Rangkul Atlet Remaja, GAMMA World Championship 2024 Siap Digelar

GAMMA World MMA Championship 2024

Pengurus Besar Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB Pertacami) menggelar kejuaraan mix martial arts tingkat dunia bertajuk GAMMA World MMA Championship 2024. Kejuaraan itu akan berlangsung di Dewa United Basecamp, Tangerang pada 6-14 Desember 2024 mendatang. Ajang ini akan menjadi kompetisi internasional yang diikuti oleh lebih dari 500 atlet dari 40 negara. Kejuaraan dunia ini dibagi dua kategori, yakni kategori U-18 dan senior. “Harapan dari pemerintah dengan adanya kejuaraan ini di Indonesia untuk menggali potensi atlet MMA Indonesia agar bisa lebih masif di lingkup olahraga bela diri,” kata Menpora RI, Dito Ariotedjo di Jakarta, Selasa (19/11). Ajang GAMMA World MMA Championship 2024 bakal pertama kali digelar di Indonesia. Karena itu, Ketua Umum PB Pertacami, Tommy Paulus Hermawan berharap kejuaraan ini sekaligus jadi pelecut untuk menggelar ajang yang lebih prestisius di masa depan. “Kejuaraan ini adalah momen penting tidak hanya untuk olahraga MMA, tetapi juga untuk memperkenalkan Indonesia sebagai tuan rumah yang mampu menyelenggarakan perhelatan kelas dunia,” ujar Tommy. “Ini adalah kesempatan emas bagi kita untuk mempromosikan kekayaan budaya dan keunggulan Indonesia di mata internasional,” ia menambahkan. Untuk menampung antusiasme penonton, panitia membuka penjualan tiket untuk umum yang bisa dibeli di situs Detik Event. Terdapat empat kategori tiket yang bisa dibeli, yakni Bronze seharga Rp75 ribu, Silver Rp150 ribu, Gold Rp300 ribu, dan VIP Rp500 ribu.

Semen Padang Gelar Kejurnas Tenis Junior, 39 Klub dari Sumatera dan Jawa Bersaing

Kejuaraan Nasional Junior TdP Semen Padang Tennis Tournament 2024

PT Semen Padang menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior TdP Semen Padang Tennis Tournament 2024 yang diikuti 183 atlet, dari 39 klub yang berasal dari 36 kabupaten dan kota di Sumatera dan Jawa, di Lapangan Tenis Semen Padang pada 20-24 November 2024. Direktur Keuangan & Umum PT Semen Padang, Oktoweri, sambutannya ketika membuka kejurnas tersebut mengucapkan selamat datang dan selamat bertanding kepada para peserta yang berasal dari berbagai kota dan provinsi di Indonesia. Dia berharap, Kejurnas ini bisa melahirkan bintang-bintang petenis muda masa depan yang akan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. “Selamat bertanding dengan menjunjung sportivitas. Semoga, Kejuaraan Nasional atau Kejurnas Junior Tennis Tournament ini dapat menjadi ajang untuk terus menggali potensi diri.” “Karena tanpa kejuaraan yang rutin, pembinaan atlet menjadi percuma. Karena tidak ada tolak ukurnya,” kata Oktoweri pada acara pembukaan yang berlangsung di Lapangan Tenis Terbuka PT Semen Padang, Rabu (20/11/2024). Pada kesempatan itu ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia atas diselenggarakannya kejurnas Tenis Junior tersebut karena, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang pencarian bibit-bibit potensi masa depan, namun juga dapat menjadi sarana untuk menjalin silaturahmi. “Tentunya kejurnas ini dapat meningkatkan silahturahmi dan kebersamaan serta persahabatan. Tidak hanya bagi peserta, tapi juga official dari masing-masing tim yang berasal dari berbagai provinsi di Sumatera dan Jawa,” ujarnya. Pembukaan Kejurnas Junior TdP Semen Padang Tennis Tournament 2024 itu ditandai dengan pemukulan gong dan servis oleh Oktoweri. Hadir pula pada pembukaan kejurnas tersebut uKetua Umum Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang (FKKSP) Group, Freddo Syukri, dan sejumlah perwakilan dari para sponsor. Ketua Panitia Kejuaraan Nasional Junior TdP Semen Padang Tennis Tournament 2024, Angga Permana Putra menyampaikan bahwa kejurnas ini sengaja digelar, karena pembinaan tenis di Provinsi Sumbar pada saat ini sudah mulai berkembang dengan baik pasca-pandemi Covid-19. Pertumbuhan club-club dari berbagai kabupaten dan kota juga mulai menampakkan bibit atlet yang akan menjadi calon atlet prestasi kedepannya. Hal ini terlihat pada saat beberapa kejuaraan junior tahun 2023 dan 2024, di antaranya pada Piala Bupati Tanah Datar, Tennis Junior Solok Berjuara dan beberapa Kejurnas lainnya yang digelar di Provinsi Riau dan Sumbar. Untuk mendukung hal tersebut, Semen Padang Tennis Club (SPTC) di bawah naungan FKKSP Group dengan dukungan penuh dari manajemen PT Semen Padang, terutama oleh Direktur Utama, Indrieffouny Indra, diharapkan Kejurnas ini bisa menjadi agenda tahunan SPTC ke depannya. “Itu harapan kami,” katanya. Kejurnas Junior ini, lanjutnya, terbagi kepada 6 kategori pertandingan. Rinciannya, kategori Red Ball Putra dan Putri (Kelompok umur 8 tahun), serta Kelompok Umur Putra dan Putri untuk umur 10, tahun, 12 tahun, 14 tahun, 16 tahun, dan 18 tahun. Kejurnas ini statusnya sudah TdP atau Tournamen diakui Pelti artinya tournamen yang poinnya diakui. Untuk pesertanya, berasal dari 39 klub yang tesebar di berbagai provinsi di Sumatera. Sebut saja ada dari Aceh, Bengkulu, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan dan dan Bengkulu. Bahkan, club dari Bogor, juga ikut memeriahkan kejurnas tennis junior ini. Sumber: ANTARA

Mencari Atlet Catur Unggul melalui Japfa Chess for Kids

Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) bekerja sama dengan Japfa menggelar pelatihan catur Japfa Chess for Kids untuk melahirkan pecatur masa depan. Japfa sudah berkolaborasi dengan PB Percasi sejak tahun 1999 atau 25 tahun lamanya untuk menggelar kompetisi catur mulai dari senior hingga ke level junior. “Lewat Japfa for Kids, tim tetap mencari bibit pecatur muda walau susah. Di sini (turnamen Japfa FIDE Rated) ada tiga anak masing-masing Taufik Defasya Eda dari Gorontalo, Rahis Bitnansyah dari Tulungagung dan Darrell Fawwaz Satrio Anantio asal Grobogan. Itu carinya bukan dari kemarin, tapi sudah lima tahun lalu,” kata Head of Social Investment PT Japfa Comfeed Indonesia, R Artsanti Alif. Artsanti mengatakan program Japfa For Kids merupakan kegiatan pelatihan catur untuk anak-anak yang kini masih berada di jenjang Sekolah Dasar (SD). Program pelatihan ini telah menjangkau 128 SD di tujuh lokasi dengan jumlah 15 ribu murid. Dalam kegiatannya, juga diajarkan mengenai olahraga catur yang dibimbing oleh tim Japfa. Para pecatur tersebut melalui tahap seleksi untuk dapat mengikuti latihan utama yang nantinya akan mendapatkan pembinaan pelatihan dari pelatih FM Surya Wahyudi dan WFM Sekar Alya di Japfa Chess Club. Taufik Defasya Eda yang merupakan pecatur binaan Japfa for Kids bersyukur dapat masuk program pelatihan utama usai mengikuti proses seleksi panjang menghadapi ribuan pelajar yang ikut serta. “Program latihan yang diberikan pelatih Japfa For Kids seperti FM Surya Wahyudi dan WFM Sekar Alya (Japfa Chess Club) sangatlah bagus untuk menjadikan Taufik atlet catur mulai dari strategi bermain termasuk dukungan pihak Japfa dari segi asupan gizi,” kata Taufik. Japfa yang berperan sebagai bapak angkat ini juga menerjunkan para pecatur terpilih ini untuk tampil di beberapa turnamen baik yang berlangsung di dalam maupun luar negeri seperti Kejuaraan Nasional Catur Junior 2024, Kejuaraan Catur Internasional di Penang Malaysia dan Japfa FIDE Rated 2024. Taufik menilai tiga turnamen ini menjadi ujian besar untuknya dan juga teman-temannya. Taufik akan memanfaatkan peluang ini untuk mengasah kemampuan bermain serta mental karena harus bertemu dengan pecatur-pecatur tangguh dari berbagai negara. “Bersama pecatur binaan Japfa For Kids lainnya akan berupa keras memberikan hasil terbaik dari event yang diikuti karena dirinya sebagai pecatur muda sangat berharap bisa meraih gelar Grand Master (GM),” tegas Taufik bersama Rahis dan Darrell. Sumber: Media Indonesia

