Srondeng raih perunggu World Climbing Series Koper 2026

World Climbing Series Koper 2026

Atlet panjat tebing Indonesia, Putra Tri Ramadani atau Srondeng meraih medali perunggu nomor lead putra pada World Climbing Series (WCS) Koper 2026 di Slovenia, Minggu WIB. Srondeng mencatatkan skor 28+ pada babak final untuk mengamankan posisi ketiga sekaligus membawa pulang medali perunggu dari seri yang hanya mempertandingkan disiplin lead tersebut. Medali emas menjadi milik atlet Jepang Neo Suzuki yang tampil sebagai peraih skor tertinggi dengan 33+, sementara medali perak diraih rekan senegaranya, Satone Yoshida, dengan skor 30+, demikian catatan hasil perlombaan dikutip dari World Climbing. Hasil tersebut menunjukkan kemampuan Srondeng dalam menjaga performa setelah tampil kuat pada babak kualifikasi. Dalam kualifikasi, ia mencatatkan skor 5,1 dan berada di posisi ketujuh sehingga berhak melaju ke semifinal. Atlet berusia 20 tahun itu kemudian menempati posisi kelima pada semifinal dengan catatan nilai 33 untuk melaju ke babak akhir yang berlangsung ketat dengan dominasi atlet dari Jepang, Italia, dan Korea Selatan. Srondeng mampu melewati sebagian besar tantangan jalur meski belum mampu menyamai capaian Suzuki dan Yoshida yang berada di posisi teratas. Medali perunggu di Koper juga menjadi pencapaian penting bagi Srondeng setelah Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) memasang target agar atlet mampu memberikan performa terbaik dan melanjutkan perjuangan hingga babak final. PP FPTI sebelumnya menyebut keikutsertaan di WCS sebagai kesempatan untuk meningkatkan peringkat dunia sekaligus menguji kesiapan atlet menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Jepang yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober.

Kiandra Ramadhipa tempati posisi enam pada balapan kedua Moto3 Junior

Kiandra Ramadhipa

Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, menempati posisi enam pada balapan kedua Moto3 Junior 2026 di Sirkuit Ricardo Tomo, Valencia, Spanyol, Minggu. Kiandra Ramadhipa berada di posisi enam balapan kedua setelah terpaut waktu 0,485 detik dari pembalap CFMoto Aspar Junior Team Carlos Cano di peringkat pertama, demikian catatan FIM. Hasil itu tak mengubah posisi pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team pada klasemen sementara Moto3 Junior 2026 dengan mengumpulkan 80 poin di peringkat kelima. Ramadhipa yang memulai balapan pertama dari posisi ke-12 mampu merangsek ke peringkat 11 ketika balapan baru memasuki lap pertama. Ketika balapan menyisakan 13 lap lagi, Ramadhipa berhasil merangsek posisi delapan dengan menyalip tiga pembalap. Ramadhipa terus menunjukkan perkembangan positif setelah berada di posisi ketujuh pada lap ketujuh, lalu naik di peringkat keenam pada lap kedelapan. Saat lima lap lagi tersisa, Ramadhipa harus turun ke posisi sembilan, namun ia dapat mengatasi hal tersebut dan pada akhirnya mengakhiri balapan kedua di posisi enam. Sementara itu, Carlos Cano kembali menjadi yang tercepat pada balapan kedua Moto3 Junior 2026 Valencia dengan catatan waktu 26 menit 37,141 detik. Selanjutnya peringkat kedua ditempati oleh pembalap Kyrgyzstan Yaroslav Karpushin yang terpaut 0,111 detik, sedangkan posisi ketiga diisi pembalap Spanyol Fernando Bujosa. Berikut 10 besar balapan kedua Moto3 Junior 2026 Valencia: 1. Carlos Cano (CFMOTO Aspar Junior Team) – 26 menit 37,141 detik 2. Yaroslav Karpushin (CFMOTO Aspar Junior Team) – +0,111 3. Fernando Bujosa (AC Racing Team) – +0,155 4. Giulio Pugliese (CFMOTO Aspar Junior Team) – +0,202 5. Leonardo Zanni (Momoven Racing) – +0,351 6. Kiandra Ramadhipa (Honda Asia-Dream Racing Junior Team) – +0,485 7. Ryota Ogiawara(Asia Talent Team) – +0,719 8. Kerman Tinez (Team Monlau Motul) – +2,481 9. Travis Borg (Team Monlau Motul) – +2,503 10. Matteo Gabarrini (MTA Junior Team) – +5,576.

Fabian Glen juara kategori open JAPFA Chess Festival

JAPFA Chess Festival

Pecatur Muda, Fabian Glen Mariano, menjadi juara kategori open JAPFA Chess Festival 2026 yang berlangsung 1-6 September di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta. Pecatur 19 tahun itu menjadi yang terbaik setelah mengumpulkan 7,5 poin, sama seperti yang diperoleh Gilbert. Hanya saja, Fabian Glen menang solkof. “Perasaan saya sangat bahagia ya, karena ini yang kedua kalinya saya berhasil menjuarai Japfa Chess Festival ini. Apalagi kemarin kan sempat ada kesalahan, kesalahan dari panitia ya. Tapi habis itu ada kesalahan diperbaiki, akhirnya saya yang juara,” ujar Fabian Glen dalam keterangan resmi, Senin. Pecatur asal Bali tersebut menilai bahwa turnamen JAPFA Chess Festival pada edisi kali ini mempunyai tensi yang terasa jauh lebih menegangkan dibanding gelar juara yang pernah ia raih sebelumnya. “Kalau yang tahun ini lebih lebih deg-degan ya. Karena yang sebelumnya saya juara itu poin delapan sendiri poinnya, enggak ada yang bareng. Tapi kali ini ada yang bareng, jadi agak deg-degan gitu menunggu,” kata Fabian Glen. Tak hanya mengunci gelar juara di kategori Open catur klasik, Glen juga menyelesaikan penampilannya di kategori Catur Kilat (Blitz Chess). Meski mengantongi total poin tinggi, ia harus puas berada di peringkat empat besar. “Catur kilat tadi sembilan babak saya poin delapan, draw dua kali. Tapi saya peringkat empat karena kalah solkoff oleh peringkat dua dan tiga,” ujar Fabian Glen. Secara terpisah, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi), Pandapotan Sinaga mengapresiasi setinggi-tingginya Japfa selaku pihak penyelenggara serta mengungkapkan rasa bangganya atas kemunculan talenta-talenta muda di arena catur nasional. Pandapotan menyoroti pentingnya kejuaraan ini sebagai ajang pemanasan dan pembinaan atlet menjelang kompetisi internasional tingkat tinggi, sekaligus menjadi wadah regenerasi pecatur tanah air. “Dengan kegiatan ini, bisa menambah latihan yang dilakukan para pemain-pemain catur, terlebih para pecatur-pecatur muda yang ada di kita. Hari ini dari laporan Pak Henry Jamals bahwa juaranya saja sekarang umur 12 tahun,” ujar Pandapota.

