Kejuaraan Asia Junior 2024: Sukses Revans, Indonesia Tantang Korsel di Semifinal

Indonesia menantang Korea Selatan di semifinal turnamen BNI Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2024 setelah menundukkan Jepang 3-0. Pasangan Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadhan memastikan tim beregu campuran Indonesia melangkah ke semifinal setelah revans atas Jepang dengan skor 3-0. Dalam laga perempat final BAJC 2024 digelar di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Senin (1/7/2024), Anselmus/Pulung meraih kemenangan melawan ganda putra Jepang, Kenta Matsukawa/Yuto Nakashizu dengan skor 21-17, 12-21, 22-20. Dengan bermain tenang di penghujung laga, peringkat 266 dunia itu mampu mengembalikan kedudukan dan akhirnya menang dua gim langsung dalam tempo 56 menit. “Bersyukur sudah diberikan kemenangan di laga ini. Kami mencoba bermain lepas dan tetap tenang saat mendapat tekanan dari lawan,” ungkap Pulung. Dengan kemenangan tersebut, Anselmus/Pulung berhasil membalas dendam atas wakil Jepang yang pada laga sebelumnya mengalahkan mereka. Anselmus/Pulung menyerah 17-21, 21-19, 15-21 pada perorangan BNI Badminton Asia Junior Championships 2023. “Menghadapi pertandingan penentuan ada rasa tegang. Kami bermain lebih lepas dan nothing to lose untuk bisa tetap bermain konsisten,” ungkap Pulung. Dengan hasil ini, Indonesia memastikan diri meraih kemenangan dengan skor 3-0 atas Jepang di perempat final BAJC 2024. Sebelumnya Taufik Aderya/Rinjani Kwinara Nastine membuka kemenangan seusai mengalahkan ganda campuran Jepang, Rui Yamada/Aya Tamaki dengan skor 21-13, 21-18. Moh Zaki Ubaidillah memperlebar keunggulan menjadi 2-0 seusai mengatasi perlawanan tunggal putra Jepang, Kazumo Kawano dua gim langsung dengan skor 22-20, 21-12. Kemenangan ini membuat Indonesia revans atas Jepang setelah pada BNI Badminton Asia Junior Championships edisi 2023 kalah dengan skor 2-3 di final nomor beregu campuran. Rencananya, Bismo Raya Oktora dan kolega berhadapan melawan Korea Selatan di semifinal BAJC 2024 yang digelar Senin (1/7/2024) pukul 15.00 WIB. Pada pertandingan sebelumnya, tim beregu campuran tim Negeri Ginseng mengalahkan Uni Emirat Arab 3-0. Sumber: Berita Satu

AFF U-16: Bermain 10 Pemain, Indonesia Akui Keunggulan Australia

Tim U-16 Indonesia harus mengakui keunggulan Australia dengan skor 3-5 pada laga semifinal ASEAN U-16 Boys Championship 2024. Laga tersebut berlangsung di Stadion Manahan, Solo. Tiga gol Garuda Muda dicetak oleh Muhammad Zahaby Gholy pada menit ke-3′ serta 45′, dan Josh Holong menit ke-90+1′. Meski kalah, perjuangan Putu Panji dan kawan-kawan layak diapresiasi, apalagi harus bermain dengan 10 orang pemain sejak menit ke-28 setelah Raihan Sudrajat mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-27. “Kami tetap apresiasi kerja keras dan perjuangan pemain pada laga ini. Walaupun bermain dengan 10 pemain, tapi bisa bermain dengan baik. Mental pemain luar biasa,” kata pelatih Indonesia, Nova Arianto seusai laga. Nova menambahkan mengikuti turnamen ini menjadi pengalaman yang baik demi menghadapi kualifikasi Piala AFC U-17 2025 pada bulan Oktober mendatang. “Ya di sini saya bilang daya juang pemain saya secara mentality sangat-sangat luar biasa. Ini jadi pelajaran yang berharga buat pemain kami. Ini pelajaran yang baik buat pemain agar ke depannya bisa lebih baik dan berkembang terus,” tambahnya. Sementara itu, gelandang Daniel Alfrido mengatakan bahwa dia dan rekan-rekannya sudah berjuang maksimal pada laga ini. Apalagi meski bermain dengan 10 orang pemain masih mampu memberikan perlawanan yang luar biasa. “Pada laga tadi kita sudah bekerja keras meski harus mengalami kekalahan. Kami masih ada waktu untuk persiapan mengikuti Piala AFC U-17 mendatang serta bertemu Australia lagi dan tentunya ingin menang dari mereka,” kata Daniel. Dengan hasil ini, Indonesia akan melawan Vietnam pada laga perebutan tempat ketiga, Rabu (3/7) mendatang di Stadion Manahan, Solo. Vietnam pada laga semifinal sebelumnya kalah 1-2 dari Thailand.

Zhang Zhi Jie Meninggal Dunia Saat Pertandingan BAJC 2024

Kabar duka datang dari atlet bulu tangkis asal Tiongkok, Zhang Zhi Jie, yang meninggal dunia di usia muda. Zhang Zhi Jie menghembuskan napas terakhir nya pasca mengalami kolaps di lapangan saat pertandingan di Badminton Asia Junior Championships 2024 (BAJC 2024) pada Minggu (30/6/2024) malam WIB di DI Yogyakarta. Kemudian, berita ini cepat menyebar di media sosial. Berikut adalah kronologi meninggalnya Zhang Zhi Jie diumumkan oleh PBSI. Kronologi Meninggalnya Zhang Zi Jie Insiden tidak terduga ini terjadi saat pertandingan antara tim bulu tangkis Tiongkok melawan tim bulu tangkis Jepang. Sontak, Zhang Zi Jie terjatuh dan mengalami kejang-kejang di tengah pertandingan menghadapi Kazuma Kawamo. Pada saat itu, Zhang sedang bersiap menerima servis dari Kawamo. Namun, secara tiba-tiba, ia terjatuh di lapangan dan mengalami kejang. Tim medis segera bertindak dan Zhang dilarikan ke rumah sakit terdekat dari lokasi pertandingan di GOR Amongrogo, DI Yogyakarta. Dalam waktu dua menit, ia sudah tiba di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Pernyataan Resmi PBSI Naas, Zhang Zi Jie tidak mampu bertahan dan dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (30/6/2024) pukul 23.20 WIB. Kabar duka langsung disampaikan melalui pernyataan resmi dari Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI). “Zhang Zhi Jie dari Tiongkok, pemain tunggal, pingsan di lapangan saat pertandingan malam hari lalu dan dilarikan ke rumah sakit. Meninggal duni pada pukul 23.20 waktu setempat kemarin. Zhie Jie sedang memainkan pertandingan penyisihan grup melawan Jepang. Ketika dia pingsan, ia dirawat oleh dokter turnamen dan tim media. Dia dibawa dengan ambulans siaga dalam waktu kurang dari dua menit untuk dilarikan ke rumah sakit” bunyi pernyataan resmi PBSI. Ungkapan Dukacita Badminton Asia, PBSI, dan panitia penyelenggara menyampaikan dukacita yang mendalam atas kepergian Zhang Zi Jie. Dunia bulu tangkis kehilangan salah satu pemain berbakatnya. “Badminton Asia, PBSI, dan Panitia Penyelenggara turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada orang tua Zhang, keluarga, dan Asosiasi Bulutangkis China (CBA). Dunia bulu tangkis kehilangan pemain berbakat” tulisan pernyataan PBSI. Tragedi ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya kesehatan dan keselamatan atlet dalam setiap kompetisi. Semoga Zhang Zi Jie mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Sumber: Berita Satu

