Robi Syianturi pecahkan rekor nasional dan Asia Tenggara di Sevilla

Robi Syianturi

Pelari Indonesia, Robi Syianturi memecahkan rekor marathon nasional dan Asia Tenggara di Sevilla Marathon 2026 di Sevilla, Spanyol, Minggu, setelah finis dengan catatan waktu 2 jam 13 menit 18 detik. “Saya sangat bersyukur bisa kembali memecahkan rekor di Sevilla Marathon 2026. Pencapaian ini untuk Indonesia, keluarga, seluruh komunitas lari yang selalu mendukung,” kata Robi melalui keterangan resmi, Senin. Pencapaian di Sevilla Marathon ini menandai ketiga kalinya Robi memecahkan rekor marathon nasional dalam tiga tahun berturut-turut, setelah sebelumnya di Gold Coast Marathon 2025 dan Valencia Marathon 2024. Prestasi ini melengkapi deretan pencapaian Robi sebagai pemegang rekor nasional half-marathon dengan catatan 1 jam 3 menit 24 detik di Casablanca Marathon 2025 dan peraih medali emas marathon di SEA Games 2025 Thailand. Sevilla Marathon 2026 yang digelar di kota bersejarah Sevilla merupakan ajang berlabel Elite dari World Athletics dan dikenal sebagai salah satu lomba marathon dengan rute paling datar dan cepat di Eropa. Ajang lari ini menarik ribuan pelari elite dan pelari rekreasional dari berbagai negara yang memburu personal best maupun kualifikasi internasional. Dengan temperatur yang relatif sejuk serta rute yang melintasi landmark ikonik kota, Sevilla Marathon secara konsisten menjadi panggung pemecahan rekor dan performa terbaik para atlet dunia. Pencapaian pelari 28 tahun itu di Sevilla Marathon menegaskan posisinya sebagai pelari marathon tercepat di Asia Tenggara dan menunjukkan perkembangan positif atletik Indonesia di kancah internasional.

WTA 1000 Dubai: Janice Tjen Melaju ke 16 Besar

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen berhasil mengalahkan petenis Kanada Leylah Fernandez, Senin, untuk mencapai babak ketiga Dubai Duty Free Tennis Championships. Bertanding pada babak kedua WTA 1000 Dubai, Janice meraih kemenangan straight set atas Fernandez setelah melalui awal yang sulit dengan skor akhir 7-6(5), 6-4, demikian catatan WTA. Set pertama berlangsung ketat. Servis kuat menjadi kunci serangan Fernandez, namun Janice bermain dengan lebih sabar dan berhati-hati. Ia memenangi 68,4 persen pengembalian bola dan mencatat empat double fault — lebih sedikit dari Fernandez. Memasuki tie-break, Janice memimpin dengan kedudukan 3-1. Meski runner-up US Open 2021 itu mengejar, petenis kelahiran Jakarta berusia 23 tahun itu menjaga selisih poin hingga sukses merebut set pertama dengan ace. Tak ingin bermain panjang, Janice bermain agresif di set kedua. Berbekal servis kuat, ia berhasil mencatatkan 93,8 persen poin servis pertama, dan mengkonversi satu-satunya peluang break point. Janice akhirnya berhasil mengemas kemenangan setelah satu jam 43 menit untuk mencapai babak ketiga WTA 1000 Dubai. Kemenangan itu meningkatkan catatan head to head Janice atas Fernandez 2-0 setelah mengalahkan petenis berusia 23 tahun itu pada babak pertama Australian Open 2026. Selanjutnya, pada babak 16 besar Janice akan menanti pemenang babak kedua antara petenis Ceko Barbora Krejcikova atau unggulan kedua asal AS Amanda Anisimova, yang akan berlangsung malam hari ini. Sebelumnya pada laga pembukanya di Dubai, Janice berhasil mengalahkan petenis Ukraina Dayana Yastremka dengan skor dominan 6-4, 6-1. Janice juga akan tampil di sektor ganda dengan menggandeng petenis Ceko Marie Bouzkova. Mereka akan berhadapan dengan Jiang Xinyu/Ulrikke Eikeri pada babak pertama yang dijadwalkan pukul 21.30 WIB. Turnamen Dubai merupakan ajang WTA 1000 ketiga bagi Janice. Ia debut di level tersebut dengan memanfaatkan wild card pada Abu Dhabi Open awal bulan ini. Namun, ia kandas di babak kedua setelah dihadang unggulan kelima Liudmila Samsonova. Pekan selanjutnya, Janice mengikuti ajang WTA 1000 keduanya di Doha, namun ia juga terhenti di babak kedua saat berhadapan dengan unggulan teratas petenis No.2 dunia Iga Swiatek.

Candra Wijaya gelar kejuaraan bulu tangkis khusus nomor tunggal

Single Special Championships 2026 Presented by Candra Wijaya di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya

Legenda bulutangkis Indonesia, Candra Wijaya memperluas program pembinaan dengan menggelar turnamen bertajuk Single Special Championships 2026 Presented by Candra Wijaya di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya, Banten, 12-14 Februari 2026. Turnamen yang untuk pertama kalinya secara khusus mempertandingkan nomor tunggal itu diikuti 330 pebulu tangkis dari 130 perkumpulan. Nomor yang dipertandingkan meliputi tunggal putra dan putri kelompok pra usia dini (U-9), usia dini (U-11), anak-anak (U-13), pemula (U-15), remaja (U-17), serta dewasa amatir (30+). Candra mengatakan penyelenggaraan kejuaraan tunggal tersebut merupakan langkah lanjutan setelah sejak 2009 rutin menggelar kejuaraan khusus nomor ganda yang telah memasuki edisi ke-13 pada 2025. “Setelah sekian lama turut berkecimpung di dunia bulu tangkis nasional dengan mendirikan klub, membina atlet, membangun gedung olahraga, serta membuat kejuaraan khusus ganda, kini kami juga ingin terus menyemai guna memunculkan bibit-bibit unggul sektor tunggal,” kata Candra dikutip dari keterangan tertulis, Minggu. “Apa yang kami lakukan ini sesuai visi-misi kami untuk turut memajukan prestasi bulu tangkis nasional secara menyeluruh dan bukan hanya di sektor ganda saja,” katanya melanjutkan. Ia berharap kejuaraan khusus tunggal tersebut dapat semakin menggairahkan pembinaan atlet sejak usia dini. “Kejuaraan khusus tunggal ini tentunya juga untuk membudayakan pembinaan sejak dini dan sekaligus melestarikan prestasi bulu tangkis Indonesia di kancah dunia,” ujar Candra. Dari hasil pertandingan, sejumlah talenta muda tampil menonjol. Pada tunggal putri usia dini (U-11), Kharissa Lubna Ramadhani (SDN Ciracas 06, Jakarta Timur) keluar sebagai juara setelah mengalahkan Zevanya Cantika Hamzah (Sriwijaya Badminton Academy) dengan skor 21-15, 23-21. Di tunggal remaja (U-17) putri, Haura Kamila Assopiah (Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya) menjadi yang terbaik usai menundukkan Katrina Gwendelyn Setiawan (Jaya Raya Solo) 21-10, 21-7. Pada kelompok pra usia dini (U-9) putra, Muhammad Haufanhazza Firdaus (Amour Badminton Club) meraih gelar juara setelah mengatasi Arka Pratama Sitepu (Flash) 21-16, 21-18. Sementara itu, Didin Khoerul Ma’mur dari Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya (DYSCW) menjuarai tunggal pemula (U-15) putra dengan mengalahkan Aurial Sakha Wiratama (Jaya Raya Jakarta) 21-15, 21-11. Berkat raihan dua medali emas dan satu perak, klub tuan rumah DYSCW keluar sebagai juara umum. Satu medali perak disumbangkan Gibran Sandya Prayoga di tunggal anak-anak (U-13) putra setelah pada final dikalahkan Muhammad Davin Abrisam (SDN 1 Panaragan Bogor) 10-21, 18-21. Ketua Pengprov PBSI Banten, Sudarto Adinagoro saat menutup kejuaraan, Sabtu (14/2), menilai ajang tersebut menjadi bagian penting dari proses pembinaan jangka panjang. “Saya menilai kejuaraan ini merupakan sebuah proses panjang untuk melahirkan atlet-atlet tunggal potensial yang kelak bisa menjadi juara di level nasional dan internasional. Saya pun mengapresiasi atas ide-ide dan inisiatif pahlawan bulu tangkis Candra Wijaya yang mau menggelar kejuaraan khusus tunggal ini,” tegas Sudarto.

