Tarung Derajat Jatim Optimis Akan Menyabet Gelar Juara Umum Popnas 2017

Foto: tarungderajatjatim

Surabaya – Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jatim belakangan ini sedang mempersiapkan atlet-atlet terbaik untuk bertanding di Pekan Pelajar Olahraga Nasional (Popnas) yang akan di selenggarakan di Semarang-Jateng Bulan September yang akan datang. Ketua Harian Pengprov Kodrat Jatim Erwin H Poedjono mengatakan dari 36 atlet yang terpilih seleksi akan kembali dibagi menjadi dua, yaitu tim inti dan tim pelapis, “Tim inti ada 19 atlet, tetap akan kita berlakukan sistem promosi degradasi hinggi jelang Popnas nanti. Meski sudah lolos tapi kalau tidak latihan pasti posisi bisa digantikan atlet lain, ” ujarnya yang dilansir dari tribunnews “Para atlet Popnas itu nantinya akan berlatih dengan atlet yang dipersiapkan di Pomnas (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional),” kata Bambang Haryo yang juga merupakan anggota DPR RI itu. Sementara, Bambang Haryo, Ketua Umum Kodrat Jatim saat di wawancarai senin (12/6) mengatakan “Saya sudah melihat proses seleksi di GOR Sidoarjo Bulan Maret lalu, dari 86 peserta terjaring 36 atlet,”. Bambang Haryo sangat optimistis dengan para atlet yang terpilih nantinya bisa meraih juara umum Popnas dengan merebut minimal empat emas. Lainnya ia menjelaskan, dari 36 atlet nantinya akan disaring kembali menjadi 19 petarung saja. Nantinya mereka yang terpilih akan di karantina dan menjalani proses latihan terpadu yang digelar di Surabaya. Bidang Pengembangan Prestasi Dispora Jatim Dudi Harijanto menuturkan, saat mengawasi langsung jalannya  seleksi tim Popnas Tarung Derajat Jatim kemarin mengatakan “Cabor tarung derajat ini baru pertama dipertandingkan resmi di Popnas, setelah ini kita baru akan bicara target”. Ia menyebut hasil dari seleksi ini akan dijadikan salah satu tolak ukur dalam menentukan target medali yang akan di raih.

Liga PABBSI Jateng Dijadikan Sebagai Ajang Pemanasan Popnas

Para atlet angkat besi Jateng sedang melakukan latihan. Foto: suaramerdeka

Jawa Tengang – Persatuan Angkat Besi Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Jawa Tengah yang digelar akhir Juli mendatang, akan diikuti Tim angkat besi Jateng 2017. ajang tersebut sebagai pemanasan awal sebelum berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) Jateng pada September 2017. Dilansiran dari suaramerdeka.com, Tim yang disiapkan oleh dua pelatih angkat besi POPNAS Bagong Eko Santoso dan Bram Setyawan, yaitu ada lima atlet putri dan enam atlet putra. Semua atlet pelajar yang mereka pilih berasal dari PPLOP Jateng dan didominasi siswa-siswi kelas XI yang baru naik ke kelas XII. Para atlet tersebut nantinya akan mengisi 11 kelas dari 14 kelas yang dipertandingkan dalam Popnas mendatang. “Kami akan melihat kemampuan mereka di liga ini. Mudah-mudahan para atlet mampu memberikan prestasi yang membanggakan,” tutur Bagong yang ditemui di sela-sela latihan di Kompleks GOR Jatidiri Semarang. Untuk meraih target prestasi yang dikehendaki di POPNAS, para atlet harus ditunjang dengan pemenuhan kebutuhan yang seimbang. Seperti penyediaan suplemen makanan tambahan jenis kreatin dan amino untuk pemulihan dan pembentukan otot atlet. Hal itu guna keseimbangan energi dan kesehatan para atlet angkat besi. Selain itu, pelatih lain, Bram Setyawan mengatakan tentang pentingnya pemenuhan perlengkapan atlet, seperti sepatu dan sabuk khusus angkat besi. “Para atlet harus menggunakan sabuk dan sepatu khusus yang minimal tiga bulan sebelum bertanding sudah mereka gunakan. Ini bentuk adaptasi kaki dan tubuh lifter,” kata Bram yang ditemui suaramerdeka.com di tempat yang sama.

