476 Pebulutangkis Ramaikan Liga Bulutangkis Jogja Seri XXI, Ajang Pembinaan Atlet Muda

Liga Bulutangkis Jogja Seri XXI

Sebanyak 476 pebulutangkis dari 59 klub di DIY dan sekitarnya turut ambil bagian dalam persaingan sengit memperebutkan gelar juara di ajang Liga Bulutangkis Jogja Seri XXI tahun 2025. Turnamen bergengsi ini resmi dibuka oleh Sekretaris Umum Pengda PBSI DIY, Sukiman Hadiwidjojo, di GOR Donokerto, Turi, Sleman, Kamis (8/5), dan dilanjutkan dengan Manager Meeting para peserta. Sebagai tuan rumah penyelenggara, Perkumpulan Bulutangkis (PB) Panggungharjo, Sewon, Bantul di bawah bimbingan pelatih Sugeng Raharjo. Turnamen berlangsung selama empat hari, mulai Jumat (9/5) hingga Senin (12/5), dengan mempertandingkan 34 partai dari berbagai kategori usia, mulai dari TK, kelahiran 2017 dan 2016, Usia Dini, Anak, Pemula, Remaja, Taruna hingga Dewasa. “Peserta bukan hanya dari DIY, tapi juga datang dari luar daerah seperti Depok, Tangerang, Salatiga, Pekalongan, Sukoharjo, Sragen, Solo, Semarang, Magelang, Jepara, Purworejo, dan Klaten,” ujar Ketua Liga Bulutangkis Jogja Seri XXI, Eko Febrianto. Lurah Donokerto, Waluyo Jati, menyatakan dukungannya atas pelaksanaan Liga Bulutangkis Jogja ke-21 di wilayahnya. Ia berharap kejuaraan ini menjadi pemacu semangat olahraga di masyarakat. Eko menambahkan, antusiasme peserta sangat tinggi karena ajang ini bukan sekadar turnamen, tetapi juga sarana pembinaan atlet, menambah jam terbang, dan meningkatkan kualitas permainan bulutangkis secara menyeluruh. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari para sponsor, termasuk Yoppy Rosimin dari Djarum Foundation, serta CV Artha Geospasial Engineering, CV Dwi Manunggal, Seken Living, Griya Bugar, Vasa dan Barak, serta RS Bethesda,” pungkasnya. Sumber: KR Jogja

AFF U19 Women’s Championship 2025: Indonesia Masuk Grup B

Remove term: Timnas Putri U-19 Indonesia Timnas Putri U-19 Indonesia

Timnas Putri U19 Indonesia dipastikan tergabung di Grup B pada ajang AFF U19 Women’s Championship 2025 yang akan digelar di Ho Chi Minh City, Vietnam, pada tanggal 9 hingga 18 Juni 2025 mendatang. Berdasarkan hasil drawing hari ini, Garuda Pertiwi Muda akan bersaing dengan tiga negara yakni Thailand, Kamboja, dan Malaysia. Seperti diketahui, turnamen ini menjadi ajang penting bagi skuad muda Indonesia untuk menunjukkan perkembangan mereka di tingkat regional. Timnas Putri U19 Indonesia telah berpartisipasi dalam dua dari tiga edisi AFF U19 Women’s Championship, yaitu pada tahun 2022 dan 2023. Pada edisi 2022, yang merupakan debut Indonesia, Indonesia tersingkir di fase grup meskipun mencatat dua kemenangan dari empat laga, dan akhirnya menempati peringkat kelima. Sementara itu, pada edisi 2023 yang digelar di Palembang, Indonesia tampil lebih baik dengan meraih tiga kemenangan di fase grup atas Timor Leste (7-0), Laos (4-1), dan Kamboja (5-0), sebelum kalah 1-7 dari Thailand di semifinal. Dalam perebutan tempat ketiga, Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Myanmar, namun kalah 2-4 dalam adu penalti sehingga finis di posisi keempat. Meskipun gagal meraih podium, performa di edisi 2023 memperlihatkan perkembangan signifikan Garuda Pertiwi Muda, terutama lewat penampilan Claudia Scheunemann yang menjadi top skor dengan 5 gol dan meraih penghargaan Pemain Terbaik turnamen. Tentunya, keikutsertaan di AFF U19 Women’s Championship 2025 ini juga akan menjadi momen berharga untuk menambah pengalaman dan jam terbang para pemain muda, yang sebelumnya telah ditempa melalui berbagai kejuaraan regional di Indonesia.

Cerita Kadek Adi Asih Raih Perunggu Piala Dunia Panjat Tebing di Debut Pelatnas

Kadek Adi Asih

Pengalaman membanggakan berhasil diukir atlet panjat tebing putri Indonesia asal Bali, Kadek Adi Asih. Perempuan berusia 19 tahun ini berhasil mempersembahkan medali perunggu pada kejuaraan Piala Dunia Panjat Tebing 2025 di Bali, Sabtu (3/5) sore. Raihan medali perunggu Kadek Adi di kejuaraan dunia kali ini bisa dibilang sangat mengejutkan. Bayangkan, baru bergabung di pelatnas Tim Panjat Tebing Indonesia pada bulan April, selang satu bulan kemudian Kadek sukses mempersembahkan medali perunggu untuk Merah Putih. Kadek berhasil mengalahkan atlet panjat tebing Korea Selatan Jeong Jimin dengan catatan waktu 7,27 detik di nomor speed putri. Sementara medali emas berhasil diraih atlet panjat tebing Polandia, Aleksandra Miroslaw dengan catatan waktu 6,37 detik. Perunggu ini terasa spesial bagi Kadek Adi Asih karena menjadi medali perdananya di Piala Dunia Panjat Tebing 2025. Selain itu, ini menjadi keikutsertaan perdananya di ajang bergengsi ini. Perjalanan Kadek di kejuaraan dunia kali ini tidaklah muda. Sebelumnya, ia melewati babak kualifikasi dengan mulus dan masuk 16 besar dengan catatan waktu yang lebih baik yakni 7.00 detik. Pada babak 16 besar, Ia berhasil memperbaiki catatan waktu 6,91 detik dan mengalahkan wakil Polandia, Chudziak yang terpelesat dan tidak bisa melanjutkan laga. Pada babak perempat final, Kadek berhadapan dengan rekan seniornya Susan Nurhidayah. Ia kemudian melaju ke semifinal dengan catatan waktu 6,96 detik, sedangkan Nurhidayah terhenti karena terpeleset dan tidak bisa melanjutkan pertandingan. Pada babak semifinal, ia mencatatkan waktu 7.32 detik, dikalahkan atlet asal China, Zhou Yafei dengan catatan waktu lebih baik 7.28 detik. Kadek akhirnya merebut medali perunggu pada perebutan peringkat ketiga atau small final mengalahkan wakil dari Korea Selatan, Jeong Jimin. Ditemui usai pertandingan, Kadek Adi Asih menjelaskan bahwa penampilannya kali ini bukanlah penampilan yang terbaik. Meskipun demikian, ia cukup senang karena bisa mempersembahkan perunggu untuk Indonesia karena memang tidak ditarget apapun oleh pelatih di piala dunia kali ini. “Tidak menyangka bisa mendapat perunggu disini. Karena saya baru masuk pelatnas bulan April, meskipun waktunya pendek, tapi saya terus belajar sama senior yang lain. Perasaanya jelas bangga. Ada motivasi dari keluarga yang membuat saya fokus sampai sekarang,” ujarnya.