Janice Tjen menangi pertandingan pembukaan di Dubai Championship 2026

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, memenangi pertandingan pembukaannya di Dubai Championship yang berlangsung di Dubai Tennis Stadium, Dubai, Minggu. Pada pertandingan turnamen tipe WTA 1000 itu, Janice berhasil menaklukkan petenis asal Ukraina, Dayana Yastremska, dengan kemenangan dua set langsung, 6-4, 6-1, dikutip dari laman resmi WTA, Minggu. Kemenangan itu membuat Janice berhak lolos ke putaran kedua. Ia selanjutnya akan bertemu pemenang pertandingan antara Liudmila Samsonova melawan Leylah Fernandez pada Senin (16/2). Pada laga melawan Yastremska, petenis Ukraina itu berhasil memenangi gim pertama. Namun Janice mampu membalikkan situasi dan berbalik unggul 2-1. Setelah Yastremska menyamakan kedudukan menjadi 2-2, Janice kembali merestorasi keunggulan dengan memenangi gim kelima dan memimpin 3-2. Janice kemudian selalu dalam posisi unggul, sebelum kemudian ia menutup set pertama dengan kemenangan 6-4. Situasi serupa terulang pada set kedua, Janice mampu membuka set tersebut dengan keunggulan 4-0. Yastremska berhasil mencuri satu gim untuk mengubah skor menjadi 4-1, namun itu menjadi satu-satunya gim yang mampu dimenangi Yastremska pada set kedua, sebab setelah itu Janice melaju mulus untuk mengunci kemenangan meyakinkan 6-1 sekaligus mengamankan tiket ke putaran selanjutnya.

AHM siapkan 10 pembalap muda mengaspal di lintasan dunia

Program Astra Honda Racing School

PT Astra Honda Motor (AHM) menyiapkan 10 pembalap muda melalui jalur pembinaan dalam Program Astra Honda Racing School (AHRS) untuk menjadi pembalap Indonesia yang kelak mengaspal di lintasan dunia. “AHRS menjadi pijakan awal bagi lahirnya pembalap-pembalap Indonesia yang tangguh secara teknik, mental, dan fisik,” kata General Manager Marketing Planning and Analysis PT AHM Andy Wijaya dalam keterangan yang resmi yang diterima di Jakarta, Minggu. Ke-10 pembalap muda itu adalah M Hagy Agasi dari Jawa Barat, Hiroshi Eka Putra Jaya Wisesa dari Yogyakarta, Mikhail Zafran Almi dari Nusa Tenggara Barat, Andrea Dovi Mega Bustomi Jakarta, M Gibran Lalae dari Jawa Barat. Selain itu, Gandewa Abimanyu, Anindya Baskoro Setiawan, dan Edrin Ahza Hartge dari Yogyakarta serta Omar Asyfaq dan Daffa Ikhwanul Dzakwan dari Jawa Tengah. Ke-10 pembalap itu terpilih dari puluhan pembalap yang mengikuti proses seleksi ketat di Astra Honda Safety Riding & Training Center (AHM SRTC) Deltamas, Jawa Barat untuk menjadi siswa AHRS 2026. Seleksi dilakukan secara bertahap dengan penilaian komprehensif terhadap berbagai aspek seperti teknik balap mulai dari posisi balap, teknik pengereman, jalur balap, teknik menikung, pergerakan tubuh, hingga kesadaran terhadap ruang dan posisi sekitar. Andy menjelaskan, Program AHRS hadir dengan pembaruan signifikan pada pola pelatihan. Tidak hanya berpusat di AHM SRTC Deltamas, para siswa juga akan menjalani program latihan di sirkuit permanen, salah satunya adalah Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Langkah ini dilakukan untuk memberikan pengalaman atmosfer balap yang lebih nyata sekaligus mengasah kemampuan kecepatan tinggi dan teknik menikung, sebagai bekal penting menghadapi persaingan di ajang balap tingkat nasional hingga internasional. “Kami ingin memberikan pengalaman balap yang lebih utuh agar para siswa semakin siap menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi dan membawa nama Indonesia dengan penuh kebanggaan,” katanya. Selain latihan teknis di lintasan, siswa AHRS juga dibekali pengetahuan dasar balap yang komprehensif mencakup manajemen balap, komunikasi dengan tim, hingga pembentukan karakter sebagai atlet profesional. Dalam aktivitas latihan harian, para siswa menggunakan NSF100 yang dipadukan dengan CBR150R dan CRF150R untuk melatih kontrol kecepatan dan penguasaan motor. Seluruh program Latihan didampingi oleh instruktur serta pelatih balap nasional berpengalaman. Sebagai bagian dari pembinaan menyeluruh, AHRS juga menggelar program camp yang dirancang untuk memperkuat fisik, mental, dan daya juang para siswa. Berbagai aktivitas seperti latihan fisik terstruktur, lintasan tanah hingga simulasi kompetisi melalui ajang balap turut menjadi bagian penting dalam membentuk mentalitas pembalap sejak usia dini. Pola latihan fisik yang diterapkan mengadopsi standar pelatihan pembalap kelas dunia dengan pendampingan pelatih profesional. Dia menambahkan, sejak pertama kali digelar pada 2010, AHRS telah melahirkan ratusan pembalap yang kini berkiprah di berbagai kejuaraan balap nasional, Asia, hingga dunia. Sejumlah nama seperti Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama yang saat ini berkompetisi di MotoGP, serta Fadillah Arbi Aditama, Andi Farid Izdihar, juga Gerry Salim merupakan bagian dari alumni AHRS yang terus mengharumkan nama Indonesia di arena.

