veda mengungkapkan perasaannya bahwa kesempatan untuk menang masih ada sebelum mencapai garis finis. “Itu adalah balapan yang sangat sulit. Saya mencoba melakukan hal yang sama seperti kemarin, untuk memimpin di akhir. Hakim melaju dari sisi luar di tikungan terakhir, tetapi saya yakin bisa menyalipnya. Saya bergerak untuk mengejarnya dan saya lebih cepat darinya, jadi saya hanya menunggu titik yang tepat untuk keluar dan menyalip,” ucap dia. Dua kali mengumandangkan “Indonesia Raya” di Mugello membuat Veda menutup seri keempat kompetisi yang banyak melahirkan pembalap hebat MotoGP ini di posisi ketiga dengan 92 poin. Ia terpaut 32 poin dari Brian Uriarte di posisi kedua dan 56 poin dari Danish yang memimpin klasemen. Adapun pembalap Indonesia lainnya Kiandra Ramadhipa tetap di posisi ke-15 klasemen sementara dengan 32 poin, meski ia finis lebih baik dari balapan pertama yaitu di posisi delapan. Seri kelima Red Bull Rookies Cup dimainkan pada 12-13 Juli di Sirkuit Sachsenring, Jerman. Seri ini bertepatan dengan seri kesebelas MotoGP di tempat yang sama.

PB Djarum Kembali Juara Umum

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional A Jateng 2025

Gelaran Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Tengah 2025 telah berakhir pada Sabtu (21/06/2025). Pada seri kali ini, para pemain Pelatnas Cipayung turut meramaikan dan beberapa diantara berhasil masuk ke partai puncak. Adapun tim Pelatnas PBSI berhasil memboyong 4 gelar juara. PB Djarum meraih gelar juara umum dengan 6 gelar juara, diikuti PB Jaya Raya 2 gelar juara, dan masing-masing 1 gelar juara dari PB Exist Badminton Club, Mutiara Bandung, dan CWiBC. Rangkaian Sirnas 2025 akan berlanjut dengan seri berikutnya. Kali ini, giliran Tanjung Pandan, Bangka Belitung, yang akan menjadi tuan rumah Sirnas level B. Sirnas Babel 2025 akan digelar tanggal 21 – 26 Juli 2025 mendatang. Daftar Juara Sirkuit Nasional A Jawa Tengah 2025: GDC: Bobby Setiabudi/Melati Daeva [PB Djarum] TRI: Ghina Khairani Guniandi [Chandra Wijaya] TTA: Denis Azzarya [Jaya Raya] GRI: Nathania Prasetya/Wanda S. Sabda Uninga [Jaya Raya] GRA: Faza Iwadh Kurnia R/M. Lutfhi Habibi [PB Djarum] GDA: Daniel Edgar Marvino/M. Putra Erwiansyah [Pelatnas] GRC: Faza I. Kurnia Ramdhan/Rachel M. Cahya Ayu [PB Djarum] TRA: Ghaisan Haidar Tsaqib [Exist] TTI: Mayla Cahya Afilian Pratiwi [Mutiara Cardinal] TDA: Prahdiska Bagas Shujiwo [Pelatnas] GDI: Az Zahra Ditya R/Siti Sarah Azzahra [Pelatnas] GTC: Ikhsan Lintang P/Angelita Magdalena Y. [PB Djarum] TDI: Mutiara Ayu Puspitasari [Pelatnas] GTI: Selsi Josika/Yasintha Ristyna Putri [PB Djarum] GTA: Alexius Ongkytama S/Aquino E. Keneddy Tangka [PB Djarum]

