SEA Games 2021. Kalah di Laga Perdana Shin Tae-yong Akui Keunggulan Vietnam

Pada laga perdana Grup A cabang olahraga sepak bola putra SEA Games 2021 di Stasion Viet Tri, Jumat (6/5) tim U-23 Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam. Garuda Muda takluk 0-3 dari tuan rumah Bietnam. Tiga gol Vietnam dilesakkan oleh Nguyen Tien Linh (54’), Hung Dung Do (74’), dan Do Le Van (84’). Pelatih Indonesia, Shin Tae-yong, mengakui kekalahan ini. Ia pun mengucapkan selamat kepada Vietnam. “Memang kami kalah dengan skor 3-0, jadi saya tidak bisa bicara apa-apa. Saya ingin mengucapkan selamat kepada Vietnam. Tapi juga gol pertama itu sudah pasti offside, tetapi tidak diputuskan offside,” ujar Shin Tae-yong. “Mungkin memang sebagai tuan rumah mereka dapat keuntungan. Namun dengan kebobolan satu gol itu suasana keseluruhan tim kami langsung berubah dan itu sangat disayangkan,” tambahnya. Ia menilai para pemain telah bermain baik, walaupun hasil tak memihak. Meski begitu, pelatih berumur 52 tahun itu menilai Indonesia masih punya peluang meraih emas. “Memang, pemain Ronaldo dan Marselino masih muda dari Timnas U-18. Ini menjadi jembatan untuk meningkatkan kemampuan mereka. Apalagi melawan tim paling kuat, yaitu Vietnam,” ungkap pelatih asal Korea Selatan tersebut. “Untuk kartu AS (tiga pemain senior) memang sangat baik, tapi sayang kami kalah. Tetapi kompetisi baru dimulai (masih ada peluang emas).” Selanjutnya, Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Timor Leste pada Selasa (10/5).   Sumber: PSSI  

5 Detik! Atlet Indonesia Pecahkan Rekor di Kualifikasi Piala Dunia Panjat Tebing

5 Detik! Atlet Indonesia Pecahkan Rekor di Kualifikasi Piala Dunia Panjat Tebing

Luar biasa. Hanya perlu lima detik saja bagi atlet muda asal Indonesia, Kiromal Katibin untuk memecahkan rekor di Kualifikasi Piala Dunia Panjat Tebing, Jumat (06/05/22) di Korea. Atlet panjat tebing asal Indonesia, Kiromal Katibin memecahkan rekor dunia dalam ajang Kejuaraan Dunia International Sport Climbing (IFSC) 2022 di Seoul, Korea Selatan. Kiromal Katibin mencatatkan waktu tercepat dalam sesi kedua kualifikasi dengan catatan waktu hanya 5,17 detik saja di nomor speed. View this post on Instagram A post shared by Indonesian Climbing Federation (@fpti_official) ”Rekor ini sekaligus melewati rekor sebelumnya yang diraih oleh atlet asal Indonesia, Leonard Veddriq di WC IFSC tahun lalu di Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat (AS),” tertulis di rilis @ftpi.official. Kejuaraan Dunia IFSC di Seoul ini memasuki seri kedua. Hanya 210 atlet yang berhak ke puncak podium dan ikut Kejuaraan Dunia. Tercatat, sebanyak 74 pemanjat, terdiri dari 39 pria dan 35 wanita, akan bertarung di babak pembuka, lalu memperebutkan medali nomor speed putra dan putri. Sementara untuk nomor boulder, kualifikasi Kejuaraan Dunia ini akan diikuti oleh 127 pemanjat, terdiri dari 62 pria dan 65 wanita. Pemegang rekor dunia sebelumnya, Veddriq Leonardo (Indonesia) dan juga Aleksandra Miroslaw (Polandia) berada di posisi awal. Mereka akan menghadapi lawan sengit, John Brosler dan Emma Hunt dari AS, juara dunia IFSC 2019 Ludovico Fossali dari Italia, dan juara dunia 2021 Natalia Kalucka dari Polandia. Seperti diketahui, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) memang fokus di kategori speed pada Climbing World Cup 2022 nanti. Biodata: Nama: Kiromal Katibin Tempat, Tanggal Lahir: Batang, Jawa Tengah, 21 Agustus 2000. Prestasi: 2022: Medali perak IFSC Climbing World Cup Seoul (Korea Selatan) 2021: Medali perak IFSC Climbing World Cup Salt Lake City (USA) 2019: Medali perak Asian Championship 2019 (Bogor) 2019: Medali perak Asian Championship 2019 (Bogor) nomor Speed Relay 2019: Medali perak PRA-PON XX Zona 2 (Surabaya) 2018: Medali emas Kejurnas XVII Panjat Tebing 2018 (Solo)

Indonesia Sapu Bersih Podium Nomor Speed di Piala Dunia Panjat Tebing 2022

Indonesia Sapu Bersih Podium Nomor Speed di Piala Dunia Panjat Tebing 2022

Indonesia menyapu bersih podium salah satu seri Piala Dunia Panjat Tebing 2022 yang diselenggarakan di Jungnang Sport Climbing Stadium, Seoul, Korea Selatan, Jumat. Veddriq Leonardo memastikan podium teratas nomor speed putra setelah finis dengan waktu 6,96 detik. Ia juga cukup diuntungkan karena rekan senegaranya, Kiromal Katibin, mencuri start dalam laga final perebutan medali emas, demikian catatan IFSC. “Tentu saja saya sangat senang karena ini merupakan kompetisi pertama pada musim ini. Saya merasa sangat percaya diri selama laga final tadi, dan (kemenangan) ini terasa luar biasa,” ungkap Veddriq. Sementara itu bagi Katibin, meski final kali ini berakhir antiklimaks dan mengecewakan, dia bisa bernapas lega berkat rekor dunia yang dia diciptakan pada babak kualifikasi dengan catatan waktu 5,17 detik, 0,03 detik lebih cepat dari rekor sebelumnya milik Veddriq yang dibukukan di Piala Dunia 2021 di Salt Lake City, Utah, AS. Podium nomor speed putra Piala Dunia Panjat Tebing kali ini makin lengkap berkat kemenangan atlet lainnya dari Indonesia, Rahmad Adi, yang mengalahkan Ludovico Fossali asal Italia dalam laga perebutan medali perunggu dengan catatan waktu 5,58 detik. Sementara itu, atlet putri Indonesia belum mampu naik podium dalam seri Piala Dunia kali ini. Rajiah Sallsabillah dan Desak Made Rita Kusuma Dewi, yang masuk tiga besar di babak kualifikasi, hanya mampu finis masing-masing di posisi kelima dan kesembilan saat final.

