Inilah Para Pemenang Milo National Championship 2026

Palembon FC Bojonegoro

Sebanyak 20 tim kategori U10 dan 24 tim kategori U12 dari tiap kota penyisihan Milo National Championship 2026 berlaga untuk menjadi yang terbaik. Rabbani FC Malang berhasil menjadi juara pertama kategori U-10. Sementara Palembon FC Bojonegoro, Jawa Timur menjadi yang terbaik pada kategori U-12. Palembon FC Bojonegoro, Jawa Timur telah menjadi finalis MILO National Championship selama tiga tahun berturut-turut. “Setiap pertandingan mengajarkan kami untuk bermain disiplin, saling percaya, dan bekerja sama sebagai tim. Kami menghadapi lawan-lawan yang kuat dari berbagai daerah, sehingga kami dituntut untuk fokus dan konsisten. Hingga akhirnya perjuangan ini berhasil membawa kami meraih juara MILO National Championship 2026 kategori U-12,” ujar Favian Falzaneti, Kapten tim U12 Palembon FC Bojonegoro, Jawa Timur. “Selain bertanding, kami juga mendapatkan kesempatan mengikuti coaching clinic yang menambah pengalaman dan membuat kami semakin termotivasi untuk terus berlatih dan berkembang mengejar prestasi yang lebih tinggi di masa depan, serta mengharumkan nama Indonesia,” pungkasnya. Lebih dari lima dekade, Nestlé MILO telah mengajak 50 juta anak Indonesia di 300 kota/kabupaten untuk menerapkan gaya hidup sehat, aktif dan berkarakter tangguh dengan berpartisipasi di berbagai kegiatan olahraga, seperti MILO Sports Development di sekolah, MILO National Championship, MILO ACTIV Indonesia Race, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS), dan Liga Mahasiswa (LIMA) Basketball.

MILO National Championship 2026 Perluas Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

Milo National Championship 2026

Ada yang berbeda dari gelaran Milo National Championship 2026. Kali ini ajang menggandeng Yayasan Garuda Anak Nusantara (GAN). Milo National Championship 2026 juga semakin memperluas daerah pelaksanaannya dengan melibatkan lebih dari 10 ribu peserta dalam dua kategori usia, U10 dan U12. Hasilnya, ajang ini sudah menjangkau lebih dari 50.000 anak sebagai bagian dari upaya mencari bibit pesepak bola berbakat di Tanah Air. Milo National Championship 2026 menggelar seleksi di Medan, Bangka Belitung, Palembang, Bengkulu, Jambi, Lampung, Bandung, Bekasi, Banten, Jakarta, Yogyakarta, Solo, Malang, Surabaya, Madiun, Banyuwangi, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Pare-Pare, Kolaka, dan Manado. Tim yang lolos kemudian berkompetisi pada putaran final Milo National Championship 2026 yang berlangsung 31 Januari-1 Februari 2026 di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. “Melalui kompetisi ini, Milo terus mendorong kecintaan terhadap olahraga sejak dini serta mendukung kebutuhan energi dan gizi anak agar dapat aktif bergerak dan turut membentuk bibit-bibit pesepak bola dengan karakter dan mental juara,” kata Marketing Manager Nestle Milo Indonesia Alaa Shaaban. “Kami percaya bahwa olahraga merupakan guru terbaik yang dapat mengajarkan nilai-nilai seperti sportivitas, percaya diri, pantang menyerah dan kerja sama tim,” sambungnya. Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat turut hadir pada kesempatan ini. Dia mengapresiasi inisiatif Milo yang selama lebih dari 50 tahun terus konsisten dalam menghadirkan berbagai acara olahraga bagi masyarakat Indonesia. “Kemenpora memandang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas dan federasi olahraga adalah kunci untuk membangun ekosistem olahraga nasional yang kuat dan berkelanjutan. Program olahraga seperti Milo National Championship menjadi contoh nyata sinergi positif yang patut didukung dan kembangkan bersama,” ungkapnya. Sebagai bagian dari rangkaian babak final, Nestle Milo juga menyelenggarakan sesi coaching clinic bagi para peserta Milo National Championship 2026, menggandeng Andritany Ardhiyasa, penjaga gawang Persija Jakarta sekaligus mantan pemain Tim Nasional Indonesia. Sesi coaching clinic ini menghadirkan berbagai pelatihan dasar sepak bola, mulai dari passing, ball control, dribbling, hingga aktivitas berbasis permainan dengan melakukan tendangan penalti ke gawang.

PBSI rilis kalender kompetisi 2026 level junior

Bendera PBSI

Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) merilis kalender kompetisi level junior untuk nasional dan internasional 2026. Untuk kelompok usia junior di level internasional, PBSI menjadwalkan Jaya Raya Junior Grand Prix serta Asia Youth International Challenge, yang menjadi bagian penting jalur pembinaan atlet muda menuju level senior. Sementara itu, pada level nasional, PBSI kembali menggelar rangkaian Sirkuit Nasional A, B, dan C, dilanjutkan Sirnas Premier, Kapolri Cup, hingga Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI sebagai puncak kompetisi domestik. Kalender nasional PBSI tahun 2026 level junior APRIL 13–18 April Sirnas A Surabaya — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) 27 April–2 Mei Sirnas B Palu — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) MEI 4–9 Mei Sirnas A Kudus — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) 11–16 Mei Bupati Kutai Timur Open Kutai Timur — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 18–23 Mei Sirnas B Samarinda — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) JUNI 8–13 Juni Candra Wijaya Doubles Special Tangerang Selatan — Sirkuit Nasional C (U-15, U-17, U-19, Dewasa) 15–20 Juni Kajati Cup Jawa Timur Surabaya — Sirkuit Nasional C (U-11 s.d. Dewasa) 22–27 Juni Kapolda Sumbar Open Padang — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 29 Juni–5 Juli FISIP UI Open Depok — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17) JULI 7–12 Juli Junior Grand Prix Jaya Raya Tangerang Selatan — Grand Prix (Junior) 13–18 Juli Pupuk Kaltim Open Bontang — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 14–19 Juli Kapolri Cup TBC — PBSI Event (U-15, U-17, U-19 / 32 terbaik) 20–25 Juli Sirnas B Medan — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) AGUSTUS 3–8 Agustus Sirnas A Jakarta — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) 10–15 Agustus Walikota Bandung Open Bandung — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 17–22 Agustus Sirnas B Bengkulu — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) 24–29 Agustus Bayan Open Balikpapan — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) SEPTEMBER 8–13 September Sirnas A DI Yogyakarta — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) 15–20 September Piala Raja Hamengkubuwono X DI Yogyakarta — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 28 September–3 Oktober Sirnas A Bandung — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) OKTOBER 5–10 Oktober Asia Youth International Challenge Kudus — International Challenge (U-19) 12–17 Oktober Victor Sumut Open Medan — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 26–31 Oktober Sirnas B Bali — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) NOVEMBER 2–7 November Hundred Banda Baru Open Batam — Sirkuit Nasional C (U-11 s.d. Dewasa) 23–28 November Gubernur Cup Jawa Timur Surabaya — Sirkuit Nasional C (U-11 s.d. Dewasa) DESEMBER 7–12 Desember Paser Open Paser — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19)

