Indonesia Juara Umum SEA eSports Nations Cup 2026

SEA Esports Nations Cup 2026

Tim nasional esports Indonesia resmi menjadi juara umum pada ajang SEA Esports Nations Cup (ENC) 2026 di Vietnam. Prestasi membanggakan ini diraih setelah kontingen Merah Putih mengoleksi tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Turnamen regional tersebut selesai digelar di Kota Ho Chi Minh pada Sabtu malam 9 Mei 2026. Pelatih kepala timnas esports, Richard Permana, menyatakan bahwa perolehan tiga emas memastikan posisi Indonesia sebagai juara mutlak. Medali emas pertama disumbangkan oleh Alan Raynold Kumaseh melalui nomor PUBG Mobile Solo. Pada nomor yang sama, atlet Fazriel Haikal Aditya turut menambah raihan dengan membawa pulang medali perak. Dominasi atlet Indonesia berlanjut melalui Stefanus Aditya Witjaksono pada nomor pertandingan Teamfight Tactics. Meskipun sempat tertahan di posisi ketujuh pada gim pertama, ia berhasil bangkit hingga mengunci kemenangan emas. Kemenangan dramatis juga diraih oleh tim Crossfire: Legends Indonesia setelah berhasil menaklukkan tim tuan rumah Vietnam. Tim ini diperkuat oleh enam atlet berbakat di bawah arahan pelatih Iqbal Mauldhan Yusup. Selain medali emas dan perak, pasangan Alan dan Fazriel kembali menyumbangkan medali perunggu pada nomor PUBG Mobile Duo. Hasil ini memperkuat posisi Indonesia di puncak klasemen akhir perolehan medali turnamen tersebut. Indonesia berhasil mengungguli tuan rumah Vietnam yang menempati peringkat kedua dengan raihan satu emas. Sementara itu, posisi lima besar lainnya secara berurutan dihuni oleh negara Thailand, Singapura, dan Malaysia.

Liga Esports Nasional 2025 Digelar Lebih Inklusif, Fokus Regenerasi Atlet Muda

Liga Esports Nasional 2025

Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) resmi kembali menggelar Liga Esports Nasional 2025 yang berlangsung pada 23 Juli hingga 29 November. Edisi tahun ini hadir dengan format baru yang lebih inklusif, memberikan kesempatan setara bagi seluruh tim di Indonesia. Struktur Kompetisi Inklusif Berbeda dengan tahun sebelumnya, Liga Esports Nasional 2025 tidak menghadirkan babak kualifikasi untuk tim profesional. Ini berarti semua tim yang mendaftar memiliki peluang yang sama untuk bersaing di panggung nasional. Gloria Famiella, Wakil Ketua Bidang Kompetisi PB ESI, menyatakan bahwa liga ini adalah simbol keseriusan dalam membangun ekosistem kompetisi yang terstruktur dan berkelanjutan. Kompetisi dibagi dalam tiga divisi, dimulai dari Liga 3, dilanjutkan dengan Liga 2, dan ditutup oleh Liga 1 sebagai level tertinggi. Sebanyak 12 tim akan berlaga di Liga 1, termasuk dua tim promosi dari Liga 2. Azwin Nugraha, Head of Marketing Garudaku, menjelaskan bahwa fokus utama mereka dimulai dari Liga 3, untuk benar-benar menjaring talenta dari akar rumput demi regenerasi atlet muda. Fokus pada Mobile Legends dan Jadwal Untuk tahun ini, hanya satu game yang dipertandingkan, yaitu Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), yang dipilih karena basis komunitas dan minat tertinggi di Indonesia. Meskipun begitu, PB ESI menyatakan tetap membuka peluang untuk mengikutsertakan game lain di masa mendatang demi menjaga inklusivitas. Pendaftaran Liga 3 dibuka mulai Rabu, 24 Juli, melalui dua jalur: tim dan solo, yang terbuka untuk umum. Dua tim terbaik dari masing-masing jalur akan promosi ke Liga 2, yang berlangsung pada 25 September–18 Oktober, diikuti total 18 tim. Selanjutnya, dua tim terbaik Liga 2 akan promosi ke Liga 1 yang digelar 31 Oktober–15 November, bersama 10 tim undangan. Enam tim terbaik Liga 1 akan bertanding di babak playoff, yang menjadi puncak kompetisi pada 27–29 November 2025. Selain sebagai panggung kompetisi, Liga Esports Nasional juga menjadi sarana seleksi calon atlet pelatnas dan ruang scouting bagi tim profesional. PB ESI menargetkan pertumbuhan jumlah peserta sebanyak 10–15 persen dari tahun lalu, yang melibatkan lebih dari 26.000 atlet.