Menang Di Dua Laga Uji Coba Lokal, Timnas U-16 Agendakan Lawan Malaysia

Pelatih Timnas U-16 Fakhri Husaini saat memberi instriksi pada timnya dalam TC di Sidoarjo, Jatim, jelang Piala AFF U-15 2018. (Bola.com)

Sidoarjo- Timnas U-16 dua kali tampil dalam laga uji coba, sejak menjalani pemusatan latihan di Sidoarjo. Dua lawan mereka adalah Tim Bhayangkara U-17 pada Minggu (1/7) dan Persida Sidoarjo U-17 pada Sabtu (30/6). Dua uji coba dilangsungkan di Stadion Jenggolo, Sidoarjo. Timnas U-16 berhasil unggul di dua uji coba tersebut. Bhayangkara dikalahkan dengan skor 5-2, sementara Persida ditumbangkan dengan skor 6-1. Pelatih Timnas U-16, Fakhri Husaini, menilai permainan anak asuhnya saat ini semakin berkembang. Hal ini menjadi modal penting tim asuhannya untuk menyongsong Piala AFF U-15 2018 yang akan digelar mulai 29 Juli di Sidoarjo. “Beberapa hal positif yang sudah muncul adalah komunikasi semakin lebih baik sekarang. Sekarang cara transisi semakin bagus dan respons kehilangan bola juga cukup baik,” ungkap Fakhri. Namun, dia juga masih melihat ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki. Satu di antaranya jarak antarlini yang dinilainya masih terlalu lebar sehingga kesulitan melakukan umpan pendek. “Ini adalah anak-anak yang berusia 16 tahun, dan penampilan mereka bisa sering berubah-ubah, kami terus ingatkan penampilannya. Yang pasti komunikasi kali ini semakin membaik, hanya saja kadang-kadang jarak antara depan, tengah, dan belakang mungkin harus diperbaiki, kami akan coba pertahankan jarak ideal,” jelasnya. Timnas U-16 mendapat lampu hijau dari PSSI untuk menggelar dua kali uji coba internasional di Malaysia. “Kamis (5/7), kami akan berangkat ke Malaysia untuk bertanding melawan Timnas Malaysia U-17 pada tanggal 6 (Juli), Lalu, melawan klub U-17 di Malaysia, tapi saya belum tahu namanya,” kata Fakhri. Lebih lanjut, Fakhri mengungkapkan, setelah dua kali uji coba di Malaysia timnya akan kembali di Sidoarjo. Dia pun menuturkan bakal ada pertandingan persahabatan lagi yang akan dilakukan timnya. “Saya berharap mendapatkan laga internasional di Sidoarjo. Kalau tidak dapat, ya mungkin kembali bertanding melawan tim lokal, karena kami pada tanggal 29 (Juli) akan bermain di sana,” jelasnya. Di Piala AFF U-15 2018, Timnas U-16 tergabung ke Grup A yang berisikan enam tim. Selain tuan rumah, lima negara lainnya adalah Vietnam, Myanmar, Kamboja, Timor Leste, dan Filipina. (Dre)

Main Marathon Dua Hari Sekali, Ini Jadwal Padat Timnas U-16 di AFF U-15 2018

Timnas U-16 bakal menjalani laga padat selama dua hari sekali, pada Piala AFF U-15 2018 di Sidoarjo pada akhir Juli nanti. (bola.com)