Ini Jadwal Lengkap Sirkuit Nasional PBSI 2026

Logo PBSI

Indonesia kembali bersiap menyambut gegap gempita turnamen bulu tangkis nasional paling bergengsi, Sirkuit Nasional PBSI (Sirnas) 2026. Perhelatan yang menjadi barometer prestasi atlet bulu tangkis Tanah Air ini akan digelar dari bulan April hingga Desember 2026. Sirkuit Nasional PBSI akan terbagi dalam 3 level, yakni Sirkuit Nasional A, B, dan C dengan total 23 seri pertandingan yang tersebar di berbagai provinsi. Ajang ini bukan sekadar turnamen rutin. Sirnas PBSI telah menjadi bagian penting dari sistem pembinaan prestasi nasional dan ajang seleksi tak langsung menuju level internasional. Lewat persaingan ketat di berbagai kelompok umur, Sirnas kerap melahirkan bintang-bintang baru yang kelak mengharumkan nama bangsa di pentas dunia. Lalu, kapan jadwalnya akan dimulai? Berikut jadwal resmi turnamen Sirnas PBSI 2026 berdasarkan data dari PP PBSI: APRIL 13–18 April Sirnas A Surabaya — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) 27 April–2 Mei Sirnas B Palu — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) MEI 4–9 Mei Sirnas A Kudus — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) 11–16 Mei Bupati Kutai Timur Open Kutai Timur — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 18–23 Mei Sirnas B Samarinda — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) JUNI 8–13 Juni Candra Wijaya Doubles Special Tangerang Selatan — Sirkuit Nasional C (U-15, U-17, U-19, Dewasa) 15–20 Juni Kajati Cup Jawa Timur Surabaya — Sirkuit Nasional C (U-11 s.d. Dewasa) 22–27 Juni Kapolda Sumbar Open Padang — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 29 Juni–5 Juli FISIP UI Open Depok — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17) JULI 13–18 Juli Pupuk Kaltim Open Bontang — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 20–25 Juli Sirnas B Medan — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) AGUSTUS 3–8 Agustus Sirnas A Jakarta — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) 10–15 Agustus Walikota Bandung Open Bandung — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 17–22 Agustus Sirnas B Bengkulu — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) 24–29 Agustus Bayan Open Balikpapan — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) SEPTEMBER 8–13 September Sirnas A DI Yogyakarta — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) 15–20 September Piala Raja Hamengkubuwono X DI Yogyakarta — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 28 September–3 Oktober Sirnas A Bandung — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) OKTOBER 12–17 Oktober Victor Sumut Open Medan — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 26–31 Oktober Sirnas B Bali — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) NOVEMBER 2–7 November Hundred Banda Baru Open Batam — Sirkuit Nasional C (U-11 s.d. Dewasa) 23–28 November Gubernur Cup Jawa Timur Surabaya — Sirkuit Nasional C (U-11 s.d. Dewasa) DESEMBER 7–12 Desember Paser Open Paser — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) Catatan Tambahan dari PBSI PBSI menyampaikan bahwa lokasi pelaksanaan masih dapat berubah apabila hasil survei menunjukkan sarana dan prasarana belum memenuhi standar nasional.

