Resmi Bergulir, Gorontalo Tenis Cup 2021 Diharapkan Cetak Atlet Muda

Resmi Bergulir, Gorontalo Tenis Cup 2021 Diharapkan Cetak Atlet Muda

Turnamen tenis lapangan untuk usia muda bertajuk Gorontalo Tenis Cup 2021 telah resmi bergulir pada Kamis (11/03/2021) di lapangan indoor Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Turnamen ini dibuka langsung oleh Ketua Pengprov Pelti yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba. Gorontalo Tenis Cup 2021 diikuti oleh 32 peserta yang terbagi dalam 3 kategori, masing-masing tunggal, ganda dan junior. Turnamen yang diselenggarakan oleh Underground Tenis Club (UTC) Gorontalo ini akan berlangsung selama 4 hari mulai 11-14 Maret 2021. “Sebagai pengurus Pelti saya memberikan apresiasi yang besar atas inisiatif klub yang melaksanakan pertandingan. Inilah yang diharapkan oleh Pelti bahwa semua orang berkeinginan besar dalam memajukan tenis, mulai dari pengurus maupun club. Ini artinya bahwa kepedulian insan tenis di Gorontalo sudah luar biasa,” sambut Darda. Darda juga menilai antusiasme dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga dewasa dalam mengikuti turnamen tersebut membuktikan bahwa cabang olahraga tenis di Gorontalo sudah menunjukkan hal yang positif. Dia berharap dengan adanya turnamen tenis di Gorontalo bisa melahirkan atlet-atlet muda yang mampu bersaing di tingkat Nasional dan internasional. “Untuk seluruh insan tenis di Gorontalo mari kita memajukan tenis bersama sama, dan semoga semangat ini tetap berlanjut,” katanya.

6 Pegolf Junior Bali Rebut Gelar Juara

6 Pegolf Junior Bali Rebut Gelar Juara

Enam pegolf muda asal Pulau Dewata berhasil meraih hasil luar biasa dalam turnamen yang diselenggarakan oleh Akademi Golf Indonesia di Lapangan Imperial Golf Karawaci, Tangerang, 6-7 Maret lalu dengan masing-masing meraih gelar juara. Keenam pegolf muda tersebut yakni Kenneth Hanson (juara kategori B putra), Nathan Pangestu (juara II B putra), Axel Pangestu (juara C putra), Jayden Liem (best nett C putra), Abigail Rhea (juara C putri), dan Quinn Leticia (juara D putri). Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Junior Pengprov PGI Bali, Jurry Soeryo Wiharko, menuturkan bahwa Bali tidak mengirimkan wakilnya untuk kategori A. “Kami tidak menurunkan pegolf junior kategori A, sehingga untuk kategori A juaranya bukan dari Bali,” jelasnya, dilansir dari Bali Post. Kesuksesan ini menurutnya sesuai dengan target yang diemban oleh PGI Bali. Diakuinya, penampilan pegolf junior Bali senantiasa menjunjung tinggi sportivitas yang ditopang dengan semangat juang yang tinggi. Apalagi, penampilan mereka kemarin turut disaksikan oleh Ketua Umum PGI Bali, Wayan Muntra, yang didampingi oleh Eddy Pantja yang juga pengurus PB PGI. Pada kesempatan berbeda, Ketua Umum PGI Bali, Wayan Muntra, memberikan apresiasi atas prestasi yang ditorehkan oleh para juniornya. “Saya kira prestasi ini luar biasa, apalagi mereka bisa tampil di lapangan golf sekelas imperial, tentunya kejuaraan ini sangat bergengsi,” ujar Muntra. Ia melanjutkan, keberhasilan ini juga merupakan jerih payah antarpengurus PGI Bali termasuk para orangtua. Hal ini sekaligus berperan sebagai pemberi semangat dan motivasi bagi para pegolf muda lainnya. “Keberhasilan ini juga tak luput dari PGI Bali yang rutin menggelar turnamen bulanan khusus untuk atlet junior,” lanjutnya. Muntra menambahkan, olahraga golf mengandung unsur pendidikan kepada anak-anak, utamanya menanamkan sifat kejujuran dan sportivitas. Selain itu, program turnamen golf bulanan yang rutin dilakukan juga memberikan dampak positif pada pihak lain. “Turnamen golf junior yang digelar tiap bulan diselenggarakan secara berpindah-pindah, dan memberikan manfaat bagi pengelola lapangan golf di Bali,” pungkasnya

Tiga Atlet Panahan BIFZA ASC Sumbang Medali Dari Ajang Internasional

Tiga Atlet Panahan BIFZA ASC Sumbang Medali Dari Ajang Internasional

Tiga atlet binaan klub panahan kota Batam, BIFZA ASC, berhasil meraih prestasi membanggakan pada kejuaraan panahan Kota Tinggi Open Remote Archery Tournament yang diselenggarakan sejak tanggal 26 sampai 28 Februari 2021 lalu. Ketiga atlet tersebut mampu menyabet satu medali emas dan dua medali perunggu dengan kategori berbeda-beda. Untuk kategori Compound Girl U-16, dua atlet BIFZA mendominasi gelar juara setelah Kelly Ardelia Henly meraih medali emas dan Tania Vergawita berhasil memperoleh medali perunggu. Untuk kategori Compound Girl U-16, dua atlet BIFZA mendominasi gelar juara setelah Kelly Ardelia Henly meraih medali emas dan Tania Vergawita berhasil memperoleh medali perunggu. Tidak hanya itu, atlet lainnya bernama Satria Nurwijaya juga berhasil menyabet medali perunggu untuk kategori Recurve Men Open. “Alhamdulillah para pemanah muda kami masih bisa berprestasi walau di tengah pandemi begini,” ujar Ketua Klub BIFZA ASC, Feri Nawa Pamungkas kepada TribunBatam.id, Selasa (2/3/2021). Feri mengungkapkan, kejuaraan panahan ini diselenggarakan oleh persatuan panahan Kota Tinggi Johor, Malaysia. Turnamen dilaksanakan secara daring atau online dan diikuti oleh beberapa negara lainnya. “Tournament remote ini turnamen online. Shooting di lapangan masing-masing dan hasilnya dimonitor online menggunakan sistem. Karena masih pandemi Covid-19, jadi tak ada kumpul-kumpul dalam jumlah besar,” jelas dia lagi. Selain untuk memotivasi para atlet agar terus berprestasi, Feri berharap turnamen ini dapat menjadi salah satu ajang pembinaan bagi para pemanah kategori pelaja. Mengingat, pembinaan atlet masih menjadi fokus utama pihaknya sejauh ini. “Perolehan medali ini merupakan salah satu hasil latihan rutin yang dilakukan setiap sore di lapangan panahan Temenggung Abdul Jamal,” tambah dia. Bahkan, dia ikut mengapresiasi dukungan para orangtua atlet untuk seluruh kegiatan panahan yang ada. “Banyak orang tua atlet berharap agar pemanah muda berbakat BIFZA ASC yang merupakan klub binaan BP Batam dapat memperoleh prestasi yang lebih tinggi lagi di event nasional dan internasional,” sebutnya.