Daftar Juara MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2025

Di tengah atmosfer penuh antusiasme MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2025, MI NU Pendidikan Islam dinobatkan sebagai juara umum KU 10, sementara SD 4 Jekulo meraih gelar tertinggi untuk KU 12 usai mendominasi lintasan dan lapangan, serta SMP 1 Dawe memboyong 16 juara KU 15. Siswa-siswi dari SD 4 Jekulo tampil tanpa kompromi. Dari 13 nomor lomba di KU 12, mereka menyapu empat piala utama. Capaian ini menjadi tren positif bagi sekolah tersebut, usai pada MilkLife Athletics Challenge 2024 mereka sukses menjadi Juara Umum KU 10. Muhammad Ilham Al Kahfi selaku guru olahraga SD 4 Jekulo, menyebutkan bahwa latihan intensif selama satu bulan penuh menjadi kunci kesuksesan. “Setelah tahun lalu kami berhasil menjadi juara umum di KU, kali ini bersyukur sebagai juara umum KU 12. Persiapan latihan satu bulan kami manfaatkan sebaik mungkin. Kami mengapresiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation karena sudah membuat event seperti ini dan semoga perusahaan-perusahaan lain bisa termotivasi. Di seri berikutnya kami optimis menjadi juara bertahan,” ucap Kahfi. Di kategori KU 15, SMP 1 Dawe membuktikan tajinya lewat kemenangan gemilang. Ana Eqi Astuti, Kepala Sekolah SMP 1 Dawe menuturkan bahwa keberhasilan anak didiknya berkat kemampuan individu di cabang atletik yang dinilai cukup mentereng. Di samping itu, fasilitas penunjang mumpuni di sekolah menjadi sarana yang dimanfaatkan sebaik mungkin untuk berlatih secara giat dan rutin. “Persiapan kami sudah cukup lama karena memang sekolah juga punya fasilitas yang memenuhi syarat untuk olahraga atletik. Terima kasih kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation yang serius menyelenggarakan event ini dengan segala sarana dan prasarana di Supersoccer Arena. Semoga dari sini muncul atlet-atlet yang bisa berprestasi di kancah nasional hingga dunia,” tegas Ana. Cek para juara di link berikut: Juara Umum KU 10 Juara Umum KU 12 Juara Umum KU 15

Tambah Kategori Usia dan Nomor Perlombaan, MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2025 Semakin Kompetitif

MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2025

KUDUS, 22 Juni 2025 – MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2025 yang dihelat mulai Jumat (20/6) hingga Minggu (22/6) di Supersoccer Arena, Kudus berlangsung sukses. Sebanyak 1.267 pelajar dari 109 Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Dasar (SD), Madrasah Tsanawiyah, dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kudus dan sekitarnya ambil bagian menyemarakkan kejuaraan yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation, MilkLife, dan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI). Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengatakan, ajang ini dirancang sebagai perpaduan antara olahraga dan permainan edukatif untuk membangkitkan gairah olahraga atletik. MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2025 menyuguhkan 15 nomor perlombaan untuk Kategori Usia (KU) 10, KU 12, dan KU 15 baik putra, putri, serta mix. Kejuaraan ini juga bertujuan membuat pelajar mengenal atletik bukan sebagai tekanan, melainkan sebagai petualangan menyenangkan. “Pada gelaran kali ini kami menambah satu kategori usia, yaitu KU 15 serta nomor perlombaan yang sebelumnya hanya 9 kini menjadi 15. Hal tersebut tak lepas untuk meningkatkan suasana kompetitif dan antusias peserta. Kami ingin menjadikan olahraga sebagai sesuatu yang menyenangkan, bukan menakutkan. Bukan soal menang-kalah, tapi menumbuhkan kecintaan yang akan tumbuh menjadi prestasi di masa depan,” ujar Yoppy. 15 nomor perlombaan pada MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2025 yaitu lari 60 meter, lari 80 meter, lari 1.000 meter, lari 1.500 meter, jalan cepat 3.000 meter, beregu kanga’s escape, beregu formula 1, frog jump, turbo throw, tolak peluru, lari estafet 5 x 80 meter, lari estafet 8 x 50 meter mixed, lompat jauh, lempar lembing, dan lempar cakram. Yoppy menambahkan, MilkLife Athletics Challenge telah menjadi bukti nyata bahwa olahraga dapat dikenalkan sejak dini dengan cara yang menyenangkan. Dan dari Kudus, semangat peserta bukan hanya untuk menang, tetapi untuk menggapai podium masa depan Indonesia. Melihat antusiasme dan hasil positif penyelenggaraan ini, MilkLife Athletics Challenge akan diadakan dua kali dalam setahun. “Semoga di seri dua mendatang, peserta jauh lebih banyak, selaras dengan kemampuan yang dimiliki oleh setiap individu untuk bertanding secara perorangan maupun beregu. Kami juga mengimbau kepada setiap sekolah untuk mengakomodir anak didiknya mendalami cabang olahraga atletik ini, serta orangtua yang memberi dukungan penuh,” imbuh Yoppy. Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PASI Kabupaten Kudus, Noor Akhmad, S.Pd., M.Or. mengatakan, sejak hari pertama mengamati 514 atlet (KU 10), 507 atlet (KU 12), 246 atlet (KU 15) ia menilai semangat dan kemampuan dasar mereka sudah cukup baik. Diharapkan MilkLife Athletics Challenge dapat menjadi ladang munculnya bibit-bibit berkualitas di berbagai nomor olahraga atletik untuk kota Kudus, maupun Indonesia. “Penyelenggaraan MilkLife Athletics Challenge yang berkelanjutan tentu menjadi wadah positif untuk para calon atlet di Kudus dan sekitar mengasah kemampuan dan sebagai tolak ukur pengembangan diri menjadi lebih baik. Selamat kepada para juara di setiap nomor perlombaan serta juara umum seri ini. Kami juga berterima kasih kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife yang memiliki komitmen untuk mengembangkan olahraga atletik,” tegas Noor. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, S.T., M.T. dan Wakil Bupati Bellinda Putri Sabrina Birton turut hadir dan menyaksikan secara langsung MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2025 pada Minggu (22/6). Mereka mengapresiasi gelaran ini karena menjadi kegiatan positif yang mampu menuai prestasi.   “Bangga dengan para peserta yang ikut (MilkLife Athletics Challenge) karena penuh semangat dan keceriaan. Kami turut hadir untuk mensupport agar banyak kader-kader di cabang olahraga atletik dari Kudus. Kami berharap acara seperti ini terus berlangsung supaya anak-anak bisa memiliki wadah positif dan tidak terpaku gadget,” ujar Sam’ani.

