Cedera Hamstring, Zohri Mundur dari Semifinal Kejuaraan Dunia Atletik Indoor

Cedera Hamstring, Zohri Mundur dari Semifinal Kejuaraan Dunia Atletik Indoor

Sprinter Indonesia Lalu Muhammad Zohri mundur dari semifinal nomor 60m putra Kejuaraan Dunia Atletik Indoor di Beograd, Serbia yang berlangsung pada Minggu 20 Maret. Itu terjadi karena dia mengalami cedera hamstring. Zohri lolos ke semifinal setelah finis ketiga dalam Heat 3 dan berada di urutan kesembilan dari keseluruhan heat dengan mencatatkan waktu 6,58 detik. Pada babak semifinal, Zohri bersaing dengan sprinter-sprinter dunia, seperti Marvin Bracy dan Christian Coleman dari AS, serta peraih emas Olimpiade Tokyo asal Italia Lamont Marcell Jacobs. Namun, Zohri tidak bisa melanjutkan pertandingan di semifinal demi menjaga cederanya tidak semakin parah dan menjaga peluang tetap tampil di SEA Games 2022 Vietnam. Zohri menjadi salah satu atlet yang diharapkan mampu menyumbangkan emas untuk Indonesia dalam SEA Games yang akan digelar pada 12-23 Mei nanti. Pelari berusia 21 tahun itu diperkirakan akan turun di nomor 100 meter putra, 200 meter, dan estafet 4×100 meter. “Tim medis bekerja sama dengan pembinaan dapat menangani cedera ini agar Zohri segera pulih. Kami tahu bahwa sudah beberapa kali Zohri mengalami kasus ini,” tulis sebuah pernyataan dalam rilis resmi PASI.

Timnas U-19 Indonesia Takluk Pada Laga Uji Coba Perdana

Timnas U-19 Indonesia Takluk Pada Laga Uji Coba Perdana

Timnas Indonesia U-19 kalah telak dalam uji coba pertamanya di Korea. Garuda Muda takluk 1-5 dari Yeungnam University, di Yeongdeok, Selasa (22/3/2022). Pertandingan uji coba ini digelar dengan 3X30 menit. Timnas U-19 tertinggal kebobolan 1 gol dalam 30 menit pertama, tiga gol pada 30 menit kedua, dan 1 gol tambahan dicetak lawan pada 30 menit ketiga. Satu-satunya gol dari Timnas U-19 dicetak oleh Ricky Pratama. Skor pertandingan pun berakhir dengan 5-1 untuk kemenangan Yeungnam University. Dalam starting XI yang diunggah PSSI, terlihat ada pemain-pemain seperti Alfiyanto Nico, Kakang Rudianto, hingga Ronaldo Kwateh. Belum ada Marselino Ferdinand dan Robi Darwis yang dikabarkan sudah menyusul Timnas U-19 ke Korea. Tim U-19 Indonesia harus mengakui keunggulan Yeungnam University dengan skor 1-5 pada laga ujicoba yang berlangsung di Yeongdeok, Korea Selatan. Tetap semangat dan terus berproses, Garuda Nusantara! ✊#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/vsNNYbuquU — PSSI (@PSSI) March 22, 2022 “Indonesia harus mengakui keunggulan Yeungnam University dengan skor 5-1 pada laga uji coba yang berlangsung di Yeongdeok, Korea Selatan. Satu-satunya gol dari Tim U-19 Indonesia dicetak oleh Ricky Pratama. Tetap semangat dan terus berproses, Garuda Nusantara!,” tulis PSSI di akun Twitter resmi mereka. Bisa dibilang Timnas U-19 belum dalam kondisi full team pada uji coba perdana ini. Selain itu, nantinya Timnas U-19 juga akan ketambahan Syukran Arabia Samual dan Fillah Rohmatullah yang juga akan datang menyusul. Setelah uji coba melawan Yeungnam University, Timnas U-19 akan berpindah lokasi latihan ke Daegu pada, Kamis (24/3). Agenda di Daegu, Timnas U-19 akan melakoni laga uji coba melawan Timnas Korea U-19 Korea pada, Jumat (25/3).

Kejurnas Pencak Silat Pagar Nusa Kembali Digelar, Ini Harapan Kemenpora

Kejurnas Pencak Silat Pagar Nusa, Ini Harapan Kemenpora

Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama akan kembali menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Festival IV di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur pada 25-27 Maret 2022. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berharap kejurnas pencak silat ini bisa melahirkan atlet nasional. Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni’am Sholeh, mengapreasi Kejurnas dan Festival IV yang diselenggarakan Pagar Nusa NU secara luring ini. “Kegiatan ini sangat positif untuk menfasilitasi talenta-talenta muda berprestasi di bidang olah raga silat. Diharapkan dapat menjadi salah satu sumber SDM untuk menyuplai atlet nasional,” ujar Asrorun saat dihubungi Republika.co.id, Senin (21/3/2022). Setidaknya ada 300 lebih medali yang akan diperebutkan dalam Kejurnas IV Pagar Nusa, yang terdiri dari kategori seni, jurus baku, dan festival. Kejurnas berdasarkan usia terbagi atas pra remaja, remaja, dan dewasa dengan empat kategori yakni perorangan putra, perorangan putri, berpasangan, dan berkelompok. Asrorun menjelaskan, selama ini Pagar Nusa NU juga telah banyak berkiprah untuk bangsa dan negara. Menurut dia, para pandekar Pagar Nusa telat ikut mengawal kemerdekaan dan menjaga para ulama. “Pagar Nusa telah berkiprah dalam khidupan berbangsa dan bernegara, dalam mengawal kemerdekaan RI, menjaga tetap tegaknya NKRI, dan mengawal para ulama,” kata Pengasuh Pondok Pesantren An-Nahdlah Depok ini. Kejurnas dan Fesival IV Pagar Nusa tahun ini mengangkat tema “Berdikari Berprestasi”. Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa NU, Muchamad Nabil Haroen atau Gus Nabil, mendorong kepada para pesilat NU untuk selalu memiliki karakter berdikari tersebut. “Sesungguhnya berdikari atau mandiri itu adalah karakter yang tertanam di dalam jiwa seorang pesilat, seorang pendekar. Pagar Nusa ingin meneguhkan itu, dan Pagar Nusa tidak ingin menjadi beban bagi siapapun. Oleh karenanya, Pagar Nusa harus mandiri,” kata Gus Nabil. Kejurnas Pagar Nusa merupakan bagian dari sarana evaluasi pembinaan yang rutin digelar di lingkungan Pagar Nusa. Kejurnas ini diharapkan bisa menghasilkan atlet terbaik, dengan penjurian yang adil dan professional, sehingga akan menghasilkan atlet yang bermutu dan berkualitas. Untuk memeriahkan Kejurnas dan Festival ini, Pagar Nusa juga menggelar Lomba Foto untuk wartawan fotografer dan masyarakat umum. Tidak hanya itu, Pagar Nusa juga menggelar Lomba Karya Tulis untuk wartawan dan penulis di Indonesia dengan total hadiah Rp 35 juta.