PBSI Gelar Seleksi Nasional PBSI 2026

Eng Hian

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) akan menyelenggarakan Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2026 sebagai bagian dari proses pembinaan dan penjaringan atlet muda potensial untuk bergabung dengan Pelatnas PBSI. Seleknas PBSI 2026 akan berlangsung pada 3 hingga 7 Februari 2026 di Majeh Arena Wadas, Karawang, dengan menggunakan empat lapangan pertandingan. Seleksi Nasional PBSI ini diikuti oleh atlet-atlet terbaik kategori taruna (U19) yang memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan oleh PP PBSI. Peserta Seleknas meliputi atlet tunggal dan ganda juara Kejuaraan Nasional PBSI Perorangan Taruna Divisi I Tahun 2025, dengan pengecualian bagi atlet yang telah direkrut masuk Pelatnas PBSI. Peserta Seleknas juga berasal dari atlet kelahiran tahun 2007 dan sesudahnya yang berada pada peringkat 15 nasional Taruna (U19) terbaik di setiap sektor dengan perhitungan ranking yang digunakan adalah per tanggal 24 Desember 2025, setelah pelaksanaan Kejuaraan Nasional PBSI 2025. Selain jalur Seleknas, PP PBSI juga menetapkan bahwa tiga atlet muda, Mayla Cahya Afilian Pratiwi (Mutiara Cardinal Bandung) dari sektor tunggal putri dan Alexius Ongkytama Subagio/ Aquino Evano Keneddy Tangka (Djarum Kudus) dari sektor ganda putra bergabung langsung ke Pelatnas PBSI. Ketiganya direkrut berdasarkan prestasi konsisten yang telah ditunjukkan sepanjang tahun 2025, serta hasil pemantauan Tim Pemandu Bakat PP PBSI, sehingga dinilai telah memenuhi kriteria pembinaan Pelatnas. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menegaskan bahwa Seleknas PBSI merupakan bagian integral dari sistem pembinaan prestasi nasional yang dijalankan secara berjenjang dan berkelanjutan. “Seleksi Nasional PBSI merupakan bagian integral dari sistem pembinaan prestasi nasional yang dijalankan secara berjenjang dan berkelanjutan. Melalui Seleknas ini, PBSI memastikan proses penjaringan atlet muda dilakukan secara objektif, terukur, dan berbasis prestasi, sebagai langkah awal menuju pembinaan di Pelatnas PBSI,” ujar Eng Hian. “Kriteria seleksi yang mengacu pada hasil Kejurnas, peringkat nasional, serta pantauan Tim Pemandu Bakat dirancang untuk memastikan atlet yang terpilih tidak hanya memiliki capaian prestasi saat ini, tetapi juga potensi pengembangan jangka panjang sesuai dengan arah pembinaan prestasi PBSI,” tambahnya. Khusus untuk nomor ganda, para atlet diperbolehkan melakukan pertukaran pasangan dengan ketentuan pasangan tersebut berada dalam 16 besar ranking nasional, serta adanya kesepakatan tertulis antara atlet dan Perkumpulan Bulutangkis (PB). Atlet hasil pantauan Tim Pemandu Bakat (Potensi) PBSI juga dapat diikutsertakan sebagai peserta Seleknas meskipun berada di luar 16 besar ranking nasional. Sementara itu, bagi atlet ganda yang memiliki lebih dari satu pasangan dan sama-sama berada dalam 16 besar ranking nasional, maka atlet tersebut wajib memilih satu pasangan untuk didaftarkan pada Seleknas. Sebagai penegasan komitmen pembinaan prestasi, atlet tunggal maupun ganda yang keluar sebagai juara Seleknas PBSI 2026 wajib memenuhi panggilan untuk masuk Pelatnas PBSI tanpa syarat apa pun. Melalui Seleknas ini, PP PBSI berharap dapat menjaring atlet-atlet muda terbaik yang memiliki potensi jangka panjang untuk memperkuat bulutangkis Indonesia di level internasional. PESERTA SELEKSI NASIONAL PBSI TAHUN 2026 Tunggal Putra: Radithya Bayu Wardhana – DJARUM, KUDUS Fardhan Rainanda Joe – EXIST BADMINTON CLUB Denis Azzarya – JAYA RAYA JAKARTA Maharishiel Timotius Gain – JAYA RAYA JAKARTA Muhammad Nashrulloh Al-Habsyi – DJARUM, KUDUS Yusack Christian – JAYA RAYA JAKARTA Yudha Rendra Wijaya – DJARUM, KUDUS Yarits Al Kaaf Rengganingtyas – DJARUM, KUDUS Fathurachman – SARWENDAH BADMINTON CLUB, JAKTIM Izza Al-Faruq Aston Martin – EXIST BADMINTON CLUB I Made Sutha Adi Wiguna – GIDEON BADMINTON ACADEMY Surya Adhipratama Tanggara – BERKAT ABADI, BANJAR Fajar Shidiq Putra – EXIST BADMINTON CLUB Ghaisan Haidar Tsaqib – EXIST BADMINTON CLUB Jevian Vinara Phaskalis Jevlianda A – TANGKAS, JAKSEL Glend Yosua Octavianus Rumondor – JAYA RAYA JAKARTA Tunggal Putri: Jolin Angelia – DJARUM, KUDUS Christabel Calista Purwanto – DJARUM, KUDUS Oei Louisa Jovanka Sandi Winarto – EXIST BADMINTON CLUB Shaafiya Yasmin Maitsaa – DJARUM, KUDUS Evelin Gracia Parapat – DJARUM, KUDUS Wening Arviani Sabrina – PELATKOT TANGERANG SELATAN Alfira Deanika – Jaya Raya Satria Auberta Zerlina – EXIST BADMINTON CLUB Nurul Tetra Junia Br Matondang – DJARUM, KUDUS Qori Nur Syarifah – EXIST BADMINTON CLUB Patricia Regina Adalia – JAYA RAYA JAKARTA Selvyra Khalishah – PELATPROV PBSI Jawa Timur Xabria Novrani Alonso – Mataram Raya, Sleman Ratifa Badriah – ALAMSYAH YUNUS BADMINTON CLUB Keira Putri Indriyan – MUTIARA CARDINAL, BANDUNG Beryl Auliya Sungkono – PELATPROV PBSI Jawa Timur Ganda Putra: Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono – DJARUM, KUDUS Faizal Pangestu/Anju Siahaan – DJARUM, KUDUS Ardiola Dionilo/Raffarel Radzinski Sadad – DAIHATSU YONEX SUNRISE CANDRA WIJAYA Akmal Nurrahman/Revand Harianto – JAYA RAYA JAKARTA Joseph Marcellino Kyta /Joven Farandi – GIDEON BADMINTON ACADEMY Christian Aldo Sanjaya/Yugo Alvaro Gunawan – JAYA RAYA JAKARTA Grendly Alkatib Lumintang/Muhammad Vito Annafsa – JAYA RAYA JAKARTA Danendra Kamandika Xavier/Elang Rakha Putra Setiawan – JAYA RAYA JAKARTA Fadhullah Muas/Stanley Jaden Ng – GIDEON BADMINTON ACADEMY Muhammad Lutfhi Habibi/Faza Iwadh Kurnia Ramdhan – DJARUM, KUDUS Muhammad Nadhif Al Maren/Muhammad Hazeral Masyhur – PELATPROV PBSI Jawa Timur Danendra Ahmad Al Ghozali/Azril Dava Gistrafarizi – PELATPROV PBSI Jawa Timur Muhammad Zaki/ Anandhito Triadi – PUSAT PELATIHAN OLAHRAGA PELAJAR/ JAYA RAYA JAKARTA Muhammad Alwan Setiawan/Naufal Syatar Syahwaldi – PUTRA HANDAYANI Boby Claudio Tampi/Darrel Fawwaz – PUSAT PELATIHAN OLAHRAGA PELAJAR Ahmad Tarindo Akbar/Fachry Adnan Pamungkas – GIDEON BADMINTON ACADEMY Ganda Putri: Imanuela Ayu Soka/Angelita Magdalena Yusup – DJARUM, KUDUS Selsi Josika/Halifia Usni Pratiwi – DJARUM, KUDUS Salsabila Zahra Aulia/Adelia Nirul M – DJARUM, KUDUS Merylia Putri Hanantha/Chelsea Veby Andela – PELATPROV PBSI Jawa Timur Afina Musa Putri/Nur Aliah Rahma – JAYA RAYA JAKARTA Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri – DJARUM, KUDUS Sheila Lidia/Veren Irvana Daula – JAYA RAYA JAKARTA Citra Murdiningrum Surono/Maheswara Kusumawulan – PB. Power Rajawali, Tangerang Chelsea Marvelyn Istanto/Agni Marshanda Pratistha Kuranta – DJARUM, KUDUS Aura Zalfa Syafiya/ Putri Melvina Dwiwahyuningsih – GIDEON BADMINTON ACADEMY/ Cakrabuana Badminton Training Camp Micha Leona Luthfia Wardoyo/Keyla Annisa Putri – JAYA RAYA JAKARTA Annisa Febriany Shalihah/ Balqis Azzahra Kayla Hasan – DAIHATSU YONEX SUNRISE CANDRA WIJAYA/TANGKAS, JAKSEL Risfina Meyizza Tommzhu/Syafiqa Aliya – GIDEON BADMINTON ACADEMY Gelsay Behrous Al Zahra/Injiliani Christania Tumbol – JAYA RAYA JAKARTA Nadia Zana Nailah/Alya Anggina Putri Nasution – PUTRA MAINAKY, TANGSEL Jasmin Early Mailova/Zahroh Nani Elvany – BAYU KENCANA Ganda Campuran: Ikhsan Lintang Pramudya/ Salsabila Zahra Aulia – DJARUM, KUDUS Balqis Azzahra Kayla Hasan/Mitchel Rori Monintja – TANGKAS , JAKSEL … Read more

