Sembilan Cabor Akan Ikuti Test Event Asian Games 2018

AFF SUZUKI CUP 2016 Final Rounds Final Leg 1, Indonesia 14 December 2016

Beberapa bulan lagi, pagelaran event olahraga terbesar kedua yakni Asian Games akan dihelat. Indonesia menjadi tuan rumah pada pagelaran Asian Games 2018 ajang empat tahunan ini. Demi kelancaran event tersebut dan pemanasan para atlet, Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) bersiap menggelar test event bagi sembilan cabang olahraga (cabor) dan mempertandingkan 105 nomor. Total terdapat 1.991 atlet yang akan mengikuti test event pada Februari 2018 di Jakarta. “Saat ini KOI mempersiapkan perangkat untuk seleksi atlet yang akan ikut test event Asian Games 2018. Kami akan berkoordinasi dengan para manajer dan Chief de Mission masing-masing,” tutur pelaksana tugas Sekjen KOI, Hellen Sarita Delima, di kantor INASGOC seperti dikutip bola.com. INASGOC akan terus bekerja keras untuk mengkebut perbaikan venue yang sedang dalam tahap renovasi. Meski dalam tahap renovasi, terdapat beberapa cabor yang sudah menggelar test event terlebih dahulu. Karena, jika menurut jadwal test event akan berakhir pada bulan Maret mendatang. Berikut sembilan cabang olahraga yang akan menggelar test event Asian Games 2018:  Sepak Bola  Voli Indoor  Taekwondo  Angkat Besi  Pencak Silat  Panahan  Basket  Tinju  Atletik (pah/adt/blc)

Ini Daftar Nama Pemain Indonesian Basketball League Pertalite All Star 2018

Ini-Dia-Daftar-Pemain-Indonesian-Basketball-League-(IBL)-Pertalite-All-Star-2018-1

Ajang Indonesian Basketball League (IBL) Pertalite All Star akan segera dimulai pada hari Minggu, 7 Januari 2018 mendatang. Turnamen basket nasional ini akan diadakan di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta. Pemilihan pemain dilakukan melalui vote secara online melalui Instagram @pertalite_90. Pemungutan suara ditujukan kepada siapa saja yang sudah memfollow dan memberikan like di postingan @pertalite_90. Pemilihan ini dilakukan selama 4 hari, setiap pukul 12.00 WIB pada 24 hingga 27 Desember 2017 lalu. Sedangkan pengumuman pemain sudah dipublikasikan pada 30 Desember 2017 kemarin. Para pemain akan dibagi menjadi dua divisi, yaitu divisi merah dan divisi putih. Dari kedua tim tersebut, para pemain akan dibagi menjadi 5 posisi. Pemain-pemain yang terpilih di tim utama merupakan pemain yang memiliki suara terbanyak dan pemain-pemain cadangan dipilih oleh pihak IBL dan tim clubnya sendiri. Berdasarkan hasil voting, pemain dari tim Satria Muda dan Pelita Jaya akan mendominasi pertandingan IBL Pertalite All Star 2018. Berikut daftar nama-nama pemain yang terpilih dan jumlah suara yang diperoleh pemain yang dilansir pada website mainbasket.com: Divisi Merah Guard Hardianus Lakudu (8027) Diftha Pratama (7987) Abraham Wenas (2778) Wendha Wijaya (2158) Forward Arki Wisnu (9767) Avan Seputra (7410) Surliyadin (3605) Yanuar Priasmoro (1352) Center Christian Ronaldo (8968) Kevin Yonas (8010) Reza Guntara (3781) Galank Gunawan (3051) Small Man Keenan Palmore (9066) Devin Matthews (8089) Anthony McDonald (7526) Brachon Griffin (6608) Big Man Dior Lowhorn (13884) Nahshon George (8514) Roderick Flemings (7444) Emilio Park (3293) Divisi Putih Guard Abraham Grahita (8849) Andakara Prastawa (7753) Respati Ragil (4437) Nuke Saputra (2014) Forward Xaverius Prawiro (9382) Daniel Wenas (8915) Rizky Effendi (3331) Indra Muhammad (1956) Center Ponsianus Indrawan (9936) Adhi Pratama (9429) Isman Thoyib (2511) Henry Lakay (1897) Small Man David Seagers (11751) Wayne Bradford (11481) Dominic Williams (10909) Madarious Gibbs (5072) Big Man C.J Giles (10966) Mike Fey (8308) Nate Barfield (8188) Jontaveous Sulton (7301) Semoga ajang nasional basket ini berjalan dengan lancar dan bisa menumbuhkan rasa kebersamaan pada basket Indonesia. (put/adt)

Batal Latihan di Komplek GBK, Pelatnas Renang Bertolak ke Bali

renang (sportku.com)

Sebelumnya, pelatnas renang Indonesia sudah siap tahun 2018 ini untuk menggelar pelatnas di Stadion Renang di kompleks Gelora Bung Karno. Namun, rencana itu batal, dan pelatnas akan dilakukan di Kolam Renang Tirta Arum, Gianyar, Bali setelah libur tahun baru dan akan berkumpul kembali pada 4 Januari besok. Dalam kutipannya di jpnn.com, Pelatih renang Albert Sutanto menjelaskan, bahwa terjadi kesalahan teknis yang membuat pelatnas batal di komplek GBK. ”Ada salah pemasangan posisi bucket,” ucapnya. Selain itu, Albert juga menuturkan akan mengirim beberapa atletnya ke luar negeri untuk mengikuti pelatnas. Negara Amerika Serikat dan Australia menjadi tujuan pelatnas tersebut guna memberikan prestasi gemilang di Asian Games 2018. Nantinya, para atlet akan dilatih oleh dua orang pelatih yakni Dave Selo akan membantu menangani pelatnas di Amerika Serikat. Sedangkan, Gavin Urquhart yang akan melatih di Australia. Tetapi, pelatnas di luar negeri masih menunggu hasil rapat dari PB PRSI. Karena, dana yang diberikan untuk tim renang Indonesia hanya Rp 2 miliar. ”Namun, kami masih menunggu hasil rapat internal PB PRSI,” katanya. (pah/adt)

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Berolahraga?

Kapan-Waktu-Yang-Tepat -Untuk-Berolahraga-1

Menentukan waktu yang baik untuk berolahraga merupakan hal yang cukup rumit terlebih lagi jika kamu memiliki aktifitas yang padat. Namun, tidak ada salahnya untuk menyempatkan berolahraga. Nah, kapan waktu yang tepat untuk berolahraga? Yuk kita bahas Pagi Hari Banyak yang berasumsi bahwa pagi hari merupakan waktu yang tepat untuk berolahraga. Profesor Ilmu Olahraga Terapa dari Universitas Of New England, Lara Carlson mengungkapkan bahwa olahraga di pagi hari bisa merevitalisasi metabolisme tubuh sehingga kalori bisa terbakar lebih banyak cocok untuk kamu yang ingin menurunkan berat badan. Selain mendapatkan pancaran sinar matahari yang bagus untuk tubuh, olahraga di pagi hari terutama jika dilakukan pada pukul 07.00 bisa membantu penurunan tekanan darah dan membuat kualitas tidur lebih baik. Namun, olahraga di pagi hari kamu harus melakukan pemanasan dengan baik. Tubuh akan mudah cedera karena kita sudah tidur selama 6-8 jam pada malam hari. Menurut Dr. Michael Smolensky peneliti dari University Of Austin, sendi dan otot tubuh manusia lebih lentur 20% dibandingkan di pagi hari yang cenderung kaku. Sore Hari Pada pukul 4 sampai 5 sore merupakan waktu yang baik untuk berolahraga. Tubuh lebih bisa dikontrol dan suhu tubuh manusia pada tingkat tertinggi. Kita bisa mendapatkan olahraga yang maksimal dengan otot dan sendi yang fleksibel. Studi dalam jurnal Chronobiology International yang membahas olahraga di sore hari menyatakan bahwa enzim dan fungsi otot mengalami peningkatan di sore hari dan merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan massa otot. Namun, olahraga di sore harus jauh dari jam makan siang, karena jika olahraga dilakukan sesaat setelah makan siang tubuh akan menjadi lambat. Malam Hari Setelah banyak beraktifitas di pagi dan siang hari, mungkin waktu olahraga bisa kamu sempatkan dimalam hari sekitar pukul 7-8 malam. Selain tidak menganggu aktifitas dan melepaskan stress, olahraga dimalam hari bisa membantu kamu mendapatkan kualitas tidur yang baik. Shawn Youngstedt peneliti dari Universitas Carolina Columbia menyatakan bahwa melakukan olahraga satu setengah jam sebelum tidur malam bisa meningkatkan suhu tubuh. Penelitian tentang olahraga di malam hari juga dikemukakan oleh American Academy Of Sleep Medicine yang menyarankan untuk tidak beraktifitas fisik dalam rentang waktu 6 jam sebelum tidur. Hal ini bertujuan untuk menjaga tubuh tidak memproduksi hormon endorfin dan stimulan lain yang bisa menggangu pola tidur. Setiap waktu bisa dikatakan tepat untuk berolahraga jika dilakukan secara rutin dan konsisten tergantung dari keinginan setiap individu. Jangan lupa harus tetap diimbangi dengan asupan yang sehat.(put)