Ini Komitmen Eiger Cetak Atlet Muda Panjat Tebing

Salah Satu Peserta Final Eiger Climbing Series 2024

Eiger Adventure mendukung perkembangan ekosistem olahraga panjat tebing di Indonesia lebih populer. Salah satunya dengan mencetak bibit muda atlet panjat tebing. Beberapa di antaranya adalah melalui Eiger Climbing Center (ECC) dan Kompetisi Eiger Climbing Series. ECC sendiri merupakan sekolah dan klub panjat tebing Eiger yang berdiri sejak tahun 2001 silam. ECC menjadi sebuah ruang untuk bertumbuh, serta sarana untuk melahirkan atlet-atlet muda pemanjat Indonesia. Mamay S. Salim salah satu penasihat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) sekaligus Senior Advisor Eiger yang membidani lahirnya ECC menjelaskan, sekolah panjat tebing Eiger saat itu dibentuk pada tahun 2001, bertepatan dengan peresmian Eiger Adventure Flagship Store pertama di Cihampelas, Bandung dan kompetisi nasional Eiger Indenpendence Climbing Competition pertama. Eiger Cihampelas juga menjadi lokasi pertama di Indonesia yang pada tahun tersebut telah memiliki fasilitas dinding panjat dan ruang gimnasium sekelas internasional. Fasilitas ini kemudian meluas ke beberapa lokasi toko Eiger di Indonesia. Saat ini dinding panjat dapat ditemukan di Eiger Store Jalan Sumatra Bandung, Cihampelas Bandung, Seminyak Bali, Surabaya Barat, Andi Jemma Makassar, dan Radio Dalam Jakarta. Bahkan papan panjat di Eiger Flagship Store Jalan Sumatera, Bandung baru saja direnovasi berkelas internasional, salah satu yang terbaik di Jawa Barat bahkan Indonesia. Galih Donikara Advisor ECC menjelaskan, setiap tahunnya, Eiger menyelenggarakan serangkaian kompetisi panjat tebing di berbagai kota di Indonesia untuk kategori usia anak-anak yang diberi nama Eiger Climbing Series. Kompetisi ini digelar tahunan di berbagai kota sebagai ajang untuk menemukan bibit-bibit atlet panjat kelas dunia. Untuk tahun 2024 ini, Kompetisi Eiger Climbing Series digelar di Surabaya, Bandung, Bali, Makassar, Yogyakarta, Palembang, Manado. Galih menambahkan, metode pengajaran yang dilakukan oleh ECC adalah dalam bentuk program latihan yang disesuaikan dengan usia dan jenjang pembinaannya, mulai dari pemula, prestasi, atau bahkan hanya untuk rekreasi saja. “Bagi pemula yang akan melanjutkan ke bidang prestasi akan dibentuk program latihan khusus dengan kurikulum yang berbeda. Jumlah murid ECC saat ini sudah mencapai lebih dari 100 murid yang tersebar di empat kota berbeda. Tiap tahun kita buat kompetisi antar klub untuk bertanding,” cerita Galih Donikara dalam Konferensi Pers Putaran Final Eiger Climbing Series 2024 di Bandung, Selasa (19/11/2024). Galih menambahkan, target ECC ke depannya adalah untuk dapat memberikan ruang bagi anak Indonesia untuk lebih mengenal dunia panjat tebing baik sebagai rekreasi maupun sebagai prestasi. “Terlebih Proyeksi olahraga panjat tebing di Indonesia saat ini sudah berkembang dengan pesat, terutama pada kategori speed dan lead. Bankan saat ini panjat tebing sudah masuk ke cabang Olimpiade dan menghasilkan medali emas pertama bagi Indonesia di cabang Panjat Tebing pada Olimpiade Paris 2024 kemarin,” ujar Galih. Saat ini juga, tengah digelar Final Eiger Climbing Series yang pertemukan atlet pemanjat cilik. Dihelat 19-20 November 2024 Putaran final Eiger Climbing Series digelar. Kompetisi ini mempertemukan berbagai klub atau sekolah panjat asal berbagai daerah di Indonesia termasuk asal klub ECC. Total sebanyak 65 peserta usia 10-13 tahun berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Bali, Sumatera Selatan dan Sulawesi Utara berangkat menuju Bandung, menjajal langsung papan panjat Eiger bertaraf internasional di Eiger Flagship Store Jalan Sumatera, Kota Bandung. Galih mengatakan, kompetisi Eiger Climbing Series juga jadi salah satu komitmen Eiger untuk membina dan menemukan bibit-bibit baru atlet panjat tebing level nasional. “Para finalis yang datang ke Bandung setelah melewati kompetisi di daerahnya masing-masing ini akan memainkan kategori Lead dan kategori Speed World Record Kids di bawah koordinasi dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia, memperebutkan juara utama gelaran Eiger Climbing Series 2024 dengan total hadiah puluhan juta rupiah,” pungkas Galih. Sumber: Bisnis.com

British School Jakarta dan SDN Pondok Jagung 02 Tumbangkan Juara MilkLife Soccer Challenge – Tangerang Seri 1

Finalis KU 10 dan KU 12 MilkLife Soccer Challenge - Tangerang Seri 2 2024.

Tangerang, 17 November 2024 – MilkLife Soccer Challenge – Tangerang Seri 2 2024 yang berlangsung pada Rabu (13/11) hingga Minggu (17/11) di Stadion Kera Sakti dan Stadion Trimatra Kodiklat TNI Serpong sukses digelar. Turnamen yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum dan MilkLife ini mengalami peningkatan peserta hingga tiga kali lipat lebih dari seri sebelumnya, yakni dari 376 peserta menjadi 1.351 peserta.  1.351 peserta tersebut berasal dari 125 Sekolah Dasar (SD) di Tangerang dan sekitarnya. Mereka tergabung dalam 125 tim yang terdiri dari 40 tim KU 10 dan 85 tim KU 12. Tingginya animo ini juga selaras dengan munculnya sejumlah talenta-talenta potensial. Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono mengatakan, lonjakan peserta pada MilkLife Soccer Challenge Seri 2 di setiap kota gelaran menjadi ‘iklim sejuk’ bagi penyelenggara, maupun perkembangan sepak bola wanita Tanah Air. Tangerang yang menjadi turnamen ke-16 dari total 17 event di tahun ini, punya keunikan dan keragaman peserta dengan kemampuan dasar cukup mumpuni. “MilkLife Soccer Challenge – Tangerang Seri 2 2024 terbilang menarik dan sangat menggembirakan bagi kami penyelenggara melihat bibit-bibit baru potensial. Dibandingkan seri pertama, kualitas di seri kedua ini mengalami peningkatan. Meski di seri pertama tergolong sedikit peserta, tapi di seri kedua ini justru lonjakannya sangat besar. Mereka pun berasal dari sekolah negeri sampai sekolah internasional dengan karakter beragam dan membuat pertandingan berlangsung kompetitif dan sportif,” ujar Teddy. Teddy melanjutkan, para juara pada MilkLife Soccer Challenge – Tangerang Seri 2 2024 jangan berpuas diri dan bagi yang belum berhasil tidak patah arang. Lantaran, masih ada waktu berlatih mengembangkan potensi untuk #BeraniCetakGol. Selain turnamen lanjutan yang akan kembali digelar di tahun depan, ada pula MilkLife Soccer Challenge All-Stars dipastikan bergulir di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah pada Januari 2025 mendatang.  “Persaingan tidak hanya sampai di MilkLife Soccer Challenge saja, tapi yang lebih prestisius lagi ialah MilkLife Soccer Challenge All-Stars di mana prestasi mereka akan membanggakan kota masing-masing. Jadi, dorong mereka terus berlatih semaksimal mungkin dan tingkatkan kecintaan akan sepak bola. Dengan begitu, kami berharap atlet-atlet profesional untuk berlaga di Piala Dunia Wanita lahir dari turnamen ini,” ungkap Teddy. Sebelum MilkLife Soccer Challenge All-Stars, skuad di setiap kota yang terdiri dari siswi-siswi potensial yang masuk dalam radar Tim Talent Scouting diberikan pelatihan khusus pada MilkLife Extra Training, di bawah arahan Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheneumann yang telah memiliki lisensi kepelatihan UEFA A di Jerman sejak tahun 2007.  Program pelatihan khusus tersebut mengadopsi sistem promosi degradasi pemain. Sehingga apabila terdapat peserta yang memiliki kemampuan stagnan, posisinya akan tergantikan oleh pemain potensial lain yang memenuhi kriteria. Hal ini tak lepas sebagai upaya untuk mendorong para siswi untuk lebih mengembangkan kemampuan mereka dalam bermain sepak bola. Timo mengungkapkan, dari Seri 1 dan Seri 2 Tangerang terdapat 21 peserta yang terjaring dan akan menjalani MilkLife Extra Training. “Dari 21 satu itu kita akan menjaring sekitar 14 pemain untuk bertanding di MilkLife Soccer Challenge All-Stars. Setiap kota penyelenggaraan turnamen ini punya karakter yang berbeda-beda. Di Tangerang, antara pemain inti dan cadangan itu kemampuannya hampir sama dan merata. Jadi tidak hanya mengandalkan satu atau dua pemain saja,” jelas Coach Timo. Coach Timo mengapresiasi keterlibatan sekolah internasional pada MilkLife Soccer Challenge – Tangerang Seri 2 2024, yaitu Jakarta Intercultural School pada KU 10 dan British School Jakarta yang menerjunkan dua tim untuk KU 10 dan KU 12. “Ini movement yang luar biasa dan berkat kerja sama dari berbagai pihak yang menjadikan kesuksesan turnamen ini. Di samping itu pula memang tujuan kita untuk mendorong SSB membuka kelas untuk putri, sehingga ke depannya akan ada terus jenjang karir mereka sampai menjadi atlet profesional,” tutur Timo. Juara Seri 1 Tumbang Sementara itu, partai final MilkLife Soccer Challenge (MLSC) – Tangerang Seri 2 2024 yang tersaji di Stadion Kera Sakti, Minggu (17/11) siang berlangsung seru dengan semangat juang yang tinggi. Juara di MLSC Tangerang Seri 1 baik di sektor KU 12 maupun KU 10 gagal mempertahankan gelar juara. Pada KU 12, British School Jakarta mampu tampil impresif hingga berhasil menyingkirkan, SDN Buaran 01. Sedangkan usaha tim KU 10 SDN Pondok Jagung 02 berbuah manis setelah menekuk rivalnya yang juga bertemu di laga final seri sebelumnya, SDN Kunciran 4.  Menukil jalannya pertandingan, tim KU 12 SDN Buaran 01 mampu mencetak gol lebih dulu pada menit ke-3 lewat sepakan kencang Aira Septiyani dari luar kotak penalti. Mencoba membalikkan kedudukan, British School Jakarta bermain lebih menekan dengan serangan-serangan yang cepat dan sepakan ke arah gawang. Namun penampilan gemilang dari sang penjaga gawang SDN Buaran 01, Chasyafa Nur Chasanah berhasil menghalau beragam tendangan dari lawan. Sayang pada menit ke-15 sebelum turun minum, jaring gawang sukses dirobek oleh tendangan keras dari pemain no 2 British School Jakarta, Mali Heaume. Di babak kedua, baik British School Jakarta maupun SDN Buaran 01 saling adu strategi dan bermain maksimal demi meraih gelar juara. Tapi hingga peluit panjang berakhir, skor masih imbang 1-1 hingga dilanjutkan dengan adu penalti. Kegagalan penendang ketiga SDN Buaran 01, Ainun Fadillah berbuah kemenangan untuk British School Jakarta yang menyegel podium tertinggi pada KU 12.   “Senang sekali saya bisa ikut MilkLife Soccer Challenge, karena selain bisa bertanding sepak bola juga menambah teman. Mereka baik dan mainnya bagus. Di final tadi lawan SDN Buaran 01 cukup ketat pertahanannya jadi sulit untuk mencetak gol. Ke depannya kita akan latihan terus dan bisa partisipasi serta pertahankan gelar juara di turnamen ini tahun depan,” ucap kapten tim British School Jakarta, Evelyn Crane-walker. “Saya cukup terkejut ada turnamen sebagus dan dikelola dengan rapi seperti MilkLife Soccer Challenge. Apalagi banyak pemain putri potensial di sini. Hal tersebut menambah motivasi tim kami untuk bertanding maksimal, karena selama ini sulit mencari lawan tanding. Kami juga senang bisa menjadi juara di KU 12, karena baru pertama kali berpartisipasi,” ungkap pelatih British School Jakarta, Steven Jackson yang memiliki pengalaman 20 tahun mengajar dan 12 tahun melatih di berbagai peran di Manchester City. Sementara itu di sektor KU 10, SDN Pondok Jagung 02 dan SDN Kunciran 4 kembali bertemu pada partai final, setelah pada seri sebelumnya dimenangkan oleh SDN Kunciran 4. Aksi jual beli serangan tersaji dari menit awal.    Hingga … Read more

