Jordan Indra Kembali Sabet Juara Kejurnas Golf Junior dan Cetak Rekor

Atlet golf putra, Jordan Indra Marcello kembali meraih gelar juara dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Golf Junior Indonesia 2024 yang berlangsung di Jababeka Golf & Country Club, Jawa Barat. “Jordan menang meyakinkan dengan total skor 203 pukulan atau 13 di bawah par,” kata Kepala Bidang Kejuaraan dan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) yang juga Ketua Pelaksana Kejurnas Golf Junior 2024, Adi Saksono ketika dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Rabu. Gelar juara yang disabet Jordan merupakan kedua kalinya setelah meraih gelar juara Kejurnas Golf Junior Indonesia 2023 di Gading Raya Golf. Selain tampil sebagai juara, atlet golf binaan Pengurus Provinsi PGI Jawa Tengah itu juga memecahkan rekor course Jababeka Golf & Country setelah bermain delapan di bawah par pada hari pertama. Jordan menunjukkan superioritas pada hari pertama kejurnas yang berlangsung 4-7 Februari itu dengan mengoleksi enam birdie dan satu eagle selama 18 hole. Adi mengatakan, penampilan Jordan yang impresif menunjukkan semakin bermunculan bibit-bibit atlet golf junior unggulan di tanah air. Ia mengapresiasi atlet peraih gelar juara maupun semua atlet yang ikut dalam turnamen karena telah menunjukkan penampilan terbaik. “Semua atlet tampil jauh lebih baik dengan sedikit sekali pelanggaran yang dilakukan di lapangan,” katanya. Adi menambahkan, kejuaraan tersebut menjadi momentum bagi PB PGI untuk menyeleksi bibit-bibit unggulan pegolf muda untuk masuk dalam tim nasional. Kejuaraan tersebut diikuti sebanyak 91 atlet dari 16 provinsi yang diseleksi dari 133 pendaftar. “Jadi kejurnas ini diikuti para atlet yang diseleksi berdasarkan prestasi atau poin sehingga nantinya untuk menentukan layak atau tidaknya masuk tim nasional akan mengacu pada data statistik yang mereka miliki,” ujarnya. Sumber: ANTARA

Aldila Sutjiadi Minta PP Pelti Buat Lebih Banyak Turnamen untuk Pembinaan Atlet Muda

Petenis Indonesia, Aldila Sutjiadi menyoroti pembinaan atlet muda di Tanah Air. Ia menilai saat ini masih sedikit turnamen yang digelar. Menurut dia, keberadaan turnamen merupakan salah satu faktor penting untuk mencetak banyak atlet berbakat. Aldila melihat Indonesia masih tertinggal dari negara-negara tetangga dalam hal penyediaan kejuaraan di tingkat lokal maupun internasional. Ia membandingkan keadaan Indonesia dan pembinaan atlet tenis di Thailand. “Kalau dilihat dari negara lain, kayak Thailand misalnya, mereka bisa menghasilkan banyak atlet itu karena mereka punya pertandingan dan fasilitas untuk mengadakan turnamen itu. Hal itu yang menurut aku perlu diperhatikan kalau mau membina atlet-atlet ke depannya,” ujar dia dalam wawancara bersama Tempo, Kamis, 1 Februari 2024. Menurut juara Thailand Open 2024 itu, Indonesia tidak kekurangan atlet muda berbakat. Pada sektor putri misalnya, dia mengungkapkan beberapa nama potensial seperti Priska Madelyn Nugroho dan Janice Tjen yang berpeluang tampil di turnamen level ITF maupun WTA. Aldila juga bercerita ketika melihat langsung bakat-bakat petenis Indonesia di level junior ketika menghadiri pembukaan FIKS Tennis Open 2023 Desember lalu. Ia mengungkapkan bahwa banyak anak-anak muda yang sejatinya memiliki minat untuk terjun ke dunia tenis sebagai atlet profesional. Untuk itu, ia menilai bahwa Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) untuk lebih banyak menyelenggarakan turnamen tingkat nasional maupun internasional. “Bisa dilihat (di FIKS Tennis Open 2023) masih banyak atlet junior yang berpartisipasi. Artinya kita punya banyak atlet junior yang bisa dikembangkan ke depannya. Cuma kembali lagi mungkin pertandingannya masih minim,” ucap Aldila. “Atlet tenis itu tidak bisa hanya latihan, terus ikut turnamen satu atau dua minggu, terus latihan lagi. Karena kalau di tenis itu kita mengasah kemampuan di pertandingan sehingga bisa tahu kelemahan dan kekuatan saat bertanding. Makannya seorang petenis itu butuh banyak pertandingan,” kata atlet berusia 28 tahun itu menambahkan. Aldila menuturkan dengan banyak mengikuti pertandingan, bukan hanya kemampuan yang terasah, tetapi juga mental. Ia berharap PP Pelti dapat memperhatikan situasi tersebut jika ingin melakukan pembinaan untuk atlet-atlet muda Indonesia. Sumber: Tempo