Garuda Muda Taklukkan Laos 3-0, Naik ke Puncak Grup H

Timnas Indonesia U-20 meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Laos pada pertandingan kedua Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Bermain di Stadion Nasional Laos, Kamis 3 September 2026 malam, Garuda Muda tampil dominan dan mengamankan tiga poin penting setelah sebelumnya ditahan imbang Malaysia pada laga pembuka. Indonesia langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Tekanan yang dibangun skuad Garuda Muda membuahkan hasil cepat ketika laga baru berjalan lima menit. Aleandro Alam mengirimkan umpan lambung terukur yang membelah lini pertahanan Laos. Fabio Azkairawan mampu memanfaatkan peluang tersebut dengan baik dan melepaskan tembakan keras menggunakan kaki kanan untuk membawa Indonesia unggul 1-0. Laos sempat merespons pada menit kesembilan dan berhasil mengirim bola ke gawang Indonesia. Namun, gol tersebut dianulir setelah asisten wasit mengangkat bendera tanda offside. Setelah itu, Indonesia kembali mengambil kendali permainan. Pada menit ke-21, Indonesia mendapatkan peluang melalui situasi sepak pojok. Zahaby Gholy yang menjadi eksekutor melepaskan bola ke arah gawang, tetapi masih mampu diamankan kiper Laos. Dua menit berselang, peluang kembali hadir. Reno Salampessy berhasil lepas dari perangkap offside dan berhadapan dengan penjaga gawang Laos. Namun, tembakan kaki kirinya masih mampu dihalau. Tekanan Indonesia terus berlanjut. Pada menit ke-27, lemparan jauh Fabio Azkairawan menciptakan situasi berbahaya di depan gawang Laos. Seorang pemain bertahan Laos justru menyundul bola ke arah gawang sendiri, tetapi bola masih membentur tiang. Meski Laos sesekali mencoba melancarkan serangan, Indonesia tetap lebih dominan dalam penguasaan bola dan terus mencari celah untuk menambah keunggulan. Gol kedua akhirnya tercipta pada menit ke-39. Aleandro Alam melepaskan tembakan ke arah gawang Laos yang sempat ditepis kiper. Bola muntah kemudian jatuh ke arah Zahaby Gholy yang dengan cepat menyambarnya untuk mengubah skor menjadi 2-0. Keunggulan tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, Indonesia melakukan perubahan dengan memasukkan Arkhan Kaka untuk menggantikan Reno Salampessy. Kehadiran Kaka kembali memberikan ancaman bagi pertahanan Laos. Pada menit ke-52, Aleandro kembali menunjukkan perannya dalam membangun serangan. Umpan terobosannya mengarah kepada Arkhan Kaka yang berhasil mendapatkan ruang di depan gawang. Namun, penyelesaian akhirnya masih mampu diamankan oleh kiper Laos. Indonesia akhirnya menambah keunggulan pada menit ke-62 melalui gol spektakuler Zahaby Gholy. Indonesia mendapatkan tendangan bebas di area yang menguntungkan dan Gholy maju sebagai eksekutor. Dengan tendangan terukur, Gholy mengarahkan bola ke sudut kanan atas gawang Laos. Kiper Laos tidak mampu menjangkau bola dan Indonesia pun unggul 3-0. Laos mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol balasan. Namun, upaya mereka belum cukup efektif untuk menembus pertahanan Indonesia yang dikawal I Putu Panji dan rekan-rekannya. Indonesia bahkan hampir menambah gol pada menit ke-72. Sundulan Arkhan Kaka sempat ditepis oleh kiper Laos sebelum bola membentur mistar gawang. Pada sisa pertandingan, Indonesia terus memberikan tekanan melalui pergerakan Arkhan Kaka dan Rafi Rasyiq. Sejumlah peluang kembali tercipta, tetapi belum ada gol tambahan yang berhasil dihasilkan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 untuk kemenangan Indonesia tetap bertahan. Hasil ini membawa Indonesia naik ke puncak klasemen sementara Grup H dengan koleksi empat poin dan selisih gol +3. Kemenangan atas Laos menjadi modal penting bagi Garuda Muda sebelum menghadapi laga penutup kontra Australia, Minggu 6 September 2026 mendatang.

Kejurnas junior IMTC antarkan petenis muda ke persaingan internasional

Kejuaraan nasional (Kejurnas) tenis junior IMTC-PTPN IV Regional 3 dan NASSAU PTPN IV Riau menjadi ajang bagi petenis muda Indonesia untuk meningkatkan pengalaman bertanding sekaligus mempersiapkan diri menghadapi persaingan di tingkat internasional. Direktur Penyelenggara IMTC Irawati mengatakan turnamen yang digelar Irawati Moerid Tennis Competition (IMTC) tersebut menjadi bagian dari komitmen dalam mencari dan membina bibit unggul tenis Indonesia. “Terima kasih kepada NASSAU yang terus mendukung perhelatan IMTC di berbagai daerah,” ujar Irawati dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu. Kejuaraan yang bekerja sama dengan PTPN IV Regional 3 itu berlangsung pada 22-30 Agustus 2026 di Lapangan Tenis PTPN V, Jalan Rambutan, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau. Sebanyak 300 petenis muda dari 40 kabupaten dan kota di Indonesia ambil bagian dalam turnamen berstatus Turnamen Diakui Pelti (TDP) tersebut. Kejurnas mempertandingkan kelompok umur 10, 12, 14, 16 dan 18 tahun putra dan putri untuk nomor tunggal dan ganda. Selain kategori utama, panitia juga menghadirkan nomor bola merah dan bola oranye bagi pemain usia dini yang mendapat antusiasme tinggi dari peserta dan keluarga. Sejumlah petenis peringkat atas nasional turut tampil dan menjadikan kejuaraan tersebut sebagai bagian dari proses pematangan menuju kompetisi internasional. Salah satunya Al Zauki Zio Asmara yang merupakan peringkat satu nasional KU 12 putra sekaligus anggota Timnas Indonesia KU 12. Ia dijadwalkan tampil pada Final Asia Oceania di Singapura pada September 2026. Selain itu, terdapat Ahmad Zulfan Dwi Sadewa yang merupakan pemain Timnas KU 14 putra serta Syawal Noor Kaluku yang menempati peringkat kelima nasional KU 16 putra. Dari sektor putri, Marshella Feodora Christine Limpong tercatat sebagai peringkat kelima nasional KU 14 putri dan turut bersaing dalam turnamen tersebut. Kejuaraan nasional tersebut sekaligus menjadi wadah pembinaan bagi petenis usia dini hingga remaja untuk menambah jam terbang, mengasah kemampuan serta membangun sportivitas sebelum melangkah ke level persaingan yang lebih tinggi. Kehadiran peserta dari berbagai daerah juga memperkuat peran turnamen dalam pembinaan tenis junior, khususnya di wilayah Sumatra, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi talenta muda untuk berkembang menuju pentas nasional dan internasional.

