Rifda Irfanaluthfi Wakili Indonesia di SEA Games Vietnam

Rifda Irfanaluthfi Wakili Indonesia di SEA Games Vietnam

Atlet Senam Artistik, Rifda Irfanaluthfi merasa senang bisa mewakili Indonesia di SEA Games 2021. Menurutnya, dengan terpilihnya dirinya oleh tim review Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Kemenpora maka dirinya merasa lebih dipercaya dan menjadi pemacu semangat untuk berpretasi menuju olimpiade. “Saya merasa dipercaya dan itu menjadikan saya tanggung jawab lebih dibandingkan sebelumnya. Dan, menjadi semangat saya untuk bisa usaha lebih keras lagi untuk menuju olimpiade,” kata atlet berusia 22 tahun tersebut, Selasa (26/4) petang. Menurutnya, saat ini dirinya tengah fokus mempersiapkan diri menghadapi SEA Games 2021. Dia berharap bisa ikut mewakili Indonesia di Asian Games 2023 nanti dan lolos kulifikasi Olimpiade Paris 2024 mendatang. “Jadi sekarang fokus ke SEA Games dulu, setelah SEA Games baru fokus di Asian Games,” ujarnya. Dalam kesempatan ini, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan perubahan paradigma olahraga dimana SEA Games dan Asian Games menjadi sasaran antara menuju target utama yakni olimpiade. Menurutnya, pada multi event sebelumnya yakni SEA Games dan Asian Games Indonesia bangga mengirim atlet dengan jumlah yang banyak, sementara tidak semuanya berprestasi. Sehingga dengan adanya perubahan paradigma melalui panduan DBON dan UU Keolahragaan, maka atlet-atlet yang dikirim adalah atlet yang berpretasi dengan rekomendasi tim review berdasarkan data-data prestasi yang ditorehkan sebelumnya. “Sekarang ini perubahan paradigma besar-besaran di olahraga kita. Pengiriman atlet benar-benar didasarkan pada catatan-catatan yang objektif. Jadi gak ada karena menterinya suka dan tidak suka. Tapi berdasarkan catatan prestasi yang saya dapatkan dari tim review. Target kita sekarang Olimpiade, SEA Games itu step kita untuk ke Asian Games, dan Asian Games step kita menuju ke olimpiade,” kata Menpora Amali. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Chandra Bhakti, Wakil Ketua Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia SEA Games 2022 Ade Lukman, dan Ketua tim review Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Kemenpora, Prof. Dr. Moch Asmawi. Hadir pula Wakil Ketua Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB PersanI) Dian Arifin dan pelatih tim nasional Eva Novalina. Sementara itu, Pengurus Besar (PB) Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Persani) menargetkan 2 medali emas pada SEA Games 2021 yang digelar di Hanoi, Vietnam, 12-23 Mei 2022. Target ini sama dengan hasil yang disumbangkan pada Kontingen Indonesia pada SEA Games 2019 Filipina. “Kalau dari kita target tidak kurang dari SEA Games 2019 Filipina. Saat di SEA Gamas 2019, kita meraih 2 emas. Berarti untuk SEA Games 2021 Vietnam target 2 emas, tapi kalau bisa lebih dari 2 emas lebih bagus,” kata pelatih senam artistik putri nasional, Eva Novalina, saat di temui di GOR Senam DKI Jakarta, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (26/4/2022). Ia menambahkan, raihan 2 emas ini bisa mengandalkan dari atlet putra dan putri. “Untuk putri kita bisa mengandalkan Rifda Irfanaluthfi untul meraih 1 emas dan untuk 1 emas lagi bisa dari Dwi Samsul Arifin,” ujarnya.

Pemanasan Jelang SEA Games, Indonesia Kirim Empat Lifter ke Kejuaraan Dunia Junior

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI), Djoko Pramono mengatakan empat lifter akan bersaing di Kejuaraan Dunia Junior di Heraklion, Yunani, 2-10 Mei sebelum bertolak ke SEA Games Hanoi, Vietnam. Mereka adalah Windy Cantika Aisyah (kelas 49kg), Najla Khoirunnisa (45kg), Juliana Clarissa (55kg) untuk sektor putri. Sementara satu lifter putra yakni, Rizki Juniansyah yang akan tampil di kelas 73kg. “Kami tidak mau menjanjikan target muluk-muluk. Yang penting mereka tampil all-out, syukur-syukur mampu memecahkan rekor dunia,” kata Djoko Pramono dalam keterangan tertulis, Rabu (27/4/2022). Pada sisi lain, Djoko Pramono bersyukur karena Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengabulkan permintaan PABSI untuk memberangkatkan 13 lifter untuk berlaga di SEA Games Hanoi yang akan berlangsung pada 12-23 Mei. “Ketatnya prosedur pengiriman atlet ke SEA Games berdasarkan pantauan tim review terhadap prestasi atlet di Vietnam nanti, kami berterima kasih telah mengabulkan permintaan kami. semoga para atlet membalasnya dengan prestasi gemilang,” ujar Djoko Pramono menambahkan. Dalam kesempatan ini, dia juga menyambut dengan tangan terbuka kehadiran kembali lifter Eko Yuli Irawan di Pelatnas PABSI. Ia mengatakan, Eko merupakan bagian dari PABSI juga. “Sebagai senior, Ia diharapkan mampu membimbing adik-adiknya di Pelatnas,” kata Djoko. Menyinggung soal peta persaingan di ajang SEA Games Hanoi, Djoko mengatakan pihaknya mewaspadai kemunculan kembali para lifter Thailand yang telah bebas dari sanksi doping. Lifter tuan rumah Vietnam dan Filipina juga diwaspadai.

Asa Lifter Muda Indonesia Pecahkan Rekor di Kejuaraan Dunia

Asa Lifter Muda Indonesia Pecahkan Rekor di Kejuaraan Dunia

Lifter muda Indonesia, Rizki Juniansyah, ingin memecahkan rekor dunia kelas 73 kilogram (kg) dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior 2022 pada 1-8 Mei di Yunani. Sebelumnya Rizki memecahkan tiga rekor dunia kelas 73kg junior dalam Kejuaraan Dunia Junior 2021. Lifter kelahiran Banten ini total membukukan 349kg, dengan rincian 155kg snatch dan 194kg clean and jerk. Adapun rekor dunia angkat besi kelas 73kg kategori senior dipegang Shi Zhiyong. Lifter asal China ini membukukan total angkatan seberat 364kg. Rekor itu dicetak Shi Zhiyong dalam Olimpiade 2020. Rinciannya, snatch 169kg dan clean and jerk 198kg. Mengingat usianya masih 18 tahun, anak dari mantan lifter nasional, Mohamad Yasin ini percaya diri ke depan bisa melampaui torehan Zhiyong. Untuk saat ini ia fokus memecahkan rekor kategori junior terlebih dahulu. “Sekarang, sih, angkatan snatch sudah 160kg dan clean and jerk 195kg. Itu yang terbaik sekarang untuk persiapan kejuaraan dunia di Yunani,” kata Rizky dilansir CNNIndonesia.com. “InsyaAllah kalau target di Yunani pecah rekor dunia lagi. Setelah itu nanti pulang ke Indonesia, istirahat beberapa hari untuk berangkat SEA Games. InsyaAllah bisa memperbaiki yang sebelum-sebelumnya,” ujarnya. Selain Rizki, PABSI akan mengirim tiga atlet putri di kejuaraan dunia ini. Ketiganya adalah Windy Cantika Aisyah di kelas 49kg, Najla Khoirunisa di kelas 45kg, dan Juliana Clarisa di kelas 55kg. Keempatnya akan berangkat ke Yunani pada Rabu (27/4). Windy Cantika yang meraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 dengan total angkatan 194kg, yaitu 84kg snatch dan 110 kg clean and jerk, percaya diri bisa mengukir prestasi. Namun atlet asal Jawa Barat ini tak mematok target khusus. “Windi hanya ingin dan berusaha memberikan yang terbaik. Doakan semoga bisa memberikan prestasi,” ucap atlet kelahiran 11 Juni 2002 ini di sela-sela Pelatnas angkat besi di Jalan Kweni, Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Kabar Baik! Asnawi Sudah Gabung Bersama Garuda Muda