Lima Karateka Muda Majalengka Raih Prestasi Pada Czech Open Karate Cup 2021

Lima Karateka Muda Indonesia Raih Prestasi Pada Czech Open Karate Cup 2021

Prestasi membanggakan kembali datang dari atlet muda Indonesia. Kali ini, kabar gembira datang dari cabang olahraga karate. 5 karateka muda asal Majalengka, Jawa Barat, berhasil menjuarai Czech Open Karate Cup 2021 yang digelar online. Kelima karateka itu tergabung dalam Indonesian Traditional Karate Federation (INATKF). Prestasi mereka menyabet medali perak hingga emas dalam kejuaraan internasional yang bertempat di Republik Ceko pada 20-22 Februari 2021. Kejuaraan yang digelar secara daring itu diikuti oleh 9 negara yakni Ceko, Rusia, Armenia, Kroasia, Austria, Slovenia, Rumania, India dan Indonesia. Lima karateka itu ialah Muhammad Abdullah Ramdhan (11), Mochammad Ridho (15), Rangga Bayoe Pramoedjie (25), Zalsa Lenaya (20) dan Agista Sinantya (15). “Muhammad Abdullah Ramdhan meraih 2 medali emas, Mochammad Ridho 1 emas, Rangga Bayoe 1 emas 1 perak, Zalsa Lenaya 1 emas dan Agista Sinantya dapat 1 medali perak,” kata Bupati Majalengka, Karna Sobahi, saat memberikan penghargaan kepada lima karateka itu di Pendopo Bupati Majalengka pada Selasa (2/3/2021). Karena mengaku sangat bangga kepada lima karateka muda tersebut yang mampu meraih prestasi internasional, di ajang Czech Open Karate Cup 2021, ditengah situasi pandemi COVID-19 saat ini. “Sungguh luar biasa bahwa dari Majalengka bisa berprestasi di kejuaraan internasional dan mendapatkan lima medali emas di kejuaraan di Ceko. Sebagai kepala daerah saya mengucapkan selamat atas prestasi yang diperoleh, mereka telah mengharumkan nama Kabupaten Majalengka,” kata dia. Czech Open Karate Cup sendiri merupakan ajang kejuaraan karate tradisional tingkat yang digelar secara virtual. Para kontingen dari berbagai negara harus mengirimkan video di tiap babaknya. “Yang dilombakan keindahan jurus atau Kata, jadi kita mengirimkan videonya dan dinilai oleh dewan juri di Ceko. Alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan ada lima emas dan dua perak,” ucap Eben Heizer Sembiring selaku Sekjen PB INATKF. Ia pun sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka atas prestasi atletinya di Czech Open Karate Cup 2021. Menurutnya keberhasilan lima karateka muda Majalengka dalam meraih medali di kejuaraan internasional menjadi tolak ukur bagi atlet-atlet karate tradisional untuk mengikuti kejuaraan selanjutnya. “Ini tolak ukur awal yang baik bagi atlet-atlet di Majalengka dan nanti akan ada kejuaraan lagi di Polandia dan akan kita siapkan kesana. Kami yakin mereka mampu berprestasi,” kata dia.

Jaring Atlet Muda Berbakat, Pengcab ESI Kab. Bogor Siap Gelar Turnamen

Jaring Atlet Muda Berbakat, Pegcab ESI Kab. Bogor Siap Gelar Turnamen

Pengurus cabang (Pengcab) eSport Kabupaten Bogor berencana untuk menggelar turnamen guna mencari atlet-atlet muda berbakat. Turnamen tersebut rencananya akan digelar pada bulan Maret mendatang dan diberi nama Piala Ade Yasin Bupati Cup. Turnamen ini digelar setelah mendapatkan hasil positif untuk level desa–desa. Seperti yang dituturkan oleh Ketua Pengcab ESI Kabupaten Bogor, Sandi M. Ilham. “Insyaallah, di bulan maret ini, kita akan gelar event ini,” Kata Sandi, dalam rilis yang diterima wartawan tgl (23/2/2021) Dalam turnamen ini, lanjut Sandi, akan dibagi menjadi tiga segmen yang dipertandingkan yakni Mobil Legend, Free Fire dan PUBG. Sandi menambahkan, selain memperebutkan Piala Ade Yasin Bupati Bogor Tahun 2021, pemenang dalam turnamen ini akan memperoleh uang pembinaan serta berhak mewakili Kabupaten Bogor dalam Piala Gubernur Jawa Barat Tahun 2021. “Turnamen ini merupakan turnamen berjenjang, dimana beberapa waktu lalu telah digelar di desa – desa di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, dan pemenang di turnamen ini berhak mewakili Kabupaten Bogor dalam ajang Piala Gubernur Jawa Barat Tahun 2021,” tambah Sandi. Ia berkeyakinan, di turnamen ini akan muncul atlet–atlet terbaik yang akan mengharumkan nama Kabupaten Bogor, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Saya lihat, dan kita semua telah banyak mendengar ada beberapa anak muda di Kabupaten Bogor telah mengharumkn nama Kabupaten Bogor, dan Insya Allah dengan turnamen ini akan banyak lagi generasi–generasi yang akan mengharumkan nama Kabupaten Bogor,” pungkasnya

Booyah! Free Fire Master League Season III Akhiri Season Reguler Dengan 9 Tim Juara, Ramaikan Jagat Pecinta Esports di Awal 2021

Pertama hadirkan turnamen dua divisi dengan sistem promosi dan degradasi, FFML Siapkan bibit unggul atlet esports

