Indonesia Juara Umum di Kejuaraan Menembak di Chinese Taipei

46 Th SEASA Shooting Championship Rifle/Pistol 2024

Indonesia mendominasi olahraga menembak meraih gelar juara umum pada ajang 46th SEASA Shooting Championship Rifle/Pistol yang berlangsung di Taoyuan, Chinese Taipei. Prestasi gemilang ini diraih berkat koleksi 11 medali emas, 11 perak, dan 3 perunggu yang berhasil dibawa pulang oleh para atlet nasional. Kejuaraan ini merupakan ajang bergengsi di kawasan Asia Tenggara yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai negara untuk berkompetisi dalam kategori Rifle dan Pistol. Indonesia tampil impresif sejak awal pertandingan, menunjukkan kemampuan, strategi, dan ketenangan luar biasa di setiap nomor yang diikuti. Para atlet Indonesia tidak hanya membuktikan keunggulan dalam ketepatan menembak, tetapi juga konsistensi dalam mempertahankan performa di berbagai nomor. Beberapa atlet unggulan menjadi sorotan berkat penampilan mereka yang luar biasa dan berhasil mendominasi podium. Keberhasilan Indonesia menjadi juara umum ini juga tidak lepas dari dukungan pelatih, tim teknis, dan semangat kerja keras para atlet yang telah menjalani persiapan intensif sebelum berangkat ke Chinese Taipei. Prestasi ini menjadi bukti nyata perkembangan olahraga menembak di Indonesia. Selain itu, diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk lebih mengenal dan mengembangkan minat di olahraga ini. Sebagai juara umum, Indonesia tidak hanya mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai salah satu negara dengan kemampuan menembak terbaik di Asia Tenggara. Kemenangan ini diharapkan menjadi pijakan untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar di masa depan, termasuk persiapan menuju Asian Games dan Olimpiade. Selamat kepada seluruh atlet dan tim Indonesia atas prestasi yang luar biasa ini! Semoga terus memberikan kebanggaan dan inspirasi bagi Tanah Air.

200 Kuda Siap Beradu di Kompetisi Equestrian Terbesar di Indonesia

Venue Equestrian Park di Kawasan Pulomas, Jakarta Timur, tampak dibuat spesial menyerupai kuda melompat (Jumping horse), sehingga lebih ikonik. (Pras/NYSN)

Indonesia kembali menjadi tuan rumah diajang berkuda kelas dunia yang bertajuk FEI CSIs International Jumping Competition 2025. Pertandingan yang digadang-gadangkan menjadi yang terbesar di Indonesia, bahkan Asia itu akan berlangsung di Jakarta International Equestrian Park Pulomas, Jakarta Timur, 24-26 Januari 2025. Selaku President of Event FEI CSIs Indonesia, Adinda Yuanita, mengatakan ajang ini menjadi yang terbesar di Indonesia karena akan melibatkan lebih dari 200 ekor kuda yang sudah teregistrasi. Nantinya, para atlet dan kuda yang berkompetisi di FEI CSIs International Jumping Competition 2025, wajib memiliki Rider’s ID dan Horse ID yang terdaftar di FEI. “Semua peserta yang akan hadir di sini harus punya rider’s ID dan juga Horse ID, karena dalam Equestrian, horse atau kuda itu juga dianggap sebagai atlet. Jadi semua yang ikut itu pendaftaran langsung ke FEI, database hasilnya juga akan terlihat ranking, dan untuk di Indonesia pertama kali dibuat CSI one star (CSI1*) atau CSI J-A,” ujar Adinda. Adinda yang juga Executive Board Member Asian Equestrian Federation (AEF), mengatakan sudah ada beberapa negara yang mengkonfirmasi akan hadir di FEI CSIs International Jumping Competition 2025. Selain atlet Indonesia, atlet negara tetangga seperti, Malaysia, Singapura, dan Australia, akan turut serta. Selain negara-negara di atas, masih ada atlet asal Uzbekistan, Pakistan, dan Qatar, yang akan menjadi penantang tuan rumah. Ajang ini nantinya akan dihadiri dan dibuka langsung oleh Presiden AEF, Hamad Al-Attiyah, serta Wakil Presiden AEF, Bakhromjon Gaziev. “Pada saat opening ceremony, yang akan membuka adalah Presiden dari Asian Equestrian Federation, dari Qatar Hamad Al-Attiyah, juga akan ada Vice President Asian Equestrian Federation, dari Uzbekistan (Bakhromjon Gaziev), dia juga atlet, jadi dia akan ikut bertanding,” ungkap Adinda. Pada edisi sebelumnya, Indonesia sendiri berhasil meraih gelar juara pada dua kelas bergengsi yaitu, 125 cm open dan 120 cm. Pada kelas tertinggi, 125 cm open, Rosad Febrisamina berhasil menjadi juara bersama kuda, Gentlemen. Rosad dibayangi oleh Riko Febryyanto dan Denies Cristian Sanjaya yang menduduki peringkat kedua dan ketiga. Di kelas yang sama, Bakhromjon Gaziev gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya dan harus puas berada di urutan kesembilan dari total 14 peserta. Sementara itu dalam kelas 120 cm, atlet Indonesia, Steven Menayang dengan kuda Babriola, berhasil menjadi juara setelah melampaui Rahman Setiawan di posisi kedua. Berkaca dari hasil tahun lalu, Adinda yang juga Sekretaris Jenderal PP PORDASI, berharap para atlet Indonesia yang akan turun di ajang ini bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ia berharap turnamen ini bisa menjadi kesempatan unjuk keterampilan. “Jadikan event-event seperti ini kesempatan untuk showcase, menunjukkan keterampilan, prestasi dan kemampuan. Jadi harus diikuti dengan serius. Ini kesempatan yang besar, biasanya kami kalau mau mengikuti CSI1, ini harus pertandingan ke luar negeri,” harap Adinda. “Harus maksimal dan mumpung di sini kan pakai kuda sendiri, kalau di luar negeri borrow horse (Kuda Pinjaman), jauh lebih susah bonding-nya,” sambungnya. Lebih lanjut, Adinda mengatakan ajang ini menjadi batu loncatan bagi atlet-atlet Indonesia untuk bisa mendapatkan jam terbang di level internasional. Dengan desain lintasan yang berstandar dunia, para atlet Tanah Ait bisa mendapatkan pengalaman berharga sebagai modal jika terjun di multi-event, seperti Youth Olympic Games, SEA Games, dan Asian Games. “Untuk hasil dari pertandingan ini, karena kami juga ada (atlet) junior, nanti ada Youth Olympic Games 2026. Roadmap yang terdekat adalah untuk SEA Games Bangkok 2025 dan Asian Games Tokyo 2026. Jadi pertandingan seperti ini sangat penting,” jelas Adinda. “Karena pertama rankingnya juga masuk langsung ke FEI, yang kedua, course atau kesulitan secara teknisnya sangat penting untuk atlet-atlet itu tahu secara teknis, sesulit apa ajang Internasional,” tutupnya. Sumber: Medcom