Kejuaraan Asia Junior 2024: Kandaskan India, Indonesia ke Perempat Final

Tim beregu campuran bulu tangkis Indonesia menang atas India di laga terakhir Grup C Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2024. Tim Merah Putih menang dengan skor 4-1 dalam pertandingan di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Minggu (30/6/2024). Ganda campuran Indonesia, Taufik Aderya/Clairine Yustin Mulia, menjadi penyumbang poin pertama. Taufik/Clairine berhasil mengalahkan pasangan India, Vansh Dev/Shravani Walekar, dalam dua gim langsung. Pada partai kedua, Bismo Raya Oktora mendapat perlawanan sengit dari tunggal putra India, Dhruv Negi. Pasalnya, Bisma harus susah payah kalahkan Negi lewat pertarungan tiga gim. Ganda putra Indonesia, Anselmus Breagit Fredy Putra/Pulung Ramadhan yang turun di partai ketiga berhasil mengunci kemenangan untuk tim Merah-Putih. Kepastian itu didapat setelah mereka berhasil menumbangkan Bhargav Ram Arigela/Viswa Tej Gobburu, dua gim langsung. Tunggal putri Indonesia, Mutiara Ayu Hapsari, yang turun di partai keempat sejatinya sudah tampil tanpa beban karena tim Merah-Putih telah mengunci kemenangan atas India. Nyatanya, Mutiara harus takluk dari Navya Kanderi dalam dua gim langsung. Di partai terakhir, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine, menjalankan tugasnya dengan baik. Ganda putri Indonesia ini berhasil kalahkan Vennala Kalagotla/Shravani Walekar dalam dua gim langsung. Hasil ini sekaligus membuat Indonesia menang 4-1 atas India. Lalu, hasil kemenangan ini membuat Indonesia melaju ke babak perempat final BAJC 2024 dengan status juara Grup C. Bismo dan kolega tampil sempurna selama di fase grup dengan mengalahkan Filipina 5-0, Vietnam 4-1 dan India juga dengan skor 4-1. Sumber: Sindonews

Kejuaraan Asia Junior 2024: Sempat Tertinggal, Indonesia Curi Poin Dari Vietnam

Para pemain Indonesia berhasil menundukkan Vietnam 4-1 dalam laga kedua grup C Badminton Asia Junior Championships 2024 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (29/6/2024). Indonesia sempat tertinggal ketika dalam partai pertama, ganda putra Dexter Farrel/Wahyu Agung Prasetyo menyerah kepada Nguyen Van Mai/Pham Van Thruang. Namun, tim Merah-Putih kemudian berhasil menyamakan skor setelah ganda putri Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi menundukkan Bui Bich Phuong. Pada laga ini Dhinda mengaku senang bisa menyumbangkan angka melawan tim Negeri Paman Ho. Sejak awal Dhinda tidak mau terpengaruh dengan hasil di laga perdana dan mencoba percaya diri dengan strategi permainan yang dilancarkan. Alhasil, strategi itu berjalan dengan baik sehingga Dhinda menang dua gim langsung atas Bui Bich Phuong. “Pada pertandingan ini saya bermain dengan nyaman mulai dari strategi menyerang yang dilancarkan. Sejak awal saya tidak terbebani setelah melihat hasil di laga pertama dari sektor ganda putra. Sebisa mungkin saya bermain lepas tanpa beban,” ungkap Dhinda. Tunggal putra Moh Zaki Ubaidillah membawa tim beregu campuran Indonesia berbalik unggul 2-1. Pemain kelahiran 26 Juni 2007 itu menang dua gim langsung melawan tunggal putra Vietnam, Tran Quoc Khanh. Kemenangan Indonesia dipastikan ganda putri Riska Anggraini/Salsabila Zahra dalam pertandingan melawan Vietnam ini. Riska/Salsabila meraih kemenangan lewat pertarungan ketat melawan Bui Bich Phuong/Tran Thi Anh. Pada laga ini Riska/Salsabila mengaku tegang mengingat baru kali pertama tampil di turnamen beregu campuran membela Indonesia. Hal tersebut turut membuat kedua pasangan kesulitan di poin-poin kritis. Belajar dari gim pertama, Riska/Salsabila bisa bermain lebih tenang di pengujung laga untuk akhirnya meraih kemenangan dan menyumbangkan angka kemenangan buat Indonesia. “Pada laga ini kami merasa tidak lepas dan tegang. Kami baru kali pertama tampil sehingga perasaannya masih belum lepas. Juga ada faktor angin di sisi lapangan yang berbeda membuat kami kaget dengan hal itu,” ungkap Riska. Indonesia memperbesar keunggulan menjadi 4-1 setelah ganda campuran Andhika Wirapati/Laudya Chelsea Griselda menundukkan Pham Van Truong/Nguyen Khanh Ngoc Luong. Dengan hasil menang 4-1 atas Vietnam ini, tim beregu campuran Indonesia meraih kemenangan keduanya di grup C turnamen Badminton Asia Junior Championships 2024. Pada laga sebelumnya tercatat Bismo Raya Oktora dan kawan-kawan mengalahkan Filipina dengan skor 5-0. Pada pertandingan terakhir babak penyisihan grup Indonesia akan jumpa India, Minggu (30/6/2024) mulai pukul 16.00 WIB. Hasil lengkap BAJC Indonesia vs Vietnam (4-1) Ganda Putra: Dexter Farrel/Wahyu Agung Prasetyo vs Nguyen Van Mai/Pham Van Thruang 15-21 dan 23-21 Tunggal Putri: Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi vs Bui Bich Phuong 21-13 dan 21-8 Tunggal Putra: Moh Zaki Ubaidillah vs Tran Quoc Khanh 21-6 dan 21-14 Ganda Putri: Riska Anggraini/Salsabila Zahra vs Bui Bich Phuong/Tran Thi Anh 19-21, 21-13, dan 24-22 Ganda Campuran: Andhika Wirapati/Laudya Chelsea Griselda vs Pham Van Truong/Nguyen Khanh Ngoc Luong 22-20 dan 21-12 Sumber: Berita Satu