Makasar Sukses Pertahankan Gelar Juara Kejurprov NPC Sulsel

makassar-kembali-jadi-juara-umum-paralympic-se-sulsel

Nasional Paralympic Committee (NPC) Sulsel sukses menggelar ajang Kejuaraan Provinsi (Kerjurprov) Sulawesi Selatan, (30/12) lalu. Sebanyak 135 atlet dari 15 kontingen atlet kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan berpartisipasi dalam ajang Kejurprov bagi para penyandang difabel. Terdapat delapan cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, yakni atletik, tenis meja, bulu tangkis, catur, show down tunanetra, angkat berat, panahan, dan renang. Kontingen Makasar kembali sukses merengkuh juara dan menobatkan mereka sebagai juara bertahan, dengan perolehan medali 14 medali emas, 11 perak, dan lima perunggu. Diikuti oleh Kabupaten Bantaeng yang berada di posisi kedua dengan perolehan 14 emas, empat perak, dan delapan perunggu. Di posisi ketiga bercokol kontingen Maros dengan perolehan 11 emas, tujuh perak, dan enam perunggu. Ketua NPC Sulsel, Sonny Sandra, dalam sambutannya saat menutup Kejurprov Sulsel di GOR Sudiang, Makassar, mengucapkan selamat kepada kontingen Makasar. “Selamat kepada NPC Makassar yang menduduki juara umum dan tidak ada yang pecahkan rekornya. Bantaeng sukses mempertahankan posisinya dan di posisi ketiga, Maros yang berhasil menyalip Sinjai, ” katanya, seperti dikutip okezone.com. Lanjutnya, pagelaran ini diluar ekspetasinya. Karena, jumlah atlet dan juga tim kabupaten maupun kota terus meningkat. “Tadinya saya prediksi hanya 11 kabupaten/kota yang mengikuti. Tapi, Alhamdulillah mencapai 15 kabupaten/kota. Kemudian atlet yang tadinya saya prediksi hanya sekira 120-an ternyata naik sampai 135 atlet. Ini saya mengapresiasi teman-teman di daerah, dengan keterbatasannya tetap menghadiri acara ini,” ujar Sonny yang juga menjadi ketua panitia penyelenggara kompetisi ini. Sonny juga berharap, ajang ini sebagai pencarian atlet berbakat yang ada di Sulsel. Dengan begitu, akan lebih mudah membina atlet-atlet yang berpotensi membawa nama Sulsel di kancah Nasional. “Karena itu diharapkan kepada NPC kabupaten/kota untuk mencari bibit-bibit muda agar bisa berprestasi hingga ajang nasional,” terangnya. Adanya Kejurprov NPC ini menjadi ajang pemanasan jelang pelaksanaan Pekan Paralympic Provinsi (Pepaprov) di Kabupaten Pinrang 2018. Sementara Official NPC Makassar, Alam Raya, mengapresiasi usaha para atletnya untuk memberikan prestasi yang gemilang bagi Makasar. “Saya berbangga kepada atlet-atlet saya karena mampu memberi prestasi gemilang untuk Makassar,” tukas Alam. (pah/adt)

Perserosi Sidoarjo Kembali Targetkan Juara Umum di Kejurprov 2018 di Tuban

perserosi-yakin-pertahankan-juara-umum-kejurprov-sepatu-roda-radar-surabaya

Setelah sukses menggenggam predikat juara umum pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang berlangsung di Malang. Kini, Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Sidoarjo kembali menargetkan untuk mempertahankan juara umum Kejurprov 2017 di Tuban. Sekretaris Perserosi Sidoarjo, Masunu mengatakan, para atlet rencanannya akan diikut sertakan dalam semua kategori. Maka dari itu, Perserosi akan intens melakukan seleksi atlet. “Saat ini kami masih proses seleksi,” ujarnya, seperti dikutip oleh Radar Surabaya. Sejumlah persiapan sudah mulai dilakukan akhir tahun ini. Meski banyak kendala fasilitas yang harus dihadapi oleh para atlet dalam hal latihan, tidak menurunkan semangat para atlet untuk berlatih pagi dan sore hari. Selain itu, Perserosi harus berbagi waktu dengan para pedagang di sekitar GOR Sidoarjo dan membuat waktu latihan berkurang. Namun, target juara umum terus ditancapkan Perserosi Sidoarjo. “Kami akan berusaha semaksimal mungkin,” pungkasnya. (pah/adt)

Lima Bek Tangguh Yang Dimiliki Dunia Sepakbola Indonesia Versi NYSN Media

bek-indonesia

Menjadi seorang defender atau seorang bek dalam pertandingan sepakbola tentunya harus mempunyai fisik yang kuat dan tangguh. Bukan hanya itu, mereka diharapkan bisa mengambil keputusan untuk menggagalkan serangan lawan dengan cara halus. Di luar negeri, legenda seperti Javier Zenetti, Ivan Cordoba, Jaap Stam, Nemanja Vidic, Rio Ferdinand, Paolo Maldini merupakan sosok bek tangguh. Namun, di Indonesia juga memiliki bek tangguh yang ditakuti para penyerang. Nysnmedia.com telah mengumpulkan lima bek tangguh asal Indonesia: Fachrudin Wahyudi Aryanto Fachrudin mengawali kariernya sebagai pesepakbola profesional Indonesia bersama PSS Sleman pada tahun 2007 sampai 2012. Pemain kelahiran Klaten, 19 Februari 1989 kemudian hijrah ke klub Madura Utama hingga pada tahun 2012 sampai 2014. Klub papan atas Sriwijaya pun, pernah menggunakan jasa Fachrudin untuk mengawal tembok pertahanan dalam mengarungi kompetisi 2014-2017. Setelah di Sriwijaya selama tiga musim, ia berlabuh ke tim Madura United. Disana, peran Fachrudin tak tergantikan. Tangguhnya Fachrudin dalam mengawal pertahanan Madura United berhasil membawa timnya menembus papan atas klasemen Liga 1. Di level Timnas sendiri, Fachrudin sudah melakoni debutnya pada saat Piala AFF 2012. Kini, ia dipercaya menjadi kapten di Timnas Indonesia. Meski, menjadi seorang bek, Fachrudin kerap mencetak gol. Ahmad Jufriyanto Tohir Ahmad Jufriyanto atau biasa disapa Jupe ini mempunyai syarat komplit menjadi seorang bek. Tak jarang, klub-klub besar dari dalam negeri dan luar negeri tertarik menggunakan jasanya. Jupe pernah membela Persita Tangerang sebagai kota kelahirannya pada tahun 2005-2008, Arema Malang 2008-2009, Pelita Jaya 2009-2010. Pernah juga bolak balik ke tim Sriwijaya dan saat ini membela Persib Bandung. Jupe merupakan bek yang komplit, selain tangguh di lini pertahanan. Jupe juga mempunyai tendangan akurat. Beberapa kali gol nya, terlahir dari tendangan bebasnya. Kini, Jupe pun kerap mengisi di deretan nama pemain Timnas Indonesia. Hansamu Yama Pranata Hansamu Yama Pranata atau yang lebih dikenal dengan Hansamu Yama lahir di Mojokerto, 16 Januari 1995. Sejak kecil, Yama sapaan akrabnya sudah bercita-cita menjadi pemain sepakbola. Bakatnya sudah mulai diasah di SSB Mokokerto Muda pada tahun 2010 hingga 2011. Lambat laun, Yama terus menunjukan peningkatan yang signifikan dan sukses berlatih di Uruguay bersama tim SAD Indonesia. Sejak itu, permainan Yama terus meningkat ditambah mempunyai postur yang tinggi, sehingga Indra Sjafri kepincut jasa Yama di timnas Indonesia U-19. Tak salah pilih, timnas U-19 berhasil menjuarai Piala AFF U-19 2013. Konsisten dalam bermain, mantan pelatih Timnas Indonesia senior, Alfred Riedl juga ingin menggunakan jasa Yama di Piala AFF 2016 meski usianya tergolong masih muda. Kini, Yama tetap setia di tim Barito Putera. Meski, banyak tawaran dari berbagai klub. M Rezaldi Hehanusa – Persija Jakarta Pria yang akrab disapa Bule ini, merupakan pemain Persija Jakarta. Mengisi posisi bek sayap kiri, Bule kerap membantu serangan Persija dengan cepat yang bermain dari kaki ke kaki. Bule juga baru saja dinobatkan sebagai pemain muda terbaik di Liga 1 Indonesia. Pemain kelahiran Jakarta, 7 November 1995 ini mencatatkan diri bermain bagi Persija sebanyak 19 kali bermain, mencetak satu gol dan tiga assist. Tentunya, masih ingat ketika Bule mencetak gol spektakuler pada ajang Sea Games, Kuala Lumpur, Malaysia 2017. Tendangan jarak jauhnya berhasil Indonesia meriah perunggu dan mengalahkan Myanmar 3-1. Permainannya yang sangat sederhana, membuat Bule mendapat sorotan dari pelatih Luis Milla. Ia pun, dipanggil untuk masuk ke timnas U-23 untuk mempersiapkan diri menghadapi Asian Games 2018. Johan Alfarizi Johan Alfarizi merupakan pemain sepak bola Indonesia yang lahir dan besar di Malang. Pemain yang lahir pada tanggal 25 Mei 1990, ini merupakan pemain yang besar dan juga berkembang berkat akademi Arema. Pemain dengan nomor punggung 87 ini memulai karir nya di sebuah SSB Kitaro di Jatigul, Sumberpucung, Malang. Mempunyai identik yang khas pada rambut gondrongnya, pernah dipinjamkan ke Persija Jakarta untuk meningkatkan permainannya. Alhasil, Alfarizi sukses menunjukan perkembangan yang pesat, sehingga Arema menarik kembali. Dari situ, tipe bek sayap yang tenang dan mempunyai akurasi umpan baik membuat dirinya sering membantu penyerangan tim. Dan, Alfarizi juga dipercaya menjadi kapten Arema hingga sekarang.(pah/adt)