Timnas E-sport eFootball Indonesia Juara AFC eAsian Cup 2023

Indonesia menunjukkan kehebatannya dalam bermain gim eFootball dengan menjuarai AFC eAsian Cup 2023 atau Piala Asia versi eSports. Di eAsian Cup 2023 yang menyajikan pertandingan eFootball antarnegara-negara peserta turnamen sepak bola Piala Asia 2023, Indonesia menjadi juara. Gelar tersebut didapat setelah mengalahkan Jepang dalam partai final yang digelar di Virtuocity eSports Arena, Doha, pada Senin (5/2/2024). Indonesia 3-2 lewat adu penalti setelah imbang 1-1 pada pertandingan pertama. Kemudian pada pertandingan kedua, Indonesia menang lagi dengan skor 1-0. Di eAsian Cup 2023, Indonesia awalnya bermain di babak penyisihan grup melawan Vietnam dan Jepang hingga lolos ke perdelapan final. Selanjutnya, Indonesia mengalahkan Korea Selatan dan Uni Emirat Arab di perdelapan final dan perempat final. Di semifinal, Indonesia bertemu dengan Thailand. Kembali menang, Indonesia akhirnya melaju ke partai final dan berhadapan dengan Jepang lagi hingga akhirnya mengunci gelar juara. Laporan di laman resmi AFC menyebut laga final pertama awalnya dikontrol oleh Jepang hingga membuat Indonesia kesulitan menembus lini pertahanan sang lawan. Namun, Indonesia mampu mencetak gol pada menit ke-80. Sayangnya, keunggulan Indonesia tidak bertahan lama karena Jepang langsung mencetak gol balasan tak lama kemudian. Pertandingan pun berlanjut ke perpanjangan waktu, lalu berakhir dengan adu penalti yang dimenangi Indonesia. Pada laga final kedua, duel lagi-lagi berlangsung ketat. Kali ini, Indonesia dan Jepang bermain imbang tanpa gol hingga waktu normal usai sehingga kedua tim kembali harus melakoni perpanjangan waktu. Beruntung, Indonesia mencetak gol dengan memanfaatkan situasi tendangan bebas pada menit ke-100. Mengenal eAsian Cup 2023 Piala Asia 2023 ini adalah momen di mana eAsian Cup diselenggarakan untuk yang pertama kalinya. Oleh karena itu, Indonesia menobatkan diri sebagai juara eAsian Cup pertama dalam sejarah. Di eAsian Cup, para pemain menunjukkan kebolehannya dalam memainkan eFootball 2024, gim buatan perusahaan asal Jepang, Konami. Pertandingan digelar menggunakan PS5 yang merupakan konsol gim termutakhir saat ini. Setiap pertandingan dimainkan dengan format 2v2 alias satu tim terdiri dari dua orang. Satu pertandingan dimainkan dalam waktu 12 menit. Negara-negara peserta turnamen sama seperti yang mengikuti Piala Asia 2023. Hanya saja, tim yang berlaga hanya 20 dan bukannya 24. Sebab, ada empat negara yang tidak mengirimkan pemain ke eAsian Cup, salah satunya Irak yang seharusnya berada satu grup dengan Indonesia. Sumber: GNFI

Kembali Bikin Bangga, Rahmat Erwin Borong 3 Medali Emas

Lifter Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah, memborong tiga medali emas dan catatkan rekor dunia pada di Kejuaraan Dunia Angkat Besi Asia 2024 di Uzbekistan. Rahmat yang turun di kelas 73 kilogram Grup A membawa pulang tiga emas, tepatnya dari angkatan snatch, clean & jerk, dan angkatan total. Keberhasilan Rahmat melakukan angkatan clean and jerk seberat 204 kg sekaligus mempertajam rekor dunia atas namanya sendiri yang sebelumnya 202 kg saat Asian Games Hangzhou 2022. Jika pada Oktober tahun lalu Rahmat mengangkat beban seberat 201kg dengan clean and jerk (mengangkat beban dalam dua tahap), kemarin dia sukses menaklukkan beban seberat 204kg. Seperti biasanya, setelah selesai melakukan percobaan sukses, Rahmat melakukan ‘tradisi keluarga’ dengan memberi salam dan memamerkan otot bisep ala binaragawan. Putra pasangan mantan lifter nasional, Erwin Abdullah dan Ami Asun Budiono, tersebut menutup penampilannya di Kejuaraan Angkat Besi Asia dengan total angkatan 363kg. Total angkatan terbaik Rahmat kini hanya terpaut 1kg saja dari rekor dunia yang dibukukan atlet China, Shi Zhi Yong, saat merebut medali emas dalam Olimpiade Tokyo 2020. Sebagai informasi, saat itu Rahmat juga turut naik ke podium setelah menyabet medali perunggu dengan total angkatan 342kg meski tampil dari Grup B.

Daftar Nama Atlet PB Djarum Berprestasi U-17 dan U-19 Sepanjang 2023

Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan apresiasi bagi para atlet PB Djarum berprestasi sepanjang tahun 2023, dengan total nilai tidak kurang dari Rp452 juta kepada 44 atlet U-17 dan U-19, serta empat atlet kategori Dewasa yang menduduki peringkat 30 besar BWF. Berikut daftar nama atlet PB Djarum berprestasi U-17 sepanjang 2023: Richie Duta Richardo Jolin Angelia Yudha Rendra Wijaya Ni Ketut Winda Suryaningtias Radithya Bayu Wardana Shaafiya Yasmin Maitsaa Salsabila Zahra Aulia Ikhsan Lintang Pramudya Riska Anggraini Raihan Daffa Edsel Rasi Joase Niakhe Munajad Alfindoย  Dian Ramadhani Mukti Leonora Keyla Frandrica Muh Rizki Mubarrok Angelita Magdalena Yusuf Kenzie Yoe Muhammad Khosda Theodorus Steve Kurniawan Yashinta Ristyna Putri Yugo Alvaro Alexius Ongkytama Chelsea Marvelyn Istanto Faisal Pangestu Lindan Mikael Berikut daftar nama atlet PB Djarum berprestasi U-19 sepanjang 2023: Moh Zaki Ubaidilah Eveline Parapat Rinjani Kwinnara Nastine Isyana Syahira Meidaย  Titis Maulida Rahma Andika wiratama Ardita Anjani Emmanuel Joseph Muhammad Voyage Bernadine Anindya Wardana Darren Aurelius M Afiq Dzakwan Arief Muh Firza Athallah Anselmus Breagit Laudya Chelsea Grisenda Velisha Christina Michael Owen Yuke Gamareza Radjasa Pulung Ramadhan

Transfer Update Timnas Indonesia

Usai gugur dari perhelatan Piala Asia, beberapa pemain Tim Nasional Indonesia tengah sibuk dengan proses kepindahannya ke klub baru. Tercatat, ada empat pemain timnas Indonesia yang mendapatkan klub baru di awal 2024 ini. Siapa sajakah mereka? View this post on Instagram A post shared by Port FC Official IG (@portfc_official) Yang pertama ada Asnawi Mangkualam, pemain yang berposisi sebagai bek kanan ini pindah ke klub kasta tertinggi Thailand, Port FC dari Jeonnam Dragons dengan status bebas transfer. Pencetak gol termuda di Liga 1 Indonesia ini akan bermain di Port FC bersama Yanto Basna. View this post on Instagram A post shared by แ„‰แ…ฎแ„‹แ…ฏแ†ซFC | SUWON FC (@suwonfc) Berita kedua datang dari Pratama Arhan yang akan menjajakan karier selanjutnya di Suwon FC yang bermain di kasta tertinggi Liga Korea. Arhan pindah dari Tokyo Verdy dengan status bebas transfer. Selama di Jepang, Arhan hanya tampil sebanyak 4 kali. Selanjutnya, masih dari sektor kiri, kali ini kabar transfer datang dari Shayne Pattynama. Shane akan bermain bersama KAS Eupen di Belgia usai pindah dari Viking FK. Selama musim 2022/2023, Shane mencatatkan 38 pertandingan, mencetak 1 gol dan 6 assist bersama Viking FK di semua kompetisi. Shane juga akan berjumpa Sandy Walsh yang saat ini membela KV Mechelen. Kabar kepindahan terakhir, datang dari Elkan Baggott. Elkan secara resmi telah mendapatkan klub selanjutnya yakni Bristol Rovers. Bek jangkung ini dipinjamkan dari Ipwich Town. Ini merupakan klub sementara kelima Elkan Baggott usai dipinjamkan dari Ipwich.