Debut Indah Bagas/Fikri Juara All England 2022.

Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri berhasil jadi juara di kategori ganda putra di turnamen All England 2022. Setelah sebelumnya mengalahkan pasangan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dan juga pasangan ganda putra nomer satu dunia Kevin/Marcus di semi final. Pada babak final mereka berhadapan dengan pasangan Ahsan/Hendra dengan skor 21-19, 21-13. Hal ini tentunya mengejutkan banyak orang. Pasangan debutan tapi bisa menumbangkan banyak unggulan dunia. “Saya masih belum bisa berkata-kata, terharu, tidak percaya, senang dan bangga campur aduk jadi satu,” ujar Bagas usai pertandingan seperti dikutip dari situs www.pbsi.id “Sama sekali tidak menyangka bisa naik podium tertinggi. Saat pertandingan selesai perasaan tidak tahu lagi seperti apa. Yang pasti senang banget,” lanjutnya. Rasa haru menyeruak ketika Bagas/Fikri berhasil menyelesaikan pertandingan, bahkan Fikri tak kuasa membendung air matanya. “Saya terharu sampai keluar air mata tidak bisa ditahan karena tidak menyangka bisa juara di sini,” ungkap Fikri. “Gelar ini kami persembahkan untuk Indonesia, PBSI, pelatih, keluarga dan orang-orang tersayang yang selalu dukung selama ini,” tukas Fikri. Bagas/Fikri tampil dengan pola permainan menyerang. Tetap tenang dan sedikit mungkin melakukan kesalahan. “Pertandingan hari ini sangat luar biasa. Kami selalu selalu fokus satu poin demi satu poin, tidak memikirkan menang atau kalah,” tutur Fikri. “Pencapaian sampai final buat saya sudah luar biasa, mungkin kemenangan hari ini hanya bonus dan rezeki saja,” ungkap Fikri. Sementara pasangan Ahsan/Hendra yang didera cidera tetap memberikan apresiasi atas kemenangan Bagas/Fikri. Peraih dua kali juara All England itu mengatakan juniornya tersebut pantas meraih podium teratas. “Mereka bermain baik hari ini, terus menyerang dan rotasinya sangat cepat. Selamat untuk mereka. Kami berlatih bersama setiap hari, mereka memang punya kualitas,” tukas Hendra. “Saya tidak mau berbicara tentang cedera saya, Bagas/Fikri memang bermain sangat bagus. Mereka pantas mendapatkannya. Saya harap mereka bisa konsisten ke depannya, jangan cepat puas dan terus bekerja keras,” harap Ahsan. Sumber: www.pbsi.id

Tembus Final All England, Lakshya Sen Ciptakan Rekor

Tembus Final All England, Lakshya Sen Ciptakan Rekor

Kejutan demi kejutan yang ditampilkan Lakhsya Sen terus berlanjut. Pebulu tangkis asal India ini sedang menapaki jalan menuju tunggal putra elite dunia. Ia sudah menampilkan performa gemilang sejak awal musim 2022 dengan menjuarai India Open. Setelah itu, dia menjadi runner-up German Open 2022. Terkini, dia menembus partai puncak All England 2022 seusai menghajar tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, 21-13, 12-21, dan 21-19. Sederet rekor fantastis diukir oleh Lakshya Sen seiring keberhasilannya menembus final turnamen Super 1000 ini. Pertama, ia menjadi orang India pertama yang mencapai babak final All England di usia 21 tahun, dan orang India ke-4 yang mampu melenggang ke final All England setelah Prakash Nath (1947), Prakash Padukone (1980 dan 1981), Pullela Gopichand (2001), dan Saina Nehwal (2015). Berikutnya, Sen berhasil menapaki partai final pada tiga turnamen BWF beruntun sepanjang 2022, yakni India Open, German Open, dan All England. Tak ayal, prestasi itu disambut penuh sukacita oleh pebulu tangkis 20 tahun tersebut. Selain itu, sepanjang tahun 2021, ia menumbangkan sederet pebulutangkis raksasa yaitu Viktor Axelsen (peraih medali emas Olimpiade), Anthony Ginting (peraih medali perunggu Olimpiade), Loh Kean Yew (Juara Dunia 2021), Anders Antonsen (peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2021), dan Lee Jii Zia (juara All England 2021). Biodata: Nama: Lakshya Sen Tempat lahir: Almora, Uttarakhand, India Tanggal lahir: 16 Agustus 2001 Tangan terkuat: Kanan Tinggi badan: 179 cm Prestasi: Medali Emas Swiss Junior International 2014 Medali Emas India Junior International 2015 Medali Perunggu Asia Juniors Championships 2016 Medali emas India International Series 2016 Medali Perak Tata Open India International 2017 Medali Emas India International Series 2017 Medali Emas Eurasian Bulgarian Open 2017 Medali Perak German Junior International 2017 Medali Perak Buenos Aires Youth Olympics 2018 Medali Emas Asian Junior Championships, Bangkok, 2018 Medali Emas Dutch Open 2019 Medali Emas SaarLorLux Open 2019 Medali Perak Polish Open 2019 Medali Emas Belgian International 2019 Medali Emas Scottish Open 2019 Medali Emas Bangladesh International 2019 Medali Perak Dutch Open 2021 Medali Perunggu World Championships 2021 Medali Perak German Open 2022 Medali Emas India Open 2022

