Panduan Praktis untuk Berlari dengan Baik dan Benar

Berlari adalah salah satu olahraga yang paling mudah dilakukan dan paling efektif untuk meningkatkan kebugaran tubuh. Namun, seringkali orang melakukan kesalahan dalam teknik berlari mereka, yang dapat menyebabkan cedera atau bahkan mengurangi efektivitas latihan. Berikut adalah panduan praktis untuk membantu Anda berlari dengan baik dan benar. Pemanasan yang Adekuat: Sebelum mulai berlari, pastikan untuk melakukan pemanasan yang cukup. Peregangan dinamis dan gerakan-gerakan ringan akan membantu mempersiapkan otot-otot Anda untuk aktivitas yang lebih intens. Posisi Tubuh yang Tepat: Saat berlari, pastikan tubuh Anda tegak dengan posisi yang nyaman. Punggung lurus, bahu rileks, dan pandangan lurus ke depan. Hindari membungkuk atau membungkuk ke depan, karena hal ini dapat mengganggu aliran udara dan menyebabkan ketegangan pada otot-otot belakang. Langkah yang Ringan dan Cepat: Fokuslah pada langkah yang ringan dan cepat daripada langkah yang panjang. Langkah yang terlalu panjang dapat meningkatkan risiko cedera dan menguras energi Anda lebih cepat. Cobalah untuk meningkatkan frekuensi langkah Anda daripada panjangnya. Pendaratan Kaki yang Lunak: Saat kaki menyentuh tanah, pastikan untuk mendarat dengan lembut di tengah telapak kaki. Hindari mendarat dengan tumit atau jari kaki secara berlebihan, karena hal ini dapat menyebabkan cedera pada lutut dan pergelangan kaki. Pernapasan yang Teratur: Atur pernapasan Anda dengan baik saat berlari. Tarik napas dalam-dalam melalui hidung dan hembuskan melalui mulut secara ritmis. Pernapasan yang teratur akan membantu memasok oksigen yang cukup ke otot-otot Anda dan mengurangi kelelahan. Mempertahankan Ritme: Cobalah untuk mempertahankan ritme yang konsisten selama berlari. Ini membantu Anda mengatur kecepatan dan menghindari kelelahan yang berlebihan. Gunakan metronom atau aplikasi berlari untuk membantu Anda menjaga ritme. Peregangan Setelah Berlari: Setelah selesai berlari, jangan lupa untuk melakukan peregangan statis untuk mengurangi ketegangan otot dan mencegah kekakuan. Peregangan setelah berlari juga membantu dalam pemulihan otot dan mengurangi risiko cedera. Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat meningkatkan teknik berlari Anda dan mengurangi risiko cedera. Selamat berlari dan nikmati manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh olahraga ini! image source

SEA Games 2019: Timnas Triathlon Sumbangkan 1 Medali Emas dan3 Medali Perunggu untuk Indonesia

SEA Games 2019: Timnas Triathlon Sumbangkan 1 Medali Emas dan 3 Medali Perunggu untuk Indonesia

Manila, 2 Desember 2019 – Timnas Triathlon Indonesia yang dikawal oleh 4 atlet berbakat berhasil membawa pulang 1 Emas dan 3 Perunggu untuk cabang olahraga triathlon pada SEA Games 2019 di Manila, Filipina. Jauhari Johan (32), Eva Desiana (29), Ahlul Firman (21), dan Nethavani Octaria (18) menutup pertandingan hari ini dengan medali perunggu pada nomor mixed relay. Sebelumnya, di pagi hari ini Jauhari Johan berhasil mengantongi medali emas untuk nomor duathlon perorangan putra sedangkan kemarin Ahlul Firman dan Nethavani berhasil mendapatkan medali perunggu untuk nomor triathlon perorangan (1/12). Prestasi ini merupakan suatu pencapaian yang luar biasa, mengingat ini adalah kali pertama timnas triathlon Indonesia berhasil membawa pulang 4 medali sekaligus sepanjang keikutsertaan di kejuaraan olahraga multi-event. Pada mixed relay yang dilakukan di Subic Bay, Manila tersebut, setiap tim diperkuat oleh 2 laki-laki dan 2 perempuan, masing-masing harus menyelesaikan renang sejauh 350 m, sepeda 10 km, dan lari 2,5 km secara bergantian. Tim Indonesia berkompetisi dengan urutan Nethavani – Jauhari Johan – Eva Desiana – Ahlul Firman. Atas pencapaian timnas triathlon hari ini, Manager Atlet Akbar Nasution mengaku sangat senang dengan hasil yang didapat. “Jauhari Johan, Eva Desiana, Ahlul Firman, dan Nethavani telah memberikan kemampuan terbaik mereka. Saya dan Indonesia tentunya sangat bangga. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi untuk terus berupaya mengembangkan diri dan kembali mengharumkan nama Indonesia di kompetisi berikutnya.” katanya. Prestasi di SEA Games 2019 ini menoreh sejarah baru bagi timnas triathlon Indonesia yang pernah berpartisipasi pada SEA Games 2017 dan ASIAN Games 2018, namun belum berhasil mendapatkan medali. Jauhari Johan Sumbangkan Emas untuk Indonesia di SEA Games 2019 Atlet asal Sumatera Selatan, Jauhari Johan berhasil mendapatkan posisi tercepat dengan catatan waktu 1 jam 52 menit 51 detik dalam nomor perorangan duathlon (lari 10 km – sepeda 40 km – lari 5 km), mengalahkan pesaing terberatnya dari Filipina, Delos Reyes Joey yang finis di urutan ke 2. “Saya sangat bersyukur bisa tampil prima dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Latihan dan persiapan yang telah kami lakukan berbuah baik. Saya sangat senang bisa mencapai target dan menyumbangkan emas untuk Indonesia” kata Jauhari Johan. Timnas Triathlon, atas dukungan komunitas dan organisasi triathlon Indonesia berangkat 1 minggu lebih awal dari jadwal pertandingan, memungkinkan mereka untuk dapat mencoba arena dan menyesuaikan diri terlebih dahulu. Sebelumnya Jauhari Johan sudah pernah mengikuti SEA Games untuk cabang olahraga lari dengan perolehan medali tertinggi adalah perak. Ini adalah emas pertama yang berhasil diraih Jauhari Johan setelah 12 tahun berkecimpung di dunia lari dan triathlon. Tentang Timnas Triathlon Dibentuk di tahun 2018, Timnas Triathlon Indonesia memulai kiprahnya di perhelatan olahraga antar negara di ASIAN Games 2018. Timnas ini mencakup para atlet yang berlaga di nomor Triathlon dan Duathlon. Triathlon merupakan olahraga yang menggabungkan tiga cabang olahraga (renang, lari dan bersepeda), sedangkan duathlon adalah olahraga yang menggabungkan dua cabang olahraga (lari dan bersepeda).  