Jakarta- Timnas U-16 bakal menjalani laga padat pada Piala AFF U-15 2018 di Sidoarjo, Jawa Timur, pada akhir Juli nanti. Anak asuh Fakhri Husaini akan tampil rutin, selama kurang lebih lima hari, pada fase grup. Ada pun lawan-lawan Timnas U-16 di Grup A antara lain Filipina, Myanmar, Vietnam, Timor Leste, dan Kamboja. Sedangkan pada Grup B berisi Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Laos. Dilansir dari laman resmi PSSI, laga babak penyisihan grup Piala AFF U-15 bakal berjalan pada 29 Juli hingga 6 Agustus 2018. Itu artinya, David Maulana dkk akan terlibat dalam pertandingan setiap dua hari sekali, di turnamen antar negara Asean ini. Setelah itu, tim merah putih remaja hanya beristirahat tiga hari, andai bisa lolos fase grup. Hanya dua tim terbaik dari masing-masing grup, yang berlanjut ke semifinal, pada 9 Agustus 2018. Dua hari setelahnya, akan ditutup dengan partai final dan perebutan peringkat ketiga. Timnas U-16 sudah menggeber latihan menjelang Piala AFF dan Piala Asia 2018. Mereka digodok di Sidoarjo, Jawa Timur, sejak Rabu (20/6). Latihan perdana Timnas U-16 dibuka Kamis (21/6) pagi. Mereka berlatih di Stadion Jenggolo dan Stadion Gelora Delta. Fakhri juga mengagendakan dua kali uji coba melawan tim berkualitas sebelum tampil di Piala AFF U-15 2018. Ia mengungkapkan, dua agenda uji coba ini bertujuan untuk mengukur kekuatan timnya serta mengevaluasi kekurangan timnya. “Dari situ saya akan perbaiki kelemahan dan kekurangan Timnas U-16 sebelum tampil di Piala AFF,” paparnya pada Selasa (26/6). Agenda uji coba timnas sebetulnya bukan hanya dua kali selama menjalani latihan terpusat di Sidoarjo. Menurut Fakhri, setidaknya ia membutuhkan uji coba sekali setiap pekan lawan tim lokal. Dengan catatan, kondisi timnya kembali seperti sebelum libur panjang, baik kondisi fisik dan aspek lainnya. “Kalau tak ada lawan, kami akan main game internal dengan membagi jadi dua tim,” terangnya. Serangkaian uji coba tersebut juga dimaksudkan menentukan 23 pemain yang didaftarkan saat entry by name. Saat ini, masih ada 25 pemain yang sedang mengikuti pemusatan latihan. Artinya, akan ada dua pemain yang tak disertakan saat entry by name. “Saya mendapat kabar, proses entry by name-nya 6 Juli nanti. Masih ada waktu bagi saya untuk melihat dengan cermat siapa yang akan saya daftarkan dan tidak,” pungkas pria 52 tahun ini. (art) Jadwal lengkap Timnas U-16 pada Piala AFF U-16 2018 29 Juli 2018 Indonesia Vs Filipina 31 Juli 2018 Myanmar Vs Indonesia 2 Agustus 2018 Vietnam Vs Indonesia 4 Agustus 2018 Indonesia Vs Timor Leste 6 Agustus 2018 Kamboja Vs Indonesia 9 Agustus 2018 Semifinal 1 (Juara Grup A vs Runner Up Grup B) Semifinal 2 (Juara Grup B vs Runner Up Grup A) 11 Agustus 2018 Perebutan Peringkat Ketiga Final

Lanjutkan TC Piala AFF U-15 di Sidoarjo, Timnas U-16 Bakal Uji Coba dengan Pemain Lebih Tua

Timnas U-16 melakukan TC tahap berikutnya di Sidoarjo, Jawa Tiur, jelang persiapan event Piala AFF U-15 2018 di Indonesia akhir Juli. (Bola.com)

