Resmi Dilantik Jadi Pengurus PBVSI, Kapolda Jabar Target Lahirkan Atlet Handal

Resmi Dilantik Jadi Pengurus PBVSI, Kapolda Jabar Target Lahirkan Atlet Handal

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi resmi dilantik sebagai Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat untuk masa bakti 2019 – 2023. Proses pelantikan berlangsung di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (15/9/2020) dan dilaksanakan secara virtual oleh Imam Soedjarwo selaku ketua PBVSI. Rudy Sufahriadi mengatakan bahwa ia dan seluruh pengurus lain sudah siap untuk melahirkan calon-calon atlet voli berprestasi dari Jawa Barat. “Visi dan misi saya ingin mencari prestasi yang terbaik di Jabar. Membina yang baik ini kita tingkatkan dengan mencari atlet yang banyak, semoga prestasinya semakin baik,” ucap Rudy seperti dilansir dari DetikNews. Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, Rudy menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah menyiapkan beberapa rencana, salah satunya yaitu menyelenggarakan beberapa kompetisi guna mematangkan bakat para atlet. “Jadi itu kompetisi anak-anak SMA kita buat. Sekarang ini masa pandemi, rencananya sudah disiapkan, cuman dalam situasi seperti ini kita mungkin belum bisa melaksanakan yang seperti itu karena akan memancing berkumpulnya orang,” tuturnya. Selain itu, pihaknya membuka peluang bagi siapapun terutama anak-anak muda yang siap untuk menjadi atlet bola voli. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita door to door kan sudah keliatan, nanti biar saya tugaskan para Kapolres mencari bibit di wilayahnya masing-masing, kita bawa ke sini atau kita lihat di sana nanti,” ujar Rudy.

Baru Diresmikan, Akademi Bola Voli Buleleng Dibanjiri Pendaftar

Baru Diresmikan, Akademi Bola Voli Buleleng Dibanjiri Pendaftar

Pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Buleleng untuk masa bakti 2020-2024 telah resmi dilantik pada Minggu (13/9) pagi di Hotel Banyualit, Lovina. Pada pelantikan tersebut, turut diresmikan pula Akademi Bola Voli Buleleng (ABVB) yang merupakan salah satu program yang digadang-gadangkan. Program tersebut awalnya dicetuskan pada saat PBVSI Buleleng menggelar Rapat Kerja Terbatas (Rakertas) di Aula Perumda Tirta Hita Buleleng pada bulan Agustus lalu. Program ini dilandasi oleh keinginan untuk mengoptimalkan pembinaan voli khususnya di wilayah Bali Utara. ABVB nantinya akan mewadahi pembinaan sekaligus mencetak atlet bola voli yang berasal dari seluruh wilayah Kabupaten Buleleng. Dalam sambutannya, Ketua Umum Pengprov PBVSI Bali, I Nyoman Sukanada berharap jika kepengurusan pengkab PBVSI Buleleng yang baru saja dilantik dapat meningkatkan prestasi untuk olahraga voli di kawasan Buleleng. “Buleleng belum pernah menduduki prestasi yang memuaskan di olahraga voli. Pengelolaan management yang harus diperbaiki. Mudah-mudahan pengurus baru bisa meningkatkan prestasi Buleleng dengan 80 klubnya agar di-manage dengan baik tanpa pilih kasih,” tegas Sukanada seperti dilansir dari Nusabali.com. Hal serupa juga diungkapkan oleh Ketua Umum KONI Buleleng, I Nyoman Artha Widnyana. Diharapkan ABVB ini akan memberikan harapan baru bagi olahraga voli Buleleng. “Olahraga prestasi itu parameternya jelas yakni medali. Akademi ini memberikan harapan baru kita semua apalagi binpresnya melibatkan dosen FOK Undiksha yang memang kompeten,” kata dia. Sementara itu, Ketua Umum Pengkab PBVSI Buleleng, Putu Mangku Mertayasa mengaku sudah memiliki rencana dan tahap-tahap apa saja yang akan ia dan pengurus lain lakukan pada awal masa jabatan. Diantaranya yaitu mulai melakukan pemetaan dan pendataan. Seperti yang diketahui, Buleleng memiliki demografi wilayah terluas di provinsi Bali sehingga menurut Mangku Mertayasa, hal tersebut merupakan bonus yang seharusnya bisa dijadikan modal utama melakukan pembinaan, pembibitan dan peningkatan kualitas atlet voli. Bak gayung bersambut, sejak ABVB membuka pendaftaran online 3 minggu lalu, sekitar 401 orang sudah mendaftar. “Setelah terpilih kami di pengurus adakan Rakertas untuk mengevaluasi manajemen sebelumnya dan mencarikan jawaban solusi sehingga muncul Akademi Bola Voli Buleleng ini. Ternyata setelah kami buka pendaftaran online 3 pekan pelamarnya sudah mencapai 401 orang, animo masyarakat sangat tinggi,” ujar Mangku Mertayasa. Dalam pelaksanaannya, seluruh siswa dari usia 13-20 tahun akan dibina di 4 titik pembinaan di Buleleng secara gratis. Mereka nantinya akan diklasifikasikan ke dalam kategori pemula, remaja, junior dan senior. Dijelaskan secara teknis oleh Direktur ABVB, Dr Syarif Hidayat, konsep yang diterapkan adalah pembinaan usia dini yang mengarah pada program jangka panjang. Hasil pembinaan atletnya di ABVB diharapkan dapat tembus sebagai atlet nasional. Selain fokus pada ABVB, Pengkap PBVSI Buleleng juga membidik untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan event nasional Proliga pada tahun 2023. Selain itu, beberapa event kejuaraan telah disiapkan dalam kalender program kerja. Mulai dari kejuaraan antar kampung, kejuaran tingkat kecamatan, kabupaten dan juga regional Bali.

Resmi, Ini Jadwal Lanjutan TC Timnas U-19 Indonesia di Kroasia

Resmi, Ini Jadwal Lanjutan TC Timnas U-19 Indonesia di Kroasia

Usai mengikuti tiga pertandingan International U-19 Friendly Tournament 2020, Tim Nasional Sepakbola U-19 Indonesia bersiap dengan empat pertandingan lanjutan dalam rangkaian pemusatan latihan (TC) mereka di Kroasia. Pada tiga pertandingan terakhir, Timnas U-19 Indonesia mendapatkan hasil yang kurang memuaskan. Bagas Kaffa dan kawan-kawan harus menelan dua kali kekalahan dan satu kali imbang. Dua kekalahan tersebut masing-masing dari Timnas U-19 Bulgaria dengan skor 0-3 dan dari Timnas U-19 Kroasia dengan skor telak 1-7. Sementara untuk hasil imbang diperoleh usai menahan Timnas U-19 Arab Saudi dengan skor 3-3. Laga tersebut berlangsung sengit, karena Timnas U-19 Indonesia sempat tertinggal 1-3 pada babak pertama dan berhasil menyamakan kedudukan pada injury time babak kedua. Meski mendapatkan hasil yang kurang maksimal sejauh ini, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan melihat jika para Garuda Muda sudah menunjukkan perkembangan yang positif selama berada di Kroasia. “Tiga uji coba kemarin memang dari segi hasil kami tidak bisa menang, namun tim ini sedang berproses dan terus berkembang. Kami harap pemain terus berjuang keras dan bersemangat menjalani pemusatan latihan. PSSI akan terus mendukung penuh program dari pelatih Shin Tae-yong untuk timnas U-19,” ujar Mochamad Iriawan dilansir dari laman resmi PSSI. Lebih lanjut, Iriawan memastikan jika Timnas U-19 Indonesia akan menjalani serangkaian pertandingan uji coba lanjutan di Kroasia selama bulan September. “Selanjutnya kami telah siapkan pertandingann uji coba untuk timnas U-19 bulan September ini di TC Kroasia. Mereka akan dua kali melawan Qatar pada tanggal 17 serta 20, lalu Bosnia dan Herzegovina tanggal 25, dan terakhir Dinamo Zagreb tanggal 28,” ungkap Iriawan. Timnas U-19 Indonesia sedang dipersiapkan untuk menghadapi dua kompetisi internasional yang direncanakan berlangsung pada awal 2021 mendatang yakni Piala AFC U-19 yang digelar di Uzbekistan dan Piala Dunia U-20 yang mana Indonesia bertindak sebagai tuan rumah.

