Kemenangan Perdana Garuda Nusantara di Toulon Cup 2022

Kemenangan Perdana Garuda Nusantara di Toulon Cup 2022

Tim U-19 Indonesia sukses meraih kemenangan pada laga kedua Toulon Cup 2022. Garuda Nusantara menang 1-0 atas Ghana di Stade Jules-Ladoumegue, Vitrolles, Kamis (2/6). Pada babak pertama kedua tim bermain imbang 0-0. Namun di babak kedua, Indonesia membuka keunggulan menjadi 1-0 pada menit ke-58 lewat gol Raka Cahyana. Skor 1-0 bertahan hingga pertandingan berakhir. Dengan kemenangan ini, Indonesia kmengumpulkan tiga poin dari dua pertandingan. Ronaldo Kwateh dan kawan-kawan menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup B Toulon Cup 2022. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengapresiasi kemenangan perdana Tim U-19 Indonesia di ajang ini. Ia menyebut kemenangan sangat berharga untuk menambah kepercayaan diri pemain di laga selanjutnya. “Alhamdulillah hari ini anak-anak U-19 Indonesia mampu meraih kemenangan melawan Ghana. Tim lawan bukan tim yang sembarangan dan ini menjadi modal yang bagus untuk kami menghadapi laga selanjutnya melawan Meksiko,” kata Iriawan. “Kami berharap pemain terus bekerja keras dan meningkatkan kemampuan selama di Prancis. Apalagi tim ini dipersiapan untuk Piala Dunia U-20 tahun depan yang notabene Indonesia menjadi tuan rumah,” tambahnya. Seperti diketahui, pada turnamen ini, pelatih Bima Sakti menjadi nahkoda Garuda Nusantara. Hal ini karena pelatih Shin Tae-yong memimpin Timnas Indonesia pada ajang FIFA Match Day melawan Bangladesh dan Kualifikasi Piala Asia 2023 di Kuwait. Jadi tidak mungkin dalam waktu bersamaan dua tim ini dipegang Shin Tae-yong. Indonesia selanjutnya akan menghadapi Meksiko di tempat yang sama sekaligus pertandingan ketiga pada Minggu (5/6). Bila kembali meraih kemenangan, Garuda Nusantara akan melenggang ke babak selanjutnya.

Atlet Binaan Akademi Marcus Gideon akan Wakili Indonesia di Turkey Junior Championship 2022

Atlet Binaan Akademi Marcus Gideon akan Wakili Indonesia di Turkey Junior Championship 2022

Kabar gembira datang untuk bulu tangkis Indonesia. Atlet binaan akademi Marcus Gideon yakni Indihome Gideon Badminton Academy (IGBA) akan mewakili Indonesia di Turkey Junior Championship 2022. Indonesia akan diwakili dua atlet dari nomor tunggal putra dan putri di Turkey Junior Championship 2022. Mereka adalah Muhammad Ibrahimnauvic R. Sopyan dan Ardini Cantika Putri yang berasal dari Gideon Badminton Academy (IGBA). Kepastian itu didapat setelah Muhammad Ibrahimnauvic R. Sopyan dan Ardini Cantika Putri menjadi juara pada The Second Pulau Intan Home Tournament Single Junior U-17 South Jakarta Region 2022. Turnamen bulu tangkis yang digelar pada 21 dan 22 Mei 2022 itu diikuti oleh atlet dan klub bulu tangkis yang ada di Jakarta Selatan. Turnamen tersebut dijadikan ajang seleksi untuk mengirimkan atlet yang akan mewakili Indonesia di Turkey Junior Championship 2022. Atlet yang meraih gelar juara akan dikirim untuk mewakili Indonesia pada turnamen bergengsi tersebut. Selain Muhammad Ibrahimnauvic R. Sopyan, ada dua atlet lain Indihome Gideon Badminton Academy (IGBA) yang meraih prestasi. Mereka adalah Kevin F Santoso yang meraih peringkat tiga dari nomor tunggal putra dan Malyaraisa Andaradigdo yang meraih peringkat keempat dari nomor tunggal putri. Turkey Junior Championship 2022 akan digelar pada Oktober mendatang. Ajang ini diprediksi akan melahirkan bakat-bakat baru di dunia bulu tangkis. Sementara itu, untuk tahun ini kalender kejuaraan resmi sudah berlangsung dan berjalan sesuai agenda dari PBSI. Para atlet IndiHome Giedon Badminton Academy (IGBA) akan mengikuti kejuaraan untuk meraih podium juara di tingkat Nasional. Namun, perjuangan para atlet IGBA tak akan mudah. Mereka akan bersaing dengan klub besar di seluruh Indonesia Akademi milik Marcus Gideon yaitu IndiHome Giedon Badminton Academy (IGBA) mengalami perkembangan yang signifikan. Untuk menempa atletnya menjadi profesional dan berkualitas, IGBA mendatangkan pelatih elite. Legenda bulu tangkis Indonesia, Pia Zebadiah Bernadet menjadi satu di antaranya. Pia mulai bertugas di IGBA sejak April 2022. Selain itu, ada pula nama beken bulu tangkis yang menjadi mentor di akademi tersebut. Sebut saja Irfan Fadhilah, Kurniahu Gideon, Muhammad Ali Mu’min, Gusti Ali, Muhammad Rizky, dan Ricky Pehong.

PP PTMSI Pastikan Kirim Atlet U-15 dan Junior Berprestasi Berlaga di Dua Kejuaraan

PP PTMSI Pastikan Kirim Atlet U-15 dan Junior Berprestasi Berlaga di Dua Kejuaraan

