Bocah 14 Tahun Asal Magetan, Nyaris Juara Race 1 Asia Talent Cup 2018 di Qatar

Mario Suryo Aji (kiri) raih podium kedua di Asia Talent Cup 2018 seri 1 di Losail, Qatar. (otospirit.com)

Jakarta- Pembalap didikan Astra Honda Motor, Mario Suryo Aji nyaris memenangkan balapan Asia Talent Cup 2018 di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu (18/3). Mario hanya berselisih 0,034 detik dari pemenang balapan, Haruki Noguchi asal Jepang. Keduanya sejak lampu start mati langsung ke depan melepas dari rombongan pembalap lainnya. Pada awal start, Mario langsung ke depan karena pemilik grid pertama karena Agung Fachrul pole position harus ke barisan paling belakang dengan alasan mesin mati saat warm up. Namun pada tikungan pertama, Noguchi langsung memimpin di depan Mario Aji. Sejak itu, Mario terus menempel Noguchi. Mario baru melakukan serangan setelah 10 lap tersisa. Pembalap 14 tahun itu menyalip pembalap Jepang yang sudah satu tahun lebih dulu berkiprah di Asia Talent Cup saat lintasan lurus di depan paddock. Namun, saat menjelang tikungan Noguchi bisa memimpin kembali. Terlihat, bahwa Noguchi lebih jago soal late braking dibandingkan Mario Aji. Saking serunya dan saling over taking, komentator mengibaratkan pertarungan Valentino Rossi dan Stoner. Sejak itu, Mario beberapa kali menyalip Noguchi namun bisa diambil kembali. Pada putaran terakhir, Mario terus menyerang bahkan hingga trek lurus dengan strategi menguntit namun usaha belum bisa membawanya juara. Saat trek lurus Mario yang lahir di Magetan (Jatim) 16 Maret 2004 ini sempat didepan namun jelang garis finish hampir bersenggolan. Mario Aji berselisih tipis 0,034 detik saja. “Luar biasa. Mario SA menunjukkan perjuangan yang luar biasa sejak lampu start padam. Meski harus merelakan podium pertama, tapi Mario menunjukkan perlawanan kuat hinggga detik-detik terakhir balapan,” dalam status facebook Astra Honda Racing Team, tim yang menaungi Mario Suryo Aji. Selain Mario Suryo Aji, beberapa pembalap Indonesia menempati posisi 10 besar. Adenanta Putra berhasil meraih posisi 5, Afridza Munandar berada di posisi 6, Agung Fachrul berada di posisi 8, dan Lucky Hendriansya finish di posisi 17. (Adt)

Dapat Undangan Tampil di Perancis, Timnas U-19 Absen di Toulon 2018

Timnas U-19 harus absen di Toulon Tournament 2018 di Peancis karena padatnya jadwal kompetisi. (suratkabar.id)

Jakarta- Timnas U-19 dipastikan absen pada turnamen tahunan Toulon 2018, di Perancis. Turnamen ini sebelumnya memilih Egy Maulana sebagai peraih Jouer Revelation Trophee. Yakni tropi bagi pemain paling berpengaruh dalam tim seperti yang didapat Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane. Toulon 2018 dipastikan tak dikuti oleh Rahmat Aprianto dkk. Pernyataan ini datang dari Direktur Teknik PSSI, Danurwindo. Alasan Timnas U-19 tak bisa mengikuti turnamen itu karena bentroknya jadwal turnamen dengan kompetisi Liga U-19. “Kami dapat undangan untuk ikut lagi Toulon 2018, tapi pemain U-19 lagi kompetisi. Fokus persiapan tim kami, adalah tiap pemain tampil di kompetisi Liga 1, atau Liga U-19,” ujar Danur, sapaanya. Senada dengan Danur, pelatih Timnas U-19, Bima Sakti Tukiman, mengatakan bahwa timnya tak akan mengikuti turnamen yang akan diikuti oleh beberapa negara Eropa itu. “Sebenarnya kami perlu, tapi kami sudah lihat agenda yang sudah disusun. Dan karena bentrok dengan jadwal lain, jadi ya tidak ikut,” tukas Bima. Kendati tak mengikuti turnamen di Perancis, Timnas U-19 tetap melakukan TC. Terdekat timnas U-19 akan menggelar pemusatan latihan pada 22 Maret nanti. (Ham)

TC Timnas Putri U-16 Siap Digelar, Striker Ini Bingung Statusnya

Carla Bio Pattinasarany masih bingung menentukan statusnya sebagai pemain Timnas Putri Senior atau Timnas U-16. (instagram)

Jakarta- Seleksi Timnas Putri Senior masih berlangsung. Namun, mulai Selasa (19/3) hingga Rabu (18/4), pemusatan latihan Timnas Putri U-16 pun bergulir di lapangan Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur. Timnas Putri U-16 akan fokus pada event AFF Women’s Championship U-16 yang akan berlangsung tanggal 1-10 Mei 2018 di Jakarta. TC Timnas Putri senior dan Timnas Putri U-16 yang berlangsung bersamaan, ternyata membuat persoalan baru bagi pemainnya. Hal ini dialami Carla Bio Pattinasarany. Carla saat ini tengah menjalani seleksi Timnas Putri senior di National Youth Training Centre (NYTC) di Sawangan. Namanya pun masuk dalam daftar panggil Timnas U-16 Putri. “Saya tahu ada TC Timnas U-16. Dan nama saya juga ada. Tapi, saya tetap ikut latihan di Sawangan dulu, cuma jujur bingung gimana nanti jalannya” kata Nanes, panggilan akrabnya, pada Sabtu (17/3). Hal serupa ditanggapi oleh pelatih Timnas Putri Senior, Satia Bagdja. “Saya ingin Carla tetap ikut latihan di Timnas Senior. Tapi, Carla harus memilih antara tim senior atau Timnas U-16,” tegasnya. (Dre) Daftar Nama Pemain Timnas Putri U-16 Kiper: 1. Rabiah Nurkhodijah – DKI Jakarta Belakang: 2. Syafira Azzahra Ramadhanti – Bangka Belitung 3. Diah Ayu Puspitaningrum – Jawa Barat 4. Leli Sukmawati – Jawa Barat 5. Rachmayanti Indah Ma’ruf – Jawa Timur 6. Ceysa Salsabila Diani – Jawa Timur Tengah: 7. Hanipa Halimatusyadiah S – Jawa Barat 8. Zahra Naqiyyah Primadi – Jawa Barat 9. Safira Ika Putri Kartini – Bangka Belitung 10. Jasmine Sefia Waynie Cahyono – Jawa Timur 11. Anisa Febriana – D.I Yogyakarta 12. Sheva Imut Furyzcha – Bangka Belitung 13. Vinny Silfianus – Banten Depan: 14. Carla Bio Pattinasarany – DKI Jakarta Pemain Seleksi Lainnya: Ria Yigibalom – Papua Ofince Wenda – Papua Astrid Yigibalom – Papua Elsa – Gelora Muda Mutia – Galaxis Bandung Akra – Benteng Muda Banten Leni Maharani – Benteng Muda Banten Kyla Widodo – Pro Direct Portia – Pro Direct Jesela Arifia Sari – Gerilya FC Kaltim Maria Amanda Gracia – Jakarta 69 Annisa Puti Lenggogeni – Jakarta 69