Timnas U-19 Tahan Imbang Arab Saudi pada Laga Pamungkas

Timnas U-19 Tahan Imbang Arab Saudi pada Laga Pamungkas

Drama 6 gol terjadi saat Tim Nasional Sepakbola U-19 Indonesia bertemu Arab Saudi pada laga pamungkas International U-19 Friendly Tournament 2020. Tertinggal 1-3 lebih dulu di babak pertama, Garuda Muda berhasil menyamakan kedudukan pada injury time. Bermain di Stadion Igraliste NK Polet, Sveti Martin na Mauri, pertandingan antara kedua tim berlangsung dengan tempo cepat. Baik Garuda Muda dan sang lawan bermain dengan tempo cukup tinggi. Timnas U-19 Indonesia hampir mencetak gol pertama melalui peluang Brylian Aldama. Namun sayang, sepakannya masih tipis melayang di atas gawang Arab Saudi. Pada menit ke 20′ Arab Saudi mendapatkan penalti pertama usai Komang Tri melakukan handball. Namun eksekusi lawan masih membentur tiang kiri gawang. Petaka kembali hadir 7 menit berselang, Komang Tri lagi-lagi melakukan handball yang berbuah penalti kedua bagi Arab Saudi. Tidak menyia-nyiakan kesempatan, kali ini penalti bisa dieksekusi dengan sempurna oleh Ibrahim Alabsi. Skor 0-1 Arab Saudi memimpin. Arab Saudi kembali mendapat penalti pada menit ke 33′ usai pelanggaran yang dilakukan oleh Aldama di kotak terlarang. Khallel Althekralla yang maju sebagai algojo berhasil menuntaskan tugasnya sekaligus membuat skor 0-2 untuk keunggulan Arab Saudi. Timnas Arab Saudi semakin menjauh pada menit 37′ setelah sontekan jarak dekat penyerang mereka, Essa Khaleel Al Thekralla, berhasil membobol gawang Adi Satryo. Skor pun berubah menjadi 0-3. Tertinggal tiga gol tidak membuat Timnas Indonesia U-19 mengendurkan serangan. Alhasil pada injury time babak pertama, mereka bisa membalas satu gol melalui Irfan Jauhari yang memanfaatkan bola liar hasil umpan silang Witan Sulaeman. Skor 1-3 pun menutup babak pertama. Memasuki babak kedua, permainan Timnas U-19 lebih agresif berkat pergantian taktik dan pemain yang dilakukan oleh Shin Tae-yong. Perubahan tersebut berbuah manis pada menit ke 52′. Berawal dari pergerakan Bagas Kaffa dari sayap kanan, ia kemudian berhasil mengirimkan umpan mendatar ke tengah kotak penalti yang disambut dengan baik oleh pemain pengganti Saddam Gaffar yang berdiri bebas dan menceploskan bola dengan mudah ke gawang yang sudah lepas dari pengawalan. 2-3 Indonesia memperkecil ketinggalan. Setelah gol tersebut, pertandingan menjadi lebih ketat dan berjalan cukup keras. Beberapa kali serangan dari Timnas U-19 Indonesia berhasil menciptakan kemelut di depan gawang namun masih belum bisa benar-benar mengancam gawang Arab Saudi. Sebaliknya, Arab Saudi nyaris mencetak gol keempat berkat tendangan dari dalam kotak penalti pada menit ke 87′. Beruntung, Adi Satryo masih dengan sigap menghalau peluang tersebut. Perjuangan tanpa lelah Garuda Muda akhirnya membuahkan hasil. Mendapat umpan dari sayap kanan, Braif Fatari mengontrol bola melewati satu bek lawan dan kiper sebelum menendang bola ke gawang kosong dari sudut sempit. Skor pun berubah menjadi 3-3 sekaligus menjadi hasil akhir pertandingan. Ini menjadi poin pertama timnas di International U-19 Friendly Tournament 2020. Pada dua laga sebelumnya Timnas U-19 Indonesia mendapat hasil kurang memuaskan yakni kalah 0-3 dari Timnas U-19 Bulgaria dan kalah 1-7 dari tuan rumah, Timnas U-19 Kroasia. Selepas International U-19 Friendly Tournament 2020, Garuda Muda direncanakan untuk menjalani laga uji coba melawan Qatar, Bosnia dan Herzegovina, dan klub Dinamo Zagreb. Selain itu, mereka juga direncanakan untuk melanjutkan training camp di Turki, Spanyol, dan Portugal. Mengingat Piala Asia U-19 mengalami pergeseran jadwal maka Timnas U-19 memiliki waktu cukup panjang untuk mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia U-20 di Indonesia dan juga Piala Asia U-19 yang keduanya akan berlangsung pada awal tahun depan. Susunan Pemain Indonesia U-19 (4-4-2): Muhammad Adi Satryo; Pratama Arhan, Ahmad Rusadi, Komang Tri Arta, Mochamad Yudha Febrian; Witan Sulaeman, David Maulana (c), Brylian Aldama, Khairul Zakiri; Braif Fatari, Irfan Jauhari | Pelatih: Shin Tae-yong (KOR) Susunan Pemain Arab Saudi U-19 (4-3-3):  Raed Hussain Ozaybi; Ali Fuad Hasan, Bandar Derwish Ahmed, Faisal Abdulrahman Alghamdi (c), Mohammed Khalil Marran; Khalil Ibrahim Alabsi, Ahmed Mazen Alghamdi, Nawaf Abdullah Almutairi; Essa Khaleel Althekralla, Saad Fahad Alnasser, Manaf Mohammed Abuyabs | Pelatih: Damien Hertog (NED) Klasemen Akhir International U-19 Friendly Tournament 2020 Tim Main Menang Selisih Gol Poin Kroasia U-19 3 3 14-6 9 Bulgaria U-19 3 2 8-5 6 Arab Saudi U-19 3 o 8-10 1 Indonesia U-19 3 o 4-13 1            

Fokus Mencari Bibit Unggul, Ini Program Yang Dicanangkan oleh Pelti Purbalingga

Fokus Mencari Bibit Unggul, Ini Program Yang Dicanangkan oleh Pelti Purbalingga

Sejak dilantik pada awal bulan lalu, Pengurus Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Kabupaten Purbalingga untuk periode kepemimpinan tahun 2020-2024 memiliki tiga program utama yang akan mereka laksanakan selama periode masa jabatan tersebut. Ketiga program itu akan berfokus menjadikan Pelti menjadi wadah untuk menjaring bibit-bibit unggul. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Pelti Kabupaten Purbalingga, Rofik Hananto. “Ketiga program yang akan kami laksanakan terdiri dari revitalisasi, regenerasi, dan reaktualisasi,” ujar Rofik dilansir dari Republika.co.id. Lebih lanjut, Rofik menyebutkan, dalam program reaktualisasi, Pelti Kabupaten Purbalingga akan lebih mengaktualisasikan olahraga tenis lapangan di tengah masyarakat. Terutama pada bibit-bibit atlit tenis muda di sekolah-sekolah. Menurutnya, tenis harus dikenal masyarakat luas, khususnya ke calon-calon pemain junior, yakni dengan ke sekolah-sekolah. “Insyaallah, program perdana yang akan kami lakukan adalah program ‘Pelti Goes to School’. Kami berharap pemerintah dan teman-teman anggota Pelti lainnya, bisa memberikan insentif kepada sekolah-sekolah yang mulai mengenalkan olahraga ini,” ujar Rofik. Kemudian untuk program regenerasi, ia dan pengurus lain akan berusaha agar Pelti Purbalingga bisa melahirkan banyak pemain junior. Sedangkan program revitalisasi, Pelti Purbalingga akan berupaya untuk membantu merevitalisasi lapangan yang biasa untuk latihan tenis ini. “Pelti menjadi wadah untuk mencari bibit unggul, sekaligus melakukan pembinaan yang terstruktur dan membantu atlet untuk meraih kesuksesan yang lebih tinggi,” katanya. “Selama ini sudah banyak lapangan sepak bola, voli dan badminton. Tapi masih sedikit lapangan tenis,” lanjut Rofik. Sementara itu, Ketua Pelti Jawa Tengah, Ahmadi, berharap Pengkab Pelti Purbalingga kelak bisa kembali selenggarakan turnamen nasional sebagaimana waktu-waktu sebelumnya. “Turnamen ini penting sebagai salah satu cara pembinaan, pembibitan dan seleksi,” kata Ahmadi. Hal senada turut disampaikan oleh Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi. Ia beharap pengurus Pengkab Pelti Kabupaten Purbalingga yang baru mampu melahirkan bibit bibit unggul para atlet lapangan yang berprestasi yang membanggakan nama kabupaten Purbalingga. “Tidak hanya tataran regional, nasional akan tetapi juga sampai internasional,” ujar Dyah.