Cabang olahraga (cabor) Tenis Meja Indonesia dipastikan mengikuti South East Asian Junior Cadet Training Camp dan The 26th South East Asia Junior Cadet Championships (SEAJCTTC) 2022. Ajang bergengsi yang lebih besar dari Kejuaraan Tenis Meja pada Sea Games Vietnam 2022, akan berlangsung dari tanggal 14 – 22 Juni 2022 di Bangkok Thailand. Pada Sea Games di Vietnam 2022 kemarin, ajang laga ini hanya diikuti oleh 7 (tujuh) Negara. Kejuaraan SEAJCTTC 2022 ini lebih berkelas karena diikuti oleh Atlet dari 10 negara di Asean. Ketua Umum PP PTMSI, Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Oegroseno, S.H. mengatakan, ada sebanyak 8 (delapan) Atlet Tenis Meja Indonesia utusan PP PTMSI, terdiri dari 4 (empat) Atlet Tenis Meja Putra dan 4 (empat) Atlet Putri Tenis Meja Indonesia, yang akan dikirim untuk berlaga dalam ajang Tenis Meja bergengsi The 26th SEAJCTTC di Bangkok Thailand. Sebanyak 8 Atlet Junior tersebut adalah para atlet yang sudah dipersiapkan untuk bertanding di Sea Games 31st Vietnam 2021 bulan Mei 2022 tapi tidak diberangkatkan oleh Menpora RI. “Meski tidak pernah mendapatkan dukungan dari pemerintah, delapan atlet itu tetap kita kirim mewakili Bangsa Indonesia dalam ajang bergengsi, yang lebih besar dari laga di Sea Games 2021 kemarin. Kita optimistis bisa berhasil Meraih Medali dalam ajang Tenis Meja berkelas ini,” ujar Oegroseno kepada wartawan, Selasa (31/5/2022). Mantan Wakapolri periode 2013 – 2014 ini menambahkan, para Atlet Tenis Meja Nasional itu akan diberangkatkan setelah sebelumnya PP PTMSI sukses melaksanakan seleksi nasional Atlet-Atlet Tenis Meja U-15 di PTM Sukun Kudus selama 2 hari, yang dilaksanakan pada tanggal 28-29 Mei 2022. “Ada 4 atlet Putra dan 4 atlet Putri Tenis Meja U-15 dari 34 provinsi telah lolos seleksi ketat secara nasional. Mereka yang akan diberangkatkan itu atas nama M. Alghifari (Riau), M. Naufal (Jawa Barat), Rasya M (Jawa Timur), Jason (DIY), Faiza Zahra (Jawa Tengah), Citra Rasmi (Bali), Janelle (DKI), Adisty F (Jawa Tengah),” jelasnya. Seperti diketahui, kejuaraan the 26th SEAJCTTC 2022 ini akan diikuti oleh para Atlet dari 10 Negara ASEAN karena Negara Timor Leste tidak memberangkatkan atletnya. Selain Atlet U-15, PP PTMSI juga mengirim 4 (empat) Atlet Putra dan 4 (empat) Atlet Putri Junior untuk mengikuti Kejuaraan the 26th SEAJCTTC 2022. “Total Atlet Cadet dan Junior yang berangkat ke Bangkok Thailand adalah 16 atlet yang akan dipimpin langsung oleh seorang Manager dan 2 orang Pelatih. Seluruh anggaran untuk keberangkatan kalangan Atlet ini akan dibiayai secara Mandiri oleh PP PTMSI,” tegas Oegroseno. Selain Kejuaraan SEAJCTTC 2022, 4 Atlet Putra dan 4 Atlet Putri juga akan mengikuti Kejuaraan The 12th South East Asian Table Tennis Championships 2022 yang akan berlangsung dari tanggal 23 -28 Juni 2022 dalam rangka memperebutkan tiket kejuaraan dunia tenis meja (WTTC) di South Afrika 2023. “Kita optimis dapat lolos mengikuti kejuaraan tenis meja (WTTC) di South Africa,” pungkasnya.

Perenang Muda Probolinggo Sabet 6 Emas Piala Walikota Surabaya

Perenang Muda Probolinggo Sabet 6 Emas Piala Walikota Surabaya

Perenang muda asal Kabupaten Probolinggo, Almira Balqis Azizi Alfladea, meraih prestasi membanggakan dalam Piala Walikota Surabaya tahun 2022. Dalam kejuaraan yang dilaksanakan di kolam renang Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jawa Timur, Sabtu (28/5/2022) dan Minggu (28/5/2022), Almira mendapatkan 6 medali emas, dua perunggu dan satu perak. Karena raihan prestasi itu, perenang binaan Pengkab PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) Kabupaten Probolinggo tersebut meraih gelar perenang putri terbaik Kategori Usia (KU) III. Ketua Pengkab PRSI Probolinggo, A’at Kadono mengapresiasi raihan prestasi Almira. Menurutnya, hal ini dapat menjadi modal untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang akan digelar di Kabupaten Jember pada Juni 2022 mendatang. Menurutnya, piala Walikota Surabaya ini merupakan sebuah TC (Training Center) atau pemusatan latihan dalam rangka persiapan atlit yang akan mengikuti Porprov 2022 di Jember. “Dengan ini semakin optimis untuk bisa mencuri medali,” paparnya, Selasa (31/5/2022). A’at menjelaskan, pada dasarnya ada dua atlet renang yang dikirim oleh Pengkab PRSI Probolinggo dalam ajang Piala Wali Kota Surabaya tersebut. Satunya adalah Chalista, yang mampu meraih medali 1 perak dan 3 perunggu. “Harapannya menang saat ajang regional Jawa Timur,” kata A’at. Sementara, Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo, Sugeng Nufindarko turut mengapresiasi prestasi yang diraih oleh para atlet renang. Ia turut berharap atlet asal Kabupaten Probolinggo bisa meraih medali di Porprov nanti. “Semoga sukses lagi di kejuaraan lainnya,” harap Sugeng.

Tim U-19 Indonesia Akui Keunggulan Venezuela di Toulon Cup 2022

Tim U-19 Indonesia Akui Keunggulan Venezuela di Toulon Cup 2022

Tim U-19 Indonesia harus mengakui kekalahan tipis 0-1 dari Venezuela pada pertandingan pertama Indonesia di Grup B turnamen Toulon Cup 2022 di Stade de Lattre de Tassigney, Aubagne, pada Senin (30/5). Gol sematawayang Venezuela dicetak Daniel Perez pada menit ke-69. Pertandingan ini juga merupakan awal kiprah skuad Garuda Muda di turnamen Toulon Cup 2022. Mengenai permainan timnya, pelatih Dženan Radončić merasa tidak kecewa. “Tak ada keraguan lagi, kami membuka permainan dengan baik, kami mengontrol permainan, kami menguasai lapangan tengah, kami menahan serangan lawan dari berbagai arah, itu adalah termasuk misi kita kali ini,” ujarnya. “Akan tetapi kami belum bisa cetak gol, itu karena mereka tim yang bagus, dengan pemain yang bagus juga. Kadang kita hilang konsentrasi, dan kami kebobolan dengan mudah,” tambahnya. “Namun saya tidak menyesali hal itu, anak-anak sudah menunjukkan permainan terbaik mereka, saya senang berada disini, kami telah menunjukkan bahwa kami dari Asia Tenggara pun bisa bermain sepak bola dengan baik,” ujarnya. Dirinya pun mengatakan kalau ikut ambil bagian dalam turnamen ini sangat bagus untuk memberikan kesempatan pengalaman pertandingan Internasional bagi para pemainnya. “Saya pikir kami bisa mengambil banyak pelajaran di turnamen ini, apalagi Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 nanti,” kata Dženan. Sementara itu menurut Ronaldo Kwateh yang sempat beberapa kali merepotkan barisan belakang pemain lawan, mengatakan, “Pertama kami tentu sedikit kecewa dengan hasil ini, tapi kami akan lebih bermain bagus lagi di pertandingan berikutnya. Meski ada beberapa peluang yang saya ciptakan, saya kurang puas dengan itu, namun saya akan lebih baik lagi. Saya senang dengan adanya turnamen ini. Tentu ini akan menambah pengalaman bertanding kami,” tuturnya. Laga selanjutnya, Tim U-19 Indonesia akan menghadapi Ghana U-19 pada Kamis (2/6). “Persiapan melawan Ghana, saat Anda bertemu tim kuat seperti Ghana, dengan pemainnya yang tinggi dan fisik kuat, saya berharap anak-anak bisa tetap memainkan bola bawah. Itu juga yang kita mainkan sebelumnya (melawan Venezuela). Saya pikir akan sama saat lawan Ghana. Kami akan coba tetap berdekatan, kompak, tetap konsentrasi penuh sepanjang pertandingan, dengan begitu, kami akan mendapatkan hasil yang bagus,” tutup Dženan.

