Sejarah Baru Bagi Indonesia Tercipta di World Climbing Series

Putra Tri Ramadani

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet panjat tebing muda Indonesia di panggung internasional melalui capaian gemilang. Putra Tri Ramadani berhasil meraih medali emas nomor lead putra pada World Climbing Series Praha 2026. Keberhasilan tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan olahraga panjat tebing Indonesia di tingkat dunia. Pada partai final yang berlangsung ketat, atlet berusia 20 tahun itu tampil konsisten menghadapi tekanan dari para pesaing utama. Ia berhasil mengumpulkan 43 poin, mengungguli Neo Suzuki yang meraih 39 poin. Sementara Jakob Schubert menempati posisi ketiga dengan torehan 37 poin dalam kompetisi tersebut. Capaian ini mencatatkan sejarah baru bagi Indonesia di cabang olahraga panjat tebing internasional. Putra Tri menjadi atlet Indonesia pertama yang meraih emas pada nomor lead di ajang dunia. Selama ini, Indonesia lebih dikenal unggul pada nomor speed yang telah banyak menyumbang prestasi global. Prestasi tersebut juga menandai pencapaian penting bagi kawasan Asia Tenggara dalam olahraga panjat tebing dunia. Putra Tri Ramadani menjadi atlet Asia Tenggara pertama yang meraih emas pada nomor lead internasional. Keberhasilan ini memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan baru dalam cabang olahraga panjat tebing global. Pencapaian ini terasa semakin istimewa mengingat posisi Putra Tri dalam peringkat dunia terus menunjukkan peningkatan. Saat ini, ia berada di peringkat keenam dunia nomor lead putra dengan koleksi poin yang kompetitif. Hasil di Praha menjadi capaian terbaiknya musim ini setelah sebelumnya terhenti pada babak semifinal di Wujiang. Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan tempatnya menempuh studi. Universitas Muhammadiyah Surabaya menyampaikan kebanggaan atas prestasi mahasiswa yang mengharumkan nama bangsa. Pihak kampus juga menyiapkan bentuk penghargaan sebagai apresiasi atas dedikasi dan kerja keras atlet tersebut. Prestasi Putra Tri Ramadani menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi di tingkat internasional. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kerja keras dan konsistensi mampu menghasilkan capaian luar biasa. Momentum ini diharapkan dapat mendorong pembinaan atlet nasional agar semakin kompetitif di masa mendatang.

Tiga Pemanjat Tebing Muda Indonesia Tampil di World Cup Koper 2025

Sukma Lintang Cahyani

Tiga pemanjat tebing muda Indonesia akan berlaga pada IFSC Climbing World Cup Koper 2025 nomor lead yang berlangsung di Koper, Slovenia, 5–6 September. Skuad Merah Putih menurunkan dua wakil putra yakni, Putra Tri Ramadani dan Muhammad Rizky Syahrafli Simatupang, serta satu wakil putri, Sukma Lintang Cahyani. Berdasarkan laman resmi Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC), Jumat, ajang ini menjadi seri terakhir Piala Dunia 2025 untuk disiplin lead, sekaligus menjadi panggung penting bagi Indonesia dalam memperluas kiprah di luar nomor speed. Putra adalah pemanjat tebing 19 tahun. Sepanjang 2025, dia telah tampil dalam rangkaian Piala Dunia seperti di Bali dengan menempati peringkat 17, Innsbruck, Austria di posisi 16 dan di Madrid Spanyol juga menempati urutan 16. Sementara Rizky yang berusia 21 tahun juga tercatat tampil di Piala Dunia Wujiang (posisi 32), Bali (8), Innsbruck (12), Chamonix (58), dan Madrid (26). Lalu untuk Sukma yang kini berusia 20 tahun juga tampil di ajang serupa dengan hasil Wujiang (18), Bali (28), Innsbruck (35), Chamonix (28), dan Madrid (31). Sebelumnya, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menyatakan pengiriman atlet ke berbagai kejuaraan internasional merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun kekuatan di disiplin lead dan boulder untuk menyongsong Olimpiade Los Angeles 2028. Selama ini, Indonesia dikenal mendominasi nomor speed. Namun dengan format baru Olimpiade Los Angeles 2028, panjat tebing akan mempertandingkan tiga disiplin speed, lead, dan boulder secara terpisah dengan masing-masing memperebutkan dua medali untuk sektor putra dan putri. Dengan demikian, total enam medali akan diperebutkan pada Olimpiade 2028, meningkat dari empat medali pada Olimpiade Paris 2024 yang masih menggunakan format kombinasi (lead dan boulder) serta speed.

