Promo Piala Dunia 2018 Rusia, Legenda MU Teddy Sheringham Ke Jakarta 2 Mei

Legenda Manchester United, Teddy Sheringham, akan berkunjung ke Indonesia pada 2 Mei nanti, dalam rangka kampanye Piala Dunia 2018 Rusia. (goal.com)

Jakarta- Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia dipastikan dapat kembali dinikmati jutaan penggila bola di Tanah Air. PT Futbal Momentum Asia (FMA) berhasil meraih seluruh hak eksklusif di Indonesia terkait penyiaran Piala Dunia 2018. FMA mendapatkan hak eksklusif atas semua hak media, hak siar dan hak komersial terkait hajatan olahraga terbesar sejagat itu. Termasuk hak atas transmisi penyiaran di Indonesia dan kepulauannya. Cakupan tersebut termasuk spektrum lengkap dari platform media dan penyiaran. Tak terbatas kepada free to air televisi, pay-to view, satellite and TV cable, radio, juga termasuk platform zaman now, yakni ponsel, broadband dan internet protocol television. FMA juga mendapatkan hak semua pertandingan tiga turnamen FIFA, yaitu Piala Dunia, Piala Dunia Wanita U-17 dan Piala Dunia Wanita U-20 yang semua digelar pada 2018. Dengan kanal publikasi begitu lengkap, FMA yang mengakusisi Nine Sport akhir 2016 lalu siap mendulang rupiah dari momentum Piala Dunia 2018 dan perhelatan lain. Nine Sport merupakan promotor yang sukses membawa klub-klub Eropa tampil di Indonesia seperti Ajax Amsterdam, AS Roma, Juventus, Hamburger SV, Sevilla hingga mengakomodasi persiapan tim Indonesia bertanding di Eropa. Pemilik Nine Sport adalah Arief Putra Wicaksono, suami Gendis Siti Hatmanti, putri keluarga Cendana, yakni Bambang Trihatmodjo. Arief menjabat Chief Commercial Officer (CCO) di FMA. FMA belum menyebut nilai pembelian hak siar eksklusif Piala Dunia 2018. Sebagai ilustrasi, pada Piala Dunia 2014, PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) menggelontorkan dana US$ 54,1 juta membeli hak eksklusif siaran dari Federation Internationale de Football Association (FIFA). Lalu, VIVA mengganti biaya-biaya yang dikeluarkan PT Inter Sports Marketing sehubungan proses persiapan, negoisasi, dan eksekusi licence agreement US$ 4,44 juta dan membayar biaya konsultasi US$ 3 juta. Dalam keterangan resminya, Senior Vice President FMA Shanna Murady bilang, berkaca dari Piala Dunia 2014, Indonesia menjadi negara nomor satu di dunia dengan rating tertinggi dengan rata-rata 120 juta-150 juta penonton televisi kumulatif. FMA berharap, jumlah itu bisa pecah rekor di Piala Dunia 2018. Apalagi pembukaan hajatan empat tahunan ini akan bertepatan dengan Lebaran yang diprediksi jatuh pada 14 Juni 2018. Daya tarik sepakbola yang kuat membuat media televisi, radio dan penyiaran online, berlomba untuk memperoleh hak siar Piala Dunia 2018. Ini modal FMA jualan hak siar di Tanah Air. Maklum, mereka tak punya media televisi, online atau kanal lain. Sementar itu, legenda Manchester United Teddy Sheringham, dijadwalkan bakal mengunjungi Tanah Air pada awal Mei mendatang. Kehadiran Sheringham, adalah untuk melakukan kampanye Piala Dunia 2018 di Indonesia. Pemegang lisensi Public Exhibition Piala Dunia, PT Pesta Bola Indonesia, yang membawa Sheringham. Diharapkan dengan kedatangan pria asal Inggris membuat demam Piala Dunia ikut dirasakan masyarakat Indonesia. “Insya Allah Teddy Sheringham akan datang ke Indonesia tanggal 2 Mei. Ini sebagai kampanye Pesta Bola Public Exhibition Piala Dunia,” kata Deputi President Director Pesta Bola Indonesia Pongky Rivawanto, di Jakarta. Pesta Bola saat ini menjalin kerja sama dengan PT Futbal Momentum Asia yang memegang lisensi eksklusif di Indonesia atas hak media, siaran, dan komersial terkait Piala Dunia 2018 Rusia. (Ham)

Kuasai Hak Siar Eksklusif Turnamen Bergengsi di Eropa, FMA Targetkan Indonesia Jadi Raja Rating

Hak lisensi penayangan Liga Champions, Liga Europa, dan Piala Super Eropa musim 2018-2019 hingga 2020-2021, akhirnya dimiliki oleh PT Futbal Momentum Asia (FMA). (ham/NYSN)

Jakarta- PT Futbal Momentum Asia (FMA), sejak Maret lalu, resmi memiliki hak lisensi penayangan Liga Champions, Liga Europa, dan Piala Super Eropa musim 2018-2019 hingga 2020-2021. Hal ini disampaikan FMA dalam event peluncuran hak lisensi itu di Jakarta, pada Rabu (18/4). Perusahaan pemasaran olahraga ini meraih hak untuk melakukan sub-lisensi penayangan tiga ajang bergengsi itu di wilayah Indonesia. Lisensi ini meliputi hak penyiaran eksklusif penayangan TV analog, digital, TV berbayar, TV satelit, IPTV, serta streaming berbasis web dan aplikasi. Artinya FMA bisa melakukan perluasan penayangan cuplikan pertandingan, media sosial, public exhibition, siaran radio dan lain-lain. FMA pun boleh memilih partner menyiarkan pertandingan tiga event Turnamen di benua biru itu. Hak Eksklusif itu mencakup semua hak siar dan komersial, termasuk hak atas transmisi di Indonesia dan kepulauannya. Tak hanya hak siar televisi free to air, juga pay per view, satellite, cable, radio, ponsel, hingga broadband. Keberhasilan FMA dalam memiliki hak siar Liga Champions, Liga Europa, dan Piala Super Eropa ini melengkapi kinjera mereka. Pada Oktober 2017 lalu, FMA resmi menyandang status sebagai pemilik hak eksklusif lisensi media untuk Piala Dunia 2018 buat wilayah Indonesia. “Kami sangat gembira bahwa sekali lagi kami telah diberi kepercayaan untuk menghadirkan turnamen terbaik kelas dunia ke hadapan para pencinta sepak bola di Indonesia,” ucap David Khim, CEO FMA. “Laga Liga Champions yang biasa tayang pukul 02.00 dini hari WIB, mampu menarik minat 3 juta penonton. Ratingnya tinggi dan ini gambaran antusiasnya pencinta sepak bola Indonesia menyaksikan tayangan turnamen bergengsi klub Eropa ini,” tuturnya. Hal ini juga diakui oleh Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewabroto, yang turut hadir dalam acara ini. Dalam kesempatan ini, Gatot sangat mendukung dan berharap FMA bisa menjadi penghubung antara fan dengan sepak bola itu sendiri di Indonesia. Selain itu, ia berharap FMA mendidik masyarakat untuk bijak memakai saluran penayangan pertandingan yang resmi. “Kemenpora juga mendapat hak menggelar nonton bareng Piala Dunia 2018 dan kami tahu seperti apa aturan serta regulasi untuk mendapatkannya, dan itu adalah hal yang tidak mudah,” kata Gatot. Dalam acara launching ini, FMA juga mengundang beberapa komunitas dari klub-klub besar Eropa yang ada di Indonesia. Komunitas itu di antaranya Indonesian Manchester United, Big Reds Indonesia, Pena Real Madrid Indonesia, Pena Barcelonista Indonesia, Chelsea Indonesia Supporter Club, Roma Club Indonesia, dan lainnya. (Dre)

Gagal Pecahkan Rekornas Hari Ke-3 FAI 2018, Ratu Renang Jatim Tetap Tampil Terdepan

Adinda Larasati Dewi mengukir catatan sebagai ratu renang di hari ketiga Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2018, usai menjuarai nomor 200 Meter Gaya Bebas Putri. (istimewa)

