Motoprix 2026 Surabaya jadi panggung pembalap muda Jawa Timur

Kejuaraan Nasional Motoprix 2026

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix 2026 seri pembuka Regional B di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, akhir pekan lalu, menjadi panggung dominasi pembalap tuan rumah Jawa Timur yang tampil impresif di sejumlah kelas utama. Dari kelas MP1 Bebek 4 Tak Tune Up 150cc Expert Race 2, pembalap Jawa Timur M. Erfin tampil dominan di tengah cuaca panas ekstrem Surabaya untuk mengamankan kemenangan di depan publik sendiri. “Menang di seri pembuka tentu menjadi kebanggaan tersendiri, apalagi berlangsung di Surabaya dengan dukungan penonton yang luar biasa. Saya berharap Motoprix 2026 bisa semakin besar dan menjadi wadah lahirnya pembalap-pembalap Indonesia yang mampu bersaing di level internasional,” ujar Erfin dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin. Atmosfer kompetitif terasa sejak sesi awal hingga race penutup dengan persaingan ketat dari pembalap-pembalap muda potensial berbagai daerah di Indonesia. Drama persaingan juga tersaji pada kelas Bebek 2 Tak Standar 125cc Novice. M. Afin berhasil merebut podium pertama setelah terlibat duel sengit sepanjang 10 lap dengan Hafizd Fahril Rasyadan yang sempat mencatatkan waktu lap tercepat. Sementara itu, Ikrom Gaza melengkapi posisi tiga besar setelah tampil konsisten hingga garis finis. Pada kelas Bebek 2T Standar 116cc Jatim Open, Tommy Salim tampil impresif dengan mendominasi jalannya balapan sejak lap awal melalui performa stabil dan catatan waktu terbaik. Ajang Motoprix 2026 seri pembuka Regional B di Surabaya juga disiarkan langsung oleh Garuda TV sebagai official media broadcasting partner sehingga rangkaian balapan utama dapat disaksikan masyarakat secara luas. Penyelenggaraan seri pembuka tersebut menjadi momentum kebangkitan motorsport nasional sekaligus memperlihatkan meningkatnya kualitas persaingan balap motor Tanah Air.

Mandalika Racing Series perkuat pembinaan pembalap Indonesia

MRS 2026

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyatakan, Kejuaraan Nasional (kejurnas) Mandalika Racing Series (MRS) di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 25-26 April 2026, memperkuat pembinaan pembalap muda Indonesia, . “Ajang ini untuk mendukung perkembangan dunia motorsport nasional dalam rangka meningkatkan potensi dan prestasi para pembalap Indonesia,” ujar Direktur Utama MGPA Priandi Satria di Lombok Tengah, Sabtu. PRIDE Motorsport, MGPA didukung Ikatan Motor Indonesia (IMI) sebagai penyelenggara Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2026, telah merancang agar gelaran di tahun keempat ini meningkat kualitasnya dari berbagai aspek dengan dukungan berbagai pihak. “Perjalanan Mandalika Racing Series sejak dirintis tahun 2023 terus memperlihatkan hasilnya yang ditandai prestasi para pembalap Indonesia di ajang balap internasional,” kata Priandi. Dia mengatakan, keberlangsungan MRS tidak terlepas dari dukungan ITDC sebagai BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata terintegrasi, kemudian konsistensi Pertamina hingga musim 2026 termasuk para sponsor lain menjadi bukti bahwa Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series telah menjadi kompetisi bergengsi balap motor nasional. “Keikutsertaan pembalap Indonesia di tingkat internasional termasuk beberapa prestasi yang diraih lahir dari lintasan Pertamina Mandalika International Circuit dalam tiga tahun terakhir,” tutur Priandi. Sementara itu, CEO PRIDE Motorsport Eddy Saputra mengatakan pihaknya terus berinovasi dalam kemasan MRS termasuk konsep kompetisi agar mengikuti pola penjenjangan sistematis dalam upaya mencetak prestasi pembalap Indonesia yang mendunia. “Konsistensi adalah kunci kami mempertahankan ajang ini agar tetap berlangsung serta meningkatkan mutu penyelenggaraan mulai dari branding, aktivasi, hingga tayangan live streaming termasuk digitalnya,” kata Eddy, Dia menambahkan, satu hal yang menjadi perhatian adalah pembinaan usia muda agar bisa terus lahir bakat-bakat baru potensial yang siap tampil dan kompetitif di tingkat lebih tinggi. “Tahun ini, kami membuka kelas pendukung baru yakni Junior Sport 250 U-18 bagi pembalap junior berusia 13-18 tahun sebelum mereka naik ke kelas profesional,” ujar Eddy.