Resmi, Nita Violina Marwah Jadi Kapten Tim Indonesia di Piala Uber 2022

Resmi, Nita Violina Marwah Jadi Kapten Tim Indonesia di Piala Uber 2022

Pebulu tangkis ganda putri, Nita Violina Marwah terpilih menjadi kapten Tim Indonesia di Piala Uber 2022. Nita pun tampak siap mengemban tugas berat itu dan bakal berjuang sebaik mungkin untuk Tim Putri Indonesia. Prosesnya sama seperti tim Thomas, Nita ditunjuk sebagai kapten tim setelah rekan-rekannya di tim Uber memilih atlet berusia 20 tahun itu. Setelah itu, pelatih ganda putri, Prasetyo Restu Basuki secara resmi langsung memberikan mandat kepada Nita memegang ban kapten. Dengan tanggung jawab barunya, Nita mau tak mau harus siap menerima amanah yang cukup berat itu. Meskipun, ini menjadi beban moral bagi dirinya dengan kekuatan tim yang diisi pemain muda. “Saya tentu harus siap menerima tugas ini,” papar Nita, dilansir dari rilis resmi PBSI, Kamis (5/5/2022). Meski begitu, Nita berharap dengan kepemimpinannya, dia mampu membawa tim Uber menjadi semakin solid. Terlebih, dapat mendulang prestasi yang membanggakan di kompetisi bergengsi itu. “Semoga saja saya mampu dan membawa tim Uber bisa kompak dan berprestasi semaksimal mungkin,” cetus Nita. Terpilihnya Nita karena dia dinilai memiliki jiwa kepemimpinan di lapangan. Selain itu, dia juga punya pengalaman baik setelah sukses merebut juara BATC beregu di Selangor, Februari 2022 silam. Pemilihan kapten tersebut berlangsung saat menjalani latihan sesi sore di lantai 4 Gedung Serbaguna Kantor Sekretaris Tetap Departemen Pertahanan Sri Saman, Bangkok, Kamis (5/5/2022). Sebelumnya, tim Thomas Indonesia pun telah menunjuk Hendra Setiawan sebagai kapten di tempat yang sama. Menariknya, Hendra dan Nita dipilih jadi kapten tim terjadi di hari istimewa. Yaitu bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) ke-71 PBSI pada Kamis, 5 Mei 2022. Piala Thomas dan Uber 2022 sendiri akan digelar di Impact Arena, Bangkok, 8-15 Mei 2022 mendatang. Biodata: Nama lengkap: Nita Violina Marwah Tempat, tanggal lahir: Majalengka, 25 Maret 2001 Umur: 20 tahun Spesialisasi: Ganda putri  Pegangan raket: Kanan Tinggi Badan: 170 cm Prestasi: Runner-Up Akita Masters Super 100 tahun 2019 Winner Turkey International 2018 Winner Iran Fajr International 2019 Winner Vietnam International 2019 Winner Dutch Junior 2019 Runner-Up Indonesia Junior 2019 Winner Badminton Asia Team Championship 2022

Cetak Atlet Berkualitas, INKAI Klungkung Gelar Kejuaraan Karate

Cetak Atlet Berkualitas, INKAI Klungkung Gelar Kejuaraan Karate

Menjelang pelaksaan kejuaraan Karate INKAI Dandim Klungkung Cup I 2022 antar Dojo Bali Timur, Klungkung, Gianyar dan Karangasem, INKAI Klungkung pun terus menggeber pembinaan dan pengembangan karateka muda. Ketua INKAI Klungkung, Anak Agung Gde Bagus Mahendra Putra menjelaskan bahwa pihaknya akan melaksanakan Kejuaraan Karaten INKAI Dandim Klungkung Cup I 2022 antar Dojo Bali Timur, Klungkung, Gianyar dan Karangasem pada tanggal 15 Mei 2022 mendatang dan mengambil tempat di GOR Swecapura. Dengan mengambil tema ‘Mewujudkan Generasi Karate Yang Memiliki Kapasitas Fisik dan Mental Bushido Yang Berprestasi’, kejuaraan tersebut digelar sebagai ajang silaturahmi antar karateka INKAI se- Bali. “Juga sekaligus untuk pembinaan dan pengembangan atlet karateka INKAI muda sebagai bagian dari pencarian atlet baru untuk INKAI Klungkung yang berada dibawah naungan FORKI Klungkung dan juga menjaring atau menyiapkan karateka-karateka muda INKAI Klungkung lebih berprestasi menuju ajang pertandingan Regional maupun Nasional,” tegasnya Jumat (6/5). Agung Mahendra juga menambahkan diselenggarakan kejuaran Karate INKAI tersebut adalah untuk menjaring bibit atlet sejak dini dan mempersiapkan atlet-atlet terbaik Klungkung untuk menghadapi kejuaran nasional maupun internasional. “Ini juga momen untuk mempersiapkan atlet-atlet terbaik Klungkung untuk berlaga di kejuaraan nasional maupun internasional, sehingga bisa memberikan penampilan terbaiknya,” lanjutnya. Adapun kejuaraan Karate INKAI Dandim Klungkung Cup I 2022 ini dapat diikuti dengan beberapa persyaratan, diantaranya mengikuti ajang Latih Tanding cabang INKAI di bawah naungan Inkai Klungkung, Gianyar, Karangasem dan mendapat rekomendasi dari pengurus INKAI cabang masing-masing. “Batas akhir pendaftaran itu hari Sabtu 7 Mei 2022, kemudian Technical Meeting, hari Minggu 8 Mei 2022,” sebutnya. Lebih lanjut dirinya menjelaskan jika kelas yang dipertandingakan adalah: Pra usia dini 6 tahun (kelahiran 1 Januari 2015 – 31 Desember 2015) Usia 7 tahun (kelahiran 1 Januari 2014 – 31 Desember 2014) Usia dini 8 tahun (kelahiran 1 Januari 2013 – 31 Desember 2013) Usia 9 tahun (kelahiran 1 Januari 2012 – 31 Desember 2012) Prapemula 10 tahun (kelahiran 1 Januari 2011 – 31 Desember 2011) Usia 11 tahun kelahiran (1 Januari 2010 – 31 Desember 2010) Pemula usia 12 tahun (kelahiran 1 Januari 2008 – 31 Desember 2008) Usia 13 tahun (kelahiran 1 Januari 2009 – 31 Desember 2009) Cadet usia 14 tahun (kelahiran 1 Januari 2007 – 31 Desember 2007) Usia 15 tahun (kelahiran 1 Januari 2006 – 31 Desember 2006) Junior 16 tahun (kelahiran 1Januari 2005 – 31 Desember 2005) Usia 17 tahun (kelahiran 1 Januari 2004 – 31 Desember 2004)