Surabaya- Perenang Tuan Rumah kembali unjuk gigi dalam hari ketiga Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2018, di Kolam Renang KONI Jawa Timur, Surabaya (18/4). Perenang remaja berusia 18 tahun, Adinda Larasati Dewi, lagi-lagi melesat jadi yang terdepan, meski gagal menajamkan rekornas di nomor 200 Meter Gaya Bebas Putri (2.03.01). Menyusul di posisi dua, Ressa Kania Dewi yang juga membela Jatim (2.05.04). Perenang Jawa Tengah, Sagita Putri Krisdewanti, harus puas di peringkat tiga (2.07.30). Sedangkan 200 Meter Gaya Bebas Putra jadi milik perenang Jawa Barat, Aflah Fadlan Prawira (1.52.78). Ia mengungguli Putra M Randa dari DKI Jakarta yang ada di posisi dua (1.52.98), dan perenang Bali, Agus Nuarta, di peringkat tiga (1.54.61). Gede Siman Sudartawa yang membela DKI Jakarta, menjadi raja di nomor 100 Meter Gaya Punggung Putra (55.67), disusul wakil Jawa Barat, Ricky Anggawijaya, yang ada di peringkat dua (56.68). Perenang ibukota lainnya, Dwiki Anugrah ada di peringkat tiga (58.59). Nomor 100 Meter Gaya Punggung Putri dikuasai perenang tuan rumah, yakni Nurul Fajar Fitriyati yang menjadi juara (1.03.74), lebih cepat dari perenang Jawa Barat, Yessy Yosaputra, yang ada di peringkat dua (1.06.07). Lalu Dewi Novita Lestari dari Bali ada di posisi tiga (1.07.10). Perenang Jabar Triadi Fauzi menjadi yang tercepat dalam nomor 50 Meter Gaya Kupu-Kupu Putra (24.66), unggul tipis dari salah satu wakil Jawa Timur, Glenn Victor, (24.76), sementara perenang Sumatera Barat, Abrian Adri Nyoman berada di peringkat tiga (25.55). AA Istri Kania Ratih yang membela DKI Jakarta menguasai nomor 50 Meter Gaya Kupu-Kupu Putri (28.35), unggul dari perenang Kalimantan Utara, Angel Gabriella Yus, yang ada di posisi dua (28.98), dan Sofie Kemala dari DKI Jakarta dipaksa menduduki peringkat tiga (29.00). Nama Aflah Fadlan Prawira dari Jawa Barat kembali menjadi yang teratas, kali ini di nomor 400 Meter Gaya Ganti Perorangan Putra (4.33.74). Menyusul di posisi dua, perenang Jawa Barat lainnya, Athalarik Maulidio (4.39.87), dan Adityastha Rai Wratsangka dari DKI Jakarta, ada di peringkat tiga (4.43.07). Sebagai penutup memainkan partai final nomor 400 Meter Gaya Ganti Perorangan Putri, yang dikuasai perenang Riau Azzahra Permatahani (5.04.90), dibuntuti dua perenang Bali, yakni Desak Made Sri Widyadari di posisi dua (5.21.49), dan Andini Carrisa Sugiarta di peringkat tiga (5.23.12). Bali masih merajai perolehan medali dengan 35 emas, 28 perak dan 21 perunggu. Posisi dua diduduki tuan rumah Jawa Timur, dengan 34 emas, 18 perak dan 27 perunggu. DKI Jakarta yang sudah mengoleksi 22 emas 30 perak dan 30 perunggu ada di peringkat tiga. Jawa Barat ada di posisi empat dengan 21 emas 19 perak dan 16 perunggu. Pada Kamis (19/4), merupakan hari terakhir pertandingan cabang Renang, akan memainkan partai final 200 Meter Gaya Kupu-Kupu, 50 Meter Gaya Bebas, 200 Meter Gaya Dada, serra 1500 Meter Gaya Bebas sektor Putra dan Putri, yang akan start Pukul 17.00 WIB. (art)

JAGAC 2018 Siap Dihelat, Panpel Gratiskan Tiket Penonton Event Senam Junior Ini

20 negara akan tampil di Kejuaraan Senam Artistik bertajuk '15th Junior Artistic Gymnastic Asian Championship (JAGAC) 2018, bagi pesenam Junior. (Pras/NYSN)

Jakarta- Indonesia menjadi penyelenggara Kejuaraan Senam Artistik bertajuk ’15th Junior Artistic Gymnastic Asian Championship (JAGAC) 2018, di Istora Senayan, Jakarta, 25-28 April 2018. Event yang masuk dalam kalender kegiatan dari Asian Gymnastic Union (AGU) sekaligus sebagai kejuaraan pra-kualifikasi Youth Olympic di Argentina pada Oktober 2018 itu akan diikuti 20 negara. Mereka adalah Indonesia, Bangladesh, China, India, Iran, Irak, Jepang, Kazakhstan, Korea Selatan, Malaysia, Mongolia, Philipina, Qatar, Singapura, Sri Lanka, Suriah, Thailand, Taiwan, Uzbekistan, dan Vietnam. “Awalnya ada 24 negara akan berpartisipasi di JAGAC 2018 ini. Tapi, hanya 20 yang dipastikan ikut karena empat negara berhalangan hadir karena poblem di negara mereka, yakni Kyrgyzstan, Korea Utara, Arab Saudi dan Turkmenistan,” ujar Ilya Avianti, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Senam Indonesia (Persani), Rabu (18/4). Ia mengatakan pihaknya sangat antusias terhadap gelaran turnamen internasional junior yang digelar di Tanah Air tersebut. “Sehingga para pesenam Indonesia bisa melihat secara langsung kompetensi para pesaing dari negara lainnya di tingkat Asia,” lanjutnya. Selain kejuaraan ini merupakan single event gymnastic internasional pertama di Indonesia, gelaran JAGAC 2018 sekaligus menjadi test event menilai kesiapan dan bahan evaluasi panitia sebagai tuan rumah pesta olahraga terbesar se-Asia, Asian Games, pada Agustus-September 2018. “Cabang olahraga gymnastic belum banyak dikenal di masyarakat. Event ini diharapkan dapat menjadi sarana promosi dan edukasi, sehingga gymnastic lebih dikenal secara luas, dan saat Asian Games minat masyarakat untuk menyaksikan pertandingan gymnastic akan meningkat,” tambah Ilya. Ita Yuliati, Competition Manager Gymnastic Asian Games 2018 dan JAGAC 2018, menyebut ajang ini digunakan jadi pengalaman tanding di turnamen internasional, khususnya bagi pesenam junior Indonesia. “Kami telah melakukan persiapan dan koordinasi, mulai dari venue hingga teknis operasional di lapangan,” ungkapnya. Event ini juga dihadiri perwakilan dari Federation Internationale Gymnastic (FIG) sebagai bagian dari Youth Olympic, serta technical delegate yang juga bertugas di Asian Games 2018. Ita melanjutkan pihaknya memperoleh dukungan yang sangat besar dari AGU dalam persiapan penyelenggaraan kejuaraan ini. “Mereka memahami posisi kami yang masih belajar menjadi tuan rumah event internasional. Dukungan dan kepercayaan dari AGU sangat kami apresiasi,” tuturnya. Sementara, penyelenggaraan JAGAC akan dibuka pada 25 April 2018 pukul 09.00 WIB di Istora Senayan, Jakarta, namun podium training sudah dimulai sejak 23-24 April 2018, di lokasi yang sama, mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. “Persiapan sekarang Alhamdulillah 99 persen, sebab ini dimulai sejak pertengahan tahu lalu. Agar masyarakat bisa menyaksikan pertandingan artistik gymnastic secara langsung, PB Persani memutuskan untuk tak menjual tiket pertandingan,” tutup Ita. (Adt)

Kampiun Piala Wagub DKI 2018, SMABA Berangkat Ke Kejuaran Basket di Paris Juli Nanti

Juarai Kejuaraan Bola Basket 4x4 Piala Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta 2018, SMABA Siap berangat ke Paris, Perancis. (dok.Kharisma Bangsa)

Jakarta- Sekolah Menengah Atas Kharisma Bangsa (SMABA) sukses menjadi kampiun pada Kejuaraan Nasional Bola Basket 4×4 Piala Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta 2018, 11-15 April 2018. Pada partai puncak, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (15/4), sekolah yang berlokasi di Kawasan Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten sukses menekuk Tim Basket SMAN 13 Depok, Jawa Barat, dengan skor 28-18. “Kejuaraan itu melibatkan 100 peserta namun yang hadir 64 tim. Mulai babak 32 besar kami belum menemukan kesulitan untuk mengalahkan lawan. Justru lawan yang paling sulit adalah saat semifinal bertemu dengan SMAN 116 Ragunan PPLP DKI Jakarta,” ujar Ari Adiska, Pelatih Basket SMABA, Rabu (18/4). “Sama-sama tahu mereka memang sekolah khusus olahragawan. Jadi pertandingannya juga sangat ketat. Tapi, anak-anak bisa bermain dengan tenang dan sangat smart play. Sehingga bisa menang (28-24) dan melaju ke final,” lanjutnya. Ia menyebut kunci keberhasilan pada Kejuaraan Basket 4×4 Piala Wagub DKI dikarenakan anak didiknya itu mampu menerapkan gameplan dengan baik. “Gameplan berjalan dengan baik, kemudian kami juga bermain secara teamwork, sehingga berhasil menjadi juara setelah mengalahkan SMAN 13 Depok di final,” tukas Ari. Kedepan, Ari mengatakan tim-nya harus berlatih lebih keras, mengingat masih ada kejuaraan yang bakal kembali diikuti anak didiknya tersebut. “Terdekat itu ada NYSN Cup April ini. Dan kami bersiap menghadapi Kejuaraan di Paris, Prancis, pada 6-13 Juli mendatang,” cetusnya. Turnamen di Paris adalah event Kejuaraan Dunia antar SMA. SMABA mendapatkan undangan untuk bisa berpartisipasi. “Sebagai persiapan Kejuaraan di Paris, akan kami gelar training camp selama kurang lebih 2 Minggu mulai 26 Juni, sebelum mereka berangkat ke Paris pada 5 Juli 2018,” tambahnya. “Saat latihan dan training camp itu kami akan buat auranya sudah seperti pertandingan. Sehingga yang tertanam dibenak mereka adalah semangat kompetisi. Jadi saat tampil di Paris sudah tidak kaget saat menghadapi lawan-lawannya,” tutup Ari. (Adt)