Melenggang ke Final All England 2018, Marcus/Kevin Butuh Waktu 38 Menit

Ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo melenggang ke final All England 2018. (net)

Birmingham- Duet Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (rangking 1) sukses melenggang ke final All England 2018 BWF World Tour Super 1000. Mereka hanya butuh waktu 38 menit. Berlaga di Arena Birmingham, Inggris, duet Indonesia itu menyingkirkan wakil Denmark Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding (rangking 6), di babak semifinal, Sabtu (17/3). Di gim pertama, The Minions tampil impresif dengan memperoleh poin secara beruntun bahkan berhasil unggul 13-7. Poin yang dikumpulkan Marcus/Kevin makin jauh hingga akhirnya mampu membungkus kemenangan atas Petersen/Kolding di gim pertama, dengan skor 21-11. Di gim kedua, meski sempat terjadi keputusan kontroversial wasit mengenai poin, namun pasangan Pelatnas Cipayung itu tetap tampil dominan. Meraih lima poin beruntun 17-14, Marcus/Kevin tak memberi kesempatan pada wakil Eropa itu untuk mengembangkan permainan. Akhirnya, smash dari Marcus memastikan satu tiket ke partai pamungkas turnamen paling bergengsi di dunia tersebut setelah menutup gim kedua dengan skor 21-19. Pertandingan di All England 2018, menjadi pertemuan keenam bagi kedua pasangan. Juara All England 2017 itu unggul 4-2 atas pasangan Petersen/Kolding. Dua kekalahan Marcus/Kevin terjadi di turnamen All England 2015, dengan skor 11-21, 21-10, dan 13-21, dan Dubai World Superseries Finals 2016, dengan skor 12-21 19-21. (Adt)

Tiga Skuad Absen, Timnas U-23 Tambah Pemain dari U-19

TC singkat Timnas U-23 Tahap ketiga jelang kontra Timnas Singapura U-23 berlangsung pada Sabtu (17/3) di Lapangan ABC Senayan. (Pras/NYSN)

Jakarta- Pelatih Timnas U-23, Luis Milla, memanggil 24 pemain dalam pemusatan latihan singkat yang digelar pada 17-18 Maret 2018 di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta. Mereka dipersiapkan untuk menghadapi Singapura pada laga uji coba jelang Asian Games 2018 yang berlangsung di Stadion Nasional, Singapura pada Rabu (21/3). Saat Latihan hari pertama pada Sabtu (17/3), TC berlangsung tanpa kehadiran tiga pemain, yakni Evan Dimas, Ilham Udin Armaiyn dan Ezra Walian. Kebetulan, tiga pemain yang belum bergabung ialah personel yang tengah merumput di luar negeri. Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn baru membela Selangor FA pada putaran ketiga Piala FA Malaysia, Jumat (16/3). Karena waktu yang mepet, keduanya belum dapat kembali ke Tanah Air untuk mengikuti pelatnas bersama Timnas Indonesia U-23. Adapun satu pemain lainnya yang absen ialah Ezra Walian. Penyerang berusia 20 tahun tersebut juga memperkuat klubnya, Almere City saat bertanding melawan AZ II, Jumat (16/3). “Mereka (Evan dan Ilham) baru main tadi malam. Kita mendengar informasi, Evan juga sedikit cedera engkel. Semoga saja tidak ada masalah dan bisa bergabung saat di Singapura,” ujar asisten pelatih Timnas Indonesia U-23, Bima Sakti Tukiman. Ketiadaan tiga pemain itu ternyata berpengaruh terhadap program TC Timnas Indonesia U-23. Bima mengatakan, pelatih Luis Milla Aspas terpaksa mengubah skema latihan di hari pertama. “Jadinya berubah ya. Pada awalnya ada catatan dari coach Milla jika tiga pemain yang tidak ada, maka digantikan oleh saya, Satria Tama yang bergantian dengan Awan Setho (pada games internal). Ini berpengaruh, karena intensitas pasti berbeda. Semoga tidak ada masalah ke depannya,” Bima mengakhiri. Bek sayap asal Bali United, Ricky Fajrin juga berkomentar latihan perdana ini. “Intensitas langsung tinggi, padahal baru hari pertama. Coach Milla fokus banyak lihat ke depan, dan saat main di belakang kami harus banyak bicara” tutur pemain yang fasih bermain sebagai bek kiri dan stopper sama baiknya itu. Total 24 pemain yang dipanggil Luis Milla didominasi gelandang yakni 10 orang. Di sektor depan, pelatih Spanyol itu hanya memanggil tiga nama. Arema FC menjadi penyumbang terbanyak dengan mengirimkan empat wakil. Ada dua debutan yang dipanggil pada training camp ketiga ini. Dua pemain itu adalah Rachmat Irianto (Persebaya Surabaya) dan Syahrian Abimanyu (Sriwijaya FC). Selain itu, Luis Milla juga memanggil duo Selangor FA yakni Evan Dimas dan Ilham Udin, serta pemain naturalisasi, Ezra Walian. Egy Maulana Vikri yang baru bergabung dengan klub Polandia, Lechia Gdansk, juga dipanggil|. Pemusatan latihan ketiga ini murni diisi pemain muda. Tak ada nama Nelsom Alom dan Ilija Spasojevic yang sempat mengikuti TC edisi kedua. Laga melawan Singapura menjadi satu dari beberapa agenda persiapan Timnas U-23 jelang Asian Games 2018. Uji Coba lokal maupun internasional diharapkan bisa mematangkan persiapan Garuda muda mampu meraih kesuksesan di event olahraga bergengsi antarnegara Asia tersebut. (Dre/Ham) Pemain Timnas U-23 Yang Berlatih pada Sabtu (17/3) : Kiper 1. Satria Tama (Madura United) 2. Awan Setho (Bhayangkara FC) 3. Kartika Ajie (Arema FC) Belakang 4. Rachmat Irianto (Persebaya Surabaya) 5. Andi Setyo (PS TNI) 6. Bagas Adi (Arema FC) 7. Ricky Fajrin (Bali United) 8. Putu Gede (Bhayangkara FC) 9. Gavin Kwan (Barito Putera) 10. Rezaldi Hehanusa (Persija Jakarta) 11. Saddil Ramdani (Persela Lamongan) Tengah 12. Syahrian Abimanyu (Sriwijaya FC) 13. Muhammad Hargianto (Bhayangkara FC) 14. Hanif Sjahbandi (Arema FC) 15. Zulfiandi (Sriwijaya FC) 16. Osvaldo Haay (Persebaya Surabaya) 17. Septian David (Mitra Kukar) 18. Egy Maulana (Lechia Gdansk) 19. Irfan Jaya (Persebaya Surabaya) 20. Febri Haryadi (Persib Bandung) Depan 21. Ahmad Nur Hardianto (Arema FC) Absen : 22. Evan Dimas (Selangor FA) 23. Ilham Udin Armaiyn (Selangor FA) 24. Ezra Walian (Almere City)

Marcus/Kevin Lolos Semifinal All England 2018, Hafiz/Gloria Gagal Bikin Kejutan

Ganda Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo melaju ke semifinal All England 2018. (vice.com)