Kabar Baik! Asnawi Sudah Gabung Bersama Garuda Muda

Bek kanan andalan Tim U-23 Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar, sudah bergabung dalam pemusatan latihan (TC) skuad Garuda Muda. Bahkan, pemain Ansan Greeners FC itu sudah mengikuti sesi latihan Tim U-23 Indonesia di Daejeon World Cup Stadium, Selasa (26/4). Asnawi akan ikut dalam uji coba terakhir Tim U-23 Indonesia melawan Daejeon Hana Citizen di Stadion Distrik Suseong, Daegu, Rabu (27/4). “Intinya sangat senang bergabung di sini, walaupun gabung di uji coba terakhir melawan Daejon (Hana). Setelah itu, saya akan kembali ke Ansan (Greeners), baru tanggal 3 (Mei) bergabung dengan (Tim U-23) di Vietnam untuk SEA Games (2021),” kata Asnawi. “Besok uji coba saya main, sambil menunggu informasi (dari Ansan) bisa atau tidak gabung (ke Timnas) tanggal 3 (Mei). Jadi saya berikan yang terbaik untuk Indonesia,” ujarnya. “Mendapatkan hasil terbaik, tentu dengan kemenangan. Agar pemain percaya diri saat bertanding melawan Vietnam nanti di laga pembuka SEA Games. Dan tentunya agar semua pemain dalam motivasi yang bagus, setelah menjalani TC yang cukup lama di sini,” tambah pemain berumur 21 tahun tersebut. Di sisi lain, Asnawi juga bertekad memberikan yang terbaik untuk Tim U-23 Indonesia di SEA Games 2021 Vietnam. “Harapannya dapat medali emas. Ini SEA Games ketiga saya. Pertama, saya dapat perunggu (Malaysia 2017), lalu perak tahun 2019 kemarin (Filipina), dan semoga kali ini emas,” harap Asnawi. Di SEA Games 2021, Tim U-23 Indonesia tergabung di Grup A cabang olahraga sepak bola putra, bersama tuan rumah sekaligus juara bertahan Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. Skuad Garuda Muda akan melawan Vietnam, pada laga perdana SEA Games 2021, 6 Mei mendatang.

PBSI Akan Gelar Piala Presiden 2022, Buat Cari Bibit Muda

PBSI Akan Gelar Piala Presiden 2022, Buat Cari Bibit Muda

PBSI akan menggelar Piala Presiden Bulutangkis Bulan Agustus 2022. Tujuannya PBSI ingin mencari bibit-bibit pemain muda yang ke depannya akan dibina. Jika terlaksana, Piala Presiden ini akan menjadi yang pertama buat bulutangkis. Sebelumnya, turnamen dengan tajuk ini sudah lebih dulu digelar cabor lain seperti sepakbola hingga basket. Dijelaskan Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna menjelaskan bahwa Piala Presiden digelar secara nasional. Jadi turnamen ini bisa dibilang punya cakupan yang lebih luas ketimbang Sirkuit Nasional (Sirnas) yang sudah lebih lama eksis. “Yang paling penting ini (Piala Presiden) bagian pengayaan rekrutmen, merekrut bibit potensial sejak dini. Dari U-13, U-15, dan U-17. Kalau di pelatnas kan U-17 ke atas, jadi bisa merekrut bibit dan pembinaan,” kata Agung di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Senin (25/4/2022). “Kami memberi kesempatan ke seluruh provinsi yang nantinya akan mengawalinya terlebih dahulu dengan Piala Gubernur. Ini dalam rangka mendorong gairah bulutangkis setelah absen cukup lama akibat pandemi COVID-19. Selama ini kan sirnas, nah ini inovasinya,” ujarnya menambahkan. Menariknya, PP PBSI menggelar sayembara untuk trofi Piala Presiden. Untuk saat ini pemenang sayembara sudah didapat, tinggal menyusul teknis penyelenggaraan turnamennya saja. Meski begitu, Agung belum bisa memastikan bahwa nantinya seluruh provinsi akan mengirim wakilnya. Saat ini PP PBSI tengah berupaya keras untuk meluaskan gaung Piala Presiden ke seantero Indonesia. “Kami akan memberikan kesempatan kepada 34 provinsi, yang sudah pasti Jawa dan Sumatra. Tapi akan kami dorong untuk diikuti semua provinsi. Dengan terlebih dahulu seleksi Piala Gubernur yang diikuti klub,” tutur lulusan Universitas Indonesia itu. “Jumlah atlet dari provinsi akan menentukan berapa kontingen yang akan dikirim. Semakin banyak atlet, bisa semakin banyak yang bisa dikirim. Dan lebih penting lagi ini akan digelar Bulan Agustus, bagian penting HUT Kemerdekaan RI,” ucapnya.  

Jaga Regenerasi, PB Djarum Konsisten Kirim Atlet Muda ke Eropa

Susunan Pemain Indonesia di Luxembourg Open International Series 2022

PB Djarum terus melakukan upaya untuk menjaga regenerasi, salah satu langkah yang dilakukan adalah konsisten mengirim atlet muda terbaik mengikuti rangkaian turnamen di Eropa. “PB Djarum selalu menyiapkan pemain lapis dan harus dilakukan dari jauh-jauh hari. Dengan mengirim atlet ke Eropa tahun ini, diharapkan tahun depan bisa tampil di Kejuaraan Dunia Junior,” kata Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin seperti dimuat Antara, Senin (25/4/2022). Tahun ini, PB Djarum mengirim 11 atlet muda untuk mengikuti tiga turnamen di Benua Biru. Lima di antaranya adalah pebulu tangkis putra yakni, Jason Christ Alexander, M. Putra Erwiansyah, Patra Harapan Rindorindo, Marwan Faza, dan Verrell Yustin Mulia. Sementara sisanya adalah atlet putri yaitu, Chiara Marvella Handoyo, Aura Ihza Aulia, Puspa Rosalia Damayanti, Jessica Maya Rismawardani, Bernadine Anindya Wardana, dan Titis Maulida Rahma. Mereka akan mengawali perjalan dengan turun pada ajang Junior International Series FZ FORZA Stockholm Junior 2022 di Tabi, Swedia pada 29 April-1 Mei. Kemudian berlanjut dengan bersaing dalam ajang International Series Yonex Luxembourg Open 2022 di Luxembourg pada 5-8 Mei. Terakhir mereka akan bertolak ke Prancis untuk mengikuti ajang Junior International Series Yonex 3 Borders International U19 2022 di Saint Louis pada 13-15 Mei. “Ada beberapa juga yang tahun ini merupakan tahun terakhirnya tampil di turnamen junior. Pertimbangannya, karena kami menilai leveling-nya tidak jauh dengan yang ada di pelatnas. Paling tidak mereka punya kemampuan yang sama, dan masih ada kesempatan untuk bisa tampil di Kejuaraan Dunia Junior tahun ini,” ujar Yoppy menambahkan. Selain itu, lanjut Yoppy, mereka juga nantinya akan menuju anak tangga ke level dunia, mereka harus punya jam terbang turnamen Eropa. “Dulu targetnya di German Junior yang menjadi barometer menuju Kejuaraan Dunia Junior. Tapi setelah pandemi COVID-19, turnamen itu belum terlaksana lagi, dan kami mengalihkannya ke tiga turnamen ini,” kata Yoppy yang menjabat sebagai Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation. PB Djarum juga memberikan target kepada setiap atlet untuk berprestasi. Khusus untuk tiga turnamen di Eropa tahun ini adalah satu gelar. “Kalau bisa lebih. Secara individu masing-masing atlet juga kami patok target sesuai dengan penilaian yang kami miliki,” kata Yoppy.