Terlecut Kemenangan India Pada Ajang Thomas Cup, PBSI Kejar Regenerasi Pebulu Tangkis Muda

Terlecut Kemenangan India di Ajang Thomas Cup, PBSI Kejar Regenerasi Pebulu Tangkis Muda

Menyikapi kemenangan pertama India dalam Piala Thomas, Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengutarakan rencana persiapan pengembangan bibit atlet untuk pelapis pemain nasional pada masa mendatang. Menurut Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna, keberhasilan India dalam kejuaraan beregu paling bergengsi diprediksi akan menjadi sorotan dalam negeri dan mampu menarik minat generasi muda untuk menjadi pebulu tangkis. “Kemenangan mereka bisa mendongkrak popularitas bulu tangkis di India yang warganya lebih dari satu miliar, dampaknya muncul atlet-atlet muda untuk jadi penantang bagi negara lain. Ini yang harus kami siasati dan tidak ketinggalan membuahkan atlet masa depan yang berkualitas,” kata Agung dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, dikutip dari Antara. Lewat pelaksanaan turnamen berskala nasional dan internasional pada 2022 seperti international challenge, sirkuit nasional, hingga Piala presiden untuk pertama kalinya, diharapkan memunculkan calon-calon atlet baru untuk menjadi bagian dari skuad Merah-Putih. Selain berbenah secara internal, PBSI juga merancang program penyebarluasan informasi dan tayangan bulu tangkis kepada masyarakat nasional. Langkah ini tidak hanya sebagai media tayangan olahraga prestasi, tapi juga diharapkan bisa menjaring minat generasi muda untuk terjun sebagai atlet tepok bulu nasional. Agung mencontohkan, atlet remaja Bilqis Prasista bisa menjadi contoh bahwa cabang olahraga bulu tangkis masih diminati generasi muda. “Dia jadi contoh generasi Z yang mulai mencintai bulu tangkis dan berkiprah menjadi atlet nasional di Pelatnas. Bahkan pada penampilannya di Piala Uber, bisa mengalahkan peringkat satu dunia,” tutur Agung mencontohkan. Sebelumnya, PBSI lewat Kepada Bidang Pembinaan dan Prestasi, Rionny Mainaky menilai timnas sudah berjuang maksimal dalam Piala Thomas. Meski tak bisa mempertahankan gelar juara, namun kinerja atlet utama sudah yang terbaik. “Saya lihat teman-teman di Piala Thomas sudah maksimal, tapi sayang di final ada kendala seperti Jonatan (Christie) misalnya kaki kirinya tidak enak, begitu juga Ginting mungkin ada sesuatu tapi dia memaksakan untuk terus berjuang,” kata Rionny. Rionny juga mengakui kondisi fisik yang kurang apik turut berperan dalam kegagalan Indonesia mempertahankan gelar.

4 Atlet Muda yang Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia, Indonesia Sumbang Satu Nama

4 Atlet Muda yang Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia, Indonesia Sumbang Satu Nama

Majalah ternama dunia, Forbes kembali merilis daftar anak muda yang masuk ke kategori 30 under 30 Asia. Orang yang masuk ke dalam daftar ini merupakan anak-anak muda hebat yang mampu membuat terobosan meski usianya masih di bawah 30 tahun. Dalam daftar ini terdapat 30 nama anak muda yang memiliki kehebatan dalam dunia masing-masing. Dan yang lebih membanggakan ada beberapa nama orang Indonesia di dalamnya. Prilly Latuconsina dan Apriyani menjadi anak muda Indonesia yang kali ini masuk dalam daftar 30 Under 30 Asia. Mereka masuk ke dalam kategori Entertainment and Sports sesuai dengan pekerjaan masing-masing. Namun rupanya Apriyani bukan satu-satunya atlet yang masuk ke daftar Forbes 30 under 30 Asia, lho. Selain Apriyani Rahayu, berikut sederet atlet yang masuk ke daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2022. Apriyani Rahayu Pebulu tangkis berusia 23 tahun itu masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 berkat pencapaiannya yang luar biasa. Seperti kita tahu, di usianya yang masih muda, Apriyani berhasil meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama partnernya, Greysia Polii. Loh Kean Yew Apriyani bukan satu-satunya pebulu tangkis yang masuk dalam daftar bergengsi tersebut. Ada juga tunggal putra Singapura, Loh Kean Yew. Keberhasilan Loh Kean Yew juara dunia pada 2021 lalu di sektor tunggal putra menjadi torehan yang disorot Forbes. An San Atlet selanjutnya yang juga masuk ke dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia adalah atlet panahan asal Korea Selatan, An San. Seperti kita tahu, atlet panahan asal Korea Selatan berhasil meraih 3 medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 di usianua yang baru 21 tahun. Tak heran jika ia masuk ke dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia ya. Kanoa Igarashi Dan yang terakhir ada peselancar asal Jepang, Kanoa Igarashi. Peselancar blasteran Jepang-Amerika memang mendapat perhatian masyarakat dunia saat ia berhasil meraih perak pada Olimpiade Tokyo 2020 lalu. Apalagi saat meraihnya, usianya juga baru 24 tahun.

Rio Waida, Satu-satunya Atlet Indonesia Pada Kompetisi Selancar Dunia Banyuwangi 2022

Kompetisi selancar Dunia atau World Surf League (WSL) 2022 Championship Tour (CT) mulai diselenggarakan dengan 36 peserta dari berbagai negara, Sabtu (28/5/2022). Kompetisi dibagi menjadi dua, yakni Roxy Pro G-Land untuk 12 peserta perempuan, dan Quiksilver Pro G-Land untuk 24 peselancar laki-laki. Dari semua peserta, Rio Waida (22), muncul sebagai satu-satunya atlet dari Indonesia yang berlaga di Pantai G-Land, Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, itu. Sementara negara-negara lain dalam kompetisi yang sama diwakili beberapa atlet, seperti Australia dengan 5 orang, Brasil dengan 8 peselancar, dan Amerika Serikat sebanyak 5 atlet. INamun pun begitu, dalam pembukaan kompetisi, Rio menyampaikan, bersemangat untuk menjalani kompetisi dan berharap mendapatkan nilai terbaik. Semangat Waida tersebut nampaknya berbuah hasil, Rio berhasil mengalahkan peselancar peringkat satu dunia, Felipe Toledo di hari pertama ajang WSL, Sabtu (28/5/2022). Hasil ini membuat Rio melaju ke babak 16 besar. Menurut Rio di penampilan hari pertamanya tersebut tidak ada kendala yang berarti. “Tidak ada banyak kendala, yang penting percaya diri saja,” kata Rio usai pertandingan. Di WSL kali ini Rio diharapkan bisa menjadi juara. Berbekal juara di kejuaraan bergengsi Sydney Surf Pro 2022 nomor Open Mens yang digelar di Manly Beach, Australia pada 17-24 Mei 2022 lalu, Rio optimistis bisa meraih juara di WSL tahun ini. “Saya senang berada di sini, dan saya datang ke sini untuk menang. “Saya akan berusaha keras untuk bisa menjadi juara di Indonesia,” kata Rio Waida. Pelatih Rio, Tipi Jabrik mengaku tidak terlalu terkejut dengan hasil yang ditorehkan Rio di hari pertama. Menurutnya performa Rio setelah kembali dari Olimpiade 2020 di Tokyo, kepercayaan dirinya telah berada di atas rata-rata. “Saya tidak terlalu terkejut Rio bisa mengalahkan peringkat satu dunia. Setelah kembali dari Olimpiade, kepercayaan diri Rio di atas rata-rata. Di pertandingan ini saya menilai performa Rio 80 persen,” kata Tipi. Pria yang juga Sekjen Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) itu mengatakan, Rio telah mampu mengubah tekanan menjadi motivasi. Namun Tipi mengingatkan agar Rio tetap fokus ke pertandingan selanjutnya. “Yang Rio butuhkan adalah fokus, karena 24 peselancar di WSL ini semua hebat-hebat,” katanya. Tipi yang juga mantan atlet selancar tersebut mengatakan, sangat sulit memprediksi hasil di selancar. Karena selain harus mengalahkan diri sendiri dan lawan, ada faktor lainnya yakni alam karena selancar arenanya adalah alam. “Memprediksi surfing susah sekali. Pertandingan di alam, sehingga peluangnya sama 50-50 (fifty-fifty),” tambah Tipi. Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fistiandani mengatakan, akan memanfaatkan even bergengsi Dunia ini untuk meningkatkan minat anak-anak muda Banyuwangi pada cabang olahraga selancar ombak. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bakal menggelar pelatihan selancar ombak untuk 50 pelajar dari tingkat SD, SMP, dan SMA, selama satu hari, dengan instruktur peselancar profesional lokal. Mereka mendapatkan materi-materi tentang pengenalan alat (surfing board), teknik selancar ombak, hingga praktik langsung di laut dengan pendampingan instruktur. Dia berharap akan muncul minat dan bakat dari anak-anak tersebut, untuk mengikuti jejak Rio dengan serius berlatih dan mengikuti kompetisi-kompetisi bergengsi selancar ombak. “Ini menjadi momentum bagi Banyuwangi untuk kembali mencari bibit atlet selancar. Sudah selayaknya kita punya atlet selancar karena Banyuwangi punya garis pantai yang panjang. Area latihannya melimpah,” kata Ipuk.