Dua Hari Berturut-Turut, Dara 18 Tahun Pertajam Rekornas Gaya Bebas Putri di FAI 2018

Perenang Jawa Timur berusia 18 tahun Adinda Larasati Dewi, menajamkan rekornas di nomor 800 meter gaya bebas putri dan menjadi rekornya yang kedua dalam FAI 2018. (istimewa)

Surabaya- Adinda Larasati Dewi, perenang Jawa Timur kembali menorehkan prestasi usai menajamkan rekornas di nomor 800 meter gaya bebas putri dengan catatan 8 menit 52,80 detik. Rekor nasional ini dibukukan Adinda pada laga hari kedua Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2018 di Kolam Renang Koni Jatim, Surabaya, Selasa (17/4). Lebih cepat dari rekornas lama milik Raina Saumi 8 menit 53,61 detik di Singapura 2016. Adinda menyisihkan Ressa Kania Dewi di peringkat dua 09 menit 03,75 detik. Ketiga Raina Saumi 09 menit 16,84 detik. Sehari sebelumnya, dara 18 tahun ini juga memecahkan rekornas di nomor 400 meter gaya bebas putri. “Senang sekali, sudah bisa pecah 2 rekornas. Pelatih bilang bagus dan juga terima kasih support dari kedua orang tua dan semua pihak yang berteriak di tribun penonton, membuat saya semangat. Doakan saja bisa buat rekornas lagi di nomor 200 meter gaya bebas,” ucap Adinda pada Selasa (17/4). “Alhamdulillah, kami bersyukur dihari kedua FAI ada lagi Rekornas baru tercipta lagi oleh perenang muda yang berusia 18 tahun. Artinya Adinda masih punya potensi untuk lebih maju dengan mendapatkan pembinaan yang lebih intensif dan terprogram dengan baik,” ujar Ketua Umum PB PRSI, Anindya Bakrie. Adinda juga berhasil menjadi yang tercepat di nomor 100 meter gaya bebas putri, nyaris memecahkan rekornas dengan catatan 57,12 detik. Rekornas 100 meter adalah 57,05 detik milik Patricia Yosita. Diikuti Ressa Kania 58,81 detik dan ketiga Sagita Putri (Jateng) 59,02 detik. Sementara, nomor 100 meter gaya bebas putra masih menjadi milik Triadi Fauzi dari Jawa Barat dengan waktu tercepat 51,07 detik. Kedua Erick Ahmad Fathoni 52,57 detik dan ketiga Putra M.Randa 52,87 detik. Nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra finish pertama Triadi Fauzi (Jabar) 53,69 detik diikuti Glen Victor (Jatim) 55,56 detik dan ketiga Adityastha (DKI) 56,27 detik. Pada nomor 50 meter gaya dada putra Indra Gunawan (Jatim) unggul 28,98 detik, lalu Gagarin Nathaniel Yus (DKI) 29,01 detik dan ketiga M.Fachri (Jabar) 29,18 detik. Nomor 50 meter gaya dada putri milik Margaretha Kretapradani (Jateng) 34,52 detik, kedua Mutiara Reshinta (Jatim) 34,77 detik dan ketiga Nurita 34,88 detik. Di 200 meter gaya punggung putra Ricky Anggawijaya (Jabar) jadi yang tercepat 02 menit 03,74 detik. Posisi kedua Farrel Tangkas (Jabar) 02 menit 05,27 detik dan ketiga Dwiki Anugrah (DKI) 02 menit 09,35 detik. Nomor 200 meter gaya punggung putri milik Nurul Fajar (Jatim) 02 menit 17,71 detik, kedua Yessy Yosaputra (Jabar) 02 menit 21,92 detik dan ketiga Azzahra Permatahani (Riau) 02 menit 23,66 detik. Pada nomor 100 meter gaya kupu–kupu putri finish pertama Intan Putri (Bali) 01 menit 04,21 detik, kedua Desak Made (Bali) 01 menit 04,38 detik dan ketiga Hanna Christina (Jateng) 01 menit 04,84 detik. Pada nomor 800 meter gaya bebas putra milik Fadlan Prawira (Jabar) 08 menit 19,80 detik, kedua Athalarik Maulidio (Jabar) 08 menit 27,20 detik dan ketiga Joe Aditya (DKI) 08 menit 30,81 detik. Pada Rabu (18/4), cabang renang masih memainkan beberapa partai final putra dan putri, diantaranya nomor 200 Meter Gaya Bebas, 100 Meter Gaya Punggung, 50 Meter Gaya Kupu-Kupu, serta 400 Meter Gaya Ganti Perorangan, yang akan start final mulai Pukul 17.00 WIB. Sedangkan babak penyisihan pukul 08.00 WIB pagi. Perolehan medali sementara, Jawa Timur di peringkat satu dengan koleksi 24 emas, 13 perak, 19 perunggu. Diikuti Bali (20-20-12) , Jawa Barat (16-10-11), DKI Jakarta (15-18-27), Jawa Tengah (10-11-6). (art)

Honda Dream Cup 2018 Berputar Hingga Oktober, Hadirkan Kelas Pebalap Usia 12 Tahun

Honda Dream Cup (HDC) 2018 menghadirkan kelas U-12 yaitu khusus untuk pebalap muda berbakat dengan usia maksimal 12 tahun. (net)

Jakarta- PT Astra Honda Motor (AHM) menggulirkan lagi ajang Honda Dream Cup (HDC) 2018. Pesta balap one make race terbesar di Tanah Air ini dijadwalkan berlangsung pada April hingga Oktober 2018. Dengan tema “Satu Hati Raih Impian”, HDC hadir sebagai ajang balap berstandar nasional yang digelar secara konsisten tiap tahun oleh AHM. Ajang balap ini memberi kesempatan pebalap berbagai daerah untuk merasakan suasana kompetisi balap sesungguhnya dengan regulasi berstandar nasional yang mengedepankan unsur keselamatan. Selain itu, HDC tahun ini pun jadi makin berbeda, seiring dengan semua fokus dukungan dan pembinaan balap diwujudkan pada kelas 150cc. Terdapat tujuh kelas yang dapat diikuti pembalap daerah untuk menunjukkan potensi dan keterampilan balap terbaiknya. Yakni Sonic 150R / Supra GTR150 Tune Up Seeded, Sonic 150R / Supra GTR150 Tune Up Pemula, Sonic 150R / Supra GTR150 Standard Pemula – U16, Sonic 150R / Supra GTR150 Standard Pemula Terbuka, Honda CBR150R Standard Seeded, Honda CBR150R Standard Pemula, dan Sonic 150R / Supra GTR150 Standard Pemula – U12. Kota Cimahi, Jawa Barat, berkesempatan menjadi pembuka HDC tahun ini pada 21 April 2018. Seri berikutnya digelar di Palangkaraya – Kalimantan Tengah (Mei), Pekanbaru-Riau (Juli), Medan-Sumatra Utara (Agustus), Surabaya-Jawa Timur, Makassar-Sulawesi Selatan (September), dan ditutup di Yogyakarta (Oktober). Selain ajang balap itu, one make race Honda lokal juga akan diadakan di dua provinsi yaitu Sumatra Barat dan Sulawesi Utara. Pada 2018 AHM berharap mimpi di dunia balap ini bisa diraih oleh siapapun sejak usia dini dengan dukungan ketangguhan sepeda motor Honda di lintasan balap HDC. HDC yang sudah memasuki tahun gelaran ke-14 ini melakukan penyegaran pada kelas yang dilombakan. Tahun ini, HDC menghadirkan kelas U-12 yaitu khusus untuk pebalap muda berbakat dengan usia maksimal 12 tahun. General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM, Agustinus Indraputra, mengatakan HDC digelar dengan semangat tinggi guna mewadahi dukungan bagi pebalap muda dan tim balap berbakat di berbagai daerah untuk menapaki prestasi balap yang semakin tinggi. “Kami menghadirkan kelas baru khusus untuk pembalap muda berbakat berusia maksimal 12 tahun untuk memberi ruang pembinaan kepada para pembalap muda yang potensial. Dengan semangat Satu Hati yang diwujudkan melalui Honda Dream Cup, kami yakin pertumbuhan potensi pembalap dan tim di daerah akan semakin meningkat dan mampu melahirkan pebalap berprestasi yang bisa menjadi kebanggaan daerahnya masing-masing,” ujar Indraputra, dalam rilisnya pada Selasa (17/4). (art)