Indonesia Night Run 2019, Beri Kesempatan Mantan Atlet Bernostalgia Kenang Masa Keemasan

Indonesia Night Run 2019 menghadirkan olahraga berkonsep pesta sehat. (Adt/NYSN)

Jakarta- Event lari Indonesia Night Run (INR) 2019 bakal dihelat di Q-Big, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten, pada Sabtu, 30 November mendatang. Kompetisi lari ini memberikan kesempatan pada mantan atlet untuk bernostalgia mengenang masa keemasan. “Terus terang, ini bukan lomba lari biasa,” ujar Gary Topher Sumanti, Project Coordinator Indonesia Night Run dari Bias Event, di Aloft Hotel, Jakarta, Rabu (3/7/2019). Disebutkannya, event ini akan menggabungkan kegiatan olahraga lari, zumba party, workout dengan beragam aktivitas yang bersifat menghibur seperti bazzar, penampilan DJ, bahkan terdapat pertunjukan LED-light. “Kami ingin menjadikan INR 2019 sebagai pesta akhir tahun bagi para pelari yang berpartisipasi,” lanjut Gary. Event yang memperebutkan hadiah total ratusan juta rupiah untuk lebih dari 100 pemenang itu menargetkan 5.000 peserta yang akan mengisi di tiga kategori jarak, yaitu dengan komposisi 2.500 pelari dikategori 5K dengan batas usia minimal 15 tahun, dan 1.750 pelari dikategori 10K dengan usia di atas 50 tahun, serta 750 pelari untuk jarak 21K (half marathon) dengan usia minimal 17 tahun. Menariknya, selain kategori pemenang berdasarkan umur, master, the best costume, CEO, dan over all, INR 2019 juga menyediakan satu kategori untuk para mantan atlet. Ini bisa menjadi kesempatan bagi mantan atlet untuk bernostalgia saat masa-masa keemasannya. “Bagi para mantan atlet yang belum meraih medali, mungkin karena harus bersaing dengan atlet muda, di sini lah kesempatannya. Karena mereka akan bersaing dengan pelari-pelari yang seusianya,” cetus Gary. Senada, Riena Tambunan, Penanggung Jawab Event, mengatakan untuk kategori mantan atlet diberikan mengingat mereka sudah sangat sulit untuk mencapai podium, sehingga pihaknya memberikan peluang untuk mengenang masa-masa mereka dulu saat menjadi atlet. “Ide untuk kategori mantan atlet ini saat saya bertemu dengan seorang mantan atlet ketika mengikuti sebuah kompetisi. Dan atlet ini kebingungan bagaimana caranya bisa ikutan event seperti ini. Mungkin sudah tua. Dia juga pesimis karena lawannya masih muda, jadi kalah cepat untuk sampai finish,” jelas Riena. Sementara itu, pemilihan Q-Big BSD City menjadi lokasi lomba, ungkap Riena, karena dianggap memiliki lingkungan yang nyaman, rute jalan yang baik, arus lalu-lintas kendaraan bermotor yang mudah dikendalikan, serta kawasan yang mampu menampung 5.000 peserta. “Kami berharap semua pelari yang berpartispasi dapat menikmati lomba lari yang aman dan nyaman, serta mendapatkan pengalaman berlomba yang mengesankan,” tukas Riena. Dan, untuk para peserta yang ingin mengikuti INR 2019, dapat mendaftarkan diri melalui website www.indonesianightrun.co.id. Biaya yang dipatok untuk setiap pendaftar bervariasi mulai dari Rp400 hingga Rp650 ribu. (Adt)

7500 Pelari dari 9 Negara Akan Berkumpul di Candi Prambanan Dalam Ajang Mandiri Jogja Marathon 2019

Press Conference Mandiri Jogja Marathon 2019. (Foto: Tribunnews)

Ribuan Pelari yang berasal dari Sembilan negara akan berkumpul di Candi Prambanan untuk berkompetisi dalam ajang Mandiri Jogja Marathon 2019. Total hadiah sebanyak Rp1 millar akan diperebutkan oleh sekitar 7500 pelari dengan rute lari yang mengelilingi Kawasan Candi Prambanan. Rudi AS Aturridha selaku Vice President Corporate Communications Bank Mandiri mengatakan bahwa lomba lari yang akan digelar pada 28 April 2019 ini akan mengambil start dan finish di Kawasan Candi Prambanan. 670 pelari akan mengikuti kategori full marathon, 1530 pelari di kategori half marathon, 2280 pelari di kategori 10k dan kurang lebih 3000 pelari akan berpartisipasi di kategori 5k. Di dalamnya aka nada 24 pelari dari taraf internasional sudah dipastikan akan berpartisipasi di ajang ini. Sebanyak 13 desa di sekitar Candi Prambanan, Candi Plaosan dan Monumen Taruna akan dilintasi para pelari di kategori Full Marathon. “Dalam pemilihan rute Iari, kami mempertimbangkan kenyamanan para pelari di mana peserta lomba dapat berkompetisi sambil menikmati keindahan alam dan kehangatan masyarakat Yogyakarta,” kata Rudi yang dilansir dari Detik Sport di Hotel Marriot Yogyakarta, Kamis (4/4/2019). Sementara itu Pandu Buntaran, Race Director Mandiri Jogja Marathon menjelaskan bahwa rase pack collection akan diadakan pada 26-27 April 2019 di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta dan Race Village akan berada di kawasan Candi Prambanan serta akan diisi dengan pertunjukan musik. Start akan dilakukan di lapangan utama Roro Jonggrang, pemandangan Gunung Merapi bisa dinikmati oleh pelari di Km 13-15, selanjutnya Monumen Taruna Perjuangan dengan Museum pelataran akan menyambut pelari di Km 26. Kemudian di Km 37-39 pelari bisa menikmati pemandangan Candi Plaosan Lor dan Plaosan Kidul. Di Km 40 akan tersaji pemandangan Candi Sewu dan Candi Bubrah sebelum akhirnya finis di Candi Prambanan. “Selain titik tersebut, di beberapa rute pelari juga akan menikmati pemandangan sawah dan nuansa pedesaan yang sangat khas dengan kearifan lokal jawa khususnya Yogyakarta,” jelasnya. (IHA)

Abdul Kosim Terjatuh di Panjat Tebing, Jadi Juara Lomba Lari Ekstrem OCR 2018

Abdul Kosim sedang bahagia, wajahnya selalu tersenyum karena dia baru saja menjuarai lomba lari halang rintang super ekstrem, Obstacle Course Race (OCR) Spartan Race, di Johor, Malaysia, pada Minggu (1/12). (spartanrace.my)

