Ganda Putra/Patra Raih Perak Kejuaraan Dunia Junior 2022

Putra/Patra kalah tipis 18-21, 21-14, 20-22 dari Xu Hua Yu/Zhu Yi Jun setelah bertanding 68 menit. Bertanding di Palacio de Deportes de Santander, Santander, hari Minggu (30/10), Kurang tenang dikatakan mereka sebagai faktor kekalahan yang paling utama. “Di gim pertama kita kecolongan. Ada momen di akhir-akhir ketika kami salah membuang bola lalu mereka mendapat poin, dari situ percaya diri mereka naik sementara kita malah jadi tertekan,” kata Patra. “Di gim ketiga kita kurang sabar dan tenang, mainnya terburu-buru dan banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri padahal secara poin sudah memimpin. Ketika poinnya dikejar dan jadi ketat kita juga jadi gugup dan tegang,” lanjut Patra. Kekecewaan tidak bisa disembunyikan dari raut muka keduanya karena impian menjadi juara dunia junior sirna. Tapi Putra/Patra mencoba berbesar hati. “Kita sangat kecewa dengan hasil ini. Tapi kita sudah mencoba memberikan penampilan yang terbaik, apapun hasilnya kita harus terima,” ungkap Patra. “Puji Tuhan diberikan rezeki medali perak. Ini menjadi motivasi kita untuk lebih banyak belajar, berlatih untuk meningkatkan performa,” ujar Patra. Dengan hasil ini, Garuda Muda meraih total empat medali dari Kejuaraan Dunia Junior 2022. Dengan rincian dua medali perak dan dua medali perunggu. Selain Putra/Patra, medali perak disumbang Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari dari ganda putri. Sedangkan medali perunggu didapat dari tunggal putri Ester Nurumi Tri Wardoyo dan tim beregu. Berikut hasil lengkap final Kejuaraan Dunia Junior 2022. Ganda Campuran Zhu Yi Jun/Liu Sheng Shu (China) vs Liao Pin Yi/Huang Ke Xin (China) 21-10, 18-21, 21-10 Tunggal Putri Tomoka Miyazaki (Jepang) vs Yuan An Qi (China) 21-14, 20-22, 21-17 Tunggal Putra Kuo Kuan Lin (Chinese Taipei) vs S.Sankar Muthusamy Subramanian (4/India) 21-14, 22-20 Ganda Putri Liu Sheng Shu/Wang Ting Ge (China) vs Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari (1/Indonesia) 21-14, 21-16 Ganda Putra Xu Hua Yu/Zhu Yi Jun (China) vs Muh Putra Erwiansyah/Patra Harapan Rindorindo (4/Indonesia) 21-18, 14-21, 22-20 Sumber: PBSI. Foto: PBSI.

Rachel/Trias Persembahkan Medali Perak di Kejuaraan Dunia Junior 2022

Bertanding di laga final hari Minggu (30/10), Rachel/Trias harus mengakui keunggulan pasangan China Liu Sheng Shu/Wang Ting Ge dengan skor 14-21, 16-21. Pasangan ganda putri ini pada akhirnya merebut medali perak untuk Indonesia. Kalah tenaga menjadi penyebab gagalnya Rachel/Trias berdiri di podium tertinggi. “Yang paling terasa kami memang kalah tenaga dan power dari mereka hari ini. Kami mengakui mereka besar sekali powernya. Lalu kami belum bisa mengatasi ketegangan,” kata Trias seperti dikutip dari halaman resmi PBSI.   “Tadi di gim kedua sebenarnya pola mainnya sudah ketemu tapi kami kurang sabar dan kurang tahan. Lalu malah penasaran mau coba pola gim pertama yang tidak berhasil,” ungkap Rachel. Walau kecewa tidak mampu meraih medali emas, Rachel/Trias mengaku banyak pengalaman dan pelajaran yang mereka dapat di ajang ini. “Kami kecewa belum bisa menyumbangkan medali emas tapi tidak ada alasan untuk sedih yang berlarut-larut karena ini baru awal. Setelah ini kami akan naik senior, tantangan pasti semakin sulit jadi kami jadikan ini pengalaman berharga. Kami juga bisa mengukur kekuatan pemain-pemain negara lain yang seusia kami, bukan tidak mungkin merekalah saingan-saingan kami di senior nanti,” tutur Rachel. “Di sini kami belajar mengontrol diri dan menguatkan mental. Kami kalah di penentuan beregu dan masih harus tampil di perorangan, sungguh tidak mudah. Puji Tuhan bisa melaluinya hingga ke final,” lanjutnya lagi. Tidak lupa, Rachel/Trias mengucapkan terima kasih untuk semua doa dan dukungan dari semua pihak yang terus mempercayai mereka. “Terima kasih untuk semua doa dan dukungan untuk kami. Itu sangat berharga. Mohon maaf kami hanya bisa kasih medali perak,” pungkas Rachel. Sumber: PBSI. Foto: PBSI

Aldila Sutjiadi Raih Gelar Juara WTA 125 Pertama di Meksiko

Aldila Sutjiadi Raih Gelar Juara WTA 125 Pertama di Meksiko

Petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi, berhasil meraih gelar juara nomor ganda turnamen WTA 125 Abierto Tampico, Meksiko, Sabtu waktu setempat atau Minggu waktu Indonesia. Duet Aldila bersama petenis Slovakia, Tereza Mihalikova, berhasil mengalahkan pasangan Amerika Serikat Elizabeth Mandlik/Ashlyn Krueger pada babak final. Aldila/Mihalikova, yang menjadi unggulan teratas di turnamen lapangan keras tersebut, melalui laga pamungkas tersebut dengan menang 7-5, 6-2. Dalam unggahan media sosialnya, Aldila mengungkapkan bahwa kemenangan itu adalah gelar WTA level 125 pertama baginya. Dia juga berterima kasih kepada pada Mihalikova yang telah bermain bersama selama sepekan terakhir. Gelar di Tampico melengkapi koleksi trofi tenis milik Aldila pada tahun ini. Pada April lalu, petenis berusia 27 tahun itu berhasil menjuarai ganda putri turnamen WTA 250 Copa Colsanitas di Bogota, Colombia, bersama petenis Australia Astra Sharma. Kemenangan tersebut adalah gelar WTA perdana bagi Aldila. Tidak lama berselang, tepatnya pada Mei, Aldila kembali mengemas gelar ganda putri pada turnamen ITF Charleston, Amerika Serikat, bersama petenis Polandia Katarzyna Kawa. Berdasarkan laman resmi WTA, Aldila pekan ini berada di peringkat 53 WTA ganda dunia, menjadi torehan peringkat tertinggi sepanjang kariernya. Di sektor tunggal Aldila berada di peringkat 516, lebih baik dari pekan sebelumnya, sementara catatan terbaiknya ada di peringkat 344 pada 24 Mei 2021. Terlepas dari turnamen tur, Aldila tahun ini juga berhasil mempertahankan gelar dengan membawa pulang emas ganda campuran SEA Games Vietnam bersama Christopher Rungkat. Sementara itu, di belahan dunia lain, petenis putri Indonesia Priska Madelyn Nugroho menjadi runner up ganda ITF W60 Playford, Australia. Priska, yang berpasangan dengan petenis Korea Selatan Han Na-lae, tidak mampu menghalang wakil tuan rumah Talia Gibson/Alexandra Bozovic pada babak final, Sabtu, dan berakhir 5-7, 4-6.