Tim U-23 Indonesia Akui Keunggulan Tuan Rumah

Tim U-23 Indonesia Akui Keunggulan Tuan Rumah

Tampil belum sepenuhnya kompak, tim U-23 Indonesia harus mengakui ketangguhan tuan rumah Vietnam 0-3 pada laga pertama di Stadion Viet Tri, Phu Tho, di cabang olahraga sepak bola SEA Games 2021 malam ini. Tiga gol bisa dicetak oleh Vietnam pada babak kedua, Nguyen Tien Linh mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-54. Dung Do Hung menggandakan keunggulan pada menit ke-74. Le Van Do mencetak gol hoki pada menit ke-88. Meski menang, Vietnam berada di posisi kedua Grup A, setelah di laga pembuka Filipina menang telak 4-0 atas Timor Leste. Sedangkan Indonesia di posisi ketiga dan Timor Leste di posisi keempat. Indonesia akan kembali memainkan laga kedua melawan Timor Leste, Selasa (10/5) pukul 18.15 WIB. Untuk mengamankan peluang lolos ke semifinal, tim Garuda Muda harus mengalahkan mantan provinsi ke-27 Republik Indonesia itu. “Lupakan kekalahan di laga pertama. Ada kekurangan iya. Ini yang harus diperbaiki di pertandingan selanjutnya. Saya minta Shin Tae-yong perbaiki itu dan bisa menang di laga-laga selanjutnya,” ujar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Iriawan pun masih menyimpan optimisme untuk skuad Garuda Muda ini. Ia juga meyakini kemenangan akan diraih saat melawan Timor Leste, Filipina (13/5), dan Myanmar (15/5).

Kejuaraan Dunia IWF 2022. Rizki Juniansyah Pecahkan Rekornya Sendiri

Pada Kejuaraan Dunia Junior IWF kelas 73 kilogram tahun lalu Rizki Juniansyah bukan saja memenangkan nomor snatch, clean and jerk dan total tapi juga memecahkan rekor dunia. Pada nomor snatch Rizki Juniansyah mulai angkatan pertama dengan berat 147kg. Kemudian pada percobaan kedua dia menaikkan beban dan mencoba memecahkan rekornya sendiri. Dengan upaya terbaiknya Rizki akhirnya memecahkan rekornya sendiri dengan beban lebih 1kg dari rekor sebelumnya. Pada nomor Clean & Jerk sukses mengangkat 185kg dan langsung memenangkan nomor ini. Pada percobaan kedua Rizki mencoba mengangkat 195kg tetapi gagal. Kejuaraan Dunia IWF Yunior 2022 berlangsung di Herakliom, Yunani.

SEA Games 2021. Timnas U-23 Latihan Perdana Jelang Kontra Tuan Rumah

Sebanyak 18 pemain Timnas U-23 terlihat menjalani latihan perdana di Vietnam, Rabu (4/4) siang untuk persiapan pertandingan SEA Games 2021. Dua pemain yakni Elkan Baggott dan Asnawi Mangkualam belum bergabung bersama skuad Garuda Muda. Latihan digelar di Lapangan Bai Bang, Phu Tho dan berlangsung selama 90 menit. “Hari ini kami memulai latihan di lapangan karena semalam hanya latihan pemulihan kondisi setelah tiba disini. Kami latihan eksekusi atau skema bola mati, serta terus mematangkan taktik dan strategi,” kata Shin Tae-yong. “Kondisi pemain hingga saat ini sangat baik dan siap melakoni laga perdana melawan Vietnam. Meski begitu, lapangan yang kami pakai untuk latihan hari ini rumputnya tidak bagus dan tidak cocok untuk sepak bola modern saat ini,” tambahnya. Sementara itu, gelandang Saddil Ramdani mengatakan bahwa dirinya menikmati latihan hari ini. Ia merasa dalam kondisi baik dan enjoy. “Tadi kami diberikan latihan bagaimana strategi saat set piece. Kami siap memberikan yang terbaik untuk Indonesia di ajang SEA Games 2021 ini. “Namun saat latihan, lapangan yang kami saya rasa tidak bagus. Banyak lubang dan berpasir. Namun ini bukan menjadi alasan kami, melawan Vietnam di laga perdana tentu menjadi laga yang penting dan kami berjuang keras demi meraih kemenangan,” kata Saddil. Pertandingan Indonesia akan melawan Vietnam pada Jumat (6/5) di Stadion Viet Tri. Laga tersebut akan kick off pada pukul 19.00 WIB.    

