ASEAN U-19 Girls’ Championship 2025: Gilas Malaysia, Indonesia ke Semifinal

Timnas putri U19

Timnas putri U19 berhasil lolos ke semifinal Piala AFF Putri U19, setelah menang 4-0 atas Malaysia pada laga terakhir Grup B di Stadion Phu Tho, Ho Chi Minh, Jumat. Tambahan tiga poin ini membuat Indonesia finis di posisi kedua klasemen akhir dengan koleksi empat poin. Indonesia yang sempat menghuni posisi juru kunci unggul satu angka dari Malaysia yang harus puas berada di posisi ketiga. Indonesia membuka keunggulan pada menit ke-14 berkat gol Nasywa Salsabila. Pada menit ke-30 giliran Sydney Hopper yang membobol gawang Malaysia untuk menggandakan keunggulan Indonesia. Skor 2-0 bertahan sampai turun minum. Pada babak kedua, Jezlyn Kayla Azkah memperbesar keunggulan Indonesia menjadi 3-0 berkat golnya pada menit ke-60. Allya Putri lantas menutup pesta Garuda Pertiwi Muda dengan golnya pada menit ke-63. Raihan ini mengulangi pencapaian timnas putri U19 pada 2023. Saat itu Indonesia juga mencapai semifinal sebelum disingkirkan Thailand yang menang 7-1. Pada semifinal, tim asuhan Akira Higashiyama akan berhadapan dengan tuan rumah Vietnam. Vietnam jelas tidak dapat dipandang sebelah mata sebab mereka sejauh ini belum kemasukan dan mengoleksi 16 gol di fase grup. Sementara itu, Indonesia datang ke semifinal dengan catatan satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Di laga perdana, Garuda Pertiwi Muda dipukul Thailand 6-1, lalu ditahan imbang 1-1 oleh Kamboja, sebelum akhirnya bangkit di laga terakhir lawan Malaysia.

Belasan Atlet MMA Indonesia Dilepas ke Dua Ajang Bergengsi Internasional

Pelepasan 17 atlet Mixed Martial Arts

Sebanyak 17 atlet Mixed Martial Arts (MMA) dari Kontingen Indonesia secara resmi dilepas oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo di Auditorium Wisma Kemenpora, Kamis (12/6). Para atlet yang terdiri dari 9 atlet junior dan 8 atlet senior ini akan berlaga pada dua ajang internasional bergengsi yaitu 5th GAMMA World MMA Championship (U18 dan Senior) di Sao Paulo, Brasil, pada 17–22 Juni 2025, dan 1st AMMA Youth Championship di Bahrain, 23–28 Juni 2025, yang juga menjadi babak kualifikasi resmi menuju 3rd Asian Youth Games (AYG) pada Oktober mendatang. Dalam seremoni pelepasan, Menpora Dito secara simbolis menyerahkan bendera Merah Putih kepada manajer tim sebagai tanda kepercayaan dan kehormatan negara kepada para atlet yang akan bertanding mewakili Indonesia. Dalam sambutannya, Menpora Dito memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tarung Campuran Indonesia ( PB Pertacami) Tommy Paulus Hermawan dan seluruh jajarannya. “Saya mengapresiasi kerja cepat Pertacami. Kita lihat sekarang MMA Indonesia sudah masuk jalur pelatnas dengan sistematis, bahkan bersinergi dengan akademisi, yakni UNJ. Ini adalah langkah perdana dan terarah. Tidak lagi ambil dari cabor bela diri lain, tapi murni pembinaan MMA,” ujar Menpora Dito. Menpora Dito juga menegaskan bahwa MMA sebagai cabang olahraga semakin mendapat tempat, terbukti dengan masuknya ke Asian Youth Games 2025, dan harapannya dapat segera dipertandingkan di Asian Games hingga Olimpiade. Menpora Dito menyoroti prestasi sebelumnya di ajang GAMMA World Championship, di mana Indonesia telah berhasil merebut tiga medali emas dan sejumlah medali lainnya. Ia berharap kontingen kali ini mampu mempertahankan bahkan melampaui prestasi tersebut di Brasil. Untuk ajang di Bahrain, Menpora Dito menekankan pentingnya peran event ini sebagai pintu menuju panggung Asia. “Kami sangat fokus pada Asian Youth Games karena ini jalan panjang dalam menyiapkan anak muda Indonesia agar bisa berkiprah di dunia dan Olimpiade. Saya yakin, bila ini terus dikembangkan, Indonesia bisa menjadi kekuatan utama di MMA dunia,” tegasnya. Menutup sambutannya, Menpora Dito memberi pesan menyentuh dan penuh semangat kepada seluruh atlet. “Ingat, kalian hadir di Sao Paulo dan Bahrain bukan sebagai individu, tapi sebagai wakil resmi Merah Putih. Bertarunglah dengan penuh semangat, sportivitas, dan rasa bangga. Kami semua di sini menunggu kalian pulang membawa prestasi,” pesannya. Ketum PB Pertacami Tommy Paulus Hermawan menyampaikan dalam rangka menghadapi dua kejuaraan internasional bergengsi, sebanyak 40 atlet Mixed Martial Arts (MMA) Indonesia telah menjalani program pemusatan latihan nasional (pelatnas) sejak awal Januari 2025. “Pelatnas ini dipusatkan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sebagai bagian dari persiapan menuju:5th GAMMA World MMA Championship (U18 dan Senior) di Sao Paulo, Brasil, pada 17–22 Juni 2025, dan 1st AMMA Youth Championship di Bahrain, 23–28 Juni 2025, yang juga menjadi babak kualifikasi resmi untuk 3rd Asian Youth Games (AYG) pada Oktober mendatang,” jelasnya. Menurutnya, para atlet yang terpilih merupakan hasil seleksi ketat berdasarkan kategori berat badan dan kelompok usia (junior dan senior). Selama lebih dari 6 bulan, mereka menunjukkan komitmen dan disiplin tinggi dalam mengikuti pelatnas, mengusung semangat untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. “Program pelatnas mencakup pelatihan fisik intensif, teknik menyerang dan bertahan, termasuk latihan pukulan, tendangan, serta strategi bertarung. Selain aspek teknis, persiapan mental juga menjadi prioritas, guna memastikan para atlet siap menghadapi tekanan dan atmosfer pertandingan internasional,” tutupnya.