JAKARTA, 22 Februari 2021 – Mengawali tahun 2021, sahut menyahut bunyi komentar para Shoutcasters dan keriuhan survivors di rumah bergema sepanjang 6 minggu penyelenggaraan pertandingan Free Fire Master League (FFML) Season III #ReadyTheMaster. Keseruan semakin memuncak saat FFML Season III sampai di titik perebutan akhir, yakni babak final yang baru saja berakhir pada tanggal 17-18 Februari 2021 untuk Divisi 2, dan pada tanggal 20-21 Februari 2021 untuk Divisi 1. Setelah bertarung hingga 12 Match Days pada regular season, FFML Season III telah mendapatkan sembilan tim juara yang berhak membawa pulang total hadiah sebesar Rp1,5 miliar. Enam tim profesional dari divisi 1, yakni ONIC Olympus, SES Mizu, Red Bull Rebellion, RRQ Hades, Island of Gods dan DG Esports juga berhak atas tiket ke babak Grand Final di turnamen Free Fire Indonesia Master (FFIM) 2021 Spring yang akan berlangsung pada pertengahan Maret 2021. Sedangkan, tiga tim semi-pro dari divisi 2, yakni Siren Esports, NGid Esports, dan Bonafide Esports telah mendapat slot langsung untuk masuk di babak Play-Ins 1 FFIM 2021 Spring. FFIM 2021 Spring merupakan turnamen kualifikasi selanjutnya yang didesain untuk mencari perwakilan tim nasional esports Indonesia di kejuaraan dunia. Christian Wihananto selaku Produser Free Fire di Garena Indonesia menjelaskan “Free Fire Master League sudah kita laksanakan selama 3 musim semenjak tahun 2020. Garena terus mendukung perkembangan ekosistem esports Indonesia dalam mencari bibit unggul atlet esports. Ini supaya esports bisa berkembang menjadi olahraga kompetitif di Indonesia yang mengharumkan nama bangsa, sama halnya dengan olahraga bulu tangkis atau sepakbola. Garena mengucapkan selamat kepada 6 tim dari divisi 1 dan 3 tim dari divisi 2 yang tak hanya berhak membawa pulang Prize Pool, namun juga memperoleh tiket ke pertandingan berikutnya di Free Fire Indonesia Master 2021 Spring.” Perjuangan para tim esports ini berawal dari FFML Season III yang dibuka Januari 2021 lalu. Menargetkan lebih banyak atlet muda esports yang dikembangkan #ReadyTheMaster, turnamen FFML dirancang berbentuk sistem turnamen berjenjang. Melalui skema dua divisi, FFML tidak hanya ditujukan untuk Pro-Player, tetapi juga menjadi wadah persiapan kompetisi esports bagi para talenta baru. FFML Season III mengusung format best of 6 dan menggunakan sistem poin liga. Placement point dan kill point yang didapat tiap tim setiap match day dikonversi menjadi sistem poin liga untuk setiap grup. Tercatat terdapat 3 grup (Pot) untuk setiap Divisi yang diikuti oleh 18 tim dari Divisi 1 dan 12 tim dari Divisi 2. Sistem promosi dan degradasi juga diberlakukan pada tim dari setiap divisi untuk menjamin kualitas para pemain dan kompetisi. Finalis Free Fire Master League Season III langsung dapat mengamankan posisinya di Divisi 1 untuk Free Fire Master League Season IV, bahkan 3 finalis Divisi 2 juga mendapatkan promosi masuk Divisi 1. Lewat babak Play-Offs dan Division Qualifiers yang nantinya masih akan berlanjut, beberapa tim dalam posisi bawah baik dari Divisi 1 atau 2 masih harus berjuang untuk amankan posisi mereka, atau turun kelas ke Divisi 2 pada season pertandingan berikutnya. Rekap Pertandingan Final FFML Season III Berbagai hal unik terjadi selama turnamen ini, serangan balik dari sang juara FFIM 2020 Fall, EVOS Esports, harus berujung tragis dengan poin liga yang seri namun terpaut oleh point difference (total poin pertandingan) dengan DG Esports di Final Day 2 kemarin (21 Februari 2021). Hal ini menjadikan EVOS Esports gagal menjadi juara bertahan FFML, gagal mendapatkan tiket emas menuju Grand Finals FFIM 2021 Spring, dan harus berjuang kembali di Play-off agar bisa masuk ke Play-ins FFIM 2021 Spring. ONIC Olympus menjadi satu-satunya tim yang berhasil mempertahankan gelar juara pertama FFML sejak Season I sampai Season III kemarin. Walaupun para fans dan Survivor lain se-Indonesia tidak dapat mengikuti secara langsung di lokasi, keramaian di kolom komentar YouTube dan Facebook Live Free Fire Esports Indonesia tentunya terus menggema sepanjang final pelaksanaan FFML Season III. Tercatat lebih dari 33 juta penonton telah mengikuti jalannya pertandingan sejak FFML Season III dibuka pada awal Januari 2021. Christian turut menambahkan “Kami juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi Survivor dan fans seluruh Indonesia yang telah mendukung tim favorit dan memeriahkan pertandingan tahun ini, walau harus menonton dari rumah masing-masing. Hal ini sejalan dengan komitmen Garena untuk membuat berbagai event esports Free Fire dapat diakses dengan mudah oleh para Survivor dan fans Free Fire dimanapun mereka berada. Dengan lebih dari 33 juta penonton dari seluruh Indonesia yang menyaksikan keseluruhan Free Fire Master League Season III, kami berharap kompetisi Free Fire dapat menyatukan komunitas passionate gamers Indonesia dimanapun mereka berada, sekaligus menginspirasi calon-calon talenta baru di dunia esports.” Penyelenggaraan FFML Season III dan FFIM 2021 Spring turut mempertegas posisi Garena Free Fire sebagai “Esports Mobile Game of the Year 2020”, yang diberikan oleh Esports Awards 2020. Di tingkat nasional, game ini juga menerima penghargaan sebagai “Game Esports Terfavorit Indonesia” oleh Indonesian Esports Awards 2020.

Jelang SEA Games, PSSI Ingin Timnas U-23 Lakoni Minimal Tiga Laga Uji Coba

Jelang SEA Games, PSSI Ingin Timnas U-23 Lakoni Minimal Tiga Laga Uji Coba

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-23 tengah melakukan pemusatan latihan/training camp (TC) di Stadion Madya dan Lapangan D, Jakarta. Saat ini, TC sudah memasuki pekan kedua. Berbagai menu latihan pun sudah diberikan tim pelatih demi perkembangan positif pemain timnas. Selain menggelar latihan, Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, meminta agar timnas U-23 menjalani tiga laga uji coba sebelum mengakhiri pemusatan latihan (TC) di Jakarta pada akhir Februari. Menurutnya, sudah ada beberapa tim yang bersedia menjadi lawan. “Saya meminta minimal ada tiga kali pertandingan persahabatan. Kalau bisa sebenarnya lima kali, tetapi melihat perkembangannya,” ujar Iriawan kepada awak media di Jakarta, Kamis (18/2/2021). “Kemudian sudah ada yang bersedia (menjadi lawan). Kalau tidak salah, Bali United dan Persib U-23,” tambahnya. Timnnas U-23 yang dipersiapkan untuk mengarungi SEA Games 2021 ini memang dijadwalkan menjalani TC di Jakarta hingga akhir Februari. Namun, hingga pekan kedua pelaksanaan TC, pelatih Shin Tae-yong masih terus membenahi fisik para pemain yang dinilai turun karena tidak bertanding hampir setahun. Iriawan pun mengaku setuju dengan program latihan pelatih asal Korea Selatan tersebut. Sebab menurutnya, bukan hal bagus juga jika para pemain dipaksa bertanding ketika kondisi kebugaran belum sempurna. “Saya juga meminta jangan melakukan ‘sparring’ dengan tim lain kalau fisik belum siap,” pungkas Iriawan. SEA Games 2021 dijadwalkan berlangsung di Vietnam, 21 November- 2 Desember. PSSI menargetkan medali emas dari ajang ini demi mengulangi prestasi serupa yang terakhir kali diraih pada 1991 silam. Saat ini, skuad Timnas Indonesia U-23 sudah lengkap. Dalam sesi latihan Rabu 17 Februari 2021, tiga pemain Osvaldo Haay, Braif Fatari, dan Rizky Pellu, sudah gabung. Mereka melengkapi formasi 36 pemain yang dipanggil oleh Shin Tae-yong. Sesuai aturan yang berlaku, SEA Games memberikan kelonggaran kepada para pesertanya untuk mendaftarkan dua pemain senior. Namun, aturan resmi untuk SEA Games kali ini terkait hal tersebut belum muncul sampai sekarang. Sementara untuk ajang SEA Games 2021 sendiri direncanakan akan berlangsung mulai bulan November mendatang di Hanoi, Vietnam. Pada SEA Games 2019 lalu, timnas Indonesia meraih perak usai kalah 0-3 dari Vietnam pada laga final yang berlangsung di Stadion Rizal Memorial Manila, Filipina.