PB IKASI Harap Kejurnas Anggar 2022 Jadi Momentum Lahirkan Atlet Berprestasi

PB IKASI Harap Kejurnas Anggar 2022 Jadi Momentum Lahirkan Atlet Berprestasi

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB IKASI), Agus Suparmanto, membuka Kejurnas Anggar 2022. Ajang ini digelar di di Gelanggang Olahraga (GOR) POPKI Cibubur, Jakarta Timur pada Jumat, 28 Oktober 2022. Sebanyak 620 atlet dari 24 provinsi ikut serta dalam Kejurnas Anggar 2022 yang berlangsung pada 27 Oktober hingga 3 November 2022 ini. Agus mengatakan ini adalah bagian dari pembinaan untuk atlet anggar di semua umur. Selain itu Kejurnas Anggar 2022 ini juga digelar untuk melahirkan atlet-atlet terbaik dari cabang olahraga (Cabor) Anggar. Adapun nomor-nomor yang dipertandingkan dalam kejuaraan ini antara lain Floret, Degen maupun Sabel untuk putra, putri dan beregu. “Dari seluruh daerah kita kumpulkan di sini, nanti kita pilih atlet-atlet mana saja yang potensial. Karena ini dari mulai tingkat pra-kadet, kadet, junior dan senior. Jadi seluruh umur,” kata Agus kepada awak media. Agus juga mengatakan ini merupakan salah satu cara yang dilakukan PB IKASI untuk memberikan pengalaman kepada para atlet demi mempersiapkan diri menghadapi event-event internasional seperti SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade. Selain itu, dalam rangka menemukan parter sparing yang lebih baik, PB IKASI juga berencana mengirim 24 atlet ke Korea Selatan. “Kami lakukan pelatihan-pelatihan dan dalam dua minggu lagi kami akan kirim atlet-atlet ini ke Korea Selatan untuk berlatih bersama sehingga mereka semua bisa menambah pengalaman,” kata Agus. Menurut Agus, atlet-atlet Anggar Indonesia akan mendapatkan pengalaman berharga jika bisa berlatih tanding dengan atlet-atlet Korea Selatan. Pasalnya, atlet anggar Korsel berhasil menyumbangkan banyak medali pada ajang Asian Games 2018 dengan rincian enam medali emas, tiga perak dan enam perunggu. Sumbangan medali tersebut berhasil membawa Korsel menjadi juara umum. “Mereka juga punya salah satu atlet yang juara dunia. Kami juga punya hubungan baik, di mana rutin setiap tahun ada pertukaran. Sehingga atlet-atlet senang dan bisa mengukur kemampuan mereka. Karena anggar ini perlu sparing parter yang bagus dalam bertanding,” ujarnya. Dia mengakui pandemi COVID-19 telah menghambat semua aspek kehidupan termasuk program-program yang dicanangkan oleh PB IKASI. Pasalnya, kata dia, Cabor Anggar ilmunya lebih banyak di luar. Namun dia memastikan pihaknya tidak menyerah untuk memberikan pembinaan dan pelatihan yang baik bagi para atletnya. “Pandemi ini memang jadi masalah. Selama dua tahun ini kami sulit mengadakan pertandingan, dan keluar negeri juga lebih susah, tapi kami tak bisa stop begitu aja jadi kami carikan jalan keluarnya. Jadi ini adalah Kejurnas pertama setelah pandemi. Mudah-mudahan kita bisa melaluinya dan tetap bersemangat,” kata Agus. Sementara itu, Komite Eksekutif NOC Indonesia, Rafiq Hakim Radinal mengatakan pihaknya menyambut baik Kejurnas Anggar 2022 yang merupakan Kejurnas pertama yang digelar setelah pandemi. Selain itu, dia juga mendukung PB IKASI yang berencana mengirim 24 atletnya ke Korea Selatan. “Ini satu kemajuan yang sangat baik. Karena ketika pandemi kita semua sulit ya. Semoga ini bisa kembali melahirkan prestasi yang lebih baik. Saya lihat juga Ikasi memprioritaskan kepada pelatihan untuk para pelatih dan kesejahteraan dari para pengurus, pelatih dan seluruh ofisial dari Cabor Anggar,” kata Rafiq di lokasi. Adapun untuk para atletnya, Rafiq menilai PB IKASI juga memberikan perhatian yang cukup di mana para atletnya diberikan kesempatan untuk berlatih di luar negeri. Selain itu, dengan hadirnya perwakilan dari 24 provinsi pada Kejurnas Anggar 2022, juga menunjukkan kepedulian PB Ikasi kepada potensi-potensi yang ada di daerah-daerah. “Saya juga dengar peralatan dikirim dari PB Ikasi ke daerah-daerah, sehingga pembinaan di daerah insyaallah bisa jauh lebih baik. Sekarang gimana kita bantu agar pelatih juga bisa masuk ke daerah, karena atlet ini gak bisa berlatih tanpa pelatih yang baik di setiap provinsi,” tandas Rafiq.

Pusat Latihan Tenis Meja di Jakarta Resmi Dibuka

Pusat Latihan Tenis Meja di Jakarta Resmi Dibuka

Manggung Xiom Table Tennis Center Dibuka, Ditandai dengan Laga Indonesia vs Malaysia. Manggung Xiom Table Tennis Center Jakarta resmi dibuka pada Sabtu (29/10) malam. Grand opening ditandai dengan laga Timnas Tenis Meja Indonesia dan Malaysia. PT Manggung Polah Raya mendirikan pusat latihan tenis meja berstandar internasional di Jl. Pondok Pinang Raya, Jakarta. Fasilitas seperti meja, bola, karpet, dan robot latihan menjadi keunggulannya. Owner PT Manggung Polah Raya, M Reza Pahlevi, menegaskan bahwa berdirinya Manggung Xiom Table Tennis Center merupakan dedikasi perusahaan dan tanggung jawab sosial (CSR) perusahaannya di dalam pembinaan olahraga di tanah air. “Saya berharap dengan terbangunnya Manggung Xiom Table Tennis Center ini ke depannya kami bisa mendukung lahirnya bibit atlet agar masa depan tenis meja Indonesia lebih cerah,” kata Reza dalam keterangan pers. Menurutnya, dalam olahraga apa pun, pembibitan merupakan hal yang paling penting. Dari sudut pandangnya, pembibitan di tenis meja saat ini terhambat, karena itu pihaknya hadir untuk membantu membuka hambatan tersebut. Untuk itu, salah satu dedikasi Reza ialah menjadikan venue ini sebagai salah satu sarana pusat pembinaan atlet nasional. Mereka disediakan fasilitas berlatih yang mumpuni di bawah polesan Pelatih Yon Mardiono Namun, untuk menjaga keberlangsungan venue tersebut, pihaknya juga membuka kelas umum. Di mana, masyarakat di Jakarta bisa turut menjadi member atau anggota dengan membayar iuran. Di sisi lain, masyarakat pencinta tenis meja di Jakarta, juga bisa menyewa fasilitas di Manggung Xiom Table Tennis Center dengan harga sewa yang terjangkau. Lebih lanjut tentang infomasi Pendaftaran untuk menjadi member, sobat negeriku bisa langsung mendatangi venue Manggung Xiom Table Tennis Center “Kami pastikan, kami bekerja sama dengan pelatih nasional sekelas Yon Mardiono dan atlet-atlet nasional yang insya Allah akan berlatih di sini,” ucap Reza, Reza mengatakan, untuk saat ini sudah ada lima atlet yang ditempa di Manggung Xiom Table Tennis Center Jakarta. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti, Jakarta, Medan, dan Bali. “Mereka berlatih di sini, dan kesehariannya di sini. Jadi insya Allah akan kami tingkatkan lagi. Dan kami juga membina atlet nasional yang masih eksis dan juga pemain muda yang ingin meningkatkan kemampuan tenis mejanya dan kami siap menampung mereka,” tutur Reza. Reza juga berharap dengan kepedulian ini olahraga tenis meja mendapatkan atensi lebih dari masyarakat dan dunia olahraga di Indonesia dan terkhusus masyarakat Jakarta. “Sehingga munculnya jaringan baru yang sesuai dengan bidang PT kami, karena olahraga tenis meja ini luas. Jadi sedekah untuk olahraga dan dapat berkah dari olahraga,” ucapnya. Sementara itu, pelatih Timnas Tenis Indonesia, Yon Mardiono, bersyukur dengan berlangsungnya pertandingan persahabatan Indonesia melawan Malaysia ini. Dia juga mengapresiasi kepedulian PT Manggung Polah Raya pada olahraga tenis meja. Harapannya berdirinya venue ini dapat memberikan kemajuan untuk olahraga tenis meja Indonesia ke depannya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada sponsor yang selalu mendukung kami. Mereka mendukung bukan karena saya, tapi karena kecintaan pada tenis meja Indonesia dan harapan untuk mengembalikan tenis meja Indonesia ke kancah internasional,” jelasnya Berdirinya Manggung Xiom Table Tennis Center diharapkan menjadi sinergi antara industri atau bisnis dengan olahraga di bidang tenis meja. Xiom sendiri merupakan brand internasional untuk tenis meja yang layak dipasarkan di Indonesia dan PT Manggung Polah Raya punya pengalaman di bidang pemasaran itu.