Asa Komang Imbangi Lawan Kelas Dunia

Asa Komang Imbangi Lawan Kelas Dunia

Pebulutangkis tunggal putri, Komang Ayu Cahya Dewi mengaku senang mendapat kesempatan berlaga di Kejuaraan Asia 2022 yang bergulir mulai Selasa (26/4) di Muntinlupa Sports Complex, Manila, Filipina. Kejuaraan Asia 2022 dengan iming-iming poin besar setara turnamen BWF level Super 1000 membuat pebulutangkis-pebulutangkis kelas dunia turun gunung. Peluang inilah yang membuat Komang menyimpan asa untuk menjajal kemampuannya. “Senang sekali saya bisa dapat kesempatan bertanding melawan pemain-pemain dunia. Ini pertama kalinya saya turun di turnamen level atas,” ujar Komang yang masih berusia 19 tahun. “Ekspektasi saya, saya bisa mengimbangi permainan lawan-lawan yang levelnya di atas saya,” lanjutnya. Komang akan memulai perjuangan di Kejuaraan Asia 2022 ini melalui babak kualifikasi Grup D. Lawannya adalah wakil tuan rumah, Mikaela Joy De Guzman dan Myisha Mohd Khairul dari Malaysia. “Besok sudah siap untuk bertanding, dua hari ini sudah coba lapangan dan nanti tinggal menerapkan apa yang sudah dilatih,” sahut Komang. “Targetnya bermain maksimal dulu. Semoga bisa lolos dari kualifikasi,” harap Komang. Selain turun di Kejuaraan Asia 2022, Komang juga akan mengemban tugas sebagai tulang punggung skuad Piala Uber Indonesia bulan Mei mendatang. “Di turnamen ini mungkin saya bisa tahu seberapa jauh kemampuan saya. Ini penting sebagai ukuran di Piala Uber nanti,” tutupnya. Selain Komang, wakil tunggal putri lain di ajang Kejuaraan Asia 2022 diisi Gregoria Mariska Tunjung, Putri Kusuma Wardani dan Stephanie Widjaja. Jadwal Badminton Asia Championship 2022 Selasa 26 April 2022 – Babak Kualifikasi – Babak 32 Besar (Hari Pertama) Rabu 27 April 2022 – Babak 32 Besar (Hari Kedua) Kamis 28 April 2022 – Babak 16 Besar Jumat 29 April 2022 – Babak Perempat Final Sabtu 30 April 2022 – Babak Semifinal Minggu 1 Mei 2022 – Final

Tim U-16 Indonesia Tuntaskan Pemusatan Latihan Bulan April

Tim U-16 Indonesia Tuntaskan Pemusatan Latihan Bulan April

Tim U-16 Indonesia telah menuntaskan pemusatan latihan (Training Centre-TC) yang sudah dimulai dari hari Jumat tanggal 15 April 2022 hingga hari Minggu ini tanggal 24 April 2022. Pada hari terakhir TC, mereka melakukan evaluasi pasca uji coba melawan tim Bandung Pro di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (23/4). “Kita evaluasi dari hasil uji coba kemarin melawan tim Bandung Pro, hari ini memang kita sedikit menurunkan intensitas latihan, kita hanya circuit training saja, sekalian recovery training, tujuannya supaya para pemain masih bisa menjaga kebugaran mereka, tetap bisa menjaga konsentrasi mereka, saat melakukan sesi latihan tadi. Kita tutup dengan ball tennis,” ungkap pelatih kepala tim, Bima Sakti, Minggu (24/4). Adapun Bima memiliki catatan mengenai kekurangan apa yang masih dimiliki timnya usai mengadakan uji coba tersebut dan memperbaikinya. “Catat dari tim ini adalah mengenai mental mereka, saat kemarin uji coba dengan tim luar, itu agak sedikit berpengaruh terhadap mental mereka, dan mungkin kedepannya kita harus banyak uji coba dengan tim-tim luar lainnya. Karena selama ini, karena kondisi pandemi covid-19 kita hanya melakukan internal game. Kalau hanya melakukan itu, mereka sudah saling mengenal, mengerti, saling memahami satu sama lain, tetapi begitu lawan tim luar, mereka agak sedikit canggung,” jelasnya. Mengenai agenda TC berikutnya, mungkin akan dilaksanakan di bulan Juni. Itu disebabkan karena Bima Sakti mendapat kepercayaan oleh PSSI untuk memimpin tim U-19. “Rencana bulan depan akan ada TC lagi, road map kita memang ada TC, tapi kemungkinan akan ditunda, karena saya mendapatkan tugas untuk membawa dan mendampingi tim U-19 berlaga di turnamen Toulon,” tutur Bima. Bima juga mengungkapkan untuk TC kedepan dirinya akan lebih fokus dengan pemain yang sudah terbentuk dalam kerangka tim. “Kemungkinan akan saya ciutkan lagi pemainnya, sekarang ada 34 pemain, kita mungkin akan panggil 30 atau mungkin bisa kurang dari itu, karena kita harus sudah lebih fokus lagi untuk pemantapan tim, sebab juga dua turnamen yang akan datang sudah semakin dekat. Mulai dari bulan Juli nanti, sehingga kita harus mempersiapkan tim ini lebih baik. Jadi bisa dibilang ini sudah evaluasi pemain juga,” tegasnya. Sementara itu, berakhirnya pemusatan latihan Tim U-16 Indonesia diapresiasi oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Iriawan mengatakan selalu berkomunikasi khusus dengan pelatih tim Bima Sakti terkait kegiatan yang telah mereka lakukan dan berharap bisa terbentuk tim U-16 yang kuat. “Saya yakin para pemain yang dipanggil adalah mereka yang sudah bekerja keras di tahap ini. Saya senang karena pemusatan Tim U-16 Indonesia lebih kompetitif, pelatih selalu berkomunikasi dengan saya mengenai semua hal, saya harap banyak muncul pemain-pemain hebat dari pemusatan latihan ini dan di masa yang akan datang, karena dari tim ini juga akan muncul pemain-pemain yang nantinya bisa memperkuat timnas Indonesia. Tentu peluang mereka untuk bermain untuk Indonesia semakin besar karena terpantau dari awal hingga tahap akhir ini,” kata Iriawan. Pemusatan latihan tim U-16 ini adalah sebagai persiapan untuk menghadapi Piala AFF U-16 dan Kualifikasi Piala AFC U-17 tahun ini.