PB Perpani dan Djarum Foundation Berkolaborasi Menjaring Atlet Panahan Terbaik Indonesia

PARA PESERTA LOLOS SELEKNAS PANAHAN TAHAP 2

KUDUS, Minggu, 17 November 2024 – Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) berkolaborasi dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation dan HYDROPLUS menyelenggarakan Seleksi Nasional (Seleknas) Panahan Tahap 2 yang diadakan di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah mulai Jumat (15/11) hingga Minggu (17/11). Selama tiga hari tersebut, sebanyak 32 atlet panahan terbaik Indonesia yang terdiri dari dua kategori yaitu Compound 50 meter dan Recurve 70 meter baik putra maupun putri menampilkan kemampuan terbaik demi dapat bergabung menjadi penghuni pemusatan latihan nasional (Pelatnas). Ketua Umum PB Perpani, Arsjad Rasjid, menuturkan Seleknas Tahap 2 yang diadakan di Supersoccer Arena Kudus merupakan ujian terakhir bagi para atlet sebelum memasuki gerbang Pelatnas. Untuk itu, ia berharap penyelenggaraan Seleknas Tahap 2 di Supersoccer Arena dapat memberikan spirit dan motivasi tinggi bagi para atlet sehingga dapat bersinar dan mengharumkan nama bangsa di berbagai kejuaraan internasional. “Seperti kita tahu, Supersoccer Arena yang dibangun Djarum Foundation bertujuan untuk melahirkan atlet-atlet profesional yang diharapkan dalam mengharumkan Indonesia di panggung olahraga dunia yang didukung dengan berbagai fasilitas terbaik. Sehingga kami menyelenggarakan Seleknas Tahap 2 di sini dengan harapan tercipta spirit dan motivasi yang lebih tinggi lagi bagi para atlet dalam mengasah dan menunjukkan kemampuan optimal mereka di atas lapangan,” ujar Arsjad. Para peserta Seleknas Tahap 2 adalah atlet-atlet yang telah lolos Seleknas Tahap 1 yang diadakan beberapa waktu lalu. Mereka berasal dari berbagai provinsi di Indonesia yaitu Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, hingga Papua. Beberapa diantaranya adalah olimpian 2024 (sebutan bagi para atlet yang telah berlaga di Olimpiade) seperti Arif Dwi Pangestu, Diananda Choirunisa, Rezza Octavia dan Syifa Nur Afifah Kamal. Arsjad menambahkan, Seleknas Tahap 2 akan memilih 16 atlet terbaik yang kelak ditempa dan dipersiapkan oleh PB Perpani guna bertarung di ajang – ajang internasional seperti SEA Games 2025. “Selain menjaring atlet-atlet terbaik, Seleknas Tahap 2 ini juga upaya dari PB Perpani sebagai salah satu cabang olahraga unggulan guna mengejar target medali dalam event-event internasional di masa mendatang. Kami berharap, penghuni Pelatnas nantinya dapat mempersembahkan kemenangan bagi Indonesia melalui olahraga ini,” ungkap dia. Legenda panahan Indonesia yang juga Kepala Bidang Pembibitan dan Pemassalan PB Perpani, Lilies Handayani, mengaku optimistis Seleknas Panahan Tahap 2 akan membuat Pelatnas dihuni oleh pemanah-pemanah terbaik dari berbagai penjuru Indonesia guna berlaga di ajang-ajang internasional. “Kalau melihat para atlet yang berlaga di Seleknas Tahap 2 ini, kami optimistis Indonesia memiliki materi pemain yang cukup bagus untuk berlaga di ajang internasional, seperti SEA Games tahun depan. Target kami lima medali emas, dan dengan para pemain yang kami peroleh dari Seleknas ini, target itu sangat berpeluang kita raih,” tandas Lilies. Selaras dengan upaya mencetak atlet-atlet panahan kaliber dunia yang dilakukan PB Perpani, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin menuturkan bahwa keterlibatan dalam penyelenggaraan Seleknas Panahan Tahap 2 adalah bentuk nyata dukungan Djarum Foundation dalam pengembangan kemampuan dan prestasi para atlet yang kelak bertarung guna mengharumkan nama Indonesia. Ia berharap, para atlet yang nanti bergabung dengan Pelatnas dapat menunjukkan kemampuan sekaligus mencetak prestasi membanggakan di panggung dunia. “Suatu kehormatan bagi kami dapat berkontribusi dalam program Seleksi Nasional Panahan Tahap 2 2024 di Kudus. Semoga keterlibatan Djarum Foundation dalam proses penjaringan ini bisa semakin mendukung dan memotivasi atlet panahan nasional yang nantinya akan bertanding di SEA Games 2025 mendatang. Selain itu, penyelenggaraan seleksi di Kota Kudus diharapkan bisa menjadi motivasi bagi warga sekitar untuk semakin menumbuhkan kecintaan terhadap dunia panahan, atau mungkin bisa terjun sebagai atlet Nasional nantinya,” papar Yoppy. Sebelumnya, upaya menumbuhkan minat dan kecintaan masyarakat terhadap olahraga panahan telah dilakukan Bakti Olahraga Djarum Foundation melalui gelaran MilkLife Archery Challenge yang diadakan pada Agustus lalu. Kala itu, sebanyak 357 peserta dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) asal Kudus dan beberapa kota di sekitarnya seperti Jepara, Demak, Pati, Grobogan, Rembang hingga Wonogiri bertanding dalam tiga kategori perlombaan baik putra maupun putri, yaitu PVC KU 10, PVC KU 12, dan Nasional (Standar Bow) KU 12. Di setiap kategorinya terdapat dua nomor pertandingan yakni aduan perorangan dan total beregu.  “Penyelenggaraan MilkLife Archery Challenge Agustus kemarin adalah gerakan untuk memantik minat masyarakat di level usia dini untuk mulai menyukai olahraga panahan. Dengan digelarnya Seleknas Tahap 2 di Kudus ini, adalah pembuktian bahwa olahraga ini memiliki mata rantai pembinaan yang berjenjang dan diharapkan menumbuhkan keyakinan bahwa olahraga ini memiliki jenjang karir yang sangat baik,” tandas Yoppy. Sementara itu, Group Brand Head HYDROPLUS, Yose Moriza, optimistis penyelenggaraan Seleknas Panahan Tahap 2 2024 ini semakin membangkitkan semangat atlet-atlet Tanah Air dalam mengasah potensi diri sehingga mampu meningkatkan prestasi dan meneruskan tongkat estafet kejayaan panahan Indonesia hingga kancah internasional. “Sebuah kebanggaan bagi HYDROPLUS Isotonic Drink dapat mendukung penyelenggaraan Seleknas Panahan Tahap 2 2024 dan menjadi bagian dari perjalanan para atlet dalam meraih kesuksesan. Kami berharap para atlet yang berpartisipasi dapat bertanding dengan semangat juang dan energi positif sehingga dapat meraih hasil yang maksimal. HYDROPLUS Isotonic Drink berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dapat membangkitkan semangat masyarakat dan mengajak berbagai pihak untuk terus memajukan perkembangan olahraga Indonesia,” ujar Yose. Salah satu atlet panahan putri yang berhasil lolos Seleknas Panahan Tahap 2 dan kembali menghuni Pelatnas ialah Diananda Choirunisa asal Jawa Timur. Berbekal penampilannya pada Olimpiade 2024 lalu, Ia berharap kembali dapat membela Indonesia dan mempersembahkan banyak kemenangan bagi merah putih di ajang-ajang internasional pada masa mendatang. “Tentunya saya bersyukur bisa lolos Seleknas Panahan Tahap 2 ini sehingga saya mengejar target-target seperti meraih medali emas di World Cup dan juga bisa membantu Indonesia menyapu bersih medali emas pada SEA Games tahun depan. Untuk itu, saya sudah melakukan berbagai persiapan terutama dari sisi mental,” cetus Diananda. Berikut daftar peserta lolos Seleknas Panahan Tahap 2: COMPOUND 50 METER PUTRA: Prima Wisnu Wardhana – DI Yogyakarta Sostar Andaru Rinaldi – Sumatera Utara M. Ryan Hidayat – Jawa Barat Dhany Diva Pradana – DI Yogyakarta COMPOUND 50 METER PUTRI: Nurisa Dian Ashrifah – Jawa Tengah Ratih Zil’izati Fadhly – Jawa Barat Yurike Nina Bonita Pereira – Jawa Timur Hilyah Aulia Abdillah – Jawa Tengah RECURVE 70 METER PUTRA: Ahmad Khoirul Baasith – Jawa … Read more