Ganda Putra Amankan Satu Tempat di Final Kejuaraan Dunia Junior 2022

Ganda putra Muh Putra Erwiansyah/Patra Harapan Rindorindo menjaga asa untuk meraih medali emas Kejuaraan Dunia Junior 2022. Terbaru, mereka sukses memastikan satu tempat di partai pamungkas. Hasil ini didapat Putra/Patra usai mengandaskan pasangan Korea Song Hyun Cho/Beom Soo Park dua gim langsung 21-19, 21-13 di babak semifinal hari Sabtu (29/10). “Tidak mudah memenangkan pertandingan ini, lawan bermain bagus dan kita merasa levelnya seimbang,” ujar Patra. “Setelah menang di gim pertama, kita coba terus untuk menekan lawan. Mungkin mereka jadi tidak nyaman dan akhirnya tidak bisa keluar dari tekanan,” tambah Putra. Sudah tiba di final, Putra/Patra mengaku belum puas. Gelar juara menjadi target selanjutnya yang ingin dicapai. “Puji Tuhan sudah bisa ke final, sudah mencapai target awal. Rasanya luar biasa tapi kita tidak boleh puas karena masih ada laga terakhir besok,” ungkap Patra. “Pastinya mau juara tapi pertandingan besok akan berat. Kita tidak boleh jumawa, harus tetap waspada dan tetap fokus,” lanjut Putra. Lebih lanjut, Putra/Patra menyatakan bahwa tampil di beberapa kesempatan turnamen kelas senior membuat kepercayaan diri mereka meningkat. “Kita tidak berpikir apa-apa sih ketika masuk lapangan, yang penting percaya diri dan yakin saja. Kita juga sudah beberapa kali main di turnamen level senior jadi sudah lebih hafal tekanan-tekanan di turnamen,” jelas Putra. Di final, Putra/Patra masih menunggu lawan antara Xu Hua Yu/Zhu Yi Jun (China) melawan Apiluk Gaterahong/Witchaya Jintamuttha (Thailand).   Sumber: PBSI

Rachel/Trias Maju ke Final Kejuaraan Dunia Junior 2022. Selangkah Lagi Cetak Sejarah

Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari maju ke final Kejuaraan Dunia Junior 2022 setelah mengalahkan unggulan 15 Kiyama/Kanano Muroya di babak semifinal hari Sabtu (29/10). Sejak pertama kali digelar tahun 1992, ganda putri Indonesia belum ada yang mampu menjuarai ajang Kejuaraan Dunia Junior. Hal itu yang akan coba dipecahkan pasangan Indonesia Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari tahun ini. Laga ini berlangsung sengit sehingga harus diselesaikan lewat drama tiga gim. Rachel/Trias menang 12-21, 21-19, 21-14. “Rasanya senang sekali. Bukan hanya karena kami menang dan ke final tapi tadi kami mampu lepas dari tekanan dan ketegangan,” ujar Trias kepada tim Humas dan Media PP PBSI di Palacio de Deportes de Santander, Santander. “Kami tegang saat masuk lapangan tadi, banyak pikiran mengganggu. Kami juga merasa kurang yakin dengan kemampuan diri sendiri. Akibatnya di gim pertama mainnya tidak lepas, banyak out dan nyangkut net,” sambung Rachel. Kekalahan di gim pertama rupanya memantik semangat dan motivasi Rachel/Trias untuk bermain lepas di gim kedua. Permainan rapi dengan banyak variask permainan pun mulai keluar dari keduanya. “Di gim kedua kami coba lebih fokus, lebih yakin dan ngotot. Kami juga bermain dengan banyak variasi dan pola yang kami mau. Dari situ sudah mulai menemukan ritmenya,” cerita Rachel. “Sempat terkejar setelah unggul jauh tapi kami tetap fokus untuk dapat poin demi poin. Semangatnya juga terus dijaga,” kata Trias. Di gim ketiga rupanya pasangan Jepang habis bensin terutama setelah interval. Praktis, Rachel/Trias semakin nyaman dalam mengontrol pertandingan. “Di gim ketiga kami melihat mereka menurun kondisinya. Itu kami manfaatkan untuk terus mengontrol permainan. Saya juga terus bilang ke Trias bahwa kami bisa dan lebih kuat dari mereka. Ayo terus berjuang habis-habisan!,” ungkap Rachel. Di partai final, Rachel/Trias akan ditantang Liu Sheng Shu/Wang Ting Ge asal China. Pasangan Negeri Tirai Bambu ini lolos setelah mengandaskan Kokona Ishikawa/Riko Kiyose 17-21, 21-13, 21-17. Power yang besar dari sang lawan akan benar-benar diwaspadai Rachel/Trias. “Mereka powernya besar dan mainnya terus menyerang. Ini akan kami waspadai dan antisipasi. Diskusi juga dengan pelatih apa strategi yang harus dimainkan,” tutur Rachel. “Kami sudah tidak sabar main di final, kami siap tampil habis-habisan. Tapi tetap tidak boleh terlalu excited,” tutup Rachel.   Sumber: PBSI