Aldila Sutjiadi Rebut Gelar Ganda Putri di Thailand Open 2024

Petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi memenangi gelar ganda putri Thailand Open 2024 bersama pasangannya Miyu Kato dengan menaklukkan pasangan asal China Jiang Xinyu/Hanyu Guo di final, Minggu (4/2/2024). Pada pertandingan final yang dimainkan di True Arena, Hua Hin, pasangan Aldila/Kato harus melalui super tiebreak untuk mengunci kemenangan dengan skor 6-4, 1-6, 10-7. Ini sekaligus merupakan gelar perdana Aldila pada 2024. โ€œSaya sangat senang bisa meraih gelar juara di sini. Pertandingan hari ini sangat sengit, tapi kami terus berjuang dan saling mendukung. Terima kasih kepada Miyu, tim pelatih, dan semua pihak yang telah mendukung kami,โ€ kata Aldila dalam pernyataan resmi yang diterima pewarta seperti dimuat Antara. Pasangan Aldila/Kato tampil agresif sejak set pertama untuk mengantungi keunggulan 5-1. Namun kemudian pasangan Jiang/Hanyu mampu bangkit untuk mengejar hingga kedudukan 5-4, sebelum kemudian Aldila/Kato menutup dengan keunggulan 6-4. Penampilan berbeda diperlihatkan pasangan Jiang/Hanyu pada set kedua. Pasangan asal China itu memperlihatkan agresivitasnya untuk memenangi set tersebut dengan skor 6-1. Pada set ketiga atau super tiebreak, kedua pasangan saling kejar-mengejar poin. Laga berlangsung ketat dan baik pasangan Aldila/Miyu maupun Jiang/Hanyu sama-sama tidak mau mengendurkan tekanan, namun Aldila/Kato kemudian berhasil keluar menjadi pemenang dengan keunggulan 10-7. Thailand Open 2024 merupakan salah satu ajang persiapan Aldila menuju tur Timur Tengah pada Februari. Di sana ia akan tampil bersama Kato di WTA 500 Abu Dhabi, WTA 1000 Doha, dan diakhiri dengan WTA 1000 Dubai. Sumber: Suara.com

Tim U-20 Indonesia Sekolah Pasar Modal di BEI

Tim U-20 Indonesia mengikuti kegiatan Sekolah Pasar Modal di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (2/2). Kegiatan ini berkat kerja sama PSSI melalui Yayasan Bakti Sepak Bola, BEI dan BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS). Selain itu sebagai sarana edukasi dan literasi bagi pemain tim U-20 Indonesia. SPM untuk Negeri merupakan kelanjutan dari penandatanganan nota kesepahaman antara BEI dan Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia pada 7 Agustus 2023 yang lalu. Kerja sama ini merupakan komitmen nyata untuk memajukan sepak bola Indonesia dengan menyediakan pemahaman tentang investasi, perencanaan keuangan, dan pentingnya persiapan masa pensiun bagi para atlet. Pelatih tim U-20, Indra Sjafri, mengaku sangat senang dengan kegiatan ini. Apalagi ini baru pertama kali tim U-20 Indonesia mengikuti kegiatan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia yang telah mengajak ke sini. Alhamdulillah hari ini BRI Danareksa Sekuritas memberikan dua lot ya untuk para pemain tim U-20 Indonesia,” kata Indra Sjafri. Pada kesempatan ini, BRIDS membagikan 200 lembar atau dua lot saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI ke masing-masing pemain. “Ini suatu hal yang sangat positif. Saya sebagai pelatih yang membangun tim U-20 Indonesia kita mereformasi bagaimana cara membentuk tim nasional yang lebih baik, dan termasuk bagaimana mereka mempersiapkan masa depannya. Selain itu, kita juga melakukan hal-hal lain seperti publik speaking, dan hal-hal lain yang positif untuk mensuport perkembangan karir mereka,” jelas pelatih yang sukses membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013, Piala AFF U-22 2019, dan emas SEA Games 2023 tersebut. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Susyanto sebagai Sekretaris Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia, Marsal Masita Direktur PT Garuda Sepak Bola Indonesia Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, Fifi Virgantara Direktur Retail & Information Technology PT BRI, Danareksa Sekuritas, dan Ardan Adiperdana, Pembina Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia. Sementara itu, salah satu pemain tim U-20 Indonesia, Muhammad Iqbal Gwijangge, bersyukur dia dan rekan-rekannya dapat hadir di kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, kita para pemain mendapat pelajaran baru karena kita juga tahu bermain sepak bola ini tidak selamanya alias ada batas waktunya mungkin sampai umur 35 atau lebih. Dari sekarang kita harus berjuang dan berpikir untuk kedepannya apa yang harus kita lakukan setelah kita pensiun dari dunia sepak bola,” kata Iqbal. “Kegiatan ini bagus sekali untuk kita semua bisa belajar. Saya dan teman-teman juga bisa tahu bagaimana kita bisa investasi yang bagus di saham dalam maupun di luar negeri,” pungkas Iqbal. Tim U-20 saat ini masih menjalani pemusatan latihan di Jakarta hingga 10 Februari mendatang. Skuad Garuda Nusantara tersebut disiapkan untuk berlaga di Piala AFF U-19 2024, Kualifikasi Piala AFC U-20 dan target lolos Piala Dunia U-20 2025 mendatang. Sumber: PSSI