PABBSI Kaltim Sampai Saat Ini Belum Siapkan Lifter Untuk Mengikuti Popnas

Ilustrasi : Lifter Angkat Berat. Foto : tribunnews

Samarinda – Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2017 diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah. Namun, menurut Sugeng Mochdar, sekretaris Pengprov Persatuan Angkat Besi, Binaraga, dan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) Kalimantan Timur mengaku belum pasti apakah cabang angkat besi akan turut serta dalam POPNAS 2017. Sugeng pun akan menemui Dispora Kaltim untuk mengonfirmasi kepastian disertakannya cabang angkat besi sebagai bagian kontingen Kaltim. “Informasinya angkat besi rencananya tidak diikutsertakan, sehingga kami perlu mendapatkan penjelasan dari Dispora Kaltim, kenapa cabang angkat besi ini tidak diikutsertakan ke POPNAS,” ungkap Sugeng yang dilansir dari antara PABBSI Kaltim sebenarnya sudah siap menurunkan 10 atlet yang siap untuk POPNAS. Rata-rata mereka adalah atlet junior yang berasal dari SKOI Kaltim. Tetapi karena kondisi defisit anggaran keuangan Dispora Kaltim, membuat Tim angkat besi berencana mencoret keikutsertaannya. Kondisi tersebut membuat pihak pengurus dan atlet kecewa lantaran angkat besi termasuk andalan yang mengharumkan nama Indonesia di olimpiade. Sesuai lansiran kaltim.com, pihak pengurus mengatakan “Kami pengurus dan atlet sangat kecewa apalagi kalau hal ini terbukti angkat besi tidak diikutsertakan.” Jelasnya.

Timnas U-16 Berhasil Menang 4-0 Telak atas Singapura

Pemain Timnas Indonesia U-16 saat merayakan kemenangan atas Filipina. (Foto : Antara)

Tim nasional (timnas) U-16 Indonesia, arahan pelatih Fakhri Husaini menang 4-0 atas Singapura di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Kamis (8/6/2017). Kemenangan dengan skor 4-0 ini melanjutkan tren gemilang yang dimiliki timnas U-16. Seakan pertandingan ini, mempertegas ketajaman mereka dalam meraih kemenangan minggu lalu dengan skor sama saat menjamu Filipina, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (21/5/2017). Awal menit pertandingan Kamis ini pada babak pertama, Indonesia hanya unggul 1-0. Tendangan dari luar kotak penalti yang dilepaskan Brylian Negietha Dwiki Aldana pada menit ke 24 pun gagal dihadang kiper Singapura, Dylan Christopher. Namun, siapa sangka, babak kedua, menjadi awal bersinarnya Timnas U-16 ini. Berkat kerja sama tim dan ketajaman lini serang, peluang gol yang didapat begitu banyak. Indonesia berhasil menggandakan kedudukan lewat tendangan Sukra Yatul Fajra pada menit ke-48. Sukra sukses merebut bola dari pemain belakang Singapura yang tidak mampu menguasai bola dengan baik. Ia telah menaklukkan kiper dalam posisi satu lawan satu. Menit ke-57, Indonesia mampu memperbesar keunggulan melalui eksekusi penalti Fadilah Nur Rahman. Pesta gol Garuda Muda akhirnya ditutup oleh sontekan Yadi Mulyadi pada menit ke-74. Dua kemenangan besar dicatat dengan bangga oleh para pemain Indonesia yang bersiap tampil di Piala AFF U-16 2017 dan Kualifikasi Piala AFC U-16 2018. Pada Piala AFF U-16, Indonesia tergabung di Grup A bersama Myanmar, Australia, Laos, dan Singapura. Menurut lansiran kompas.com, rencananya Brylian dkk akan bertandang ke Vietnam untuk menghadapi tim tuan rumah dan juga Myanmar. Namun, belum diketahui tanggal dan tempat pertandingan tersebut akan digelar. (sof/iha)

