7 Fakta Farhan Halim Si Bintang Muda Timnas Voli Putra SEA Games 2021

7 Fakta Farhan Halim Si Bintang Muda Timnas Voli Putra SEA Games 2021

Simak beberapa fakta Farhan Halim, mungkin belum banyak yang tahu tentang bintang muda Timnas Voli Putra SEA Games 2021 ini. Nama Farhan Halim banyak menyita perhatian masyarakat, khususnya volimania, saat berlaga bersama Jakarta Pertamina Pertamax di Proliga 2022. Meskipun belum berhasil membawa Jakarta Pertamina Pertamax menjadi juara Proliga 2022, tetapi Farhan Halim meraih gelar individu sebagai Best Server pada kompetisi bola voli kasta tertinggi Indonesia tersebut. Melihat permainannya yang apik selama Proliga 2022, tak heran jika Farhan Halim menjadi salah satu bintang muda yang dipanggil Timnas Voli Putra SEA Games 2021. Menjadi salah satu atlet voli yang dipanggil Timnas Voli Putra SEA Games 2021, mungkin banyak volimania yang penasaran dengan fakta Farhan Halim. Farhan Halim lahir pada 26 April 2001. Outside hitter yang satu ini memiliki tinggi badan 193 cm. Lebih lengkapnya, berikut ini beberapa fakta Farhan Halim si bintang muda Timnas Voli Putra SEA Games 2021 yang dikutip dari JOMBANG UPDATE yang mungkin belum banyak diketahui. 1. Atlet Voli Tanpa Jari Kelingking Terlepas dari prestasinya yang gemilang, Farhan Halim ternyata merupakan atlet voli tanpa jari kelingking kiri. Dikutip dari salah satu video YouTube Agung Seganti, Farhan bercerita bahwa saat kelas 5 SD, dia jatuh dari atap garasi dan jari kelingking tangan kirinya putus. 2. Tekuni Bulutangkis Selama 8 Tahun Fakta Farhan Halim yang selanjutnya berkaitan dengan olahraga yang ditekuninya pertama kali. Ternyata, Farhan sebelumnya tidak bermain voli melainkan bulutangkis. Tak tanggung-tanggung, atlet voli yang satu ini bahwa menekuni badminton selama 8 tahun! “Kelas 2 SMP mulai voli. Awalnya badminton dulu kan, lumayan lama 8 tahun,” tutur Farhan Halim, seperti dikutip dari YouTube Agung Seganti. 3. Ikuti Jejak Orang Tua Merasa tak berkembang saat menekuni olahraga bulutangkis, Farhan Halim akhirnya memutuskan mengikuti jejak orang tuanya untuk bermain voli. “Di rumah juga ada lapangan voli, kebetulan ibu bapak voli juga, ya kebawa lah, ikut-ikutan awalnya di kampung,” kata Farhan Halim. Lebih tepatnya, Farhan Halim mulai bermain voli pada usia 12 tahun dan fokus menekuni olahraga tersebut pada usia 13 tahun. 4. Pernah Berkarir di Luar Negeri Meskipun masih muda, Farhan Halim ternyata sudah pernah berkarir di luar negeri. Saat pandemi dan kompetisi di Indonesia tak berjalan, Farhan bergabung dengan Hatta Club Dubai untuk berlaga di Liga Bola Voli Uni Emirat Arab (UAE) pada 2020/2021. Saat itu, Farhan berhasil mengantar Hatta Club Dubai menjadi juara Liga Bola Voli Junior Uni Emirat Arab (UAE) 2020/2021. 5. Menjalin Hubungan Spesial dengan Dita Azizah Tak hanya karir dan prestasi, hubungan pribadi atlet voli pun sering kali mendapat sorotan lebih dari volimania. Maka dari itu, tak heran jika banyak yang penasaran dengan kekasih Farhan Halim. Bintang muda Timnas Voli Putra SEA Games 2021 ini diketahui menjalin hubungan spesial dengan sesama atlet voli, yaitu Dita Azizah yang merupakan libero Bandung BJB Tandamata di Proliga 2022. Dita Azizah juga menjadi pemain yang dipanggil Timnas Voli Putri untuk SEA Games 2021. Kompak! 6. Hobi Vespa Fakta Farhan Halim lainnya yang mungkin belum diketahui oleh volimania adalah kecintaannya terhadap vespa antik. Hal tersebut sering diperlihatkan oleh Farhan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @ieufarhan. 7. Raih Beasiswa Berkat Voli Tak banyak yang tahu, prestasi Farhan Halim sebagai atlet voli ternyata juga membuatnya mendapatkan beasiswa sarjana. Dikutip dari laman Universitas Pasundan (Unpas), Farhan Halim terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Farhan Halim bersama Cep Indra Agustin dan M. Fikri Mustofa Kamal dibebaskan dari biaya perkuliahan selama masa pendidikan empat tahun sebagai apresiasi jaminan kesejahteraan setelah tim putra klub voli Pasundan menyabet gelar juara di Livoli Divisi 1 2019. Itulah beberapa fakta Farhan Halim yang mungkin belum diketahui oleh volimania terkait bintang muda Timnas Voli Putra SEA Games 2021 tersebut.