Redam Problem Turn Over, Jadi Jimat Babak Final IBL Musim Ini

Pelita Jaya (PJ) Jakarta dan Satria Muda (PJ) Pertamina Jakarta melakoni laga final Indonesian Basketball League (IBL) Pertalite 2017-2018 yang juga ulangan partai puncak musim lalu. (Pras/NYSN)

Jakarta- Event Indonesian Basketball League (IBL) Pertalite 2017-2018 segera masuk fase akhir. Dua tim yakni Pelita Jaya (PJ) Jakarta dan Satria Muda (PJ) Pertamina Jakarta bakal melakoni laga final yang juga merupakan ulangan partai puncak pada musim lalu. “Final tahun ini adalah rematch dari final tahun lalu. Tentu, ekspetasinya tinggi. Ada yang mau revenge, ada yang mau repeat,” tutur Direktur IBL, Hasan Gozali, pada konferensi pers final IBL 2017-2018 di Hotel Santika Premier Slipi, Jakarta, Selasa (17/4). Musim lalu, PJ sukses memutus periode puasa gelar juara mereka yang telah berjalan selama 26 tahun. Skuat besutan Johannis Winar itu tampil sebagai kampiun usai menekuk SM dengan skor 2-1. Menariknya, kemenangan terakhir PJ diraih di markas SM, BritAma Arena, Kelapa Gading. Musim ini, keadaan berbalik. Tak lagi seperti musim lalu, saat PJ hanya mendapat jatah satu laga kandang, kali ini mereka akan tampil di markas sendiri sebanyak dua kali. Berdasarkan jadwal yang dirilis IBL, gim pertama seri final musim ini akan dimainkan di BritAma Arena, Jakarta Utara, pada Kamis (19/4). Sementara itu, gim kedua bakal digelar di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB) pada Sabtu (21/4) Sedangkan gim ketiga akan dimainkan di GMSB, Jakarta Selatan, pada Minggu (22/4), andai diperlukan. Soal kapasitas GMSB yang tak sebesar BritAma Arena, manajemen PJ bakal menggelar nonton bareng di luar venue dengan menggunakan layar besar. Kedua tim pun bertekad mengurangi catatan kesalahan atau turn over (TO) demi mencegah kesempatan lawan mencetak angka pada laga final Indonesian Basketball League (IBL) Pertalite 2017/2018. “Bagi PJ, TO menjadi catatan khusus karena jumlahnya cukup tinggi pada musim reguler. Ddalam persiapan, kami selalu melatih agar tak mudah kehilangan bola dan posisi,” ujar pelatih PJ, Johannis Winar di Jakarta, Selasa (17/4). PJ punya catatan TO terburuk pada musim reguler IBL 2017-2018. Wayne Bradford dkk rata-rata melakukan 16,88 kali kesalahan per laga. “Pemain harus bisa menjaga bola dengan baik karena bola basket itu masalah momentum. Kami harus teliti dan selektif saat mengirim operan,” kata Ahang, sapaan Winar. Jika PJ menjadi yang terburuk untuk masalah TO, maka SM menjadi pencatat TO terburuk kedua musim reguler IBL 2017-2018 dengan 16 kali per laga. Pelatih SM Youbel Sondakh menyebut, itu karena pada musim reguler dirinya beberapa kali melakukan percobaan strategi. Namun, Youbel yakin hal tersebut tak terulang kembali di final karena menurut dia, SM tak lagi dalam masa coba-coba. “Di final, sama seperti play-off, semuanya sudah pasti. Jangan sampai sembarangan menerapkan strategi,” pungkasnya. (Pras)

Hari Pertama FAI 2018 Dimulai, Atlet Tuan Rumah Pecahkan Rekornas Gaya Bebas Putri

Atlet Jawa Timur, Adinda Larasati Dewi, memecahkan Rekor nasional nomor 400 Meter Gaya Bebas Putri, pada hari pertama Festival Akuatik Indonesia 2018. (istimewa)

Surabaya- Hari pertama Festival Akuatik Indonesia 2018 cabang renang yang berlangsung di kolam renang KONI Jawa Timur, Surabaya, pada Senin (16/4), berlangsung sengit. Rekor nasional langsung pecah di nomor 400 Meter Gaya Bebas Putri, saat perenang tuan rumah, Adinda Larasati Dewi, menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 4 Menit 16.84 Detik, sekaligus mematahkan rekor nasional 2017 milik Ressa Kania Dewi (4 Menit 17.92 Detik) “Saya tak menyangka bisa memecahkan Rekornas. Saya merasa berenang enak sekali, pagi bisa best time dan sore bisa memecahkan rekor, Alhamdulillah.” kata Adinda Larasati Dewi, pada Senin (16/4). “Pecahnya Rekornas 400 Meter Gaya Bebas Putri di hari pertama, menjadi awal yang baik. Semoga ini jadi motivasi kepada perenang lainnya agar juga mampu memecahkan Rekornas,” tutur Wakil Ketua Umum Pembinaan dan Prestasi PB PRSI, Harlin E Rahardjo. Perenang Jawa Barat, Aflah Fadlan Prawira, melesat menjadi juara dinomor 400 Meter Gaya Bebas Putra dengan catatan waktu 3 Menit 57.89 Detik. Putra M Randa yang membela DKI Jakarta dengan waktu 4 Menit 02.62 Detik ada di posisi dua, dan Agus Nuarta dari Bali dengan catatan waktu 4 Menit 04.18 Detik di peringkat tiga. 50 Meter Gaya Punggung Putra jadi milik perenang DKI Jakarta, Gede Siman Sudartawa (25.58). Salah satu wakil Jabar, Ricky Anggawijaya menyusul di posisi dua (26.42), dan perenang Jabar lainnya, Triadi Fauzi harus puas di tempat ketiga (26.85). Untuk 50 Meter Gaya Punggung Putri, AA Istri Kania Ratih yang membela DKI Jakarta melesat menjadi jawara (29.76), mengungguli perenang tuan rumah, Nurul Fajar Fitriyati (30.06) di posisi dua, dan perenang DKI Jakarta lainnya, Sofie Kemala ada diperingkat tiga (30.59). Perenang DKI Jakarta Gagarin Nathaniel Yus, menjadi yang tercepat di nomor 100 Meter Gaya Dada Putra (1.02.95). Gerdi Zulfitranto yang membela Jabar ada di posisi dua (1.04.51). Dan wakil Jabar lainnya Muhammad Fachri harus puas di tempat ketiga (1.05.11). Untuk nomor 100 Meter Gaya Dada Putri, perenang Jawa Tengah, Margareta Kretapradani berhasil menjadi yang tercepat (1.13.31). Felicia Angelica yang juga dari Jateng menyusul di tempat kedua (1.15.33). Perenang Jabar, Adelia, menempel di posisi tiga (1.15.50). Aflah Fadlan Prawira yang turun juga di nomor 200 Meter Gaya Ganti Perorangan Putra berhasil menjadi juara (2.08.46). Menyusul di posisi dua perenang DKI Jakarta, Dwiki Anugrah (2.08.94). Serta perenang Bali, I Putu Wirawan di posisi tiga (2.11.22). Nomor penutup di hari pertama memainkan final nomor 200 Meter Gaya Ganti Perorangan Putri, di mana Azzahra Permatahani yang membela Riau menjadi juaranya (2.19.05). Ressa Kania Dewi dari Jawa Timur ada di peringkat dua (2.19.40). Dan perenang Jatim lainnya, Patrisia Yosita ada di posisi tiga (2.26.77). Bali masih merajai medali dengan 9 emas 12 perak 6 perunggu. DKI Jakarta ada di posisi dua dengan 9 emas 6 perak 11 perunggu. Tuan rumah Jatim menyusul di peringkat tiga dengan 9 emas 5 perak dan 11 perunggu. Jabar di posisi empat dengan 7 emas 6 perak dan 3 perunggu. Sementara Jawa Tengah di peringkat lima dengan 5 emas 3 perak dan 2 perunggu. Pada Selasa (17/4) akan memainkan partai Final 100 Meter Gaya Bebas, 50 Meter Gaya Dada, 200 Meter Gaya Punggung, 100 Meter Gaya Kupu Kupu, dan 800 Meter Gaya Bebas Putra Putri. (art)