9 Karateka Muda Asal Riau Harumkan Indonesia

9 Karateka Muda Asal Riau Harumkan Indonesia

Pemerintah dan masyarakat Kota Tanjungpinang, Provinsi Kep. Riau patut berbangga diri. Pasalnya, pasalnya sembilan orang karateka muda binaan Komando Distrik Militer (Kodim) 0315/Bintan yang tergabung dalam Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kota Tanjungpinang, berhasil memborong medali pada Kejuaraan Dunia Karate Russian Open Tahun 2020. Kesembilan karateka muda tersebut ialah Azkha Dafina Aurellia, M. Amri Alfajrihan, Septriadi Ramadhani, Dhea Ilfitria Maharani, Devana Syakbanil, Dzakiyah Nur Fadillah, Lyana Dhea, Rainhard Hillarius dan Jalu Armando Shevariano. Pada kejuaraan yang berlangsung secara virtual itu, mereka mampu meraih 1 medali emas, 4 medali perak dan 4 medali perunggu. Berkat raihan tersebut, Komandan Kodim 0315/Bintan Kolonel Inf I Gusti Ketut Artasuyasa selaku Pembina Forki Tanjungpinang yang didampingi Sekum Forki Tanjungpinang, Lina Marlina, serta sempai Rio menyerahkan secara langsung medali dan penghargaan kepada kesembilan karateka muda tersebut di Makodim 0315/Bintan, Jalan Ahmad Yani Km 5 Tanjungpinang, Rabu (02/9/2020) siang. “Hari ini kita semua berbangga hari karena atlet-atlet karate muda kita telah berhasil meraih juara pada ajang bergengsi yakni Karate Russian Open Tahun 2020 yang dilaksanakan secara virtual,” ucap Dandim dilansir dari laman Klikwarta.com. “Kami atas Keluarga Besar Kodim 0315/Bintan mengucapkan selamat kepada adik-adik yang telah mendapatkan Juara I, II dan III pada Karate Russian Open Tahun 2020,” pungkasnya. Lanjut Dandim, ia sangat bangga atas capaian ini dan berharap para atlet muda tersebut tidak cepat puas dan meraih lebih banyak prestasi lagi pada ajang berlevel internasional. “Saya selaku Pembina Forki Tanjungpinang sangat bangga kepada adik-adik semua. Saya berharap dengan ini adik-adik dapat lebih memacu prestasi lebih banyak lagi,” ungkapnya. Sementara itu, Lina Marlina selaku Sekum Forki Tanjungpinang mengucapkan terima kasih kepada Komandan Kodim 0315/Bintan yang telah mendukung para atlit muda yang berprestasi tersebut salah satunya dengan mengizinkan untuk berlatih di Makodim 0315/Bintan. “Berkat bantuan dan dukungan Bapak Dandim, anak-anak dapat meraih prestasi ini karena anak-anak latihan di Kodim 0315/Bintan. Tentunya tak lepas juga dari dukungan dan doa seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang atas keberhasilan mengharumkan nama Kota Tanjungpinang dan Indonesia di Kancah Dunia Karate Internasional,” ujar Lina.

Resmi, AFC Tunda Pelaksanaan Piala Asia U-16 dan U-19 2020

Resmi, AFC Tunda Pelaksanaan Piala Asia U-16 dan U-19 2020

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) memutuskan untuk menunda pelaksanaan Piala Asia U-16 dan U-19 2020. Keputusan tersebut hadir setelah Rapat Eksekutif AFC yang digelar secara virtual pada Kamis (10/9). Penyebab mundurnya jadwal dua kejuaraan tersebut tak lain karena belum berakhirnya pandemi virus corona yang melanda dunia saat ini. Komite Eksekutif AFC pun akhirnya memutuskan menggeser kedua kejuaraan junior itu ke awal tahun 2021. Awalnya, Piala Asia U-16 dijadwalkan berlangsung pada 25 November hingga 12 Desember 2020 di Bahrain. Sementara, Piala Asia U-19 seharusnya berlangsung mulai 14-31 Oktober di Uzbekistan. “Ini adalah masa-masa sulit bagi semua pihak yang berhubungan dengan sepakbola dan olahraga. Kami mengambil langkah-langkah ini untuk memastikan kesejahteraan finansial AFC dan anggota lainnya,” ucap Presiden AFC, Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa. “Saya yakin bahwa dengan persatuan dan solidaritas yang membuat AFC dikagumi di seluruh kalangan sepakbola, kami dapat mengatasi tantangan terbaru ini,” sambungnya. Dengan penundaan ini, jadwal timnas Indonesia U-16 dan U-19 bisa berubah. Mengingat Timnas U-16 harus menunda aksi mereka di Piala Asia U-16. Sementara Timnas Indonesia U-19 yang saat ini tengah training camp (TC) di Kroasia, harus menunda untuk bisa tampil di Piala Asia U-19 2020. Khusus untuk Timnas U-19, mereka sudah memiliki rencana cadangan apabila Piala Asia U-19 tahun ini batal digelar yakni dengan melanjutkan TC di Eropa. Turki, Spanyol, dan Portugal menjadi negara yang dipilih oleh Timnas U-19. David Maulana cs juga tengah dipersiapkan untuk mengikuti Piala Dunia U-20 yang akan digelar di Indonesia pada 20 Mei hingga 11 Juni 2021.

Usai Juara, Petenis Muda Asal Kalsel Dipanggil PELTI

Usai Juara, Petenis Muda Asal Kalsel Dipanggil PELTI

Lailatul Fajria merupakan petenis muda asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Beberapa waktu lalu Ela (sapaan akrab Lailatul Fajria) berhasil menjadi yang terbaik dalam Kejuaraan Tenis Lapangan Antar Pelajar dan Umum katagori putri tingkat SMA yang digelar oleh Pelti Banjarmasin. Pada partai puncak, Ela berhasil mengalahkan Nailah dengan skor 7-4 di Lapangan Tenis Dharma Praja Minggu (6/9/2020) sore. Namun, kabar menggembirakan bagi petenis kidal tersebut tidak berhenti sampai disitu. Ela mendapatkan undangan langsung dari Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) guna mengikuti Invitasi Simulasi Pertandingan Tenis Atlet Tenis Putra dan Putri KU 14 & KU 16. Sebagai catatan, tidak semua petenis muda mendapatkan kesempatan tersebut. Karena PELTI hanya melakukan pemanggilan kepada sejumlah atlet tenis muda putra maupun putri terbaik Setanah Air. Ibunda Ela, Yuliana mengatakan pemanggilan para atlet tenis junior tersebut tertuang dalam surat PP PELTI nomor 247/SJ/IX/2020 dan 247/SJ/IX 2020, tertanggal 1 September 2020. “Suratnya dikirim beberapa waktu lalu,” kata Yuliana seperti dilansir Banjarmasin Post. Invitasi Simulasi Pertandingan Tenis tersebut rencananya bakal dilaksanakan mulai tanggal 14 hingga 19 September 2020 untuk kelompok putra dan 21 sampai dengan 26 September untuk kelompok putri di Lapangan Tenis Outdoor Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta.

