Sukses Juarai Luxembourg Open 2022, Berikut Profil Chiara

Sukses Juarai Luxembourg Open 2022, Berikut Profil Chiara

Kancah bulutangkis Indonesia kini tengah dibuat bangga, pasalnya salah satu atletnya Chiara Marvella Handoyo berhasil membawa gelar juara dari gelaran turnamen Luxembourg Open 2022 pada Minggu, 8 Mei 2022. Di partai final Luxembourg Open 2022, Chiara Marvella Handoyo harus menghadapi rekan kompatriotnya, Aura Ihza Aulia. Melawan Aura Ihza Aulia di partai final Luxembourg Open 2022, Chiara Marvella Handoyo berhasil menang mudah dua set langsung 21-9 dan 21-9. Atas hasil tersebut secara otomatis, pemain yang kerap disapa Chiara itu keluar sebagai juara pada gelaran turnamen tahun ini. Melihat prestasi yang berhasil diraihnya itu, menarik sekiranya untuk menilik siapa sebenarnya Chiara Marvella Handoyo, sang jawara Luxembourg Open tahun ini. Berikut adalah profil singkat dari pemain binaan PB Djarum, Chiara Marvella Handoyo atau biasa disapa Chiara. Chiara Marvella Handoyo merupakan pemain tunggal putri Indonesia kelahiran Klaten, 14 Juni 2005. Chiara merupakan atlet binaan dari klub asal kota Kudus, PB Djarum tempat para atlet kelas dunia lahir, seperti Praveen Jordan dan Melati Daeva, Kevin Sanjaya, serta peraih gelar juara All England Muhammad Shohibul Fikri dan Bagus Maulana. Chiara yang juga merupakan pemain peringkat ke 111 dunia itu mulai bergabung dengan klub PB Djarum sejak 2016. Diketahui bahwa pemain yang juga merupakan semi finalis Stockholm Junior International Series 2022 itu rupanya hobi dengan makanan Chinese dan Pizza. Selain itu ia pun juga ternyata memiliki bakat lain yang luar biasa, yakni menggambar. Raihan gelar juara Luxembourg Open tahun ini, semakin melengkapi jajaran prestasi yang berhasil ia raih sepanjang perjalanan karirnya di dunia bulutangkis secara profesional. Sebelumnya, selain berhasil menjadi semifinalis Stockholm Junior, Chiara juga pernah berhasil keluar sebagai juara pada ajang turnamen Yuzu Isotonic Akmil Open 2021. Selain bermain di nomor tunggal putri, Chiara pun juga rupanya kerap turun sebagai pemain di nomor ganda putri Indonesia. Terbukti dari 15 gelar yang berhasil dirinya raih, tiga di antaranya adalah di sektor ganda putri. Seperti pada kejuaraan Daihatsu Astec U 13, U 15, U 17 2019 yang mana mereka keluar sebagai semifinalis turnamen tesrebut. Kini dengan di bawah arahan pelatih di akademi PB Djarum, Chiara tengah dipersiapkan sebagai pemain penerus Susi Susanti, tunggal putri terbaik Indonesia yang pernah berhasil merengkuh berbagai gelar juara di ajang kejuaraan bergengsi dunia.

Piala Uber 2022: Tak Hanya Menang, Skuad Muda Uber Petik Pengalaman Penting

Piala Uber 2022: Tak Hanya Menang, Skuad Muda Uber Petik Pengalaman Penting

Kemenangan Indonesia 5-0 atas Prancis di laga pembuka perebutan Piala Uber 2022 di Impact Arena, Bangkok, Minggu (8/5), sangat penting. Ini tak hanya untuk menjaga asa maju ke babak berikut, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi para pemain yang melakoni pertandingan debut. Dalam pertandingan babak penyisihan Grup A, para pemain Indonesia tak hanya melawan musuh di tengah lapangan. Mereka juga harus bisa mengatasi tekanan, ketegangan, dan rasa nervous karena menjalani laga debut di Piala Uber. “Benar, saya melihat para pemain begitu tegang, nervous, dan dalam tekanan. Namun saya salut kepada mereka yang akhirnya bisa keluar dari tekanan dan mampu memenangi pertandingan. Ini pelajaran penting yang bisa dipetik dari laga pembuka Piala Uber,” papar manajer tim Hendro Santoso. Memang tidak mudah bagi Komang Ayu Cahya Dewi melakoni pertarungan perdana di perebutan Piala Uber melawan Prancis. Dia sempat dicekam ketegangan karena Komang menjadi pemain pertama yang turun bertarung. Syukurlah dia bisa menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan. Lewat perjuangan selama 72 menit, Komang sukses mempersembahkan angka pembuka bagi tim Uber Indonesia. Komang menang atas Qi Xuefei dengan skor 22-20, 19-21, 21-18. “Senang bisa menang dan mempersembahkan satu angka kemenangan bagi Indonesia. Tadi tegang juga karena ini untuk pertama kalinya saya tampil di ajang besar sekelas Piala Uber,” aku Komang. “Ketegangan sempat menghinggapi saya, terutama setelah unggul dan dikejar lawan, saya selalu panik dan gampang kehilangan banyak angka. Itu kelemahan saya. Saya lebih senang mengejar dan sering malah dapat angka,” tambah Komang. Angka kedua bagi tim Merah-Putih disumbangkan pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi yang sukses mengatasi perlawanan Vimala Heriau/Margot Lambert. Lewat laga selama 44 menit, Ana/Tiwi menang dengan 21-13, 27-25. “Tadi di gim pertama kita menang angin, sehingga lebih enak menyerang. Sementara di gim kedua, karena kalah angin, shuttlecock-nya kadang goyang sehingga tidak mudah untuk dipukul dan menyerang. Harus lebih hati-hati, tidak bisa sekali pukul bisa mematikan,” ujar Ana. “Yang pasti senang bisa menyumbangkan angka kemenangan. Memang tadi sedikit tegang juga di awal. Tetapi setelah itu karena kami fokus ke permainan, tidak ada tegang. Sebaliknya, termotivasi untuk menang di penampilan pertama kami di Piala Uber,” timpal Tiwi. Pemain tunggal kedua, Aisyah Sativa Fatetani tak mau ketinggalan menyumbangkan angka. Turun di partai ketiga, Sativa sukses mengatasi perlawanan Leonice Huet lewat laga tiga gim dengan 12-21, 21-13, 21-15. Tim Uber Indonesia pun unggul 3-0 atas Prancis. “Tadi di awal-awal sempat nervous juga. Karena ini pengalaman pertama bertanding di event besar. Tetapi setelah itu, saya bisa menemukan pola permainan dan bisa menang,” sebut Sativa. “Alhamdulillah bisa menang, meski sempat tegang dan kalah di gim pertama. Senang bisa menyumbangkan angka kemenangan. Semoga teman-teman yang lain juga bisa bertambah semangat untuk menang,” tutur Sativa. Pasangan kedua, Nita Violina Marwah/Lanny Tria Mayasari juga tidak mau ketinggalan menyumbang angka. Mereka sukses mengalahkan Flavie Vallet/Emilie Vercelot, 21-14, 21-11 dalam durasi 28 menit. “Senang bisa menang, apalagi hari ini ulang tahun saya. Semoga saya bisa memperoleh kado terbaik dari ajang ini,” sebut Lanny yang tepat merayakan ulang tahun ke-20. Indonesia memastikan menang 5-0 atas Prancis setelah pemain tunggal ketiga, Bilqis Prasista menang lewat rubber game atas Yaelle Hoyaux, 17-21, 21-14, 21-18. “Saya merasa tegang saat di gim pertama. Baru setelah pindah lapangan, saya bisa main lebih baik dan keluar dari tekanan. Di gim ketiga, sebenarnya saya juga sudah unggul. Tetapi karena tegang lagi, tersusul. Syukur akhirnya bisa tenang dan menang,” sebut Bilqis. Hasil Pertandingan Piala Uber Indonesia vs Prancis (5-0) Komang Ayu Cahya Dewi vs Qi Xuefei, 22-20, 19-21, 21-18. Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi vs Vimala Heriau/Margot Lambert, 21-13, 27-25. Aisyah Sativa Fatetani vs Leonice Huet, 12-21, 21-13, 21-15. Nita Violina Marwah/Lanny Tria Mayasari vs Flavie Vallet/Emilie Vercelot, 21-14, 21-11. Bilqis Prasista vs Yaelle Hoyaux, 17-21, 21-14, 21-18.