John Herdman berharap menemukan pemain muda potensial di Liga 2

John Herdman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengatakan tujuannya menonton pertandingan Liga 2 Indonesia atau Championship adalah berharap dapat menemukan pemain muda potensial. Hal ini dikatakan oleh Herdman setelah ia menonton secara langsung pertandingan Championship Grup A antara Garudayaksa menghadapi Persekat Tegal di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu. “Sangat penting untuk memahami apa yang ada di bawah divisi pertama (Super League) di sini. Penting untuk mengetahui pemain muda mana yang sedang muncul. Di level ini Anda bisa melihat banyak pemain yang jauh lebih muda. Pemain yang tengah berjuang untuk mendorong dirinya ke level selanjutnya,” kata Herdman. Laga itu dimenangkan oleh tuan rumah Garudayaksa dengan skor 2-1. Diawali oleh gol Alfin Kelilaw (24’), Garudayaksa memastikan kemenangannya pada menit-menit akhir melalui gol sundulan Adittia Gigis (89’), setelah tim tamu sebelumnya memaksa skor imbang sejak menit ke-78 berkat gol Hamdi Sula. Kemenangan ini membuat Garudayaksa menjaga puncak klasemen Grup A dengan 37 poin, selisih satu poin dengan Adhyaksa yang menempel di posisi kedua. Pertandingan antara Garudayaksa melawan Persekat adalah laga Liga 2 pertama yang disaksikan oleh Herdman setelah sebelumnya ia memantau beberapa laga Super League atau Liga 1. “Jadi, saya pikir di 10 tahun awal karier Anda penting untuk melihat segalanya. Setiap level di kompetisi dan untuk memahami strukturnya seperti apa, fasilitasnya seperti apa, intensitasnya seperti apa. Jadi, ini adalah pengalaman yang bagus,” kata pelatih asal Inggris tersebut. Sementara itu, pemain Garudayaksa Andik Vermansah mengaku kaget melihat kedatangan Herdman. Ia mengaku, tak mungkin pelatih timnas Indonesia itu sedang memantau aksinya, mengingat usianya sudah tak muda dan juga sangat lama tak masuk panggilan tim Garuda. “’Wah, lihat siapa ini? Tidak mungkin saya,” kata pemain 34 tahun itu. Lebih lanjut, ia berharap Herdman dapat menemukan pemain muda potensial dari timnya untuk ke depan membela tim nasional. Dalam hal ini, Andik menyebut nama salah satu pencetak gol kemenangan, Alfin Kelilauw. Menurutnya, pemain berusia 19 tahun yang musim ini sudah mengemas satu gol dan tiga assist itu layak dicoba untuk bermain di tim Garuda. “Saya berharap dari tim Garudayaksa, terus terang banyak pemain-pemain muda yang berbakat. Semoga bisa dicoba begitu. Seperti contohnya, maaf, Alfin Faiz Kelilauw sangat mempunyai prospek yang sangat bagus menurut saya. Insya Allah ingin saya Alfin bisa ke timnas suatu saat nanti,” kata Andik.

Juara baru warnai MilkLife Soccer Challenge Seri 2

MilkLife Soccer Challenge Seri 2

Sejumlah juara baru mewarnai gelaran MilkLife Soccer Challenge Jakarta dan Solo Seri 2 musim 2025-2026 yang berlangsung pada 10–15 Februari 2026. Di Jakarta, SDN Cilangkap 01 B merebut gelar kategori usia (KU) 10, sementara SDN Mampang 3 menjadi kampiun KU 12. Adapun di Solo, MIN 9 Sragen keluar sebagai juara KU 10 dan SD Kristen Manahan SKA mempertahankan gelar di KU 12. Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, mengatakan turnamen ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk membangun ekosistem sepak bola putri sejak usia sekolah dasar. “MilkLife dan Djarum Foundation memiliki komitmen jangka panjang untuk mendukung sepak bola putri Indonesia. MilkLife Soccer Challenge kini memasuki tahun ketiga dan secara kualitas terus menunjukkan perkembangan yang konsisten,” ujar Teddy dikutip dari keterangan tertulis. “Jenjang berikutnya adalah Hydroplus Soccer League. Dari hasil MilkLife Soccer Challenge maupun Hydroplus Soccer League, terlihat tren yang sangat positif,” lanjutnya. Ia menambahkan, peningkatan kualitas permainan dan jumlah peserta terlihat nyata pada seri Jakarta dan Solo musim ini. “Di seri Jakarta dan Solo terjadi peningkatan kualitas yang signifikan, begitu pula dari jumlah peserta yang terus bertambah. Ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola putri di Indonesia, dan kami sangat gembira melihat tren yang terus meningkat ini,” tambahnya. MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 2025-2026 digelar di Lapangan Sepak Bola Kota Barat dan Lapangan Banyuanyar, Solo, Jawa Tengah, dengan melibatkan 1.618 siswi dari 90 sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah. Mereka terbagi dalam 64 tim KU 10 dan 85 tim KU 12. Pada final KU 10 Solo, MIN 9 Sragen menundukkan SDN 02 Malangjiwan dengan skor 3-0 melalui tiga gol Salsabilla Mustika Prasetyo yang membuka keunggulan pada menit keenam. Pada KU 12 Solo, SD Kristen Manahan SKA kembali mengamankan gelar juara setelah mengalahkan MIN 9 Sragen di partai final. Striker Ika Wonda mencetak enam dari tujuh gol timnya dalam laga tersebut. Sementara itu, MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025-2026 berlangsung di Kingkong Soccer Arena dan Lapangan Brigif 1, Jakarta Timur, dengan partisipasi 2.319 siswi dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di Jakarta dan sekitarnya. Di final KU 10 Jakarta, SDN Cilangkap 01 B menang 3-2 atas SDN Pondok Kacang Timur 04. Gol cepat dicetak Lu’lu Faujiyah dan Aqilah Shafiya Azzahra pada menit pertama, ketiga, dan ke-20. Untuk KU 12 Jakarta, SDN Mampang 3 memastikan gelar juara setelah menang adu penalti 3-2 atas SDN Kebayoran Lama Selatan 19, menyusul skor imbang 1-1 pada waktu normal. Gol SDN Kebayoran Lama Selatan 19 dicetak Maura Jihan Athifa pada menit keenam, sedangkan penyama kedudukan SDN Mampang 3 lahir dari eksekusi penalti Celsin Jumei Darwati Hulu pada menit ke-18. Asisten Pelatih MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025-2026, Rici Vauzi, mengatakan seleksi pemain difokuskan pada teknik dasar, insting permainan, dan mental bertanding. Ia menyebut kehadiran juara baru di Jakarta menunjukkan persaingan yang semakin merata. “Hadirnya juara baru di Seri Jakarta membuat turnamen lebih seru, karena tim yang sebelumnya mendominasi kini tergantikan. Ini menjadi pemacu semangat bagi semua tim, bahwa siapa pun bisa meraih gelar selama menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan,” tutupnya.