Birmingham- Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (rangking 1), lolos semifinal All England 2018 BWF World Tour Super 1000, di Arena Birmingham, Inggris, Jumat (16/3). Pasangan Pelatnas Cipayung itu menang mudah atas wakil Taiwan Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin (rangking 7), dua gim langsung, dengan skor 21-15, 21-13, dalam waktu 29 menit. Berkat kemenangan itu, duet Mera Putih yang merupakan unggulan pertama turnamen makin memperlebar jarak rekor pertemuannya dengan Chen/Wang. Dari tiga pertemuan sebelumnya, Marcus/Kevin selalu unggul, yakni di India Open 2016 (21-11, 21-17), dan India Open 2017 (21-17, 21-17), dan di Indonesia Masters 2018 (20-22, 21-14, dan 21-14). Sayang, di sektor ganda campuran, dobel Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (rangkin 47) gagal membuat kejutan. Mereka harus menelan pil pahit setelah ditaklukkan wakil China Zhang Nan/Li Yinhui (rangking 22), lewat pertarungan sengit tiga gim berdurasi 1 jam 5 menit, dengan skor 14-21, 21-18, 18-21. Ini menjadi kemenangan pertama bagi Zhang/Li atas pasangan non unggulan Indonesia itu. Sebab, kedua pemain belum pernah bertemu sekalipun di ajang turnamen bulutangkis internasional. Setali tiga uang, pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto (rangking 6) harus terhenti. Dobel mix ini takluk usai disingkirkan wakil Denmark Mathias Christiansen/Christinna Pedersen (rangking 16). Praveen/Debby langusng tersungkur dua gim langsung dengan skor 16-21, 15-21, pada pertarungan berdurasi 45 menit. (Adt)

Siapkan Motif Helm Khusus, Perusahaan Italia Sponsori Timnas Balap Sepeda AG 2018

Peralatan sepeda asal Italia, SH+, dukung Timnas Balap Sepeda di Asian Gmes 2018. (Pras/NYSN)

Jakarta- Salah satu perusahaan peralatan sepeda asal Italia, SH+, memberikan dukungan penuh pada tim nasional (Timnas) balap sepeda Indonesia Asian Games (AG)2018. Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI), mengatakan pihaknya bangga atas dukungan SH+. Dukungan ini jadi yang pertama bagi timnas balap sepeda AG 2018. “Komitmen SH+ bentuk support untuk PB ISSI. Kami memakai helm dan kacamata (produksi SH+) sejak SEA Games 2017. Setelah itu kami maksimalkan dan akhirnya mereka memberi dukungan penuh untuk AG 2018,” ujar Okto di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (16/3). Ia menyebut dukungan dari SH+ tersebut membuat langkah timnas guna mendapatkan dukungan dari sponsor lain bakal terbuka. Sebab, tambah Okto, pihak SH+ juga akan membantu mencarikan sponsor. “Mereka tak hanya mendukung tim utama, tapi juga tim pelapis. Bahkan SH+ akan mengganti semua produk yang rusak dengan yang baru. Yang jelas kualitas produk sudah teruji,” paparnya. Dukungan makin istimewa, karena SH+ menyiapkan desain dan warna khusus helm untuk pebalap Indonesia. Hal itu dikatakan Gianluca Poli, CEO SH+. “Khusus untuk Indonesia, kami sudah menyiapkan helm khusus yang nantinya digunakan di AG 2018,” terangnya. “Corak utamanya adalah Merah Putih. Tak hanya untuk road, kami juga menyediakan untuk helm track,” tambah Poli. Kerjasama dengan PB ISSI, ungkap Poli, akan berkelanjutan. “Usai AG 2018, kejuaraan balap sepeda Tour de Indonesia 2018 juga disupport oleh SH+,” cetus pria asal Italia. (Adt)

Event LIMA Badminton: Blibli.com WJC 2018 Rampung, Surabaya Destinasi Berikutnya

Tim Beregu Putra dan Putri Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung mengawinkan gelar Juara. (LIMA)

Bandung- LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference 2018 telah usai. Tiga tim terbaik putra maupun putri telah hadir. Tak hanya kategori beregu, kategori perseorangan yang mempertandingkan nomor tunggal putra dan ganda campuran pun digelar. Pemain-pemain terbaik dari masing-masing kategori sudah membuktikan kemampuannya di kompetisi yang dihelat di GOR Lodaya Bandung pada 8-14 Maret 2018. Pasca event LIMA Badminton usai digelar di regional Jawa Barat, mulai pekan yang akan datang, LIMA Badminton akan mengunjungi Kota Surabaya. Pergelaran LIMA Badminton yang bertajuk: McDonald’s East Java Conference Surabaya Subconference 2018 dihelat di GOR Universitas Airlangga, 20-26 Maret 2018. Seluruh tim dan perwakilan kategori perseorangan yang lolos ke nationals akan berlaga di LIMA Nationals 2018. Student athlete terbaik dari tiap regional penyelenggaraan LIMA Badminton ini akan kembali menunjukkan kemampuannya di fase nationals, yang akan digelar di Kota Surakarta, Mei mendatang. Rangkuman Juara LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference 2018. Beregu Putri: Juara : Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Peringkat 2 : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Peringkat 3 : STKIP Pasundan Cimahi Lolos ke LIMA Badminton Nationals: Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Beregu Putra: Juara : Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Peringkat 2 : STKIP Pasundan Cimahi Peringkat 3 : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Lolos ke LIMA Badminton Nationals: Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung STKIP Pasundan Cimahi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tunggal Putra Juara : Muhammad Rizquloh Alfarizqi – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Peringkat 2 : Azka Ananda – Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Peringkat 3 : Reda Agustiar – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Lolos ke LIMA Badminton Nationals: Muhammad Rizquloh Alfarizqi – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Azka Ananda – Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Reda Agustiar – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Fauzi Ramadhan – Universitas Widyatama Bandung Ganda Campuran Juara : Aldi Efendi/Dina Rahayu – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Peringkat 2 : Beno Drajat/Mita Sani – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Peringkat 3 : Febi Ardiansyah/Sinta Arum – STKIP Pasundan Cimahi Lolos ke LIMA Badminton Nationals: Aldi Efendi/Dina Rahayu – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Beno Drajat/Mita Sani – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Febi Ardiansyah/Sinta Arum – STKIP Pasundan Cimahi Randhy Reynaldi/Dianita Saraswati – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung

Timnas Putri Kalah 1-4 Dari SSB Pelita Jaya, Satia Bagja Enggan Bicara Banyak

Timnas Putri takluk 1-4 saat menghadapi SSB Pelita Jaya U-15 dalam agenda uji coba di NYTC Sawangan. (Pras/NYSN)

