ASEAN U16 Girls Championship 2025: Daftar Peraih Gelar Individu

Nasywa Salsabila

Dengan keluarnya Australia sebagai juara, maka usai sudah gelaran ASEAN U16 Girls Championship 2025. Beberapa nama mencuat usai meraih gelar individu di turnamen yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah itu. Striker tim nasional U16 putri Indonesia, Nasywa Salsabila, dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak pada Kejuaraan ASEAN U16 Putri 2025 setelah mencetak empat gol sepanjang turnamen. Nasywa berbagi gelar pencetak gol terbanyak dengan Pattaramon Saengta dari Thailand dan Nur Laila Syamina dari Malaysia. Dalam laga pembuka Grup A, Nasywa berhasil mencetak tiga gol ke gawang Timor Leste, mengantarkan kemenangan 3-0 untuk Indonesia. Ia menambah satu gol lagi dalam pertandingan melawan Malaysia yang berakhir dengan kemenangan 3-1, membawa Indonesia ke semifinal. Sementara gelar pemain terbaik Kejuaraan ASEAN U16 Putri 2025 diberikan kepada gelandang timnas Australia Kaya Jugovic. Kemudian status kiper terbaik diserahkan kepada penjaga gawang Australia Annabelle Croll. Selain itu, ajang ini mencatatkan rekor penonton terbanyak sepanjang sejarah turnamen sejak pertama kali digelar pada tahun 2009.

ASEAN U16 Girls Championship 2025: Taklukkan Thailand, Australia Juara

Selebrasi Pemain Timnas putri Australia U16

Timnas putri Australia U16 berhasil merebut gelar juara Kejuaraan ASEAN Putri U16 2025 atau Piala AFF Putri U16 seusai menundukkan juara bertahan Thailand dengan skor tipis 1-0 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (29/8/2025). Ini menjadi gelar kedua bagi Australia setelah sebelumnya menjuarai turnamen serupa pada 2009. Sejak awal laga, tim asuhan Michael Edward Cooper tampil agresif dengan beberapa peluang berbahaya, namun ketangguhan kiper Thailand Pimlapat Aeewong membuat babak pertama berakhir imbang tanpa gol. Gol penentu kemenangan lahir pada menit ke-49. Kiper Thailand gagal mengantisipasi tendangan bebas yang berujung bola liar, dan pemain pengganti Theodora Mickalad dengan sigap menyambar bola untuk membawa Australia unggul 1-0. Thailand mencoba bangkit dengan serangan bertubi-tubi, tetapi pertahanan solid Australia mampu meredam semua upaya. Kekalahan ini sekaligus menghentikan ambisi Thailand mempertahankan gelar untuk kali keempat secara beruntun. Australia sebelumnya juga menaklukkan Thailand 2-1 di fase grup, dan kemenangan di final memastikan mereka kini mengoleksi dua trofi dalam sejarah turnamen. Negara itu tersukses pada ajang itu adalah Thailand dengan koleksi tiga gelar juara, disusul Australia dengan dua trofi kampiunnya. Sumber: Berita Satu

ASEAN U16 Girls Championship 2025: Kalah dari Vietnam, Indonesia Peringkat Empat

Timnas Putri U16 Indonesia vs Vietnam

Hasil Timnas Putri U16 Indonesia vs Vietnam dalam lanjutan Piala AFF Putri U16 2025 di ASEAN U16 Girl’s Championship 2025, Jumat (29/8/2025) sore memastikan Vietnam meraih peringkat ketiga. Skor adu penalti Timnas Putri U16 Indonesia vs Vietnam dalam perebutan tempat ketiga Piala AFF Putri U16 2025 di Stadion Manahan, Surakarta adalah 6-7. Saat waktu normal, Vietnam mencetak gol lebih dulu via Thi Ngoc Anh (2′), sebelum dibalas Indonesia lewat gol Nafeeza Ayasha Nori (15′). Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit berakhir. Pertandingan langsung dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan pemenang. Vietnam mengunci kemenangan adu penalti setelah penendang terakhir mereka, Thi Minh, berhasil mencetak gol. Sementara itu, Vivi Vera jadi penendang ketujuh Indonesia yang gagal menyarangkan bola. Adu tos-tosan pun berakhir dengan skor 6-7. Dengan hasil ini, Garuda Pertiwi gagal mengukir sejarah dengan meraih peringkat ketiga Piala AFF U16 Putri 2025. Laga perebutan tempat ketiga Piala AFF Putri U16 menjadi prestasi terbaik Timnas Putri U16 Indonesia selama berkiprah di ajang ini. Sumber: Kompas

Ratusan pebulu tangkis muda meriahkan kejuaraan Bupati Bekasi Open 2025

Iman Nugraha saat melakukan pertandingan eksebisi di acara pembukaan Kejuaraan Bulutangkis Bupati Bekasi Open Tingkat Jawa Barat 2025

Sedikitnya 800 pebulu tangkis muda dari berbagai klub di kabupaten maupun kota se-Jawa Barat memeriahkan kejuaraan bulu tangkis Bupati Bekasi Open 2025 di GOR Wibawa Mukti, pada 24-28 Agustus 2025. Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi Iman Nugraha saat membuka kejuaraan itu, Minggu, menyampaikan kejuaraan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas atlet bulu tangkis, khususnya di Kabupaten Bekasi. “Bulu tangkis merupakan olahraga yang sangat populer dan digemari, mulai dari usia dini hingga dewasa. Alhamdulillah, antusiasme peserta luar biasa. Ada 800 peserta yang mendaftar dan kalau tidak ditutup, jumlahnya bisa mencapai 1.000 peserta,” katanya. Iman berharap para atlet muda ini dapat terus mengembangkan bakat mereka dan menjadi pebulu tangkis handal di masa depan seperti sosok Susi Susanti hingga Taufik Hidayat. “Kuncinya adalah semangat dan giat berlatih. Jadikan kejuaraan ini sebagai ajang untuk mengukur kemampuan setelah berlatih di klub masing-masing,” katanya. Ketua Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Bekasi, Ahmad Sayuti berharap ajang ini bisa berlangsung secara berkesinambungan mengingat pembinaan atlet tidak hanya menjadi tanggung jawab PBSI melainkan juga membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah. “Insyaallah, dari kegiatan ini akan lahir atlet-atlet berbakat yang mampu berkiprah di tingkat nasional bahkan internasional,” katanya. Kejuaraan ini menjadi ajang penting bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan mereka dan bersaing secara sehat selain juga menjadi wadah pembinaan bagi generasi penerus pebulu tangkis profesional. “Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, kejuaraan ini semoga dapat melahirkan bintang-bintang baru yang akan mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia,” kata dia.