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026, Asah Mentalitas Juara Atlet Muda

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum kembali digelar di tahun 2026. Turnamen yang rutin diselenggaran sejak tahun 2022 ini, diikuti oleh 518 atlet dari 25 klub mitra dan 3 klub undangan dan berlangsung di GOR Djarum Jati Kudus, pada 9-14 Februari. Berbeda dari tahun sebelumnya, Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum kali ini memainkan tiga pertandingan besar. Yaitu nomor perorangan untuk U9 dan U11, beregu putra dan putri untuk U13, serta beregu campuran untuk kelompok U15. Ketua Pelaksana Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026, Sigit Budiarto mengatakan perubahan sistem pertandingan ini ditujukan untuk mengasah mentalitas para atlet muda di laga beregu. Sehingga ketika para atlet turun bertanding di kejuaraan yang lebih besar nantinya, mereka sudah terbiasa dengan kompetisi beregu ini. “Ini memang sedikit berbeda dengan tahun lalu. Tahun lalu ada perorangan dan beregu, tapi formatnya beregu putra dan putri, seperti Piala Thomas & Uber. Tahun ini U-9 dan U-11 perorangan, U-13 beregu putra dan putri, sementara U-15 beregu campuran seperti Piala Sudirman,” kata Sigit. “Selain pertandingan perorangan, kami ingin mengenalkan dan mensimulasikan pertandingan beregu. Karena anak-anak ini kedepannya akan menghadapi berbagai pertandingan beregu, mulai Kejuaraan Asia Junior, Kejuaraan Dunia Junior, lebih jauh lagi nanti ada Thomas & Uber, Sudirman, SEA Games, Asian Games dan masih banyak lagi,” jelas Sigit lagi. Sigit menambahkan, ajang Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum juga diselenggarakan sebagai wadah sharing pengalaman dan mencari solusi bersama atas kendala di masing-masing klub. Lewat turnamen ini, pelatih dan Pembina klub mitra bisa banyak berdiskusi untuk meningkatkan kemampuan anak didiknya. “Ajang ini untuk silaturrahmi untuk seluruh klub mitra dan juga memantau sejauh mana perkembangan masing-masing atlet klub mitra. Apa yang menjadi kekurangan dan kelebihan dari masing-masing klub, kita bisa saling sharing. Sehingga semua klub punya standar yang baik. Bukan hanya kepentingan klub mitra tapi demi perkembangan bulutangkis kedepannya,” ungkap Sigit. Lebih lanjut Sigit memaparkan antusiasme dari klub mitra dalam mengikuti kejuaraan ini. Tak hanya kompetisi antar atlet, para pelatih pun tampil all out dalam mempersiapkan dan mengarahkan timnya di lapangan. “Mereka sangat antusias di lapangan. Melihat animo saat di lapangan bermain beregu, situasinya, ketegangannya, pertandingannya pun tensinya semakin tinggi. Bukan hanya pada atletnya saja, tapi pelatihnya juga ingin menciptakan kompetisi yang bagus,” ujar Sigit. Selain pertandingan di lapangan, klub mitra yang hadir juga mengikuti sharing session dengan tim PB Djarum, serta mengikuti Djarum Foundation tour, yaitu berkeliling ke beberapa spot dan fasilitas olahraga yang dikembangkan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation.

Unggul Sakti Patahkan Kutukan, Segel Gelar Juara Perdana!

SMK Unggul Sakti Jambi

Sektor putra mempertemukan dua tim terbaik musim ini, SMAN 1 Kota Jambi (Satu) dan SMK Unggul Sakti Jambi. Keduanya datang dengan rekor sempurna, belum tersentuh kekalahan, dan memikul ambisi serupa, yakni mematahkan status runner up yang sempat melekat di musim-musim sebelumnya. Laga ini bukan sekadar final. Ini adalah pembuktian. Baik bagi Satu maupun Unggul Sakti, pernah merasakan pahitnya berdiri di posisi kedua. Maka ketika keduanya dipertemukan di partai puncak, tensi pertandingan langsung terasa sejak tip off pertama. Meski pada akhirnya skor akhir menunjukkan kemenangan meyakinkan 43-29 untuk Unggul Sakti, jalannya laga tidak semudah yang terlihat di papan skor. Paruh pertama berlangsung alot. Unggul Sakti memang memimpin, tetapi tak pernah benar-benar menjauh dengan margin dua digit. Satu terus menjaga jarak, membuat pertandingan berlangsung ketat. Namun, usai jeda turun minum, arah permainan mulai berubah. Unggul Sakti bermain lebih stabil. Mereka menemukan ritme serangan yang konsisten, dan disiplin dalam bertahan untuk meredam upaya berbalik unggul dari lawan. Perlahan tapi pasti, margin dua digit tercipta. Situasi ini membuat Satu dipaksa untuk bermain lebih agresif, namun justru membuka celah yang dimanfaatkan dengan baik oleh Unggul Sakti. Hingga peluit buzzer berbunyi, keunggulan 14 poin tetap bertahan. Momen itu sekaligus meresmikan lahirnya juara baru di DBL Jambi. SMK Unggul Sakti Jambi akhirnya menuntaskan penantian dan mematahkan kutukan runner up yang selama ini membayangi. Kemenangan ini tidak lahir dari satu nama saja. Justru kekuatan utama Unggul Sakti terletak pada kolektivitasnya. Hampir seluruh pemain berkontribusi di laga final, menunjukkan bahwa mereka tidak bergantung pada satu poros permainan. Dalam pertandingan sebesar final sekalipun, semua mengambil peran. Secara statistik, ada tiga nama yang mencatatkan dua digit kontribusi penting. Devven Fernando memimpin perolehan poin dengan 11 angka. Sementara itu, Winsen Tandersen tampil dominan di bawah ring dengan 11 rebound, disusul Marvel Hendra Pratama yang mengamankan 10 rebound. Lebih dari sekadar angka. Singgasana DBL Jambi kini resmi berganti pemilik, dan musim ini akan selalu diingat sebagai musim ketika SMK Unggul Sakti Jambi menegaskan diri sebagai raja baru.