Jakarta- Timnas Putri Indonesia kembali menggelar laga uji coba di lapangan National Youth Training Centre (NYTC), Sawangan, Depok pada Kamis (15/3). Menghadapi SSB Pelita Jaya (Putra) U-15, Timnas Putri takluk dengan skor akhir 1-4. Gol semata wayang Timnas Putri diciptakan melalui kaki kiri striker Timnas, Tugiyati. Pelatih Timnas Putri, Satia Bagja, saat diketemui usai laga uji coba, enggan berkomentar soal permainan anak asuhnya. Ia hanya mengatakan Timnya tetap fokus pada turnamen yang segera bergulir dalam waktu dekat ini. “Tak ada komentar. Ini ‘kan hanya uji coba, fokus kami tetap pada event Piala AFF Putri dan Asian Games 2018,” ujarnya. Pada uji coba ketiga ini, tak semua pemain turut andil selama tampil 2×45 menit. Mayoritas pemain yang diturunkan adalah skuad yang belum merumput di laga uji coba pertama dan kedua. Norfince Boma, penjaga gawang seleksi Timnas Putri memiliki catatan khusus dalam laga uji coba kali ini. Ia merasa timnyas masih kurang dalam berkomunikasi. “Agak kaku, karena kami baru bersama latihan 2 minggu. Jadi, masih penyesuaian. Dan di pertandingan ini, banyak pemain yang masih panik”, tutur kiper asal klub Persitoli Tolikara ini. Pada Sabtu (17/3) pagi, agenda Timnas Putri (Seleksi) kembali menggelar uji coba keempat. Meski belum memastikan siapa calon lawannya, tim SKO Ragunan konon menjadi pertimbangan. (Dre)

Kompetisi Basket Putri Srikandi Cup Seri Jakarta Bakal Menarik, Ini Alasannya

Aksi pebasket putri di ajang Kompetisi Basket Srikandi Cup. (srikandicup.com)

Jakarta- Pekan depan, kompetisi bola basket putri profesional Indonesia, Srikandi Cup, bakal dihelat di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat, 19-24 Maret 2018. Delapan klub putri profesional saling bersaing menjadi yang terbaik. Ini alasan seri reguler terakhir di Jakarta itu menarik untuk disaksikan, seperti dilansir srikandicup.com, Kamis (15/3). 1. Tenaga Baru (masih) Tanpa Anjelin Rosmika Anjelin Rosmika Simanjuntak, point guard andalan Tenaga Baru Pontianak pada seri pertama di Makassar (Sulawesi Selatan) lalu dipastikan masih harus menepi pada seri selanjutnya yang akan diselenggarakan di Kota Jakarta. Ketiadaan Anjelin di lapangan pada seri kedua di Surabaya (Jawa Timur) lalu berdampak besar pada konsistensi Tenaga Baru Pontianak di lapangan. Dalam beberapa pertandingan, Tenaga Baru Pontianak harus susah payah berjuang untuk meraih kemenangan menghadapi tim-tim yang di atas kertas memilki kualitas di bawah mereka. Meski demikian secara prestasi, tidak hadirnya Anjelin tidak menghambat Tenaga Baru Pontianak untuk mendapat hasil yang lebih baik daripada sebelumnya (Tenaga Baru finis di posisi ke-3 di Surabaya). Seri Jakarta akan menjadi ujian lain bagi anak asuh Irma Amelya yang harus menjawab pertanyaan publik mengenai konsistensi performa Tenaga Baru Pontianak di atas lapangan. 2. Dampak Perubahan Roster Kontestan Srikandi Cup memiliki kesempatan untuk merubah atau menambah susunan pemain mereka menjelang seri ketiga di Jakarta. Seluruh tim yang melakukan perubahan tentu sangat berharap untuk dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi dari yang sebelumnya. Hal ini akan dbuktikan ketika para pemain baru ini berlaga dalam kompetisi resmi untuk pertama kalinya di seri Jakarta nanti. Apakah perubahan ini benar membawa dampak baik bagi tim-tim kontestan? Patut ditunggu. 3. Kembalinya Wulan Ayuningrum Salah satu menu utama dari seri ketiga di Jakarta adalah kembalinya Wulan Ayuningrum ke kancah basket profesional Indonesia. Kali ini Wulan akan berseragam kuning dan ungu milik Surabaya Fever. Kembalinya Wulan yang terbilang sebagai pemain senior merupakan kesempatan yang baik bagi pemain-pemain muda di Srikandi Cup untuk belajar dan menghadapi yang terbaik. Wulan yang terbilang cukup lama absen dari kancah basket profesional masih memiliki nilai jual yang cukup tinggi, beberapa waktu lalu nama Wulan masih berada di roster Tenaga Baru Pontianak untuk kejuaraan Vois Cup. Wulan yang berhenti dari basket profesional bersamaan dengan bergantinya Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta menjadi Merpati Bali (WIBL Indonesia 2016) harus membuktikan dirinya masih relevan menghadapi persaingan diantara pemain-pemain yang lebih muda. Surabaya Fever tentunya juga akan diuntungkan dengan hal ini, dimana kekuatan mereka akan semakin komplit dan mantap lagi untuk bersaing di level tertinggi. 4. Tren Naik Sahabat Semarang Ditinggal Natasha Debby, sementara andalan lain mereka Yuni Anggraeni masih menepi karena cedera paska SEA Games lalu. Sahabat Semarang memiliki jalan terjal yang berliku ketika memulai musim mereka di Makassar bulan November tahun lalu. Sahabat yang dulunya merupakan salah satu kekuatan tradisional di kancah elite basket putri nasional mendadak harus puas dengan satu kemenangan saja di seri pertama lalu. Hal ini berubah total ketika mereka menjalani seri kedua di Surabaya. Meski dihuni oleh banyak nama-nama muda, Sahabat menunjukkan peningkatan yang positif dan mampu bersaing dengan tim-tim lainnya. Sahabat bahkan mampu finis di urutan ke lima yang mana sebuah peningkatan besar dibanding apa yang mereka peroleh di Surabaya. Di Jakarta nanti, anak-anak asuh Xaverius Wiwid memiliki ambisi untuk terus melanjutkan tren positif ini. Dengan jam terbang yang semakin tinggi, rasanya anak-anak muda asal kota lumpia ini punya sesuatu yang layak kita nanti bersama. 5. Tanago Friesian dan target 4 besar Sejak awal musim ini di mulai, Tanago Friesian punya misi besar untuk masuk ke jajaran 4 besar. Misi ini hampir tercapai ketika di Makassar, namun kelelalhan fisik menjadi hambatan utama anak-anak Jakarta ini. Seri Jakarta menguntungkan Tanago karena pelatih Abrizalt Hasiholan memiliki pilihan pemain yang relatif melimpah di seri Jakarta nanti, tambahan nama-nama baru seperti Matsuda Yuka juga jelas akan memberi dampak yang besar bagi tim ini. Pertanyaannya mampukah Tanago bangkit dan mengunci posisi 4 besar di babak reguler yang terakhir? 6. Tim Nasional Tim Nasional Putri Indonesia sebelumnya sudah melakukan pemantauan terhadap 20 nama pemain yang sebagian besar berlaga dalam Srikandi Cup. Kali ini, staff kepelatihan tim nasional akan memantau lebih dekat nama-nama yang sudah tergabung dan berpotensi untuk bergabung dalam Tim Nasional. Ajang Srikandi Cup seri yang ketiga di Jakarta ini bisa menjadi suatu pembuktian bagi pemain-pemain yang terpilih bahwa mereka layak masuk ke dalam daftar elite 20 pemain terbaik di Indonesia. Selain Tim Nasional Senior, Tim Nasional U-18 juga akan dipersiapkan tahun ini guna menyambut kejuaraan Asia level I. Jika ada nama-nama yang tampil menonjol, bukan tidak mungkin Ia akan masuk ke dalam radar Tim Nasional Putri Indonesia. 7. Konsistensi MP Samator Motor serangan Merah Putih (MP) Samator Jakarta, Isabelle Suryaman didera cedera lutut sejak seri Makassar yang lalu. Hal ini memberi dampak yang signifikan bagi kekuatan MP Samator terutama ketika menyerang. Isabelle relatif mendapatkan banyak waktu untuk recovery pasca cedera kemarin, selain itu MP Samator pun memiliki amunisi-amunisi baru yang bisa menambah daya gedor anak-anak asuh Nina Yunita. Sebagai tuan rumah, dan setelah hasil yang di dapat di Surabaya, MP Samator tentu ingin memperbaiki peringkat di rumah sendiri nantinya. 8. Kemenangan Kedua Flying Wheel Makassar Flying Wheel Makassar memiliki awal yang baik di musim ini, tampil impresif dengan meraih kemenangan pada pertandingan pembuka mereka di Makassar. Akan tetapi tren kemenangan ini seolah pudar dengan rentetan hasil buruk yang terus menerus mendera tim asal kota daeng ini. Secara performa, Flying Wheel Makassar jelas menunjukkan perbaikan yang signifikan, dimana tim ini selalu memberikan perlawanan ketat pada lawan-lawannya di seri Surabaya. Bermain ketat saat menghadapi Tenaga Baru Pontianak dan Tanago Friesian Jakarta, Flying Wheel akhirnya kalah di detik-detik akhir pertandingan. Improvisasi yang besar dalam segi performa belum dibarengi dengan hasil yang diinginkan. Seri Jakarta akan menjadi ajang pembuktian Flying Wheel untuk bisa meraih kemenangan yang kedua di Srikandi Cup. Pergantian Kepala Pelatih dan tambahan beberapa pemain akan menjadi bekal utama Flying Wheel guna meraih hasil yang lebih baik lagi kedepan. (Adt)