PBSI Andalkan Pemain Muda di SEA Games Vietnam, Ini Daftarnya

PBSI Andalkan Pemain Muda di SEA Games Vietnam, Ini Daftarnya

Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) sudah menyiapkan 20 atlet yang akan wakili Indonesia di SEA Games Vietnam 2021. Mereka terdiri dari 10 putra dan 10 putri. SEA Games 2021 yang akan berjalan di Hanoi, Vitenam digelar pada 12-23 Mei 2022. SEA Games tersebut ditunda setahun karena ada kenaikan kasus Covid-19 tahun lalu di Vietna, Untuk cabang olahraga bulu tangkis akan berjalan pada 16-18 Mei di nomor beregu dan 19-22 Mei untuk perorangan. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rionny Maninaky mengatakan atlet yang turun di SEA Games didominasi oleh mereka yang tampil di Kejuaraan Asia Beregu 2022. Menurut dia, mereka adalah yang para pemain yang terbaik. “Tim putra terlepas dari tim inti yang akan ke Piala Thomas, tim SEA Games ini juga adalah tim terbaik yang kami punya. Mereka kebanyakan adalah alumni Kejuaraan Asia Beregu kemarin dan bisa masuk ke final,” kata Rionny dalam rilis PBSI, Senin, 4 April 2022. Ia mengatakan pemain seperti Chcio Aura Dwi Wardoyo dan Christian Adinata sedang berada dalam penampilan terbaik. “Jadi saya harap mereka jadi motor tim putra,” ujarnya. Sementara di sektor putri, Rionny memastikan menurunkan pemain dengan kekuatan penuh. “Ini bukan berarti nanti di tim Piala Uber kami kirim pemain kelas dua, tapi pemain muda yang sudah siap bersaing di level atas,” kata Rionny. Dengan skuad tersebut, Rionny optimistis bisa menyumbangkan 3 medali emas. “Saya menargetkan tiga medali emas di SEA Games kali ini. Kalau bisa malah lebih. Intinya kami akan berjuang semaksimal mungkin,” tutur Rionny. Pada SEA Games 2019, Indonesia merebut 2 medali emas. Dua medali tersebut disumbangkan oleh ganda campuran dan ganda putri. Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti berhasil meraih emas di ganda campuran. Sedangkan ganda putri diraih oleh, Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Berikut susunan tim bulu tangkis Indonesia di SEA Games 2021: Tim Putra: 1. Chico Aura Dwi Wardoyo 2. Christian Adinata 3. Bobby Setiabudi 4. Yonathan Ramlie 5. Pramudya Kusumawardana 6. Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan 7. Leo Rolly Carnando 8. Daniel Marthin 9. Rinov Rivaldy 10. Adnan Maulana Tim Putri: 1. Gregoria Mariska Tunjung 2. Putri Kusuma Wardani 3. Saifi Rizka Nurhidayah 4. Stephanie Widjaja 5. Apriyani Rahayu 6. Siti Fadia Silva Ramadhanti 7. Ribka Sugiarto 8. Febby Valencia Dwijayanti Gani 9. Pitha Haningtyas Mentari 10. Mychelle Crhystine Bandaso

Inilah Alasan Indonesia Kirim Lebih Banyak Atlet Muda di SEA Games 2022

Inilah Alasan Indonesia Kirim Lebih Banyak Atlet Muda di SEA Games 2022

Indonesia memutuskan untuk mengirim lebih banyak atlet muda ke ajang SEA Games 2022 mendatang. Rinciannya, kontingen Indonesia akan diisi sekira 60 persen oleh atlet-atlet muda Untuk SEA Games kali ini dari total 476 atlet. Rupanya ada alasan tersendiri mengapa Indonesia melakukan hal tersebut di SEA Games 2022 nanti. Indonesia ingin menjadikan ajang SEA Games 2022 menjadi salah satu tahapan untuk meraih hasil yang lebih besar. Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, Indonesia menjadikan event Olimpiade menjadi sasaran utama. Harapannya, SEA Games yang akan digelar di Vietnam nanti bisa menjadikan para atlet junior menjadi lebih baik lagi. Tak cuma masalah kemampuan atau skill saja, diharapkan para bibit-bibit muda ini juga semakin terasah mentalnya. “Saya kira ini terobosan yang baru, sasaran utama kita adalah Olimpiade,” ungkap Zainudin Amali dikutip dari laman resmi Kemenpora. “Sementara SEA Games dan Asian Games adalah sasaran antara. Oleh karenanya di SEA Games kali ini, kami lebih memprioritaskan jumlah atlet junior lebih banyak dibandingkan atlet senior,” sambungnya. Di samping itu, atlet-atlet yang terpilih untuk menjadi wakil tim Merah-Putih sudah melalui seleksi yang ketat. Zainudin Amali menegaskan peran penting tim review dalam pemilihan tersebut. “Dan semua atlet yang diberangkatkan berdasarkan hitungan Tim Review dengan alasan dan dasar yang kuat untuk mendapatkan prestasi,” ujar Menpora. Menpora juga berharap Indonesia dapat berbicara banyak di ajang olahraga dua tahunan ini. Apalagi Indonesia memang menjadi salah satu negara yang cukup kuat di level Asia Tenggara. Meski demikian, tim Merah Putih juga harus mewaspadai beberapa negara yang bisa menjadi ancaman. Ada Malaysia, Thailand hingga Vietnam yang berpotensi menjadi saingan berat Indonesia. “Saya berharap dengan perubahan drastis, perubahan sangat signifikan dan agak ekstrim di dalam pengelolaan olahraga nasional, mudah-mudahan jawabannya adalah prestasi,” ucap Zainudin Amali. “Karena semua kita terbuka, tidak ada yang kita sembunyikan, tidak ada yang ditutup-tutupi, tidak ada negosiasi, harusnya 5 (atlet) ya 5 harusnya 10 (atlet) ya 10. Tidak ada negosiasi. Semua yang kita kirim ini terukur dan hasil review,” lanjutnya.

Tim U-19 Indonesia Tahan Imbang Gimcheon FC

Tim U-19 Indonesia Tahan Imbang Gimcheon FC

Tim U-19 Indonesia menorehkan hasil imbang 2-2 usai melakukan uji coba melawan tim Gimcheon Sangmu FC di Auxiliary Mini Stadium, Daegu, Korea Selatan, Selasa, (5/4). Gol-gol dari Garuda Nusantara dicetak oleh Subhan Fajri di menit ke-37′ dan Muhammad Rafli Asrul pada menit ke-57′. “Saya menilai pemain untuk hari ini, performanya sangat baik. Memang semakin baik untuk kedepannya, dan juga kerja kerasnya dari semua pemain,” kata Shin Tae-yong. “Memang banyak peluang untuk cetak gol, tetapi tidak bisa dimanfaatkan dengan baik, apalagi kemasukan gol kedua itu juga tidak kita prediksikan sebelumnya, seharusnya bisa, kalau bisa setengah tempo lebih cepat dan bisa diperbaiki kedepannya,” lanjutnya. Kemasukan dua gol ke gawang Indonesia sangat disayangkan oleh Shin Tae-yong. “Tapi itu tidak perlu dikhawatirkan, karena memang fisiknya masih kurang, jadi otomatis fokus para pemain jadi turun juga, dan itu bisa diperbaiki. Dan kami akan selalu mempersiapkan tim dengan lebih baik setiap ada uji coba,” tegasnya. Ini adalah uji coba keempat tim asuhan pelatih kepala Shin Tae-yong selama melakukan pemusatan latihan di Korea Selatan. Kekalahan 1-5 pertama melawan Yeungnam University, kemudian 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19, dan kemenangan pertama 2-1 saat melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19. Tim U-19 Indonesia rencananya akan kembali mengelar rangkaian uji coba dengan Pohang (6/4), dan Daegu Fc (7/4) yang dilaksanakan di Daegu, Korea Selatan.

