Piala Asia U17 2025: Indonesia Masuk Grup C

AFC U17 Asian Cup

Hasil drawing Piala Asia U17 2025 telah diumumkan pada Kamis, 23 Januari 2025 di markas besar AFC, Kuala Lumpur, Malaysia. Timnas Indonesia U17 tergabung di Grup C bersama tim-tim kuat seperti Korea Selatan, Afghanistan, dan Yaman. Menurut jadwal, turnamen akan digulirkan pada 3 hingga 20 April 2025 mendatang. Dalam drawing, sebanyak 16 tim peserta dibagi ke dalam empat grup dengan masing-masing grup berisi empat tim. Hanya dua tim teratas dari setiap grup yang akan melaju ke babak perempat final, di mana mereka akan bertarung untuk memperebutkan tempat di semifinal. Sebelumnya, Timnas U17 berhasil memastikan satu tempat di putaran final setelah lolos sebagai salah satu runner-up terbaik di babak kualifikasi. Menanggapi hasil drawing ini, pelatih Nova Arianto menyadari bahwa timnya akan menghadapi tantangan besar karena ketiga lawan di Grup C merupakan tim-tim yang tampil sebagai juara grup di babak kualifikasi. “Kita berada satu grup dengan Korea Selatan, Yaman, dan Afghanistan. Mereka semua adalah tim-tim juara grup di kualifikasi, jadi kita harus benar-benar mempersiapkan diri dengan maksimal,” ujar Nova. “Kami akan melakukan beberapa kali uji coba sebagai bagian dari rencana persiapan, termasuk pemusatan latihan di Yogyakarta pada bulan Februari dan rencana pemusatan latihan di luar negeri pada bulan Maret sebelum bertolak ke Arab Saudi,” lanjutnya Nova berharap rangkaian persiapan ke depannya dapat membantu para pemain dalam meningkatkan kesiapan dan pengalaman sebelum berlaga di turnamen sesungguhnya. “Semoga kami bisa mendapatkan lawan uji coba yang berkualitas, sehingga para pemain dapat semakin siap untuk memberikan yang terbaik di Piala Asia nanti,” tambahnya. Nova juga meminta dukungan penuh dari seluruh masyarakat Indonesia agar Timnas U17 bisa tampil maksimal di turnamen mendatang. “Saya berharap doa dan dukungan dari seluruh pecinta sepak bola Indonesia agar kami bisa berprestasi,” tutupnya. Hasil Undian Group A: Arab Saudi, Uzbekistan, Thailand, China Group B: Jepang, Australia, Vietnam, Uni Emirat Arab Group C: Korea Selatan, Yamen, Afghanistan, Indonesia Group D: Iran, Tajikistan, Oman, Korea Utara

Tangerang Jadi Tuan Rumah Kejurnas XIX Kelompok Umur Panjat Tebing 2025

Kejurnas Open Panjat Tebing Piala Walikota Tangerang 2024

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang menyambut baik rencana pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) XIX Kelompok Umur Panjat Tebing 2025 di Tangerang City Sport Climbing Center, Gondrong, Cipondoh. Ini penunjukan dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang menuturkan, Kejurnas XIX Kelompok Umur Panjat Tebing 2025 akan mempertandingkan kategori lead, speed dan boulder dengan 18 nomor Junior (putra-putri), Youth A (putra-putri) serta Youth B (putra-putri). “Kami menerima baik agenda pengurus pusat FPTI yang telah memberikan kepercayaan kepada Kota Tangerang untuk menyelenggarakan event panjat tebing kelompok umur paling bergengsi di Indonesia itu. Kami akan langsung menyiapkan segala yang dibutuhkan, terutama mengenai kesiapan venue di GOR Gondrong,” ujar Kaonang, Jumat (17/1). Ia melanjutkan, Dispora Kota Tangerang menilai penetapan tuan rumah akan berdampak positif terhadap perkembangan dan sport city, sport tourism dan sportainment di Kota Tangerang. Selanjutnya, kejurnas tersebut juga diprediksi akan mendatangkan keramaian sehingga memiliki nilai plus untuk menggerakkan perekonomian lokal di Kota Tangerang. “Kita mendukung pelaksanaan kejurnas ini, apalagi sebelumnya kami pun telah berpengalaman melaksanakan bebagai event olahraga, mulai dari tingkat regional, nasional sampai internasional,” tambahnya. Berikutnya, Dispora Kota Tangerang berharap rencana Kejurnas XIX Kelompok Umur Panjat Tebing 2025 bisa meningkatkan gairah dunia olahraga sekaligus melahirkan atlet muda berbakat dari Kota Tangerang.

Jadi Momentum Regenerasi, PBSI Berharap Atlet Muda Bikin Kejutan di Indonesia Masters 2025

Indonesia Masters 2025

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian menantikan kejutan dari pemain dan pasangan muda tuan rumah pada turnamen BWF Super 500 Indonesia Masters 2025. “Tentunya di Indonesia Masters kita punya peluang (juara) dari pemain unggulan kita seperti unggulan pertama Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Gregoria Mariska Tunjung, dan Jonatan Christie,” kata Eng Hian dalam konferensi pers di Istora Senayan Jakarta, Senin. “Namun, kita juga punya keyakinan, berharap juga untuk pemain-pemain muda dan pasangan-pasangan baru. Semoga bisa menunjukkan progres dan membuat kejutan di sini,” ujar dia menambahkan. Lebih lanjut, Eng Hian mengatakan pihaknya juga memanfaatkan turnamen ini sebagai momentum regenerasi melalui optmimalisasi bongkar-pasang di sektor ganda serta pemberian kesempatan bermain bagi atlet junior. “Memang kita tetap punya target prestasi. Namun, secara simultan kita juga dorong regenerasi. Ini sesuai dengan roadmap PBSI. Pada tahun ini kita memberi kebebasan kepada pelatih untuk bongkar pasang, nanti pada 2026 pasangannya harus sudah permanen untuk mengejar poin kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028,” jelas peraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004 itu. Selain pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/ Bagas Maulana dan Daniel Marthin Muhammad Shohibul Fikri, Indonesia menurunkan pasangan baru pada sektor ganda putri melalui Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramandhanti. Selain itu, ada Verrell Yustin Mulia/Pitha Haningtyas Mentari, Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati, dan Dejan Ferdiansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti (kualifikasi) di sektor ganda campuran. “Perubahan komposisi atlet, pelatih, dan tim pendukung ini akan kita optimalkan untuk mencari racikan yang tepat untuk menghadapi persaingan ke depan,” kata Eng Hian. Selain adanya pemain-pemain andalan dalam negeri, Indonesia Masters 2025 juga akan menjadi arena pertandingan bagi para atlet elite dunia seperti Shi Yu Qi (Tiongkok), Anders Antonsen (Denmark), Kunlavut Vitidsarn (Thailand), Wang Zhi Yi (Tiongkok), hingga Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia). Indonesia Masters 2025 bakal bergulir pada 21-26 Januari di Istora, Senayan, Jakarta. Lebih dari 200 pemain elite dari 21 negara akan memperebutkan hadiah total sebesar 475 ribu dolar AS (Rp7,5 miliar). Sumber: Media Indonesia