Zidane dan Ronaldo Sabet Super Tiket Final Audisi Djarum Balikpapan Bersama 24 Pemain Lainnya

Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 Christian Hadinata bersama peserta yang lolos dari kota Balikpapan, Kaltim. (kompas.com)

Balikpapan- Resmi 24 pebulutangkis muda terbaik Balikpapan menjadi wakil Kalimanta Timur dalam Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018, di GOR Hevindo, Senin (16/4). Mereka berhak meraih Super Tiket dan lolos dalam fase final Audisi Umum di GOR Jarum, Kudus, Jawa Tengah. Pemenang Super Tiket ini adalah putra putri terbaik Balikpapan yang berhasil memberikan penampilan terbaik sejak tahapan pertama. Total 18 peserta berhasil meraih kemenangan pada Tahap Turnamen, dan enam orang sisanya mendapatkan Super Tiket pilihan dari Tim Pencari Bakat. 24 pemain itu berasal dari kategori usia U-11 Putri, U-11 Putra, U-13 Putri, U-13 Putra, U-15 Putri, dan U-15 Putra. Tim U-13 Putra menyumbang wakil terbanyak yakni delapan orang. Untuk nomor U-11 Putri dan U-15 Putri hanya mengirim dua peserta. Nama Cristiano Ronaldo Eka Saputra, atlet muda dari Sleman dari Yogyakarta, akhirnya lolos di nomor U-13 Putra. Selain ‘Ronaldo’, Zidane Cahyo Nugroho (Kutai Timur), pun akhirnya menyimpan Super Tiket, pasca terpilih dari nomor tim pencari bakat. Ketua Tim Pencari Bakat, Christian Hadinata, berpesan kepada para peserta yang berhasil lolos pada Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Balikpapan agar betul-betul menjaga konsistensi dan terus berlatih. “Bagi adik-adik yang belum lolos, masih ada kesempatan di beberapa kota lainnya. Jangan patah semangat, tidak usah ada perasaan putus asa. Kesempatan tetap terbuka. Terus berlatih,” ucap pria yang disapa Koh Chris, pada Senin (16/4). Sementara itu Manajer tim PB Djarum, Fung Permadi, menyatakan jika semua peserta yang meraih Super Tiket ini adalah mereka yang tampil terbaik dan tampil dengan kemampuan diatas rata-rata. “Mereka yang lolos dari Audisi Umum kali ini ya mereka yang terbaik dari seluruh peserta. Sementara pemberian tiket untuk mereka yang gugur di tahap turnamen karena mereka memenuhi kriteria tim pencari bakat. Mereka menunjukkan semangat dan mempunyai teknik lebih baik dibandingkan peserta yang lainnya,” ujar Jumlah peraih Super Tiket dari Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Balikpapan lebih banyak satu peserta dari edisi sebelumnya di Pekanbaru, Riau. Usai kota Balikpapan, PB Djarum melanjutan perburuan ke Manado, Sulawesi Utara, yang akan berlangsung di GOR Arie Lasut, 5-7 Mei 2018. (art) Peraih Super Tiket hasil Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Balikpapan (nama, nomor punggung, kota/kabupaten asal): U-11 Putri Alisa Amelia Dansach 0033 (Kota Samarinda) Madinah Dell Azzahra 0004 (Kota Kendari) U-11 Putra Revand Harianto 0046 (Kota Balikpapan) Raid Nabil Setiawan 0265 (Kota Balikpapan) Raihan Daffa Edsel Pramono 0226 (Kota Kediri) Nazwan Abdillah 0079 (Kota Samarinda) U-13 Putri Nadia Pritasari 0090 (Tanah Laut) Sheila Lydia 0224 (Nganjuk) U-13 Putra Bryan Dave Limbowo 0163 (Parigi Moutong) Cristiano Ronaldo Eka Saputra 0152 (Sleman) Taufiqul Vicky 0129 (Kota Balikpapan) Christian Trinata Liban Laden 0008 (Kota Samarinda) U-15 Putri Ryani Puspita Dewi 0005 (Kota Balikpapan) Ni Kadek Linda Angeline Asmara 0119 (Gianyar) U-15 Putra Irvan Bagus Dwi Prasetyo 0171 (Penajam Paser Utara) Kadek Guruh Sucahya 0021 (Buleleng) Muhammad Faqih Anshori 0320 (Kota Samarinda) Muhammad Septian Amin 0286 (Kota Samarinda) Peserta peraih Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat: U13 Putri – Elsa Auriya 0070 (Kota Balikpapan) U13 Putri – Nella Puspita Dewi 0100 (Kota Samarinda) U13 Putra – Rizqy Ramadhani 0082 (Tanah Laut) U13 Putra – Zidane Cahyo Nugroho 0313 (Kutai Timur) U13 Putra – Jonathan Dylan Tedja Saputra 0026 (Kota Manado) U13 Putra – Januar Jason Tedja Saputra 0029 (Kota Manado)

Raih Podium di USM Indonesia International Series, Atlet Putri 18 Tahun Ini Makin Percaya Diri

Pebulutangkis Aurum Oktavia Winata makin percaya diri usai menjuarai USM Indonesia International Series (UIIS) 2018, di Semarang, Jawa Tengah, kemarin. (PBSI)

Jakarta- Pebulutangkis tunggal putri masa depan Indonesia, Aurum Oktavia Winata, sabet titel juara di turnamen USM Indonesia International Series (UIIS) 2018, di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (15/4). Di partai pamungkas, pebulutangkis Pelatnas PBSI itu menekuk wakil Thailand, Supanida Katethong, dua gim langsung, 21-19 dan 21-16, dalam waktu 32 menit. Berlabel unggulan lima sebenarnya membuat kans pebulutangkis Negeri Gajah Putih itu untuk memenangi laga sangat besar. Namun, Aurum membuktikan dirinya mulai diperhitungkan dan membuat kejutan di turnamen berhadiah 10.000 Dolar Amerika Serikat (AS) itu. “Alhamdulillah, campur aduk rasanya. Soalnya kan emang dia jauh lebih di unggulin dan pengalamannya dia lebih banyak,” ujar Arum, dikutip situs resmi PBSI, Senin (16/4). “Kemenangan saya tadi karena merubah mindset sama yakin sama diri sendiri,” lanjut pebulutangkis asal Sarwendah Badminton Club itu. Dara kelahiran 4 Oktober 1999 itu, kesuksesannya naik podium di UIIS 2018 tak lepas dari peran sang pelatih yang menginstruksikan dirinya untuk tak memberi kesempatan lawan menyerang. “Saya dikasih tahu oleh pelatih untuk mengantisipasi kebiasaan lawan. Strateginya, bagaimana caranya supaya dia tak mendapatkan posisi untuk menyerang,” papar Aurum. Selain Aurum, empat wakil Merah Putih lainnya juga sukses mengantongi gelar. Di tunggal putra, Shesar Hiren Rhustavito menumbangkan seniornya, Sony Dwi Kuncoro, 21-12, 22-20 (44 menit). Di ganda putra, duet Rian Swastedian/Amri Syahnawi berhasil meredam perlawanan unggulan lima Irfan Fadhilah/Markis Kido, 21-19, 21-18 (26 menit). Lalu, di ganda putri, Shela Devi Aulia/Pia Zebadiah Bernadet yang sukses memaksa wakil Malaysia Chiew Sien Lim/Sueh Jeou Tan pulang tanpa gelar usai kalah 21-17, 21-12 (33 menit). Langkah manis juga diukir duet Amri Syahnawi/Shela Devi Aulia. Pasangan unggulan lima itu menaklukkan kompatriotnya, Irfan Fadhilah/Pia Zebadiah Bernadet, 21-17, 21-16 (35 menit). (Adt)

Bertekad Bangun Karakter Bangsa, Klub Garuda Softball Langsungkan Turnamen Tee Ball Usia 8 Tahun

Garuda Baseball Softball Academy mengelar 'Garuda Tee Ball Tournament' pada akhir pekan lalu yang berlangung di kawasan Lebak Bulus. (istimewa/Fanila Artsis)