Srikandi Kosayu Resmikan Titel Threepeat DBL East Java-South 2026

Tim Putri SMA Kolese Santo Yusup Malang

Srikandi SMA Kolese Santo Yusup Malang (Kosayu) membuktikan diri bahwa mereka masih menjadi penguasa tak tergoyahkan di panggung Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South. Tidak sekadar memenangi laga puncak pada Jumat, 4 September 2026, Kosayu sukses mempertegas legasi dominasi mereka dengan mengamankan gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun, alias threepeat. Laga puncak yang dihelat di GOR Ken Arok, Malang ini merupakan duel ulangan final musim lalu kontra SMAN 3 Blitar (Smaga). Pada pertemuan musi, sebelumnya, Kosayu membungkus kemenangan ketat 46-40. Seolah menolak keras upaya pembalasan dendam dari sang rival, Kosayu langsung tancap gas memegang kendali permainan sejak menit awal. Pemandangan ini cukup kontras dengan final musim lalu, di mana Kosayu sempat dalam posisi tertinggal selama tiga kuarter sebelum akhirnya bangkit membalikkan keadaan. Kali ini, anak-anak Kosayu enggan memberikan angin segar. Meski hanya memimpin tipis 12-9 di kuarter pertama, Kosayu mengamuk di kuarter kedua dengan konsistensi margin dua digit. Paruh pertama ditutup dengan keunggulan 32-19, hingga akhirnya Kosayu mengunci kemenangan telak 59-29. Dominasi Kosayu sepanjang laga tak lepas dari performa luar biasa tiga pilar utama mereka. Hannah Harshita tampil begitu dominan dan hampir mengemas triple-double lewat torehan 9 poin, 16 rebound, dan 9 steal. Ketangguhan di bawah ring juga diperlihatkan oleh Abigail Natalenta Sachi Sukoco yang menyumbang 9 poin dan 16 rebound, serta Audrey Latana Lauda yang turut membukukan double-double dengan catatan 9 poin dan 10 rebound. Kemenangan manis ini sekaligus melengkapi deretan prestasi manis sang kepala pelatih, Mey Putridiana. Perjalanan kariernya di DBL terukir begitu manis, mulai dari meraih Juara DBL East Java-South 2008 dan DBL Indonesia All-Star 2008 saat masih berstatus pemain SMAN 8 Malang, hingga terpilih sebagai pelatih Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 sewaktu menangani SMAN 3 Malang. Kini, berkat tingginya ia sukses mengantarkan SMA Kolese Santo Yusup Malang merengkuh gelar Juara DBL East Java-South 2026. Meski harus menelan kekalahan di partai puncak, skuad putri Smaga tetap berhak mendampingi Kosayu melangkah ke panggung yang lebih besar. Kedua tim finalis ini resmi mengamankan tiket untuk berlaga di DBL Arena Surabaya dalam Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship. Selamat untuk SMA Kolese Santo Yusup Malang!

Smabul Cetak Sejarah, Jadi Raja Baru DBL East Java-South

SMAN 1 Bululawang

Setelah 17 musim bergulir, SMAN 1 Bululawang (Smabul) akhirnya sukses mengukir tinta emas dengan memboyong piala juara untuk pertama kalinya usai menumbangkan sang jawara bertahan, SMAN 1 Blitar (Smasa), lewat skor 49-42 pada Jumat, 4 September 2026 di GOR Ken Arok, Malang. Pertandingan berjalan alot sejak tepis mula. Smasa Blitar sempat memegang kendali di kuarter pertama dengan keunggulan 13-11. Namun, Smabul bangkit mengejar di kuarter kedua dan menyamakan kedudukan 25-25 saat jeda turun minum. Usai jeda, Smabul kian menunjukkan taringnya. Kombinasi serangan mematikan dan defense disiplin membawa Smabul melesat unggul dua digit poin 41-31 di akhir kuarter ketiga. Memasuki kuarter pemungkas, tensi pertandingan kian panas. Smasa sempat memanfaatkan momentum untuk memangkas margin hingga tersisa enam angka (47-41) di sisa dua menit laga. Meskipun situasi makin krusial saat salah satu pilar andalan Smabul, Tristan Sura Prawara, tereliminasi akibat foul out, Smabul terbukti tak panik. Mereka berhasil membendung gempuran Smasa dan mengunci kemenangan bersejarah 49-42. Kemenangan ini tak lepas dari kontribusi merata penggawa Smabul. Juno Dante tampil gemilang dengan double-double lewat 10 poin dan 10 rebound, disusul Tristan Sura Prawara yang mengemas 11 poin dan 7 rebound. Sementara, Muhammad Sam’un Han menjadi pencetak poin terbanyak dengan 14 poin dan 6 rebound, serta Evan Fadilah Sutarman yang tampil solid menyumbang 2 poin dan 10 rebound. Keberhasilan Smabul menjuarai kompetisi dari status runner-up grup menjadi penebusan sempurna usai dua kali selalu terjegal di babak Fantastic Four pada edisi 2023 dan 2025. Usai laga, suasana haru dan bahagia tak terbendung di kubu Smabul. Kepala Pelatih Smabul, Coach Bisma Sabda Imanissi, mendedikasikan juara perdana ini sebagai kado ulang tahun paling berharga untuk sang ibu, sekolah, serta seluruh pendukung Smabul. “Selamat ulang tahun ibu saya, jadi champion ini pertama saya persembahkan untuk ibu saya, untuk sekolah, untuk bapak ibu guru di sekolah, untuk orang tua anak-anak, untuk semua pendukung Smabul,” tutur Coach Bisma penuh emosi. Mengenai strategi mematikan di lapangan, Coach Bisma membeberkan bahwa kunci utama meredam keperkasaan Smasa terletak pada ketatnya team defense untuk menghentikan skema transisi cepat lawan. “Saya antisipasi transisi mereka, karena dari game-game sebelumnya Smasa transisinya bagus. Saya nekankan ke anak-anak, kalau good offense win the game, tapi good defense win the championship. Dan anak-anak bisa membuktikan itu,” ungkapnya. Ia selalu menekankan bahwa serangan yang baik bisa memenangkan pertandingan, tetapi pertahanan yang kokohlah yang akan memenangkan gelar juara. Perjalanan Smabul musim ini bak cerita penebusan. Sebelum musim ini berjalan, Coach Bisma bahkan sempat mengajak anak-anak asuhnya menonton film dokumenter basket Redeem Team untuk membakar mentalitas bertanding. “Waktu pre-season saya ajak nonton film di Netflix judulnya Redeem Team. Itu penebusan. Menceritakan USA kalah di 2004 tapi bisa comeback di Olimpiade 2008. Dan ternyata itu terbayar. Tema hari ini penebusan,” tambah Coach Bisma. Usaha keras itu terbayar tuntas di panggung final. Sebagai jawara baru wilayah East Java-South, SMAN 1 Bululawang kini berhak melenggang ke Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship di DBL Arena Surabaya. Nantinya, mereka akan menantang para juara dari region lain dengan semangat nothing to lose dan prinsip bahwa setiap laga adalah partai final.

Timnas U-20 Ditahan Imbang Malaysia pada Laga Pembuka

Timnas Indonesia U-20 vs Timnas Malaysia Timnas U-20

Timnas Indonesia U-20 harus berbagi poin dengan Malaysia setelah pertandingan pertama Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 berakhir tanpa gol di Stadion Nasional Laos, Senin 31 Agustus 2026. Pada awal pertandingan, Malaysia tampil cukup agresif. Dalam 15 menit pertama, mereka lebih banyak menguasai permainan dan berani menerapkan garis pertahanan tinggi untuk menekan pergerakan Garuda Muda. Indonesia perlahan mulai keluar dari tekanan. Peluang sempat tercipta pada menit ke-19 melalui Nazriel Alvaro, namun tembakannya masih melambung di atas gawang Malaysia. Selepas itu, pertandingan berjalan lebih alot. Kedua tim sama-sama bermain hati-hati dan berusaha mencari celah untuk membongkar pertahanan lawan. Hingga turun minum, belum ada gol yang tercipta. Garuda Muda berupaya meningkatkan intensitas permainan pada paruh kedua. Skuad asuhan Nova Arianto tampil lebih dominan dan beberapa kali menekan pertahanan Malaysia, namun belum mampu mengonversi peluang menjadi gol. Peluang melalui tendangan jarak jauh sempat diciptakan Welber Jardim pada menit ke-65, tetapi sepakannya masih melebar dari sasaran. Tekanan Indonesia kemudian semakin meningkat. Rafi Rasyiq hampir membuka keunggulan setelah melepaskan tembakan yang berhasil diamankan kiper Malaysia, Faez Iqhwan. Pada menit ke-74, Indonesia kembali memiliki kesempatan saat masuk ke area pertahanan Malaysia dengan situasi yang menjanjikan. Namun, peluang tersebut belum dapat dimaksimalkan. Dua menit berselang, Rafi Rasyiq menerima umpan terobosan dari M. Isfandyar dan berhadapan langsung dengan kiper. Sayangnya, penyelesaian akhir Rafi masih mampu diblok Faez Iqhwan. Indonesia terus mencari gol hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan. Muhamad Ibrah juga mendapatkan kesempatan dari situasi kemelut di kotak penalti, tetapi sepakannya melambung di atas mistar. Peluang emas kembali hadir pada menit ke-79 ketika terjadi kesalahan dari lini belakang Malaysia. Irpan Abadi mencoba memanfaatkan bola yang berada di depan gawang, tetapi sundulannya masih tipis melewati mistar. Laga berakhir dengan skor 0-0. Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia U-20 dan Malaysia sama-sama mengamankan satu poin pada pertandingan pembuka Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Tertinggal 21 Poin, Smariduta Bangkit dan Pertahankan Gelar Juara DBL Madiun