Demi Bibit Muda, Turnamen Livin Mandiri Indonesia 3×3 Digelar

Demi Bibit Muda, Turnamen Livin Mandiri Indonesia 3x3 Digelar

Perhelatan bola basket Livin Mandiri Indonesia 3×3 Tournament telah usai digulirkan di Mall One Bell Park, Jakarta, Kamis (31/3/2022). Ketua Umum PP Perbasi, Danny Kosasih, mengatakan bahwa turnamen ini bakal digunakan untuk menjaring para pemain potensial di timnas bola basket Indonesia. Selain itu, Danny Kosasih menambahkan bahwa turnamen 3×3 ini akan dijaring buat masuk ke tim nasional U-16, U-18, dan U-23. “Ini saya pikir turnamen yang bagus karena dipersiapkan dari jauh haru. Saya pikir, kompetisi pertama yang dimulai sejak berhentinya Covid,” tutur Danny Kosasih kepada awak media. “Saya berharap kompetisi ini bisa menjaring beberapa atlet yang akan kita persiapkan untuk tim nasional,” tambah dia. “Sebab, tim nasional sudah menanti 3×3 untuk U16, U18, dan U23 segera harus ada pemain ini,” ujarnya. Danny Kosasih pun merasa optimis bisa menemukan pemain potensial untuk menghuni skuad tim nasional. Terlebih lagi, menurut dia banyak atlet potensial ditemukan dari event demikian. Meskipun demikian, Danny Kosasih belum bisa membocorkan siapa saja yang menjadi incaran untuk masuk ke timnas Indonesia. “Saya belum ada bocoran karena belum tau juaranya siapa. Nanti, akan segera saya umumkan,” kata dia. “Setiap event saya optimis karena saya percata bibit (pemain) muncul dari event yang ada di daerah karena banyak atleti di daerah yang tak terpantau ketika muncul jadi kekuatan,” tambahnya. Di lain sisi, pemain putri PSKD, Raynada Feronicha Ester Oktaberynda, menuturkan bahwa dia bersama timnya sudah melakukan persiapan selama satu bulan untuk mengikuti turnamen ini. “Kita sudah siapin satu bulan, tetapi kita main juga 5 vs 5 gitu. Tidak cuma 3×3 karena kita latihan di sekolah,” kata dia. “Karena kita sudah rindu dengan event basket. Jadi, kuta berusaha ikut semua event buat di sekolah,” tuturnya terkait alasan mengikuti turnamen Livin Mandiri 3×3 Indonesia. Sementara itu, pemain GSBC, Sophia Rebecca, mengaku tidak menyangka bisa menjuarai Livin Mandiri Indonesia 3×3 U23. Adapun Sophia Rebecca dan tim GSBC menjuarain turnamen ini selepas menuntaskan perlawanan Net Rippers melalui babak overtime. “Jujur, unexpected banget. Apalagi melihat lawannya banyak yang berpengalaman, pemain pro,” tutur Sophia. “Kita sebenarnya sepanjang turnamen ini chemistrynya masih agak kurang. Tapi tiba-tiba pas final berusaha main terbaik. Jadi chemistrynya juga dapet,” katanya. “Menurut saya, final ini benar-benar pertolongan tuhan. Jadi bersyukur banget,” pungkas dia.

Cari Bibit Pebasket Profesional, Anies Gelar Liga Basket Piala Gubernur 2022

Cari Bibit Pebasket Profesional, Anies Gelar Liga Basket Piala Gubernur 2022

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, membuka Liga Basket Piala Gubernur 2022 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) DKI Jakarta, di GOR Soemantri Brodjonegoro, Setiabudi, Jakarta Selatan. Tujuan diadakan kejuaraan ini untuk mencari bibit-bibit atlet basket yang unggul dari klub-klub amatir yang berada di DKI Jakarta, yang mana diikuti kurang lebih oleh 42 klub basket se-DKI Jakarta. Gubernur Anies mengatakan, ajang ini bisa menjadi momentum dalam mempersiapkan diri Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia Basket 2023. Apalagi Jakarta, sebagai salah satu venue dari event internasional tersebut, juga harus mempersiapkan diri untuk menjadi episentrum olahraga basket di tingkat nasional maupun internasional. “Kita harus mempersiapkan diri bahwa di Jakarta ini harus mampu menjadi episentrum basket di tingkat internasional. Dengan adanya liga ini, maka diharapkan akan membangun iklim di masyarakat terkait animo dan keberlangsungan basket di Jakarta,” ujar Gubernur Anies, dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta (31/3). Gubernur Anies berharap, lewat kegiatan ini, dapat menumbuhkembangkan potensi bibit muda pemain basket, kemudian nantinya apabila mereka telah menjadi profesional, maka mereka dapat menjadi tuan rumah di dalam negeri dan menjadi tamu yang mempesona di panggung internasional. “Saya menyampaikan terima kasih kepada para pengelola klub (basket) di Jakarta. Terima kasih sudah membantu dan dan membina anak-anak kita, untuk tumbuh potensinya. Mereka bisa mengisi waktunya dan aktivitas yang sangat bermanfaat ini,” tambah Gubernur Anies. “Terima kasih kepada Perbasi, KONI, dan semua pihak yang terlibat. Karena ini dikerjakan dalam waktu relatif singkat, persyaratannya relatif cepat, dan bisa berjalan dengan baik. Saya sampaikan juga apresiasi kepada Bank DKI yang sudah ikut mensponsori kegiatan ini,” lanjutnya. Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta, Achmad Firdaus menjelaskan, pelaksanaan kejuaraan Liga Basket Piala Gubernur Tahun 2022 dilaksanakan hingga 26 Juni 2022 bertempat di tiga gelanggang, yaitu GOR Soemantri Brojonegoro (Opening dan Closing), Gelanggang Remaja Jakarta Selatan, dan Gelanggang Remaja Jakarta Utara untuk babak penyisihan. “Pertandingan akan dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu dengan catatan pada bulan Ramadan dilaksanakan pada malam hari, mulai pukul 19.00 sampai selesai,” pungkas Achmad Firdaus.