Garuda Muda Kembali Raih Hasil Kurang Memuaskan

Garuda Muda Kembali Raih Hasil Kurang Memuaskan

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 kembali harus mengakui keunggulan lawannya pada laga uji coba yang bertajuk International U-19 Friendly Tournament 2020. Kali ini, timnas harus takluk dari tuan rumah Kroasia dengan skor 7-1 di Stadion SRC Mladost, Cakovec, Selasa (8/9/2020). Timnas Indonesia U-19 sebetulnya bermain tanpa beban bahkan beberapa kali memberikan perlawanan sengit di menit-menit awal. Namun, petaka hadir pada menit 26′ Kroasia mampu membuka skor melalui Filip Zrilic. Lima menit berselang, Kroasia mampu menggandakan keunggulan mereka melalui Arijan Brkovic. Permainan Indonesia semakin dikuasai oleh lawan, alhasil gol ketiga bagi Kroasia pun hadir melalui gol Marco Boras pada menit 44’ sekaligus menutup babak pertama dengan skor 3-0. Pada babak kedua, Kroasia tampil semakin “menggila”. Serangan bertubi-tubi ke gawang Indonesia yang dikawal M. Adi Satryo akhirnya mampu menghadirkan 4 gol tambahan bagi Kroasia. Keempat gol tersebut hadir dari Antonio Marin pada menit 47′ dan 73′, Bruno Zdunic pada menit 66′, dan Ivan Brnic pada menit 88′. Satu-satunya gol Indonesia pada pertandingan tersebut hadir dari Bagas Kaffa pada menit ke 72′. Gol Bagas ini menjadi gol perdana Timnas U-19 dalam dua laga International U19 Friendly Tournament 2020. Sementara itu, Shin Tae-yong mengatakan bahwa kekalahan telak ini membuat anak asuhnya mendapat pelajaran berharga. “Ada beberapa momen di pertandingan tadi bahwa para pemain bermain cukup baik dibanding laga melawan sebelumnya (Bulgaria). Namun secara hasil pasti ini mengecewakan karena kami kalah telak,” kata Shin Tae-yong seperti dikutip laman resmi PSSI. “Kami harus segera perbaiki kekurangan yang ada. Yang jelas tim masih berproses karena materi latihan dengan intensitas tinggi,” lanjutnya. Kekalahan telak dari Kroasia ini membuat Timnas Indonesia U-19 masih terpuruk di posisi 4 klasemen sementara International U-19 Friendly Tournament 2020. Sedangkan Kroasia kian mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen berkat raihan 3 kali kemenangan. Pada pertandingan lain Belgia sukses menundukkan Arab Saudi dengan skor 2-3. Timnas Indonesia tinggal menyisakan satu laga sebelum melanjutkan ke rangkaian uji coba lain. Adapun yang menjadi lawan David Maulana cs pada laga pamungkas yakni Arab Saudi yang saat ini berada di peringkat 3. Sama-sama belum mengoleksi poin, Arab Saudi mampu unggul selisih gol dari timnas. Pertandingan antara Timnas Indonesia U-19 melawan Arab Saudi akan berlangsung pada 11 September mendatang. Susunan Pemain Indonesia U-19 (4-4-2): Adi Satryo; Bayu M. Fiqri, Rizki Ridho Ramadhani, Komang Tri Arta, Pratama Arhan Alif Rifai; David Maulana, Sandi Artha Samosir, Komang Teguh, Witan Sulaeman, Irfan Jauhari, Saddam Gaffar| Pelatih: Shin Tae-yong (KOR) Susunan Pemain Kroasia U-19 (4-3-3): Renato Josipovic; Filip Braut, Ruka Jurisic, Marco Boras, Nikola Soldo; Arijan Brkovic, Ivan Brnic, Bruno Jenjic; Ivan Saric, Antonio Marin, Filip Zrilic | Pelatih: Josip Simunic (CRO) Klasemen Sementara International U-19 Friendly Tournament 2020 Tim Main Menang Selisih Gol Poin Kroasia U-19 3 3 14-6 9 Bulgaria U-19 3 2 8-5 6 Arab Saudi U-19 2 o 5-7 o Indonesia U-19 2 o 1-10 o  

Atlet Junior Taekwondo Baladhika Club Kota Tangsel Sabet 14 Medali

Atlet Junior Taekwondo Baladhika Club Kota Tangsel Sabet 14 Medali

Atlet junior cabang olahraga Taekwondo dari Taekwondo Baladhika Club Kota Tangerang Selatan mampu menorehkan prestasi dalam kejuaran Indonesia Poomsae Championship 2020. Sebanyak 14 atlet berhasil menyumbang 14 medali pada kejuaraan yang diselenggarakan secara virtual tersebut. Secara keseluruhan, Taekwondo Baladhika Club mampu menyumbang 17 medali. 3 medali mampu diraih dari kategori senior usia 18-30 tahun. Untuk kategori senior usia 18-30 tahun putri, Devina Yulia berhasil mencatatkan namanya sebagai peraih medali perak disusul oleh Olivia Jovita Rahman dengan raihan medali perunggu. Sementara untuk kategori senior usia 18-30 tahun putra, Rachmat Gilang Maulana mampu tampil sebagai juara 3 dan berhak atas medali perunggu. Sanim Charlie Tanod menyematkan secara langsung Mendali kepada 17 Atlet Muda Taekwondo Baladhika Club Kota Tangsel, yang berlangsung di Baladhika Club Unit Pamulang Sport Centre, Minggu Sore, (6/9/2020). “Ya Alhamdulillah, dari 25 atlit yang kami turunkan mengikuti Kejuaraan Indonesia Poomsae Championship 2020, 17 atlet meraih medali, yaitu lima medali emas, lima medali perak dan tujuh medali perunggu,” ujar Sanim seperti dilansir Tangerangonline.id. Menurut Sanim Charlie Tanod, kejuaraan taekwondo khusus Poomsae, dengan sistem online ini sangat bagus untuk menjaga motivasi atlit sehingga mereka tetap berprestasi ditengah masa pandemi seperti saat ini. “Saya sebagai pelatih sangat bangga dengan prestasi yang diraih atlit-atlit Baladhika Club Kota Tangsel di kejuaraan yang turut didukung oleh UNICEF, apalagi kejuaraan ini sangat bergengsi karena diikuti sekitar 600 atlit dari 70 tim Taekwondo dari seluruh Indonesia,” lanjunya. “Ini merupakan Kejuaraan yang luar biasa, semoga lebih banyak lagi kejuaraan seperti ini dilaksanakan dan semoga atlit kami terus berprestasi,” ungkap Sanim. Berikut Raihan Medali Untuk Kategori Junior: Kategori Junior Usia 15-17 Tahun Putra: Rakhi Dewa Kurniawan – Medali Perak Javas Pratama Wibowo – Medali Perunggu Kategori Kadet Usia 10-11 Tahun Putri: Zahra Khaerunnisa Putri – Medali Perunggu Kategori Kadet Usia 10-11 Tahun Putra: Bagaskara Manjer Kawuryan – Medali Perunggu Kelas Pemula Kategori Kadet Usia 6-7 Tahun Festival Putri: Kirana M.S Hutagalung – Medali Emas Keyla Azzahra – Medali Emas Kategori Kadet Usia 8-9 Tahun Pemula Putri: Tharfia Sabania – Medali Emas Rifdah Nur Mulia – Medali Perunggu Kategori Kadet Usia 10-11 Tahun Pemula Putri: Almira Charissa – Medali Emas Kategori Kadet Usia 10-11 Tahun Pemula Putra: Aljariz Ardias Putra – Medali Perak Kategori Kadet Usia 12-14 Tahun Pemula Putri: Zakiya Neyla Mufi – Medali Perak Kategori Kadet Usia 12-14 Tahun Pemula Putra: M. Raditya Muchtar – Medali Emas Celvine Poetranto – Medali Perak Raihan Adriansyah Siregar – Medali Perunggu