Tarik Pemain Unggulan, PBSI Kirim Pemain Muda Untuk Tambah Jam Terbang

Tarik Pemain Unggulan, PBSI Kirim Pemain Muda Untuk Tambah Jam Terbang

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) kembali menarik keikutsertaan atlet Indonesia. Kali ini giliran Anthony Sinisuka Ginting, Gresyia Polii/Apriyani Rahayu dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang ditarik dari ajang Swiss Terbuka Super 300. PBSI menyampaikan alasan ditariknya tiga pemain unggulan dikejuaraan level super 300 itu. “Pertama, ketiga wakil ini lebih dipersiapkan untuk meraih prestasi maksimal pada kejuaraan All England yang akan digelar pada 17-21 Maret di Birmingham, Inggris,” jelas PBSI. Kedua, melihat performa pada tiga turnamen Leg Asia di Thailand sebelumnya, mengikuti tiga kejuaraan secara beruntun hasilnya tidak maksimal. Terbukti, Indonesia hanya mendapat gelar satu juara pada Yonex Thailand Terbuka, yang didapat oleh Greysia/Apriyani. “Ketiga, meskipun turnamen Swiss Terbuka merupakan kejuaraan untuk kualifikasi Olimpiade, absennya 3 wakil ini tidak mempengaruhi mereka untuk merebut tiket mengikuti Olimpiade Tokyo, Juli mendatang,” jelas PBSI. “Bisa disebut, tiket ke pesta olahraga paling akbar sejagat tersebut, telah diamankan oleh ketiga wakil Skuad Merah-Putih,” pungkas PBSI. Ditariknya tiga perwakilan Indonesia tersebut, maka PBSI membawa pemain-pemain muda untuk menambah jam terbang mereka di kejuaraan internasional. Serta, mempersiapkan para pemain unggulan untuk meraih prestasi di ajang yang levelnya lebih tinggi. Jika sesuai jadwal, Yonex Swiss Open 2021 sendiri akan berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, pada 2-7 Maret 2021 mendatang. Dua wakil Indonesia menjadi unggulan turnamen. Mereka adalah Shesar Hiren Rhustavito yang menjadi unggulan 7 dan pasangan ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja yang menjadi unggulan 2. Vito yang merupakan wakil tunggal putra satu-satunya akan menghadapi pebulutangkis asal Korea Selatan, Son Wan Ho. Sementara Hafiz/Gloria akan berjumpa Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa (India). Untuk sisanya, skuad Merah-Putih akan diisi oleh pemain muda, mereka adalah: Tunggal Putri Gregoria Mariska Tunjung vs Line Højmark Kjaersfeldt (Denmark) Ruselli Hartawan vs Iris Wang (Amerika Serikat) Ganda Putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin vs Eloi Adam/Julien Maio (Perancis) Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan vs Jason Anthony Ho-Shue/Nyl Yakura (Canada) Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri vs Jeppe Bay/Lasse Mølhede (Denmark) Ganda Putri Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto vs Selena Piek/Cheryl Seinen (8/Belanda) Nita Violina Marwah/Putri Syaikah vs Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard (Thailand) Ganda Campuran Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso vs Tan Kian Meng/Lai Pei Jing (5/Malaysia) Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari vs Lee Jhe-Huei/Hsu Ya Ching (China Taipei)

Cari Tim Nasional Indonesia Untuk Kejuaraan Dunia, Garena Resmi Buka Pendaftaran Free Fire Indonesia Masters 2021 Spring

Free Fire Indonesia Masters 2021 Spring

Jakarta, 8 Februari 2021 – Garena, perusahaan platform internet dengan pertumbuhan tercepat di dunia akan kembali mengadakan turnamen Free Fire terbesar di Indonesia, Free Fire Indonesia Masters (FFIM) 2021 Spring. Hadirnya FFIM 2021 Spring menjadi salah satu bentuk komitmen Garena Free Fire mendukung perkembangan ekosistem esports Indonesia melalui kompetisi. FFIM 2021 Spring memberikan kesempatan bagi seluruh pemain Free Fire untuk mewakili Indonesia sebagai atlet esports di turnamen tingkat dunia. Christian Wihananto selaku Produser Game Garena Free Fire Indonesia menyatakan, “Sebagai bagian dari komitmen kami dalam terus mengembangkan esports Indonesia melalui kompetisi, FFIM 2021 Spring ini kami hadirkan bagi seluruh survivors di berbagai daerah nusantara. Semua pemain memiliki kesempatan yang sama untuk bisa mewakili Indonesia di kejuaraan dunia, baik pemain baru maupun profesional, tanpa batasan dari sisi level skill maupun perangkat yang mereka miliki. Sistem turnamen ini memungkinkan terjadinya pertandingan yang seru dan tidak terduga, dimana tim-tim baru bisa saja tiba-tiba mencuri kemenangan dari tim profesional juara turnamen sebelumnya sekalipun” Memperebutkan hadiah total sebesar 800 juta rupiah, turnamen FFIM 2021 Spring juga akan menjadi titik awal perjuangan tim-tim Indonesia memperebutkan kesempatan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Pemenang dari turnamen FFIM 2021 Spring nantinya akan berkesempatan membawa nama Indonesia pada turnamen kelas dunia. “Kami mengajak dan membuka kesempatan bagi pemain di seluruh Indonesia untuk dapat turut bergabung di FFIM 2021 Spring, dan merasakan keseruan dalam turnamen Free Fire terbesar di Indonesia. Mari kita nantikan bersama kejutan apa yang akan dibawa generasi-generasi juara berikutnya dalam turnamen ini,” tambah Chris. Kesempatan Lawan Tim-Tim Terbaik dari Free Fire Master League Season III FFIM 2021 Spring juga memberikan kesempatan bagi siapapun untuk dapat bertanding melawan tim-tim terbaik turnamen Free Fire Master League (FFML) Season III. Seperti diketahui, FFML Season III yang saat ini masih berlangsung merupakan turnamen yang mempertandingkan tim profesional maupun semi-profesional dalam dua divisi, dengan nama-nama besar seperti EVOS Esports, RRQ Hades, ONIC Olympus, Aura Esports, dan Island of Gods. Menyambut baik pembukaan FFIM 2021 Spring, perwakilan pemain Evos Esports, Regi “EVOS.MR05” Pratama, juara FFIM 2020 Fall tahun lalu mengatakan, “Tim kami menjadi bukti dari perjuangan tanpa lelah sepanjang Free Fire Indonesia Master sejak musim pertama di 2019 lalu. Berkali-kali membawa nama Indonesia di kancah internasional, kami sangat menantikan kehadiran jagoan-jagoan Free Fire berikutnya di FFIM 2021 Spring. Bagi semua Survivors di Indonesia, ayo daftar dan bertanding di turnamen FFIM 2021 Spring dan tunjukkan skill kalian di The Arena! #IMReady.” Survivors dari seluruh Indonesia bisa mendaftarkan timnya untuk berpartisipasi di babak Open Qualifier FFIM 2021 Spring melalui mode turnamen dalam game yang dinamai The Arena. Syarat yang perlu dipenuhi oleh pemain yang ingin berpartisipasi adalah mencapai minimal level 40 dan rank Diamond 1 pada profil pemain mereka. Pendaftaran FFIM 2021 Spring dibuka pada  tanggal 8 – 14 Februari 2021. Sementara itu, rangkaian pertandingan Open Qualifiers FFIM 2021 Spring akan dimulai pada hari Minggu, 14 Februari 2021 (pukul 13:00 – 18:00 WIB). Informasi lebih lanjut mengenai turnamen FFIM 2021 Spring dapat dapat dilihat di: https://turnamen.ff.garena.co.id/ffim-2021-spring/ Daftarkan tim terbaikmu sekarang dan jadilah tim nasional Indonesia!

