Piala AFF U-19 2022: Indonesia Tersingkir Meski Gilas Myanmar 5-1

Piala AFF U-19 2022: Indonesia Tersingkir Meski Gilas Myanmar 5-1

Timnas Indonesia U-19 pesta gol atas Myanmar di Piala AFF U-19 2022. Garuda Nusantara menang 5-1, tapi gagal lolos ke semifinal. Indonesia melakoni laga terakhir Grup A Piala AFF U-19 melawan Myanmar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (10/7/2022) malam WIB. Tim tuan rumah unggul 4-1 pada 45 menit pertama. Muhammad Ferrari mencetak dua gol untuk Indonesia U-19, sementara dua gol lainnya disumbangkan Arkhan Fikri dan Rabbani Tasnim Siddiq. Gol Myanmar dibukukan La Min Htwe. Indonesia menambah gol pada babak kedua yang dicetak Ronaldo Kwateh. Laga tuntas untuk kemenangan Indonesia 5-1. Kemenangan ini membuat Indonesia U-19 menyelesaikan fase grup di posisi ketiga dengan 11 poin. Garuda Nusantara tersingkir menyusul hasil imbang Vietnam vs Thailand 1-1 di Stadion Madya, Jakarta. Susunan Pemain Indonesia U-19: Cahya Supriadi; Ahmad Rusadi, Muhammad Ferrari (Kadek Arel 69′), Kakang Rudianto, Mikael Alfredo Tata (Edgard Amping 47′); Arkhan Fikri (Frezy Al-Hudaifi 86′), Ferdiansyah Cecep Surya (Alfriyanto Nico 51′), Dimas Juliono Pamungkas, Zanadin Fariz; Rabbani Tasnim Siddiq (Ronaldo Kwateh 47′), Hokky Caraka Bintang Brilliant. Myanmar U-19: Hein Htet Soe; Myo Min Hein (Khant Zin Hein 39′), Lan Sann Aung, Lin Lin Tun, Khun Aung Soe (Moe Swe 76′); Ar Kar Kyaw (Ye Yint Phyo 39′), Zaw Win Thein, Chit Aye, Oakkar Naing (Phyo Tant Ko Ko 61′), Thein Zaw Thiha (Swan Htet 83′), La Min Htwe.

Malaysia Masters 2022: Giliran Chico Berjaya di Malaysia

Malaysia Masters 2022: Giliran Chico Berjaya di Malaysia

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Chico Aura Dwi Wardoyo meraih gelar juara di ajang bulutangkis Malaysia Masters 2022. Ini merupakan gelar pertama Chico di turnamen level BWF World Tour Super 500. Chico meraih titel juara usai dalam partai final yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu (10/7), berhasil mengalahkan Ng Ka Long Angus dari Hong Kong dua gim langsung 22-20, 21-15. “Sedikit tegang saat masuk lapangan, tapi alhamdulillah saya bisa mengatasinya akhirnya bisa main enjoy dan rileks di lapangan. Di gim pertama poinnya kan mepet-mepet, saya fokus poin demi poin dan saat di poin kritis coba konsisten dengan pola main,” kata Chico. “Di gim kedua, lawan sepertinya tidak enak juga dengan kondisi menang angin jadi saya manfaatkan kesempatan itu,” lanjutnya. Perjalanan Chico merebut gelar Malaysia Masters 2022 tidak bisa dikatakan mudah. Setelah mendapat promosi dari kualifikasi ke babak utama, Chico dihadapkan pada lawan-lawan tangguh seperti Lee Cheuk Yiu (Hong Kong), Kantaphon Wangcharoen (Thailand), Lu Guang Zu (China) hingga rekan satu pelatnas, Anthony Sinisuka Ginting. Tapi ia berhasil melewati mereka walau harus berjuang dengan rubber game. “Pastinya senang dan bangga bisa meraih gelar pertama di Super 500. Saya tidak menyangka bisa juara di sini tapi ini juga berkat persiapan saya yang menurut saya cukup baik jelang turnamen ini,” ungkap Chico. “Saya berharap ini menjadi bentuk tambahan kepercayaan diri menuju turnamen-turnamen selanjutnya. Saya ingin lebih enjoy dalam setiap permainan yang saya jalani,” harapnya. Selain gelar pertama di BWF World Tour Super 500, Chico juga mencetak sejarah dengan menjadi pebulutangkis Papua pertama yang meraih gelar juara di ajang bulutangkis internasional. Chico pun mempersembahkan gelar ini untuk semua pihak yang sudah mendukungnya. “Gelar ini mau saya persembahkan untuk orang tua, mama, papa, kakak dan adik. Semua keluarga. PBSI juga pastinya. Terima kasih untuk coach Irwansyah, Koh Jonatan (Christie), Aa Ginting (Anthony Sinisuka), Mas Vito (Shesar Hiren), dan semua tim tunggal putra,” ucap pebulutangkis kelahiran Jayapura, 15 Juni 1998 itu. “Untuk masyarakat Indonesia, khususnya Papua, terima kasih doa dan dukungannya selama ini. Semoga apa yang saya raih, bisa menjadi motivasi dan inspirasi bagi anak-anak di sana,” pungkas Chico.

Wow! Kiromal Katibin Pecahkan Rekor Dunia Lagi

Wow! Kiromal Katibin Pecahkan Rekor Dunia Lagi

Atlet panjat tebing Indonesia, Kiromal Katibin, kembali menorehkan prestasi di International Federation of Sport Climbing (IFSC) World Cup 2022. Ia mempertajam rekor dunia untuk kali kelima usai mencatatkan waktu 5.00 detik. Tampil di babak kualifikasi nomor speed putra, di Place du Mont Blanc, Prancis, Jumat (8/7) waktu lokal, Kiromal Katibin membukukan waktu terbaik 5.00 detik. “Saya sangat senang sekali. Ini terjadi karena saya berlatih dengan keras. Terima kasih atas semua doa dari masyarakat, semoga dengan ini panjat tebing Indonesia semakin jaya,” kata Katibin, dalam rilis FPTI, Sabtu (9/7/2022). Bagi Katibin, hasil ini cukup membanggakan. Bagaimana tidak, Katibin untuk kali kelima memperbaharui catatan rekor dunianya dalam empat seri Piala Dunia Panjat Tebing. Rekor pertama ia pecahkan di IFSC World Cup pada 6 Mei 2022. Saat itu, ia mencatatkan waktu 5,17 detik di Seoul, Korea Selatan. Katibin kemudian mempertajam rekornya di Salt Lake City, Amerika Serikat (ASO pada 28 Mei 2021) dengan mencatatkan rekor 5,10 detik. Tak berhenti sampai di sana, Katibin kembali mempertajam rekornya di Villars, Swiss, pada 30 Juni 2022 sebanyak dua kali. Pertama ia mempertajam rekornya menjadi 5,09 detik kemudian dipertajam kembali dengan mencetak waktu 5,04 detik. Kemudian terbaru di Prancis, tepatnya di babak kualifikasi usai membukukan waktu 5.00 detik. Dengan raihan tersebut, Kiromal Katibin sekaligus memastikan satu tempat di babak final yang terdiri dari 16 atlet untuk memperebutkan medali. Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid yang turut menyaksikan langsung pertandingan tersebut, mengaku bangga dengan prestasi yang dipersembahkan Katibin. Ia berharap hasil ini menjadi modal atlet menuju ajang yang lebih besar, Olimpiade 2024 di Paris. “Alhamdulllah hari ini di Chamonix, Prancis, atlet andalan kita kembali menorehkan prestasi gemilang dengan memecahkan rekor dunia tercepat, rekor dunia atas namanya sendiri dengan catatan waktu 5.00 detik,” kata Yenny. “Kami delegasi Indonesia merasa sangat bangga dengan raihan ini. Semoga prestasi ini dapat dipertahankan hingga Olimpiade nanti,” kata Yenny. Sebagai informasi, dalam turnamen yang diikuti oleh 32 negara ini, Indonesia menerjunkan 20 atlet, 10 orang wanita dan 10 orang pria. Dengan rincian, kategori speed putra enam orang, lead putra empat orang dan masing-masing lima atlet untuk speed dan lead putri.