Berkenalan Dengan Fikri dan Bagas, Calon Juara All England

Berkenalan Dengan Fikri dan Bagas, Calon Juara All England

Penampilan cemerlang Muhammad Shohibul Fikri dan Bagas Maulana di All England Open 2022 membuat publik terkagum-kagum. Bagaimana tidak? Mereka tinggal selangkah lagi menjuarai salah satu kejuaraan bulu tangkis paling bergengsi di dunia. Bagaimana kah sepak terjang mereka sebelum menjadi seperti sekarang? Muhammad Shohibul Fikri adalah salah satu talenta muda Indonesia jebolan dari klub SGS (Sangkuriang Graha Sarana) Bandung PLN. Kini, Muhammad Shohibul Fikri tercatat sebagai atlet Pelatnas Cipayung. Penampilan dan prestasi apik Muhammad Shohibul Fikri sudah terlihat sejak usianya masih belasan tahun. Pada tahun 2017 misalnya, dia sukses membawa pulang medali perak Asian Junior Championship 2017 ke Tanah Air. Sementara itu, Bagas Maulana merupakan atlet bulu tangkis kelahiran Cilacap, Jawa Tengah, pada 20 Juli 1998. Dia mengawali cinta dengan bulu tangkis sejak usia 7 (tujuh) tahun. Awalnya, dia terjun di dunia bulu tangkis berkat arahan sang ayah. Kemudian, pada tahun 2012, Bagas Maulana bergabung dengan PB Djarum. Hingga kini, namanya masih tercatat sebagai pemain PB Djarum. Selain bermain di ganda putra, Bagas Maulana dulunya bermain di sektor ganda campuran. Bersama Muhammad Shohibul Fikri, Bagas Maulana membuat gebrakan pada tahun 2019. Saat itu mereka berhasil juara di BWF Tour Super 100 Hyderabad Open. Masih pada tahun yang sama, mereka juga sempat juara Finnish Open 2019 dan runner-up Kejurnas PBSI 2019. Pada partai puncak All England 2022, Fikri/Bagas akan menghadapi kompatriot sekaligus senior mereka, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Siapa pun yang menang, Indonesia dipastikan akan tetap meraih medali dari sektor ganda putra. Biodata Nama: Muhammad Shohibul Fikri Tempat lahir: Bandung, Jawa Barat Tanggal lahir: 16 November 1999 Tangan terkuat: Kanan Tinggi badan: 176 cm Asal klub: SGS Bandung PLN Nama: Bagas Maulana Tempat lahir: Cilacap, Jawa Tengah Tanggal lahir: 20 Juli 1998 Tinggi badan: 182 cm Tangan terkuat: Kanan Klub: PB Djarum

Bina Atlet Muda Daerah, Polres Sukoharjo Gelar Kejuaraan Tenis Meja

Bina Atlet Muda Daerah, Polres Sukoharjo Gelar Kejuaraan Tenis Meja

Polres Sukoharjo menggelar Tenis Meja Kapolres Cup 1 Tahun 2022. Kejuaraan tersebut digelar di Gelora PTM Cakra 99 Posko Tipidter Satreskrim. Kejuaraan tenis meja tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Sabtu (19/3/2022). “Kejuaraan Tenis Meja Kapolres Cup ini yang diprakarsahi oleh Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Tarjono, beserta jajarannya. Dimana kegiatan ini untuk pembinaan atlet-atlet generasi muda,” kata Kapolres saat pembukaan kejuaraan. Dikatakan Kapolres, kejuaraan tenis meja tersebut bertujuan untuk menggerakkan potensi-potensi maupun talenta generasi muda yang mempunyai bakat dibidang tenis meja. “Dengan kegiatan ini, generasi muda yang mempunyai bakat tenis meja, kita gali potensi maupun talentanya dengan tujuan nantinya dapat tumbuh berkembang dan berprestasi,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres secara simbolis menyerahkan piala dan uang pembinaan ke panitia, yang nantinya diserahkan kepada pemenang Kejuaraan Tenis Meja Kapolres Cup. “Selamat bertanding, keluarkan kemampuan yang terbaik, serta bertanding secara sportif sehingga dapat meraih juara turnamen tenis meja ini,” tambah AKBP Wahyu. Sedangkan Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Tarjono, menuturkan bahwa peserta Kejuaraan Tenis Meja Kapolres Cup 1 Tahun 2022 ini diikuti oleh 150 peserta dari berbagai daerah. Menurutnya, penyelenggaraan Kejuaraan Tenis Meja Kapolres Cup ini selain untuk pembinaan dan membentuk atlet melalui olah raga tenis meja. “Event ini sekaligus sebagai wadah silaturahim dalam meningkatkan sinegritas antara Polri dengan masyarakat,” pungkas Tarjono.