DKI Jakarta Juara Piala Soeratin U-17 Edisi 2023

Tim DKI Jakarta akhirnya keluar sebagai juara pada ajang Piala Soeratin U-17 di Surabaya, Sabtu (3/2) setelah mengalahkan Sumatera Barat dengan skor 6-4 lewat adu penalti. Pertandingan berjalan sengit dari waktu normal hingga perpanjangan waktu, skor bertahan 1-1. Kemudian pada akhirnya harus diputuskan melalui drama adu tendangan penalti. DKI Jakarta pun akhirnya dapat mengunci kemenangan atas lawannya itu. Lima tendangan bola dari pemainnya sukses masuk ke gawang Sumatera Barat, sedangkan lawannya hanya mampu memasukkan tiga bola saja. Dalam laga tersebut, tak hanya kerabat pemain yang hadir ke stadion sebagai bentuk dukungan, tapi ada juga beberapa Exco PSSI terlihat di lapangan untuk menyaksikan laga final itu, mereka adalah Muhammad, Ahmad Riyadh dan Sumardji. Muhammad mengungkapkan kalau para pemain di Piala Soeratin U-17 ini sudah bisa bermain di atas rata-rata. โ€œPermainan mereka di atas rata-rata usia mereka masih muda. Pertandingan berjalan sportif dan seru sampai perpanjangan waktu. Hingga akhirnya DKI Jakarta keluar sebagai juara melalui adu penalti,โ€ ujarnya. Muhammad berharap Piala Soeratin ini akan melahirkan bibit-bibit muda berbakat di sepakbola dan sebagai jembatan untuk pemain muda berkancah di dunia profesional. Sebelum laga final, ada perebutan peringkat ketiga, dimana Jawa Tengah sukses merebutnya dari Kalimantan Timur dengan skor telak 3-0. Berikut Rekap Hasil Laga Final Piala Soeratin U-17: Juara: DKI Jakarta Peringkat Kedua: Sumatera Barat Peringkat Ketiga: Jawa Tengah Pemain Terbaik: Pasha Rayhan Kusworo (DKI Jakarta) Pencetak gol terbanyak: M. Mufdi Iskandar (Jawa Tengah) – 11 gol Sumber: PSSI

Ukir Sejarah! Atlet Biliar Nasional Juarai Indonesia International Open 2024 U-17

Atlet muda biliar Indonesia berhasil mengukir sejarah di turnamen Indonesia International Open 2024 kategori Junior U-17 9 Ball, yang berlangsung 16-25 Januari 2024 di Park Tower dan Royal Glasshouse, Kebon Sirih, Jakarta. Dalam turnamen biliar kelas dunia Indonesia International Open (IIO) 2024, dua atlet biliar muda Indonesia binaan Carabao Billiards Indonesia, Albert Januarta dan Brian Axel Ferdian, berhasil lolos ke babak grand final. Pebiliar Albert Januarta berhasil meraih juara pertama, sedangkan juara kedua Brian Axel Ferdian. IIO 2024 menjadi turnamen biliar internasional pertama yang disorot dunia. Untuk pertama kalinya Indonesia sebagai tuan rumah, sukses mengundang 20 negara dengan 144 atlet terbaik biliar. Negara-negara yang ikut, serta antara lain, Jepang, Korea, Hongkong, Vietnam, Singapura, Malaysia, Brunei, China Taipei, India, Filipina, Oman, Iran, Republik Ceko, Slovakia, New Zealand, Maldives, Spanyol, Yunani, dan Hungaria. Albert yang masih berusia 15 tahun mengaku sangat senang dan bangga bisa menyabet gelar internasional pertamanya. “Tentunya senang ya bisa juara dunia untuk pertama kalinya. Kenal biliar dari abang pertama kali dia main biliar, terus dia sering keluar kota, mungkin saya jadi tertarik untuk main biliar juga,” ujar adik pemain biliar nasional Andri Januarta itu saat berkunjung ke iNews Tower, Jumat (26/1/2024). Atlet muda kelahiran Tanjung Uban Kepulauan Riau pada 1 Januari 2009 ini sudah mengakrabi olahraga biliar sejak kecil. Siswa SMP Negeri 12 Bintan kelas IX-4 ini sebelumnya juga pernah mentas di dua turnamen luar negeri, yakni di Inggris dan Taiwan. Namun, Albert belum bisa meraih hasil maksimal karena terhenti di babak 16 dan 32 besar. Senada dengan Albert, Axel (14), atlet biliar asal Slawi, Kabupaten Tegal, yang sudah menekuni olahraga biliar sejak usia 10 tahun, bangga bisa keluar menjadi juara kedua Indonesia International Open 2024. Pada babak final siswa kelas 9 Global Inbyra School, Tegal, dikalahkan Albert karena melakukan kesalahan tembakan (miscue). Ke depannya, dia berencana akan mengikuti kembali turnamen biliar internasional. “Ke depannya ingin ikut berbagai turnamen lagi. Ingin ke turnamen luar negeri yang lebih bergengsi,โ€ tuturnya. Sumber: iNews Media

Takluk Atas Uzbekistan, Tim U-20 Indonesia Terus Berproses

Tim U-20 Indonesia Akui Keunggulan Thailand

Tim U-20 Indonesia harus mengakui keunggulan Uzbekistan dengan skor 2-3 pada laga uji coba internasional di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (30/1). Garuda Nusantara sebenarnya menampilkan variasi permainan yang baik pada laga ini. Namun, hasil belum berpihak. Sebelumnya, mereka juga kalah 1-2 dari Thailand pada laga uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (26/1) lalu. Dua gol Indonesia dicetak oleh Muhammad Kafiatur menit ke-32′ dan Arlyansyah Abdulmanan menit ke-74′. Seusai laga, pelatih tim U-20 Indonesia, Indra Sjafri, mengatakan bahwa dua uji coba internasional ini sangat bermanfaat bagi tim dan dirinya menjadi tahu sejauh mana perkembangan anak asuhnya. “Dua laga uji coba internasional ini (lawan Thailand dan Uzbekistan), kami sudah mencoba 27 pemain untuk dimainkan. Dari 30 pemain yang ada, lebih kurang baru 17 pemain yang bisa jadi bagian skuad U-20,” kata Indra Sjafri. “Kami juga melihat dia dua laga uji coba ini terkait fokus pemain di akhir babak. Terus tadi gol kedua dari Uzbekistan karena tidak adanya mungkin koordinasi dan komunikasi, dan orang yang melakukan umpan silang, tapi bola masuk ke gawang, jadi hal-hal kecil seperti itu,” tambahnya. Meski begitu, Indra Sjafri memastikan anak asuhnya akan terus berproses untuk lebih baik. Pelatih berusia 60 tahun itu mengatakan, proses untuk mematangkan tim muda memang butuh waktu. “Dan ya mungkin tim ini baru berproses, dan saya bisa pastikan tim ini akan lebih baik dari waktu ke waktu, dan tim muda memang butuh proses dan waktu, kecuali tim-tim yang usia 23 tahun, kalau U-20 ini labil, oleh sebab itu saya dan tim pelatih sangat berhati-hati mencoret dan memilih mereka,” jelas pelatih yang sukses membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013, Piala AFF U-22 2019, dan emas SEA Games 2023. Dalam waktu dekat, Garuda Nusantara akan kembali kedatangan pemain baru. Beberapa pemain akan dijaring dari Piala Soeratin, Elite Pro Academy, dan pemain-pemain diaspora. “Satu kita lagi mengirim pelatih ke Surabaya untuk melihat semifinal Soeratin Cup dan lagi mengikuti turnamen EPA (Elit Pro Academy). Setelah itu kita lagi menginventarisasi pemain kita yang main di luar negeri. Jadi ada beberapa pemain yang sekarang kelahiran 2005 yang main di luar negeri dan kita sudah berkomunikasi dengan mereka,” jelas Indra. “Nanti di FIFA Matchday bulam Maret kita akan melakukan TC lagi dan saat ini tim akan berlanjut melakukan pemusatan latihan sampai 10 Februari untuk nanti memastikan ada satu atau dua laga uji coba lagi,” pungkasnya. Tim U-20 Indonesia diproyeksikan berlaga di Piala AFF U-19 2024 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2025. Selain itu berharap lolos ke Piala Dunia U-20 2025 di Chile. Sumber: PSSI

