804 Atlet Bertarung di Kejuaraan Karate Junior Kaltim 2022

804 Atlet Bertarung di Kejuaraan Karate Junior Kaltim 2022

Sebanyak 804 atlet karate junior ambil bagian dalam Kejuaraan Karate Junior Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2022. Kejuaraan tersebut berlangsung di Atrium Plaza Balikpapan, mulai Rabu hari ini, 7-10 Desember 2022. Dibuka oleh Asisten Sekda Kaltim Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat HM Syirajudin, mewakili Gubernur Kaltim Isran Noor. Dalam sambutannya Syirajudin mengapresiasi atas terselenggaranya kejuaraan ini. Menurutnya, event ini sangat luar biasa. Terlebih dilaksanakan di tempat umum. “Sangat luar biasa. Anak-anak akan diuji mentalnya karena bertarung dihadapan orang banyak. Tentunya ini akan membentuk karakter mereka,” kata Syirajudin. Syirajudin juga berharap event seperti ini terus dilakukan. Terutama dari junior, karena mereka akan menjadi penerus atlet karate Provinsi Kaltim di masa mendatang. “Apresiasi kepada Forki Kaltim yang telah melaksanakan kegiatan ini. Sesering mungkin dilaksanakan. Karena dari sini akan melahirkan bibit atlet berbakat yang tentunya akan mengharumkan nama Kaltim juga Indonesia. Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, jangan hanya mencari juara, persaudaraan yang utama,” ungkapnya. Ketua Panitia Aries Ardianto menuturkan, kejuaraan ini diikuti oleh perwakilan Forki Kabupaten dan Kabupaten seluruh Kalimantan Timur. Serta perwakilan club atau dojo perguruan karate di bawah naungan Forki selaku induk organisasi karate Indonesia. “Peserta yang mengikuti 804 atlet seluruh Kaltim. Semoga lewat ajang ini muncul bibit-bibit atlet junior berprestasi. Menjadi atlet yang tangguh dari Kalimantan Timur, sehingga bisa berkiprah di tingkat nasional dan bahkan internasional,” tutur Aries. Kejuaraan ini sengaja digelar di pusat perbelanjaan. Dengan tujuan untuk memperkenalkan lebih dekat olahraga bela diri karate di masyarakat umum. “Masyarakat dapat melihat secara langsung, serta menilai sportivitas olahraga yang ditunjukkan oleh atlet-atlet junior seluruh Kaltim,” pungkasnya.

Kejuaraan Dunia Wushu Junior: Target Medali Emas Tercapai, Menpora Harapkan Indonesia Tambah Lagi

Kejuaraan Dunia Wushu Junior: Target Medali Emas Tercapai, Menpora Harapkan Indonesia Tambah Lagi

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, berharap atlet wushu Indonesia bisa menambah kembali medali emas pada hari ketiga yang berlangsung hari ini Kamis (8/12/2022). Ia menyebut Kontingen Wushu Junior Indonesia sudah meraih sukses prestasi dengan mengoleksi 6 medali emas dan 1 perunggu pada hari kedua Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII/2022 yang berlangsung di ICE BSD City Tangerang, Banten, Rabu (7/12/2022). Ajang yang melibatkan 60 negara dan 2 region (Hongkong dan Macau) ini memperebutkan 71 medali emas (45 Taolu dan 17 Sanda) baru akan berakhir Sabtu, 10 Desember 2022. “Saya kira sukses prestasi sudah kita raih dengan keberhasilan Kontingen Wushu Junior Indonesia mengoleksi 6 emas dan 1 perunggu pada hari kedua pelaksanaan Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022. Dan, saya berharap medali emas bisa bertambah lagi karena waktu pelaksanaan masih panjang,” kata Menpora Amali yang hadir langsung menyaksikan penampilan atlet-atlet wushu Indonesia. Apa yang telah dicapai Pasukan Garuda Muda tersebut, kata Menpora Amali, sebagai bukti bahwa program pembinaan olahraga wushu Indonesia yang dilakukan PB WI sudah semakin baik. Apalagi, cabang olahraga (cabor) wushu masuk dalam daftar cabor Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). “Saya kira luar biasa. Mudah-mudahan akan semakin baik pembinaannya ke depan. Karena ini kejuaraan junior dan tujuannya ada yakni Road to Youth Olynmpic Games 2026 Dakkar, Senegal, mereka dipersiapkan lebih baik lagi,” imbuh Menpora Amali. Selain sukses prestasi, kata Menpora Amali, Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) pimpinan Airlangga Hartarto juga telah meraih sukses penyelenggaraan dan sukses ekonomi. “Saya mendapatkan informasi baik dari Wakil Presiden IWUF dan Sekjen IWUF bahwa mereka sangat senang dengan penyelenggaraan yang dilakukaan Indonesia,” kata Amali. Sementara itu, Direktur Media Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022, Ilham Permana mengatakan, PB WI meraih tiga sukses tidak terlepas dari peran dan dukungan media. “Atas nama panitia dan PB WI, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan teman-teman wartawan dari media cetak, elektronik maupun online,” kata Ilham Permana yang juga Wakil Ketua Umum II PB WI.

Medali Emas Dari Thalia Marvelina untuk Indonesia dan Orang Tua

Medali Emas Dari Thalia Marvelina untuk Indonesia dan Orang Tua

Torehan membanggakan mampu diukir atlet wushu putri junior, Thalia Marvelina Tanzil, yang berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 di ICE BSD, Tangerang, Banten, (7/12) siang. Thalia Marvelina berhasil meraih medali emas dari cabang Taolu Nomor Daoshu Grup B Putri. Thalia mengatakan bahwa, dirinya tidak pernah menyangka akan mendapat medali emas. Sangat bangga bisa persembahkan medali emas. Medali ini saya persembahkan untuk Indonesia dan kedua orang tua saya yang telah membimbing sejak kecil. Pada kejuaraan dunia wushu jujior tahun ini Thalia Rainie Elena Liem akan berkompetisi di nomor taolu kategori Junior B Putri. Bagi Thalia Marvelina Tanzil ini kedua kalinya masuk dalam Timnas Wushu Indonesia untuk Kejuaraan Dunia Wushu Junior. Ia sudah ambil bagian pada World Junior Wushu Championship (WJWC) sebelumnya, yakni persaingan ketujuh di Brasilia, Brasil. Pada WJWC VII 2018 itu remaja putri kelahiran Surabaya, Jatim, 3 April 2008 ini berhasil meraih medali perunggu. “Saya kali ini berhasil mempersembahkan medali emas. Besok masih ada satu nomor lagi, semoga saya bisa kembali lagi mendapat emas,” kata Thalia Marvelina Tanzil. Pelajar SMPK Angelus Custos 1 Surabaya yang menggeluti olahraga wushu sejak kecil ini dipanggil ke Pelatnas Wushu Junior setelah meraih 3 medali emas di Junior Grup B Putri pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu 2022 memperebutkan Piala Presiden.