SAC Indonesia 2024-2025 Jadi Momentum Bangkitkan Atlet Muda

Pertamina SAC Indonesia 2024-2025

Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, melihat Pertamina SAC Indonesia 2024-2025 sebagai langkah penting untuk menjaring atlet-atlet berbakat dan mempersiapkan generasi emas olahraga Indonesia. Dalam sambutannya, Menpora memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat pada penyelenggaraan ajang ini, di antaranya Pertamina, Pengurus Besar (PB) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), dan DBL Indonesia. Apalagi kualifikasi Jakarta Banten pada kompetisi atletik pelajar terbesar di Indonesia ini diikuti 4.900 atlet muda dari 520 sekolah, mulai tingkat SD sampai SMA. “Saya rasa animo dari atletik ini sangat tinggi. Bisa dilihat dari partisipasinya 4.900 atlet dari 520 sekolah untuk Jakarta Banten. Saya bahagia karena para atlet ini dari tingkat SD sampai SMA, di mana komitmen kami adalah menguatkan atletik untuk di kancah dunia yaitu Asian Games dan Olimpiade,” ujar Menpora hadir dalam upacara penutupan ajang Pertamina Student Athletics Championships (SAC) Indonesia 2024-2025 Jakarta Banten Qualifiers di Stadion Rawamangun Jakarta, Minggu (19/1) pagi. Menurut Menpora, melalui bibit-bibit atlet yang dikumpulkan dari tingkat SD dalam SAC ini, bisa ditemukan ditemukan potensi-potensi pengembangan atletik ke depan. Menpora Dito meyakini ke depan cabang olahraga atletik Indonesia di kancah multievent dunia akan lebih kuat. “Pastinya ini sudah dimulai oleh DBL bersama PASI, dan dukungan-dukungan dari Pemerintah Daerah juga BUMN. Ini adalah kolaborasi yang harus dilakukan karena memang dalam Desain Besar Olahraga Nasional, partisipasi dukungan itu harus dari multistakeholder,” terang Menpora. “Dan jika ada dukungan stakeholder-stakeholder ini, saya yakin pemerataan makin cepat dan penemuan potensi-potensi prestasi akan lebih baik,” imbuh Menpora Dito. Lebih lanjut dikatakan, pencarian bakat atletik dalam SAC ini patut dimanfaatkan secara optimal oleh PASI. Apalagi para pemenangnya nanti akan dikirim untuk menuntut ilmu dalam training camp di Tiongkok. Menpora juga menyebut, dalam dukungan untuk olahraga atletik ini Pemerintah telah memfasilitasi pusat pelatihan berkelas dunia di Pengalengan untuk digunakan PASI. Pusat-pusat pelatihan ini pun ke depan akan dikembangkan lebih masif lagi oleh Pemerintah. “Inilah yang kita harapkan, segalanya kita siapkan, dan berharap nanti ke depan di Asian Games dan Olimpiade, atlet-atlet kita makin berwarna,” tegas Menpora Dito.

SSB Mitra Manakarra Juara Piala Soeratin U-13 Sulawesi Barat

SSB Mitra Manakarra Juara Piala Soeratin U-13 Sulawesi Barat

Piala Soeratin U-13 di Sulawesi Barat telah tuntas. SSB Mitra Manakarra menjadi juara dan berhak maju ke putaran nasional. SSB Mitra Manakarra bertemu PS Taeso Putra di laga final dalam duel yang berlangsung di Stadion H. S. Mengga, Polewali Mandar, Sabtu (18/1/2025). SSB Mitra Manakarra menang lewat adu penalti 7-5, setelah bermain imbang 3-3. Hasil ini mengantarkan SSB Mitra Manakarra mewakili Provinsi Sulawesi Barat untuk putaran nasional Piala Soeratin U-13 2024. Seri nasional rencananya akan digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta pada awal Februari 2025. “Kami bersyukur bisa menjadi juara. Kami akan bersiap secara maksimal untuk putaran nasional nanti. Terima kasih kepada Amartha yang sudah mendukung kegiatan Piala Soeratin U-13 di Sulawesi Barat, karena event seperti ini sangat membantu para pemain muda di wilayah Sulawesi Barat. Kami berharap, ajang seperti ini bisa digelar rutin setiap tahun,” kata pelatih Asri Jafri dalam keterangan persnya. Gelar juara Mitra Manakarra semakin lengkap dengan kapten tim M. Fayyad terpilih sebagai pemain terbaik sekaligus top skor turnamen. “Alhamdulillah saya senang sekali bisa terpilih menjadi pemain terbaik dan top skor sekaligus juara. Namun ini bukan karena saya sendiri, tapi juga lantaran kerja keras tim dan instruksi dari pelatih,” ujar Fayyad. Turnamen ini ikut membuat para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Polewali Mandar juga ketiban berkah. Bahkan, Amartha memberikan penghargaan khusus bagi tiga UMKM terbaik yang mengikuti bazaar sepanjang event ini. Andi Taufan Garuda Putra selaku CEO Amartha senang Piala Soeratin U-13 2024 bisa berjalan dengan sukses. Ia pun menegaskan komitmen untuk mendukung sepakbola usia muda di Indonesia. “Mudah-mudahan melalui kegiatan seperti ini, bisa menumbuhkan kepercayaan diri para anak muda di Sulawesi Barat untuk berprestasi dan para UMKM lokal juga hidup karena banyak aktivitas ekonomi. Semoga ke depan ada talenta muda Sulawesi Barat yang bisa ke level profesional maupun Timnas,” ujar Andi Taufan. Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha Destria, mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya Amartha Piala Soeratin U-13 2024 Sulawesi Barat. Terlebih, ajang tersebut digelar mulai dari tingkat Kabupaten yang berlangsung selama tiga bulan dengan putaran Provinsi. “Ini satu konsep yang PSSI ingin sampaikan kepada para Asprov sangat penting memiliki periodesasi, di mana pemain itu main, rehat, evaluasi, latihan, bertanding lagi. PSSI tidak bisa sendirian. Jadi sangat dibutuhkan sinergitas yang baik dari pihak pemerintah dan swasta,” ucap Ratu Tisha. Distribusi gelar Amartha Piala Soeratin U-13 2024: Juara: SSB Mitra Manakarra (Trofi+Rp5 juta) Peringkat 2: PS Taeso Putra (Rp3 juta) Peringkat 3: Tidola Darma (Rp2 juta) Peringkat 4: SSB Tinambung Putra Pamboang (Rp1 juta) Tim fair-play: Tinambung Putra Pelatih terbaik: Asri Jafri (Mitra Manakarra) Pemain terbaik: M. Fayyad (Mitra Manakarra) Top skor: M. Fayyad (Mitra Manakarra/6 gol) Kiper terbaik: Adi (Mitra Manakarra) Bek terbaik: Nugi Sadeo (PS Taeso Putra) Gelandang terbaik: Muh. Wahyu Farizal (Mitra Manakarra) Penyerang terbaik: Muh. Fadil Avditia (PS Taeso Putra) Pemenang UMKM Juara: Jajanan Teras (modal usaha Rp5 juta) Peringkat 2: Kedai Aqila (modal usaha Rp3 juta) Peringkat 3: Afaza Galery (modal usaha Rp2 juta) Sumber: Detik Sport