Pasca Kawinkan Gelar Beregu, Unikom Sabet Titel Juara Tunggal Putra Perseorangan

Pebulutangkis dari UNIKOM, Muhammad Rizquloh sukses menjuarai Tunggal Putra nomor perserorangan. (LIMA)

Bandung- Muhammad Rizquloh, tunggal putra dari Universitas Komputer Indonesia (Unikom) menjuarai LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference (WJC) 2018 kategori perseorangan di nomor tunggal putra.

Read more

Resmi Dikukuhkan, 10 Atlet DKI Jalani TC O2SN Tingkat Nasional Yogyakarta

Resmi-Dikukuhkan,-10-Atlet-DKI-Jalani-TC-O2SN-Tingkat-Nasional-Yogyakarta

Jakarta- Sebanyak 10 atlet resmi dikukuhkan mewakili DKI Jakarta ke ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Nasional di Yogyakarta, 16-22 September 2018. Lima atlet putra dan 5 putri dari lima cabang olahraga, akan segera menjalani Training Center (TC) guna meraih hasil terbaik di ajang tahunan itu. “Training Center sudah kami rencanakan. Kami akan tunjuk sekolah tertentu yang memiliki peralatan dan venue yang memadai,” ujar Waluyo Hadi, Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Bidang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, usai pengukuhan atlet O2SN SMK Provinsi DKI Jakarta di SMKN 57 Jakarta Selatan, Rabu (14/3). Waluyo mengatakan beberapa sekolah dijadikan sport center cabang olahraga (cabor) yang dilombakan dalam O2SN, karena memiliki infrastruktur yang memadai. Seperti cabor bulutangkis, memakai venue SMKN 29 Jakarta sebagai sport center. Ia mengatakan pihaknya juga telah membentuk tim trainer dan tim pelatih, yang dipilih dari guru-guru terbaik di DKI Jakarta, dari masing-masing cabang olaharaga yang dilombakan di ajang O2SN. “Mereka siap memberi pembinaan dan pelatihan hingga menuju tingkat nasional. Meskipun masih banyak waktu untuk menuju ke tingkat nasional, bukan berarti kami bisa santai,” sambungnya. Waluyo berharap capaian para atlet pada tahun ini lebih baik dibandingkan tahun lalu. “Dari sisi ekspektasi, tahun lalu jauh di bawah harapan. Kami hanya meraih satu medali dari cabang karate putri, dan yang lain kami belum meraih juara,” ungkapnya. “Alhamdulliah dari record data, kualitas atlet yang sekarang lebih baik. Untuk itu target kami minimal diposisi 3 besar. Kami tak ingin terlalu jauh, dan berusaha untuk realistis,” tutup Waluyo. (Adt) Atlet yang Mewakili DKI ke Tingkat Nasional : Cabang Renang : 1. Reyvan Anwar (SMKN 51) Jakarta Timur 2. Adela Sari (SMKN 60) Jakarta Barat Cabang Bulutangkis : 1. Dimas Agus Suryadi (SMK PGRI 20) Jakarta Timur 2. Marcella Malinda (SMK Strada 1) Jakarta Pusat Cabang Atletik : 1. Agung Subekti (SMK Negeri 16) Jakarta Pusat 2. Zefanya Armania (SMK ST Theresia) Jakarta Pusat Cabang Pencak Silat : 1. Aldi Firmansyah ( SMKN 39) Jakarta Pusat 2. Nur Alamsari (SMKN 1) Jakarta Pusat Cabang Karate : 1. Indra Lukman (SMK Telkom Shandy Putra) Jakarta Barat 2. Selma Hazizah (SMK Pelayaran Djadajat) Jakarta Utara

Selain Seleksi Senior, PSSI Gelar TC Timnas Putri U-16 di Cijantung

Rully Nere kembali dipercaya menangani Timnas Putri dibawah usia 16 Tahun. (bolalob.com)

Jakarta- PSSI akhirnya resmi mengadakan pemusatan latihan atau Training Center (TC) untuk Timnas Putri U-16. Sebelumnya, PSSI sudah memutar seleksi Timnas Putri senior di Sawangan, Depok. TC perdana digelar di lapangan Stadion Atang Sutresna, kompleks Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, mulai 19 Maret hingga 19 April 2018. PSSI kembali menunjuk Rully Nere sebaga pelatih kepala tim ini. Rully juga sudah memilih 26 pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan dan seleksi tim. Dari seluruh pemain, 14 di antaranya anggota tim yang tampil di turnamen AFF U-15 Girls Championship 2017 di Vientine, Laos pada 9-20 Mei 2017 lalu. Tahun ini, Rully akan membawa Timnas Putri U-16 berlaga pada ajang AFF U-16 Girls Championship 2018 bulan Mei, yang akan berlangsung di Indonesia. “26 pemain ini merupakan pemain sepak bola wanita terbaik yang saat ini dimiliki Indonesia. Saya berharap mereka mengeluarkan kemampuan terbaiknya saat pemusatan latihan nanti,” ucap Rully. Para pemain itu terpilih hasil pantauannya dari berbagai turnamen, salah satunya Women Football Road To Asian Games Piala Pertiwi bulan Desember 2017. “Ada beberapa yang ikut saya waktu di Laos, dan lainnya hasil pantauan. Saya optimis dengan para pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan nanti,” tutupnya. (Dre) Daftar Nama Pemain Timnas Putri U-16 Kiper: 1. Rabiah Nurkhodijah – DKI Jakarta Belakang: 2. Syafira Azzahra Ramadhanti – Bangka Belitung 3. Diah Ayu Puspitaningrum – Jawa Barat 4. Leli Sukmawati – Jawa Barat 5. Rachmayanti Indah Ma’ruf – Jawa Timur 6. Ceysa Salsabila Diani – Jawa Timur Tengah: 7. Hanipa Halimatusyadiah S – Jawa Barat 8. Zahra Naqiyyah Primadi – Jawa Barat 9. Safira Ika Putri Kartini – Bangka Belitung 10. Jasmine Sefia Waynie Cahyono – Jawa Timur 11. Anisa Febriana – D.I Yogyakarta 12. Sheva Imut Furyzcha – Bangka Belitung 13. Vinny Silfianus – Banten Depan: 14. Carla Bio Pattinasarany – DKI Jakarta Pemain Seleksi Lainnya: Ria Yigibalom – Papua, Ofince Wenda – Papua, Astrid Yigibalom – Papua, Elsa – Gelora Muda, Mutia – Galaxis Bandung, Akra – Benteng Muda Banten, Leni Maharani – Benteng Muda Banten, Kyla Widodo – Pro Direct, Portia – Pro Direct, Jesela Arifia Sari – Gerilya FC Kaltim, Maria Amanda Gracia – Jakarta 69, Annisa Puti Lenggogeni – Jakarta 69