Jaring Atlet Muda Sepatu Roda, WRC Jadi Ajang Unjuk Kemampuan

Jaring Atlet Muda Sepatu Roda, WRC Jadi Ajang Unjuk Kemampuan

Sebanyak 126 atlet muda sepatu roda mengikuti kejuaraan Wonosobo Roller Scate Competition (WRC) yang berlangsung di halaman Gedung Sasana Adipura, Minggu (27/3/2022). Para atlet sepatu roda yang mengikuti kompetisi itu terlihat antusias, mereka berpacu dan menjaga keseimbangan saat mengenakan sepatu roda. Ketua Pantia WRC, Sukariyo mengatakan, event lomba sepatu roda tersebut merupakan yang pertama kali digelar di Wonosobo. Kejuaraan WRC sendiri memang diperuntukan untuk kalangan pelajar mulai dari TK, SD hingga SMA. “Tujuannya menggali kemampuan atlet sepatu roda di Kota Wonosobo sehingga nantinya bisa diketahui bibit-bibit atlet yang berpotensi untuk diikut sertakan ke berbagai kejuaran yang berskala nasional,” ujar pria yang juga menjabat sebagai ketua Sepatu Roda Wonosobo Asri Team (SWAT). Sukariyo menyebut, pada ajang kali ini ada 3 kelas yang pertandingkan, yakni kelas pemula, kelas standard dan kelas speed. “Untuk jarak tempuhnya sendiri pada kelas pemula adalah 100 meter dan 200 meter, untuk kelas standard 500 meter dan 1000 meter, sedangkan pada kelas speed akan menempuh jarak 5000 meter, 1000 meter dan 5000 meter,” imbuhnya. Melalui ajang WRC tersebut, Sukariyo berharap akan mampu melahirkan atlet-atlet muda sepatu roda yang nantinya bisa mengharumkan nama Kabupaten Wonosobo dikancah Nasional. Salah satu peseta, Vincent asal Desa Bomerto mengaku deg-degkan saat akan mengikuti lomba. Namun ia mengaku optimis lomba pertama yang akan dilalui bisa berjalan lancar. Sementara itu, Vira yang merupakan orang tua dari salah satu peserta mengaku sangat antusias mendukung anaknya dalam mengikuti event ini, pasalnya olahrga sepatu roda bisa menjadi terapi sekaligus meminimalisir anak agar tidak kecanduan dengan gadget.

DKI Gelar Kejuaraan Daerah “Squash” Untuk Jaring Atlet Muda

DKI Gelar Kejuaraan Daerah "Squash" Untuk Jaring Atlet Muda

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar kejuaraan daerah tenis dinding (squash) di Gelanggang Olah Raga (GOR) Koja, Jakarta Utara, untuk menjaring atlet-atlet muda. Sebanyak 60 atlet mengikuti kejuaraan daerah cabang olah raga “squash” yang digelar Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Squash Indonesia (PSI) DKI Jakarta selama tiga hari (30 Maret hingga 1 April 2022). “Kejuaraan ini diikuti peserta yang berjumlah 60 orang yang terdiri dari atlet binaan seluruh klub, maupun pengcab di DKI Jakarta,” kata Ketua Pengprov PSI DKI Jakarta Amalia Chrisna Damayanti kepada wartawan di Jakarta Utara, Rabu. Kejuaraan Daerah DKI Jakarta cabang olah raga squash yang dilaksanakan itu akan diikuti atlet-atlet muda mulai dari berbagai tingkatan usia antara lain 11 tahun, 13 tahun, 15 tahun, 17 tahun hingga dewasa yakni di atas 19 tahun. Nantinya untuk juara 1, 2, 3 dari setiap kategori akan mendapat piala dan penghargaan. Selain itu atlet yang memenangkan kejuaraan juga bisa ikut kejuaraan serupa di provinsi lain secara gratis. “Pemenang akan dikirim ke ajang yang ada di provinsi lain, free. Kita fasilitasi ikut dengan cuma-cuma, nggak yang semua harus berbentuk uang tapi lebih ke pembinaan kedepannya,” tuturnya. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Achmad Firdaus, berharap adanya kejuaraan daerah dapat mengangkat prestasi atlet sebagai persiapan menjelang kejuaraan yang lebih tinggi. “Harapannya bisa ada prestasi. PON itu mediasi saja tapi kan bukan berarti target kita harus juara karena atlet itu harus lebih berprestasi dan jadi lebih profesional,” ujar Firdaus. Ketua Umum PB Persatuan Squash Indonesia (PSI), Sylviana Murni, mengatakan pihaknya akan terus berupaya mengenalkan cabang olahraga squash kepada masyarakat. “Pertama orang harus peduli, kenal dengan squash. Setelah tahu, kita dirikan pengurus sampai tingkat kecamatan kota dan sekarang sudah ada 20 dan kita kejar 14 lagi,” ujar Sylviana yang juga anggota DPD RI dari perwakilan Provinsi DKI Jakarta tersebut.

Eng Hian Tarik Tim Ganda Putri, Pemain Muda Lain Siap Berlaga di Orleans Masters 2022

Eng Hian Tarik Tim Ganda Putri, Pemain Muda Lain Siap Berlaga di Orleans Masters 2022

Sebanyak delapan pasangan ganda putri Pelatnas PBSI, ditarik keikutsertaannya dalam ajang bulutangkis Orleans Masters 2022 yang bergulir mulai Selasa (29/3) hingga Minggu (3/4) mendatang. Mereka adalah Siti Fadia Silva Ramadhanti/Apriyani Rahayu, Nita Violina Marwah/Putri Syaikah, Ribka Sugiarto/Febby Valencia Dwijayanti Gani, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, Melani Mamahit/Tryola Nadia, Lanny Tria Mayasari/Jesita Putri Miantoro, Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari, dan Kelly Larissa/Savira Nurul Husnia. Eng Hian sebagai pelatih kepala ganda putri membeberkan alasannya. “Untuk Apriyani, Ribka, dan Putri Syaikah masih dalam proses penyembuhan cedera. Jadi saya memutuskan untuk menarik keikiutsertaan mereka di Orleans,” kata Eng Hian yang akrab disapa Didi itu. “Sedangkan yang lain, sebenarnya dalam program turnamen saya ada turnamen back to back-nya yaitu Polish International Challenge. Karena situasi tidak aman maka PBSI tidak jadi mengikuti turnamen tersebut. Menurut saya tidak worth it kalau hanya satu turnamen ke Eropa dengan melihat waktu perjalanan dan evaluasi target performance,” lanjut Didi. Didi menjelaskan bahwa pemain-pemain muda ini peringkatnya masih di atas top 100. Jadi perlu turnamen yang sifatnya back to back. Oleh karenanya Didi sudah membuat program turnamen untuk mereka di bulan Juni nanti. “Pemain yang diprogramkan untuk mengikuti Orleans Masters ini kan yang rankingnya masih di atas top 100 dan perlu turnamen back to back lebih banyak dengan level yang sesuai dengan kapasitas mereka sekarang,” ujar Didi. “Program turnamen akan saya pindah ke turnamen di bulan Juni nanti,” pungkasnya. Pasangan ganda putra Teges Satriaji Cahyo Hutomo/Christopher David Wijaya juga mundur dengan alasan yang kurang lebih sama. Sementara, Gregoria Mariska Tunjung ditarik karena masih harus pemulihan pasca terpapar virus Covid-19. Berikut daftar pemain Pelatnas PBSI di ajang Orleans Masters 2022: Tunggal Putra: 1. Chico Aura Dwi Wardoyo 2. Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay 3. Christian Adinata Tunggal Putri: 1. Putri Kusuma Wardani Ganda Campuran: 1. Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati 2. Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela 3. Amri Syahnawi/Winny Oktavina Kandow