Inilah Lima Sosok Gelandang Sepakbola Terbaik Versi NYSN di Liga 1 Indonesia

gelandang-liga-1

Sosok gelandang sangatlah berpengaruh dalam membangun serangan dan juga memutus serangan dari lawan. Meski mempunyai tugas pengatur serangan dan pemutus serangan lawan, para pemain di posisi gelandang ini bisa membuat gol yang dapat membantu timnya meraih kemenangan. Jika di luar ada Paul Pogba, Luca Modric, Andres Iniesta, yang merupakan deretan para gelandang di Liga top dunia. Di Liga 1 Indonesia juga mempunyai gelandang terbaik. Berikut nysnmedia.com berikan 5 gelandang terbaik: Willem Jan Pluim – PSM Makasar Pluim datang ke PSM Makasar dengan predikat marquee player. Bergabung dengan PSM, sejak pagelaran Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 lalu, Wiljan Pluim merupakan mantan pemain dari Roda JC dan Vitesse klub dari Belanda. Meski memiliki postur tubuh yang bagus, Pluim mempunyai visi permainan brilian, dan kualitas individu luar biasa. Statistiknya di Liga 1 pun tak bisa dianggap remeh. Gelandang berkembangsaan Belanda ini, dapat menjadi bukti bahwa ia benar-benar susah untuk diatasi. Di Liga 1 mencetak 12 gol dan 9 assist yang merupakan terbaik dibandingkan pemain PSM lainnya. Evan Dimas Darmono Nama Evan Dimas kian mencuat ketika menjadi kapten timnas Indonesia U-19 di ajang Piala AFF U-19, dimana Indonesia keluar sebagai juara. Dibawah pelatih Indra Sjafri, Evan terus menjadi gelandang andalan bagi timnas. Tepatnya, pada saat Qualifikasi Piala Asia U-19 menghadapi Korea Selatan. Evan mencetak hattrick dan menobatkan Indonesia juara grup sekaligus lolos ke Piala Asia. Evan yang bermain di Bhayangkara FC, tetap tak tergantikan perannya. Evan pun, mampu membawa Bhayangkara FC juara Liga 1 2017. Pria kelahiran, Surabaya 13 Maret 1995 ini sudah menjadi andalan timnas U-23 dan mampu menembus skuad timnas senior. Adapaun statistik Evan selama di Liga 1 sukses menyumbangkan 1 gol dan 5 assist dengan akurasi operan mencapai 88%. Kini, Evan akan mengarungi Liga Malaysia bersama Selangor FC dan akan ditemani rekannya Ilham Udin yang juga di kontrak oleh Selangor FC. Bayu Pradana Andriatmo Bayu Pradana Andriatmo merupakan pemain dari tim berjuluk Naga Mekes yakni Mitra Kukar. Bayu sapaan akrabnya, mempunyai ketenangan yang sangat bagus dalam memotong serangan lawan dan juga kekuatan yang sangat baik untuk berduel dengan lawan. Pemain kelahiran Salatiga, 19 April 1991 ini sudah menjadi langganan mengisi sektor tengah Timnas Indonesia sejak tahun 2016. Sang Kapten Mitra Kukar ini mempunyai catatan yang baik selama putaran Liga 1 2017 berlangsung yakni 27 kali bermain, menciptakan satu gol dan satu assist. Febri Haryadi Febri Haryadi adalah pemuda asli Bandung, ia adalah jebolan SSB Pro UNI Bandung. Pada saat memperkuat Persib U-21, tak butuh waktu lama bagi Febri untuk meyakinkan Djajang Nurjaman pelatih Persib Bandung kala itu, untuk masuk ke tim senior. Pada saat ajang Sea Games di Kuala Lumpur, Febri berhasil mencetak gol cantik melalui tembakan kerasnya dari luar kotak penalti. Meski bermain di posisi sayap, kecepatan Febri hampir mirip dengan Boaz pada saat muda. Kekuataan kaki kiri dan kaki kanan, membuat pemain lawan harus mencari cara untuk menutup pergerakannya. Selama penampilannya di Persib, Febri mencatatkan 21 kali bermain, mencetak empat gol dan empat assist. Fadil Sausu – Bali United FC Bali United tengah mempersiapkan diri mengikuti kualifikasi Liga Asia 2018. Bali United yang meraih runner-up di Liga 1, mempunyai statistik operan terbaik dibandingkan klub lain yakni 10.768 operan sukses. Ini tak lepas dari peran sang jendral lini tengah yakni Fadil Sausu yang berhasil mencatatkan 1.415 operan sukses diikuti duet tengahnya. Sedangkan nama M. Taufik berhasil mencatatkan 1.315 kali operan sukses. Pria kelahiran Palu 19 April, 1985 ini sangat dominan di lini tengah Bali. Tak hanya itu, tendangan bebas dari Fadil selalu membahayakan penjaga gawang dan juga umpan-umpannya yang sangat akurat. Di lihat dari statistik Liga 1, Fadil mencatatkan 32 kali main, mencetak tiga gol dan lima assist. Tentunya, catatan ini sangat baik di usia Fadil yang sudah berkepala tiga. (pah/adt)

Setelah 9 Tahun Menekuni Basket, Nikytta Dipercaya Menjadi Kapten Tim Kejuaraan Nasional

Nikytta-Kiki-Philipus-Basket

Terpilih menjadi seorang kapten tim merupakan sebuah tanggung jawab yang besar. Selain memimpin tim, kapten tim harus bisa memberikan semangat kepada seluruh anggota tim. Nikytta Kiki Philipus atau yang akrab disapa Nikytta telah menekuni basket sejak 9 tahun lalu. Di tahun 2017, ia dipilih menjadi kapten tim yang merupakan pengalaman pertama baginya dan ia berhasil membawa tim mendapatkan juara 2. “Saat Kejuaraan Nasional September 2017, pertama kali ditunjuk sebagai kapten tim. Ternyata kapten itu bukan sekedar gelar, tapi punya tanggung jawab besar. Kaget, takut, tapi semangat juga. Kadang ada orang yang dikasih hal baru, lalu jadi tambah semangat,”tuturnya Gadis berusia 18 tahun ini berpendapat bahwa, basket adalah olahraga yang sangat menantang. Tak hanya itu, basket juga mengajarkan rasa kekeluargaan dan menghargai diri sendiri serta orang lain. “Basket itu kalo dipahami bukan sekedar olahraga, apalagi dari club saya sendiri yaitu GMC. Yang mengajarkan basket itu seperti keluarga. Dari basket kita kenal banyak orang, saling membantu, saling memahami karakter orang dan pelatih respect to other paling penting dari basket, menghargai diri sendiri dan juga lawan,”ujarnya Mahasiswi Manajemen Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) ini memiliki pandangan tentang bagaimana perkembangan bola basket di Indonesia. “Ya basket di Indonesia masih lihat “uang”. Bukan pure 100% karena skill personal tapi uang personal,”tutupnya(put/adt)