Garuda Muda Akui Keunggulan Bulgaria

Garuda Muda Akui Keunggulan Bulgaria

Tim Nasional Sepak Bola U-19 Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria pada laga perdana mereka dalam International U-19 Friendly Tournament 2020. Bermain di Stadion Igraliste NK Polet, Sveti Martin na Mauri, Sabtu (5/9/2020), timnas harus takluk dengan skor akhir 0-3. Kekalahan ini sekaligus membuat Timnas Indonesia U-19 menempati peringkat bawah di klasemen sementara. Timnas Bulgaria U-19 tampil lebih dominan sepanjang babak pertama. Unggul dari segi postur tubuh yang rata-rata tinggi besar, mereka beberapa kali mengancam gawang Indonesia sekaligus membuat skuad Garuda Muda terlihat kesulitan mengembangkan permainan. Namun, beberapa serangan dari Bulgaria mampu dimentahkan dengan baik oleh para bek Timnas Indonesia U-19. Pertandingan pun berakhir dengan skor 0-0 hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Shin Tae-yong merubah formasi anak asuhnya untuk tampil lebih menyerang dengan memasukkan M. Supriadi. Kendati demikian, Bulgaria masih menguasai jalannya pertandingan. Beberapa peluang emas Bulgaria masih mampu dihalau oleh Indonesia. Usai beberapa kali mengancam gawang Indonesia, pada menit 78, tandukan Martin Petkov berhasil menembus gawang Indonesia yang dikawal Adi Satryo. Bulgaria unggul 0-1 atas Indonesia. 15 menit berselang, gawang timnas kembali kebobolan, kali ini giliran Stanislav Shopov yang menggandakan keunggulan Bulgaria lewat tendangan dari luar kotak penalti. Unggul 2 gol membuat Bulgaria semakin percaya diri saat melancarkan serangan. Alhasil, pada menit ke 82, Martin Petkov kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membuat Bulgaria unggul 3 gol atas Indonesia. Skor ini pun bertahan hingga pluit panjang dibunyikan. Usai pertandingan, Shin Tae-yong mengatakan bahwa para pemain sudah berjuang pada pertandingan kali ini. Pelatih asal Korea Selatan itu pun mengakui jika ia tidak mempermasalahkan kekalahan ini. “Hasil pertandingan seperti yang saya sampaikan sebelumnya, kami tidak masalah bagi meski harus kalah. Yang jelas tim masih berproses karena materi latihan dengan intensitas tinggi dan para pemain sudah menunjukkan kerja kerasnya di pertandingan ini,” kata Shin Tae-yong dilansir dari lama resmi PSSI. Dengan hasil ini, Bulgaria mampu naik ke urutan 2 klasemen sementara di bawah tuan rumah Kroasia yang tetap menguasai puncak usai menaklukkan Arab Saudi dengan skor 4-3 pada laga keduanya. Sementara Timnas Indonesia U-19 yang menelan kekalahan di laga perdana belum mengumpulkan poin dan kebobolan tiga gol. Sebetulnya raihan poin Indonesia sama dengan Arab Saudi, namun mereka unggul dari jumlah selisih gol sehingga mereka berhak untuk menempati posisi 3 klasemen sementara. Pada laga selanjutnya, Timnas U-19 Indonesia akan menantang Kroasia pada 8 September, dan Arab Saudi pada 11 September mendatang. Starting Line-up U-19 Indonesia vs Bulgaria Indonesia U-19: M. Adi Satryo, Bayu M. Fiqri, Rizki Ridho Ramadhani, Komang Tri Arta, Yudha Febrian, David Maulana, Andri Irfan, Komang Teguh, Witan Sulaeman, Irfan Jauhari, Saddam Gaffar| Pelatih: Shin Tae-yong (KOR). Bulgaria U19: Viktor Nikolov, Alexander Ganchev, Dimitar Zhekov, Hristian Petrov, Georgi Alexandrov, Pavel Georgiev, Martin Atanasov, Alexander Todorov, Dimitar Stoyanov, Vladimir Nikolov, Christian Dobrev | Pelatih: Angel Stoykov (BUL). Klasemen Sementara International U-19 Friendly Tournament 2020 Tim Main Menang Selisih Gol Poin Kroasia U-19 2 2 7-5 6 Bulgaria U-19 2 1 5-3 3 Arab Saudi U-19 1 o 3-4 o Indonesia U-19 1 o 0-3 o  

Timnas U-19 vs Bulgaria, Shin: Laga Yang Tidak Mudah Bagi Kami

Timnas U-19 vs Bulgaria, Shin: Laga Yang Tidak Mudah Bagi Kami

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 akan menghadapi Bulgaria sebagai ujian perdana mereka dalam rangkaian Training Camp (TC) di Kroasia. Pertandingan yang bertajuk International U-19 Friendly Tournament 2020 tersebut berlangsung di Stadion Igraliste NK Polet, Sveti Martin na Mauri, Sabtu (5/9/2020), pukul 22.00 WIB. David Maulana cs sudah hampir sepekan menggelar latihan di Kroasia. Setiap hari ia dan rekan-rekan Timnas U-19 lainnya digenjot latihan tiga kali pada pagi, sore dan malam hari. Pelatih Shin Tae-yong menyatakan anak asuhnya menjalani latihan dengan intensitas tinggi untuk peningkatan kekuatan fisik. “Saat ini kami sedang menjalani latihan dengan intensitas yang tinggi dengan menu fisik yang sangat keras. Jadi besok akan menjadi pertandingan yang tidak mudah bagi kami. Namun, kami harus membentuk mental dan intinya tim ini masih berproses,” kata Shin Tae-yong seperti dilansir dari laman PSSI. Pelatih asal Negeri Gingseng itu mengaku telah mengamati pertandingan uji coba antara skuad Bulgaria dan Kroasia pada Rabu, 2 September lalu. Kesimpulannya: Bulgaria merupakan tim kuat. “Bulgaria secara postur tubuhnya besar dan tinggi. Secara fisik juga staminanya bagus. Intinya pertandingan besok tidak mudah bagi kami, tetapi memang kami TC ke Eropa untuk mencari pengalaman dan melihat perkembangan tim,” jelas Shin Tae-yong. Setelah menjalani laga melawan Bulgaria, Timnas U-19 Indonesia dijadwalkan menantang Kroasia pada 8 September 2020 dilanjutkan dengan meladeni Arab Saudi, tiga hari kemudian. Kemudian, Timnas U-19 direncanakan menjalani laga uji coba kontra Qatar, Bosnia dan Herzegovina, dan klub Dinamo Zagreb. Sementara itu, tiga laga Timnas U-19 pada International U-19 Friendly Tournament 2020 akan disiarkan secara live di NET dan live streaming di Mola TV. Mola TV dan NET sama-sama telah merilis jadwal live streaming dan siaran langsung laga Timnas U-19 Indonesia vs Bulgaria besok. Pertandingan melawan Bulgaria U-19 dapat disaksikan lewat siaran langsung NET atau live streaming Mola TV pada Sabtu (5/9/2020) mulai pukul 21.30 WIB.