53 Karateka Muda Wakili Indonesia Pada SEAKF 2025

Wakil Indonesia Pada SEAKF Championship 2025

Indonesia mengirim 53 atlet karate kategori Kadet, Junior, dan U21 untuk berlaga dalam Kejuaraan Asia Tenggara ke-12 (SEAKF Championship 2025) yang bergulir di Brunei Darussalam pada 17–19 Juni. Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB Forki) secara resmi melepas para atlet muda tersebut di Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau), Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis, yang dipimpin langsung Ketua Umum PB Forki, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto. Selain 53 atlet muda, Indonesia juga didukung 22 atlet senior yang saat ini tengah menjalani pemusatan latihan nasional secara terpisah di Bali sebagai bagian dari penguatan tim nasional menuju berbagai kejuaraan internasional. “Kami optimistis tahun ini bisa melampaui pencapaian sebelumnya. Persiapan memang padat, tapi mental dan semangat juang kalian adalah aset utama,” kata Hadi dalam keterangan tertulisnya. Pada SEAKF edisi 2024 yang digelar di Bangkok, Thailand, Indonesia meraih 10 medali emas, 8 perak, dan 13 perunggu serta menempati peringkat ketiga secara keseluruhan. Pencapaian tersebut menjadi tolok ukur sekaligus motivasi bagi kontingen muda tahun ini untuk meraih hasil yang lebih baik. Hadi mengatakan para atlet yang dikirim merupakan hasil seleksi ketat dari berbagai daerah di Indonesia dan telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam proses pelatihan. “Dari ratusan ribu atlet karate di seluruh Indonesia, kalian terpilih melalui proses seleksi nasional. Ini adalah kehormatan besar dan bukti kalian adalah yang terbaik,” ujarnya. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat, kekompakan tim, dan kekuatan spiritual menjelang kejuaraan. “Mintalah restu orang tua, terutama doa ibu. Itu kekuatan yang tidak terlihat, tapi sangat menentukan,” ujarnya. Sumber: ANTARA

Ratusan Atlet Ikuti Sirkuit Nasional di Pontianak

Sirkuit Nasional B Kalimantan Selatan 2025

Sebanyak 484 atlet dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam kejuaraan bulu tangkis WONDR by BNI Sirkuit Nasional (Sirnas) B Kalimantan Barat 2025 yang digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, 9-14 Juni. “Jumlah peserta yang mencapai hampir 500 orang mencerminkan tingginya antusiasme terhadap kejuaraan ini. Dari total peserta, lebih dari 360 atlet berasal dari luar Kalimantan Barat, sementara sisanya merupakan perwakilan dari kabupaten dan kota di Kalbar,” kata Ketua PBSI Kalimantan Barat, Joko Sularso di Pontianak, Senin. Joko mengatakan, antusiasme peserta tersebut membuktikan bahwa Kalbar telah menjadi salah satu destinasi kompetisi bulu tangkis yang diperhitungkan. “Kami berharap kejuaraan ini bisa menjadi momentum penting untuk pembinaan atlet lokal dan meningkatkan daya saing bulu tangkis daerah di tingkat nasional,” tuturnya. Kejuaraan ini resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya turnamen, khususnya promotor utama Bank BNI serta Pengurus Pusat PBSI. Krisantus juga menyebut bahwa kejuaraan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan satu tahun beroperasinya GOR Terpadu A. Yani yang diresmikan pada 16 Juni 2024. “Dalam kurun satu tahun, GOR ini telah menjadi tuan rumah berbagai ajang nasional dan internasional, mulai dari Proliga 2024, laga tinju Daud Yordan, hingga kembali dipercaya untuk Proliga 2025. Kini, kita kembali mencatat sejarah sebagai tuan rumah Sirnas B bulu tangkis,” kata Krisantus. Ia menambahkan, kehadiran GOR berstandar internasional ini tidak hanya menjadi simbol kemajuan infrastruktur olahraga, tetapi juga bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui industri olahraga. Wagub berharap, kejuaraan ini mampu menjadi ajang lahirnya atlet-atlet potensial Kalbar yang kelak bisa mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia. Ia menyinggung sejarah panjang kejayaan bulu tangkis Indonesia dan berharap generasi muda Kalbar bisa menorehkan prestasi serupa di masa depan. “Kami ingin olahraga menjadi bagian dari pembangunan Kalbar, tidak hanya melalui kompetisi, tapi juga melalui penyediaan fasilitas latihan yang berkualitas,” tuturnya. Kejuaraan yang digelar selama beberapa hari ke depan ini mempertandingkan sejumlah kategori usia, mulai dari kelompok usia dini hingga dewasa. Para pemenang berkesempatan memperoleh poin nasional untuk pemeringkatan atlet serta menjadi sorotan dalam pembinaan jangka panjang menuju Generasi Emas 2045.

ASEAN U-19 Girls’ Championship 2025: Indonesia Akui Keunggulan Thailand

ASEAN U-19 Girls' Championship 2025

Timnas Putri U-19 Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 1-6 pada laga perdana ASEAN U-19 Girls’ Championship 2025 di District 8 Stadium, Ho Chi Minh, Vietnam, Senin (9/6). Gol tunggal Garuda Pertiwi Muda dicetak oleh Nasywa Zetira Rambe pada menit ke 90’+6 melalui tendangan bebas. “Kita akui kekalahan dari Thailand dan beruntung kami bisa menciptakan gol di menit-menit akhir. Tapi kita masih memiliki dua pertandingan, jadi harus mempersiapkan diri dengan baik untuk dua pertandingan berikutnya,” kata pelatih Timnas Putri U-19, Akira Higashiyama seusai laga. “Para pemain harus recovery dengan baik dan saya harap kami bisa menang pada dua pertandingan selanjutnya melawan Kamboja dan Malaysia,” pungkasnya. Setelah ini, Indonesia akan melawan Kamboja di Stadion Dat Duc, Ho Chi Minh pada Rabu (11/6) mendatang.