Kejurnas BMX 2022 Resmi Dimulai Besok, Pencarian Atlet Level Junior Dimulai

Kejurnas BMX 2022 Resmi Dimulai Besok, Pencarian Atlet Level Junior Dimulai

Tak kurang dari 103 atlet BMX dari berbagai daerah mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BMX 2022 atau BMX National Championship di Jakarta International BMX, Pulomas, Jakarta, Sabtu (26/3/2022). Jawa Barat menjadi provinsi paling banyak mengirim wakil yakni 34 atlet dalam agenda pertama Pengurus Besar Ikatan Sports Sepeda Indonesia (PB ISSI) pada tahun 2022 tersebut. Jawa Tengah mengirim wakil kedua terbanyak dengan 23 atlet, disusul Yogyakarta15 atlet, DKI Jakarta dan Jawa Timur sama-sama mengirim 11 atlet, Sumatera Utara mengirim lima atlet, Nusa Tenggara Barat dua atlet, Bangka Belitung dan Kalimantan Timur masing-masing satu atlet. Mereka bakal berlomba pada sejumlah kategori mulai dari Elite (putra dan putri), U-23 (putra dan putri), Junior (putra dan putri), Challenge 15-16 (putra dan putri), serta Challenge 13-14 (putra dan putri). Pelatih timnas BMX Indonesia, Ari Kristanto mengatakan BMX National Championship menjadi kesempatan atlet di daerah untuk unjuk gigi. Itu karena, menurutnya ajang ini bisa menjadi jalan bagi atlet di daerah untuk masuk skuad pemusatan latihan nasional (pelatnas). “Kami akan memantau penampilan atlet mulai dari kategori elite hingga challenge. Atlet di daerah masih punya peluang untuk bisa bergabung dengan pelatnas bila menunjukkan konsistensi pada Kejurnas. Kami akan memberikan kesempatan. Semakin banyak pilihan atlet tentunya akan semakin kompetitif,” kata Ari di Jakarta, Jumat (25/3/2022). Ari juga mengungkapkan akan melakukan pemantauan untuk atlet junior dan yang turun di kategori challenge. “Ini dilakukan untuk menjaga regenerasi. Jadi kami juga mencari atlet untuk level junior. Kami harus pantau agar regenerasi tidak terputus. Jadi ini adalah kesempatan bagi atlet di daerah,” kata Ari. Saat ini, pelatnas BMX sendiri dihuni tujuh atlet yakni Muhammad Alfauzan (Men Junior), Aditya Fajar Putu Soekarno (Men U-23), Yussi Wakhidur Rizal (Men Elite), Fasya Ahsana Rifki (Men U-23), I Gusti Bagus Saputra (Men Elite), Amellya Nur Sifa (Women U-23), dan Jasmine Azzahra Setyobudi (Women Junior).Mereka semua juga bakal turun di Kejurnas BMX 2022 dengan membela daerah masing-masing. Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB ISSI, Parama Nugroho, mengatakan Kejurnas BMX 2022 adalah ajang untuk menjaring bibit atlet baru potensial. “Kejurnas adalah agenda tahunan PB ISSI. Ini adalah salah satu cara untuk mencari bibit baru. Untuk kategori usia 13, 14, 15, dan 16 tahun ini adalah bagian penting menuju Youth Olympic. Tentu untuk mempersiapkannya membutuhkan kompetisi di usia-usia tersebut,” kata Parama. “Tujuannya, agar terus berkesinambungan dan tidak ada gap antar atlet. Artinya regenerasi jangan sampai terputus. Kami terus upayakan kompetisi terus berjalan agar ada bibit pelapis dari atlet senior,” kata Parama Nugroho menambahkan. Menurut Parama, BMX menjadi disiplin paling penting dalam pembinaan olahraga balap sepeda. Banyak atlet pelatnas dari berbagai disiplin lainnya yang memulai karier dari disiplin BMX. UCI mengatur kategori usia BMX Racing dimulai dari lima tahun. “Kejurnas BMX kali ini juga melombakan kategori U-23, di mana atlet yang turun pada kategori tersebut juga bisa turun di kategori Elite. Sehingga ada masa transisi dari Junior ke Elite,” kata Parama.

Buka Peluang Kerja sama Atlet Bola, Tokyo Verdy Berencana Sambangi Indonesia

Buka Peluang Kerja sama Atlet Bola, Tokyo Verdy Berencana Sambangi Indonesia

Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang, Heri Akhmadi, menyambut baik bergabungnya Pratama Arhan ke Tokyo Verdy. Ia menyampaikan, keberadaan Arhan di klub liga 2 Jepang itu akan menjadi peluang baru kerja sama erat antara Indonesia dan Jepang. “Bergabungnya Arhan ke Tokyo Verdy selain membawa harum nama Indonesia tentunya juga menjadi langkah baru kerja sama sepak bola antara Indonesia dan Jepang.” “KBRI Tokyo siap mendukung dan memfasilitasi kerja sama ini. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap penguatan kualitas sepak bola Indonesia,” ujar Dubes Heri yang didampingi koordinator Fungsi Ekonomi Rima Cempaka di sesi Jumpa Pers, Jumat (25/3/2022). Ia mengatakan Tokyo Verdy pada pertemuan sebelumnya telah menyampaikan bahwa perekrutan Arhan adalah sebuah permulaan dan akan melanjutkan kerja sama pengembangan kapasitas sepak bola tanah air. “Termasuk menerima magang dari pemain U-19 atau U-16 di Tokyo Verdy dan kolaborasi dengan klub-klub sepak bola di Indonesia serta ingin melakukan tur pramusim ke Indonesia,” tambah Dubes Heri dalam siaran pers. Dikutip dari Antara, Tokyo Verdy yang merupakan klub sepak bola Liga 2 Jepang, J2 League itu berencana datang ke Indonesia jika situasi pandemi Covid-19 semakin terkendali di kawasan Asia. “Semoga rencana itu bisa terlaksana,” ujar GM Tokyo Verdy, Atsuhiko Ejiri. Menurut Atsuhiko, pihaknya akan membawa tim junior ke Indonesia. Hal itu menjadi misi Tokyo Verdy untuk menjalin kemitraan dengan beberapa akademi sepak bola di Tanah Air.