200 Anak Indonesia Ikuti Klinik Sepak Bola Real Madrid Foundation

Real Madrid Foundation Clinics Indonesia

Real Madrid Foundation Indonesia sempat menggelar klinik sepak bola. Acara ini diikuti oleh 200 anak dari Jakarta dan Bali. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari pada Desember lalu. Real Madrid Foundation Clinics Indonesia bekerjasama dengan Cinepolis Cinemas Indonesia. Klinik sepak bola di dipimpin oleh pelatih resmi dari Real Madrid Foundation dan Real Madrid C.F. Para peserta mendapatkan pengalaman pelatihan kelas dunia. “Kemitraan kami dengan Real Madrid Foundation Clinics Indonesia bukan hanya tentang bekerjasama dengan klub yang diakui secara global, tetapi juga tentang memberdayakan generasi atlet muda Indonesia dengan menanamkan cinta pada olahraga, kerjasama tim, dan ketekunan, sambil membangun masa depan di mana setiap anak memiliki kesempatan untuk bersinar,” ujar CEO Cinepolis Cinemas Indonesia,” Alejandro Aguilera, dalam keterangan persnya. 200 peserta diperkenalkan metode “La Fabrica Blanca” ala Real Madrid yang biasa digunakan di Valdebebas. Ini merupakan pendekatan yang dilakukan kepada para pemain bintang seperti Kylian Mbappe, Vinícius Jr., dan Jude Bellingham. “Proyek ini mewujudkan komitmen kami untuk mewariskan nilai-nilai Real Madrid berupa sikap disiplin, rasa hormat, kerja tim, dan kerja keras kepada generasi baru yang bercita-cita tinggi,” ujar perwakilan Real Madrid Foundation Clinics. “Dengan melibatkan atlet muda dalam metodologi pelatihan dan nilai-nilai, kami bertujuan untuk mengembangkan tidak hanya keterampilan sepak bola mereka, tetapi juga pertumbuhan pribadi dan kepercayaan diri, baik di dalam maupun di luar lapangan,” pungkasnya. Real Madrid Foundation Indonesia juga mendorong klub dan pelatih lokal untuk bergabung dalam pelatihan ini dengan menawarkan paket grup khusus. Klinik ini terbuka untuk anak-anak berusia 5 hingga 17 tahun per Juli 2025. Sumber: Detik Sport

PP Pelti Gelar Kejurnas Antar Pengurus dan KU-16 2025

Kejurnas Antar Pengurus Pelti & Kelompok Umur 16.

Pengurus Pusat Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PP Pelti) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Antar Pengurus Pelti & Kelompok Umur (KU) 16 dari 17-18 Januari 2025 di Center Court GBK Gelora Bung Karno (GBK). Kejurnas resmi dibuka oleh Ketua Umum PP Pelti, Prof Dr Drs H.A.M. Nurdin Halid, dan Deputi IV Kemenpora, Dr. Surono , S.Pd, MPd, Jumat (17/1/2025). Nurdin Halid mengungkapkan, Kejurnas antar Pengurus Pelti & KU-16 se- Indonesia ini bertujuan menciptkan kebersamaan dan persatuan. “Insya Allah kejurnas ini kita akan buat setiap satu tahun. Kenapa kita awali juga dengan KU-16, dikarenakan untuk menciptakan prestasi dimulai dari usia 16 tahun, dan hadiah kejuaraan ini kita berikan hadiah 500 juta rupiah,” papar Nurdin Halid, kepada awak media, Jumat (17/1/2025). Mantan Ketum PSSI itu juga menjelaskan pada kepungurusan barunya ini sudah membuat roadmap atau blue print PP Pelti, Industri Tenis Menuju Indonesia Emas. Dengan merangkai program kompetisi untuk menciptakan prestasi dengan memulai 14 Festival, 16 kompetisi berjenjang dari kabupaten kota sampai nasional untuk mencipatkan prestasi baik untuk menyiapkan atlet SEA Games, Asian Games, Olimpiade maupun Profesional. “Dan langkah awal, PP Pelti menggelar Kejurnas Antar Pengurus Pelti dan KU-16,” ujarnya. “Kita akan terus gulirkan kompetisi ini sekaligus mendata kurang lebih 100 potensial atlet junior yang akan ditempatkan di Sport Science, dibina sampai senior hingga profesinal yang mana sudah dipersiapkan dengan menciptakan kompetisi Liga Tenis Profesional,” beber Nurdin Halid. “Liga Tenis Profesional ini diikuti oleh klub. Nantinya juga untuk menggairahkan pelatih Indonesia setiap pembinaannya ketika beralih ke profesional ada nilai transfernya, ada royalti kepada pelatih maupun klubnya,” jelasnya lagi. Pada kesempatan ini juga Ketua pelaksana, Raffi Ahmad memberi apresiasi pada Kejurnas PP Pelti yang menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi antara pengurus agar Pelti semakin Solid. “Pastinya yang sangat konsern dari pak Ketum Nurdin Halid adalah pembinaan usia dini dan kompetisi berjenjang yang menjadi modal sangat penting dan terus didorong untuk melahirkan atlet generasi berprestasi untuk mengharum nama bangsa Indonesia dikancah Internasional,” tutur Raffi saat memberikan kata sambutannya. Sementara itu, Surono mewakili Kemenpora, sangat mendukung gelaran Kejurnas yang digelar oleh PP Pelti. Menurutnya lagi, Kemenpora juga menanti hasil-hasil kejuaraan baik dari usia 14, 16, 18 hingga senior. Petenis muda terbaik akan dipelatnaskan secara jangka panjang untuk dipersiapkan multi event baik Sea Games, Asian Games maupun babak kualifikasi Olimpiade. “Khusus untuk atlet tenis Aldila Sutjiadi, yang ranking dunianya cukup bagus tetapi masih berpasangan dengan atlet luar,” terangnya. “Ini pun masih jadi PR PP Pelti agar bisa menembus babak kualifikasi Olimpiade adalah dengan mencari atlet terbaik dengan cara mencari pemain keturunan Indonesia yang akan dipasangkan dengan Ardilla. Bisa cari dua pemain keturunan putra dan putri sehingga nanti ada ganda putri dan ganda campuran,” lanjutnya. “Pemerintah dalam hal ini Kemenpora akan support penuh,” pungkas Surono.