Ini Kata Pebasket Cokorda Raka Tentang Perkembangan Basket di Indonesia

cokorda-raka

Basket memang masih belum bisa menyaingi olahraga sepakbola, bulutangkis ataupun futsal di Indonesia. Berbeda dengan negara Filipina yang menjadikan olahraga basket sebagai olahraga paling populer. Namun, jika dibina dengan sangat baik bukan tidak mungkin basket bisa menjadi olahraga paling populer di Indonesia. Pebasket nasional Cokorda Raka yang juga pernah melatih Satria Muda (SM) ketika dijumpai tim nysnmedia.com beberapa waktu lalu, mengatakan bahwa perkembangan dunia basket di Indonesia memang masih sangat kurang. “Perkembangan basket di usia dini, saya melihat masih kurang. Tapi dengan adanya kompetisi antar klub maupun kategori usia yang sangat bagus harus diperbanyak,” ujarnya. Lanjutnya, kompetisi usia dini seharusnya menjadi ranah dari Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi). Perbasi harus bekerja mulai dari bawah, karena pengalaman bertanding yang dibutuhkan pebasket usia dini. “Khusus di Banten sendiri harus lebih sering, mengadakan kompetisi. Memang, seharusnya ini ranah perbasi. Harusnya dari bawah, saya melihat masih kurang kompetisi antar SD hingga SMP. Usia mereka harus banyak tanding,” papar Cokorda atau biasa disapa Wiwin. Ia juga berpendapat, sosok pelatih untuk menangani pebasket di usia muda harus mempunyai pengalaman dan juga visi misi untuk bisa memberikan pelajaran yang berharga bagi pemain. “Pelatih juga harus dibina secara benar. Kalau, seperti itu pemain akan menjadi pemain bagus,” ucapnya. Perihal match fixing yang terjadi baru-baru ini, Cokorda mengatakan sangat berpengaruh bagi perkembangan basket di Indonesia. Terlebih bagi pebasket-pebasket muda. “Match fixing, sedikit pasti memberikan pengaruh ke basket itu sendiri. Perbasi sudah bagus memberikan sanksi tegas, tetapi bandarnya juga harus dibasmi. Kalau tidak, akan sama saja,” tuturnya. (pah/adt)

Kobe Bryant Dan Cerita Di Balik Dua Nomor Punggungnya Yang Dipensiunkan

Kobe-Bryant-Dan-2-Nomor-Punggung-Yang-Dipensiunkan-1

Pemain basket legendaris dunia, Kobe Bryant sudah pensiun pada tahun 2016 dari tim yang membesarkannya namanya, Lakers. 2 nomor punggung yang ia gunakan selama 20 tahun, nomor 8 dan nomor 24 resmi dipensiunkan. Kobe menjadi pemain ke-10 terbaik dari Lakers yang dipajang dalam jajaran pemain-pemain terbaik Lakers. Pertandingan antara Lakers dan Golden States Warriors menjadi momen upacara pelepasan kedua nomor punggung Kobe Bryant pada 18 Desember lalu di Staples Center. Kobe Bryant menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mempensiunkan 2 nomor punggung sekaligus. Namun, bagaimana kisah hidup Kobe Bryant dan apa yang membuat ia mengganti nomor punggungnya? Tim Nysnmedia.com akan mengulas kisah hidup Kobe Bryant. Mengikuti Jejak Sang Ayah Kobe Bryant memiliki nama asli Kobe Bean Bryant. Kobe Bryant merupakan anak bungsu dari pasangan Joe Bryant dan Pamela Cox Bryant. Nama Bean diambil dari nama julukan sang Ayah “Jellybean” yang juga merupakan mantan pemain National Basketball Association (NBA). Kobe lahir di Pennsylvania pada 23 Agustus 1978. Saat usia 6 tahun, Kobe dan keluarga sempat pindah ke Itali dan kembali ke Amerika pada tahun 1991 saat sang Ayah pensiun dari NBA. Sejak kecil, Kobe sudah mengidolakan tim Lakers dan sudah bercita-cita menjadi pemain basket. Sang Kakek pun sempat mengirimkan video Kobe saat bermain basket ke NBA. Hingga duduk dibangku SMA, bakat basket Kobe semakin menarik perhatian. Pada usia 17 tahun, Kobe mendapatkan kesempatan emas untuk bergabung di NBA, saat itu Ia menjadi salah satu pemain termuda yang bergabung di NBA setelah lulus dari SMA. Bakatnya telah membawanya untuk bisa memilih universitas yang ia inginkan. Bagai mimpi yang menjadi kenyataan, Kobe pun berhasil masuk ke tim impiannya sejak kecil, Lakers. Perseturuan Dengan Shaquille O’Neal Kobe Bryant sudah bergabung di Lakers sejak awal NBA masuk pada tahun 1996. Nomor punggung 8 menjadi nomor punggung pertama yang gunakan. Pada periode menggunakan nomor punggung 8, Kobe banyak menciptakan rekor fantastis salah satunya mencetak 81 poin dalam 1 pertandingan. Kesuksekan Lakers pun diraih pada tahun 2000-2002. Berbagai pertandingan dimenangkan Lakers yang dipimpin oleh Kobe Bryant dan Shaquille O’Neal. Namun, banyak yang berpendapat bahwa pretasi yang Kobe raih berkat kolaborasi dengan Shaquille O’Neal. Kobe dan O’neal pun semakin tidak selaras. O’neal menganggap Kobe merupakan pemain tengah yang malas dan begitu sebaliknya. Shaquille O’Neal memutuskan hengkang dari Lakers dan pindah ke Miami Heat pada tahun 2006. Sementara itu, Kobe tetap bertahan di Lakers. Di tahun 2006, Kobe Bryant berganti nomor punggung 24 sebagai bentuk transformasi baru dari sosok Kobe tanpa Shaquille O’Neal. Ia pun berhasil membawa Lakers meraih gelar Champhionships di tahun 2009 dan 2010. Secara pribadi, Kobe juga ikut berubah dan menjadi semakin dewasa sehingga mampu memimpin tim dengan caranya sendiri. Kobe juga meraih gelar NBA Most Valuable Player (MVP) untuk pertama kali pada tahun 2008. Nomor 24 menjadi nomor punggung bersejarah bagi Kobe Bryant hingga ia pensiun. Pensiun Dengan Sebuah Puisi Setelah berkarir selama 20 tahun, Kobe Bryant resmi pensiun pada tahun 2016. Pertandingan Lakers melawan Utah Jazz menjadi pertandingan terakhir Kobe Bryant. Pemain dengan julukan Black Mamba ini memang sudah menjuarai turnamen NBA selama 5 kali dan 18 kali menjuarai NBA All Star. Kobe Bryant pensiun dengan menjadi pemain pencetak skor ketiga terbanyak sepanjang sejarah NBA dengan total 33.643 poin (16.777 poin menggunakan nomor punggung 8 dan 16.866 poin menggunakan nomor punggung 24) mengalahkan Michael Jordan. Kesetiannya pada tim Lakers memang perlu diapresiasi hingga meninggalkan kenangan tersendiri bagi para fans Lakers saat ia pensiun. Ia mempersembahkan sebuah puisi yang dijadikan film animasi dengan judul Dear Basketball. Berikut puisi dari Kobe Bryant yang telah diterjemahkan: Bola Basket Tercinta Dari saat Saya mulai menggulung kaos kaki ayahku Dan berkhayal menembak bola Tembakan kemenangan dalam pertandingan Dalam Great Western Forum Saya tahu satu hal yang nyata: Saya jatuh cinta padamu Sebuah cinta yang membuat saya memberikan segalanya Dari pikiran dan badanku Untuk roh dan jiwaku Sebagai seorang anak umur enam tahun Saya sangat cinta padamu Saya tidak pernah melihat ujung dari sebuah lorong Saya hanya melihat diriku Kehabisan waktu Dan saya berlari Saya berlari dari ujung ke ujung lapangan Mengejar setiap bola untukmu Kamu meminta keramaian dariku Saya berikan hatiku Karena ini sangat berarti Saya bermain dalam keringat dan sakit Bukan karena tantangan yang memanggilku Tapi karena KAMU yang memanggilku Saya lakukan segalanya untuk KAMU Karena itulah yang kamu lakukan Ketika seseorang membuatmu merasakan sangat hidup Seperti kamu membuatku merasakannya Pada seorang bocah enam tahun, kamu memberikan mimpi di Lakers Dan saya akan selalu mencintaimu karena itu Tapi saya tidak bisa mencintaimu secara obsesif lebih lama lagi Musim ini adalah yang terakhir yang dapat aku berikan Hatiku berdebar Pikiranku kacau Tapi tubuhku tahu ini saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal Dan itu tak mengapa Saya siap untuk melepasmu Saya ingin kau tahu sekarang Agar kita dapat menikmati setiap saat yang telah kita tinggalkan bersama Baik dan buruk Kita sudah saling memberi Semua yang kita miliki Dan kita berdua tahu, apapun yang aku lakukan nanti Saya akan selalu jadi anak itu Dengan kaos kaki digulung Tong sampah di sudut Lima detik waktu yang tesisa Bola di tanganku 5 … 4 … 3 … 2 … 1 Selalu mencintaimu, Kobe Terima kasih Kobe Bryant telah menjadi sosok inspirasi untuk meraih mimpi hingga menciptakan berbagai prestasi untuk bola basket dunia. (put)