Profil Silzer Yanuar Numberi, Sang Pemegang Rekor PON Remaja

Profil Silzer Yanuar Numberi, Sang Pemegang Rekor PON Remaja

Sprinter asal Kabupaten Sorong, Silzer Yanuar Numberi, meraih prestasi membanggakan pada Kejuaran Daerah (Kejurda) Atletik Papua Barat Tahun 2022. Ia meraih prestasi gemilang dengan memperoleh satu medali emas, dan satu perak pada Kejurda kali ini di nomor 400 dan 200 meter. “Tidak ada persiapan khusus menghadapi Kerjuda kali ini,” ujarnya yang mewakili Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Sorong, ditemui Jumat (8/7/2022). Silzer memulai kariernya di bidang olahgara atletik sejak usia remaja, saat bergabung dengan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP). Sejak saat itu, Silzer dilirik oleh pelatih dan mulai mengikuti Kejurda lalu naik level ke Kejuaran Nasional (Kejurnas). Pencapaian tersebut mengantarnya menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja Tahun 2014 silam. Di ajang tersebut, Silzer berhasil memecahkan rekor 400 meter yang masih dipegangnya hingga saat ini. Pengalamannya di bidang olahraga atletik sendiri tidak diragukan lagi. Berbagai kejuaran bergengsi tingkat nasional maupun Internasional telah ia ikuti. Sebut saja, Asian Youth Atletics Championship di Doha Qatar 2015 silam, hingga beberapa negara telah ia sambangi seperti Malaysia, dan Vietnam. “Di Vietnam kita memecahkan rekor di estafet 4×400 meter putra junior,” ujar Silzer yang berstatus sebagai mahasiswa semester akhir Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan di Universitas Papua (Unipa) ini. Saat itu, Silzer bergabung dengan beberapa atlet lainnya untuk memperkuat Tim Nasional PASI Indonesia mengikuti Kejuaran Atletik di Vietnam. Silzer juga punya pesan kepada atlet muda. “Kepada adik-adik atlet semua, jangan putus sampai di saya, tapi kalian harus tetap semangat. Jadikan Kejurda ini sebagai motivasi, supaya ke depannya ada penerus dari Papua Barat,” tutupnya, yang rencananya akan wisuda November mendatang ini.

Sosok Helsya, Kapten Termuda Timnas Wanita

Sosok Helsya, Kapten Termuda Timnas Wanita

Helsya Maeisyaroh kembali menjadi kapten timnas wanita Indonesia pada gelaran Piala AFF Wanita 2022. Ini menjadi kali kedua bagi Helsya untuk mengenakan badge kapten di laga internasional timnas wanita. Terpilihnya Helsya menjadi kapten tim melengkapi catatan pribadi Helsya yang masuk dalam daftar sebelas pemain pertama di kompetisi Piala Wanita AFF 2022. Helsya menjadi salah satu pemain muda yang dipercaya pelatih Rudy Eka untuk menjadi kapten saat usianya baru menginjak 17 tahun. “Memilih Helsya sebagai kapten bukan tanpa alasan. Selain memberikan jam terbang, hal ini dilakukan sebagai salah satu langkah regenerasi kepemimpinan. Helsya sudah pernah tampil di Piala Wanita Asia, sudah ada pengalaman di level itu, jadi diharapkan jiwa kepemimpinannya terbentuk untuk timnas wanita ke depannya,” ujar Rudy Eka. Mendapat kepercayaan menjadi kapten di gelaran Piala Wanita AFF 2022 menjadi pengalaman paling berharga untuk Helsya. Pemain yang kini duduk di bangku kelas 3 Sekolah Menengah Atas (SMA) ini merasa bersyukur karena diberikan kepercayaan oleh pelatih Rudy Eka untuk menjadi pemimpin tim kala bertanding kontra Thailand dan Malaysia. “Bersyukur dan tidak menyangka saat saya mendapat kepercayaan dari pelatih memakai badge kapten dua kali secara berturut-turut. Selama berlatih dan memperkuat timnas, saya hanya fokus ke pertandingan, bukan tentang menjadi kapten atau tidak. Ini berarti saya punya tanggung jawab bersama teman-teman yang bertanding di lapangan,” ujar Helsya. Pengalaman memakai badge kapten secara dua kali berturut-turut di laga internasional level senior memang baru pertama kali Helsya rasakan. Namun memakai badge kapten saat pemusatan latihan sudah pernah ia rasakan saat tim tengah dalam persiapan menjalani kualifikasi Piala Wanita Asia bulan September lalu, tepatnya saat timnas wanita berhadapan dengan tim sepakbola putri Jawa Barat yang dipersiapkan untuk gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 lalu. “Rasanya berbeda ketika memakai badge kapten di level internasional. Entah kenapa, tapi rasanya tanggung jawab jadi lebih besar dari pada sekedar laga uji coba. Harus benar-benar mempersiapkan mental dan menjaga mental tim juga supaya tidak down ketika menghadapi pertandingan,” tambahnya. Di laga tersisa Helsya berharap kekuatan tim akan semakin kuat dalam menghadapi tim-tim di fase grup a. Apalagi lawan tersisa yang dihadapi adalah lawan yang familiar, seperti Australia dan Singapura yang pernah dihadapi pada Piala Wanita Asia 2022 serta Singapura yang telah berduel dengan Indonesia pada kualifikasi Piala Wanita Asia di Tajikistan pada September 2021 lalu. “Siapapun yang menjadi kaptennya harus bisa menjaga mental dan semangat tim. Karena menjadi kapten berarti mendapat kepercayaan lebih dari pelatih. Semoga timnas wanita bisa memberikan penampilan terbaik di Piala Wanita AFF tahun ini.” tutup Helsya. Di laga fase grup a, timnas wanita Indonesia akan menjalani tiga laga lagi yakni kontra Australia pada 8 Juli 2022, tuan rumah Filipina pada 10 Juli 2022 dan Singapura pada 12 Juli 2022. Sejauh ini, skuat Garuda Pertiwi telah membukukan 1 hasil imbang dan 1 kekalahan. Timnas wanita pun bertengger di peringkat 4 klasemen sementara dengan mengoleksi 1 poin.