Jakarta- Abdul Kosim sedang bahagia, wajahnya selalu tersenyum karena dia baru saja menjuarai lomba lari halang rintang ekstrem, Obstacle Course Race (OCR) Spartan Race. Ajang lari ekstrem yang sedang ngetren ini, digelar di Johor, Malaysia, pada Minggu (1/12). Kosim memenangi nomor Beast (21 km) untuk tingkat Asia Tenggara. “Saya senang sekali, sebab ini prestasi pertama untuk saya, juga Indonesia. Tiga bulan lalu, saya ikut kejuaraan di Putra Jaya, Malaysia, namun hanya bisa 10 besar untuk nomor super atau 13 km,” kata Kosim, pelari asal Bima, NTB, dilansir Tempo.co, pada Kamis (6/12). Kosim sejatinya baru 6 bulan menekuni lari OCR. Sebelumnya dia adalah atlet panjat tebing. Kosim melihat peluang baru berprestasi, setelah dia tersisih dari timnas panjat tebing. Di bawah arahan pelatih Rachmat Rukmantara, Kosim perlahan-lahan menekuni cabang olahraga barunya itu. “Melihat postur Kosim, saya yakin dia mampu berprestasi di lari OCR. Cabang ini tak semata memerlukan daya tahan, namun juga kekuatan dan kelenturan seperti selama ini biasa dihadapi Kosim di panjat tebing,” kata Rachmat, soal pelari berusia 26 tahun itu. OCR adalah lari halang rintang ekstrem yang dibagi dalam 5 nomor dalam setiap lomba, yaitu Sprint (5 km), Super (13 km), Beast (21 km), dan Ultra (50 km). Kosim memenangi nomor Beast. OCR mengombinasikan lari lintas alam, halang rintang, dan panjat tebing. Seorang atlet OCR harus menyelesaikan jarak tertentu dan menaklukkan puluhan rintangan yang sengaja dibikin seperti layaknya pelatihan militer. OCR baru berkembang di Asia Tenggara sekitar 3 tahun terakhir, diawali di Malaysia dan Singapura. “Saya tertantang untuk meraih prestasi lebih tinggi, setelah menang di Johor. Saya ingin bersaing dan diakui sebagai pelari OCR elit dunia,” ujar Kosim bertekad untuk cabang lari yang kini ditekuninya. Lantaran mampu berprestasi bagus di tingkat Asia Tenggara, Kosim lantas direncanakan untuk meningkatkan raihannya di level Asia Pasifik dan Dunia. “Tahun depan Kosim dijadwalkan ikut 3 ajang Spartan Race Asia Pasifik. Kalau dapat sponsor, bukan tidak mungkin dia akan mencoba ke tingkat dunia,” cetus Rachmat. Rachmat menambahkan lari halang rintang ultra OCR ini direncanakan tampil di ajang SEA Games 2019 Filipina sebagai cabang eksebisi. “Ini kesempatan Indonesia menambah medali, jika OCR nantinya dikompetisikan secara resmi di SEA Games atau kompetisi multi cabang lainnya,” pungkasnya soal lomba lari ekstrem jenis baru ini. (Adt)

Ini Yang Ditunggu, Rekomendasi 3 Sepatu Olahraga Untuk Kamu

Sepatu dapat memberikan dampak besar terhadap performa berolahraga. Semua produk sepatu pun berlomba-lomba memiliki sisi marketing untuk menarik kamu sebagai pembeli. Agar produk yang ditawarkan seolah-olah semuanya bagus, dan penting untuk dimiliki. Nah, agar kamu tidak bingung, kamu harus punya nih, pengetahuan dan perbandingan produk sepatu olahraga. Berikut ini info buat kamu terkait tiga jenis-jenis sepatu khususnya sneakers yang wajib dipakai untuk pecinta olahraga (versi Menshealth).  Sepatu Lari Rekomendasi, Adidas PureBOOST GO Bagi kamu pecinta lari, kamu butuh penunjang khusus untuk kaki yang nyaman dan lincah saat berlari. Salah satu rekomendasi versi Menshealth adalah sepatu Adidas PureBOOST GO. Sepatu sneakers ini didesain mampu takhlukan jalanan serta trotoar, dan mampu beradaptasi terhadap pelari urban. Bantalan kaki bagian depan yang melebar mampu membuat kaki menjejakkan ke permukaan dengan stabil. Gerakan sepatu ini juga multidireksional loh, serta yang tak kalah keren, PureBOOST GO punya teknologi khusus yang menawarkan pengembalian energi tidak terbatas pada bagian midsole. Wah, setelah baca info diatas, tertarik gak sobat muda NYSN untuk pakai Adidas PureBOOST GO saat berlari? 2. Olahraga Angkat Beban Rekomendasi,Chuck Taylors, Converse Yap, converse merupakan sepatu basic. Olahraga angkat beban membutuhkan sepatu basic juga, terutama saat kamu melakukan gerakan seperti squat, deadlift, sampai ke bench press. Seperti lansiran dari kompas.com, pemilik Syatt Fitness dan pemegang rekor angkat beban lima kali, Jordan Syatt berkata ketika angkat beban, kamu harus menjauhi sepatu ber”tumit”, karena tidak akan memberikan topangan yang maksimal ketika kaki membentuk sudut lebar. Saat squat sepatu ber”tumit” tidak akan memgikuti posisi tubuh yang netral, sedangkan saat deadlift, kamu harus mengupayakan menumpu beban tubuh pada bagian tumit. Nah, jika tumit terlalu terangkat karena sepatu tidak akan baik hasilnya. Maka itu para atlet angkat beban memilih sepatu yang mempunyai alas datar. Menurut lansiran pun, Scott Caulfield, the head strength and conditioning coach di National Strength and Conditioning Association, Amerika Serikat, berkata bahwa Converse Chuck Taylors klasik memenuhi standar kebutuhan angkat beban. Sepatu Chuck Taylors memiliki sol karet datar keras serta bisa menopang tubuh ketika angkat beban berat. CrossFit Training Rekomendasi, Nike Metcon Crossfit atau bisa disebut sejenis latihan yang menggabungkan olahraga kardiovaskular dan angkat beban dalam circuit training ini dinilai cocok dengan sepatu Nike Metcon. Pada Metcon 4 terlihat ada perpaduan sepatu lari Nike dan Nike Kobe 6. Bagian atas sepatu tersebut rendah sehingga dapat mencengkram kaki dengan baik. Performa Metcom sungguh baik, terutama dalam hal fleksibilitas. Sepatu ini didesain untuk digunakan berlari maupun angkat beban. Pada bagian outsole sepatu mampu mencengkram kuat sehingga menawarkan dukungan untuk olahraga seperti rope climbing. Daya tahan yang tinggi menjadikan sepatu Metcon cocok digunakan untuk olahraga interval intensitas tinggi (HIIT).   Keren-keren bukan sepatu yang direkomendasikan versi Menshealth? Apa ada salah satunya yang bikin kamu tertarik mau memakainya? Mulai sekarang,jadilah pribadi yang cerdas dan bijak dalam memilih sepatu olahraga yang akan kamu pakai, karena sepatu bukan hal sembarangan dan nantinya akan mempengaruhi performa kamu dalam berolahraga,loh!   (kompas.com)

Cabor Modern Pentathlon TC Asian Games 2018, Pelatih : Masih Pakai Alat Bekas

Sejumlah atlet timnas modern pentathlon Asian Games 2018, berlatih anggar di Jakarta, Selasa (27/3). (AntaraFoto)