106 Atlet Ikuti Kejurnas Angkat Besi U-13 Hingga U-15

106 atlet ikuti Kejurnas Angkat Besi U-13 hingga U-15

Sebanyak 106 atlet dari 20 Pengurus Provinsi (Pengprov) tampil dalam Kejuaraan Nasional Angkat Besi U-13 hingga U-15 Piala Kemenpora di Sentul, Bogor, Jawa Barat, 5-8 Desember. Kejurnas dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) Djoko Pramono. Ia mengatakan kejuaraan nasional kali ini menjadi kesempatan atlet-atlet muda untuk merasakan persaingan nasional apalagi kejuaraan ini merupakan kejurnas angkat besi pertama yang digelar khusus untuk atlet-atlet usia 13-15 tahun. “Marilah kita berlomba-lomba untuk menggali lebih banyak lagi, ‘logam-logam’ atlet untuk kita asah melalui Kejurnas agar regenerasi terus berjalan secara spartan,” ujar Djoko dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin. Sama seperti dengan dua kejuaraan sebelumnya, yaitu Kejurnas Remaja dan Junior di Yogyakarta dan Kejurnas Senior di Sentul, Bogor bulan lalu, PABSI juga akan memberikan penghargaan Lifter Terbaik serta uang pembinaan kepada Pengprov yang berprestasi dalam Kejurnas kali ini ini. Bonus uang pembinaan itu diberikan dengan harapan dapat memotivasi daerah-daerah untuk berlomba-lomba serius melakukan pembinaan hingga bisa mengirimkan atletnya bertanding di level nasional. Apalagi pada tahun depan akan dimulai Kejurnas yang masuk dalam bagian Pra-Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2024. Lebih lanjut, Djoko menuturkan kejuaraan kali ini selaras dengan program pembinaan PABSI yang berupaya terus melakukan pembinaan atlet angkat besi usia remaja dan junior guna memperbanyak stok atlet yang bisa mewakili Indonesia di berbagai kejuaraan internasional pada masa mendatang. “Paling tidak hingga Olimpiade 2032 kita memiliki stok atlet yang lebih banyak lagi dengan memiliki prestasi di tingkat dunia,” ucap dia.

PB WI Proyeksikan Atlet Junior di WJWC 2022 untuk Olimpiade 2032

PB WI Proyeksikan Atlet Junior di WJWC 2022 untuk Olimpiade 2032

Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Airlangga Hartarto mengatakan wakil Merah Putih yang turun dalam Kejuaraan Dunia Wushu Junior (WJWC) 2022 adalah atlet yang dipersiapkan untuk Olimpiade 2032. Wushu sejauh ini memang belum masuk dalam daftar cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade. Namun, Airlangga optimistis olahraga bela diri asal China itu bisa dipertandingkan pada Olimpiade 2032. Peluang ini terbuka mengingat wushu sudah tersebar di lebih dari 50 negara. Terlebih lagi, wushu sudah terdaftar sebagai cabang yang dipertandingkan di Olimpiade Remaja V/2026 di Dakar, Senegal. “Mereka yang tampil di Kejuaraan Dunia Junior adalah atlet masa depan Indonesia dan dalam 10 tahun ke depan mereka yang akan mewakili Indonesia di Olimpiade 2032. Dan, saya akan melaporkannya kepada Pak Presiden Jokowi,” kata Airlangga dalam acara Pelepasan Kontingen Wushu Indonesia untuk WJWC 2022 di kawasan Widya Chandra, Jakarta, Kamis (1/11/2022) malam. Untuk itu, Airlangga berharap atlet wushu Indonesia yang tampil di WJWC 2022 yang bergulir di ICE Bumi Serpong Damai Tangerang, Banten, 5-10 Desember, bisa memberikan yang terbaik, sekaligus mempersembahkan target meraih empat medali emas bagi Indonesia. “Bertanding dengan sepenuh hati, semangat tinggi dan percaya diri untuk kebanggaan dan kehormatan diri, keluarga, daerah, bangsa dan negara Indonesia serta tetap mengedepankan sportivitas untuk mencapai prestasi terbaik,” ujar Airlangga. Secara keseluruhan, Indonesia bakal menurunkan 23 atlet yang terdiri dari 12 atlet taolu dan 11 atlet sanda. Mereka adalah yang terbaik setelah PB WI sebelumnya melakukan berbagai tahapan seleksi. Selama persiapan, atlet taolu dengan masing-masing enam atlet putra dan putri berada di bawah arahan pelatih asal China, Zhang Yong Sheng dibantu David Hendrawan (DKI Jakarta) dan Probo Muljono (Jawa Timur). Sementara 11 atlet yang terdiri dari delapan putra dan tiga putri juga diasuh pelatih China Xia Hong dibantu Hermansyah Mongisidi (Jawa Tengah), Mohammad Selamat (Jawa Tengah), dan Hotma Dearma Purba (Sumatera Utara). “Kondisi atlet semuanya dalam kondisi siap dan semangat. Tidak ada cedera dan semuanya siap bertanding. Saya optimistis target tiga emas taolu dan satu dari sanda bisa terpenuhi,” kata Chef de Mission Indonesia (CdM) Kontingen Wushu Indonesia, Doddy Rahadi. “Ya, kami optimistis bisa memenuhi target yang dicanangkan pak Airlangga Hartarto,” tambah Manajer Taolu, Herman Wijaya. Kesiapan Pasukan Garuda juga disampaikan pelatih Taolu, Probo Muljono dan pelatih Sanda, Muhammad Slamet. “Seluruh atlet Taolu sudah tampil. Banyak kemajuan yang dialami mereka selama menjalani program latihan yang diberikan Zhang Yong Sheng baik fisik maupun teknik,” kata Probo. “Anak-anak Sanda memamg belum.punya pengalaman bertanding di ajang internasional. Mereka bukan hanya ditopang dengan kondisi fisik tetapi teknik serta mental bertandingnya sudah siap menghadapi pertarungan ketat di kejuaraan dunia nanti,” timpal Muhammad Slamet. Kontingen Wushu Junior Indonesia: Chef de Mission (CdM): Doddy Rahadi Team Manager Taolu: Herman Wijaya Team Manager Sanda: Sudarsono Psikolog: dr Henny Setyawati Pelatih Taolu: 1. Zhang Yong Sheng (Tiongkok) 2. David Hendrawan (DKI Jakarta) 3. Probo Muljono (Jawa Timur) Pelatih Sanda: 1. Xia Hong (Tiongkok) 2. Hermansyah Mongisidi (Jawa Tengah) 3. Mohammad Selamat (Jawa Tengah) 4. Hotma Dearma Purba (Sumatera Utara) Atlet Taolu Junior A Putra: 1. Josh Tiesto Tanto (DKI Jakarta) 2. Rainer Reinaldy Ferdiansyah (Jawa Timur) Junior A Putri: 1. Kylie Suyoyo Kwok (DKI Jakarta) 2. Ivana Beatrice Liestio (DKI Jakarta) Junior B Putra: 1. Zamurai Alkensoe Damara (Jawa Tengah) 2. Carlson Ong (Jambi) Junior B Putri: 1. Thailia Marvelina Tanzil (Jawa Timur) 2. Rainie Elena Liem (DKI Jakarta) Junior C Putra: 1. Bradley Jason (Jawa Timur) 2. Richard Dean Kurnia (DKI Jakarta) Junior C Putri: 1. Billie Karina The (DKI Jakarta) 2. Anasera Zahraa Haryoso (Bali) Atlet Sanda Pra Junior Putra: 1. Kiemas Sakti Negara – 45 kg (Jawa Tengah) 2. Shaddam Achmad Assegaf – 48 kg (Jawa Tengah) 3. Rizki – 52 kg (Jawa Barat) Junior Putri: 1. Aurella Calysta Purnomo – 48 kg (Jawa Tengah) 2. Nasya Aulia Zahra Wahana – 52 kg (Jawa Tengah) 3. Nabila Puspa Annastasya – 56 kg (Jawa Tengah) Junior Putra: 1. Dewangga Lindu Saputra – 48 kg (Jawa Tengah) 2. Denis Darmawan – 52 kg (Jawa Tengah) 3. Pandu Dian Saputra – 56 kg ,(Jawa Tengah) 4. Ragesta Ganang Pangestu – 60 kg (Jawa Tengah) 5. Yanto Rizel Silaban – 65 kg , (Sumatera Utara)