BNI Sirnas Premier DKI Jakarta 2024: Banyak Unggulan Tersungkur di Final

Salah Satu Podium Juara di BNI Sirnas Premier DKI Jakarta 2024

Tuntas sudah ajang bulutangkis BNI Sirkuit Nasional Premier 2024. Hasil partai-partai final selengkapnya bisa disimak di sini! Ajang BNI Sirnas Premier 2024 bergulir sepanjang 11-16 November di Gelanggang Remajan Tanjung Priok. Total, ada 26 nomor yang dipertandingkan. Banyak kejutan yang tercipta dalam laga final yang berlangsung di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta Utara ini. Sebanyak sembilan unggulan pertama di lintas sektor harus takluk dari lawan-lawannya. Salah satu unggulan pertama yang gagal menjuarai ajang ini adalah Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (PB Djarum). Mereka takluk dari Renaldi Samosir/Masita Mahmudin (PB Exist/PB Berkat Abadi) dalam partai puncak sektor ganda campuran dewasa (GDC). Sementara itu, wakil PB Exist Magdalena Wijayandi/Maharani Faizah Iskandar berhasil keluar sebagai juara kategori ganda anak-anak putri (GAPI) setelah menang atas Celine/Nurfaisah (PB Jaya Raya). Berikut hasil rangkaian final di hari Sabtu (16/11) kemarin. Para juaranya ditebalkan namanya. Hasil Final BNI Sirkuit Nasional Premier 2024: LAPANGAN 1 GDC Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktaviani v Renaldi Samosir/Masita Mahmudin 20-22, 21-16, 20-22 TRA Yudha Rendra Wijaya [5] v Ghaisan Haidar Tsaqib [6] 21-19, 18-21, 18-21 TTI Thalita Ramadhani Wiryawan [1] v Sausan Dwi Ramadhani [4] 21-17, 21-13 GRA Digo Saputra/Risqi Dwi Anggoro [1] v Akmal Nurrahman/Revand Harianto 21-10, 19-21, 24-22 TDI Aisyah Sativa Fatetani v Fitriani 18-21, 15-21 GPA Arybka Okta Disabian/M. Zilazik Artando Zakaria [1] v Athaya Affan Zaidan/Raynanda Laksmana [4] 21-11, 19-21, 21-13 TTA Muhamad Yusuf [1] v Dendi Triansyah [2] 17-21, 19-21 GDA Galuh Dwi Putra/M. Gibran Arfiansyah v Hardianto/Reinard Dhanriano [2] 13-21, 21-12, 15-21 LAPANGAN 2 GPC M. Zilazik Artando Zakaria/Aura Nadin Gunawan [1] v Raynanda Laksmana/Malika Nur Aqilah 16-21, 14-21 GRC Je Ryco Bachtiar/Keyla Annisa Putri [1] v Joseph Marcellino Kyta/Syafiqa Aliya [8] 18-21, 21-16, 10-21 TAPA Muhammad Farid Habibulloh [1] v Aldin Rafid Sudrajat 21-17, 21-11 GAPI Magdalena Wijayandi/Maharani Faizah Iskandar [4] v Celine Priscilla Wibowo/Nufaisah Aliyah Rohmah [3] 21-14, 21-16 GRI Mellynda Dwi Octavya/Nadhifa Nur Zahra [7] v Nathania Prasetya/Wanda Subadra Sabda U. [4] 21-18, 18-21, 21-16 GPI Afizzah Rahmadhani/Aura Nadin Gunawan [1] v Bunga Kirana Larasati/Michelly Tarlista 21-12, 21-18 LAPANGAN 3 GTC Andhika Wirapati/Laudya Chelsea Griselda [3] v M. Nawaf Khoiriyansyah/Luna Rianty Saffana [6] 18-21, 19-21 UDPA Aqila Rifky Pramudia [5] v Ahmad Fauzan Ilmi [2] 16-21, 21-7, 22-20 TPI Kalia Rahmadani [1] v Victoria Grace Matriksa [2] 21-10, 21-11 TRI Ghina Khairani Guniandi v Auberta Zerlina [4] 21-19, 21-19 GTI Ardita Anjani/Titis Maulida Rahma [1] v Nabila Cahya Permata Ayu/Reva Olivia Damayani [2] 19-21, 20-22 GTA Dexter Farrell/Wahyu Agung Prasetyo [1] v M. Nawaf Khoiriyansyah/Taufik Aderya M 19-21, 12-21 LAPANGAN 4 TAPI Orizae Ganesha Jofi [1] v Nafla Berly Syakira Al Habsy [2] 21-18, 18-21, 11-21 UDPI Maura Wahyu Keisha Maharani [1] v Shafira Khoirunnisa [2] 19-21, 14-21 TPA Arven Naufal Renaldi v Alvin Jefferson Kusuma [2] 18-21, 6-21 GAPA Ahmad Hudzaifah/Valdis Adlina Wiska Putra [5] v M. Alfin Nurhakim/M. Faiz Iskandar [2] 12-21, 19-21 TDA Aquiritto Jesse Cahyadi [1] v Krishna Adi Nugraha 12-21, 12-21 GDI Marsheilla Gischa Islami/Shendy Puspa Irawati v Ariella Naqiyyah Rachel Agnesia Sabatini 16-21, 20-22

Kumamoto Masters 2024: Fajar/Rian Kembali Ke Podium Tertinggi, Gregoria Runner-up

Kumamoto Masters 2024

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto meraih podium tertinggi di Kumamoto Masters 2024 dengan mengalahkan wakil tuan rumah, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, di final. Fajar/Rian menang rubber game dengan skor 21-15, 17-21, dan 21-17. Fajar/Rian mengaku termotivasi membalas kekalahan tim nasional sepak bola Indonesia dari Jepang di ajang bulu tangkis. Seperti diketahui, Indonesia takluk 0-4 dari Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 15 November. “Alhamdulillah senang dan bersyukur bisa di podium tertinggi lagi setelah terakhir di All England bulan Maret. Kami meraih hasil yang terbaik tapi kami berharap bisa lebih dan lebih baik lagi ke depannya,” ujar Fajar. “Kami punya motivasi dan tekad lebih karena saya dan Rian sangat mengikuti perkembangan sepakbola Indonesia, cukup sedih kemarin timnas kalah dari Jepang di Jakarta. Jadi di bulutangkis kami tidak mau menyerah, kami mau menang dari pasangan Jepang di rumahnya,” papar Fajar. Fajar/Rian mengakui serangan mereka berjalan lebih lancar pada game pertama karena pengaruh angin. Karena itu game kedua mereka menelan kekalahan. Untungnya, mereka mampu menjaga fokus setelah interval game ketiga. Hal itu sangat penting karena Hoki/Kobayashi tampil dengan dukungan penuh penonton. “Di gim pertama kami bisa sangat enak menyerang, kebalikannya di gim kedua ya mereka bisa membalikkan keadaan. Di gim ketiga kami tidak mau kalah start jadi kami mencari poin sebanyak-banyaknya sebelum interval,” Tegas Rian. “Setelah interval gim ketiga kami mencoba menjaga fokus, tidak mau terpengaruh keadaan saat lawan sudah mulai mengejar,” jelas Fajar. “Pastinya tidak mudah melawan Hoki/Kobayashi karena mereka bermain luar biasa. Kondisi angin sangat berpengaruh di turnamen ini,” ungkap Rian. Sementara itu, Gregoria Mariska Tunjung dibuat tak berdaya di final Kumamoto Masters 2024 oleh wakil tuan rumah, Akane Yamaguchi. Gregoria menelan kekalahan telak 21-12 dan 21-12 dari Yamaguchi dalam waktu 34 menit.