Indonesia tuan rumah Piala Dunia FIBA U17 2028 dan U19 2029

Indonesia tuan rumah Piala Dunia FIBA U17 2028 dan U19 2029

Indonesia kembali mencatat sejarah di kancah bola basket dunia setelah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah FIBA U17 Women’s Basketball World Cup 2028 dan FIBA U19 Basketball World Cup 2029, demikian diumumkan Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) dalam kunjungan khusus ke Jakarta pekan ini. Penunjukan ini menjadi yang pertama kalinya dalam sejarah, di mana edisi turnamen bergengsi tersebut digelar di kawasan Asia, membawa antusiasme baru bagi pencinta bola basket Tanah Air. Keputusan ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan Indonesia sebagai salah satu tuan rumah FIBA Basketball World Cup 2023 lalu. Delegasi FIBA yang dipimpin oleh Bendahara FIBA, Ingo Weiss dan COO FIBA, Patrick Mariller menyampaikan pengumuman tersebut usai bertemu dengan Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi), Budi Djiwandono, Sekretaris Jenderal Perbasi Nirmala Dewi, Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, Anggota Dewan Pusat FIBA yang juga Menteri BUMN, Erick Thohir, serta Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia, Wijaya Noeradi. Penunjukan ini mempertegas komitmen Indonesia untuk terus mendorong perkembangan bola basket, yang ditandai dengan dibukanya kantor FIBA di Indonesia tahun lalu. Kehadiran kantor tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembinaan sejak akar rumput hingga memperkuat ekosistem bola basket nasional. Turnamen U17 dan U19 ini akan menjadi panggung bagi para talenta muda terbaik dunia unjuk kemampuan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi olahraga global. Model multi-tahun yang diterapkan FIBA sejak 2019 mendorong federasi nasional untuk menjadi tuan rumah beberapa event secara berkelanjutan, demi memaksimalkan sinergi dan efisiensi penyelenggaraan. Dengan tuan rumah hingga 2026 telah dikonfirmasi sebelumnya, Indonesia kini menjadi bagian dari rangkaian panjang negara yang dipercaya menggelar ajang usia muda bergengsi FIBA. Adapun keputusan terkait tuan rumah FIBA U17 Basketball World Cup 2028 dan FIBA U19 Women’s Basketball World Cup 2029 akan diumumkan dalam waktu mendatang.

Atlet Muda Indonesia di Dubai Juara Ajang Renang Internasional

Kiara Ellen

Atlet muda berbakat asal Indonesia yang menetap di Dubai, Kiara Ellen belum lama ini mencatatkan prestasi gemilang. Ia berhasil memecahkan rekor nasional Persatuan Emirat Arab (PEA) untuk nomor 50 meter gaya punggung (lintasan panjang) kategori usia 13 tahun. Kiara mencatatkan waktu impresif 32,17 detik dalam ajang Dubai International Aquatics Championship di Hamdan Sports Complex. Ajang bergengsi ini diikuti oleh lebih dari 1.500 perenang dari 90 klub dan akademi yang berasal dari 40 negara. “Sebelum mencetak rekor tersebut, Kiara harus melalui babak kualifikasi. Mereka harus bersaing dengan lebih dari 160 perenang gaya punggung untuk mengamankan tempat di final,” kata Kiara, Selasa (6/5/2025). Kompetisi ini mendapat pengakuan dari Federasi Renang Internasional. Ajang ini juga menjadi salah satu kualifikasi resmi menuju Kejuaraan Dunia antarklub di Singapura. Untuk mencapai prestasi ini, Kiara berlatih secara intensif bersama Tyneside Swim Club Dubai selama 8-9 jam per minggu. Sebagian besar dilakukan di pagi hari sebelum sekolah. Ia telah tampil dan meraih peringkat dalam berbagai kejuaraan renang internasional di Uni Emirat Arab(UEA), seperti Dubai Open dan Abu Dhabi Swim for Life. Ia juga mewakili sekolahnya dalam kompetisi internasional di luar negeri. Tak hanya unggul di kolam renang, Kiara juga menorehkan prestasi di bidang lain. Ia merupakan pesenam dan penari kompetitif tingkat internasional yang baru-baru ini meraih posisi kedua dalam kejuaraan senam di Bangkok, Thailand. Sementara itu di samping aktivitas olahraga, Kiara juga aktif di dunia seni. Ia menyanyi, memainkan piano dan biola, serta menjadi anggota National Youth Orchestra UEA.

Atlet Muda Indonesia Juara Umum di Luxembourg Open 2025

Atlet Muda Indonesia Juara Umum di Luxembourg Open 2025

Indonesia kembali menunjukkan dominasinya di pentas bulutangkis internasional. Dalam turnamen Luxembourg Open 2025, skuat muda Merah Putih tampil impresif dan keluar sebagai juara umum setelah berhasil meraih tiga gelar juara dan dua posisi runner-up di berbagai nomor. Turnamen yang digelar di Luxembourg City ini menjadi ajang pembuktian kekuatan para atlet muda Indonesia, sekaligus ajang pemanasan menuju turnamen bergengsi seperti Indonesia Open dan Olimpiade Paris 2025. Rekapitulasi Prestasi Indonesia di Luxembourg Open 2025: Gelar pertama hadir dari nomor tunggal putri Indonesia, Mutiara Ayu Puspitasari. Atlet binaan PB Djarum Kudus itu menjadi yang terbaik setelah di final mengalahkan rekan satu timnya, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi lewat pertarungan sengit tiga game dengan skor 21-13, 13-21, 21-12. Ganda putri menyusul menyumbangkan medali emas melalui Isyana Syahira Mida/Rinjani Kwinara Nastine yang berhasil mengalahkan pasangan Denmark, Lærke Hvid/Anna Klausholm dengan dua game langsung 21-14, 21-6. Gelar ketiga hadir dari nomor ganda putra Indonesia. Adalah Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi yang terbaik usai mengalahkan kompatriotnya, Muh Putra Erwiansyah/Daniel Edgar Marvino dengan 21-15, 22-20. Sementara itu, gelar tunggal putra jatuh ke Tae Bin Yoo asal Korea yang tampil perkasa mengalahkan Jhuo-Fu Liao dengan skor 21-19 dan 21-6. Kemudian, gelar ganda campuran jatuh ke Marvin Seidel/Thuc Phuong Nguyen yang mengalahkan Kristoffer Kolding/Mette Werge 21-13 22-24 dan 21-11.

IWF World Youth & Junior Championships 2025: Indonesia Sabet Empat Medali

Luluk Diana

Kontingen angkat besi Indonesia menutup penampilan di Kejuaraan Dunia Angkat Besi Remaja dan Junior 2025 (IWF World Youth and Junior Championships 2025) dengan meraih satu medali emas dan tiga perunggu. Dari total 11 lifter yang tampil dalam ajang yang bergulir di Lima, Peru pada 30 April hingga 5 Mei, satu-satunya emas bagi Merah Putih dipersembahkan lifter junior, Luluk Diana Tri Wijayana yang turun di kelas 49kg putri. Luluk tampil gemilang di angkatan snatch dengan catatan terbaik 81kg yang mengantarnya ke podium tertinggi. Sayangnya, ia gagal mencatatkan angkatan di clean and jerk setelah tiga kali percobaan pada angkatan 100kg. Tiga medali perunggu disumbang oleh lifter remaja, Alyamaulida Kartika Pertiwi yang tampil di kelas 81kg putri. Ia merebut perunggu di angkatan snatch dengan 96kg, clean and jerk 120kg, serta total angkatan 216kg. Alyamaulida berada di belakang lifter Venezuela Aparicio Alfonzo Lidysmar Del Valle yang meraih emas dengan total angkatan 230kg (103kg snatch, 127kg clean and jerk) dan Xue Li asal China yang merebut perak dengan 229kg (104kg snatch, 125kg clean and jerk) Berikut hasil lengkap wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia Angkat Besi Remaja dan Junior 2025: Kategori Junior 45kg Putri Tita Nurcahya Melyani Snatch: 65kg (peringkat 11) Clean and jerk: 82kg (peringkat 8) Total angkatan: 147kg (peringkat 10) 49kg Putri Luluk Diana Tri Wijayana Snatch: 81kg (peringkat 1) Clean and jerk: gagal Total angkatan: tidak tercatat 59kg Putri Sarah Snatch: 90kg (peringkat 5) Clean and jerk: 110kg (peringkat 6) Total angkatan: 200kg (peringkat 4) 67kg Putra Yuda Permana Snatch: 130kg (peringkat 14) Clean and jerk: tidak tercatat Total angkatan: tidak tercatat 81kg Putra Raihan Adesta Putra Perdana Snatch: 135kg (peringkat 13) Clean and jerk: 167kg (peringkat 12) Total angkatan: 302kg (peringkat 11) Kategori Remaja 49kg Putra Alvin Saputra Snatch: 81kg (peringkat 6) Clean and jerk: 106kg (peringkat 6) Total angkatan: 187kg (peringkat 5) 55kg Putra Kevin Andrian Ramadhan Snatch: 101kg (peringkat 6) Clean and jerk: 122kg (peringkat 6) Total angkatan: 223kg (peringkat 6) Muhammad Rojal Abdillah Snatch: 98kg (peringkat 9) Clean and jerk: 121kg (peringkat 8) Total angkatan: 219kg (peringkat 9) 61kg Putra Leonard Imanuel Aipassa Suabey Snatch: 107kg (peringkat 8) Clean and jerk: 131kg (peringkat 8) Total angkatan: 238kg (peringkat 7) 73kg Putra Muhammad Angga Snatch: 106kg (peringkat 11) Clean and jerk: tidak tercatat Total angkatan: tidak tercatat 81kg Putri Alyamaulida Kartika Pertiwi Snatch: 96kg (peringkat 3) Clean and jerk: 120kg (peringkat 3) Total angkatan: 216kg (peringkat 3)