Bangga! Atlet Panjat Tebing Indonesia Juara World Cup IFSC 2022

Selamat! Atlet Panjat Tebing Indonesia Juara World Cup IFSC 2022

Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo berhasil meraih medali emas di seri lanjutan World Cup IFSC 2022. Dia berhasil menjadi yang tercepat pada nomor Men’s Speed. Tampil di babak final Men’s Speed World Cup International Sport Climbing (IFSC) 2022 di Salt Lake City, Amerika Serikat, Sabtu (28/5/2022). Veddriq berhasil mengalahkan atlet panjat tebing asal Austria, Tobias Planggers. Pria berusia 25 tahun itu sempat tergelincir dan membuatnya gagal mencapai puncak, tetapi Veddriq berhasil mengatasi masalah tersebut untuk bisa meraih kemenangan. Dia pun berhasil mencatatkan waktu 6,33 detik. Sementara, medali perak diraih oleh Plangger yang gagal memanjat hingga atas, akibat tergelincir di awal pertandingan. Sedangkan medali perunggu diraih oleh Ludovico Fossali dari Italia. Namun nasib berbeda didapatkan oleh Kiromal Katibin. Atlet panjat tebing asal Indonesia itu harus terhenti di babak perempat final, akibat tergelincir. Sebelumnya Salt Lake City, Amerika Serikat sempat menyelenggarakan World Cup International Sport Climbing (IFSC) 2022 pada 20-22 Mei. Ketika itu, Kiromal berhasil meraih medali emas dan Veddriq mendapatkan medali perunggu. Sementara Indonesia akan menjadi tuan rumah kejuaraan World Cup International Sport Climbing (IFSC) 2022 pada 22-24 September. Tentunya Veddriq dan Kiromal bisa mendapatkan hasil bagus saat bermain di negara sendiri.

Usai Jordi dan Sandy, Giliran Shayne Pattynama Yang Segera Jalani Naturalisasi

Usai Jordi dan Sandy, Giliran Shayne Pattynama Yang Segera Jalani Naturalisasi

Nama Shayne Pattynama belakangan banyak dibicarakan penggila sepak bola di Indonesia. Pesepakbola muda asal Belanda itu adalah pemain yang segera mengikuti proses naturalisasi. Dia menyusul Jordi Amat dan Sandy Walsh yang sudah lebih dulu berada di Indonesia. Bagi yang belum terlalu familiar dengan Shayne Pattynama, berikut profil dan sepak terjangnya di dunia si kulit bundar. Keturunan Semarang Shayne Pattynama merupakan pemain kelahiran Belanda. Meski menyandang nama Pattynama, darah Indonesianya justru berasal dari sang ayah yang berasal dari Semarang. Saat ini, ia bermain di klub Liga Norwegia, FK Viking, yang bermain di divisi teratas kompetisi. Pemain yang berposisi bek kiri ini terikat kontrak dengan Viking sampai Desember 2023. Sempat Bela Ajax Sebelum bermain di liga Norwegia bersama Viking, Shayne Pattynama sempat menimba ilmu di FC Utrecht dan klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam di usia remaja. Sejumlah laga di Eerste Divisie pun sempat dimainkannya saat berada di tim cadangan Utrecht. Pemain kelahiran 11 Agustus 1998 ini telah mengantongi 2.000 menit bermain berkat penampilannya bersama FC Utrecht II di Eerste Divisie selama dua musim, dari 2017 hingga 2019. Setelah punya pengalaman cukup di klub muda, dia hijrah ke SC Telstar yang juga penghuni Eerste Divisie. Di klub tersebut, Shayne mendapat cukup banyak pengalaman bermain. Dia juga berkesempatan mencicipi pertandingan KNVB Cup alias Piala Belanda. Pada April 2021, dia akhirnya hijrah ke Norwegia setelah direkrut Viking. Pertandingan kontra Rosenborg BK pada Mei 2021 menjadi laga debutnya. Sejauh ini, Shayne telah mencatat 24 penampilan dan dua gol untuk Viking FK di Eliteserien. Shayne Pattynama pun diharapkan jadi tambahan amunisi penting bagi lini belakang Timnas Indonesia. Kabar terbaru, Shayne direncanakan mendarat di Jakarta pekan depan. Shayne dijadwalkan menjalani beberapa agenda terkait proses naturalisasinya di Indonesia. Ia akan melakukan beberapa kegiatan seperti kunjungan ke Kedutaan Besar Belanda di Indonesia, wawancancara tertutup dengan Badan Intelijen Negara (BIN) dan menjalani tes kesehatan. “Shayne sudah konfirmasi akan datang untuk memenuhi rangkaian agenda terkait proses naturalisasinya. Atas arahan Ketua Umum, PSSI akan kembali mengawal proses ini hingga selesai. Pemerintah melalui Kemenpora dan Kemenkumham sangat membantu semua proses ini. Semoga semua kelengkapan dokumen yang dibutuhkan bisa terpenuhi,” ujar Sekjen PSSI, Yunus Nusi Jika tidak kendala, Shayne mestinya sudah dapat dimainkan saat babak Kualifikasi Piala Asia 2023 Juni nanti bersama Jordi Amat dan Sandy Walsh. Indonesia akan satu grup dengan Kuwait, Yordania, dan Nepal pada kualifikasi Piala Asia 2023. Pertandingan secara keseluruhan digelar dalam format home tournament di Kuwait. Tim Garuda akan mengawali perjuangannya menghadapi tuan rumah Kuwait pada 8 Juni 2022. Selang empat hari kemudian, Indonesia bakal menghadapi Yordania. Dalam laga penutup yang berlangsung pada 15 Juni 2022 mendatang, Indonesia akan melawan Nepal. Jika mampu melewati babak kualifikasi, Indonesia akan tampil pada Piala Asia 2023 di China. Sejak 2007, Indonesia tak pernah tampil di Piala Asia karena gagal di babak kualifikasi.