Jakarta- Timnas U-16 sedang dalam masa persiapan jelang menghadapi gelaran Piala AFF U-15 2018, pada akhir Juli nanti. Dalam persiapan ini, Timnas U-16 menggelar training camp (TC) di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, Jawa Timur. Dilansir dari laman resmi PSSI, Timnas U-16 telah menggelar tiga kali uji coba, sebelum menuju Jawa Timur. Dalam tiga uji coba itu, skuat Garuda Asia meraih satu kemenangan, satu kali imbang, dan satu kekalahan. Pada uji coba pertama, anak asuh Fakhri Husaini bermain imbang kontra PS Tira U-17 dengan skor akhir 1-1. Sedang uji coba kedua, David Maulana dkk mampu mengalahkan Diklat Ragunan dengan skor 5-2. Kemudian pada uji coba ketiga, Timnas U-16 harus mengakui keunggulan tim seleksi Liga Topskor dengan hasil akhir 0-2. Dan usai melewati jeda dan libur bulan puasa, David Maulanda dkk akan diuji Persida Sidoarjo U-17, pada Minggu (1/7) sore. Uji coba kali ini bertujuan untuk melihat perkembangan setiap pemain selama TC. “Laga uji coba bukan semata-mata tentang menang atau kalah. Tetapi di sini, saya ingin melihat perkembangan tim selama TC,” ucap Fakhri. Fakhri mengaku telah menentukan siapa lawan yang tepat dalam laga uji coba untuk mendeteksi perkembangan pemain. “Pemilihan lawan dilakukan agar anak-anak terbiasa dengan tekanan,” ucap Fakhri. “Melawan tim yang dengan bermaterikan pemain yang lebih tua membuat mereka bisa lebih dewasa dalam memandang pentingnya suatu pertandingan, siapapun lawannya,” ujarnya menambahkan. TC ini digelar sebagai ajang persiapan bagi timnas U-16 yang akan berlaga di Piala AFF U-16 mulai 29 Juli 2018. Timnas U-16 Indonesia telah memulangkan dua pemain lantaran tidak sesuai dengan kriteria bagi sang pelatih. Timnas U-16 telah menjalani training camp (TC) sejak Rabu (20/6). Fakhri sebelumnya sempat memanggil 27 nama guna menjalani seleksi. Namun, perlahan dua nama telah dicoret oleh Fakhri lantaran dinilai tak sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Kedua pemain tersebut ialah Sabda Yoga Buana Putra yang berposisi sebagai kiper dan Jovanni Renaldi yang merupakan bek. “Ada pun pemain bernama Sabda Yoga Buana Putra dan Jovanni Renaldi dipulangkan,” tutur Fakhri. “Karena, mereka masih kalah bersaing dengan pemain lain yang ada dalam pemusatan latihan ini,” ujarnya dari laman PSSI. Rupanya pengganti posisi kedua pemain itu telah ditetapkan dari 27 nama yang dipanggil yakni Jhuan Rico Geraeldo (kiper) dan Kartika Vedhayanto (bek). Keduanya ada di posisi sama dengan Jovanni dan Sabda Yoga. Sudah ada 25 nama pemain yang masih mengikuti program TC timnas U-16 Indonesia di Sidoarjo, Jawa Timur. (art) Daftar Timnas U-16 TC di Sidoarjo Kiper Ernando Ari Sutaryadi (PPLP Jateng) Ahludz Dzikri Fikri (ASAD 3130) Muhammad Risky Sudirman (SSB Villa 2000) Jhuan Rico Geraeldo (Bina Taruna) Belakang Mochamad Yudha Febrian (SSB Cibinong Raya) Muhammad Salman (Diklat Ragunan) Fadillah Nur Rahman (PPLP Sumatera Barat) Amiruddin Bagas Kaffa (Chelsea Soccer School) Muhammad Reza Fauzan (FC Patriot) Surya Nata (SSB Cibinong Raya) Kartika Vedhayanto (PPLP Jawa Tengah) Tengah David Maulana (PPLP Medan) Komang Teguh Trisnanda (Diklat Ragunan) Muhammad Talaohu (ASAD 313) Hamsa Lestaluhu (ASAD 313) Andre Oktaviansyah (SSB Pelita Jaya Soccer School) Brylian Aldama (SSB Gelora Putra Delta) Rendy Juliansyah (SSB ASIOP APAC INTI) Depan Mochammad Supriadi (Diklat Ragunan) Muhammad Fajar Fathur Rahman (ASAD 313) Zidane Pramudya (SSB Candrabaga) Yadi Mulyadi (ASAD 313) Amanar Abdilah (PS Tira U-17) Amiruddin Bagus Kahfi (Chelsea Soccer School) Sutan Diego Armando Ondriano Zico (Chelsea Soccer School)