Wakil Jawa Tengah Juara Lead Junior Putri Kejurnas KU Panjat Tebing

Najiha Zahra

Wakil Jawa Tengah (Jateng), Najiha Zahra menjuarai nomor lead junior (18-19 tahun) putri dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing Kelompok Umur XIX/2025 di Tangerang City Sport Climbing Center, Banten, Sabtu malam. Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) itu, Najiha berhasil mengumpulkan skor 36+ guna mengalahkan tujuh pesaing lainnya pada babak puncak. “Saya senang sekali karena bisa menang, prestasi ini menjadi penyemangat saya untuk berlatih lebih baik ke depannya,” kata dia usai menerima medali emas. Ia mengaku, pertama kali berlatih panjat tebing sejak 2013 dan setelah itu rutin berlatih untuk meningkatkan kemampuan karena ia memiliki target untuk menjadi wakil Indonesia sekaligus mengharumkan nama bangsa dan negara di kancah dunia. “Saya mau terus berprestasi dan akan bekerja lebih untuk mencapai cita-cita,” ujar Najiha. Kemenangan itu cukup mengejutkan karena Najiha hanya menempati urutan kelima pada babak sebelumnya. Sementara itu, wakil Sulawesi Tengah (Sulteng) Kinaya Maulidyah berhasil merebut medali perak alias menempati peringkat kedua usai mengumpulkan skor 33+. Sedangkan medali perunggu diraih wakil Kalimantan Selatan (Kalsel) Syifa Nur Azizah setelah mendulang skor 32+. Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur XIX/2025 diikuti 375 peserta dari 26 provinsi dan dilaksanakan sejak 19 sampai dengan 23 Juni. Kejurnas tersebut melombakan nomor boulder junior putra-putri, boulder youth A putra-putri, boulder youth B putra-putri, lead junior putra-putri, lead youth A putra-putri, lead youth B putra-putri, speed junior putra-putri, speed youth A putra-putri, speed youth B putra-putri. Pengelompokan umur mengikuti ketentuan yang dibuat PP FPTI sejak 2024, yaitu junior (18-19 tahun), youth A 16-17 (tahun), dan youth B (14-15 tahun). Sumber: ANTARA