PSSI dan FIFA Resmikan FIFA Arena, Indonesia Jadi Pionir Program Football for Schools

PSSI dan FIFA Resmikan FIFA Arena

Pada Selasa (6/5) kemarin, PSSI dan FIFA secara resmi telah membuka dua lapangan mini soccer FIFA Arena Indonesia. FIFA Arena merupakan upaya FIFA mewujudkan 1.000 lapangan kecil di seluruh dunia. Sebagai langkah awal, FIFA memulai pembangunan di 11 negara dan salah satunya Indonesia yang berlokasi di Oase Park, Ciputat dan Mandiri University, Daan Mogot, Jakarta. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyatakan rasa bangganya karena Indonesia mencatat sejarah penting dalam pengembangan sepak bola global bersama Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Menurut Erick, peluncuran perdana program Football for Schools FIFA di Tanah Air yang ditandai dengan peresmian dua fasilitas FIFA Arena menjadikan Indonesia terdepan dalam kesiapan infrastruktur lapangan sepakbola bagi anak-anak melalui sekolah. “Saya mengapresasi FIFA atas pelaksanaan program Football for Schools pertama FIFA di Indonesia. Ini tak hanya membuktikan kepercayaan terhadap potensi sepakbola kita, tapi juga kepada PSSI dalam membangun fondasi kuat untuk ekosistem olahraga yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Erick Thohir saat peluncuran FIFA Arena di Ciputat, Jakarta, Selasa (6/5). Pada agenda ini, perwakilan FIFA yang hadir yakni Sanjeevan C. Balasingam (FIFA Director MA Asia-Oceania), Kanya Keomany (FIFA Council Member), Theodore Giannikos (FIFA Director of Special Project), dan Lavin Vignesh (FIFA Lead Regional Office). Selain itu, hadir Taufik Hidayat sebagai Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, perwakilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Tiga pemain Timnas U-17 yakni Daffa Al Gasemi, Muhammad Zahaby Gholy, dan Fabio Azkairawan turut hadir dan puluhan anak-anak Sekolah Dasar juga meramaikan agenda tersebut. Indonesia termasuk salah satu dari 11 negara, starting eleven, pertama yang meluncurkan FIFA Arena ini. “Saya menghargai dukungan pemerintah melalui Kemenpora dan Kementerian Pendidikan, karena FIFA Arena tak hanya mendorong sisi olahraga, tapi juga berperan untuk bangun karakter, watak, dan mental anak-anak sebagai penerus bangsa melalui sepakbola,” lanjut Erick. Direncanakan, FIFA akan membangun 1.000 FIFA Arena di seluruh dunia dan diharapkan mampu menjangkau 700 juta anak-anak di seluruh dunia dengan memasukkan sepak bola ke dalam kurikulum sekolah. Di Indonesia sendiri akan dibangun 20 FIFA Arena yang tersebar di berbagai daerah. “Presiden Prabowo Subianto dengan program Makan Bergizi Gratis bertujuan agar anak-anak Indonesia di masa depan punya fisik dan gizi yang bagus. Karena itu, keberadaan FIFA Arena ini sejalan dengan program Bapak Presiden untuk menyiapkan anak-anak Indonesia yang sehat, kuat, dan punya mental baik untuk membangun negara melalui olahraga,” pungkasnya. Sementara itu, Presiden FIFA, Gianni Infantino dalam video sambutannya mengucapkan selamat kepada Indonesia atas peresmian FIFA Arena di dua lokasi. Gianni menyampaikan, lapangan bakal melahirkan bakat-bakat baru dalam sepak bola. “Selamat kepada PSSI dan Presiden PSSI Erick Thohir. Indonesia adalah salah satu dari 11 negara pertama yang meresmikan FIFA Arena,” kata Infantino. “Anak-anak butuh tempat aman untuk bermain dan tumbuh. Karena itu hadir FIFA Arena. Indonesia adalah salah satu negara pertama dari rencana 1.000 FIFA Arena di seluruh dunia,” ucap Infantino. Dua FIFA Arena ini ditempatkan secara strategis untuk melayani siswa dan anak muda di daerah perkotaan padat yang memiliki akses terbatas terhadap infrastruktur olahraga berkualitas. Di Ciputat, fasilitas ini akan melayani SD Negeri Ciputat 07 dan Sekolah Disabilitas Putra Putri Cerdas Mandiri, menghadirkan program pendidikan sepak bola inklusif yang mencakup siswa reguler maupun anak-anak dengan kebutuhan khusus. Sementara itu, di Daan Mogot, siswa dari SD Kusuma Wijaya 05 dan SD Kusuma Wijaya 07 akan mendapatkan manfaat dari kegiatan sepak bola terstruktur yang terintegrasi dengan pelatihan karakter dan keterampilan hidup.

Mojang Priangan Borong Gelar Juara HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 Regional Cirebon

Mojang Priangan

Mojang Priangan sukses menyapu bersih dua gelar juara dalam ajang HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 Regional Cirebon. Tim U-14 dan U-16 mereka sama-sama keluar sebagai kampiun setelah meraih kemenangan di pertandingan final yang digelar di Stadion Bima, Cirebon, Minggu, 4 Mei 2025. Tim Mojang Priangan U14 memastikan gelar juara usai menundukkan Princess Wijaya Saputra dengan skor meyakinkan 2-0. Sementara di kategori U16, Mojang Priangan berhasil mengalahkan Kaliangga dengan skor tipis 1-0. Khusus di kategori U-16, hasil ini cukup mengejutkan karena pada babak penyisihan Grup A, Mojang Priangan hanya finis di peringkat kedua dengan 5 poin, tertinggal dua angka dari Kaliangga yang mengoleksi 7 poin dan memuncaki klasemen. Namun, di partai puncak Mojang Priangan mampu membalikkan keadaan dan tampil sebagai juara. Sementara itu, tim Mojang Priangan U14 tampil dominan sejak awal turnamen. Mereka keluar sebagai juara Grup C dengan poin sempurna, yakni 6 poin dari dua pertandingan, dan melanjutkan tren positif hingga babak final. Secara keseluruhan, turnamen tahun ini diikuti oleh 11 klub di kategori U16 dan 9 klub di kategori U14. Jumlah partisipasi tersebut menunjukkan semakin luasnya jangkauan dan minat terhadap sepak bola putri di berbagai daerah. Suasana kompetitif pada turnamen kali ini menjadi bukti berkembangnya pembinaan sepak bola wanita di tingkat regional. Turnamen HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 sendiri semakin menunjukkan perannya sebagai ajang penting dalam menumbuhkan bakat, daya saing, serta semangat kompetitif di kalangan pemain muda wanita.