8 Tim Sepak Bola Putri Berebut Gelar di Soccer Challenge All-Stars

Timo Scheunemann

Sebanyak delapan tim sepak bola putri belia terbaik dari delapan kota di tanah air bersaing memperebutkan gelar kampiun di MilkLife Soccer Challenge All-Stars yang digelar di Supersoccer Arena Kudus, Jawa Tengah, 24-26 Januari. “Para peserta berasal dari 17 kali penyelenggaraan turnamen sepanjang 2024 yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife di delapan kota, yakni Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Kudus, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya,” kata Program Director MilkLife Soccer Challenge Teddy Tjahjono saat jumpa pers di Supersoccer Arena Kudus, Kamis. Ia mengungkapkan format Soccer Challenge All-Stars mengacu pada pembentukan timnas yang memanggil para pesepak bola terbaik dari berbagai penjuru Indonesia, sehingga dapat memberikan spirit dan motivasi tinggi bagi para peserta agar menunjukkan aksi-aksi terbaik di lapangan. “Mereka datang dari berbagai wilayah di Indonesia dengan energi yang sama yaitu berjuang menjadi pesepak bola putri terbaik Indonesia di masa depan,” ujarnya. Ia berharap semangat dan nilai-nilai nasionalisme ini juga bisa semakin menggerakkan berbagai pihak untuk bersama-sama mengembangkan ekosistem sepak bola putri Indonesia secara konsisten dan berkesinambungan hingga akhirnya mimpi bangsa ini berlaga di kejuaraan prestisius dunia bisa terwujud. Penyelenggaraan Soccer Challenge All-Stars diharapkan tidak hanya menjadi ajang bagi para jebolan MilkLife Soccer Challenge 2024 mengasah kemampuan dan mengukir prestasi yang lebih tinggi, namun juga dapat menjadi simbol bahwa sepak bola putri Indonesia juga dapat menjadi wahana pemersatu kebhinnekaan dan kemajemukan Indonesia. Didiet Fadriana Abdulkadir selaku Business Unit Head (Dairy) – Savoria sebagai produsen susu MilkLife menyebutkan masyarakat semakin tergerak untuk mencintai sepak bola putri, mengingat jumlah peserta yang melonjak tinggi sepanjang penyelenggaraan Soccer Challenge 2024. Ia juga menyebutkan ada tujuh pilar kebiasaan anak hebat yang sedang digaungkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yakni bangun pagi hari, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, rajin belajar, bermasyarakat, dan tidur lebih awal. “Kami berharap seluruh elemen tersebut dapat diaplikasi seluruh peserta MilkLife Soccer Challenge All-Stars. Dengan rutin berolahraga ditopang dengan mengonsumsi asupan nutrisi bergizi, tentu dapat mencetak generasi tangguh masa depan,” ujarnya. MilkLife Soccer Challenge All-Stars mengadopsi format 7 vs 7 dengan sistem pertandingan setengah kompetisi (fase grup, knockout, semifinal, dan final). Durasi permainan 2 x 15 menit dan jeda istirahat selama 5 menit. Setiap tim diperkuat oleh 14 pemain termasuk cadangan, tiga pelatih termasuk ofisial, dan satu kitmen dengan ketentuan setiap peserta yang didaftarkan harus turut bermain. Luas lapangan 50 x 35 meter dan gawang berukuran 2 x 5 meter. Turnamen ini juga menggaet guest star yang merupakan pemain dari Sekolah Sepak Bola (SSB) pilihan tim talent scouting. Kehadiran atlet belia ini bertujuan untuk menambah nilai kompetitif serta meningkatkan akselerasi peserta jebolan MilkLife Soccer Challenge. Adapun dalam satu tim terdapat maksimal dua guest star. Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheunemann mengungkapkan MilkLife Soccer Challenge All-Stars ini merupakan ajang pembuktian menjadi yang terbaik dari para peserta terbaik yang telah terseleksi di setiap kota penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge 2024. “Mereka dipilih berdasarkan kemampuan dasar dalam mengendalikan bola serta aspek atletik lainnya seperti postur tubuh, kelincahan, rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama dalam tim, ketekunan, dan semangat pantang menyerah,” ujarnya.

Piala Asia U17 2025: Indonesia Masuk Grup C

AFC U17 Asian Cup

Hasil drawing Piala Asia U17 2025 telah diumumkan pada Kamis, 23 Januari 2025 di markas besar AFC, Kuala Lumpur, Malaysia. Timnas Indonesia U17 tergabung di Grup C bersama tim-tim kuat seperti Korea Selatan, Afghanistan, dan Yaman. Menurut jadwal, turnamen akan digulirkan pada 3 hingga 20 April 2025 mendatang. Dalam drawing, sebanyak 16 tim peserta dibagi ke dalam empat grup dengan masing-masing grup berisi empat tim. Hanya dua tim teratas dari setiap grup yang akan melaju ke babak perempat final, di mana mereka akan bertarung untuk memperebutkan tempat di semifinal. Sebelumnya, Timnas U17 berhasil memastikan satu tempat di putaran final setelah lolos sebagai salah satu runner-up terbaik di babak kualifikasi. Menanggapi hasil drawing ini, pelatih Nova Arianto menyadari bahwa timnya akan menghadapi tantangan besar karena ketiga lawan di Grup C merupakan tim-tim yang tampil sebagai juara grup di babak kualifikasi. “Kita berada satu grup dengan Korea Selatan, Yaman, dan Afghanistan. Mereka semua adalah tim-tim juara grup di kualifikasi, jadi kita harus benar-benar mempersiapkan diri dengan maksimal,” ujar Nova. “Kami akan melakukan beberapa kali uji coba sebagai bagian dari rencana persiapan, termasuk pemusatan latihan di Yogyakarta pada bulan Februari dan rencana pemusatan latihan di luar negeri pada bulan Maret sebelum bertolak ke Arab Saudi,” lanjutnya Nova berharap rangkaian persiapan ke depannya dapat membantu para pemain dalam meningkatkan kesiapan dan pengalaman sebelum berlaga di turnamen sesungguhnya. “Semoga kami bisa mendapatkan lawan uji coba yang berkualitas, sehingga para pemain dapat semakin siap untuk memberikan yang terbaik di Piala Asia nanti,” tambahnya. Nova juga meminta dukungan penuh dari seluruh masyarakat Indonesia agar Timnas U17 bisa tampil maksimal di turnamen mendatang. “Saya berharap doa dan dukungan dari seluruh pecinta sepak bola Indonesia agar kami bisa berprestasi,” tutupnya. Hasil Undian Group A: Arab Saudi, Uzbekistan, Thailand, China Group B: Jepang, Australia, Vietnam, Uni Emirat Arab Group C: Korea Selatan, Yamen, Afghanistan, Indonesia Group D: Iran, Tajikistan, Oman, Korea Utara

Tangerang Jadi Tuan Rumah Kejurnas XIX Kelompok Umur Panjat Tebing 2025

Kejurnas Open Panjat Tebing Piala Walikota Tangerang 2024

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang menyambut baik rencana pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) XIX Kelompok Umur Panjat Tebing 2025 di Tangerang City Sport Climbing Center, Gondrong, Cipondoh. Ini penunjukan dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang menuturkan, Kejurnas XIX Kelompok Umur Panjat Tebing 2025 akan mempertandingkan kategori lead, speed dan boulder dengan 18 nomor Junior (putra-putri), Youth A (putra-putri) serta Youth B (putra-putri). “Kami menerima baik agenda pengurus pusat FPTI yang telah memberikan kepercayaan kepada Kota Tangerang untuk menyelenggarakan event panjat tebing kelompok umur paling bergengsi di Indonesia itu. Kami akan langsung menyiapkan segala yang dibutuhkan, terutama mengenai kesiapan venue di GOR Gondrong,” ujar Kaonang, Jumat (17/1). Ia melanjutkan, Dispora Kota Tangerang menilai penetapan tuan rumah akan berdampak positif terhadap perkembangan dan sport city, sport tourism dan sportainment di Kota Tangerang. Selanjutnya, kejurnas tersebut juga diprediksi akan mendatangkan keramaian sehingga memiliki nilai plus untuk menggerakkan perekonomian lokal di Kota Tangerang. “Kita mendukung pelaksanaan kejurnas ini, apalagi sebelumnya kami pun telah berpengalaman melaksanakan bebagai event olahraga, mulai dari tingkat regional, nasional sampai internasional,” tambahnya. Berikutnya, Dispora Kota Tangerang berharap rencana Kejurnas XIX Kelompok Umur Panjat Tebing 2025 bisa meningkatkan gairah dunia olahraga sekaligus melahirkan atlet muda berbakat dari Kota Tangerang.