IESF World eSports Championships 2022 Resmi Dibuka Menpora

IESF World Esports Championships 2022 Resmi Dibuka Menpora

Kejuaraan Dunia eSports ke-14 tahun 2022 di Bali dibuka pada Jumat (2/12/2022). Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali secara resmi membuka kompetisi ini. Indonesia eSports Summit: The 14th World eSports Championship sendiri digelar oleh Pengurus Besar eSports Indonesia (IESF World Championships 2022 PBESI), dan akan diadakan pada 2 sampai 11 Desember 2022. Untuk enam kategori game yang dipertandingkan di ajang ini adalah Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), PUBG Mobile, eFootball 2022, Counter Strike: Global Offensive (CS: GO), Dota 2, dan Tekken 7. Mengutip laman resmi Kemenpora, IESF World eSports Championships 2022 ini adalah ajang yang sangat luar biasa dan bergengsi. Adapun, peserta yang ikut di kejuaraan ini berasal dari setidaknya 105 negara. Menpora mengatakan, ajang ini menjadi momen istimewa bagi eSports Indonesia, untuk melakukan lompatan besar dalam visinya, sebagai kekuatan terdepan di Asia dan dunia. “Semoga perhelatan ini, menjadi titik awal dimulainya sejarah baru untuk memberikan kontribusi besar eSports bagi bangsa dan negara, serta dunia tentunya,” kata Amali. Mengutip YouTube PB ESI, Sabtu (3/12/2022), Amali juga memberikan pesan kepada para atlet dari Indonesia. “Bertandinglah dengan sportif, tunjukkan sportifitas, pererat persahabatan bersama negara-negara di dunia yang menjadi peserta Kejuaraan dunia ini. Dan jadilah Anda semua membanggakan Indonesia,” kata Menpora. Amali juga menyampaikan selamat datang ke Bali bagi para peserta dari negara yang bertanding, serta mengucapkan terima kasihnya atas berpartisipasi di IESF World Championships 2022. Dalam upacara pembukaan tersebut, Ketua Harian PBESI Bambang Sunarwibowo mengatakan, eSports saat ini tumbuh pesat dan sedang berkembang menjadi sebuah industri dengan potensi ekonomi, sosial, dan budaya yang besar. “Cabang olahraga baru tidak saja mampu menjadi wadah aktualisasi dan pencapaian prestasi kelas dunia anak-anak muda dari seluruh bangsa, namun juga berpotensi sebagai penggerak pulihnya perekonomian pasca pandemi Covid-19,” kata Bambang. Bambang menambahkan, menurut data World Economic Forum, eSports mampu membawa industri gim tumbuh kuat ke level berikutnya, sejak Covid-19 melanda dunia. “Bahkan ekonomi dapat terus bergulir dengan salah satu penggeraknya adalah industri gim dan eSports,” imbuh Bambang. Selain itu, Bambang mengatakan, berkembangnya eSports juga membuka jenjang karir yang luas, serta menciptakan profesi-profesi baru yang menuntut berbagai kecerdasan, ketangkasan, kedisiplinan, intelektualitas, dan integritas. Sebelumnya, dalam sesi diskusi yang digelar Pengurus Besar eSports Indonesia (PB ESI) beberapa waktu lalu, diungkap tentang peta kekuatan dan persaingan di IESF Bali 14th World Championships. Tak hanya itu, panelis dalam diskusi ini juga membagikan prediksi menarik tentang negara-negara patut diwaspadai dan siapa yang akan menjadi kuda hitam. Pegiat dan pengamat eSports Irliansyah Wijanarko mengungkapkan, Indonesia dapat meraih medali emas di nomor PUBG Mobile. Nomor PUBG Mobile yang selama ini telah membuktikan kepiawaian dan capaian para pemainnya berpeluang besar jaya di ajang ini. “Indonesia sangat berprestasi di cabang PUBG Mobile. Prediksi kami, Korea Selatan akan menjadi lawan terberat di Kejuaraan Dunia eSports IESF di Bali nanti,” ungkap Irliansyah. Irliansyah juga menyebut, CS:GO adalah nomor gim lain dimana skuad Indonesia unjuk gigi di ajang eSports bergengsi ini. “Pertandingan CS:GO Women antara Indonesia dan Polandia, serta CS:GO Men antara Indonesia dengan tim-tim asal Eropa akan menjadi pertandingan wajib ditonton,” jelasnya. Meskipun tim-tim Eropa dijagokan, bukan tidak mungkin tim CS:GO Men Indonesia tampil sebagai kuda hitam mampu menundukkan lawan-lawan favorit. “Secara individu, komposisi tim sebenarnya sangat bagus. Ini merupakan aset yang bernilai. Sekarang yang terpenting adalah membangun komunikasi antar-pemain yang baik selama persiapan dan pertandingan,” tambahnya Di nomor MOBA (multiplayer online battle arena), laga antara Indonesia dan Filipina di kategori Mobile Legends: Bang-Bang akan menjadi salah satu duel terpanas di IESF Bali 14th World eSports Championships. Sementara untuk DOTA 2, Polandia, Prancis, dan Filipina diantisipasi menjadi saingan yang kuat. Lalu, Tekken 7 kemungkinan didominasi oleh Amerika Serikat dan Jepang yang masih menggandrungi gim konsol bergenre fighting tersebut. Serupa, Amerika Serikat dan Jepang juga berpeluang besar di eFootball 2023, namun menghadapi lawan berat yakni para negara penggila sepak bola: Brazil dan Perancis. “Tentu, dengan persiapan yang matang, Indonesia juga memiliki kans untuk bersinar di kedua kategori tersebut,” imbuhnya.

Bagaimana Anak-anak WNI Bisa Tercium Pemandu Bakat di Qatar?

Bagaimana Anak-anak WNI Bisa Tercium Pemandu Bakat di Qatar?

Beberapa pemain Indonesia menjadi pesepakbola profesional di Qatar. Bagaimana para pemain asal Indonesia itu bisa terjaring oleh pemandu bakat di Qatar? Di Qatar, terdapat beberapa komunitas sepakbola Indonesia, seperti Al-Khor Football Community (Al-Khor), Red Rhino Football Club (Doha) , Garuda South of Qatar (Al-Wakra), dan Mesaieed Warrior (Mesaieed). Komunitas-komunitas di Qatar itu menggelar kompetisi. Biasanya digelar pada musim dingin, menghindari cuaca yang panas di Qatar. Pemandu bakat akademi olahraga Qatar, Aspire, melakukan scouting pada kompetisi-kompetisi antar komunitas ini. Hasilnya, dari WNI di Qatar muncul nama-nama Andri Syahputra dan Ahmad Al-Khuwailid Mustafa dari Al-Khor Football Community. Selain itu, ada juga Abdurrahman Iwan yang masuk menjadi anggota Timnas Qatar U-17. Pelatih Al-Khor Football Community, Muhammad Yunus Bani, mengungkap kedekatan dengan Aspire. Kedekatan itu juga terjalin karena dia pernah menjadi pelatih paruh waktu di Aspire. “Saya sama Aspire dekat sekali. Jadi sistem Aspire itu ambil dari klub. Soal Abdurrahman itu saya bilang ke pelatihnya, Abdurrahman bisa menjadi pioneer, spirit untuk tim. Ambil dia. Kalau dia bisa improve ya terus. Sebagai pioneer lah dari Indonesia. Tapi, dia memang bagus,” kata Muhammad kepada pewarta. “Aspire itu mengambil pemain dari usia enam tahun. Aspire itu dari negara, atlet-atlet untuk semua cabang olahraga,” kata dia menambahkan. Muhammad, yang menjadi rekan setim Fachri Husaini di klub Bina Taruna Aceh, mengungkap bahwa para pesepakbola muda Indonesia mempunyai skill mumpuni untuk bersaing masuk Aspire. “Sangat mampu, kita sangat mampu. Saya membuat latihan spesial, agar anak-anak bisa bersaing,” kata Muhammad. “Kita latih pagi dan sore skillnya,” kata dia menambahkan. Dalam waktu dekat ini komunitas sepakbola Indonesia akan menggelar trofeo yang diikuti oleh Red Rhino, Al-Khor Football Community, dan Garuda South of Qatar. Kegiatan itu rencananya akan dibuka Dubes Indonesia untuk Qatar, Ridwan Hassan. Muhammad juga mengungkap rencana untuk membuat Indonesia Academmy. Pemain-pemain Indonesia terbaik di Qatar akan ditampung di sana.