Garuda Nusantara Dapat Pelajaran Berharga

Garuda Nusantara Dapat Pelajaran Berharga

Tim U-19 Indonesia harus menelan kekalahan 0-7 dari Tim Korea Selatan U-19 dalam laga uji coba di Daegu Auxiliary Stadium, Daegu, Jumat (25/3). Seusai laga, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan bahwa Garuda Nusantara harus lebih kerja keras lagi. Apalagi Piala Dunia U-20 akan digelar tahun depan. “Kami mendapatkan pelajaran berharga melawan Korea Selatan yang notabene kemampuan mereka di atas kita. Pemain harus lebih kerja keras, disiplin dan meningkatkan kemampuan selama pemusatan latihan di Korea Selatan,” kata Iriawan. “Dengan hasil ini, pelatih Shin Tae-yong juga mendapatkan gambaran bahwa tim U-19 harus ditingkatkan lagi kemampuannya. Memang butuh waktu dan tim ini masih terus berproses,” tambahnya. Dalam laga tersebut, Shin Tae-yong berani mengambil inisiatif untuk memainkan penguasaan bola. Sayang, Tim U-19 Indonesia harus kebobolan melalui Eum Seung-min (20′). Tertinggal satu gol, Tim U-19 Indonesia mencoba keluar menyerang. Namun, pasukan Garuda Nusantara kembali kebobolan dalam jangka waktu 3 menit melalui Lee Seung-won (42′) dan Kang Min-jae (43′ serta 45′). Di babak kedua, Tim U-19 harus kebobolan tiga gol dari Yu Seung-hyeon (50′), Seo Jae-won (77′), dan Cho Dong-jae (82′). Alhasil, Skuad Garuda Nusantara takluk 0-7. Ini merupakan kekalahan kedua Tim U-19 Indonesia dalam rangkaian uji coba dan pemusatan latihan di Korea Selatan. Sebelumnya, Ronaldo Kwateh dkk. kalah 1-5 dari Yeungnam University, Senin (22/3). Selanjutnya, Tim U-19 Indonesia akan menghadapi Universitas Daegu, 27 Maret 2022.

Menpora Amali Siap Dukung Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022

Menpora Amali Siap Dukung Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menyambut baik ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Wushu Junior Desember 2022 mendatang. Menpora Amali berupaya mendukung penuh PB WI khususnya terkait payung hukum berupa Instruksi Presiden (Inpres). “Dan untuk Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 di Indonesia, kita sebagai tuan rumah akan didukung penuh oleh Kemenpora khususnya, dan pemerintah pada umumnya,” kata Menpora Amali usai menghadiri acara Pelantikan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Periode 2022-2026 di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Jakarta, Selasa (22/3). Ketum PB WI Airlangga Hartarto secara langsung meminta bantuan dan dukungan Kemenpora khususnya terkait payung hukum terkait pelaksanaan Indonesia sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Wushu Junior Desember 2022 mendatang. “Sebagai tuan rumah tadi ketua umum menyampaikan, membutuhkan payung hukum berupa Inpres. Saya akan segera mengusulkan ke Bapak Presiden dan Mensesneg untuk kita segera membahas ini,” tambah Menpora Amali. “Biasanya akan dilakukan dulu Rapat Kabinet Terbatas tentang kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan, dan dalam waktu yang secepatnya kita berharap supaya ini bisa segera terbit Inpresnya,” urai Menpora Amali menambahkan. Ketum KONI Pusat Marciano Norman juga berharap, saat Indonesia menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Wushu Junior Desember 2022 tetap bisa mempertahankan perolehan medali emas. “Besar harapan saya dalam kepemimpinan Pak Airlangga Hartarto periode kedua ini program Wushu akan semakin meningkat,” ujar Marciano. “Kita ketahui dalam waktu dekat, Indonesia akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior, kita harus dukung itu dan tentunya pada perolehan medali wushu tradisi perolehan medali emas tetap bisa didapatkan,” harapnya. Sementara, Ketum PB WI Airlangga Hartarto memiliki target selain sukses menjadi tuan rumah, cabor wushu tanah air mampu memperoleh medali sebagai tradisi yang selama ini telah tercapai. “Targetnya tentunya penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Wushu Junior ini nantinya sukses, perolehan medalinya penting, karena merupakan bagian dari pembinaan atlet-atlet junior di masa depan,” urainya. “Harapan kami untuk atlet-atlet yang saat ini sedang pelatnas meski di tengah pandemi tetap semangat dan tradisi medali emas dipertahankan,” harap Airlangga.

Jelang Lawan Korsel, Tim U-19 Terus Beradaptasi dan Siap Tanding

Jelang Lawan Korsel, Tim U-19 Terus Beradaptasi dan Siap Tanding

Jelang laga uji coba kontra Korea Selatan U-19, Tim U-19 Indonesia masih perlu adaptasi dengan cuaca yang cukup dingin di Korea Selatan. Seusai mendapat pelajaran yang berharga dari Youngnam University dengan skor 1-5 waktu bermain di Yeongdeok, para pemain terus bekerja keras. Garuda Nusantara hari ini menggelar latihan pagi di Lapangan Yeongdeok Heimaji, Korea Selatan. Setelah itu mereka melanjutkan pemusatan latihan (TC) ke Daegu. Pelatih, Shin Tae-yong saat ini terus mematangkan organisasi baik bertahan maupun menyerang. Kapten Tim U-19, Kakang Rudianto mengaku masih butuh adaptasi dengan cuaca yang sangat dingin. Meski begitu ia dan kawan-kawan siap melawan Korea Selatan U-19 di Daegu. “Semoga kita bisa lebih cepat beradaptasi dengan cuaca di sini, dan besok semoga kita bisa bermain lebih baik dari kemarin,” kata Kakang. Rencana penggawa Garuda Nusantara akan bertanding kontra Korea Selatan U-19 di Stadion Daegu Auxiliary, Korea Selatan pukul 15.30 waktu setempat (25/03).

Cedera Hamstring, Zohri Mundur dari Semifinal Kejuaraan Dunia Atletik Indoor

Cedera Hamstring, Zohri Mundur dari Semifinal Kejuaraan Dunia Atletik Indoor

Sprinter Indonesia Lalu Muhammad Zohri mundur dari semifinal nomor 60m putra Kejuaraan Dunia Atletik Indoor di Beograd, Serbia yang berlangsung pada Minggu 20 Maret. Itu terjadi karena dia mengalami cedera hamstring. Zohri lolos ke semifinal setelah finis ketiga dalam Heat 3 dan berada di urutan kesembilan dari keseluruhan heat dengan mencatatkan waktu 6,58 detik. Pada babak semifinal, Zohri bersaing dengan sprinter-sprinter dunia, seperti Marvin Bracy dan Christian Coleman dari AS, serta peraih emas Olimpiade Tokyo asal Italia Lamont Marcell Jacobs. Namun, Zohri tidak bisa melanjutkan pertandingan di semifinal demi menjaga cederanya tidak semakin parah dan menjaga peluang tetap tampil di SEA Games 2022 Vietnam. Zohri menjadi salah satu atlet yang diharapkan mampu menyumbangkan emas untuk Indonesia dalam SEA Games yang akan digelar pada 12-23 Mei nanti. Pelari berusia 21 tahun itu diperkirakan akan turun di nomor 100 meter putra, 200 meter, dan estafet 4×100 meter. “Tim medis bekerja sama dengan pembinaan dapat menangani cedera ini agar Zohri segera pulih. Kami tahu bahwa sudah beberapa kali Zohri mengalami kasus ini,” tulis sebuah pernyataan dalam rilis resmi PASI.