Peselancar Indonesia Juara Dunia Junior WSL

Bronson Meydi

Atlet selancar ombak Indonesia, Bronson Meydi menjadi juara dunia junior Liga Surfing Dunia (World Surf League) World Junior Championship 2024 yang digelar di San Juan, La Union, Filipina, Sabtu. Dalam final yang disiarkan langsung oleh WSL, Bronson berhasil mencetak total 18,80 poin, mengungguli pesaingnya peselancar Australia Winter Vincent yang mencatatkan total 17,84 poin. “Ini tujuan saya, di awal tahun saya menuliskannya untuk memenangi ini, dan ya ini terjadi dan saya menang di depan pendukung saya di sini di Asia rasanya cukup bagus,” kata Bronson dalam wawancara usai perlombaan. Winter lebih dahulu mendominasi perlombaan dengan mencetak 8,77 poin. Ia kemudian mencatatkan 9,07 poin untuk unggul sementara. Namun, Bronson berhasil mendapatkan nilai sempurna untuk ombak pertamanya 10,00 poin dengan aksi aerial. Atlet selancar ombak berusia 20 tahun itu kemudian mengunci poin 8,800 untuk ombak kedua. Hasil tersebut membuat Bronson merebut gelar juara, sekaligus mencatatkan sejarah bagi olahraga selancar ombak Tanah Air. Pada kejuaran dunia junior Liga Selancar Dunia 2024, tim nasional surfing Indonesia menurunkan dua atlet putra, yakni Bronson Meydi dan I Made Pajar Ariyana, menempati peringkat tertinggi pada kategori Men’s Junior Tour Regional Asia. “Prestasi Bronson ini adalah sangat luar biasa karena untuk tampil di event ini harus mengikuti event junior sebelumnya di Asia yang kebetulan Bronson untuk Asia Junior ranking 1 dan Pajar ranking 2,” kata pelatih kepala timnas surfing Indonesia Arya Subyakto, dikutip dari ANTARA. “Makanya dua atlet Indonesia ini berhak mendapatkan tiket untuk bertanding di World Junior Championship ini. Jadi mereka mendapatkan tiket ini bukan karena wildcard,” lanjutnya. Dua wakil Indonesia bersaing dengan 48 atlet selancar ombak dari 14 negara di Asia, Afrika, Australia-Oseania, Eropa, Hawaii, Amerika Latin, dan Amerika Utara. Namun, langkah Pajar Ariyana harus terhenti pada babak 16 besar kejuaraan dunia junior setelah kalah dari Winter. Dengan kemenangan di kejuaraaan dunia junior, Bronson dipastikan mengamankan tempat untuk berlaga di Challenger Series, kejuaraan yang diikuti 100 atlet terbaik dari lima benua. “Semoga kemenangan Bronson ini memicu semangat dan membangkitkan surfing Indonesia. Jadi selain Rio Waida, sekarang ada Bronson di junior semoga atlet-atlet Indonesia regenerasinya akan berlangsung baik, dan kita bisa menghasilkan juara dunia juga di nomor World Champion Tour,” ujar Arya.

Polri Bersama Perbakin Jaring Atlet Menembak Berkelas Internasional

Brimob Xtreme 2025

Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polri menggelar event kejuaraan menembak internasional bertajuk “Brimob Xtreme 2025” yang digelar di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso, Mako Brimob, Kelapa Dua Depok pada 16-19 Januari 2025. Sejumlah atlet menembak dalam dan luar negeri ikut serta dalam event menembak yang sudah masuk dalam agenda International Practical Shooting Confederation (IPSC) dengan memperlombakan kelas menembak praktis itu. “Event lomba Brimob Xtreme 2025 ini merupakan ajang menembak umum yang digelar dengan tujuan menjaring bibit-bibit atlet menembak terbaik tidak hanya dari anggota Brimob tetapi juga masyarakat umum,” ungkap Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol Imam Widodo di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Kamis (16/1/2025). Diterangkan Imam, kejuaraan menembak Brimob Xtreme 2025 ini diharapkan akan bisa jadi media pembinaan atlet-atlet menembak di Indonesia ke depan. “Kejuaraan ini untuk pembinaan bibit atlet menembak dan sekaligus meningkatkan prestasi olahraga menembak di tingkat nasional maupun internasional yang kita jalankan bareng Perbakin,” tambahnya. Sementara itu, Danpas Gegana Brimob Polri Brigjen Pol Reza Arief Dewanto menyebut antusias peserta yang ikut serta dalam event menembak ini memang cukup tinggi. Sebanyak 442 peserta datang dari dalam dan luar negeri dengan 15 stage pertandingan yang mengisahkan perjalanan Korps Brimob di Indonesia. “Lewat event ini, kita berupa konsern pada pembinaan atlet menembak di Indonesia agar bisa berprestasi di level Indonesia. Kita juga berharap bisa memberikan motivasi bagi para atlet-atlet muda khususnya yang berasal dari Brimob Polri agar bisa menjadi atlet menembak internasional,” tandasnya. Sumber: Berita Satu