Sabet Emas, Celine Everly Siap Tampil di Kejuaraan Dunia

Sabet Emas, Celine Everly Siap Tampil di Kejuaraan Dunia

Sirkuit Nasional Taolu 2022 Stage 1 yang digelar secara virtual oleh Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) pimpinan Airlangga Hartarto cukup menarik. Ternyata atlet wushu asal Sasana Xiao Yao Surabaya, Celine Everly yang merebut medali emas pada nomor Chang Quan C Putri punya dua saudara kembar lelaki yang kini sudah tercatat sebagai atlet pelatnas junior. Dengan hasil tersebut, Celine Everly membuka kesempatannya untuk tampil dalam final stage bersama Ayrton Jones dan Bradley Jason pada final Stage yang digelar September 2022 dalam rangka memperebutkan tiket menuju Kejuaraan Dunia Junior di ICE BSD City Tangerang, Banten, Desember 2022 mendatang. “Ya, Celine Everly memang punya dua saudara kembar lelaki, Ayrton Jones dan Bradley Jason yang sudah lebih dulu masuk dalam pelatnas junior saat juara pada Sirkuit Nasional Taolu 2021. Celine Everly memang memimpikan bisa tampil bersama dua saudara kembarnya di Kejuaraan Dunia Junior 2022. Karena, mereka mulai latihan wushu bersama-sama sejak berusia 4 tahun,” kata ibunya, Vera Widjaya di Jakarta, Sabtu (23/4/2022). Ketiganya yang saat ini berusia 9 tahun memang bisa tampil bersamaan memperkuat Tim Nasional Wushu Junior Indonesia pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022. Pasalnya, mereka masing-masing mahir dalam nomor berbeda. Ayrton Jones di nomor Chang Quan dan Jian Shu (pedang), Bradley Jason – Chang Quan dan Gun Shu (toya utara), dan Celine Everly – Chang Quan dan Jian Shu (pedang). “Ketiganya memang bisa saja tampil memperkuat Tim Wushu Indonesia karena mereka masing-masing berbeda spesialisasinya. Dan, saya juga berharap mereka bisa membawa harum nama bangsa dan negara jika memang terpilih nanti,” kata Probo Muljono, pelatih kepala Sasana Xiao Yao Surabaya. Lebih jauh Vera Widjaya menceritakan ketiga anak kembarnya hobi menonton film silat mandarin sejak kecil. Saat melihat anak-anak berlatih wushu di vihara, ungkapnya, mereka minta mempelajari wushu. “Saya itu memang hobi nonton film silat mandarin. Dan, setiap saya nonton mereka bertiga selalu ikut nonton eh taunya mereka minta belajar wushu. Jadi, saya terpaksa bawa mereka ke sasana Xiao Yao untuk belajar wushu,” kenang Vera Widjaya. Sementara itu, Sasana Rajawali Sakti Pluit Jakarta kembali menambah 1 medali emas melalui Agni Agustine Dimonim di nomor Nan Gun Grup B Putri. Dengan hasil ini, Rajawali Sakti Pluit terus memimpin dengan mengoleksi 8 emas, 7 perak, dan 3 perunggu. “Saya sangat senang dan bangga bisa menyumbangkan 1 emas bagi sasana Wushu Rajawali Sakti Pluit karena ini tahun pertama saya di kategori B dan saya akan berlatih lebih keras untuk mempertahankan hasil ini pada sirkuit nasional wushu taolu berikutnya,” kata Agni Agustine, pelajar kelas 6 SD Katolik Santo Paulus Sunter, Jakarta Utara. Sedangkan Sasana Garuda Jember sukses merebut 2 medali emas melalui Ghisna Maulana Magfuri (Dao Shu Grup C Putra) dan Kai Rafael Wijaya (Chang Quan Grup C Putra). Hasil Lengkap Sirkuit Nasional Wushu Taolu 2022 Stage 1: Chang Quan Grup C Putri: 1. Celine Everly (Xiao Yao Surabaya – 8.95 poin) 2. Billie Karina The (Wushu Rajawali Sakti Pluit Jakarta – 8.94 poin) 3. Evangeline Sofie Cia (Harmony Wushu Indonesia Kota Bogor – 8,92 poin) Dao Shu Grup C Putra: 1. Ghisna Maulana Magfuri (Wushu Garuda Jember – 8,73 poin) 2. Jah Bregas Jethro Sipayung (Wushu Rajawali Sakti Kelapa Gading Jakarta Utara – 8,69 poin) 3. Elliot Zachary Sridjaja (Wushu Rajawali Sakti Kelapa Gading Jakarta Utara – 8,66 poin) Dao Shu Grup C Putri: 1. Aluna Syakira Hasahatan (Rahmat Wushu Jakarta – 8,95 poin) 2. Billie Karina The (Wushu Rajawali Sakti Pluit Jakarta Utara – 8,94 poin) 3. Kezia Nathania Setiawan (Pengkot Kediri – 8,92 poin) Nan Gun Grup B Putra: 1. Mikael Nugroho Wibisono (Garuda Emas Semarang – 9,05 poin) 2. Claudio Iaquinta Wahyudi (Wushu Garuda Jember – 9,00 poin) 3. I Made Erlangga Wiryasaputra (Yayasan Inti Bayangan Jakarta – 8,98 poin) Nan Gun Grup B Putri: 1. Agni Agustine Dimonim (Wushu Rajawali Sakti Pluit Jakarta Utara – 9,04 poin) 2. Utiqo Romadlona Ummi’ Auna (Yasanis Surabaya – 9,03 poin) 3. Vania Meiliana (Yayasan Wushu Indonesia Sinduadi, DIY – 9,00 poin) Chang Quan Grup C Putra: 1. Kai Rafael Wijaya (Wushu Garuda Jember – 8,86 poin) 2. Ecclesio Ryuu Erdest (Laba Laba Sakti Jakarta Utara – 8,81 poin) 3. Leonard Kimi Anggoman (Garuda Emas Semarang – 8,78 poin) Chang Quan Grup C Putri: 1. Celine Everly (Xiao Yao Surabaya – 8.95 poin) 2. Billie Karina The (Wushu Rajawali Sakti Pluit Jakarta – 8.94 poin) 3. Evangeline Sofie Cia (Harmony Wushu Indonesia Kota Bogor – 8,92 poin)