PSSI Umumkan Skuad Untuk Piala AFF Putri U19

Piala AFF Putri U19 2025

PSSI resmi mengumumkan daftar 23 pemain Timnas Putri U‑19 Indonesia untuk menghadapi Piala AFF Putri U19 2025, Minggu. Sebelum merilis nama-nama anggota skuad timnas putri U-19, PSSI terlebih dahulu mengumumkan penunjukan pelatih Akira Higashiyama untuk mengarsiteki tim tersebut. Skuad yang dipanggil mencerminkan kombinasi pemain muda potensial dari berbagai daerah. Beberapa nama yang menonjol antara lain Sydney Sari Hopper, gelandang berdarah campuran yang menjadi sorotan karena pengalamannya di luar negeri, serta pemain kembar Jazlyn Kayla Firyal dan Jezlyn Kayla Azkha, serta Ajeng Sri Handayani, yang telah mencuri perhatian publik pencinta sepak bola. Di ajang Piala AFF Putri U19 2025 yang akan berlangsung di Ho Chi Minh City, Vietnam, 9 sampai 18 Juni, Indonesia berada di Grup B bersama Thailand, Kamboja, dan Malaysia. Berikut daftar lengkap pemain Timnas Putri U-19 Indonesia: Kiper Ghadiza Ananda Alleana Ayu Arumy Shesilia Putri Desrina Bek Amelia Rode Heselo Merisya Ika Hermawan Gea Yumanda​​​​​​​ Marcha Egis​​​​​​​ Nabila Sysilia Divany​​​​​​​ Jazlyn Kayla Firyal​​​​​​​ Marcelinda Nurul​​​​​​​ Nabilla Saputri​​​​​​​ Gelandang Zaira Aulia Kusuma​​​​​​​ Syafia Chorlienka​​​​​​​ Nasywa Zetira Rambe​​​​​​​ Aulia Arifah​​​​​​​ Sydney Sari Hopper​​​​​​​ Penyerang​​​​​​​ Shifana Rizka Nadhifa​​​​​​​ Ayunda Dwi Anggraini​​​​​​​ Allya Putri Afianti​​​​​​​ Jezlyn Kayla Azkha​​​​​​​ Ajeng Sri Handayani​​​​​​​ Nasywa Salsabilla Fattah​​​​​​​ Kikka Putri Ramadani​​​​​​​

Akira Higashiyama Jadi Pelatih Timnas Putri U19 Indonesia

Akira Higashiyama

PSSI resmi menunjuk Akira Higashiyama sebagai pelatih Timnas Putri U19 Indonesia. Pelatih asal Sakai, Fukui, Jepang ini datang dengan pengalaman internasional yang luas serta filosofi kepelatihan yang menekankan semangat, kerja keras, dan pembentukan karakter pemain muda. Akira mengungkapkan antusiasmenya menangani tim muda putri Indonesia. “Saya tahu Indonesia punya potensi besar. Itulah kenapa saya datang ke sini. Saya ingin menerima tantangan ini,” kata Akira. Akira memulai karier sepak bolanya sejak usia 9 tahun di Jepang. Setelah lulus dari universitas, ia memulai karier profesional sebagai pemain di Thailand, lalu melanjutkan petualangannya ke Kamboja, Mongolia, dan Selandia Baru. Setelah pensiun sebagai pemain, dia beralih ke dunia kepelatihan dan sempat menangani klub FC Ulaanbaatar di kasta tertinggi Liga Mongolia sebagai pelatih kepala. Pengalaman kepelatihannya juga meliputi Thailand dan Selandia Baru, sebelum akhirnya tiba di Indonesia. “Saya pernah menjadi pelatih kepala di Mongolia, lalu bekerja di Thailand dan New Zealand. Saya sudah terbiasa bekerja lintas budaya dan sangat menghormati sepak bola lokal,” jelas pelatih berusia 35 tahun tersebut. Filosofi kepelatihan Akira berakar pada prinsip yang sederhana namun kuat. Menurutnya, semangat untuk terus belajar, berkembang, dan bekerja keras adalah kunci utama, tidak hanya bagi pemain, tapi juga bagi dirinya sendiri sebagai pelatih. “Saya selalu lapar untuk menang, belajar, dan berkembang. Hal ini juga yang saya tanamkan pada pemain dan staf pelatih,” jelasnya. Meski memberikan perhatian besar pada aspek teknis dan taktis, Akira menekankan bahwa yang paling penting dalam sepak bola adalah hati dan seberapa besar hasrat yang dimiliki pemain untuk berkembang. Dalam waktu dekat, Akira akan memimpin timnya dalam AFF U19 Women’s Championship 2025. Berdasarkan hasil undian, Garuda Pertiwi Muda tergabung dalam Grup B bersama Thailand, Kamboja, dan Malaysia. Turnamen ini akan berlangsung di Ho Chi Minh City, Vietnam, pada 9-18 Juni 2025 mendatang. “Saya sudah bicara dengan Coach Mochi. Kami punya visi yang sama yakni membangun fondasi kuat dan mengantar Timnas Putri ke Piala Dunia,” tutup Akira.

Kualifikasi Piala Dunia 2026: Bungkam China, Indonesia Lolos Putaran 4

Timnas Indonesia dipastikan lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kepastian ini didapat setelah skuad Garuda mengalahkan Cina 1-0 pada pertandingan kesembilan Grup C putaran ketiga dan Bahrain kalah 0-2 dari Arab Saudi, Kamis, 5 Juni 2025. Timnas Indonesia meraih tiga poin saat menjamu Cina di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, berkat gol tunggal yang dibuat Ole Romeny lewat tendangan penalti pada akhir babak pertama. Wasit menunjuk titik putih setelah memeriksa tayangan VAR untuk memastikan pelanggaran yang dilakukan pemain The Dragons kepada Ricky Kambuaya di dalam kotak. Dalam laga ini, kiper Emil Audero yang menjalani debut, tampil apik. Dia mampu mengawal gawang Indonesia dari kebobolan. Salah satu penyelamatan krusial terjadi pada awal babak kedua. Berkat pertahanan yang solid, keunggulan tipis itu mampu dipertahankan hingga laga usai. Kemenangan itu sempat membawa Indonesia naik ke peringkat ketiga klasemen grup dengan 12 poin menggeser Arab Saudi ke urutan keempat. Tetapi, The Green Falcon kembali naik ke peringkat ketiga usai mengalahkan Bahrain dalam laga tandang, selang beberapa jam kemudian. Arab Saudi mempermalukan Bahrain di hadapan pendukungnya lewat gol Musab Fahd Aljuwayr dan Abdulrahman Alobud. Kedua gol itu dicetak di babak pertama dan kedua. Tiga poin yang didapat Arab Saudi membuat mereka kembali ke peringkat ketiga Grup C dengan 13 poin, unggul satu poin dari Indonesia yang kembali ke posisi keempat. Namun, kekalahan Bahrain atas Arab Saudi memastikan Indonesia finis di peringkat keempat grup ini apa pun hasilnya di laga tandang melawan Jepang pada Selasa, 10 Juni nanti. Sebab, Bahrain dan Cina yang berada di urutan kelima dan keenam tidak mungkin lagi mengejar dengan sisa satu pertandingan terakhir di putaran ketiga ini. Jepang yang sudah memastikan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, dikalahkan tuan rumah Australia di laga kesembilan dengan skor 1-0. Gol Aziz Behich pada menit ke-90 menjadi penentu kemenangan Socceroos. Kemenangan membuat mereka menempati peringkat kedua grup. Rekap Hasil Pertandingan Kesembilan Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia: Kamis, 5 Juni 2025 18.10 WIB: Australia vs Jepang (1-0) 20.45 WIB: Indonesia vs Cina (1-0) 23.00 WIB: Bahrain vs Arab Saudi (0-2) Jadwal Pertandingan Kesepuluh Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia: Selasa, 10 Juni 2025 17.35 WIB: jepang vs Indonesia 18.00 WIB: Cina vs Bahrain Rabu, 11 Juni 2025 01.15 WIB: Arab Saudi vs Australia