Jadi Momentum Regenerasi, PBSI Berharap Atlet Muda Bikin Kejutan di Indonesia Masters 2025

Indonesia Masters 2025

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian menantikan kejutan dari pemain dan pasangan muda tuan rumah pada turnamen BWF Super 500 Indonesia Masters 2025. “Tentunya di Indonesia Masters kita punya peluang (juara) dari pemain unggulan kita seperti unggulan pertama Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Gregoria Mariska Tunjung, dan Jonatan Christie,” kata Eng Hian dalam konferensi pers di Istora Senayan Jakarta, Senin. “Namun, kita juga punya keyakinan, berharap juga untuk pemain-pemain muda dan pasangan-pasangan baru. Semoga bisa menunjukkan progres dan membuat kejutan di sini,” ujar dia menambahkan. Lebih lanjut, Eng Hian mengatakan pihaknya juga memanfaatkan turnamen ini sebagai momentum regenerasi melalui optmimalisasi bongkar-pasang di sektor ganda serta pemberian kesempatan bermain bagi atlet junior. “Memang kita tetap punya target prestasi. Namun, secara simultan kita juga dorong regenerasi. Ini sesuai dengan roadmap PBSI. Pada tahun ini kita memberi kebebasan kepada pelatih untuk bongkar pasang, nanti pada 2026 pasangannya harus sudah permanen untuk mengejar poin kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028,” jelas peraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004 itu. Selain pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/ Bagas Maulana dan Daniel Marthin Muhammad Shohibul Fikri, Indonesia menurunkan pasangan baru pada sektor ganda putri melalui Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramandhanti. Selain itu, ada Verrell Yustin Mulia/Pitha Haningtyas Mentari, Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati, dan Dejan Ferdiansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti (kualifikasi) di sektor ganda campuran. “Perubahan komposisi atlet, pelatih, dan tim pendukung ini akan kita optimalkan untuk mencari racikan yang tepat untuk menghadapi persaingan ke depan,” kata Eng Hian. Selain adanya pemain-pemain andalan dalam negeri, Indonesia Masters 2025 juga akan menjadi arena pertandingan bagi para atlet elite dunia seperti Shi Yu Qi (Tiongkok), Anders Antonsen (Denmark), Kunlavut Vitidsarn (Thailand), Wang Zhi Yi (Tiongkok), hingga Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia). Indonesia Masters 2025 bakal bergulir pada 21-26 Januari di Istora, Senayan, Jakarta. Lebih dari 200 pemain elite dari 21 negara akan memperebutkan hadiah total sebesar 475 ribu dolar AS (Rp7,5 miliar). Sumber: Media Indonesia

SAC Indonesia 2024-2025 Jadi Momentum Bangkitkan Atlet Muda

Pertamina SAC Indonesia 2024-2025

Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, melihat Pertamina SAC Indonesia 2024-2025 sebagai langkah penting untuk menjaring atlet-atlet berbakat dan mempersiapkan generasi emas olahraga Indonesia. Dalam sambutannya, Menpora memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat pada penyelenggaraan ajang ini, di antaranya Pertamina, Pengurus Besar (PB) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), dan DBL Indonesia. Apalagi kualifikasi Jakarta Banten pada kompetisi atletik pelajar terbesar di Indonesia ini diikuti 4.900 atlet muda dari 520 sekolah, mulai tingkat SD sampai SMA. “Saya rasa animo dari atletik ini sangat tinggi. Bisa dilihat dari partisipasinya 4.900 atlet dari 520 sekolah untuk Jakarta Banten. Saya bahagia karena para atlet ini dari tingkat SD sampai SMA, di mana komitmen kami adalah menguatkan atletik untuk di kancah dunia yaitu Asian Games dan Olimpiade,” ujar Menpora hadir dalam upacara penutupan ajang Pertamina Student Athletics Championships (SAC) Indonesia 2024-2025 Jakarta Banten Qualifiers di Stadion Rawamangun Jakarta, Minggu (19/1) pagi. Menurut Menpora, melalui bibit-bibit atlet yang dikumpulkan dari tingkat SD dalam SAC ini, bisa ditemukan ditemukan potensi-potensi pengembangan atletik ke depan. Menpora Dito meyakini ke depan cabang olahraga atletik Indonesia di kancah multievent dunia akan lebih kuat. “Pastinya ini sudah dimulai oleh DBL bersama PASI, dan dukungan-dukungan dari Pemerintah Daerah juga BUMN. Ini adalah kolaborasi yang harus dilakukan karena memang dalam Desain Besar Olahraga Nasional, partisipasi dukungan itu harus dari multistakeholder,” terang Menpora. “Dan jika ada dukungan stakeholder-stakeholder ini, saya yakin pemerataan makin cepat dan penemuan potensi-potensi prestasi akan lebih baik,” imbuh Menpora Dito. Lebih lanjut dikatakan, pencarian bakat atletik dalam SAC ini patut dimanfaatkan secara optimal oleh PASI. Apalagi para pemenangnya nanti akan dikirim untuk menuntut ilmu dalam training camp di Tiongkok. Menpora juga menyebut, dalam dukungan untuk olahraga atletik ini Pemerintah telah memfasilitasi pusat pelatihan berkelas dunia di Pengalengan untuk digunakan PASI. Pusat-pusat pelatihan ini pun ke depan akan dikembangkan lebih masif lagi oleh Pemerintah. “Inilah yang kita harapkan, segalanya kita siapkan, dan berharap nanti ke depan di Asian Games dan Olimpiade, atlet-atlet kita makin berwarna,” tegas Menpora Dito.