Debut Langsung Juara, SHS Penghuni Baru Singgasana DBL Jambi

Suria Harapan School

Berstatus debutan di kategori lima lawan lima, Suria Harapan School (SHS) menutup musim dengan gelar juara usai menundukkan SMAN 1 Batang Hari dengan skor meyakinkan 51-27 pada Jumat, 13 Februari 2026. Hasil ini bukan sekadar kemenangan biasa. SHS seperti menegaskan bahwa kehadiran mereka di DBL Jambi bukan hanya untuk meramaikan persaingan, tapi untuk langsung mengambil alih takhta. Musim lalu mereka mencicipi panggung tiga lawan tiga dan keluar sebagai kampiun. Kini, di musim debut lima lawan lima, trofi kembali mereka genggam. Final berjalan cukup alot pada awalnya. Kedua tim sama-sama disiplin menjaga wilayah pertahanan mereka. Kuarter pertama pun ditutup dengan skor 6-4 untuk keunggulan SHS, mencerminkan betapa ketatnya duel di menit-menit pembuka. Namun memasuki kuarter kedua, ritme permainan mulai berubah. SHS tampak semakin percaya diri dan menemukan tempo terbaiknya. Transisi mereka lebih rapi dan penguasaan rebound lebih solid. Sejak momen itu, margin poin perlahan melebar. SMAN 1 Batang Hari berupaya menjaga jarak agar tak terlalu jauh tertinggal, tapi tekanan yang terus diberikan oleh SHS membuat SMAN 1 Batang Hari sulit mengembangkan permainan. Dominasi itu berlanjut hingga paruh kedua. Intensitas tetap terjaga, konsistensi tak menurun. Saat buzzer akhir berbunyi, papan skor menunjukkan jarak yang cukup jauh. SHS resmi memastikan kemenangan 51-27 sekaligus menandai lahirnya juara baru di DBL Jambi sektor putri. Keberhasilan ini tidak lepas dari performa impresif para pemain kunci mereka. Clarissa tampil luar biasa dengan torehan double-double, 13 poin dan 19 rebound. Agresivitasnya di bawah ring jadi fondasi penting bagi kokohnya permainan SHS. Sementara itu, Carissa Reyna Kho menjadi motor serangan tim. Ia mencatatkan 21 poin dan 9 rebound, nyaris menyentuh double-double juga. Kontribusinya bukan hanya terlihat dari angka, tetapi juga dari keberanian mengambil keputusan di momen-momen penting. Sebagai pelengkap musim yang sempurna, nama Carissa Reyna Kho resmi dinobatkan sebagai pemain terbaik Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 Jambi sektor putri. Penghargaan tersebut menjadi simbol betapa besar pengaruhnya dalam perjalanan SHS musim ini. Dua musim, dua gelar. Suria Harapan School datang sebagai pendatang baru, tetapi pulang sebagai penguasa baru. DBL Jambi kini punya ratu baru, dan namanya adalah Suria Harapan School.

Menpora puji pebiliar lima tahun tampil di ajang internasional

Fajar Alamri

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir memuji atlet biliar berusia lima tahun Fajar Alamri yang tampil dalam ajang Carabao International Open (CIO) 2026 di Jakarta. “Luar biasa, kecil-kecil cabe rawit,” tulis Erick Thohir dalam narasi video penampilan Fajar Alamri di CIO 2026 yang diunggah melalui media sosial resminya yang dipantau di Jakarta, Kamis. Dia menjelaskan bahwa Fajar menunjukkan bakatnya dalam turnamen internasional yang diikuti 341 atlet dari 31 negara itu. Menpora juga menuliskan narasi motivasi kepada atlet cilik asal Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah itu untuk terus semangat berlatih dan berkompetisi agar bisa meraih prestasi untuk Indonesia. Penampilan Fajar di kategori Carabao Junior Open 2026 yang berlangsung pada 4-8 Februari mencuri perhatian karena masih belia dan tinggi badannya tidak sebanding dengan meja biliar. Fajar harus naik ke atas papan pijakan setiap kali hendak memukul bola putih. Langkah Fajar harus terhenti dalam sesi pertama hari kedua saat menelan kekalahan tipis 3-4 dari sesama peserta Indonesia, Mustofa Nur Ali. Setelah kekalahannya itu, dia pun menangis di pelukan ayahnya, yang menandai kekecewaannya sekaligus ambisi besarnya dalam menggeluti dunia biliar. Penampilan Fajar juga menarik perhatian dua legenda biliar dunia asal Filipina Efren Reyes dan Django Bustamante yang berkesempatan menyaksikan langsung aksinya saat tampil dalam ajang Battle For Legacy yang diselenggarakan Moor Production bersama Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI). Dalam kesempatan itu, Reyes mengungkapkan bahwa Fajar merupakan salah satu atlet biliar muda dengan potensi besar untuk menjadi talenta unggulan Indonesia. Dia mengatakan bahwa di banyak negara sudah banyak anak-anak yang mulai menekuni biliar sejak usia sangat muda, termasuk di Indonesia dan Filipina. Meski demikian, kata dia, kunci utama untuk membawa para pebiliar muda ke level yang tinggi adalah pembinaan secara berkelanjutan.

Indonesia Masuk di Grup B Piala Asia U17 2026

Timnas Indonesia U17

Timnas Indonesia U17 akan menghadapi persaingan ketat pada Piala Asia U17 2026 setelah hasil drawing menempatkan Garuda Muda di Grup B bersama Jepang, Tiongkok, dan Qatar. Pengundian resmi itu dilakukan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) bertempat di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis 12 Februari 2026. Seperti diketahui, turnamen ini akan diikuti 16 tim yang terbagi ke dalam empat grup, dengan masing-masing grup berisi empat negara peserta dan dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada 30 April hingga 17 Mei 2026 mendatang. Sebelumnya, Indonesia memastikan tempat di putaran final melalui jalur otomatis, bersama delapan negara lainnya, setelah keberhasilan melaju ke Piala Dunia U17 2025. Partisipasi ini sekaligus melanjutkan tren positif Timnas Indonesia U17 di level Asia. Pada edisi sebelumnya, I Putu Panji Apriawan dkk berhasil menembus babak perempat final Piala Asia U17 2025 dan mengamankan tiket ke Piala Dunia U17 2025 Qatar. Dengan komposisi grup yang kompetitif, Timnas Indonesia U17 diharapkan mampu memaksimalkan persiapan guna menampilkan performa terbaik di ajang kontinental tersebut. Berikut Hasil Drawing Piala Asia U17 2026: Grup A Arab Saudi Tajikistan Thailand Myanmar Grup B Jepang Indonesia Tiongkok Qatar Grup C Korea Selatan Yaman Vietnam Uni Emirat Arab Grup D Uzbekistan Australia India Korea Utara