Upaya layup salah satu pemain Smariduta di partai final DBL Madiun yang berlangsung Jumat, 28 Agustus 2026 di GOR Wilis Madiun

Smariduta (sebutan SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung) berhasil mengawinkan gelar juara Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West. Kepastian ini didapat setelah tim putra mereka berhasil meraih kemenangan di partai final. Putra Smariduta menang atas Smada Madiun (sebutan SMAN 2 Madiun) di laga final dengan skor 72-61. Ini jadi laga paling berat Smariduta selama melantai di DBL Madiun sejak 2023. Yup, biasanya, Smariduta selalu menang di partai final dengan selisih lebih dari 20 poin. Tahun ini, Smada berhasil memberikan perlawanan yang luar biasa. Yup, sejak kuarter awal, Smada langsung memberi kejutan kepada sang juara bertahan (Smariduta). Smada Madiun langsung bermain cepat dan efektif. Mereka bahkan berhasil unggul tujuh poin di babak pertama (21-28). Keunggulan Smada berlanjut di kuarter ketiga. Ervyno Surya dan kawan-kawan bahkan berhasil melebarkan jarak keunggulan. Bahkan, di pertengahan kuarter ketiga, anak-anak Smada Madiun unggul 21 poin. Ya, unggul 21 poin dari sang juara bertahan. Untuk kali pertama dalam perjalanan final Smariduta, mereka tertinggal dua digit angka hingga kuarter ketiga usai. Memasuki kuarter keempat, anak-anak Smada Madiun tak mengendurkan serangan. Mereka tetap menyerang. Poin Smariduta langsung dibalas dengan serangan cepat efektif. Memasuki pengujung kuarter akhir, anak-anak Smada Madiun bermain kurang tenang. Alih-alih memainkan tempo agar tak gampang kehilangan bola dan menghabiskan shotclock, Smada Madiun tetap menyerang namun kurang tenang. Melihat Smada Madiun yang hilang arah, Smariduta pelan-pelan mengejar. Poin demi poin mereka ciptakan. Ketika waktu tersisa dua menit, anak-anak Smariduta melaju sembilan poin tanpa balas. Puncaknya ada di tangan Naza Excellino yang berhasil memanfaatkan umpan Elvandy Rayhan. Tembakan dua angka Naza Excellino membuat skor imbang (61-61). Membuat laga final berlanjut ke babak overtime. Ini jadi final overtime pertama DBL Madiun sejak bergulir pada 2022. Di babak overtime, anak-anak Smariduta menggila. Andhika Agung dan kawan-kawan melaju 11 poin tanpa balas di babak tambahan waktu ini. Untuk kali pertamanya sepanjang laga, Smariduta memegang kendali permainan. Sebaliknya, Smada Madiun kehilangan arah. Mereka memang bisa menyerang tapi tembakannya tak ada yang masuk ke dalam keranjang. Padahal, di kuarter satu sampai tiga, Smada Madiun terus-terusan menghujani pertahanan Smariduta dengan tembakan-tembakan yang tepat sasaran. Magazha Farrel, pemain Smariduta menjadi pengumpul angka terbanyak dengan 17 poin dan 9 rebound. Andhika Agung menyusul di belakang dengan 15 poin dan 7 steal. Elvany Rayhan menutup daftar dengan raihan dobel-dobel 10 poin dan 13 rebound. Di skuad Smada Madun, Ervyno Surya dan Bima Arya Dewa mengemas masing-masing 17 poin. Rasanya, bagi Smariduta ini bukan hanya sekadar gelar juara. Bukti bahwa setiap kemungkinan bisa terjadi bagi siapa saja yang percaya. Bayangkan, selalu tertinggal sejak tepis mula dan tertinggal 20 poin di kuarter ketiga, anak-anak Smariduta berhasil membalikkan keadaan. Menyamakan kedudukan dan berbalik unggul.

Akhiri Puasa Gelar, Putri Smariduta Jadi Juara di DBL Madiun 2026

Aksi salah satu pemain Smariduta di partai final DBL Madiun 2026

SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung berhasil melancarkan misi revans di partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West. Laga final melawan SMKN 2 Boyolangu yang berlangsung di GOR Wilis Madiun pada Jumat, 28 Agustus 2026, berhasil dimenangkan oleh Smariduta dengna skor akhir 33-17. Musim lalu putri Smariduta tumbang oleh SMKN 2 Boyolangu di partai puncak. Tahun ini mereka berhasil membalaskan dendam dan merusak rencana SMKN 2 Boyolangu untuk back-to-back champion. Kemenangan anak-anak Smariduta sudah terlihat sejak kuarter awal. Mereka berhasil membuat anak-anak SMKN 2 Boyolangu hanya mencetak total 12 poin pada kuarter satu dan kuarter dua. Sebaliknya, putri Smariduta berhasil mengemas 20 poin pada babak pertama. Keunggulan tersebut berhasil dijaga oleh putri Smariduta ketika memulai kuarter ketiga dan keempat. Mereka memang mulai mengurangi intensitas menyerang. Tapi, anak-anak SMKN 2 Boyolangu juga tak menemukan jawaban untuk mengejar ketertinggalan. Ini dikarenakan poros serangan SMKN 2 Boyolangu ada di tangan Aura Putri Khalila. Sang pemain dijaga ketat oleh anak-anak Smariduta. Beberapa kali Aura kesulitan mencari ruang tembak dan memaksakan untuk mengeksekusi serangan sendiri. Sebaliknya, anak-anak Smariduta punya banyak opsi untuk mencetak angka. Lima pemain utama mereka berperan dalam membuat poin. Bahkan, Smariduta juga punya senjata rahasia. Adalah Azna Ali Hasan, senter Smariduta, yang mengemas 10 poin dan 5 rebound selama 13 menit bermain. Di laga final, Azna berangkat dari bangku cadangan. Ia banyak membantu ketika Smariduta buntu dalam menyerang. “Target kita tahun ini ingin jadi juara DBL Madiun lagi. Mempertahankan juara pokoknya,” ucap Faizah Adilah Sari, pemain Smariduta. Kemenangan ini juga membuat coach Agung Prasetyo mengantungi dua piala DBL. Musim lalu sang pelatih berhasil mengangkat piala bersama SMKN 2 Boyolangu. Musim ini ia menjadi salah satu kunci di balik kemenangan Smariduta. Pada laga final, SMKN 2 Boyolangu bisa dibilang lebih tenang ketimbang Smariduta. Ada 48 kali kesalahan yang diciptakan anak-anak Smariduta. Sedangkan putri SMKN 2 Boyolangu hanya membuat 44 kesalahan sepanjang empat kuarter. Akurasi tembakan menjadi tugas yang harus segera dibenahi oleh skuad SMKN 2 Boyolangu. Beberapa kali mereka terburu-buru dalam mengeksekusi serangan atau tembakan. Felicia Frederica hanya memasukkan 7 dari 60 kali percobaan menembak. Kemenangan ini membuat Smariduta berbuka puasa dengan gelar juara. Yup, terakhir kali mereka mengangkat piala DBL Madiun ada pada musim 2023. Plus membuka peluang mengawinkan gelar DBL Madiun musim ini.