Resmi, Nita Violina Marwah Jadi Kapten Tim Indonesia di Piala Uber 2022

Resmi, Nita Violina Marwah Jadi Kapten Tim Indonesia di Piala Uber 2022

Pebulu tangkis ganda putri, Nita Violina Marwah terpilih menjadi kapten Tim Indonesia di Piala Uber 2022. Nita pun tampak siap mengemban tugas berat itu dan bakal berjuang sebaik mungkin untuk Tim Putri Indonesia. Prosesnya sama seperti tim Thomas, Nita ditunjuk sebagai kapten tim setelah rekan-rekannya di tim Uber memilih atlet berusia 20 tahun itu. Setelah itu, pelatih ganda putri, Prasetyo Restu Basuki secara resmi langsung memberikan mandat kepada Nita memegang ban kapten. Dengan tanggung jawab barunya, Nita mau tak mau harus siap menerima amanah yang cukup berat itu. Meskipun, ini menjadi beban moral bagi dirinya dengan kekuatan tim yang diisi pemain muda. “Saya tentu harus siap menerima tugas ini,” papar Nita, dilansir dari rilis resmi PBSI, Kamis (5/5/2022). Meski begitu, Nita berharap dengan kepemimpinannya, dia mampu membawa tim Uber menjadi semakin solid. Terlebih, dapat mendulang prestasi yang membanggakan di kompetisi bergengsi itu. “Semoga saja saya mampu dan membawa tim Uber bisa kompak dan berprestasi semaksimal mungkin,” cetus Nita. Terpilihnya Nita karena dia dinilai memiliki jiwa kepemimpinan di lapangan. Selain itu, dia juga punya pengalaman baik setelah sukses merebut juara BATC beregu di Selangor, Februari 2022 silam. Pemilihan kapten tersebut berlangsung saat menjalani latihan sesi sore di lantai 4 Gedung Serbaguna Kantor Sekretaris Tetap Departemen Pertahanan Sri Saman, Bangkok, Kamis (5/5/2022). Sebelumnya, tim Thomas Indonesia pun telah menunjuk Hendra Setiawan sebagai kapten di tempat yang sama. Menariknya, Hendra dan Nita dipilih jadi kapten tim terjadi di hari istimewa. Yaitu bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) ke-71 PBSI pada Kamis, 5 Mei 2022. Piala Thomas dan Uber 2022 sendiri akan digelar di Impact Arena, Bangkok, 8-15 Mei 2022 mendatang. Biodata: Nama lengkap: Nita Violina Marwah Tempat, tanggal lahir: Majalengka, 25 Maret 2001 Umur: 20 tahun Spesialisasi: Ganda putri  Pegangan raket: Kanan Tinggi Badan: 170 cm Prestasi: Runner-Up Akita Masters Super 100 tahun 2019 Winner Turkey International 2018 Winner Iran Fajr International 2019 Winner Vietnam International 2019 Winner Dutch Junior 2019 Runner-Up Indonesia Junior 2019 Winner Badminton Asia Team Championship 2022

Aldila Banjir Prestasi Jelang SEA Games Vietnam

Aldila Banjir Prestasi Jelang SEA Games Vietnam

Petenis putri asal Indonesia, Aldila Sutjiadi, mampu mengukir sejumlah prestasi menjelang tampil pada SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam. Terbaru, Aldila Sutjiadi membawa pulang gelar juara sektor ganda dalam turnamen ITF World Tennis Tour W100 di Charleston, Amerika Serikat, pada Minggu (1/5/2022) pagi WIB. View this post on Instagram A post shared by Aldila Sutjiadi (@dila11) Aldila Sutjiadi meraih gelar tersebut bersama petenis asal Polandia, yakni Katarzyna Kawa. Duet Aldila Sutjiadi dan Katarzyna Kawa sukses membungkam wakil tuan rumah Sophie Chang/Angela Kulikov dengan kemenangan straight set (6-1, 6-4) dalam laga final berdurasi 59 menit. Sebelum mengalahkan Sophie/Angela dan meraih gelar juara, Aldila/Kawa lebih dulu menang telak (6-1, 6-0) pada semifinal kontra pasangan Olivia Tjandramulia (Australia) dan Marcela Zacarias (Meksiko). “Terima kasih dukungannya, kami main solid hari ini meski nyaris kecolongan di set kedua,” kata Aldila Sutjiadi terkait jalannya laga final kontra Sophie/Angela, dikutip dari Antara News. View this post on Instagram A post shared by Aldila Sutjiadi (@dila11) Bagi Aldila, ini merupakan gelar juara kedua sepanjang 2022. Sebelumnya, dia lebih dulu meraih juara pada turnamen WTA Copa Colsanitas di Bogota, Kolombia. Aldila berpasangan dengan petenis asal Australia Astra Sharma ketika menjuarai ajang tersebut. Setelah meraih gelar juara pada WTA 250 Copa Colsanitas, Aldila bertengger di posisi ke-86 dalam tabel peringkat ganda WTA. Selanjutnya, Aldila disebut akan kembali naik peringkat setelah meraih gelar juara pada ITF 100 Charleston. Antara News menulis, Aldila akan menempati peringkat ke-77 dunia pada awal pekan depan. Aldila mengatakan bahwa rentetan prestasi ini bisa menjadi modal berharga untuk tampil pada SEA Games 2021 Vietnam. Selain itu, Aldila juga akan berjuang pada turnamen bergengsi lainnya, yakni Grand Slam Roland Garros. “Modal bagus untuk tampil di SEA Games Vietnam nanti dan Grand Slam Roland Garros,” ujar Aldila. Pada SEA Games 2021 Vietnam, Aldila berpeluang mempertahankan raihan emas yang didapat pada edisi sebelumnya. Aldila berhasil meraih emas tunggal putri pada SEA Games 2019 Filipina. Selain itu, dia juga mampu menyumbangkan medali emas bersama Christopher Rungkat di nomor ganda campuran. Pretasi yang diukir Aldila melengkapi raihan timnas tenis Indonesia yang ketika itu menjadi juara umum. Pada SEA Games 2019 Filipina, timnas tenis Indonesia juga memperoleh emas dari buah perjuangan ganda putri Beatrice Gumulya/Jessy Rompies. Timnas tenis Indonesia bertekad mempertahankan gelar juara umum dalam SEA Games 2021 Vietnam yang akan berlangsung pada 12-23 Mei mendatang.