Aldila Banjir Prestasi Jelang SEA Games Vietnam

Aldila Banjir Prestasi Jelang SEA Games Vietnam

Petenis putri asal Indonesia, Aldila Sutjiadi, mampu mengukir sejumlah prestasi menjelang tampil pada SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam. Terbaru, Aldila Sutjiadi membawa pulang gelar juara sektor ganda dalam turnamen ITF World Tennis Tour W100 di Charleston, Amerika Serikat, pada Minggu (1/5/2022) pagi WIB. View this post on Instagram A post shared by Aldila Sutjiadi (@dila11) Aldila Sutjiadi meraih gelar tersebut bersama petenis asal Polandia, yakni Katarzyna Kawa. Duet Aldila Sutjiadi dan Katarzyna Kawa sukses membungkam wakil tuan rumah Sophie Chang/Angela Kulikov dengan kemenangan straight set (6-1, 6-4) dalam laga final berdurasi 59 menit. Sebelum mengalahkan Sophie/Angela dan meraih gelar juara, Aldila/Kawa lebih dulu menang telak (6-1, 6-0) pada semifinal kontra pasangan Olivia Tjandramulia (Australia) dan Marcela Zacarias (Meksiko). “Terima kasih dukungannya, kami main solid hari ini meski nyaris kecolongan di set kedua,” kata Aldila Sutjiadi terkait jalannya laga final kontra Sophie/Angela, dikutip dari Antara News. View this post on Instagram A post shared by Aldila Sutjiadi (@dila11) Bagi Aldila, ini merupakan gelar juara kedua sepanjang 2022. Sebelumnya, dia lebih dulu meraih juara pada turnamen WTA Copa Colsanitas di Bogota, Kolombia. Aldila berpasangan dengan petenis asal Australia Astra Sharma ketika menjuarai ajang tersebut. Setelah meraih gelar juara pada WTA 250 Copa Colsanitas, Aldila bertengger di posisi ke-86 dalam tabel peringkat ganda WTA. Selanjutnya, Aldila disebut akan kembali naik peringkat setelah meraih gelar juara pada ITF 100 Charleston. Antara News menulis, Aldila akan menempati peringkat ke-77 dunia pada awal pekan depan. Aldila mengatakan bahwa rentetan prestasi ini bisa menjadi modal berharga untuk tampil pada SEA Games 2021 Vietnam. Selain itu, Aldila juga akan berjuang pada turnamen bergengsi lainnya, yakni Grand Slam Roland Garros. “Modal bagus untuk tampil di SEA Games Vietnam nanti dan Grand Slam Roland Garros,” ujar Aldila. Pada SEA Games 2021 Vietnam, Aldila berpeluang mempertahankan raihan emas yang didapat pada edisi sebelumnya. Aldila berhasil meraih emas tunggal putri pada SEA Games 2019 Filipina. Selain itu, dia juga mampu menyumbangkan medali emas bersama Christopher Rungkat di nomor ganda campuran. Pretasi yang diukir Aldila melengkapi raihan timnas tenis Indonesia yang ketika itu menjadi juara umum. Pada SEA Games 2019 Filipina, timnas tenis Indonesia juga memperoleh emas dari buah perjuangan ganda putri Beatrice Gumulya/Jessy Rompies. Timnas tenis Indonesia bertekad mempertahankan gelar juara umum dalam SEA Games 2021 Vietnam yang akan berlangsung pada 12-23 Mei mendatang.

Tim U-23 Indonesia Langsung Bentrok Lawan Vietnam di Laga Perdana SEA Games

Timnas U-23 Langsung Bentrok Lawan Vietnam di Laga Perdana SEA Games

Tim U-23 Indonesia akan memulai laga perdana SEA Games 2022 melawan tuan rumah Vietnam yang akan berlangsung Jumat (6/5). Tim U-23 Indonesia sendiri sudah berangkat ke Vietnam Selasa pagi bersama tim rowing. Manajer Timnas Sepak Bola Indonesia untuk SEA Games, Uden Kusuma Wijaya menjelaskan bahwa kondisi timnya dalam keadaan baik. Pelatih Shin Tae-yong, kata dia, akan segera menjadwalkan sesi latihan setibanya di Vietnam. “Anak-anak dalam keadaan baik dan kami juga terus memotivasi mereka. Kami akan memanfaatkan peluang sekecil apa pun selama di SEA Games nanti,” tutur Uden. Garuda Muda berada dalam satu grup bersama tuan rumah Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste dan akan menjalani laga perdana menghadapi tuan rumah Vietnam pada Jumat (6/5) malam WIB di stadion Viet Tri. Tim U-23 Indonesia telah menjalani uji coba di Korea Selatan, melawan tiga klub sepak bola setempat namun hanya sekali menang dan dua kali kalah. Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk SEA Games, Ferry J Kono, melalui keterangan tertulisnya, menjelaskan Timnas sepakbola dan rowing berangkat lebih awal untuk kebutuhan adaptasi. Tim sepak bola akan melewati laga perdana pada 6 Mei, sedangkan rowing 9 Mei, sebelum upacara pembukaan dimulai pada 12 Mei. “Hari ini kami melepas kloter pertama menuju Vietnam ada dua rombongan di kloter perdana, yaitu tim advance bersama 40 orang dari cabang rowing dan sepak bola berjumlah 20 atlet, 8 ofisial dan 10 extra ofisial,” kata Ferry usai melepas timnas sepak bola di Jakarta, Selasa. Ferry menambahkan bahwa kondisi para atlet yang berangkat dalam keadaan bugar dan siap berlaga di SEA Games ke-31 itu. Dia juga memastikan tim CdM siap untuk melayani kebutuhan para atlet ketika tiba di Vietnam. “Insyaallah kedua cabang ini sampai di Vietnam mereka dapat langsung diurus oleh tim CdM yang sudah berada di sana sehingga kami dapat memastikan mereka mendapat layanan terbaik dari tim CdM,” ucapnya. Tim Indonesia untuk SEA Games Vietnam berkekuatan 499 atlet yang akan berpartisipasi pada 32 dari 40 cabang olahraga yang dipertandingkan. Kontingen Indonesia ada penambahan atlet dengan masuknya futsal putra (14), balap sepeda (6), dan renang (1).