AFC Futsal Asian Cup 2026: Indonesia Libas Korsel

Timnas Futsal Indonesia

Tim Nasional (Timnas) Futsal Indonesia mengawali laga perdana di grup A AFC Futsal Asian Cup Indonesia 2026 dengan gemilang. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Indonesia Arena, Jakarta, Skuad Garuda melibas Korea Selatan (Korsel) dengan skor telak 5-0 pada laga pembuka turnamen. Pertandingan yang dipimpin wasit Andrew Scott Best asal Australia. Sejak peluit awal dibunyikan, Indonesia langsung tampil menekan dan mendominasi jalannya pertandingan. Indonesia membuka keunggulan dengan cepat di babak pertama. Mochammad Iqbal Rahmattulah berhasil memecah kebuntuan, diikuti oleh gol dari Rio Pangestu Putra pada menit ke-11 yang menggandakan keunggulan. Hingga peluit turun minum berbunyi, Indonesia memimpin nyaman dengan skor 2-0. Memasuki babak kedua, intensitas serangan tuan rumah tidak mengendur. Mochammad Iqbal Rahmattulah kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-21, mengubah kedudukan menjadi 3-0. Tekanan bertubi-tubi dari Indonesia membuat pertahanan Korsel kewalahan. Israr Megantara memperlebar jarak menjadi 4-0 lewat golnya di menit ke-29. Pesta gol Indonesia akhirnya ditutup oleh Reza Gunawan yang mencetak gol kelima pada menit ke-37, memastikan kemenangan mutlak 5-0 bagi tuan rumah. Selain tajam di lini depan, Indonesia juga tampil sangat disiplin dalam bertahan. Tim asuhan pelatih Hector Souto ini hanya melakukan total 2 pelanggaran sepanjang pertandingan. Sebaliknya, Korsel yang kesulitan mengembangkan permainan harus melakukan total 6 pelanggaran dan menerima dua kartu kuning yang diberikan kepada Eom Jiyong pada menit ke-27 dan Kang Jukwang pada menit ke-38. Kemenangan ini menempatkan Indonesia pada posisi yang sangat positif di klasemen grup, sekaligus mengirimkan sinyal kuat kepada para pesaing di AFC Futsal Asian Cup 2026. Pada pertandingan terakhir fase grup A AFC Futsal Asian Cup 2026, Indonesia akan melawan Irak pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Persiapan Piala Asia 2026, Timnas U17 Akan Uji Coba Internasional

Timnas Indonesia U-17

Timnas Indonesia U17 akan menjalani rangkaian International U17 Friendly Match sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia U17 2026. Dalam agenda uji coba internasional ini, Garuda Muda dijadwalkan menghadapi Timnas Tiongkok U17 dalam dua pertandingan yang akan digelar di Indomilk Arena, Tangerang. Pertandingan pertama akan berlangsung pada Minggu, 8 Februari 2026 dengan kick-off pukul 21.00 WIB. Ini menjadi salah satu langkah awal bagi Garuda Muda untuk mengukur kesiapan tim menghadapi kompetisi level Asia. Selanjutnya, pertandingan kedua akan digelar pada Rabu, 11 Februari 2026. Pada laga kedua ini, Tiongkok U17 akan kembali menjadi lawan Indonesia U17, dengan kick-off pukul 18.30 WIB, tetap bertempat di Indomilk Arena, Tangerang. Sebagai informasi, Timnas Indonesia U17 telah dipastikan lolos otomatis ke Piala Asia U17 2026. Kepastian tersebut didapat setelah Indonesia melangkah ke perempatfinal pada edisi tahun lalu, sehingga Garuda Muda tidak perlu mengikuti babak kualifikasi untuk turnamen tersebut. Nantinya, Piala Asia U17 2026 yang diikuti oleh 16 negara tersebut akan berlangsung pada 30 April hingga 17 Mei 2026 di Arab Saudi. Matchday 1 Minggu, 8 Februari 2026 Kick-off: 21.00 WIB Venue: Indomilk Arena, Tangerang Matchday 2; Rabu, 11 Februari 2026 Kick-off: 18.30 WIB Venue: Indomilk Arena, Tangerang

Indonesia Masters 2026: Raymond/Joaquin Jadi Runner-Up

Podium Ganda Putra Indonesia Masters 2026

Duet Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus puas menjadi runner-up Indonesia Masters 2026. Raymond/Joaquin mesti mengakui keunggulan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Raymond/Joaquin, yang tidak diunggulkan, menantang ganda putra unggulan empat Goh/Izzuddin di final. Bertanding di Istora Senayan pada Minggu (25/1/2026), Raymond/Joaquin kalah dua gim langsung 19-21, 13-21. Jalannya pertandingan. Raymond/Joaquin tampil menjanjikan di gim pertama setelah unggul 9-6. Namun, Goh/Izzuddin meraih enam poin berturut-turut untuk berbalik memimpin 12-9 setelah interval pertama. Goh/Izzuddin melanjutkan momentum, Raymond/Joaquin mencoba terus mendekat. Namun, kesalahan-kesalahan Raymond/Joaquin di saat kritis menguntungkan lawan sehingga mencapai game point 20-18. Satu angka ditambah Raymond/Joaquin. Serangan ke arah Joaquin gagal diantisipasi, Goh/Izzuddin memastikan keungulan 21-19 di gim pertama. Raymond/Joaquin kalah start di gim kedua. Mereka membiarkan lawan meraup enam poin pertama berturut-turut sehingga ketinggalan 0-6. Setelahnya tekanan Goh/Izzuddin membuat Raymond/Joaquin kewalahan. Jarak tujuh poin tercipta di interval kedua dengan keunggulan Goh/Izzuddin 11-4. Goh/Izzuddin tidak membiarkan Raymond/Joaquin kembali dalam permainan meskipun unggul jauh. Pukulan Raymond yang terlalu panjang melebarkan keunggulan Goh/Izzuddin 17-6. Goh/Izzuddin meraih tiga angka beruntun untuk mencapai match point 20-6. Raymond/Joaquin meraih tujuh angka selanjutnya untuk memperpanjang napas. Kedudukan 13-20. Sebuah reli yang diakhiri dengan smes keras tak sanggup dikembalikan Raymond/Joaquin. Mereka kalah 14-21 sekaligus memberi Goh/Izzuddin titel juara ganda putra Indonesia Masters 2026.