Garuda Muda Gelar Latihan Perdana di Korea Selatan

Garuda Muda Gelar Latihan Perdana di Korea Selatan

Tim Nasional Sepak Bola U-19 Indonesia akhirnya menggelar latihan perdana di Korea Selatan (Korsel), selepas menjalani karantina. Tim besutan Shin Tae-yong tersebut menggelar latihan perdana di Yeongdeok, Sabtu (19/3). Pelatih Shin Tae-yong mengatakan, Garuda Nusantara hanya menjalani latihan ringan. Ini selepas perjalanan 4 jam dari Seoul ke Yeongdeok. “Jadi kemarin ada sistem (kebijakan) di mana kami harus karantina selama 7 hari, setelah itu kami baru latihan di lapangan. Untuk latihan hari ini hanya pemanasan ringan saja,” ujar Shin Tae-yong. “Kenapa memilih TC di Korsel, karena alasan pertama saya ingin membentuk mental para pemain tim U-19 seperti pemain Korea Selatan. Saya tahu tentang keseluruhan mental bermain Korea Selatan seperti apa. Kedua, di sini cuaca sangat dingin, saya berharap para pemain dapat terbentuk fisik yang kuat. Bisa melawan (menaklukan segala macam) cuaca,” tambahnya. Tim U-19 menjalani pemusatan latihan (TC) di Korsel. TC ini sebagai persiapan menuju Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. Saat ini baru 30 pemain yang berangkat ke Korsel. Empat pemain akan menyusul, salah satunya Marselino Ferdinan. Tiga nama lainnya adalah Robi Darwis, Syukran Arabia Samual, Fillah Rohmatullah Sesa, dan Marselino Ferdinan. Robi Darwis terpapar Covid-19, Syukran Arabia visanya belum jadi, Fillah Rohmatullah sedang pemulihan cedera ACL, dan Marselino Ferdinan izin membela Persebaya Surabaya sampai pekan ke-32. Tim U-19 akan menjalani TC di Provinsi Gyeongsangbuk-do. Ada dua kota di Gyeongsangbuk-do yang dijadikan lokasi TC, yaitu Yeong-deok dan Daegu. TC di Yeong-deok akan berlangsung pada 13-24 Maret, sedangkan pemusatan latihan di Daegu bakal digelar pada 24 Maret sampai 15 April. Di sana, skuad Garuda Nusantara akan melakoni 9 laga uji coba, salah satunya dua kali melawan Korsel U-19.

All England 2022. Bagas/Fikri Tundukkan The Minions.

Duel sesama wakil Indonesia di sektor ganda putra babak semi final turnamen bulutangkis All England 2022 dimenangkan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri. Pasangan ini secara mengejutkan menghentikan langkah ganda nomor satu dunia peraih dua gelar All England, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Berlaga di Utilita Arena Birmingham, Sabtu (19/3), Bagas/Fikri menang dengan pertarungan sengit tiga gim 22-20, 13-21, 21-16. Tampil dengan penuh kepercayaan diri, agresivitas tinggi dan tak henti menyerang, Bagas/Fikri berhasil membuat The Minions tidak bisa keluar dari tekanan. Permainan ini pula yang mengantarkan mereka menjungkalkan juara dunia di babak perempat final kemarin (18/3). “Alhamdulillah kami lagi-lagi bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar dan diberikan kemenangan. Hari ini kami bermain cukup baik, all out dan mengeluarkan semua kemampuan secara maksimal,” kata Fikri usai pertandingan. “Gim pertama kami bisa memegang kendali permainan, tidak membiarkan Koh Sinyo dan Mas Kevin untuk berkembang. Kami menyerang terus walau sempat terkejar poinnya. Di gim kedua kami kehilangan fokus dan poinnya jauh, di gim ketiga kami berusaha bangkit dan fokus kembali untuk mencari serangan,” jelas Fikri. Tiba di laga puncak di penampilan perdana di All England bak mimpi bagi pasangan ini. “Saya masih merasa seperti mimpi. Bila ini mimpi saya tidak mau terbangun. Kami menjalani hari-hari sulit di tahun lalu, tahun ini kami mau bangkit. Semoga ini jadi awal yang baik buat kami,” ucap Fikri. “Tidak menyangka bisa masuk final All England pertama kali. Tapi kami tidak mau terlalu senang dulu karena tugas belum selesai, masih ada final besok,” tutur Bagas. Sementara di sisi lain, Marcus/Kevin mengakui keunggulan juniornya itu. “Mereka hari ini bermain sangat bagus dan kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Selamat untuk Bagas/Fikri,” sahut Marcus. “Kami memang berharap bertemu Bagas/Fikri karena Indonesia akan punya wakil di final. Tapi seperti saya bilang kemarin lawan siapa pun pasti sulit. Kami sudah tahu permainan masing-masing. Mereka bermain tanpa beban dan kami selalu di bawah tekanan,” sambung Kevin. Indonesia masih menyisakan satu wakil lain di ganda putra yang akan bertanding. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melawan He Ji Ting/Tan Qiang dari China. Sumber: www.pbsi.id

Piala Resmi Pertiwi Digelar, Pencarian Atlet Muda Timnas Wanita Dimulai

Piala Resmi Pertiwi Digelar, Pencarian Atlet Muda Timnas Wanita Dimulai

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, resmi membuka Piala Pertiwi 2021/2022 di lapangan Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung pada Jumat (18/3) pagi. Pada kesempatan ini Iriawan bersama Ketua Asosiasi Sepakbola Wanita Indonesia (ASBWI), Nadalsyah, secara simbolis melakukan kick off tendangan pertama sebelum laga antara Kalimantan Tengah kontra Bangka Belitung dimulai. Menurut pria yang kerap disapa Iwan Bule tersebut, Piala Pertiwi baru kembali diselenggarakan saat ini. Itu dikarenkan situasi pandemi COVID-19 di Indonesia. “Sudah lama kita tidak ada pertandingan Piala Pertiwi, karena memang situasi COVID-19. Terakhir itu bulan april 2019,” ujar Iwan kepada detikJabar, Jumat (18/3/2022). Iwan menjelaskan, dalam pembukaan kali ini, Piala Pertiwi diselenggarakan di tiga wilayah. Lokasinya ada di Kota dan Kabupaten Bandung. “Hari ini dibuka putaran nasional Piala Pertiwi. Kebetulan berada di wilayah Bandung, kota dan kabupaten. Ada di Lapangan Sabilulungan, Lapangan Progresif, dan Lapangan Sidolig,” jelasnya. Menurut Iwan, adanya Piala Pertiwi bisa menjadi salah satu cara dalam rangka pencarian pemain-pemain muda untuk membela Tim Nasional (Timnas). “Ini untuk pentingnya kita mencari talenta-talenta bibit-bibit muda yang akan kita ambil ke tim nasional. Kita sudah ada tim talent kepelatihan untuk melihat siapa-siapa yang bisa nanti di hire ke tim nasional,” ucapnya. Mengenai adakah pemain yang telah menjadi sorotan untuk Timnas, Iwan mengaku saat ini baru dua pertandingan. Sehingga, belum bisa disimpulkan. Namun, kata dia, nantinya ada tim pemandu bakat yang akan melaporkan hasil pengamatan kepada dirinya. “Iya kan baru dua pertandingan saat ini, satu lagi di Kota Bandung. Jadi ada timnya, insyaallah nanti ada laporan dari tim talent, untuk membawa beberapa pemain yang cukup bagus,” kata Iwan. Iwan sendiri menginkan setiap provinsi memiliki perwakilan pemain untuk bisa membela Timnas Indonesia. Oleh karena itu, ia berharap Piala Pertiwi bisa diselenggarakan di semua provinsi di Indonesia. “Nah, ini pentingya bergilir Piala Pertiwi di masing-masing provinsi. Memang sekarang baru 18 (provinsi), saya harapkan ke depan bisa semua provinsi. Kalau kita dua orang pemain dari setiap provinsi, itu sudah cukup sekali,” terangnya. Iwan pun berpesan kepada para atlet-atlet sepak bola, khususnya wanita agar bisa terus mengembangkan bakatnya. Sehingga, kelak mereka bisa menjadi pemain timnas. “Atlet terus berlatih, terus mengasah skill, mental, disiplin dan kemampuan yang ada, termasuk fisik. Kita lihat tadi pertandingan tim yang berbeda, memang di tim Babel banyak tim nasional, kan kelihatan. Tapi bukan berarti kalteng tidak bagus. Ini menjadi pengalaman buat tim kalteng jika bertemu tim kuat. Itu tadi pelatih bisa melihat apa-apa yang perlu dilakukan dalam pembinaan,” pungkasnya. Piala Pertiwi 2021-2022 mulai digelar di Bandung pada 18 Maret dan akan berlangsung hingga 28 Maret 2022. Terdapat 19 tim yang berpartisipasi setelah melalui kualifikasi di level Asosiasi Provinsi PSSI. Berlokasi di tiga tempat, 19 tim tersebut dibagi ke dalam empat group yang berbeda.