Atlet Renang Junior Indonesia Petik Pelajaran dari Kejuaraan Dunia

Tim renang junior Indonesia

Atlet renang junior Indonesia memetik pelajaran berharga dari keikutsertaan mereka dalam ajang World Aquatics Junior Swimming Championship 2025 pada 19-24 Agustus di Aquatics Complex Otopeni, Rumania. Pelatih tim renang junior Indonesia, Albert Christiadi Sutanto mengatakan kejuaraan dunia itu menjadi bekal untuk peningkatan prestasi di masa mendatang. “Secara garis besar memang atlet-atlet yang berangkat ini semua atlet muda ya. Dan kelimanya itu baru mengikuti kejuaraan dunia junior ini pertama kali,” kata Albert, dikutip dari ANTARA. Menurut Albert, lima atlet yang mengikuti World Aquatics Junior Swimming Championship 2025 hanya memiliki pengalaman bertanding di tingkat Asia Tenggara. Hal itu terlihat dari perbedaan hasil yang cukup signifikan ketika bersaing di level dunia. “Kalau di Asia Tenggara mereka terbiasa naik podium. Namun di kejuaraan dunia ini, peringkat mereka cukup jauh. Bahkan, yang tertinggi Michelle Fang di 12 besar dunia,” ujar Albert. Meskipun belum ada yang berhasil mencapai final atau masuk delapan besar, Albert menilai bahwa pengalaman tersebut menjadi titik evaluasi penting dalam pembinaan atlet muda, terutama dalam meningkatkan usaha dan sikap saat latihan. Selain itu, ia mengungkapkan bahwa para atlet juga menghadapi tantangan aklimatisasi akibat waktu keberangkatan yang cukup mepet dengan jadwal lomba. “Karena kita berangkat hanya H-3 di perjalanan sehingga pada saat sampai itu sudah H-2. Nah itu juga secara waktu perbedaan lima jam ini cukup lumayan,” kata Albert. “Di Hungaria kemudian ke Rumania empat jam. Jadi ya sedikit ada jet lag lah. Namun saya rasa mereka cukup excited ya,” ujarnya. Kendala lain yang dihadapi adalah tidak terbiasa dengan waktu lomba yang bervariasi, mulai dari pukul 09.30 hingga 12.00 siang. Hal itu dinilai memengaruhi kesiapan mental para atlet. Selain itu, keterbatasan jumlah nomor yang diikuti juga membuat mereka harus menunggu lebih lama sebelum bertanding. Ke depan, Albert mengungkapkan rencana untuk membawa para atlet ke lebih banyak kejuaraan internasional di atas level Asia Tenggara sebagai bagian dari persiapan menuju ajang yang lebih besar, seperti Asian Youth Games. Meski belum meraih hasil maksimal, Albert optimistis terhadap masa depan para atlet muda, khususnya Michelle Fang yang nyaris memecahkan rekor nasional, dan Muhammad Akbar Putra Taufik yang berhasil memperbaiki waktu terbaiknya di dua nomor, yakni 200m gaya bebas putra dan 1500m gaya bebas putra dalam satu hari.

ASBC 2025: Tim Putra & Putri Indonesia Gagal Raih Poin Penuh

Kenneth Leebron Huang

Tim Nasional (Timnas) Basket Putra dan Putri Indonesia harus mengakui keunggulan lawan mereka pada laga perdana mereka di 9th Asian School Basketball Championships (ASBC) 2025. Bertanding di GOR Manahan Solo pada Senin, 25 Agustus 2025, skuad putra Indonesia kalah dengan skor 96-82 atas China. Meski demikian, asa Indonesia untuk melaju ke fase berikutnya masih ada. Mereka masih memiliki dua pertandingan sisa di fase grup. Paling dekat, Indonesia dijadwalkan bertemu dengan Thailand pada Selasa, 26 Agustus 2025 pukul 13.00 WIB. Pertandingan ini akan berlangsung di Sritex Arena, Solo, yang juga menjadi venue utama ASBC 2025. Sementara itu, Timnas Basket Putri Indonesia juga harus menelan pil pahit di laga perdana mereka. Bertanding di GOR Manahan Solo, Senin 25 Agustus 2025, skuad Indonesia juga takluk dari China dengan skor 66-53. Pada laga kedua, Timnas Basket Putri Indonesia akan bersua dengan Singapura, Selasa, 26 Agustus 2025 pukul 08.00 WIB, bergeser ke Sritex Arena, Solo. Partai ini bakal menjadi salah satu momentum kebangkitan sekaligus pembuktian bahwa skuad muda Indonesia mampu bersaing di level Asia.

Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah ASBC 2025

Tim Indonesia Untuk ASBC 2025

Indonesia siap menjadi tuan rumah ajang 9th Asian Schools Basketball Championships (ASBC) 2025 yang akan berlangsung di Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah. Kejuaraan ini digelar di dua venue utama, GOR Sritex Arena dan GOR Manahan, menghadirkan tim basket pelajar dari berbagai negara Asia, yakni Arab Saudi, Malaysia, China, Singapura, Thailand, Hong Kong, dan tuan rumah Indonesia. Adapun acara pembukaan secara resmi digelar di Solo Paragon Hotel dan Residences pada 24 Agustus kemarin. Sementara Pertandingan Penyisihan berlangsung 25–28 Agustus, Semifinal & Final 29–30 Agustus, dan Penutupan pada tanggal 31 Agustus. Acara ini dibawah langsung arahan Menpora RI Dito Ariotedjo, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono, dan Ketua Panitia Luhur Dewanthono. Ajang ini tidak sekadar kompetisi internasional di level Benua Asia, tetapi juga menjadi wadah solidaritas, integrasi, interaksi dan pertukaran budaya antarnegara Asia. Juga mempererat persahabatan pelajar Asia; serta meningkatkan kesatuan diplomasi negara-negara kawasan Asia melalui semangat sportivitas. Menpora RI menyatakan komitmennya untuk menjadikan event ini sukses. “Indonesia siap menjadi tuan rumah yang tidak hanya menggelar kejuaraan basket pelajar Asia, tetapi juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat sport diplomacy dan menginspirasi generasi muda agar semakin mencintai olahraga,” ujar Dito Ariotedjo. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Surono, menegaskan bahwa ajang ini penting untuk pembinaan atlet muda usia pelajar. “ASBC 2025 adalah kesempatan emas untuk mengasah mental juara dan memberi pengalaman bertanding internasional bagi atlet-atlet pelajar kita,” katanya. Dukungan itu membuat Ketua Panitia penyelenggara Luhur Dewanthono yang juga Tenaga Ahli Menpora, memastikan bahwa seluruh persiapan telah berjalan baik. “Opening Ceremony sudah mendekati 100 persen. Kami pastikan venue, keamanan, dan kenyamanan peserta sesuai standar internasional,” ujarnya. Kemenpora berharap kejuaraan ini membawa dampak positif bagi olahraga pelajar, pariwisata, dan citra Indonesia di mata dunia.

ASEAN U16 Girls Championship 2025: Kalahkan Malaysia, Indonesia Juara Grup

Timnas Putri U16 Indonesia

Timnas Putri U16 Indonesia menjadi juara grup klasemen Piala AFF Putri U16 2025 atau ASEAN Girl’s Championship 2025 usai mengalahkan Malaysia, Minggu (24/8/2025). Bermain di Stadion Manahan, Solo, Timnas Putri U16 Indonesia berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Malaysia. Pasukan Timo Scheunemann tampil impresif sejak awal laga. Mereka membuka keunggulan melalui gol cepat Nasywa Salsabila Fatah di menit ke-4. Tak butuh waktu lama, penalti Jazlyn Kayla Firyal pada menit ke-15 menambah keunggulan Indonesia menjadi 2-0 di babak pertama. Memasuki paruh kedua, Malaysia sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Nur Laila Syamila. Namun, Garuda Pertiwi merespons dengan cepat. Pemain pengganti Vivi Vera Fernanda mencetak gol ketiga, memastikan skor akhir 3-1 untuk kemenangan Indonesia. Kemenangan ini membuat Timnas Putri U16 Indonesia mengamankan posisi juara Grup A Piala AFF Putri U16 2025. Selain itu, Garuda Pertiwi memastikan satu tiket ke babak semifinal ASEAN U16 Girl’s Championship 2025. Sebab, dengan kemenangan atas Malaysia, Timnas Putri U16 Indonesia mengoleksi 6 poin dari dua laga yang telah dijalani. Sementara Malaysia harus puas di posisi runner-up dengan 3 poin dan menunggu hasil laga terakhir Grup B dan C untuk menentukan status runner-up terbaik.

Inilah Sang Penguasa DBL Banjarmasin

Suasana Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Kalimantan

Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Kalimantan telah rampung digelar pada Jumat, 22 Agustus 2022 kemarin di GOR Hasanuddin Banjarmasin. Dari nomor putra, Pasukan Smaven (julukan SMAN 7 Banjarmasin) membayar lunas dendam kekalahan atas Smasa (julukan SMAN 1 Banjarmasin). Smaven menang 63-46. Para penonton seakan menjadi saksi Smaven sukses membalaskan dendam dengan manis. Pada final edisi 2019, Smaven tumbang di tangan Smasa. Smaven nyaris tak pernah dalam keadaan tertinggal. Mereka konsisten mencetak dua digit angka selama emapt kuarter. Smasa sejatinya juga bukan tanpa perlawanan. Mereka mengerahkan segalanya di lapangan. Termasuk memangkas margin ketertinggalan. Bahkan, Smasa sempat melaju di kuarter ketiga. Sayang, pada kuarter pemungkas mereka gagal menjaga tren tersebut. Di kuarter akhir Smasa justru hanya mencetak tiga angka saja. Berbanding terbalik dengan Smaven yang menambah keunggulan dengan 10 poin. Ketajaman juga menjadi poin selanjutnya yang membuat Smaven menang. Pada gim kali ini Smaven memasukkan 7 dar 25 percobaan tembakan tiga angka. Akurasi bidikan penggawa Smaven juga cukup bagus berada di angka 34 persen (25/72). Pada sudut Smasa, Langit Porsea dan kawan-kawan hanya memasukkan 1 dari 22 percobaan tembakan dari luar garis tripoin. Redup di final. Ahmad Rizky Aulia menjadi pengumpul angka terbanyak dengan raihan 24 poin plus 10 rebound. Ia memasukkan 4 dari 11 percobaan tembakan tiga angka. Doi juga menjadi satu-satunya pemain Smaven yang mencetak dua digit poin. Sementara itu, di final nomor putri, Srikandi Smada Banjarmasin masih menjadi penguasa! Putri Smada berhasil menang pada partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Kalimantan. Smada menutup laga dengan skor akhir 66-41. Di laga final Smada bertemu kembali dengan SMAN 1 Banjarbaru. GOR Hasanuddin Banjarmasin menjadi saksi terulangnya prestasi Smada, back-to-back juara.