Panjat Tebing Borong Penghargaan Atlet Muda Potensial di KONI Jatim Award 2024

KONI Jatim Award 2024

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi, KONI Jatim Award 2024, pada Senin (30/12/2024). Acara yang bertempat di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama ini menjadi momentum penting untuk mengapresiasi dedikasi dan prestasi insan olahraga yang telah mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional dan internasional. Penghargaan diberikan kepada berbagai kategori, termasuk atlet muda potensial. Menariknya, kedua gelar untuk atlet muda potensial diborong oleh atlet panjat tebing yakni Alma Ariella Tsany dan Putra Tri Ramadani. Tak heran, prestasi keduanya pun terbilang cemerlang sepanjang tahun 2024. Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024 beberapa waktu lalu, Alma berhasil meraih tiga medali emas dan dua perak. Medali emas diraih di nomor combine perorangan putri, combine (boulder and lead) mix, dan boulder tim putri. Sementara dua medali perak didapatkan di nomor lead perorangan putri dan lead tim putri. Selain itu, Alma juga meraih medali perak di ajang internasional IFSC Youth Asian Championship 2024, pada nomor lead youth B putri. Sementara Tri berhasil membawa pulang lima medali, terdiri dari empat medali emas dan satu perak. Dirinya berhasil juara di kategori Lead Perorangan, Lead Beregu Putra, Boulder Beregu Putra dan Combine Mix. Sedang 1 perak di dapat di kategori Combine Perorangan. Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras semua pihak yang berkontribusi dalam mengembangkan olahraga di Jawa Timur. “KONI Jatim Award 2024 adalah penghargaan atas dedikasi dan komitmen para insan olahraga. Kami berharap ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan membawa nama Jawa Timur lebih harum di kancah nasional maupun internasional,” ujar Nabil. Menurut Nabil, proses seleksi dilakukan secara objektif dengan melibatkan Pokja Wartawan KONI Jatim dan didasarkan pada pencapaian terukur, termasuk hasil dari Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara. Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, yang diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jatim, Imam Hidayat, menyatakan bahwa olahraga menjadi salah satu sektor strategis yang mencerminkan prestasi pemerintah daerah. “Jawa Timur dikenal sebagai gudangnya atlet. Melalui olahraga, kita tidak hanya mencari kemenangan, tetapi juga menciptakan manusia yang sportif untuk pembangunan masa depan,” ungkap Imam. Pihaknya optimistis bahwa sinergi berbagai pihak akan terus mendorong perkembangan olahraga di Jawa Timur, menjadikannya sebagai basis atlet berprestasi hingga tingkat internasional. Berikut daftar penerima penghargaan KONI Jatim Award 2024 Special Award Adhy Karyono, A.Ks., M.A.P. (Pj. Gubernur Jawa Timur) Irjen Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si (Ketua Pengprov PBVSI JATIM) Tokoh Olahraga Jawa Timur Prof. Dr. Dra. Christina Avanti, M.Si., Apt. (Wakil Rektor III Universitas Surabaya) Arumi Bachsin, S.E. (Ketua Umum Pengprov Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Jawa Timur) Atlet Putra Berprestasi Abdul Mustopa (Cabang Olahraga Gantole) Muhammad Syelhan Nur Rahmat (Cabang Olahraga Balap Sepeda-Road Race) Wahyu Anggoro Tamtomo (Cabang Olahraga Selam) Atlet Putri Berprestasi Gladies Lariesa Garina Haga (Cabang Olahraga Loncat Indah) Izzy Dwifaiva Hefrisyanthi (Cabang Olahraga Renang) Nur Alimah Priambodo (Cabang Olahraga Ski Air) Atlet Tim/Beregu Berprestasi Tim Sepakbola Putra Jatim (Cabang Olahraga Sepakbola) Tim Bola Voli Putri Jatim (Cabang Olahraga Bola Voli) Atlet Muda Potensial Putri Alma Ariella Tsany (Cabang Olahraga Panjat Tebing) Atlet Muda Potensial Putra Putra Tri Ramadani (Cabang Olahraga Panjat Tebing) Pelatih Berprestasi Fakhri Husaini (Cabang Olahraga Sepakbola) Krisyanto (Cabang Olahraga Balap Sepeda Road Race) KONI Kabupaten/Kota Berprestasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga (Cabor) Berprestasi se-Jawa Timur Pengprov Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jawa Timur Pengprov Akuatik Indonesia Jawa Timur Pengprov Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Jawa Timur Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Timur Pengprov Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) Jawa Timur Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Jawa Timur Pengprov Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Jawa Timur Pengprov Federasi Aero Sport Indonesia (FASI)-Gantole Jawa Timur Pengprov Pengurus Besar Ju-jitsu Indonesia (PBJI) Jawa Timur Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Timur Pengprov Persatuan Tenis Indonesia (Pelti) Jawa Timur Pengprov Wushu Indonesia (WI) Jawa Timur