Indonesia Runner Up di FIBA Asia Cup 2025 SEABA Qualifiers

Seremoni Timnas Indonesia setelah menuntaskan seluruh laga FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 Filipina dan pulang sebagai runner up

Tim Nasional (Timnas) Basket Putra Indonesia harus mengakui keunggulan Filipina dalam laga final FIBA Asia Cup 2025 SEABA Qualifiers yang berlangsung di Bren Z. Guiao Sports Complex, Filipina usai menyudahi pertandingan dengan skor mutlak 70-40, Jumat, 30 Mei 2025. Pertandingan ini merupakan pertemuan kedua antara kedua tim, setelah sebelumnya Indonesia juga kalah dari Filipina di fase round-robin (77-68), beberapa hari yang lalu. Meskipun hasil ini tidak memengaruhi kelolosan menuju putaran berikutnya, karena tiga tim teratas dari kualifikasi ini tetap beranjak ke FIBA Asia Cup 2025 Mongolia, pertandingan ini merupakan laga penentu untuk posisi juara dan runner up. Filipina tampil dominan sejak awal pertandingan, memimpin dengan skor 21-5 di penghujung kuarter pertama. Yang mana margin langsung terpaut dua digit. Sulit untuk mengejar ketertinggalan, Filipina justru terus menambahkan keunggulan di kuarter kedua, menutup paruh pertama dengan skor 41-20. Pasca jeda turun minum, Indonesia tampak makin sulit menemukan tempo permainannya. Bahkan di laga ini, banyak peluang poin tercipta, namun hanya sedikit yang dapat tereksekusi dengan baik. Dari total 69 kali percobaan, hanya 14 di antaranya berhasil dikonversi menjadi poin. Akurasi mereka hanya 20 persen. Sekalipun tembakan gratis Indonesia nyaris sempurna (9/10), Filipina memang sangat susah untuk ditaklukkan. Utamanya saat duel di bawah ring. Di mana perolehan rebound Filipina mencapai 64 rebound. Sedangkan Indonesia hanya 38 rebound. Selisih hampir setengahnya. Filipina juga punya komposisi pemain yang cenderung merata. Pemain cadangan mereka pun ikut berperan besar dalam kemenangan timnya. Berkat kemenangan ini, Filipina sukses mempertahankan dominasinya di kawasan Asia Tenggara, dengan meraih gelar juara SEABA untuk keenam kalinya secara beruntun. Sementara, Indonesia finis di posisi runner up, menunjukkan peningkatan performa meskipun masih harus bekerja keras untuk menyaingi kekuatan Filipina di kawasan ini. Selain Indonesia dan Filipina, Malaysia juga akan terbang ke FIBA Asia Cup 2025 Mongolia setelah membungkam Thailand di laga perebutan juara ketiga dengan skor akhir 78-69.

Kiromal Katibin Juara IFSC Climbing World Cup 2025

IFSC Climbing World Cup 2025

Atlet panjat tebing Indonesia, Kiromal Katibin, kembali menorehkan prestasi dengan meraih medali emas di ajang bergengsi IFSC Climbing World Cup Denver 2025, Amerika Serikat pada Minggu sore, (01/06) waktu Colorado Amerika Serikat. Bertanding di nomor speed putra, Kiromal dinyatakan sebagai juara setelah berhasil mencatatkan waktu terbaik 4,83 detik saat menjalani kualifikasi di hari sebelumnya 1 hari sebelum kompetisi dihentikan karena faktor cuaca. Sebelum dihentikan, Katibin juga sempat menjalani babak perdelapan final dengan mengalahkan wakil Italia dengan waktu 4,87 detik. Sesaat setelah itu, hujan turun dan kompetisi dihentikan. Penyelenggara IFSC mengumumkan bahwa badai dan hujan deras yang melanda Denver membuat babak perempat final, semifinal dan final terpaksa dibatalkan demi keselamatan atlet. Berdasarkan keputusan darurat, hasil terakhir dari babak kualifikasi dijadikan dasar penentuan peringkat akhir — dan catatan waktu Kiromal yang impresif memastikan tempatnya di puncak podium. Sebelumnya, atlet asal Batang, Jawa Tengah ini tampil dominan di babak kualifikasi dengan catatan waktu 4,83 detik di Lane A dan 4,91 detik di Lane B. Konsistensinya di setiap fase menunjukkan bahwa ia layak menjadi yang terbaik di antara para pemanjat tercepat dunia. Kemenangan ini melanjutkan performa gemilang Kiromal, setelah sebelumnya ia meraih dua medali perunggu di seri Wujiang dan Bali pada Mei lalu. Dengan torehan ini, Kiromal semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu atlet speed papan atas dunia dan memperkuat nama Indonesia di panggung olahraga panjat tebing internasional. Manajer Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia, Ical Umarella, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. “Konsistensi dan fokus jadi kunci utama kemenangan Kiromal hari ini. Meski kondisi cuaca memaksa final dibatalkan, ia sudah menunjukkan performa terbaiknya di saat yang krusial. Ini adalah buah dari latihan keras dan kerja tim yang luar biasa,” ujar Ical di Denver. Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, juga turut menyampaikan apresiasi. “Prestasi ini membuktikan bahwa anak bangsa mampu bersaing dan menjadi juara di panggung dunia. Ini bukan hanya kemenangan Kiromal, tapi kemenangan seluruh rakyat Indonesia,” ujar Yenny. Selain Kiromal, Indonesia juga diwakili oleh Alfian M. Fajri, yang harus menghentikan langkahnya di babak kualifikasi. Alfian mencatatkan waktu terbaik 5,30 detik (Lane A) dan 5,49 detik (Lane B). Meski belum berhasil melaju ke babak lanjutan, dukungan penuh tetap mengalir untuk Alfian dari seluruh tim.