Jakarta– Event Asian Games 2018 kurang dari lima bulan lagi. Sebanyak 40 cabang olahraga (cabor) terus melakukan persiapan untuk menampilkan yang terbaik pada pesta olahraga terbesar di Asia tersebut. Salah satunya adalah cabor yang baru masuk di Indonesia, modern pentathlon. Namun, saat semua cabor sudah fokus untuk mengejar prestasi, modern pentathlon justru masih berkutat dengan permasalahan klasik. Cabor yang merupakan gabungan dari lima disiplin (lari, renang, anggar, menembak, berkuda) ini masih terkendala dengan pengadaan alat. Salah satu pelatih modern pentathlon disiplin anggar, Silvia Kristina mengatakan, para atlet pelatnas masih menggunakan perlatan milik sendiri. Terlebih, disiplin anggar yang memang membutuhkan dana yang cukup besar. Lalu, siapa yang harus bertanggung jawab atas permasalahan tersebut? Mengingat Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga sudah mengucurkan dana untuk persiapan Asian Games, termasuk pengadaan alat. “Kami masih terkendala dengan pengadaan peralatan. Untuk sementara ada atlet yang  punya alat dan pakai punya pribadi. Saya juga bawa alat-alat bekas saya, yang bisa mereka pakai. Karena kami tidak bisa menunggu,” ujar Silvia di Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Ragunan, Jakarta, Selasa (27/3). Sekadar informasi, cabor modern pentathlon membutuhkan dana yang tak sedikit untuk pengadaan perlatan. Sebagai contoh untuk nomor disiplin anggar, pelindung kepala yang dipakai memiliki harga sekira Rp3 juta. Sedangkan untuk pakaian pelindung antara Rp1,5 juta hingga lebih dari Rp5 juta, dilansir Pantau.com. Cabor modern pentathlon memang tak dibebankan target medali di Asian Games 2018. Mengingat, ini kali pertama kontingen Merah Putih mengirimkan wakilnya di multi-event empat tahunan tersebut. Untuk pelatnas saja modern pentathlon hanya diikuti enam atlet (masing-masing tiga pria dan putri), yang baru berjalan awal Februari 2018. Nantinya, keenam atlet ini akan diseleksi menjadi empat (dua putra dan putri) yang akan berlaga di Asian Games 2018. “Kami memang tak ada target. Tapi, kita usahakan agar anak-anak bisa bermain dengan baik,” tambah Silvia. Lebih lanjut, peraih medali perak Asian Games 1990 Beijing ini juga belum mau berkomentar mengenai peluang timnas modern pentathlon Indonesia untuk turun di Olimpiade Tokyo 2020. Ia mengatakan hanya fokus untuk Asian Games 2018. “Kami belum berbicara untuk Olimpiade (2020). Tapi kalau anak-anak punya potensi, mungkin akan kami persiapkan. Kami lihat dulu di Asian Games bagaimana potensinya,” papar Silvia. (Adt)

Ikut Cabor Modern Pentathlon Asian Games 2018, Timnas Indonesia TC di SKO Ragunan

Timnas Indonesia akhirnya memiliki perwakilan untuk cabang olahraga (cabor) modern pentathlon di Asian Games 2018. (net)

Jakarta- Timnas Indonesia akhirnya memiliki perwakilan untuk cabang olahraga (cabor) modern pentathlon di Asian Games 2018. Namun, Indonesia sangat tertinggal dalam melakukan persiapan menuju pesta olahraga terbesar di Asia tersebut. Pelatnas untuk modern pentathlon baru berjalan pada awal Februari 2018. Modern pentathlon sebenarnya bukan olahraga baru. Gabungan dari lima disiplin seperti lari, renang, anggar, menembak, serta berkuda ini sudah terkenal di negara-negara lain, dilansir Pantau.com. “Sejak tahun lalu, kami minta masuk di pelatnas, tapi kan belum disetujui. Baru jalan pelatnas Februari awal. Tapi, kami usahakan agar mereka (para atlet) bisa berkompetisi dengan baik,” ujar salah satu pelatih modern pentathlon, Silvia Kristina di Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Ragunan, Jakarta, Selasa (27/3). Silvia yang khusus melatih disiplin anggar melanjutkan, modern pentathlon sebenarnya olahraga yang sangat berat. Pasalnya, setiap atlet harus menjalani lima disiplin dalam satu waktu. Di Indonesia, cabor ini berada dibawah naungan PB Persatuan Modern Pentathlon Indonesia (PMPI). “Jadi satu hari selesai. Misalkan habis renang selesai, dia (atlet) ke anggar. Habis anggar selesai, mereka ke berkuda. Sebelum mereka berkuda, mereka harus melewati anggar yang namanya bonus round. Mereka diberi satu poin, kemudian siapa yang menang, dia bisa milih kuda yang mana,” tambahnya. Saat ini ada enam atlet (masing-masing tiga putra dan putri) yang mengikuti pelatnas modern pentathlon di SKO Ragunan. Nantinya, dipilih masing-masing dua atlet yang akan turun di nomor pertandingan putra-putri. (Adt)

Gak usah bingung! Ini Dia Tips Memilih Sepatu Lari Terbaik Buat Kamu

Tahukah kamu, sepatu lari atau jogging berbeda dengan sepatu olahraga lain? banyak orang, terutama pemula yang tidak mengetahui hal tersebut. Sehingga, merk sepatu yang banyak beredar di pasaran seperti Adidas,  Puma, dan Nike, seringkali membuat bingung dalam memilih sepatu lari mana yang terbaik dan nyaman untuk kamu. Berikut ini tips yang diperlukan untuk kamu yang masih bingung dalam memilih sepatu lari: Pertama, pilihlah ukuran Ukuran untuk jenis sepatu lari berbeda dengan sepatu lain. Bila biasanya kamu memilih ukuran yang pas di kaki. Sekarang, pada sepatu lari, pilihlah ukuran yang lebih besar. Caranya saat mencoba sepatu lari, masukan jari tangan kamu sampai ke bagian tumit kaki. Hal ini nantinya untuk memberi ruang pada kaki. Dengan adanya ruang lebih sekitar  1 cm dari tumit tersebut, kamu bisa berlari leluasa tanpa  beban pada jari kaki. Perlu dilihat juga nih, lebar kaki kamu. Pada sepatu buatan luar negeri, kebanyakan ukuran lebar sepatu cukup sempit. Oleh karena itu sebelum kamu membeli, tidak ada salahnya memeriksa bagian lebarnya juga ya. Kedua, pilih bantalan yang nyaman buat kamu Bagi pemula, bantalan sepatu yang cocok adalah yang tebal. Dengan bantalan tebal, kamu bisa mengurangi masalah sakit atau cedera otot. Tipe bantalan spike untuk berlari cepat Untuk berlari dengan kecepatan, sepatu lari tipe spike lebih menapak di tanah. Cocok bagi kamu yang mencari sepatu untuk perlombaan dan mengutamakan kecepatan. Tipe Heel yang tinggi untuk pemula Bagi pemula, sebaiknya kamu memilih heel-nya tinggi, karena akan memberikan kenyamanan dengan bantalan yang tebal. Ketiga, pilihlah sepatu lari yang ringan untuk mengurangi rasa lelah Lari dalam jangka waktu lama, harus memperhatikan bobot sepatu. Jika bobot sepatu berat akan menjadi beban bagi kaki, sehingga kamu bisa jadi cepat lelah dan tak nyaman dalam  berlari. Saat ini sudah tersedia berbagai produk sepatu lari yang ringan, dengan berat hanya 260g.     Keempat, Pilih yang dapat meredam benturan atau cedera Benturan-benturan kaki pada saat lari lebih besar daripada saat berjalan kaki. Terutama benturan di bagian tumit dan ujung jari akan lebih mudah menerima cedera. maka itu, kamu harus sebisa mungkin memilih sepatu lari yang bantalannya dapat meredamkan benturan saat berlari.  Contoh kamu bisa memilih sepatu yang memiliki pelindung pada bagian tumit dan ujung jari dalam bentuk gel atau pelindung lain. Nah, sekarang sudah tidak bingung bukan dengan berbagai jenis sepatu lari yang beredar di pasaran. Pasti kamu sudah tau kan, sepatu lari mana yang harus kamu pilih dan dapatkan?! Semoga bermanfaat..   (my-best.id)