Jaring Atlet Berpotensi, Polda Sumbar Gelar Kejurda Menembak

Jaring Atlet Berpotensi, Polda Sumbar Gelar Kejurda Menembak

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menggelar lomba Kejuaraan Daerah (Kejurda) menembak yang diikuti 16 klub dari Provinsi Sumbar dan Jambi yang digelar di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumbar pada Rabu. Kejurda ini memiliki beberapa tujuan, diantaranya yaitu guna menjaring atlet berpotensi daerah. Selain itu, menurut Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Toni Harmanto, mengatakan kejuaraan daerah menembak tahun ini bertujuan sebagai ajang evaluasi bagi atlet sejauh mana peningkatan prestasi yang mereka raih. “Kita semua mengetahui bahwa latihan terbaik adalah bertanding,” tegas Toni Harmanto, dilansir dari Antara. Lebih lanjut, Kejurda ini digelar dalam menghadapi Pekan Olahraga Pelajar (POPNAS) 2021, Kejuaraan Nasional (KEJURNAS) 2021 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2021. Ia mengatakan Pengprov Perbakin Sumbar sedang gencar-gencarnya melaksanakan pertandingan baik untuk bidang berburu, bidang reaksi maupun bidang tembak sasaran. Pihaknya akan menjaring atlet yang potensi dari berbagai kabupaten kota untuk dilakukan pembinaan dalam program Pengprov Perbakin Sumbar. “Untuk itu saya harapkan kepada seluruh atlet agar dapat termotivasi untuk lebih berprestasi secara maksimal,” kata dia. Toni Harmanto yang juga menjabat sebagai Ketua Pengprov Perbakin Sumbar ini juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kejuaraan tersebut. Ia turut berpesan kepada para juri serta petugas di lapangan ia meminta mereka selalu menegakkan aturan dan ketentuan yang berlaku sehingga kejuaraan daerah menembak Piala Kapolda Tahun 2021 ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar. “Kepada seluruh atlet saya ucapkan “Selamat Bertanding”, ikuti seluruh aturan yang tertuang dalam petunjuk teknis dan raihlah prestasi setinggi-tingginya dengan selalu mengedepankan nilai kebersamaan dan sportivitas. tetap jaga keselamatan pribadi dan rekan-rekan selama pertandingan dilaksanakan,” pungkasnya.

Banyak Pegolf Junior Mentereng, PGI Bali Optimis Cetak Atlet Berprestasi

Banyak Pegolf Junior Mentereng, PGI Bali Optimis Cetak Atlet Berprestasi

Tiga pegolf junior asal Pulau Dewata yakni Kenneth Henson Sutianto, Abigail Rhea Soeryo Wiharko, dan Margoz Kamengmau mampu meraih prestasi pada turnamen golf bertajuk Gobar Junior Golf yang berlangsung pada tanggal 30-31 Januari kemarin. Turnamen yang digelar di Lapangan Royal Golf Club West-North Course, Jakarta, tersebut, Kenneth mampu keluar sebagai juara 1 untuk kategori B. Sementara dua rekan lainnya, Abigail Rhea Soeryo Wiharko mampu keluar sebagai runner up pada kategori C dan Margoz Kamengmau tampil sebagai juara IV kategori C . Berkat torehan ketiganya, Persatuan Golf Indonesia (PGI) Bali memberikan apresiasi. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Pembinaan Golf Junior PGI Bali, Komang Darmawan. Menurut Komang, sudah banyak yang mulai terasah bakat dan talentanya hingga mampu mengukir prestasi di level nasional. “Kami akui saat ini banyak pegolf belia yang berusia sampai dengan 7 tahun yang mulai belajar pegang stick, dan memukul bola golf,” sebut Komang Darmawan, dilansir dari Bali Post. Oleh sebab itu, dirinya mengaku optimis Bali mampu menelurkan pegolf junior yang mampu berprestasi di kancah nasional. Ia pun bangga dengan geliat pembinaan pegolf junior di Pulau Bali yang cukup gencar. Hal ini terbukti tiap penyelenggaraan event bulanan, pesertanya mencapai 30-35 atlet. Bahkan, putra putri pekerja golf di Bali Handra banyak yang mulai menekuni olahraga ini. Untuk event selanjutnya, PGI Bali sedang bersiap untuk menggelar event bulanan junior. Semestinya, event tersebut berlangsung pada bulan Desember 2020. Karena adanya peraturan PSBB dan PPKM, maka diundur menjadi tanggal 30-31 Januari kemarin. Namun, lagi-lagi kembali harus di-reschedule karena berbarengan dengan Gobar Junior Golf di Jakarta. “Oleh karena jadwalnya berbarengan dengan event nasional di Jakarta, maka turnamen bulanan junior ditunda lagi menjadi hari Minggu (7/2/2020) di Sanur,” jelas Komang Darmawan. Lebih lanjut, Komang Darmawan menjelaskan hingga kini sudah terdaftar 27 pegolf yang masuk dalam kategori U-10 dan kategori usia 15-18 tahun.

Pandemi Belum Usai, Osaka International Challenge 2021 Dibatalkan

Pandemi Belum Usai, Osaka International Challenge 2021 Dibatalkan

Turnamen bulu tangkis untuk atlet junior bertajuk The Yonex Osaka International Challenge 2021, resmi dibatalkan. Asosiasi Bulu Tangkis Jepang atau dikenal Nippon Badminton Association (NBA) mengeluarkan pengumuman tersebut dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (30/1) waktu setempat. Pandemi Covid-19 yang belum juga mereda menjadi faktor utama turnamen yang awalnya direncanakan digelar pada 31 Maret hingga 4 April tersebut dibatalkan. “Osaka International Challenge untuk pemain muda dibatalkan, karena sulit untuk menjamu pemain asing di bawah peraturan imigrasi saat ini,” kata Asosiasi Bulu Tangkis Jepang, seperti dikutip dari AFP. Pembatalan tersebut terjadi hanya enam bulan jelang gelaran Olimpiade Tokyo, yang jika terlaksana akan dimulai pada 23 Juli 2021, yang semula dijadwalkan pada 2020 namun batal karena terkendala pandemi. Seorang juru bicara asosiasi mengatakan bahwa dia prihatin dengan nasib kompetisi bulutangkis lainnya yang digunakan sebagai kualifikasi untuk Olimpiade. “Kami khawatir apakah pertandingan yang dijadwalkan pada Maret dan seterusnya – yang akan digunakan sebagai bagian dari proses seleksi atlet Olimpiade – akan diadakan sesuai jadwal,” jelasnya. Sebagian besar wilayah Jepang, termasuk Tokyo dan kota barat Osaka, saat ini tengah berada dalam keadaan darurat akibat lonjakan kasus virus corona. Hal itu berimbas pada penutupan perbatasan untuk hampir semua orang asing, tidak terkecuali atlet. Keadaan darurat, yang saat ini diterapkan di daerah yang terkena dampak akan tetap berlaku hingga setidaknya 7 Februari. Secara keseluruhan, Jepang telah mencatat lebih dari 5.400 kematian sejak pandemi dimulai awal tahun lalu, dikutip dari Kantor Berita RMOL.