72 Tahun Yuso Yogyakarta, Fokus Bina Atlet Voli Muda

72 Tahun Yuso Yogyakarta, Fokus Bina Atlet Voli Muda

Klub Persatuan Bola Voli Yuana Sarana Olahraga (PBV Yuso) Yogyakarta memperingati hari ulang tahun ke-72. Angka ini membuat klub asal Bumi Mataram itu menjadi yang tertua di Indonesia. Yuso Yogyakarta telah berdiri sejak 1952, bahkan sebelum federasi bola voli Indonesia, PBVSI terbentuk. Sayangnya, belakangan ini prestasi Yuso sedang kurang baik. Misalnya musim lalu mereka harus terdegradasi ke Divisi 1 dari Divisi Utama Livoli. Belum lagi, Yuso Yogyakarta masih absen dalam gelaran Proliga sejak terakhir kalinya pada 2012 atau satu dekade lalu. Keikutsertaan mereka sejatinya menjadi representasi Yogyakarta, sehingga saat absen tidak ada lagi wakil Mataram yang berlaga di ajang itu. Dana pembinaan menjadi salah satu sebab kendala prestasi voli di Yogyakarta sulit bersaing di kancah nasional belakangan ini. Adapun pemain DIY yang berhasil mentas di nasional maupun internasional hanya segelintir. Untuk itu, Ketua Umum PBV Yuso, Wijihastuti mengatakan, dalam waktu dekat mereka ingin serius dalam pengemabangan pembinaan pemain muda. Satu upaya yang akan dilakukan adalah menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional U-17. Rencananya agenda itu bakal dihelat pada 22-30 Juni 2024, dengan target peserta sebanyak 70 klub. Venue yang akan digunakan adalah GOR Among Raga dan GOR Lembah UGM. โ€œKami menargetkan tim putra-putri (Yuso) masuk final pada kejuaraan tersebut. Untuk itu kami akan persiapkan dengan serius, apalagi sebelumnya tim Yuso U-17 mampu meraih juara 3. Oleh karena itu kami targetkan tahun ini bisa lebih baik atau minimal sama dengan raihan tahun sebelumnya,” kata Wijihastuti, Minggu (28/1/2024). Yuso punya target tinggi di Livoli musim depan. Setelah promosi kembali ke Divisi Utama, mereka menargetkan untuk menjadi finalis hingga meraih gelar juara. Mereka tak ingin masa-masa kelam terdegradasi ke Divisi 1 kembali terulang pada musim depan. “Rencana Livoli akan dimulai Oktober nanti. Alhamdulillah tim putra dan putri kami semuanya sudah masuk di Divisi Utama. Kami punya target untuk jadi finalis di ajang itu,” kata Wijihastuti. Belum lama ini, Yuso juga ditawari untuk kembali tampil di ajang Proliga yang akan digelar April 2024 mendatang. Namun Wijihastuti tegas menolaknya sebab masih ingin fokus dalam pembinaan pemain muda di Livoli. “Kami akan konsentrasi dulu di Divisi Utama mengingat baru saja kembali. Apalagi di sana juga cukup berat untuk bertahan. Dari dulu target kami kan selalu masuk Divisi Utama,โ€ ucapnya. Pada ulang tahunnya ke-72, Yuso melakukan melakukan pergantian antarwaktu (PAW) terhadap sejumlah pengurus periode 2021-2025. Tujuannya tentu untuk penyegaran di tubuh kepengurusan. “Karena pendiri kami sudah membuat landasan yang sangat kuat yakni gotong royong. Jadi Yuso selalu berawal dari kesederhanaan dan gotong royong dari kita untuk kita. Kami ingin pergantian ini jadi titik agar Yuso lebih baik depannya,” ucapnya. Sumber: Liputan 6