Timnas Indonesia U-19 Tampil Lepas Atas Myanmar

Timnas Indonesia U-19 berhadapan dengan Myanmar di fase Grup B Piala AFF, Selasa (5/9). Agar mengurangi beban pada laga perdana, Egy Maulana Vikry dkk diminta untuk bermain lepas. Menurut lansiran cnnindonesia.com, Manajer Timnas, Roni Fauzan berharap pemain bisa bermain lepas dan yakin akan menang melawan tim kuat Myanmar di laga perdana tersebut.  Persaingan memang di fase grup itu ketat, namun Roni yakin timnas punya ambisi juara seperti kejuaraan pada 2013. “Saya lihat kepercayaan diri pemain juga semakin meningkat, ada tekad kuat mereka untuk memberikan hasil yang maksimal di Piala AFF U18 ini,” tambahnya seperti dilansir cnnindonesia.com Kemenangan atas Myanmar penting bagi Indonesia, agar tim Garuda bisa jalani dua pertandingan ketat lain yaitu bersama Filipina dan Vietnam. Hingga nanti lawan terakhir Indonesia dengan Brunei darusalam . Roni Fauzan pun sebagai manajer timnas memohon doa dan dukungan dari warga Indonesia agar garuda nusantara meraih kemenangan atas Myanmar dan hingga jadi juara Piala AFF U18.

Resmi Diumumkan, Daftar Pemain Timnas Voli Putra dan Putri Sea Games 2017

Aprilia S. Manganang, sala satu angota timnas voli Indonesia untuk Sea Games 2017

Sejak pertengahan Mei, PB PBSVI mengadakan seleksi pemain untuk tim nasional menuju SEA Games 2017 di Kuala lumpur. Dan sekarang PB PBSVI mendapatkan pemain tim nas voli putra dan putri Sejak 14 mei Pelatnas voli sudah dimulai di Padepokan Sentul, Bogor, Jawa Barat berlangsung. Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PB PBVSI) mengumpulkan 18 pemain terbaik dari seluruh Tanah Air. Seperti yang di kutip dari detik.com bahwa setelah serangkaian proses yang di tekankan oleh barisan pelatih, terjaring 14 pemain terbaik kelompok putra dan 14 pemain terbaik kelompok putri. 4 pemain putra/I yang dirasa kurang cukup baik dan tidak memenuhi kriteria akan di pulangkan. “Kuota kami sesuaikan dengan kebutuhan Satlak Prima 12 pemain dengan dua pemain cadangan kami biayai sendiri,” Pungkas Reggy Nelwan, wakil ketua V Bidang Pertandingan PP PBVSI. Berikut nama-nama pemain yang terjaring di pelatnas voli untuk proyeksi SEA Games 2017: Putra: 1. Sigit Ardian (TNI AU) 2. Rendy Febriant Tamamilang (Samator) 3. Doni Haryono (PPLP) 4. Agung Seganti (Pertamina) 5. Gunawan Saputra (M2) 6. Hernanda Zulfi (Indomaret) 7. Antho Bertiyawan (uso) 8. Rivan Nurmulki (Samator) 9. Aji Maulana (TNI AD) 10. Dio Zulfikri (PPLP) 11. Muhamad Ridwan (Pasundan) 12. Mahfud Nurcahyadi (Samator) 13. Ramzil Huda (TNI AU) 14. Delly Dwi Putra Heryanto (M2) Manajer: Nanang Masbudi Pelatih kepala: Putut Marhaento Pelatih: Samsul Jais Asisten pelatih: Andri Widiyatmoko, Joni Sugiyatno Putri: 1. Aprilia S. Manganang (Alko) 2. Novia Andriyanti (Pertamina) 3. Megawati Hangestri P. (Bank Jatim) 4. Wilda S. N. Sugandi (Tectona) 5. Asih Titi Pangestuti (Bank Jatim) 6. Putri Andya Agustina (Wahana) 7. Nandita Ayu Salsabila (Bharata) 8. Arsela Nuari Purnama (Popsivo) 9. Tri Retno Mutiara (Wahana) 10. Yolana Betha Pangestika (Elektrik) 11. Berlian Marsheilla (Elektrik) 12. Yolla Yuliana (Alko) 13. Hany Budiarti (TNI AU) 14. Wahida Muntaza Arifin (Wahana) Manajer: Rudi Iskandar Pelatih kepala: Putut Marhaento Pelatih: Riso Herlambang Asisten pelatih: Alek Bonapea, Walfridus Wahyu. (bam/adt/dtk)