Jenis Olahraga Ini Terbukti Dapat Mengurangi Tingkat Stress Kamu

Kamu pasti pernah atau bahkan sedang merasakan stress. Tentu, itu akan terjadi dalam hidup. Namun, kamu jangan berlarut-larut tenggelam dalam emosi dan stress belaka. Karena stress itu sendiri memiliki banyak dampak buruk bagi kesehatan, bahkan berhubungan langsung dengan fungsi tubuh. Jika kamu mengalami stress berlebih, bisa saja kamu akan mudah sakit dan sistem kekebalanmu menurun. Tak hanya itu, tekanan darah kamu pun akan tinggi. Kamu tentu tidak ingin kan stress jadi merusak kesehatan tubuhmu, maka dari itu coba deh untuk melakukan aktivitas positif baik itu di dalam atau di luar rumah. Salah satunya coba dengan aktivitas olahraga. Apakah Olahraga Dapat Menghilangkan Stress? bentuk ‘stress’ fisik pada tubuh itulah olahraga. Apa maksudnya? Jadi, dengan kamu membiasakan diri melakukan olahraga sama saja membiasakan tubuh untuk beradaptasi menghadapi ‘stress’ fisik dengan baik. Sehingga, jika kamu rutin dalam berolahraga, kemudian mengalami stress, tubuh akan beradaptasi pada tekanan tersebut atau bisa merespon stress lebih tenang. Misal saat kamu lari, detak jantung pasti menjadi lebih cepat, otot menegang, dan tekanan darah meningkat, maka dengan sendirinya juga olahraga dapat menurunkan dan membuat menjadi normal kembali. Intinya, dengan melakukan olahraga secara rutin, tekanan akibat stress akan lebih dapat diatasi. Olahraga Apa Saja Yang Dapat Mengatasi Stress? Berbagai olahraga sebenarnya mampu menurunkan stress, dan bisa membuat tubuh rileks. Bisa olahraga yang kamu sukai atau juga Olahraga yang menurutmu mudah dan sederhana dilakukan, misalnya lari, bersepeda, berenang, yoga, dan lain-lain. Jika antara keempat itu kamu masih belum cocok, ini dia 3 referensi olahraga penghilang stress lainnya buat kamu: Jalan Kaki Kamu bisa memilih jalan kaki rutin, setiap pagi atau sore hari yang dapat menjernihkan pikiran dan membuat pikiran rileks, sehingga mood lebih baik. Daripada jalan kaki terasa jauh dan bosan, kamu bisa sambil dengar musik dari handphonemu, biarkan pikiran kamu tenang dan hirup-buang napas dalam-dalam. Olahraga Outdoor Nah, referensi satu ini, cocok buat kamu yang suka aktivitas memacu adrenalin. Kamu bisa  berteriak-teriak meluapkan amarah, kesal, dan semua pikiran yang mengganggu hidup kamu di olahraga ini. Contoh, cobalah olahraga outdoor bungee jumping, parasailing, jumping rope, panjat tebing. Lompat Tali Lompat tali memang menyimpan sejuta manfaat. Selain sehat, olahraga ini juga sebagai olahraga yang menyenangkan. Gerakan intens secara berulang akan melepaskan hormon endorphin, yang memberikan kamu perasaan senang. Terpenting dari semua adalah melakukan olahraga apapun yang kamu pilih secara rutin. Tubuh butuh terbiasa dengan hal tersebut. Pilih olahraga yang kamu sukai, dengan begitu hati dan jiwa raga kamu tentu akan happy. Ingat, dengan olahraga yang teratur, tubuh akan terbiasa atau lebih beradaptasi terhadap suatu tekanan (stress).

Kiat-Kiat Lari Jarak Jauh dari Pelatih Lari 10K, Patut Ditiru!

Berbagai perlombaan maraton atau lari jarak jauh banyak berlangsung di ibukota maupun  kota lainnya. apakah semudah itu melakukan lari jarak jauh minimal sepanjang lima kilometer ini? Menurut lansiran dari kompas.com (29/12/2013), Gatot Sudarsono, Ketua Umum Indonesia Muda (Klub Road Run) dan Ia sebagai pelatih beberapa peserta lari 10K akan berbagi tips mengenai kiat dan persiapan atau latihan lari jarak jauh (maraton), berikut penjelasannya: Pertama, Cukup Latihan Rutin 30 menit Hingga Max. dua jam Latihan selama 30 menit atau hingga maksimal dua jam ini, diharapkan agar mendapat manfaat. Jika ingin mendapatkan manfaat maksimal, harus terpogram.  Di mana program ini menjadi suatu tantangan serta menuntut komitmen seorang pelari. Sesuaikan dengan Kondisi, Kemampuan Pelari Program latihan lari disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, kemampuan, serta tujuan si pelari. Jadi sifat program lari jarak jauh itu tidak mutlak. Untuk mendapatkan manfaat maksimal dalam lari, tidak bisa hanya mengelilingi lapangan. Artinya, perlu ada peningkatan setiap kali latihan. Lari itu bukan Jalan Kaki Saat Anda lari kencang tidak boleh mencampur dengan jalan kaki. Boleh asal sekedar lari pelan saja bukan jalan kaki. Karena apa? Karena bisa menimbulkan sejumlah risiko. Hal terutama bisa melemahkan kekuatan otot.  Padahal jika kecepatan lari bertambah maka kekuatan otot meningkat, akibat jantung dan paru-paru juga meningkat kekuatannya. Dijamin lari Anda juga tidak merasakan nafas terengah-engah, beban tubuh pun tidak berat bila Anda tidak mencampur lari dengan jalan kaki. Lari Harus Dilakukan dengan Kecepatan Stabil Suhu tubuh berpengaruh pada kecepatan lari, jika Anda sedang berlari kemudian berhenti berlari – suhu tubuh akan menjadi dingin. Akhirnya, saat memulai berlari kembali, tubuh pun butuh energi yang lebih besar dan dimulai dari nol. Maka itu, dikatakan Gatot, lari itu harus dilakukan dengan kecepatan stabil dikarenakan untuk menjaga kondisi tubuh tetap hangat. Tidak Ada Latihan yang Instan, Latihan Bersama Instruktur Maksud instan disini adalah latihan yang instan sekedar dari tutorial-tutorial di internet. Lakukan latihan yang terprogram dengan trainer. Dikatakan Gatot banyak pelari yang salah sangka mengenai program latihan lari. Terutama apabila menyiapkan diri untuk mengikuti lari 10K.  Banyak pelari yang hanya dengan modal buka internet kemudian menjalani latihan tersebut dengan sendirinya. Menurut Gatot dalam lansiran kompas.com, kalau tanpa instruktur kita tidak bisa mengukur kemampuan diri akan kemampuan fisik sejauh mana. Misal padahal tubuhnya tidak mampu menjalani pola latihan tersebut, namun seringkali seseorang itu tetap latihan sendiri, alhasil menjadi dipaksakan latihan. Latihan yang Tepat Sebelum Bertanding Disarankan Gatot, untuk latihan yang tepat sebelum bertanding. Jangan memaksakan diri mengikuti marathon jika tak menyiapkan diri dengan baik lewat latihan. Program latihan lari yang tepat, bisa mengurangi risiko cedera setelah lari. Kalau dipaksakan sebenarnya bisa saja mencapai garis finish, namun resiko terjadi setelah lomba, otot bisa cedera dan tidak pulih setelah berhari-hari pascalomba, merasa sakit di bagian tertentu terutama kaki, bahkan bisa sakit hampir di semua bagian tubuh. Cedera tersebut bisa hingga berbulan-bulan. Akibatnya, aktivitas pun terganggu. Wanita Bisa Dapat Lebih Banyak Manfaat Olahraga lari bagi perempuan bisa lebih banyak memberikan manfaat. Kalau Anda punya komitmen keras, manfaat tersebut lebih cepat terlihat pada perempuan, misal dalam hal manfaat menurunkan berat badan. Perlu  kiat dan persiapan atau latihan-latihan tersendiri dalam melakukan lari jarak jauh, agar hasil yang didapat di akhir dapat sehat maksimal. Bukan hanya bisa mencapai garis finish, tetapi juga bisa meraih tubuh yang tetap sehat. Semua itu bisa didapat dengan menjalankan pola latihan tepat. Dengan begitu bukan hanya sehat, prestasi pun bisa dapat dalam lari jarak jauh (maraton) tersebut.  