Andi Sultan Tambah Raihan Medali Indonesia di Kejuaraan Dunia 2022

Andi Sultan Tambah Raihan Medali Indonesia di Kejuaraan Dunia 2022

Atlet taekwondo junior, Andi Sultan menambah pundi-pundi medali Indonesia dalam ajang Goyang World Taekwondo Poomsae Championship 2022 di Goyang, Korea Selatan, kata manajer timnas taekwondo Laras Fitriana Novianty Sumarna. Kepada Antara, Laras mengatakan Andi Sultan menempati peringkat ketiga bersama dengan wakil Vietnam Thanh An Ho saat turun pada nomor freestyle poomsae under 17 individual male, yang bergulir pada Sabtu, 23 April waktu setempat. Sementara wakil tuan rumah Jin Ho Lee memastikan medali emas. Adapun perak diraih wakil Amerika Serikat (AS) Anthony Do. “Medali Indonesia bertambah dari Andi Sultan yang meraih perunggu pada kelas freestyle poomsae under 17 individual male,” ujar Laras. Andi Sultan tampil dalam kejuaraan yang berlangsung di Korea Selatan setelah sebelumnya meraih medali emas pada Online World Taekwondo Poomsae Open Challenge II dan Online World Taekwondo Poomsae Open Challenge Final di kelas freestyle poomsae under-17 individual male. “Maka Andi Sultan diberangkatkan untuk kejuaraan Goyang World Poomsae Championship 2022. Juga sebagai ajang menambah pengalaman dan prestasi,” ujar Laras. Dengan tambahan medali dari Andi, Indonesia telah mengoleksi dua medali perunggu setelah satu hari sebelumnya Muhammad Rizal, Muhammad Alfi Kusuma, dan Muhammad Hafidz yang turun pada nomor recognized poomsae Under 30 team male menempati posisi ketiga bersama Vietnam. Pada nomor tersebut medali emas diraih Taiwan dan posisi kedua di tempati tuan rumah Korea Selatan. Secara keseluruhan ada lima atlet Merah Putih yang turun dalam ajang tersebut, empat di antaranya adalah mereka yang bakal dipersiapkan untuk SEA Games Hanoi, Vietnam, 12-23 Mei, yakni, Defia Rosmaniar, Muhammad Alfi, Muhammad Hafizh Fachrur Rhozy, dan Muhammad Rizal. Goyang World Taekwondo Poomsae Championship 2022 masih akan mempertandingkan sejumlah nomor pada hari ini, termasuk nomor yang bakal diikuti Defia yakni recognized poomsae under 30 individual female.

Kombinasi Pemain Senior dan Junior, Timnas Takraw Optimis Bisa Sumbangkan Medali

Kombinasi Pemain Senior dan Junior, Timnas Takraw Optimis Bisa Sumbangkan Medali

Kombinasi pemain senior dan junior menjadi strategi penting yang dipersiapkan Timnas Takraw Indonesia menghadapi SEA Games 2021 Vietnam nanti. Hal itu disampaikan Pelatih Tri Aji saat memimpin latihan anak asuhnya di Lapangan Sepak Takraw, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Kamis (21/04) sore. Aji mengatakan ia memilih meramu tim dengan gabungan atlet senior dan junior karena pertimbangan target medali dan proyeksi regenerasi di takraw Indonesia. Tim takraw Indonesia sendiri ditargetkan bisa menyumbangkan medali emas. “Satu sisi kami butuh pemain-pemain yang matang, tetapi di sisi lain kami juga harus memikirkan regenerasi dengan memberikan pengalaman bagi atlet muda untuk ke depannya. Kami sangat sadar sepak takraw bukan cabor DBON, tapi kami tetap harus optimis dan semangat untuk menyesuaikan tuntutan medali dan juga kompetisi agar menambah jam terbang atlet-atlet kami,” ujar Aji. Tim Takraw Indonesia sendiri pada SEA Games 2021 Vietnam kali ini mengirimkan 6 atlet yang akan turun di tiga nomor yakni, double, quadrant, dan regu. Mereka adalah, Abdul Halim Radjiu, Andi Try Sandi Saputra, Muhammad Herdiansyah Muliang, Saiful Rijal (senior), Rusdi, dan Jelki Ladada (junior). Aji sendiri optimis anak asuhnya bakal bisa mempersembahkan medali di SEA Games 2021 Vietnam, kekuatan yang diandalkan yakni di nomor double. Tim sepak takraw Indonesia sendiri meraih 1 medali emas, 1 perak, 1 perunggu di SEA Games 2019 Manila, dan medali emas dipersembahkan dari nomor double. “Untuk nomor double kami yakin bisa mempertahankan gelar. Namun di nomor quadrant juga berpotensi karena lawan terberat yaitu Malaysia juga menurunkan kekuatan baru di SEA Games kali ini,” kata Aji. Aji menjelaskan anak asuhnya dalam kondisi bugar dan siap berlaga di multi event dua tahunan kawasan Asia Tenggara ini. “Latihan sentralisasi sebenarnya baru dilakukan awal April, tetapi kami pelatnas desentralisasi sejak Januari. Saya memberikan program kepada anak-anak dan dipantau khusus,” tambahnya Sementara pemain muda Rusdi merasa optimis bisa mempersembahkan medali di ajang SEA Games 2021 Vietnam nanti. Meski ini menjadi SEA Games pertamanya, dia merasa porsi latihan dan persiapan yang diberikan pelatih sudah baik. “Alhamdulilah persiapan latihan selama ini berjalan baik. Sebagai pemain muda dan baru turun di ajang SEA Games, saya justru merasa mendapat kepercayaan lebih. Sekarang tinggal fokus latihan sesuai intruksi dan strategi yang dijalankan oleh pelatih,” kata Rusdi. SEA Games ke-31 akan dilaksanakan pada 12-23 Mei. Kontingen Indonesia akan berpartisipasi di 31 dari 40 cabang olahraga yang dipertandingkan. Sepak takraw dijadwalkan mulai bertanding pada 13-21 Mei. Daftar 6 Atlet Tim Sepak Takraw Indonesia: 1. Abdul Halim Radjiu 2. Andi Try Sandi Saputra 3. Muhammad Herdiansyah Muliang 4. Saiful Rijal 5. Rusdi 6. Jelki Ladada

Waspadai Pelari Tuan Rumah, Sri Mayasari Siap Sumbangkan Medali Emas SEA Games Vietnam

Waspadai Pelari Tuan Rumah, Sri Mayasari Siap Sumbangkan Medali Emas SEA Games Vietnam

Sri Mayasari menjadi salah satu atlet yang diharapkan bisa mendulang medali emas di SEA Games 2021 Vietnam dari nomor 400 meter. Untuk mewujudkan target tersebut, Sri terus meningkatkan volume latihannya hingga 97 persen. “Latihan sudah, semuanya sudah dimaksimalkan termasuk juga meningkatkan speed. Semua aman dan siap merebut medali emas, semoga rezeki,” kata Sri saat saat ditemui usai latihan di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (19/4). Pemecah rekor nasional dalam waktu 53,22 detik pada nomor lari 400 meter putri PON Papua 2021 ini mewaspadai kekuatan dari atlet tuan rumah. Menurutnya, Vietnam meraih hasil baik dalam edisi SEA Games sebelumnya di Filipina. “Saingan terberat memang tuan rumah. Pasti dia akan habis-habisan. Meski demikian, saya tetap optimis bisa dapat emas,” ujar Sri. Dalam latihan terakhirnya, wanita 28 tahun tersebut mencatatkan waktu yang cukup baik. Sri berhasil membukukan 52,66 detik. Catatan waktu ini jelas lebih baik dari hasil yang diraihnya saat PON di Papua tahun lalu. “Semoga dengan latihan yang telah dijalani ini membuahkan hasil,” jelas Sri. Terpisah, pelatih Sri, Bastoni cukup percaya diri jika Sri akan mendapatkan hasil terbaik di SEA Games Vietnam. Dia bilang Sri sudah menjalani latihan secara serius. “Sudah sembilan puluh tujuh persen voume latihannya. Sekarang ini tinggal menambah dan mematangkan speednya. Dia sangat menikmati saat-saat latihan dan enjoy menjalaninya. Semoga target emas bisa dicapai,” pungkas Bastoni.