Kejurnas PBSI 2022: Ajang Pencarian Bibit Muda Tanpa Atlet Pelatnas

Kejurnas PBSI 2022: Ajang Pencarian Bibit Muda Tanpa Atlet Pelatnas

PBSI dijadwalkan menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang berlangsung di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, pada 12-17 Desember. Kejurnas PBSI 2022 ini akan mempertandingkan dua kategori, yakni beregu campuran dewasa antarklub dan perorangan taruna U19. Tercatat ada 628 atlet yang bakal berpartisipasi di Kejurnas PBSI 2022 yang berhadiah total Rp 1,1 miliar tersebut. Rincian pesertanya adalah 238 atlet dari 21 klub di Indonesia yang akan bersaing di kategori beregu campuran dewasa antarklub. Sementara itu, 390 atlet dari 26 provinsi bakal berlaga di kategori perorangan taruna U19 yang mempertandingkan lima nomor yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Rionny Mainaky, mengungkapkan bahwa Kejurnas PBSI 2022 ini tak akan diikuti oleh pebulu tangkis penghuni pelatnas. Rionny menjelaskan bahwa kejuaraan ini digelar untuk menjaring pemain-pemain potensial demi regenerasi bulu tangkis Indonesia. “Buat kesempatan biar murni dari klub. Kalau anak pelatnas kan ada kejuaraan yang penting, kami mau bertanding di WTF (World Tour Finals),” kata Rionny kepada awak media, Kamis (1/12/2022) di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur. Selain BWF World Tour Finals yang akan digelar di Bangkok, Thailand, 7-11 Desember 2022, para pemain pelatnas juga dipersiapkan guna menatap musim 2023. Kalender turnamen BWF tahun depan sudah dimulai pada pekan kedua Januari 2023, yakni Malaysia Open Super 1000. “Tanggal 4 Desember sudah berangkat. Untuk persiapan saja mepet sekali karena awal tahun ada Malaysia Open 2023, ada kejuaraan di empat negara,” ucap Rionny Mainaky. “Mereka dari otot dan semuanya harus benar-benar siap. Jadi, fokus ke kejuaraan-kejuaraan,” tutur Rionny manambahkan. Adapun para kampiun Kejurnas PBSI 2022 di nomor perorangan tidak otomatis mendapat tiket menjadi pemain pelatnas. Mereka akan melanjutkan perjuangan dengan mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas). “Kejurnas ini adalah kejuaraan untuk seluruh pengprov di mana pemain pemain terbaik bisa berkumpul di sini, berpartisipasi menunjukkan pemain dan hasil terbaiknya,” kata Rionny. “Seperti yang disampaikan, hasil kejurnas tidak mutlak masuk pelatnas. Tapi yang juara akan dipilih untuk berhak ikut Seleknas,” tutur dia. “Kenapa? Karena kan kadang ada juga pemain bagus, tapi karena sakit jadi tidak juara. Tidak segampang itu masuk pelatnas,” ucap Rionny. “Dulu kan susah masuk pelatnas. Diterapkan seperti ini agar yang direkrut pasti yang terbaik,” kata Rionny Mainaky menjelaskan.

Kejurnas Hoki 2022, Ajang Unjuk Gigi Atlet Muda Nasional

Kejurnas Hoki 2022, Ajang Unjuk Gigi Atlet Muda Nasional

Federasi Hoki Indonesia (FHI) membuka penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Hoki 2022. Event ini diharapkan menjadi ajang unjuk gigi bagi atlet nasional. Tidak tanggung-tanggung, Kejurnas Hoki 2022 diikuti oleh 14 provinsi. Tim yang berlaga antara lain DKI Jakarta selaku tuan rumah, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan. Kemudian Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah istimewa Yogyakarta, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur. Kejurnas Hoki 2022 berlangsung dengan dua kategori. Kategori pertama adalah hoki lapangan yang berlangsung pada 3-10 Desember 2022 di Lapangan Hoki GBK, Senayan. Kategori kedua adalah hoki ruangan pada tanggal 13-18 Desember 2022 di Lapangan Jakarta Hoki Ruangan, Eden Sports Center, Depok. Kejurnas Hoki kali ini diselenggarakan sebagai bentuk persiapan sekaligus kalibrasi kemampuan para atlet untuk PON Aceh-Sumut 2024. Selain sebagai persiapan menuju PON Aceh-Sumut 2024, ajang ini juga menjadi salah satu bagian dari pembinaan atlet hoki Indonesia.

Andalkan Atlet Muda, Timnas Renang Indonesia Boyong 6 Emas dari Kejuaraan di Singapura

Andalkan Atlet Muda, Timnas Renang Indonesia Boyong 6 Emas dari Kejuaraan di Singapura

Kabar baik datang dari timnas renang Indonesia dari penampilan terkini di Major Games Qualifiers (MGQ) 2023 di Singapura. MGQ 2023 berlangsung pada 23-26 November 2022 di OCBC Aquatic Centre, Singapura. Timnas renang Indonesia sukses membawa pulang 6 medali emas, 2 medali perak, dan 7 medali perunggu. Lebih menggembirakan lagi, prestasi ini dibukukan oleh tim yang memuat banyak perenang muda. Pengurus Besar Persatuan Olahraga Renang Indonesia (PB PRSI) mengapresiasi pencapaian ini. Lebih dari sekadar medali, mereka mampu memanfaatkan kesempatan berlomba dengan menunjukan perkembangan yang baik. “Para perenang pelatnas juga mengalami banyak kemajuan yakni mencatat 19 personal best time,” demikian pernyataan PB PRSI. Total ada 11 atlet Indonesia yang bertanding. Mereka terdiri dari lima atlet putra dan enam atlet putri. Nicholas Karel Subagyo, Andi Muhammad Nurrizka, Romeo Lingga Al Farizi, Alvino Dika Wijaya, dan S. Malikil Alliim turun di nomor-nomor putra. Adapun tim putri bermaterikan Adellia, Serenna Karmelita, Izzy Dwifaiva, Ni Putu Pande Lisa Primasari, Michelle Sujadi Fang, dan Kezeea Octavia Famayanti. Andi Muhammad Nurrizka di nomor 200 meter gaya dada putra dengan catatan 2 menit 18,68 detik. Kemudian Adellia mengawinkan dua medali di nomor 200 meter gaya dada putri dengan waktu 02:35,90 detik dan 100 meter gaya dada putri dengan waktu 1 menit 11,99 detik. Prestasi serupa dibukukan Izzy Dwi Faiva Herfrisyanthi yang memenangi nomor 1500 meter gaya bebas putri dengan 17:39,67 detik. Perenang Indonesia yang baru berusia 13 tahun juga tak ketinggalan mendulang medali emas untuk tanah air. Dia adalah Michelle Sujadi Fang yang meraih emas pada nomor 400 meter gaya ganti putri dengan waktu 5 menit 10,98 detik. Emas terakhir didapat Nicholas Karel Subagyo dari nomor 1.500 meter gaya bebas putra dengan catatan 15 menit 55,97 detik. Selain itu, dua medali perak dipersembahkan oleh Adellia nomor 50 m gaya dada putri dengan waktu 33,21 detik dan Ni Putu Pande Lisa Primasari pada nomor 200 m gaya punggung putri dengan waktu 2 menit 25,24 detik. Kemudian tujuh medali perunggu, dua di antaranya dari Nicholas Karel Subagyo pada nomor 800 meter gaya bebas putra 8 menit 15,69 detik dan 200 meter gaya bebas putra dengan catatan 1 menit 52,66 detik. Lalu, Andi Muhammad Nurrizka juga menyumbang dua perunggu pada nomor 100 m gaya dada putra dengan waktu 1 menit 03,15 detik dan 50 m gaya dada dengan waktu 29,00 detik Ni Putu Pande Lisa Primasari juga meraih perunggu dari nomor 50 meter gaya punggung dengan catatan 30,47 detik. Medali perunggu juga diraih Izzy Dwi Faiva Herfrisyanthi pada nomor 800 meter gaya bebas dengan waktu 9 menit 17,69 detik. Perenang putra Malikil Alliim juga meraih perunggu nomor 200 meter gaya kupu-kupu dengan catatan 2 menit 5,71 detik. Masih ada dua kejuaraan tersisa pada tahun 2022, yaitu Indonesia Open Aquatic Championship 2022 dan SEA Age Group Swimming Championship.