Kalah Dramatis, Timnas Futsal Indonesia Harus Puas di Posisi Dua

Timnas Futsal Indonesia

Kalah dalam drama adu penalti, Timnas Futsal Indonesia harus puas finis sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026. Garuda Asia takluk 4–5 setelah bermain imbang (5–5) sepanjang waktu normal dan babak tambahan. Indonesia pun dipaksa mengakui keunggulan Iran pada laga yang berlangsung di di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Sebelumnya, pertandingan langsung berjalan dalam tempo tinggi sejak menit awal. Iran membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Tayebi. Namun respons Indonesia datang cepat. Reza Gunawan mencetak gol penyama kedudukan. Tim racikan pelatih Hector Souto Vazquez sempat berbalik unggul 3-1 lewat dua gol Israr Megantara. Meski, Iran sempat memperkecil ketertinggalan, babak pertama ditutup dengan skor 3-2 untuk keunggulan Indonesia. Di babak kedua, Iran tampil lebih agresif dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3–3. Indonesia kembali memimpin lewat gol Samuel Eko yang membuat skor berubah menjadi 4–3. Tiga menit menjelang waktu normal berakhir, Iran mencetak gol penyeimbang untuk mengubah skor menjadi 4–4, sekaligus memaksa laga berlanjut ke babak tambahan. Pada babak tambahan pertama, kedua tim bermain lebih berhati-hati. Drama kembali terjadi di babak tambahan kedua. Israr Megantara mencetak gol ketiganya dan membawa Indonesia unggul 5–4 dua menit sebelum pertandingan usai. Namun keunggulan itu kembali sirna setelah Iran mencetak gol penyeimbang. Skor imbang bertahan hingga peluit akhir babak tambahan dibunyikan. Adu penalti pun menjadi penentu. Indonesia hanya mampu mencetak empat gol dari enam penendang, sementara Iran tampil efektif dengan memasukkan lima dari enam kesempatan. Hasil itu memastikan Iran keluar sebagai juara Piala Asia Futsal 2026, sementara Indonesia harus menerima posisi kedua.

Pegolf Indonesia Raih Empat Gelar di Black Mountain Asian Junior Masters 2026

Tim Indonesian Junior Golfers

Pegolf junior Indonesia sukses mencatat prestasi yang membanggakan dalam ajang Black Mountain Asian Junior Masters 2026, yang digelar di Black Mountain Golf Club, Pracahukirikhan, 3-5 Februari kemarin. Diwakili 13 pegolf dari berbagai kelompok usia, Indonesia berhasil meraih empat gelar juara. Dari kategori A Boys, Jayawardana Dornan finis sebagai runner up keempat dengan mencatat 216 pukulan. Eugene Tanyongjaya finis di posisi yang sama di kategori B Boys. Total, dia mencatatkan 220 pukulan. Di kategori D Girls, Amira Ajda Khairunnisa Permadi, mampu finis sebagai runner up kedua dengan total 206 pukulan. Sementara itu, kategori Boys Junior Master Team juga mempersembahkan prestasi melalui tim INDONESIA-1 yang diperkuat Eugene, Jaya, dan Rauf, yang finis sebagai second runner up dengan total skor 436 pukulan, empat pukulan di atas par. Kapten dan Manajer Tim Indonesian Junior Golfers, Indra Saiful, memberi apresiasi kepada para pegolf junior yang mampu melewati berbagai situasi sulit di lapangan dan tetap menunjukkan performa maksimal. Khususnya dalam babak final. “Saya salut kepada semua Junos yang bisa melalui berbagai rintangan dan tetap fight till the end. Tidak ada yang menyerah, semuanya all out,” ujarnya. Bukan hanya yang meraih podium. Indra juga memberikan apresiasi untuk pegolf lain. Seperti Abraraza Adriano Musyanif, Andrea Edgina Karoma, Benaya Karan, Calista Allegra Dewantara, Dylano Aokiindy Arsykafah Lubis, Guardiola Simarmata, Javeed Abdul Rauf, Reicher Santoso, Arcelia Rocha Santoso, dan Salvo Mougen Prayogo. Selain capaian podium, keikutsertaan Indonesia di dalam ajang ini pun jadi bagian penting dari proses pembinaan jangka panjang pegolf junior nasional. Di turnamen level Asia ini bisa dimanfaatkan sebagai ajang uji mental, konsistensi permainan, serta kemampuan adaptasi atlet muda Indonesia terhadap lapangan internasional yang memiliki karakter berbeda dengan lapangan di dalam negeri. Pengalaman bertanding di bawah tekanan cuaca ekstrem dan kondisi green yang sulit menjadi bekal berharga bagi para atlet dalam menapaki jenjang kompetisi yang lebih tinggi. Keberhasilan meraih empat gelar sekaligus menegaskan daya saing pegolf junior Indonesia di kawasan Asia. Konsistensi performa yang ditunjukkan pada tiga hari pertandingan mencerminkan hasil pembinaan yang berjalan positif, baik dari sisi teknik maupun mental bertanding. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk terus meningkatkan kualitas permainan serta memperkuat posisi Indonesia di peta golf junior internasional. Tak lupa, Indra menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang dengan penuh kesabaran dan kekompakan mendampingi putra-putrinya selama turnamen, serta para caddy personal yang bekerja keras membantu para atlet muda Indonesia di ajang Asian Junior Masters 2026. Dia berharap seluruh pegolf junior terus berlatih, mengasah teknik, dan memperkuat mental untuk menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi di masa mendatang.

DBL Academy Jadi yang Pertama Gelar Basketball Clinic di Kepulauan Seribu

Basketball Clinic Kepulauan Seribu

DBL Academy bersama Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jakarta baru saja menggelar Basketball Clinic Kepulauan Seribu pada Rabu, 4 Februari 2026 di SMAN 69 Jakarta. Agenda ini jadi momen spesial karena untuk pertama kalinya Basketball Clinic digelar untuk pelajar SMP dan SMA Kepulauan Seribu. Kegiatan berlangsung sejak 10.00 WIB dan diikuti sekitar 40 peserta putra dan putri. Di antaranya 20 peserta dari SMAN 69 Jakarta dan 20 pesrta dari SMPN 113 Jakarta. Basketball Clinic dipimpin langsung oleh jajaran pelatih DBL Academy. Salah satunya Dimaz Muharri, Basketball Director DBL Academy, yang turun langsung membagikan soal materi fundamental basket kepada para peserta. “Hari ini pertama kali dalam sejarah basket Jakarta, Perbasi Jakarta dan Perbasi Kepulauan Seribu mengadakan Basketball Clinic di SMA Negeri 69 Jakarta, Kepulauan Seribu,” ujar Coach Dimaz. Materi yang diberikan berfokus pada dasar-dasar permainan basket. Mulai dari basic dribble, basic passing, hingga basic shooting dan layup menjadi menu utama latihan hari itu. Menurut Coach Dimaz, pemilihan materi tersebut disesuaikan dengan kondisi peserta. Usai melihat langsung kemampuan para pemain, tim pelatih sepakat untuk menekankan fundamental sebagai pondasi awal. “Kurang lebih ada 40 peserta, cowok dan cewek. Karena kita lihat semuanya masih basic, jadi hari ini kita kasih yang fundamental basket banget,” jelasnya. Meski cuaca cukup terik, antusiasme peserta tetap tinggi. Anak-anak Kepulauan Seribu terlihat aktif mengikuti latihan, berani mencoba setiap materi, dan tak ragu bertanya meski sebagian besar masih baru mengenal basket. Coach Dimaz mengaku sempat terkejut melihat respons itu. Minimnya agenda basket sebelumnya justru membuat kehadiran Basketball Clinic ini terasa sangat dinantikan. “Cukup kaget sih. Cuaca lagi panas-panasnya, tapi mereka sangat excited. Mungkin karena pertama kali Basketball Clinic ke sini, jadi mereka nggak malu-malu walaupun belum bisa basket,” ungkapnya. Lebih dari sekadar berbagi ilmu, kegiatan ini juga membuka peluang. DBL Academy berharap dari wilayah yang jarang tersentuh agenda basket, bisa lahir talenta potensial yang mampu bersaing di level lebih tinggi. Coach Dimaz mencontohkan kisah Muhammad Haikal Malik asal Bengkulu, yang berawal dari ajang Basketball Clinic hingga akhirnya berkesempatan mengikuti DBL Camp dan bahkan menembus DBL Indonesia All-Star. “Dia nggak ikut DBL liga, tapi ketemu di event Basketball Clinic. Dari situ, akhirnya dia ikut program DBL Play Road to DBL Camp musim lalu, dan akhirnya berangkat ke Amerika sebagai DBL All-Star,” kenangnya. Melalui Basketball Clinic Kepulauan Seribu, DBL Academy ingin memastikan mimpi itu tetap terbuka. Siapa tahu, dari lapangan SMAN 69 Jakarta, akan lahir nama besar basket Indonesia berikutnya.