Tak Hanya dari DBON, Kemenpora juga Siapkan Generasi Muda Lewat Ini

Tak Hanya dari DBON, Kemenpora juga Siapkan Generasi Muda Lewat Ini

Pada tahun 2022 ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Indonesia sudah mulai menjalankan salah satu program unggulannya yakni Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Program tersebut juga telah memiliki payung hukum yang tertuang pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021 tentang DBON. DBON sendiri dikeluarkan sebagai arah kebijakan pembinaan dan pengembangan keolahragaan nasional jangka panjang. Tujuannya, agar Indonesia benar-benar melakukan pembibitan dan mempersiapkan atlet sedari dini agar ke depannya tak lagi by accident. Terdapat 14 cabang olahraga prestasi dan 3 cabang olahraga industri yang masuk ke daftar DBON. Beberapa di antaranya adalah bulutangkis, angkat besi, dan sepakbola. Namun, upaya Kemenpora untuk mengangkat kreativitas anak muda tak hanya melalui olahraga saja yang tertuang dalam DBON. Tapi, ada program lainnya yakni melalui Kegiatan Penumbuhan Minat Kewirausahaan Pemuda. Baru-baru ini, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Asrorun Ni’am Sholeh melakukan kuliah terbuka di wilayah Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu 23 April 2022, guna membahas program tersebut. Pasalnya, kini banyak perusahaan yang gulung tikar akibat terdampak pandemi COVID-19 sehingga memperlambat penyerapan angka tenaga kerja yang berujung pada banyaknya pengangguran. Maka itu, wirausaha menjadi salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut. “Di negara-negara maju mampu recovery cepat dan sejahtera karena memiliki jumlah penduduknya berwirausaha yang tinggi dan di antaranya berkerah putih. Jika jumlah populasi penduduk Indonesia berwirusaha semakin meningkat maka banyak pengusaha merekrut karyawan sehingga akan tercipta lapangan kerja baru,” ujar Ni’am. “Jika hal ini tercapai tentulah pemulihan perekonomian menjadi lebih cepat dan kesejahteraan juga tercapai,” jelasnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Eny Angtaeni Anwar, mengapresiasi langkah Kemenpora atas atensi serius pada generasi muda khususnya kepada para pengusaha muda. “Pemuda adalah salah satu modal utama kemajuan bangsa pada masa yang akan datang, dan mendidik pemuda saat ini, sama dengan mempersipkan sebarisan besar pasukan perang, yang akan membentengi bangsa ini pada masa yang akan datang,” ujar Eny. Lebih lanjut Eny menutup sambutannya dengan menyampaikan bahwa presentasi pemuda yang bergerak di bidang wirausaha masih sangat minim. “Walaupun jumlahnya terus berkembang, kita jauh tertinggal dari bangsa lain, yang generasi mudanya cenderung menjadi motor kemajuan ekonomi,” tambahnya.

Mengenal Alisya Mellynar. Pemegang Dua Medali Emas Dunia Wushu Taichi Bulgaria 2018

Alisya Mellynar adalah atlet wushu nomor taiji quan (tangan kosong) dan taiji jian (pedang) yang baru pertama kali mengikuti SEA Games 2021. Meski baru pertama kali mengikuti SEA Games Alis, sapaan akrab Alisya, tidak berkecil hati. Mengikuti pelatnas wushu sejak 2020 cukup untuk memberinya kepercayaan diri memberikan performa terbaiknya. “Untuk persiapan pribadi, saya lebih ke persiapan mental. Karena ini baru pertama kali saya turun ke SEA Games,” kata Alis panggilannya saat ditemui usai melakukan simulasi pertandingan wushu di lantai 8 Gedung GBK Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (22/4) pagi. “Saya berharap bisa mempersembahkan yang terbaik untuk bangsa Indonesia,” tambah dara asal Surabaya, Jawa Timur ini. Awalnya Alis hanya ikut-ikutan berlatih wushu. Ia tak menyangka di wushu ia memiliki keluarga baru dan belajar banyak hal. “Awalnya ikut-ikutan diajak kakak sepupu dan coba-coba saja, tetapi malah kelanjutan dan keterusan,” kata putri 161 cm ini.  Peraih dua emas pada Kejuaraan Dunia Wushu Taichi Bulgaria tahun 2018 ini (junior) mengaku sejak Kelas IV Sekolah Dasar (SD) sudah mengenal dan turut berlatih wushu.  “Saya awal ikut wushu di umur 11 tahun di tahun 2012 lalu waktu kelas 4 atau 5 SD. Syukur orang tua dan keluarga mendukung meski mereka bukan dari atlet,” tambah Alis yang sekarang kuliah semester VI di Unair. Alis merasa senang di lingkungan tempatnya berlatih yang mendukung dirinya untuk berkembang. Hal itu juga yang membuat anak pertama dari dua bersaudara ini jatuh hati pada cabang olahraga wushu.  “Yang membuat saya suka sama wushu itu lebih karena lingkungan dan orang-orang sekitar. Teman sepelatihan, pelatih, ofisial yang mendukung saya berkembang di olahraga ini dan akhirnya nyaman,” urai dara kelahiran Surabaya, 25 Oktober 2001 ini. “Saya mengalami banyak kemajuan khususnya di jurus, saya tetap mempersiapkan mental saya,” pungkas peraih medali emas PON Papua 2021 ini. Biodata: Nama         : Alisya Mellynar Panggilan    : Alis Tempat lahir : Surabaya, Jawa Timur Tanggal lahir: 25 Oktober 2001 Umur         : 20 Tahun Status       : Mahasiswa Unair, Semester VI Tinggi Badan : 161 cm Berat Badan  : 55 kg Prestasi: 1. Dua Medali Emas (Kejuaraan Dunia Wushu Taichi Bulgaria (2018) 2. Medali Emas PON Papua (2021)

Simak Tips Latihan Basket Dari Coach Angga Muhammad di Bulan Puasa

Buat sobat muda NYSN yang menjalankan ibadah puasa tetap bisa melakukan latihan agar tubuh tetap fit. Latihan rutin wajib dilakukan agar performa di lapangan tetap prima dan menjaga daya tahan tubuh. Coach Angga Muhammad, pelatih SMA Al-Maruf, memberikan tips untuk menjaga pola makan sehat dan beraktivitas saat Bulan Ramadan biar tubuh tetap fit dan tidak gampang capek. Makan yang Cukup dan Bergizi Jangan makan berlebihan saat sahur. Selain itu jangan terlalu banyak makan yang mengandung karbohidrat dan rendah protein. Menurut coach Angga, yang seharusnya dikonsumsi lebih banyak adalah air mineral dan buah-buahan. “Ketika sahur, makan saja yang cukup. Paling utama banyak makan buah dan juga minum air putih,” katanya. Jangan Istirahat Berlebihan “Untuk istirahat jangan sampai berlebihan, biasanya kan ada orang habis sahur langsung tidur dan bangun siang. Itu harus dihindari,” lanjut coach Angga. Langsung tidur setelah makan sahur bisa mengganggu pencernaan dan memicu timbulnya masalah kesehatan lain. Idealnya, kita boleh tidur 3 jam setelah selesai makan. Latihan Sebelum Buka Puasa Bulan Ramadan momen yang bagus untuk membentuk tubuh dan menjaga stamina saat berlaga di lapangan. Menurut coach Angga, waktu yang tepat untuk latihan adalah jam 4 sore sebelum waktu berbuka puasa. “Latihannya bisa melakukan skipping atau jogging. Serta perbanyak individual skill dan pertajam akurasi tembakan,” timpalnya. Jangan Kalap Saat Berbuka Ketika sudah berpuasa seharian penuh hindari makan berlebihan. Kata coach Angga, “Untuk saat berbuka puasa jangan berlebihan, dengan secukupnya saja,”. Sebab, berbuka puasa dengan berlebihan juga dapat memicu masalah pencernaan. Baiknya, berbuka dengan air hangat, buah-buahan, dan makanan yang tinggi protein. Ini dimaksud untuk mengganti cairan di tubuh yang terkuras saat berpuasa. Apalagi, kalau kamu latihan sebelum buka puasa.   Sumber: DBL