6 Pemanjat Tebing Junior Kalsel Lolos ke Tahap Seleksi Nasional

6 Pemanjat Tebing Junior Kalsel Lolos ke Tahap Seleksi Nasional

Sebanyak 6 pemanjat tebing junior dinyatakan lolos untuk mewakili Kalimantan Selatan ke Seleksi Nasional di Jakarta yang direncanakan digelar bulan ini. Nantinya, para atlet yang lolos Seleksi Nasional akan mewakili Indonesia di Kejuaraan Dunia yang diperkirakan berlangsung tahun depan. Keenam nama yang berhasil lolos ke Seleksi Nasional ini berhasil menjadi yang terbaik usai mengikuti seleksi yang diselenggarakan PP FPTI, di Venue Sport Climbing Gor Hasanudin HM, pada 29 Agustus 2020 lalu. Ketua Harian FPTI Provinsi Kalsel, Bandi Chairullah menjelaskan pada awalnya ada 8 nama yang mengikuti seleksi yang berasal dari kabupaten/kota diantaranya Tapin 3, Hulu Sungai Tengah 2, Tanah Laut 1, Banjarbaru 1 dan Banjar 1. Sementara kuota yang lolos hanya untuk 6 orang. “Namun dari semua atlet yang seleksi kemarin kita hanya menyediakan kuota 6 atlet saja, 3 putra dan 3 putri,” ucapnya Kamis (3/9/2020) seperti dikutip dari Klikkalsel.com. Bobot seleksi yang ditempuh para atlet adalah latihan fisik sekitar 20 persen, psikologi 30 persen dan tes pemanjatan 30 persen. Dari serangkaian tes tersebut, maka muncul 6 nama atlet terbaik yang berhak mewakili Kalimantan Selatan di Seleksi Nasional. Untuk atlet putra yang lolos, FPTI Tapin berhasil mendominasi dengan mengirimkan 3 nama. Sementara atlet putri terbagi rata dan berasal dari FPTI Banjarbaru, FPTI Hulu Sungai Tengah dan FPTI Tanah Laut. “Secara faktual data base hasil tes atlet yang bersangkutan, adalah murni sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.” ujar Bandi. Berikut Daftar Atlet Junior Kalimantan Selatan yang Lolos ke Seleksi Nasional: Putra: 1. Muhammad Firdan Andika – FPTI Tapin. 2. Muhammad Rezky Azhar – FPTI Tapin. 3. Moh. Reza Fernanda Abdi – FPTI Tapin. Putri: 1. Zeriflita Aura Rinjani – FPTI Banjarbaru. 2. Andika Nabila – FPTI Hulu Sungai Tengah. 3. Hudiya Lailan Nisfi – FPTI Tanah Laut.

Cari Bibit Pesepak bola Junior, Arema Kembali Adakan Seleksi Akademi

Cari Bibit Pesepak bola Junior, Arema Kembali Adakan Seleksi Akademi

Arema FC kembali menggelar Seleksi Akademi Arema. Tim kebanggaan Aremania ini tergolong getol melakukan seleksi pesepak bola muda agar bisa menjadi pemain yang berbakat dan membanggakan Kota Malang. Ini merupakan Seleksi Akademi Arema edisi kedua setelah sebelumnya berlangsung pada bulan Maret lalu. Seleksi yang berlangsung di lapangan Institut Teknologi Nasional (ITN) pada hari Minggu (30/08/2020) tersebut, diikuti sebanyak 170 calon peserta Seleksi Akademi Arema yang berasal dari Malang Raya dan juga peserta asal luar kota seperti Jakarta, Pontianak dan Samarinda. Sementara itu, Wakil Rektor III ITN Malang, Fourry Handoko, ST.,SS.,MT.,Ph.D, mengungkapkan, ITN mendukung penuh kegiatan Seleksi Akademi Arema ini yang merupakan salah satu bentuk kerjasama antara ITN Malang dan Arema FC. “Kegiatan ini juga bertujuan untuk menginspirasi mahasiswa ITN Malang agar lebih giat berolahraga dan juga mencetak prestasi di bidang olahraga selain akademik,” ungkap Fourry seperti dikutip dari Momentum.com. Pada kesempatan yang sama, Riyan Meidi Wijaya selaku Wakil Manager Operasional Akademi Arema menyampaikan jika seleksi kali ini ditujukan untuk angkatan 2005 sampai 2011 dan dibagi dalam tiga kelompok usia. “Seleksi ke dua ini merupkan angkatan 2005 sampai 2011, yang dibagi dalam tiga kelompok usia U-12, U-14 dan U-16,” jelasnya. Para peserta yang telah selesai mengikuti seleksi akan menunggu pengumuman dari pihak Arema. Jika lolos, mereka akan melakukan tahap registrasi ulang untuk kemudian bisa mulai latihan bersama Akademi Arema yang sudah mulai menggelar latihan sejak bulan Juli lalu.

Ini Jadwal Timnas Indonesia U-19 Selama TC di Kroasia

Ini Jadwal Timnas Indonesia U-19 Selama TC di Kroasia

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 telah tiba di Zagreb, Kroasia pada Minggu (30/8/2020) pukul 10.00 waktu setempat. Sesampainya di Bandara Franjo Tudman, Zagreb, David Maulana cs kemudian melanjutkan perjalanan darat selama satu setengah jam ke Sveti Martin na Muri yang menjadi lokasi pemusatan latihan (TC) kali ini. Pelatih Shin Tae-yong membawa 27 pemain untuk berlatih di Kroasia. Rencananya, Timnas U-19 akan menjalani serangkaian pertandingan uji coba termasuk turnamen mini yang diikuti tuan rumah Kroasia, Bulgaria, dan Arab Saudi. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa tim nasional Indonesia U-19 akan memulai pertandingan International U-19 Friendly Tournament coba pada Sabtu (5/9/2020) mendatang. Kepastian ini setelah Federasi sepak bola Kroasia (HNS) mengirimkan surat perubahan jadwal pertandingan turnamen tersebut. “Pada awalnya timnas U-19 akan memulai pertandingan 2 September namun federasi sepak bola Kroasia melakukan perubahan jadwal menjadi 5 September. Kami rasa tidak masalah, ini justru bagus untuk pemain yang dapat melakukan persiapan lebih panjang sebelum menjalani uji coba tersebut,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dikutip dari situs resmi PSSI. Timnas U-19 rencananya akan menghadapi Bulgaria (5/9/2020), disusul kemudian melawan tuan rumah Kroasia (8/9/2020) dan menghadapi Arab Saudi (11/9/2020) mendatang. Setelah turnamen mini, Timnas U-19 sudah ditunggu oleh serangkaian uji coba dengan beberapa negara dan klub di Kroasia. “Setelah mengikuti turnamen tersebut, timnas U-19 melanjutkan uji coba dengan beberapa negara dan klub di Kroasia hingga akhir September mendatang. Lawan-lawan yang akan dihadapi yakni Qatar, Bosnia dan Herzegovina, serta Dinamo Zagreb. Mereka merupakan tim kuat dan bagus untuk timnas U-19,” ujar Iriawan. TC di Kroasia sebagai persiapan Garuda Muda mengikut Piala Asia U-19 di Uzbekistan. Timnas Indonesia tergabung dalam Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, dan Iran. Pertandingan perdana direncanakan melawan Kamboja pada 14 Oktober. Selanjutnya melawan Iran 17 Oktober dan menantang tuan rumah Uzbekistan pada 20 Oktober. Meski hasil Piala Asia U-19 nanti tidak memengaruhi posisi timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 karena berstatus sebagai tuan rumah, Iriawan berharap para punggawa timnas tetap bermain dan berlatih secara maksimal terutama memanfaatkan kesempatan bisa berlatih di Eropa. “TC (training centre) di Kroasia ini, kami harap dimanfaatkan dengan baik oleh pemain. Mereka harus bekerja keras dan terus bersemangat demi torehan positif di Piala AFC U-19 dan tentunya Piala Dunia U-20 nantinya,” jelas Iriawan. Jadwal Timnas U-19 International Friendly Match 2 September 2020: Indonesia vs Kroasia 5 September 2020: Indonesia vs Bulgaria 8 September 2020: Indonesia vs Arab Saudi TBA: Indonesia vs Qatar TBA: Indonesia vs Bosnia dan Herzegovina TBA: Dinamo Zagreb