Lewat PORBIN, BIN Ikut Sediakan Wadah Pembinaan Atlet Berprestasi Indonesia

Lewat PORBIN, BIN Ikut Sediakan Wadah Pembinaan Atlet Berprestasi Indonesia

Badan Intelijen Negara (BIN) meluncurkan lembaga baru bernama Persatuan Olahraga BIN atau PORBIN. Lembaga yang digagas oleh Kepala BIN, Jend Pol (Purn) Budi Gunawan, ini punya segudang prestasi yang ditorehkan oleh atlet-atletnya. Launching PORBIN digelar pada Kamis (27/10/2022) dalam satu rangkaian acara dengan Wisuda Angkatan XV, Pasca Sarjana MKI Angkatan VII, MTIM Angkatan 1, dan Dies Natalies XIX Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) di Kampus Sentul. “Badan Intelejen Negara mulai memberi perhatian khusus kepada personil BIN, taruna-taruni badan intelijen negara, yang memilik talenta-talenta di bidang olahraga,” kata Budi Gunawan. “Untuk dapat terus meningkatkan prestasi di tingkat nasional, kami membentuk persatuan olahraga BIN yang terdiri dari delapan cabang olahraga,” lanjutnya. Ya, BIN memilih delapan cabang olahraga profesional sebagai fokus pembinaan. Sejumlah atlet dan pelatih nasional pun bergabung dalam program bersama taruna-taruni STIN. Klub pun dibentuk sebagai sarana pembinaan, yakni BIN Running Club (lari), BIN Volleyball Club (voli), BIN Weightlifting Club (angkat besi), dan Waskita Swimming Club (renang). Lalu ada BIN Tennis Club (tenis), Velox et Exactus Shooting Club (menembak), Satlasus Tarung Derajat STIN (tarung derajat), dan Esport. Kepala BIN mengatakan seluruh cabang olahraga di PORBIN dikembangkan dengan profesional dengan diisi pelatih yang punya kapasitas mumpuni. Harapannya, talenta terbaik di dalam internal BIN dapat berkembang dan membawa nama harus bangsa Indonesia terutama taruna-taruni STIN. “Semua cabang yang dikembangkan di BIN telah memiliki atlet dan pelatih profesional. Kami menggalang potensi atlet dan pelatih terbaik di tingkat nasional untuk terlibat menciptakan ekosistem pengembangan olahraga prestasi di BIN,” ujar Budi Gunawan. “Alhamdulillah, kami melihat peluang besar untuk turut mengharumkan nama Bangsa di kancah internasional melalui jalur olahraga ini,” ungkap Budi. Meskipun belum berjalan lama, klub-klub olahraga di lingkungan BIN sudah banyak menunjukkan prestasi yang membanggakan. Atlet BIN Running Club, Odekta Elvina Naibaho, belum lama ini menjadi juara kategori half marathon (21Km) di ajang Jakarta Marathon 2022 (16/10/2022). Odekta sendiri sudah langganan juara berbagai event nasional bahkan internasional. Pada SEA Games 2021 di Vietnam tahun ini, ia mempersembahkan medali emas marathon. BIN Running Club juga diperkuat oleh sprinter muda kebanggaan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri. Zohri merupakan atlet Indonesia pertama yang menjadi juara dunia dan tercatat sebagai pemegang rekor nasional 100m dengan catatan 10,03 detik. Pada BIN Volleyball Club, sejumlah atlet nasional bersama taruna-taruni STIN juga telah berkesempatan mengukir prestasi di sejumlah kejuaraan nasional dan internasional. Beberapa nama pemain voli nasional yang memperkuat BIN Volleyball Club adalah Nur Fikri Harsyah Muhamad, Ratri Wulandari, serta Alya Annastasya. Berusia belum genap setahun, Tim Voli BIN Putri binaan PORBIN berhasil unjuk gigi dengan menjuarai Livoli Divisi I 2022 pada Oktober lalu di Bali. BIN Volleyball Club juga bakal terlibat dalam kompetisi voli profesional Indonesia, Proliga, pada musim depan dengan menurunkan tim di kategori putra dan putri. Sementara itu, BIN Weightlifting Club memiliki lifter kenamaan Indonesia seperti Rizki Juniansyah dan Windy Cantika Aisah. Mereka mempersembahkan satu medali emas, dua perak, serta lima perunggu pada kejuaraan internasonal Asian Weightlifting Manama, Bahrain 2022. Budi Gunawan pun berpesan agar seluruh taruna, mahasiswa, dan atlet di bawah naungan PORBIN untuk terus berjuang dan mengerahkan kemampuan terbaik dengan tujuan mengabdi untuk bangsa dan negara. Pada acara ini juga turut dihadiri Menpora Zainudin Amali, Ketua KONI Letjen (Purn) Marciano Norman, hingga beberapa petinggi lainnya.

Garuda Muda Akui Keunggulan Turki

Garuda Muda Akui Keunggulan Turki U-20

Tim U-20 Indonesia kalah tipis dari Turki U-20 dalam pertandingan uji coba yang berlangsung di Stadion Manavgat Ataturk, Rabu (26/10). Pelatih Shin Tae Yong menempatkan pemain-pemain seperti Muhammad Ferarri, Robi Darwis, Marselino Ferdinan, dan Hokky Caraka sebagai starter. Pada menit kedelapan, peluang pertama bagi Tim U-20 Indonesia hadir melalui Muhammad Ferrari, namun sayang, sundulannya masih belum bisa membuahkan gol. Alih-alih mencetak gol, justru gawang Tim U-20 Indonesia bobol pada menit ke-16 melalui Ayberk Kaygisiz. Tim U-20 Indonesia memiliki sederet peluang lewat Marselino Arkhan Fikri, dan Hokky yang masih gagal berbuah gol. Memasuki babak kedua, Shin melakukan beberapa pergantian pemain. Ahmad Zaky yang masuk pada babak kedua menciptakan peluang, namun bola yang disepak masih terlalu tinggi dari sasaran. Turki pun menebar ancaman lewat sebuah sepakan bebas yang masih bisa diamankan kiper Aditya Arya pada menit ke-64. Sebuah serangan Turki kemudian menghasilkan gol kedua pada menit ke-77. Gol kedua Turki dicetak oleh sang penyerang, Semih Kilicsoy. Setelah tertinggal 0-2, skuad Garuda Muda tetap sabar menerapkan permainan bola pendek dari kaki ke kaki untuk membangun serangan. Selain itu Marselino dan kawan-kawan juga memainkan high pressing ketika lawan memainkan bola di area sendiri. Turki tetap tenang menghadapi tekanan tim Merah-Putih. Dalam posisi tertinggal, Shin memasukkan pemain-pemain seperti Zanadin Faris, Rabbani Tasnim, dan Rahmat Beri menggantikan Ronaldo, Hoky, dan Arkhan. Organisasi permainan yang cukup rapi dari Turki menghadapi sepak bola keras dari Indonesia. Pada menit ke-87 sempat terjadi adu mulut antarpemain dan staf pelatih Turki terlihat emosi, namun situasi panas tak berlangsung lama. Sebuah serangan balik cepat dari Turki pada masa injury time bisa digagalkan lini belakang Tim U-20 Indonesia. Pada pengujung laga justru Tim U-20 Indonesia yang bisa mencetak gol melalui Dony Tri Pamungkas. Ini merupakan laga uji tanding kedua yang dilakoni Tim U-20 Indonesia di Turki. Sebelumnya Timnas Indonesia U-20 meraih kemenangan 2-1 atas Cakalliki Spor. Tim U-20 Indonesia menjalani pemusatan latihan sekaligus uji tanding di Turki dalam rangka persiapan menuju Piala Asia U-20 2023.