SEA Games 2021. Putri KW Bertekad Mempersembahkan Medali Emas

Jelang Kejuaraan Dunia, Putri KW Sudah Kembali Berlatih

Putri Kusuma Wardani menjadi salah satu atlet andalan Indonesia pada SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam. Meski begitu Putri tidak ingin menjadikan hal ini sebagai beban. Justru Putri malah bertekad mempersembahkan medali emas bagi Indonesia dalam debut perdananya di ajang olahraga Asia Tenggara ini. Putri mengatakan persiapan saat ini sudah baik. Dirinya bersama pelatih tengah fokus melakukan pembenahan fisik dan teknik “Untuk persiapan sejauh ini sudah baik tinggal sedikit-sedikit aja kekurangannya,” kata Putri seperti dikutip dari situs Kemenpora. “Kalau target pribadi, semoga saya bisa mempersembahkan medali emas. apalagi saya baru pertama turun di SEA Games,” ujarnya Putri Kusuma Wardani yang lahir pada tanggal 20 Juli 2002 ini merupakan salah satu pemain bulutangkis muda Indonesia yang bermain sebagai tunggal putri. Dengan tinggi badan 172 cm yang sangat menunjang dalam kariernya sebagai pemain bulutangkis. Putri KW mulai menunjukkan prestasinya saat dirinya terpilih untuk bergabung dengan tim nasional untuk bersaing di Kejuaraan Asia dan Dunia Junior 2018, dengan mengamankan medali perunggu di kedua turnamen. Pada usia 16, Putri Kusuma Wardani telah mencapai final turnamen senior Tantangan Internasional Bangladesh tetapi terbukti terbaik kedua untuk pemain Vietnam Nguyen Thuy Linh. Pada 2019, Putri Kusuma Wardani menjadi finalis turnamen Grand Prix Junior Jaya Raya Junior International. Gelar pertama dalam karirnya diraihnya saat memenangkan Jakarta Junior International Series mengalahkan rekan senegaranya Maharani Sekar Batari. Pada Kejuaraan Dunia Junior 2019, ia membantu tim Indonesia memenangkan Piala Suhandinata untuk pertama kalinya, di mana tim tersebut mengalahkan tim Cina di final. Pada tahun 2021, Putri Kusuma Wardani merebut gelar Super 300 pertamanya di Spain Masters mengalahkan Line Christophersen dari Denmark di final pada usia 18 tahun. Pada tahun 2022, Putri Kusuma Wardani juga berhasil mengalahkan pemain tunggal putri Malaysia di final Badminton Asia Team Championships atau BATC 2022. Putri Kusuma Wardani berhasil mengantarkan Tim Putri Indonesia Unggul 2-1 dari Malaysia dan berhasil keluar sebagai Juara Putri BATC 2022. Sumber: Kemenpora

Luar Biasa, Atlet Muda Ini Borong Semua Gelar Juara Ramadhan Cup di Riau

Luar Biasa, Atlet Ini Borong Semua Gelar Juara Ramadhan Cup di Riau

Kejuaraan tenis meja tingkat Provinsi Riau yang dibalut dalam Ramadhan Cup 2022 menjadi ajang unjuk gigi atlet muda Bengkalis. Sebab semua kategori diborong. Adalah Muhammad Alghifari, sang atlet tersebut. Ia keluar sebagai juara dalam kategori Divisi I dan II di Ramadhan Cup dari dua kategori yang dipertandingkan. Kejuaraan digelar pada akhir pekan lalu, 15 – 16 April di GOR Accasia Jalan Dirgantara, Pekanbaru. “Dia (Muhammad Alghifari) aset Riau. Punya potensi,” kata ketua umum Pengprov Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Riau, Dedi Harianto Lubis pada Tribunpekanbaru.com, Selasa (19/4/2022). Meski usianya masih muda yakni 14 tahun. Namun bakatnya sudah terlihat. Alghifari juga sudah masuk dalam tim Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Bengkalis. Ia juga binaan salah satu klub Persatuan Tenis Meja (PTM) di Bandung. Mengingat bulan Ramadhan, kejuaraan pun digelar malam hari. Menggunakan sistem gugur, ada 70 peserta yang ikut. Selain atlet junior, dan mantan atlet yang masuk kategori veteran, peserta dari non-atlet juga terlihat menjadi peserta dalam kejuaraan tenis meja ini. Juara 2 di Devisi I ditempati Ashabal Khairi dari PTM Mandiri Riau sedangkan juara 3 Bambang Sugeng dari PTM Pasifik Pekanbaru. Juara 2 di Divisi II diraih Muhammad Thamrin dari PTMSI Bengkalis sedangkan juara 3 diraih Kheke Nawaz dari PTM Mandiri Riau dan juara 3 bersama Anggoro PR dari PTM Mandiri Riau. Selain sebagai ajang silahturahmi, kata Dedi, Ramadhan Cup ini dijadikan sebagai pencarian bibit. Selain itu, ajang ini juga sebagai pemanasan menjelang dilaksanakannya Kejurda dan Selekda oleh Pengprov PTMSI Riau pada Juni nanti.