Indonesia Masters 2026: Alwi Farhan Juara dan Cetak Sejarah

Alwi Farhan

Alwi Farhan keluar sebagai juara tunggal putra Indonesia Masters 2026. Alwi tampil ganas untuk mengalahkan Panitchaphon Teeraratsakul straight game di final. Pada final Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Minggu (25/1), Alwi mendominasi lawan di sepanjang permainan. Alwi merengkuh titel juara dengan kemenangan 21-5, 21-6. Gelar ini merupakan gelar Super 500 pertama bagi Alwi yang terasa spesial karena terjadi di ‘rumah sendiri’. Gelar ini juga menjadi sejarah karena menjadikannya sebagai tunggal putra termuda yang pernah juara Indonesia Masters. Saat ini, Alwi baru berusia 20 tahun. Jalannya pertandingan Alwi start kencang usai mengungguli Teeraratsakul 6-1 di awal gim pertama. Eror Teeraratsakul menambah angka bagi Alwi sehingga memimpin 9-2. Alwi menjaga momentumnya, memimpin 13-4 usai interval pertama. Smes keras Teeraratsakul membentur net sehingga gap melebar jadi 10 poin di antara kedua pemain. Poin demi poin terus diraup Alwi, yang turut diuntungkan dengan kesalahan-kesalahan lawan. Pukulan Teeraratsakul terlalu panjang ke belakang membuat Alwi meraih game point dalam kedudukan 20-5. Sebuah drop shot Alwi mengecoh Teeraratsakul, sekaligus melanjutkan permainan ke gim kedua dengan keunggulan 21-5. Gim kedua dibuka dengan reli yang dimenangi Alwi, menyusul pukulan Teeraratsakul terlalu panjang ke belakang. Penampilan dominan Alwi berlanjut di awal gim kedua. Alwi tidak memberikan lawan mengembangkan permainannya untuk memimpin 11-2 menuju interval kedua. Jarak kedua pebulutangkis terus melebar. Teeraratsakul tampak kesulitan mendapatkan ritme permainannya di pertandingan ini. Tujuh poin beruntun diperoleh Alwi untuk unggul 18-5. Alwi Farhan akhirnya menyudahi perlawanan Teeraratsakul dengan sebuah drop shot untuk juara setelah menang 21-6 di gim kedua.

Pemenang Gelar Individu Piala Asia U23 2026

Ajang AFC U23 Asian Cup Saudi Arabia 2026 atau Piala Asia U23 2026 telah rampung dengan serangkaian penghargaan individu yang menarik perhatian pecinta sepak bola Asia. Selain Jepang yang sukses mempertahankan gelar juara setelah mengalahkan China 4–0 di final, pemain-pemain muda terbaik Asia juga mendapatkan predikat tertinggi dalam kategori individu di turnamen ini. Pemain Terbaik (MVP): Ryunosuke Sato (Jepang) Gelandang serang Jepang, Ryunosuke Sato, dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) turnamen setelah penampilan luar biasa di lini tengah dan serangan timnas Jepang sepanjang kompetisi. Sato tampil penuh pengaruh di semua laga yang dijalani Jepang hingga memastikan gelar juara bagi Samurai Biru. Top Scorer (Vua Pencetak Gol): Nguyen Dinh Bac (Vietnam) Pencetak gol terbanyak turnamen diraih oleh Nguyen Dinh Bac dari Vietnam. Bomber muda ini mencatatkan 4 gol dan 2 assist, menjadikannya pencetak gol terbanyak meskipun memiliki waktu bermain lebih sedikit dibanding pesaingnya. Ada empat tiga pemail lain yang juga mencetak 4 gol sepanjang turnamen selain Nguyen Dinh Bac. Mereka adalah Ali Ahmad Ali Al Azaizeh, Leonardo Farah Shahin, dan Ryunosuke Sato. Namun Nguyen Dinh Bac unggul dari catatan assist dan menit bermain yang lebih sedikit. Gelar ini berarti sejarah baru bagi sepak bola Vietnam karena ini pertama kali seorang pemain Vietnam memenangkan penghargaan Golden Boot di ajang U23 Asia. Kiper Terbaik: Rui Araki (Jepang) Kiper andalan Jepang, Rui Araki, mendapatkan penghargaan Best Goalkeeper setelah hanya kegolan satu dan beberapa kali menjaga clean sheet penting dalam perjalanan timnya menuju gelar juara. Penampilannya di bawah mistar menjadi salah satu faktor dominan di lini pertahanan Jepang sepanjang turnamen. Penghargaan Fair Play: U23 Korea Selatan Selain gelar individu untuk pemain, tim U23 Korea Selatan dianugerahi AFC Fair Play Award atas sportivitasnya sepanjang turnamen. Sepanjang turnamen, tim asuhan Lee Min-sung itu hanya mencatatkan 5 kartu kuning dan tidak pernah mendapatkan kartu merah dalam 6 pertandingan. Langkah Korea sendiri terhenti pada perebutan posisi tiga dari Vietnam dalam drama adu penalti.