Borobudur Marathon 2017, Event Mancanegara Demi Mempromosikan Olahraga & Pariwisata Indonesia

Peserta Borobudur Marathon 2017 berlari meninggalkan garis start di Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jateng, Minggu (19/11). Foto : Kompas

Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM) 2017 menyisakan sebuah cerita. Menurut lansiran dari kompas.com (19/11/2017), Event ini diawali dengan hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu pagi. Kemudian hujan tersebut tidak menurunkan semangat 8.754 peserta dari berbagai daerah dan negara dalam Borobudur Marathon 2017. Kegiatan Borobudur Marathon ini bisa menggelorakan semangat olahraga masyarakat. Tak hanya itu, setelah berakhirnya kompetisi ini, ternyata juga menyisakan cerita tentang peserta yang tidak sekadar berlomba melainkan juga kekaguman mereka akan keindahan alam, keramahan warga, dan keunikan di seputar cagar budaya dunia Candi Borobudur. Pada Borobudur Marathon tahun ini kompetisi dibagi menjadi tiga kategori, yakni Full Marathon (42 kilometer), Half Marathon (21 kilometer) dan 10 kilometer. Dari tiga kategori, terbagi lagi dalam sub-kategori, yakni Full Marathon Open, Full Marathon Nasional, Half Marathon Open, Half Marathon Nasional, 10K Open, dan 10K Nasional. Total hadiah yang diperebutkan peserta mencapai Rp 2,3 miliar, untuk semua kategori. Lalu siapakah pemenangnya? Full Marathon Open Category Pria Dijuarai oleh Kiprop Tonui (Kenya) dengan waktu 2 jam 26 menit 20 detik. Kemudian, Kennedy Kiproo Lilan dan Cosmas Matolo, yang berasal dari Kenya juga. Full marathon Closed Category pria Ketiganya dimenangkan dari perwakilan Indonesia yaitu Hamdan Syafril Sayuti (2 jam 39 menit 40 detik) Diikuti dengan Asma Bara dan Rudi Febriade. Full Marathon Open Category Perempuan Dimenangkan oleh Elizabeth Rumokol Chekakan (Kenya)  2 jam 43 menit 14 detik. Diikuti oleh Peninah Jepkoech (Kenya) dan Chemutai Immaculate (Uganda). Full Marathon Closed Category Perempuan Dimenangkan oleh Olivia Sadi (waktu 3 jam 10 menit dan 42 detik) Diikuti oleh Irma Handayani dan Maya. Mereka dari Indonesia. Full Marathon Master Closed Category Pria Dimenangkan oleh Suyono (3 jam 5 menit dan 24 detik) Diikuti oleh Heri Poriono dan Abdul Manan.  Indonesia. Full Marathon Master Closed Category Perempuan Dimenangkan oleh Helda Napitupulu (3 jam 41 menit dan 2 detik) Diikuti oleh Siti Muawanah dan Darwati. Half Marathon Open Category Pria Dimenangkan oleh Josphat Kiptanui Too (Kenya) dengan catatan waktu 1 jam 4 menit dan 42 detik. Diikuti oleh Barnaba Sigei (Malaysia) dan Joseph Mwangi Ngare (Kenya). Half Marathon Closed Category Pria Dimenangkan oleh Agus Prayogo (sang atlet lari Nasional) dengan  waktu 1 jam 12 menit dan 3 detik. Diikuti oleh Nurshodiq dan Difta Ibrula Gratina Unbanu. Half Marathon Open Category Perempuan Dimenangkan oleh Rosemary Mumo Katua (Kenya) dengan catatan waktu 1 jam 13 menit 46 detik. Diikuti oleh Kipsanai Naomi Jepkorir, dan Too Mercy Jelimo. Half Marathon Close Category Perempuan Afriana Pajio dengan catatan waktu 1 jam 22 menit 59 detik. Diikuti dengan Odekta Elvina Naibaho dan Ferly Marince Subnafeu. 10K Open Category Pria Dimenangkan oleh Tariku Demelash (Ethiopia) dengan catatan waktu 29 menit 20 detik. Diikuti oleh Gachui Daniel Kiarie dan Gilbert Ngench, keduanya dari Kenya. 10K Closed Category Pria Dimenangkan oleh Tio Purwanto dengan catatan waktu 31 menit 53 detik. Diikuti oleh Ridwan dan Jauhari Johan. 10K Open Category Perempuan Dimenangkan oleh Edinah Jeruto Koech (Kenya) dengan catatan waktu 35 menit 13 detik, diikuti oleh Monica Watelu Ndiritu dan Cynthia Chelangat Towett. 10K Closed Category Perempuan Dimenangkan oleh Yulianingsih dengan catatan waktu 38 menit 15 detik, diikuti oleh Meri M Paijo dan Bayu Trianata Sari. Menurut lansiran dari Kompas.com (19/11/2017), dikatakan oleh pelari atlet Indonesia kategori Male Half Marathon Closed, Agus Prayogo, fisik pelari Indonesia berbeda dengan negara lain. Hal ini sudah jadi kebiasaan dalam event serupa, di mana negara-negara lain pasti lebih unggul. Walaupun begitu, pelari Indonesia tetap terus meningkatkan kualitas karena didukung oleh pemerintah yang terus memberikan pembinaan para pelari. Diungkapkan oleh pelari peraih medali emas Sea Games 2017 tersebut, tantangan dalam borobudur marathon adalah saat medan yang naik turun, jalan yang sempit dan banyak tikungan. Meski sempat diguyur hujan, hal tersebut tidak jadi masalah dan bisa dikatakan masih bersahabat, karena tidak dehidrasi juga.