Penantian Lama IPSI Pontianak Berbuah Manis

Para-atlet-dari-kontingen-Pontianak

Setelah tertidur pulas menggelar acara selama delapan tahun lamanya, Pencak Silat Pontianak berhasil meraih predikat sebagai juara umum di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Pencak Silat yang berlangsung Padepokan Pencak Silat, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (24/12). Tentunya prestasi ini sangat menggembirakan bagi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Pontianak. Di penutupan Kejurprov, kontingen Pontianak berhasil meraih 12 emas, 2 perak dan 2 perunggu. Dan, menobatkan dirinya menjadi juara umum. Pelatih tim pencak silat Kota Pontianak Azwar mengungkapkan, sangat puas apa yang sudah di dapatkan oleh para atlet. Terlebih, di ajang Kejurda dan lainnya tak pernah mendapatkan juara umum. “Alhamdulillah tahun ini menjadi awal yang baik untuk menghadapi Porprov 2018,” ujarnya Seperti yang di lansir oleh Tribun Pontianak, dengan predikat juara umum, tentunya Azwar memberikan pesan kepada seluruh atletnya agar tidak cepat berpuas diri. Karena, setelah ini hal yang paling dipikirkan para atlet di ajang Porprov 2018 dimana Sintang akan menjadi tuan rumah. “Alhamdulillah, hasil latihan yang dilakukan dapat membuahkan hasil yang cukup baik. Semoga dapat dipertahankan untuk kedepannya dalam event apapun,” pungkasnya. Sebelumnya diberitakan ratusan pesilat handal Kalbar dari 14 Pengcab IPSI Kabupatan dan Kota di Kalbar mengutus atlet terbaiknya. (pah/adt)

Lima Kiper Terbaik Versi NYSN di Liga 1 Indonesia

5-kiper-liga-1

Sosok kiper merupakan benteng terakhir dalam pengamanan menjaga gawang dari ancaman lawan untuk membuat gol. Pentingnya sosok kiper menjadi salah satu faktor penentu dalam sistem pertahanan tim sepak bola. Oleh karena itu, rasanya perlu bagi kita untuk mengetahui siapa saja kiper terbaik yang ada di Liga 1 Indonesia. Berikut ini adalah lima nama penjaga gawang atau kiper terbaik selama Liga 1 berlangsung versi NYSN Media. Berikut nama-namanya: Choirul Huda – Persela Lamongan Sepakbola Indonesia berduka setelah kehilangan satu penjaga gawang terbaiknya yakni Choirul Huda. Huda sapaan karibnya, menghembuskan nafas terakhirnya setelah bertabrakan dengan Ramon Rodrigues saat melawan Semen Padang. Sempat mendapat perawatan dari tim medis, nyawa Huda tak tertolong. Pria kelahiran Lamongan, 2 Juni 1979 ini sepanjang karier sepakbolanya hanya membela satu klub saja yaitu Persela Lamongan. Berbagai penyelamatannya pun, membuat Persela Lamongan pernah bertengger di posisi empat pada Liga Super Indonesia tahun 2011-2012. Berkat penampilan terbaiknya, Huda mendapat panggilan untuk memperkuat timnas Indonesia pada tahun 2014-2015. Di Liga 1 2017 pun, Huda kerap menunjukan penyelamatan terbaiknya meski umurnya sudah tak lagi muda pada usia 38 tahun. Huda merupakan panutan bagi kiper-kiper di Indonesia dan legenda sepakbola Lamongan maupun Indonesia. Muhammad Ridho – Borneo FC Muhammad Ridho punya ambisi besar tahun depan bersama Borneo FC usai mendapatan kontrak baru. Ridho yang musim lalu mencatatkan 106 save di Liga 1, mendapatkan perpanjangan kontrak 2 tahun dari manajemen klub. Kiper kelahiran Pekalongan, 21 Januari ini dinobatkan sebagai kiper terbaik Liga 1 2017. Penampilan dan penyelematannya bersama Borneo FC sangat-sangat mengesankan dari semua pengamat serta pecinta sepakbola Indonesia. Berkat, penampilannya banyak klub untuk menggunakan jasanya bahkan, klub Malaysia disinyalir tertarik merekrut Ridho. Dengan penampilannya yang cemerlang bersama Borneo FC, bukan tidak mungkin Ridho akan masuk dalam skema timnas Indonesia dibawah pelatih Luis Milla. Andritany Ardhiyasa – Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa adalah pemain sepak bola Indonesia yang memiliki kemampuan di atas rata-rata untuk seorang penjaga gawang. Andri sapaan akrabnya lahir di Jakarta, 26 Desember 1991. Pernah membela Persik Kuningan (2007) dan Sriwijaya (2008-2010), Andritany pulang untuk membela tim kota kelahirannya yakni Persija Jakarta. Sampai saat ini, Andritany menjadi kiper utama Persija. Di Liga 1, Persija Jakarta menjadi tim paling sedikit kebobolan yakni hanya kemasukan 24 gol. Predikat ini, tak lepas dari penampilan Andritany dibawah mistar. Kini, berkat penampilan yang konsisten dibawah mistar, Andritany menjadi kiper utama Timnas Indonesia asuhan Pelatih Luis Milla. Wawan Hendrawan – Bali United FC Wawan Hendrawal, kiper kelahiran Brebes, 8 Jamuari 1983 ini menjadi kiper terbaik yang dimiliki runner-up Liga 1 yakni Bali United FC. Usia yang tidak muda lagi, Wawan bisa menunjukan penyelamatan terbaiknya kepada kiper-kiper muda. Saat melawan PSM Makasar (6/11), tangguhnya Wawan dibawah mistar membuat pemain PSM Makasar frustasi dibuatnya. Berbagai penyelematan apiknya, membuat Wawan terpilih menjadi “Man Of The Match” dipertandingan tersebut. Awan Setho Raharjo – Bhayangkara FC Kiper muda Bhayangkara FC, Awan Setho Raharjo tampil gemilang saat membawa The Guardian menang tipis 1-0 atas PS TNI di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (3/9) malam. Tercatat, Awan membuat rekor penyelamatan terbanyak dalam satu pertandingan di Liga 1, yaitu sebanyak 14 kali. Kiper kelahiran Semarang, 20 Maret 1997 ini, terus konsisten dibawah mistar Bhayangkara FC. Hingga membuat dirinya menjadi kiper kepercayaan pelatih Simon McMenemy. Penampilannya, tercium oleh pelatih timnas Indonesia, Luis Milla dan memanggilnya pada laga uji coba melawan Kambija, 4 Oktober lalu. Kiper berusia 20 tahun itu bangga mendengar kabar pemanggilannya ke Tim Garuda.(pah/adt)