IFSC Youth Championships 2025: Emas Pertama Untuk Indonesia!

Podium Speed Putra U17 IFSC Youth Asian Championship Guiyang 2025

Atlet panjat tebing muda Indonesia, Haddan Malik Baqmuhyibar meraih medali emas nomor speed putra U17 dalam IFSC Youth Asian Championship Guiyang 2025 di China, Sabtu. Haddan mengungguli atelt tuan rumah, Zhao Yicheng, dalam final. Atlet berusia 16 tahun asal Jakarta itu mendapatkan wildcard setelah Zhang mengalami false start. Atlet panjat tebing Jepang, Sota Saito, kebagian medali perunggu dengan catatan waktu 5,41 detik, demikian hasil perlombaan yang dicatat federasi panjat tebing dunia IFSC Climbing. Tim panjat tebing muda Indonesia juga meraih dua medali perunggu, masing-masing dipersembahkan oleh Naura Jasmine Rayya dan Antasyafi Robby Al Hilmi. Naura menyumbangkan perunggu dari nomor speed putri U17 setelah mencatatkan waktu tercepat dari wakil Korea Selatan Ham Juyeon. Atlet DKI Jakarta itu mencatatkan waktu 8,96 detik, sementara lawannya 9,08 detik. Untuk medali emas dan perak speed putri U17 diraih China lewat Chunyouxuan Wang dengan 7,25 detik lebih cepat dari atlet Jepang, Natsumi Hara yang mencatat waktu 8,35 detik. Satu medali perunggu lainnya untuk Indonesia dipersembahkan oleh Antasyafi Robby Al Hilmi yang turun dalam speed putra U-19. Pada laga small final, Robby mencatatkan waktu 5,31 detik mengungguli wakil Khazakhstan Damir Toktarov yang menorehkan waktu 7,00 detik. Medali emas dan perak speed putra U19 disabet atlet Korea Selatan, Sangwon Choi, dengan wildcard setelah atlet Jepang, Haku Oishi mengalami false start. Untuk kejuaraan ini Indonesia mengirimkan 15 atlet di berbagai nomor.

Akhiri Penantian 21 Tahun, Petenis Indonesia Tembus US Open 2025

Janice Tjen

Petenis muda Indonesia, Janice Tjen berhasil mengukir sejarah dengan lolos ke babak utama US Open 2025. Ia menjadi atlet tenis tanah air pertama yang mencatatkan pencapaian tersebut di Grand Slam kategori tunggal sejak Angelique Widjaja di US Open 2004. Adapun Janice Tjen lolos ke babak utama setelah tampil dominan melawan wakil Jepang Aoi Ito dalam kualifikasi tunggal putri round 3 yang digelar Jumat (22/8/2025) malam WIB. Peraih medali perunggu Asian Games 2022 Hangzhou di nomor ganda putri itu menang dua set langsung dengan skor 6-1 serta 6-2. “(Hasil) ini sangat berarti buat saya. Saya berusaha agar tidak terlalu memikirkan (kelolosan ke babak utama) dan hanya mencoba memberikan yang terbaik lalu membiarkan hasilnya membawa saya,” ujar Janice Tjen pasca laga, dilansir dari Washington Post. “Akan tetapi, keberhasilan mengulang (pencapaian) ini lagi setelah lebih dari 20 tahun, rasanya luar biasa,” sambung petenis berusia 23 tahun tersebut. Adapun selepas keberhasilan mencapai babak utama US Open 2025, Janice Tjen selanjutnya telah dinanti oleh Veronika Kudermetova di partai pertama. Wakil Indonesia menghadapi lawan cukup berat sebab Kudermetova diketahui merupakan petenis unggulan ke-24 turnamen berusia 28 tahun. Duel antara keduanya akan digelar pada Minggu (24/8/2025) pukul 13.00 waktu setempat atau Senin (25/8/2025) pukul 00.00 WIB. Keberhasilan menembus babak utama US Open 2025 tak ayal menambah panjang daftar pencapaian Janice Tjen tahun ini. Sebagai informasi, atlet kelahiran Jakarta, 6 Mei 2002 itu sempat menjadi finalis urnamen ITF W75 Lexington dan ITF W100 Landisville awal bulan ini. Pencapaian ini langsung mendongkrak posisinya hingga berhasil menempati peringkat 200 besar dunia. Sebelumnya, Janice Chen juga sukses menyabet predikat ITF Player of the Month edisi Mei dan Juni menyusul keberhasilan dia mengukir 42 kemenangan set secara berturut-turut.

ASEAN U16 Girls Championship 2025: Indonesia Kalahkan Timor Leste

Syafia Tristalia Chorlienka

Timnas Sepakbola Putri Indonesia U16 berhasil menorehkan kemenangan telak atas Timnas Putri Timor Leste di ajang ASEAN U16 Girls Championship 2025, Rabu (20/8/2025) malam di Stadion Manahan Solo. Timnas sepakbola putri Indonesia U16 sudah menunjukkan dominasinya sejak awal babak, yang dimulai pukul 19.30. Dalam pertandingan yang berakhir sekitar 21.04 WIB, timnas putri Indonesia membukukan kemenangan telak 6-0. Garuda pertiwi sukses membuat Timor Leste mati kutu dan permainan monoton tidak berkembang. Alhasil, pada babak pertama, Nasywa mampu mencentak gol dengan mudah ke sisi kanan gawang di menit ke-14. Disusul lagi, enam menit kemudian, giliran Jazlyn Kayla Firyal yang mencetak gol lewat tendangan bebas di dekat kotak penalti. Tak berhenti di situ, Nasywa Salsabila Fatah juga menorehkan gol keduanya hingga skor menjadi 3-0. Memasuki menit ke-26, Jezlyn Kayla Azkha yang menjebol gawang Timor Leste. Lalu, di menit ke-35, giliran Nasywa mencetak gol. Skor menjadi 5-0 hingga babak pertama berakhir. Saat babak kedua, Syafia Tristalia Chorlienka memanfaatkan kemelut di depan gawang Timor Leste di menit ke-62, dan berbuah gol. Skor akhir 6-0 untuk kemenangan tim asuhan Timo Susilo Scheunemann ini. ASEAN U16 Girls Championship 2025 diikuti sembilan tim, yang semula dibagi jadi tiga grup. Timnas putri U16 Indonesia ada pada Grup A bersama Malaysia dan Timor Leste. Nantinya hanya empat tim yang berhak melaju dari fase grup ke babak gugur; semifinal, yakni masing-masing juara grup plus satu tim peringkat kedua atau runner-up terbaik.