Ini Syarat Gillingham Untuk Elkan Membela Indonesia di Piala AFF 2022

Elkan Baggott

Bek muda andalan Tim Nasional Indonesia, Elkan Baggott, terancam tidak bisa membela Indonesia pada ajang Piala AFF 2022 yang akan berlangsung pada 20 Desember mendatang. Pasalnya, Elkan tidak dilepas klubnya saat ini di Inggris, Gillingham, ke Timnas Indonesia yang akan mengarungi fase grup A bersama Thailand, Filipina, Kamboja, dan Brunei Darussalam. Elkan sendiri diproyeksikan jadi salah satu palang pintu andalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2022. Namun kompetisi di Inggris yang masih berjalan saat Piala AFF 2022 digelar membuat Gillingham enggan melepas Elkan. Pihak klub baru bersedia melepas Elkan Baggot jika Indonesia menembus semifinal di Piala AFF 2022. Sebab ketika memasuki semifinal, kompetisi di Inggris sedang rehat. Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong sempat menghampiri klub Elkan Baggott ke Inggris. Tapi upaya itu nampaknya tak membuahkan hasil, Elkan Baggott baru akan dilepas jika Timnas Indonesia melaju ke semifinal dan final. Tapi Shin Tae-yong masih belum menyerah. Sehingga Elkan Baggott tetap aka didaftarkan menjadi skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2022. “Ini yang masih tek-tok Shin Tae-yong dengan klub sana karena ada kompetisi. kalau tidak ada pasti datang,” kata Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri, kepada wartawan. Nama Elkan Baggott termasuk ke dalam daftar 28 pemain Timnas Indonesia untuk Pemusatan Latihan (TC) di Bali. Tapi karena tak direstui Gillingham, Elkan belum bergabung ke TC di Bali yang digelar mulai Senin (28/11/2022). Sementara itu, nantinya PSSI harus mencoret lima pemain dari 28 pemain yang dipanggil ke TC di Bali. Sebab hanya 23 pemain saja yang bisa didaftarkan untuk skuad final Piala AFF. Soal ini, PSSI mengindikasikan Elkan Baggott tetap akan didaftarkan untuk skuad final. Pemain kelahiran Bangkok, Thailand, itu memang menjadi andalan Shin Tae-yong di lini belakang Garuda. “Dia (Elkan Baggott) didaftarkan. Tunggu saja nanti update dari Shin Tae-yong dan klubnya,” ujarnya menambahkan. Setidaknya ada 10 pemain lain berposisi sebagai pemain belakang yang dipanggil ke Bali. Mereka adalah Asnawi Mangkualam, Elkan Baggott, Jordi Amat, Sandy Walsh, Fachruddin Aryanto, Rizki Ridho, Muhammad Ferarri, Pratama Arhan, Hansamu Yama, Andy Setyo, Edo Febriansyah.

Garuda Muda Tahan Imbang Malaga U-19

Garuda Muda Tahan Imbang Malaga U-19

Tim U-20 Indonesia bermain imbang 0-0 melawan Malaga U-19 pada laga uji coba di Marbella Football Center Malaga, Spanyol, Rabu (23/11). Sebelumnya pada Selasa (22/11) kemarin, Marselino dan kawan-kawan kalah 0-4 dari tim Valerenga FC U-20. Laga ini sekaligus menjadi uji coba terakhir Garuda Nusantara selama pemusatan latihan (TC) di Eropa. Anak asuh Shin Tae-yong ini direncanakan akan kembali ke Indonesia pada tanggal 24 dan 25 November. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa saat ini tim U-20 Indonesia sudah mengalami perkembangan positif. Apalagi hampir dua bulan Garuda Nusantara berada di Eropa (Turki dan Spanyol). “Meski bermain imbang 0-0 dengan tim Malaga, kami tetap apresiasi perjuangan dan kerja keras skuad Garuda Nusantara. Semoga selama pemusatan latihan di Eropa mereka mendapatkan banyak pengalaman dan kemampuannya semakin meningkat,” kata Iriawan. “Setelah ini tim akan pulang ke Indonesia, pemain akan kembali ke klub terlebih dahulu. Setelah itu, akan ada pemusatan latihan lagi jelang persiapan menghadapi Piala AFC U-20 dan tentunya Piala Dunia U-20 tahun depan. Kami berharap di dua ajang tersebut, Indonesia mampu meraih prestasi terbaik,” tambahnya. Selama di Spanyol, Indonesia juga melakoni laga uji coba dengan dua negara peserta Piala Dunia U-20 2023. Dua tim tersebut yakni Prancis (0-6) dan Slovakia (1-2). Sementara itu, Muhammad Ferrari mengatakan bahwa hasil pertandingan tadi timnya mendapat pengalaman yang baik. Apalagi cara bermain yang diinginkan pelatih sudah dapat dilaksanakan dengan baik di lapangan. “Tim pelatih menekankan untuk kami bermain lebih matang dan kompak. Apalagi jelang mengikuti Piala AFC U-20 dan tentunya Piala Dunia U-20 tahun depan. Kami bertekad untuk selalu kerja keras, disiplin serta berlatih serta bermain maksimal,” kata Ferrari.

Jelang Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022, Ini Target Tuan Rumah Indonesia

Jelang Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022, Ini Target Tuan Rumah Indonesia