Satlantas Tangsel Drag Bike Competition Siap Dilaksanakan Pada Januari 2018

Drag-bike-competition

Mengawali tahun 2018, Kota dari pemekeran Kabupaten Tangerang yakni Kota Tangsel akan menggelar event drag bike competition yang di yakini dapat merangkul para pembalap muda. Event ini merupakan gagasan dari Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin H, SH.SIK dengan tajuk Satlantas Tangsel Drag Bike Competition, 27-28 Januari 2018 bertempat di Lapangan Sunburst, BSD City, Serpong, Tangsel. Drag bike ini menempuh jarak 201 meter dan akan memperlombakan 19 kelas yang dikelompokkan dalam 4 kelas, seperti kelas utama, supporting, bracket dan eksebisi. AKP Lalu Hedwin mengatakan, adanya event ini dapat menyalurkan bakat para pembalap muda. Dan, juga dapat merangkul para pembalap untuk mengikuti event resmi. “Saya ingin melihat bakat-bakat pembalap muda yang ada di Tangsel dan sekitarnya untuk beradu kecepatan di event resmi ini. Dari pada mereka mengikuti balap liar, lebih baik saya wadahi di event balap resmi,” tuturnya. Lebih lanjut, event ini akan membuka pendaftaran bagi para pembalap yang ingin memenangkan tropi dan sejumlah uang pembinaan. “Mulai 1 Januari pendaftaran sudah dibuka. Dan, untuk pendaftaran 1 Januari hingga 21 Januari akan ada biaya promo pendaftaran,” ujar AKP Lalu. Jika event ini mendapat apresiasi yang sangat bagus, bukan tidak mungkin Kota Tangsel mempunyai agenda rutin tiap tahunnya untuk menyelenggarakan event balap drag bike. Sementara itu, Ketua Panitia H Ipul Syaepullah sangat mengapresiasi gagasan dari Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin untuk merangkul para pembalap muda. “Bapak Kasat Lantas ingin event drag bike competition, ini bisa menjadi wadah buat para pecinta drag bike menyalurkan hobi. Menangkal balap liar khususnya di Tangerang Selatan. Menciptakan Tangerang Selatan bebas balap liar, mencegah genk motor yang biasanya berawal dari balap liar, menciptakan jalan raya yang tertib lalu lintas,” tutut H Ipul. Ia pun, berharap bisa mewadahi para pembalap drag bike di Tangsel. “Kelas yang ada ini kami harapkan bisa mewadahi pecinta drag bike di Tangerang Selatan,” tutupnya. (pah/adt)

Rutin Gelar Futsal U-18, Guna Jaring Pemain Berbakat Kewilayahan

Para-panitia-Turnamen-Futsal-Pemuda-05-Cup-III-U-18

Futsal sudah menjadi olahraga yang populer bagi semua kalangan, baik itu anak-anak, remaja hingga orangtua pun aktif bermain futsal. Maka dari itu, mulai banyak turnamen-turnamen guna menyalurkan hobi maupun bakat mereka dan juga menambah pengalaman. Seperti yang di lakukan oleh kumpulan pemuda yang berada di Pamulang Barat yang baru saja menyelesaikan Turnamen Futsal Pemuda 05 Cup III U-18 di Lapangan Pemuda 05 Jalan Kemuning II RT/RW 05/005, Pamulang Barat. Hampir sebulan pertandingan berjalan yang diikuti 32 tim dan dimulai sejak (25/11) lalu. Akhirnya, dua tim terbaik bertemu di final yang mempertemukan Gasad JR vs Lenong FC. Dalam partai final tersebut berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Gasad JR berkat gol yang dicetak oleh Lukman nomor punggung (9) pada babak pertama. Gasad JR berhak mendapatkan Piala bergilir Pemuda 05 Cup III Juara 1 yang diberikan oleh H Haryadi sebagai tokoh masyarakat dan mendapat uang pembinaan sebesar Rp 4 juta. Sedangkan juara 2 diberikan langsung oleh Malih Tolib sekalu mantan RT 005/05 Pamulang Barat dan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 2,5 juta dan piagam penghargaan. Dan, untuk juara bersama mendapat Rp.1 juta kepada Darussalam dan Bopang FC dari Pondok Cabe. Ketua Panitia Pemuda 05 Cup, Robby Maulidi Agustiar mengatakan kegiatan ini sudah yang ketiga kali. Tujuannya untuk mewadahi pemuda yang memiliki hoby dan kemampuan dalam bermain bola, tentu dengan pertandingan ini bisa memberikan banyak pengalaman bagi mereka. “Kegiatan ini yang diadakan pada tahun ketiga, setiap tahun kami mengelar ini dan diikuti berbagai tim se Kota Tangsel. Ajang ini selain mencari pengalaman juga memberikan tempat untuk mereka yang memiliki kemampuan bagus dalam bola,” katanya. Selain melibatkan pemuda, pihaknya juga melibatkan banyak tokoh masyarakat terutama para RT/RW setempat. Paling tidak mereka yang sudah banyak pengalaman berbagai hal bisa memberikan dukungan kepada generasi muda dalam melakukan hal-hal yang positif dan mengurangi kegiatan negatif. “Kami melibatkan banyak tokoh masyarakat setempat terutamanya para RT dan RW. Mereka menyematkan hadiah saat malam pengumuman pemenang. Ini menjadi, kesan yang menyenangkan bagi kami dan bagi orang-orang yang telah mendukung kegiatan ini,” tambahnya. Tokoh masyarakat setempat, H Haryadi mengatakan kegiatan positif harus diberikan ruang, mengapa karena untuk menyekat kegiatan negatif. Generasi muda saat ini rentan maka dari itu para orangtua dan para tokoh wajib memberikan dorongan kepada anak-anak muda untuk berkreatif. “Banyak hal yang dapat dipetik, selain menumbuhkan jiwa sportifitas, membangun mentalitas dan menciptakan kegiatan positif bagi generasi muda itu amat penting. maka kegiatan seperti ini harus digelar setiap tahun. Terlebih pesertanya cukup banyak se Tangsel,” saran H Haryadi. Ia mengajak kepada pemuda di kelurahan-kelurahan lain bisa melakukan hal serupa sebagai bentuk sumbangsih bagi perkembangan pemuda di wilayah Tangsel. Pemuda Tangsel harus menjadi generasi yang hebat dan berprestasi. “Pemuda Tangsel harus menjadi pemuda yang memiliki kemampuan baik sebagai generasi kedepan. Kembangkan bakat sesuai dengan kemampuan diri untuk mengisi hal-hal positif,” harapnya (pah/adt)