Juara Dunia Jadi “Korban” Berikutnya Bagas/Fikri

Juara Dunia Jadi "Korban" Berikutnya Bagas/Fikri

Ledakan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri di turnamen bulutangkis All England 2022 belum berakhir. Teranyar, ganda putra muda Indonesia ini berhasil menumbangkan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi asal Jepang yang berstatus juara dunia 2021 di babak perempat final. Berlaga di Utilita Arena Birmingham, Jumat (18/3), Bagas/Fikri menang rubber gim 16-21, 21-18, 22-20. Penampilan ngotot dan pantang menyerah menjadi kunci kemenangan. “Alhamdulillah hari ini kami masih diberikan kemenangan,” kata Fikri mengucap syukur. “Kami berjuang habis-habisan di lapangan sampai selesai, walau ketinggalan terus poinnya tapi selalu berusaha untuk mengejar,” ujar Fikri. Aksi heroik terjadi di gim ketiga. Bagas/Fikri berhasil menyelamatkan tiga kali match point lawan dan lalu memborong lima poin beruntun untuk memenangkan pertandingan dari skor 17-20 menjadi 22-20. “Kami tidak menyiapkan persiapan spesial, sama seperti biasanya saja tapi kami tahu mereka juara dunia. Jadi kami di lapangan coba nothing to lose,” ucap Bagas. “Rasanya senang, bangga, merinding. Kami seakan tidak percaya bisa sampai di semi final tapi perjuangan belum berakhir, masih ada besok. Harus fight lagi,” tuturnya. Kemenangan Bagas/Fikri ini juga menandakan Indonesia sudah punya satu wakil di final karena di babak empat besar mereka sudah ditunggu kompatriot Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Secara rekor pertemuan, Bagas/Fikri unggul 1-0 atas seniornya tersebut. Kemenangan diraih pada babak 16 besar Denmark Terbuka 2021, dengan skor 17-21, 21-17, 23-21. “Kami kalah menang lawan Marcus/Kevin di latihan, semua sudah saling mengenal permainan masing-masing,” sahut Fikri. “Di pertemuan terakhir di ajang resmi kami bisa menang, itu modal untuk pertandingan besok,” sambung Bagas.

All England 2022. Marcus/Kevin Akan Bertemu Bagas/Fikri di Semi Final.

Ganda putra nomor satu dunia asal Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sukses menembus babak semi final turnamen bulutangkis All England 2022. Hasil ini mereka raih usai mengalahkan wakil India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dua gim langsung 24-22, 21-17. Berlaga di Utilita Arena Birmingham pada Jumat (18/3) pagi waktu setempat, The Minions tidak memulai laga dengan mudah. Banyak melakukan kesalahan sendiri di gim pertama membuat mereka harus tertinggal 15-20 terlebih dahulu. Tapi dengan semangat pantang menyerah, Marcus/Kevin berhasil membalikkan keadaan dan menang 24-22. “Kami hampir kalah di gim pertama. Lawan bermain sangat baik, cepat, dan punya power. Setelah tertinggal 15-20 kami coba main nothing to lose, melakukan yang terbaik, fokus satu poin demi satu poin dan beruntung bisa balik menang,” kata Kevin usai pertandingan. “Di gim pertama kami banyak melakukan kesalahan sendiri, terutama di servis. Tiga sampai empat kali kami kehilangan poin dari servis,” sambung Marcus. Setelah menang di gim pertama, penampilan Marcus/Kevin membaik di gim kedua. Kontrol permainan pun dapat dipegang sepenuhnya. Mereka mengakui kemenangan di gim pertama menambah kepercayaan diri. “Bisa mengejar poin di gim pertama membuat kami lebih percaya diri. Akhirnya di gim kedua kami tidak banyak melakukan kesalahan sendiri,” ucap Marcus. “Kami sangat senang bisa masuk ke semifinal tapi besok pertandingan akan semakin berat, jadi kami harus fokus lagi,” ungkap Marcus. Saat berita ini ditulis pasangan Bagas Maulana/ Muhammad Shohibul Fikri menang atas pasangan Takuro Hoki/Kobayashi dengan skor 16-21, 21-16, 22-20. Dengan hasil ini maka Bagas/Fikri akan berjumpa Kevin/Marcus dibabak semifinal. Sumber: www.pbsi.id

Cedera Betis Apriyani Rahayu Terpaksa Mundur dari All England 2022.