Jakarta- Meski jarang terdengar ditelinga, Turnamen Tee Ball, suskes dilangsungkan oleh Garuda Baseball Softball Academy. Bertajuk ‘Garuda Tee Ball Tournament’, Turnamen baseball ini memang dikhususkan bagi atlet dibawah usia 8 tahun. Turnamen ini jadi salah satu turnamen Baseball yang pertama kali diadakan di Indonesia, untuk anak-anak dibawah usia 8 tahun. Garuda berinisiatif menyelenggarakan turnamen olahraga tee ball, dalam rangka mengembangkan olahraga Baseball serta membentuk karakter bangsa sejak usia dini. “Turnamen ini diikuti oleh empat tim, yakni Garuda (Jakarta) yang mengirim dua tim, Flash (Bandung), dan Sekolah Madaniyah (Bogor). Awalnya diundang tujuh tim, tetapi hanya Bogor dan Bandung yang bisa mengikuti turnamen ini”, ujar Cahyo Heri Setiabudi, Ketua Pelaksana Turnamen, pada Sabtu (14/4). Bertempat di Lapangan Onny Arunadi Prawiradilaga (OAP), Lebak Bulus, Jakarta Selatan, turnamen Tee Ball dimulai sejak Sabtu (14/4) hingga Minggu (15/4). Regulasi turnamen yang dimainkan 8 anak ini, memakai konsep setengah kompetisi, untuk menentukan sang juara. “Format yang dipakai sistem liga setengah kompetisi. Saat diakhir semuanya sudah mendapatkan poin dan peringkat, maka akan ditandingkan lagi. Peringkat 1 dan 2 akan bertanding untuk menentukan juara 1, kemudin peringkat 3 dan 4 untuk menentukan juara 3,” jelasnya. Dilain sisi diadakannya turnamen ini untuk menarik minat anak-anak lain agar mau bergabung dan belajar, karena menurut Cahyo, untuk kategori Tee Ball pesertanya masih sangat minim. Latihan Baseball dan Softball sejatinya dikelompokkan berdasarkan beberapa kategori usia. Untuk rentang usia 4/5-8 tahun, dikategorikan dalam Tee Ball, lalu usia 8-10 tahun masuk kategori Minor. Sementara usia 10-12 tahun dikategorikan sebagai Mayor, kemudian 12-14 tahun sebagai Junior. Dan level 14-16 tahun sebagai Senior, dan 18 tahun keatas dikategorikan sebagai Big. “Klub Garuda fokus di seluruh kategori usia. Khusus, untuk turnamen Tee Ball ini pesertanya tak hanya dari Jakarta saja, ada yang dari Bogor, Bekasi, Tangerang juga ada,” tukas pria kelahiran Jakarta, 4 juli 1981. Bagi klub yang berlokasi di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, turnamen kali ini diharapkan meningkatkan jam bermain anak-anak, karena turnamen Tee Ball sangat terbatas, dan jumlahnya tidak sebanyak kategori umur yang lebih dewasa. (Dre/Ham)

Cristiano Ronaldo Ikut Audisi Umum Djarum di Balikpapan, Bersaing Rebut Super Tiket

Cristiano Ronaldo Eka Saputra berjuang meraih Super Tiket ke final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018, di Kudus, Jawa Tengah, September nanti. (PBDjarum)

Balikpapan- Cristiano Ronaldo berjuang meraih Super Tiket untuk bisa melangkah ke final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018, di Kudus, Jawa Tengah, September mendatang. Cristiano Ronaldo yang dimaksud bukanlah mega bintang kelahiran Hospital Dr. Nelio Mendonca, Funchal, Portugal, yang kini memperkuat klub raksasa Spanyol, Real Madrid. Melainkan atlet bulutangkis asal Sleman, Yogyakarta, bernama lengkap Cristiano Ronaldo Eka Saputra, atau akrab disapa Eka. Berlaga di Gelanggang Olahraga (GOR) Hevindo, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Eka berhasil melaju di tahap turnamen. Pada babak kedua, ia sukses menyingkirkan M. Rafi An Nur dari Penajam Paser Utara dengan skor 21-7, 21-7, pada Minggu (15/5). “Saya senang bola dan ada pemain hebat bernama Cristiano Ronaldo, dan saya berharap dia menjadi pemain yang hebat juga,” ujar Sihono, sang ayah seperti dikutip situs resmi PB Djarum, Senin (16/4). Sejak usia lima tahun, anak tunggal pasangan Sihono dan Ismayani itu mulai bermain bulutangkis. Keinginan Eka menekuni olahraga ‘tepok bulu angsa’ itu mendapatkan dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Ini menjadi tahun ketiga bagi bocah sepuluh tahun ini mengikuti Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis. Langkahnya terhenti pada babak kedua di dua tahun sebelumnya. Ia mengikuti Audisi Umum di Purwokerto dan Solo (Jawa Tengah) pada 2017, dan gagal melalui tahap screening. Eka saat ini tergabung dengan klub bulutangkis Pancing Sembada, di Sleman. Klub ini melahirkan salah satu atlet nasional, Dionysius Hayom Rumbaka. “Ini tahun ketiga, saat 2016 di Purwokerto sampai babak delapan perempat final, tinggal satu pertandingan itu harusnya lolos. Lalu kami coba di Kudus dan gagal di babak 16 besar. Bahkan di tahun 2017, malah dia gagal lolos screening terus, tahun lalu ikut di Solo dan Purwokerto malah tidak lolos screening,” ungkap Sihono. Gagal tak lantas membuat sang ayah patah semangat, ia terus mendorong buah hatinya itu menguji skill yang dimiliki di arena Audisi Umum. “Kecewa ada. Tapi ini kesempatan terakhir dia bisa ikut Audisi Umum. Semoga legend bisa mengenali potensi dia. Beberapa kali dia juara di turnamen baik ganda maupun tunggal,” paparnya. Kota Balikpapan akhirnya dipilih menjadi pertama Audisi Umum bagi putra tunggalnya itu. “Kenapa di Balikpapan? Karena saya bisa antar dia ke sini. Dan, mungkin kesempatannya lebih besar. Kalau saya nggak bisa antar, pasti nggak ikut Audisi Umum. Kebetulan untuk Balikpapan ini saya bisa dapat cuti,” tambah Sihono. Eka, yang mengidolakan pebulutangkis Pelatnas Jonatan Christie itu mengatakan siap jika harus tinggal jauh dari kedua orang tuanya. Hal itu dilakukan guna mewujudkan mimpinya menjadi pebulutangkis berprestasi ditingkat nasional maupun internasional. Namun, untuk mendapatkan Super Tiket yang akan membawanya ke final Audisi Umum di Kudus, Jawa Tengah, September nanti, ia harus meraih dua kemenangan pada pertandingan yang berlangsung pada Senin (16/4). (Adt)

Ronald/Anissa Telan Pil Pahit, Duet Tiongkok Jadi Kampiun China Master 2018

Ganda campuran Ronald Alexander/Anissa Saufika, takluk dalam laga rubber game di partai final China Master 2018, oleh pasangan non unggulan, Guo Xinwa/Liu Xuanxuan. (kompas.com)

Jakarta- Harapan untuk membawa pulang gelar juara ke Tanah Air dari negeri Tiongkok pupus. Satu-satunya wakil Merah Putih di partai puncak China Master 2018, Minggu (15/4), pasangan ganda campuran Ronald Alexander/Annisa Saufika, harus menelan pil pahit. Berlabel status unggulan satu, justru gagal mengadang duet tuan rumah non unggulan, Guo Xinwa/Liu Xuanxuan. Dobel Tiongkok itu menang dalam drama tiga gim dengan skor 21-17, 7-21, dan 21-19. Memainkan partai berdurasi 55 menit, pada gim pertama, Ronald/Anissa akhirnya tumbang. Berulang kali tekanan dilakukan, namun pertahanan dobel Tiongkok tak mudah ditembus. Meski angka kedua pasangan juga tidak berjarak jauh, namun wakil tuan rumah sukses menutup gim pertama dengan skor 21-17. Memainkan gim kedua, Ronald/Anissa membentang asa. Mereka terus memimpin perolehan angka atas pasangan Negeri Tirai Bambu itu. Hingga akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 21-7, sekaligus memperpanjang nafas guna memainkan gim penentu. Pertarungan ketat tersaji di gim ketiga. Kedua pasangan berusaha mematahkan serangan lawan. Bahkan, angka kedua pasangan juga tak berselisih jauh. Namun, Ronald/Anissa harus mengubur impian jadi kampiun di ajang China Master 2/18. Usai melakoni pertarungan melelahkan, dobel Guo/Liu memastikan juara dan mengunci gim ketiga dengan skor ketat 21-19. Hasil ini membuat wakil Merah Putih itu harus puas menjadi runner-up. Berdasarkan catatan, partai puncak ini jadi pertemuan pertama bagi kedua pasangan. Dengan kemenangan itu, Guo/Liu memimpin rekor pertemuan menjadi 1-0 atas pasangan Ronald/Anissa. (Adt)

Jadi Tuan Rumah Festival Akuatik Indonesia 2018, Jatim Turunkan Kekuatan Penuh

Ki-ka : Herlambang Wijaya (Waketum Pengprov PRSI Jatim) , Robert Francis Gumulya (Ketua panpel FAI 2018), Ali Patiwiri (Sekjen PRSI ), Anang (PRSI Jatim), Suroyo ( Technical Delegate). (istimewa)