SSB Mitra Manakarra Juara Piala Soeratin U-13 Sulawesi Barat

SSB Mitra Manakarra Juara Piala Soeratin U-13 Sulawesi Barat

Piala Soeratin U-13 di Sulawesi Barat telah tuntas. SSB Mitra Manakarra menjadi juara dan berhak maju ke putaran nasional. SSB Mitra Manakarra bertemu PS Taeso Putra di laga final dalam duel yang berlangsung di Stadion H. S. Mengga, Polewali Mandar, Sabtu (18/1/2025). SSB Mitra Manakarra menang lewat adu penalti 7-5, setelah bermain imbang 3-3. Hasil ini mengantarkan SSB Mitra Manakarra mewakili Provinsi Sulawesi Barat untuk putaran nasional Piala Soeratin U-13 2024. Seri nasional rencananya akan digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta pada awal Februari 2025. “Kami bersyukur bisa menjadi juara. Kami akan bersiap secara maksimal untuk putaran nasional nanti. Terima kasih kepada Amartha yang sudah mendukung kegiatan Piala Soeratin U-13 di Sulawesi Barat, karena event seperti ini sangat membantu para pemain muda di wilayah Sulawesi Barat. Kami berharap, ajang seperti ini bisa digelar rutin setiap tahun,” kata pelatih Asri Jafri dalam keterangan persnya. Gelar juara Mitra Manakarra semakin lengkap dengan kapten tim M. Fayyad terpilih sebagai pemain terbaik sekaligus top skor turnamen. “Alhamdulillah saya senang sekali bisa terpilih menjadi pemain terbaik dan top skor sekaligus juara. Namun ini bukan karena saya sendiri, tapi juga lantaran kerja keras tim dan instruksi dari pelatih,” ujar Fayyad. Turnamen ini ikut membuat para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Polewali Mandar juga ketiban berkah. Bahkan, Amartha memberikan penghargaan khusus bagi tiga UMKM terbaik yang mengikuti bazaar sepanjang event ini. Andi Taufan Garuda Putra selaku CEO Amartha senang Piala Soeratin U-13 2024 bisa berjalan dengan sukses. Ia pun menegaskan komitmen untuk mendukung sepakbola usia muda di Indonesia. “Mudah-mudahan melalui kegiatan seperti ini, bisa menumbuhkan kepercayaan diri para anak muda di Sulawesi Barat untuk berprestasi dan para UMKM lokal juga hidup karena banyak aktivitas ekonomi. Semoga ke depan ada talenta muda Sulawesi Barat yang bisa ke level profesional maupun Timnas,” ujar Andi Taufan. Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha Destria, mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya Amartha Piala Soeratin U-13 2024 Sulawesi Barat. Terlebih, ajang tersebut digelar mulai dari tingkat Kabupaten yang berlangsung selama tiga bulan dengan putaran Provinsi. “Ini satu konsep yang PSSI ingin sampaikan kepada para Asprov sangat penting memiliki periodesasi, di mana pemain itu main, rehat, evaluasi, latihan, bertanding lagi. PSSI tidak bisa sendirian. Jadi sangat dibutuhkan sinergitas yang baik dari pihak pemerintah dan swasta,” ucap Ratu Tisha. Distribusi gelar Amartha Piala Soeratin U-13 2024: Juara: SSB Mitra Manakarra (Trofi+Rp5 juta) Peringkat 2: PS Taeso Putra (Rp3 juta) Peringkat 3: Tidola Darma (Rp2 juta) Peringkat 4: SSB Tinambung Putra Pamboang (Rp1 juta) Tim fair-play: Tinambung Putra Pelatih terbaik: Asri Jafri (Mitra Manakarra) Pemain terbaik: M. Fayyad (Mitra Manakarra) Top skor: M. Fayyad (Mitra Manakarra/6 gol) Kiper terbaik: Adi (Mitra Manakarra) Bek terbaik: Nugi Sadeo (PS Taeso Putra) Gelandang terbaik: Muh. Wahyu Farizal (Mitra Manakarra) Penyerang terbaik: Muh. Fadil Avditia (PS Taeso Putra) Pemenang UMKM Juara: Jajanan Teras (modal usaha Rp5 juta) Peringkat 2: Kedai Aqila (modal usaha Rp3 juta) Peringkat 3: Afaza Galery (modal usaha Rp2 juta) Sumber: Detik Sport

200 Anak Indonesia Ikuti Klinik Sepak Bola Real Madrid Foundation

Real Madrid Foundation Clinics Indonesia

Real Madrid Foundation Indonesia sempat menggelar klinik sepak bola. Acara ini diikuti oleh 200 anak dari Jakarta dan Bali. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari pada Desember lalu. Real Madrid Foundation Clinics Indonesia bekerjasama dengan Cinepolis Cinemas Indonesia. Klinik sepak bola di dipimpin oleh pelatih resmi dari Real Madrid Foundation dan Real Madrid C.F. Para peserta mendapatkan pengalaman pelatihan kelas dunia. “Kemitraan kami dengan Real Madrid Foundation Clinics Indonesia bukan hanya tentang bekerjasama dengan klub yang diakui secara global, tetapi juga tentang memberdayakan generasi atlet muda Indonesia dengan menanamkan cinta pada olahraga, kerjasama tim, dan ketekunan, sambil membangun masa depan di mana setiap anak memiliki kesempatan untuk bersinar,” ujar CEO Cinepolis Cinemas Indonesia,” Alejandro Aguilera, dalam keterangan persnya. 200 peserta diperkenalkan metode “La Fabrica Blanca” ala Real Madrid yang biasa digunakan di Valdebebas. Ini merupakan pendekatan yang dilakukan kepada para pemain bintang seperti Kylian Mbappe, Vinícius Jr., dan Jude Bellingham. “Proyek ini mewujudkan komitmen kami untuk mewariskan nilai-nilai Real Madrid berupa sikap disiplin, rasa hormat, kerja tim, dan kerja keras kepada generasi baru yang bercita-cita tinggi,” ujar perwakilan Real Madrid Foundation Clinics. “Dengan melibatkan atlet muda dalam metodologi pelatihan dan nilai-nilai, kami bertujuan untuk mengembangkan tidak hanya keterampilan sepak bola mereka, tetapi juga pertumbuhan pribadi dan kepercayaan diri, baik di dalam maupun di luar lapangan,” pungkasnya. Real Madrid Foundation Indonesia juga mendorong klub dan pelatih lokal untuk bergabung dalam pelatihan ini dengan menawarkan paket grup khusus. Klinik ini terbuka untuk anak-anak berusia 5 hingga 17 tahun per Juli 2025. Sumber: Detik Sport

PP Pelti Gelar Kejurnas Antar Pengurus dan KU-16 2025

Kejurnas Antar Pengurus Pelti & Kelompok Umur 16.