Tiga Sepatu Olahraga Yang Terinspirasi Dari Kisah Atlet Dunia

Tiga-Sepatu-Yang-Terinspirasi-Atlet-Dunia-4

Menjadi atlet dunia yang sukses pasti memiliki kisah inspirasi yang mendorong untuk menghasilkan sebuah karya. Bahkan brand ternama pun mengambil inspirasi untuk membuat sepatu dari atlet-atlet dunia sebagai bentuk apresiasi. Berikut 3 brand yang terinspirasi untuk membuat sepatu dari atlet-atlet dunia. The Kobe 9 Elite Sepatu yang diluncurkan oleh pemain basket legendaris, Kobe Bryant ini terinpirasi oleh petinju dunia asal Filipina, Manny Pacquiao. Petinju yang dijuluki Pacman ini sangat menarik perhatian Kobe Bryant saat bertanding melawan Juan Manuel. Kobe melihat Pacman saat berlatih dan bertanding. Kobe Bryant melihat gerakan-gerakan kaki Pacman yang sangat lincah. Kobe Bryant berfikir “Saya mencoba belajar bagaimana ia menggunakan kaki dengan sangat lincah. Apakah saya bisa bergerak seperti Manny?” Sejak saat itu, Kobe memproduksi sepatu yang terinspirasi dari Pacman yaitu The Kobe 9 Elite. Butuh waktu kurang lebih 2 tahun untuk mendesain sepatu yang masuk dipasaran pada awal bulan Februari tahun 2014 lalu. Sepatu basket ini didesain mirip seperti sepatu tinju dengan bentuk High Toe untuk mengurangi cedera pada kaki. Sepatu ini dijual dengan harga 2,6 juta rupiah. Kobe Bryant berharap sepatu ini bisa digunakan agar pemain lebih lincah seperti Manny Pacquiao. Adidas Dame 3 Perusahaan apparel asal Jerman ini mengeluarkan seri ketiga dari Adidas Dame pada bulan Februari 2017 lalu. Adidas Dame 3 ini terinspirasi dari atlet dari tim Portland Trail Blazers, Damian Lillard. Kisah dari sang kakek akhirnya mengispirasikan Adidas untuk membuat sepatu berdasarkan kisah kecil pemain dengan posisi Point Guard tersebut. Saat kecil, kakek Damian mengumpulkan sisa kotak susu plastik dari Sekolah Dasar Brookfield. Ia mengumpulkan untuk membuat keranjang basket yang digantung di tiang telepon depan rumah Damian. Sang kakek berharap, Damian bisa bermain basket hingga ia mencapai ring tersebut. Sepatu ini dipersembahkan untuk seluruh keluarga Damian yang sangat mendukung karirnya dalam dunia basket hingga saat ini. Bahkan disisi kanan dan kiri sepatu tersebut terdapat inisial keluarga Damian. Tak hanya itu, di bagian tengah sol sepatu terdapat angka 56316 yang merupakan angka dari tiang telepon yang terdapat didepan rumah Damian serta terdapat koordinat garis bujur dan lintang lokasi tempat tinggal keluarga Damian pada sisi bawah sepatu tersebut. Dalam website adidas.co.id, sepatu Adidas Dame 3 dijual dengan harga Rp.1.999.000. Nike Air Max 97 CR7 Pasti  kamu sudah tidak asing lagi dengan nama CR7. Pemain asal Portugal, Cristiano Ronaldo kali ini menginspirasi brand ternama, Nike. Kisah masa kecil Cristiano Ronaldo dengan sang ibu sangat menyentuh sehingga Nike membuat sepatu dari kisah pemain bola legendaris ini. Saat kecil, Cristiano Ronaldo hanya memiliki 2 sepatu yaitu untuk sekolah dan bermain bola. Karena Cristiano Ronaldo sangat gemar bermain sepak bola, sering kali sepatunya rusak. Sang ibunda pun siap memperbaiki setiap sepatunya rusak. Sejak 23 Oktober 2017 lalu, sepatu dengan harga Rp. 2.5000.000 ini resmi dipasarkan di Eropa Barat melalui website resmi Nike. Nike memilih warna gold metallic dan jahitan kasar yang terlihat untuk sepatu Nike Air Max 97 CR7 ini. Banyak yang belum tahu bahwa dibalik pembuatan sepatu memiliki kisah yang menginspirasi dari atlet-atlet legendaris dunia. Mana kisah favorit kamu? (put)

Awalnya Terpaksa Bermain Voli, Tetapi Dinda Berhasil Raih Juara 1 di Pekan Olahraga Nasional Mahasiswa 2017

Adinda-Wibowo-Voli

Terpaksa mengikuti sesuatu yang awalnya tidak disukai memang tidak menyenangkan. Namun, jika kita tekun menjalankannya, maka kita bisa termotivasi untuk menghasilkan yang terbaik. Wanita belia ini bernama Adinda Wibowo, atau yang diakrab sebagai Dinda. Dinda sudah menjuarai berbagai turnamen seperti Pekan Olahraga Nasional Mahasiswa (POMNas), Kejuaraan Nasional Junior, Livoli Divisi 1, Princess Cup U-19 dan masih banyak lagi. Gadis berusia 19 tahun ini sempat berbagi cerita kepada nysnmedia.com, tentang bagaimana awal mula mengikuti voli. Orang tua dari Dinda merupakan atlet voli, tidak jarang orang tua Dinda mengarahkan agar ia juga mengikuti voli. Awalnya, Dinda terpaksa menjalani voli karena ia menyukai basket. Namun, berkat melihat permainan dari senior-seniornya, Dinda pun menjadi sangat menyukai voli. “Pertama tuh aku itu atlet basket, terus mama papaku atlet voli, mereka pengen aku jadi atlet voli. Padahal dulu aku gak suka voli, dan akhirnya dipaksa latihan. Dan sekarang malah jadi suka sama cabang olahraga voli. Aku melihat kakak-kakak senior mainnya bagus-bagus banget, malah jadi termotivasi untuk bisa kaya kakak senior itu,”ujarnya Dinda sudah menekuni voli sejak 5 tahun lalu. Ia juga menuturkan momen-momen berharga yang ia dapatkan sejak bergabung di cabang olahraga voli. “Banyak momen yang tak pernah terlupakan. Misalnya, saat bermalam bersama dengan teman-teman, saat itu rame-rame, sering ketawa sendiri kalau lagi ngebayangin, cerita-ceritanya seru. Kalau sedang latihan, misalkan 2 atau 3 bulan di mess gitu juga seru, ada saatnya bercanda dan saatnya serius. Bahkan sampai ada yang nangis, perjuangan banget, karena latihan itu di dedikasikan hanya untuk bisa jadi yang terbaik untuk tim,”tutur atlet perwakilan wilayah Jakarta ini Mahasiswi Manajemen Perbanas Institute ini juga sering mengalami kendala ketika harus menjalani pertandingan yang bentrok dengan jadwal kuliah. Namun, Dinda harus bertanggung jawab dan menerima segala konsekuensi atas apa yang ia jalankan. “Kalau waktunya bentrok antara kuliah dan pertandingan, kita harus tanggung jawab sih sebagai mahasiswa dan atlet. Harus rela meninggalkan ujian atau susulan. Kadang juga ada dosen yang gak mengizinkan. Ya kalau begitu harus menerima konsekuensinya baik sebagai atlet atau mahasiswa,”tutupnya(put/adt)

Tiga Jenis Sepatu Basket Air Jordan Yang Memiliki Harga Fantastis

Logo sepatu Air Jordan yang diproduksi oleh Nike

Tahukah anda merk sepatu Air Jordan? Apparel sepatu basket keluaran besutan Nike yang namanya diambil dari salah satu pemain basket terkenal asal club Chicago Buls. Kalau kamu tahu, pastinya kamu juga tahu kalau beberapa versi sepatu ini terkenal dengan harganya yang mampu membuat kantong kering. Beberapa tipe sepatu ini bahkan hanya diproduksi secara terbatas dan dijual dengan harga yang fantastis. Namun, Walaupun mahal, sepatu-sepatu ini memang memiliki kualitas yang baik sehingga wajar jika para pemain Basket ternama menggunakan sepatu ini. Jika ada yang bertanya mengapa harus harga mahal, maka jawabannya juga sederhana, karena para pemain basket ingin kualitas nomor satu dan rupanya ini juga yang memang selalu diutamakan oleh Nike. Dengan memberikan bahan-bahan premium serta desain yang apik. Hal ini jelas membuat banyak orang yang gemar mengoleksi sepatu rela merogoh kocek sangat dalam dan mengantri lama demi mendapatkan sepatu tersebut. Berikut ini adalah tiga sepatu Air Jordan termahal serta memiliki kualitas terbaik di dunia. IV UNDFTD Sepatu jenis ini hanya diproduksi sebanyak 72 pasang di dunia. yang artinya, Bila kamu memiliki sepasang sepatu ini, kamu merupakan salah satu orang paling beruntung di dunia. Harga awal sepatu ini pasarkan laku hingga mencapai $4.000 atau sekitar Rp 54,5 juta. Penampilan sepatu yang di rilis tahun 2005 lalu ini terbilang cukup sederhana, dengan menggunakan dua warna saja,perpaduan antara coklat muda dan sedikit warna hijau. Namun, kesederhanaan model UNDFTD inilah yang membuatnya berbeda dengan produk Air Jordan lainnya. VIII Sugar Ray Rilis pada 2007 silam, harga sepatu ini kini bisa mencapai $4.850 atau sekitar Rp 66,1 juta dan saat awal di rilis, jumlahnya dibatasi hanya sebanyak 24 pasang. Nama tipe sepatu Air Jordan ini diambil dari julukan salah satu mantan bintang NBA, Walter Ray Allen ketika menjalani musim perdananya bersama Boston Celtics. Sepatu ini tak menggunakan bahan khusus, hanya saja sepatu ini termasuk dalam jajaran sepatu yang langka dan sangat dicari oleh para kolektor. XI Silver Anniversary Jumpman Sepatu yang di Produksi 25 pasang saja dan hanya 25 orang yang beruntung yang bisa memiliki sepatu ini. Sepatu ini di luncurkan untuk memperingati 25 tahun Anniversary merek sepatu Air Jordan. Uniknya lagi sepatu ini sebenarnya tidak dijual, melainkan diberikan secara cuma-cuma dan dikirimkan kepada 25 pelanggan setia Air Jordan yang dinilai pantas untuk menerimanya. Saat ini sepatu ini pantas menyandang predikat sepatu Air Jordan yang paling mahal. Karena jumlahnya juga yang sangat terbatas, sepasang sepatu Jenis ini laku dilelang dengan harga selangit, yaitu hingga mencapai $8.000 atau sekitar 112 juta rupiah, fantastis bukan? itulah tiga sepatu Air Jordan yang Pantas menyandang sepatu termahal. Benar-benar sebuah harga yang fantastis untuk sebuah sepatu.