Bangkitkan Semangat Olahraga di Kalangan Mahasiswa, Djarum Foundation Bangun Polytron Stadium di Universitas Diponegoro

Desain stadion cukup ikonik dengan dilengkapi shuttlecock raksasa di sisi depan menjadi simbol kecepatan, ketekunan, dan dedikasi, seolah menyambut setiap atlet yang datang untuk bertanding dan berlatih.

Semarang, 2 Juni 2025 – Universitas Diponegoro bersama Djarum Foundation, Polytron, dan iForte meresmikan pusat olahraga bulutangkis megah bertaraf internasional Polytron Stadium yang berada di Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Senin (2/6). Berdirinya gelanggang olahraga ini merupakan wujud nyata membangkitkan semangat mahasiswa menggeluti olahraga bulutangkis yang diharapkan mampu menorehkan prestasi di kejuaraan-kejuaraan nasional hingga kancah internasional. President Director Djarum Foundation, Victor Rachmat Hartono mengatakan, pembangunan Polytron Stadium merupakan rangkaian upaya Djarum Foundation dalam membangun ekosistem olahraga bulutangkis yang kokoh. Lebih dari sekadar bangunan, stadion ini adalah simbol tekad untuk membangkitkan kembali kejayaan bulutangkis Indonesia dari lingkungan akademik, demi melahirkan atlet-atlet kampus yang siap bersinar di level dunia. “Kami percaya bahwa bulutangkis merupakan kebanggaan bangsa, sehingga harus terus ditumbuhkan. Djarum Foundation tetap berkomitmen menjaga marwah bulutangkis sebagai olahraga yang digemari masyarakat Indonesia. Polytron Stadium bukan hanya fasilitas, tapi ladang pembibitan juara masa depan. Dari sini kami berharap mahasiswa memiliki wadah untuk menyalurkan talenta di cabang olahraga bulutangkis,” ujar Victor di sela peresmian Polytron Stadium. Polytron Stadium dibangun di atas lahan seluas ± 11.000 m2. Pembangunan dimulai pada 2 Oktober 2023 dan rampung pada 27 Agustus 2024. Selama kurang lebih 330 hari, proses konstruksi berlangsung dengan komitmen tinggi terhadap kualitas dan keselamatan kerja. Dengan alokasi anggaran sebesar lebih dari Rp43 miliar, proyek ini mencerminkan sinergi dan kolaborasi kuat antara Djarum Foundation, Polytron, dan iForte dengan Universitas Diponegoro (Undip). Polytron Stadium dilengkapi dengan 5 lapangan bulutangkis, tribun berkapasitas 300 orang, toilet ramah difabel, lounge atlet, ruang kantor, hingga  ruang merchandise. Keunggulan yang membuat stadion ini bertaraf internasional adalah ukuran setiap lapangan 13,4 x 6,10 meter dengan lapisan 100% PVC wear layer, grid stabilizing layer, fiberglass layer, decompression layer, dan foam layer dari Flypower. Desain stadion pun tak kalah ikonik dengan dilengkapi shuttlecock raksasa di sisi depan menjadi simbol kecepatan, ketekunan, dan dedikasi, seolah menyambut setiap atlet yang datang untuk bertanding dan berlatih. Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pembangunan fasilitas ini. Ia menilai, Polytron Stadium diharapkan dapat membangkitkan jiwa kompetitif dan pantang menyerah para generasi muda, khususnya mahasiswa Undip. Karena dua elemen tersebut merupakan modal penting dalam meraih kesuksesan di masa mendatang.  “Kami berterima kasih kepada Djarum Foundation, Polytron, dan iForte yang telah membangun Polytron Stadium di kampus kami. Kami percaya stadion ini bukan hanya sebagai tempat latihan, tetapi akan menjadi pusat aktivitas, inspirasi, dan motivasi bagi mahasiswa kami untuk lebih giat berolahraga, mengejar prestasi, dan membentuk karakter melalui olahraga. Semoga semakin banyak mahasiswa yang terpacu untuk aktif berolahraga dan berprestasi,” ujar Suharnomo. Senada dengan hal tersebut, CEO Polytron, Hariyono, menjelaskan bahwa stadion ini dibangun dengan filosofi yang lebih dari sekadar fasilitas olahraga. Ia menambahkan, dengan berdirinya Polytron Stadium, diharapkan semangat bulutangkis kembali membara dari jantung dunia akademik, menghubungkan cita-cita pendidikan dengan tekad untuk berprestasi di panggung olahraga nasional dan internasional. “Polytron Stadium adalah representasi semangat dan harapan. Ini adalah rumah baru bagi bulutangkis Indonesia. Kami membangunnya bukan hanya sebagai fasilitas, tapi menjadi ruang lahirnya budaya olahraga yang kuat bagi mahasiswa, maupun masyarakat sekitar,” jelasnya. Sementara itu, President Director & CEO of iForte & Protelindo Group, Ferdinandus Aming Santoso meyakini, Polytron Stadium akan menjadi sarana mahasiswa untuk membangun jejaring yang luas melalui olahraga bulutangkis. “Tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan bermain bulutangkis, kami berharap Polytron Stadium juga menjadi sarana untuk membangun jejaring yang lebih luas bagi para civitas kampus,” paparnya. Momen peresmian Polytron Stadium turut dimeriahkan oleh kehadiran legenda-legenda bulutangkis Indonesia seperti Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, Ivana Lie, Sigit Budiarto, Hendrawan, Aryono Miranat, Hastomo Arbi, Lius Pongoh, Fung Permadi, dan Richard Mainaky. Usai prosesi penandatanganan prasasti dan serve shuttlecock perdana, acara dilanjutkan dengan pertandingan exhibition antara tim legenda PB Djarum melawan Rektor Universitas Diponegoro, serta coaching clinic bersama UKM Bulutangkis Undip dan klub mitra PB Djarum.

Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025: PB Djarum Mendominasi

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025

Partai final Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025 telah selesai digelar di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (31/5/2025). Rangkaian sirnas keempat ini ditutup oleh Ketua Umum PP PBSI, Mohammad Fadil Imran. Dalam kesempatan ini Fadil ditemani Sekretaris Jenderal PBSI, Ricky Soebagdja dan jajaran pengurus PP PBSI. Hadir pula Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta yang diwakili Wisnu dan Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta Ahmad Yani. Pada Sirnas Jakarta kali ini, beberapa pemain Pelatnas PBSI turun gunung dan cukup dominan di beberapa partai puncak. PB Djarum masih menyandang status juara umum dengan raihan 5 gelar juara dari 15 pertandingan. Diposisi kedua, ada Pelatnas PBSI yang meraih empat gelar juara. Disusul oleh Exist dengan raihan tiga gelar juara. Sisa tiga gelar dibagi rata untuk Canda Wijaya, Jaya Raya dan Gideon Badminton Academy/Lembang Badminton Club. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 9–14 Juni 2025. Sirnas berlevel B ini akan digelar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Daftar Juara Sirnas A DKI Jakarta 2025: TDA: Prahdiska Bagas Shujiwo [Pelatnas PBSI] TRA: Ghaisan Haidar Tsaqib [Exist] TTA: Fardhan Rainanda Joe [Exist] TDI: Mutiara Ayu Puspitasari [Pelatnas PBSI] TRI: Ghina Khairani Guniandi [Canda Wijaya] TTI: Auberta Zerlina [Exist] GDA: Nikolaus Joaquin/Raymond Indra [Pelatnas PBSI] GRA: Faza Iwadh Kurnia R/M. Lutfhi Habibi [PB Djarum] GTA: M. Rizki Mubarrok/Raihan Daffa E.P. [PB Djarum] GDI: Isyana Syahira M/Rinjani Kwinnara N. [Pelatnas PBSI] GRI: Nathania Prasetya/Wanda Subadra S.U. [Jaya Raya] GTI: Aura Zalfa Syafiya/Putri Melvina D. [Gideon Badminton Academy/Lembang Badminton Club] GDC Bobby Setiabudi/Melati Daeva O. [PB Djarum] GRC: M. Lutfhi Habibi/Jane Maira Faiza [PB Djarum] GTC: Theodorus Steve K/Leonora Keyla F. [PB Djarum]

ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025: Indonesia Tergabung di Grup A

ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025

Tim Indonesia U23 tergabung di grup A bersama Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam seusai hasil drawing ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025. Proses drawing dilakukan pada Jumat (30/5) di Bali yang dihadiri Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dan Presiden AFF, Mayjen, Khiev Sameth. Pada kesempatan ini, Erick Tohir juga didampingi oleh anggota Komite Eksekutif Arya Sinulingga, Muhammad dan Sekjen Yunus Nusi. “Kami berada di grup A yang ada diisi tim-tim bagus. Kalau kita bermain tentu ingin menang, karena dengan kemenangan akan dihitung poinnya demi meraih hasil terbaik di ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025,” kata Gerald Vanenburg. ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025 akan berlangsung pada tanggal 15 hingga 31 Juli mendatang. PSSI sudah menyiapkan dua venue Stadion yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta dan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. “Kami harus menunjukkan perkembangan yang positif dan turnamen ini menjadi tantangan untuk kami sebelum mengikuti Kualifikasi Piala Asia U23 bulan September mendatang. Indonesia mempunyai banyak talenta pemain bagus dan yang perlu kita temukan adalah struktur yang tepat untuk mengembangkan pemain. Mentalitas yang kuat sangat penting. Jika hanya mengandalkan bakat atau talenta tanpa kerja keras, konsisten dan disiplin dalam berlatih atau pertandingan, maka tidak akan bisa mencapai puncak permainan,” tambah Gerald Vanenburg. Sementara itu, pemain Bali United, Kadek Arel yang datang di acara tersebut mengaku dirinya optimistis Indonesia mampu meraih hasil terbaik di ajang tersebut. “Sangat menarik melihat hasil drawing, apalagi bertemu Malaysia di penyisihan grup A. Saya sudah tidak sabar untuk bermain di ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025 dan semoga Indonesia menjadi juara di ajang ini,” kata Kadek Arel. Hasil Drawing ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025: Grup A: Indonesia, Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam Grup B: Vietnam, Kamboja, Laos Grup C: Thailand, Myanmar, Timor Leste

Hasil Drawing ASEAN U-23 Championship Mandiri Cup 2025

Jakarta, 30 Mei 2025 Indonesia kembali mendapatkan kehormatan setelah ditunjuk sebagai tuan rumah turnamen sepak bola paling bergengsi untuk kelompok usia muda di kawasan Asia Tenggara, “ASEAN U-23 CHAMPIONSHIP MANDIRI CUP 2025”. Sebuah ajang kompetisi sepak bola yang mempertemukan 10 negara peserta, yaitu Indonesia, Brunei Darussalam, Cambodia, Laos, Malaysia, Myanmar, Philippines, Thailand, Timor-Leste, dan Vietnam. Turnamen “ASEAN U-23 CHAMPIONSHIP MANDIRI CUP 2025” sendiri akan berlangsung pada 15-29 Juli 2025, yang digelar di 2 kota di Indonesia, yaitu Jakarta (Stadion Gelora Bung Karno) dan Bekasi (Stadion Patriot Candrabhaga). Proses Drawing Group telah diselenggarakan di Bali pada tanggal 30 Mei 2025 dan disiarkan langsung secara live streaming di Vidio pukul jam 09.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh Presiden AFF Bapak Major General Kiev Samet dan Ketua Umum PSSI Bapak Erick Thohir, serta perwakilan dari EMTEK Group. Dengan status sebagai tuan rumah, Indonesia akan menjalani tiga laga fase grup yang menantang, menghadapi rival kuat dari kawasan Asia Tenggara yakni Malaysia dikenal sebagai salah satu tim dengan regenerasi pemain muda yang agresif. Pertemuan Indonesia dengan Malaysia di fase group ini menjanjikan rivalitas pertandingan penuh gengsi antara dua timnas. Sementara Philippines terus berkembang dengan kekuatan fisik dan organisasi tim yang solid. Brunei Darussalam pun tak bisa dianggap remeh, dengan semangat kompetitif yang tinggi. Kombinasi lawan-lawan ini menjadikan persaingan di Grup A sangat kompetitif, sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi Timnas Indonesia U-23 di bawah kepemimpinan pelatih Gerald Vanenburg. Format turnamen “ASEAN U-23 CHAMPIONSHIP MANDIRI CUP 2025” akan membagi 10 tim ke dalam 3 grup yang masing-masing berisi 3 atau 4 tim. Pemenang setiap grup serta satu runner-up terbaik akan melaju ke babak semifinal. Jika Indonesia berhasil lolos ke babak knockout, mereka akan menghadapi pemenang grup lain, dengan peluang bermain hingga maksimal 5 pertandingan, termasuk semifinal dan final atau pertandingan perebutan tempat ketiga.