Sembilan Atlet Muda PB Djarum Boyong Berbagi Gelar Juara dari Tiga Turnamen di Eropa

Sembilan Atlet Muda PB Djarum Boyong Berbagi Gelar Juara dari Tiga Turnamen di Eropa

Sejumlah pebulu tangkis muda Tanah Air dari klub PB Djarum menuai prestasi membanggakan yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dengan menyumbang sembilan gelar dari tiga turnamen internasional yang berlangsung di Eropa. Sebanyak 11 atlet unjuk kebolehan di Stockholm Junior International Series 2022, Luxembourg Open International Series 2022, 3 Borders International U19 2022 di Saint Louis, Prancis. “Kemenangan atlet muda di tiga turnamen Eropa membuktikan semangat terbaik dari bulu tangkis untuk terus berprestasi. Kami berharap kemenangan ini dapat semakin merekatkan persatuan di Tanah Air,” kata Ketua Umum PB Djarum Yoppy Rosimin dilansir dari Antara, Jumat (20/5/2022). Yoppy merinci gelar yang diraih yaitu tiga dari Stockholm Junior International Series 2022, satu dari Luxembourg Open, serta lima gelar lainnya disabet dari 3 Borders International U19. Bagi PB Djarum, mengirim atlet muda bertanding di kejuaraan internasional merupakan hal yang rutin dilakukan dengan tujuan menambah jam terbang, meningkatkan ketahanan mental dan kemampuan para atlet dalam menghadapi lawan yang bervariasi sebelum memasuki fase dewasa. Sementara itu, Chiara Marvella Handoyo yang memperoleh gelar dari Luxembourg Open menuturkan bahwa gelarnya ini menjadi yang pertama diraih dari ajang internasional. Atlet kelahiran Klaten, Jawa Tengah menjuarai nomor tunggal putri setelah mengalahkan rekan senegara yaitu Aura Ihza Aulia di babak final. “Tentu sangat senang, selain menjadi gelar juara internasional perdana saya, juga sebagai pembuktian diri dari berbagai proses yang telah saya jalani. Saya juga dapat banyak pelajaran, termasuk tahu bagaimana ketatnya persaingan bulu tangkis di level internasional. Ke depan saya juga harus meningkatkan kemampuan agar bisa terus juara,” kata Chiara. Sedangkan dari sektor ganda putra, pasangan M. Putra Erwiansyah/Patra Harapan Rindorindo meraih gelar di Stockholm Junior dan 3 Borders International U19, serta runner-up Luxembourg Open. “Sangat bangga bisa memenangi gelar juara di level internasional, apalagi ini gelar perdana bagi kami. Ini akan menjadi motiviasi kami untuk meraih gelar juara di turnamen yang lebih bergengsi lagi,” ujar Patra, yang juga menjuarai ganda campuran bersama Titis Maulida di Stockholm. Berikut daftar gelar juara yang diraih pebulu tangkis muda PB Djarum: Stockholm Junior 2022 1. Patra Harapan Rindorindo/Titis Maulida – Juara Ganda Campuran 2. Jessica Maya/Puspa Rosalia – Juara Ganda Putri 3. M. Putra Erwiansyah/Patra Harapan Rindorindo – Juara Ganda Putra Luxembourg Open 2022 1. Chiara M. Handoyo – Juara Tunggal Putri Borders International U-19 2022 1. Jason Christ Alexander – Juara Tunggal Putra 2. Chiara M. Handoyo – Juara Tunggal Putri 3. M. Putra Erwiansyah/Patra Harapan Rindorindo – Juara Ganda Putra 4. Puspa R. Damayanti/Jessica Maya – Juara Ganda Putri 5. Marwan Faza/Jessica Maya – Juara Ganda Campuran

Tim U-23 Raih Medali Perunggu

Tim U-23 Raih Medali Perunggu

Tim U-23 Indonesia memastikan merebut medali perunggu SEA Games 2021 cabang olahraga sepakbola setelah pada perebutan posisi ketiga mengalahkan Malaysia 4-3 (1-1) lewat adu penalti di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, Minggu (22/5). Sebelum laga berjalan, pelatih Shin Tae-yong waswas karena Garuda Muda hanya menyisakan 3 pemain, yakni kiper Muhammad Adisatryo, striker Muhammad Ridwan, dan bek kanan Ilham Rio Fahmi. Nama Egy Maulana Vikri dan Syahrian Abimanyu memang dimasukkan dalam daftar pemain cadangan. Namun, sebetulnya Egy dan Abimanyu sejatinya mengalami cedera dan tidak bisa dimainkan. Dalam laga itu, striker Ronaldo Kwateh membuka kemenangan pada menit ke-69. Malaysia kemudian menyamakan kedudukan lewat Muhammad Hadi pada menit ke-80. Skor 1-1 langsung dilanjutkan ke babak adu penalti tanpa adanya babak perpanjangan waktu. Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Sandy Walsh yang nonton bareng di kantor PSSI tampang tegang saat adu penalti itu. “Jujur saya tegang. Itu makanya saya tidak banyak reaksi ketika adu penalti. Tetapi, ketika kita memastikan mendapat medali perunggu, akhirnya saya lega. Ini hasil terbaik yang bisa kita dapat,’’ ujar Iriawan. Iriawan mengakui materi pemain di SEA Games 2021 memang tidak komplit. Pratama Arhan, Elkan Baggott, dan Ramai Rumakiek tidak bisa bergabung. Bahkan saat melawan Malaysia, Indonesia harus kehilangan Ricky Kambuaya, Rahmad Irianto, dan Firza Andhika yang mendapat kartu merah. “Materi melawan Malaysia sebenarnya pas-pasan. Tetapi, Anda lihat semangat juang pemain luar biasa. Fisik mereka sangat terkuras. Bahkan Dewangga harus ditarik keluar karena cedera, tetapi tidak mengendurkan pemain untuk terus bermain spartan,’’ imbuh Iriawan. Setelah ini, tim U-23 akan kembali ke Tanah Air. Sebagian besar pemain akan dulu ke keluarga masing-masing sebelum kembali berkumpul untuk menghadapi Bangladesh dalam FIFA match day pada Rabu (1/6) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, dan sisa pemain lagi akan diambil dari pemain senior.