Timnas U-19 Resmi Dilepas, Shin Tae-yong Coret Dua Pemain

Timnas U-19 Resmi Dilepas, Shin Tae-yong Coret Dua Pemain

Tim Nasional Sepak Bola U-19 Indonesia telah resmi dilepas untuk mengikuti rangkaian kegiatan pemusatan latihan atau training camp (TC) di Kroasia. Acara pelepasan bertempat di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2020). Namun, jelang keberangkatan ke Kroasia, Shin Tae-yong kembali melakukan pencoretan pemain dari skuatnya. Kedua pemain tersebut adalah Serdy Ephy Fano Boky dari Bhayangkara FC dan Ahmad Afhridzal dari Vamos Indonesia. Dua pemain dicoret karena melakukan tindakan indisipliner yaitu terlambat datang pada sesi latihan terakhir di Jakarta, Sabtu (28/8/2020). Pencoretan kedua pemain ini dikonfirmasi langsung oleh etua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Menurutnya, pencoretan dua pemain ini murni keputusan Shin Tae-yong. “Yang akan berangkat tadinya 30 pemain. Tapi, tadi pagi dua pemain dipulangkan oleh pelatih karena kurang disiplin. Saya persilakan pelatih buat melakukan itu,” kata Iriawan seperti dikutip dari Detik Sport. Shin Tae-yong memang dikenal disiplin dan tidak segan memberi sanki kepada anak asuhnya yang indisipliner. Bahkan, pelatih asal Negeri Gingseng itu sebelumnya sudah mewanti-wanti anak asuhnya untuk lebih disiplin. “Itu resiko, sebab dari awal pelatih kita memang selalu menekankan disiplin dan mental. Dua pemain yang dicoret itu Serdi dan Rizal,” ujar Iwan Bule, sapaan akrab Mochamad Iriawan. Sebanyak 27 pemain timnas U-19 Indonesia sendiri telah diberangkatkan dari Jakarta menuju Zagreb pada Sabtu (29/8/2020) pukul 21.00 WIB.  Sementara, satu pemain yakni Elkan Baggott direncanakan bergabung dari Inggris ke Kroasia. Namun, kehadiran bek bertinggi badan 194 cm tersebut masih belum terkonfirmasi karena masih terkendala ijin dari klubnya, Ipswich Town, yang belum keluar. Sementara itu, PSSI menyatakan bahwa mereka masih menanti keputusan Piala Asia U-19 akan berjalan sesuai rencana atau mengalami penundaan. Hal tersebut berkaitan dengan jadwal Timnas U-19 usai melakukan TC di Kroasia. Jika sesuai rencana, Timnas U-19 akan langsung berangkat menuju Uzbekistan untuk berlaga di Piala Asia U-19 bulan Oktober mendatang. “Nanti kita lihat perkembangan Piala AFC U-19, apakah tim ini lanjut ke Uzbekistan atau menuju tempat lain untuk berlatih tanding di negara negara lain yang dibilang sebagai negara maju dalam persepakbolaan. Kita lihat apakah akan ke Turki, Portugal atau negara lain,” jelas Iriawan dikutip dari web resmi PSSI. Berikut daftar 28 pemain Skuat Timnas U-19 Indonesia Adi Satryo – PSMS Medan Erlangga Setyo – Persib Bandung Yofandani Damai – PSIS SEmarang Pratama Arhan – PSIS Semarang Yudha Febrian – Barito Putera Komang Tri – Bali United Elkan Baggot – Ipswich Town (menunggu konfirmasi) Ahmad Rusadi Muhammad Fadhil – Semen Padang FC Bayu M. Fiqri – PON Jatim Rizky Ridho – Persebaya Bagas Kaffa – Barito Putera Komang Teguh – Diklat Ragunan Andre Oktaviansyah David Maulana – Barito Putera Brylian Aldama Beckham Putra – Persib Bandung Mohammad Kanu – Babel United FC Braif Fatari – Persija Jakarta Andi Irfan – AS Abadi Tiga Naga Sandi Arta – Persija Jakarta Witan Sulaeman – FK Radnik Surdulica Jack Brown – Lincoln City Mochammad Supriadi – Persebaya Irfan Jauhari – Bali United Khairul Zakiri – Gymnastica Cueta Saddam Gaffar – PSS Sleman Moh. Bahril – PSIS Semarang

Lanjutkan Tren Positif, Timnas U-16 Tutup TC Agustus Dengan Kemenangan

Lanjutkan Tren Positif, Timnas U-16 Tutup TC Agustus Dengan Kemenangan

Tim Nasional Indonesia U-16 kembali menorehkan hasil positif setelah meraih kemenangan dalam laga uji coba yang telah dilakoni. Kali ini, skuad Garuda Muda menang atas tim Timnas Pelajar dengan skor 1-0 pada laga uji coba di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (28/8/2020) sore. Satu gol kemenangan atas Timnas Pelajar tersebut, adalah hasil kesalahan pemain belakang Timnas Pelajar setelah gagal mengantisipasi datangnya bola, yang berada didaerahnya. Hal itu harus dibayar mahal untuk memberikan kemenangan kepada pasukan asuhan Bima Sakti dalam uji coba terakhir Timnas U-16 untuk bulan Agustus 2020. Meski mampu meneruskan tren positif, Bima menuturkan jika ada catatan yang harus ia benahi kedepan terutama penyelesaian akhir anak-anak asuhnya tersebut. “Pada laga ini, banyak evaluasi menarik bagi kita, setelah lawan yang dihadapi kali ini cukup berat, mereka bermain baik, banyak memberikan perlawanan dan tekanan kepada kami. Walaupun kita sukses memenangkan pertandingan, namun banyak catatan yang harus kita benahi kedepan,” ujar Bima, dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta, Sabtu (29/8). “Salah satunya adalah penyelesaian akhir. Tadi saat babak pertama ada sekitar empat hingga lima kali peluang emas yang tidak berbuah gol,” tambahnya. Uji coba ini adalah yang ketiga kalinya dijalani oleh pasukan Bima Sakti pada TC bulan Agustus. Sebelumnya, Timnas U-16 juga berhasil meraih kemenangan melawan SSB POR Uni Bandung dengan skor 2-0 dan tim Asosiasi Kota Bandung U-18 dengan skor akhir 4-1. Pemusatan latihan Timnas U-16 bulan Agustus sendiri akan berakhir esok hari, para pemain akan dipulangkan hari Minggu dan Bima menuturkan, kembali mengadakan pemusatan latihan pada bulan berikutnya. “Setelah ini pemain kita liburkan dahulu, satu hingga dua minggu, sambil menunggu TC berikutnya di bulan September 2020, yang rencananya akan bergulir tanggal 6 kumpul tapi mungkin akan ada perubahan, karena menunggu kabar jadwal dari Piala AFC nanti apabila ada perubahan, tentu nanti latihan kami akan menyesuaikan jadwal latihan kita, TC rencananya masih tetap di Bekasi,” jelas Bima. Rangkaian TC timnas U-16 dilakukan sebagai persiapan untuk bertanding di Piala Asia U-16 2020 pada 25 November-12 Desember 2020 di Bahrain. Pada turnamen tersebut, Timnas U-16 Indonesia bergabung di Grup D bersama Arab Saudi, Tiongkok, dan juara bertahan, Jepang. Empat tim semi-final Piala AFC U-16 2020 akan lolos ke Piala Dunia U-17 2021 mendatang di Peru. Sebagai catatan, Indonesia merupakan satu-satunya negara dari ASEAN yang tampil pada salah satu turnamen usia muda Asia bergengsi dua tahunan tersebut.