Berlari Sambil Berdonasi, Nusanta.run Chapter 5 Digelar Demi Pendidikan Di Indonesia

Nusanta.run Chapter 4 yang digelar Cirebdion-Purwokerto tahun lalu

Nusanta.run adalah gerakan lari demi mengumpulkan donasi untuk mengembangkan pendidikan di Indonesia. Jarak lari yang ditempuh adalah jarak ultra atau lebih dari 42 kilometer. Setiap tahunnya, misi yang dilakukan oleh Nusanta.run berbeda-beda, seperti pembangunan sekolah, bantuan untuk anak-anak yang putus sekolah ataupun pengembangan kualitas guru. Tahun ini, menjadi tahun kelima bagi Nusanta.run untuk mengembangkan kualitas 400 guru di Dieng, Jawa Tengah yang akan diadakan pada 15-17 Desember 2017 yang akan diikuti 222 pelari. Tak hanya itu, target untuk tahun ini akan mengumpulkan donasi sebesar 2 Miliyar Rupiah. Adji Dara Vania salah satu pelari menjelaskan misi dari Nusanta.run tahun ini. “Ditahun sebelumnya kita sudah berdonasi untuk pembangunan sekolah. Tahun ini kita berdonasi untuk pembinaan dan pengembangan 400 guru di Dieng dan sekitarnya. Waktu itu disana ada tes standar mengajar untuk guru dan 75% guru di Dieng tidak lulus tes. Makanya kita bantu untuk berkembang karena pastinya juga sebagai guru mereka ingin murid-muridnya dapat kualitas yang terbaik dan pastinya kalau gurunya memilki kualitas yang baik, muridnya juga akan berkualitas baik.” Ujarnya View this post on Instagram A post shared by NusantaRun (@nusanta.run) Nusanta.run sebelumnya sudah melewati Jakarta-Bogor ditahun pertama dengan jarak 53,5 kilometer, tahun kedua Bogor-Bandung dengan jarak 118 kilometer, tahun ketiga dari Bandung ke Cirebon dengan jarak 135 kilometer, dan tahun keempat Cirebon-Purwokerto dengan jarak 145 kilometer. Gerakan lari ini akan dibagi menjadi 2 kategori yaitu Full Course dengan jarak 127,9 kilometer dan Half Course kurang lebih menempuh 64 kilometer. Adji Dara juga menjelaskan harapannya dari diadakannya Nusata.run ini. “Nusanta.run ini juga sebagai wujud kecintaan kita sama Indonesia, jadi Nusanta.run akan keliling Indonesia dimulai dari Jakarta. Kalau tahun ini kan titiknya sudah di Dieng dan diharapkan tahun-tahun setelahnya akan terus berlanjut sampai seluruh pelosok Indonesia akan terlewatkan.”tutupnya(put/adt)

6 Makanan Sehat Ini Wajib Disantap Setelah Berolahraga, Nomor Lima Paling Ampuh

Ilustrasi: Memasak makanan sehat

Bagi kamu yang sering berolahraga kardio seperti  olahraga aerobik, hiking, bersepeda, lari,  treadmill dan sejenisnya, pernahkah terpikir ataupun bertanya-tanya makanan sehat apa yang cocok di konsumsi setelah olahraga tersebut? Tidak usah bingung-bingung lagi. Ada beberapa makanan sehat yang bisa dikonsumsi setelah olahraga. Tentu saja, makanan-makanan ini bisa memulihkan tenaga energi tubuh dan menjauhkan dari penyakit. 1. Salmon Saat kamu berolahraga sebelum makan malam, dilansir dari doktersehat.com, pakar fitnes dan diet dari Los Angeles, Cassandra Corum  menyarankan untuk menyantap makanan yang mengandung protein, karbohidrat komplek, dan lemak. Menurutnya, semua itu bisa didapatkan salah satunya pada salmon.Ikan ini kaya akan kandungan protein, asam lemak omega 3 dan antioksidan. Sehingga, salmon sangat baik dikonsumsi setelah berolahraga. Bahkan, ikan laut ini juga dipercaya bisa memulihkan tubuh dengan cepat. 2. Dada Ayam Dada ayam sudah menjadi lauk pokok orang Indonesia. Hampir semua masyarakat mengkonsumsi dada ayam tersebut sebagai lauk sajian makan. Itu hal yang bagus, karena Daging putih tanpa lemak dari dada ayam ini mengandung protein dan karbohidrat dengan porsi kadar yang tepat. Tidak hanya itu, kandungan selenium pada ayam juga mampu mengurangi risiko arthrititis. Yang paling penting adalah ia rendah kalori dan sehat untuk dikonsumsi. Setelah olahraga kamu bisa mengonsumsi makanan ini. Dada ayam ini dapat mengisi energi yang telah habis kamu gunakan saat berolahraga. Pengolahannya mudah bisa dengan cara direbus, disate, dipanggang, atau jadi pelengkap dengan sayuran, semuanya bisa menjadi pilihan sebagai makanan pemulihan kamu. 3. Pisang Bila kamu setelah olahraga malas makan-makanan yang berat. Kamu bisa coba makan pisang aja nih. Buah ini mampu mencukupi kebutuhan karbohidrat pada tubuh. Sehingga saat dibakar dalam tubuh menjadi energi. Vitamin dan mineral yang ada sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh kalian loh. Dijamin energi kamu langsung bangkit deh! Tidak hanya sampai membangkitkan energi, Pisang juga dapat meredakan dan mencegah kram otot setelah olahraga karena buah kuning ini Memiliki kandungan potassium dan antioksidan yang berguna meningkatkan pertumbuhan sel-sel baru. 4. Salad buah Olahraga kardio di pagi hari, setelah itu makan salad buah. Hmm, pasti akan jadi menu sarapan kamu yang menyehatkan. Kamu bisa coba nih, dengan bikin salad buah pake kiwi, strawberry, jeruk, mangga dan apel. Perpaduan beberapa buah ini dijamin menyegarkan dan menyehatkan abiss. Pasalnya, buah-buah tersebut  kaya akan antioksidan dan sangat pas sebagai menu sarapan sehat kamu setelah olahraga. 5. Almond Menurut riset, Kandungan antioksidan pada almond dipercaya mampu menurunkan kolesterol. Untuk itu, almod sangat pas dikonsumsi sebagai camilan usai lari pagi. Selain antioksidan, kacang ini menjadi sumber serat yang baik, protein, kalsium, magnesium dan kalium, almond merupakan salah satu sumber terbaik dari alfa-tokoferol vitamin E – yang dapat dengan mudah diserap oleh tubuh. Menurut riset 2002, vitamin E dapat membantu meringankan nyeri otot akibat latihan olahraga yang ketat. Banyak kan manfaatnya? Bisa nih kamu coba dan rasakan manfaat baik si Almond. 6. Oatmeal Oatmeal merupakan sarapan terbaik bagi para pelari. Pasalnya, oatmeal kaya akan protein, serat, dan karbohidrat. Sehingga membuat kenyang usai menghabiskan tenaga setelah berlari. Itu tadi keenam tips makanan terbaik untuk kamu konsumsi setelah olahraga. Mana yang akan jadi pilihan menu sarapan atau makanan kamu? Oh iya selain itu, ada juga nih, tips makanan sehat buat kamu, yaitu : Prioritaskan mengonsumsi karbohidrat dan protein pada saat setelah berolahraga, karena 20 sampai dengan 30 menit pertama,  itu fase waktu “metabolic window” yaitu saat otot-otot Anda dalam kondisi paling efisien dalam menyerap nutrisi. Seorang ahli gizi dari New York City, Leah Kaufman, menyarankan bahwa makanan ringan dapat membantu pemulihan otot dan menghilangkan rasa sakit setelah berolahraga. Untuk memulihkan energi, ada beberapa opsi untuk Anda yaitu susu cokelat, air kelapa, dan minuman yang mengandung protein dan elektrolit. Selamat mencoba dan menikmati manfaat dari makanan sehat diatas, serta paling penting… selamat makan!