FIFA Football for School, Program FIFA untuk Anak-anak di Seluruh Dunia

FIFA Football for School, Program FIFA untuk Anak-anak di Seluruh Dunia

Football for Schools adalah program kerjasama antara FIFA dan UNESCO yang bertujuan untuk berkontribusi pada pendidikan, pengembangan, dan pemberdayaan dengan target 700 juta anak. Menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2022, ada 24,33 juta anak usia sekolah di Indonesia. Ini adalah potensi yang dimiliki Indonesia. Rangkaian program Football for School akan dimulai pada tanggal 26 Oktober dan berakhir pada tanggal 28 Oktober, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Peluncuran program akan dihadiri oleh Direktur FIFA Football for School, Fatimata Sibide, Wakil Sekretaris Jenderal PSSI, Maaike Ira Puspita, dan Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. Maaike menyambut baik program F4S yang akan berlangsung di Jakarta ini. “Hari ini menandai tonggak pertama untuk membuat anak-anak tidak hanya belajar dan mencintai sepak bola, tetapi juga untuk membangun karakter di dalam dan di luar lapangan. Hari ini dimulai pemberdayaan anak-anak Indonesia, dengan alat dan dukungan dari FIFA,” ungkap Wakil Sekretaris Jenderal PSSI, Maaike Ira Puspita. Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara, negara ke-6 di Asia, dan negara ke-20 di dunia untuk menjadi tempat berlangsungnya program Football for School. “Kami sangat senang Program FIFA Football for School bisa berlangsung untuk pertama kalinya di Indonesia. Kami harapkan melalui program ini akan terlahir bintang-bintang sepakbola dari Indonesia,” kata Fatimata. Hari pertama dan kedua akan ada pelatihan untuk para instruktur dari PSSI. Materi pelatihan langsung diberikan oleh perwakilan dari FIFA, yaitu Alexandra Huete (Project Coordinator FIFA F4S) dan Antonio Buenaño (FIFA F4S Team). Pada tanggal 28 Oktober, puncak program F4S akan mendatangkan 30 guru olahraga dan 100 siswa-siswi untuk mengikuti serangakaian acara di Lapangan Rugby Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta. Momen ini akan menjadi titik awal kebangkitan sepakbola Indonesia untuk menjadi lebih baik.

Sempat Tak Ada Ongkos, Anak Tukang Becak Raih Emas di Open Turnamen Karate

Sempat Tak Ada Ongkos, Anak Tukang Becak Raih Emas di Open Turnamen Karate

Sebagai generasi muda dan generasi penerus bangsa, harus terus aktif, kreatif dan memiliki semangat yang besar. Semangat besar generasi muda inilah yang ditunjukkan pada akademik maupun non akademik yang juga sangat penting bagi generasi muda. Baik akademik maupun non akademik, untuk mendapatkan yang terbaik keduanya tentu saja memerlukan biaya yang tidak sedikit. Meskipun begitu, sebagai generasi muda, keterbatasan perekonomian yang memaksa untuk memendam cita-cita tetap bisa dilewati dengan niat dan semangat. Seperti M Akbar Perwira, di tengah keterbatasan perekonomian keluarganya, tidak membuatnya putus semangat. Ia tetap mampu mempersembahkan prestasi dan mengharumkan nama daerahnya. Anak dari seorang tukang becak di Kota Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) ini, berhasil meraih juara dan meraih emas dalam kejuaraan Open Turnamen Karate Piala Kapolresta Barelang, Batam, yang digelar 20-22 Oktober 2022 lalu. Senpay Dessy Amalia, satu di antara pelatih M Akbar di Osamu Karate Dojo mengatakan, M Akbar adalah seorang atlet binaan Osamu Karate Dojo sejak tahun 2019 dan hampir tidak jadi berangkat karena keterbatasan biaya. Mempertimbangkan prestasi yang telah diperlihatkan oleh M Akbar, dana bantuan bagi atlet yang kurang mampu diberikan kepada M Akbar. “Alhamdulillah, dari dana pribadi dan ada bantuan dari rekan untuk membantu satu anak yang keterbatasan ekonomi,” jelasnya. “Karena Akbar anaknya cukup berprestasi, akhirnya kita paksakan untuk tetap berangkat,” tutupnya. Ini juga merupakan semangat yang dimiliki oleh M Akbar Perwira untuk tetap semangat mengikuti kejuaraan. Hingga berbuah manis dengan membawa pulang penghargaan atau meraih emas.

Jawa Tengah Juara Umum Kejuaraan Nasional Panahan Junior

Jawa Tengah Juara Umum Kejuaraan Nasional Panahan Junior

Kontingen Jawa Tengah tampil sebagai juara umum Kejuaraan Nasional Panahan Junior 2022, dengan 26 emas 16 perak dan 21 perunggu. Sementara posisi kedua ditempati DKI Jakarta, dengan mengumpulkan 12 emas 12 perak dan 6 perunggu, menyusul posisi III tuan rumah DIY, dengan 8 emas 7 perak dan 4 perunggu. Kejurnas berlangsung sejak 16 Oktober lalu di Lapangan Yonif Mekanis 403/WP Kentungan Yogyakarta dan diikuti 598 peserta dan 150 official dari 28 provinsi yang terdaftar di PB Perpani. Secara resmi Kejurnas Panahan Junior ditutup hari ini (Senin 24/10) ditutup oleh Ketua panitia sekaligus Ketua Umum Pengda Perpani DIY, BPH Kusuma Bimantoro. “Alhamdulillah kejuaraan ini telah terlaksana dengan baik, berkat dukungan dari berbagai pihak. Kami selaku panitia mohon maaf bila selama penyelenggaraan ada hal-hal yang kurang berkenan,” kata Mas Suryo, sapaan Kusuma Bimantoro. Ia berharap, Kejuaraan Nasional Junior ini menjadi agenda rutin dan sebagai wadah untuk kompetisi para atlet panahan muda menuju jenjang internasional. Sementara Sekum Perpani DIY, KMT A. Tirtodiprojo, mensyukuri karena tim DIY mampu melampai target 7 emas. “Kita bersyukur, karena atlet kita tetap semangat hingga akhir lomba,” kata pria yang akrab disapa Joko itu. Kabid Binpres Pengda Perpani DIY, Danang Dwi Asmoro menuturkan banyak pengurus Pengda Perpani dari daerah lain memuji penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Junior di Yogyakarta ini. “Banyak yang mengatakan sukses penyelenggaraan kejurnas ini,” ujarnya.