Pertahankan Gelar, Windy Juara Dunia Angkat Besi Junior 2022

Pertahankan Gelar, Windy Juara Dunia Angkat Besi Junior 2022

Pengorbanan lifter Indonesia Windy Cantika Aisah merayakan hari raya Idul Fitri jauh dari keluarga berbuah hasil manis. Windy sukses menjadi juara dunia angkat besi junior 2022 di Yunani pada Selasa (3/5/2022) dini hari WIB. Windy Cantika Aisah kembali menjadi yang terbaik di kelas 49kg. Windy merebut medali emas Kejuaraan Dunia Junior Angkat Besi 2022 dengan begitu dominan. Total angkatan Windy 185kg. Pada angkatan snatch, Windy mengangkat beban 83kg. Sedangkan di clean and jerk, angkatan Windy mencapai 102kg. View this post on Instagram A post shared by International Weightlifting Federation (@iwfnet) Windy mengungguli dua atlet India Gyaneshwari Yadav dan V Rithika yang harus puas menerima medali perak dan perunggu. Total angkatan Windy jauh di atas kedua wakil India itu. Total angkatan Gyaneshwari 156kg, sedangkan Rithika 150kg. Total Windy mendapat tiga medali emas di Kejuaraan Dunia Junior Angkat Besi 2022 kelas 49kg putri. Pasalnya angkatan Windy di snatch maupun clean and jerk juga merupakan yang terbaik. Sukses Windy ini membuatnya mempertahankan medali emas Kejuaraan Dunia Junior Angkat Besi 2022 kelas 49kg putri. Tahun 2021 lalu di Tashkent, Uzbekistan, Windy juga menyabet tiga medali emas. Namun dibandingkan tahun lalu, total angkatan Windy menurun. Di Kejuaraan Dunia Junior Angkat Besi 2021, total angkatannya 191kg. Prestasi apik Kejuaraan Dunia Junior Angkat Besi 2022 menjadi modal berharga Windy yang akan turun di SEA Games 2021 di Hanoi Vietnam. Windy dan rekan-rekannya akan langsung terbang ke Vietnam selepas dari Yunani. Kejuaraan Dunia Junior Angkat Besi 2022 berlangsung pada 2-10 Mei 2022 atau tepat saat hari raya Idul Fitri. Windy dan tiga lifter Indonesia lain pun harus melewatkan momen Lebaran bersama keluarga.

Indonesia Juara Umum Kejuaraan Bulu Tangkis di Stockholm

Indonesia Juara Umum Kejuaraan Bulu Tangkis di Stockholm

Indonesia menjadi juara umum dalam kejuaraan bulu tangkis FZ Forza Junior Stockholm 2022 di Täby, Stockholm, Swedia. Dalam perhelatan yang digelar 29 April hingga 1 Mei ini, para pemain junior Indonesia telah merebut 14 medali. “Sungguh luar biasa prestasi dan raihan atlet atlet junior Indonesia dalam turnamen internasional di Stockholm, Swedia ini,” kata Duta Besar RI untuk Kerajaan Stockholm, Kamapradipta Isnomo, dalam keterangan tertulis kepada Diplomasi Republika, Senin (2/5/2022). “Ini membuat warga dan diaspora Indonesia di Swedia bahagia dan bangga,” katanya menambahkan. Perhelatan olahraga ini diikuti 15 atlet bulu tangkis junior Indonesia dari Klub Djarum dan Klub Jaya Raya. Mereka bertanding bersama puluhan atlet junior mancanegara lainnya. Pertandingan berlangsung di lapangan indoor Täby Racket Centre, Täby, Stockholm. Selama tiga hari dan tiga malam, atlet bulu tangkis Indonesia telah memberikan dan bermain yang terbaik untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia dengan hasil yang sangat memuaskan. Cabang bulu tangkis yang di sapu bersih oleh altlet junior Indonesia adalah tunggal putra, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Berikut hasil Kejuaraan FZ Forza Junior Stockholm International 2022: Men’s Single Mohamad Halim Sidiq (INA) vs Jason Alexander (INA): 21-16 & 21 18 Women’s Single Anwesha Gowda [IND] vs Lucia Rodriguez [ESP]: 21-17 & 21-12 Men’s Double Patra Rindorindo dan Putra Erwiansyah [INA] vs Jonathan Gosal dan Adrian Pratama [INA]: 21-19 & 21-11 Women’s Double Jessica Rismawardani dan Puspa Damayanti [INA] vs Titis Rahma dan Bernadine Wardana [INA]: 21-15 & 21-13 Mix Doubles Patra Rindorindo dan Titis Rahma [INA] vs Verrell Mulia dan Bernadine Wardana [INA]: 12-21, 21-14 & 21-9

Pramudya/Yeremia Taklukkan Asia

Pramudya/Yeremia Taklukkan Asia

Pasangan ganda putra Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan menuntaskan Kejuaraan Asia 2022 dengan kalungan medali emas. Hal ini mereka dapat usai di laga final menaklukkan peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, Aaron Chia/Soh Wooi Yik asal Malaysia dua gim langsung, 23-21, 21-10. Bertanding di Muntinlupa Sports Complex, Manila, Minggu (1/5), Pramudya/Yeremia memulai laga dengan terus tertinggal, 7-11, 10-14 hingga 13-17. Beruntung mereka mampu bangkit dan membalikkan keadaan di akhir-akhir laga. Bermula dari skor 18-18, 19-19 lalu setting dan akhirnya berakhir dengan 23-21. “Di gim pertama kami memang masih kurang tenang, terlalu terburu-buru,” ucap Yeremia. “Tadi di gim pertama kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Tetapi pelan-pelan kami bisa mengejar mereka. Menang di gim pertama menjadi kunci kami bisa mengalahkan mereka. Di gim kedua kami coba menekan terus karena sudah enak mainnya dan mereka sepertinya jadi tidak percaya diri dan goyah,” tambah Pramudya. Gelar ini membuat Merah-Putih melepas dahaga juara Asia selama tujuh tahun. Terakhir, Indonesia meraih gelar di ajang ini adalah pada tahun 2015 melalui ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Sedangkan di ganda putra, Pramudya/Yeremia meneruskan takhta Markis Kido/Hendra Setiawan yang menjadi juara di tahun 2009. “Kami sangat senang bisa juara di sini. Kami datang dengan status underdog, bukan unggulan tapi bisa sampai juara. Kemarin setelah final saja kami sudah bersyukur,” kata Pramudya. “Terima kasih untuk semua tim PBSI dan pelatih karena kami bisa juara berkat mereka juga. Dan yang paling penting gelar ini untuk Indonesia,” sahut Yeremia. Pramudya/Yeremia memang pantas menjadi juara. Setelah mendapat bye di babak 32 besar, mereka secara beruntun mengalahkan unggulan-unggulan. Dimulai dari Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (6/Malaysia) di babak 16 besar, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (2/Jepang) di perempat final, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (4/Indonesia) di semi final hingga Aaron Chia/Soh Wooi Yik (5/Malaysia) di final. “Kami melihat Bagas/Fikri luar biasa mampu juara All England. Kami termotivasi dari sana dan ingin menunjukkan bahwa kami juga bisa,” ungkap Pramudya. “Semoga gelar ini menjadi pacuan kami untuk lebih baik di turnamen-turnamen selanjutnya dan bisa konsisten,” timpal Yeremia.