Rafli Asrul, Pemain Muda Indonesia yang Selangkah Lagi Main di Liga Yunani

Rafli Asrul, Pemain Muda Indonesia yang Selangkah Lagi Main di Liga Yunani

Sebuah kabar gembira hadir dari pemain muda milik PSM Makassar, yakni Rafli Asrul yang tengah mencoba peruntungan bermain di kompetisi sepak bola Eropa. Kabar mengenai lolos Rafli dari masa trial bersama Atromitos Athens FC sendiri diungkapkan pihak klub PSM. Melalui akun resmi PSM, mereka membenarkan bahwa pemain berusia 19 tahun tersebut sedikit lagi melanjutkan karir di kompetisi sepak bola Eropa. “PSM Makassar sudah mendapatkan surat resmi dari salah satu klub di Yunani, Eropa terkait ketertarikannya dengan salah satu pemain kami, Rafli Asrul,” tulis pernyataan resmi PSM, Selasa (17/5/2022). Nama Rafli sendiri memang sedikit asing bagi para pecinta sepak bola Indonesia. Maka dari itu, kami pun coba meringkas perjalanan karir Rafli sebagai pesepakbola muda Indonesia kepada Anda. Rafli memulai perjalanan karir sepak bolanya dengan bergabung bersama SSB Enrekang di Makassar kala berusia 12 tahun. Talenta Rafli akhirnya tercium oleh manajemen PSM dan direkrut untuk membela kategori U-18 kala masih berusia 15 tahun. Berkat penampilan apik yang diperlihatkan Rafli di sejumlah kompetisi kategori umur, ia pun masuk dalam program Garu da Select jilid 3 yang dididik langsung mantan pemain Chelsea, yakni Dennis Wise. Sejak bergabung bersama Garuda Select, penampilan Rafli tetap menawan. Bahkan pemain berposisi gelandang itu sempat beberapa kali mendapatkan pujian langsung dari Wise berkat performa apik bersama Garuda Select. Ada fakta menarik seputar Rafli, siapa sangka bahwa dirinya merupakan kiper ketika awal tertarik bermain sepakbola. Rafli menceritakan wejangan unik dari sang ayah, mengapa akhirnya bertransformasi menjadi pemain tengah. “Dulu saya seorang kiper, waktu itu bapak saya yang bilang buat apa jadi kiper. Nanti kiper itu tangkap kotoran kalau ada di bola, jadi bapak saya minta saya ubah posisi,” ungkap pemain kelahiran Februari 2003 ini, dalam wawancara. Setelah usai berpetualang bersama Garuda Select, Rafli pun mendapatkan kesempatan membela tim senior PSM di kompetisi Liga 1 2021-22. Ia mencatatkan tiga penampilan bersama PSM di Liga 1 musim lalu. Akan tetapi jumlah laga Rafli bersama PSM di Liga 1 2021-2022 harus terhenti, lantaran sang pemain mendapatkan kesempatan untuk trial bersama Atromitos Athens FC. Siapa sangka, keputusan Rafli menjalani trial di Atromitos Athens FC tepat. Pasalnya, Rafli dikabarkan sudah lolos dari trial bersama klub Liga Yunani tersebut. Kini Rafli pun kabarnya sedang menunggu untuk mendapatkan kontrak profesionalnya bersama Atromitos Athens FC.

Debut SEA Games, Rezza Octavia Sambar Dua Emas

Debut SEA Games, Rezza Octavia Sambar Dua Emas

Penampilan gemilang tim panahan Indonesia di SEA Games 2021 kian cemerlang berkat kehadiran pendatang baru, pepanah putri, Rezza Octavia. Baru pertama kali tampil di kejuaraan multievent Asia Tenggara, Rezza langsung mempersembahkan medali emas dan bukan hanya satu. Berpartisipasi pada kejuaraan internasional multievent pertama di tingkat Asia Tenggara, Rezza Octavia mampu memukau penonton di SEA Games 2021 Vietnam. Dalam debutnya, Rezza langsung sukses mempersembahkan dua medali emas cabang olahraga panahan dari dua nomor recurve. Emas pertama Rezza Octavia bagi Kontingen Indonesia berasal dari nomor recurve beregu campuran. Mendampingi seniornya, Riau Ega Agata, Rezza ikut merasakan sukacita menjadi juara setelah sukses menekuk pasangan Malaysia dengan skor meyakinkan, 6-2, di Hanoi, Vietnam. Hadirin di Hanoi Sports Training and Competition Center kemudian menyaksikan Rezza Octavia memanah medali emas keduanya saat turun sebagai atlet individu. Ia memenangi nomor perseorangan putri dengan kemenangan telak 6-0 atas wakil Thailand. Rezza sangat senang dan bersyukur bisa mendapatkan dua medali emas sekaligus dalam kesempatan perdananya tampil di SEA Games. “Seneng banget. Ya, jangan cepat puas walaupun hasil sudah bagus. Fokus sama percaya diri aja. Karena keluarga dan seluruh tim sudah mendukung,” kata Rezza. Hingga Rabu (18/5), panahan Indonesia sudah menyumbang empat emas dan satu perak SEA Games 2021 dan berpeluang untuk menambah pundi-pundi medali mereka.

Regenerasi Mulai Berjalan, Atlet Muda Panahan Kian Menjanjikan

Regenerasi Mulai Berjalan, Atlet Muda Panahan Kian Menjanjikan

Hingga Rabu (18/5), panahan Indonesia sudah menyumbang empat emas dan satu perak SEA Games 2021. Bukan soal prestasi saja yang membuat pelatih panahan Nurfitriyana semringah, dia bangga karena regenerasi di tubuh panahan Indonesia mulai terlihat. Panahan sendiri masuk dalam program desain besar olahraga nasional (DBON) yang menargetkan prestasi di Olimpiade. Untuk itu, atlet-atlet muda sudah harus disiapkan. SEA Games 2021 yang menjadi sasaran antara, kini menjadi panggung tiga atlet muda panahan Indonesia. Kemunculan pemanah junior potensial dan berprestasi di ajang dua tahunan ini menunjukkan pembinaan di panahan mulai membuahkan hasil. “Kami punya pemanah junior, yakni Rezza Octavia, Pande Putu Gina Putri Arista, dan Bagas Aprianto yang muncul potensinya di SEA Games 2021 ini,” kata Nurfitriyana, Rabu (18/5). Nama Rezza Octavia performanya memang menjanjikan. Dia berhasil menyumbangkan medali emas nomor recurve peseorangan putri dan campuran berpasangan bersama Riau Ega Agatha. “Ini menunjukkan regenerasi terus berjalan di Panahan. Mereka nantinya yang akan menjadi penerus senior-seniornya kini,” tuturnya.

Tim U-23 Indonesia Siap Hadapi Thailand

Tim U-23 Indonesia Siap Hadapi Thailand

Pelatih Tim Indonesia U-23, Shin Tae-yong menyatakan bahwa anak asuhnya sudah siap melawan Thailand. Laga semifinal SEA Games 2021 tersebut akan bermain di Stadion Thien Truong, Nam Dinh, Vietnam, Kamis (19/5). Bagi Shin Tae-yong, ajang SEA Games ini berbeda dengan Piala AFF, terutama karena di ajang multi event tersebut setiap tim turun dengan skuad di bawah usia 23 tahun dengan tambahan tiga pemain senior. “Saya sudah punya pengalaman di Piala AFF dan ini pertama kali di SEA Games. Thailand, Vietnam, dan Indonesia selalu jadi saingan,” kata Shin Tae-yong. “Kami memang kalah oleh Thailand di Final Piala AFF 2020, tetapi situasi kali ini berbeda. Ini turnamen untuk tim U-23 dan kami sudah melakukan persiapan yang cukup baik untuk melawan Thailand,” tambahnya. Indonesia U-23 lolos ke babak semifinal SEA Games 2021 sebagai runner up Grup A. Garuda Muda mendampingi Vietnam yang menjadi juara grup A. Shin juga menyatakan bahwa Saddil Ramdani sudah bergabung lagi bersam Indonesia mulai hari ini. Meski begitu, Asnawi Mangkualam absen di laga ini karena akumulasi kartu kuning. “Ilham Rio saat itu menjadi starter saat laga perdana melawan Vietnam meski belum maksimal. Tetapi setelah itu performa dirinya makin naik dengan sebagai pemain pengganti di babak kedua setiap laga, untuk besok apakah Ilham Rio main atau tidak dilihat saja nanti,” jelas pelatih asal Korea Selatan tersebut. Sementara itu, babak semifinal lainnya mempertemukan Vietnam dengan Malaysia yang dihelat di Stadion Viet Tri, Phu Tho pada tanggal yang sama.