SMA Buksi Berjaya di DBL Seri Jakarta Barat

SMA Bukit Sion Jakarta

SMA Bukit Sion Jakarta kembali menjadi kampiun Honda DBL with Kopi Good Day 2025 West Jakarta. Hasil itu diperoleh setelah meraih kemenangan atas SMA Dian Harapan Jakarta dengan skor akhir 81-43, Rabu, 20 Agustus 2025. Gelar keenam di level region sudah diamankan. Sejak pemisahan region pada 2018, Buksi memang belum terkalahkan. Jakarta Barat kembali menjadi hak milik tim besutan Jap Ricky Lesmana. SMA Buksi tidak hanya memenangkan pertandingan tetapi juga mendominasi. Sejak tepis mula, SMA Dian Harapan Jakarta (Zebaoth) masih kerap memberikan tekanan. Bahkan sempat saling berbalas skor. Namun, tidak butuh waktu lama bagi Buksi untuk “panas”. Memasuki pertengahan kuarter pembuka, Buksi mulai memperlebar jarak. Di penutup kuarter pertama mereka memimpin dua digit poin, 19-9. Di kuarter berikutnya, selisih angka semakin jauh. Zebaoth mulai kehilangan tempo permainan. Plus pemain andalan mereka, Fanando Al Arice justru mengalami cedera. Hal itu membuat Buksi makin di atas angin. Poin mereka kian tak terkejar. Sampai akhir pertandingan, Buksi masih unggul. Hal itu meresmikan Buksi kembali sebagai penguasa Jakarta Barat. Sebanyak empat pemain Buksi catatkan dua digit dalam laga ini. Adalah Ryansean Bastian Gunawan dengan 16 poin, Efrael Yerusyalom Enrichia dengan 12 poin, Mohammad Alkaysan Aldirono dengan 10 poin, dan Riovaldo Renjiro Leonardy dengan 10 rebound. Selain empat nama tersebut, kemenangan Buksi juga berkat aksi solid antarpemain. Barisan rookie pun juga tampil gemilang. “Senang banget akhirnya bisa ngerasain sendiri main bareng Buksi, karena tiga tahun kemarin aku cuma bisa ngelihat kakak aku main di Buksi. Terus dapet chance di musim pertama ini seneng lah. Akhirnya bisa merasakan sendiri atmosfernya,” ucap Aloysius Reynold Kusnoatmaja, rookie Buksi. Perjalanan Buksi masih belum berakhir sampai di sini. Ke depannya, mereka masih akan bertanding di Championship Series dan bakal melancarkan misi back to back champion. “Tim lain harusnya kuat-kuat sih, tapi menurut saya, karena kita latihannya cukup keras dan timnya sangat solid, jadi harusnya kita bisa. Saya juga mau back to back champion, Kak. Saya juga mau ngerasain main di Indonesia Arena,” pungkasnya. Bukan hanya Buksi, skuad Zebaoth juga mendapat kesempatan serupa. Sebagai finalis DBL West Jakarta, mereka juga bakal ikut bersaing di panggung Championship Series.

FIVB U21 Putra 2025: Indonesia Siap Ciptakan Kejutan di Cina

Pelepasan timnas voli putra U21 Indonesia

Jalan panjang itu dimulai dari lapangan-lapangan Proliga, dua musim beruntun yang menggembleng fisik dan mental. Dari Surabaya, mereka sempat mencicipi getirnya persaingan Asia dalam Kejuaraan Asia U20, pulang dengan status peringkat empat. Lalu, berbulan-bulan pemusatan latihan mengikat kebersamaan dan disiplin. Kini, skuad muda Merah Putih itu menatap panggung yang lebih besar: Kejuaraan Dunia Voli Putra U21 di Cina. “Persiapannya sudah cukup panjang. Mereka ikut Proliga dua kali, lalu tampil di Kejuaraan Asia U20 di Surabaya dengan hasil empat besar. Setelah itu ada TC (training camp) yang juga panjang,” ujar Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, dalam pelepasan timnas, Senin (18/8/2025). Nada suaranya berisi optimisme. Ia percaya, dari teknis hingga strategi, dari fisik hingga mental, anak-anak ini sudah di titik kesiapan penuh, 100 persen. “Dari keseluruhan, mereka sudah siap. Mudah-mudahan bisa main total dan tampil baik,” katanya. PBVSI, menurut Imam, tidak hanya membangun tim ini dengan latihan keras. Ada upaya membentuk mental, integritas, dan semangat pantang menyerah. Sebab di level dunia, bukan hanya smash dan block yang menentukan, melainkan juga daya tahan menghadapi tekanan. Target yang dipasang cukup realistis, tapi tetap menyimpan mimpi besar. Tim putra U21 diharapkan melampaui catatan tim putri U21 yang sebelumnya hanya berhenti di peringkat 16 ketika tampil di Surabaya. “Target awal tentu harus bisa lolos dahulu dari fase grup D, minimal masuk empat besar. Setelah itu masuk 16 besar, lalu bertanding lagi. Syukur kalau bisa memperbaiki peringkat hingga 12 atau 10 besar,” kata Imam. Ambisi itu tidak kecil jika melihat lawan yang menanti. Indonesia tergabung di Grup D bersama Italia, Argentina, Prancis, Ukraina, dan Tunisia, nama-nama besar di peta voli dunia. Grup ini bukan sekadar ajang pembuktian, melainkan ujian kedewasaan bagi tim muda Indonesia. Kejuaraan Dunia Voli Putra U21 berlangsung di Cina, 18–24 Agustus 2025. Di sanalah perjalanan panjang yang dimulai dari Proliga, dari arena domestik yang penuh sorak-sorai, akan menemukan arti sebenarnya: apakah voli putra Indonesia bisa menuliskan bab baru di panggung global. Berikut daftar nama pemain timnas voli putra U21 Indonesia: Muhammad Darda Dawuda Alahimsalam Hillarius Galang Bryantama Pajar Pamungkas Zaki Hasan Raihan Rizky Attorif Muhammad Reyhan Bagas Wijanarko Muhammad Haikal Agustino Krisna Imam Ahmad Faisal Offisial Tim Head Coach: Anwar Sadat Assistant Coach: Nurwidayanto Assistant Coach: Dody Ardiansyah Penasehat: Li Quijiang Manajer: Hari Trisnardjo