Siapkan Dua Stadion, Asprov PSSI Jatim Siap Langsungkan Piala AFF U-15 dan Piala AFF U-18 2018

Sebanyak 24 nama kembali mengikuti pemusatan latihan Timnas U-16, yang berlangsung 28 April-11 Mei, di lapangan Atang Sutresna, Cijantung. (Ham/NYSN)

Surabaya- Asprov PSSI Jawa Timur resmi ditunjuk PSSI melangsungkan dua hajatan besar pada 2018, yakni Piala AFF U-15 dan Piala AFF U-18. Meski terhitung masih beberapa bulan lagi, Asprov PSSI Jatim sudah mulai mempersiapkan diri. Asprov PSSI Jatim ditunjuk sebagai tuan rumah Piala AFF U-15 yang akan dilaksanakan 29 Juli-11 Agustus 2018. Selain itu, Jatim juga menjadi satu di antara satu tuan rumah event Piala AFF U-18 yang berlangsung 2-14 Juli 2018. Untuk Piala AFF U-15, Asprov PSSI Jatim telah mempersiapkan dua stadion yang akan digunakan sebagai tempat penyelenggaraan. Dua venue tersebut adalah Stadion Gelora 10 November Surabaya dan Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Selain lokasi pertandingan, Jatim juga mempersiapkan akomodasi dan tempat latihan bagi para kontestan. Piala AFF U-15 ini dibagi menjadi dua grup. Indonesia selaku tuan rumah tergabung di Grup A bersama Vietnam, Myanmar, Kamboja, Timor Leste, dan Filipina. Semua laga di grup ini akan dimainkan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Sementara Grup B terdiri dari Thailand, Malaysia, Laos, Brunei Darussalam, dan Singapura. Mereka akan bermain di Stadion 10 November, Surabaya. Sedangkan untuk Piala AFF U-18, Jatim harus berbagi dengan Jawa barat (Jabar). Stadion Pakansari, Bogor, akan menjadi venue pertandingan untuk grup yang berisi Timnas Indonesia. Sementara Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, yang pelaksanaannya di bawah kendali Asprov PSSI Jatim, digunakan untuk menggelar laga grup lain. “Semoga Piala AFF di Jatim tahun ini berjalan sukses. Ini adalah sumbangsih PSSI Jatim untuk Indonesia,” ucap Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh UB. Sekretaris Umum Asprov PSSI Jatim, Amir Burhannudin, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan semua keperluan penyelenggaraan Piala AFF U-15 maupun U-18, baik itu berupa hotel, lapangan pertandingan, lapangan untuk latihan, dan lain-lainnya, termasuk keamanan. “Untuk keamanan kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait, terutama untuk Piala AFF U-15, karena Timnas U-16 akan bermain di Sidoarjo. Yang pasti, kami siapkan semua kebutuhannya,” jelas Amir. (Dre/Ham) Piala AFF U-15 2018 Venue : Stadion Gelora Delta, Sidoarjo Grup A Vietnam Myanmar Kamboja Indonesia Timor Leste Filipina Venue : Stadion 10 November, Surabaya Grup B Thailand Malaysia Laos Brunei Singapura

Jadi Tuan Rumah Festival Akuatik Indonesia 2018, Jatim Turunkan Kekuatan Penuh

Ki-ka : Herlambang Wijaya (Waketum Pengprov PRSI Jatim) , Robert Francis Gumulya (Ketua panpel FAI 2018), Ali Patiwiri (Sekjen PRSI ), Anang (PRSI Jatim), Suroyo ( Technical Delegate). (istimewa)