Tim Bisbol Putri Indonesia Lolos ke BFA Women’s Baseball Asian Cup 2025

Tim Baseball putri Indonesia juara di Asia cup qualifer. (Foto: Hendry Jono Sigar)

Tim bisbol putri Indonesia mencetak sejarah dengan lolos ke BFA Women’s Baseball Asian Cup 2025 di Hangzhou, China, setelah menyapu bersih kemenangan di Pool B, termasuk laga dramatis melawan tuan rumah Thailand dengan skor 14–13. Prestasi ini menjadi tonggak penting dalam perkembangan olahraga bisbol putri di Indonesia, sekaligus membuka peluang besar untuk unjuk gigi di kancah Asia. Kepastian lolosnya tim putri Indonesia didapat setelah tampil gemilang di babak kualifikasi. Dengan semangat juang tinggi, kekompakan, dan strategi permainan yang matang, tim Indonesia mampu mengatasi berbagai lawan tangguh dari kawasan Asia. Kemenangan ini disambut dengan antusias oleh pecinta olahraga di tanah air. Keberhasilan ini menegaskan bahwa srikandi bisbol Indonesia layak diperhitungkan di level Asia. Dengan status peringkat 16 dunia, timnas putri kini semakin percaya diri melangkah ke ajang yang lebih besar, membawa semangat dan harapan baru bagi olahraga bisbol Indonesia di kancah internasional. Keberhasilan ini menjadi momentum berharga bagi Indonesia untuk semakin mengembangkan olahraga bisbol putri, yang selama ini masih kurang mendapat perhatian dibandingkan dengan cabang olahraga lain. Diharapkan, pencapaian ini dapat memacu minat generasi muda putri Indonesia untuk menekuni bisbol secara profesional. Saat ini, tim bisbol putri Indonesia tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan kompetisi selanjutnya. Program latihan intensif, termasuk uji coba internasional, telah dirancang untuk meningkatkan performa tim dalam pertandingan selanjutnya. Sumber: chanelmuslim

Penantian Satu Tahun, SDN Kalisari 01 Akhirnya Sukses Raih Gelar Juara MilkLife Soccer Challenge Jakarta 2025

Juara serta runner-up KU 10 dan KU 12 MilkLife Soccer Challenge – Jakarta 2025.

JAKARTA, 4 Mei 2025 – Gemuruh sorak suporter menggema saat partai final KU 10 dan KU 12 MilkLife Soccer Challenge Jakarta 2025 yang berlangsung di Kingkong Soccer Arena, Cijantung, Jakarta Timur, Minggu siang (4/5). Dalam kompetisi yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut, SDN Pulogebang 13 berhasil menjadi kampiun di KU 10 usai susah payah mengalahkan SDN Gedong 03. Sedangkan di KU 12, SDN Kalisari 01 keluar sebagai juara setelah menundukan sang rival SDN Mekarjaya 12. Kemenangan SDN Kalisari 01 merupakan penantian selama lebih dari satu tahun semenjak mereka ambil bagian dalam kompetisi MilkLife Soccer Challenge. Pada 2024, mereka harus puas menjadi semifinalis (MLSC Jakarta Series 1) dan runner up (MLSC Jakarta Series 2). Gelar juara akhirnya mereka rasakan usai membekap SDN Mekarjaya 12 dengan skor 4-1 pada MLSC Jakarta 2025.  Performa Clea Abelia yang menonjol mampu membuka keunggulan SDN Kalisari 01 lewat lemparan dalam yang lolos dari tangkapan kiper lawan di babak awal menit ke-3. Tak butuh waktu lama, gol balasan tercipta dari SDN Mekarjaya 12 melalui tendangan akurat depan gawang. Clea Abelia kembali menunjukan aksi gemilangnya dengan melancarkan serangan yang membuat SDN Kalisari 01 unggul, dan gol penutup babak pertama disumbangkan oleh Zaniar Gadiza melalui tendangan ke sudut kanan gawang, sehingga SDN Kalisari 01 unggul 3-1. Pasca interval, kedua tim masih tampil dengan agresivitas yang cukup tinggi dengan menciptakan beberapa peluang berbahaya, serangan demi serangan dibangun kedua tim demi merobek jantung pertahanan. Hingga di menit ke-29 Keisya Aurellia Fiorenza berhasil memanfaatkan momen dengan menciptakan gol manis, saat gawang lawan kosong dari penjagaan dan membawa SDN Kalisari 01 keluar sebagai juara.   Sang bintang lapangan, Clea Abelia tidak menyangka bisa membawa sekolahnya menjadi juara di MilkLife Soccer Challenge – Jakarta 2025, bahkan ia juga sukses menjadi pencetak gol terbanyak dengan perolehan 27 gol. “Alhamdulillah ternyata kami bisa menang lawan mereka, karena di tahun lalu kami kalah. Berkat kekompakan tim, semangat dari pelatih dan orang tua membuat kami semakin termotivasi. Ilmu yang saya dapatkan setelah berkompetisi di Singapura kemarin bisa saya terapkan di sini, sehingga bisa membawa tim saya juara,” bilang Abel. Sementara itu, laga alot tersaji di final KU 10 antara SDN Pulogebang 13 versus SDN Gedong 03 sejak babak pertama. Aksi jual beli serang dilakukan kedua tim untuk menjebol gawang lawan. Namun, usaha dari kedua sekolah tersebut melakukan passing-shooting belum juga mampu menciptakan gol hingga jeda turun minum, sehingga babak pertama berakhir dengan skor kacamata. Memasuki babak kedua, masih dengan pola permainan yang sama beberapa kali terjadi kemelut di mulut gawang yang gagal dimanfaatkan oleh keduanya. Hingga akhirnya di menit ke-21 SDN Pulogebang 13 sukses memecah kebuntuan melalui tendangan Anindita Keisa Zahra yang tidak bisa dihalau kiper lawan. Jelang peluit panjang berbunyi, pemain bernomor punggung dua tersebut kembali menambah pundi gol setelah menerima umpan lambung dari koleganya dan dengan sigap menendang ke sisi kanan gawang lawan sehingga membuat SDN Pulogebang 13 menang 2-0 atas SDN Gedong 03. Punggawa SDN Pulogebang 13, Anindita Keisa Zahra sangat bersyukur bisa tampil baik bersama timnya hingga menjadi juara, “Bisa jadi juara dan top skor pasti senang banget, apalagi pertandingan tadi susah karena tim lawan posturnya besar. Tapi pelatih kasih semangat, tidak boleh takut dan harus yakin kalau kita bisa,” ujar pemain yang mengidolakan Christiano Ronaldo tersebut. Antusiasme Semakin Meningkat Sementara itu, Jakarta menjadi salah satu kota penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge yang selalu menunjukkan peningkatan jumlah peserta sejak tahun lalu. Pada Series 1 2024, kompetisi ini diikuti 368 siswi SD dan MI. Lalu, di series 2 yang dihelat November 2024, partisipasi peserta melambung lebih dari tiga kali lipat mencapai 1.359 siswi. Antusiasme pesepakbola putri belia juga semakin meningkat di MilkLife Soccer Challenge 2025 hingga mencapai 1.601 siswi dari 96 SD dan MI, yang terbagi ke dalam 32 tim KU 10 dan 112 tim KU 12. Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheunemann, menuturkan semakin tingginya semangat para siswi menggeluti sepak bola tak lepas dari jenjang karir yang berkelanjutan, sehingga mereka masih dapat terus berkompetisi hingga usia remaja. Salah satunya, dilakukan Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife dengan mengirimkan atlet-atlet terbaik MilkLife Soccer Challenge berlaga di turnamen internasional seperti JSSL Singapore 7’s 2025, April lalu. Dalam kompetisi bergengsi tersebut, tim HydroPlus Strikers (U-14) dan skuad MilkLife Shakers (U-12) sukses menjadi runner up. Menurut Timo, keberhasilan di Singapura semakin memantik semangat dan minat para siswi menggeluti sepak bola. “Saya rasa faktor JSSL ini meningkatkan minat para peserta. Karena mereka akan melihat setelah bertanding di KU 12 masih ada level selanjutnya. Saya melihat orang tua pasti berpikir ini positif, jangka panjangnya ada dan berjenjang, jadi tidak stop saat di sekolah dasar saja tapi juga terpacu untuk bisa membela daerah masing-masing berkompetisi di MilkLife Soccer All Stars dan berkesempatan masuk tim untuk bertanding ke luar negeri,” tutur Timo. Senada dengan hal tersebut, Pelatih SDN Kalisari 01, Warizqy Mahirullah mengakui keberhasilan jebolan MilkLife Soccer Challenge di ajang JSSL Singapore 7’s 2025 telah menginspirasi para siswi di sekolahnya untuk bermain sepak bola. Terlebih, dalam tim yang diterjunkan di Singapura tersebut, terdapat siswi SDN Kalisari 01, Clea Abelia, yang tergabung di skuad HydroPlus Strikers (U-14). Bahkan di ajang bergengsi tersebut, Clea Abelia juga berhasil mencetak gol dan membantu timnya memenangkan pertandingan saat melawan tim  JSSL FC 2 Singapore. “Setelah Abel pulang dari Singapura, dia dipanggil ke depan saat upacara lalu diumumkan kalau dia menjadi runner up di ajang bergengsi tersebut. Hal ini membuat anak-anak terutama dari kelas 2 dan 3 semakin berminat menggeluti sepak bola putri. Jadi banyak yang mau ikut latihan. Sehingga semester depan kami akan ada ekstrakulikuler sepak bola putri,” ungkap pelatih berkacamata tersebut. Berikut daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge – Jakarta 2025 Kategori Usia 10 Juara : SDN Pulogebang 13 Runner-up : SDN Gedong 03 Semifinalis : SDN Cijantung 03 dan SDN Cilangkap 01 Top Scorer : Anindita Keisa Zahra – SDN Pulogebang 13 (15 gol)   Najma Ayunindya Inara – SDN Cijantung 03 (15 gol) Best Player : Anindita Keisa Zahra – SDN Pulogebang 13 Best Goalkeeper : Aqilla Misha Qiana – SDN CIjantung 03 Fairplay Team : SDN Cilangkap 01 Kategori … Read more