AFF U-16: Indonesia Lolos ke Semifinal

Tim U-16 menang telak 6-1 atas Laos pada laga terakhir Grup A ASEAN U-16 Boys Championship 2024 di Stadion Manahan Solo, Kamis (27/6). Hasil ini membuat Indonesia lolos ke babak semifinal sebagai juara Grup A. Keenam gol Indonesia dicetak oleh, M Zahaby Gholy pada menit ke 24′ , lalu bunuh diri pemain Laks Sayyavath 30′, Josh Holong 37′, 61′, Putu Panji 45+2′, dan M Mierza 79′. Pada babak semifinal nanti, Indonesia akan melawan runner up terbaik dari grup B atau C. “Saya mengucapkan terima kasih kepada pemain saya yang sudah berjuang maksimal di pertandingan hari ini. Saya juga bersyukur sebanyak 23 pemain sudah kami turunkan untuk bermain di turnamen ini,” kata pelatih Indonesia, Nova Arianto seusai laga. Meski begitu, Nova mengungkapkan bahwa timnya masih memiliki kekurangan. Ia meminta kepada pemainnya tetap fokus. “Dan saya sampaikan kepada pemain ini menjadi awal untuk kedepannya bisa lebih baik lagi dan saya minta pemain bisa fokus lagi dan melupakan euforia malam ini sehingga semifinal kami bisa tampil maksimal,” tambahnya. Pelatih asal Semarang tersebut juga menyatakan bahwa dirinya juga fokus melihat progres setiap pemain. “Saya sampaikan pada pemain saya agar selalu fokus tiap pertandingan dan bersyukur kami bisa lolos. Kami lihat siapa yang akan Indonesia hadapi di semifinal apakah Thailand, Australia atau dari grub B yakni Kamboja, Vietnam atau Myanmar siapapun lawannya kita siap,” jelasnya. “Terkait adaptasi dan kemajuan pemain. Secara taktik pemain bisa cepet beradaptasi dengan apa yang ada di dalam begitu kami pakai. Saya bersyukur pemain bisa menjalankan dengan baik sehingga apapun formasi yang kami pakai, jika ada perubahan formasi di tengah pertandingan pemain tidak ada masalah dan saya melihat itu menjadi progres pemain,” imbuh Nova. Indonesia tampil sebagai juara grup A dengan mengemas poin sempurna yakni 9, diikuti Laos di peringkat 2 dengan meraih 6 poin. Babak semifinal akan dilaksanakan di Stadion Manahan, Solo pada 1 Juli mendatang.

Kejuaraan Asia Junior 2024: Indonesia Menang Sempurna di Laga Perdana

Indonesia menang telak atas Filipina pada laga perdana grup C turnamen BNI Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2024. Ganda campuran Taufik Aderya/Clairine Yustin Mulia memastikan tim beregu campuran Indonesia meraih kemenangan 5-0 atas Filipina. Berlaga di GOR Amongorogo, Yogyakarta, Jumat (28/6/2024), Taufik/Clairine yang tampil di partai kelima BAJC menang dengan skor 24-22, 21-6 atas ganda campuran Jamal Rahmat Pandi/Mary Destiny Untal. Pada pertandingan kelima BAJC tersebut, Taufik/Clairine mengaku banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga harus bersaing ketat di gim pertama. Beberapa perubahan strategi dilakukan Taufik/Clairine dengan bermain lebih menekan sehingga akhirnya menang dua gim langsung. Sukses ini membawa Indonesia menyempurnakan kemenangan 5-0 atas Filipina pada laga perdana grup C turnamen BAJC 2024. “Kami bermain kurang nyaman dengan melakukan kesalahan sendiri pada awal gim pertama. Kami kemudian mendapatkan momentum di akhir gim pertama untuk akhirnya menguasai pertandingan pada set kedua,” kata Taufik. Setelah menang atas wakil Filipina, Taufik/Clairine mengaku harus bermain lebih taktis lagi. Sejak awal laga BAJC, keduanya tidak boleh membuat kesalahan sendiri agar bisa menjaga momentum kemenangan. “Kami harus bermain lebih sabar lagi dan tidak terburu-buru. Kami tidak boleh banyak melakukan kesalahan sendiri karena hal itu bisa merugikan. Ke depannya kami harus bisa dan berani untuk mengambil inisiatif penyerangan,” tambah Clairine. Dengan hasil ini Indonesia memastikan kemenangan dengan skor telak 5-0 di laga perdana grup C BAJC. Setelah menghadapi Filipina, tim beregu campuran Indonesia akan melawan Vietnam, Sabtu (29/6/2024) mulai pukul 09.00 WIB. Hasil lengkap BAJC Indonesia vs Filipina (5-0) Tunggal Putra: Bismo Raya Oktora vs Jamal Rahmat Pandi 22-20, 13-21, dan 21-19 Tunggal Putri: Mutiara Ayu Puspitasari vs Fuentespina Christel Rei 21-16, 21-13 Ganda Putra: Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadhan vs John Vincent Lanuza/Jacinth Paul Ruedas 21-14, 21-17 Ganda Putri: Rinjani Kwinnara Nastine/Isyana Syahira Meida vs Hernandez Andrea Princess/Precious Dianne Libaton 21-18, 21-13 Ganda Campuran: Taufik Aderya/ Clairine Yustin Mulia vs Jamal Rahmat Pandi/Mary Destiny Untal 24-22, 21-6 Sumber: Berita Satu