Dilansir dari halaman resmi PBSI pebulutangkis Apriyani Rahayu harus mundur dari turnamen All England 2022 satu hingga dua minggu untuk memulihkan kondisi betis kanannya yang cedera. Hal itu disampaikan pelatih ganda putri Eng Hian setelah berkonsultasi dengan dokter PBSI. Selain itu Apriyani Rahayu juga harus mundur dari turnamen Swiss Terbuka (22-27 Maret) dan Korea Terbuka (5-10 April). “Hasil pemeriksaan dan konsultasi dengan dr. Grace (Joselini Corlesa, dokter PBSI) cedera betis kanan Apri tidak terlalu parah tapi memang diperlukan waktu istirahat setidaknya satu hingga dua minggu sebelum bisa kembali ke lapangan,” tutur Didi. “Oleh karena itu saya menarik keikutsertaan dia di Swiss dan Korea Terbuka mendatang,” sambungnya. Sedianya, Apri akan berduet dengan pasangan baru yaitu Siti Fadia Silva Ramadhanti di dua turnamen tersebut. Sebelumnya, Apri juga batal debut dengan Fadia di ajang Jerman Terbuka pekan lalu gara-gara cedera yang sama. “Saya tidak mau ambil resiko, lebih baik memang Apri istirahat hingga sembuh total baru memulai kembali persiapan ke pertandingan-pertandingan berikutnya,” tegas Didi. Cedera betis kanan Apri kambuh di tengah laga babak 16 besar All England 2022 hari Kamis (17/3) sore waktu setempat. Apri yang berpasangan dengan Greysia Polii sudah unggul 21-18 di gim pertama atas lawannya Treesa Jollyindia/Gayatri Gopichand Pullela. Di pertengahan gim kedua petaka datang, Apri yang melakukan gerakan tidak pas saat mengambil shuttlecock langsung merasa tidak nyaman dengan betisnya. Setelah itu, Apri terus merasa kesakitan dan gerakannya makin terbatas. Lalu memutuskan mundur di poin 14-19.

Cari Bibit Atlet Muda, UT Semarang Gelar Turnamen Voli Antar SLTA

Cari Bibit Atlet Muda, UT Semarang Gelar Turnamen Voli Antar SLTA

Dalam rangka mencari bibit-bibit atlet bola voli muda di Kabupaten Blora dan melatih mental sportif dalam bertanding, Universitas Terbuka (UT) Semarang untuk kali kedua menggelar turnamen bola voli antar SLTA se-Kabupaten Blora. Direktur UT Semarang, Drs Moh Muzammil, MM, menuturkan, penyelenggaraan turnamen ‘Bupati Blora dan Direktur UT Semarang Cup’ ini diharapkan dapat menjadi ajang menorehkan prestasi dan meningkatkan kemampuan bermain voli bagi pelajar SLTA se-Kabupaten Blora. “Selain itu, kami juga mengharap turnamen ini bisa menjadi ajang yang bergengsi bagi peserta lomba. Seperti turnamen sebelumnya, lomba bola voli ini pasti bakal seru,” kata Muzammil usai beraudiensi dengan Bupati Blora, H Arief Rohman SIP MSi. Adapun koordinator lomba, Siswandaru Kurniawan SE MSi Akt, mengatakan, tema dalam kegiatan ini yakni, “Membangun Jiwa Sportivitas Siswa sebagai Generasi Penerus Bangsa”. “Dengan mengangkat tema demikian, kami berharap kejuaraan ini dapat meningkatkan persaudaraan antarpelajar se-Kabupaten Blora,” kata Siswandaru. Dijelaskan, sampai saat ini jumlah pendaftar sudah mencapai 38 tim. Turnamen ini akan berlangsung 21 Maret hingga 24 Maret 2022 di GOR Mustika Blora. Sedianya, Bupati Blora dan Direktur UT Semarang akan hadir pada penutupan turnamen sekaligus menyerahkan trofi kejuaraan kepada para pemenang. “Jika antusiasme turnamen ini lebih meriah dari sebelumnya, ke depan UT Semarang berencana akan meningkatkan penyelenggaraan kegiatan menjadi kejuaraan bola voli pelajar tingkat provinsi. Ini akan dijadikan agenda kejuaraan rutin tahunan,” ungkap Muzammil.

Luar Biasa, Pasangan Muda Ini Tembus Perempat Final All England

Luar Biasa, Pasangan Muda Ini Tembus Perempat Final All England

Ganda putra muda Indonesia, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, baru saja membuat kejutan dengan melaju ke babak perempat final turnamen bulutangkis All England 2022. Hasil ini mereka dapatkan secara luar biasa usai menumbangkan unggulan delapan Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dengan rubber game 24-22, 13-21, dan 21-17. Berlaga di Utilita Arena Birmingham Kamis (17/3) siang waktu setempat, Bagas/Fikri bermain penuh semangat dan eksplosif. Gabungan gerakan rotasi yang cepat dan arah pukulan yang keras dan tidak terduga membuat pasangan Malaysia kesulitan membendungnya. “Pertandingan hari ini cukup memuaskan, alhamdulillah bersyukur diberikan kemenangan dan keselamatan sampai selesai,” kata Fikri dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI. “Di gim pertama beruntung kami bisa membalikkan angka ketika mereka gim poin duluan, di gim kedua kami kehilangan tempo dan banyak mati sendiri. Di gim ketiga coba lebih fokus lagi cari poin satu demi satu, berusaha lebih tenang lagi di lapangan,” jelasnya. Walau menang, Bagas/Fikri mengaku hari ini permainan mereka malah tidak seenak kemarin saat mengalahkan rekan senegara, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Sehingga besok mereka ingin lebih siap lagi. “Sebenarnya lebih enak kemarin, karena kondisi lapangannya beda. Hari ini sedikit ada angin jadi harus adaptasi lagi,” tutur Bagas. “Persiapan untuk besok harus lebih matang lagi sih, sama fokusnya dijaga dan persiapan tenaga. Siapapun lawannya kami mau maksimal,” ujar Bagas. Sementara itu, lawan Bagas/Fikri di babak perempat final adalah pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, yang menang melawan Ben Lane/Sean Vendy (Inggris) dengan skor akhir 21-11, 19-21, dan 24-22 Sebagai debutan di All England, Bagas/Fikri mengatakan bisa masuk perempat final merupakan hal yang membanggakan. “Tentu sangat senang dan bangga bisa maju sejauh ini, apalagi ini Alll England pertama kali. Semoga besok diberikan kelancaran dan kemenangan,” harap Fikri. Tak lama berselang, kemenangan juga diraih ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. The Minions, julukan mereka, ke perempat final setelah mengalahkan wakil Jepang Akira Koga/Taichi Saito. Tidak mudah bagi Marcus/Kevin untuk mengalahkan ganda peringkat 22 dunia itu. Perlawanan alot diberikan sepanjang tiga gim dengan durasi 68 menit sebelum selesai dengan skor 15-21, 21-18, 21-18. Pada laga semi final, The Minions akan berjumpa Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty asal India. Peluang All Indonesian Final terbuka besar. Jika dua pasangan Indonesia mampu mengalahkan lawan mereka masing-masing.