Indonesia Juara Umum Kejuaraan Bulu Tangkis di Stockholm

Indonesia Juara Umum Kejuaraan Bulu Tangkis di Stockholm

Indonesia menjadi juara umum dalam kejuaraan bulu tangkis FZ Forza Junior Stockholm 2022 di Täby, Stockholm, Swedia. Dalam perhelatan yang digelar 29 April hingga 1 Mei ini, para pemain junior Indonesia telah merebut 14 medali. “Sungguh luar biasa prestasi dan raihan atlet atlet junior Indonesia dalam turnamen internasional di Stockholm, Swedia ini,” kata Duta Besar RI untuk Kerajaan Stockholm, Kamapradipta Isnomo, dalam keterangan tertulis kepada Diplomasi Republika, Senin (2/5/2022). “Ini membuat warga dan diaspora Indonesia di Swedia bahagia dan bangga,” katanya menambahkan. Perhelatan olahraga ini diikuti 15 atlet bulu tangkis junior Indonesia dari Klub Djarum dan Klub Jaya Raya. Mereka bertanding bersama puluhan atlet junior mancanegara lainnya. Pertandingan berlangsung di lapangan indoor Täby Racket Centre, Täby, Stockholm. Selama tiga hari dan tiga malam, atlet bulu tangkis Indonesia telah memberikan dan bermain yang terbaik untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia dengan hasil yang sangat memuaskan. Cabang bulu tangkis yang di sapu bersih oleh altlet junior Indonesia adalah tunggal putra, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Berikut hasil Kejuaraan FZ Forza Junior Stockholm International 2022: Men’s Single Mohamad Halim Sidiq (INA) vs Jason Alexander (INA): 21-16 & 21 18 Women’s Single Anwesha Gowda [IND] vs Lucia Rodriguez [ESP]: 21-17 & 21-12 Men’s Double Patra Rindorindo dan Putra Erwiansyah [INA] vs Jonathan Gosal dan Adrian Pratama [INA]: 21-19 & 21-11 Women’s Double Jessica Rismawardani dan Puspa Damayanti [INA] vs Titis Rahma dan Bernadine Wardana [INA]: 21-15 & 21-13 Mix Doubles Patra Rindorindo dan Titis Rahma [INA] vs Verrell Mulia dan Bernadine Wardana [INA]: 12-21, 21-14 & 21-9

Pramudya/Yeremia Taklukkan Asia

Pramudya/Yeremia Taklukkan Asia

Pasangan ganda putra Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan menuntaskan Kejuaraan Asia 2022 dengan kalungan medali emas. Hal ini mereka dapat usai di laga final menaklukkan peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, Aaron Chia/Soh Wooi Yik asal Malaysia dua gim langsung, 23-21, 21-10. Bertanding di Muntinlupa Sports Complex, Manila, Minggu (1/5), Pramudya/Yeremia memulai laga dengan terus tertinggal, 7-11, 10-14 hingga 13-17. Beruntung mereka mampu bangkit dan membalikkan keadaan di akhir-akhir laga. Bermula dari skor 18-18, 19-19 lalu setting dan akhirnya berakhir dengan 23-21. “Di gim pertama kami memang masih kurang tenang, terlalu terburu-buru,” ucap Yeremia. “Tadi di gim pertama kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Tetapi pelan-pelan kami bisa mengejar mereka. Menang di gim pertama menjadi kunci kami bisa mengalahkan mereka. Di gim kedua kami coba menekan terus karena sudah enak mainnya dan mereka sepertinya jadi tidak percaya diri dan goyah,” tambah Pramudya. Gelar ini membuat Merah-Putih melepas dahaga juara Asia selama tujuh tahun. Terakhir, Indonesia meraih gelar di ajang ini adalah pada tahun 2015 melalui ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Sedangkan di ganda putra, Pramudya/Yeremia meneruskan takhta Markis Kido/Hendra Setiawan yang menjadi juara di tahun 2009. “Kami sangat senang bisa juara di sini. Kami datang dengan status underdog, bukan unggulan tapi bisa sampai juara. Kemarin setelah final saja kami sudah bersyukur,” kata Pramudya. “Terima kasih untuk semua tim PBSI dan pelatih karena kami bisa juara berkat mereka juga. Dan yang paling penting gelar ini untuk Indonesia,” sahut Yeremia. Pramudya/Yeremia memang pantas menjadi juara. Setelah mendapat bye di babak 32 besar, mereka secara beruntun mengalahkan unggulan-unggulan. Dimulai dari Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (6/Malaysia) di babak 16 besar, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (2/Jepang) di perempat final, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (4/Indonesia) di semi final hingga Aaron Chia/Soh Wooi Yik (5/Malaysia) di final. “Kami melihat Bagas/Fikri luar biasa mampu juara All England. Kami termotivasi dari sana dan ingin menunjukkan bahwa kami juga bisa,” ungkap Pramudya. “Semoga gelar ini menjadi pacuan kami untuk lebih baik di turnamen-turnamen selanjutnya dan bisa konsisten,” timpal Yeremia.