Susunan Pemain Indonesia di Luxembourg Open International Series 2022

Susunan Pemain Indonesia di Luxembourg Open International Series 2022

Setelah selesai berbagai turnamen Asia, kini PB Djarum kembali mengirimkan 11 atlet muda terbaiknya untuk maju kedalam turnamen Yonex Luxembourg Open International Series 2022 di Eropa. Pada turnamen musim ini, PB Djarum mengirimkan pemain-pemain muda denga niat untuk menjaga regenerasi bulutangkis Indonesia. PB Djarum menegaskan sudah mempersiapkan pemain-pemain muda terbaik dari jauh-jauh hari untuk bisa maju ke tournament Yonex Luxembourg Open International Series 2022 yang akan diselenggarakan pada 05-08 Mei 2022 mendatang. Selain mengirimkan pemain terbaiknya ke Yonex Luxembourg Open International Series 2022, PB Djarum juga mengirim atlet muda terbaiknya untuk mengikuti 3 turnament yang akan berlangsung di benua Eropa. Salah satunya adalah FZ FORZA Stockholm Junior 2022, di Tabi-Swedia. Berikut nama susunan pemain Indonesia yang akan tampil di Yonex Luxembourg Open International Series 2022 pada 05-08 Mei 2022 mendatang. Tunggal Putra: Jason Chris Alexander Tunggal Putri: Chiara Marvella Handoyo, dan Aura Ihza Aulia Ganda Putra: Muh. Putra Erwiansyah-Patra Harapan Rindorindo, Marwan Faza-Verrell Yustin Mulia, Adrian Pratama-Jonathan Farrell Gosal. Ganda Putri: Jessica Maya Rismawardani-Puspa Rosalia Damayanti, Bernadine Anindiya Wardana-titis Maulida Rahma, Aura Ihza Aulia-Chiara Marvella Handoyo. Ganda Campuran: Rafli Ramanda-Azzahra Putri Dania, Muh Putra Erwiansyah-Puspa Rosalia Damayanti, Marwa Faza-Jessica Maya Rismawardani, Patra Harapan Rindorindo-Titis Maulida Rahma, Verrell Yustin Mulia-bernadine Anindya Wardana. Itu dia nama-nama pemain Yonex Luxembourg Open International Series 2022. Dengan adanya pemain-pemain junior diajang Eropa, PB Djarum berkomitment untuk melangkah menaiki anak tangga dari level junior saat ini hingga level dunia nantinya. PB Djarum menargetkan pemain-pemain junior Indonesia nantinya bermain pada tournament-turnament junior besar lainnya sehingga para junior harus memiliki jam terbang yang tinggi untuk menghadapi turnamen-turnamen lainnya. Selain itu, PB Djarum tidak semerta-merta mengutus pemain junior untuk terjun kelapangan. Hal ini sudah sesuai dengan pertimbangan, kemampuan, dan prestasi masing-masing atlet sehingga berhasil diberangkatkan ke Eropa. Yonex Luxembourg Open International Series 2022 nanti akan dilaksanakan 05-08 Mei 2022 yang akan berlangsung di d’Coque Centre National Sportif and Culture, Rue Leon Hengen, Luxembourg. Semoga para pebulutangkis Junior bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia, dan pulang dengan segudang prestasi.

Asa Saddil Ramdani Bersama Garuda Muda

Asa Saddil Ramdani Bersama Garuda Muda

Saddil Ramdani menjadi salah satu pemain yang baru bergabung dengan Tim U-23 Indonesia. Ia sudah tampak dalam sesi latihan yang digelar di Lapangan B, Senayan, Jakarta, Sabtu (30/4). Selain Saddil, sesi latihan juga diikuti Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri. Ketiganya tidak ikut serta pada pemusatan latihan Tim U-23 Indonesia yang digelar di Korea Selatan. “Senang karena gabung lagi. Semoga Saddil memberikan yang terbaik dan bisa memberikan beribu persen,” kata Saddil Ramdani. “Kondisi sekarang mungkin belum 100 persen. Personel tim lain sudah mempersiapkan diri, fisik dan mental. Kami bertekad berjuang keras demi raih emas Indonesia di ajang SEA Games 2021,” tambahnya. Sabah FC memberikan izin kepada Saddil, namun sang pemain harus kembali mengingat ada laga pada tanggal 10 dan 17 Mei. Saddil Ramdani hanya bisa bermain untuk laga pertama Grup A melawan Vietnam dan bisa tampil lagi jika Garuda Muda lolos ke semifinal. Pelatih Shin Tae-yong juga berharap banyak kepada Saddil Ramdani. Terlebih jika ambisi untuk meraih emas tercapai. “Tujuan kami masuk final dan menjadi juara, jadi begitu Saddil pulang ke timnya, kami berharap ia tetap menunjukkan yang terbaik di Sabah FC. Ia bisa kembali ke tim nasional dan bergabung di semifinal atau final,” jelas Shin Tae-yong. Biodata Nama lengkap: Saddil Ramdani Tanggal lahir: 2 Desember 1999 Tempat lahir: Raha, Indonesia Tinggi: 172 cm Posisi bermain: Winger Klub saat ini: Sabah F.A Karier junior: Persela ASIFA Karier senior: 2016–2018 Persela Lamongan 2019-2020 Pahang 2020–2021 Bhayangkara 2021- sekarang Sabah FC