Catat! Ini Jadwal Indonesia di Kejuaraan Dunia Voli Putra U21 2025

Timnas Voli Putra U21 Indonesia

Kejuaraan Dunia Voli Putra U21 atau FIVB U21 Putra 2025 terhitung sebagai edisi ke-23 sepanjang sejarah turnamen. Tahun ini kejuaraan melibatkan 24 tim peserta, meningkat dari 16 negara pada edisi sebelumnya. Timnas Voli Putra Indonesia U21 kembali tampil di kejuaraan ini, selepas absen 36 tahun lamanya. Terakhir kali Merah Putih berpartisipasi pada edisi 1989 silam, dengan hasil akhir posisi ke-15 dari 16 tim peserta. Kali ini mengacu hasil drawing FIVB Putra U21 2025, Tim Merah Putih tergabung dalam Pool D bersama Italia U21, Argentina U21, Tunisia U21, Prancis U21, dan Ukraina U21. Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Imam Sudjarwo mengaku percaya diri terhadap persiapan tim yang sudah dilakukan dengan baik. “Persiapannya sudah cukup panjang, sebelumnya mereka mengikuti Proliga 2 kali, kemudian tampil di Kejuaraan Asia U-20 di Surabaya, dan meraih peringkat 4 Asia,” ujarnya, pada Senin (18/8/2025). PBVSI menetapkan target minimal lolos dari fase grup, alias masuk 4 besar Pool D. Kemudian melaju ke babak 16 besar. “Target awal tentu harus bisa lolos dahulu dari fase grup D, minimal masuk 4 besar. Syukur kalau bisa memperbaiki peringkat hingga 12 atau 10 besar,” imbuh Imam. Jadwal Voli FIVB U21 Putra 2025 akan bergulir pada 21-31 Agustus 2025, yakni dari fase grup sampai final. Turnamen ini menggunakan format baru yang diikuti 24 tim. Mereka dibagi dalam 4 pool, masing-masing diisi 6 tim. Fase grup menggunakan sistem round robin, bakal menentukan peringkat di klasemen akhir tiap pool. Peringkat didasarkan kepada total poin, rasio set, serta pertemuan atau head-to-head. Tim dengan performa terbaik berhak lolos fase gugur. Empat tim teratas dari tiap pool lolos ke babak 16 besar. Sementara 2 tim terbawah melanjutkan ke playoff peringkat 17-24. Pemenang setiap pertandingan 16 besar melaju ke perempat final, sementara yang kalah bersaing memperebutkan peringkat 9-16. Laga pembuka Tim Voli Putra Indonesia U21 dijadwalkan melawan Italia U21, pada Kamis 21 Agustus 2025, mulai pukul 19.00 WIB. Laga ini rencananya bakal disiarkan Moji TV. Timnas Italia U21 menjadi salah satu unggulan di turnamen ini, dan pernah menyabet juara pada edisi 2021. Syarat lolos Timnas Voli Putra U21 Indonesia adalah finis 4 besar di klasemen akhir Pool D. Oleh karenanya Indonesia U21 wajib memaksimalkan 5 laga yang bakal dilakoni. Di atas kertas, peluang besar Indonesia bisa mencuri poin dari laga kontra Tunisia dan Ukraina. Target realistis Indonesia adalah finis posisi 3 atau 4 di Pool D, sebagai syarat lolos ke babak 16 besar. Jika tercapai, ini bakal melebihi prestasi Timnas Voli Putri U21 yang finis peringkat 16 dalam kejuaraan FIVB Putri U21 2025. Jadwal Babak Penyisihan Pool D (Timnas Indonesia) 21 Agustus 2025 – 10:00 WIB: Italia vs Indonesia 22 Agustus 2025 – 16:00 WIB: Tunisia vs Indonesia 24 Agustus 2025 – 13:00 WIB: Prancis vs Indonesia 25 Agustus 2025 – 16:00 WIB: Ukraina vs Indonesia 26 Agustus 2025 – 13:00 WIB: Argentina vs Indonesia

Pembalap Muda Indonesia Juara Dunia Aquabike World Championship 2025

Boanerges Ratag Juara Dunia Aquabike World Championship 2025.