Indonesia Ditunjuk Menjadi Tuan Rumah Oleh AFC Untuk Kualifikasi Piala Asia U-16 & U-19

Stadion Wibawa Mukti, Bekasi. Tempat akan diadakannya kualifikasi U-16 & U19 Piala Asia. Foto : skycrappercity.com

Indonesia menggelar laga Grup J Piala U-16 Asia dan yang akan mempertandingkan empat negara yaitu Jepang, Malaysia, Singapura dan Guam. dan sementara untuk kualifikasi tingkat U-19 Asia, Indonesia menjadi tuan rumah laga Grup J yang disertai oleh Australia, Korea Utara, Hong Kong dan Kepulauan Mariana Utara. Kualifikasi untuk U-16 Asia digelar pada 16-24 September 2017, sementara untuk kualifikasi U-19 dilaksanakan pada 31 Oktober-8 November 2017. Seperti yang di kutip dari Antara bahwa Suatu kebanggaan tersendiri untuk Indonesia yang di tunjuk menjadi tuan rumah untuk kualifikasi Piala U-16 dan U-19 2018 Asia yang diselenggarakan pada September dan Oktober 2017. “Ditunjuk oleh AFC, Indonesia menjadi tuan rumah dan semua pembiayaan akan ditanggung oleh AFC. PSSI lah yang akan jadi panitia penyelengara lokal.” Ujar Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono di Kantor PSSI, Jakarta. Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono menambahkan Seluruh pertandingan kualifikasi tersebut diadakan di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi. Stadion Wibawa Mukti merupakan salah satu stadion yang menjadi pilihan untuk mempertandingkan cabang olahraga sepakbola Asian Games 2018 selain itu ada pula beberapa lokasi lain seperti Stadion Pakansari, Bogor dan Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi. Indonesia pun ambil bagian untuk mengikuti kualifikasi Piala Asia U-16 dan U-19. Timnas U-16 yang dilatih Fakhri Husaini Indonesia bergabung di Group G bersama tuan rumah kualifikasi Thailand, Laos, Timor Leste dan Kepulauan Mariana Utara dan untuk kualifikasi Piala U-19 Asia, Indonesia masuk di Group F dengan Korea Selatan sebagai tuan rumah, Malaysia, Timor Leste dan Brunei Darussalam yang menjadi pesertanya.(bam/adt/glm)

Uji Coba Asian Games di Undur Januari Mendatang

Rapat terbatas terkait penyelenggaraan Asian Games 2018 yang dipimpin oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Sumber foto Tempo