Jelang Kejurnas U-18, Tim Bisbol Kalsel Gelar Persiapan dan Seleksi

Jelang Kejurnas U-18, Tim Bisbol Kalsel Tetap Gelar Persiapan

Tim bisbol junior Kalimantan Selatan saat ini tengah bersiap jelang kejuaraan nasional (kejurnas) bisbol U-18 di Jakarta dalam waktu dekat. Berbagai persiapan telah digelar termasuk latihan dan seleksi yang dipimpin oleh pelatih kepala, Hajri Rahman. Rangkaian persiapan ini sudah mulai sejak beberapa bulan lalu. Mereka memusatkan kegiatan latihan di lapangan Bisbol Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru tepatnya di samping Fakultas Teknik. Selain itu untuk kejurnas ini, pelatih melakukan seleksi pemain yang berbakat untuk masuk tim. Hajri Rahman membenarkan pihaknya saat ini tengah melakukan seleksi untuk tim yang akan ke kejurnas nanti. “Masih 50:50 sih apakah nantinya Kejurnas U 18/Junior ini akan jadi diadakan. Memang terjadwal pada 10 – 16 Februari nanti,” ucap Hajri, dilansir Banjarmasin Post. Meski begitu pihaknya terus mempersiapkan diri dan tim jika event tersebut jadi digelar. Saat ini seleksi pertana sudah dilakukan dan ada 32 atlet bisbol kemudian seleksi dua menjadi 18 atlet dan dalam waktu dekat akan dipilih menjadi 14 atlet untuk berangkat ke Kejurnas. Sambil mencari tim kejurnas U 18 atau junior, latihan terus digenjot baik dari teori dan games atau permainan langsung. Ini agar para pemain mengetahui permainan baik taktik, stretegi yang sebenarnya di lapangan. “Kita akui di bisbol ini sulit cari sparring partner,” ucapnya. Ia akui Kalimantan Selatan memang masih kekurangan para pemain bisbol junior. Meski begitu beberapa pemain kalsel juga dikenal di dunia bisbol Indonesia, seperti pemain muda Januardha Valerio Itta yang kerap disapa Dede. Ada pula pemain senior A Effendi, Didi Wahyudi, Vicky Sugiantoro yang pernah memperkuat tim nasional bisbol. “Ada juga beberapa pemain kita yang duu pernah dipanggil untuk seleksi timnas bisbol yakni Romianto, Fuguh Santoso, A Kurnaini, Rojiun Joko, Mujiono dan saya sendiri (Hajri Rahman),” paparnya. Selain itu bisa dikatakan Kalsel berpotensi menghasilkan pemain-pemain bisbol junior. Desember 2020 lalu pihaknya mengadakan event, berisi pemain-pemain senior dan junior yang diharapkan akan memunculkan pemain-pemain bisbol junior. “Dede salah satu pemain muda kita yang sangat-sangat berbakat, pernah ikut kejuaran di Taiwan, ia bisa main di segala posisi,” pungkas Hajri.

FIBA 3X3 2022 Akan Digelar Di Antwerp

FIBA 3X3 2022

Sobat muda NYSN penggemar basket, khususnya 3X3, FIBA telah secara resmi mengumumkan bahwa kejuaraan dunia 3X3 akan berlangsung di kota Antwerp, Belgia. Setelah tertunda karena wabah corona maka kejuaraan akan berlangsung pada bulan Juni 2022 mendatang. Sejatinya kota Antwerp juga akan menyelenggarakan Crelan 3X3 Europe Cup 2020 akan tetapi dibatalkan. Acara kejuaraan dunia 3X3  akan diselenggarakan oleh Federasi Bola Basket Belgia dan bekerjasama dengan Flanders. Acaranya sendiri akan diselenggarakan di  Groenplaats, sebuah tempat ikonik yang berada di kota Antwerp. Sekjen FIBA  Andreas Zagklis mengatakan “FIBA dengan senang hati membawa kejuaraan dunia 3X3 2022 ke Belgia. Kota bersejarah Antwerp menjanjikan pengalaman  yang spektakuler sepanjang sejarah 3X3” 20 tim pria dan wanita, termasuk tuan rumah, akan bersaing menjadi yang terbaik di Antwerp. Pada kejuaraan dunia 3X3 2019 di Belanda tim wanita China dan tim pria Amerika telah berhasil menjadi juara. 3X3 pertama kali dimainkan di olimpiade pemuda tahun 2010 di Singapura. Pada 9 Juni 2017 3X3 ditambahkan pada program olimpiade Tokyo.

Daftar Alumni DBL Yang Masuk Pick List Klub via IBL Rookie Draft 2020

Daftar Alumni DBL Yang Masuk Pick List Klub via IBL Rookie Draft 2020

Beberapa waktu lalu tepatnya pada Senin (30/11), Indonesian Basketball League (IBL) telah resmi mengumumkan Rookie Draft 2020. Menariknya, ada 13 alumni Development Basketball League atau DBL yang dipilih langsung oleh klub peserta IBL musim ini. Sekadar informasi, seorang pemain debutan memiliki dua cara untuk bisa masuk dan bermain di IBL, yakni melalui jalur “draft” dan rekomendasi. Sementara itu, Pacific Caesar Surabaya dan Bali United jadi klub terbanyak yang “mengambil” alumni DBL untuk memperkuat skuad mereka di musim selanjutnya. Masing-masing klub itu mantap memilih tiga pemain yang terdaftar di draft IBL Rookie 2021. Selain kedua klub itu ada lima klub lainnya yang juga memilih DBL alumni sebagai amunisi timnya. Klub-klub IBL sendiri mendapat kesempatan melengkapi skuad mereka hingga 24 Desember kemarin. Setelah itu, bursa transfer pemain IBL telah berakhir. Dari situ, baru bisa dilihat berapa jumlah pemain rookie yang memperkuat klub peserta, di luar pemilihan melalui IBL Rookie Draft 2020. Berikut ini 13 alumni DBL yang terpilih melalui IBL Rookie Draft 2020 yang akan melakoni debut di IBL musim ini: Satria Muda Pertamina Jakarta: M.Arief Febri S (SMAN 6 Bogor-Top 50 DBL Camp 2016*) Kelvin Sanjaya (SMAN 1 Pekanbaru-DBL All Star 2017) West Bandits Solo: Rioga Deswara (SMA Cendana Pekanbaru-DBL All Star 2013) Bali United: I Putu Yudiantara (SMAN 1 Denpasar-Participants DBL 3×3 2018) Habib Tito Aji (SMA Karangturi Semarang-Third place DBL 3×3 National Championship 2014) Winston Swenjaya (SMA Santo Yoseph Denpasar-Honda DBL All Star 2015 dan 2016) Prawira Bandung: Teemo (SMA Sutomo 1 Medan-DBL All Star 2014) Yudha Saputera (SMAN 2 Cirebon-Participants Honda DBL West Java Series 2015) Pacific Caesar Surabaya: Andreas Kristian Vieri (Nation Star Academy -DBL All Star 2016) Agung Jaya Kusuma (SMAN 15 Surabaya-DBL Participants 2015) Gregorio Claudie W (SMAN 3 Sidoarjo-DBL Selection 2012) Bank BPD DIY Bima Perkasa: Samuel Devin (SMA Regina Pacis Surakarta-DBL All Star 2015) Pelita Jaya Bakrie: Alfredo Tanujaya (SMA Budhaya 2 Jakarta-DBL Participants 2014)

PSSI dan Kemenpora: Piala Dunia U-20 Masih Sesuai Jadwal!