Indonesia Cup 2022 Jadi Ajang Pembuktian Klub Basket IBL

Bertempat di KFC Naughty by Nature Senopati, Jakarta, telah dilakukan pembagian grup IBL Indonesia Cup (26/10). 15 tim peserta terbagi dalam empat grup. Drawing dilakukan oleh legenda-legenda bolabasket Indonesia, Dwui Eriano, Amin Prihantono dan Bugi Setiawan dipandu manajer senior kompetisi IBL, Rufiana. “IBL memang selalu berusaha menjaga konektivitas dengan legenda-legenda bolabasket Indonesia, agar para pecinta basket Indonesia terutama anak-anak muda juga mengenal legenda-legenda tersebut,” kata Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah. 15 klub dibagi dalam empat pot berdasarkan peringkat mereka dalam kompetisi regular IBL 2022. Hasil drawing menempatkan NSH Mountain Gold, Dewa United, Elang Pacific Caesar dan Satya Wacana di grup A. Grup B diisi tiga peserta yakni Evos Thunder Bogor, Satria Muda Pertamina dan Amartha Hangtuah. Grup C dihuni Pelita Jaya Bakrie Jakarta, Bima Perkasa Jogja, Bali United Basketball dan RANS PIK Basketball. Grup D dihuni Bumi Borneo Basketball, West Bandits Combiphar, Prawira Bandung dan Tangerang Hawks. “Dua tim terbaik masing-masing grup akan maju ke babak berikutnya. Juara grup A bertemu runner up grup B, runner up grup A melawan juara grup B. Juara grup C berhadapan dengan runner up grup D dan juara grup D melawan runner up grup C,” jelas Rufiana. “Grup kami memang berat, tetapi turnamen ini adalah pembuktian hasil latihan selama ini,” tegas pemain RANS, Oki Wira Sanjaya. Oki dkk tak mengalami kendala dalam latihan. “Pelatih kami masih sama dengan kompetisi lalu, Coach Chris Daleo. Perpindahan pemain juga tidak terlalu berpengaruh lanjut Oki. Jamarr Andre Johnson dari Dewa United pun mengakui hal sama, timnya siap bersaing dalam IBL Indonesia Cup di Solo. “Kami siap bermain. Saya tak peduli apakah akan mencetak angka banyak atau tidak, terpenting tim kami menang,” tegasnya. Satria Muda yang gagal dalam level nasional IBL Gojek 3X3 juga menyimpan penasaran. “Kami gagal jadi juara nasional 3X3, ini saatnya pembalasan,” tegas pemain Satria Muda, Avan Seputra. Turnamen IBL Indonesia Cup akan digelar di Sritex Arena Solo, 4-13 November.   Sumber: IBL. Foto: IBL.    

Mantap! Dua Pekan, Rahmat/Pramudya Raih Dua Gelar

Mantap! Dua Pekan, Rahmat/Pramudya Raih Dua Gelar

Pasangan Rahmat Hidayat/Pramudya Kusumawardana menorehkan catatan manis. Ganda tuan rumah ini meraih gelar kedua secara beruntun di Malang seusai meraih titel kampiun di ajang bulutangkis KB Financial Group Indonesia Masters 2022. Berlaga di Platinum Arena, Malang, Jawa Tinur, Minggu (23/10) petang, Rahmat/Pramudya menang dua gim langsung atas wakil China, He Ji Ting/Zhou Hao Dong dengan skor 21-18, 21-19. Pada laga final turnamen seri BWF World Tour Super 100 ini, pasangan yang memulai debut di Indonesia International Challenge 2022 itu mengaku sejatinya kewalahan menghadapi Ji Ting/Hao Dong. Dengan pengalaman He Ji Ting yang berstatus sebagai runner up Kejuaraan Dunia 2021 itu bermain taktis dan disiplin, sehingga sempat membuat Rahmat/Pramudya kewalahan. “Pada pertandingan ini kami kewalahan karena lawan punya permainan yang stabil sehingga sulit dipecah konsentrasinya dalam bermain,” sebut Pramudya kepada Tim Humas dan Media PBSI. “Kondisi fisik kami sempat goyah saat ditekan di gim kedua, maklum kami menjalani dua turnamen beruntun di sini dengan kondisi cuaca yang cukup dingin. Kami tetap fokus di sini dan berusaha mencari poin demi poin akhirnya bisa meraih kemenangan,” ungkap Pramudya. Senada dengan Pramudya, Rahmat sendiri senang dengan keberhasilan meraih gelar juara di level turnamen BWF level super 100. Baginya ini gelar juara yang spesial mengingat keduanya baru memulai debut pada pekan lalu. Rahmat sendiri nantinya setelah tampil bersama Pramudya Kusumawardana akan kembali berpasangan dengan Muhammad Rayhan Nur Fadillah. Sama seperti Rahmat yang kembali dengan pasangannya, Pramudya juga akan bersanding bersama Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan yang kemungkinan akan kembali debut pada awal tahun mendatang. “Kami bermain tanpa beban di laga ini. Sempat nervous mengingat lawan levelnya lebih tinggi, tapi kami tidak kenal menyerah sepanjang laga,” ungkap Rahmat, pemain kelahiran Batam, 17 Juni 2003 itu “Nantinya saya akan kembali lagi dengan pasangan lama saya dan akan bersiap menghadapi turnamen berikutnya,” tambah Rahmat. Kemenangan Rahmat/Pramudya diharapkan memberikan inspirasi untuk wakil Indonesia yang tampil di final Denmark Open 2022. Pada turnamen BWF level 750 dari sektor ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo akan jumpa sesama wakil Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. “Kami melihat final sesama wakil Indonesia di Denmark Open 2022 menjadi inspirasi kami ke depannya untuk bisa bersaing menyamakan level dengan para senior kami,” tambah Pramudya. Kemenangan di kejuaraan berhadiah total 81 ribu dolar AS ni menjadi gelar kedua bagi Rahmat/Pramudya seusai pada pekan lalu berjaya di Mansion Sports Malang Indonesia International Challenge. Kala itu, mereka di final mengalahkan Hiroki Okamura/Masayuki Onodera (Jepang) lewat pertarungan rubber game 23-21, 16-21, 21-15.

Kesan Asnawi Mangkualam Setelah Bermain Dua Musim di Korea

Asnawi Mangkualam sudah menyelesaikan musim keduanya di Korea bersama Ansan Greeners. Musim keduanya ini terbilang berjalan sangat baik buat Asnawi. Eks pemain PSM Makassar itu tampil 79 menit pada pekan terakhir K League 2 saat kalah dari tamunya Daejeon Hana Citizen, 15 Oktober. Totalnya ia mencatat 26 penampilan bersama Ansan Greeners di K League 2 2022. Jumlah penampilan di musim keduanya ini sangat meningkat dibanding musim pertamanya. Bahkan perbandingannya nyaris dua kali lipat. Pemain yang berposisi sebagai bek kanan itu mencatat 14 penampilan dengan 1003 menit bermain pada musim 2021. Lalu musim kedua bermain sebanyak 26 kali dengan 1556 menit bermain. Tak cuma itu, Asnawi juga menyumbang dua gol dan dua assist di K League 2 2022. Sayang Ansan cuma bisa mengakhiri K League 2 di urutan ke-9 dari 11 peserta. Setidaknya, ada harapan Asnawi bisa memberikan yang lebih baik lagi buat Ansan. Masalah adaptasi yang sempat menjadi isu, kini nampak sudah tak menjadi hambatan. “Ansan sejak awal sangat serius berminat dengan kemampuan saya. Ada tawaran lain, tapi tentunya saya lebih memilih Korea. Saat saya mendapatkan tawaran, yang saya tahu di Korea kemampuan pemain dan liganya sangat bagus. Jadi saya harus siapkan mental dan fisik, itu yang harus saya benahi,” kata Asnawi, di kanal resmi Youtube K League. “Faktanya memang pemain di sini semua bekerja keras, mentalitas bagus, fisik juga, totalitas setiap pertandingan. Saya banyak belajar terutama segi fisik dan mental,” lanjutnya. “Lalu, beda tempo permainan di sini dengan Liga Indonesia. Di sini saya belajar soal kualitas permainan,” ujarnya menambahkan. Kedatangan Asnawi ke Ansan tak lepas dari peran Shin Tae-yong. Pelatih Timnas Indonesia itu yang memasang badan serta menjamin kualitas Asnawi. Saat itu Asnawi dan agennya mengirimkan CV (curriculum vitae) ke Ansan saat kompetisi Liga 1 2020 ditunda dan akhirnya tak lanjut. Shin Tae-yong kemudian menjamin kepada Ansan bahwa Asnawi adalah pemain berkualitas yang sayang jika tak direkrut. Shin Tae-yong juga beberapa kali menyempatkan langsung pertandingan Ansan, baik kandang maupun tandang. Kebetulan putranya, Shin Jae-hyuk, juga bermain untuk Ansan sejak pertengahan 2021. “Berkat dia (Shin Tae-yong) juga saya termotivasi harus bermain maksimal, dia pelatih timnas saya harus sehingga saya bisa terpantau coach Shin,” tutur Asnawi. “Kalau saya tak maksimal, saya tak bisa dipanggil ke timnas, itu jadi motivasi saya. Ketika dia datang, saya berusaha jadi yang terbaik. Ansan sejak awal sangat serius berminat dengan kemampuan saya,” ungkapnya. Setelah dua musim di K League 2, Asnawi menyimpan asa untuk bisa naik level. Ia berharap suatu saat nanti bisa bermain di K League 1 yang secara strata berada satu tingkat di atas K League 2. “Tujuan saya bisa memberi kontribusi buat tim, tentunya saya bisa bermain di level tertinggi di Korea,” kata Asnawi bertekad.