Penjadwalan ulang oleh Indonesia untuk kejuaraan uji coba multi-cabang olahraga Asian Games 2018 dari bulan November-Desember 2017 menjadi bulan Januari 2018. Ini tentang menyusul nya penyelesaiyan renovasi sejumlah gelanggang dan stadion olahraga pada 30 desember 2017. “Kami mendapat laporan dari perwakilan Kemenpora yang mengikuti rapat dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ada kemungkinan untuk rencana kejuaraan uji coba itu diundur paling lambat pada Januari 2018,” ujar Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto di Jakarta. Gatot menambahkan renovasi beberapa gelanggang olahraga di kawasan Gelora Bung Karno Jakarta akan selesai pada Oktober 2017. Dua gelanggang yang dijadwalkan selesai renovasi pada 8 Oktober adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno dan gelanggang Akuatik. Sedangkan Stadion Istora akan selesai direnovasi pada 8 November, terkait tentang perkembang infrastruktur untuk Asian Games 2018 laporan dari kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyat. Diperkirakan lima gelanggang lain (Stadiom Atletik madya, Stadion basket, Stadion Sofbol dan baseball, fasilitas latihan, sepaket penataan kawasan di Gelora Bung Karno untuk zona 1, 2 dan kawasan Wisma Atlet Kemayoran) akan selesai pada Desember 2017 dua gelanggang yang akan selesai direnovasi pada 10 Juni 2017 yaitu lapangan hoki, lapangan ABC, dan lapangan tenis indoor dan outdoor, Laporan dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Renovasi gelanggang yang dikerjakan oleh JakPro di lapangan equestrian Pulomas dan velodrome Rawamangun akan selesai pada Juni 2018. “Kami akan menyampaikan perubahan rencana kejuaraan uji coba Asian Games ini kepada Dewan Olimpiade Asia (OCA).”Ujar Gatot. Menurut sumber tempo.co Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) 2018 Erick Thohir mengatakan akan mengundang 10 pengurus cabang olahraga yang akan menggelar kejuaraan uji coba terkait perubahan jadwal pelaksanaan kejuaraan, pada pertemuan sebelumnya dengan kesertaan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Sepuluh cabang yang akan digelar untuk kejuaraan uji coba Asian Games 2018 antara lain sepak bola, atletik, panahan, bulutangkis, basket, tinju, pencak silat, taekwondo, voli indoor, dan angkat besi. (bam/adt/T.co)

Di Perkirakan Tahun 2017, Stadion Sepak Bola Rawa Badak Rampung Di Renovasi

Stadion Rawa Badak. Foto : Jakarta.go.id

Renovasi lapangan yang di lakukan oleh Pemprov Dki Jakarta terhadap stadion sepak bola Rawa Badak dimulai di bulan Juli 2017 dan di perkirakan tuntas di akhir tahun 2017 ini. Menurut sumber resmi dari jakarta.go.id, renovasi yang di lakukan untuk menyambut persiapan Jakarta Utara sebagai tuan rumah pelaksanaan pekan olahraga pelajar 2018. Stadion sepak bola Rawa Badak di bangun pertama kali pada tahun 1995, yang terletak di kecamatan Koja, Jakarta Utara ini memiliki luas wilayah kurang lebih 46.000 meter persegi. Di perkirakan bangunan stadion yang menelan anggaran sebesar Rp. 6,54 milliard ini, bersumber dari APBD Pemprov Dki Jakarta melalui dinas pemuda dan olahraga dan pembangunannya akan rampung di tahun ini. (adt/hnf)

Anindya Bakrie Kukuhkan Pengganti Sandiaga Uno Sebagai Ketua PRSI DKI Jakarta

Erwin Eka nomor dua dari kiri, saat pelantikan pengurus di acara Swimming Open 2017, di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kamis 25/05/17. (NYSN Media)

Persatuan Renang Seluruh Indonesia yang disingkat PRSI merupakan  organisasi yang mengatur kegiatan olahraga renang di Indonesia. PRSI sendiri berdiri pada tanggal 21 Maret1951 di Jakarta dengan ketua umum pertamanya  Prof. dr. Poerwo Soedarmo, dan hingga saat ini di pimpin oleh Anindya Bakrie. PRSI di bawah kepemimpinan Anindya Bakrie mengukuhkan pengurus PRSI Prov DKI Jakarta di Gor Soemantri Brodjonegoro, Kuningan Jakarta, selepas ajang penyeleksian atlet junior swimming Open 2017. (25/5) Jabatan Ketua Umum PRSI Jakarta periode 2017-2021 resmi dipegang oleh Erwin Eka. Semangat yang terlontar membuatnya optimis dapat mengembalikan kejayaan renang pada masa lalu. “Dengan Motto Bring Back Glory” kita akan mengembalikan kemenangan pada masa itu, dengan kerja keras secara tim betul-betul kejayaan renang di DKI Jakarta akan kembali, kami butuh prestasi” Ujar Erwin dalam sambutannya. Sementara itu di tempat yang sama Ketua Umum PRSI Anindya Bakrie selain berikan ucapkan selamat juga mengatakan kepada wartawan bahwa PRSI akan focus menjaring potensi atlet dari gambaran piramida. “Pertama, saya ucapkan selamat kepada Erwin Eka yang telah menggantikan posisi Sandiaga Uno karena berakhir masa waktu, dan saya berharap, terpilihnya Sandiaga menjadi wakil Gubernur DKI Jakarta lebih leluasa lagi mendorong atlet renang menuju pintu kemenangan. Dan PRSI akan focus dalam segitiga piramida, memperkuat lini tengah dan bawah, yaitu atlet akan di ambil tingkat Kabupaten, Kota” Tegas Anindya. (bgs/adt)