Ini Rencana PBSI Untuk Atlet Muda

Logo PBSI

Chafidz Yusuf selaku Pelatih Kepala Ganda Putra Pratama Pelatnas PBSI mengungkapkan rencana program Utama untuk atlet muda demi matangkan kemampuan. Program Utama ini diharapkan bisa meraih prestasi sejak dini sehingga bisa menjadi pelapis para seniornya. “Yang menjadi tujuan kita adalah bagaimana caranya kita untuk pasangan muda ini yang berpotensi, segera bisa melapisi kakak-kakaknya (pasangan elite),” ungkap Chafidz. Mengenai program latihan untuk para atlet pratama di sektor ganda putra, Chafidz mengatakan timnya sudah memberikan rencana kepada Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian selama enam bulan ke depan. “Selama enam bulan ke depan itu kita ada rencana untuk kita ikutkan (pasangan-pasangan pratama) ke lima atau enam pertandingan (kejuaraan). Itu bisa menjadikan dasar kita. Kalau misalnya bagus, kita teruskan. Kalau tidak, ya, mungkin ada perubahan,” kata Chafidz. Menurut Chafidz, regenerasi atlet tidak hanya bertumpu pada talenta tiap individu saja, tapi juga pembentukan karakter serta penajaman kemampuan. “Menurut saya sebagai pelatih, kita tidak perlu khawatir kekurangan stok pemain ganda putra di Indonesia, sebetulnya motorik kita sudah bagus, tinggal bagaimana caranya nanti kita untuk menajamkan (kemampuan atlet) saja,” ujar dia. Pelatih yang membentuk pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo itu menilai, penting bagi pelatih untuk memperkecil jarak antara pemain elite dengan junior-junior di bawahnya, agar bisa segera naik kelas dan menambah daya saing. “Hal yang harus diperhatikan dan bisa kita nilai juga secara nonteknis, fighting spirit dan keberaniannya ada, seperti (pemain-pemain senior). Sekarang ini saya lihat masih ada problem di nonteknisnya,” kata Chafidz. “Faktor seperti itu juga harus kita bentuk, karena itu diperlukan oleh pemain dunia. Tanpa itu, tidak akan bisa (melangkah jauh),” ujar dia menambahkan. Sumber: TV One

Terinspirasi Susi Susanti, Thalita Ramadhani Pilih Bulu Tangkis sebagai Jalan Hidup

Thalita Ramadhani Wiryawan

Bermain badminton sejak usia 5 tahun, Thalita Ramadhani Wiryawan meyakini bulu tangkis menjadi jalan hidupnya setelah membaca proses perjalanan Susi Susanti menjadi peraih medali emas tunggal putri Olimpiade Barcelona 1992. Akan tetapi, ia mengakui proses yang dijalaninya sangat berat dan panjang, selalu ada naik-turunnya setiap tahun, hingga akhirnya dipanggil menjadi atlet pratama Pelatnas PBSI pada akhir Desember 2024 lalu. “Saya sangat senang. Saya tidak menyangka bisa masuk Pelatnas,” ujar arek Suroboyo kelahiran September 2007 ini dalam wawancara dengan Bidang Humas PP PBSI (6/1/2025). Thalita memulai perjalanan panjang di bulu tangkis ketika masuk ke PB Winner Badminton Club di Surabaya pada 2014. Setelah itu, pada 2017, ia hijrah ke Jakarta dan berlatih bersama selama 7 tahun di PB Jaya Raya. Pemain tunggal putri ini sudah merasakan beratnya menjaga konsistensi berprestasi dalam perjalanannya sebagai pemain junior. “Saya selalu berusaha di setiap pertandingan Sirnas (Sirkuit Nasional) untuk menjadi yang terbaik. Tetapi, ketika di pertandingan penting seperti PON dan Kejurnas (Kejuaraan Nasional), saya tidak bisa melakukan yang terbaik. Di setiap pertandingan gagal, saya mencoba evaluasi dan berlatih lebih keras lagi,” ujar Thalita. Selain Thalita, sejumlah atlet yang terpilih menjadi atlet tunggal putri pratama adalah Ruzana, Mutiara Ayu Puspitasari, Chiara Marvelia Handoyo, dan Deswanti Hujansih Nurtertiati. Mereka akan berlatih dalam pendampingan pelatih Wimpie Mahardi dan Adriyanti Firdasari. Thalita masuk ke Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, mulai 23 Desember 2024 dengan begitu banyak harapan. “Harapan saya, selalu bisa melakukan yang terbaik di setiap pertandingan. Saya juga berharap menang dalam setiap turnamen yang saya ikut,” pungkas Thalita. Biodata Nama : Thalita Ramadhani Wiryawan Tempat & tanggal lahir : Surabaya, 21 September 2007 Klub : PB Winner Badminton Club, Surabaya (2014 – 2017) PB Jaya Raya, Jakarta (2017- 2024) Prestasi (per 2024): Juara I Sirnas A Jawa Tengah Juara I Piala Gubernur Jawa Timur Juara I Sirnas A Sulawesi Tenggara Juara I Kapolri Cup Juara I Kotak India Junior Internasional Series Juara II India Junior International Grand Prix Juara I Sirnas A Kalimantan Tengah Juara I Sirnas A Premiere Juara I Bangladesh Junior International Series Juara III Jaya Raya Grand Prix

Empat Negara Ikuti Mandiri U-20 Challenge Series 2025

Mandiri U-20 Challenge Series 2025

PSSI akan menggelar turnamen internasional bertitel Mandiri U-20 Challenge Series 2025. Turnamen ini akan digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo pada 24 hingga 30 Januari mendatang. Ajang bergengsi ini akan diikuti Indonesia, Suriah, Yordania, dan India. Bagi tiga negara yakni Indonesia, Suriah, dan Yordania mengikuti Mandiri U-20 Challenge Series 2025 sebagai persiapan sebelum berlaga di Piala AFC U-20 2025 di Tiongkok pada tanggal 6-23 Februari mendatang. “Dengan target menjadi dua tim terbaik di fase grup dan lolos ke perempat final, saya berharap Timnas Indonesia U-20 memanfaatkan ajang ini sebagai bagian dari persiapan Piala Asia U-20 2025 di Tiongkok. Saya optimistis, Garuda Muda kita mampu berjuang dan menjaga persaingan agar lolos ke level yang lebih tinggi di Piala Dunia U-20 2025 di Chile,” ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Keempat negara ini akan saling bertanding dengan konsep satu hari akan ada dua pertandingan. Pada laga perdana, Jumat (24/1) akan tersaji pertandingan India versus Suriah dan Indonesia melawan Yordania. Selanjutnya, pada Senin (27/1) Yordania lawan India, dilanjut Indonesia versus Suriah. Untuk hari terakhir, Kamis (27/1) akan tersaji pertandingan Suriah lawan Yordania dan Indonesia menantang India. Untuk seluruh pertandingan Indonesia akan kick-off pada pukul 19.30 WIB dan pertandingan lain mulai pukul 16.00 WIB. Semua pertandingan akan live di Indosiar TV dan Vidio.com PSSI akan membuka penjualan tiket di website PSSI dan Livin Mandiri mulai pekan ini. Selain itu, seluruh calon pembeli tiket wajib memiliki akun Garuda ID sebelum membeli tiket. Pada ajang Piala AFC U-20 2025, Indonesia berada di Grup C bersama Iran, Uzbekistan, dan Yaman.