Indonesia kembali menorehkan sejarah di panggung olahraga internasional. Boanerges Ratag, atlet muda berusia 16 tahun asal Papua Barat, resmi menjadi Juara Dunia Aquabike Jetski World 2025 dalam ajang APB-UIM Endurance World Championship Grand Prix of Indonesia yang berlangsung di Danau Toba, Sumatera Utara, pada 15 Agustus 2025. Prestasi gemilang ini mengukuhkan Boanerges sebagai pembalap jetski Indonesia pertama sekaligus termuda di dunia yang berhasil meraih gelar bergengsi tersebut. Sejak hari pertama, Boanerges tampil dominan dengan strategi matang dan performa stabil. Dari total enam seri balapan, ia sukses mengumpulkan 136 poin. Rinciannya, 22 poin di moto kedua, 25 poin di moto ketiga, 22 poin di moto keempat, 20 poin di moto kelima, dan ditutup dengan poin sempurna 25 pada moto terakhir. Keunggulan ini membuatnya tak terkejar oleh dua rider asal Amerika Serikat, Jay Finlinson di posisi kedua dengan 113 poin dan Anthony Radetic di posisi ketiga dengan 92 poin. Selisih 23 dan 44 poin menunjukkan dominasi Boanerges di lintasan air Danau Toba. Dalam pernyataannya, Boanerges dengan rendah hati mendedikasikan kemenangan ini untuk bangsa: “Hari ini bukan hanya kemenangan saya, tapi kemenangan untuk Indonesia. Terima kasih atas doa dan dukungan, terutama masyarakat Papua Barat dan seluruh rakyat Indonesia.” ujarnya Ketua Panitia Lake Toba GP sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, juga memberikan apresiasi tinggi: “Kemenangan Boanerges Ratag adalah bukti nyata bahwa putra bangsa mampu bersaing di level dunia. Dari Papua Barat, ia membawa Indonesia berdiri di podium tertinggi. Ini adalah kado indah menjelang HUT ke-80 RI dan menjadi inspirasi generasi muda,” pungkasnya. Momen kemenangan ini terasa semakin istimewa karena diraih hanya dua hari sebelum perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Semangat juang Boanerges seolah mencerminkan nilai pantang menyerah yang diwariskan para pahlawan. Dengan prestasi ini, Boanerges tidak hanya mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia, tetapi juga menjadi simbol inspirasi bagi generasi muda untuk berani bermimpi, berjuang, dan meraih prestasi internasional.

Garuda Muda Sapu Bersih Gelar Juara di Ghana

JE Wilson Ghana International 2025

Kabar menggembirakan datang dari para pemain masa depan Indonesia. Pada kejuaraan bulutangkis JE Wilson Ghana International 2025, skuad Indonesia berhasil menyapu gelar juara. Lima belar berhasil dibawa para pemain Indonesia. Dua gelar juara di bawa pulang usai terjadi All Indonesian Final. Sektor ganda putri menyajikan final sesama pasangan Indonesia. Muncul sebagai juara pasangan Isyana Sahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine yang mengalahkan rekannya sendiri Nabila Cahya Permata Ayu/Nahya Muhfiya pada babak final. Keperkasaan pasangan ganda putra Indonesia, Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadahan semakin nyata. Unggulan pertama dari India Abinash Mohanty/Ayush Pattnayak dikalahkan pada babak puncak. Thalita Ramadhani Wiryawan di sektor tunggal putri juga tidak kalah cemerlang. Ia turut membuat kejutan pada babak final. Thalita menumbangkan unggulan ketiga dari India, Aalisha Naik dalam dua gim langsung. Gelar sektor tunggal tunggal putra menjadi milik Indonesia. Prahdiska Bagus Shujiwo tampil menjadi yang terbaik. Unggulan pertama ini menjadi juara dengan mengalahkan pemain dari Jepang, Shun Saito. All Indonesian Final yang terjadi pada sektor campuran dimenangkan oleh pasangan Bimo Prasetyo/Arya Nabila Thesya Munggaran yang mengalahkn rekannya M Khawaf Khoriyansah/Nahya Muhfiya. Hasil babak final Ganda campuran : Bimo Prasetyo/Arya Nabila Thesya Munggaran [INA] – M Khawaf Khoriyansah/Nahya Muhfiya [INA] : 21-7, 21-18 Tunggal putri : Thalita Ramadhani Wiryawan [INA] – Aalisha Naik [IND] : 21-13, 21-11 Tunggal putra : Prahdiska Bagus Shujiwo [INA] – Shun Saito [JPN] : 21-15, 21-18 Ganda putri : Isyana Sahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine [INA] – Nabila Cahya Permata Ayu/Nahya Muhfiya [INA] : 22-20, 21-18 Ganda putra : Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadahan [INA] – Abinash Mohanty/Ayush Pattnayak [IND] – 21-11, 21-13

Piala Kemerdekaan 2025: Tumbangkan Indonesia, Mali Juara

Piala Kemerdekaan 2025

Tim Nasional Mali U17 keluar sebagai juara Piala Kemerdekaan 2025 usai mengalahkan Timnas Indonesia U17 pada laga pamungkas dengan skor tipis 1-2 di Stadion Utama Sumatra Utara, Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara, Senin 18 Agustus 2025 malam tadi. Unggul determinasi dan postur tubuh, Timnas Mali U17 keluar sebagai juara usai menang 1-2 lewat gol Zomana Ballo dan Seydou Dembele. Sementara Indonesia hanya bisa membalas satu gol lewat Fadly Alberto. Dengan menyapu bersih tiga kemenangan pada turnamen internasional memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Indonesia ini, Timnas Mali U17 yang mengatasi Timnas Uzbekistan U17 (5-1) dan Timnas Tajikistan U17 (4-2), keluar sebagai juara turnamen dengan poin 9, mencetak 11 gol dan kemasukan 4 gol. Sementara skuat Garuda Asia, julukan Timnas Indonesia U17, asuhan Nova Arianto harus puas di posisi runner-up dengan poin 4 dari tiga laga hasil sekali menang, sekali imbang dan sekali kalah. I Putu Panji dan kawan-kawan mencetak 5 gol dan kemasukan 4 gol. Hasil yang tidak terlalu buruk bagi Garuda Asia, karena kalah tipis dari Mali yang memang difavoritkan juara di turnamen pemanasan Timnas Indonesia sebelum ajang Piala Dunia U17 2025 Qatar, November 2025 mendatang. Di posisi ketiga, Timnas Tajikistan U17 keluar sebagai tim peringkat ketiga karena sukses menahan imbang Uzbekistan U17 di pertandingan terakhir dengan skor 3-3. Tajiksitan finis dengan raihan 2 poin, hasil dua kali imbang dan sekali kalah. Sementara juara Asia U17, Uzbekistan yang diwakili tim lapis kedua harus finis di posisi paling buncit dengan pon 1 hasil sekali imbang dan dua kali kalah. Masih ada waktu dua bulan bagi Nova Arianto untuk mempersiapkan skuat Garuda Asia sebelum tampil di ajang Piala Dunia U17 di Qatar November mendatang. Kabarnya skuat Garuda Asia akan melakukan dua kala laga uji coba sebelum melawan tim-tim yang tergabung d Grup H Piala Dunia U17 2025, yakni Brasil U17, Zambia U17 dan Honduras U17.