IMI Dukung Pembalap Cilik Berlaga di FIM MiniGP World Series 2022 Spanyol

IMI Dukung Pembalap Cilik Berlaga di FIM MiniGP World Series 2022 Spanyol

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, menggratiskan Kartu Ijin Start Internasional bagi dua pemenang FIM MiniGP Indonesia Series 2022, Clevan Lois Valera Octavianus (10 tahun) dan Lanova Tantra Mahardika (14 tahun) Keduanya akan bertanding membawa nama Indonesia dalam ajang FIM MiniGP World Series 2022 di Valencia, Spanyol, pada 1-3 November 2022, satu minggu sebelum pelaksanaan MotoGP Valencia pada 6 November 2022. Clevan dan Lanova akan bertanding melawan 36 pembalap muda yang merupakan dua pemenang FIM MiniGP dari 18 negara. “IMI juga memberikan tambahan dana untuk mendukung kegiatan mereka selama di Valencia, serta membantu mereka dalam mengurus visa di kedutaan Spanyol. Ini merupakan bentuk dukungan IMI terhadap perjuangan mereka dalam mengharumkan nama Indonesia. Tanggal 27 November 2022. mereka akan berangkat ke Valencia untuk melakukan berbagai persiapan. Mari doakan agar mereka bisa memberikan yang terbaik bagi bangsa,” ujar Bamsoet usai menerima Clevan Lois Valera Octavianus dan Lanova Tantra Mahardika, di Jakarta, Rabu (19/10/2022). Turut hadir antara lain, Bima Octavianus (ayahanda Clevan Louis Valera Octavianus), Heru Apriyanto (ayahanda Lanova Tantra Mahardika), Sekretaris IMI DKI Jakarta Dodi Irawan, dan mentor para pembalap FIM MiniGP Indonesia Series 2022 Doni Tata. Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, mulai tahun 2022 ini, Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) dan Dorna Sports telah mengenalkan event baru, FIM MiniGP World Series. Sebuah kejuaraan balap motor dunia yang diikuti pembalap muda dari berbagai negara dunia, berusia 10 hingga 14 tahun. “Setelah dari FIM MiniGP World Series, para pembalap muda Indonesia tersebut bisa lanjut mengikuti berbagai kejuaraan bergengsi seperti Red Bull MotoGP Rookie maupun Asia Talent, Moto3, Moto2, hingga akhirnya bisa ke MotoGP,” jelas Bamsoet. Bamsoet menerangkan, kesuksesan penyelenggaraan FIM MiniGP Indonesia Series 2022 membuktikan komitmen IMI dalam membuka pintu gerbang bagi para pembalap muda Indonesia menuju pentas dunia. Sekaligus bentuk keseriusan IMI dalam pembinaan berjenjang dengan arah yang sangat jelas. “Di tahun 2023 nanti, IMI bersama FIM dan Dorna Sport juga akan menyelenggarakan FIM MiniGP Indonesia Series 2023. Sehingga bisa memastikan pembinaan atlet balap muda tetap berjalan berkesinambungan, sekaligus meneguhkan posisi Indonesia sebagai bagian dari pusat industri dan olahraga balap motor dunia,” pungkas Bamsoet.