Demi Cetak Pecatur Handal, Kota Pekalongan Resmi Miliki Sekolah Catur

Turnamen Catur Junior

Kota Pekalongan kini memiliki sekolah catur resmi bernama Sekolah Satya Catur Indonesia (SSCI) Kota Pekalongan. Sekolah ini berlokasikan di Ruko Patriot No. 153, Kelurahan Padukuhan Kraton, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Peresmian sekolah ini dilakukan bersamaan dengan Turnamen Catur Junior memperebutkan Walikota Cup Kota Pekalongan Tahun 2025 yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, bertempat di Ruang Jlamprang Setda setempat, Minggu (12/1/2025). Owner Sekolah Satya Catur Indonesia Kota Pekalongan, Rangga Setya Nugraha mengungkapkan bahwa, sekolah ini menjadi yang pertama di Kota Pekalongan, dimana secara khusus didirikan untuk mendidik generasi muda dan masyarakat umum dalam seni dan strategi permainan catur. Sekolah Satya Catur Indonesia menawarkan berbagai program pelatihan mulai dari tingkat dasar hingga profesional. “Yang melatarbelakangi kami mendirikan sekolah catur di Kota Pekalongan ini adalah perkembangan catur junior disini, dimana atlet catur junior ini terkesan masih berjalan individu atau sendiri-sendiri. Memang ada beberapa klub cabor yang mewadahi atlet catur junior, tapi kami juga ingin meramaikan euforia percaturan junior di Kota Pekalongan,” ucapnya. Dengan fasilitas modern dan pelatih berpengalaman, sekolah ini bertujuan untuk mencetak atlet catur berprestasi dari Kota Pekalongan yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional. “Dengan biaya yang terjangkau dan jadwal fleksibel, sekolah ini diharapkan dapat menjangkau berbagai kalangan di Kota Pekalongan. Alhamdulillah, dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan juga memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan sekolah ini sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia yang unggul,” ungkapnya. Kepala SSCI Kota Pekalongan, M. Haidar Fikri Kurniali menuturkan, yang membedakan sekolah catur ini dengan klub catur adalah terkait kurikulum yang terstruktur dan mengikuti kurikulum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi). Selain itu, sekolah ini juga menawarkan kegiatan outing class (chess camp) dan bimbingan konseling bagi siswanya yang dilaksanakan di beberapa waktu tertentu. Sehingga, harapannya siswa sekolah catur ini merasakan manfaat dan pengalaman olahraga catur dari segi perspektif lain. “Jadi, selain diajarkan berfikir bagaimana bermain catur dengan benar, juga dibekali persiapan mental dalam memainkan olahraga catur itu sendiri,” katanya. Haidar menyebutkan, untuk jadwal pada di SSCI Kota Pekalongan ini dimulai pada ba’da sholat Ashar atau sekitar pukul 16.00 WIB hingga malam hari menyesuaikan dengan jadwal kepulangan anak sekolah pada umumnya. Setiap harinya ada 2 sesi yakni ba’da Ashar dan ba’da Maghrib. “Untuk kelas reguler berisikan maksimal 5 orang, kelas semi privat ada 2 orang, dan kelas privat diisi 1 orang. Adapun biayanya reguler mulai Rp150 ribu dengan 4 kali pertemuan dalam sebulan. Namun, kami masih mengkaji pertemuan tambahan, sehingga tidak menutup kemungkinan siswa bisa mendapatkan pertemuan lebih dari 4 kali dalam sebulan,” imbuhnya. Sekda Kota Pekalongan, Nur Priyantomo dalam peresmian sekolah ini, menyampaikan harapannya agar Sekolah Satya Catur Indonesia Kota Pekalongan dapat menjadi pusat pengembangan bakat catur di kota ini. Menurutnya, catur bukan hanya permainan, tetapi juga melatih disiplin, strategi, dan daya analisis. “Saya waktu kecil juga senang catur, namun tidak ada lembaga formal yang mewadahi. Alhamdulillah, pada Tahun 2025 ini di Kota Pekalongan sudah mulai membuka Sekolah Catur yang bisa mewadahi anak-anak yang memiliki minat dan bakat dalam olahraga catur, yang tentu dibimbing oleh pelatih profesional dengan kurikulum yang terstruktur dan terarah,” tukasnya.

Skatepark Takeover Jadi Ajang Pencarian Atlet Skateboard Berbakat

Start with a Bang!

Olahraga skateboard berkembang pesat di Indonesia. Namun kompetisinya masih belum terlalu banyak. Untuk menjaring talenta berbakat atlet skateboard, digelar kompetisi Skatepark Takeover. Acara ini digelar di Bash Skatepark, Jakarta pada Sabtu (11/1/2025). Dengan tajuk “Start with a Bang!”, event ini tak cuma kompetisi skateboard saja tapi juga ada penampilan musik. Ajang ini memiliki tujuan menyatukan komunitas skateboard, trendsetter budaya, dan pencinta musik di bawah satu atap untuk merayakan kreativitas, gerakan, dan semangat para kaum muda. Skatepark Takeover ini menghadirkan kesempatan bagi skater pendatang baru dan profesional untuk memamerkan keterampilan, kreativitas, dan performa. Peserta Skatepark Takeover ini berusia 14 sampai 24 tahun baik pria maupun wanita di wilayah Jabodetabek. “Start With a Bang lebih dari sekadar acara biasa—ini adalah sebuah statement. Ajang ini menyatukan komunitas skateboard, trendsetter budaya, dan pecinta musik di bawah satu atap untuk merayakan kreativitas, gerakan, dan semangat para kaum muda,” ujar Senior Brand Marketing Manager Airwalk Indonesia, Erisa Putriyanita Skatepark Takeover diadakan oleh Airwalk bersama Bash Skatepark. “Ajang Skatepark Take Over ini semacam sebuah throwback time. Saya senang sekali menyaksikan anak-anak dengan gaya street-nya beraksi,” kata penggagas Bash, Kitsegaf. Start with a Bang juga menampilkan rancangan mural yang khusus ditampilkan dalam rangka kolaborasi Airwalk dan Bash Skatepark. Dilukis langsung oleh seniman mural yang dikenal dengan nama Chocoseven, design ini bertemakan Flickering Flames, terinspirasi dari gemerlap cahaya kota Jakarta yang tidak pernah pudar, terang benderang bergairah penuh energi, bagai sebuah kanvas besar melukiskan torehan gerak dan ekspresi para skater yang melintas dinamis dan menghidupkan kota. Sumber: Liputan 6