Profil Jens Raven, Striker Muda Baru Timnas

Jens Raven resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah pengambilan sumpah di Kementerian Hukum dan Ham, Jakarta, Kamis (27/6/2024) WIB. Berikut profil penyerang muda timnas Indonesia itu. “Jens Raven resmi telah diambil sumpah oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta R Andika Dwi Prasetya. Semoga kehadirannya membawa perubahan dan kontribusi positif untuk perkembangan Timnas sepak bola Indonesia,” kata Humas Kanwil Kumham DKI Jakarta di Instagram reminya @kanwilkumhamdki, Kamis (27/6/2024). Melansir laman Transfermarkt, Kamis (27/6/2024) Jens Raven lahir pada tanggal 12 Oktober 2005. Pemain yang kini genap berusia 18 tahun ini terbiasa bermain di posisi penyerang depan. Jens Raven masuk dalam skuad awal Timnas Indonesia U-19 menjelang Piala AFF U-19 2024. Sebelumnya, Raven juga menjadi bagian dari Skuad Garuda Muda yang tampil di Toulon Cup 2024. Darah WNI Jens Raven diketahui mengalir dari sang nenek. Nenek Jens Raven berasal dari Yogyakarta. Meski begitu, dirinya saat ini masih tercatat berkewarganegaraan Belanda. Meski saat ini memperkuat tim muda Dordrecht U-21, nyatanya Raven belum sekalipun memperkuat klub profesional. Sebelumnya ia sempat main di klub amatir Belanda, SV Nootdorp. Raven total telah mencetak 6 gol dari 19 laga yang dilakoninya bersama FC Dordrecht U-21. Dengan rincian 2 gol dari 10 penampilan di Divisi 2 musim semi U-21 dan 4 gol dari 9 laga di Divisi 2 musim gugur U-21 pada 2023-2024. Melihat usia Jens Raven yang masih relatif muda, ia memiliki masa depan panjang. Kualitas Jens Raven sebagai penyerang hanya perlu diasah lagi. Jika dipanggil ke Timnas Indonesia, Jens Raven akan melengkapi daftar penyerang muda. Selain Jens Raven, skuad besutan Shin Tae-yong telah memiliki Rafael Struick (21 tahun) yang jadi andalan di Piala Asia U-23 2024. Raven juga akan bersaing dengan striker lokal seperti Ramadhan Sananta (21 tahun). Serta satu nama lain yakni Hokky Caraka (19 tahun).

Jens Raven Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

PSSI dengan bangga mengumumkan bahwa Jens Raven, pemain berbakat yang baru berusia 18 tahun dan saat ini membela FC Dordrecht, telah resmi mengucapkan sumpah kewarganegaraan sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Pengambilan sumpah menjadi WNI yang dilakukan pada Kamis, 27 Juni 2024 ini menjadi langkah penting sekaligus menandai komitmen baru Jens Raven untuk membangun sepakbola nasional. Terlebih dengan usia yang masih muda, pemain kelahiran 1 Oktober 2005 ini bakal memperkuat skuad Timnas U-19. “Sudah pasti saya menyambut baik kehadiran Jens Raven, pemain muda untuk menambah skuad timnas, baik yang U-19 ataupun pelapis timnas senior yang memang butuh pemain berkualitas. Apalagi setelah banyak kita menambah pemain-pemain belakang, kehadiran Jens yang biasa main di lini tengah-depan, sangat kita butuhkan,” ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir di Jakarta, Kamis (27/6). Pemain Dordrecht U-21 itu memang masuk skuad Garuda Nusantara untuk Piala AFF U-19 2024 mendatang. Sebelumnya, Raven juga ambil bagian saat Timnas Indonesia U-20 berlaga di Toulon Cup 2024. Hadirnya Raven tentu menambah kekuatan Timnas Indonesia. Apalagi, skuad Garuda membutuhkan amunisi di lini serang sehingga diharapkan striker berpostur 1,89 meter itu bisa memberi dampak positif.

Kejuaraan Asia Junior 2024 Resmi Digelar Hari Ini

Badminton Asia Junior Championships atau Kejuaraan Asia Junior 2024 akan berlangsung di Gor Amongrogo, Yogyakarta, mulai hari ini (28 Juni) hingga 7 Juli mendatang. Indonesia, yang meraih medali perak Badminton Asia Junior Championships 2023, tergabung di Grup C bersama Vietnam, India, dan Filipina. Filipina menjadi lawan perdana Indonesia. Laga bakal berlangsung di Gor Amongrongo pada Jumat (28/6/2024) pukul 08.30 WIB. Menghadapi laga pertama, para pemain beregu campuran Indonesia sudah berlatih di arena berkapasitas 5.000 penonton tersebut pada Kamis (27/6/2024). “Persiapan kami sejauh ini berjalan dengan baik. Kami sudah mencoba lapangan pertandingan dan sejauh ini harus bisa menjaga fokus di lapangan,” ungkap pemain ganda putra, Dexter Ferrel. Senada dengan Dexter, ganda putri Rinjani Kwinnara Nastine juga mengingatkan rekan-rekannya untuk menjaga fokus sebab tak mudah menjalani laga perdana. “Dibutuhkan fokus menghadapi laga perdana. Kami akan mengeluarkan permainan terbaik jika mendapatkan kesempatan diturunkan,” ucap Rinjani. Jadwal Indonesia di Badminton Asia Junior Championships 2024 Jumat (28/6/2024) Pukul 08.30 WIB: Indonesia vs Filipina Sabtu (29/6/2024) Pukul 09.00 WIB: Indonesia vs Vietnam Minggu (30/6/2024) Pukul 16.00 WIB: Indonesia vs India