Nusantara Open 2022: Mencari Bibit Sepakbola Terbaik

Nusantara Open 2022: Mencari Bibit Sepakbola Terbaik

Nusantara Open 2022 akan diikuti 16 klub sepakbola U-16. Peserta yang tampil adalah yang paling terbaik dari terbaik. Nusantara Open nantinya akan memperebutkan Piala Prabowo 2022. Ajang tersebut berlangsung pada 16 sampai 31 Juli 2022 dengan menggunakan venue lapangan Nusantara Polo Club dan Stadion Pakansari Cibinong. 16 klub yang ikut ambil bagian adalah Persis Solo, PSLS Lhokseumawe, PSIS Semarang, Tiga Naga FC, Persib Garuda Nusantara, Persipura, Asiop, PSM, PSA Ambon, PSS Sleman, ASIFA, Borneo FC, Maluku Utara FC, Persija Jakarta, dan Bintang Timur. Seluruh peserta selain akan mendapatkan uang pembinaan juga bisa menghadirkan keuntungan untuk pemain secara pribadi. 35 pemain nantinya bisa direkrut untuk mendapatkan bea siswa pelatihan di bawah pengawasan Akademi Nusantara Bersatu dengan pelatih dari Eropa. “Dari arahan beliau (Prabowo) akhirnya kami dengan bapak ketua dewan pengarah berinisiatif untuk menyelenggarakan suatu turnamen yang mengundang The Best of The Best dari akademi di Indonesia,” kata Ketua Panitia Pelaksana, Aji Jaya Bintara. “Oleh karena itu kami memutuskan untuk mengundang 8 akademi terbaik, Liga 1, dan 8 akademi yang sudah dikenal luas sebagai penghasil bakat-bakat sepakbola terbaik,” sambungnya. Ketua Dewan Pengarah Nusantara Open, Fary Djemy Francis, juga menjelaskan harapannya mendapatkan pemain berkelas dunia dari rangkaian acara ini. “Akademi Nusantara Bersatu ini hadir atas inisiasi Bapak Prabowo Subianto yang ingin melakukan pembinaan terhadap pesepakbola usia dini 16 tahun. Dengan begitu nantinya Indonesia memiliki talenta-talenta pesepakbola kelas dunia, sebab akademi ini nantinya akan dibuat berstandar internasional dengan hadirnya pelatih-pelatih Eropa,” kata Fary.

Statistik Pratama Arhan di Laga Debutnya Bersama Tokyo Verdy

Statistik Pratama Arhan di Laga Debutnya Bersama Tokyo Verdy

Bek kiri timnas Indonesia, Pratama Arhan, akhirnya mencatatkan debut bersama Tokyo Verdy pada pertandingan resmi, yakni saat bertandang ke markas Tochigi SC dalam lanjutan J2 League 2022. Pada pertandingan yang berlangsung di Kanseki Stadium, Tochigi, Rabu (6/7/2022) itu, Pratama Arhan bermain sebagai starter ketika Tokyo Verdy menantang Tochigi SC. Meskipun posisi naturalnya adalah bek kiri, tetapi pada pertandingan ini Pratama Arhan diplot untuk bermain sebagai sayap kanan oleh pelatih Tokyo Verdy. Di lini serang, ada tiga pemain yang dipasang. Selain Arhan, ada Keito Kawamura dan Junki Koike. Penampilan Arhan cukup berbeda karena ia masih kesulitan untuk memainkan peran barunya tersebut. Oleh karena itu, eks-pemain PSIS Semarang ini hanya tampil selama 45 menit. Artinya, Arhan full bermain di babak pertama, lalu diganti pelatih saat memasuki babak kedua. Selama tampil di atas lapangan, statistik yang dicatatkan Pratama Arhan terbilang belum memuaskan. Tercatat, pemain 20 tahun ini melakukan 10 kali umpan, hanya enam di antaranya yang sukses. Selain itu, pemain muda potensial asal Blora, Jawa Tengah, ini juga menciptakan satu kali umpan kunci dan dua kali umpan silang. Arhan juga tercatat 11 kali melakukan sentuhan bola. Untuk aspek defensif, eks-pemain timnas Indonesia U-19 ini juga memberikan kontribusi. Sebab, Pratama Arhan turut menciptakan satu kali sapuan dan satu kali blok tendangan saat mencatatkan debutnya di J2 League 2022. Terlepas dari statistik itu, penampilan Pratama Arhan pada pertandingan ini sempat dinodai dengan satu kartu kuning ketika melanggar kapten Tochigi SC. Setelah Pratama Arhan ditarik keluar, beruntung Tokyo Verdy mampu mencuri gol dari tuan rumah pada menit ke-67 lewat gol yang dicetak oleh Ryoga Sato. Pemain timnas Indonesia ini diharapkan mampu beradaptasi dengan baik bersama Tokyo Verdy, sehingga bisa mendapat kesempatan bermain yang lebih banyak di J2 League. Pada pertandingan berikutnya, Tokyo Verdy akan menghadapi Omiya Ardija pada laga pekan ke-26 J2 League 2022 di NACK5 Stadium, Minggu (10/7/2022). Tentu saja, Pratama Arhan diharapkan kembali mendapat kesempatan tampil dari pelatih Tokyo Verdy agar bisa mendongkrak kepercayaan dirinya.

Ditahan Imbang Thailand, Garuda Muda Kembali Berbagi Angka

Garuda Muda Kembali Berbagi Angka

Timnas Indonesia U-19 hanya mampu mendulang satu poin ketika melakoni duel ketiga babak penyisihan grup Piala AFF U-19 2022 melawan Thailand. Dalam duel tersebut Garuda Nusantara bermain seri tanpa gol. Padahal di babak pertama Indonesia tampil dominan. Tim asuhan Shin Tae-Young mampu menekan lawan. Mengandalkan duo penyerang Ronaldo Kwateh dan Hokky Caraka di depan, skuad asuhan pelatih Shin Tae-yong beberapa kali mampu membongkar pertahanan Thailand dan menciptakan peluang gol. Pada menit ke-10, Indonesia bisa saja membuka skor andai tendangan cungkil Ronaldo Kwateh ke gawang kosong tak mampu buru-buru ditepis oleh kiper lawan, Narongsak Naengwongsa. 11 menit kemudian, tendangan bebas Marselino Ferdinan dari luar kotak penalti mengarah ke sasaran, tetapi lagi-lagi dapat diantisipasi dengan baik oleh Narongsak. Pada menit ke-22, giliran Mikael Tata yang melepaskan sepakan di dalam kotak penalti Thailand yang melebar dari gawang. Ferdiansyah Cecep sempat melakukan hal serupa dua menit setelahnya, tetapi bola juga tak tepat ke gawang. Terjadi kemelut di area terlarang Thailand menit ke-32, yang dimanfaatkan Kakang Rudianto untuk menembak bola ke gawang. Namun, Narongsak dapat membaca arah datang bola dengan baik sehingga gawangnya terhindar dari kebobolan. Thailand yang nyaris terus dalam tekanan tak bisa menciptakan kesempatan berbahaya ke wilayah Indonesia. Menjelang babak pertama tuntas, Indonesia mengalami situasi tak menyenangkan. Gelandang andalan sekaligus kapten pada laga itu Marselino Ferdinan harus keluar lapangan karena cedera dan digantikan oleh Muhammad Ferarri. Tak ada gol yang hadir setelahnya. Skor imbang 0-0 pun bertahan sampai turun minum. Masuk babak kedua, arah permainan agak berubah. Thailand lebih aktif dan berhasil menguasai permainan. Lini tengah Thailand mampu memenangi sejumlah duel dan beberapa kali serangan yang dilancarkan berhasil membuat lini pertahanan Indonesia kalang kabut. Beruntung bagi Indonesia, di bawah mistar Cahya Supriadi tampil apik. Sejumlah penyelamatan penting dilakukan oleh sang kiper dan membuat tim masih terhindar dari kebobolan. Intensitas pertandingan semakin tinggi memasuki 10 menit akhir. Bahkan Indonesia maupun Thailand sama-sama berusaha mencari gol. Namun sampai laga selesai kedudukan tetap 0-0. Dengan hasil ini, Timnas Indonesia U-19 dan Thailand harus rela berbagi satu poin untuk memantapkan posisi di klasemen grup A Klasemen Piala AFF U-19 2022. Thailand berada di posisi dua dengan koleksi tujuh poin, sama dengan Vietnam yang berhasil mengalahkan Brunei Darussalam dengan skor meyakinkan 4-0. Vietnam unggul jumlah produktivitas gol dibandingkan Thailand. Sedangkan Timnas Indonesia U-19 turun ke posisi 4 dengan koleksi lima poin, selisih satu angka dengan Myanmar di posisi 3.