Surabaya- Jawa Timur bakal turun dengan kekuatan penuh, dalam ajang Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2018 yang di helat di Surabaya dan Sidoarjo, mulai Senin (16/4). Pengprov Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jatim optimis, pasukannya dapat meraih hasil maksimal di FAI yang bergulir hingga 22 April. “Sebagai tuan rumah, kami harus memberikan yang terbaik, dari segi penyelenggaraan serta prestasi,” tutur Wakil Ketua Pengprov PRSI Jawa Timur, Herlambang Wijaya, pada minggu (15/4). Perenang pelatnas Jawa Timur diantaranya Ressa Kania Dewi, Patricia Yosita, Adinda Larasati Dewi dan Nurul Fajar Fitriani. Lalu dibagian putra terdapat Indra Gunawan dan Glen Victor Sutanto. FAI 2018 akan diikuti total 701 atlet dari 30 Provinsi. FAI ke-2 ini akan memperlombakan empat cabang olahraga (cabor) disiplin akuatik. Keempat cabor itu masing-masing renang 16-19 April di Kolam Renang Koni Jatim Surabaya dan renang artistik 16-18 April di Kolam Renang Sendang Delta Sidoarjo. Cabor loncat indah mulai 18-21 April di Kolam Renang Graha Resident Surabaya, dan polo air 19-22 April yang akan tampil di Kolam Renang Sendang Delta Sidoarjo. FAI 2018 juga menjadi momen uji coba dalam negeri para atlet nasional, yang akan bertanding di Asian Games 2018. Event kejurnas renang ini juga bagian program promosi dan degradasi skuad Pelatnas jelang Asian Games 2018 Jakarta dan Palembang pada Agustus mendatang. Meski tak masuk list cabor peraih medali, renang berencana mengirim atlet utamanya, beruji coba di Amerika Serikat. Di FAI 2018, cabor polo air diikuti atlet berusia 20 tahun ke bawah. Untuk polo putra akan diikuti enam daerah yakni DIY, Sumsel, DKI Jakarta, Jatim, Jabar dan Sumut. Untuk polo air putri, diikuti lima daerah yakni DIY, Sumsel, DKI, Jatim dan Jabar. Dan atlet pelatnas Asian Games yang berusia di bawah 20 tahun, bisa membela daerahnya masing-masing. Khusus cabor renang indah, laga akan diikuti 28 atlet dari empat daerah yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat dan yogyakarta. (Adt)

Pertajam Skill di Kejuaraan Dunia, Timnas Panjat Tebing Bidik Pecahkan Rekor

Timnas Panjat Tebing Indonesia akan segera melakukan training camp (TC) di dua negara yakni Rusia dan China. (viva.co.id)

Jakarta- Guna mematangkan persiapan menuju Asian Games 2018, Timnas Panjat Tebing Indonesi akan mengikuti serangkaian kejuaraan dunia. Agenda ini merupakan program Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dalam sesi latihan luar negeri, atau training camp (TC) di dua negara yakni Rusia dan China. Mereka bertolak ke Rusia pada 27 April. Caly Setiawan, Pelatih Kepala Timnas Panjat Tebing Indonesia, menyebut pemusatan latihan di Rusia dan China dikhususkan untuk tim speed. Sedangkan untuk tim combined, terang Caly, akan melakukan sesi latihan ditempat berbeda. “Para atlet speed akan menjajal kemampuannya dalam World Cup di Moskow, Rusia, pada 19-23 April. Setelah itu, mereka melakoni training camp di Tyumen, Rusia, pada 24 April hingga 2 Mei 2018,” ujar Caly, Minggu (15/4). Ia melanjutkan, setelah dari Tyumen, skuat panjat tebing bertolak ke China untuk mengikuti World Cup di Chongqing, 5-6 Mei 2018. “Lalu, mereka akan mengikuti World Cup di Tai’an, pada 12-13 Mei 2018. Targetnya pecah rekor atau medali emas,” tegasnya. Usai kembali dari Rusia dan China, tambah Caly, atlet pelatnas ini kembali menjalani pelatnas di Yogyakarta hingga Juli. “Rencananya seperti itu. Kami lihat, apakah awal Agustus bisa langsung ke Palembang, atau bisa menjajal venue beberapa hari terus kembali ke Yogyakarta. Kita Lihat nanti,” cetusnya. Sementara, untuk tim combined, pelatnas tetap dilakukan di Yogyakarta hingga April. Mereka bakal menggelar TC bersama tim Kamboja. “Mereka juga diproyeksikan ke Manila (Philipina), untuk ikut kompetisi, tapi nanti masih pertengahan Mei,” tukasnya. Triyanto Budi, Pelatih Tim Combined Timnas Panjat Tebing Indonesia, mengungkapkan, para atlet akan bersaing dalam Kejuaraan Zero Gravity Bouldering Competition 2018, pada 19-20 Mei, di Manila. “Kami targetnya mereka bisa masuk final,” tutup Triyanto. (Adt)

Kalah Terhormat di Final Putri Proliga, BJB Ingin Tiru Semangat Pertamina Energi

Tim Putri Bandung Bank BJB Pakuan (biru) tak patah semangat walau kalah di partai final Putri Proliga 2018 dari Pertamina Jakarta Energi. (krjogja.com)

Yogyakarta- Dua tahun berturut-turut selalu gagal di partai final nyatanya tak membuat Jakarta Pertamina Energi menyerah. Di laga final Proliga 2018 yang yang dilangsungkan di GOR Amongraga, Yogyakarta, pada Minggu (15/4/), tim Pertamina mampu mengakhiri paceklik gelar. Merek sukses mengandaskan perlawanan Putri Putri Bandung Bank BJB Pakuan, tiga set langsung 25-20, 25-18 dan 25-17. Tangis haru tak terbendung ketika block Kyla di depan net membuat bola berbalik masuk ke lapangan Putri BJB Bandung. Tepat saat itu juga papan skor berubah 25 untuk Pertamina dan 17 untuk BJB yang secara langsung mengakhiri partai penentuan juara tersebut. Seluruh pemain Pertamina yang sepanjang pertandingan tampil minim kesalahan langsung tersungkur menangis terharu karena akhirnya menyudahi paceklik gelar selama dua tahun terakhir. Sejak 2016 dan 2017 putri Pertamina harus menelan pil pahit kalah di setiap laga final. Kapten tim Novia Andriyanti, saat bertemu dengan wartawan pun tak bisa banyak berkata. Ia merasa sangat bersyukur atas kemenangan di partai final hari ini. “Hari ini sangat ditunggu-tunggu selama dua tahun terakhir dan saya hampir tak bisa berbicara lagi. Kami bisa kompak hari ini dan suport serta doa keluarga dan suporter Pertamina menjadi berkah bagi kami,” ungkapnya tersenyum, pada Minggu (15/4). Manajer Putri Pertamina Energi Widi Triyoso, juga tak bisa menutupi rasa bahagia. Sembari menyeka keringatnya, Widi mengungkap rasa puas dengan raihan juara di tahun 2018. “Ini penantian cukup panjang kami dan kami bersyukur bisa juara. Manajemen sudah memastikan atas raihan juara ini, kami beri bonus dua kali lipat dari yang dibagikan di 4 besar kemarin,” ungkapnya, dilansir Kedaulatan Rakyat (KR). Sementara, kubu BJB Bandung yang dipaksa harus puas berada di tempat kedua. Mereka mengaku mendapat pengalaman berharga dari kekalahan melawan tim putri Pertamina. Terlepas dari hilangnya gelar juara pertama, BJB melalui Direktur Utama Ahmad Irfan mengaku sangat puas dengan raihan juara kedua Proliga 2018. “Tahun lalu kami gagal masuk final, dan sekarang dapat juara kedua. Alhamdulillah dengan hasil ini dan pengalaman luar biasa untuk tim kami,” terangnya usai laga. BJB pun menargetkan kompetisi Proliga tahun depan bisa meraih gelar juara pertama. (Art)

Tiga Kali Final Putri Proliga, Jakarta Pertamina Energi Akhirnya Boyong Gelar Juara di Yogya

Tim Putri Jakarta Pertamina Energi (putih) sukses mengunci gelar Proliga 2018, usai menang telak 3-0 atas Bandung Bank BJB Pakuan. (detik.com)