Surabaya- Jawa Timur bakal turun dengan kekuatan penuh, dalam ajang Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2018 yang di helat di Surabaya dan Sidoarjo, mulai Senin (16/4). Pengprov Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jatim optimis, pasukannya dapat meraih hasil maksimal di FAI yang bergulir hingga 22 April. “Sebagai tuan rumah, kami harus memberikan yang terbaik, dari segi penyelenggaraan serta prestasi,” tutur Wakil Ketua Pengprov PRSI Jawa Timur, Herlambang Wijaya, pada minggu (15/4). Perenang pelatnas Jawa Timur diantaranya Ressa Kania Dewi, Patricia Yosita, Adinda Larasati Dewi dan Nurul Fajar Fitriani. Lalu dibagian putra terdapat Indra Gunawan dan Glen Victor Sutanto. FAI 2018 akan diikuti total 701 atlet dari 30 Provinsi. FAI ke-2 ini akan memperlombakan empat cabang olahraga (cabor) disiplin akuatik. Keempat cabor itu masing-masing renang 16-19 April di Kolam Renang Koni Jatim Surabaya dan renang artistik 16-18 April di Kolam Renang Sendang Delta Sidoarjo. Cabor loncat indah mulai 18-21 April di Kolam Renang Graha Resident Surabaya, dan polo air 19-22 April yang akan tampil di Kolam Renang Sendang Delta Sidoarjo. FAI 2018 juga menjadi momen uji coba dalam negeri para atlet nasional, yang akan bertanding di Asian Games 2018. Event kejurnas renang ini juga bagian program promosi dan degradasi skuad Pelatnas jelang Asian Games 2018 Jakarta dan Palembang pada Agustus mendatang. Meski tak masuk list cabor peraih medali, renang berencana mengirim atlet utamanya, beruji coba di Amerika Serikat. Di FAI 2018, cabor polo air diikuti atlet berusia 20 tahun ke bawah. Untuk polo putra akan diikuti enam daerah yakni DIY, Sumsel, DKI Jakarta, Jatim, Jabar dan Sumut. Untuk polo air putri, diikuti lima daerah yakni DIY, Sumsel, DKI, Jatim dan Jabar. Dan atlet pelatnas Asian Games yang berusia di bawah 20 tahun, bisa membela daerahnya masing-masing. Khusus cabor renang indah, laga akan diikuti 28 atlet dari empat daerah yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat dan yogyakarta. (Adt)

Perserosi Sidoarjo Kembali Targetkan Juara Umum di Kejurprov 2018 di Tuban

perserosi-yakin-pertahankan-juara-umum-kejurprov-sepatu-roda-radar-surabaya

Setelah sukses menggenggam predikat juara umum pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang berlangsung di Malang. Kini, Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Sidoarjo kembali menargetkan untuk mempertahankan juara umum Kejurprov 2017 di Tuban. Sekretaris Perserosi Sidoarjo, Masunu mengatakan, para atlet rencanannya akan diikut sertakan dalam semua kategori. Maka dari itu, Perserosi akan intens melakukan seleksi atlet. “Saat ini kami masih proses seleksi,” ujarnya, seperti dikutip oleh Radar Surabaya. Sejumlah persiapan sudah mulai dilakukan akhir tahun ini. Meski banyak kendala fasilitas yang harus dihadapi oleh para atlet dalam hal latihan, tidak menurunkan semangat para atlet untuk berlatih pagi dan sore hari. Selain itu, Perserosi harus berbagi waktu dengan para pedagang di sekitar GOR Sidoarjo dan membuat waktu latihan berkurang. Namun, target juara umum terus ditancapkan Perserosi Sidoarjo. “Kami akan berusaha semaksimal mungkin,” pungkasnya. (pah/adt)