The Jakarta Masters Kembali Digelar untuk Cari Talenta Muda

The Jakarta Masters Kembali Digelar untuk Cari Talenta Muda

The Jakarta Masters, kompetisi olahraga berkuda akan digelar pada 28-31 Juli 2022. Kompetisi ini untuk mencari talenta muda. Founder The Jakarta Masters, Rohalia Kharisma Zein menyebutkan, event tahun ini merupakan yang pertama kali pascapandemi Covid-19 dan perhelatan terakhir yang dilaksanakan pada 2019 lalu. “Event ini serta sebagai wadah untuk menampilkan dan mengapresiasikan bakat maupun minat yang dimiliki oleh generasi muda terutama dalam pecinta olah raga berkuda di Indonesia,” ujar Rohalia Kharisma Zein, Selasa (5/7/2022) dalam keterangan tertulisnya. Owner dari ZZ Stable tersebut mengungkapkan, dalam perhelatan The Jakarta Masters 2019 di Jakarta International Equistrian Park Pulomas (JIEPP) sebelumnya telah berjalan dengan baik. “Perhelatan 2019 merupakan rekor equestrian dengan jumlah pendaftar terbesar sepanjang sejarah,” kata Rohalia. The Jakarta Masters kini kembali digelar dan akan diselenggarakan di Arthayasa Stable Depok, Jawa Barat. Rohalia menyebutkan, antusiasme dari para atlet sangat tinggi untuk persiapan The Jakarta Master 2022. “Saat ini sudah sold 160 kandang dari seluruh Indonesia. Adapun bentuk kegiatan yang dilombakan kali ini adalah show jumping dan dressage,” jelas Rohalia. Event ini makin meriah karena kali keempat ini ZZ Stable bekerja sama dengan event organizer B’Proud Idea, yang akan mengadakan food festival dan multiproduct bazaar. Selain ZZ Stable dan B’Proud Idea, event ini juga terselenggara atas dukungan dan kerja sama dari Aragon Stable & Arthayasa Stable. Dengan diadakanya The Jakarta Masters 2022, diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat luas terhadap dunia berkuda dan menemukan bibit-bibit unggul atlet yang potensial dalam berkuda khususnya equestrian. Event bertujuan untuk pembibitan atlet muda yang berkecimpung dalam olahraga berkuda. Rohalia berharap event The Jakarta Masters 2022 dapat memajukan dunia equestrian di Indonesia dan membibitkan atlet equestrian yang dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. “Perhelatan tahun ini merebutkan dua piala bergilir di kelas 100 cm open dan 140 cm dengan hadiah motor listrik yang akan diikuti atlet berkuda senior dan junior dari kurang lebih 40 klub berkuda,” terang Rohalia. Sementara itu, Dirut PT Bproud Idea Media Kreasi, Fajar Abdillah selaku penyelenggara menyebutkan, perhelatan The Jakarta Masters 2022 merupakan event yang menarik bagi para pecinta olahraga berkuda. “Event equestrian adalah event minoritas tetapi sebenarnya sangat layak menjadi event mayoritas. Harapan kami dengan perhelatan The Jakarta Masters 2022 dapat kembali menjadi rekor sejarah dunia equestrian di Indonesia,” kata Fajar Abdillah. Ia menyebutkan nantinya dalam perhelatan The Jakarta Masters 2022 akan menjadi suguhan tontonan menarik bagi masyarakat dan pecinta dunia olahraga berkuda.

Grand Final BJB Soccer Festival Sukses Digelar, Lahirkan Bibit Unggul Atlet Sepak Bola

Grand Final BJB Soccer Festival Sukses Digelar, Lahirkan Bibit Unggul Atlet Sepak Bola

Kompetisi BJB Soccer Festival memasuki babak grand final yang diselenggarakan pada 3 Juli 2022 di Stadion Pakasari Kabupaten Bogor. Grand final BJB Soccer Festival merupakan puncak dari gelaran event kejuaraan sepakbola Usia 9 dan Usia 11 dengan mempertandingkan kembali juara dari BJB Soccer Festival Series yang diadakan di Kota Surabaya, Cirebon, Cilegon, Bandung dan Bogor. Pada Grand Final, berlangsung sangat meriah, bahkan tidak kalah dibanding dengan pertandingan sepak bola profesional. Adapun kegiatan ini diikuti oleh 250 klub yang tersebar di 5 wilayah Bank BJB dan diikuti oleh 3.750 pesepak bola mencakup usia 9 tahun dan usia 11 tahun. Diketahui, format kompetisi dalam BJB Soccer Festival pada fase grup terdapat 12 klub dengan pembagian 4 grup terdiri dari 1 grup dengan anggota 3 klub. Juara grup akan lolos ke semi final. Kemudian, juara grup akan bertanding melawan runner up. Pada fase semifinal, diberlakukan sistem knock out. Begitu juga pada final, diberlakukan sistem knock out dengan durasi pertandingan 2 x 10 menit. Dalam gelaran final, turut hadir Direktur Kepatuhan Cecep Trisna, Deputy CEO Regional 2 Rinzani Azhar, Pemimpin Cabang Cibinong Budi Jamaludin, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat Asep Sukmana dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bogor Hadijana Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB, Widi Hartoto menyampaikan, acara puncak Grand Final BJB Soccer Festival disambut antusias masyarakat dan pecinta sepak bola. Puncak acara ini juga merupakan bukti nyata bank BJB dalam mendukung pembianaan sepak bola usia dini yang diharapkan munjadi bibit-bibit unggul yang bisa meningkatkan kancah sepak bola nasional di masa depan. BJB Soccer Festival sendiri merupakan rangkaian peringatan HUT Bank BJB ke-61 dengan tema kolaborasi dan tagline ‘Satu Visi Bersinergi Untuk Negeri’. Kompetisi sepak bola tersebut, merupakan bukti nyata dukungan Bank BJB untuk pembinaan anak usia dini dalam olah raga khususnya sepak bola. Melalui BJB Soccer Festival, Bank BJB mendukung upaya menumbuhkan bibit pemain sepak bola dari usia dini. “Pada acara grand final, diharapkan akan melahirkan talenta muda di bidang olah raga sepak bola. Bank BJB selalu berkomitmen mendukung dan berkontribusi peningkatan talenta muda atlet sepak bola,” ujar Direktur Kepatuhan Cecep Trisna, dikutip dari laman resmi Bank BJB, Selasa (5/7). Banyaknya klub yang bertanding menjadi bukti penyelenggaraan BJB Soccer Festival selalu dinantikan para pecinta sepak bola. Para pemenang dalam grand final, diharapkan menjadi titik awal proses pertumbuhan bibit muda sepak bola sehingga di kemudian hari akan berkontribusi bagi lahirnya atlit-atlit sepak bola profesional yang bisa mengharumkan nama bangsa.