Kota Bogor Konsisten Mengusung Pemain Muda Melalui AFN

Bogor kembali mengusung bakat pemain muda pemain futsal handal untuk Akademi Futsal Nusantara (AFN) Selain menyandang sebagai Kota hujan, bogor bisa dikatakan berhasil dengan memunculkan nama-nama, seperti Redita Lukiyana, Nurhadi hingga Muhammad Iqbal muncul ke pentas nasional. Berbagai kejuaraan tingkat kabupaten, kota dan nasional pun pernah mereka juarai. Wahyu Nusantoro selaku manajer di AFN menyatakan bahwa jika mereka tidak akan berhenti memunculkan para pemain muda yang berbakat dan berprestasi dari kota Bogor. “Kami takkan berhenti untuk memunculkan bakat talenta pemain muda dari Kota Bogor, prestasi akan selali kami raih.” Tegas Wahyu. Mereka pun telah melatih para pemain-pemain yang baru tergabung dalam akademi yuniornya, dan siap melesat pesat untuk naik ke tingkatan senior. Pola pelatihan, kondisi kesehatan, pemain muda telah di persiapkan bersama pemain senior untuk ikut serta dalam beberapa turnamen nasional untuk menambah pengalaman mereka adalah visi dan misi AFN.(bam/adt)

Yorrys Raweyai, Bangga Dengan Prestasi yang Dicapai Brigade Beringin

Yorrys Raweyai saat diminta keterangan oleh NYSN saat pemberian piala kepada Brigade Beringin sebagai pemenang di acara Football for Peace 2017, Minggu 21/05/17. (NYSN Media)

Brigade Beringin yang keluar menjadi juara 1 Football For Peace 2017 ini tak henti hentinya menuai pujian dari berbagai pihak. Celebrasi dengan cara melompat lompat menjadi ciri khas sekaligus sebagai tanda bahwa pertandingan telah berakhir dengan sucses. Di lapangan inti pusat celebrasi terlihat sosok yang akrab di kalangan anak muda yang sering di panggil dengan sebutan bang Yoris turut hadir memberikan semangat bermain sportif. Yorrys Raweyai kepada NYSN mengatakan bahwa dirinya salut dan bangga kepada anak muda yang menjunjung tinggi Sportifitas. “Pandangan saya terhadap anak muda yang suka dengan olahraga itu sangat baik, menang atau kalahpun patut di apresiasi, karena mereka semuanya telah bermain dengan baik dengan menjunjung tinggi nilai sportifitas”Kata Yoris Yoris menambahkan bahwa dirinya juga mengapresiasi acara Football For Peace 2017 yang di selenggarakan oleh Unipapua Community dan juga di dukung oleh kementerian terkait. “Semoga acara seperti ini dapat menginspirasi seluruh pelaksana kegiatan, selanjutnya saya berharap bahwasannya Unipapua harus mampu menciptakan output setelahnya, menciptakan perdamaian sesama warga negara dan juga menjaga semangat damai itu sendiri.”Tambah Yoris. Dalam hal ini, Yoris juga mengatakan bahwa dirinya sangat bangga kepada seluruh Tim Panitia dan Tim Brigade Beringin. “Selamat untuk kalian semua.” Tutup Yoris seraya pergi meninggalkan lapangan. (adt)