Timnas U-16 Indonesia Tuntaskan TC di Bulan Maret

Timnas U-16 Indonesia Tuntaskan TC di Bulan Maret

Tim Nasional Sepak Bola U-16 Indonesia telah mengakhir pemusatan latihan (Training Centre/TC) yang sudah dimulai dari hari Kamis tanggal 3 Maret 2022. Pada hari terakhir TC, mereka kembali menjalani internal game di Lapangan Latihan Jakarta International Stadium, Sabtu (12/3) lalu. Berakhirnya pemusatan latihan Tim U-16 Indonesia diapresiasi oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Iriawan mengatakan selalu berkomunikasi khusus dengan pelatih tim Bima Sakti terkait kegiatan yang telah mereka lakukan. “Saya yakin para pemain yang akan dipanggil kembali adalah mereka yang sudah bekerja keras di tahap ini. Saya senang karena pemusatan Tim U-16 Indonesia lebih kompetitif, pelatih selalu berkomunikasi dengan saya mengenai semua hal, saya harap banyak muncul pemain-pemain hebat dari pemusatan latihan ini dan di masa yang akan datang, karena dari tim ini juga akan muncul pemain-pemain yang nantinya bisa memperkuat timnas Indonesia. Tentu peluang mereka untuk bermain untuk Indonesia semakin besar karena terpantau dari awal hingga tahap akhir ini,” kata Iriawan. Tak banyak gol yang terjadi di internal game kali ini, namun Bima Sakti mengakui banyak perkembangan yang sangat signifikan ditunjukkan oleh 34 pemain. “Mereka terus memperlihatkan peningkatan bermain sepak bolanya, pemahaman soal taktik dan perilaku mereka perlahan-lahan berubah dari awal TC hingga akhir,” buka Bima. “Seperti yang saya katakan di internal game sebelumnya, dengan kegiatan ini, saya dan tim pelatih bisa melihat langsung kemampuan mereka sesungguhnya di atas lapangan. Sekaligus melihat sejauh mana mereka menyerap dan memahami ilmu latihan yang kami berikan, dan juga menjadi penentuan di akhir TC ini bagi mereka, apa bisa lanjut untuk mengikuti TC berikutnya.” sambungnya. “Kami juga akan memantau pemain lagi di Piala Soeratin U-15. Disana nanti kami akan melihat talenta-talenta yang mungkin belum terpantau sebelumnya,” tambahnya. Indonesia tak pernah kehabisan pemain tengah atau sayap. Namun untuk striker, sedikit sekali melahirkan pemain dengan naluri tajam tipikal seorang striker. “Di tim ini InsyaaAllah ada banyak calon striker masa depan Indonesia, postur tubuhnya pun ideal, diatas 175 sampai 180 cm. Saya dan tim pelatih akan maksimalkan potensi pemain tersebut, agar tercipta striker masa depan Timnas Indonesia,” jelas Bima. Deretan striker itu adalah Femas Aprian Crespo, Muhammad Junino Saputra, Waliy Marifat dan Muhammad Yanuar Sanusi. Usai internal game, Bima memutuskan dua orang pemain terbaik dalam laga itu. Arjuna Tri Wahyudi dan Dirk Lukas Auri. “Dua pemain itu saya lihat sangat baik di internal game, mereka terus bergerak dan memainkan permainan terbaik mereka,” ucap Bima. Sementara itu, dua pemain yang dimaksud mengatakan, akan terus berusaha untuk bisa masuk tim. “Kami akan terus berjuang, karena impian kami tidak berhenti sampai disini, ingin memperkuat dan menjadi bagian Timnas sepak bola Indonesia masa mendatang,” kata keduanya. Usai TC ini, Bima mengungkapkan akan terus memantau pemain. “Usai ini kami akan lanjut mengadakan latihan virtual, seperti yang sudah kita lakukan sebelum-sebelumnya. Rencananya kami akan kembali menggelar TC di bulan April,” tutup Bima.

All England 2022. Lapangan Bocor The Minions Terpaksa Pindah Lapangan.

Akibat kebocoran lapangan yang dialami oleh Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat melawan Lucas Corvee/Ronan Labar (Perancis) terpaksa partai ganda putra ini terhenti dan pindah lapangan. Peristiwa ini terjadi saat gim kedua pada skor 2-2, pada game pertama Marcus/Kevin, sudah mengantongi keunggulan 21-12. Akibat tertunda beberapa lama akhirnya Marcus/Kevin harus mengejar ketertinggalan sebelum menutup game kedua dengan 21-18. “Sebenarnya kami bermain sudah lumayan sejak awal pertandingan, tapi tadi sempat tidak enak setelah pindah lapangan soalnya nunggu lama jadi agak dingin juga,” ujar Marcus dikutip dari halaman resmi www.pbsi.id “Setelah pindah lapangan di gim kedua poinnya mepet-mepet malah kami selalu tertinggal, beruntung di poin-poin akhir kami bisa kembali pegang kendali dan menyusul,” sambung Kevin. Marcus/Kevin yang berada di unggulan pertama awalnya harus bertemu dengan Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae di babak 32 besar tapi pasangan Korea itu memutuskan untuk mundur. “Kami tidak merasa diuntungkan dengan mundurnya pasangan Korea. Semua lawan sama saja, semua berat karena ini All England,” tutur Marcus.