Indonesia Raih Dua Perunggu di Piala Dunia Panjat Tebing 2025

Kadek Adi Asih

Tim panjat tebing Indonesia berhasil mempersembahkan dua medali perunggu di nomor speed pada ajang Piala Dunia Panjat Tebing 2025 di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (3/5) sore. Dua medali perunggu tersebut dipersembahkan dari nomor final speed putri oleh Kadek Adi Asih, dan nomor speed putra diraih oleh Kiromal Katibin. Pada babak perebutan medali perunggu, Kadek yang merupakan atlet asal Desa Gitgit, Kabupaten Buleleng, Bali itu mengalahkan lawannya asal Korea Selatan, Jeong Jimin. Menggunakan papan B, atlet berusia 19 tahun itu mencatatkan waktu 7.27 detik, sedangkan lawannya 9.00 detik. Sedangkan untuk Kiromal Katibin naik podium ketiga setelah mengalahkan Raharjati Nurmasa dengan mencatatkan waktu 4,81 detik. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo yang menyaksikan langsung bersama Wamenpora Taufik Hidayat merasa bangga dengan hasil yang diraih atlet panjat tebing Indonesia pada kejuaraan Piala Dunia Panjat Tebing 2025. “Iya kita lihat langsung tim panjat tebing kita mempersembahkan dua medali perunggu. Dan saya bangga atlet muda yang dipersiapkan FPTI bisa meraih medali perunggu. Apalagi atlet putrinya masih sangat muda dan sangat berpotensi untuk road to Olimpiade 2028 Los Angeles,” kata Menpora Dito. Yang menarik, Atlet asal Amerika Serikat (AS), Samuel Watson, kembali berhasil memecahkan rekor dunia dengan waktu 4,64 detik. Sam memecahkan rekornya sendiri yang sebelumnya dipecahkan di Olimpiade Paris 2024 dengan waktu 4,79 detik. Sementara itu tiga atlet panjat tebing Indonesia di nomor lead sendiri akan bertanding di babak semifinal Piala Dunia Panjat Tebing 2025 Bali, Minggu (4/5) sore. Tiga atlet tersebut yakni, Putra Tri Ramadani, Raviandi Ramadhan dan M Rizky Simatupang.

Piala Sudirman 2025: Kandas di Semifinal, Indonesia Kembali Puasa Gelar

Tim Indonesia

Tim bulu tangkis Indonesia harus tersingkir meski sudah berjuang keras dalam laga semifinal Piala Sudirman 2025 menghadapi Korea Selatan. Pada pertandingan yang digelar di Fenghuang Gymnasium, Xiamen, China, Sabtu (3/5/2025), Indonesia takluk dengan skor 3-2. Indonesia tertinggal lebih dulu setelah pasangan ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti dikalahkan oleh unggulan Korea Selatan, Seo Seung-jae/Chae Yu-jung, dalam dua gim langsung. Dejan/Fadia menyerah dengan skor 10-21 dan 15-21, membuat Indonesia tertinggal 0-1. Namun, semangat juang tak padam. Pebulu tangkis tunggal putra muda, Alwi Farhan, tampil gemilang dan membawa Indonesia menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Alwi mengalahkan wakil Korea Selatan, Cho Geon-yeop, lewat pertarungan tiga gim atau rubber game yang berakhir dengan skor 16-21, 21-8, dan 21-8. Pada laga ketiga dari sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani belum berhasil menyumbangkan poin untuk tim Merah Putih. Ia menghadapi lawan berat, An Se-young, yang merupakan peraih medali emas Olimpiade Paris 2024. Putri KW harus mengakui keunggulan An Se-young dalam dua gim langsung dengan skor 18-21 dan 12-21. Indonesia kembali menyamakan skor menjadi 2-2 lewat sektor ganda putra. Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana tampil luar biasa dalam laga ketat menghadapi pasangan Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae. Fikri/Bagas menang dramatis dalam tiga gim: 21-18, 13-21, dan 25-23, sekaligus menjaga asa Indonesia untuk melaju ke final. Partai kelima pun menjadi penentu kemenangan. Dari sektor ganda putri, Indonesia menurunkan pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi, sementara Korea Selatan mengandalkan Baek Ha-na/Lee So-hee. Meskipun sudah berjuang ekstra keras, Fadia/Amalia tidak mampu menumbangkan Baek/Lee dan kalah dalam laga tiga gim 10-21, 21-18, dan 15-21. Dengan hasil ini, Indonesia tersingkir dari ajang Piala Sudirman 2025. Sementara Korea Selatan akan menantang tuan rumah China di partai puncak pada Minggu (4/5/2025) besok. Sumber: Kompas TV

Sabrina Wakili Indonesia di IFSC Climbing World Cup 2025

Sabrina Syarifah Calidris

Atlet panjat tebing muda Indonesia, Sabrina Syarifah Calidris, menjadi satu-satunya atlet dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Tangerang Selatan yang dipercaya untuk mengikuti ajang internasional. Atlet berusia 19 tahun ini, akan mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi IFSC Climbing World Cup 2025 yang digelar pada 2–4 Mei 2025 di Nusa Dua, Bali. Kompetisi ini menjadi panggung internasional perdana bagi Sabrina yang tengah mencuri perhatian di kancah panjat tebing nasional. Ketua pembina Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Tangerang Selatan, Suhara Manullang menyampaikan, keikutsertaan Sabrina bukan tanpa alasan. Sebab sebelumnya, Sabrina sempat menorehkan prestasi gemilang dalam Pekan Olahraga Nasional (PON), yang kemudian menjadi dasar penunjukan dari pusat. “FPTI Tangsel mendapatkan satu atlet untuk mengikuti kejuaraan dunia, dan itu adalah Sabrina. Ini penugasan langsung dari pusat berdasarkan prestasi yang ia raih di PON kemarin,” ujar Suhara dikutip dari TribunTangerang, Kamis (1/5/2025). Suhara mengungkapkan meski berasal dari daerah dengan keterbatasan fasilitas, Sabrina mampu bersaing dengan atlet dari berbagai daerah lain. “Kita bersyukur, meski dengan keterbatasan sarana dan tempat latihan, Kota Tangsel bisa menghasilkan atlet berprestasi. Sabrina sudah bisa dikatakan sebagai aset dalam dunia panjat tebing Indonesia,” ungkap Suhara. Sabrina tidak hanya membawa nama Kota Tangerang Selatan, namun akan tampil sebagai wakil Indonesia di kancah dunia. Harapannya, penampilannya di Bali dapat menjadi batu loncatan menuju pemusatan latihan nasional (pelatnas) dan membawa harum nama bangsa. “Kami berharap hasil dari kejuaraan ini nantinya menjadi bagian dari seleksi nasional untuk pelatnas. Sabrina sudah masuk radar nasional, dan ini kesempatan penting baginya,” tutur Suhara. Sementara itu, Sabrina Syarifah mengungkapkan bahwa dirinya akan tampil maksimal di ajang bergengsi IFSC Climbing World Cup 2025 meskipun waktu persiapan yang sempit tak menyurutkan semangat atlet muda asal Tangerang Selatan. Sabrina mengakui bahwa persiapannya kali ini hanya berlangsung selama dua minggu. Meski demikian, ia tetap menjalani latihan dengan konsisten dan mental yang siap tanding. “Persiapannya jujur ini tersingkat aku. Dua minggu latihan, tapi tetap fokus dan disiplin,” ujar Sabrina. Latihan yang dijalaninya tergolong standar, tidak terlalu berat, namun cukup untuk menjaga performa dan teknik menjelang perlombaan. “Enggak berat, enggak ringan juga. Standar aja, yang penting rutin,” pungkasnya.