IFSC Asian Youth Championships 2024: Disiplin Lead Sumbang Emas Untuk Indonesia

IFSC Asian Youth Championships 2024

Tim nasional panjat tebing junior Indonesia berhasil menambah isi pundi-pundi medali dengan total satu emas, satu perak, dan dua perunggu pada ajang IFSC Asian Youth Championships 2024 di Jamshedpur, India, Sabtu (16/11). Emas pertama tim Merah Putih disumbangkan Putra Tri Ramadani yang turun di kategori junior (U-20) disiplin lead putra dengan mencetak poin 28+ untuk mengungguli duo Jepang, Kisato Wada dan Rikuto Inohana. Hasil ini juga melengkapi raihan medali yang didapatkan putra setelah sebelumnya hanya mampu menyumbangkan perunggu saat turun pada disiplin boulder junior putra. Wakil Bidang Kompetisi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Mochamad Efendi, menjelaskan bahwa capaian ini adalah buah dari pembinaan konsisten dan peningkatan kualitas kompetisi di Tanah Air. Menurutnya, kualitas kompetisi di dalam negeri yang terus semakin baik mampu melahirkan atlet-atlet yang kompetitif untuk bisa bersaing di tingkat internasional ataupun dunia. Efendi menambahkan, keberhasilan ini juga membuktikan bahwa Indonesia semakin mendekati level Jepang dan Korea. Di mana kedua negara ini selalu mendominasi perolehan medali pada disiplin boulder dan lead di kompetisi panjat tebing internasional. “Selain pembinaan, kami terus meningkatkan level kompetisi dalam negeri untuk mendukung perkembangan atlet,” kata Efendi. “Hasil ini menunjukkan bahwa kualitas kompetisi di Indonesia semakin baik dan mampu melahirkan atlet yang kompetitif di level internasional,” pungkasnya. Sementara itu, perwakilan Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Yonas Bain, turut mengapresiasi pencapaian tersebut. Dia berharap Timnas Panjat Tebing Indonesia bisa terus konsisten menunjukkan potensinya untuk menjadi salah satu kekuatan utama di wilayah Asia, tidak hanya pada disiplin speed, tapi juga pada disiplin lead dan boulder sekaligus. “Karena para atlet ini masih muda, mereka harus terus konsisten ke depan supaya bisa menjadi kekuatan Asia tidak hanya pada speed, tetapi juga untuk boulder dan lead,” ucapnya. Selain medali emas dari Putra, tambahan medali perak juga mampu disumbangkan Alma Ariella Tsany yang tampil pada kategori Youth B (U-16) disiplin lead putri dengan raihan 34+ poin. Medali emas diraih wakil Jepang, Arisha Hayashi, usai mencetak 48 poin. Sementara medali perunggu ditaih koleganya sesama wakil Jepang, Marin Nakamura, dengan koleksi 27 poin. Satu medali Indonesia lainnya datang dari kategori Youth A (U-18) disiplin lead putri lewat Taqiyya Nur Aziza yang meraih medali perunggu di belakang wakil Jepang, Kanna Funimura, untuk medali emas dan wakil Iran, Mahdisa Hamidnezhad, untuk medali perak. Dengan hasil ini, Indonesia sementara mampu mengumpulkan total empat medali dengan rincian satu emas, satu perak dan dua perunggu. Tim Merah Putih masih berpeluang menambah pundi-pundi medali dari disiplin speed. Sumber: Akurat.co

Muhammad Irfan Hamid Tak Menyangka Terpilih Jadi Pemain Terbaik AXIS Nation Cup 2024

Pemain SMK Media Samarinda, Muhammad Irfan Hamid, terpilih sebagai Pemain Terbaik turnamen futsal antar-SMA, AXIS Nation Cup 2024. Penghargaan itu diraih Hamid setelah memberikan penampilan istimewa untuk membantu timnya menyabet gelar juara. SMK Medika Samarinda menjadi juara AXIS Nation Cup 2024 setelah mengalahkan SMK Jakarta Barat 1 melalui drama adu penalti. Mereka menang 3-2 dalam adu penalti setelah dalam waktu normal skor imbang 1-1. Laga final tersebut diselenggarakan di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Sabtu (16/11/2024). Kesuksesan SMK Medika Samarinda itu tentu saja tak bisa dipisahkan dari peran Hamid yang solid. Sepanjang turnamen, Hamid yang berperan mengatur permainan SMK Medika Samarinda. Ia sukses melakoni tugasnya dalam penguasaan bola, memilikii tanggung jawab besar sebagai anchor, yaitu pemain bertahan sekaligus pengatur serangan. Hasil kerja kerasnya tersebut menjadikannya sebagai Pemain Terbaik AXIS Nation Cup 2024. “Tidak menyangka bisa datang ke sini, bisa menjadi pemain terbaik, sangat senang,” ungkap peserta asal Samarinda itu, dilansir dari Bola.com. AXIS Nation Cup 2024 memberikan pengalaman berbeda untuk Muhammad Irfan Hamid. Bermain di bawah sorotan banyak mata, Hamid senang dengan permainan yang ia suguhkan. “Euforia yang luar biasa di Indonesia Arena, berbeda dengan turnamen di Kalimantan. Pokoknya euforia di sini luar biasa,” ungkap Hamid Suasana di Indonesia Arena memang benar-benar semarak saat pertandingan final. Suporter SMK Jakbar 1 terus menyanyikan yel-yel untuk menekan para pemain SMK Medika Samarinda. “Deg-degan sekali ya, tetapi kami tetap percaya diri dan terlalu tegang tidak baik juga,” ujarnya. Walaupun sudah menjuarai turnamen futsal antar-SMA yang bergengsi, AXIS Nation Cup 2024, dan didapuk menjadi pemain terbaik, Hamid tidak mau langsung berpuas diri. Ia berjanji ingin menberi bukti. Ia tak sabar menantikan turnamen-turnamen selanjutnya untuk menunjukan dirinya memang pemain yang terbaik. “Ya, tentunya saya akan terus latihan, karena akan selalu ada kompetisi-kompetisi lainnya yang harus dimenangkan,” imbuh Hamid. Sumber: Bola.com

AXIS Nation Cup 2024 Jadi Panggung Bibit-bibit Unggul Futsal Indonesia

AXIS Nation Cup 2024 hadir dengan skala yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya dan berhasil menyedot antusiasme publik yang luar biasa. Sebagai turnamen futsal tingkat SMA terbesar di Indonesia, AXIS Nation Cup tahun ini memulai babak kualifikasi dan regional sejak September 2024, menjangkau 40 kota di seluruh Indonesia dengan partisipasi dari 1.650 SMA. Ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya melibatkan 30 kota. Puncak turnamen berlangsung pada babak grand final yang digelar di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, pada Sabtu, 16 November 2024. Head Youth Marketing Communication XL Axiata, Nahdiah Estu Prawesti, menyatakan bahwa acara tahun ini melanjutkan kesuksesan edisi sebelumnya dan dirancang sebagai wadah bagi pemain futsal berbakat di Tanah Air. “Tahun ini kita buat lebih besar, karena ternyata antusiasme dari tahun lalu itu bagus sekali. Selama kami menggelar ini, kami jadi makin tahu bahwa ada kota-kota yang punya potensi besar juga. Bahkan di tim putrinya juga besar banget. Makanya tahun ini kita beranikan untuk memperluas skalanya lagi,” ujar Nahdiah dalam wawancara di sela-sela grand final. AXIS berkomitmen untuk terus mendukung munculnya bakat-bakat futsal muda Indonesia. Fokus utama mereka adalah memberikan kesempatan yang luas bagi calon atlet muda, baik laki-laki maupun perempuan. Tahun ini, AXIS bahkan menggelar turnamen khusus futsal putri yang diadakan di 10 kota, sedangkan turnamen putra diadakan di 40 kota. Selain itu, AXIS juga memberi panggung untuk bakat-bakat muda di luar futsal, seperti kompetisi dance yang melibatkan berbagai sekolah. “Ternyata banyak informasi di kota-kota yang belum kita lakukan, tim putrinya juga banyak. Jadi mudah-mudahan tahun depan kita bisa mengembangkan lagi lebih besar untuk tim putri,” tambah Nahdiah. AXIS Nation Cup 2024 diwarnai dengan banyak momen berkesan, salah satunya adalah antusiasme penonton yang hadir, yang jumlahnya jauh melampaui angka tahun 2023. Dedikasi para peserta yang datang dari berbagai pelosok Nusantara juga menjadi sorotan, dengan beberapa tim menempuh perjalanan panjang seperti naik bus selama 8 jam atau bahkan menyeberangi pulau ke Sulawesi di Gorontalo. “Effort dari teman-teman sekolah dan atlet yang bertanding luar biasa,” kata Nahdiah. AXIS juga bekerja sama dengan tim futsal profesional Indonesia untuk memantau bakat-bakat muda yang tampil di grand final. Lima pelatih dari klub-klub futsal terkemuka diundang untuk mengamati dan memberikan kesempatan kepada para pemain muda agar bisa melangkah ke tingkat yang lebih tinggi, seperti Timnas Futsal. “Kami mengundang pelatihnya untuk langsung nonton ke Grand Final. Jadi sebenarnya itu salah satu cara kita untuk memberikan jalan supaya mereka punya exposure bahkan sampai ke jenjang yang lebih besar seperti timnas,” imbuh Nahdiah. AXIS Nation Cup 2024 menjadi bukti nyata bahwa turnamen ini bukan hanya sekadar mencari juara, tetapi juga menanamkan nilai-nilai fair play, semangat positif, dan kebersamaan dalam dunia olahraga. Kesuksesan tahun ini menginspirasi AXIS untuk menghadirkan event yang lebih besar di masa depan. Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan tahun kedua Axis Nation Cup 2024 sebagai ajang futsal terbesar tingkat SMA (Sekolah Menengah Atas) maupun SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) se Indonesia. “Pertama saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Axis yang ini tahun kedua menyelenggarakan Axis Nation Cup 2024 untuk seluruh sekolah tingkat SMA dan SMK seluruh Indonesia,” ucap Menpora Dito usai memberikan piala kepada pemenang Axis Nation Cup 2024 di Indonesia Arena, Sabtu (16/11) malam. Lebih lanjut Menpora Dito berharap kedepan selain futsal, Axis kembali bisa menyelenggarakan turnamen bergengsi cabang olahraga yang lain untuk menjaring lebih banyak bibit-bibit atlet tangguh di berbagai cabor. “Turnamen ini menjadi momentum yang sangat baik, apalagi futsal kita baru saja memenangi Piala Asean dan saat ini berada di peringkat 24. Jadi, banyak terima kasih saya sampaikan untuk Axis, semoga nanti di tahun ketiga bisa nambah cabang olahraga,” harap Menpora Dito. Berikut pemenang Axis Nation Cup 2024-Turnamen Futsal Antar Sekolah: 1. Juara 1 putra SMK Medika Samarinda, hadiah piala, medali dan uang pembinaan Rp 100 juta 2. Juara 2 putra SMK Jakarta Barat 1, hadiah medali dan uang pembinaan Rp 50 juta 3. Juara 3 putra SMAN 4 Metro Lampung, hadiah medali dan uang pembinaan Rp 25 juta 4. Juara 1 putri SMAN 2 Mojokerto, hadiah piala, medali dan uang pembinaan Rp 50 juta 5. Juara 2 putri SMAN 4 Jakarta, hadiah medali dan uang pembinaan Rp 25 juta Sumber: Bola.com