Okky Splash Youth Soccer League U-12 Bergulir, Menpora : Tanpa Swasta, Pemerintah Sulit

Menpora Imam Nahrawi berharap melalui Okky Splash Youth Soccer League (OSYSL) 2018 muncul pesepabakbola berbakat seperti Egy Maulana Vikri. (net)

Jakarta- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bermitra dengan PT Suntory Garuda Beverage, perusahaan minuman terkemuka tanah air menggelar event sepakbola usia muda U-12. Festival bertajuk Okky Splash Youth Soccer League (OSYSL) 2018 ini akan digelar di enam kota seperti Surabaya, Bandung, Malang, Yogyakarta, Semarang dan wilayah Jabodetabek. OSYSL saat ini memasuki tahun kedua. Pada 2017 pelaksanaannya hanya melibatkan tim di wilayah Jabodetabek semata. Mulai 2018, OSYSL hadir di enam kota. Seri pertama telah sukses digelar di Surabaya sejak 3-11 Maret 2018. Ada 30 klub SSB yang tampil di tiap kota penyelenggara. Berikutnya, OSYSL akan hadir di Malang (30 Maret-8 April), Yogyakarta (21-29 April), Semarang (30 Juni-8 Juli), Bandung (14-22 Juli), dan Jakarta (28 Juli-5 Agustus). Pasca gelaran tiap kota, tim pemenang di tingkat regional maju di Okky Splash National Championship. Fase Nasional, OSYSL 2018 berlangsung pada 11 September di Jakarta. Pihak penyelenggara juga menggandeng Indonesia Junior Soccer League (IJSC). IJSC berpengalaman mengelola berbagai event sepak bola dibawah usia 12 tahun. “Kami pilih pemain-pemain terbaik dan masuk dalam satu tim. Mereka mewakili Indonesia di event Singa Cup 2018 di Singapura,” ucap Head Grup of Cup Suntory Garuda Beverege, Martinus Rezal. Nantinya penyelenggara menyeleksi khusus 16 pemain terbaik yang lolos Okky Splash Youth Soccer Team Indonesia guna bermain di Singa Cup 2018. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi mendukung digelarnya OSYSL. Imam berharap, kejuaraan ini bisa diselenggarakan di seluruh kota di Indonesia. “Tahun ini enam kota, semoga selanjutnya bisa diselenggarakan di seluruh 514 kabupaten/kota,” ujar Imam di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (14/3). Imam melihat, gelaran ini sangat bagus dan harus rutin dijalankan. Pria asal Bangkalan, Jawa Timur ini menyebut pemerintah tak bisa jalan sendiri untuk memajukan sepak bola Indonesia. “Okky berpengalaman menyelenggarakan kompetisi usia dini dan pemerintah tak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan pihak lain. Fasilitas hanya bisa diberikan 13 persen dari pemerintah, selebihnya disediakan oleh swasta,” katanya. Selain itu, ia berharap para pemain OSYSL dapat semakin terasah kemampuannya. Pria berusia 44 tahun ini yakin akan ada calon pemain tim nasional (timnas) Indonesia yang lahir dari ajang ini. (Dre)

Sebab Cedera Dan Lainnya, Lima Pemain Seleksi Timnas Putri Ini Dipulangkan

Iyya Lovista Paraba (14) akhirnya harus tereliminasi dari seleksi skuad Timnas Putri. (PSSI.org)

Jakarta- Seleksi Timnas Putri Senior akhirnya memulangkan lima orang pemain. Sejak Selasa (6/3), 40 orang pemain seleksi sudah berkumpul di National Youth Training Centre, Sawangan, Depok, Jawa Barat. Selama lima hari kemudian, dibawah asuhan pelatih kepala Satia Bagja dan pelatih kiper Benny van Breukelen, mereka digembleng pagi sore guna mencari tempat utama dalam tim. “Habis uji coba lawan tim Pelatih Kursus Lisensi B, kita sudah punya gambaran, siapa saja yang terus seleksi dan yang tidak,” tegas Satia pekan lalu. Timnas Putri pun melakukan uji coba perdana melawan tim Pelatih Kursus Lisensi B, pada Sabtu (10/3) di NYTC, Sawangan. Hasilnya laskar Srikandi Indonesia takluk 1-3. Namun bukan hasil yang jadi ukuran. “Ya, ada lima pemain yang dipastikan pulang, mulai pekan ini. Mereka dipulangkan dengan beberapa sebab. Kami pun akan memanggil lima pemain baru,” ucap Satia pada Selasa (12/3). NYSNmedia.com menerima surat pemulangan yang dikeluarkan PSSI kepada mereka yang tereliminasi pada Selasa (12/3) sore. Mereka diantaranya yang terpaksa dipulangkan adalah bek tengah asal Kalimantan Barat, Elli Wati. Berdasarkan surat itu, Elli harus pulang lebih cepat lantaran sejak memulai Seleksi, ia didiagnosa masih memiliki riwayat cedera lutut. Hal serupa juga dialami Jasmine M. Diantoro. Bek kiri cantik asal klub Pro Direct Academy JKT di Jakarta ini, menurut surat keterangan dari dokter butuh waktu satu bulan menyembuhkan cedera plantar (nyeri pada tumit). Untuk Ayu Rizqi Widianti (Persab Brebes), Sherly Eka Dewi (Babel) dan, Iyya Lovista Paraba (Banten) tak bertahan karena peformanya tak sesuai dengan kebutuhan tim. (Dre) Pemain Seleksi yang dipulangkan Elli Wati (Kalbar)-Bek Tengah Alasan : Sejak awal memulai Seleksi TC, masih menyimpan riwayat cedera lutut. Jasmine M. Diantoro (Pro Direct Academy JKT)-Bek Kiri Alasan: Dari surat keterangan dari dokter membutuhkan waktu 1 bulan untuk menyembuhkan cedera plantar (nyeri pada tumit). Ayu Rizqi Widianti (Persab Brebes)-Sayap Alasan : peformanya tidak sesuai dengan kebutuhan tim. Sherly Eka Dewi (Babel)-Bek Kanan Alasan : peformanya tidak sesuai dengan kebutuhan tim. Iyya Lovista Paraba (Banten)-Gelandang  Alasan : peformanya tidak sesuai dengan kebutuhan tim.