DBL Academy Kids Warriors di DBL Fest 2025 Ajarkan Anak Bekompetisi Sejak Kecil

DBL Academy Kids Warriors di DBL Fest 2025

DBL Academy Nutrition Class dan Kids Warriors turut meramaikan Kopi Good Day DBL Festival. Acara yang diikuti oleh puluhan anak berusia 5-9 tahun ini sukses diselenggarakan pada Kamis, 1 Mei 2025, di Grand Atrium Kota Kasablanka. DBL Academy Nutrition Class mengajak anak-anak serta para orang tua yang hadir untuk memperhatikan pentingnya nutrisi sejak muda. Dipandu oleh Coach DBL Academy, Didit Pamungkas dan Head Branch DBL Academy, Muhammad Alfian Yasir anak-anak yang hadir diarahkan bagaimana membuat sandwich -sebagai makanan mudah dibuat dan penuh nutrisi- dengan benar. “Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk membangun awareness terkait pentingnya nutrisi, jadi kami menekankan kalau makanan itu harus yang sehat, mengutamakan menu makanan seimbang,” ungkap Didit Pamungkas. Selain membuat sandwich, anak-anak juga diminta untuk bermain games untuk membedakan mana makanan yang sehat dan tidak sehat. Ini juga bertujuan agar anak-anak dan orang tua yang hadir dapat memilih makanan dengan lebih bijak. “Selain itu melalui acara ini, kita ingin memberikan pelajaran pentingnya nutrisi, tapi dengan cara yang lebih simpel, jadi sebaik dan sesimpel mungkin, adik-adik bisa belajar,” tambah Muhammad Alfian Yasir. Setelah itu, para peserta DBL Academy Kids Warrior diajak untuk bermain basket dengan cara yang menyenangkan di sesi Kids Warriors. Mereka diminta untuk berkompetisi melewati berbagai rintangan yang sudah disediakan. Tantangan ini bisa membuat anak-anak mengenal fundamental basket, body movement, hingga caracter development. “Sebenarnya ini sudah sesuai dengan tiga core value dari DBL Academy, sebentar lagi DBL Academy hadir di Jakarta, kita ingin memperkenalkan kalau DBL Academy itu bukan hanya fokus ke fundamental basket dan skill, tetapi kita juga fokus ke nutrition development, dan caracter development,” kata Muhammad Alfian Yasir.

PSSI dan Freeport Hadirkan Kolaborasi Bangun Sepak Bola Usia Dini

SSB Sindogres

PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (PT GSI) berkolaborasi dengan PT Freeport Indonesia kembali menggelar turnamen sepak bola usia dini bertajuk Freeport Grassroots Tournament (FGT) pada tanggal 26 dan 27 April 2025 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. Ajang FGT di Gresik ini diikuti lebih dari 300 anak dan merupakan pelaksanaan kedua setelah tahun lalu digelar di Gresik dan Jayapura. Selain itu, terdapat penambahan 10 SSB untuk kategori usia 12 tahun. Kegiatan ini total diikuti 20 Sekolah Sepak Bola (SSB) dan dimulai pukul 06.30 hingga 12.30 WIB. Freeport Grassroots Tournament ini melibatkan anak-anak Gresik (Jawa Timur) dari usia U10 dan U12 dan dikelompokan masing-masing menjadi 10 tim. Setiap tim akan bermain 7 versus 7 serta mengutamakan kegembiraan karena setiap anak diberi kesempatan menguasai bola lebih lama. Freeport Grassroots Tournament edisi kedua ini merupakan wujud dukungan penuh PT Freeport Indonesia dan PSSI terhadap pengembangan sepak bola usia dini di Indonesia. Penyelenggaraan tahun kedua ini juga menambah jangkauan peserta dengan memberi banyak SSB berpartisipasi. Diharapkan kegiatan ini menjadi wadah bagi talenta-talenta muda Indonesia untuk dapat menunjukkan permainannya sekaligus memberikan kesempatan dan pengalaman dalam perjalanan mereka mewujudkan cita-citanya menjadi pesepakbola profesional. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan kunci di banyak negara yang sepak bolanya telah maju meletakkan fondasi utama pada pengembangan sepak bola usia dini. “Saya mengapresiasi partisipasi PT Freeport yang selalu mendukung sepakbola Indonesia maju. Kepercayaan ini memperkuat komitmen PSSI untuk terus meningkatkan sepak bola usia dini, baik melalui kompetisi, kolaborasi, maupun pelatihan pelatih berkualitas yang sangat penting dan memberi pengaruh positif bagi perkembangan pemain muda,” ujar Erick Thohir. “Turnamen ini merupakan kontribusi nyata PTFI untuk membangun fondasi kuat bagi sepak bola nasional sekaligus memberikan kesempatan bagi anak-anak di Gresik,” kata Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas. Ia mengatakan dengan kompetisi usia dini seperti FGT, diharapkan semakin banyak talenta muda yang terasah dan terarah pengembangan bakatnya menuju jenjang professional. “Sepak bola tidak hanya membangun fisik, tetapi juga karakter, disiplin, dan kerja sama tim. Maka kami berharap momentum FGT di Gresik ini betul-betul dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para Sekolah Sepak Bola (SSB). Ini penting agar anak-anak dapat belajar banyak hal dari penyelenggaraan turnamen ini,” kata Tony. PTFI, lanjutnya, bangga menjadi bagian dari perjalanan awal anak-anak Indonesia menuju impian mereka menjadi pesepak bola profesional dan berharap semoga turnamen ini menjadi pengalaman berharga dan inspiratif bagi setiap peserta. “Tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama antara PTFI dan PSSI dalam membangun masa depan sepak bola Indonesia sejak akar rumput,” jelas Tony. Pada akhir turnamen ini, tim pemenang akan diberikan hadiah yang bermanfaat untuk anggota tim dan memancing keseriusan sang anak untuk tetap bermain sepak bola yakni total 300 pasang sepatu sepak bola. FGT 2025 di Gresik resmi ditutup oleh Vice President Business Process Smelting & Refining PTFI Aripin Buman, bersama anggota Executive Committee (Exco) PSSI, Ahmad Riyadh. Pada kategori U10, SSB Wadeng meraih juara, sementara untuk kategori U12 gelar juara diraih oleh SSB Sindogres. Sementara, pemain terbaik U10 diraih oleh M Liyan dari Wadeng, sedangkan pemain terbaik U12 diraih oleh Tian dari Sindogres. Sedangkan, peraih penghargaan fair play U10 diberikan kepada Sindogres, sementara untuk U12 diraih oleh Persekap 84. Selanjutnya, untuk kategori kiper terbaik, Amril dari Wadeng menjadi kiper terbaik U10, sedangkan Keanu dari Sindogres menjadi kiper terbaik U12. Daftar Peserta Freeport Grassroot Tournament 2025 di Gresik U10 (kelahiran 2015-2016) 1. SSB PERSIM MANYAR (Manyar) 2. SSB PASOPATI WCP BANJARSARI (Cerme) 3. SSB PERKESA SAMBO GUNUNG (Sidayu) 4. SSB PUTRA RAHARJA (Kedamean) 5. SSB PUTRA MANDIRI ( Driyorejo) 6. SSB PETRO (Kec.Gresik) 7. SSB JURIT (Cerme) 8. SSB WADENG (Sidayu) 9. SSB G2 (Manyar) 10. SSB IR (Driyorejo) U12 (kelahiran 2013-2014) 1. SSB POAS MUDA (Manyar) 2. SSB PEGANDEN (Manyar) 3. SSB PORASDA KEDANYANG (Kebomas) 4. SSB PUTRA CAKRA (Mbenjeng) 5. SSB BIMA AMORA (Menganti) 6. SSB PERSEKAP 84 (Menganti) 7. SSB AKOR MUDA (Menganti) 8. SSB SINDOGRES (Kebomas) 9. SSB CERME PUTRA (Cerme) 10. SSB PLG (Wringinanom)