Pengurus Pusat Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PP Pelti) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Antar Pengurus Pelti & Kelompok Umur (KU) 16 dari 17-18 Januari 2025 di Center Court GBK Gelora Bung Karno (GBK). Kejurnas resmi dibuka oleh Ketua Umum PP Pelti, Prof Dr Drs H.A.M. Nurdin Halid, dan Deputi IV Kemenpora, Dr. Surono , S.Pd, MPd, Jumat (17/1/2025). Nurdin Halid mengungkapkan, Kejurnas antar Pengurus Pelti & KU-16 se- Indonesia ini bertujuan menciptkan kebersamaan dan persatuan. “Insya Allah kejurnas ini kita akan buat setiap satu tahun. Kenapa kita awali juga dengan KU-16, dikarenakan untuk menciptakan prestasi dimulai dari usia 16 tahun, dan hadiah kejuaraan ini kita berikan hadiah 500 juta rupiah,” papar Nurdin Halid, kepada awak media, Jumat (17/1/2025). Mantan Ketum PSSI itu juga menjelaskan pada kepungurusan barunya ini sudah membuat roadmap atau blue print PP Pelti, Industri Tenis Menuju Indonesia Emas. Dengan merangkai program kompetisi untuk menciptakan prestasi dengan memulai 14 Festival, 16 kompetisi berjenjang dari kabupaten kota sampai nasional untuk mencipatkan prestasi baik untuk menyiapkan atlet SEA Games, Asian Games, Olimpiade maupun Profesional. “Dan langkah awal, PP Pelti menggelar Kejurnas Antar Pengurus Pelti dan KU-16,” ujarnya. “Kita akan terus gulirkan kompetisi ini sekaligus mendata kurang lebih 100 potensial atlet junior yang akan ditempatkan di Sport Science, dibina sampai senior hingga profesinal yang mana sudah dipersiapkan dengan menciptakan kompetisi Liga Tenis Profesional,” beber Nurdin Halid. “Liga Tenis Profesional ini diikuti oleh klub. Nantinya juga untuk menggairahkan pelatih Indonesia setiap pembinaannya ketika beralih ke profesional ada nilai transfernya, ada royalti kepada pelatih maupun klubnya,” jelasnya lagi. Pada kesempatan ini juga Ketua pelaksana, Raffi Ahmad memberi apresiasi pada Kejurnas PP Pelti yang menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi antara pengurus agar Pelti semakin Solid. “Pastinya yang sangat konsern dari pak Ketum Nurdin Halid adalah pembinaan usia dini dan kompetisi berjenjang yang menjadi modal sangat penting dan terus didorong untuk melahirkan atlet generasi berprestasi untuk mengharum nama bangsa Indonesia dikancah Internasional,” tutur Raffi saat memberikan kata sambutannya. Sementara itu, Surono mewakili Kemenpora, sangat mendukung gelaran Kejurnas yang digelar oleh PP Pelti. Menurutnya lagi, Kemenpora juga menanti hasil-hasil kejuaraan baik dari usia 14, 16, 18 hingga senior. Petenis muda terbaik akan dipelatnaskan secara jangka panjang untuk dipersiapkan multi event baik Sea Games, Asian Games maupun babak kualifikasi Olimpiade. “Khusus untuk atlet tenis Aldila Sutjiadi, yang ranking dunianya cukup bagus tetapi masih berpasangan dengan atlet luar,” terangnya. “Ini pun masih jadi PR PP Pelti agar bisa menembus babak kualifikasi Olimpiade adalah dengan mencari atlet terbaik dengan cara mencari pemain keturunan Indonesia yang akan dipasangkan dengan Ardilla. Bisa cari dua pemain keturunan putra dan putri sehingga nanti ada ganda putri dan ganda campuran,” lanjutnya. “Pemerintah dalam hal ini Kemenpora akan support penuh,” pungkas Surono.

Peselancar Indonesia Juara Dunia Junior WSL

Bronson Meydi

Atlet selancar ombak Indonesia, Bronson Meydi menjadi juara dunia junior Liga Surfing Dunia (World Surf League) World Junior Championship 2024 yang digelar di San Juan, La Union, Filipina, Sabtu. Dalam final yang disiarkan langsung oleh WSL, Bronson berhasil mencetak total 18,80 poin, mengungguli pesaingnya peselancar Australia Winter Vincent yang mencatatkan total 17,84 poin. “Ini tujuan saya, di awal tahun saya menuliskannya untuk memenangi ini, dan ya ini terjadi dan saya menang di depan pendukung saya di sini di Asia rasanya cukup bagus,” kata Bronson dalam wawancara usai perlombaan. Winter lebih dahulu mendominasi perlombaan dengan mencetak 8,77 poin. Ia kemudian mencatatkan 9,07 poin untuk unggul sementara. Namun, Bronson berhasil mendapatkan nilai sempurna untuk ombak pertamanya 10,00 poin dengan aksi aerial. Atlet selancar ombak berusia 20 tahun itu kemudian mengunci poin 8,800 untuk ombak kedua. Hasil tersebut membuat Bronson merebut gelar juara, sekaligus mencatatkan sejarah bagi olahraga selancar ombak Tanah Air. Pada kejuaran dunia junior Liga Selancar Dunia 2024, tim nasional surfing Indonesia menurunkan dua atlet putra, yakni Bronson Meydi dan I Made Pajar Ariyana, menempati peringkat tertinggi pada kategori Men’s Junior Tour Regional Asia. “Prestasi Bronson ini adalah sangat luar biasa karena untuk tampil di event ini harus mengikuti event junior sebelumnya di Asia yang kebetulan Bronson untuk Asia Junior ranking 1 dan Pajar ranking 2,” kata pelatih kepala timnas surfing Indonesia Arya Subyakto, dikutip dari ANTARA. “Makanya dua atlet Indonesia ini berhak mendapatkan tiket untuk bertanding di World Junior Championship ini. Jadi mereka mendapatkan tiket ini bukan karena wildcard,” lanjutnya. Dua wakil Indonesia bersaing dengan 48 atlet selancar ombak dari 14 negara di Asia, Afrika, Australia-Oseania, Eropa, Hawaii, Amerika Latin, dan Amerika Utara. Namun, langkah Pajar Ariyana harus terhenti pada babak 16 besar kejuaraan dunia junior setelah kalah dari Winter. Dengan kemenangan di kejuaraaan dunia junior, Bronson dipastikan mengamankan tempat untuk berlaga di Challenger Series, kejuaraan yang diikuti 100 atlet terbaik dari lima benua. “Semoga kemenangan Bronson ini memicu semangat dan membangkitkan surfing Indonesia. Jadi selain Rio Waida, sekarang ada Bronson di junior semoga atlet-atlet Indonesia regenerasinya akan berlangsung baik, dan kita bisa menghasilkan juara dunia juga di nomor World Champion Tour,” ujar Arya.

Polri Bersama Perbakin Jaring Atlet Menembak Berkelas Internasional

Brimob Xtreme 2025

Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polri menggelar event kejuaraan menembak internasional bertajuk “Brimob Xtreme 2025” yang digelar di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso, Mako Brimob, Kelapa Dua Depok pada 16-19 Januari 2025. Sejumlah atlet menembak dalam dan luar negeri ikut serta dalam event menembak yang sudah masuk dalam agenda International Practical Shooting Confederation (IPSC) dengan memperlombakan kelas menembak praktis itu. “Event lomba Brimob Xtreme 2025 ini merupakan ajang menembak umum yang digelar dengan tujuan menjaring bibit-bibit atlet menembak terbaik tidak hanya dari anggota Brimob tetapi juga masyarakat umum,” ungkap Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol Imam Widodo di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Kamis (16/1/2025). Diterangkan Imam, kejuaraan menembak Brimob Xtreme 2025 ini diharapkan akan bisa jadi media pembinaan atlet-atlet menembak di Indonesia ke depan. “Kejuaraan ini untuk pembinaan bibit atlet menembak dan sekaligus meningkatkan prestasi olahraga menembak di tingkat nasional maupun internasional yang kita jalankan bareng Perbakin,” tambahnya. Sementara itu, Danpas Gegana Brimob Polri Brigjen Pol Reza Arief Dewanto menyebut antusias peserta yang ikut serta dalam event menembak ini memang cukup tinggi. Sebanyak 442 peserta datang dari dalam dan luar negeri dengan 15 stage pertandingan yang mengisahkan perjalanan Korps Brimob di Indonesia. “Lewat event ini, kita berupa konsern pada pembinaan atlet menembak di Indonesia agar bisa berprestasi di level Indonesia. Kita juga berharap bisa memberikan motivasi bagi para atlet-atlet muda khususnya yang berasal dari Brimob Polri agar bisa menjadi atlet menembak internasional,” tandasnya. Sumber: Berita Satu