Daihatsu Indonesia Masters 2024: Leo/Daniel Pertahankan Gelar Juara

Daihatsu Indonesia Masters 2024: Leo/Daniel Pertahankan Gelar Juara

Pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sukses mempertahankan gelar juara turnamen bulutangkis Daihatsu Indonesia Masters 2024 seusai mengalahkan wakil Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. Dalam laga final yang digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (28/1) malam, pasangan ranking 11 dunia itu menang dengan skor 21-12, 20-22, 21-11 atas Kim/Anders. Pada final turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2024 pasangan berjuluk The Babies itu mengaku termotivasi untuk bisa meraih gelar juara, mengingat didukung pencinta bulutangkis yang datang langsung ke Istora Senayan. Gemuruh penonton di Istora Senayan memberikan tambahan motivasi untuk juara Singapore Open 2022 itu untuk bisa meraih gelar juara turnamen BWF Super 500. โ€œBersyukur kami bisa memenangkan pertandingan di laga ini dengan meraih gelar juara turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2024. Dukungan fan, keluarga, dan penonton yang hadir di Istora Senayan membuat kami termotivasi untuk bisa meraih gelar juara,โ€ ungkap Daniel. โ€œTerima kasih atas dukungan yang diberikan kepada kami di laga ini. Setelah tampil di final kami masih akan terus belajar menjadi lebih baik lagi. Kami sadar setelah tampil di turnamen ini permainan kami masih jauh dari kesempurnaan,โ€ timpal Leo. Gelar juara Leo/Daniel terasa spesial mengingat raihan tersebut membuat peraih medali emas SEA Games 2021 itu meraih gelar juara secara beruntun. Pada edisi 2023 tercatat Leo/Daniel menjadi juara seusai menumbangkan wakil China, He Ji Ting/Zhou Hao Dong dengan skor 21-17, 21-16. Terlebih gelar juara ini untuk Daniel menjadi pelipur lara seusai berduka setelah beberapa pekan lalu kehilangan sang ayah. Untuk itu pebulutangkis kelahiran 31 Juli 2001 itu pun mempersembahkan gelar juara untuk sang ayah yang tahun lalu masih menemani Daniel bertanding dari pinggir lapangan. โ€œUntuk saya pribadi gelar juara di Daihatsu Indonesia Masters 2024 terasa emosional seusai beberapa waktu lalu ayah saya berpulang. Saya merasa hal ini mukjizat dan saya mempersembahkan gelar juara ini untuk ayah saya yang di surga,โ€ tambah Daniel. Setelah tampil di turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2024 rencananya Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin akan tampil di ajang Thailand Masters 2024, Selasa (30/1) mendatang. Dengan gelar juara yang diraih di hadapan publik sendiri, target berikutnya dari Leo/Daniel diharapkan bisa tampil lebih konsisten lagi di turnamen berikutnya, โ€œSetelah tampil di turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2024, kami akan bertanding di ajang Thailand Masters 2024. Dari turnamen ini kami belajar untuk bermain lebih tenang dan menjaga komunikasi satu sama lain saat pertandingan,โ€ pungkas Leo. Hasil Final Daihatsu Indonesia Masters 2024: Tunggal Putra: Anders Antonsen (Denmark) vs Brian Yang (Kanada) 18-21, 21-13, 21-18 Tunggal Putri: Wang Zhi Yi (China) vs Nozomi Okuhara (Jepang) 21-14, 21-13 Ganda Putra: Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (Indonesia) vs Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark) 21-12, 20-22, 21-11 Ganda Putri: Liu Sheng Shu/Tan Ning (China) vs Zhang Shu Xian/Zheng Yu (China) 10-21, 21-19, 22-20 Ganda Campuran: Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China) vs Hiroki Midorikawa/Natsu Saito (Jepang) 21-15, 21-16. Sumber: PBSI

Indra Sjafri Akan Rotasi Pemain Lawan Uzbekistan

Indra Sjafri Akan Rotasi Pemain Lawan Uzbekistan

Pelatih tim U-20 Indonesia, Indra Sjafri, akan melakukan rotasi saat menghadapi Uzbekistan dalam laga uji coba internasional di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (30/1). Sebelumnya, saat laga melawan Thailand pada 26 Januari, Indra Sjafri melakukan delapan pergantian pemain. Indra memang menegaskan kalau uji coba kontra Thailand dan Uzbekistan ini sebagai momen untuk mencoba para pemain. Total, Garuda Nusantara saat iki berkekuatan 30 pemain. Namun, saat melawan Thailand, hanya 23 pemain yang masuk skuad. “Pasti (akan melakukan rotasi). Kan sudah saya sampaikan, ini adalah pertandingan untuk mencoba pemain. Oleh sebab itu, sama degan kemarin (saat melawan Thailand), kami memainkan pemain yang berbeda di babak pertama dan babak kedua,” kata Indra Sjafri. Karena itu, hasil akhir bukan tujuan dari uji coba ini. Indra Sjafri mengatakan uji coba melawan Thailand dan Uzbekistan merupakan bagian dari proses pembentukan tim U-20 Indonesia untuk Piala AFF U-19 2024 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2025. Tim ini juga diproyeksikan untuk target jangka panjang lainnya. Yakni, lolos ke putaran final Piala Dunia U-20 2025 di Chile. “Kami memastikan siapa sih sebenarnya pemain-pemain yang kualitasnya kita inginkan dan masuk ke dalam kualifikasi kita,” ujar Indra Sjafri. “Dari parameter tes yang kita lakukan sebelumnya dan dari dua kali uji coba ini termasuk beberapa kali internal game menjadi catatan kita nanti untuk di akhir bulan ini kita akan melakukan evaluasi, siapa yang lanjut dan siapa yang akan dipanggil,” tukasnya. Sumber: PSSI

Babak 16 Besar Putaran Nasional Piala Soeratin U-13 Berakhir

Babak 16 Besar Putaran Nasional Piala Soeratin U-13 Berakhir

Putaran nasional Piala Soeratin U-13 telah menuntaskan laga-laga babak 16 besar. Tim-tim yang lolos dari pertempuran di Lapangan Garudayaksa 1 dan 2, Setu, Kabupaten Bekasi, Minggu (28/1) berhak melaju ke babak 8 besar. Di hari pertama, Sabtu (27/1) babak 16 besar, lolos tim-tim seperti D.I Yogyakarta, Jawa Barat, Sumatera Utara dan Jawa Timur. Kemudian satu hari setelahnya, giliran DKI Jakarta, Banten, Kalimantan Timur dan Papua yang menemani mereka di babak 8 besar. Papua mencetak gol terbanyak di babak 16. Tim paling ujung timur Indonesia itu, sukses membungkam Bangka Belitung dengan skor bombastis 8-0. Skor serupa juga pernah terjadi saat perlawanan antara DKI Jakarta dan Jambi di babak penyisihan grup, yang dimenangkan oleh DKI Jakarta. Keduanya merupakan skor terbanyak sejauh ini selama gelaran berlangsung. Babak 8 besar akan berlangsung di tempat yang sama, yakni Lapangan 1 dan 2 Garudayaksa Football Academy, Setu, Kabupaten Bekasi, Selasa (30/1). Berikut Jadwal Laga 8 Besar Putaran Nasional Piala Soeratin U-13, Selasa, 30 Januari 2024: Pukul 08.00 WIB D.I Yogyakarta vs DKI Jakarta, di Lapangan Garudayaksa Football Academi 1 Jawa Barat vs Banten, di Lapangan Garudayaksa Football Academy 2 Pukul 14.00 WIB Sumatera Utara vs Kalimantan Timur, di Lapangan Garudayaksa Football Academy 1 Jawa Timur vs Papua, di Lapangan Garudayaksa Football Academy 2 Sumber: PSSI