PB POBSI Gelar Kejurnas Biliar Pelajar dan Mahasiswa di Tanggerang

Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) kembali menggelar turnamen biliar khusus bagi pelajar dan mahasiswa. Turnamen bertajuk POBSI Kejurnas Pelajar Mahasiswa 2024 ini akan berlangsung 29 November hingga 1 Desember 2024, di Labewa Cue Sports, di Jl. Lingkar Palem Semi, Karawaci, Kota Tangerang, Banten. Wakil Ketua II Binpres PB Pobsi Hamka Jaya melalui Edward menjelaskan, turnamen ini menjadi ajang penting bagi para atlet muda yang ingin menunjukkan bakat mereka di dunia biliar, sekaligus membuka kesempatan bagi mereka yang bercita-cita meraih prestasi di level nasional hingga internasional. “Bahkan diharapkan juga, turnamen ini mampu menjadi wadah pembinaan serta pengembangan prestasi generasi muda Indonesia pada olahraga biliar,” tutur Hamka Jaya dalam rilisnya Jumat 14 November 2024. Kejurnas Pelajar dan Mahasiswa 2024 ini mempertandingkan nomor 9 Ball Single untuk putra dan putri. Para peserta akan memperebutkan medali serta uang pembinaan total 20 juta rupiah. PB POBSI juga berharap dengan gelaran ini, tercipta sinergi dari semua pihak yang terlibat dalam memajukan olahraga biliar di Indonesia. Selain sebagai ajang pembinaan atlet muda, acara ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian, khususnya dalam industri olahraga biliar. Gelaran ini terbuka bagi pelajar dan mahasiswa yang lahir pada 1 Januari 2003 atau setelahnya, dan merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). Namun, ada beberapa pembatasan bagi peserta, bagi atlet yang telah meraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON), medali pada kejurnas senior, podium pada turnamen open, anggota tim nasional, dan podium pada kejuaraan junior Internasional tidak diperbolehkan ikut.

Raih Prestasi di Kejurnas Catur Junior, Siswi Gresik Bakal Wakili Indonesia di Ajang Asean

Dafina Widya Acha Anggraeni, atau yang akrab disapa Acha, siswa kelas 5 Literasi MINU Trate Putri Gresik, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur Junior VI. Menghadapi lawan-lawan berbakat dari berbagai daerah di Indonesia, Acha meraih medali perunggu di kategori E Putri, sebuah prestasi yang mengukir sejarah baru bagi Kabupaten Gresik dalam percaturan nasional. Kejurnas Catur Junior VI, yang berlangsung dari 8 hingga 15 November 2024 di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata, Depok, mempertemukan para atlet muda Indonesia. Ajang bergengsi ini sekaligus menjadi ajang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) ke-44. Perjalanan Acha menuju podium tidaklah mudah. Ia melakukan latihan intensif setiap hari dari pagi hingga malam, serta dukungan penuh dari pihak sekolah, keluarga, dan para pelatih. Acha berhasil menunjukkan bakat dan ketangguhannya di papan catur. Kepala MINU Trate Putri Gresik, Purwanto, mengapresiasi ketekunan dan kerja keras salah satu siswinya tersebut. Dia juga menegaskan komitmen sekolah dalam mendukung perkembangan siswa baik di bidang akademik maupun non-akademik. “Keberhasilan Acha tidak lepas dari kerja keras dan latihan intensif. Semoga prestasi ini menjadi contoh bagi siswa lain dan memotivasi atlet catur lainnya,” ungkap Purwanto, Jumat (15/11/2024). Sementara itu, Pembina Ekstrakurikuler Catur MINU Trate Putri, Wawan mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian Acha. “Semua ini berkat kerja keras, latihan yang konsisten, dan dukungan dari berbagai pihak,” ujarnya. Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa pembinaan catur yang berkelanjutan dapat melahirkan atlet-atlet berbakat dan berkualitas. Dia juga berharap, Acha dapat menginspirasi atlet muda lainnya di Gresik untuk terus berprestasi. Tak hanya berhenti di sini, Acha kini menyiapkan diri untuk tantangan berikutnya di tingkat internasional. Pada Februari 2025, ia akan mewakili Indonesia di ajang Kejuaraan Catur ASEAN yang akan diselenggarakan di Vietnam. Tantangan baru ini tentu memerlukan persiapan ekstra, namun Acha dan pihak sekolah optimis bahwa ia dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. “Acha menjadi bukti bahwa mimpi besar bisa diwujudkan dengan kerja keras, dedikasi, dan dukungan dari semua pihak yang peduli pada pengembangan bakat anak-anak Indonesia,” ucapnya. Sumber: Times Indonesia

Tim Jawa Timur Juara Umum Kejurnas Catur Junior VI 2024, Ini Pesan Utut Adianto

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur Junior VI 2024

Tim Catur Jawa Timur menjadi juara umum Kejurnas Catur Junior VI 2024. Turnamen berlangsung di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata, Bojongsari, Depok, Kamis (14/11/2024). Jawa Timur mengumpulkan tujuh medali emas, tiga perak, dan empat perunggu. Posisi kedua diambil tim catur DK Jakarta dengan dua medali emas, enam perak, dan dua perunggu. Medali emas Jatim dipersembahkan Veronica Makalew Kelompok Umur (KU) 9 putri, Wavina Kamita Putri KU11, Claretta Handoko KU13. Medali emas berikutnya diperoleh Fitzal Muzafkar KU13 putra, Arjuna Satriya Pamungkas KU15, dan Salwa Nadia Maharani KU17 putri. Sementara, Sofyan Ahmad Zaini mempersembahkan medali emas dari juara KU17 putra. Sofyan merasa bersyukur bisa meraih juara Kejurnas Catur Yunior tahun ini karena harus bermain ketat. “Sampai babak 9 saya belum membayangkan mampu tampil sebagai juara karena hingga babak 8 ada enam pecatur memiliki poin sama 6. Jadi jika salah langkah maka akan kalah,” ujar Sofyan. Posisi ketiga direbut tim Daerah Istimewa Yogyakarta dengan mengumpulkan dua emas dan dua perunggu. Tempat keempat ditempati Jawa Barat dengan satu emas, dua perak, serta empat perunggu. Posisi kelima diraih tim dari Jawa Tengah dengan satu emas dan dua perak. Di urutan keenam, Tim dari Sulawesi Tengah meraih satu medali emas. Zilla Altofun, peraih medali emas Sulawesi Tengah, menerima apresiasi dari Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto. Menurutnya, merupakan suatu kemajuan bahwa atlet dari luar Jawa berhasil meraih medali emas. “Saya sengaja memberikan dukungan semangat bagi pecatur Sulawesi Tengah yang berhasil meraih juara. Karena, selama ini jarang atlet dari Sulteng yang tampil cemerlang, dan diharapkan prestasi yang diraih Zilla dapat memotivasi atlet dari Sulteng lainnya,” ucap Utut. Utut mengatakan tidak mudah membina atlet catur hingga mencapai gelar Grand Master(GM). Untuk itu dia berharap adanya kolaborasi orang tua atlet dan pengprov Percasi untuk membina para atletnya. “Saya berharap melalui Kejurnas Catur Junior di Parung, Depok ini nantinya akan lahir pecatur yang bergelar GM. Dengan begitu, kerja sama antara pengprov, orang tua atlet, dan PB Percasi berjalan sesuai harapan,” ujarnya. “Melalui pertimbangan itulah PB Percasi akan membantu para juara pecatur Junior bisa tampil di event ASEAN atau tingkat Asia. Syukur-syukur pengprov-nya juga mengirim juara dua dan tiga dengan biaya sendiri ke event ASEAN nantinya,” katanya mengakhiri. Sumber: RRI