Petarung Indonesia Bilal Hasan menang KO pada debut UFC

Bilal Hasan

Petarung Indonesia kelahiran Amerika Serikat, Bilal Hasan, menang knockout (KO) atas wakil Peru Nilson Rojas pada laga debutnya di UFC yang berlangsung di Shanghai, China, Sabtu. Dikutip dari UFC, Bilal mampu menjatuhkan lawannya di kelas terbang (flyweight) itu pada ronde kedua dengan pukulan tangan kanan. Hasil tersebut membuat catatan profesional bela diri campuran (MMA) Bilal berada di rekor 10-0 (10 kali menang tanpa kalah), dengan satu di antaranya berstatus no contest. Jika dirinci, dari 10 kemenangan itu, hanya sekali Bilal menang angka. Selebihnya, empat kali dia menang TKO, empat kali KO dan sisanya menyelesaikan laga dengan kuncian. Pada pertandingan kontra Rojas, Bilal tampil agresif dan dominan dalam melakukan serangan. Dari awal ronde pertama, petarung berusia 25 tahun itu menekan lawan dengan serangan variatif yang bertubi-tubi. Tendangan, pukulan dan serangan lutut Bilal menyudutkan Rojas, yang sebelum laga tersebut belum terkalahkan dari sembilan pertandingan profesionalnya di MMA. Bilal, yang membuat satu takedown berhasil pada ronde itu, menggoyahkan pertahanan Rojas yang mesti berlaga dengan muka berdarah. Namun, ronde pertama berakhir tanpa pemenang. Ronde kedua, Rojas sempat menjatuhkan Bilal dengan tendangannya pada detik ke-40. Bilal mampu bangkit seketika dan kembali memasang kuda-kuda tanda siap melanjutkan pertarungan. Bilal, yang mengurangi intensitas serangannya pada ronde tersebut terus, mencari cara untuk menumbangkan lawan. Hasilnya terlihat selepas dua menit ronde itu bergulir, di mana gerakan tipuan atlet berjuluk “The Indoninja” tersebut pada akhirnya membuat Rojas telentang di arena. Bilal mulanya menggerakkan tangan kiri seolah-olah akan melakukan jab. Rojas yang melihat hal itu spontan menunduk untuk melindungi muka dan tubuhnya. Situasi tersebut membuka sisi kiri wajahnya terbuka. Bilal pun dengan cerdik menghujamkan pukulan lurus dengan tangan kanan yang tepat berlabuh di dagu Rojas. Sang lawan terjatuh dan wasit langsung menghentikan pertandingan. Statistik UFC memperlihatkan, atlet berusia 25 tahun tersebut melepaskan total 56 serangan masuk ke tubuh Rojas sepanjang laga, dari 137 kali percobaan. Dari 56 itu, 53 di antaranya dinilai signifikan oleh UFC. Rojas, cuma menghujamkan 37 serangan (33 di antaranya signifikan) dari 70 kali percobaan. Bilal unggul pula di serangan ke kepala yang akurasinya mencapai 52 persen, sementara Rojas 51 persen.

Indonesia Tergabung di Grup A pada Kualifikasi Piala Asia U-17 2027

Tim Nasional Indonesia U17

Garuda Muda akan bersaing dengan tuan rumah Myanmar, Afghanistan, Filipina, dan Kamboja untuk memperebutkan tiket menuju putaran final tahun depan. Hasil tersebut seusai Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menggelar drawing Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 di AFC House, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis 27 Agustus 2026. Indonesia menempati Pot 1 bersama Thailand, Uni Emirat Arab, Oman, Yaman, India, dan Iran. Penentuan pot dilakukan berdasarkan perolehan poin AFC dari tiga edisi terakhir turnamen. Sebanyak 35 negara peserta kemudian dibagi ke dalam tujuh grup. Masing-masing grup terdiri dari lima tim yang berasal dari lima pot berbeda. Di Grup A, Indonesia menjadi satu-satunya wakil dari Pot 1. Myanmar, Afghanistan, Filipina, dan Kamboja melengkapi komposisi grup. Indonesia akan menghadapi tiga negara Asia Tenggara, yakni Myanmar, Filipina, dan Kamboja. Sementara itu, Afghanistan menjadi satu-satunya lawan dari luar kawasan Asia Tenggara di Grup A. Jelang menghadapi persaingan tersebut, Timnas Indonesia U-17 tengah menjalani rangkaian persiapan. Sebanyak 24 pemain dipanggil untuk memperkuat skuad asuhan David Nascimento sekaligus mematangkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027. Sebagai bagian dari persiapan, Indonesia sudah menjalani uji coba internasional diantaranya melawan Malaysia pada bulan Juli lalu dan Uzbekistan bulan Agustus ini. Laga uji coba internasional menjadi bagian penting dari proses pembentukan dan pematangan tim sebelum memasuki persaingan resmi. Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 akan menggunakan format single round-robin. Seluruh pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 8-20 November 2026. Hanya juara dari masing-masing grup yang berhak lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2027 di Uzbekistan. Tujuh juara grup tersebut akan bergabung dengan sembilan negara yang telah lebih dahulu memastikan tempat di putaran final setelah lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Kesembilan negara tersebut adalah Uzbekistan, Australia, Arab Saudi, Tajikistan, Jepang, China, Vietnam, Korea Selatan, dan Qatar.

Timnas bola basket Indonesia tundukkan Singapura

Timnas bola basket Indonesia

Tim nasional (timnas) bola basket Indonesia mengawali perjalanan pada Ronde 1 Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 dengan berhasil menundukkan Singapura dengan skor 80-54 di Arena Seremban, Malaysia, Jumat. Berdasarkan statistik Federasi Bola Basket Internasional (FIBA), Indonesia langsung mendapat perlawanan sengit dari Singapura pada awal pertandingan, ketika Zachary Jian-Kai Helzer membuka skor melalui tembakan dua angka. Namun, Dame Diagne segera menyamakan kedudukan dan menjadi momentum kebangkitan skuad Garuda. Setelah skor imbang, Indonesia mengambil kendali permainan dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan 18-6. Tim yang dilatih David Singleton kemudian mempertahankan tekanan pada kuarter kedua, sehingga Singapura kesulitan mengembangkan permainan. Indonesia menambah 22 poin pada kuarter kedua, sedangkan Singapura hanya mampu mencetak delapan angka. Keunggulan Indonesia pun semakin jauh dengan skor 40-14 guna menutup kuarter kedua. Usai halftime, Singapura mulai memperbaiki performa dengan mencetak 14 poin. Tetapi Yudha Saputera dan kawan-kawan tetap mampu menjaga konsistensi, sehingga menambah 17 poin dan kembali lewat skor 57-28. Pada kuarter terakhir atau keempat, Singapura tampil lebih agresif dengan menghasilkan 26 poin, alias menjadi catatan terbanyak mereka dalam satu kuarter sepanjang pertandingan. Meski begitu, Tim Merah Putih tetap mampu merespons dengan tambahan 23 angka guna memastikan kemenangan 80-54. Yudha selaku guard menjadi pencetak angka terbanyak untuk Indonesia dengan torehan 16 poin, satu rebound, dan tiga asis. Lalu Rio Disi menyusul dengan 15 poin, empat rebound, dan empat asis. Kemenangan tersebut menempatkan Indonesia di puncak klasemen sementara Grup C dengan raihan dua poin. Indonesia tergabung bersama Singapura, Hong Kong, dan tuan rumah Malaysia dalam grup tersebut. Indonesia selanjutnya menghadapi Hong Kong pada Minggu (30/8), kemudian bertemu Malaysia sehari berikutnya. Skuad tersebut memiliki waktu sehari untuk melakukan pemulihan (recovery).