Empat Negara Ikuti Mandiri U-20 Challenge Series 2025

Mandiri U-20 Challenge Series 2025

PSSI akan menggelar turnamen internasional bertitel Mandiri U-20 Challenge Series 2025. Turnamen ini akan digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo pada 24 hingga 30 Januari mendatang. Ajang bergengsi ini akan diikuti Indonesia, Suriah, Yordania, dan India. Bagi tiga negara yakni Indonesia, Suriah, dan Yordania mengikuti Mandiri U-20 Challenge Series 2025 sebagai persiapan sebelum berlaga di Piala AFC U-20 2025 di Tiongkok pada tanggal 6-23 Februari mendatang. “Dengan target menjadi dua tim terbaik di fase grup dan lolos ke perempat final, saya berharap Timnas Indonesia U-20 memanfaatkan ajang ini sebagai bagian dari persiapan Piala Asia U-20 2025 di Tiongkok. Saya optimistis, Garuda Muda kita mampu berjuang dan menjaga persaingan agar lolos ke level yang lebih tinggi di Piala Dunia U-20 2025 di Chile,” ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Keempat negara ini akan saling bertanding dengan konsep satu hari akan ada dua pertandingan. Pada laga perdana, Jumat (24/1) akan tersaji pertandingan India versus Suriah dan Indonesia melawan Yordania. Selanjutnya, pada Senin (27/1) Yordania lawan India, dilanjut Indonesia versus Suriah. Untuk hari terakhir, Kamis (27/1) akan tersaji pertandingan Suriah lawan Yordania dan Indonesia menantang India. Untuk seluruh pertandingan Indonesia akan kick-off pada pukul 19.30 WIB dan pertandingan lain mulai pukul 16.00 WIB. Semua pertandingan akan live di Indosiar TV dan Vidio.com PSSI akan membuka penjualan tiket di website PSSI dan Livin Mandiri mulai pekan ini. Selain itu, seluruh calon pembeli tiket wajib memiliki akun Garuda ID sebelum membeli tiket. Pada ajang Piala AFC U-20 2025, Indonesia berada di Grup C bersama Iran, Uzbekistan, dan Yaman.

Demi Cetak Pecatur Handal, Kota Pekalongan Resmi Miliki Sekolah Catur

Turnamen Catur Junior

Kota Pekalongan kini memiliki sekolah catur resmi bernama Sekolah Satya Catur Indonesia (SSCI) Kota Pekalongan. Sekolah ini berlokasikan di Ruko Patriot No. 153, Kelurahan Padukuhan Kraton, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Peresmian sekolah ini dilakukan bersamaan dengan Turnamen Catur Junior memperebutkan Walikota Cup Kota Pekalongan Tahun 2025 yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, bertempat di Ruang Jlamprang Setda setempat, Minggu (12/1/2025). Owner Sekolah Satya Catur Indonesia Kota Pekalongan, Rangga Setya Nugraha mengungkapkan bahwa, sekolah ini menjadi yang pertama di Kota Pekalongan, dimana secara khusus didirikan untuk mendidik generasi muda dan masyarakat umum dalam seni dan strategi permainan catur. Sekolah Satya Catur Indonesia menawarkan berbagai program pelatihan mulai dari tingkat dasar hingga profesional. “Yang melatarbelakangi kami mendirikan sekolah catur di Kota Pekalongan ini adalah perkembangan catur junior disini, dimana atlet catur junior ini terkesan masih berjalan individu atau sendiri-sendiri. Memang ada beberapa klub cabor yang mewadahi atlet catur junior, tapi kami juga ingin meramaikan euforia percaturan junior di Kota Pekalongan,” ucapnya. Dengan fasilitas modern dan pelatih berpengalaman, sekolah ini bertujuan untuk mencetak atlet catur berprestasi dari Kota Pekalongan yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional. “Dengan biaya yang terjangkau dan jadwal fleksibel, sekolah ini diharapkan dapat menjangkau berbagai kalangan di Kota Pekalongan. Alhamdulillah, dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan juga memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan sekolah ini sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia yang unggul,” ungkapnya. Kepala SSCI Kota Pekalongan, M. Haidar Fikri Kurniali menuturkan, yang membedakan sekolah catur ini dengan klub catur adalah terkait kurikulum yang terstruktur dan mengikuti kurikulum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi). Selain itu, sekolah ini juga menawarkan kegiatan outing class (chess camp) dan bimbingan konseling bagi siswanya yang dilaksanakan di beberapa waktu tertentu. Sehingga, harapannya siswa sekolah catur ini merasakan manfaat dan pengalaman olahraga catur dari segi perspektif lain. “Jadi, selain diajarkan berfikir bagaimana bermain catur dengan benar, juga dibekali persiapan mental dalam memainkan olahraga catur itu sendiri,” katanya. Haidar menyebutkan, untuk jadwal pada di SSCI Kota Pekalongan ini dimulai pada ba’da sholat Ashar atau sekitar pukul 16.00 WIB hingga malam hari menyesuaikan dengan jadwal kepulangan anak sekolah pada umumnya. Setiap harinya ada 2 sesi yakni ba’da Ashar dan ba’da Maghrib. “Untuk kelas reguler berisikan maksimal 5 orang, kelas semi privat ada 2 orang, dan kelas privat diisi 1 orang. Adapun biayanya reguler mulai Rp150 ribu dengan 4 kali pertemuan dalam sebulan. Namun, kami masih mengkaji pertemuan tambahan, sehingga tidak menutup kemungkinan siswa bisa mendapatkan pertemuan lebih dari 4 kali dalam sebulan,” imbuhnya. Sekda Kota Pekalongan, Nur Priyantomo dalam peresmian sekolah ini, menyampaikan harapannya agar Sekolah Satya Catur Indonesia Kota Pekalongan dapat menjadi pusat pengembangan bakat catur di kota ini. Menurutnya, catur bukan hanya permainan, tetapi juga melatih disiplin, strategi, dan daya analisis. “Saya waktu kecil juga senang catur, namun tidak ada lembaga formal yang mewadahi. Alhamdulillah, pada Tahun 2025 ini di Kota Pekalongan sudah mulai membuka Sekolah Catur yang bisa mewadahi anak-anak yang memiliki minat dan bakat dalam olahraga catur, yang tentu dibimbing oleh pelatih profesional dengan kurikulum yang terstruktur dan terarah,” tukasnya.

Skatepark Takeover Jadi Ajang Pencarian Atlet Skateboard Berbakat

Start with a Bang!