Timnas U-19 Indonesia Takluk Pada Laga Uji Coba Perdana

Timnas U-19 Indonesia Takluk Pada Laga Uji Coba Perdana

Timnas Indonesia U-19 kalah telak dalam uji coba pertamanya di Korea. Garuda Muda takluk 1-5 dari Yeungnam University, di Yeongdeok, Selasa (22/3/2022). Pertandingan uji coba ini digelar dengan 3X30 menit. Timnas U-19 tertinggal kebobolan 1 gol dalam 30 menit pertama, tiga gol pada 30 menit kedua, dan 1 gol tambahan dicetak lawan pada 30 menit ketiga. Satu-satunya gol dari Timnas U-19 dicetak oleh Ricky Pratama. Skor pertandingan pun berakhir dengan 5-1 untuk kemenangan Yeungnam University. Dalam starting XI yang diunggah PSSI, terlihat ada pemain-pemain seperti Alfiyanto Nico, Kakang Rudianto, hingga Ronaldo Kwateh. Belum ada Marselino Ferdinand dan Robi Darwis yang dikabarkan sudah menyusul Timnas U-19 ke Korea. Tim U-19 Indonesia harus mengakui keunggulan Yeungnam University dengan skor 1-5 pada laga ujicoba yang berlangsung di Yeongdeok, Korea Selatan. Tetap semangat dan terus berproses, Garuda Nusantara! ✊#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/vsNNYbuquU — PSSI (@PSSI) March 22, 2022 “Indonesia harus mengakui keunggulan Yeungnam University dengan skor 5-1 pada laga uji coba yang berlangsung di Yeongdeok, Korea Selatan. Satu-satunya gol dari Tim U-19 Indonesia dicetak oleh Ricky Pratama. Tetap semangat dan terus berproses, Garuda Nusantara!,” tulis PSSI di akun Twitter resmi mereka. Bisa dibilang Timnas U-19 belum dalam kondisi full team pada uji coba perdana ini. Selain itu, nantinya Timnas U-19 juga akan ketambahan Syukran Arabia Samual dan Fillah Rohmatullah yang juga akan datang menyusul. Setelah uji coba melawan Yeungnam University, Timnas U-19 akan berpindah lokasi latihan ke Daegu pada, Kamis (24/3). Agenda di Daegu, Timnas U-19 akan melakoni laga uji coba melawan Timnas Korea U-19 Korea pada, Jumat (25/3).

Kejurnas Pencak Silat Pagar Nusa Kembali Digelar, Ini Harapan Kemenpora

Kejurnas Pencak Silat Pagar Nusa, Ini Harapan Kemenpora

Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama akan kembali menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Festival IV di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur pada 25-27 Maret 2022. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berharap kejurnas pencak silat ini bisa melahirkan atlet nasional. Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni’am Sholeh, mengapreasi Kejurnas dan Festival IV yang diselenggarakan Pagar Nusa NU secara luring ini. “Kegiatan ini sangat positif untuk menfasilitasi talenta-talenta muda berprestasi di bidang olah raga silat. Diharapkan dapat menjadi salah satu sumber SDM untuk menyuplai atlet nasional,” ujar Asrorun saat dihubungi Republika.co.id, Senin (21/3/2022). Setidaknya ada 300 lebih medali yang akan diperebutkan dalam Kejurnas IV Pagar Nusa, yang terdiri dari kategori seni, jurus baku, dan festival. Kejurnas berdasarkan usia terbagi atas pra remaja, remaja, dan dewasa dengan empat kategori yakni perorangan putra, perorangan putri, berpasangan, dan berkelompok. Asrorun menjelaskan, selama ini Pagar Nusa NU juga telah banyak berkiprah untuk bangsa dan negara. Menurut dia, para pandekar Pagar Nusa telat ikut mengawal kemerdekaan dan menjaga para ulama. “Pagar Nusa telah berkiprah dalam khidupan berbangsa dan bernegara, dalam mengawal kemerdekaan RI, menjaga tetap tegaknya NKRI, dan mengawal para ulama,” kata Pengasuh Pondok Pesantren An-Nahdlah Depok ini. Kejurnas dan Fesival IV Pagar Nusa tahun ini mengangkat tema “Berdikari Berprestasi”. Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa NU, Muchamad Nabil Haroen atau Gus Nabil, mendorong kepada para pesilat NU untuk selalu memiliki karakter berdikari tersebut. “Sesungguhnya berdikari atau mandiri itu adalah karakter yang tertanam di dalam jiwa seorang pesilat, seorang pendekar. Pagar Nusa ingin meneguhkan itu, dan Pagar Nusa tidak ingin menjadi beban bagi siapapun. Oleh karenanya, Pagar Nusa harus mandiri,” kata Gus Nabil. Kejurnas Pagar Nusa merupakan bagian dari sarana evaluasi pembinaan yang rutin digelar di lingkungan Pagar Nusa. Kejurnas ini diharapkan bisa menghasilkan atlet terbaik, dengan penjurian yang adil dan professional, sehingga akan menghasilkan atlet yang bermutu dan berkualitas. Untuk memeriahkan Kejurnas dan Festival ini, Pagar Nusa juga menggelar Lomba Foto untuk wartawan fotografer dan masyarakat umum. Tidak hanya itu, Pagar Nusa juga menggelar Lomba Karya Tulis untuk wartawan dan penulis di Indonesia dengan total hadiah Rp 35 juta.