Susunan Pemain Indonesia di Luxembourg Open International Series 2022

Susunan Pemain Indonesia di Luxembourg Open International Series 2022

Setelah selesai berbagai turnamen Asia, kini PB Djarum kembali mengirimkan 11 atlet muda terbaiknya untuk maju kedalam turnamen Yonex Luxembourg Open International Series 2022 di Eropa. Pada turnamen musim ini, PB Djarum mengirimkan pemain-pemain muda denga niat untuk menjaga regenerasi bulutangkis Indonesia. PB Djarum menegaskan sudah mempersiapkan pemain-pemain muda terbaik dari jauh-jauh hari untuk bisa maju ke tournament Yonex Luxembourg Open International Series 2022 yang akan diselenggarakan pada 05-08 Mei 2022 mendatang. Selain mengirimkan pemain terbaiknya ke Yonex Luxembourg Open International Series 2022, PB Djarum juga mengirim atlet muda terbaiknya untuk mengikuti 3 turnament yang akan berlangsung di benua Eropa. Salah satunya adalah FZ FORZA Stockholm Junior 2022, di Tabi-Swedia. Berikut nama susunan pemain Indonesia yang akan tampil di Yonex Luxembourg Open International Series 2022 pada 05-08 Mei 2022 mendatang. Tunggal Putra: Jason Chris Alexander Tunggal Putri: Chiara Marvella Handoyo, dan Aura Ihza Aulia Ganda Putra: Muh. Putra Erwiansyah-Patra Harapan Rindorindo, Marwan Faza-Verrell Yustin Mulia, Adrian Pratama-Jonathan Farrell Gosal. Ganda Putri: Jessica Maya Rismawardani-Puspa Rosalia Damayanti, Bernadine Anindiya Wardana-titis Maulida Rahma, Aura Ihza Aulia-Chiara Marvella Handoyo. Ganda Campuran: Rafli Ramanda-Azzahra Putri Dania, Muh Putra Erwiansyah-Puspa Rosalia Damayanti, Marwa Faza-Jessica Maya Rismawardani, Patra Harapan Rindorindo-Titis Maulida Rahma, Verrell Yustin Mulia-bernadine Anindya Wardana. Itu dia nama-nama pemain Yonex Luxembourg Open International Series 2022. Dengan adanya pemain-pemain junior diajang Eropa, PB Djarum berkomitment untuk melangkah menaiki anak tangga dari level junior saat ini hingga level dunia nantinya. PB Djarum menargetkan pemain-pemain junior Indonesia nantinya bermain pada tournament-turnament junior besar lainnya sehingga para junior harus memiliki jam terbang yang tinggi untuk menghadapi turnamen-turnamen lainnya. Selain itu, PB Djarum tidak semerta-merta mengutus pemain junior untuk terjun kelapangan. Hal ini sudah sesuai dengan pertimbangan, kemampuan, dan prestasi masing-masing atlet sehingga berhasil diberangkatkan ke Eropa. Yonex Luxembourg Open International Series 2022 nanti akan dilaksanakan 05-08 Mei 2022 yang akan berlangsung di d’Coque Centre National Sportif and Culture, Rue Leon Hengen, Luxembourg. Semoga para pebulutangkis Junior bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia, dan pulang dengan segudang prestasi.

Main Tenang Ganda Putra Pramudya/Yeremia Melaju ke Final Badminton Asia Championship 2022

Pasangan ganda putra Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan memastikan tempat di final Kejuaraan Asia 2022. Pramudya/Yeremia sukses menyingkirkan seniornya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di semi final lewat drama rubber game 22-20, 13-21, 21-18. Bertanding di Muntinlupa Sports Complex, Manila hari Sabtu (30/4), kedua pasangan tampil atraktif. Jual beli serangan terus terjadi sepanjang laga, tetapi ketenangan membuat Pramudya/Yeremia berhasil memanfaatkan kesempatan. “Yang pasti senang bisa masuk ke final, tapi kami tidak mau terlalu euforia dulu karena masih ada pertandingan besok,” ucap Pramudya. “Hari ini kami bermain lebih tenang, fokus, dan terus menyerang. Karena shuttlecocknya kencang jadi siapa yang berinisiatif menyerang, mereka lah yang punya kesempatan besar untuk menang,” sambung Yeremia. Bagi Pramudya/Yeremia ini adalah kemenangan kedua melawan Fajar/Rian di ajang resmi. Sebelumnya Pramudya/Yeremia juga menang di perempat final Hylo Jerman Terbuka 2021 dengan skor 21-11, 25-23. “Dibanding pertemuan terakhir, hari ini Fajar/Rian bermain lebih rapat. Kami beruntung bisa kembali menang,” tutur Yeremia. “Tadi di gim kedua, Fajar/Rian mengubah pola permainan. Kami kaget dan kurang bisa mengantisipasi. Di gim ketiga kami lebih siap,” sahut Pramudya. Di babak final, pasangan nomor 22 dunia itu akan menantang ganda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Pramudya/Yeremia mengaku tidak sabar untuk bertemu mereka. “Ini akan jadi pertemuan pertama kali kami dengan mereka. Kami harus menyiapkan stamina ekstra, siap capek, dan all out. Kami tidak sabar untuk pertandingan besok,” ujar Pramudya.   Sumber: PBSI

Kalahkan Chico Jonatan Christie Lanjut ke Final Badminton Asia Championship 2022

Laga tunggal putra Badminton Asia Championship 2022 yang mempertemukan sesama pebulutangkis Indonesia Jonatan Christie dan Chico Aura Dwi Wardoyo berakhir dengan skor 21-9, 18-21, 21-16. Sebelumnya Jonatan telah melangkah ke final Swiss Terbuka dan Korea Terbuka dengan hasil satu juara dan satu runner up. “Hasil ini bagi saya sebenarnya tidak hanya hasil dari kerja keras saya saja, ada campur tangan Tuhan juga dan peran pelatih pastinya. Coach Irwansyah benar-benar melatih saya dan tim tunggal putra dengan kualitas yang cukup bagus,” kata Jonatan. “Jadi memang kami sebelum Jerman Terbuka sudah jalan latihan, satu setengah bulan dengan metode pelatihan yang menurut saya cukup bagus itu sangat cukup. Semoga latihan yang baik ini diiringi dengan hasil yang serupa,” lanjut Jonatan. Di laga final Jonatan akan menantang tunggal Malaysia Lee Zii Jia. Rekor pertemuan mereka adalah 4-1 untuk keunggulan Jonatan tapi di pertemuan babak pertama All England 2020 Jonatan kalah dengan dengan skor 15-21, 13-21.  