Indonesia akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022. Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 bakal digelar di ICE BSD, Tangerang, Banten, pada 5-11 Desember mendatang. Untuk menyambut ajang yang semakin dekat tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali melakukan rapat koordinasi dengan pihak terkait di Kemenpora, Jakarta, pada Selasa (22/11/2022). Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) dan panitia penyelenggara Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022. Menpora Amali menginginkan Kejuaraan Dunia Wushu Junior tahun ini di Indonesia dapat berjalan lancar, aman, dan sukses. “Sore ini saya mengundang PB Wushu Indonesia dan panitia penyelenggara Kejuaraan Dunia Wushu Junior untuk memastikan kegiatan berjalan dengan lancar dan agar tahu juga seberapa jauh persiapan yang telah dilakukan,” kata Menpora Amali dalam siaran pers yang diterima, Rabu (23/11/2022). Menpora Amali menambahkan, target Indonesia sebagai tuan rumah tidak hanya memastikan kejuaraan berjalan lancar dan sukses. Namun, Indonesia juga ingin meraih prestasi pada ajang tersebut. “Kami sama-sama ingin bagaimana kejuaraan dunia ini sukses, lancar, dan tidak ada hambatan. Sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. Atlet dijaga betul ya jangan sampai ada yang cedera,” tutur Amali. Sementara itu, Sekjen PB Wushu Indonesia, Ngatino, menyampaikan bahwa pihaknya sudah siap untuk menggelar Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022. Ngatino menuturkan, persiapan kompetisi yang akan diikuti oleh 61 negara tersebut sudah mencapai 90 persen. “Hari ini rapat koordinasi yang dipimpin pak Menpora Zainudin Amali. Semuanya sudah dilaporkan baik kesiapan pelaksanaan, keamanan, hingga persiapan atlet dan lainnya,” ucap Ngatino. “Semua harus disiapkan dengan sebaik mungkin, segala hal harus diantisipasi,” imbuh dia. Pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior tahun ini, Indonesia bakal menurunkan 23 atlet yang diberi target meraih empat medali emas. “Persiapan kami sudah 90 persen. Peserta yang ikut ada 61 negara. Semua atlet kami sudah siap. Mereka direkrut dari ajang-ajang pertandingan sebelumnya,” ujar Ngatino. “Target kami bisa meraih empat medali emas. Mohon doanya agar pelaksanaan bisa berjalan dengan lancar dan kami juga sukses prestasinya,” kata Ngatino mengakhiri.

Kembali Kalah, Garuda Muda Terus Berposes

Kembali Kalah, Garuda Muda Terus Berposes

Timnas U-20 Indonesia kembali menelan kekalahan dalam laga uji coba ketiga melawan klub asal Norwegia, Valerenga Fotball U-20 dengan skor 0-4 di Marbella Football Center, Spanyol pada Selasa (22/11/2022). Timnas U-20 Indonesia dipaksa mengakui keunggulan Valerenga Fotball U-20 dengan kalah telak 4 gol tanpa balas. Kekalahan timnas U-20 Indonesia ini menjadi kekalahan ketiga mereka selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Spanyol. Sebelumnya timnas U-20 Indonesia telah menelan dua kekalahan dalam pertandingan persahabatan di Costa Calida Region de Murcia Football Week. Dalam turnamen mini itu, Skuad Garuda Nusantara menelan kekalahan 0-6 dari Prancis dan 1-2 dari Slovakia. Pada laga uji coba ketiga ini sebenarnya Zanandin Fariz dan kawan-kawan bermain cukup bagus sejak awal. Pada babak pertama Shin Tae-yong memilih menurunkan pemain-pemain yang belum tampil dalam dua laga sebelumnya. Beberapa nama seperti Alfriyanto Nico, Robi Darwis hingga Hokky Caraka diturunkan sejak awal. Melihat kinerja anak-anaknya di tim U-20 Indonesia, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan mendapatkan pelajaran berharga lagi di laga ini. “Valerenga ini bukan klub sembarangan, saat ini tim senior mereka berlaga di liga utama Eliteserien Norwegia. Semoga dengan ini tim bisa semakin terasah kemampuan dan mentalnya. Karena proses pastinya tidak akan berkhianat kepada hasil. Saya percaya itu,” katanya.

Hasil Kejuaraan Atletik Pelajar Jakarta-Banten

Hasil Kejuaraan Atletik Pelajar Jakarta-Banten

Energen Champion Student Athletics Championships (SAC) Indonesia 2022 – kualifikasi wilayah DKI Jakarta dan Banten tuntas. Berikut hasil lengkapnya! Ajang ini berlangsung selama tiga hari pada 18-20 November 2022. Pada kategori putri, podium juara disapu bersih pelajar yang mewakili SMAN 2 Tangsel. Mereka adalah Dhavina Novia Putri, Anggita Salsabilla dan Ajeng Lintang Rahayu. Dhavina finis tercepat dengan waktu 3 menit 5,89 detik disusul Anggita 37 detik lebih lambat (runner-up). Sedangkan Ajeng finis ketiga dengan torehan waktu 4 menit 3,49 detik. SMAN 2 Tangsel kian membuktikan sukses menjalankan pembinaan pada nomor lari jarak menengah. Seiring keberhasilan menempatkan siswanya di podium juara kategori putra. Taffarel Juan sukses finis pertama dengan 2 menit 55,78 detik. Disusul siswa SMAN 2 Tangsel lainnya,Regi Elfianto. Sedangkan peringkat ketiga menjadi milik Iqbal Satria Ikhsan dari SMA Pattimura Jakarta Selatan yang mengemas waktu 2 menit 57,87 detik. Dengan demikian, kuota lolos ke National Championship mewakili Jakarta & Banten untuk nomor lari jarak menengah 1.000 meter baik putra dan putri, seluruhnya diisi oleh perwakilan dari SMAN 2 Tangsel. Sebagai informasi, para pelajar yang tampil sebagai juara dan runner-up khusus jenjang SMA dari semua nomor di sembilan wilayah qualifiers akan melaju ke National Championship yang rencananya digelar di Jakarta, 9 hingga 11 Desember 2022. Pemenang di tingkat nasional nantinya akan diberangkatkan ke Australia, untuk menjalani training camp di fasilitas sport science ternama di Negeri Kanguru itu. Wakil Ketua Umum KONI DKI Jakarta, I Gede Sarjana, memuji kompetisi atletik yang digelar hasil kerja sama Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) dan DBL Indonesia. “Dengan cara-cara seperti ini kita bisa mendapatkan atlet-atlet muda. Saya tadi melihat dari tiga sampai empat rombongan sudah bagus sekali. Nah anak-anak itu tinggal dipoles saja. Dari kompetisi seperti ini harapannya mereka bisa berprestasi dan berkaliber internasional,” katanya. I Gede Sarjana juga berharap ada tindak lanjut bagi para pelajar yang sudah menorehkan prestasi. Seperti halnya Hana Hany Sormin, yang sukses naik podium juara nomor tolak peluru putri sekaligus memecahkan rekor dengan jarak tolakan 8,59 meter mengalahkan rekor sebelumnya atas nama Asri Tri Handayani, wakil SMAN 2 Sumbawa yang menciptakan jarak 8,53 meter saat tampil pada Bali-Nusra Qualifiers di Mataram, 30 September hingga 2 Oktober lalu. Prestasi yang ditorehkan pelajar dari Jakarta & Banten Qualifiers ini tak kalah hebat. Misalnya catatan waktu milik Dwi Prasetyo. Siswa SMAN 29 Jakarta yang menjuarai nomor bergengsi 100 meter putra dengan perolehan waktu 11,67 detik. Catatan waktu itu mendekati perolehan M. Fahril Wardanang, 11,15 detik, siswa SMAN 1 Woja dari Bali-Nusra Qualifiers. “Saya kira, banyak anak-anak muda di Indonesia yang punya potensi di cabang olahraga atletik. Tetapi harus didorong dan dibuatkan panggung untuk mengangkat potensi-potensi itu. Seperti melalui kompetisi seperti (Energen Champion SAC Indonesia) ini,” tambah I Gede Sarjana. Wakil Jakarta & Banten Qualifiers yang ke National Championship: Lompat Jauh Putri (SMA) 1. Vallenxia Tanza Gracia (North Jakarta Intercultural School) – 4,35 meter 2. Diva Rahmawati Sangaji (SMAN 110 Jakarta) – 4,21 meter Lompat Jauh Putra (SMA) 1. Fadhil Muhammad Rizky (SMAN 13 Jakarta) – 6,01 meter 2. Abdillah (SMAN 1 Jakarta) – 5,97 meter Tolak Peluru Putri (SMA) 1. Hana Hany Sormin (SMAN 104 Jakarta) – 8,59 meter (REKOR) 2. Jesselyn Felicia Eirnyfer (SMAN 5 Jakarta) – 7,89 meter Tolak Peluru Putra (SMA) 1. Iga Septianto Nugroho (SMAN 2 Krakatau Steel Cilegon) – 13,32 meter 2. Reno Wiranata (MAN 18 Jakarta) – 10,86 meter Lari 100 Meter Putri (SMA) 1. Calista Esther Emily (SMA IGN Slamet Riyadi) – 13,71 detik 2. Zahra Triani (SMAN 24 Jakarta) – 14,11 detik Lari 100 Meter Putra (SMA) 1. Dwi Prasetyo (SMAN 29 Jakarta) – 11,67 detik 2. Fadlan Fachri Fauzi (SMAN 2 Pandeglang) – 11,89 detik Lari 4×100 Meter Putri (SMA) 1. SMAN 75 Jakarta – 59,35 detik 2. SMA Tzu Chi PIK – 01;03,69 Lari Estafet 4×100 Meter Putra (SMA) 1. SMAN 39 Jakarta (C) – 50,33 detik 2. SMAN 12 Kota Tangsel – 50,47 detik Lari 1.000 Meter Putri (SMA) 1. Dhavina Novia Putri (SMAN 2 Tangsel) – 03;35,89 2. Anggita Salsabilla (SMAN 2 Tangsel) – 03;42,80 Lari 1.000 Meter Putra (SMA) 1. Taffarel Juan C. (SMAN 2 Tangsel) – 02;55,78 2. Regi Elfianto (SMAN 2 Tangsel) – 02;57,82