Tim U-23 Indonesia Terus Matangkan Strategi

Tim U-23 Indonesia Terus Matangkan Strategi

Tim U-23 Indonesia menjalani latihan pematangan strategi di Lapangan B, Jakarta, Sabtu (1/5) malam. Pada latihan ini trio pemain yakni Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, dan Saddil Ramdani sudah ikut bergabung. Latihan berlangsung selama kurang lebih dua jam dengan intensitas tinggi. Para pemain tampak bersemangat dan antusias mengikuti latihan dibawah instruksi pelatih Shin Tae-yong. “Hari ini, program latihan dengan intensitas tinggi. Dua hari ini intensitas tinggi. Ketika pindah ke Vietnam, fokus conditioning,” kata Shin Tae-yong. “Untuk kondisi (tiga) pemain tersebut baik, performa dan kondisinya,” sambung Shin Tae-yong. Namun dari ketiganya, Saddil Ramdani harus terus dijaga. Mengingat belum lama harus melakoni pertandingan bersama Sabah FC. Ada pun Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri sudah lebih dahulu beristirahat. Keduanya sudah berada di Indonesia selama sepekan. “Mereka sudah dapat libur dan kondisinya baik. Untuk Saddil sebelumnya ada pertandingan, jadi perlu dikontrol agar kondisi tetap fit,” jelasnya. Garuda Muda juga terus terus membiasakan diri menggunakan bola resmi SEA Games 2021. Bola bermerek Dong Luc seri UHV 2.07 sudah dipergunakan sejak menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan.

Sambut Piala Dunia U-20 Tahun 2023, Menpora Nyatakan Semua Persiapan Berjalan Baik

Sambut Piala Dunia U-20 Tahun 2023, Menpora Nyatakan Semua Persiapan Berjalan Baik

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menyampaikan bahwa Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sangat siap untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2023. Kesiapan ini disampaikan Menpora Amali saat di wawancara oleh Metro TV di SUGBK, Jakarta, Kamis (28/4). “Saya kira dari 6 tempat pelaksanaan Piala Dunia U-20 Tahun 2023 yang sudah ditentukan oleh FIFA, Jakarta sebagai salah satunya. Dan kita lihat, Jakarta akan menggunakan Stadion GBK yang saya kira ini stadion paling bagus dan kapasitas sangat besar, lapangannya juga sudah standar FIFA,” katanya. “Jadi kalau bicara Jakarta, bicara GBK, tidak usah diragukan lagi persiapannya. SUGBK ini sudah sesuai dengan standar FIFA termasuk juga kapasitas pencahayaan SUGBK telah memenuhi standar FIFA,” tambahnya. Menurut Menpora Amali, stadion lain yang digunakan untuk Piala Dunia U-20, adalah Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Jakabaring (Palembang), Stadion Manahan Solo (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya) dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar Bali) juga sudah disiapkan oleh pemerintah pusat maupun daerah. “Saya meyakini bahwa daerah-daerah seperti Surabaya, Bandung, Solo, Bali, dan Palembang itu juga tidak kalah siapnya dengan Jakarta,” ucapnya. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Indonesia sudah beberapa kali menjadi tuan penyelenggaraan multi even atau single even internasional dan berakhir dengan sukses. Dan sekarang Indonesia dipercaya lagi sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 Tahun 2023, maka Indonesia harus tunjukkan bisa melaksanakan Piala Dunia U-20 ini. “Saya kira ini satu single even bergengsi, karena ini langsung dari FIFA sebagai penyelenggara. Kita masih mendapatkan kepercayaan manjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 Tahun 2023 sehingga kita harus tunjukan bahwa kita bisa menjadi tuan rumah yang baik,” jelasnya. Ia pun berharap suatu saat nanti, kalau penyelenggaraan Piala Dunia U-20 Tahun 2023 ini sukses maka FIFA akan memberikan kepercayaan kepada Indonesia untuk menyelenggarakan yang lebih besar lagi yakni sepakbola senior (Piala Dunia). “Kita tahu bahwa di Asia yaitu Jepang dan Korea menjadi tuan rumah bersama dan kita berharap akan seperti itu sehingga kita harus tunjukkan pada negara-negara peserta maupun pada FIFA bahwa kita layak untuk menjadi tuan rumah piala dunia senior,‘ paparnya. Lebih jauh, Menpora Amali mengatakan bahwa, pemerintah pusat dan daerah berkomitmen untuk menyuguhkan yang terbaik, baik itu pelayanan, keramahan dan lain sebagainya. “Dan ini menjadi salah satu poin penting untuk FIFA mempertimbangkan kita menjadi tuan rumah piala dunia senior yang akan datang,” ucapnya.