Olahraga skateboard berkembang pesat di Indonesia. Namun kompetisinya masih belum terlalu banyak. Untuk menjaring talenta berbakat atlet skateboard, digelar kompetisi Skatepark Takeover. Acara ini digelar di Bash Skatepark, Jakarta pada Sabtu (11/1/2025). Dengan tajuk “Start with a Bang!”, event ini tak cuma kompetisi skateboard saja tapi juga ada penampilan musik. Ajang ini memiliki tujuan menyatukan komunitas skateboard, trendsetter budaya, dan pencinta musik di bawah satu atap untuk merayakan kreativitas, gerakan, dan semangat para kaum muda. Skatepark Takeover ini menghadirkan kesempatan bagi skater pendatang baru dan profesional untuk memamerkan keterampilan, kreativitas, dan performa. Peserta Skatepark Takeover ini berusia 14 sampai 24 tahun baik pria maupun wanita di wilayah Jabodetabek. “Start With a Bang lebih dari sekadar acara biasa—ini adalah sebuah statement. Ajang ini menyatukan komunitas skateboard, trendsetter budaya, dan pecinta musik di bawah satu atap untuk merayakan kreativitas, gerakan, dan semangat para kaum muda,” ujar Senior Brand Marketing Manager Airwalk Indonesia, Erisa Putriyanita Skatepark Takeover diadakan oleh Airwalk bersama Bash Skatepark. “Ajang Skatepark Take Over ini semacam sebuah throwback time. Saya senang sekali menyaksikan anak-anak dengan gaya street-nya beraksi,” kata penggagas Bash, Kitsegaf. Start with a Bang juga menampilkan rancangan mural yang khusus ditampilkan dalam rangka kolaborasi Airwalk dan Bash Skatepark. Dilukis langsung oleh seniman mural yang dikenal dengan nama Chocoseven, design ini bertemakan Flickering Flames, terinspirasi dari gemerlap cahaya kota Jakarta yang tidak pernah pudar, terang benderang bergairah penuh energi, bagai sebuah kanvas besar melukiskan torehan gerak dan ekspresi para skater yang melintas dinamis dan menghidupkan kota. Sumber: Liputan 6

Pancasila Cup 2025: Meraih Prestasi Sejak Dini dan Sejarah Disabilitas

Kejuaraan Taekwondo Pancasila Cup 2025

Kejuaraan Taekwondo Pancasila Cup 2025 menjadi sarana merajut prestasi sejak usia dini dan merupakan tonggak sejarah untuk nomor disabilitas. Pancasila Cup 2025 berlangsung di GOR Ciracas, Jakarta Timur pada Jumat dan Sabtu (10-11/1). Acara ini resmi dibuka pada Sabtu (11/1) dan berlangsung dengan meriah. Ketua Panitia Pelaksana Pancasila Cup 2025, Fakhrudin mengatakan ajang ini merupakan bagian dari pembibitan atlet nasional. Hal menarik lainnya, ajang ini diikuti atlet disabilitas. “Kegiatan ini sangat berbeda karena kami mengadakan para taekwondo. Ini kali pertama diadakan di Indonesia yang inisiatifnya dari universitas,” kata Fakhrudin menjelaskan. Kejuaraan ini diikuti 21 kampus dari seluruh Indonesia dengan total jumlah lebih dari 200 peserta. Adapun peserta untuk para taekwondo sebanyak 70 orang dari berbagai daerah. Sementara peserta umum yang ambil bagian untuk kategori usia, dari anak TK, SD, SMP, hingga SMA lebih dari seribu. Total peserta yang ambil bagian lebih dari 1.500 orang. Perwakilan dari Universitas Pancasila Noor Suryaningsih mengatakan kejuaraan yang baru pertama kali diadakan ini sebagai bentuk kepedulian Universitas Pancasila pada taekwondo. “Kami berharap kegiatan ini bisa berlangsung tahunan. Harapannya ini menjadi lebih besar. Kalau tahun ini pesertanya 1500, tahun depan lebih besar lagi,” kata Noor. Sementara Ketua Asprov Taekwondo DKI Jakarta Ivan Pelealu menyebut Pancasila Cup sebagai bagian penting dalam pembinaan atlet berprestasi di Indonesia, khususnya DKI Jakarta. “Harus ada turnamen dan pertandingan seperti ini agar anak-anak kita, atlet kita sebagai regenerasi, merasakan jam terbang pertandingan. Kami sangat mendukung acara begini,” katanya. Sumber: CNN

Kejurprov Bola Voli U-15 Jatim di Sidoarjo, Cari Bibit Atlet Terbaik

Kejuaraan Provinsi Bola Voli U-15 Jawa Timur

Kejuaraan Provinsi Bola Voli U-15 Jawa Timur, digelar di GOR Sidoarjo, Sabtu (11/1/2025). 34 klub putra dan 36 klub putri akan bertanding memperebutkan juara hingga puncaknya 17 Januari mendatang. Ketua Harian PBVSI Jatim Kombes. Pol. Dirmanto menjelaskan, tujuan utama dari Kejurprov ini tidak hanya untuk menciptakan kompetisi yang kompetitif, tetapi juga untuk menjaring bibit-bibit muda berbakat yang dapat menjadi harapan masa depan olahraga bola voli Indonesia. “Melalui Kejurprov kali ini, kami berharap dapat menemukan atlet-atlet muda berbakat yang nantinya akan dilatih dan dikembangkan lebih lanjut untuk bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. PBVSI Jatim memiliki visi untuk memajukan olahraga bola voli, dan turnamen ini adalah salah satu langkah konkretnya,” jelasnya. Turnamen ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan olahraga bola voli di Jawa Timur. Ajang ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarklub serta membangun semangat sportivitas di kalangan atlet muda. Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa PBVSI Jatim terus berupaya memberikan dukungan penuh kepada para atlet muda. Ia menekankan bahwa atlet-atlet terbaik dari Kejurprov ini akan disiapkan untuk berkompetisi di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) serta ajang internasional lainnya. “Kami berkomitmen untuk mencetak atlet-atlet terbaik dari Jawa Timur. Melalui pelatihan yang terarah dan dukungan yang maksimal, para atlet ini diharapkan dapat mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. Sumber: jatimnow.com

Delapan Karateka Indonesia Siap Bersaing Pada Kejuaraan Dunia WKF

Karateka Indonesia Siap Bersaing Pada Kejuaraan Dunia WKF

Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) mengumumkan sebanyak delapan atlet karate (karateka) siap bersaing pada ajang kejuaraan dunia World Karate Federation (WKF) Series A di Tbilisi, Georgia, selama 10 – 12 Januari 2025. “Dengan semangat juang, kerja keras, dan dedikasi, para atlet kita akan memberikan yang terbaik untuk mengharumkan nama bangsa,” demikian keterangan PB Forki melalui akun Instagram @indonesianationalkarate yang dipantau di Jakarta, Senin. Delapan karateka yang bakal tampil pada ajang bergengsi itu yakni Krisda Putri Aprilia (female individual kata), Dian Monika Nababan (female team kata), Beatrix Helena Pengemanan (female team kata), Sri Hanandyta (female team kata). Kemudian, Arnella Putriwandari (female kumite -50kg), Ni Made Dwikartika Aprianti (female kumite -55kg), Huggies Yustisio (male kumite +84kg), dan Tri Fachriyanti Ramadhanaindra (female kumite -61kg). Para atlet akan berlaga dengan bimbingan dari dua pelatih yaitu Angga Firman sebagai pelatih kata dan Aditya Putra selaku pelatih kumite. PB Forki menjelaskan, WKF Series A akan menjadi arena pembuktian bagi para karateka Indonesia dalam persaingan dengan karateka terbaik dari seluruh penjuru dunia. Dijelaskan, para atlet Indonesia sudah menjalani persiapan panjang dan intensif untuk menghadapi kompetisi tersebut sehingga mereka siap memberikan penampilan terbaik untuk bisa mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia. “Tim karate Indonesia siap berarung di ajang bergengsi WKF Series A di Tbilisi, Georgia,” demikian PB Forki. Sumber: ANTARA