Sejarah! Claudia Jadi Pesepak Bola Putri Indonesia Pertama di Eredivisie Vrouwen

Claudia Scheunemann

Pemain timnas putri Indonesia, Claudia Scheunemann resmi bergabung dengan klub Belanda, FC Utrecht Vrouwen setelah menandatangani kontrak tiga tahun sampai 2028. “Pemain internasional Indonesia ini mendapatkan kontrak hingga 2028 FC Utrecht telah mengamankan kontrak Claudia Scheunemann,” tulis Utrecht dalam lamannya pada Selasa. Manajer teknis sepak bola Utrecht Putri, Marlou Peeters mengatakan kedatangan Claudia membuat timnya memiliki aset berharga. Pesepak bola putri berusia 16 tahun itu sudah menjadi tulang punggung lini depan timnas putri senior Indonesia. “Keahlian teknis dan wawasannya tentang sepak bola menjadikannya aset berharga bagi FC Utrecht,” kata Peeters. “Sebagai playmaker timnas Indonesia, ia menunjukkan potensi luar biasa selama masa latihannya bersama kami. Kami tak sabar melihatnya bersinar dalam balutan seragam merah putih,” kata Peeters, lagi. Claudia sendiri senang sekali menandatangani kontrak profesional pertamanya di dunia sepak bola. “Menandatangani kontrak profesional pertama saya dengan FC Utrecht dan menjadi pemain keturunan Indonesia pertama yang menandatangani kontrak di liga top Eropa sangat berarti bagi saya,” kata pesepak bola kelahiran 24 April 2009 itu. Claudia menyatakan akan bekerja keras demi mendapatkan tempat di Utrecht Women. “Saya tak bisa mengungkapkan dengan kata-kata betapa bahagia dan bersyukurnya saya. Segala kemuliaan bagi Tuhan, keluarga, dan teman-teman saya,” katanya. “Tujuan utama saya adalah bekerja keras dan belajar agar saya bisa mendapatkan tempat reguler di tim utama dan meraih prestasi hebat bersama FC Utrecht,” tambah dia. Lahir pada 24 April 2009 di Tangerang, Indonesia, Claudia memulai karier sepak bola pada 2018 bersama Young Warrior FA. Pada Agustus 2024, ia pindah ke Hamburger SV U17 dan setelah itu bermain untuk Asprov Banten. Claudia menorehkan prestasi internasional pada usia 13 ketika melakukan debut bersama timnas Indonesia U20 dan langsung mencetak gol melawan Singapura. Setahun kemudian, ia melakoni debut tim utama dalam kualifikasi Piala Dunia melawan Lebanon, yang membuatnya menjadi pemain termuda yang pernah membela Indonesia. Pada 28 Mei 2024, ia kembali mengukir sejarah dengan mencetak gol pertamanya untuk timnas dalam usia 15 tahun, kala melawan Singapura. Utrecht Putri merupakan tim papan atas kompetisi teratas sepak bola putri di Belanda, Eredivisie. Musim lalu mereka menempati posisi keempat dengan 40 poin, di bawah AFC Ajax Vrouwen, PSV Vrouwen, dan Twente.

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional A Yogyakarta 2025

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional A Yogyakarta 2025

Partai final Sirkuit Nasional A D.I. Yogyakarta 2025 telah selesai digelar di GOR Among Rogo, Yogyakarta. Rangkaian sirnas kedelapan tahun 2025 ini, diikuti sebanyak 1,148 peserta yang bertanding sejak Senin 11 Agustus lalu hingga Sabtu 16 Agustus. PB Djarum masih menyandang status juara umum dengan raihan 6 gelar juara dari 15 pertandingan. Diposisi kedua, ada Mutiara Cardinal dan Jaya Raya yang sama-sama meraih dua gelar juara. Sisa lima gelar dibagi rata untuk Canda Wijaya, Exist dan 3 gelar juara yang berasal dari pasangan ‘gado-gado’. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 25–30 Agustus. Sirnas berlevel B ini akan digelar di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Daftar Juara Sirnas A D.I. Yogyakarta 2025: TDA: Krishna Adi Nugraha [Candra Wijaya] TDI: Saifi Rizka Nurhidayah [Mutiara Cardinal] GDA: Hafiz Faisal/Kenas Adi Haryanto [Jaya Raya/Berkat Abadi] TRA: Alif Akbar. M [PB Djarum] TRI: Raisya Affatunisa [PB Djarum] GRA: Arybka Okta Disabian/M. Zilazik Artando Z. [Jaya Raya] GRI: Nathania Prasetya/Wanda Subadra S. U. [Jaya Raya] TTA: Fardhan Rainanda Joe [Exist] TTI: Mayla Cahya A. Pratiwi [Mutiara Cardinal] GTA: M. Rizki Mubarrok/Raihan D. Edsel Pramono [PB Djarum] GTI: Adelia Nirul M/Salsabila Zahra Aulia [PB Djarum] GDC: Renaldi Samosir/Masita Mahmudin [Exist/Berkat Abadi] GRC: M. Lutfhi Habibi/Jane Maira Faiza [PB Djarum] GTC: Theodorus S. Kurniawan/Leonora Keyla F. [PB Djarum]