Tembus Final All England, Lakshya Sen Ciptakan Rekor

Tembus Final All England, Lakshya Sen Ciptakan Rekor

Kejutan demi kejutan yang ditampilkan Lakhsya Sen terus berlanjut. Pebulu tangkis asal India ini sedang menapaki jalan menuju tunggal putra elite dunia. Ia sudah menampilkan performa gemilang sejak awal musim 2022 dengan menjuarai India Open. Setelah itu, dia menjadi runner-up German Open 2022. Terkini, dia menembus partai puncak All England 2022 seusai menghajar tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, 21-13, 12-21, dan 21-19. Sederet rekor fantastis diukir oleh Lakshya Sen seiring keberhasilannya menembus final turnamen Super 1000 ini. Pertama, ia menjadi orang India pertama yang mencapai babak final All England di usia 21 tahun, dan orang India ke-4 yang mampu melenggang ke final All England setelah Prakash Nath (1947), Prakash Padukone (1980 dan 1981), Pullela Gopichand (2001), dan Saina Nehwal (2015). Berikutnya, Sen berhasil menapaki partai final pada tiga turnamen BWF beruntun sepanjang 2022, yakni India Open, German Open, dan All England. Tak ayal, prestasi itu disambut penuh sukacita oleh pebulu tangkis 20 tahun tersebut. Selain itu, sepanjang tahun 2021, ia menumbangkan sederet pebulutangkis raksasa yaitu Viktor Axelsen (peraih medali emas Olimpiade), Anthony Ginting (peraih medali perunggu Olimpiade), Loh Kean Yew (Juara Dunia 2021), Anders Antonsen (peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2021), dan Lee Jii Zia (juara All England 2021). Biodata: Nama: Lakshya Sen Tempat lahir: Almora, Uttarakhand, India Tanggal lahir: 16 Agustus 2001 Tangan terkuat: Kanan Tinggi badan: 179 cm Prestasi: Medali Emas Swiss Junior International 2014 Medali Emas India Junior International 2015 Medali Perunggu Asia Juniors Championships 2016 Medali emas India International Series 2016 Medali Perak Tata Open India International 2017 Medali Emas India International Series 2017 Medali Emas Eurasian Bulgarian Open 2017 Medali Perak German Junior International 2017 Medali Perak Buenos Aires Youth Olympics 2018 Medali Emas Asian Junior Championships, Bangkok, 2018 Medali Emas Dutch Open 2019 Medali Emas SaarLorLux Open 2019 Medali Perak Polish Open 2019 Medali Emas Belgian International 2019 Medali Emas Scottish Open 2019 Medali Emas Bangladesh International 2019 Medali Perak Dutch Open 2021 Medali Perunggu World Championships 2021 Medali Perak German Open 2022 Medali Emas India Open 2022

Berkenalan Dengan Fikri dan Bagas, Calon Juara All England

Berkenalan Dengan Fikri dan Bagas, Calon Juara All England

Penampilan cemerlang Muhammad Shohibul Fikri dan Bagas Maulana di All England Open 2022 membuat publik terkagum-kagum. Bagaimana tidak? Mereka tinggal selangkah lagi menjuarai salah satu kejuaraan bulu tangkis paling bergengsi di dunia. Bagaimana kah sepak terjang mereka sebelum menjadi seperti sekarang? Muhammad Shohibul Fikri adalah salah satu talenta muda Indonesia jebolan dari klub SGS (Sangkuriang Graha Sarana) Bandung PLN. Kini, Muhammad Shohibul Fikri tercatat sebagai atlet Pelatnas Cipayung. Penampilan dan prestasi apik Muhammad Shohibul Fikri sudah terlihat sejak usianya masih belasan tahun. Pada tahun 2017 misalnya, dia sukses membawa pulang medali perak Asian Junior Championship 2017 ke Tanah Air. Sementara itu, Bagas Maulana merupakan atlet bulu tangkis kelahiran Cilacap, Jawa Tengah, pada 20 Juli 1998. Dia mengawali cinta dengan bulu tangkis sejak usia 7 (tujuh) tahun. Awalnya, dia terjun di dunia bulu tangkis berkat arahan sang ayah. Kemudian, pada tahun 2012, Bagas Maulana bergabung dengan PB Djarum. Hingga kini, namanya masih tercatat sebagai pemain PB Djarum. Selain bermain di ganda putra, Bagas Maulana dulunya bermain di sektor ganda campuran. Bersama Muhammad Shohibul Fikri, Bagas Maulana membuat gebrakan pada tahun 2019. Saat itu mereka berhasil juara di BWF Tour Super 100 Hyderabad Open. Masih pada tahun yang sama, mereka juga sempat juara Finnish Open 2019 dan runner-up Kejurnas PBSI 2019. Pada partai puncak All England 2022, Fikri/Bagas akan menghadapi kompatriot sekaligus senior mereka, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Siapa pun yang menang, Indonesia dipastikan akan tetap meraih medali dari sektor ganda putra. Biodata Nama: Muhammad Shohibul Fikri Tempat lahir: Bandung, Jawa Barat Tanggal lahir: 16 November 1999 Tangan terkuat: Kanan Tinggi badan: 176 cm Asal klub: SGS Bandung PLN Nama: Bagas Maulana Tempat lahir: Cilacap, Jawa Tengah Tanggal lahir: 20 Juli 1998 Tinggi badan: 182 cm Tangan terkuat: Kanan Klub: PB Djarum

Bina Atlet Muda Daerah, Polres Sukoharjo Gelar Kejuaraan Tenis Meja

Bina Atlet Muda Daerah, Polres Sukoharjo Gelar Kejuaraan Tenis Meja

Polres Sukoharjo menggelar Tenis Meja Kapolres Cup 1 Tahun 2022. Kejuaraan tersebut digelar di Gelora PTM Cakra 99 Posko Tipidter Satreskrim. Kejuaraan tenis meja tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Sabtu (19/3/2022). “Kejuaraan Tenis Meja Kapolres Cup ini yang diprakarsahi oleh Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Tarjono, beserta jajarannya. Dimana kegiatan ini untuk pembinaan atlet-atlet generasi muda,” kata Kapolres saat pembukaan kejuaraan. Dikatakan Kapolres, kejuaraan tenis meja tersebut bertujuan untuk menggerakkan potensi-potensi maupun talenta generasi muda yang mempunyai bakat dibidang tenis meja. “Dengan kegiatan ini, generasi muda yang mempunyai bakat tenis meja, kita gali potensi maupun talentanya dengan tujuan nantinya dapat tumbuh berkembang dan berprestasi,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres secara simbolis menyerahkan piala dan uang pembinaan ke panitia, yang nantinya diserahkan kepada pemenang Kejuaraan Tenis Meja Kapolres Cup. “Selamat bertanding, keluarkan kemampuan yang terbaik, serta bertanding secara sportif sehingga dapat meraih juara turnamen tenis meja ini,” tambah AKBP Wahyu. Sedangkan Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Tarjono, menuturkan bahwa peserta Kejuaraan Tenis Meja Kapolres Cup 1 Tahun 2022 ini diikuti oleh 150 peserta dari berbagai daerah. Menurutnya, penyelenggaraan Kejuaraan Tenis Meja Kapolres Cup ini selain untuk pembinaan dan membentuk atlet melalui olah raga tenis meja. “Event ini sekaligus sebagai wadah silaturahim dalam meningkatkan sinegritas antara Polri dengan masyarakat,” pungkas Tarjono.