Sirnas A DKI Jakarta Resmi Bergulir, Sejumlah Pemain Pelatnas Turut Meramaikan

WONDR by BNI Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025

Sirkuit Nasional (Sirnas) A DKI Jakarta 2025 mulai bergulir, Senin (26/5) hingga Sabtu (31/5) mendatang. Ajang ini diikuti 1.218 peserta dari 270 Perkumpulan Bulutangkis se-Indonesia. Sirnas A DKI Jakarta 2025 berlangsung di Gelanggang Remaja Tanjung Priok sebagai GOR utama dan GOR Danau Sunter dan Gelanggang Remaja Jakarta Utara sebagai GOR pendamping. Pada edisi kali ini, pertarungan sengit diharapkan terjadi pada setiap babaknya dengan kehadiran pemain Pelatnas Cipayung. Ketua Panitia Pelaksana Sirnas A Jakarta 2025 Kurniahu mengungkapkan kehadiran pemain pelatnas menambah persaingan dan membuat turnamen menjadi semarak. “Kami berharap lima partai final kelompok dewasa bisa mempertemukan pemain pelatnas dan non-pelatnas. Jika itu terjadi, final dipastikan berlangsung seru dan menarik,” ungkap ayah dari Marcus Fernaldi Gideon tersebut. Sejauh ini beberapa kejutan terjadi setelah kalahnya dua pasangan asal Pelatnas Cipayung, Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadhan dan Nabila Cahya Permata Ayu/Nahya Muhyifa tersingkir. Anselmus/Pulung yang berstatus juara Kejurnas PBSI 2024 harus terhenti langkahnya dari wakil DYS Candra Wijaya, Michael Kaldrian Wiguna/Panji Ahmad Maulana 21-13, 18-21, 17-21. Adapun Nabila/Nahya yang baru dipasangkan dipaksa menyerah dari pasangan PB Djarum yaitu Laudya Chelsa Griselda/Riska Anggraini 23-21, 18-21, 19-21. Ajang Sirnas PBSI DKI Jakarta 2025 masih akan berlangsung hingga Sabtu (31/5/2025) mendatang. Badminton lovers yang ingin menyaksikan bisa datang langsung ke arena tanpa dipungut biaya.

Cut Intan Nabila Siap Comeback

Cut Intan Nabila

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh, Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Rabu (28/5) siang. “Ya insyaallah (kembali bermain anggar, Red.). Makanya saya mulai aktif kembali di akhir tahun kemarin, terakhir ikut event di Singapura,” ungkap Cut Intan. Ibu tiga anak ini mengaku senang bisa kembali ke dunia anggar yang telah membesarkan namanya. Apalagi setelah sekian lama beristirahat, menjalani kehidupan sebagai ibu rumah tangga dan selebgram. Bukan hanya kembali mengayun pedang anggar, Cut Intan juga dipercaya Pengurus Besar (PB) Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) untuk membantu mempromosikan Asian Fencing Championships 2025 yang akan digelar pada 17 sampai 23 Juni di The Westin Resorts Nusa Dua, Bali. Event ini adalah pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan anggar Asia setelah 20 tahun lamanya. “Saya ikut juga untuk mempromosikan event ini. Kalau saya pribadi sih lebih ke memperkenalkan kepada atlet-atlet di sana bagaimana Indonesia, budaya Indonesia, kuliner-kuliner yang ada di indonesia. Agar mereka mengenal lebih dalam tentang kebudayaan kita,” terang Cut Intan. Lebih lanjut dia berharap Asian Fencing Championships ini bisa menjadi batu loncatan untuk seluruh atlet anggar di Indonesia. Supaya menjadi semangat baru bagi olahraga anggar Tanah Air sebagaimana yang diharapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, PB Ikasi, dan tentunya masyarakat Indonesia. “Jika terus disuarakan dengan lebih lantang, prestasi anggar Indonesia berikutnya mungkin lebih gemilang,” tutur atlet yang aktif di kancah anggar nasional pada rentang 2018-2019 ini.

Piala Dunia U17 2025: Indonesia Tergabung di Grup H

Tim Nasional U17 Indonesia

Indonesia berada di Grup H Piala Dunia U17 2025 bersama Brasil, Honduras, dan Zambia. Kepastian ini seusai hasil drawing yang dilakukan FIFA di Qatar pada Senin (26/5) dinihari. Piala Dunia U17 2025 berlangsung di Qatar mulai 3 hingga 27 November 2025 mendatang. Piala Dunia U17 kali ini diikuti 48 negara. Pelatih Nova Arianto yang hadir di drawing mengatakan bahwa dia optimistis dan ingin skuad Garuda Muda mempunyai mental yang mumpuni untuk berjuang di Piala U17 2025. “Bersyukur bisa menghadiri momen drawing Piala Dunia U17 2025 dan kita semua bisa melihat kita satu grub bersama Brasil, Honduras dan Zambia. Pastinya bukan grup yang mudah, karena semua mempunyai kualitas yang baik terutama Brasil yang menjadi lawan yang paling diwaspadai,” kata Nova Arianto. Brasil merupakan tim paling banyak meraih juara Piala Dunia U17 dengan koleksi lima gelar bersama Nigeria. Untuk Honduras dan Zambia ini menjadi momen perdana bagi mereka berlaga di ajang bergengsi tersebut. “Saya berharap pemain tetap mempunyai mental yang kuat karena selama 90 menit di sepak bola semua bisa terjadi dan kami berharap kami bisa lolos babak selanjutnya dengan minimal meraih peringkat ketiga terbaik di grup H,” tambah Nova Arianto. Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia U17 2025 seusai masuk ke babak 8 besar Piala Asia U17 2025. Saat itu, Garuda Muda menjadi juara Grup C dengan menyapu bersih tiga kemenangan. “Mohon doa dari semua pendukung dan suporter timnas Indonesia agar persiapan yang akan kami lakukan ke depan bisa berjalan maksimal dan kita bisa memberikan performa terbaik di Piala Dunia U17 2025,” ungkap Nova Arianto. Hasil drawing pembagian Grup Piala Dunia U17 2025: Grup A: Qatar, Italia, Afrika Selatan, Bolivia Grup B: Jepang, Maroko, Kaledonia Baru, Portugal Grup C: Senegal, Kroasia, Kosta Rika, Uni Emirat Arab Grup D: Argentina, Belgia, Tunisia, Fiji Grup E: Inggris, Venezuela, Haiti, Mesir Grup F: Meksiko, Korea Selatan, Pantai Gading, Swiss Grup G: Jerman, Kolombia, Korea Utara, El Salvador Grup H: Brasil, Honduras, Indonesia, Zambia Grup I: Amerika Serikat, Burkina Faso, Tajikistan, Republik Ceko Grup J: Paraguay, Uzbekistan, Panama, Republik Irlandia Grup K: Prancis, Chile, Kanada, Uganda Grup L: Mali, Selandia Baru, Austria, Arab Saudi