Logo Piala Dunia U-20

Belum meredanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia membuat beredar kabar pelaksanaan Piala Dunia U-20 2021 yang akan berlangsung di Indonesia mengalami penundaan dari jadwal semula yang rencanya digelar pada 20 Mei sampai 12 Juni 2021. Pasalnya, hingga lima bulan jelang kick-off Piala Dunia U-20 2021, perwakilan FIFA belum juga datang ke Indonesia. Namun, PSSI dan Kemenpora mengumumkan jika hingga saat ini Piala Dunia U-20 masih akan berlangsung sesuai jadwal. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Plt Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, menegaskan bahwa perhelatan Piala Dunia U-20 2021 masih on schedule. “Sebelum ada surat pernyataan resmi dari FIFA, Piala Dunia U-20 2021 masih on schedule,” kata Yunus Nusi saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (15/12/2020). Lebih lanjut, saat ditanya bagaimana kabar terakhir komunikasi dengan FIFA khususnya soal kehadirannya ke Indonesia, Yunus mengatakan hal itu bukan lah kewenangan PSSI. “Itu ranahnya Inafoc,” singkat Yunus. Senada, Kemenpora memastikan bahwa belum ada pengumuman perubahan agenda Piala Dunia U-20 2021. Seskemenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan sejauh ini FIFA masih on the track menjalankan ajang piala dunia usia muda itu pada 20 Mei-12 Juni 2021. Oleh karena itu pemerintah tetap berusaha untuk menyelesaikan proses renovasi venue Piala Dunia U-20 sesuai dengan tahapan bahwa ajang ini dihelat pada 20 Mei-12 Juni. “Sepanjang tidak ada perubahan (jadwal Piala Dunia U-20, red) dari FIFA, seperti arahan Pak Menteri Zainudin Amali, show must go on, renovasi terus berjalan,” ucap Gatot, Rabu (16/12). Sejauh ini PSSI dan pemerintah telah menunjuk enam Stadion sebagai perhelatan Piala Dunia U-20. Stadion-stadion tersebut pun kini tengah dikebut proses renovasinya. Keenam stadion tersebut yakni Stadion Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Gelora Sriwijaya (Palembang), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Surakarta), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion I Wayan Dipta (Bali).

Jaring Atlet Muda Berbakat, Sarawijaya Dana Mandiri Cup I Sukses Digelar

Para Peserta Sarawijaya Dana Mandiri Cup I

Sebanyak 549 pebulu tangkis putra-putri dari berbagai kategori usia mengikuti Kejuaraan Bulutangkis ‘Sarawijaya Dana Mandiri Cup I/2020’ di GOR Praja, Badung, Rabu (16/12) malam, hingga Minggu (20/12) malam. Peserta tidak hanya berasal dari Bali, melainkan juga dari Mataram, Nusa Tenggara Barat. Total ada 33 klub bulu tangkis yang mengikuti kejuaraan ini. Kategori yang diperlombakan yakni mulai dari pra usia dini (U-9), usia dini (U-11), anak (U-13), pemula (U-15), remaja (U-17) dan taruna (U-19). Ketua Panpel, Ni Putu Desiana Ratna Dewi, mengaku tidak menyangka dengan antusiasme yang diberikan oleh masyarakat. Meski digelar ditengah pandemi, jumlah peserta yang ikut membludak. Kendati demikian, panitia pelaksana tetap mematuhi protokol kesehatan. “Jadi, penonton di GOR sangat terbatas, sehingga tidak terjadi kerumunan massa,” ujar Putu Desiana. “Bagi peserta dari luar Bali seperti Mataram, wajib menjalani rapid test,” lanjutnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kejuaraan ini bertujuan untuk menjaring atlet berbakat dan bertalenta di usia dini. Khusus bagi juara tunggal putra dan putri, kelompok pemula dan remaja, akan dibiayai guna berlanjut ke ajang nasional. Di sisi lain, Ketua umum Pengkab PBSI Buleleng, Gede Darmawan, mengatakan, jika ia dan pihaknya salut atas terselenggaranya kejuaraan ini meski ditengah keterbatasan karena pandemi. Menurut Darmawan, pihaknya menjaring 19 atlet yang akan dibina oleh PBSI Buleleng. 19 atlet tersebut terdiri atas 12 atlet putra dan 7 atlet putri.

PABSI Siapkan Dua Atlet Untuk Kejuaraan Dunia Junior

Tim Angkat Besi Indonesia saat ini sedang menyiapkan dua atlet mereka untuk berlaga pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior di Jeddah, Arab Saudi. Adapun kejuaraan tersebut berlangsung pada 5-18 Maret 2021. “Kami menyiapkan Rizky Juniansyah,” kata Wakil Ketua Umum PABSI Djoko Pramono. Rizky yang menjadi juara bertahan pada kejuaraan dunia angkat besi remaja virtual di Peru, Oktober lalu akan naik kelas ke junior. Pada kelas junior, Rizky akan ditemani Rahmat Erwin Abdullah di kelas yang sama yakni 73 kilogram. Saat ditanya mengenai peluangnya di Kejuaraan Dunia Junior, Rizki Juniansyah yang mengatakan akan mencoba untuk memecahkan rekor dunia junior dengan angkatan 153 kg di angkatan snatch dan 193 di angkatan clean and jerk. Dalam hasil latihan dan tes progres Rizki telah berhasil melakukan angkatan snatch seberat 150 kg dan clean and jerk seberat 180 kg. “Tinggal saya fokus latihan lagi jelang kejuaraan dunia junior di Jeddah untuk menambah total angkatan seperti yang saya targetkan,” ungkapnya. Sementara itu, PABSI juga menargetkan untuk mendapatkan tambahan kuota lifter untuk tampil di ajang Olimpiade 2021 Tokyo mendatang. Peluang tersebut masih terbuka lebar melalui Kejuaraan Dunia Junior dan Kejuaraan Senior Asia di Uzbekistan, 15-25 April mendatang. Menurut Djoko Pramono, peluang untuk menambah kuota di Olimpiade sangat terbuka lebar. Bahkan, dia optimis ada atletnya bisa mencuri medali di dua kejuaran itu. Sedangkan Kejuaraan Senior Asia di Uzbekistan, Indonesia akan mempersiakan dua lifter yakni, Triyatno (73 kg) putra dan Nurul Akmal (87+ kg). Keduanya masih berpeluang untuk meraih tiket Olimpiade. “Saya lihat sepanjang tahun ini total angkatan mereka selama berlatih cukup meningkat,” ungkapnya. Di sisi lain, Djoko Pramono juga mengungkapkan kegembiraannya dengan prestasi para lifter junior yang mampu bersaing ketat dengan para lifter seniornya. “Sepanjang tahun ini praktis, mereka hanya berlatih saja, karena minimnya event akibat pandemi Covid-19. InsyaAllah mulai Januari tahun depan kami akan All-out menghadapi beberapa event penting dalam rangkaian persiapan menghadapi Olimpiade Tokyo dan SEA Games Vietnam,” paparnya. Kepala Tim Pelatih Pelatnas Angkat Besi, Dirdja Wihardja, mengatakan para lifter selama ini telah mengalami peningkatan dalam melakukan total angkatan dalam latihan. “Progresnya sekitar 80 persen dan kami optimistis mampu menambah kuota atlet yang akan mendampingi Windy Cantika Aisyah dan Eko Yuli di Tokyo nanti melalui dua event itu,” ucap Dirdja Wihardja.