AFF U19 Boys Championship 2022. Indonesia Hantam Brunei Darussalam 7 – 0

Dalam babak penyisihan Grup A Piala AFF U-19 2022 Indonesia vs Brunei Darussalam yang berlangsung pada hari Senin malam (04/07) yang berlangsung di stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, tuan rumah Indonesia menghantam Brunei Darussalam tujuh gol tanpa balas. Tampil menyerang sejak kick off Timnas U19 Indonesia berhasil membobol gawang Brunei Darussalam di menit ke 2 lewat Hokky Caraka Bintang Brilliant. Pemain ini berhasil merobek jaring lawan empat kali, atau quattrick, pada pertandingan tersebut di menit 2′, 14′, 18′, 45’+1′. Ini menjadikan Hokky Caraka sebagai top scorer sementara Piala AFF U19 Boys Championship 2022. Ketika babak kedua dimulai pelatih Shin Tae-yong melakukan rotasi pemain. Ferdi menggantikan Marselino, Razzaa menggantikan Ronaldo Kwateh, dan Zanadin yang menggantikan Arkhan. Pada menit ke 61 Indonesia menambah keunggulan menjadi 7 – 0 lewat Alfriyanto Nico Saputro.

DBL Rayakan Hari Jadi ke-18, Ini Pesan Menpora Untuk Student Athlete

DBL Rayakan Hari Jadi ke-18, Ini Pesan Menpora Untuk Student Athlete

DBL Indonesia menginjak usia ke-18 tepat pada 4 Juli. Di tahun-tahun sebelumnya, DBL Indonesia belum bisa merayakan hari bahagia ini dengan meriah. Lantaran merebaknya virus korona di Indonesia. Meski demikian, DBL Indonesia tetap berupaya untuk menyelenggarakan liga dengan aman dan nyaman bagi seluruh pihak, khususnya student athlete. Dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dan berkat dukungan dari beberapa pihak, DBL Indonesia akhirnya bisa menyelenggarakan liga di musim 2021-2022. Diawali dari Honda DBL 2021 South Sumatera Series pada Februari 2021 lalu, dan berakhir di Honda DBL 2021 West Nusa Tenggara Series di bulan Maret 2022. Trobosan #NribunOnline sendiri mendapat respon positif bagi khalayak. Walaupun belum bisa datang ke venue secara langsung, penonton masih dapat menikmati pertandingan secara daring melalui Youtube dan aplikasi DBL Play. Ini dilakukan supaya menekan angka penyebaran Covid-19, serta menjaga keamanan student athlete yang bertanding. Dari capaian itu, DBL Indonesia mendapat apresiasi dari Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Zainudin Amali. Bertepatan dengan ulang tahun ke-18 ini, Zainudin juga berharap DBL Indonesia dapat menjadi tempat untuk bibit atlet bola basket muda mengembangkan bakatnya. “Tahun 2022 ini DBL memperingati ulang tahun yang ke-18. Tentu saya berharap agar DBL bisa terus berjalan dan tentu menghasilkan atlete-atlete basket Indonesia yang bisa menjadi harapan mengisi tim nasional Indonesia yang membanggakan,” ujarnya. Sejalan dengan kampanye #SemuaBisaBuktikan yang diusung DBL Indonesia, Zainudin juga menekankan untuk seluruh masyarakat, khususnya bagi para pecinta bola basket, agar segera mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster. Itu ditujukan untuk melindungi diri dari virus Covid-19. “Ada satu yang harus kita lakukan adalah menerapkan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya dan disiplin. Saya anjurkan untuk segera vaksin booster bagi yang sudah mendapat dosis kedua,” lanjutnya. Sebagai penyelenggara liga basket untuk atlete muda, Zainudin juga mengajak student athlete untuk terus semangat meningkatkan jiwa kompetitif dan buktikan kemampuan mereka. Terlebih, prestasi bola basket Indonesia di ajang internasional kini menunjukkan peningkatan. “Saya berpesan pada semua generasi muda, ini adalah waktunya anak muda bisa membuat bangga nama Indonesia di kancah internasional, khususnya basket. Kita bisa buktikan di SEA Games lalu,” ujarnya. “Mungkin saja di antara para atlete itu adalah sebagain hasil dari kompetisi DBL,” lanjut Menpora.

Hokky Caraka Quattrick, Indonesia Gilas Brunei 7-0

Hokky Caraka Quattrick, Indonesia Gilas Brunei 7-0

Tiga poin sukses diraih Timnas Indonesia U-19 di matchday kedua Piala AFF U-19 2022. Menghadapi Brunei Darussalam di Stadion Patriot Candrabhaga, Senin (4/7/2022), Indonesia menang telak dengan tujuh gol tanpa balas. Menghadapi Brunei Darussalam di matchday kedua Piala AFF U-19 2022, Timnas Indonesia U-19 tidak membutuhkan waktu lama untuk memecah kebuntuan. Baru dua menit bola bergulir, Hokky Caraka mengubah kedudukan menjadi 1-0. Memasuki menit ke-11, papan skor kembali berubah. Indonesia berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Adalah Ronaldo Kwateh yang mencatatkan namanya di papan skor. Lepas dari kejaran pemain lawan, Ronaldo menchip bola dari sisi kiri lapangan yang gagal diantisipasi kiper Brunei, Daniah. Tiga menit berselang, Stadion Patriot Candrabhaga kembali bergemuruh. Memanfaatkan bola liar di depan gawang lawan, Hokky mencetak gol keduanya di laga ini sekaligus mengubah kedudukan menjadi 3-0. Memasuki menit 18, papan skor kembali berubah. menerima umpan dari Kakang Rudianto, sepakan mendatar Hokky ke sudut kiri gawang gagal diantisipasi Daniah. Indonesia memimpin 4-0. Tak butuh waktu lama bagi Indonesia untuk menjauh. Fikri mencetak gol pertamanya di laga ini. Hanya berselang satu menit, Fikri mencetak gol indah dari sisi kiri lapangan sekaligus mengubah kedudukan menjadi 5-0. Hokky mendapat peluang emas mencetak quattrick. Menyambut umpan terukur dari Kakang, Hokky melepaskan tendangan keras namun bola menghantam mistar gawang. Jelang turun minum, Hokky sukses mencetak quattrick sekaligus mengunci keunggulan Timnas Indonesia 6-0 di babak pertama. Dominasi Indonesia berlanjut di babak kedua. Tekanan dilancarkan sejak bola bergulir di paruh kedua pertandingan. Namun tambahan gol baru tercipta di menit 61. Alfriyanto Nico yang masuk menggantikan Kakang Rudianto mengubah kedudukan menjadi 7-0. Memasuki menit 70, Indonesia nyaris menambah gol. Sayang, umpan Nico ke depan gawang Brunei terlambat disambut rekannya. Seakan tidak puas dengan keunggulan tujuh gol, para penggawa Garuda Nusantara enggan mengendurkan serangan. Tekanan yang dilancarkan berulang kali menelurkan beberapa peluang, meski masih gagal dikonversi menjadi gol. Termasuk peluang lewat set piece di menit 79. Di sisa waktu pertandingan, para pemain Indonesia semakin gencar mencari gol tambahan. Akan tetapi hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan tercipta. Dengan tambahan tiga poin, Timnas Indonesia yang kini mengantongi empat poin beranjak ke posisi dua klasemen sementara. Menggeser Vietnam yang mengantongi poin sama namun kalah dalam produktivitas gol. Timnas Indonesia U-19: Cahya Supriadi; Ahmad Rusadi, Kakang Rudianto, Marcell Januar; Muhammad Rafli Asrul, Dimas Juliono, Arkhan Fikri, Mikael Alfredo Tata, Marselino Ferdinan; Hokky Caraka, Ronaldo Kwateh. Pelatih: Shin Tae-yong Brunei Darussalam U-19: Mohd Daniah Aiman Mardoanni; Muhammad Ammar Rawi, Maverick Lim Soon Heng, Mohammad Hirman Haji Abdul Latif, Md Syaherrul Affendy; Muhd Danisyh Syariee Mohd Masrazni, Mohammad Eddy Shahrol Izzat Haji Omar, Ak Md Idzzaharam, Muhammad Hakeme Yazid; Ak Muhd Ali Munawwar, Muhammad Bazil Aminuddin. Pelatih: Faisal Abdul Ghani