Indonesia akui ketangguhan Iran dalam perempat final AVC Continental

Tim nasional bola voli putri Indonesia

Tim nasional bola voli putri Indonesia terpaksa mengakui ketangguhan timnas Iran, 1-3 (25-19, 16-25, 12-25, dan 17-25) dalam babak perempat final AVC Continental 2026. Kekalahan ini sekaligus membuat langkah tim asuhan Marcos Sugiyama gagal untuk bisa merebut gelar juara turnamen antar negara se-Asia ini. Selain itu, tim Srikandi juga tidak bisa mempertahankan performa impresifnya kala bersua Iran yang dalam dua pertemuan terakhir mampu memetik kemenangan. Memulai set pertama, Indonesia langsung tampil begitu agresif dan menerapkan skema permainan cepat untuk membongkar blok dari Iran. Kejar-mengejar poin terjadi hingga Indonesia mampu mengungguli Iran memasuki pertengahan set, 15-13. Kedudukan sempat berimbang, tapi daya juang tim Srikandi begitu spartan hingga mencetak tujuh poin beruntun untuk menutup 25-19. Pada set kedua, Indonesia tidak mengendurkan serangan dan terus mendulang poin demi poin. Hingga memasuki kedudukan berimbang 13-13. Iran mampu tampil lebih menjanjikan dengan mengukir lima poin beruntun di penghujung set untuk memetik kemenangan 25-16. Di set ketiga, tim Srikandi tampil dengan intensitas yang jauh lebih menurun dibandingkan dengan dua set sebelumnya. Permainan Mediol Yoku dan kawan-kawan kerap terbaca oleh rapatnya pertahanan Iran. Iran mampu unggul jauh sepuluh poin, 16-6. Dalam posisi tertinggal, Indonesia begitu kesulitan untuk bisa mengejar Iran hingga harus menyerah 12-25. Dalam set keempat, tim Srikandi tak kunjung bisa menemukan solusi atas sejumlah serangan yang kerap terbaca dan dipatahkan lawan. Hasilnya Iran bermain jauh lebih nyaman dan mampu mendulang angka demi angka untuk unggul delapan poin 16-8. Pelatih Marcos Sugiyama mencoba memutar otak untuk mengganti variasi serangan hingga membuat kedudukan sempat diperkecil. Namun Iran yang bermain jauh lebih rapi akhirnya menutup kemenangan lewat 25-17.

Janice Tjen/Piter terhenti di perempat final Monterrey Open

Janice Tjen dan Katarzyna Piter

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen dan rekannya dari Polandia, Katarzyna Piter, terhenti pada perempat final ganda putri Monterrey Open 2026 setelah kalah 6-7(6), 6-1, 8-10 dari Maya Joint/Yifan Xu dalam pertandingan yang ditentukan melalui match tie-break di Club Sonoma, Monterrey, Meksiko, Kamis WIB. Pertandingan berlangsung ketat sejak set pertama. Kedua pasangan harus memainkan tie-break setelah kedudukan 6-6, sebelum Joint/Xu merebut set pembuka itu. Janice/Piter kemudian bangkit pada set kedua. Mereka tampil dominan dengan tiga kali mematahkan servis lawan untuk merebut set 6-1 dan memaksa pertandingan ditentukan melalui super tie-break. Pada set penentuan, persaingan kembali berjalan ketat sebelum Joint/Xu mengamankan dua poin terakhir untuk menang 10-8 guna mencapai semifinal. Janice/Piter pun terhenti setelah membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan kedua dari China, Xinyu Jiang/Shuai Zhang, dengan 6-2, 6-7(7), 10-7. Janice dan Piter menjuarai Guangzhou Open 2025 dan Hobart International 2026. Di Hobart, mereka menundukkan Magali Kempen/Anna Siskova dengan 6-2, 6-2 pada final. Kekalahan ini mengakhiri perjalanan Janice di Monterrey setelah juga tersingkir dari nomor tunggal akibat kalah 4-6, 3-6 dari petenis Ukraina Yuliia Starodubtseva pada babak kedua.

17 kampus bersaing dalam “Campus League Badminton Regional Semarang”

Campus League Badminton Regional Semarang

Sebanyak 17 kampus bersaing sengit pada ajang “Campus League Badminton Regional Semarang” yang berlangsung di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, Semarang, 26-29 Agustus 2026. Ketua Pengprov Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Tengah, Akhmad Khafidz Basri Yusuf, di Semarang, Jumat malam, memberikan apresiasi atas bergulirnya musim perdana Campus League Badminton Regional Semarang. Ia menyebutkan tidak kurang dari 149 atlet mahasiswa dari 17 perguruan tinggi berkompetisi, baik secara individu maupun permainan team. Persaingan kian sengit lantaran Regional Semarang juga diikuti perguruan tinggi asal kota lain yang tak kalah berprestasi, yaitu Yogyakarta, Surabaya, Surakarta, Purwokerto, hingga Makassar. Kampus dari Semarang, yakni Undip, Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Semarang (USM), Unika Soegijapranata, dan Universitas Terbuka Semarang. Dari Surabaya yang mengirimkan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Surabaya. Dari Yogyakarta ada Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Universitas Islam Indonesia. Kemudian Solo ada tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Sebelas Maret, Universitas Tunas Pembangunan, dan Universitas Pignatelli Triputra, serta dua peserta lainnya adalah Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto dan Universitas Hasanuddin Makassar. Dengan dipertandingkannya badminton sebagai salah satu cabang olahraga di Campus League, kata dia, akan memberikan angin segar dan semangat baru bagi kompetisi badminton Indonesia, khususnya di tingkat perguruan tinggi. “Ini baru pertama kali diadakan di Jawa Tengah. Kami berharap ajang ini bisa menjadi pintu masuk untuk menjalin hubungan yang lebih kuat antara PBSI dengan universitas,” katanya. Ia berharap program pembinaan bulutangkis di tingkat universitas dapat lebih ditingkatkan dengan adanya Campus League tersebut. Campus League Badminton Regional Semarang juga melakukan inovasi dengan menerapkan sistem skor terbaru dari Badminton World Federation (BWF). Kategori perseorangan, pertandingan dimainkan dengan format best of three games hingga 15 poin (15×3), sedangkan kategori beregu menggunakan format best of three sets dengan sistem relay point dan target 55 poin kumulatif, sesuai regulasi terbaru BWF. “Sistem ini menuntut pemain untuk langsung tampil dengan intensitas tinggi sejak awal pertandingan, tanpa banyak ruang supaya bisa membaca permainan lawan seperti di format poin sebelumnya,” katanya. Pada Jumat ini, Campus League Badminton Regional Semarang memainkan pertandingan perebutan peringkat tiga kategori perorangan, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan 3 vs 3.