POBSI Dukung Atlet Muda Indonesia Berkompetisi pada Piala Dunia Billiar di Qatar

PB POBSI mendukung Albert Januarta, atlet billiar muda yang akan berkompetisi di turnamen dunia. Albert Januarta, yang berhasil menjuarai turnamen POBSI Pool Circuit Series IV di Kota Batu, Jawa Timur, akan berlaga pada ajang turnamen billiar bertajuk Mens World 9 Ball Championships Qatar. Ajang itu merupakan turnamen billiar dunia yang diikuti oleh Albert Januarta, usai menjuarai turnamen billiar dunia di level junior. Ajang ini memang sudah lama diadakan sejak tahun 1990 dan menjadi turnamen bergengsi atlet billiar dunia. Kepala Bidang (Kabid) Pertandingan dan Perwasitan POBSI Edward Lumbantoruan menyatakan, Albert memang menjadi pebiliar yang diproyeksi untuk go internasional melihat penampilannya. Terlebih darı beberapa ajang sebelumnya, Albert juga sempat menggondol juara dunia di Vietnam beberapa bulan lalu. “Memang Albert ini kita nominasikan untuk terjun ke event-event internasional, terutama yang barusan itu dia itu sekarang sangat dipersiapkan oleh klubnya Carabao untuk menuju go internasional,” ungkap Edward Lumbantoruan, saat ditemui pada Kamis malam (14/11/2024). Edward menambahkan, POBSI mendukung langkah pebiliar berusia 16 tahun itu berkompetisi di internasional. Terlebih Albert menjadi satu-satunya atlet billiar muda di Indonesia yang memiliki handicap tujuh, atau sistem yang mengelompokkan peserta turnamen berdasarkan tingkat kemahiran mereka. Sebelumnya memang Albert pernah menjuarai beberapa kejuaraan billiar nasional, termasuk di PON, dan ajang internasional dimana terakhir menjadi juara di level dunia junior. “Albert punya gelar internasional dan ini gelar nasional, dia atlet pertama saat ini, pebiliar muda yang punya handicap tujuh saat ini. Sebelumnya rata-rata pemain nasional yang berhandicap tujuh usianya di atas 20 tahun,” tuturnya. Sementara itu, Hendra Kurniawan selaku owner tim Carabao menuturkan, bila atletnya itu memang mendapat tiket khusus usai menjuarai kejuaraan billiar internasional level junior di Vietnam. Makanya ketika ada kesempatan berlaga di turnamen billiar elite dunia, pihaknya langsung mendaftarkan Albert Januarta. “Itu dapat tiket sehabis juara dunia di Vietnam. Memang satu-satunya atlet Indonesia yang ikut di Qatar itu. Kami berangkat pada 7 Desember 2024 mendatang, kalau pertandingannya dari 9 – 14 Desember,” ujar Hendra Kurniawan, dikonfirmasi terpisah. Di turnamen POBSI Pool Circuit Series IV Kota Batu sendiri, atlet billiar asal Pulau Bintan, Batam, Kepulauan Riau, Albert Januarta berhasil menjadi juara satu. Albert mengalahkan Rico DW dari tim Labewa di final dengan skor 9 – 5. Meski sudah juara satu di seri keempat, Albert hanya menduduki peringkat 8 klasemen POBSI ranking nasional pool putra. Sebab darı empat seri yang diadakan, Albert hanya ikut dua seri yakni seri dua di Bali dan seri empat di Kota Batu, Jawa Timur. Sementara dari sisi klasemen akhir POBSI rangking nasional pool putra di posisi pertama ada Punguan dan Jeffry Z, keduanya darı tim Mantra dan sama-sama darı Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Sumber: iNews

Ratusan Karateka di Balikpapan Ramaikan Liga Pelajar 

Lebih dari 700 karateka dari jenjang SD, SMP, dan SMA di Balikpapan berkompetisi dalam Kejuaraan Karate Liga Pelajar se-Balikpapan 2024 yang berlangsung di Balikpapan Sports and Convention Center (BSCC) Dome. Ajang tahunan ini menjadi panggung regenerasi bagi atlet-atlet muda di kota tersebut. Ketua Pengurus Kota Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Balikpapan, Mayor Cke (K) Suryani Panjaitan, menyatakan Liga Pelajar ini merupakan gelaran kedua yang mempertandingkan kategori mulai dari pra-usia dini hingga junior. “Antusiasme peserta sangat tinggi. Jika pendaftaran tidak dibatasi, jumlah peserta bisa lebih banyak lagi,” ujar Suryani usai pembukaan Liga Pelajar, Rabu (13/11/2024). Kejuaraan ini diharapkan bisa melahirkan karateka-karateka berbakat yang siap berprestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Ketua panitia Edi Akriansyah menyebutkan kejuaraan ini berlangsung dua hari, dari 13 hingga 14 November 2024. Ada dua kategori yang dipertandingkan: kejuaraan, dengan 402 peserta, dan festival, diikuti 379 peserta. “Ini adalah wadah bagi pelajar untuk mengembangkan bakat serta menanamkan semangat sportivitas,” kata Edi. Ketua Dewan Wasit Inkado Nasional, Laode A Yani Mahdi, mengapresiasi Forki Balikpapan atas terselenggaranya Liga Pelajar. “Semoga daerah lain di Kaltim dapat mencontoh Balikpapan dalam mendorong pembinaan atlet muda,” ujar Laode .Menurutnya, kejuaraan adalah puncak dari tiga proses dalam karate: latihan, ujian, dan tanding. “Tanding adalah proses terakhir yang harus mereka lalui,” jelasnya. Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan, Ganung Pratikno, mendukung penuh kejuaraan ini. “Prestasi tidak hanya dilihat dari akademik, tapi juga non-akademik. Harapannya, pelajar-pelajar berprestasi akan lahir dari ajang seperti ini,” katanya. Kejuaraan ini tak hanya memupuk sportivitas, tapi juga membuka peluang bagi atlet karate muda Balikpapan untuk mengasah kemampuan dan mental juara mereka. Sumber: IDN Times

Breaking News! Windy Cantika Putuskan Pensiun Dini

Kabar mengejutkan datang dari lifter putri Indonesia, Windy Cantika Aisah. Windy secara resmi memberitahukan dirinya memutuskan pensiun dini sebagai atlet melalui akun Instagram resmi Tim Indonesia @timindonesiaofficial pada Senin (11/11/2024). Perempuan 22 tahun itu membuka pernyataan dengan permohonan maaf, karena sudah menutup akun Instagram pribadinya sejak Juli sehingga tak bisa berinteraksi. Kemudian, Windy Cantika Aisah menyatakan bahwa dirinya telah memutuskan untuk pensiun dan PON 2024 jadi aksi terakhirnya sebagai lifter. Pada PON 2024 yang berlangsung di Aceh dan Sumatra Utara sekitar dua bulan lalu, ia mampu mendapatkan medali perak dari cabor angkat besi kelas 55 kg putri. Kala itu, Windy mewakili Jawa Barat, finis kedua berkat total Angkatan 179 kg dengan rincian 81 kg snatch dan 98 kg clean and jerk. Ia hanya kalah dari rekannya di Pelatnas, Juliana Klarisa (Jambi), yang mencatatkan total angkatan 190 kg dengan rincian 82 kg snatch dan 108 kg clean and jerk. Keputusan Windy Cantika Aisah untuk pensiun cukup disayangkan, terlebih diambil kala dirinya masih tergolong masih berusia muda bagi seorang atlet angkat besi. Apalagi anak dari lifter putri era 1980-an, Siti Aisah ini sempat digadang-gadang sebagai masa depan angkat besi Indonesia di kategori putri. Predikat ini didapatkan setelah Windy sukses menyabet medali perunggu kelas 49 kg putri di ajang Olimpiade 2020 Tokyo (2021). Sebelum membuat gebrakan di Olimpiade 2020 Tokio, perempuan kelahiran Bandung itu lebih dulu mencuri perhatian di ajang IWF Junior World Championships 2019. Usia Windy kala itu belum genap berusia 17 tahun, masih tergolong dalam kategori youth, telah dapat medali perak untuk angkatan snatch, clean and jerk, dan total di kelas 49 kg putri. Tiga bulan kemudian, tren positif Windy berlanjut di Kejuaraan Junior Asia 2019. Ia meraih emas untuk angkatan snatch dan dua perak untuk angkatan clean and jerk serta total. Windy menutup tahun 2019 dengan menyabet medali emas SEA Games 2019. Ini pengalaman perdananya tampil di pesta olahraga terbesar untuk kawasan Asia Tenggara. Kala itu, ia meraih medali emas cabor angkat besi kelas 49 kg putri, berkat torehan angkatan total 190 kg dengan rincian 86 kg snatch dan 104 kg clean and jerk. Tiga angkatan yang dibukukan Windy di SEA Games 2019, juga tercatat sebagai rekor dunia untuk kelas 49 kg putri kategori youth dan masih bertahan hingga saat ini. Gebrakan Windy pun berlanjut, meski kompetisi angkat besi dunia kala itu turut terganggu efek pandemi Covid-19, tapi ia sukses menyapu bersih medali emas kelas 49 kg putri dari Kejuaraan Junior Asia 2020 dan IWF Junior World Championship 2021. Ini jadi modal berharganya untuk meraih perunggu Olimpiade 2020 Tokio. Di Olimpiade 2020 Tokio, Windy pun membuat gebrakan di level junior. Ia kembali sukses memborong medali emas kelas 49 kg putri di IWF Junior World Championships 2022. Windy Cantika Aisah pun lebih sering diberitakan berkutat dengan cedera, mulai dari tulang kering, lumbar, hingga terakhir di area lutut saat dirinya tampil di PON 2024 lalu. Meski begitu, Windy memang dikenal sebagai salah satu lifter kebanggaan Indonesia yang telah mendulang banyak prestasi. Prestasi Windy Cantika Selama Jadi Atlet Angkat Besi Indonesia: Raih medali Perak di Asian Youth & Junior Weightlifting Championships 2019 Pyongyang Raih medali perak di Junior World Weightlifting Championships 2019 Suva Raih medali emas di SEA Games 2019 Filipina Raih medali emas di Asian Youth & Junior Weightlifting Championships 2020 Tashkent Raih medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020 Raih medali emas di World Junior Weightlifting Championships 2021 Tashkent Raih medali emas di World Junior Weightlifting Championships 2022 Heraklion.