Malas Olahraga? Lakukan 4 Cara Ampuh Ini Dan Rasakan Hasilnya

Rasa malas untuk olahraga dapat terjadi karena banyak alasan. Bisa saja karena tidak memiliki waktu, ingin hanya bersantai saat libur, hingga alasan mengenai lokasi tempat olahraga yang jauh. Akhirnya kamu hanya terbaring di tempat tidur, menonton tv, atau bermain video game saja di rumah. Terkadang ada juga beberapa orang, suatu hari ia sudah memiliki niat yang kuat untuk berolahraga, namun pada hari H tetap saja rasa malas mampu mengalahkan niat tersebut. Kalian pasti sudah tau, bahwa orang yang rutin melakukan olahraga akan mendapatkan berbagai manfaat, misal mengurangi stress, meningkatkan kekuatan otak, melawan penuaan, memperbaiki bentuk tubuh, meningkatkan kebahagiaan, meningkatkan rasa percaya diri, dan lain-lain. Sudah tau hal tersebut, tetapi tetap saja motivasi olahraga kamu tidak kuat melawan rasa malas. Ada pepatah mengatakan bahwa rasa malas itu musuh terbesar kita. Yap, malas harus dihindari! Jangan sampai ia menjadi teman terbaik kita. Cepat-cepat deh yuk hilangkan dari hidup kita ini…pakai tips ampuh berikut ini dalam menghilangkan malas olahraga di hidup kamu.. Ingat-ingat alasan kamu ingin Olahraga itu karena apa Setiap kita ingin melakukan perubahan ke arah yang lebih baik pasti ada dong alasan di balik perubahan tersebut. Nah, begitu juga dengan ingin olahraga. Biasanya kamu pasti akan terbayang ingin olahraga di kala senggang atau waktu libur karena alasan apa? Misal, karena bentuk tubuh, atau bisa jadi karena merasa akan sakit. Alasan apapun itu, patut diingat. Setiap kamu merasa “ah..malas deh!besok saja olahraganya”, Langsunglah ingat dengan motivasi diri kamu ingin berolahraga itu karena apa. Dijamin bila ingat, pemikiran malas seperti itu akan hilang sekejab, dan kamu pun akan penuh semangat untuk pergi olahraga. Ajak teman untuk olahraga bersama kamu. Kalau tidak ada yang mau? Cobalah menjadi mandiri! Yap, bersama lebih baik loh! Alasan malas olahraga terbanyak kedua adalah tidak ada teman yang menemani olahraga. Merasa canggung untuk pergi ke gym sendiri ataupun lari pagi di lapangan sendiri. Maka dari itu, ajaklah teman mu untuk ikut bersama. Kamu sehat, temanmu jadi ikutan sehat juga deh.. Kalau misalkan sudah mentok banget, tidak ada yang mau ikut bersama kamu olahraga. Hilangkan pikiran negatif seperti canggung sendiri atau malas sendiri. Kamu sudah besar, bukan lagi saatnya bergantung karena orang lain. Alasan untuk sehat kamu, karena untuk diri sendiri, kan? Bukan orang lain? Maka itu, belajarlah menjadi pribadi yang mandiri dan tetap penuh semangat. Berolahraga dimulai dengan yang ringan-ringan saja, ya Jika kamu sudah lama tidak berolahraga, jangan langsung memberikan beban olahraga yang berat ke tubuh kamu. Seperti langsung olahraga gym angkat beban ataupun lari marathon selama 60 menit agar cepat mencapai target tubuh ideal. Hal tersebut salah sekali untuk dilakukan. Mulailah dari yang ringan-ringan saja misalnya jalan santai, jogging, lompat tali, bersepeda, dan lain sebagainya. waktu olahraga pun tidak perlu lama-lama kok. Seiring berjalan waktu,kamu akan bisa secara bertahap menambah latihan olahragamu. Ciptakan Olahraga menjadi hal yang asik nan-menyenangkan Olahraga gak selalu ke hal yang serius dan melelahkan saja. Kamu bisa kok menciptakan olahraga yang asik dan menyenangkan. 2 cara ini bisa nih kamu terapkan dengan mudah di kehidupan kamu sehari-hari: Pertama, untuk kamu pecinta keramaian dan kebersamaan. Ikuti event-event olahraga bersama keluaraga, teman maupun orang-orang terdekat kamu. Event tersebut bisa car free day, jalan sehat,atau sepeda sehat . Di kegiatan tersebut kamu pasti akan menemukan kebahagiaan. Dengan olahraga ramai-ramai bersama keluarga, teman, ataupun oranglain, kamu akan lebih semangat, serta antusias menjalani olahraga sambil ramai bersenda gurau. Kedua, untuk kamu yang tidak suka dengan olahraga ramai alias lebih suka sendiri, kamu tetap bisa kok senang dengan pilihan olahraga kamu Yaitu dengan mendengarkan music atau memutar musik tersebut dengan headset maupun tape recorder saat berolahraga. Musik dipercaya sebagai media Hiburan yang akan membuat suasana latihan olahraga menjadi lebih nyaman loh. Lets try! Itu tadi 4 hal terampuh dalam menghilangkan rasa malas. Kamu harus ingat-ingat dann coba ya, Semangat hidup sehat, yok!

Ternyata Ini Yang Harus Dilakukan Agar Tidak Mudah Lelah Saat Olahraga Lari

Lari hampir menjadi pilihan banyak orang untuk berolahraga, mudah dan kaya manfaat itulah alasannya. tapi pernahkah kamu merasa napas terengah-engah dan langsung lelah seketika saat berlari? padahal kamu baru memulai beberapa putaran atau bahkan satu putaran

Berkat Latihan 3 Kali Seminggu dan Berdoa, Adelia Yakin Menjadi Juara Lari

Bisa membakar banyak lemak, paru-paru dipaksa menghirup banyak udara, hingga ampuh menghilangkan stres, olahraga lari menjadi salah satu olahraga termurah hingga saat ini dan sangat simple melakukannya dimanapun. Dan ternyata lari juga merupakan latihan kardiovaskuler yang sempurna. Adelia Noviani, siswi kelas 8 di SMP N 10 Tangsel yang lahir di Jakarta, 2 November 2002, sangat berprestasi dalam olahraga lari. Pelajar yang biasa dipanggil Adelia ini sudah beberapa kali mengikuti kejuaraan lari. Dan prestasi terakhir yang berhasil di menangkan, Adelia meraih juara 2 dalam O2SN. Adelia mulai berlatih lari sejak kelas 7, tetapi ia menyukai olahraga lari sejak kecil. Biasanya, Adelia melakukan pemanasan dengan melakukan perenggangan otot kaki, push up, Scot jump, sit up, dan back up selama 10-15 menit. Siswi yang berlatih lari 3 kali seminggu ini mengatakan bahwa banyak saingan berat dalam kejuaraan, sehingga ia sempat merasa ingin menyerah karena kalah dalam salah satu kejuaraan yang diikutinya. Tetapi, karena dukungan dari orang-orang sekitarnya, Adelia kembali berjuang. Tidak lupa juga dengan terus berdoa. Adelia mengatakan kepada NYSN bahwa sang ayah sangat berperan dalam perjuangannya menjadi atlet lari. “Banyak saingan berat dalam kejuaraan lari, sehingga ia sempat merasa ingin menyerah karena kalah dalam salah satu kejuaraan yang diikutinya. Tapi sosok papa selalu support terus dan selalu nemenin aku latihan.” ujar Adelia. Pelajar yang memang bercita-cita menjadi atlet lari tersebut juga berpesan bahwa jika ingin bisa mencapai kesuksesan kita harus terus berjuang dan jangan patah semangat. (crs/adt)