28 Pemain Timnas U17 Disiapkan untuk Hadapi Tiongkok

Suasana Latihan Timnas U17 Indonesia

Sebanyak 28 pemain Timnas U17 disiapkan untuk menjalani rangkaian International U17 Friendly Match sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia U17 2026. Dalam agenda ini, Garuda Muda dijadwalkan menghadapi Tiongkok U17 dalam dua pertandingan yang akan digelar di Indomilk Arena, Tangerang. Pada dua laga uji coba internasional tersebut, Nova Arianto masih akan bertindak sebagai pelatih. Menurutnya, laga nanti menjadi bagian dari proses pematangan tim sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap para pemain yang dipanggil. Sebagai informasi, pertandingan pertama akan berlangsung pada Minggu, 8 Februari 2026, dengan kick-off pukul 21.00 WIB. Sementara pertandingan kedua dijadwalkan pada Rabu, 11 Februari 2026, dengan kick-off pukul 18.30 WIB, tetap bertempat di Indomilk Arena, Tangerang. Mayoritas pemain yang dipanggil dalam daftar kali ini merupakan wajah baru hasil pemantauan dari berbagai klub Liga Indonesia, akademi, hingga klub luar negeri. Namun, terdapat pula pemain yang telah memiliki pengalaman bersama Timnas Indonesia U17 sebelumnya. Sebut saja M. Mierza Firjatullah (Persik Kediri), yang tercatat pernah menjadi bagian dari skuad Garuda Muda pada Piala Dunia U17 2025. Melalui dua laga uji coba internasional ini, tim pelatih akan menguji kesiapan pemain dari berbagai aspek, mulai dari teknik, fisik, pemahaman taktik, hingga mental bertanding di level internasional. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun kerangka tim menuju Piala Asia U17 2026. Berikut daftar 28 pemain Garuda Muda untuk hadapi Tiongkok: Kiper (GK) Syahdan Caesar – ASIOP Moh. Fahrizal – Persib Bandung Noah Leo Duvart – Bali United Pemain belakang (CB) Waliyuddin Shofa A – Persib Bandung Putu Ekayana Yoga P – Bali United Farik Rizqi – Madura Uninted Shoyyo Himawan P – Persis Solo Zidane Raditya Chandra – Persis Solo Bek kanan (RB) Farrel Luckyta W – PS Sleman Made Arbi Ananta – Bali United Handri Dimas Sulityo – Persik Kediri Bek kiri (LB) Real Alvaro Salim – Bali United Pandu Aryo – Persik Kediri Peres Akwila Tjoe – Persija Jakarta Gelandang (MF) Fardan Faras Prawita – Borneo FC M. Azhar Muzzaki – Persebaya Surabaya Girly Andrade Guevara – Persik Kediri Chico Jerichoy – ASIOP Keanu Sanjaya – Bali United M. Rain Rizki Pamungkas – Bhayangkara Presisi Miraj Riski Sulaiman – Madura United Gelandang Sayap (WFW) Mohammad Albar Firdaus – Persik Kediri I Komang Semadi – Bali United Dava Yunna Adi – Persebaya Surabaya Sean Rahman Castor – Persik Kediri Penyerang (CF) Fardhan Ary – Madura United M. Mierza F – Persik Kediri Nicholas Indra – Rosenborg BK

Kejuaraan Atletik Pelajar Bulanan jadi wadah pembinaan atlet

Kejuaraan Atletik Pelajar Bulanan

Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jakarta terus menjaga konsistensi pembinaan atlet usia dini melalui Kejuaraan Atletik Pelajar Bulanan yang telah digelar sejak Januari 2007. Ketua PASI Jakarta, Mustara Musa mengatakan kejuaraan tersebut kembali berlangsung pada edisi ke-198 dan untuk pertama kalinya digelar di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta, Sabtu (31/1), setelah fasilitas lintasan stadion tersebut rampung direnovasi. “Ini kegiatan yang sudah dilaksanakan sejak Januari 2007. Hari ini menjadi yang pertama di Stadion Atletik Rawamangun dengan lintasan baru. Semoga kejuaraan ini terus menumbuhkan atlet-atlet bertalenta yang berasal dari kalangan pelajar atletik Jakarta,” kata Mustara dilansir ANTARA, Senin. Pada edisi ke-198, kejuaraan ini diikuti 480 peserta dari berbagai kategori, mulai dari kids atletik, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, hingga kategori terbuka. Kategori kids atletik terbagi dalam empat kelompok usia, yakni 2–3 tahun, 3–4 tahun, 4–5 tahun, dan 5–6 tahun, yang seluruhnya melombakan nomor lari 30 meter campuran. Untuk tingkat sekolah dasar, peserta dibagi ke dalam kategori U-10 dan U-13 dengan nomor lari 60 meter putra dan putri, serta estafet 5×80 meter campuran. Sementara itu, kategori sekolah menengah pertama mempertandingkan nomor lari 80 meter putra dan putri. Pada kategori sekolah menengah atas dan kategori terbuka, nomor yang dilombakan adalah lari 100 meter putra dan putri. Kategori terbuka juga dapat diikuti oleh sekolah internasional di wilayah Jakarta. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai kelompok usia membuat Stadion Atletik Rawamangun kembali hidup dan menjadi ruang pertemuan komunitas atletik pelajar Jakarta. Mustara menegaskan ajang ini menjadi bagian penting dari pembinaan dan regenerasi atletik Jakarta. “Atlet akan terus beregenerasi. Yang senior akan pensiun dan kita harus menyiapkan penggantinya. Salah satunya melalui event pembinaan seperti ini,” ujarnya. Kejuaraan Atletik Pelajar Bulanan edisi ke-198 juga menjadi salah satu agenda atletik pertama di Indonesia setelah keberhasilan Indonesia pada SEA Games 2025 Thailand. Pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut, cabang atletik menyumbangkan sembilan medali emas, lima perak, dan enam perunggu bagi kontingen Merah Putih. Mustara saat itu dipercaya sebagai manajer tim nasional atletik Indonesia. Menurut Mustara, pengalaman di SEA Games makin menguatkan komitmennya untuk membangun atletik Indonesia dari fondasi budaya dan ekosistem yang kuat. “Atletik harus tumbuh dari budaya. Kita ingin membangun ekosistem dan budaya atletik yang baik sesuai standar internasional, bukan hanya mencetak atlet, tetapi juga menyiapkan sistemnya,” katanya. Ia menjelaskan, upaya membangun ekosistem tersebut juga melibatkan mahasiswa Universitas Negeri Jakarta yang berperan sebagai perangkat perlombaan dalam kejuaraan ini. Keterlibatan mahasiswa di bidang keolahragaan dinilai penting sebagai bagian dari pembinaan sumber daya manusia olahraga. “Mahasiswa dilibatkan agar mereka memahami bahwa prestasi tidak lahir sendiri. Ada sistem, tata kelola, dan kerja bersama di balik sebuah kejuaraan,” kata Mustara. Mustara berharap ke depan Kejuaraan Atletik Pelajar Bulanan dapat terus berkembang dengan jumlah peserta yang semakin meningkat serta mendapat dukungan lebih luas, termasuk dari sponsor dan berbagai pemangku kepentingan, agar pembinaan atletik di Jakarta dapat berjalan berkelanjutan.