Malaysia Open 2022: Apri/Fadia Berjaya di Malaysia

Malaysia Open 2022: Apri/Fadia Berjaya di Malaysia

Perjalanan ganda putri kebanggaan Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti pada turnamen bulutangkis Malaysia Open 2022 berakhir sempurna. Mereka sukses keluar sebagai kampiun di ajang BWF World Tour Super 750 itu. Ini menjadi gelar World Tour pertama Apri/Fadia sejak dipasangkan. Hebatnya lagi, mereka meraih gelar hanya setelah mengikuti tiga turnamen. Apri/Fadia pun tak henti mengucap syukur. “Alhamdulillah, kita memang ingin juara. Setiap pertandingan pasti ada target dan hari ini tercapai menjuarai Malaysia Open. Tapi kami belum berpuas diri. Masih ada Malaysia Masters minggu depan, kita harus menyiapkan lagi. Perjalanan kami baru dimulai, ketika turun dari podium kita balik dari nol lagi,” ungkap Apri di sesi wawancara. “Rasanya sangat senang karena di awal pas mau dipasangkan, Kak Apri ada sedikit cedera. Jadi harus menunda debut. Tapi alhamdulillah saat partneran di empat pertandingan pertama bisa langsung juara SEA Games dan sekarang juara World Tour. Semoga ke depan makin percaya diri, makin baik lagi dan saya akan terus belajar,” janji Fadia. Sebelum memastikan gelar juara, Apri/Fadia harus terlebih dahulu menjalani laga sengit kontra pasangan China, Zhang Shu Xian/Zheng Yu di partai final. Dalam laga yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu (3/7) siang itu, Apri/Fadia menang rubber game, 21-18, 12-21, 21-19 dalam durasi waktu 71 menit. “Tadi di pertandingan kita sama-sama pressure, tegang pastinya. Terutama di gim ketiga kita unggul satu dan dua poin terus mereka terus mengejar. Tetapi coba kita lawan dengan komunikasi dan saya yakin saja kalau mereka tidak bisa mengembalikan pukulan kita. Saya terus tekankan seperti itu ke Fadia, satu poin demi satu poin. Kuncinya adalah kesabaran,” jelas Apri. “Mereka juga terlihat tegang. Jadi saya mikirnya ketika unggul tipis itu, tidak apa buang satu poin tapi harus dapat satu poin lagi,” sambung Fadia. Yang paling mengharukan adalah hari ini ribuan publik Malaysia yang hadir di Axiata Arena kompak mendukung Apri/Fadia. Bahkan teriakan, “Indonesia, Indonesia,” menggema di seluruh stadion. “Hari ini kita seperti main di rumah sendiri, terima kasih untuk semua penonton di Axiata Arena. Juga terima kasih kita kepada seluruh masyarakat Indonesia yang mendukung kita dari rumah,” ujar Apri. “Gelar juara ini untuk PBSI, pelatih, Kak Greysia (Polii), keluarga, dan semua orang-orang tercinta dan tersayang,” tutup Apri. Sementara itu, wakil Indonesia lain di partai puncak yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto harus mengakui keunggulan pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Fajar/Rian takluk lewat pertarungan rubber game, 24-22, 16-21, 21-9.

Mendominasi Pertandingan, Indonesia Ditahan Imbang Vietnam

Mendominasi Pertandingan, Indonesia Ditahan Imbang Vietnam

Laga timnas U-19 Indonesia vs Vietnam berakhir dengan skor kacamata alias 0-0 dalam babak penyisihan Grup A Piala AFF U19 2022. Adapun pertandingan timnas U-19 Indonesia vs Vietnam dalam jadwal Piala AFF U19 2022 digulirkan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (2/7/2022) malam WIB. Timnas U-19 Indonesia cukup banyak menebar ancaman ke area berbahaya Vietnam sepanjang pertandingan berlangsung. Namun, upaya timnas Indonesia guna memecah kebuntuan itu tidak membuahkan hasil. Timnas U-19 Indonesia sejatinya memiliki satu peluang yang sangat berbahaya melalui tendangan Marselino Ferdinan. Tendangan Marselino Ferdinan meluncur deras ke gawang Vietnam. Namun, bola hasil sepakan dia masih membentur tiang gawang. Kemudian, timnas U-19 Indonesia berhasil mencetak gol melalui Rabbani Tasnim Siddiq pada menit ke-88. Akan tetapi, gol itu dianulir oleh wasit karena Razza Fachrezi lebih dulu melakukan pelanggaran kepada pemain Vietnam. Oleh karena itu, timnas U19 Indonesia dipastikan bermain imbang melawan Vietnam dengan skor kacamata 0-0. Pertandingan selanjutnya akan mempertemukan Timnas U-19 Indonesia dengan Brunei Darusallam pada Senin (4/7). Garuda Muda bisa meraih angka penuh untuk terus membuka asa lolos ke babak selanjutnya. “Grup A ini sangat ketat. Ada Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Filipina yang tidak bisa kita remehkan. Jadi setiap kemenangan itu sangat berarti,” ujar Ketum PSSI, Mochammad Iriawan. Susunan pemain timnas U-19 Indonesia vs Vietnam: 1-Cahya Supriadi (GK), 2-Ahmad Rusadi, 4-Muhammad Ferarri (19-Marcell Januar 49’), 5-Kakang Rudianto, 7-Marselino Ferdinan, 8-Arkhan Fikri (6-Frezy Al-Hudalfi 74’), 9-Hokky Caraka (20-Razza Fachrezi 60’), 10-Ronaldo Kwateh, 13-Dimas Juliono Pamungkas, 17-Subhan Fajri (12-Mikael Alfredo 75’), 18-Afriyanto Nico Saputro (28-Rabbani Tasnim 60’). Cadangan: 22-Erlangga Setyo, 23-Yogi Hermawan, 3-Kadek Arel Priyatna, 6-Frezy Al-Hudalfi, 12-Mikael Alfredo, 15-Zanadin Fariz, 16-Radzky Syahwal, 19-Marcell Januar, 20-Razza Fachrezi, 21-Edgard Amping, 27-Ricky Pratama, 28-Rabbani Tasnim. Pelatih: Shin Tae-yong [KOR] Vietnam: 23-Cao Van Binh, 3-Trinh Hoang Canh, 5-Dang Tuan Phong (4-Vu Van Son 62’), 7-Nguyen Anh Tu (8-Nguyen Van Tu 39’), 9-Nguyen Quoc Viet (28-Nguyen Gian Tan 71’), 10-Khuat Van Khang, 12-Nguyen Bao Long, 14-Nguyen Van Truong (13-Nguyen Minh Trong, 71’), 15-Nguyen Dinh Bac, 21-Nguyen Hong Phuc, 24-Nguyen Duc Viet. Cadangan: 1-Ho Tung Han, 2-Ha Chau Phi, 4-Vu Van Son, 8-Nguyen Van Tu, 13-Nguyen Minh Trong,16-La Van Quang Duyet, 17-Nguyen Nhan Nghia, 20-Thai Van Thao, 22-Tran Quoc Dat, 26-Dinh Thanh Dat, 27-Nguyen Nhat Minh, 28-Nguyen Gian Tan. Pelatih: Dinh The Nam [VIE]