Cedera Pinggang Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti Terpaksa Mundur BAC 2022

Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti terpaksa mundur dari babak semi final Kejuaraan Asia 2022. Jordan mengalami cedera pinggang sejak babak perempat final kemarin. Jordan/Melati yang berhadapan dengan ganda China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong sebenarnya sudah sempat tampil di gim pertama. Namun pergerakan Jordan yang sangat terbatas membuat pasangan nomor lima dunia itu memutuskan mundur di awal gim kedua. Di gim pertama mereka tertinggal 8-21. “Jordan ada masalah dengan pinggangnya. Mulai terasa sejak babak perempat final kemarin. Tadi coba main dulu tapi ternyata tidak maksimal,” ucap Vita Marissa, pelatih yang mendampingi Jordan/Melati. “Sekarang dia akan recovery dulu, saya harap tidak terlalu parah dan bersiap untuk turnamen selanjutnya,” tambah Vita. Sementara Jordan mengaku merasakan sakit, sehingga pergerakannya sangat terbatas. “Saya sudah minum obat dan terapi kemarin, tapi tadi pas main sakitnya sangat terasa. Pergerakan terbatas, jadi daripada lebih parah nantinya, saya memutuskan untuk mundur,” kata Jordan.

SEA Games 2021. Voli Bertekad Pertahankan Tradisi Emas

Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Gugi Gustaman menilai target timnas voli putra dan putri Indonesia di SEA Games 2021 Vietnam Mei mendatang dapat dibilang tidak mudah, karena harus mempertahankan prestasi medali emas. “Beban kita di SEA Games nanti lumayan berat. Karena mempertahankan sebuah prestasi di kejuaraan apalagi di negara lain memang berat,” kata Gugi Gustaman usai mendampingi Menpora Amali meninjau Pelatnas Voli di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/4). Meski begitu ia tetap optimis anak asuh Jeff Jiang Jie (tim Putra) dan Risco Herlambang (tim putri) mampu mempertahankan tradisi medali emas. “Tapi, saya optimis dan mau tidak mau ya harus dipertahankan, karena di SEA Games bola voli ini sudah diambil oleh Indonesia,” imbuhnya. Bagi Gugi Pro Liga dianggap cukup untuk mengasah dan mematangkan para atlet voli. “Pro Liga ini bagian dari program, tidak terpisah sehingga pematangannya cukup sehingga begitu masuk ke pelatnas tinggal pengenalan diri dan peningkatan fisik. Dari Pro Liga ke timnas ini kan masa transisi nah dari masa transisi ini yang harus dimainkan,” ujar pelatih Alko Bandung ini. Timnas voli yang akan turun di SEA Games Vietnam ini menurutnya akan mampu menujukkan penampil maksimalnya terlebih Indonesia saat ini memiliki track record yang bagus di kancah Asia Tenggara. “Di SEA Games ini pengumpulan medali emasnya Indonesia masih paling tinggi baru disusul Thailand. Mudah-mudahan anak-anak bisa meraih yang terbaik, tinggal doanya dari kita semua, kita berangkat dengan iringan doa mudah-mudahan harapan kita bisa tercapai,” harapnya. Hasil Drawing Bola Voli SEA Games 2021 Vietnam:  Putra: Grup A: Indonesia Vietnam Myanmar Malaysia Grup B: Thailand Filipina Kamboja Putri: Indonesia Thailand Malaysia Filipina Vietnam

PBSI Akan Gelar Piala Presiden 2022, Buat Cari Bibit Muda

PBSI Akan Gelar Piala Presiden 2022, Buat Cari Bibit Muda

PBSI akan menggelar Piala Presiden Bulutangkis Bulan Agustus 2022. Tujuannya PBSI ingin mencari bibit-bibit pemain muda yang ke depannya akan dibina. Jika terlaksana, Piala Presiden ini akan menjadi yang pertama buat bulutangkis. Sebelumnya, turnamen dengan tajuk ini sudah lebih dulu digelar cabor lain seperti sepakbola hingga basket. Dijelaskan Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna menjelaskan bahwa Piala Presiden digelar secara nasional. Jadi turnamen ini bisa dibilang punya cakupan yang lebih luas ketimbang Sirkuit Nasional (Sirnas) yang sudah lebih lama eksis. “Yang paling penting ini (Piala Presiden) bagian pengayaan rekrutmen, merekrut bibit potensial sejak dini. Dari U-13, U-15, dan U-17. Kalau di pelatnas kan U-17 ke atas, jadi bisa merekrut bibit dan pembinaan,” kata Agung di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Senin (25/4/2022). “Kami memberi kesempatan ke seluruh provinsi yang nantinya akan mengawalinya terlebih dahulu dengan Piala Gubernur. Ini dalam rangka mendorong gairah bulutangkis setelah absen cukup lama akibat pandemi COVID-19. Selama ini kan sirnas, nah ini inovasinya,” ujarnya menambahkan. Menariknya, PP PBSI menggelar sayembara untuk trofi Piala Presiden. Untuk saat ini pemenang sayembara sudah didapat, tinggal menyusul teknis penyelenggaraan turnamennya saja. Meski begitu, Agung belum bisa memastikan bahwa nantinya seluruh provinsi akan mengirim wakilnya. Saat ini PP PBSI tengah berupaya keras untuk meluaskan gaung Piala Presiden ke seantero Indonesia. “Kami akan memberikan kesempatan kepada 34 provinsi, yang sudah pasti Jawa dan Sumatra. Tapi akan kami dorong untuk diikuti semua provinsi. Dengan terlebih dahulu seleksi Piala Gubernur yang diikuti klub,” tutur lulusan Universitas Indonesia itu. “Jumlah atlet dari provinsi akan menentukan berapa kontingen yang akan dikirim. Semakin banyak atlet, bisa semakin banyak yang bisa dikirim. Dan lebih penting lagi ini akan digelar Bulan Agustus, bagian penting HUT Kemerdekaan RI,” ucapnya.  