Sprinter Zohri Akan Mengikuti Kejuaraan Dunia Atletik Indoor.

Minimnya kompetisi di luar negeri karena pandemi COVID-19, membuat Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) kesulitan mengirim atlet untuk uji coba di luar negeri. Zohri akan menjadi wakil Indonesia satu-satunya dalam Kejuaraan Dunia Atletik Indoor yang berlangsung di Stark Arena, Belgrade, Serbia, 18-20 Maret. Dia bakal debut dengan turun pada nomor lari 60 meter putra. “Ya, tidak ada kompetisi lagi. Kejuaraan Atletik Dunia Indoor di Serbia menjadi satu-satu ajang sebelum ke SEA Games Hanoi,” kata Zohri dikutip dari kantor berita ANTARA, Rabu (16/03). Lebih dari itu, Zohri juga bakal menjadi atlet dari cabang olahraga atletik yang berkesempatan merasakan atmosfer persaingan di luar negeri sebelum SEA Games Hanoi. Zohri telah bertolak ke Serbia pada Selasa (15/3) malam WIB. Dia berharap bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia dalam kejuaraan bergengsi tersebut. “Saya meminta dukungan dan doa masyarakat untuk bisa memberikan prestasi yang terbaik untuk Indonesia. Saya juga berharap semoga virus corona segera bisa menghilang,” pungkas Zohri. World Athletics Indoor Championships 2022 bakal diikuti 680 atlet dengan rincian 372 putra dan 308 putri dari 137 negara dari seluruh dunia. Secara keseluruhan ajang ini melombakan 26 nomor. Zohri bisa tampil di Serbia setelah mendapat undangan dari penyelenggara. Sumber: www.antaranews.com

SEA Games 2022. Basket 3X3 Yakin Emas 

Dilansir dari Antara pelatih tim nasional bola basket 3×3 putra Ali Budimansyah yakin Indonesia bisa mempersembahkan medali emas pada SEA Games 2022 Vietnam yang bakal diselenggarakan pada 12-23 Mei mendatang. Pasalnya, kekuatan Filipina di SEA Games 2022 tidak akan sama seperti edisi sebelumnya saat mereka memakai pemain-pemain terbaiknya. Di Vietnam nanti, lanjut dia, Filipina akan menurunkan pemain yang kualitasnya di bawah para pemain yang tampil pada SEA Games 2019 lalu. “Ini tantangan bagi saya. Dengan persiapan sebulan, harus bisa lebih baik dari kemarin apalagi mempersembahkan emas di Hanoi masih terbuka,” ucap Ali dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa. Pada SEA Games 2019 Filipina ketika cabang olahraga basket 3×3 pertama kali dipertandingkan timnas basket 3×3 putra Indonesia hanya sanggup merebut medali perak setelah kalah dari tim tuan rumah pada laga final. “Saya tertantang karena kondisi pemain sedang bagus. Mereka masih berkompetisi di IBL 2022. Artinya, secara fisik dan skill individu terasah, hanya nanti perlu diperkuat mindset permainan saja karena 5×5 dan 3×3 ada perbedaan,” katanya lagi. Dalam persiapan menghadapi SEA Games, tim berencana menggelar latihan bersama (TC) mulai 4 April. Ada tiga tempat latihan yang disiapkan, yakni GBK Arena, Bogor, dan Krakatau Steel. Adapun TC nanti akan diikuti 10 pemain yang komposisinya merupakan kombinasi antara pemain senior dan junior di bawah usia 23 tahun sebagai bagian dari upaya regenerasi. Sumber: www.antaranews.com  

Indonesia Menargetkan Juara All England.

Turnamen bulutangkis All England akan berlangsung di Utilita Arena, Birmingham, 16-20 Maret 2022. Sebagai negara dengan tradisi bulutangkis yang kuat Indonesia memasang target untuk bisa menjuarai ajang ini. Indonesia pun mengirimkan seluruh pemain terkuatnya. Dengan kekuatan penuh, Skuad Garuda berharap ada gelar juara yang bisa direbut. “Bicara soal peluang, bisa saya katakan peluang kita tetap terbuka. Ini karena kita menyertakan pemain terbaik dan terkuatnya,” ujar manajer tim sekaligus Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky. “Bisa saya katakan, dibandingkan turnamen lain, All England itu beda gengsinya. Semua pemain terbaik dunia selalu hadir di sini. Ada anggapan bahwa seorang pemain apabila belum menjuarai All England, belum lengkap prestasinya,” tambahnya. Di tunggal putra, Indonesia menyertakan Anthony Ginting, Jonatan Christie, dan Shesar Hiren Rhustavito. Di putri ada Gregoria Mariska Tunjung. Di ganda putra, terdapat Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Juga ada peraih emas Olimpiade Tokyo, Greysia Polii/Apriyani Rahayu di ganda putri. Sementara di ganda campuran, terdapat Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. “Saya memasang target, tahun ini harus ada wakil Indonesia yang juara. Soal dari mana gelar bisa diraih, setidaknya dari tunggal putra, ganda putra, atau ganda putri,” sebutnya. Rionny pun sangat berharap para pemain muda Indonesia yang dikirim, bisa unjuk gigi di All England. Syaratnya, mereka tidak boleh merasa takut duluan ketika berhadapan dengan pemain unggulan. “Saya harapkan mereka bisa tampil baik dan berusaha menikmati pertandingan. Keluarkan seluruh hasil latihan selama ini,” tutur Rionny. Tim Indonesia hari ini akan menjajal lapangan pertandingan, Utilita Ardna Birmingham mulai pukul 10.00 waktu setempat atau pukul 17.00 WIB. Sumber: www.pbsi.id