Kejuaraan Basket Wali Kota Cup Sukses Digelar

Wali Kota Samarinda Cup 2025

Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Diaporapar) Kota Samarinda, telah resmi menutup Kejuaraan Basket Piala Wali Kota 2025, yang telah digulirkan dari tanggal 22-27 April 2025, di GOR Segiri Samarinda. Dalam kejuaraan tersebut, di putra dan putri dari klub Bluefin Samarinda berhasil mengawinkan medali emas dalam ajang tersebut. Di mana kejuaraan ini turut diikuti sebanyak 14 klub, terdiri 10 putra dan 4 putri, serta klub dari Bontang dan Balikpapan. Mewakili Kepala Disporapar Samarinda, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga, Supriatmono, mengucapkan apresiasinya kepada sang juara dan para klub lain yang ikut ambil bagian dalam kejuaraan ini. Dirinya pun berpesan agar terus mengembangkan potensi diri dengan menggenjot program latihan yang rutin dan selalu berjuang dalam setiap pertandingan. “Yang berhasil dalam kejuaraan ini tentunya tidak secara otomatis di kejuaraan berikutnya juga akan berhasil. Untuk itu, latihan itu wajib hukumnya untuk pembinaan olahraga. Yang belum berhasil, tingkatkan lagi latihannya, tingkatkan fisiknya dan kerjasama antara atlet dengan pelatih,” ucap Supriatmono dalam sambutannya, Minggu (27/04/2025) malam. Kemudian Ia menyampaikan bahwa, Disporapar Samarinda kedepannya akan menyelenggarakan event serupa dengan yang lebih besar dan meriah dari tahun ini, sebagai bentuk pengembangan pembinaan pebasket di Kota Tepian. “InshaAllah, di waktu yang akan datang Disporapar Kota Samarinda akan senantiasa memfasilitasi untuk kejuaraan-kejuaraan yang akan datang dan tentunya harapan kami, untuk kejuaraan yang lebih besar lagi di tahun-tahun yang akan datang,” ujarnya. Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana, Deden Istian Nugraha, menyampaikan laporan bahwa kegiatan Wali Kota Cup ini terselenggara dengan sukses dan lancar tanpa hambatan. Tidak hanya itu, kejuaraan ini pun dikatakannya sebagai ajang untuk menjalin silaturahmi baik antar atlet maupun klub basket yang ada di Samarinda. Selain itu juga mengembangkan pembinaan atlet junior dengan memasukkan minimal 3 pemain dari setiap klub, sebagai ajang menambah jam tanding atlet. “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membangun semangat kompetisi yang sehat dikalangan generasi muda, meningkatkan kualitas atlet basket pertama di Kota Samarinda, serta mempererat hubungan antar klub melalui semangat suportifitas dan fair play,” kata Deden. Dalam kejuaraan Wali Kota Cup ini juga turut dihadiri langsung oleh Ketua Pengprov Perbasi Kaltim, Darwin Tandrin, yang sangat mengapresiais daya juang para atlet Kota Tepian dalam meraih kemenangan pada kejuaraan tersebut. Berikut urutan juara dalam ajang kejuaraan basket Wali Kota Cup Samarinda 2025: Putri: 1. Bluefin Samarinda 2. Puma Samarinda 3. Sonic putri samarinda Putra: 1. Bluefin Samarinda 2. Bhayangkara 3. LBC Galuh Bontang Sumber: RRI

Timnas Indonesia Resmi Masuk Pot 3 Piala Dunia U17 2025

Tim Nasional U17 Indonesia

Timnas Indonesia U17 masuk dalam pot 3 babak grup Piala Dunia U17 2025 yang akan dilaksanakan di Qatar. Ada 11 tim yang berada dengan Skuad Garuda. Sebanyak 11 tim yang dimaksud tersebut adalah Kosta Rica, Tajikistan, Panama, Korea Utara, Pantai Gading, Tunisia, Kaledonia, Kanada, Afrika Selatan, Austria dan Haiti. Kira-kira tim mana yang bakal berada satu grup yang sama dengan Timnas Indonesia U17? Proses penentuan unggulan untuk Piala Dunia U17 2025 merupakan langkah penting dalam menentukan komposisi undian babak penyisihan grup. Proses ini memastikan turnamen yang seimbang dengan memisahkan tim-tim yang lebih kuat dan mempromosikan keberagaman geografis dalam grup. Meskipun prosedur yang tepat dapat disesuaikan oleh FIFA untuk setiap edisi, prinsip-prinsip umum berikut berlaku untuk penentuan unggulan Piala Dunia U17. Mulai dari penampilan di turnamen sebelumnya, representasi Benua, dan negara tuan rumah. Saat ini sudah ada 48 tim yang lolos ke Piala Dunia U17 2025. Ini merupakan edisi pertama yang menampilkan 48 tim. Tim-tim ini akan dibagi menjadi 12 grup yang masing-masing berisi empat tim. Dua tim teratas dari setiap grup dan delapan tim peringkat ketiga terbaik akan melaju ke Babak 32 Besar. Proses penyemaian untuk format yang diperluas ini kemungkinan akan mengikuti prinsip-prinsip yang ditetapkan dengan mempertimbangkan performa masa lalu di Piala Dunia U17 dan memastikan pemisahan geografis di antara 12 grup. Nantinya, proses pengundian atau drawing pembagian grup akan mengambil satu tim dari setiap pot untuk membentuk grup. Rumus yang tepat untuk menentukan pot dan prosedur pengundian khusus akan diumumkan oleh FIFA mendekati tanggal pengundian. Singkatnya, proses penyemaian untuk Piala Dunia U17 FIFA bertujuan untuk menciptakan babak penyisihan grup yang adil dan kompetitif dengan menggunakan performa turnamen sebelumnya sebagai metrik utama di samping pertimbangan geografis. Perluasan menjadi 48 tim pada tahun 2025 akan memperkenalkan format pengundian baru dengan 12 grup, tetapi prinsip-prinsip dasar penyemaian kemungkinan akan tetap ada. Piala Dunia U17 2025 dijadwalkan berlangsung 3–27 November mendatang. Sumber: SindoNews

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional A Jatim 2025

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional A Jatim 2025

Setelah minggu lalu Exist Badminton Club mendominasi di Sirkuit Nasional B Kepri 2025, kali ini giliran PB Djarum Kudus yang mendominasi di Sirkuit Nasional A Jatim 2025. Sirnas A Jawa Timur 2025 digelar sedari Senin (21/4) sampai dengan Sabtu (26/4) di GOR Sudirman, Kota Surabaya. Sebanyak 11 dari 15 gelar juara yang diperebutkan, berhasil dibawa pulang oleh tim PB Djarum. Sisa 4 gelar dibagi rata ke Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro, Bayu Kencana, Exist Badminton Club dan Mutiara Cardinal Bandung. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 5–10 Mei 2025 di Sulawesi Selatan. Turnamen berlevel B ini akan digelar di Kota Makassar. Daftar Juara Sirnas A Jatim 2025: TRI : Frisca Adelia Arifah [Djarum Kudus] TRA: Ghaisan Haidar Tsaqib [Exist Badminton Club] GRA : Faza Iwadh Kurnia Ramdhan/Muhammad Lutfhi Habibi [Djarum Kudus] GRI : Halifia Usni Pratiwi/Jane Maira Faiza [Djarum Kudus] GRC: Muhammad Lutfhi Habibi/Jane Maira Faiza [Djarum Kudus] TTI: Jolin Angelia [Djarum Kudus] TTA: Dendi Triansyah [Mutiara Cardinal Bandung] GTA : Devin Artha Wahyudi/Ghian Rizqy Sofyan [Djarum Kudus] GTI: Rasi Joase Niakhe Munajad/Salsabila Zahra Aulia [Djarum Kudus] GTC: Ghian Rizqy Sofyan/Salsabila Zahra Aulia [Djarum Kudus] TDI : Bilqis Prasista [Djarum Kudus] TDA: Muhammad Rizky Akbar [Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro] GDI: Ardita Anjani/Titis Maulida Rahma [Djarum Kudus] GDC: Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti [Djarum Kudus] GDA: Erwin Rendana Purnomo/Gilang Krisandi Toyo Pramana [Bayu Kencana]

British School Jakarta dan SDN Buaran 01 Juara MilkLife Soccer Challenge – Tangerang 2025

Juara serta runner-up KU 10 dan KU 12 MilkLife Soccer Challenge – Tangerang 2025.