Jaga Regenerasi, PB Djarum Konsisten Kirim Atlet Muda ke Eropa

Susunan Pemain Indonesia di Luxembourg Open International Series 2022

PB Djarum terus melakukan upaya untuk menjaga regenerasi, salah satu langkah yang dilakukan adalah konsisten mengirim atlet muda terbaik mengikuti rangkaian turnamen di Eropa. “PB Djarum selalu menyiapkan pemain lapis dan harus dilakukan dari jauh-jauh hari. Dengan mengirim atlet ke Eropa tahun ini, diharapkan tahun depan bisa tampil di Kejuaraan Dunia Junior,” kata Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin seperti dimuat Antara, Senin (25/4/2022). Tahun ini, PB Djarum mengirim 11 atlet muda untuk mengikuti tiga turnamen di Benua Biru. Lima di antaranya adalah pebulu tangkis putra yakni, Jason Christ Alexander, M. Putra Erwiansyah, Patra Harapan Rindorindo, Marwan Faza, dan Verrell Yustin Mulia. Sementara sisanya adalah atlet putri yaitu, Chiara Marvella Handoyo, Aura Ihza Aulia, Puspa Rosalia Damayanti, Jessica Maya Rismawardani, Bernadine Anindya Wardana, dan Titis Maulida Rahma. Mereka akan mengawali perjalan dengan turun pada ajang Junior International Series FZ FORZA Stockholm Junior 2022 di Tabi, Swedia pada 29 April-1 Mei. Kemudian berlanjut dengan bersaing dalam ajang International Series Yonex Luxembourg Open 2022 di Luxembourg pada 5-8 Mei. Terakhir mereka akan bertolak ke Prancis untuk mengikuti ajang Junior International Series Yonex 3 Borders International U19 2022 di Saint Louis pada 13-15 Mei. “Ada beberapa juga yang tahun ini merupakan tahun terakhirnya tampil di turnamen junior. Pertimbangannya, karena kami menilai leveling-nya tidak jauh dengan yang ada di pelatnas. Paling tidak mereka punya kemampuan yang sama, dan masih ada kesempatan untuk bisa tampil di Kejuaraan Dunia Junior tahun ini,” ujar Yoppy menambahkan. Selain itu, lanjut Yoppy, mereka juga nantinya akan menuju anak tangga ke level dunia, mereka harus punya jam terbang turnamen Eropa. “Dulu targetnya di German Junior yang menjadi barometer menuju Kejuaraan Dunia Junior. Tapi setelah pandemi COVID-19, turnamen itu belum terlaksana lagi, dan kami mengalihkannya ke tiga turnamen ini,” kata Yoppy yang menjabat sebagai Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation. PB Djarum juga memberikan target kepada setiap atlet untuk berprestasi. Khusus untuk tiga turnamen di Eropa tahun ini adalah satu gelar. “Kalau bisa lebih. Secara individu masing-masing atlet juga kami patok target sesuai dengan penilaian yang kami miliki,” kata Yoppy.

Asa Komang Imbangi Lawan Kelas Dunia

Asa Komang Imbangi Lawan Kelas Dunia

Pebulutangkis tunggal putri, Komang Ayu Cahya Dewi mengaku senang mendapat kesempatan berlaga di Kejuaraan Asia 2022 yang bergulir mulai Selasa (26/4) di Muntinlupa Sports Complex, Manila, Filipina. Kejuaraan Asia 2022 dengan iming-iming poin besar setara turnamen BWF level Super 1000 membuat pebulutangkis-pebulutangkis kelas dunia turun gunung. Peluang inilah yang membuat Komang menyimpan asa untuk menjajal kemampuannya. “Senang sekali saya bisa dapat kesempatan bertanding melawan pemain-pemain dunia. Ini pertama kalinya saya turun di turnamen level atas,” ujar Komang yang masih berusia 19 tahun. “Ekspektasi saya, saya bisa mengimbangi permainan lawan-lawan yang levelnya di atas saya,” lanjutnya. Komang akan memulai perjuangan di Kejuaraan Asia 2022 ini melalui babak kualifikasi Grup D. Lawannya adalah wakil tuan rumah, Mikaela Joy De Guzman dan Myisha Mohd Khairul dari Malaysia. “Besok sudah siap untuk bertanding, dua hari ini sudah coba lapangan dan nanti tinggal menerapkan apa yang sudah dilatih,” sahut Komang. “Targetnya bermain maksimal dulu. Semoga bisa lolos dari kualifikasi,” harap Komang. Selain turun di Kejuaraan Asia 2022, Komang juga akan mengemban tugas sebagai tulang punggung skuad Piala Uber Indonesia bulan Mei mendatang. “Di turnamen ini mungkin saya bisa tahu seberapa jauh kemampuan saya. Ini penting sebagai ukuran di Piala Uber nanti,” tutupnya. Selain Komang, wakil tunggal putri lain di ajang Kejuaraan Asia 2022 diisi Gregoria Mariska Tunjung, Putri Kusuma Wardani dan Stephanie Widjaja. Jadwal Badminton Asia Championship 2022 Selasa 26 April 2022 – Babak Kualifikasi – Babak 32 Besar (Hari Pertama) Rabu 27 April 2022 – Babak 32 Besar (Hari Kedua) Kamis 28 April 2022 – Babak 16 Besar Jumat 29 April 2022 – Babak Perempat Final Sabtu 30 April 2022 – Babak Semifinal Minggu 1 Mei 2022 – Final

SEA Games 2021. Putri KW Bertekad Mempersembahkan Medali Emas

Jelang Kejuaraan Dunia, Putri KW Sudah Kembali Berlatih

Putri Kusuma Wardani menjadi salah satu atlet andalan Indonesia pada SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam. Meski begitu Putri tidak ingin menjadikan hal ini sebagai beban. Justru Putri malah bertekad mempersembahkan medali emas bagi Indonesia dalam debut perdananya di ajang olahraga Asia Tenggara ini. Putri mengatakan persiapan saat ini sudah baik. Dirinya bersama pelatih tengah fokus melakukan pembenahan fisik dan teknik “Untuk persiapan sejauh ini sudah baik tinggal sedikit-sedikit aja kekurangannya,” kata Putri seperti dikutip dari situs Kemenpora. “Kalau target pribadi, semoga saya bisa mempersembahkan medali emas. apalagi saya baru pertama turun di SEA Games,” ujarnya Putri Kusuma Wardani yang lahir pada tanggal 20 Juli 2002 ini merupakan salah satu pemain bulutangkis muda Indonesia yang bermain sebagai tunggal putri. Dengan tinggi badan 172 cm yang sangat menunjang dalam kariernya sebagai pemain bulutangkis. Putri KW mulai menunjukkan prestasinya saat dirinya terpilih untuk bergabung dengan tim nasional untuk bersaing di Kejuaraan Asia dan Dunia Junior 2018, dengan mengamankan medali perunggu di kedua turnamen. Pada usia 16, Putri Kusuma Wardani telah mencapai final turnamen senior Tantangan Internasional Bangladesh tetapi terbukti terbaik kedua untuk pemain Vietnam Nguyen Thuy Linh. Pada 2019, Putri Kusuma Wardani menjadi finalis turnamen Grand Prix Junior Jaya Raya Junior International. Gelar pertama dalam karirnya diraihnya saat memenangkan Jakarta Junior International Series mengalahkan rekan senegaranya Maharani Sekar Batari. Pada Kejuaraan Dunia Junior 2019, ia membantu tim Indonesia memenangkan Piala Suhandinata untuk pertama kalinya, di mana tim tersebut mengalahkan tim Cina di final. Pada tahun 2021, Putri Kusuma Wardani merebut gelar Super 300 pertamanya di Spain Masters mengalahkan Line Christophersen dari Denmark di final pada usia 18 tahun. Pada tahun 2022, Putri Kusuma Wardani juga berhasil mengalahkan pemain tunggal putri Malaysia di final Badminton Asia Team Championships atau BATC 2022. Putri Kusuma Wardani berhasil mengantarkan Tim Putri Indonesia Unggul 2-1 dari Malaysia dan berhasil keluar sebagai Juara Putri BATC 2022. Sumber: Kemenpora