Indra Sjafri Panggil 33 Pemain untuk TC Tim U-19 di Jakarta

Pelatih kepala tim U-19 Indonesia, Indra Sjafri memanggil 33 pemain pada pemusatan latihan di Jakarta. Garuda Nusantara disiapkan untuk menghadapi turnamen ASEAN U-19 Boys Championship dari tanggal 17 hingga 29 Juli 2024 di Surabaya. Indra dan timnya juga banyak mendapatkan banyak pengalaman bertanding pasca turnamen The Maurice Revello Tournament atau yang dikenal dengan nama Toulon Cup. “Setelah kita melakukan uji coba di Toulon sebanyak lebih kurang lima pertandingan, tanggal 23 Juni 2024 kemarin kita memanggil 33 pemain untuk melakukan TC persiapan AFF U-19 di Surabaya nanti tanggal 17 sampai 29 Juli 2024. Pemain-pemain ini sudah mempersiapkan diri untuk bisa menjadi bagian tim AFF kita,” kata Indra Sjafri, Senin (24/6) di Jakarta. Adapun menu-menu latihan yang akan dilahap oleh para pemainnya antara lain mengembalikan kondisi fisik, melalui latihan fisik. Lalu berikutnya ada test fisik lainnya sampai ke uji coba. “Minggu pertama ini kita akan coba meningkatkan kondisi fisik mereka kembali, dan besok kita akan melakukan tes inBody, tes VALD dan VO2 max per saat ini, dan setelah itu kita rencanakan uji coba sebanyak tiga kali, nanti diatur dan diumumkan oleh PSSI,” jelas Indra. Laga perdana tim U-19 di turnamen ASEAN U-19 Boys Championship yakni melawan Filipina tanggal 17 Juli 2024 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pukul 19.30 WIB. Kemudian berikutnya melawan Kamboja di tanggal 20 Juli dan terakhir melawan Timor Leste di tanggal 23 Juli 2024, waktu dan tempat yang sama. Daftar Pemain Tim U-19 Indonesia TC Jakarta: 1. Ikram Algiffari 2. I Wayan Artha Wiguna 3. Aditya Ramadhan 4. Fitrah Maulana Ridwan 5. Muhammad Mufli Hidayat 6. Muhammad Alfahrezi Buffon 7. Rizdjar Nurviat Subagja 8. Kadek Arel Priyatna 9. Meshaal Hamzah Bashier Oman 10. Muhammad Iqbal Gwijangge 11. Sulthan Zaky Pramanaputra Razak 12. Muhammad Farhan Sopiulloh 13. Dony Tri Pamungkas 14. Alexandro Felix Kamuru 15. Welberlieskott De Jardim 16. Fandi Bagus Pamungkas 17. Figo Dennis Saputrananto 18. Muhammad Kafiatur Rizki 19. Ji Da Bin 20. Muhammad Darel Valentino Erlangga 21. Toni Firmansyah 22. Pramoedya Putra 23. Arlyansyah Abdulmanan 24. Muhammad Mufdi Iskandar 25. Marselinus Ama Ola 26. Muhammad Riski Afrisal 27. Arkhan Kaka Putra Purwanto 28. Muhammad Nabil Asyura 29. Rahmat Syawal 30. Camara Ousmane Maket 31. Muhammad Ragil 32. Jens Raven 33. Ferre Murari

AFF U-16: Kembali Raih Kemenangan, Indonesia Jaga Peluang ke Semifinal

Timnas Indonesia U-16 jaga peluang ke semifinal Piala AFF U-16 2024 usai kalahkan Filipina 3-0 dalam laga kedua Grup A di Stadion Manahan, Solo, Senin (24/6). Timnas U-16 mendominasi permainan sejak menit awal. Garuda Nusantara terus menggempur pertahanan Filipina. Indonesia memaksa Filipina bermain bertahan Tidak jarang Filipina menumpuk pemain hingga sembilan orang di kotak penalti saat ditekan Indonesia. Meski begitu Indonesia masih kesulitan mencetak gol. Tuan rumah bisa menembus pertahanan Filipina, namun percobaan demi percobaan dengan tembakan dari luar kotak penalti lawan belum membuahkan hasil. Pada menit ke-16 Fadly Alberto memiliki peluang, tetapi sontekan kaki kanannya bisa ditangkap kiper Enrique Santino Sunico. Bek tengah Indonesia Ida Bagus Cahya membuang peluang emas pada menit ke-21. Cahya terlambat menyontek bola sehingga hanya membuahkan tendangan gawang. Tembakan Josh Holong Junior dari sudut sempit pada menit ke-25 diblok lawan, haanya menghasilkan sepak pojok. Dalam membongkar pertahanan Filipina, Timnas U-16 sering mengandalkan Dafa Zaidan di sisi kanan dengan umpan-umpan silang. Filipina memiliki satu percobaan pada menit ke-28, namun tendangan Jimm Leowell masih melebar di sisi kanan gawang Indonesia. Cahya kembali dapat peluang pada menit ke-30, namun sundulannya ditepis kiper Francisco. Kemudian terjadi kemelut tapi, Indonesia gagal memanfaatkan momentum. Pada menit ke-41, Evandra melepaskan umpan silang mendatar dari sisi kiri, tetapi Josh Holong terlambat nyambar di depan gawang. Usai bermain imbang 0-0 pada babak pertama, Indonesia langsung menekan di babak kedua. Tendangan kaki kiri Evandra pada menit ke-56 terlalu lemah sehingga ditangkap kiper Francisco. Gol yang ditunggu-tunggu Indonesia datang pada menit ke-65 melalui tembakan kaki kiri Evandra Florasta. Bermula dari tembakan Daniel Alfrido yang diblok lawan, bola liar langsung disambar Evandra dengan sepakan kaki kiri. Gol itu jadi yang pertama setelah 19 percobaan shot on goal Tim Merah Putih dalam laga ini. Tuan rumah bertekad menggandakan keunggulan pada menit ke-69, tetapi sepakan Fadly Alberto melayang di atas mistar gawang. Mochamad Mierza Firjatullah menggandakan keunggulan Indonesia jadi 2-0 pada menit ke-71. Mendapat umpan terobosan Fadly Alberto, Mirza menggiring bola hingga kotak penalti kemudian menempatkan bola dengan apik tanpa bisa dihalau kiper Filipina. Mierza mencetak gol kedua dalam pertandingan ini yang membawa Indonesia unggul 3-0 pada menit ke-90+2. Mierza memanfaatkan bola rebound di dalam kotak penalti Filipina dengan sepakan kaki kiri. Indonesia U-16 menang telak 3-0 atas Filipina di Piala AFFU-16 2024. Sumber: CNN