TANGERANG, 27 April 2025 – MilkLife Soccer Challenge – Tangerang 2025 yang berlangsung pada Rabu (23/4) hingga Minggu (27/4) di Stadion Mini Cisauk dan Stadion Trimatra Kodiklat TNI Serpong sukses digelar. Tercatat sebanyak 963 peserta dari 54 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Tangerang dan sekitarnya, berpartisipasi dalam turnamen yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife ini.  Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono menyambut gembira antusias para peserta dari 88 tim yaitu KU 10 (16 tim) dan KU 12 (72 tim), yang tidak hanya diikuti oleh SD negeri dan MI saja, namun juga sekolah internasional kembali turut meramaikan turnamen ini. Ia menilai, adanya keberagaman peserta dari berbagai latar belakang, menciptakan atmosfer positif dan motivasi antar sekolah untuk saling membuktikan menjadi yang terbaik.  “Ini pertanda bahwa dari tim-tim sekolah yang sudah pernah ikut ataupun baru berpartisipasi juga antusias giat berlatih, karena mereka tahu ada turnamen yang rutin digelar sebagai wadah mereka untuk mengasah kemampuan dan #BeraniCetakGol. Jadi sangat penting MilkLife Soccer Challenge diselenggarakan secara konsisten dan berkelanjutan,” ungkap Teddy. Teddy menambahkan, kualitas dan kemampuan tim maupun individu di MilkLife Soccer Challenge – Tangerang 2025 jauh lebih berkembang dibandingkan seri sebelumnya. Ia berharap tren positif ini juga diikuti oleh kota lain, sehingga diyakini kelak akan mampu bersaing di kancah internasional. Seperti halnya torehan dari tim HydroPlus Strikers (U-14) dan MilkLife Shakers (U-12) yang menyandang runner-up di JSSL Singapore 7’s 2025, menjadi bukti bahwa dengan kualitas dan kemampuan yang dimiliki pesepakbola putri Indonesia patut diperhitungkan. “Artinya apa yang kita lakukan setahun terakhir dengan menjaring dan melatih pemain-pemain terbaik kita, ternyata mereka bisa bersaing dengan tim dari negara-negara di Asia. Sehingga membuat kita semakin optimis bahwa kemampuan dari tim sepak bola putri kita saat ini khususnya KU 12 dan KU 14 itu sudah cukup mumpuni hanya tinggal diasah lagi,” lanjut Teddy. Head Coach Assistant MilkLife Soccer Challenge, Asep Sunarya mengakui banyaknya peserta baru selaras dengan talenta mereka mengolah ‘si kulit bundar’. Terbukti Juara MilkLife Soccer Challenge – Tangerang Series 2 2024 di KU 12 yakni British School Jakarta harus rela angkat koper di babak fase grup. Hingga saat ini, Coach Asep juga telah mengantongi sejumlah nama untuk mengikuti MilkLife Soccer Extra Training, usai menilik performa mereka yang impresif selama berkompetisi. ”Kami mengapresiasi tim baru yang cukup gemilang pada turnamen ini. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa peta persaingan di MilkLife Soccer Challenge cukup ketat dan tidak hanya didominasi oleh satu atau dua tim saja. Alhasil kami sudah mengantongi talenta-talenta baru dari KU 12 kurang lebih sudah ada 11 pemain yang akan kita panggil untuk ikut extra training di luar pemain yang sebelumnya sudah kami pilih,” papar Asep. Asep melanjutkan, perjalanan pemain MilkLife Soccer Challenge tidak hanya berhenti sampai menjadi juara turnamen. Lebih dari itu, akan kembali diadakan MilkLife Soccer Challenge All-Stars yang bakal bergulir pada Juli 2026 mendatang di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. “Selain itu kan ada turnamen lanjutan (Series 1 dan Series 2) di setiap kotanya, plus kita tahun ini akan menambah dua kota baru. Tak menutup kemungkinan juga pemain terbaik akan berlaga di turnamen sepak bola internasional yang prestisius,” imbuhnya. Bangkitnya Sang Juara Partai final MilkLife Soccer Challenge – Tangerang 2025 yang digelar di Stadion Mini Cisauk Tangerang pada Minggu (27/4) siang berlangsung kompetitif. Pada laga KU 10 British School Jakarta sukses menjadi juara setelah mengalahkan SDN Pinang 3.Sedangkan di KU 12, SDN Buaran 01 berhasil menduduki podium tertinggi usai menundukkan SDN Jelupang 01 B.. Laga pamungkas KU 10, yang mempertemukan eks semifinalis MilkLife Soccer Challenge – Tangerang Series 2 2024 antara SDN Pinang 3 dan British School Jakarta berjalan cukup alot. Aksi jual beli serangan kedua tim memanas sejak babak awal, namun peluang emas mampu dimanfaatkan pemain British School Jakarta (BSJ) bernomor punggung 7, Eve Garvey usai terjadi kemelut di kotak penalti di menit ke-2. BSJ kembali menambah pundi golnya lewat tendangan Jaela Emil-morrish pada menit ke-9, hingga babak pertama berakhir kedudukan skor 2 – 0 untuk British School Jakarta. Memasuki babak kedua SDN Pondok Pinang 3 terus memberikan tekanan. Kemelut di mulut gawang lawan mampu dimaksimalkan oleh Anggun Selaras Wahyu Nugroho untuk menciptakan gol bagi timnya. Meski aksi lincah top scorer Nitya Safira Jaya cukup menyulitkan tim British School Jakarta, namun hingga peluit panjang babak kedua berbunyi, ia belum bisa membawa timnya menang dan harus tunduk 2 -1 dari British School Jakarta. Pemain British School Jakarta, Eve Garvey sangat puas dengan penampilan timnya meskipun hanya beberapa kali latihan, “Saya sangat gembira dan bangga kepada tim saya yang telah memenangkan final ini. Kami cukup tegang, tapi karena tim yang kompak ini kami saling menyemangati, bahkan kami bernyanyi bersama untuk menghilangkan stress dan tegang. Selain tim, saya sangat berterimakasih kepada pelatih dan orang tua kami yang selalu mendukung kami,” ucap Eve. Pelatih British School Jakarta, Samantha Rule mengaku bangga atas capaian anak-anak asuhnya tersebut sekaligus mengapresiasi gelaran MilkLife Soccer Challenge – Tangerang 2025. “Saya mengucapkan terima kasih kepada MilkLife Soccer Challenge yang telah menggelar turnamen yang luar biasa dan ini kedua kalinya kami berpartisipasi. Tahun lalu kami kalah di semifinal, sekarang kami hadir dengan tim yang baru dengan pemain-pemain yang lebih muda dan meraih juara,” tutur pelatih yang telah mengikuti Manchester City Continuing Professional Development (CPD). Sementara itu partai final KU 12 berjalan sengit. Gol bunuh diri dari SDN Jelupang 01 B menjadi poin pembuka bagi SDN Buaran 01 di menit ke-3. Adu serang kedua tim yang cukup ketat membuat keduanya sulit mencetak poin. Namun di menit ke-10 Keyla Zivara Aprilia Nugraha sukses menerjang gawang lawan dengan tendangan akuratnya. Selang dua menit kemudian, serangan Mauza Adzkiya berhasil menembus gawang SDN Buaran 01. Tidak butuh waktu lama bagi SDN Buaran 01 untuk membalas lewat tendangan jarak jauh sang penjaga gawang Chasyafa Nur Chasanah dari dalam kotak penjagaan, hingga jeda turun minum kedudukan skor 3 – 1 untuk SDN Buaran 01. Memasuki babak kedua menit awal, gol langsung diciptakan oleh Adiba Khanza Azzahra Banobe, sehingga memperkecil ketertinggalan SDN Jelupang 03 B. Namun SDN Buaran 01 tampil lebih trengginas. Kali ini, kolaborasi Aira Septiyani dan Keyla Zivara Aprilia Nugraha … Read more