Bulutangkis Targetkan Tiga Medali Emas SEA Games 2021

Tim bulutangkis Indonesia akan mengincar tiga medali emas SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam. Selain itu tim bulutangkis juga menargetkan juara di piala Thomas dan Uber. Deputi I Chef de Mission (CdM), Teuku Arlan Perkasa Lukman, percaya bahwa PBSI punya banyak atlet andalan untuk mencapai target tersebut. “Kita punya banyak pemain, dan kita terus-menerus mengembangkan pemain muda, jadi saya percaya tidak sulit bagi PBSI untuk mengirimkan pemain terbaij mereka,” kata Arlan pada saat kunjungan tim CdM ke pelatnas Cipayung (19/4). “Kami percaya bisa jadi juara piala Thomas dan Uber, dan bisa meraih medali terbanyak di cabang bulutangkis di SEA Games,” tambahnya. Kepala Pengembangan dan Prestasi PBSI Rionny Mainaky mengatakan ada tiga nomer yang ditargetkan. Tim putra, tunggal putra, dan ganda putra. Dia juga tetap mengharapkan dari nomor lain untuk menambah koleksi medali Indonesia. Dengan waktu yang sempit antara SEA Games dan piala Thomas-Uber PBSI memutuskan tidak akan meminta pemain untuk berlaga di dua event sekaligus. “Apabila negara lain melakukan hal itu maka itu keputusan mereka, tapi kita tidak akan melakukan itu. Untuk piala Thomas kita sudah ada tim khusus, begitu juga dengan Uber Cup, dan SEA Games. Tidak dipungkiri mereka punya kualitas yang sama,” tambah wakil sekjen PBSI Edi Sukarno.    

Tembus Skuat Piala Uber, Inilah Sosok Lanny Tria Mayasari

Tembus Skuat Piala Uber, Inilah Sosok Lanny Tria Mayasari

Nama Lanny Tria Mayasari baru-baru ini menjadi pusat perhatian publik, setelah dirinya resmi masuk dalam daftar pemain yang akan tampil di Piala Uber 2022. Karena memang Lanny Tria Mayasari merupakan salah satu pebulutangkis putri Indonesia yang masih muda, maka profil dan biodata pribadinya hanya sedikit orang yang tahu. Namun setelah Lanny Tria Mayasari masuk daftar pemain yang akan tampil di Piala Uber 2022, maka saat ini banyak orang yang mencari tahu tentang profil dan biodata lengkapnya. Bagi siapa saja yang penasaran dengan sosok Lanny, simak profil dan biodata lengkap beserta deretan prestasi yang pernah diraihnya dalam pembahasan artikel ini. Lanny sendiri merupakan seorang wanita muda cantik yang berkarir di dunia bulutangkis Indonesia. Dirinya lahir di Sleman, Yogyakarta pada tanggal 8 Mei 2002. Mengawali karirnya sebagai atlet bulutangkis di klub Jaya Raya Satria, Yogyakarta, Lanny pun kerap bermain di sektor ganda putri maupun ganda campuran. Kemudian pada awal tahun 2022 ini, Lanny telah resmi bergabung dengan atlet bulutangkis Indonesia lainnya, di Pelatihan Nasional atau Pelatnas PBSI Cipayung. Nama Lanny kian mencuat saat menjadi penentu kemenangan tim Indonesia pada laga final BATC 2022, saat berhadapan dengan Tim Putri Korea. Pada laga ke-empat dengan skor 2-1 untuk Indonesia, tim Indonesia menurunkan ganda putri kedua, Lanny Tria Mayasari dan Nita Violina Marwah. Indonesia membutuhkan satu kemenangan untuk mengunci gelar juara. Di laga ke-empat, Lanny Tria Mayasari dan Nita Violina Marwah berhasil menundukkan ganda putri Korea, Kim Min Ji dan Lee Seo Jin dengan skor 23-21 dan 21-11 sekaligus membuat Indonesia keluar sebagai juara. Piala Thomas & Uber 2022 sendiri akan digelar di Bangkok, Thailand, pada 8-15 Mei 2022 mendatang. Piala Thomas dan Piala Uber 2022 juga bakal jadi ajang pemantapan menuju Asian Games 2022 yang digelar pada 10-25 September di Hangzhou, Tiongkok. Biodata: Nama Lengkap: Lanny Tria Mayasari Nama Panggilan: Lanny Tempat, Tanggal Lahir: Sleman, Yogyakarta, 8 Mei 2002 Klub: Jaya Raya Satria, Yogyakarta Sektor Bermain: Ganda Putri, Ganda Campuran Prestasi: – Juara Sirnas WD 2018 – Juara WD Astec Bandung 2018 – Juara WD Sirnas Jakarta 2019 – Juara XD ASG 2019 – Juara XD Kejurnas 2019 – Juara WD Yonex Dutch 2020 – Juara Badminton Asia Team Championship 2022 bersama Tim Putri Indonesia