Inilah Hasil Undian Fase Grup Piala Asia AFC U-20 2023

Inilah Hasil Undian Fase Grup Piala Asia AFC U-20 2023

Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) telah selesai melakukan undian Piala Asia AFC U-20 2023. Dari hasil undian yang dilakukan pada Rabu (26/10), tim U-20 Indonesia dipastikan berada di Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Irak dan Suriah. Piala Asia AFC U-20 dijadwalkan akan digelar pada 1-18 Maret 2023. Sebanyak 16 negara dipastikan berpartisipasi di mana mereka akan dibagi menjadi empat grup dengan masing-masing diisi oleh empat negara. 16 tim partisipan merupakan negara-negara yang sudah menyelesaikan babak kualifikasi tahun ini, dengan rincian 10 negara yang menjadi juara grup, 5 negara peringkat kedua terbaik dan satu spot untuk tuan rumah Uzbekistan. Menanggapi hasil ini, Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri optimistis gelaran Piala Asia AFC U-20 yang akan dihadapi tahun depan. “Bismillah dengan hasil drawing hari ini, tim U-20 nantinya akan menghadapi tiga pertandingan dan semoga tiga pertandingan di fase grup bisa menjadi kesempatan yang baik untuk menambah pengalaman bertanding para pemain sebelum menuju Piala Dunia U-20 2023. Kita harus sama-sama yakin timnas bisa lolos grup, sama seperti pencapaian tim U-20 Indonesia tahun 2018 lalu” ujarnya. Gelaran Piala Asia AFC U-20 ini menjadi gelaran yang prestisius. Selain gelar juara, empat tim yang berhasil melaju ke babak semifinal akan menjadi perwakilan zona Asia untuk lolos ke Piala Dunia U-20 2023. Indonesia menjadi satu dari tiga perwakilan negara ASEAN yang tampil di gelaran Piala Asia AFC U-20 tahun depan. Berikut hasil lengkap undian PIala Asia AFC U-20 2023: Hasil Drawing Piala Asia AFC U-20 2023: Grup A: Uzbekistan, Indonesia, Irak, Suriah Grup B: Korea Selatan, Tajikistan, Jordan, Oman Grup C: Qatar, Australia, Vietnam, Iran Grup D: Arab Saudi, Jepang, China, Kirgizstan

Hasil Drawing dan Jadwal Pertandingan AFC U20 Asian Cup Uzbekistan 2023

AFC hari ini (25/10) mengumumkan hasil drawing AFC U20 Asian Cup Uzbekistan 2023. Ada 16 tim yang terbagi menjadi empat grup. Perhelatan AFC U20 Asian Cup Uzbekistan 2023 sendiri akan dimulai pada tanggal 1 sampai dengan 18 Maret 2023. Nanti akan ada dua tim teratas akan melaju ke babak perempat final. Selain titel juara Asia akan ada empat tiket FIFA U20 World Cup 2023 yang diperebutkan. Dimana nantinya Indonesia akan menjadi tuan tumah pada tanggal 20 Mei sampai 11 Juni. Hasil drawing: Group A: Uzbekistan, Indonesia, Iraq, Syria Group B: Qatar, Australia, Vietnam, IR Iran Group C: Korea Republic, Tajikistan, Jordan, Oman Group D: Saudi Arabia, Japan, China PR, Kyrgyz Republic Berikut jadwal pertandingan AFC U20 Asian Cup Uzbekistan 2023:   Sumber: AFC. Foto: AFC  

Uji Coba di Turki Timnas U-20 Bisa Mendominasi Tim Lawan

Timnas U-20 Indonesia meraih kemenangan pada laga uji coba perdana di Turki. Skuad Garuda Nusantara mengalahkan klub lokal senior Cakallikli Spor dengan skor tipis 2-1 di Lapangan Kempinski Hotel Football, Antalya, Senin (24/10). Timnas U-20 unggul 1-0 pada babak pertama lewat gol Ginanjar Wahyu pada menit ke-17. Lalu Ricky Pratama menggandakan keunggulan pada menit ke-85. Sedangkan Cakallikli Spor baru bisa menjebol gawan Timnas U-20 1-2 pada menit ke-90. Pelatih Timnas U-20 Indonesia, Shin Tae-yong mengatakan tim asuhannya lebih mendominasi, kendati lawan yang dihadapi tim senior. Secara keseluruhan, laga berjalan cukup ketat dan ini jadi pelajaran bagus bagi Merselino Ferdinan dan kawan-kawan. “Memang bisa saja dibilang timnya lemah, tetapi tetap lawan merupakan tim senior. Jadi isi pertandingan juga lumayan baik. Secara keseluruhan baik,” kata Shin Tae-yong. Meski menang, juru taktik asal Korea Selatan itu menilai masih ada kekurangan dalam tim. Ia menyebut anak asuhnya kurang maksimal dalam melakukan pressing dan masih sering kehilangan bola. “Jadi kelemahan saat ini kalau kehilangan bola itu mereka suka berdiri diam saja. Seharusnya pemain kami itu pressing biar lawan tidak dapat peluang yang baik atau serangan balik,” ujar Shin Tae-yong. “Jadi pemain-pemain sampai sekarang juga masih saja saat kehilangan bola, mereka tidak melakukan pressing. Itu pelan-pelan harus diperbaiki. Dan kelemahan-kelemahan yang ada juga diperbaiki pelan-pelan,” tegasnya. Secara keseluruhan, pelatih 52 tahun itu melihat ada perkembangan signifikan yang ditunjukan para pemain. Fokus latihan selama satu pekan terakhir adalah meningkatkan kekuatan fisik dan skill dasar olah bola. “Jadi selama ini ada latihan fisik mulai dari sekarang. Memang fokusnya ke skill dasar dan passing ya. Hari ini juga sudah mulai uji coba dan jadi fokusnya lebih ke pertandingan,” jelas Shin Tae-yong. Sementara itu, kapten timnas U-20 Indonesia, Muhammad Ferarri bersyukur bisa bantu tim meraih kemenangan perdana di Turki. Ini jadi awal yang bagus dan meningkatkan kepercayaan diri para pemain. “Yang pertama Alhamdulillah dalam pertandingan hari ini kami bisa menang ya dengan skor 2-1. Dan anak-anak mulai kompak seperti kami yang lakuin seperti main di Kualifikasi AFC, jadi ini persiapan yang bagus,” kata Ferrari. “Untuk lusa kami akan melawan Turki, ya mungkin kami masih ada kekurangan seperti komunikasi dan passing-passing yang tidak perlu saja,” tuntas pemain milik Persija Jakarta itu. Uji coba lawan Cakallikli Spor merupakan bagian dari program pemusatan latihan (TC) Timnas U-20 di Turki. Skuad Garuda Nusantara tengah bersiap untuk tampil di Piala Asia U-20 2023 dan Piala Dunia U-20 2023. Ada 34 pemain yang dibawa Shin Tae-yong selama TC di Turki. Tapi, ada satu nama tambahan yang akan menyusul yakni kiper Cahya Supriadi. Selama di Turki, Timnas U-20 dijadwalkan menjalani sejumlah laga uji coba. Lawan-lawan yang bakal dihadapi adalah Turki U-20, Moldova U-20, dan Cakallikli Spor. Setelah Cakallikli Spor yang jadi penantang pertama bagi tim asuhan Shin Tae-yong, berikutnya adalah giliran Turki U-20 yang jadi lawan bagi Indonesia U-20 pada tanggal 26 Oktober mendatang. Sumber: PSSI. Foto: PSSI