Cerita Vivian, Awal Dipandang Sebelah Mata, Kini Mendunia

Vivi Indrawaty atau yang biasa dipanggil Vivian ini memiliki cerita panjang dalam perjalanan kariernya hingga bisa menyandang predikat atlet putri Timnas Esport Indonesia. Dipandang sebelah mata oleh teman hingga orang tuanya mampu dijawab dengan prestasi membanggakan untuk Indonesia. Atlet yang bergabung dalam Mobile Legend: Bang Bang (MLBB) putri Indonesia ini awalnya dipandang sebelah mata ketika meniti karier menjadi gamers. Salah satu bentuk pandangan sebelah mata tersebut diantaranya datang dari teman-teman terdekat dan lingkungan sekitar bahkan dari orang tuanya yang mengkritik jika bermain game itu tak berguna dan hanya membuang-buang waktu. “Apaan sih main games, tidak jelas, buang-buang waktu, cewek pula?,” cerita Vivian yang menirukan teman-temanya saat itu. Begitu juga dengan pandangan orang tuanya yang menyayangkan kenapa anak kuliah main games terus di rumah. Meski diterpa banyak pandangan yang tak mendukung karier dan hobinya, Vivian terus jalani apa yang ia yakini. Kini dirinya mampu membuktikan apa yang telah ia jalani berbuah manis. Ia memberi motivasi untuk pemuda-pemudi Indonesia yang ingin menjadi pro player, atlet profesional player MLBB ladies untuk terus berlatih tekun tak mudah putus asa terus kerjar prestasi demi mengharumkan nama bangsa seperti dirinya. “Sekarang pemuda-pemudi Indonesia istilahnya sudah enak ya, sudah ada contoh dan bisa bilang ke orang tua. Karena dulu aku tidak ada, banyak memandang sebelah mata karena main game di handphone (HP) terus,” jelas peraih Final MVP Woman Star League Season 4 dan Final MVP WSL Season 8 ini. “Sekarang mamah sudah mulai bangga dengan apa yang sudah aku raih. Mamah juga bisa bilang ke orang-orang sekitarnya dengan senang dan bangga yang tadinya main games dipandang sebelah mata, kini bangga,” imbuh Vivian usai pelepasan Timnas Esport Indonesia ke International Esports Federation World Esports Championship (IESF WEC) 2024 di Media Center Kemenpora Senayan, Jakarta, Jumat (8/11) lalu. Konsisten, fokus, belajar tekun, tidak mudah putus asa dan disiplin, menurut peraih medali emas bersama timnas Mobile Legends di SEA Games 2023 lalu, menjadi hal yang penting meraih cita-cita di dunia Esport. “Tapi ya balik lagi karena dari awal aku suka, cinta dan hobi sama game ini merasa yakin dan konsisten itu yang penting. Satu tahun pertama 2017an berat ya, tapi tahun kedua aku mulai buktiin dan terus belajar, tekun, kembangkan terus pasti awal-awal banyak cibiran itu sudah pasti,” tegasnya. “Dulu aku juga pernah sampai main pakai akun orang terus dapat uang. Tapi, sekarang orang tua aku sudah mulai bangga dengan prestasi-prestasi aku. Ini semua juga takdir ya aku cuma ngejalani aja konsisten dan disiplin,” tandas peraih Juara 1 Unipin Ladies Series SEA Championship 2023. Vivian memulai karier esports bersama Bigetron, sejak 2018 dan telah meraih banyak prestasi baik di dalam negeri, dan juga di kancah internasional mewakili Indonesia. Mampu menjadi yang terbaik di ajang IESF WEC 2024 artinya menyandang status sebagai juara dunia, pastinya akan membanggakan bangsa dan negara. “Aku merasa senang dan bangga karena pelepasan atlet esport ke IESF tahun 2024 ini dilepas oleh orang-orang hebat. Terima kasih Pak Menpora. Ini adalah hal yang harus kita balikin dengan medali emas,” tekadnya. “Di IESF ini kejuaraan pertama aku persiapannya 99% siap. Maunya semua ditim selalu respect sama tim lawan. Mainnya kompak, fokus karena kesalahan sedikit menjadi cela melawan kita. Fokus kita adalah menang agar bisa ngibarin Merah-Putih di negara orang dan ingin tunjukin ke seluruh dunia kalau atlet MLBB Women terbaik lahirnya di Indonesia,” imbuhnya. “Pokoknya aku mau berlatih keras. Target kedepannya maunya juara 1 terus termasuk ke olimpic game dan semuanya,” pungkas lulusan D3 Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) jurusan Graphic Arts Engineering ini. Biodata Vivian Nama: Vivi Indrawaty Tanggal Lahir: Depok, 7 Januari 1999 Role(s): Roamer Tim: Team Vitality Prestasi Juara 1 Sea Games 32 Tahun 2023 1st Place WSL S4 2022 1st Place MLBB MWI 2022 1st Place UniPin Ladies Series 2022 1st Place MLBB UPoint Esports Invitational 2022 1st Place UniPin Ladies Championship 2021 1st Place Dignity of Srikandi Chapter III 2021 1st Place Woman Club Series 2021 1st Place WSL Ignition 2020 1st Place Dignity of Srikandi: Kartini Series 2021 1st Place UniPin Ladies Series 2021 1st Place WSL S3 2021 1st Place Nimo TV Queens Championship 2021 1st Place WISC 2021 1st Place UniPin Ladies Series SEA 2021 1st Place MLBB UPoint Invitational Esports 2021 1st Place BYGE MLBB Ladies Invitational 2021 1st Place Yamisok Female Cup 2020 1st Place Star 8 MLBB Ladies Tournament 2020 1st Place FSL ID 2020 1st Place WSL Ignition 2020 1st Place Good Dat Well Played MLBB Kickoff Tournament 2020 3rd Place of WSL Invitational 2020 2nd Place Female Gaming League Minor Series 2019

Profil Brian Ick, Pemain Terbaik Piala AFF Futsal

Timnas Futsal Indonesia berhasil meraih gelar juara Piala AFF Futsal 2024, setelah di final mengalahkan Vietnam. Gelar juara milik Indonesia makin lengkap dengan terpilihnya Wendy Brian Ick sebagai pemain terbaik turnamen futsal antar negara ASEAN ini. Indonesia menang 2-0 atas Vietnam pada laga yang digelar di Terminal 21, Thailand, Minggu (10/11/2024). Gol Indonesia di laga ini dibuat oleh Muhammad Syaifullah dan Rizky Xavier. Wendy Brian Ick total mencetak 3 gol dalam Piala AFF Futsal kali ini. Namun, kontribusinya secara keseluruhan di lapangan menjadikannya layak menyandang gelar Pemain Terbaik. Pencapaian ini mendapat apresiasi dari Ketum FFI, Michael Sianipar. Michael berharap Brian bisa terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik di Timnas Futsal Indonesia. “Saya ingin mengucapkan selamat kepada Wendy Brian atas penghargaan Pemain Terbaik yang sangat layak ia terima. Kami berharap Indonesia bisa terus berkembang dan memberikan lebih banyak kebanggaan di kancah internasional,” ucap Michael dalam keterangan resminya, Senin (11/11/2024). Keberhasilan Brian dalam meraih gelar pemainterbaik Piala AFF Futsal 2024 ini menambah prestasi individu yang mengesankan. Wendy Brian Ick lahir di Jayapura, Papua, 14 Oktober 1999 yang saat ini berusia 25 tahun. Brian saat ini bermain untuk klub Liga Futsal Profesional, Black Steel FC. Ia juga pernah bermain di Thailand untuk Royal Thai, di mana ia menunjukkan performa yang mengesankan. Sosoknya dikenal dengan permainan yang agresif dan teknik yang baik, menjadikannya salah satu pemain kunci dalam tim nasional. Brian terbukti menjadi figur penting dalam kesuksesan Timnas Indonesia di Piala AFF Futsal 2024. Sumber: RRI

18 Atlet Indonesia Ikut Kejuaraan Asia Panjat Tebing Remaja 2024

Sebanyak 18 atlet muda RI bakal bertanding di Kejuaraan Asia Panjat Tebing Remaja 2024. Selain menambah jam terbang, ajang ini bertujuan menguji daya saing atlet di tingkat Asia. Kejuaraan dengan nama resmi IFSC Youth Asian Championships Jamshedpur 2024 akan dilaksanakan di India, mulai 14-18 November ini. Serta mempertandingkan semua disiplin cabang yaitu lead, boulder, dan speed. Sekretaris Umum FPTI Pristiawan Buntoro mengatakan Indonesia mengirimkan 18 atlet yang terdiri dari 11 atlet putra dan 7 putri. Mereka merupakan pemanjat terbaik dan telah menjalani berbagai tahapan seleksi yang diselenggarakan oleh FPTI. Senada, Ketua bidang Pembinaan dan Pengembangan Prestasi FPTI M. Rizali Umarella menyatakan bahwa partisipasi Indonesia dalam kompetisi ini bertujuan untuk menambah jam terbang dan pengalaman internasional bagi atlet-atlet muda, sekaligus menguji daya saing mereka di tingkat Asia. Selain itu, pengalaman bertanding di tingkat Asia ini juga penting dalam membangun mental kuat pada atlet. Apalagi, mereka juga diproyeksikan untuk persiapan mengikuti Olimpiade Los Angeles 2028. “Kami memiliki target untuk mempertahankan bahkan meningkatkan perolehan medali di Olimpiade Los Angeles 2028. Oleh karena itu, kami terus mempersiapkan para atlet muda agar memiliki mental yang matang serta daya juang yang tinggi di kejuaraan internasional,” kata Rizali, yang juga manajer tim Indonesia. Daftar Atlet Indonesia di Kejuaraan Asia Remaja 2024: Putra Putra Tri Ramadani (Lead & Boulder) Ramaski Aswin Kristanto (Speed) Anstasyafi Robby Al Hilmi (Speed) Muhammad Fauzan Akbar (Speed) Rizky Aditya (Lead & Boulder) Aditya Maulana Ibrahim (Speed) Abdillah Nabihan Tajusa (Speed) Ardana Cikal Damarwulan (Lead & Boulder) Laksamana Krido Swarnabumi (Lead & Boulder) Haddan Malik Baqmuhyibar (Lead & Boulder) Aeifhel Tri Andika (Speed) Putri Cinta Dwi Maharani (Speed) Aninda Qalbi Arsyillah (Speed) Taqiyya Nur Aziza (Lead & Boulder) Noor Arsyada (Speed) Tsaniya Ema Kusumawati (Speed) Alma Ariella Tsany (Lead & Boulder) Fransiska Alexandria Dwi Rahayu (Lead & Boulder) Sumber: Detiksport