Dua Olah Raga Otomotif Piala Menpora Diharapkan Jadi Ajang Pembinaan Atlet

Dua Olah Raga Otomotif Piala Menpora Diharapkan Jadi Ajang Pembinaan Atlet

Jabar Open Road Race Championship Subang (JORRCS) dan Jabar Open Motocross dan Grasstrack Championship Sumedang (JOMGCS) yang merupakan rangkaian dari Piala Menpora 2020 siap digelar akhir pekan ini (29-30/8/2020). Kedua ajang otomotif roda dua atau R2 tersebut terselenggara berkat kerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Dikutip dari kantor berita Antara, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyambut hangat rencana penyelenggaraan kedua ajang tersebut. Namun, Ia pun mengingatkan untuk tetap menjaga protokol kesehatan. “Protokol kesehatan harus dipatuhi. Jangan sampai menjadi cluster baru,” imbau Zainudin Amali. Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi IMI Jabar, Fachrul Sarman berharap agar penyelenggaraan kedua ajang ini mampu menjadi salah satu bentuk pembinaan atlet muda di Indonesia. “Melalui JORRCS & JOMGTXCS 2020, Insya Allah akan menjadi salah satu bentuk pembinaan atlet muda di Indonesia, khususnya di Jabar lewat kompetisi dengan kelas utama junior. Dilihat dari kelas-kelas ini, event bisa disebut sebagai “road to PON dan PORDA 2021”,” ujar Fachrul Sarman. JORRCS dan JOMGTXCS 2020 akan digelar sebanyak tiga putaran dan akan berlokasi di Subang dan Sumedang. Pemilihan kedua lokasi ini karena memiliki banyak komunitas balap road race, motocross, serta grasstrack sehingga mendukung untuk diadakannya sebuah kompetisi. Untuk kelas yang dipertandingkan, ORRCS menggelar kelas utama Senior Perorangan dan Beregu, Underbone 150cc. Kemudian kelas utama junior Perorangan & Beregu, serta Underbone 125cc. Sementara JOMGTX terdiri dari kelas utama MX Perorangan & Beregu, MX2, Kelas utama MX Junior Perorangan & Beregu, SE 125cc, kelas utama GTX Senior Perorangan & Beregu, Trail UP TO 155cc. Kelas utama Junior Perorangan dan Beregu junior, Trail up to 155cc.

Tutup Gelaran Livobel Junior U-21, Wakil Bupati Tantang PBVSI Belitung Memajukan Bola Voli Pasir

Tutup Gelaran Livobel Junior U-21, Wakil Bupati Tantang PBVSI Belitung Memajukan Bola Voli Pasir

Gelaran turnamen Liga Bola Voli Belitung (Livobel) Junior U-21 resmi berakhir, Sabtu (22/8). Lebih dari puluhan klub voli putra dan putri Belitung telah menunjukkan performa maksimal untuk jadi yang terbaik. Dalam laga final yang berlangsung di GOR Tanjungpandan, PBV Villa menjadi juara kategori pria setelah menang atas Vorada. Sementara untuk kategori wanita, PBV AKA sukses meraih gelar juara usai menaklukkan IBUL. Pada kesempatan itu pula turut hadir Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie menyaksikan pertandingan serta didampingi oleh Ketua Umum Pengkab PBVSI Belitung Vina Cristyn Ferani. “Saya ucapkan selamat kepada para juara. Kami berharap seluruh tim tetap serius berlatih, tetap binalah atlet ini untuk tujuan prestasi dan PBVSI akan terus mendukung mereka ke ajang yang lebih tinggi lagi,” ujar Vina dikutip dari Posbelitung.co. Ia menambahkan selama jalannya turnamen, PBVSI Belitung telah menjaring 60 atlet muda berbakat, dengan rincian masing-masing 30 putra dan 30 putri. Mereka akan dipanggil dalam rangka pembinaan persiapan event di tingkat provinsi. “Jadi Pengkab PBVSI Belitung sudah punya data atlet putra maupun putri. Termasuk buat persiapan Porprov Babel 2022 mendatang,” ucap Vina. Kedepannya, Vina berharap para atlet untuk tetap semangat berlatih dan optimis. Selain itu, ia pun berharap jika pada kesempatan selanjutnya akan ada turnamen voli untuk level senior. “Ke depan akan adakan turnamen untuk senior tapi masih menunggu sponsor dan meminta dukungan KONI kepada PBVSI,” ungkap Vina. Selanjutnya, Vina mewakili panitia penyelenggara mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu terlaksananya ajang Livobel ini. Kemudian mohon maaf kepada peserta dan masyarakat pecinta bola voli bila selama pelaksanaan terdapat kekurangan. “Ke depannya kami akan perbaiki dan mempersiapakan event secara matang,” ujarnya. Ucapan apresiasi turut disampaikan oleh Wakil Bupati kepada penyelenggara turnamen Livobel Junior U-21 atas inovasi yang dilakukan. Lebih lanjut, Wakil Bupati juga berpesan bagi para atlet yang ingin berprestasi agar dilakukan sepenuh hati dan memaksimalkan program yang diadakan oleh pemprov. “Saya apresiasi inovasi dari PBVSI yang baru ini. Saya ingatkan pekan depan ada launching program SIMPOR, jadi bagi atlet yang mau berprestasi jangan setengah-tengah,” kata Isyak. Dalam kesempatan itu, Isyak menantang Pengkab PBVSI Kabupaten Belitung memajukan olahraga bola voli pasir. Mengingat Pulau Belitung memiliki potensi pantai dengan hamparan pasir putih yang indah. “Saya ingin kalau di Indonesia bicara voli pasir, ingatnya sama Belitung. Itu tentu akan menjadi potensi bagi kita,” kata Isyak.

PODSI Kalimantan Selatan Siap Gelar Kejurprov Dayung di Banjarmasin

PODSI Kalimantan Selatan Siap Gelar Kejurprov Dayung di Banjarmasin

Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalimantan Selatan direncanakan akan menggelar Kejurprov Dayung pada awal September 2020. Menariknya, akan ada dua kategori untuk junior dan satu senior yang akan diperlombakan. Meski digelar ditengah pandemi, para panitia dan peserta wajib menaati aturan utama tentang protokol kesehatan. Sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Podsi Kalsel, Donny Wirawan Achdiyat. “Kami nanti tetap meminta para atlet untuk mematuhi protokol kesehatan yang sudah berlaku dari pemerintah,” jelas Donny seperti dilansir dari banjarmasin.tribunnews.com. Para peserta nantinya akan dikumpulkan dalam sebuah technical meeting yang rencananya akan digelar pada Senin, 31 Agustus mendatang di Awang Regatta, Kompleks Mandiri IV Ujung, Kota Banjarmasin. Lebih lanjut, Donny pun menjelaskan mengenai teknis dan persyaratan untuk mengikuti kejuaraan tersebut. “Peserta wajib membawa akta kelahiran dan ijazah asli. Juga akan dijelaskan tentang protokol kesehatan,” sebut dia. Donny menegaskan Kejurprov ini sangat penting, jadi diharapkan semua Pengcab PODSI kabupaten/kota bisa mengikuti atau mengirimkan atletnya. “Bagi Pengcab PODSI Kabupaten/Kota yang absen pada kejurprov Junior, U 15 dan Senior tahun 2020, akan mendapatkan sanksi tegas dari PODSI Kalsel,” pungkas Donny. Dalam Kejurprov Dayung kali ini, ada tiga kategori yang dilombakan yakni Junior, Under 15 dan Senior. Untuk kategori senior, hanya boleh diikuti oleh peserta kelahiran maksimal tahun 1992. Sementara itu, untuk jadwal bertanding, Kejurprov Dayung akan dimulai dari kategori Junior dan Under 15 tahun yang akan berlangsung pada 1-3 September 2020 nanti di Awang Regatta Komplek Mandiri IV Ujung Banjarmasin. Kemudian disusul oleh kategori senior yang akan berlangsung pada Jumat-Minggu (4-6/9/2020). Ketegori Lomba/Nomor Lomba: JUNIOR a. Putra – K1 1000 Meter – K2 1000 Meter – C1 1000 Meter – C2 1000 Meter b. Putri – K1 1000 Meter – K2 1000 Meter Catatan: Boleh merangkap dua nomor canoeing UNDER 15 a. Putra – K1 1000 Meter – K2 1000 Meter – C1 1000 Meter – C2 1000 Meter b. Putri – K1 1000 Meter – K2 1000 Meter Catatan: Boleh merangkap dua nomor canoeing Senior a. Jarak 1000 Meter – K1 Putra – K2 Putra – C1 Putra – C2 Putra b. Jarak 500 Meter – K1 Putri – K2 Putri – K4 Putra – K4 Putri c. Jarak 200 Meter – K1 Putra – K1 Putri d. DB 1000 Meter – Putra – Putri – MIX