Tim Krapyak dan Kaliyetno Juara Kategori Beregu Liga PB Djarum 2020

Liga PB Djarum 2020

Liga PB Djarum 2020 telah menyelesaikan kejuaraan kategori beregu, Rabu (9/12) sore, di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah. Sejumlah laga seru, baik pada nomor tunggal maupun ganda, tersaji pada partai final. Hingga akhirnya Tim Krapyak tampil sebagai juara beregu putra dan Kaliyetno di kategori putri dalam kejuaraan yang mengusung tema “Semangat Muda, Semangat Juara”. Tim Krapyak tampil sebagai juara usai memetik kemenangan dramatis 3-2 atas Tim Ploso pada laga final. Tiga poin tim Krapyak di dapat dari ganda pertama, tunggal ke dua dan tunggal ke tiga. “Sebenarnya dua tim di final ini bagus ya, mungkin kami yang lebih sedikit beruntung. Anak-anak juga bisa mengeluarkan permainan dengan susah payah dan ekstra tenaga lebih,” ungkap pelatih Tim Krapyak, Ferry, dikutip dari Pbdjarum.org. “Tidak menyangka juga juara, kami hanya mengikuti prosesnya dan menghadapi masalah-masalah di lapangan hingga tembus juara. Saya juga cukup kagum sama mereka,” lanjutnya. Beralih ke final beregu putri, Tim Kaliyetno sukses memastikan gelar juara Liga PB Djarum 2020 usai memetik kemenangan dengan skor tipis juga dengan skor 3-2 saat menghadapi Tim Karangbener. Selain mampu menjadi juara, Tim Kaliyetno sukses mencatatkan rekor tak terkalahkan sepanjang pertandingan Liga PB Djarum 2020 berlangsung. Tim Kaliyetno berhasil mengantongi lima kali kemenangan. Roy Djojo Effendy selaku PIC tim Kaliyetno mengaku tak menyangka jika timnya bisa meraih gelar juara. Padahal timnya tidak memiliki target khusus. Bahkan diakui oleh Roy jika timnya datang sebagai tim kambing hitam di kejuaraan beregu Liga PB Djarum 2020 ini. “Tim yang lain itu bagus-bagus, justru kita yang jadi kambing hitamnya. Ya, nggak menyangka juga bisa jadi juara. Kita beberapa kali menang tipis dari tim lain. Di beregu ini memang tidak bisa diprediksi,” ujarnya Roy Djojo. “Ya, karena kita memang tidak ada target khusus tidak bisa dibilang sesuai harapan juga sih. Justru harapan kita itu ingin bermain sebaik mungkin dan keluarkan segala kemampuan semaksimal mungkin. Menang atau kalah tak usah dipikirkan,” lanjutnya Roy Djojo. Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menyatakan kategori beregu Liga PB Djarum 2020 merupakan terobosan anyar PB Djarum demi mengasah sisi kompetitif atlet muda. Pasalnya, partai beregu di kejuaraan ini melibatkan berbagai kelompok umur yakni U-15, U-17 dan dewasa. “Ini adalah kejuaraan langka, karena dalam satu regu diisi atlet-atlet U15 hingga dewasa yang saling mendukung untuk memperjuangkan tim mereka agar bisa menjadi juara. Format lintas usia ini sangat jarang dijumpai di kejuaraan beregu lainnya,” jelas Yoppy. Pria yang juga Ketua PB Djarum ini menguraikan, penggabungan lintas usia di kejuaraan beregu Liga PB Djarum 2020 agar para atlet muda bisa merasakan dan mengatasi ketatnya tekanan saat bertanding. “Tekanan yang dihadapi seorang atlet saat bertanding beregu, jauh berbeda ketika bertanding perorangan. Melalui kategori beregu ini, kami berharap setiap atlet dapat memetik pelajaran penting, yakni memupuk kerja sama tim dan menanggalkan rasa individualis,” tutur Yoppy. Setelah nomor beregu, Liga PB Djarum 2020 akan dilanjutkan dengan nomor perorangan yang akan dimulai pada Kamis (10/12) hingga Minggu (13/12) mendatang, Liga PB Djarum 2020 akan memainkan nomor perorangan, mulai dari kelompok usia U-11, U-13, U-15, U-17, U-19 dan Dewasa baik di sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri serta ganda campuran.

Banyak Turnamen Dibatalkan, PB Djarum Gelar Liga PB Djarum 2020

Banyak Turnamen Dibatalkan, PB Djarum Gelar Liga PB Djarum 2020

Ditengah situasi pandemi yang hingga saat ini belum juga mereda, banyak turnamen-turnamen bulu tangkis yang terpaksa harus dibatalkan, termasuk Kejuaraan Dunia Junior 2020. Hal tersebut membuat PB Djarum harus pandai-pandai melakukan hal-hal untuk menjaga jiwa kompetitif para atlet binaan mereka. Klub yang bermarkas di Kota Kudus, Jawa Tengah, ini akhirnya berinisiatif untuk menggelar Liga PB Djarum 2020 dengan mengusung jargon “Semangat Muda, Semangat Juara”. Rencananya, turnamen internal ini akan digelar pada 7-13 Desember 2020 di GOR Djarum Jati. Tidak seperti edisi sebelumnya, Liga PB Djarum 2020 kali ini tidak hanya akan menampilkan nomor perorangan, melainkan juga nomor beregu. Dilansir dari akun resmi PB Djarum di Twitter, turnamen ini menyediakan format turnamen beregu dari beragam usia. Untuk nomor beregu, akan dibagi ke dalam 8 tim putra dan 6 tim putri. Setiap tim nantinya akan diperkuat mulai dari atlet U-15 hingga atlet dewasa. Beregu putra akan dibagi menjadi dua grup, juara dan runner-up tiap grup akan lolos ke babak semifinal. Kemudian pada nomor beregu putri, hanya ada satu grup, di mana mereka akan bermain setengah kompetisi. Selain itu ada beberapa kelompok usia di turnamen perorangan. Tunggal putra terdiri dari U-11 dan 13, U-15, U-17, U-19, dan dewasa. Tunggal putri terdiri dari U-11 dan 13, U-15, U-17, U-19 dan dewasa. Ganda putra terdiri dari U-13, U-15, U-17, U-19 dan dewasa. Ganda putri terdiri dari U-13, U-15, U-17, U-19 dan dewasa. Sedangkan ganda campuran terdiri dari U-17, U-19, dan dewasa. Menariknya, para atlet boleh bermain rangkap baik di tunggal dan ganda atau rangkat naik satu tingkat usia. Semua pertandingan Liga PB Djarum ini akan disiarkan langsung secara Live melalui akun media sosial PB Djarum di YouTube, Facebook, dan Kaskus TV.