Jepang Raih Gelar Ketiga Piala Asia U23

Tim nasional Jepang U23

Tim nasional Jepang menjadi juara Piala Asia U23 setelah menaklukkan China dengan skor telak 4-0 pada laga final di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Jeddah, Sabtu (24/1), untuk mencatatkan sejarah sebagai tim pertama yang menjuarai turnamen tiga kali. Kemenangan diraih Jepang setelah mereka tampil menekan sejak awal laga dan tidak pernah memberi ruang bagi China untuk mengembangkan permainan. Jepang membuka keunggulan pada menit ke-12 melalui Yuto Ozeki yang memanfaatkan bola muntah di dalam kotak penalti, dengan tembakannya sempat mengenai pemain bertahan China Peng Xiao sebelum mengecoh kiper Li Hao dan disahkan setelah tinjauan VAR. Keunggulan Jepang bertambah delapan menit kemudian lewat aksi individu Kosei Ogura, yang merebut bola di area lawan, melewati satu pemain bertahan, dan melepaskan tembakan keras ke sudut jauh gawang China. China berusaha merespons dengan permainan langsung dan umpan-umpan panjang, namun lini pertahanan Jepang yang terorganisasi rapi membuat mereka kesulitan menciptakan peluang bersih hingga turun minum, saat Jepang unggul 2-0 dengan jumlah tembakan dua kali lipat lebih banyak. Memasuki babak kedua, Jepang tetap mempertahankan intensitas permainan, sebelum memperlebar jarak pada menit ke-57 melalui titik penalti setelah Liu Haofan dinilai melakukan handball di area terlarang, yang dieksekusi dengan tenang oleh Ryunosuke Sato. China sempat mencetak gol pada menit ke-68, namun wasit menganulirnya karena posisi offside, keputusan yang kembali mematahkan upaya kebangkitan mereka. Jepang kemudian menutup kemenangan lewat gol keempat pada menit ke-76, ketika tembakan Ogura yang sempat terdefleksi pemain bertahan melambung masuk ke gawang dan memastikan keunggulan mutlak. Hingga peluit akhir dibunyikan, Jepang tetap menguasai jalannya pertandingan untuk mempertahankan gelar juara yang diraih pada edisi sebelumnya.

Pecah Rekor! Kejurprov Voli U18 Jatim Diikuti Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah

Kejurprov Voli U18 Jatim

Kabupaten Tulungagung kembali mencatatkan namanya dalam sejarah olahraga Jawa Timur. Sebanyak 67 klub bola voli dari berbagai daerah ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Indoor U18 Antar Klub Se-Jawa Timur Tahun 2026. Rinciannya, 36 klub putra dan 31 klub putri. Jumlah klub ini menjadi yang terbanyak sepanjang penyelenggaraan Kejurprov Bola Voli di Jawa Timur. Ajang bergengsi tersebut hingga kini sedang digelar, dimulai pada Selasa, 20 Januari 2026 dan akan berakhir pada Senin, 26 Januari 2026. Kompetisi ini diselenggarakan di dua venue yakni GOR Lembupeteng dan GOR Sari Bumi Boro di Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung. Ketua Umum PBVSI Pengprov Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, dalam keterangan yang diterima awak media pada Kamis, 22 Januari 2026 menjelaskan pembukaan agenda ini diwakili oleh Ketua Harian PBVSI Pengprov Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast. Kombes Pol Jules Abraham Abast dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Tulungagung, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, KONI Kabupaten Tulungagung, serta PBVSI Kabupaten Tulungagung yang telah menjadi tuan rumah kejuaraan. Ia menegaskan bahwa Kejurprov kali ini memiliki nilai historis yang sangat penting. Selain karena jumlah pesertanya yang memecahkan rekor, ajang ini juga menunjukkan perkembangan pembinaan bola voli usia muda yang semakin merata di Jawa Timur. “Rekor jumlah peserta ini tidak hanya mencerminkan antusiasme dan semangat kompetisi yang tinggi, tetapi juga menunjukkan komitmen Pengprov PBVSI Jawa Timur dalam menyelenggarakan turnamen pembinaan secara berjenjang,” jelas Kombes Abast. Menurutnya, tingginya partisipasi klub dari berbagai kabupaten dan kota menjadi indikator keberhasilan sistem pembinaan yang selama ini dijalankan. Hal tersebut sekaligus menunjukkan kepercayaan besar kepada Kabupaten Tulungagung sebagai tuan rumah. Lebih lanjut, Kombes Abast menjelaskan bahwa Kejurprov U18 ini tidak sekadar menjadi ajang pertandingan. Kejuaraan ini juga berfungsi sebagai sarana evaluasi pembinaan atlet usia muda di daerah. Dari kompetisi inilah, bibit-bibit unggul bola voli Jawa Timur dapat terpantau sejak dini. “Ke depan diharapkan atlet bola voli di Jawa Timur mampu menjadi tulang punggung prestasi bola voli di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto, Wakapolres Tulungagung, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta Ketua KONI Kabupaten Tulungagung juga turut hadir dalam agenda pembukaan tersebut. Hadir pula jajaran pejabat utama Polres Tulungagung, pengurus PBVSI provinsi dan kabupaten, para wasit, panitia, pelatih, ofisial, serta seluruh peserta kejuaraan. Agenda Kejurprov Bola Voli Indoor U18 Tahun 2026 yang didukung penuh dari berbagai pihak diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang kelak mengharumkan nama Jawa Timur.

Ini Dia Akademi Sepak Bola Internasional Pertama di Jabar

Dedie Rachim meresmikan Borussia M’Gladbach Academy Indonesia

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim meresmikan Borussia M’Gladbach Academy Indonesia sebagai akademi sepak bola internasional pertama di Jawa Barat untuk memperluas akses pembinaan atlet muda agar tumbuh profesional, berkarakter, dan berprestasi. Peresmian tersebut dilakukan di Lorena Sport Hub sebagai langkah memperkuat ekosistem olahraga yang memberi peluang lebih besar bagi anak-anak Kota Bogor mengakses pelatihan berkualitas. Dedie Rachim menyampaikan fasilitas ini menjadi satu-satunya akademi sepak bola bertaraf internasional yang beroperasi di Kota Bogor. “Dari sini anak-anak akan diberikan pembelajaran teknik, metode sepak bola, dan pembentukan karakter untuk menjadi juara,” ucap Dedie. Dedie menjelaskan keberadaan akademi tersebut menjadi bagian dari persiapan jangka panjang untuk membina pesepak bola Indonesia dari Kota Bogor. CEO and Co-Founder Borussia M’Gladbach Academy Saras Desch mengungkapkan akademi ini berasal langsung dari Jerman dan hanya memiliki dua lokasi di Indonesia, yakni di German School Jakarta BSD dan Kota Bogor. “Di akademi ini kami memberikan pelatihan terbaik agar anak-anak bisa menjadi pemain sepak bola profesional. Bismillah, kami berharap menemukan bibit muda dari Kota Bogor,” ucap Saras. Managing Director PT Lorena Properti Indonesia Dwi Ryanta Soerbakti menyampaikan kehadiran akademi ini merupakan realisasi komitmen yang telah disampaikannya tahun lalu. “Tahun lalu saya berjanji mendatangkan akademi berskala internasional ke Kota Bogor. Setelah perjalanan panjang, hari ini akhirnya terwujud,” ujar Dwi. Dwi menilai dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Bogor, menjadi penguat agar akademi ini melahirkan kader pesepak bola masa depan. “Kami yakin bisa mencetak pemain yang berkontribusi bagi Kota Bogor,” ucapnya.