PB Djarum Kembali Gelar Audisi Umum

PB Djarum, klub bulu tangkis tersohor di Indonesia, kembali membuka peluang bagi para atlet muda berbakat untuk bergabung dalam Audisi Umum PB Djarum 2024. Audisi ini menjadi kesempatan emas bagi putra dan putri Indonesia yang ingin mengasah kemampuan bulu tangkis mereka dan bercita-cita menjadi atlet profesional. Kategori Usia: U-11 (8-10 tahun/kelahiran tahun 2014 – 2016) KU 11 (11 tahun/kelahiran tahun 2013) KU 12 (12 tahun/kelahiran tahun 2012) Jadwal Pendaftaran dan Tahap Seleksi: Pendaftaran Online: 01 Juni – 02 September 2024 (Pukul 23:59 WIB) Daftar Ulang: Senin, 09 September 2024 (Pukul 09:00 – 15:00 WIB) Tahap Seleksi: 10 – 14 September 2024 Tahap Karantina: 15 September – 12 Oktober 2024 Lokasi: GOR Djarum, Jati, Kudus Syarat Pendaftaran: Warga Negara Indonesia Memiliki bakat dan minat di bidang bulu tangkis Berbadan sehat dan bebas dari penyakit menular Bersedia mengikuti seluruh peraturan dan ketentuan yang berlaku Benefit Menjadi Atlet PB Djarum: Mendapatkan pelatihan intensif dari pelatih profesional Berkesempatan mengikuti berbagai turnamen nasional dan internasional Mendapatkan pendidikan formal dan informal yang berkualitas Mendapatkan fasilitas asrama dan akomodasi yang nyaman Audisi Umum PB Djarum 2024 bukan hanya tentang mencari atlet berbakat, tetapi juga tentang membangun generasi muda yang tangguh dan berkarakter. PB Djarum berkomitmen untuk memberikan pembinaan terbaik bagi para atletnya, sehingga mereka dapat mencapai potensi maksimal mereka dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia di kancah internasional. Tunggu apa lagi? Segera daftarkan diri Anda di Audisi Umum PB Djarum 2024 dan raih mimpi menjadi atlet bulu tangkis berbakat! Sumber: Smol.id

Lamine Yamal Pecahkan Rekor Pemain Termuda Piala Eropa

Lamine Yamal memecahkan rekor pemain termuda yang tampil di Piala Eropa saat memperkuat Timnas Spanyol melawan Kroasia dalam laga Grup B Euro 2024, Sabtu, 15 Juni. Pemain itu masuk dalam sebelas pertama timnas Spanyol pilihan pelatih Luis de la Fuente. Pemain sayap Barcelona itu saat ini berusia 16 tahun 338 hari. Ia akan melampaui rekor milik pemain internasional Polandia Kacper Kozlowski, yang terukir pada Piala Eropa 2020, saat dimainkan ketika masih berusia 17 tahun 246 hari. Yamal bukan hanya menjadi pemain termuda yang pernah tampil pada pertandingan Piala Eropa, tetapi sekaligus menjadi pemain termuda yang bermain di putaran final Piala Eropa. Pemain muda itu telah menjadi sosok yang menjanjikan untuk La Roja, setelah sebelumnya bersinar bersama Barcelona pada tahun lalu. De la Fuente memberi kesempatan melakukan debut timnas Spanyol kepada Yamal pada September tahun lalu. Saat itu ia mencetak rekor sebagai pemain termuda dan pencetak gol termuda Spanyol, saat melawan Georgia pada kualifikasi Piala Eropa 2024. Dengan penampilannya kelak di pertandingan melawan Kroasia, maka Yamal mendepak Jamal Musiala dari daftar lima pemain termuda sepanjang masa yang tampil di Piala Eropa. Seandainya Yamal mencetak gol pada Piala Eropa 2024, ia akan memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda di ajang akbar itu, dengan memecahkan rekor milik pemain Swiss Johan Vonlanthen yang dibukukan saat melawan Prancis pada 2004. Saat ini, di dua pertandinga Piala Eropa 2024, Yamal baru mencetak satu assist. Yamal lahir di Barcelona dari ibu berasal dari Equatorial Guinea dan ayah dari Maroko. Sejauh ini ia telah mencatatkan lima penampilan untuk timnas Spanyol dengan koleksi dua gol. Daftar pemain termuda yang tampil di Piala Eropa: 16 tahun 338 hari: Lamine Yamal (Spanyol 3-0 Kroasia, 15/06/2024) 17 tahun 246 hari: Kacper Kozłowski (Spanyol 1-1 Polandia, 19/06/2021) 17 tahun 349 hari: Jude Bellingham (Inggris 1-0 Kroasia, 13/06/2021) 18 tahun 71 hari: Jetro Willems (Belanda 0-1 Denmark, 09/06/2012) 18 tahun 115 hari: Enzo Scifo (Belgia 2-0 Yugoslavia, 13/06/1984)