Amanda La Loupatty Tak Sangka Debut di SEA Games Raih Emas

Amanda La Loupatty Tak Sangka Debut di SEA Games Raih Emas

Amanda La Loupatty sukses meraih medali emas untuk Indonesia di SEA Games 2021 lewat cabang olahraga kickboxing. Dia sukses menjadi juara nomor low kick 52kg. Kemenangan direbut Amanda usai menaklukkan wakil Filipina, Claudine Veloso Decena Berlangsung di Bac Ninh Gymnasium, Jumat (13/5/2022) malam WIB, Amanda tampil dominan. Amanda membuat Claudina tak kuasa menahan serangannya, dan memenangkan pertandingan dengan skor 3-0. Dia pun tak menyangka debutnya di SEA Games bisa berakhir dengan amat manis. Prestasinya ini terbilang mengagumkan, mengingat ini adalah kali pertama Amanda berkecimpung di kickboxing. Sebelumnya, dia menjadi atlet di cabor wushu, sehingga hanya bisa berterima kasih kepada pelatihnya. “Puji syukur kepada Tuhan. Jujur saya tak menyangka bisa mendapatkan emas. Terima kasih kepada pelatih yang sudah bekerja keras untuk saya,” kata Amanda pada rilis resmi NOC Indonesia. Cabang olahraga yang baru dua kali berpartisipasi di SEA Games ini berhasil meraih prestasi dengan meraih 2 medali emas: Diandra Ariesta Pieter yang turun pada nomor Women’s Full Contact -56 kg dan Amanda La Loupatty yang berlaga pada nomor Women’s Low Kick -52 kg. Selain 2 medali emas, Kickboxing juga membawakan 1 medali perak dari Salmri Stendra Pattisamallo yang turun pada nomor Men’s Full Contact -51 kg, serta medali perunggu yang dipersembahkan oleh Nadya Nakhoir dari nomor Women’s Full Contact -48 kg. Raihan dua medali emas merupakan sebuah pencapaian mengingat kickboxing hanya menargetkan 1 medali emas. Hingga berita ini diturunkan pada pukul 16:00 WIB, tim Merah-Putih masih bertengger di posisi ketiga klasemen perolehan medali sementara dengan raihan 21 emas, 32 perak, dan 25 perunggu. Posisi pertama masih ditempati tuan rumah, Vietnam, disusul Thailand pada posisi kedua. Biodata: Nama lengkap: Amanda La Loupatty Tanggal lahir: 13 Agustus 2000 Berat badan: 52 kilogram Tinggi badan: 161 cm Prestasi: 1. Amanda Loupatty berhasil mendapatkan medali perak dari cabang olahraga Wushu Sanda – Kelas 52 Kg Putri Oktober 2021. 2. Dan saat ini mendapatkan medali emas pada SEA Games 2021, untuk cabang olahraga kickboxing.

AFC Grassroots Football Day 2022 Berlangsung Meriah di Yogyakarta

AFC Grassroots Football Day 2022 Berlangsung Meriah di Yogyakarta

PSSI menggelar acara AFC Grassroots Football Day 2022, Yogyakarta ditunjuk sebagai tuan rumah kegiatan tersebut yang berlangsung hari Minggu (15/5) di Lapangan Kenari Kota Yogyakarta. Acara seperti ini, terakhir dilaksanakan tahun 2017 di Bekasi. PSSI bekerja sama dengan Asprov PSSI DIY dan berkolaborasi bersama Mataram Football Academy menyelenggarakan coaching clinic bersama 100 anak usia 11-12 tahun dan 20 pelatih dari sekolah sepak bola (SSB) yang ada di Kota Yogyakarta. 100 anak pemain usia dini dari berbagai SSB di Yogyakarta dan sekitarnya mengikuti jalannya coaching clinic AFC Grassroots Football Day 2022. Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi mendapat laporan bahwa acara berlangsung sangat meriah dan anak-anak pun terlihat sangat gembira mengikuti jalannya kegiatan ini. “Sudah sepatutnya mereka gembira, karena Grassroots merupakan kegiatan sepak bola untuk pembinaan anak-anak sejak usia dini. Kita ingin semua anak-anak yang mengikuti acara ini atau juga diluar acara lebih cinta kepada sepak bola,” ungkap Yunus. “Jadi buat anak-anak, mereka diwajibkan bisa lebih bahagia dan senang. Tidak ada tekanan disini. Ini juga bertujuan sebagai promosi dan pencarian bakat demi bertambahnya jumlah pemain sepak bola di Indonesia,” sambungnya. “Anak laki-laki dan perempuan. Mereka punya kesempatan yang sama. Pokoknya dalam acara ini anak-anak harus happy semua,” jelas Yunus. Dari PSSI diwakili oleh Direktur Sepak Bola, Dessy Arfianto beserta dua instruktur PSSI, yakni Aldi Iqbal Tawakal, PSSI Grassroots Manager dan Bery Sidiq, Instruktur Grassroots PSSI hadir langsung dalam coaching clinic di Lapangan Kenari. “PSSI melakukan kegiatan ini sebagai dukungan atas program dari AFC terkait grassroots. Ada banyak kegiatan yang dilakukan berkat kerjasama dari berbagai stakeholders, dan pihak-pihak lainnya,” tutur Dessy Arfianto. Aldi Iqbal mengatakan dalam kegiatan ini membuat 16 tim. “Terdapat delapan lapangan, empat lapangan workshop, empat lapangan small sided game. Anak-anak ini latihan shielding atau melindungi bola, shooting, passing dan dribling. Saya berharap semua anak-anak ini bergembira pada acara ini, setelah selama dua tahun tidak bisa melakukan acara seperti ini, sepak bola telah kembali,” jelasnya. Sebelumnya, Sabtu (14/5) malam, keduanya melakukan workshop bersama 20 pelatih yang turut berlatih bersama dengan para peserta di Hotel Prime Plaza Yogyakarta. Ketua Asprov PSSI DIY, Ahmad Syauqi Soeratno mengatakan, kegiatan tersebut merupakan yang pertama kali diadakan di DIY selama ini. AFC melalui PSSI meminta Asprov PSSI DIY untuk menyelenggarakan kegiatan ini dan akhirnya dapat digelar pada 15 Mei 2022 pagi di Lapangan Kenari dengan Mataram Football Academy sebagai tuan rumahnya. “Tema yang dibawa kali ini adalah Sepak Bola Telah Kembali (Football is Back). Ini kehormatan untuk Asprov PSSI DIY sebagai penyelenggara satu-satunya di Indonesia,” ungkap Syauqi. Dia menambahkan, penyelenggaraan AFC Grassroot Football Day diikuti 100 peserta dari SSB di Kota Yogyakarta, sesuai arahan dari PSSI Pusat.