Delapan Klub Ikut Kompetisi Basket Putri , Dukungan Sponsor Masih Minim

Salah satu pemain klub bola basket putri Flying Wheel Makassar tengah beraksi. (srikandicup)

Jakarta- Terpisahnya pertandingan basket putri dan putra, membuat pihak penyelenggara kompetisi bola basket putri profesional Indonesia, Srikandi Cup, terkendala pada minimnya dukungan sponsor. “Jika ada sponsor yang berani memberi dukungan dana, pasti kemasan Srikandi Cup lebih menarik. Dan memancing animo masyarakat datang menonton,” jelas Deddy Setiawan, Koordinator Srikandi Cup, pada Senin (12/3). Ia mengungkapkan untuk menggelar Srikandi Cup disatu kota, pihak penyelenggara wajib mengeluarkan dana sebesar Rp 200 juta, sementara target gelaran ini dilaksanakan di empat kota (Makassar, Surabaya, Jakarta, Cirebon). “Di satu kota kami gelar Srikandi Cup ini, kurang lebih mengeluarkan bujet Rp 200 juta. Sedangkan target kami berputar di empat kota, totalnya itu Rp 800 juta,” tambahnya. Ia menyebut bila 90 persen tim yang bersaing di kompetisi bola basket putri didukung secara personal, dan hanya tim basket Merah Putih (MP) yang didukung Samator (perusahaan gas industri terbesar di Indonesia). “Saya piker, tim yang didukung secara personal agak sulit untuk bertahan. Jadi memang butuh dukungan dari perusahaan yang memang peduli dengan kemajuan olahraga nasional,” cetusnya. Adanya kerjasama dengan TVRI (Televisi Republik Indonesia) yang menayangkan kompetisi bola basket putri diharapkan menambah popularitas kompetisi, sehingga bisa mengundang sponsor. “Apalagi seri ketiga Srikandi Cup di Jakarta, persaingan makin ketat. Harapannya kompetisi ini juga mendapat dukungan dari semua media,” paparnya. Kompetisi bola basket putri Indonesia kasta tertinggi, Srikandi Cup, yang diikuti delapan klub basket putri dari berbagai daerah telah memasuki seri ketiga. Seri pertama dihelat di Makassar (Sulawesi Selatan), dan seri kedua di Surabaya (Jawa Timur). Sedangkan seri ketiga digelar di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat, 19-24 Maret 2018. (Adt)

Berlatih ke Luar Negeri, 13 Atlet Atletik Dikirim PB PASI ke AS

Atlet Lompat jauh Sapwaturrahman (kaos putih) akan berangkat ke AS melakukan try out dengan 12 atlet PB PASI lainnya. (Pras/NYSN)

Jakarta- Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) bakal mengirim para atlet pelatnas ke Amerika Serikat (AS). Namun tak semua atlet penguni pelatnas dikirim ke Negeri Paman Sam. Dari 16 orang yang diproyeksikan Asian Games 2018, hanya 13 yang disertakan. Mereka adalah Sapwaturrahman (lompat jauh), Suwandi Wijaya (lompat jauh), Atjong Tio Purwanto (3000 meter), Fadlin (estafet), Muhammad Zohri (100 meter dan estafet), Eko Rimbawan (estafet), Yaspi Boby (estafet), Bayu Kartanegara (estafet), Rio Maholtra (110 meter gawang), Idan Fauzan Richsan (lompat galah), Maria Natalia Londa (lompat jauh), Emilia Nova (100 gawang), Eki Febri Ekawati (tolak peluru). Menurut Sekjen PB PASI Tigor Tanjung, tiga atlet yang tidak pergi ke AS adalah Triyaningsih (maraton), Hendro (jalan cepat) dan Agus Prayogo (maraton). Hendro saat ini sedang menjalani latihan di Spanyol, lalu Triyaningsih dan Agus Prayogo akan mengikuti Korea Open 2018 pada Juni mendatang. “Mereka juga akan ke China untuk mengikuti maraton. Lalu ke Amerika akan berlatih bersama pelatih asing Harry Marra,” kata Tigor Tanjung saat mendampingi Ketua Umum PB PASI Bob Hasan saat meninjau atlet pelatnas di Stadion Madya Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Selasa (13/3). Sebelum menuju AS, para atlet dikonsentrasikan di Stadion Madya mulai awal pekan ini. Kecuali pelari jarak jauh Agus Prayogo yang berlatih di Pengalengan, Bandung, Jawa Barat. Dari sekian nomor yang diikuti Indonesia pada Asian Games 2018, hanya lompat jauh dan estafet (4 x 100 meter) yang berpeluang meraih medali emas. Para atlet yang tampil di nomor ini juga harus bersaing dengan lawan tangguh dari China, Bahrain, Qatar dan Jepang. Ketua Umum PB PASI Bob Hasan mengemukakan, pihaknya siap menggenjot kualitas teknik para atletnya yang akan terjun di Asian Games 2018. Menurut dia, teknik adalah permasalahan utama yang harus dicari solusinya jika ingin menyabet medali emas. “Contoh, misalnya soal bak lompat di arena yang ada di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Itu kalau pun sudah diperbaiki, teknik atletnya masih tidak bagus, ya tidak akan menang,” ungkap Bob Hasan. (Adt)

Tinjau Pelatnas Sepeda BMX di Yogja, Ini Permintaan Menpora

Menpora Imam Nahraw (kemeja hitam)i meninjau Pelatnas sepeda BMX di Sleman Youth Center, Yogyakarta, Senin (12-3). (kemenpora)

Jakarta- Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), meninjau kesiapan cabang olahraga jelang Asian Games 2018, Agustus – September mendatang. Salah satunya Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Sepeda BMX, di Sleman Youth Center, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (12/3). Imam memperhatikan secara detail terkait kekurangan serta kendala yang dihadapi selama Pelatnas, mulai dari honor, hingga peralatan yang digunakan para atlet. “Berapa atlet yang berlatih disini (Sleman Youth Center)?” tanya Imam. “Di tempat ini ada empat atlet sepeda BMX, tiga putra dan satu putri,” jawab Dadang Haries Purnomo bersama Priyo Susanto, Pelatih Pelatnas Sepeda BMX. “Latihanya jam berapa?” lanjut Menteri asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur. “Latihan kita di mulai jam 8:00 WIB, tiap hari. Hari Minggu latihan libur ,” sambut Dadang. Dalam kesempatan itu, Imam meminta kepada atlet sepeda BMX agar mengonsumsi makanan yang bergizi. “Kalian harus makan yang bergizi dan jangan maka sembarangan. Terlebih, makan-makanan yang tidak memilik nilai gizi yang berakibat buruk pada performa para pemain,” tukasnya. “Saya berharap Indonesia bisa menyumbang medali yang terbaik, khususnya medali emas. Dengan semangat yang kita miliki, kita harus yakin bisa meraih hasil terbaik,” cetus Imam. Priyo mengatakan persiapannya atlet sepeda BMX sudah matang. Hanya, menurutnya, pihaknya tengah menunggu tempat latihan di Pulomas, Jakarta. “Meski secara fisik mereka sudah siap. Paling hanya tinggal teknik saja. Untuk target kita di Asian Gemas 2018 ini medali perak,” beber Priyo. (Adt)