Inilah Profil Dua Asisten Pelatih Baru Timnas Indonesia

Alex Pastoor dan Denny Landzaat

PSSI telah mengumumkan Alex Pastoor dan Denny Landzaat sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia, melengkapi jajaran staf kepelatihan di bawah komando Patrick Kluivert. Selain dua asisten asing ini, PSSI juga akan menunjuk dua asisten lokal untuk memperkuat tim pelatih. Alex Pastoor sendiri adalah pelatih berusia 58 tahun asal Belanda dengan pengalaman luas di dunia sepak bola. Ia pernah memimpin sejumlah klub seperti Almere City, Sparta Rotterdam, AZ Alkmaar, NEC Nijmegen, Excelsior, dan Slavia Praha. Pastoor dikenal sebagai pelatih yang berhasil membawa tiga klub berbeda promosi ke Eredivisie, yaitu Excelsior pada 2010, Sparta Rotterdam pada 2016, dan Almere City pada 2023. Ia juga pernah meraih gelar Eerste Divisie bersama Sparta Rotterdam pada musim 2015-2016. Setelah istirahat dari dunia kepelatihan pada akhir musim lalu, Pastoor menerima tawaran Kluivert untuk kembali berkiprah. Sementara itu, Denny Landzaat yang berusia 48 tahun memiliki latar belakang sebagai asisten pelatih di berbagai klub, termasuk Jong AZ Alkmaar, Feyenoord, Al Ittihad, Willem II Tilburg, Al Taawoun, Lech Poznan, dan Ferencvaros. Landzaat memang belum mencatatkan prestasi individu, tetapi pengalamannya mendampingi pelatih kepala di berbagai kompetisi bergengsi menjadi nilai tambah penting untuk skuad Garuda.

Marcelino Cetak Sejarah di Kompetisi Tertua Inggris

Marselino Ferdinan

Pesepakbola asal Indonesia, Marselino Ferdinan mencetak sebuah sejarah di Inggris. Marceng menjadi pemain kelahiran Indonesia pertama yang bermain di FA Cup. Momen tersebut terjadi saat ia turun membela klubnya Oxford United, Sabtu (11/1/2025) malam WIB. Pemain berusia 20 tahun itu tampil sebagai pemain pengganti dan bermain sekitar tujuh menit. Oxford United bertamu ke St James Park, markas Exeter City, pada putaran ketiga Piala FA 2024/2025. Tim berjulukan The Us tersebut mencetak gol lebih dulu melalui Matt Phillips menit 14′ memanfaatkan pemain pinjaman dari Tottenham, Dane Scarlett. Sayang, Demetri Mitchell mencetak brace masing-masing menit 22′ dan 40′ untuk membawa Exeter City memimpin 2-1 pada babak pertama. Vincent Harper memastikan kemenangan Exeter City menjadi 3-1 pada menit 64′. Memasuki menit 89′, Marselino Ferdinan masuk menggantikan Siriki Dembele. Tidak banyak yang bisa Marselino Ferdinan lakukan di sisa menit yang ada. Ia bahkan menerima kartu kuning pada menit 90+5′ sebelum wasit menyudahi pertandingan. Sayang, kekalahan dari Exeter City tersebut membuat perjalanan Oxford United di FA Cup harus disudahi. Pada FA Cup sebelumnya, Oxford United juga kandas di putaran ketiga. Sebagai tambahan informasi, Elkan Baggott menjadi WNI pertama yang bermain di Piala FA.

Gedung Squash Wibawa Mukti Resmi Diresmikan, Siap Cetak Atlet Berprestasi

Peresmian Gedung Squash Wibawa Mukti

Kabupaten Bekasi kini memiliki fasilitas olahraga bertaraf internasional yang dapat dibanggakan dengan diresmikannya Gedung Squash Wibawa Mukti pada Jumat (10/1/2024). Acara peresmian yang berlangsung di Komplek Pemkab Bekasi ini, dipimpin langsung oleh Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi, yang menegaskan bahwa fasilitas olahraga ini akan menjadi pionir bagi kemajuan olahraga, khususnya squash, di Kabupaten Bekasi dan Indonesia. Gedung Squash Wibawa Mukti dirancang dengan standar tinggi, bahkan beberapa material untuk lapangan squash diimpor langsung dari Jerman, yang memiliki kualitas serupa dengan yang digunakan di fasilitas olahraga terkemuka seperti Gelora Bung Karno Jakarta dan Siliwangi Squash Center Bandung. “Ini menunjukan standar tinggi yang diterapkan, sehingga Kabupaten Bekasi memiliki fasilitas olahraga yang sejajar dengan pusat olahraga terkemuka di Indonesia,” ujar Dedy Supriyadi dengan penuh keyakinan setelah meresmikan venue olahraga squash tersebut. Tahap pertama yang selesai pada tahun 2024 menghadirkan lapangan squash yang dilengkapi dengan fasilitas berstandar internasional, siap digunakan untuk berbagai ajang olahraga besar. “Tahap kedua yang akan dilaksanakan pada tahun 2025, akan menghadirkan gedung kedua yang akan dilengkapi dengan sekretariat, mes atlet, ruang kebugaran, serta ruang serbaguna yang bisa digunakan untuk senam maupun olahraga fitness,” jelas Iman Nugraha. Ke depan, gedung kedua juga direncanakan untuk menyediakan fasilitas bagi penyandang disabilitas, dengan akses berupa lift yang memudahkan atlet dan penonton untuk mengakses ruang-ruang yang ada. Menumbuhkan Potensi Atlet Muda Fasilitas olahraga yang representatif ini, menurut Iman Nugraha, diharapkan dapat menjadi tempat berkembangnya atlet-atlet squash muda Kabupaten Bekasi, serta memberikan kesempatan bagi masyarakat umum untuk mengakses olahraga ini. Lapangan squash ini tidak hanya diperuntukkan bagi atlet berprestasi, tetapi juga terbuka untuk pegawai ASN Pemda Bekasi dan masyarakat umum yang ingin berolahraga untuk menjaga kesehatan. “Lapangan squash ini bisa digunakan oleh masyarakat umum dan ASN, sebagai alternatif olahraga yang menyehatkan. Kami berharap fasilitas ini dapat membantu memotivasi warga Kabupaten Bekasi untuk lebih aktif berolahraga dan menjaga kesehatan tubuh,” ujar Iman. Sebagai Pusat Pembinaan Atlet Nasional dan Internasional Lebih lanjut, dengan fasilitas yang sangat mumpuni ini, Pj Bupati Dedy Supriyadi mengungkapkan harapannya agar Kabupaten Bekasi dapat mencetak atlet-atlet squash berprestasi yang mampu bersaing di ajang nasional bahkan internasional. Dedy berharap keberadaan Gedung Squash Wibawa Mukti akan memacu semangat atlet muda untuk mengasah kemampuan mereka dalam cabang olahraga yang kini semakin diminati di Indonesia. “Saya yakin dengan adanya fasilitas ini, kita dapat mencetak atlet-atlet muda yang akan membawa nama Kabupaten Bekasi ke kancah nasional bahkan internasional,” ujar Dedy penuh semangat. Menurutnya, pengembangan olahraga harus terus dilakukan agar prestasi daerah dapat semakin meningkat dan bersaing dengan daerah-daerah lain yang sudah memiliki fasilitas serupa. Dengan adanya fasilitas ini, tidak hanya atlet muda yang diuntungkan, tetapi masyarakat luas juga dapat merasakan dampak positifnya, baik dari sisi kesehatan maupun prestasi. Pemerintah Kabupaten Bekasi terus berupaya untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bagi perkembangan olahraga, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat melalui olahraga. Ke depan, Kabupaten Bekasi berencana untuk terus memperluas fasilitas olahraga lainnya, dengan tujuan menciptakan prestasi dan menjadikan Bekasi sebagai pusat pengembangan atlet potensial yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasiona

Pancasila Cup 2025: Meraih Prestasi Sejak Dini dan Sejarah Disabilitas

Kejuaraan Taekwondo Pancasila Cup 2025

Kejuaraan Taekwondo Pancasila Cup 2025 menjadi sarana merajut prestasi sejak usia dini dan merupakan tonggak sejarah untuk nomor disabilitas. Pancasila Cup 2025 berlangsung di GOR Ciracas, Jakarta Timur pada Jumat dan Sabtu (10-11/1). Acara ini resmi dibuka pada Sabtu (11/1) dan berlangsung dengan meriah. Ketua Panitia Pelaksana Pancasila Cup 2025, Fakhrudin mengatakan ajang ini merupakan bagian dari pembibitan atlet nasional. Hal menarik lainnya, ajang ini diikuti atlet disabilitas. “Kegiatan ini sangat berbeda karena kami mengadakan para taekwondo. Ini kali pertama diadakan di Indonesia yang inisiatifnya dari universitas,” kata Fakhrudin menjelaskan. Kejuaraan ini diikuti 21 kampus dari seluruh Indonesia dengan total jumlah lebih dari 200 peserta. Adapun peserta untuk para taekwondo sebanyak 70 orang dari berbagai daerah. Sementara peserta umum yang ambil bagian untuk kategori usia, dari anak TK, SD, SMP, hingga SMA lebih dari seribu. Total peserta yang ambil bagian lebih dari 1.500 orang. Perwakilan dari Universitas Pancasila Noor Suryaningsih mengatakan kejuaraan yang baru pertama kali diadakan ini sebagai bentuk kepedulian Universitas Pancasila pada taekwondo. “Kami berharap kegiatan ini bisa berlangsung tahunan. Harapannya ini menjadi lebih besar. Kalau tahun ini pesertanya 1500, tahun depan lebih besar lagi,” kata Noor. Sementara Ketua Asprov Taekwondo DKI Jakarta Ivan Pelealu menyebut Pancasila Cup sebagai bagian penting dalam pembinaan atlet berprestasi di Indonesia, khususnya DKI Jakarta. “Harus ada turnamen dan pertandingan seperti ini agar anak-anak kita, atlet kita sebagai regenerasi, merasakan jam terbang pertandingan. Kami sangat mendukung acara begini,” katanya. Sumber: CNN

Kejurprov Bola Voli U-15 Jatim di Sidoarjo, Cari Bibit Atlet Terbaik

Kejuaraan Provinsi Bola Voli U-15 Jawa Timur

Kejuaraan Provinsi Bola Voli U-15 Jawa Timur, digelar di GOR Sidoarjo, Sabtu (11/1/2025). 34 klub putra dan 36 klub putri akan bertanding memperebutkan juara hingga puncaknya 17 Januari mendatang. Ketua Harian PBVSI Jatim Kombes. Pol. Dirmanto menjelaskan, tujuan utama dari Kejurprov ini tidak hanya untuk menciptakan kompetisi yang kompetitif, tetapi juga untuk menjaring bibit-bibit muda berbakat yang dapat menjadi harapan masa depan olahraga bola voli Indonesia. “Melalui Kejurprov kali ini, kami berharap dapat menemukan atlet-atlet muda berbakat yang nantinya akan dilatih dan dikembangkan lebih lanjut untuk bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. PBVSI Jatim memiliki visi untuk memajukan olahraga bola voli, dan turnamen ini adalah salah satu langkah konkretnya,” jelasnya. Turnamen ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan olahraga bola voli di Jawa Timur. Ajang ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarklub serta membangun semangat sportivitas di kalangan atlet muda. Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa PBVSI Jatim terus berupaya memberikan dukungan penuh kepada para atlet muda. Ia menekankan bahwa atlet-atlet terbaik dari Kejurprov ini akan disiapkan untuk berkompetisi di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) serta ajang internasional lainnya. “Kami berkomitmen untuk mencetak atlet-atlet terbaik dari Jawa Timur. Melalui pelatihan yang terarah dan dukungan yang maksimal, para atlet ini diharapkan dapat mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. Sumber: jatimnow.com

Delapan Karateka Indonesia Siap Bersaing Pada Kejuaraan Dunia WKF

Karateka Indonesia Siap Bersaing Pada Kejuaraan Dunia WKF

Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) mengumumkan sebanyak delapan atlet karate (karateka) siap bersaing pada ajang kejuaraan dunia World Karate Federation (WKF) Series A di Tbilisi, Georgia, selama 10 – 12 Januari 2025. “Dengan semangat juang, kerja keras, dan dedikasi, para atlet kita akan memberikan yang terbaik untuk mengharumkan nama bangsa,” demikian keterangan PB Forki melalui akun Instagram @indonesianationalkarate yang dipantau di Jakarta, Senin. Delapan karateka yang bakal tampil pada ajang bergengsi itu yakni Krisda Putri Aprilia (female individual kata), Dian Monika Nababan (female team kata), Beatrix Helena Pengemanan (female team kata), Sri Hanandyta (female team kata). Kemudian, Arnella Putriwandari (female kumite -50kg), Ni Made Dwikartika Aprianti (female kumite -55kg), Huggies Yustisio (male kumite +84kg), dan Tri Fachriyanti Ramadhanaindra (female kumite -61kg). Para atlet akan berlaga dengan bimbingan dari dua pelatih yaitu Angga Firman sebagai pelatih kata dan Aditya Putra selaku pelatih kumite. PB Forki menjelaskan, WKF Series A akan menjadi arena pembuktian bagi para karateka Indonesia dalam persaingan dengan karateka terbaik dari seluruh penjuru dunia. Dijelaskan, para atlet Indonesia sudah menjalani persiapan panjang dan intensif untuk menghadapi kompetisi tersebut sehingga mereka siap memberikan penampilan terbaik untuk bisa mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia. “Tim karate Indonesia siap berarung di ajang bergengsi WKF Series A di Tbilisi, Georgia,” demikian PB Forki. Sumber: ANTARA