Keren! Veda Resmi Jadi Red Bull Athlete Jelang Moto3 2026

Veda Ega Pratama

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, resmi menjadi Red Bull Athlete menjelang debutnya di Moto3 pada 2026. Hal ini ‘dibocorkan’ Veda sendiri lewat Instagram pada Senin (19/1/2026). Dalam tiga tahun terakhir, Veda menjadi topik hangat di paddock MotoGP, yakni sejak ia menjuarai Asia Talent Cup (kini Moto4 Asia Cup) 2023 dan bergabung ke Red Bull Rookies Cup pada 2024. Pada 2025, Veda menjalani debut di JuniorGP sekaligus bertahan di ajang Red Bull Rookies Cup, di mana ia sukses menjadi runner up setelah meraih banyak podium dan kemenangan. Kini, ia dikontrak oleh Honda Team Asia untuk berlaga di Moto3 2026. Prestasi mentereng Veda di ajang-ajang ‘Road to MotoGP’ ini membuat Red Bull tertarik mendukungnya. Pada Senin lalu, Veda diundang untuk menyambangi markas Red Bull di Salzburg, Austria, untuk menjalani berbagai kegiatan dengan Red Bull Motorsports. Lewat Instagram, Veda mengunggah foto dirinya mendapatkan berbagai kit dari Red Bull, begitu pula saat ia menjajal simulator mobil Formula 1. Veda juga sempat mengunjungi Red Bull Hangar-7, yang merupakan ‘museum’ Red Bull. Veda tak sendirian, ia juga ditemani oleh beberapa pembalap muda Red Bull lainnya, termasuk debutan Red Bull KTM Tech 3, Rico Salmela. Keduanya dapat kesempatan menumpangi helikopter Red Bull untuk melihat keindahan pegunungan Austria. Kini Veda bergabung dengan sederet bintang dunia balap dalam daftar Red Bull Athlete. Mereka berlaga di berbagai disiplin motorsport, yakni F1, MotoGP, Moto2, Moto3, WorldSSP, motocross, supercross, enduro, rally raid, rallycross, WRC, dan lainnya. Nah, siapa saja sih mereka? Berikut sejumlah nama-nama besar dunia motorsport yang juga merupakan Red Bull Athlete seperti yang dilansir oleh situs resmi Red Bull. Formula 1: Max Verstappen, Isack Hadjar, Liam Lawson, Arvid Lindblad, Yuki Tsunoda MotoGP: Alex Marquez, Jorge Martin, Johann Zarco, Toprak Razgatlioglu, Diogo Moreira, Maverick Vinales, Enea Bastianini, Brad Binder, Pedro Acosta, Dani Pedrosa, Pol Espargaro Moto2: David Alonso, Daniel Holgado, Collin Veijer, Deniz Oncu, Jose Antonio Rueda, Ayumu Sasaki Moto3: Maximo Quiles, Alvaro Carpe, Valentin Perrone, Guido Pini, Brian Uriarte, Veda Ega Pratama, Rico Salmela WorldSSP: Bahattin Sofuoglu Rally (motor dan mobil): Nasser Al Attiyah, Kevin Benavides, Edgar Canet, Luciano Benavides, Cyril Despres, Carlos Sainz sr, Stephane Peterhansel, Toby Price, Nani Roma, Daniel Sanders, Sam Sunderland, Matthias Walkner, Sebastien Loeb, Theirry Neuville, Sebastian Ogier, Laia Sanz Motocross/Supercross/Enduro: Jeffrey Herlings, Marvin Musquin, Ken Roczen, Tom Vialle, Jett Lawrence, Hunter Lawrence, Andrea Verona, Josep Garcia

Piala Asia U23: Kalahkan Korsel Adu Penalti, Vietnam Finis Ketiga

Timnas Vietnam U23

Vietnam berhasil menuntaskan Piala Asia U-23 2026 dengan merebut tempat ketiga. Golden Star Warriors mengalahkan Korea Selatan dengan skor 7-6 di adu penalti. Vietnam vs Korea Selatan berlangsung di King Abdullah Sports City Hall Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Jumat (23/1/2026) malam WIB. Vietnam memimpin 1-0 di babak pertama pada menit ke-31. Nguyen Quoc Viet mencetak gol di menit ke-30 lewat skema serangan balik. Korsel menyamakan skor menjadi 1-1 di menit ke-69. Gol Korsel dicetak oleh Kim Tae-won. Vietnam dengan cepat mencetak gol balasan untuk memimpin 2-1. Pasukan Kim Sang-sik memimpin berkat gol Nguyen Dinh Bac di menit ke-1 lewat tendangan bebas. Vietnam harus bermain dengan 10 orang di menit ke-86. Nguyen Dinh Bac, yang merupakan kapten tim, diganjar kartu merah akibat tekel keras ke lawan. Korsel mampu memaksakan laga waktu normal tuntas 2-2 berkat gol Shin Min-ha di menit ketujuh injury time. Pertandingan pun dilanjutkan ke tambahan 2×15 menit. Tidak ada gol selama waktu tambahan 2×15. Pemenang di laga ini harus dicari lewat adu penalti. Skor adu penalti terus imbang 5-5 setelah kedua negara menurunkan lima eksekutor. Vietnam pada akhirnya berhasil menang saat kedua tim sudah masuk penembak ketujuh. Vietnam finis ketiga setelah mengalahkan Korsel dengan skor 7-6. Pada laga final Piala Asia U-23 2026 ada duel China vs Jepang. Pertandingan bergulir di Prince Abdullah Al-Faisal Sports City Stadium, Sabtu (24/1/2026) malam WIB.