Garuda Muda Kembali Telan Pil Pahit

Garuda Muda Kembali Telan Pil Pahit

Tim U-20 Indonesia kembali harus menelan pil pahit usai kalah atas Slovakia pada laga uji coba internasional di Pinatar Arena, San Pedro del Pinatar, Sabtu (19/11). Garuda Muda sebetulnya mampu unggul terlebih dahulu dengan skor 1-0 pada jeda babak pertama. Namun, tim U-20 Indonesia harus berbalik kalah 1-2. Gol tunggal Indonesia dicetak oleh calon pemain naturalisasi yakni Rafael Struick pada menit ke-26′. Sebelumnya pada Kamis (17/11) lalu, Indonesia harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor 0-6. Meski kalah, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan tetap mengapresiasi kerja keras skuad Garuda Nusantara. Apalagi di laga ini menjadi debut Zico Soree dan Rafael Struick bersama tim U-20 Indonesia. “Pada laga kali ini, tim U-20 sudah memperlihatkan peningkatan dan perkembangan yang baik. Apalagi Slovakia tim yang kuat dan mereka lolos Piala Dunia U-20 2023 mendatang. Tentu ini pengalaman yang baik untuk tim U-20 Indonesia,” kata Iriawan. “Kami berharap pemusatan latihan selama di Eropa (Turki-Spanyol) dimanfaatkan dengan baik oleh tim U-20 Indonesia. Untuk calon pemain naturalisasi juga tampil cukup baik di uji coba ini,” tambahnya. Setelah laga melawan Slovakia, tim U-20 Indonesia direncanakan masih menjalani laga uji coba lagi di Spanyol. Pemusatan latihan di Eropa merupakan bagian dari persiapan mengikuti ajang Piala AFC U-20 2023 dan Piala Dunia U-20 2023 mendatang.

Tim U-20 Indonesia Mendapat Pengalaman Berharga Lawan Prancis

Tim U-20 Indonesia Mendapat Pengalaman Berharga Lawan Prancis

Tim U-20 Indonesia harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor 0-6 pada laga uji coba internasional di Pinatar Arena Football Center, Murcia, Spanyol, Kamis (18/11). Terkait hal ini, pelatih Shin Tae-yong mengatakan bahwa kondisi pemain masih kelelahan setelah tiba di Spanyol usai menyelesaikan pemusatan latihan di Turki. “Karena kondisi mereka belum pulih karena kelelahan, para pemain belum bisa memberikan kemampuan terbaik di laga ini. Tentu ada evaluasi untuk tim, karena di pertandingan tadi banyak melakukan kesalahan,” kata Shin Tae-yong. “Kami ingin jika pemain melawan tim yang kuat serta kualitasnya diatas mereka agar jangan takut dan harus kuat mental. Kemampuan pemain sebenarnya baik sekali, namun karena takut duluan jadi kita tidak bisa menampilkan permainan terbaik,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengakui bahwa tim Prancis merupakan tim yang kualitas diatas Indonesia. “Tentu pada pertandingan ini para pemain mendapatkan pengalaman berharga dari salah satu tim kuat dari Eropa yakni Prancis. Kami berharap pemain tetap semangat, kerja keras, disiplin dan terus berkembang lebih baik selama pemusatan latihan di Spanyol,” kata Iriawan. “Semoga pada laga uji coba selanjutnya melawan Slovakia kami meraih hasil yang lebih baik serta permainan tim ada peningkatan dan perkembangan,” tambahnya. Seperti diketahui, Garuda Nusantara baru tiba di Spanyol pada Selasa (15/11) setelah menempuh perjalanan usai pemusatan latihan di Antalya, Turki. Sebelum ke Negeri Matador, tim U-20 Indonesia harus transit di Wina, Austria. Rombongan keberangkatan dibagi dalam dua kelompok. Karena itu, tim U-20 Indonesia baru melaksanakan satu kali latihan di Spanyol pada Rabu (16/11). Setelah menghadapi Prancis, Indonesia U-20 akembali melakoni laga uji coba melawan Slovakia pada Sabtu (19/11) mendatang. Susunan Pemain: Indonesia: Cahya Supriyadi; Justin Hubner, Frenky Missa, Muhammad Ferarri, Muhammad Dzaki; Ivan Jenner, Arkhan Fikri; Zanadin Fariz, Marselino Ferdinan, Ronaldo Kwateh, Hokky Caraka Prancis: Yann Lienard; Junior Mwanga, Tanguy Zoukrou, Brayann Pereira, Jordan Semedo; Abdoulla Ba, Florent da Silva, Andy Diouf, Alexis Tibidi, Loum Tchouna, Mattis Abline