Ini Dia Para Juara HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 Regional Kudus

Kencana Muda U16

Turnamen HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 Regional Kudus resmi berakhir pada Minggu, 25 Mei 2025, dengan dua tim keluar sebagai juara di masing-masing kategori. Kencana Muda U16 meraih gelar di kelompok usia U16, sementara Scorpion FC U14 menjadi yang terbaik di kategori U14. Kedua partai final digelar di Supersoccer Arena Kudus. Kencana Muda U16 memang tampil dominan sejak awal turnamen. Bahkan mereka mampu mengakhiri fase grup sebagai juara Grup A dengan dua kemenangan. Tren positif ini berlanjut hingga partai final, di mana mereka mencatat kemenangan telak 10-0 atas Persego Privat. Hasil tersebut menegaskan dominasi Kencana Muda sebagai tim terbaik di kategori U16. Di kategori U14, pertandingan final berlangsung lebih ketat. Scorpion FC U14 berhasil mengatasi perlawanan Spegaku Putri dengan skor 4-3. Sebelumnya, Scorpion FC juga tampil solid di fase grup dengan menjadi juara Grup D setelah meraih enam poin dari dua pertandingan. Namun berkat permainan solid dan perjuangan hebat, tim muda berbakat ini berhasil meraih gelar juara untuk kategori U14. Sebagai informasi, HYDROS Piala Pertiwi 2025 Regional Kudus diikuti oleh 17 klub yang terbagi ke dalam dua kategori, yaitu U14 dan U16 yang digelar secara resmi oleh PSSI dan didukung oleh Djarum Foundation. Turnamen ini juga merupakan bagian dari rangkaian ajang resmi yang diselenggarakan untuk mendukung pembinaan dan pengembangan sepak bola putri di Indonesia, khususnya di tingkat akar rumput. Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi sarana pemantauan bakat, di mana sejumlah talent scouting turut hadir untuk mengamati potensi-potensi muda yang bisa dibina lebih lanjut di jenjang yang lebih tinggi.

PB Padel Indonesia Jaring Atlet, Akan Gelar Sirkuit Nasional di 4 Kota

Pengurus Besar Padel Indonesia

Pengurus Besar Padel Indonesia (PB PI) terus berupaya menjaring atlet untuk disiapkan menuju Pelatnas 2025. Salah satunya, dengan menggelar sirkuit nasional bertajuk Indonesia Open. “Kami dari PB PI tentunya ingin mempercepat progres dari kedalaman Padel Indonesia, salah satunya adalah membuat sirkuit padel Indonesia sekarang. Ini juga sebagai bentuk kontribusi kami kepada pemain-pemain padel yang ingin berkembang secara internasional dan ini menyambung dengan ranking internasionalnya,” kata Ketua Umum PB PI Galih Kartasasmita pada jumpa pers di kawasan Kemang, Jumat (23/5/2025). Galih menyebut, ada empat seri yang akan digelar. Kota pertama yaitu Jakarta yang diselenggarakan di Padel Pro Kemang, Jakarta Selatan, pada 23 sampai 25 Mei 2025. “Setelah Jakarta, kami akan susul dengan Bandung dan Surabaya. Lalu Kejurnasnya atau bahasa tenisnya Grand Slam akan dilaksanakan di Bali. Itu mungkin di bulan Agustus. Jadi empat sirkuit padel,” ungkap dia. Di seri Jakarta ada 36 pasang ganda putra dan delapan pasang ganda putri. Mereka akan bersaing untuk meraih prestasi terbaik di Indonesia Open kali ini. Menariknya, kegiatan ini tak hanya diikuti pemain lokal, tapi warga asing juga boleh ikut. Tapi dengan syarat memiliki Kitas (Kartu Izin Tinggal Terbatas). “Memang betul kami buka untuk ekspart, tapi harus punya izin tinggal. Meski begitu, hampir 90 persen yang ikut di seri Jakarta berasal dari Indonesia,” katanya. Dengan digulirkannya Indonesia Open olahraga padel diharapkan berkembang pesat. Bahkan, kelak diharapkan ada liga resminya. “Selama ini kan tidak ada, cuma kompetisi lokal saja. Belum terkoordinasi, ini adalah pertandingan pertama di bawah negara dengan total hadiah (besar). Jadi ajang ini sebuah metode survei buat kami (federasi), tapi saat yang bersamaan juga hadiah bagi atlet. Karena kami akan secara kontinu menggelarnya.” ujarnya. “Ke depannya, saya akan lempar ini ke Pengprov, lalu kami akan bikin Liga Padel Indonesia yang formatnya seperti Piala Dunia Padel,” tuturnya. “Ini juga sekaligus sebagai scouting untuk kami. Makanya saya bilang, kami sudah ada tim teknis dan ketua pembinaan, ketua pertandingan juga. Nanti kami melihat video dari kompetisi ini, datanya, dan melihat semuanya,” ungkap Galih. Sementara itu, Deputi 4 Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora Raden Isnanta mendukung kegiatan positif penyelenggaraan sirkuit padel ini. Hal ini sejalan dengan asa cita Presiden RI. “Bahwa (cabor) padel ini telah tumbuh dan membangkitkan ekonomi lewat pintu olahraga. Dan ini sangat strategis untuk dikembangkan, sehingga tumbuhnya perputaran uang dari olahraga dan ekonomi rakyat jalan. Jasa (Sumber Daya Manusia) entah itu pelatih, wasit, pengelola juga akan tumbuh dan profesi ini memang bagian dari industri olahraga,” kata Isnanta. “Lewat kompetisi dan penyebaran informasi atas kejuaraan juga membuat masyarakat luas semakin mengerti tentang padel dan akhirnya menekuni. Jadi aspek budaya olahraga tumbuh, ekonomi iya, dan dari sisi prestasi KONI akan menangkap untuk menuju event yang lebih besar, minimal PON,” ujarnya. Sumber: Detiksport