Indonesia akan Berpartisipasi di Seri Basket Universitas Dunia

Indonesia akan Berpartisipasi di Seri Basket Universitas Dunia

Grup Rakuten dan Federasi Basket Universitas Jepang (JUBF) membentuk Seri Basket Universitas Dunia (WUBS). Universitas top dari Indonesia, Jepang, Filipina, dan Taiwan akan berlaga di Stadion Yoyogi, Tokyo, pada 9 – 11 Agustus mendatang. WUBS bertujuan untuk memperkuat talenta lokal dan komunitas basket. Turnamen ini memberi wadah bagi para pemain universitas dan tim mereka untuk menunjukkan kemampuan di kancah internasional. Edisi pertama WUBS ini akan diikuti Universitas Pelita Harapan dari Indonesia, Tokai University dari Jepang, Ateneo de Manila University dari Filipina, dan Natinoal Chengchi University dari Taiwan. Tim ini akan bersaing dalam enam pertandingan round robin selama tiga hari untuk memperebutkan gelar juara. “Kami senang para mahasiswa kami bisa mendapat kesempatan ini setelah pandemi. Bepergian, bermain basket, merepresentasikan UPH dan Indonesia sebagai juara LIMA adalah sebuah kehormatan besar,” kata pelatih UPH, Stephen L. Metcalfe. “Untuk bersaing dengan tim universitas Jepang, Taiwan, dan Filipina adalah sesuatu yang spesial. Kami harap bisa merepresentasikan kampus dan negara kami dengan baik serta menikmati turnamen unik ini yang dibuat oleh WUBS,” pungkasnya.

Malaysia Open 2022: Apri/Fadia Semakin Dekat Dengan Gelar Juara

Malaysia Open 2022: Apri/Fadia Semakin Dekat Dengan Gelar Juara

Satu langkah lagi bagi ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti untuk memastikan gelar juara di ajang bulutangkis Malaysia Open 2022. Apri/Fadia baru saja memastikan satu tiket final usai mengalahkan ganda putri Korea Selatan, Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong dengan skor 21-14, 22-20. Apri/Fadia membuka laga yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Sabtu (2/7) sore dengan baik. Mereka unggul jauh di gim pertama, 21-14. Namun di gim kedua, pertandingan seperti akan berlanjut ke gim penentuan saat Apri/Fadia tertinggal 13-17. Tapi kesabaran membuat mereka berhasil menyamakan kedudukan 17-17. Setelah itu, kejar-kejaran angka terus terjadi. Pasangan asal Negeri Ginseng itu meraih gim poin terlebih dahulu 19-20. Namun, Apri/Fadia sukses merebut tiga angka beruntun untuk menutup laga dengan kemenangan 22-20. “Rasanya senang dan bangga, tapi masih ada satu langkah lagi besok. Kita mau terus konsisten dan tidak mau cepat puas,” kata Apri selepas pertandingan. “Di gim kedua tadi kita cuma fokus sama pertandingan. Kita sudah tahu pola permainan mereka dan di saat itu mereka tidak mengubah pola, sementara kita terus cari celah kelemahan mereka, dan akhirnya bisa menang,” sambungnya. Bagi Apri/Fadia, ini merupakan final ketiga dalam empat turnamen pertama yang mereka ikuti. Final lain terjadi di SEA Games Vietnam 2021 dimana Apri/Fadia berhasil merebut medali emas dan saat Daihatsu Indonesia Masters 2022 lalu yang berakhir dengan podium runner up. “Alhamdulillah kita selalu bersyukur dan setiap pertandingan kita mau juara, mau kasih prestasi yang terbaik. Fadia bisa membawa saya sejauh ini, kembali ke final lagi, itu saya juga bersyukur. Kita terus menjaga komunikasi, berusaha semaksimal mungkin dan menata apa yang harus kita perbaiki,” sahut Apri. “Ada rasa tidak menyangka bisa masuk final tiga kali dalam empat turnamen pertama kita. Saya kira bakal pelan-pelan, perlu proses tapi saya juga percaya ini berkat latihan yang sungguh-sungguh karena saya tahu tidak ada usaha yang mengkhianati hasil,” ujar Fadia. Di babak final, Apri/Fadia akan bersua Zhang Shu Xian/Zheng Yu asal China. Apri/Fadia unggul dalam rekor pertemuan 1-0. Mereka menang di babak 16 besar East Ventures Indonesia Open 2022 dengan rubber game 21-16, 16-21, 21-18. “Kita sudah pernah ketemu mereka, jadi sudah sedikit banyak tahu pola masing-masing,” ucap Fadia. “Jadi besok harus all out dan buat semuanya enak biar di lapangannya ikut enak,” pungkas Apri.

Kalahkan Atlet Senior, Dinov Panen Medali di Kejuaraan Berkuda Equestrian Solidarity Challenge

Kalahkan Atlet Senior, Dinov Panen Medali di Kejuaraan Berkuda Equestrian Solidarity Challenge