12 pemain Indonesia hadapi pada pra-kualifikasi FIBA Asia Cup 2029

Pebasket timnas u18 Indonesia

Tim nasional bola basket putra Indonesia membawa 12 pemain untuk menghadapi ajang FIBA Asia Cup 2029 Pre-Qualifiers Round 1 di Seremban, Malaysia, yang akan berlangsung pada 28-31 Agustus 2026. Sebanyak 12 pemain tersebut dipilih setelah menjalani rangkaian pemusatan latihan sebagai persiapan menghadapi tiga pertandingan pada babak pra-kualifikasi tersebut. Berdasarkan daftar yang diumumkan Timnas Basket Indonesia melalui akun Instagram resminya, Selasa, enam pemain yang sudah beberapa kali memperkuat timnas dalam pertandingan dan turnamen resmi FIBA menjadi bagian dari skuad, yakni Yudha Saputera, Reza Guntara, Ali Bagir, Hendrick Yonga, Pandu Wiguna, dan Kelvin Sanjaya. Selain itu, Rio Disi kembali dipercaya memperkuat timnas senior setelah menjalani debut pada 2025. Pemain yang menyandang predikat MVP lokal IBL tersebut akan menjadi salah satu opsi Indonesia dalam menghadapi persaingan di Grup FIBA Asia Cup 2029 Pre-Qualifiers Round 1. Empat pemain lainnya, yakni Antoni Erga, Argus Sanyudy, Fhirdan Guntara, dan Dame Diagne, akan menjalani debut bersama timnas senior Indonesia dalam pertandingan resmi FIBA. Sementara itu, Anthony Beane Jr. melengkapi komposisi tim sebagai pemain naturalisasi. Indonesia akan memulai perjuangan dengan menghadapi Singapura pada Jumat (28/8) pukul 15.00 waktu setempat di Karisma Arena, Seremban. Selanjutnya, tim Merah Putih bertemu Hong Kong pada Sabtu (30/8) pukul 15.00, sebelum menutup rangkaian pertandingan melawan tuan rumah Malaysia pada Minggu (31/8) pukul 18.00. Keikutsertaan pada ajang tersebut menjadi bagian dari agenda internasional timnas bola basket putra Indonesia sebelum menghadapi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Jepang. Sebelumnya, Managing Director Badan Tim Nasional (BTN) DPP Perbasi, Jeremy Imanuel Santoso mengatakan Indonesia menargetkan lolos dari fase penyisihan grup Asian Games 2026 meski berada satu grup dengan tim-tim kuat seperti Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi. Indonesia dijadwalkan tampil pada cabang olahraga bola basket 5×5 putra Asian Games 2026 yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober.

Pontianak IC 2026 Siap Hadirkan Persaingan Sengit

Konferensi Pers Polytron Pontianak Internatonal Challenge 2026

Kota Pontanak bersiap menjadi tuan rumah ajang bulutangkis internasional. Polytron Pontianak Internatonal Challenge 2026 sudah mulai berlanagsung hari ini, Selasa (25/8) di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat. Kejuaraan ini merupakan kolaborasi antara Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) dan Pengprov PBSI Kalimantan Barat, serta mendapat dukungan penuh dari Polytron sebagai sponsor utama. Turnamen ini merupakan bagian dari kalender resmi Badminton World Federa6on (BWF) dengan kategori Interna6onal Challenge dan menyediakan total hadiah sebesar US$20.000. Ketua Panitia Pelaksana Polytron Pontianak International Challenge 2026, Yuni Kartika, mengatakan bahwa turnamen ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak sekaligus wujud komitmen untuk menghadirkan kompetisi internasional di daerah. “Kami merasa bangga dan bersyukur Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan bulutangkis internasional yang masuk dalam kalender BWF. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi panggung bagi para atlet untuk berkompetisi, mengembangkan kemampuan, dan mengumpulkan poin peringkat dunia, tetapi juga kami harapkan dapat menjadi bagian dari perjalanan lahirnya talenta-talenta baru yang kelak mampu bersinar di panggung bulutangkis dunia. Di sisi lain, kami berharap penyelenggaraan turnamen ini memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong perkembangan olahraga, pariwisata, dan perekonomian daerah, sekaligus memperkenalkan kota Pontianak,” ujar Yuni Persaingan Polytron Pontanak Internatonal Challenge 2026 dipastikan berlangsung menarik dengan kehadiran peserta dari 17 negara. Selain Indonesia sebagai tuan rumah, peserta dari negara lain adalah Chinese Taipei, India, Malaysia, Thailand, Australia, Brunei Darussalam, Korea, Selandia Baru,Inggris, Jepang, Slovakia, Singapura, Kanada, Amerika Serikat, Prancis dan Portugal. Dari data peserta, Indonesia menjadi negara dengan jumlah entri terbanyak, disusul India, Chinese Taipei, Malaysia, Thailand dan Singapura. Kehadiran pemain dari berbagai negara diharapkan menghadirkan persaingan kompe66f sekaligus memberikan pengalaman bertanding yang berharga bagi para atlet Indonesia. Ketua Pengprov PBSI Kalimantan Barat Joko Sularso, S.H., mengatakan penyelenggaraan turnamen internasional ini juga menjadi momentum penting bagi Kalimantan Barat untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah kejuaraan olahraga bertaraf internasional. “Penyelenggaraan Polytron Pontianak International Challenge 2026 dan POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026 menjadi momentum penting bagi Kalimantan Barat untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah kejuaraan bulutangkis bertaraf internasional. Kehadiran atlet, pelatih, ofisial, dan tamu dari berbagai negara merupakan sebuah kehormatan sekaligus kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan Pontianak dan Kalimantan Barat kepada dunia. Kami berharap kedua turnamen ini dapat berlangsung aman, lancar, dan sukses, sekaligus memberikan manfaat bagi perkembangan bulutangkis serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan daerah. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan memberikan dukungan dalam mewujudkan penyelenggaraan dua ajang internasional ini,” kata Joko Persaingan juga semakin menarik dengan tampilnya sejumlah wakil andalan Indonesia. Mereka akan memanfaatkan turnamen ini untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengumpulkan poin ranking BWF. Di sektor tunggal putra, Indonesia akan menurunkan Richie Duta Richardo, Bismo Raya Oktora, Dendi Triansyah, Chris6an Adinata, dan Chico Aura Dwi Wardoyo. Sementara itu di sektor tunggal putri, Chiara Marvella Handoyo dan Dalila Aghnia Puteri. Pada sektor ganda putra, Indonesia akan diperkuat pasangan Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino, Dexter Farrell/Anselmus Breagit Fredy Prasetya, serta Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo dan sektor ganda putri diwakili Si6 Sarah Azzahra/Velisha Chris6na, Ester Nurumi Tri Wardoyo/Lanny Tria Mayasari, Halifia Usni Pra6wi/Selsi Josika. Sementara itu, pada sektor ganda campuran, Indonesia akan menurunkan Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran, M. Nawaf Khoiriyansyah/Nahya Muhyifa, serta Verrell Yus6n Mulia/Bernadine Anindiya Wardana. Kehadiran para wakil Indonesia tersebut diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Pon6anak. Penonton 6dak hanya dapat menyaksikan persaingan pemain dari berbagai negara, tetapi juga memberikan dukungan langsung kepada para wakil Indonesia yang tampil di hadapan publik tuan rumah. Bagi PP PBSI, penyelenggaraan turnamen internasional di Pon6anak menjadi bagian dari komitmen untuk memperluas kompe6si berkualitas ke berbagai daerah sekaligus memberikan kesempatan kepada para pemain Indonesia untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level internasional. Kehadiran para pemain dari berbagai negara juga diharapkan dapat memberikan atmosfer kompe6si internasional bagi masyarakat Kalimantan Barat, sekaligus menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda di daerah untuk terus berkembang dan mengejar prestasi di 6ngkat nasional maupun internasional. Dukungan Polytron sebagai sponsor utama menjadi bagian penting dalam menghadirkan turnamen ini. Keterlibatan Polytron merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam memajukan olahraga nasional, khususnya bulutangkis yang telah menjadi salah satu sumber kebanggaan Indonesia di panggung dunia. Kenny Meigar, Public Relations Manager Polytron menegaskan komitmen Polytron untuk terus mendukung perkembangan olahraga nasional, khususnya bulutangkis, sekaligus memberikan ruang bagi para atlet Indonesia untuk terus berkembang dan mengukir prestasi di panggung internasional. “Dukungan kami terhadap Polytron Pontianak International Challenge 2026 merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam memajukan olahraga nasional, khususnya bulutangkis yang telah menjadi salah satu sumber kebanggaan Indonesia di panggung dunia. Kami berharap kehadiran Polytron dapat memberikan dukungan positif bagi para atlet sekaligus memperkuat semangat kebersamaan untuk terus melangkah dan menciptakan kebanggaan bagi Indonesia. Karena kebanggaan tidak hanya lahir dari podium, tetapi juga dari setiap langkah dan perjuangan untuk terus memberikan yang terbaik bagi negeri,” ujar Kenny. Selain menghadirkan pertandingan berkualitas, masyarakat Pon6anak dan sekitarnya juga dapat menyaksikan langsung aksi para pebulutangkis internasional dengan harga 6ket yang terjangkau. Tiket Polytron Pon6anak Interna6onal Challenge 2026 dibanderol dengan harga yang sama dari babak awal hingga babak final dengan harga Rp20.000, dan se6ap pembelian 6ket akan mendapatkan voucher makanan dan minuman senilai Rp10.000. Tiket dapat dibeli melalui tiket.com dan juga pembelian langsung di Tiket Box GOR Terpadu A Yani yang akan dibuka 120 menit (2 jam) sebelum pertandingan dimulai. Dengan harga tiket yang ekonomis, penyelenggara berharap antusiasme penonton untuk hadir langsung di GOR Terpadu Ahmad Yani semakin tinggi. Dukungan penonton dari tribun diharapkan turut menciptakan atmosfer pertandingan yang meriah sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat Pontianak dalam menyaksikan pertandingan bulutangkis internasional secara langsung. Sementara itu, untuk para pecinta bulutangkis yang tidak dapat hadir untuk menyaksikan langsung pertandingan bulutangkis di GOR Terpadu Ahmad Yani tetap dapat mengikuti keseruan Polytron Pontianak International Challenge 2026 melalui siaran langsung di iNews TV yang akan ditayangkan pada hari Sabtu, 29 Agustus (semifinal) dan Minggu, 30 Agustus (final mulai pukul 13.00 WIB.