Dua Garuda Muda Ini Batal Tampil di SEA Games

Dua Garuda Muda Ini Batal Tampil di SEA Games

Pelatih Tim U-23 Indonesia, Shin Tae-yong resmi memilih 20 nama pemain untuk memperkuat Garuda Muda di ajang SEA Games 2021 yang dimulai dari tanggal 6 hingga 22 Mei mendatang. Namun, ada dua pemain yang urung tampil pada pesta olahraga se-Asia Tenggara tersebut. Ialah Pratama Arhan dan Ramai Rumakiek. Dua pesepakbola muda tersebut memiliki alasan masing-masing tidak tampil di SEA Games mendatang. Untuk Pratama Arhan yang bermain di Tokyo Verdy, Jepang, ia tidak bisa bergabung bersama Tim U-23 Indonesia pada ajang SEA Games 2021 karena ingin fokus bersama klubnya tersebut. Seperti diketahui, Pratama Arhan baru bergabung ke klub kontestan J-League 2 tersebut pada akhir Maret lalu. Ia pun masih belum memperoleh kesempatan bermain di klub tersebut. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memaklumi keputusannya tersebut. “Saya sudah berkomunikasi dengan Pratama Arhan dan memang dirinya harus fokus ke klub Tokyo Verdy karena dia baru saja bergabung dan membutuhkan waktu untuk beradaptasi,” kata Iriawan. “Arhan sebenarnya dibutuhkan oleh pelatih Shin Tae-yong demi target mendapatkan emas di SEA Games 2021. PSSI tetap mendukung kariernya di klub Tokyo Verdy, semoga event timnas selanjutnya Arhan bisa bergabung,” tambahnya. Sementa itu, Ramai Rumakiek tidak dapat tampil karena cedera adductor paha kiri dan otot yang dialaminya. Namun, kondisinya sudah berangsur membaik setelah ditangani oleh tim dokter dari PSSI. Hasilnya seperti dilaporkan Head of Medis PSSI Dokter Syarif Alwi kepada Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. “Hari ini Rumakiek berada di Medical Centre PSSI untuk melakukan terapi sekaligus tes kemampuan otot. Apakah sudah layak berlatih atau belum. Hasilnya luar biasa. Sudah tidak ada keluhan apapun. Saya bersyukur Rumakiek cepat sembuh,” ujar Iriawan. Pemain Persipura Jayapura ini sejatinya akan diproyeksikan untuk mengikuti SEA Games Vietnam. Namun, karena saat itu cederanya belum sembuh yang bersangkutan gagal ikut ke Korea Selatan untuk mengikuti pemusatan latihan. Pelatih Shin Tae-yong pun akhirnya mencoret namanya. “Perjalanan Rumakiek masih panjang. Usianya masih 20 tahun dan bisa memperkuat timnas di event lainnya. Yang penting sekarang dia sembuh dulu,” imbuh Iriawan. Setelah diyatakan sembuh, Rumakiek akan kembali ke Papua dalam 1-2 hari ini. Sementara itu, untuk Saddil Ramdani, Asnawi Mangkualam, Egy Maulana, Elkan Baggott dan Witan Sulaeman dipastikan dapat bergabung bersama skuad Garuda Muda di SEA Games 2021.

Zohri Siap Persembahkan Medali Emas SEA Games Untuk Mendiang Bob Hasan

Zohri Siap Persembahkan Medali Emas SEA Games Untuk Mendiang Bob Hasan

Sprinter andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri mengincar medali emas di SEA Games Vietnam. Ia menyatakan akan mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dan mendiang Bob Hasan. Bob Hasan merupakan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI). Ia punya kontribusi yang besar terhadap kemajuan atletik di Indonesia. Pada Maret 2020 Bob Hasan meninggal di usia 89 tahun. Sprinter asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu mengaku termotivasi dengan pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali saat berkunjung ke Pelatnas atletik di Jakarta belum lama ini. “Pesan Menpora Amali saya jadikan motivasi. Terlebih Menpora bilang persembahkan medali untuk almarhum Bob Hasan yang mendidik, memberikan semangat, dan banyak hal lainnya. Semoga saja pada SEA Games Hanoi bisa mencapai target membawa pulang emas untuk Indonesia,” ujar Zohri. Ihwal persiapan menghadapi SEA Games 2022, Zohri mengatakan terus berlatih meski sempat mengalami cedera hamstring. Cedera itu ia dapatkan saat tampil di Kejuaraan Dunia Atletik Indoor di Stark Arena, Belgrade, Serbia pada 18-20 Maret 2022. Kini, kondisi Zohri mulai membaik bahkan sudah melakukan latihan berupa jogging, strike, dan speed. Dia berharap bisa memperbaiki catatan waktu saat tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 pada nomor 100 meter putra yakni 10,46 detik. PB PASI menyiapkan 23 atlet untuk SEA Games 2022. Selain Zohri, pada sektor putra ada nama Sapwaturrahman, Abdul Hafiz, Halomoan B Simanjuntak, Hendro, Atjong Tio Purwanto. Lalu Agus Prayogo, Bayu Kertanegara, Eko Rimbawan, Sudirman Hadi, Wahyu Setiawan, dan Adit Rico. Sedangkan untuk putri yakni Emilia Nova, Maria Londa, Agustina Manik, Odekta Naibaho, Eki Febri Ekawati, Sri Mayasari. Lalu Tyas Murtiningsih, Erna Nuryanto, Jenny Agreta, Hasruni Rahim, dan Valentine Lonteng.

Kalah Tipis, Garuda Muda Akui Keunggulan Tim Daejeon Citizen

Kalah Tipis, Garuda Muda Akui Keunggulan Tim Daejeon Citizen

Tim U-23 Indonesia harus mengakui keunggulan tim Daejeon Citizen dengan skor 2-3 pada laga uji coba di Daejon World Cup Stadium, Korea Selatan, Rabu (27/4). Dua gol Indonesia dicetak oleh Ricky Kambuaya pada menit ke’33 dan Irfan Jaya menit ke’76. Laga ini merupakan uji coba ketiga bagi skuad Garuda Muda, sebelumnya Marc Klok dan kawan-kawan kalah 0-2 dari Pohang Steelers (21/4) dan menang 4-2 atas Andong Science College (23/4). Pada babak pertama, Daejeon unggul 2-1 dan skor 3-2 menjadi hasil akhir pertandingan ini. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa kekalahan ini menjadi pelajaraan serta pengalaman berharga bagi Garuda Muda menuju SEA Games 2021 mendatang. “Kami tetap mengapresiasi perjuangan pemain yang sudah menjalani pemusatan latihan dan uji coba di Korea Selatan selama dua pekan ini. Saya harap pemain terus fokus, disiplin dan terus berjuang keras apalagi di SEA Games nanti PSSI menargetkan meraih emas,” kata Iriawan. “Setelah uji coba ini pelatih tentu sudah ada pilihan 20 pemain yang akan dibawa ke Vietnam. Yang jelas pemain yang terpilih merupakan pilihan pelatih dan PSSI siap mendukung penuh,” tambahnya. Selanjutnya seusai uji coba ini, Tim U-23 Indonesia akan kembali ke Indonesia pada Jumat (29/4). Seetelah itu mereka akan bertolak ke Vietnam pada tangggal 3 Mei untuk mengikuti SEA Games 2021. Pada ajang tersebut, Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah sekaligus juara bertahan Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. Laga perdana Indonesia akan melawan Vietnam pada Jumat (6/5) mendatang.