5 Wonderkid yang Berpotensi Bersinar di Euro 2024

Euro 2024 sedang bergulir di Jerman hingga 14 Juli nanti. Sejumlah pemain muda sudah mulai unjuk gigi di ajang sepak bola terbesar antarnegara Eropa ini. Sejumlah pemain berlabel Wonderkid bahkan sudah bisa menggeser pemain yang lebih senior untuk unjuk gigi di level senior Eropa. Ada beberapa pemain yang akan mencuri perhatian mata dunia, ketika membela negaranya, penampilan terbaik dalam diri para Wonderkid diharapkan juga bisa hadir. Berikut 3 wonderkid berusia di bawah 20 tahun yang berpotensi menjadi idola baru di dunia sepak bola Euro 2024 1. Lamine Yamal Lamine Yamal merupakan pemain termuda di Euro 2024 kali ini. Winger Barcelona itu masih berusia 16 tahun dan baru akan berulang tahun yang ke-17 pada 13 Juli nanti. Yamal musim lalu membela Barcelona sebanyak 50 kali di lintas ajang dengan mencetak 7 gol dan 10 assist. Pemain keturunan Maroko-Guinea Khatulistiwa ini sudah membela Timnas Senior Spanyol selama 7 kali dengan catatan 2 gol dan 4 assist. Sejauh ini, pada pertandingan kedua fase grup Euro 2024, Yamal sudah bermain di 2 pertandingan fase grup dan mencatatkan satu assist. 2. Kobbie Mainoo Kobbie Mainoo pemain termuda skuad Timnas Inggris di Euro 2024. Gelandang keturunan Ghana ini menjadi pemain penting Manchester United (MU) di musim lalu, dengan catatan 32 kali main serta 5 gol dan 1 assist di lintas ajang. Mainoo bisa diplot sebagai gelandang tengah atau gelandang bertahan, tetapi di saat darurat juga bisa menjadi gelandang serang. Untuk Timnas Senior Inggris, pemain 19 tahun itu sudah bermain 3 kali. Sejauh ini, pada pertandingan kedua fase grup Euro 2024, Mainoo baru bermain satu kali sebagai pengganti kala Inggris menaklukkan Serbia. 3. Warren Zaire-Emery Tidak kalah menariknya pemain ini Warren Zaire-Emery menjadi pemain termuda di skuad Timnas Prancis pada Euro kali ini. Gelandang keturunan Martinique ini menjadi pemain penting Paris Saint-Germain (PSG) di musim lalu, dengan catatan 43 kali main serta 3 gol dan 7 assist di lintas ajang. Zaire-Emery bisa dipasang sebagai gelandang tengah atau gelandang bertahan, tetapi saat dibutuhkan juga bisa menjadi pemain sayap kanan. Untuk Timnas Senior Prancis, pemain 18 tahun itu sudah bermain 3 kali dan mencetak 1 gol. Sementara itu, pada pertandingan kedua fase grup Euro 2024, Zaire-Emery belum mencatatkan menit bermain. 4. Arda Gueler Pemain berikutnya Arda Gueler menjalani musim yang tidak mudah bersama Real Madrid di musim lalu. Sebab, pemain 19 tahun itu sempat mengalami cedera parah. Gueler perlahan mulai nyetel di paruh kedua musim lalu. Eks gelandang serang Fenerbahce itu total mencetak 6 gol dari 12 laga lintas ajang bersama Real Madrid musim lalu. Untuk Timnas Senior Turki, ia sudah main 7 kali dan mencetak satu gol. Sejauh ini, pada pertandingan kedua fase grup Euro 2024, Gueler sudah bermain di 2 pertandingan fase grup dan mencatatkan satu gol. Guller mencetak gol spektakuler ke gawang Georgia. 5. Kenan Yildiz Kenan Yildiz cukup multifungsi di lini serang karena bisa bermain sebagai winger, gelandang serang, dan striker. Pemain 19 tahun itu bermain 32 kali untuk Juventus di lintas ajang musim lalu dengan catatan 4 gol dan 1 assist. Kelebihannya ada pada kualitas umpan akurat dan tendangan dari luar kotak penalti, sehingga bisa menjadi playmaker ulung. Sementara untuk Timnas Senior Turki, Yildiz sudah mencetak 1 gol dan 2 assist dari 7 laga. Sejauh ini, pada pertandingan kedua fase grup Euro 2024, Yildiz mencatatkan dua kali penampilan. Siapakah yang mampu melaju paling jauh pada gelaran Euro 2024? Layak ditunggu.

AFF U-16: Indonesia Libas Singapura

Timnas U-16 Merah Putih berhasil mencatatkan hasil gemilang pada pertandingan perdana grup A. Indonesia menang 3-0 atas Singapura pada yang digelar di Stadion Manahan Solo, Jumat (21/6/2024). Bermain menyerang sejak kick off, beberapa peluang emas langsung dibuat anak asuh pelatih Nova Arianto. Peluang emas pertama didapat Indonesia pada menit ke-22. Nazriel Alfaro yang berada dalam posisi bebas menembak bola di kotak penalti, tapi bisa diblok keluar kiper Singapura, Jarec Ng. Singapura mendapat hadiah tendangan 12 pas di menit ke-29. Kapten Indonesia, Putu Panji, dianggap handball di kotak terlarang. Nathan Mao yang menjadi eksekutor penalti Singapura gagal menuntaskan menjadi gol setelah bola sepakan mendatarnya ke sisi kanan gawang bisa ditepis kiper Indonesia, M. Ichsan. Indonesia memecah kebuntuan di menit ke-39. Putu Panji berhasil menjebol gawang Singapura usai menanduk masuk bola lemparan ke dalam Fabio Azka Irawan yang mengarah langsung ke kotak penalti Singapura. Di babak kedua, kans Indonesia menambah gol berulang kali terbuka lebar. Tapi hanya dua gol yang mampu dihasilkan melalui Evandra Florasta di menit ke-65 dan Fadly Alberto di menit ke-89. Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menilai kemenangan perdana tim Garuda Belia janganlah membuat puas diri. “Para pemain U-16 kita bermain cukup baik. Peluang gol sebenarnya banyak, tapi sering gagal karena kurang tenang. Tadi sempat dapat pinalti, tapi berhasil digagalkan menunjukkan mereka punya fondasi mental yang kuat. Memang ada beban di 15 menit pertama, tapi setelah itu mereka bermain baik. Ada dua hal positif dari timnas tadi, fisik bagus dan mental juga baik,” ujar Erick Thohir yang menyaksikan laga langsung di Manahan, Solo bersama Wapres RI terpilih untuk periode 2024-2029, Gibran Rakabuming Raka dan Menpora, Dito Ariotedjo. Lebih lanjut, ia berharap, tim asuhan Nova Arianto ini bisa memanfaatkan ajang ini dengan menjadi juara. “Memang tidak mudah. Target awal lolos grup dulu, apalagi di grup B ada Vietnam, Thailand, dan Australia. Jika bisa juara, maka tak hanya mengulang prestasi sebelumnya, tapi mereka akan jadi tumpuan untuk lolos Piala Dunia U-17 tahun depan di Qatar. Jika tahun lalu timnas kita lolos ke Piala Dunia khusus talenta muda karena tuan rumah, maka kali ini harus bisa rebut tiket. Dengan persiapan yang saya nilai cukup, mereka punya momentum untuk wujudkan hal itu,” pungkas Erick.