Shayne Pattynama Selangkah Lagi Kantongi Paspor Indonesia

Usai Jordi dan Sandy, Giliran Shayne Pattynama Yang Segera Jalani Naturalisasi

Menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengungkapkan, pemain blasteran Shayne Pattynama tidak lama lagi akan mengambil sumpah menjadi warga negara Indonesia (WNI). Amali mengutarakan, kepastian itu diperoleh setelah Presiden RI Joko Widodo menandatangani surat Keputusan Presiden (Keppres) tentang Pewarganegaraan (naturalisasi) untuk Pattynama hari ini. Pattynama akan diambil sumpahnya di kantor Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi DKI Jakarta. Sebelumnya, Pattynama sudah mendapatkan persetujuan dari Komisi III dan X DPR RI untuk mendapatkan status WNI, mengingat pemuda berusia 23 tahun itu memiliki darah Indonesia dari ayah kandungnya yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah. Pattynama merupakan pemain yang direkomendasikan pelatih Shin Tae-yong untuk memperkuat timnas Indonesia di masa mendatang. PSSI lalu mengajukan permohonan untuk menaturalisasi, karena memiliki garis keturunan Indonesia. โ€œKeppres tentang pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia untuk Shayne Elian Jay Pattynama sudah ditandatangani oleh Bapak Presiden Joko Widodo,โ€ kata Amali melalui laman resmi Kemenpora. โ€œKita berharap proses ini bisa segera, termasuk perpindahan dari asosiasi sepakbola Eropa ke asosiasi sepakbola Asia. Dengan kehadiran Shayne Pattynama ini diharapkan bisa menambah kekuatan timnas Indonesia ke depannya,โ€ lanjutnya. Sementara ketua umum PSSI Mochamad Iriawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah yang telah membantu Pattynama dalam melakukan proses naturalisasi menjadi WNI. โ€œSemua sudah sesuai prosedur dan mekanisme. Semoga proses selanjutnya berjalan lancar. Kita sama-sama berharap semua proses bisa berjalan lancar, termasuk proses perpindahan asosiasi,โ€ ucap Iriawan. Dengan situasi itu, timnas senior kini bakal dihuni sejumlah pemain naturaliasi. Di skuad Piala AFF 2022 sudah ada nama Jordi Amat, Marc Klok, dan Ilija Spasojevic. Sandy Walsh sempat mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas di Bali sebelum bergulirnya Piala AFF, namun tidak bisa bergabung dengan tim, karena tak mendapatkan izin dari klub Belgia KV Mechelen. Sedangkan satu pemain blasteran lainnya, Elkan Baggott, juga tak bisa bergabung dengan tim, karena memilih membantu klub League Two Inggris Gillingham FC keluar dari masa sulit.

2023 Jadi Tahun Penting untuk Kealton Santoso

2023 Jadi Tahun Penting untuk Kealton Santoso

Atlet equestrian Indonesia, Kealton Santoso, menatap 2023 dengan penuh optimistis. Tahun ini akan menjadi penting bagi Kealton. Ada beberapa kejuaraan penting yang ingin dilalui Kealton dengan prestasi. Target utama dari atlet muda ini tak lain adalah Pra-Pon 2023 dan PON 2024. โ€œ2023 akan penuh dengan lomba. Ini akan menjadi persiapan saya buat Pra PON dan PON 2024,โ€ ujar Kealton. Secara prestasi, Kealton pernah naik podium tertinggi pada Equestrian Champions League 2020. Target utama Kealton saat ini adalah memerbaiki pencapaiannya di nomor jumping. โ€œJadi saya di Jumping Junior, target tahun ini bisa masuk (ranking) 110 lah,” tutur atlet 16 tahun tersebut. Tidak hanya mempersiapkan diri untuk tampil di Pra-PON dan PON saja, Kealton juga mengakui merencanakan untuk melanjutkan pendidikannya tahun ini. “2023 ini saya mau fokus kuliah, apalagi tahun 2023 ini tahun terakhir saya di SMA,” ungkap Kealton.

Lewati Boaz, Marselino Pencetak Gol Termuda Timnas di Piala AFF

Lewati Boaz, Marselino Pencetak Gol Termuda Timnas di Piala AFF

Gol Marselino Ferdinan ke gawang Filipina menjadikannya sebagai pencetak gol termuda Timnas Indonesia di Piala AFF. Sebelumnya rekor itu dipegang Boaz Solossa. Marselino mencetak sebiji gol dalam kemenangan 2-1 Timnas Indonesia atas Filipina di Stadion Rizal Memorial, Manila, Senin (3/1/2022). Pemain Persebaya Surabaya itu melakukan passing 1-2 sentuhan dengan Saddil Ramdani sebelum melepaskan tembakan yang bersarang di gawang Filipina. Total football performed by The Garuda for their second of the night ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ ๐—™๐—ผ๐—น๐—น๐—ผ๐˜„ ๐—Ÿ๐—œ๐—ฉ๐—˜: https://t.co/LEJANHpjNL#AFFMitsubishiElectricCup2022 | #BeTheGameChanger | #PHIvIDN pic.twitter.com/N8B1GudKEY — ASEAN United FC (@aseanutdfc) January 2, 2023 Jika menilik tanggal kelahiran Marselino, maka gol itu dicetaknya di usia 18 tahun, 3 bulan, 24 hari. Ia lahir pada 9 September 2004. Catatan itu membuat Marselino melampaui rekor Boaz sebagai pencetak gol termuda Timnas Indonesia di Piala AFF. Boaz juga mencetak gol di usia 18 tahun pada Piala Tiger 2004 (nama lama Piala AFF). Boaz mencetak gol pertamanya buat Timnas Indonesia di ajang itu saat menghadapi Laos, 7 Desember 2004. Itu berarti golnya dicetak di usia 18 tahun, 8 bulan, dan 22 hari. Bochi, sapaannya, lahir pada 16 Maret 1986. Totalnya Boaz mencetak empat gol di Piala Tiger 2004. Dua gol lain dicetak ke gawang Vietnam dan Malaysia. Kini rekor gol termuda yang dipegang Boaz diambil alih Marselino. Sebuah rekor yang akhirnya pecah dalam tempo 18 tahun dan 26 hari. Saat Boaz mencetak rekor itu, Marselino belum genap berusia tiga bulan. Gol Boaz ke gawang Laos terjadi saat Marselino berusia 2 bulan dan 28 hari. Terlepas dari selebrasi Marselino, kemenangan atas Filipina mengantarkan timnas Indonesia ke semifinal Piala AFF 2022. Skuad Garuda lolos sebagai runner-up Grup A setelah mengumpulkan 10 poin dari empat pertandingan. Poin Indonesia di klasemen akhir Grup A sama dengan milik Thailand, yang menjadi juara grup. Namun, posisi Indonesia (+9) di bawah Thailand (+11) karena kalah selisih gol. Di semifinal Piala AFF 2022, timnas Indonesia akan menghadapi juara Grup B Piala AFF 2022 Vietnam. Menurut jadwal semifinal Piala AFF 2022, leg pertama Indonesia vs Vietnam akan digelar pada Jumat (6/1/2023). Indonesia jadi tuan rumah lebih dulu. Kemudian, Vietnam gantian menjamu Indonesia pada leg kedua, Senin (3/1/2023).