Yogyakarta- Putri Jakarta Pertamina Energi menjadi kampiun kompetisi bola voli Proliga 2018. Dalam laga puncak, skuat racikan M Ansori ini mengalahkan Bandung Bank BJB Pakuan 3-0 (25-20, 25-18, 25-17) di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Minggu (15/48). Hasil ini mengakhiri penanti Jakarta Pertamina untuk meraih gelar juara Proliga, setelah dua musim sebelumnya cuma menjadi runner-up. Ini adalah gelar kedua Jakarta Pertamina setelah pada 2014 lalu. Sejak game pertama, para pemain Jakarta Pertamina tampil percaya diri. Smes-smes keras Agustin Wulandari, Anna Stepaniuk, Kylia Elizabeth Richey, dan Novia Andriyanti kerap merepotkan para pemain BJB Pakuan. Sementara di kubu BJB Pakuan, buruknya penerimaan bola pertama membuat tim asuhan Octavian tersebut sulit melancarkan serangan. Ini tak lepas dari servis para pemain Jakarta Pertamina yang diarahkan kepada duo pemain asing BJB Pakuan, yakni Chantava Evangelia dan Diaiana Georgiana Muresan. Selain itu, sukses Jakarta Pertamina menjadi juara Proliga juga tidak lepas dari rapatnya blok. Berulang kali Agustin dan kolega mempu memblok smes-smes keras dari Chantava dan Diaina yang menghasilkan poin. Kalah pada dua set awal, pelatih BJB Pakuan Octavian coba mengubah pola serangan. Ia menginstruksikan Chantava dan Diaiana melancarkan smes dari garis tiga meter. Namun, pola serangan tersebut tidak memberi dampak besar pada permainan BJB Pakuan. Sebab, Jakarta Pertamina mampu membendungnya dengan blok dan pertahanan yang bagus. Bermain di final, BJB Pakuan kembali diperkuat Aprilia S Manganang yang sempat absen di dua laga terakhir final four putaran kedua karena cedera. Namun, penampilan April di bawah performa terbaiknya. Selain itu, umpan-umpan yang diberikan Yolana Betha kepada April kurang bagus sehingga tidak bisa melancarkan smes keras. Ini tak lepas dari buruknya penerimaan bola pertama. Pada set ketiga, April digantikan Dian Wijayanti. Namun, pergantian ini tidak berpengaruh banyak bagi permainan BJB Pakuan. (Art)

Event Bergengsi Antarprovinsi, FAI Jadi ajang Uji Coba Perenang Pelatnas

Festival Akuatik Indonesia 2018 akan digelar mulai 16 - 22 April di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur. (instagram)

Jakarta- Pengurus Besar (PB) Persatuan Renang Seluruh Indonesia atau PB PRSI menggelar kejuaraan nasional bertajuk Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2018 yang akan berlangsung di Jawa Timur 16-22 April. Pesta akuatik itu merupakan ajang uji coba dalam negeri bagi para atlet nasional yang akan bersaing di Asian Games 2018. “FAI merupakan kejuaraan bergengsi antarprovinsi dan FAI pertama tahun lalu berlangsung sukses di Palembang, Sumsel,” kata Ketua Umum PB PRSI Anindya N Bakrie dalam rilisnya, Kamis (12/4). Di FAI kedua ini selain kelompok umur, ini uji coba dalam negeri para atlet nasional yang akan bertanding sebelum terjun di Asian Games 2018. Saat ini mereka dalam masa persiapan sebelum menuju puncak di Asian Games,” ujar Anindya. Total kejurnas renang diikuti 21 pengprov yang mencapai 400 perenang, termasuk seluruh perenang pelatnas Asian Games seperti Siman Sudartawa, Indra Gunawan, Triady Fauzi, Fadlan Prawira, Ricky Anggawijaya, dan Patricia Yosita. Cabang olahraga polo air akan diikuti enam daerah di Indonesia, yang mayoritas atlet di bawah 20 tahun. Cabang olahraga renang indah akan diikuti 28 atlet dari empat daerah, yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat dan Yogyakarta. Cabang olahraga loncat indah akan diikuti 90 atlet terdiri atas 50 putra dan 40 putri. FAI ke-2 іnі аkаn melombakan empat cabang olahraga уаknі renang 16-19 April dі Kolam Renang Koni Jatim, Surabaya, lalu renang artistik 16-18 April dі Kolam Renang Sendang Delta,Sidoarjo, dan pertandingan polo air 19-22 April juga dі Kolam Renang Sendang Delta, Sidoarjo. Khusus untuk cabor loncat indah yang berlangsung 18-21 April, venue pertandingan dі Kolam Renang Graha Resident, Surabaya. Menariknya, untuk kali pertama cabang loncat indah јugа berencana menggelar FINA Diving Certification School for Judges раdа 20-22 April. Narasumber untuk event ini berasal dаrі Technical Diving Committe FINA аdаlаh Eric Brooker (Australia) dаn Mathz Lindberg (Swedia). Diketahui, Mathz Lindberg аdаlаh mantan peloncat olimpiade dаn јugа suami dаrі peraih medali emas olimpiade Ulrika Knape-Lindberg. Dia аdаlаh FINA Technical Diving Committee (TDC) members уаng ѕudаh menjabat ѕеlаmа bеbеrара periode. Sementara itu, Eric Brooker аdаlаh ayah dаrі Christian Brooker уаng ѕааt іnі menjadi pelatih kepala dі Malaysia. Dia аdаlаh mantan peloncat dаn јugа ѕеbаgаі Australia Diving Chairman уаng mеruраkаn mantan peloncat уаng ѕudаh membina dаn mengembangkan olahraga Loncat Indah dі Australia. (Art)

Tiga Kali Hadir di Kaltim, Audisi dan Seleksi PB Djarum di Balikpapan Selalu Luber Peminat

Program Associate Bakti Olahraga Djarum Foundation, Abraham Delta Oktaviari (kacamata), terkesan dengan antusiasme masyarakat Balikpapan di Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018. (dok. PB Djarum)

Balikpapan- Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis kembali digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, sebagai kota penyelenggara audisi pencarian bakat para pebulu tangkis muda. Audisi Umum di Balikpapan dimulai pada Sabtu (14/4) hingga Senin (16/4). GOR Hevindo bakal menjadi arena pertarungan bibit-bibit bertalenta dari berbagai daerah, dalam memperebutkan Super Tiket dan meraih kesempatan menjadi atlet PB Djarum. Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis ini tercatat sebagai yang ketiga kalinya diselenggarakan di Balikpapan. Sebelumnya pada 2015 dan 2016. Tahun lalu, PB Djarum singgah ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sebagai tempat penyelenggaraan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis 2017. Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi menyatakan, para pebulu tangkis berpotensi bertebaran di berbagai kota di Pulau Kalimantan. “Praveen Jordan, yang berasal dari Bontang, Kaltim, merupakan satu di antara para pebulu tangkis PB Djarum yang menorehkan berbagai prestasi, baik di tingkat nasional maupun mancanegara. Kami berharap dari Audisi Umum di Balikpapan ini juga muncul atlet-atlet muda seperti Praveen,” ujar Fung. Sekadar catatan, empat pebulu tangkis muda asal Kalimantan Timur penghuni Asrama PB Djarum yang telah menorehkan berbagai prestasi, yakni Muhammad Aldo Apriyandi (lahir di Balikpapan pada 2001), Sheila Dinda Kurniawan (Balikpapan, 2002), Aldi Alfijar Rachman (Balikpapan, 2002), dan Priskila Venus Elsadai (Balikpapan, 2005). Pada 2015, di Balikpapan tercatat sebanyak 152 peserta mengikuti Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis. Setahun kemudian jumlah peserta meningkat menjadi 238 peserta. Hingga H-1, sebanyak 403 peserta melakukan registrasi online untuk mengikuti Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis 2018 di Balikpapan. Pada Jumat (13/4) siang, sekitar pukul 14.00 WITA, tercatat lebih dari 225 peserta yang telah mengikuti registrasi ulang, guna bertarung di tiga hari gelaran Audisi Umum. Para peserta tersebut diperkirakan bakal bertambah sampai dengan penutupan registrasi ulang pada malam hari. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman www.pbdjarum.org atau dengan mendaftarkan diri secara langsung sehari sebelum pelaksanaan Audisi Umum di GOR setiap kota audisi. Peserta diwajibkan melakukan daftar ulang satu hari sebelum tahap seleksi (H-1) sesuai kota audisi pilihannya. PB Djarum menggelar Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis di delapan kota, yakni Pekanbaru, Balikpapan, Manado, Cirebon, Solo, Purwokerto, Surabaya, dan Kudus. Para atlet yang berhasil lolos dari tahap Audisi Umum di kota-kota tersebut, akan melaju ke babak Final. Babak Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis, di GOR Djarum, Jati, Kudus, pada 7-9 September 2018. Di tahap final ini, mereka akan kembali berkompetisi dengan para atlet dari kota-kota lainnya. Lalu mereka menjalani tahap karantina di Asrama PB Djarum, Kudus selama kurang lebih satu minggu. Usai karantan akhirnya diumumkan siapa saja yang resmi diterima menjadi atlet PB Djarum. Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 dapat diikuti oleh atlet putra dan putri berkewarganegaraan Indonesia dengan beberapa kategori. Yakni kategori U-11 (berusia 6-10), U-13 (untuk peserta dengan umur 11-12 tahun), dan U-15 (untuk peserta dengan umur 13-14 tahun). Audisi akan dilakukan dalam bentuk kompetisi dengan sistem gugur. (Art)