Timnas Putri Coret Pemain, Pelatih : Kami Panggil Lima Yang Baru

Winger TImnas Putri Zahra Musdalifa (rompi oren) saat berduel dalam latihan di NYTC Sawangan, Depok. (Pras/NYSN)

Jakarta- Usai beruji coba pada akhir pekan lalu, Timnas Putri Indonesia (Seleksi) kembali menggelar latihan pada Senin (12/3) di lapangan National Youth Training Centre (NYTC) Sawangan, Depok, Jawa Barat. Pelatih Timnas, Satia Bagja, mengatakan latihan kali ini fokus pada pertahanan. “Latihan hari ini lumayan, sudah 40%. Kita hari ini fokus ke pertahanan”, kata Satia. Setelah proses seleksi selama 6 hari, Timnas Putri kini mulai melakukan pengerucutan pemain. Skuad laskar Srikandi berkurang menjadi 36 pemain, termasuk empat kiper. Awal pekan kedua ini, tim pelatih rencananya akan menambah lima pemain baru, untuk mengikuti proses seleksi. “Kita sudah mengurangi 5 pemain dan nanti masuk 5 pemain baru. Satu pemain sudah bergabung mulai Selasa (12/3), sisanya menyusul. Tinggal urus surat panggilannya”, sambungnya. Timnas Putri melakukan uji coba perdana versus tim pelatih kursus lisensi B AFC, di lapangan NYTC, Sawangan, Depok, Jawa Barat, pada Sabtu (10/3) pagi. Melawan tim yang banyak dihuni mantan pemain timnas semisal Aples Tecuari dan Bonggo Pribadi, Zahra Muzdalifah dkk takluk dengan skor 1-3.  (Dre)

Cetak 123 Gol, Jadi Bekal Timnas U-16 Sabet Trofi Jenesys 2018

Jadi Juara Di Jepang, Timnas Indonesia U-16 tampil amat produktif. (goal.com)

Miyazaki- Di Kirishima Yamazakura Miyazaki Prefectural Comprehensive Sport Park, Jepang, Timnas U-16 sukses meraih gelar internasional pertama pada 2018. Menghadapi Vietnam U-16 di partai final Turnamen Jenesys 2018, skuat asuhan Fakhri Husaini berhasil menang dengan skor tipis 1-0. Sebiji gol dalam laga ini dicetak oleh Rendy Juliansyah pada menit ke-64. Dilansir kumparan.com, jauh hari sebelum gelar Turnamen Jenesys 2018 diraih, Sutan Zico dan kawan-kawan harus menyusuri jalan yang panjang untuk mendapatkan bekal baik sebelum mengarungi turnamen internasional tersebut. Mulai dari melahap porsi latihan yang banyak, hingga melakoni beberapa uji tanding. Pada pemusatan latihan tahap kedua di Cijantung, Jakarta Timur, pelatih asal Aceh tak hanya menyediakan menu teknik, taktik, dan strategi saja. Pelatih berusia 52 tahun itu juga menempa mental ‘Garuda Muda’ selama dua pekan. Lalu, Timnas U-16 melakukan tiga uji tanding untuk mengukur kekuatan tim sebelum terbang ke Jepang. Pada uji tanding pertama, skuat asuhan Fakhri Husaini harus tumbang dari Diklat Ragunan U-17 dengan skor 2-3. Kekalahan itu menjadi pelajaran dan teguran keras bagi Timnas U-16 untuk terus berlatih dan memperbaiki permainan. Buktinya, di uji tanding selanjutnya melawan Persija Barat U-17, Sutan Zico cs. menang dengan skor telak 9-0. Dua hari sebelum bertolak ke Jepang, Minggu (4/3), Timnas U-16 melakoni uji tanding terakhir melawan Akademi Babek U-17, di Stadion Atang Sutresna, Kompleks Kopassus, Jakarta Timur. Pada laga tersebut, Timnas U-16 kembali unggul dengan skor meyakinkan 8-0. Usai mendapat bekal yang sehat yakni dua kemenangan dari tiga uji tanding, Timnas U-16 tak lantas berpuas diri. Ada satu bekal yang mereka harus bawa ke Jepang, yakni bahasa dan kultur. Perbekalan komplet, 17 pemain dan enam ofisial Timnas U-16 terbang ke Jepang pada Selasa (6/3). Namun, saat pemberangkatan tak ada target besar yang dilontarkan Fakhri Husaini. Pelatih berusia 52 tahun ini hanya berharap pemainnya mengambil banyak pelajaran dan pengalaman dalam perjalanannya. Guna menatap dua turnamen besar di depannya, Piala AFF U-15 dan AFC U-16. Mendarat di Jepang, pemain diberi waktu beradaptasi dengan cuaca di sana. Singkatnya, tak ada menu latihan yang mesti disantap. Bergabung di Grup B bersama Kamboja dan Filipina, Indonesia U-16 begitu tangguh untuk lawan-lawannya. Pada laga pertama melawan Filipina, Timnas U-16 menang telak 7-1. Pada laga selanjutnya, laju Sutan Zico dan kolega tak bisa dihentikan. Lagi-lagi Timnas U-16 menang dengan marjin besar 5-0 atas Kamboja. Dengan catatan 12 gol dan 1 kebobolan, Indonesia U-16 boleh berbangga. Nama Sutan Zico pun keluar sebagai pemain terproduktif usai mengemas 3 gol. Berkat dua kemenangan tersebut, Timnas U-16 mengamankan satu tiket ke babak semifinal. Usai menang dengan skor meyakinkan di dua laga penyisihan grup, Timnas U-16 dihadapkan pada tantangan besar, yakni bermain melawan tuan rumah Jepang di babak semifinal. Selain diuntungkan sebagai tuan rumah, Jepang yang keluar sebagai juara Grup A dengan raihan poin sempurna memiliki produktivitas gol mencapai 23 gol atau rata-rata 11,5 per pertandingan –yang terproduktif pada Turnamen Jenesys 2018. Catatan itu memaksa kans ‘Garuda Muda’ kian sulit. Oleh karenanya, tim besutan Fakhri Husaini ini tak diunggulkan melaju ke partai final. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Keraguan lenyap saat Sutan Zico mencetak satu-satunya gol di menit ke-54. Dan gol itu mengantarkan Indonesia U-16 ke partai puncak. Gol itu pula yang mengawali perjuangan Timnas U-16 berjuang di partai final. Setelah menyusuri jalan panjang, gelar ini tentu amat berarti guna menatap target besar di depan mata: lolos ke Piala Dunia U-17 2019. Indonesia menjuarai turnamen ini dengan rekor memasukkan-kemasukan 14-1 gol dalam empat laga. Total, Timnas Indonesia U-16 sudah mencetak 123 gol dan kemasukan 18 gol dalam 31 pertandingan, terhitung sejak 4 Juli 2017. “Cukup membanggakan. Ini juga berkat dukungan dan doa masyarakat Indonesia. Tentu saja kerja keras para pemain selama pemusatan latihan sampai pertandingan di Jenesys. Para pemain bermain tidak ada takutnya,” ucap Fakhri Husaini seperti menyimpulkan safari dan prestasi pertama Timnas U-16 tahun ini. (Dre)