Kembangkan Pemain Muda, Perbasi Bakal Gelar Indonesia Development League di 2023

Kembangkan Pemain Muda, Perbasi Bakal Gelar Indonesia Development League di 2023

Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) bakal memberikan wadah untuk pebasket muda sebelum menjejaki karier profesional berupa kompetisi bertajuk Indonesia Development League. Ketua Umum PP Perbasi, Danny Kosasih, mengatakan rencananya kompetisi untuk pebasket 18-23 tahun ini akan bergulir di tiga wilayah di Jawa yakni bagian Timur, Tengah, dan Barat. Pelaksanaan bergulir sekitar tiga bulan mulai pertengahan April nanti. Tujuan , kata Danny, tak lain memberikan jam terbang dan pengalaman untuk pemain muda sehingga lebih matang ketika berkompetisi di level profesional. “Sebelum berkompetisi profesional misalkan IBL (Liga Bola Basket Indonesia) pemain ini sudah bagus. Jadi IBL nantinya bukan menjadi ajang mencari pengalaman,” kata Danny dalam acara Media Gathering di Best Western, Senayan, Jakarta, Rabu (4/1/2023). Dia mengungkapkan pada kompetisi kelompok usia 15-18 tahun, Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara kuat dalam cabang olahraga basket. Namun di usia lebih dari 18 tahun, skuad Merah-Putih belum mampu berbicara banyak di kompetisi internasional. “Ada kekosongan di usia setelah 18 tahun ini. Memang ada Liga Mahasiswa, tapi menurut kami masih kurang. Kami ingin memberikan lebih banyak game kepada pemain muda,” ujarnya. Perbasi berharap pada edisi pertama minimal ada delapan tim yang bersaing. Sehingga setiap tim bisa bertanding tujuh kali di setiap wilayah. “Sehingga ada 21 laga di tiga wilayah. Ditambah laga semifinal dan final. Secara keseluruhan para pemain bisa bermain 24-25 pertandingan,” ujar Danny menambahkan. Tidak menutup kemungkinan, lanjut Danny, suatu saat ajang tersebut lebih banyak menggaet tim, sehingga pebasket muda juga lebih banyak mendapat jam terbang. Danny mengambil contoh Tiongkok yang menerapkan seorang atlet harus bermain minimal 80 pertandingan setiap tahunnya, sebelum masuk ke profesional. Sementara itu di tempat yang sama, Wakil Ketua Umum I PP Perbasi, George Fernando Dendeng, mengatakan setiap klub baik amatir maupun klub IBL yang memiliki pemain usia 18-23 diperkenankan mengikuti kompetisi antar-klub usia muda tersebut. Perbasi juga telah menjalin komunikasi dengan pihak IBL agar nantinya pemilihan rookie di IBL adalah mereka yang sebelumnya bersaing di Indonesia Development League. “Ada banyak hal yang baik dengan adanya gelaran ini. Dari segi perwasitan menjadi bagus, pemain dapat banyak pengalaman, dan pelatih juga bisa mendapatkan atlet potensial,” kata George.

Giliran Fajar/Rian Cicipi Peringkat Satu Dunia

Giliran Fajar/Rian Cicipi Peringkat Satu Dunia

Penantian panjang pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akhirnya terwujud. Juara Denmark Open 2022 asal Indonesia berhasil menempati peringkat satu dunia ganda putra, berdasarkan peringkat terbaru dari Badan Bulutangkis Dunia (BWF) per hari ini, Selasa (3/1). Fajar/Rian sukses menggusur turun saingan terberatnya, ganda putra asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi ke urutan dua dunia. Ini merupakan peringkat tertinggi yang pernah dicapai oleh Fajar/Rian. Fajar/Rian bercokol di peringkat satu dengan torehan 88,655 poin dari 17 turnamen. Keduanya unggul atas Takuro Hoki/Yugo Kobayashi yang mencatatkan raihan 82,700 poin dari 15 turnamen. Sementara itu, pasangan ganda putra Indonesia lain, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan turut merasakan kenaikan peringkat. Pasangan yang mendapat julukan โ€œThe Daddiesโ€ ini menempel ketat di urutan tiga dunia. Di sisi lain, dua pasangan muda Indonesia semakin mendekati peringkat sepuluh besar dunia. Juara All England 2022, pasangan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri sudah berada pada peringkat 12 dunia. Menguntit berikutnya pada urutan 15 dunia pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Tiga peringkat bisa didapat oleh Leo/Daniel yang merupakan pasangan asal PB Djarum pada pekan ini. Berbeda dengan dua ganda putra Indonesia lainnya, justru terlempar dari dua puluh besar dunia. Pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan harus menerima nasib mendapat penurunan peringkat dunia. Tidak tanggug-tanggung, Kevin/Marcus turun lima belas peringkat menjadi urutan 23 dunia, sementara Pramudya/Yeremia anjlok sebelas peringkat dan berada pada undakan ke-25. Penurunan peringkat lebih disebabkan karena Kevin/Marcus maupun Pramudya/Yeremia sedikit mengikuti kejuaraan di tahun 2022. Usai menjalani operasi, Marcus masih harus menjalani masa penyembuhan. Cedera Yeremia juga memaksanya beristirahat panjang. Kejuaraan Malaysia Open 2023 diharapkan menjadi kebangkitan kedua ganda putra andalan Indonesia. Nama pasangan Kevin/Marcus dan Pramudya/Yeremia tercatat menjadi peserta pada kejuaraan yang dilaksanakan di Kuala Lumpur, Malaysia.