Kaleidoskop: Momen Tak Terlupakan Dunia Olahraga Indonesia Sepanjang Tahun 2017

kaleideskop 2017

Tahun 2017 akan segera berakhir. Berbagai momen bersejarah dan tak terlupakan pun terjadi terutama di dunia olahraga Indonesia. Momen apa sajakah itu? Berikut momen-momen tak terlupakan yang dirangkum tim nysnmedia.com Match Fixing Indonesian Basketball League (IBL) Di bulan November lalu, kabar tak menyenangkan datang dari dunia basket Indonesia. Pasalnya, terdapat 8 pemain basket dan 1 official pada klub JNE Siliwangi Bandung yang tersandung kasus match fixing atau pengaturan skor. Mereka adalah Ferdinand Damanik, Tri Wilopo, Gian Gumilar, Haritsa Herludityo. Untung Gendro Maryono, Fredy, Vinton Nolan Sarawi, Robertus Riza Raharjo dan Zulhimi Fatturohman. Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi)mengeluarkan surat sanksi yaitu pembekuan paling lama 5 tahun dan IBL memberikan sanksi tidak memperbolehkan 9 nama tersebut berkontribusi di IBL seumur hidup. Hingga saat ini, kasus tersebut masih terus diselidiki. Kontorversi Liga 1 Kompetisi liga 1 mulai diadakan pada 15 April 2017 lalu memang menuai banyak kontroversi. Berbagai macam aturan yang diberlakukan dianggap menyulitkan seperti batasan usia pemain maksimal 35 tahun dan mewajibkan pemain U-23 bermain sebagai starter. Tak hanya itu, tidak konsisten dalam menggunakan wasit asing dan perubahan jadwal yang dadakan dianggap sangat tidak efektif. Bahkan supporter dari Persib Bandung pun juga sangat mencuri perhatian. Dan yang sangat kontroversi adalah perbedaan antara Liga 1 dan FIFA tentang penobatan juara liga 1. Kecurangan Yang Dilakukan Malaysia Terhadap Indonesia Di SEA Games Ajang olahraga tingkat Asia Tenggara 2017 lalu yang dilaksanakan di Malaysia dapat dikatakan sangat buruk. Malaysia melakukan berbagai kecurangan bukan hanya terhadap Indonesia namun juga negara-negara lain. Kecurangan yang menerpa Indonesia antara lain insiden posisi bendera Indonesia terbalik di buku panduan SEA Games, salah melakukan pemberian kartu kuning kepada Evan Dimas ketika melawan Timor Leste hingga kecurangan wasit dalam cabang olahraga sepak takraw. Chairul Huda Wafat Saat Bertanding Kiper legendaris Chairul Huda yang membela tim Persela Lamongan wafat saat bertanding melawan tim Semen Padang. Chairul Huda meninggal akibat benturan di bagian kepala dan leher dari rekan setim nya, Ramon Rodrigues. Kejadian tersebut sontak mengejutkan seluruh pihak yang saat itu menyaksikan Chairul Huda yang sempat memegangi dada dan kepalanya setelah terjadi benturan. Duka pun menyelimuti dunia sepak bola dengan kehilangan salah satu kiper panutan pemain-pemain muda Indonesia. Pembukaan Politeknik Olahraga Indonesia (POI) Politeknik Olahraga Indonesia resmi dibuka pada 21 November lalu. Politeknik yang berada di Palembang, Sumatera Selatan ini memiliki 3 program studi, yaitu Sport Industry, Perguruan Tinggi dan Kepelatihan. Ketiga program studi ini dianggap memiliki potensi yang menjanjikan dalam kenaikan prestasi olahraga di Indonesia. Dengan didirikannya POI, diharapkan Indonesia bisa mencetak atlet dan pelatih olahraga professional dimasa depan Dimas Ekky Pratama Mengikuti Ajang Moto2 Pembalap kelahiran tahun 1992 ini dengan bangga membawa nama Indonesia di ajang Moto2 yang diadakan di Sirkuit Sepang, Malaysia. Namun ia gagal melewati garis finish akibat jatuh di lap kedua. Saat itu, ia sedang berada diposisi ke-12. Meski gagal, ia tetap bangga bisa ikut dalam ajang balap motor Internasional. Kemenangan Kevin Sanjaya Dan Marcus Fernaldi Gideon Duet ganda putra terbaik Indonesia, Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon berhasil menjuarai turnamen BWF Super Series Finals 2017 pada 17 Desember lalu. Gelar Dubai Super Series Finals ini menjadi gelar juara ketujuh yang diraih Kevin/Marcus di ajang Super Series atau Super Series Premier sepanjang tahun 2017. Ini merupakan sejarah baru bagi Indonesia dan bagi pasangan berjuluk The Minions. Tujuh gelar yang diraih Kevin/Marcus masing-masing datang dari All England, India Terbuka, Malaysia Terbuka, Jepang Terbuka, China Terbuka, Hong Kong Terbuka, dan BWF Super Series Finals Indonesia Juara Umum ASEAN Para Games Indonesia menjadi juara umum diajang ASEAN Para Games 2017 yang diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Indonesia berhasil membawa pulang 125 emas, 75 perak, dan 50 perunggu. Hal tersebut menunjukkan bahwa atlet difabel bisa Indonesia mengharumkan nama bangsa. Dengan segala keterbatasan dan disabilitas, mereka menjadi sosok-sosok penting pembawa nama baik bangsa di hadapan dunia. Renovasi Venue Asian Games 2018 Menyambut Asian Games 2018, berbagai fasilitas olahraga di Indonesia terutama Jakarta dan Palembang melakukan renovasi besar-besaran. Di Jakarta, kompleks Gelora Bung Karno saat ini sudah mulai rampung, seperti Stadion utama Gelora Bung Karno, Training Facility, Stadion Tenis Indoor dan Outdoor, Stadion Madya, Softball, Gedung Basket dan Lapangan Baseball, Lapangan Hoki, Lapangan Panahan dan Sepakbola ABC serta Stadion Renang (Aquatic). Selain itu, pembangunan juga dilakukan di arena menembak dan danau dayung di Jakabaring Sport Center (JSC) Palembang, rehabilitasi 17 venue di Jawa Barat, dan pembangunan venue Jetski dan Dayung di Ancol, Jakarta. Beberapa momen diatas memang tak akan terlupakan. Semoga di tahun 2018, olahraga di Indonesia bisa terus berkembang hingga kembali mengukir sejarah.(put)

NPC Sulawesi Selatan Gelar Kerjurprov Paralympic Bagi Atlet Difabel

difabel atlet

Guna mempersiapkan para atlet difabel di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) menghadapi event-event di tahun 2018 mendatang. National Paralympic Commite (NPC) Sulsel menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Paralympic, pada 29-30 Desember mendatang. Pada pelaksaan Kejurprov Paralympic kali ini, akan menggunakan dua venue yakni di Mattoanging serta di GOR Sudiang dan akan memperlombakan delapan Cabang Olahraga (Cabor) diantaranya atletik, angkat berat, bulutangkis, catur, renang, tenis meja, tenis meja tunanetra, dan Panahan. Ketua Panitia Kejurprov NPC Sulsel 2017, Muh Sonny Sandra mengungkapkan, dengan waktu yang sedikit tak semua kota maupun kabupaten yang akan berpartisipasi. “Diprediksi dari 24 kabupaten/kota, hanya 12 daerah yang mungkin berpartisipasi. Mengingat waktunya yang mepet,” ungkap Sonny kepada SINDOnews, Jumat, (22/12). Kejurprov ini akan menyaring sebanyak 180 atlet beserta official. Sonny menjelaskan, event ini untuk persiapan atlet menyambut event-event yang bakal digelar pada tahun depan. “Kejurprov ini bukan seleksi secara langsung, tapi seleksi secara alami bagi daerah-daerah untuk melihat kekuatan mereka masing-masing. Jadi mereka sudah memprediksi atlet mana yang bakal di boyong ke Pekan Paralimpyc Provinsi tahun depan,” pungkasnya. (pah/adt)