PBSI Umumkan Nama Atlet Piala Thomas dan Uber 2022

PBSI telah mengumumkan nama-nama atlet yang akan bertanding di Piala Thomas dan Uber 2022. Ada 24 atlet putra dan putri yang dipilih untuk bertanding di Bangkok, Thailand pada 8-15 Mei 2022 mendatang. Masing-masing tim Thomas dan Uber terdiri dari lima pemain tunggal dan tujuh pemain ganda. Meski harus sempat mengganti nama atlet karena adanya pemain yang cidera, pemulihan, dan juga persiapan menuju SEA Games 2021 PBSI tetap menargetkan juara. “Untuk tim Thomas memang ada sedikit perubahan dibandingkan tahun lalu. Leo/Daniel dan Chico akan difokuskan ke SEA Games dan Marcus masih dalam tahap pemulihan pasca operasi. Jadi kami ganti dengan Bagas/Fikri dan Syabda. Kami juga masukkan Tegar untuk pengalaman dia ke depan,” kata Rionny Mainaky, Kabid Binpres PP PBSI. “Tapi walau begitu, kualitas tim Thomas tetap sama dan yakin bisa mempertahankan gelar,” lanjutnya. Sementara di Piala Uber, PBSI hanya mempertahankan Nita Violina Marwah dan Jesita Putri Miantoro sebagai eks tim Uber Indonesia tahun lalu. Sisanya adalah pemain-pemain muda debutan. “Di tim Uber semua adalah pemain muda, ini adalah kesempatan buat mereka untuk menguji kemampuan. Jadi ini bukan asal pilih tapi saya sudah koordinasi dengan pelatihnya melihat performa di latihan mereka memang sudah layak,” ujar Rionny. “Untuk fase grup saya percaya mereka bisa melaluinya dan saya berharap mereka bisa melaju ke semifinal dan menciptakan kejutan. Harapan saya semua bisa bermain maksimal baik tim Thomas maupun tim Uber,” harap Rionny. Berikut nama-nama atlet Indonesia yang akan bertanding di Piala Thomas dan Uber 2022: Tim Piala Thomas 1. Anthony Sinisuka Ginting 2. Jonatan Christie 3. Shesar Hiren Rhustavito 4. Syabda Perkasa Belawa 5. Tegar Sulistio 6. Kevin Sanjaya Sukamuljo 7. Mohammad Ahsan 8. Hendra Setiawan 9. Fajar Alfian 10. Muhammad Rian Ardianto 11. Bagas Maulana 12. Muhammad Shohibul Fikri Tim Piala Uber 1. Komang Ayu Cahya Dewi 2. Aisyah Sativa Fatetani 3. Bilqis Prasista 4. Tasya Farahnailah 5. Siti Sarah Azzahra 6. Nita Violina Marwah 7. Febriana Dwipuji Kusuma 8. Amalia Cahaya Pratiwi 9. Jesita Putri Miantoro 10. Lanny Tria Mayasari 11. Tryola Nadia 12. Melani Mamahit Sumber: PBSI

Profil Shintia, Atlet Termuda di Timnas Voli Putri SEA Games 2021

Profil Shintia, Atlet Termuda di Timnas Voli Putri SEA Games 2021

Jelang SEA Games 2021 yang akan digelar pada 12-23 Mei 2022 mendatang di Hanoi, Vietnam. PVBSI telah memanggil 12 atlet untuk bergabung dengan pemusatan pelatihan Timnas Voli Putri SEA Games 2021. Shintia Alliva Mauludina yang masih berusia 18 tahun menjadi salah satu atlet voli yang dipanggil. Melihat hal tersebut, mungkin ada beberapa Anda yang penasaran dengan profil dan biodata Shintia Alliva Mauludina, atlet termuda di Timnas Voli Putri SEA Games 2021. Shintia Alliva Mauludina merupakan atlet muda yang lahir pada 9 Juni 2003. Masih berusia 18 tahun, atlet voli satu ini disebut-sebut berpotensi menjadi bintang voli masa depan Indonesia. Adapun untuk kemampuannya bermain voli, Shintia Alliva Mauludina sudah tidak diragukan lagi karena telah berhasil berlaga di Proliga yang merupakan turnamen bola voli kasta tertinggi di Indonesia. Sebelum berlaga di Proliga, atlet voli yang satu ini diketahui bergabung di klub PBV Bahana Bandung. Shintia Alliva Mauludina debut di Proliga 2020 untuk memperkuat Jakarta BNI 46. Namun sayangnya, gelaran tersebut harus dihentikan karena Covid-19. Pada Proliga 2022, Shintia Alliva Mauludina memperkuat Jakarta Elektrik PLN di Proliga 2022 sebagai middle blocker dengan nomor punggung 15. Meskipun tak berhasil membuat Jakarta Elektrik PLN menjadi juara dan bahkan tak lolos final four, tetapi atlet yang akrab disapa Sinsin ini cukup menarik perhatian. Dinilai memiliki potensi, Sinsin dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan Timnas Voli Putri SEA Games 2021. Bersama pemain voli yang lebih senior, Shintia Alliva Mauludina menjadi atlet termuda di Timnas Voli Putri SEA Games 2021. Selain Sinsin, ada juga beberapa atlet muda kelahiran 2000-an yang dipanggil Timnas Voli Putri untuk SEA Games 2021. Mereka adalah Tisya Amallya Putri, Dita Azizah, dan Ratri Wulandari yang sebelumnya turut membawa pulang medali perunggu SEA Games 2019. Sebagai atlet termuda, Shintia Alliva Mauludina bisa menjadi atlet voli berprestasi dan menjadi wajah Timnas Voli Putri di masa depan. Biodata: Nama Lengkap: Shintia Alliva Mauludina Tanggal Lahir: 9 Juni 2003 Umur: 18 tahun Tinggi Badan: 175 cm Posisi: Middle Blocker

SEA Games 2021. Tenis Incar Emas 

Presiden Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI), Rildo Ananda Anwar berharap dukungan dari tim Chef de Mission (CdM) pada SEA Games ke 31 bulan depan. Terutama karena pemulihan atlet sangat penting karena padatnya jadwal pertandingan di SEA Games. “Yang paling penting adalah mereka siap main, secara mental dan fisik. Kami berharap persiapan yang sudah kami lakukan bisa membuat atlet mencapai hasil terbaiknya. Tapi saya berharap KOI dan Kementrian Pemuda dan Olahraga juga bisa mendukung kami, terutama dalam pemulihan atlet,” kata Rildo. Target pada kelas ganda campuran, ganda putra, dan ganda putri adalah medali emas. “Untuk ganda campuran ada Christo (Christopher Rungkat) dan Aldila (Sutjiadi), kami juga berharap dari tim ganda putra dengan Christo and Rifqi (M. Rifqi Fitriadi),” kata Rildo. “Dari ganda putri kami juga ingin memenangkan medali emas, tapi kita lihat dulu siapa yang main. Bisa Bea (Beatrice Gumulya) dan Jessy (Rompies), atau Bea dan Aldila, atau Aldila and Jessy, kami akan beradaptasi dengan kondisi di lapangan,” lanjut Rildo. Pelatih kepala tim tenis Deddy Prasetyo menjelaskan bahwa persiapan sudah lebih dari setahun tanpa henti. “Kami mulai lebih dari setahun lalu tanpa henti. Paling panjang kami libur satu minggu lalu lanjut lagi,” kata Deddy. “Pada hari Kamis (14/4) para pemain akan ke Thailand untuk turnamen. Dalam olahraga tenis kita tidak punya training camp jangka panjang untuk persiapan, setiap minggu ada turnamen, jadi kita selalu fokus pada turnamen berikutnya,” tambah Deddy. “Untuk tim putra mau pun putri, kemudian ganda putri dan ganda campuran, kita berharap untuk memenangkan medali emas,” tutup Deddy. Sumber: NOC