Gilas Myanmar 3-1, Indonesia U-23 Tembus Semifinal

Gilas Myanmar 3-1, Indonesia U-23 Tembus Semifinal

Tim U-23 Indonesia berhasil lolos ke semifinal SEA Games 2021. Tim Merah-Putih memenuhui misi dengan mengalahkan Myanmar U-23 dengan skor 3-1 pada laga penutup Grup A. Indonesia tampil cukup agresif pada babak pertama di Viet Tri Stadium, Phu Tho, Minggu (15/5/2022). Hasilnya, skuad Garud Muda bisa memborong tiga gol Egy Maulana Vikri (4), Witan Sulaeman (10) dan Marselino Ferdinan (45). Pada babak kedua, armada Shin Tae-yong tidak mampu memperlebar keunggulan. Justru Myanmar U-23 yang memperkecil defisit gol. Tapi, itu tidak sampai merusak pesta Asnawi Mangkualam dkk. Pada babak kedua, armada Shin Tae-yong tidak mampu memperlebar keunggulan. Justru Myanmar U-23 yang memperkecil defisit gol. Tapi, itu tidak sampai merusak pesta Asnawi Mangkualam dkk. Indonesia U-23 langsung mengambil inisiatif menyerang lebih dulu. Sektor kiri pertahanan Myanmar U-23 menjadi favorit untuk dieksploitasi Asnawi Mangkualam dkk. Egy mendapat peluang perdana pada menit keempat. Namun sayang, tendangan kerasnya di dalam kotak penalti lawan masih melambung jauh dari mistar gawang. Egy berhasil menyelesaikan kemelut di depan gawang Myanmar! ✊🇮🇩#KitaGaruda #TimnasDay pic.twitter.com/FkQTvAyMT0 — PSSI (@PSSI) May 15, 2022 Dua menit berselang, kebuntuan pun akhirnya terpecahkan lewat kombinasi Egy dan Irfan Jauhari. Egy membuka skor 1-0 usai memanfaatkan bola rebound yang dibuat Irfan di dalam kotak penalti. Tak butuh waktu lama, skor segera berubah 2-0 di menit ke-10. Kali ini Witan yang menggandakan keunggulan. Diawali umpan cantik dari Ricky Kambuaya, tendangannya meluncur mulus ke pojok kiri gawang yang dijaga Pyae Phyo. Unggul 2-0 membuat permainan armada Shin Tae-yong lebih lepas. Gempuran yang diberikan secara masif membuat barisan pertahanan Myanmar U-23 kerap kali kalang kabut. High pressing yang tak begitu terlihat membuat Myanmar U-23 menemukan permainannya pada menit 20-an. Karena itu, Myanmar U-23 sempat merobek gawang Ernando Ari menit ke-26. Beruntung, gol tersebut dianggap offside. Myanmar U-23 mencoba membongkar pertahanan Indonesia U-23. Gempuran terus diberikan untuk mencetak gol balasan jelang babak pertama usai. Namun, upaya tersebut selalu dipatahkan Ernando Ari tampil gemilang di bawah mistar. Alih-alih mencetak gol, Myanmar U-23 malah kecolongan jelang turun minum. Adalah Marselino yang membuat Indonesia memimpin 3-0 di akhir babak pertama. Tertinggal tiga gol membuat Myanmar U-23 meningkatkan serangan di babak kedua. Kali ini mereka cukup mendominasi permainan. Sedangkan Indonesia U-23 terlihat sedikit kehilangan fokus. Sejumlah kesalahan kerap kali terlihat, seperti salah passing. Myanmar U-23 yang melihat celah langsung memberikan high pressing. Gempuran secara masif terus diberikan. Beruntung, Ernando masih tampil gemilang untuk menjaga gawangnya bersih dari upaya yang dilakukan lawan hingga menit ke-60. Setelah bertahan cukup lama, akhirnya gawang Ernando bobol juga. Myanmar U-23 mampu memperkecil kedudukan menjadi 1-3 berkat aksi Win Naing Tun di sektor kanan. Alfeandra Dewangga yang terjatuh membuat lawan leluasa melesatkan tembakan. Setelah kebobolan, Shin merotasi sejumlah pemainnya. Hal ini dilakukan guna memberikan penyegaran di atas lapangan, agar fokus Indonesia U-23 kembali terbentuk. Intensitas serangan Indonesia U-23 masih mengendur hingga menit ke-80. Tidak ada serangan yang begitu mengancam untuk menciptakan gol keempat. Namun, Indonesia mampu mempertahankan keunggulan 3-1 dan lolos ke semifinal SEA Games 2021 dengan torehan sembilan poin dari empat laga. Susunan Pemain Tim Indonesia U-23 (4-3-3): Ernando Ari (GK); Asnawi Mangkualam, Fachruddin Aryanto, Rizky Ridho, Alfeandra Dewangga; Marselino Ferdinan, Marc Klok, Ricky Kambuaya; Egy Maulana Vikri, Irfan Jauhari, Witan Sulaeman. Pelatih: Shin Tae-yong [KOR] Myanmar U-23 (4-3-3): Pyae Phyo; Ye Lin Htet, Thet Hein Soie, Soe Moe Kyaw, Hein Zeyar; Myat Kaung, Zaw Win, Win Naing; Lwin Moe Aung, Htet Phyoe, Aung Wunna Soe. Pelatih: Velizar Popov [BUL]

30 Pemain Disiapkan untuk Pemusatan Latihan Tim U-19 Indonesia

30 Pemain Disiapkan untuk Pemusatan Latihan Tim U-19 Indonesia

Pelatih Shin Tae-yong memanggil 30 pemain untuk pemusatan latihan bulan Mei-Juni ini sekaligus persiapan mengikuti Turnamen Toulon 2022 di Prancis pada 29 Mei hingga 12 Juni mendatang. Pada turnamen tersebut, Indonesia berada di Grup B bersama Meksiko, Ghana, dan Venezuela. Turnamen ini untuk kategori level usia U-17 hingga U-23. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa para pemain ini akan mulai berkumpul dan memulai latihan pada 15 Mei ini di Jakarta. “Tim U-19 pada pemusatan latihan di Jakarta dan turnamen Toulon di Prancis akan dilatih oleh Bima Sakti. Hal ini karena Shin Tae-yong sedang fokus bersama Tim U-23 di SEA Games dan Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia nanti,” kata Iriawan. Meski begitu, Shin Tae-yong menyertakan asistennya yakni Dzenan Radoncic untuk ikut bersama Tim U-19 Indonesia. “Semoga pemain Tim U-19 Indonesia dapat meningkatkan kemampuannya di ajang Turnamen Toulon. Kami berharap mereka selalu kerja keras, fokus, disiplin, dan mendapatkan pengalaman yang baik di turnamen tersebut,” tambah pria yang akrap disapa Iwan Bule tersebut. Tim U-19 Indonesia dipersiapkan PSSI untuk Piala Dunia U-20 2023 mendatang. Apalagi Indonesia menjadi tuan rumah ajang bergengsi tersebut. Daftar 30 Pemain yang mengikuti Pemusatan Latihan di Jakarta jelang Turnamen Toulon 2022: 1. Arkhan Fikri, Arema FC 2. Kadek Arel, Bali United 3. Yogi Hermawan, Barito Putera 4. Frezzy Al Hudaifi, Bhayangkara FC 5. Arsa Ramadhan, Bhayangkara FC 6. Muhamad Faiz, Bina Taruna 7. Rabbani Tasnim, Borneo FC 8. Subhan Fajri, Dewa United 9. Ronaldo Joybera, Madura United 10. Ahmad Rusadi, – 11. Dimas Juliono, – 12. Kakang Rudianto, Persib 13. Ferdiansyah, Persib 14. Cahya Supriadi, Persija 15. Barnabas Sobor, Persija 16. Syawal Ginting, Persija 17. Syukran Arabia, Persija 18. Resa Aditya, Persija 19. Afrianto Nico, Persija 20. Raka Cahyana, Persija 21. Teuku Razzaa, Persija 22. Muhamad Ferrari, Persija 23. Erlangga Setyo, Persis 24. Dimas Maulana, Persis 25. Marcell Januar, Persis 26. Edgar Amping, PSM 27. Muhamad Rafli, PSM 28. Ricky Pratama, PSM 29. Hokky Caraka, PSS 30. Mikkael Tata, Waanal Bhintuka FC