Penutupan Energen Champion SAC 2022 Yogyakarta Qualifiers. Ajang Pencarian Bibit Muda.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Luhut Binsar Pandjaitan, menghadiri closing ceremony Energen Champion Student Athletics Championships (SAC) Indonesia 2022 – Yogyakarta Qualifiers di Stadion Mandala Krida, Minggu (23/10). Dalam kesempatan ini, Luhut menyampaikan apresiasinya terhadap kemeriahan penyelenggaraan dan antusiasme peserta. “Saya tidak pernah menyangka. Musim perdana Energen Champion SAC Indonesia yang sudah berjalan di tiga wilayah sejauh ini, diterima dengan sambutan yang sangat meriah. Kompetisi atletik pelajar ini merupakan rangkaian panjang perjalanan kami untuk mencari bibit-bibit muda yang terbaik. Yang sebelumnya tidak pernah dilakukan sebesar dan semeriah ini, sekarang diadakan di sepuluh provinsi,” ungkap Luhut. Selain itu, Luhut juga menyampaikan terkait tindak lanjut bagi para pemenang dan runner-up tingkat SMA. Yang masing-masing dari nomor lomba akan melanjutkan ke babak National Championship. Puncak acara panjang ini akan dihelat di Jakarta pada 9-11 Desember mendatang. “Dari hasil kualifikasi putra putri terbaik masing-masing wilayah, akan bersaing dengan para pemenang di tingkat nasional. Pelajar yang nantinya keluar sebagai pemenang nasional akan kami berangkatkan ke Australia untuk mengikuti training camp di fasilitas sports science ternama,” lanjut Luhut. Energen Champion SAC Indonesia telah berjalan di tiga wilayah kualifikasi. Mulai dari Bali-Nusa Tenggara (Mataram), Papua (Mimika), dan Yogyakarta (Yogyakarta). Kegiatan ini setidaknya menjaring sekitar 22.000 peserta dan menggaet lebih 20.000 pengunjung. Tak heran jika Energen Champion SAC Indonesia ini disebut sebagai pencarian bakat atletik pelajar paling akbar di Indonesia. Penyelenggaraan Energen Champion SAC Indonesia 2022 Yogyakarta Qualifiers diikuti sebanyak 3.123 peserta dari 247 sekolah se-provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA. Dari pelaksanaan selama tiga hari kualifikasi DI Yogyakarta ini Rifki Adi Saputra berhasil mencatatkan rekor tolakan dengan jarak terjauh, yakni 13,63 meter. Rekor milik Rifki Adi sekaligus memecahkan rekor sebelumnya yang dicatat Farid Rizwan (SMAN 2 Mataram) di Bali-Nusa Tenggara Qualifiers dengan 11,36 meter. Selain itu, Yogyakarta Qualifiers juga melahirkan rekor baru di nomor estafet 4×100 meter putri. Tim SMAN 1 Pundong menjadi pemenang dengan catatan waktu 58,31 detik. Catatan waktu mereka melampaui pemenang Bali-Nusa Tenggara Qualifiers, yakni MAN 2 Mataram dengan 64,93 detik. Total, sebanyak 32 pelajar putra dan putri dari Yogyakarta Qualifiers yang akan berangkat ke Jakarta. Sumber: www.sacindonesia.com

Dua Pemain Muda Calon Naturalisasi Tiba di Indonesia

Dua Pemain Muda Calon Naturalisasi Tiba di Indonesia

Dua pemain calon naturalisasi Tim U-20 Indonesia yakni Justin Hubner (FC Ultrecht U-21) dan Ivan Jenner (Wolverhampton U-21) tiba di Jakarta pada Minggu (23/10). Kedatangan dua pemain berdarah Belanda ini direncanakan akan mengurus proses naturalisasi dan berdiskusi langsung dengan PSSI. Justin Hubner saat ini terdaftar sebagai kewarganegaraan Belanda dan telah membela Timnas Belanda U-15 dengan mengoleksi tujuh pertandingan. Akan tetapi, ia memiliki darah Indonesia dari sang ayah. Sementara itu, Ivar Jenner merupakan salah satu pemain muda berbakat kelahiran Belanda pada 10 januari 2004. Dia diketahui memiliki garis keturunan Indonesia dari Ibu ayahnya alias sang nenek yang berasal Jember, Jawa Timur. Sang ibunya merupakan wanita asli Belanda. Kualitas dua pemain calon naturalisasi ini sudah sesuai keinginan pelatih Shin Tae-yong. Pasalnya, timnas U-20 Indonesia akan menghadapi dua event besar pada 2023. Pertama adalah Piala Asia U-20 2023 yang digelar Maret mendatang. Setelah itu, timnas U-20 Indonesia akan bertarung di Piala Dunia U-20 2023 yang digelar pada Mei-Juni mendatang. Kebetulan, Indonesia bertindak sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. PSSI menargetkan Shin Tae-yong bisa membawa timnas U-20 Indonesia lolos dari babak penyisihan grup. Shin Tae-yong paham bahwa tidak mudah bertarung di Piala Dunia U-20 2023. Sebab, ia mempunyai pengalaman ketika bersama timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018. Sementara itu, Tim U-20 saat ini berada di Turki untuk menjalani pemusatan latihan sekaligus sejumlah uji coba. Selain di Turki, Garuda Nusantara juga akan menyambangi Spanyol dan pemusatan latihan di Eropa direncanakan berakhir pada 4 Desember mendatang.