Atlet muda Indonesia, Nusrtdinov Zayan Fatih atau akrab dipanggil Dinov, berjaya di Kejuaraan Berkuda Equestrian Solidarity Challenge (ESC) Series 2 di Jakarta International Equestrian Park (JIEP) Pulomas Jakarta Timur pada tanggal 22-26 Juni 2022 lalu. Dinov meramaikan persaingan baik di kategori Dressage (tunggang serasi) maupun kelas Show Jumping (lompat rintangan). Lebih spesialnya lagi, kali ini Dinov, atlet muda DNV Equestrian, harus bersaing dengan para seniornya di olahraga berkuda. Tak hanya sekedar bersaing, Dinov pun membuat kejutan dengan mengungguli para seniornya tersebut. Total Dinov membawa pulang enam medali emas, tiga perak dan dua perunggu dalam ESC Series 2 kali ini. Ibunda Dinov sekaligus Founder DNV Equestrian, Riyanti Kutty Nurinda merasa bangga dengan prestasi sang anak. “Prestasi Dinov pada kejuaraan ini sangat membanggakan kami sebagai orang tua, baik di kelas Dressage dan Jumping,” kata Riyanti seperti rilis yang diterima media. “Di kelas Dressage kali ini sangat berbeda dan menantang, karena terdapat juri asing FEI dressage judge level 3, yang benar-benar tidak kenal dengan seluruh peserta. Jadi penilaiannya sangat obyektif berdasarkan atas kualitas kuda dan ridernya,” dia menambahkan. Dari kategori Dressage, di hari pertama kejuaraan, 22 Juni, Dinov mengoleksi 2 medali emas dari kelas Preliminary German Open dan Preliminary FEI U-21 berpasangan dengan kuda Blue Diamond B. Tambahan 1 medali perak juga diraihnya di kelas Preliminary FEI U21 bersama kuda Calimba Do Sol. Sedangkan di hari kedua kejuaraan, 23 Juni, Dinov Kembali mengulang sukses mendapatkan 2 medali emas lagi yaitu bersama kuda Blue Diamond B dengan menjuarai kelas Preliminary German Open dan satu lagi medali emas yang diraihnya bersama kuda Calimba Do Sol di kelas Preliminary FEI Open. Sementara kuda Blue Diamond B kali ini berhasil mendapatkan peringkat keempat. Sementara itu dari kategori Show Jumping, performa Dinov pun tak kalah memukau baik di kelas adu cepat (Speed Class) ataupun di kelas Optimum Time (dimana rider harus masuk garis finish sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan). Di hari pertama kategori ini, Dinov tampil impresif dengan meraih kemenangan ganda di kelas Jumping 95 – 105 Cm Open Speed Class dengan meraih medali emas bersama kuda Püppi dan medali perak saat berpasangan dengan kuda Maura. Di kelas ini semua rider mengalami kendala lain yaitu arena yang sudah agak gelap karena peserta di kelas sebelumnya yang sangat banyak. Namun Dinov bersama kuda Püppi berhasil menjadi satu-satunya rider yang menyelesaikan lomba dengan clear round (tidak ada satupun rintangan yang jatuh). Satu medali perak juga diraih Dinov di kelas Optimum Time 70-90 Cm ditambah satu podium lagi peringkat ke 8 di kelas 50-70 Cm yang diraihnya bersama kuda Calimba Do Sol dengan peserta sebanyak 55 peserta. Memasuki hari terakhir kejuaraan, 26 Juli, Dinov kembali membuktikan sebagai “The Real King” di kelas Jumping 95 – 105 Cm Speed Class dengan menyabet medali emas bersama kuda Püppi dan medali perunggu dengan kuda Maura. Satu medali perunggu juga diraihnya bersama kuda Calimba Do Sol di kelas Optimum Time 50 – 70 Cm, serta tambahan peringkat 4 kelas 40 – 60 Cm dan peringkat 5 kelas 50 -70 Cm yang diraihnya bersama kuda Blue Diamond B. “Mental, kedisiplinan dan kemauan yang keras memang terlihat dari sikap yang Dinov tunjukkan. Khususnya saat bertanding di kelas Jumping 95 – 105 Cm Speed Class,” kata Riyanti.

Optimistis Garuda Nusantara Kampiun Piala AFF U-19 2022

Optimistis Garuda Nusantara Kampiun Piala AFF U-19 2022

Pelatih Tim U-19 Indonesia, Shin Tae-yong optimistis Garuda Muda mampu meraih juara Piala AFF U-19 2022. Hal ini disampaikannya jelang melawan Vietnam besok Sabtu (2/7) malam di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Piala AFF U-19 2022 akan dimulai pada tanggal 2 hingga 15 Juli. Indonesia berada di grup A bersama Brunei Darussalam, Myanmar, Thailand, Vietnam, Filipina. “Persiapan kami sudah berjalan dengan baik. Kondisi pemain sudah siap tempur menghadapi laga pertama melawan Vietnam dan Piala AFF U-19 2022. Kami ingin meraih juara Piala AFF 2022,” kata Shin Tae-yong. “Tentu kami akan kerja keras setiap pertandingan. Vietnam dan Thailand tentu juga menjadi favorit di grup ini. Namun kami tidak boleh menganggap enteng Brunei Darussalam, Myanmar, dan Filipina,” tambahnya. Sementara itu, striker Ronaldo Kwateh mengaku saat ini dalam kondisi prima dan siap memberikan permainan terbaik di Piala AFF U-19. “Setiap pertandingan kami bertekad meraih hasil maksimal. Tentu kami ingin meraih juara Piala AFF U-19 2022,” kata Ronaldo. “Piala AFF U-19 juga menjadi ajang menunjukkan permainan terbaik kita sebelum berlaga di Kualifikasi Piala AFC U-19 dan tentunya Piala Dunia U-20 tahun depan,” tambahnya. Sebelum bermain di Piala AFF U-19, tim U-19 Indonesia telah melakoni dua laga uji coba melawan Persija (0-0) dan Bhayangkara FC (0-1). Garuda Nusantara berkekuatan 28 pemain di ajang bergengsi usia muda Asia Tenggara tersebut. Daftar 28 nama pemain Tim U-19 yang bermain di Piala AFF U-19 2022 1. Ahmad Rusadi 2. Alfriyanto Nico – Persija 3. Arkhan Fikri – Arema FC 4. Cahya Supriadi – Persija 5. Dimas Juliono – Bhayangkara FC 6. Dimas Maulana – Persis Solo 7. Edgard Amping – PSM Makassar 8. Erlangga Setyo – Persis Solo 9. Ferdiansyah Cecep – Persib Bandung 10. Frezy Al Hudaifi – Bhayangkara FC 11. Hokky Caraka – PSS Sleman 12. Kadek Arel – Bali United 13. Kakang Rudianto – Persib 14. Marcell Januar – Persis Solo 15. Marselino Ferdinan – Persebaya 16. Mikael Alfredo – Waanal Bintuka 17. Muhammad Faiz – Bina Taruna 18. Muhammad Ferarri – Persija 19. Muhammad Rafli Asrul – PSM Makassar 20. Rabbani Siddiq – Borneo 21. Radzky Syahwal Ginting – Persija 22. Raka Cahyana – Persija 23. Razzaa Fachrezi – Persija 24. Ricky Pratama – PSM Makassar 25. Ronaldo Kwateh – Madura United 26. Subhan Fajri – Dewa United 27. Yogi Hermawan – Barito Putera 28. Zanadin Fariz – Persis Solo

FPTI Aceh Bakal Gelar Kejuaraan Panjat Tebing untuk Jaring Atlet Baru

FPTI Aceh Bakal Gelar Kejuaraan Panjat Tebing untuk Jaring Atlet Baru

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Aceh bakal menggelar kejuaraan daerah Wall Climbing Open Competition Series 2022 se-Aceh untuk menjaring atlet baru. Kejuaraan panjat tebing ini akan digelar di kompleks Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Kota Banda Aceh, Sabtu-Minggu (23-24/7/2022). Ketua Umum FPTI Aceh, Mahdi Ismail, mengatakan, kejuaraan tersebut sebagai ajang mencari dan membina atlet-atlet muda olahraga panjat tebing di Aceh serta meningkatkan silaturahmi para atlet dan mantan atlet panjat tebing se-Aceh. “Karena di sesi hari terakhir akan diperlombakan khusus di kategori rock master 35++ di mana atlet yang ikut serta merupakan mantan-mantan atlet panjat tebing di masanya,” kata Mahdi, Kamis (30/6). Mahdi berharap ajang tersebut mampu menjaring bibit-bibit baru atlet panjat tebing Aceh yang akan berkiprah di tingkat nasional dan internasional, seperti Pekan Olahraga Nasional dan World Cup IFSC. Ia menyebutkan, peserta Wall Climbing Open Competition Series 2022 se-Aceh terbuka untuk seluruh atlet dari pengurus kabupaten dan kota FPTI se-Aceh, klub panjat tebing, dan organisasi Mapala di Aceh. “Adapun kategori yang diperlombakan adalah lead umum (putra-putri), boulder umum (putra-putri), speed klasik umum (putra-putri),” ujar Mahdi.