Tembus Skuat Piala Uber, Inilah Sosok Lanny Tria Mayasari

Tembus Skuat Piala Uber, Inilah Sosok Lanny Tria Mayasari

Nama Lanny Tria Mayasari baru-baru ini menjadi pusat perhatian publik, setelah dirinya resmi masuk dalam daftar pemain yang akan tampil di Piala Uber 2022. Karena memang Lanny Tria Mayasari merupakan salah satu pebulutangkis putri Indonesia yang masih muda, maka profil dan biodata pribadinya hanya sedikit orang yang tahu. Namun setelah Lanny Tria Mayasari masuk daftar pemain yang akan tampil di Piala Uber 2022, maka saat ini banyak orang yang mencari tahu tentang profil dan biodata lengkapnya. Bagi siapa saja yang penasaran dengan sosok Lanny, simak profil dan biodata lengkap beserta deretan prestasi yang pernah diraihnya dalam pembahasan artikel ini. Lanny sendiri merupakan seorang wanita muda cantik yang berkarir di dunia bulutangkis Indonesia. Dirinya lahir di Sleman, Yogyakarta pada tanggal 8 Mei 2002. Mengawali karirnya sebagai atlet bulutangkis di klub Jaya Raya Satria, Yogyakarta, Lanny pun kerap bermain di sektor ganda putri maupun ganda campuran. Kemudian pada awal tahun 2022 ini, Lanny telah resmi bergabung dengan atlet bulutangkis Indonesia lainnya, di Pelatihan Nasional atau Pelatnas PBSI Cipayung. Nama Lanny kian mencuat saat menjadi penentu kemenangan tim Indonesia pada laga final BATC 2022, saat berhadapan dengan Tim Putri Korea. Pada laga ke-empat dengan skor 2-1 untuk Indonesia, tim Indonesia menurunkan ganda putri kedua, Lanny Tria Mayasari dan Nita Violina Marwah. Indonesia membutuhkan satu kemenangan untuk mengunci gelar juara. Di laga ke-empat, Lanny Tria Mayasari dan Nita Violina Marwah berhasil menundukkan ganda putri Korea, Kim Min Ji dan Lee Seo Jin dengan skor 23-21 dan 21-11 sekaligus membuat Indonesia keluar sebagai juara. Piala Thomas & Uber 2022 sendiri akan digelar di Bangkok, Thailand, pada 8-15 Mei 2022 mendatang. Piala Thomas dan Piala Uber 2022 juga bakal jadi ajang pemantapan menuju Asian Games 2022 yang digelar pada 10-25 September di Hangzhou, Tiongkok. Biodata: Nama Lengkap: Lanny Tria Mayasari Nama Panggilan: Lanny Tempat, Tanggal Lahir: Sleman, Yogyakarta, 8 Mei 2002 Klub: Jaya Raya Satria, Yogyakarta Sektor Bermain: Ganda Putri, Ganda Campuran Prestasi: – Juara Sirnas WD 2018 – Juara WD Astec Bandung 2018 – Juara WD Sirnas Jakarta 2019 – Juara XD ASG 2019 – Juara XD Kejurnas 2019 – Juara WD Yonex Dutch 2020 – Juara Badminton Asia Team Championship 2022 bersama Tim Putri Indonesia

Baggott Pemain Pertama Indonesia Tampil di Liga Profesional Inggris

Baggott Pemain Pertama Indonesia Tampil di Liga Profesional Inggris

Elkan Baggott mencatatkan namanya di buku sejarah sebagai orang Indonesia pertama yang bermain di sepak bola Liga Inggris usai dirinya mendapatkan debut bersama Ipswich Town. Sebagaimana diketahui, Elkan Baggott merupakan produk akademi Ipswich Town. Ia bahkan sudah mendapatkan kontrak profesional pertamanya di Inggris dari klub berjuluk The Tractor Boys tersebut. Tak berselang lama, bek berusia 19 tahun itu kemudian memantapkan diri menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Baggott juga sudah membela timnas senior ketika Piala AFF 2020 lalu. Meski sudah menjadi WNI, bek berpostur jangkung ini tetap melanjutkan kariernya di Inggris karena masih terikat kontrak hingga tahun 2023 mendatang. Sempat beberapa kali dipinjamkan, Baggott kemudian dipercaya memainkan banyak pertandingan di tim Ipswich Town U-23. Pemain yang lahir di Bangkok itu tampil impresif sehingga bisa promosi ke tim utama. 🇮🇩👏 Elkan Baggott will become the first ever Indonesian to play in English professional football this afternoon.#itfc pic.twitter.com/iq7q7IknFN — Ipswich Town (@IpswichTown) April 16, 2022 Elkan Baggott dipanggil ke tim utama karena stok bek yang dimiliki Ipswich Town menipis. Setelah beberapa kali masuk skuad tapi tak dimainkan, kini bek tengah timnas Indonesia ini menjadi starter. Pemain bertinggi 1,94 meter ini muncul jadi starting utama ketika Ipswich Town bertandang ke markas Rotherham United dalam lanjutan League One atau kasta ketiga Liga Inggris pada Sabtu (16/4/2022). Elkan Baggott tampil penuh 90 menit dalam laga tersebut. Hal itu kemudian membuatnya jadi pemain Indonesia pertama yang bermain di sepak bola profesional Inggris. Sementara itu, pertandingan antara Rotherham United melawan Ipswich Town berlangsung ketat. Sayangnya tuan rumah berhasil unggul tipis 1-0 dari tim Elkan Baggott. Hasil pertandingan itu membuat Rotherham United berada di ururtan ke-2 klasemen sementara League One. Sedangkan Ipswich Town tertahan di papan tengah atau urutan ke-10.

Profil Shintia, Atlet Termuda di Timnas Voli Putri SEA Games 2021

Profil Shintia, Atlet Termuda di Timnas Voli Putri SEA Games 2021

Jelang SEA Games 2021 yang akan digelar pada 12-23 Mei 2022 mendatang di Hanoi, Vietnam. PVBSI telah memanggil 12 atlet untuk bergabung dengan pemusatan pelatihan Timnas Voli Putri SEA Games 2021. Shintia Alliva Mauludina yang masih berusia 18 tahun menjadi salah satu atlet voli yang dipanggil. Melihat hal tersebut, mungkin ada beberapa Anda yang penasaran dengan profil dan biodata Shintia Alliva Mauludina, atlet termuda di Timnas Voli Putri SEA Games 2021. Shintia Alliva Mauludina merupakan atlet muda yang lahir pada 9 Juni 2003. Masih berusia 18 tahun, atlet voli satu ini disebut-sebut berpotensi menjadi bintang voli masa depan Indonesia. Adapun untuk kemampuannya bermain voli, Shintia Alliva Mauludina sudah tidak diragukan lagi karena telah berhasil berlaga di Proliga yang merupakan turnamen bola voli kasta tertinggi di Indonesia. Sebelum berlaga di Proliga, atlet voli yang satu ini diketahui bergabung di klub PBV Bahana Bandung. Shintia Alliva Mauludina debut di Proliga 2020 untuk memperkuat Jakarta BNI 46. Namun sayangnya, gelaran tersebut harus dihentikan karena Covid-19. Pada Proliga 2022, Shintia Alliva Mauludina memperkuat Jakarta Elektrik PLN di Proliga 2022 sebagai middle blocker dengan nomor punggung 15. Meskipun tak berhasil membuat Jakarta Elektrik PLN menjadi juara dan bahkan tak lolos final four, tetapi atlet yang akrab disapa Sinsin ini cukup menarik perhatian. Dinilai memiliki potensi, Sinsin dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan Timnas Voli Putri SEA Games 2021. Bersama pemain voli yang lebih senior, Shintia Alliva Mauludina menjadi atlet termuda di Timnas Voli Putri SEA Games 2021. Selain Sinsin, ada juga beberapa atlet muda kelahiran 2000-an yang dipanggil Timnas Voli Putri untuk SEA Games 2021. Mereka adalah Tisya Amallya Putri, Dita Azizah, dan Ratri Wulandari yang sebelumnya turut membawa pulang medali perunggu SEA Games 2019. Sebagai atlet termuda, Shintia Alliva Mauludina bisa menjadi atlet voli berprestasi dan menjadi wajah Timnas Voli Putri di masa depan. Biodata: Nama Lengkap: Shintia Alliva Mauludina Tanggal Lahir: 9 Juni 2003 Umur: 18 tahun Tinggi Badan: 175 cm Posisi: Middle Blocker