Rifda Ingin Cetak Sejarah untuk Indonesia di Olimpiade 2024

Pesenam muda Rifda Irfanaluthfi mengatakan ingin mencetak sejarah untuk Indonesia pada Olimpiade 2024 Paris, yang digelar pada Juli nanti. “Saya ingin menunjukkan kepada dunia bahwa pesenam Indonesia ada di sana (bisa bersaing di panggung tertinggi),” kata Rifda, dikutip dari laman resmi Olimpiade, Senin. Adapun realokasi negara tuan rumah membuat Rifda mendapatkan tempat di Olimpiade Paris 2024 seusai tampil di Kejuaraan Dunia Senam Artistik (Artistic Gymnastics) 2023 di Antwerp, Belgia.Atas keberhasilannya itu, Rifda pun mencetak sejarah sebagai pesenam Indonesia pertama yang akan tampil di Olimpiade. Komite Olimpiade Nasional (NOC) memiliki kewenangan eksklusif untuk mewakili negaranya masing-masing di Olimpiade; Partisipasi atlet di Olimpiade Paris bergantung pada NOC yang memilih mereka untuk mewakili delegasinya di Paris 2024. Namun, Rifda mengakui bahwa perjalanan dan penantiannya untuk lolos Olimpiade cukup berliku. Pada Oktober 2023, ia mengalami cedera lutut saat melakoni Kejuaraan Dunia Senam Artistik di Belgia. Cedera itu pun membuatnya harus menjalani pemulihan dengan baik, sampai akhirnya ia dipastikan lolos ke Paris. “Saya terus bertanya kepada manajer saya, pelatih saya, dan teman-teman saya. Saya mengirim pesan kepada mereka satu per satu untuk menanyakan, ‘Apakah saya memenuhi syarat (untuk lolos)?’,” ungkap Rifda. “Saat itu saya menangis sambil memeluk pelatih saya. Pelatih saya memberi tahu saya bahwa akhirnya perjuangan kami di tahun 2015 menjadi kenyataan,” ujarnya menambahkan. Lebih lanjut, Rifda mengatakan bahwa keberhasilan sebagai pesenam putri pertama Indonesia yang berlaga di Olimpiade tak hanya berarti untuk dirinya sendiri, tapi ia berharap ini juga bisa memotivasi para atlet muda lainnya dari berbagai cabang olahraga. “Ini bukan untuk saya sendiri. Saya ingin memberikan motivasi kepada semua pihak, khususnya para atlet muda, tidak hanya pada senam artistik, tapi juga pada cabang olahraga lain yang belum pernah lolos ke Olimpiade,” kata Rifda. “Saya ingin memberi tahu mereka jika saya bisa melakukannya, Anda juga bisa,” ujar atlet kelahiran tahun 1999 tersebut. Sumber: Tempo

Indonesia Sudah Berjuang di Maurice Revello Tournament 2024

Tim U-20 Indonesia mengakhiri Maurice Revello Tournament atau turnamen Toulon Cup 2024 dengan hasil kalah 1-2 dari Korea Selatan. Laga tersebut digelar di Stade Rene Gimet, Saint-Chamas, Jumat (14/6) sekaligus laga perebutan tempat kesembilan turnamen tersebut. Indonesia dan Korea Selatan harus belajar di laga perebutan tempat kesembilan karena sama-sama berada di peringkat lima di fase grup, Indonesia di Grup B dan Korea Selatan di Grup A. Indonesia sendiri finis kelima di Grup B dengan hasil menelan empat kekalahan dari Ukraina (0-3), Panama (0-4), Jepang (1-4), dan Italia (0-1). Walau tidak pernah meraih poin, mengikuti turnamen ini merupakan bekal yang positif untuk persiapan mengikuti ASEAN Boys Championship U-19 di Surabaya tanggal 17 hingga 29 Juli 2024 mendatang. Pada laga ini, gol tunggal Indonesia dicetak oleh Toni Firmansyah pada menit ke-77. Selama mengikuti turnamen ini, Garuda Nusantara mencetak 2 gol dan kebobolan 14 gol. Sumber: PSSI

Indonesia Tuan Rumah Babak Kualifikasi Piala Asia U-20 2025

Indonesia menjadi tuan rumah dari babak kualifikasi Piala Asia U-20 2025 dan berada di grup F bersama dengan Yaman, Timor Leste dan Maladewa. Hasil itu didapat melalui pengundian yang sudah dilakukan hari Kamis (13/6) di markas AFC, Kuala Lumpur. Pelatih tim U-20 Indra Sjafri mengatakan, “Informasi penting buat kita menghadapi AFC Qualification. Kami disini bersama semua tim, menyaksikan, menerima dan mensyukuri hasilnya,” bukanya. “Siapapun yang menjadi lawan kita, akan kita hadapi dengan sangat serius. Semua pemain dan pelatih sudah langsung mempersiapkan diri untuk menghadapi babak qualifikasi AFC,” sambungnya. Indra mengatakan mengambil pengalaman selama turnamen di Prancis. “Pengalaman bertanding di Toulont Turnamen Prancis, bertemu dengan tim-tim besar Eropa serta Piala AFF bulan depan akan menjadi sarana yang sangat baik untuk semakin mematangkan dan mempersiapkan tim ini,” sebut Indra. “Karena mimpi kami besar, sebagai negara besar kami bukan hanya ingin lolos di AFC Asian Cup, setelah sebelumnya di 2018 kita hampir meraihnya kali ini akan kita coba lagi, kami akan mencapai Piala Dunia,” lanjut dia. Ada 45 tim peserta yang dibagi ke dalam 10 grup, yang berisi lima peserta di lima grup dan empat peserta di lima grup lainnya. Kualifikasi akan dimainkan antara tanggal 21 dan 29 September 2024. Sepuluh pemenang grup dan lima tim peringkat kedua terbaik akan melaju ke Final, dengan Tiongkok dijadwalkan menjadi tuan rumah turnamen tersebut. Finals dijadwalkan akan berlangsung tanggal 6 hingga 23 Februari 2025. Sumber: PSSI

Indonesia di Grup G Kualifikasi Piala Asia U-17 2025

Indonesia berada di grup G babak kualifikasi Piala Asia U-17 tahun 2025. Usai drawing yang dilakukan AFC hari Kamis (13/6) di Kuala Lumpur. Ada 43 tim peserta yang dibagi menjadi 10 grup. Garuda Muda satu grup bersama dengan Australia, Kuwait, dan Kepulauan Mariana Utara. Dimana Kuwait menjadi tuan rumahnya. Pelatih kepala tim, Nova Arianto memberikan tanggapan usai drawing itu. “Seperti yang kita ketahui, kami berada di grup G. Tetap kami harus waspada kepada semua tim peserta di grup ini. Kuwait dan Australia mempunyai tradisi kuat di turnamen ini,” buka Nova. “Harapannya, kami bisa mengulangi prestasi lagi, dimana kita punya kenangan baik di Kuwait ya, saat itu timnas Senior lolos ke Piala Asia. Tim U-16 juga bisa lolos ke Piala Asia U-16. Kita harus siap menghadapi aklimatisasi cuaca di Kuwait. Saya berharap pemain bisa cepat beradaptasi dengan cuaca di sana agar bisa tampil maksimal,” sambungnya. Babak kualifikasi akan berlangsung diantara tanggal 19 dan 27 Oktober 2024. Sepuluh pemenang grup dan lima tim peringkat kedua terbaik akan melaju ke Final, dengan Arab Saudi dijadwalkan menjadi tuan rumah pada turnamen tersebut. Laga final dari Piala Asia U-17 tahun 2025, dijadwalkan akan berlangsung tanggal 3 – 20 April 2025. Sumber: PSSI