Kejuaraan IMTC Jadi Upaya Regenerasi Atlet

Kejurnas Junior Piala IMTC

Sebanyak 200 petenis junior dari 70 kota/kabupaten di Tanah Air mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior Piala IMTC (Irawati Moerid Tennis Competition) dan Pelti Kota Pekalongan yang telah digelar pada 1-5 Januari 2025 di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Kejurnas yang digelar bersamaan dengan hari libur sekolah itu merupakan event TDP (turnamen diakui PB Pelti ) perdana yang digelar pada awal 2025. “Tujuan kejurnas junior ini selain untuk pembinaan prestasi, juga untuk memasyarakatkan tenis pada usia dini,” ujar Direktur IMTC Irawati Moerid di Pekalongan dalam keterangannya yang diterima pada Rabu (8/1). Peserta kejurnas ini selain dari kota/kabupaten di Pulau Jawa, juga berasal dari daerah lain seperti Aceh, Manado, Bali, Nusa Tenggara Barat, Medan, Jambi, Riau, dan Palembang. Ajang tersebut telah mempertandingkan kelompok umur 10 tahun, 12, 14, 16, dan 18 tahun untuk tunggal putra-putri dan ganda putra-putri. Mempertandingkan pula kategori red ball (maksimal usia 8 tahun) dan orange ball (maksimal usia 10 tahun). “Pembinaan dan memasyaratkan tenis untuk usia dini telah tercapai yang pesertanya sangat antusias dan semangat didampingi keluarga mereka,” ungkap Ira, demikian panggilan akrab mantan petenis nasional itu. Para orangtua peserta, lanjut Ira, sangat mengapresiasi kejuaraan tersebut dan mereka berharap IMTC dapat menggelar kejuaraan serupa di kota lain di Jawa Tengah. Sebelumnya di kota yang sama, IMTC sukses menggelar kejuaraan Piala IMTC-Gemoy pada 26-30 Desember 2024. Event tersebut merupakan persembahan Ira atas terpilihnya Prabowo Subiyanto menjadi Presiden ke-8 RI. “Sebagian peserta yang mengikuti Piala Gemoy, ikut pula di kejurnas junior ini,” ungkap Ira, peraih medali perak dan perunggu Asian Games Beijing 1990 ini. Kejurnas itu diakui Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid sukses sebagai penyelenggara dan sebagai sport tourism. “Untuk misi sport tourism telah tercapai, event ini telah berhasil meningkatkan ekonomi masyarakat setempat,” ujarnya. Hal senada dikatakan Ketua Pengda Pelti Kota Pekalongan, Erwin Setiawan Tedjo. Dia mengucapkan rasa terima kasihnya kepada IMTC yang telah memberikan kepercayaan kepada Kota Pekalongan untuk mengelar dua kejuaraan di akhir tahun 2024 dan di awal 2025. “Terima kasih untuk IMTC yang telah menggelar dua kejuaraan di Pekalongan. Terima kasih pula kepada seluruh peserta yang ikut ambil bagian di sini,” tuturnya. Menurut Ira, kejuaraan ini terealisasi berkat dukungan penuh Pemerintah Kota Pekalongan dan Pengda Pelti Kota Pekalongan. Bahkan, Pemkot Pekalongan menyediakan penginapan gratis untuk sejumlah pemain dari luar daerah. “Terima kasih untuk Pak Wali Kota (Afzan Arslan) dan Ketua Pengda Pelti Kota Pekalongan (Erwin Setiawan Tedjo) yang telah mensupport event ini,” ujar Ira. Sumber: Media Indonesia

PSSI Panggil 34 Pemain Jelang Piala Asia U-17 2025

PSSI memanggil 34 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) tim nasional U-17 sebagai persiapan menghadapi Piala Asia U-17 2025. TC ini dijadwalkan berlangsung di Bandung pada 10-20 Januari mendatang. Persija Jakarta dan Persib Bandung menjadi penyumbang pemain terbanyak, masing-masing menyertakan empat pemain. Dari Persija, terdapat nama Fabio Azkairawan, Peres Akwila Tjoe, Algazani Dwi, dan M. Zahaby Gholy. Sementara dari Persib, pemain yang dipanggil adalah Kaindra Nabil, M. Rakha Syafaka, Alsidqi Rafa, dan Nazriel Alvaro. Beberapa pemain yang masuk dalam daftar TC kali ini sudah pernah ditangani pelatih Nova Arianto, seperti M. Zahaby Gholy, Ida Bagus Putu Cahya, dan Andi Faith. Ketiganya turut berkontribusi dalam fase kualifikasi Piala Asia U-17 serta Piala AFF U-16 2024. Namun, timnas Indonesia U-17 juga menghadirkan nama-nama baru, termasuk Matthew Kohnke dari klub West Vancouver, Kanada. Kohnke sebelumnya sempat mengikuti TC untuk Piala AFF U-16 2024, tetapi tidak masuk skuat akhir. Perjalanan Timnas Menuju Piala Asia U-17 Indonesia berhasil lolos ke Piala Asia U-17 2025 setelah menjadi salah satu tim peringkat kedua terbaik pada fase kualifikasi. Timnas tergabung di Grup G bersama Australia, Kuwait, dan Kepulauan Mariana Utara, serta mengumpulkan tujuh poin dari tiga laga. Pada undian grup yang akan digelar di Malaysia pada 23 Januari, Indonesia ditempatkan satu pot dengan Oman, Uni Emirat Arab, dan Korea Utara. Turnamen ini akan berlangsung di Arab Saudi pada 3-20 April 2025. Berikut adalah daftar lengkap pemain yang akan mengikuti TC timnas U-17: M. Nur Ichsan (Asiana) M. Rakha Syafaka (Persib Bandung) Dafa Gasemi (Asiana) Randy Razzaqu (Nusantara United) I Putu Panji A. (Bali United) Widi Fatahillah (Persebaya Surabaya) Shoyyo Himawan P. (Persis Solo) Wiby Talapessy (Persedikab Kediri) Daniel Alfredo (Asiana) Peres Akwila Tjoe (Persija Jakarta) Fadil Agha (PSIS Semarang) M. Fata Fatihul (PSS Sleman) Ida Bagus Putu Cahya (Bali United) Andi Faith (Asiana) Tores Aziz (Dewa United) Fabio Azkairawan (Persija Jakarta) Dafa Zaidan (Borneo FC) Nova Kurniawan (Borneo FC) Sergio Sentibanes (Gabsis Sambas) Algazani Dwi (Persija Jakarta) Tio Agil Candra (CYATC) Nazriel Alvaro (Persib Bandung) Fardan Faras P. (Borneo FC) Alsidqi Rafa (Persib Bandung) Tristan Raisa (Dewa United) Jabir (Persela Lamongan) Matthew Kohnke (West Vancouver/Kanada) M. Zahaby Gholy (Persija Jakarta) Komang Mardian G. (Bali United) Kaindra Nabil P. (Persib Bandung) Pradika Arif S. (Bhayangkara FC) M. Aldiyansyah Taher (PPLOP DKI) Fadly Alberto (Bhayangkara FC) M. Mierza F. (Persik Kediri)