Serius Bina Atlet Muda, Jawa Timur Siap Bangun Sirkuit Motocross Bertaraf Internasional

Serius Bina Atlet Muda, Jawa Timur Siap Bangun Sirkuit Motocross Bertaraf Internasional

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) mendukung pembangunan sirkuit motocross yang akan dibangun di daerah Waru, perbatasan antara Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. Dibangun diatas lahan seluar 6 hektar, sirkuit yang terletak di kawasan Blackstone Otomotif Superblok (BOS) Surabaya ini akan menjadi salah satu tempat kegiatan otomotif terbaik dan terlengkap di wilayah Jawa Timur. “Sirkuit didesain memiliki panjang lintasan mencapai 1,4 Km dengan lebar lintasan minimal 10 meter. Sehingga bisa dijadikan salah satu tuan rumah penyelenggaraan MXGP di Indonesia. Menambah semarak pengembangan olahraga motocross, sekaligus pembinaan bibit unggul atlet motocross Indonesia,” ujar Ketua Ikatan Motor Indonesia, Bambang Soesatyo, usai meninjau lahan sirkuit motocross Senin (28/6/21). Pria yang juga menjabat sebagai ketua MPR ini menjelaskan perkembangan motocross di Indonesia semakin pesat. Banyak bibit muda yang memiliki kualitas hebat. Misalnya Ryan Ardiansyah, crosser muda berusia 7 tahun yang berhasil finish di urutan ke-8 dalam Kejuaraan AMA Supercross KTM Junior di San Diego California 2020. “Sebelumnya Diva Ismaya dan Delvintor Alfarizi juga menorehkan prestasi di Kuwait International Motocross 2019. Delvinator finish di posisi ke-3, sementara Diva Ismaya finish di posisi ke 4- Karenanya kita perlu memberikan dukungan dengan memperbanyak sarana sirkuit sekaligus penyelenggaraan kejuaraan, agar para crosser Indonesia bisa semakin meningkatkan prestasinya,” jelas pria yang akrab di sapa Bamsoet. Bamsoet menerangkan keberadaan sirkuit juga akan mendorong pengembangan automotive sport tourism di wilayah Jawa Timur. Sehingga semakin banyak turis berkunjung dan membelanjakan uangnya untuk menggerakan sektor ekonomi rakyat. “UNWTO (United Nations World Tourism Organizations) menyebutkan sport tourism adalah sektor wisata yang pertumbuhannya paling cepat. Bahkan pasca pandemi Covid-19, akan banyak masyarakat yang memilih berwisata di lokasi yang menyiapkan kegiatan olahraga. Potensi ini harus bisa diambil Surabaya melalui sirkuit motocross di kawasan BOS,” pungkas Bamsoet.

Kurang Dua Unit Jelang Porprov Banten 2018, IMI Tangsel Siap “Patungan” Untuk Pembelian Unit Motor

IMI-Tangsel-2

Tangsel- Pengurus cabang (Pengcab) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Tangerang Selatan (Tangsel) mengajukan penawaran ke KONI Tangsel untuk pengadaan empat unit motor untuk kesiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Banten 2018 ini. Namun, KONI Tangsel hanya memberi dua unit motor, yakni Honda Sonic 150cc dan Honda Supra X 125cc. “Kami mengajukan empat unit, karena ada kelas beregu. Tapi, hanya diberikan dua unit. Padahal empat motor itu, untuk ikut Kejurda dan Kejurnas, sebelum turun di Porprov 2018,” terang Ketua Pengcab IMI Tangsel, H Bahrudin di Sekre IMI Tangsel, Pamulang, pada Rabu (17/1). Meski hanya diberikan dua unit, IMI Tangsel menargetkan juara di Porprov V Banten 2018. Dengan segala kekurangan yang ada, para pengurus IMI Tangsel terus mempersiapkan dan menutupi kendala yang ada. “Andai tak mendapatkan dua motor lagi, Pengurus IMI siap untuk patungan membeli dua unit motor lainnya,” ucap Bahrudin. Dua motor yang diterima oleh IMI Tangsel, sampai saat ini pun belum bisa dirombak untuk dijadikan motor balap. Beruntung, IMI Tangsel mendapat dukungan dari para sponsor. “Motor yang diterima masih standar, belum kami rombak. Alhamdulillah, beberapa sponsor membantu untuk merombak motor sampai siap balapan. Ini memperkecil anggaran perombakan,” tutupnya. (pah)