Janice Tjen Cetak Sejarah, Tembus Top 50 WTA

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen mencetak sejarah baru bagi dunia tenis nasional setelah berhasil menembus peringkat 50 besar dunia Women’s Tennis Association (WTA). Janice kini menempati peringkat 47 dunia, sekaligus menjadi petenis putri Indonesia pertama yang mencapai pencapaian tersebut di abad ini. Prestasi tersebut mengakhiri penantian panjang tenis putri Indonesia sejak era legenda Yayuk Basuki yang terakhir menembus jajaran elite dunia pada 1998. Pencapaian Janice tidak lepas dari penampilan impresifnya dalam sejumlah turnamen internasional, termasuk Australian Open 2026. Performa konsisten Janice sepanjang musim ini turut ditandai dengan keberhasilannya meraih gelar juara pada turnamen di Chennai. Hasil positif itu menjadi momentum penting yang mendorong lonjakan peringkat dunia miliknya. Keberhasilan Janice dinilai sebagai sinyal kebangkitan tenis Indonesia di level internasional. Atlet muda tersebut menunjukkan perkembangan signifikan melalui permainan agresif dan mental bertanding yang semakin matang saat menghadapi lawan-lawan papan atas dunia. Setelah mencetak pencapaian bersejarah, Janice tidak berhenti. Ia dijadwalkan melanjutkan perjuangannya pada turnamen WTA 500 Abu Dhabi yang berlangsung pekan ini. Turnamen tersebut menjadi ajang penting bagi Janice untuk mempertahankan konsistensi performa sekaligus berpotensi meningkatkan posisinya dalam peringkat dunia. Keikutsertaan Janice di turnamen level tinggi ini juga diharapkan dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu atlet tenis Asia yang patut diperhitungkan di kancah internasional. Dukungan publik Indonesia dinilai menjadi faktor penting dalam perjalanan kariernya ke depan. Dengan usia yang masih muda dan performa yang terus menanjak, Janice Tjen berpeluang mencatatkan lebih banyak prestasi sekaligus membuka harapan baru bagi kebangkitan tenis putri Indonesia di panggung dunia.

Ubed Juara Thailand Masters 2026

Zaki Ubaidillah

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Zaki “Ubed” Ubaidillah mempermalukan wakil tuan rumah, Panitchaphon Teeraratsakul, dengan skor 21-19, 20-22, 21-19 pada partai final untuk menjuarai Thailand Masters 2026. Itu menjadi kali pertama Ubed mengalahkan Panitchaphon setelah selalu kalah pada dua pertemuan sebelumnya yakni di Toyota International Challenge 2024 dan Kumamoto Masters Japan 2025. “Sangat luar biasa senang, campur aduk rasanya dan tidak menyangka bisa juara,” kata Ubed, dikutip dalam keterangan resmi dari PBSI. Itu menjadi gelar pertama Ubed pada 2026 setelah sebelumnya hanya mencapai 16 besar Indonesia Masters, di mana dia dihentikan wakil Singapura, Loh Kean Yew, 19-21, 10-21. Dalam perjalanannya menjadi juara Thailand Masters, Ubed mengalahkan lima tunggal putra dari negara berbeda, salah satunya memenangi perlawanan melawan rekan senegaranya sendiri yang sebelumnya menjadi juara Indonesia Masters 2026, Alwi Farhan, di babak semifinal dengan skor 21-18, 21-14. “Kemenangan ini saya persembahkan untuk orang tua, keluarga, PBSI, PB Djarum dan semuanya. Saya berharap bisa lebih baik, dan berikutnya bisa mendapatkan gelar Super 500 ke atas,” tutur Ubed, yang merupakan tunggal putra 44 dunia. Kemenangan Ubed membuat Indonesia memborong empat gelar dari Thailand Masters 2026 setelah sebelumnya menang di sektor ganda putri (Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti), ganda putra (Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana), dan ganda campuran (Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil).

Inilah Para Pemenang Milo National Championship 2026

Palembon FC Bojonegoro

Sebanyak 20 tim kategori U10 dan 24 tim kategori U12 dari tiap kota penyisihan Milo National Championship 2026 berlaga untuk menjadi yang terbaik. Rabbani FC Malang berhasil menjadi juara pertama kategori U-10. Sementara Palembon FC Bojonegoro, Jawa Timur menjadi yang terbaik pada kategori U-12. Palembon FC Bojonegoro, Jawa Timur telah menjadi finalis MILO National Championship selama tiga tahun berturut-turut. “Setiap pertandingan mengajarkan kami untuk bermain disiplin, saling percaya, dan bekerja sama sebagai tim. Kami menghadapi lawan-lawan yang kuat dari berbagai daerah, sehingga kami dituntut untuk fokus dan konsisten. Hingga akhirnya perjuangan ini berhasil membawa kami meraih juara MILO National Championship 2026 kategori U-12,” ujar Favian Falzaneti, Kapten tim U12 Palembon FC Bojonegoro, Jawa Timur. “Selain bertanding, kami juga mendapatkan kesempatan mengikuti coaching clinic yang menambah pengalaman dan membuat kami semakin termotivasi untuk terus berlatih dan berkembang mengejar prestasi yang lebih tinggi di masa depan, serta mengharumkan nama Indonesia,” pungkasnya. Lebih dari lima dekade, Nestlé MILO telah mengajak 50 juta anak Indonesia di 300 kota/kabupaten untuk menerapkan gaya hidup sehat, aktif dan berkarakter tangguh dengan berpartisipasi di berbagai kegiatan olahraga, seperti MILO Sports Development di sekolah, MILO National Championship, MILO ACTIV Indonesia Race, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS), dan Liga Mahasiswa (LIMA) Basketball.