PBPI Gelar Kejuaraan Padel Internasional Pertama di Bali

FIP Silver & FIP Promises Bali

Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) merampungkan gelaran FIP Silver dan FIP Promises Bali di Island Sports, Bali. Ajang ini menandai kali pertama turnamen level FIP Silver diselenggarakan di Indonesia untuk memperkuat ekosistem olahraga padel nasional. Sebanyak 238 atlet dari 32 negara berpartisipasi dalam ajang senior FIP Silver, seperti dilaporkan Detik Sport. Para peserta berasal dari berbagai negara dunia, termasuk Spanyol, Italia, Argentina, Portugal, Singapura, Jepang, Jerman, Brasil, Inggris, dan Thailand. Pasangan Marcos Gonzalez Blanco dari Spanyol dan Martin Abud sukses mengamankan gelar juara pada kategori putra. Sementara itu, gelar juara kategori putri diraih oleh pasangan asal Spanyol, Carla Fernandez Gonzalez dan Nerea Guerra Santana. Selain kategori senior, PBPI juga menggelar turnamen kelompok usia FIP Promises Bali sebagai langkah pembinaan atlet muda. Kompetisi tersebut diikuti oleh 276 atlet muda dari 10 negara, seperti Amerika Serikat, Malaysia, Italia, Inggris, Kazakhstan, Prancis, Rusia, Singapura, Kuwait, dan Jerman. Penyelenggaraan dua ajang ini menjadi strategi PBPI dalam memberikan pengalaman tanding internasional bagi atlet lokal sejak dini sekaligus membuka jalur kompetisi berkelanjutan dari tingkat junior hingga senior.

Bilal Hasan Menuju Panggung UFC

Bilal Hasan

Penggemar Ultimate Fighting Championship (UFC) boleh bangga. Sebab, Indonesia resmi punya wakil lagi di sana. Namanya Bilal Hasan. Bilal Hasan adalah petarung bela diri campuran (MMA) kelahiran Oahu, Hawaii, dari orang tua asal Jakarta. Pria yang memiliki julukan The Indo Ninja ini memulai kiprah profesionalnya pada Desember 2022 setelah sebelumnya mencatatkan rekor ciamik dan tak terkalahkan selama berkarier di level amatir. Salah satu pencapaiannya yang paling menonjol adalah saat dirinya sukses merebut sabuk gelar juara kelas ringan di kompetisi Cage Fury Fighting Championship (CFFC) pada September 2024. Kini, Bilal Hasan bersiap melakukan penampilan perdana di panggung bergengsi UFC Shanghai pada Sabtu (29/08/2026) mendatang. Ia resmi mendapatkan kontrak bertarung setelah tampil memukau di Dana White’s Contender Series (DWCS) Season 10 di Las Vegas, Amerika Serikat, di mana ia mengalahkan petarung asal India, Mridul Saikia. Kemenangan Bilal Hasan atas Mridul Saikia juga jadi pembicaraan lantaran didapat dengan cara yang ciamik. Atlet berusia 25 tahun tersebut memastikan kemenangan TKO spektakuler hanya dalam waktu 45 detik. Dengan pukulan lurus kanan yang akurat, Mridul Saikia pun tak berkutik di hadapannya. “Indonesia, terima kasih buat semua dukungannya. Alhamdulillah menang malam ini, insya Allah kita segera bertanding secepatnya,” kata Bilal. Nantinya, Bilal Hasan akan menghadapi Nilson Rojas di UFC Shanghai. Sudah pasti, pertarungan itu tidak akan mudah karena sang lawan mengantongi rekor impresif sembilan kemenangan beruntun tanpa satu pun kekalahan sepanjang karier profesionalnya. Bilal Hasan sekaligus membuat Indonesia kembali punya wakil di UFC setelah Jeka Saragih. Sebagaimana diketahui, Jeka Saragih adalah petarung pertama dari Indonesia yang berhasil mendapatkan kontrak resmi UFC dan mencatatkan rekor satu kali menang serta tiga kali kalah. Menariknya lagi, Bilal Hasan tidak hanya dipuji oleh publik Indonesia saja atas keberhasilannya melenggang ke panggung UFC. Dari luar negeri, pujian untuknya juga berdatangan. Adalah Presiden UFC, Dana White, yang memuji Bilal Hasan dengan mengaku bahwa ia sangat terkesan dengan talenta serta kepercayaan diri tinggi dari sang petarung. White menilai Bilal yang datang membawa ekspektasi besar telah berhasil membuktikan kemampuan terbaiknya di atas oktagon. “Dia datang dengan hype yang luar biasa, benar-benar membuktikan itu,” ucap White. Ia kini dijadwalkan untuk langsung menghadapi atlet tangguh asal Peru, Nilson Rojas, dalam pertarungan debutnya. Selain White, pujian juga datang dari legenda UFC, Henry Cejudo. Pujian itu diberikan karena Cejudo menilai Bilal Hasan tampil sangat baik di DWCS. “Kalian akan mengingat nama ini karena dia hanya butuh 45 detik untuk mengalahkan lawannya. Saya berbicara tentang Bilal Hasan,” ucap Cejudo melalui profil Instagram miliknya.