Piala Dunia 2022: Ini Dia Calon Pemain Muda Terbaik

Piala Dunia selalu menjadi panggung bagi pemain-pemain bintang. Akan tetapi, pemain muda juga bisa unjuk gigi di turnamen empat tahunan tersebut. Piala Dunia 2022 akan berlangsung pada 20 November hingga 18 Desember 2022. Sebanyak 32 negara akan bertarung untuk menjadi yang terbaik di Qatar. Ada banyak pemain muda yang akan meramaikan ajang Piala Dunia Qatar 2022. Mereka siap bersaing untuk memenangkan penghargaan Pemain Muda Terbaik FIFA. Penghargaan tersebut diberikan kepada pemain muda terbaik di Piala Dunia yang berusia maksimal 21 tahun. Pemain pertama yang meraihnya adalah pemain Jerman, Lukas Podolski di Piala Dunia 2006. Berikut ini 6 calon pemain muda terbaik di Piala Dunia 2022. Jude Bellingham (Inggris) Jude Bellingham bisa dibilang salah satu talenta muda terbaik yang dimiliki oleh Inggris saat ini. Dia menunjukkan penampilan yang cukup mengesankan bersama Borussia Dortmund. Bellingham bergabung dengan Dortmund sejak 2020 lalu. Pada musim ini, Bellingham mencatatkan sembilan gol dan tiga assist dalam 22 laga di semua kompetisi. Atas performa apiknya, Bellingham masuk ke skuat timnas Inggris untuk Piala Dunia 2022. Dia termasuk pemain muda top yang harus diwaspadai di Qatar. Gavi (Spanyol) Pada usia 18 tahun, Gavi sudah tampil dominan di lini tengah Barcelona dan timnas Spanyol. Dia pun meraih penghargaan Golden Boy tahun ini. Gavi menembus tim utama Barcelona pada tahun 2021. Pada musim ini, Dia mencatatkan 19 penampilan di semua kompetisi untuk Barcelona dengan menyumbang satu assist. Meskipun tubuhnya kecil, Gavi akan menambah kekuatan lini tengah Spanyol di Piala Dunia 2022. Dia akan menjadi salah satu pemain andalan pelatih Luis Enrique di Qatar. Bukayo Saka (Inggris) Bukayo Saka adalah salah satu winger muda paling menarik di dunia. Dia menunjukkan performa yang sangat mengesankan bersama Arsenal pada musim ini. Saka telah mencetak 5 gol dan memberikan 6 assist dalam 20 penampilan di semua kompetisi musim ini. Dia membantu timnya Arsenal berada di puncak klasemen Premier League. Sebelumnya, Saka sudah membela Timnas Inggris di Euro 2020. Pemain berusia 21 tahun tersebut sudah memiliki 20 caps bersama Tim Tiga Singa. Jamal Musiala (Jerman) Jerman selalu memiliki pemain muda berkualitas di skuatnya. Jamal Musala adalah salah satu talenta muda terbaik mereka saat ini. Pada usia 19 tahun, Musiala sudah tampil reguler dengan Bayern Munchen. Dia menjadi salah satu pemain terbaik Die Roten pada musim 2022/23. Musiala telah mencetak 12 gol dan memberikan 10 assist dalam 22 penampilan di semua kompetisi untuk tim Bavaria musim ini. Dia akan menjadi senjata ampuh untuk Jerman di Piala Dunia 2022. Pedri (Spanyol) Gelandang muda Spanyol dan Barcelona Pedri mencuri perhatian sejak usia 17 tahun. Dia mempunyai kemampuan luar biasa terlepas dari usianya yang masih sangat muda. Pedri memainkan peran utama di timnas Spanyol pada Euro 2020. Gelandang berusia 19 tahun tersebut dinobatkan sebagai ‘Pemain Muda Terbaik Turnamen’. Spanyol memiliki tim yang cukup kuat dan sedang dalam performa bagus menuju Piala Dunia 2022. Pedri diharapkan memainkan peran kunci untuk tim Luis Enrique. Vinicius Junior (Brasil) Vinicius Junior menunjukkan peningkatan yang luar biasa selama beberapa tahun belakangan ini. Dia telah berkembang menjadi salah satu penyerang paling mematikan di dunia. Pemain sayap Brasil itu menunjukkan performa mengesankan bersama Real Madrid. Dalam 21 penampilan di semua kompetisi sejauh musim ini, Vinicius telah mencetak 10 gol dan memberikan lima assist untuk Los Blancos. Vinicius akan menjadi andalan Brasil di Piala Dunia 2022. Dia diharapkan bisa bersinar di Qatar bersama pemain-pemain seperti Neymar dan Raphinha. Sumber: Sportskeeda

Piala Dunia 2022: Bangga! Angklung Bakal Tampil Memeriahkan

Piala Dunia 2022: Bangga! Angklung Bakal Tampil Memeriahkan

Ada yang unik pada Google doodle kemarin, 16 November 2022, adalah munculnya ilustrasi alat musik tradisional angklung. Diketahui, alat musik tradisional ini juga akan tampil dalam ajang olahraga Piala Dunia 2022 di Doha, Qatar. Google Doodle menampilkan sebanyak enam orang yang terdiri dari pria dan wanita yang sedang memainkan angklung bersama-sama. Dalam sejarahnya, angklung telah berusia 400 tahun dan berasal dari Jawa Barat. Ketika itu suara angklung dipercaya penduduk desa setempat sebagai upaya menarik perhatian dewi padi dan kemakmuran, Dewi Sri. Alat musik bambu asal Indonesia ini secara resmi telah dinobatkan sebagai benda Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 2010 silam. Siapa sangka angklung akan ikut memeriahkan Piala Dunia 2022 yang bakal berlangsung di Qatar. Melansir situs resmi Katara, desa budaya di Doha, alat musik ini bakal menjadi salah satu event untuk memeriahkan perhelatan bergengsi sepak bola empat tahunan itu. “Katara juga akan menjadi tuan rumah pameran dan acara seni dari Paraguay, Republik Dominika, Uruguay, Ekuador, Bosnia, Rusia, Meksiko, Indonesia, dan Iran,” terang Katara.net. Dalam kolom deskripsi, dijelaskan bahwa angklung sudah mendunia ini berasal dari Jawa Barat dan Banten. “Angklung adalah instrumen musik Indonesia yang terdiri dari dua hingga empat tabung bambu yang digantung pada rangka bambu, diikat dengan tali rotan,” tutur website tersebut. Bekerja sama dengan Kedutaan Besar Indonesia di Doha, Katara akan melibatkan pusat kesenian Saung Udjo dari Bandung. Penampilan alat musik angklung akan hadir di Gedung 12 Katara selama 10 hari dari 18-28 November 2022, mulai pukul 14.00-23.00 waktu Qatar.

Syabda Perkasa Berjaya di Malaysia

Syabda Berjaya di Malaysia

Syabda Perkasa Belawa jadi kampiun. Pemain tunggal putra Indonesia ini akhirnya bisa berdiri di podium juara turnamen bulutangkis Malaysia International Series 2022. Di final, Minggu (13/11), pebulutangkis kelahiran tahun 2011 itu memang tampil lebih solid. Syabda pun sukses membekuk Lei Lan Xi asal China dengan dua gim langsung, 21-17, 21-18. Dalam pertandingan yang berlangsung di Arena Badminton Perak, Kompleks Sukan MBI Ipoh, Malaysia, Minggu (13/11), Syabda memang tampil rapi. Serangannya lewat bermain reli, begitu efektif menghasilkan angka. Pola permainannya juga masuk semua. “Alhamdulillah akhirnya saya bisa meraih gelar juara di turnamen ini dengan selamat dan tidak ada cedera. Tadi dari awal pertandingan saya sudah menyiapkan pola untuk mengajak lawan bermain reli. Juga menyerang dan saya tidak mau gampang memberi poin untuk lawan,” kata Syabda kepada Tim Humas dan Media PBSI. Menurut Syabda, dirinya bisa menang dengan dua gim langsung itu karena lawan kurang nyaman dengan pola yang dia terapkan. Meskipun di gim kedua dirinya sempat tertinggal karena lawan lebih mau menekan, tapi dalam posisi tertinggal poin itu, bisa diubah dengan pola permainan yang lebih agresif. “Dengan pola itu, alhamdulillah saya bisa mengubah jalannya pertandingan dan bisa mengembalikan keadaan dari posisi tertinggal menjadi menang dan juara,” tambah Syabda. Dijelaskan oleh Syabda, strategi yang mengantarkan bisa jadi juara di turnamen berhadiah total 10 ribu dolar AS ini, dirinya selalu berprinsip bertanding dan bermain harus semaksimal mungkin. Selain itu dirinya coba bermain ikhlas. “Kemenangan dan gelar juara ini cukup berarti buat perjalanan karier saya. Semoga bisa menambah rasa percaya diri di lapangan dan bisa meraih gelar-gelar selanjutnya,” tegas Syabda. “Yang pasti, saya senang dan bangga akhirnya perjuangan melawan lelah dan capek setiap hari berlatih di Pelatnas Cipayung, pelan-pelan mulai terlihat hasilnya. Tetapi saya merasa belum cukup dan mau lebih lagi. Semoga gelar-gelar selanjutnya di turnamen yang lebih besar, bisa saya raih,” tutur Syabda.