Indonesia kokoh di peringkat 2 ASEAN Para Games 2025

ASEAN Para Games 2025

Kontingen Merah Putih yang berlaga di panggung ASEAN Para Games 2025 Thailand kembali membuat bangga, usai dihari ketiga  pelaksanaan pesta olahraga penyandang disabilitas itu berhasil menyumbangkan 29 medali emas, per Jumat (23/1) malam. Sehari sebelumnya, Kontingen Indonesia berhasil menyumbangkan 21 medali emas. Hasil itu setidaknya telah naik dua kali lipat dari target raihan medali emas yang dipatok 13 medali emas per hari. Dihari ketiga ini putra putri terbaik bangsa masih terus memberikan kebanggaan dengan setidaknya meraih 3 kali lipat perolehan medali tertinggi per hari yang diperebutkan di ASEAN Para Games 2025 Thailand ini. Cabang olahraga para atletik masih menjadi lumbung serta keran besar raihan medali emas Indonesia dengan menyumbangkan 10 medali emas, disusul cabor para renang 5 medali emas, cabang olahraga para tenis meja 4 medali emas. Kemudian tak mau ketinggalan, cabor boccia 2 emas, para panahan 2 emas, para angkat berat 2 emas, para judo 2 emas, tenpin bowling 1 emas, serta para catur 1 emas. Dengan hasil ini kontingen Merah Putih masih duduk di peringkat kedua klasemen sementara dengan 69 emas, 75 perak, 69 perunggu. Sementara tuan rumah Thailand masih kokoh di puncak klasemen dengan 109 emas, 101 perak, 84 perunggu.

PSSI Resmi Jalin Kerja Sama dengan Kelme

PSSI & Kelme

PSSI melakukan kerja sama dengan brand ternama asal Spanyol yakni Kelme sebagai apparel resmi Timnas Indonesia di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, Jumat (23/1) sore. Melalui PT. GSI (Garuda Sepak Bola Indonesia), kerja sama antara PSSI dan Kelme akan berjalan empat tahun, terhitung sejak 2026 hingga 2030. Kerja sama ini membuat Kelme akan menjadi apparel Timnas di semua level seperti senior, wanita, hingga kelompok usia. Menariknya, Kelme juga akan menjadi apparel dari Timnas Futsal Indonesia, terhitung mulai Maret 2026. Dibuka pada 3 Juli 2025, proses pemilihan apparel Timnas Indonesia dilakukan dengan mekanisme tender yang transparan dan kredibel. Tender diikuti oleh tujuh merek ternama dari dalam dan luar negeri. Kelme berhasil menang karena berbagai pertimbangan. Pertama, dari sisi kapasitas manufakturnya yang unggul, di mana Kelme menjanjikan kualitas material terbaik di dunia. Selain itu, reputasi Kelme sebagai sponsor global AFC, hingga berbagai Timnas dan klub sepakbola elit di berbagai benua menjadi bukti dan rekam jejak Kelme. Namun, landasan yang menjadi landasan utama kerja sama ini adalah kesamaan visi dalam membangun sepakbola antara PSSI dan Kelme. “Melalui kolaborasi dengan PSSI, Kelme hadir buka hanya sebagai penyedia apparel, tetapi sebagai rekan yang tumbuh bersama Timnas Indonesia dalam setiap proses, tantangan, dan pencapaian,” ucap CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya.

Kejurprov Voli Indoor U18 Antar Klub se-Jawa Timur Catatkan Rekor

Kejurprov Voli Indoor U18 Antar Klub se-Jawa Timur

Kabupaten Tulungagung menjadi pusat perhatian pecinta bola voli Jawa Timur setelah menjadi tuan rumah Kejurprov Bola Voli Indoor U18 Antar Klub Se-Jawa Timur Tahun 2026. Ajang bergengsi ini diikuti 67 klub, terdiri dari 36 tim putra dan 31 tim putri dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Kejuaraan yang berlangsung selama tujuh hari, mulai Selasa, 20 Januari hingga Senin, 26 Januari 2026, digelar di dua venue utama, yakni GOR Lembupeteng dan GOR Sari Bumi Boro, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung. Kejurprov Bola Voli Indoor U18 Jatim 2026 secara resmi dibuka oleh Ketua Umum PBVSI Pengprov Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto yang diwakili Ketua Harian PBVSI Pengprov Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, Selasa (20/1/2026). Dalam sambutannya, Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kejuaraan, mulai dari Kapolres Tulungagung, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, KONI Tulungagung, hingga PBVSI Kabupaten Tulungagung sebagai tuan rumah. Menurutnya, Kejurprov kali ini mencatat sejarah baru sebagai ajang Kejurprov bola voli dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang pelaksanaannya di Jawa Timur. “Jumlah peserta yang mencapai 36 tim putra dan 31 tim putri merupakan rekor tersendiri. Ini menunjukkan tingginya antusiasme serta keberhasilan pembinaan bola voli usia muda yang semakin merata di Jawa Timur,” ungkap Kombes Abast. Ia menambahkan, tingginya partisipasi juga mencerminkan kepercayaan besar dari daerah-daerah kepada Kabupaten Tulungagung dalam menyelenggarakan event olahraga berskala provinsi. Lebih jauh, Kombes Abast menegaskan bahwa Kejurprov Bola Voli Indoor U18 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan memiliki nilai strategis dalam pembinaan prestasi jangka panjang. “Kejuaraan ini menjadi sarana evaluasi hasil pembinaan atlet usia muda sekaligus wadah penjaringan bibit-bibit unggul yang kelak diharapkan mampu mengharumkan nama Jawa Timur di level nasional bahkan internasional,” tegasnya. Acara pembukaan Kejurprov Bola Voli Indoor U18 Jatim 2026 turut dihadiri Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto, S.H., S.I.K., M.Si., M.H., Wakapolres Tulungagung, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta Ketua KONI Kabupaten Tulungagung. Hadir pula jajaran pejabat utama Polres Tulungagung, Kapolsek jajaran, pengurus PBVSI Pengprov Jawa Timur, PBVSI Kabupaten Tulungagung, para wasit dan panitia, pelatih, ofisial, serta seluruh atlet peserta kejuaraan.

Dzaky turut sumbang emas dari para angkat beban

M Mabruk Arib Dzaky

Atlet para angkat beban Indonesia Mabruk Arib Dzaky merebut medali emas ketiga tim para angkat beban Indonesia, dalam ASEAN Para Games 2025 Thailand, di Convention Hall, The Centre Point Hotel Korat, Nakhon Ratchasima, Kamis siang. Atlet berusia 21 tahun itu merupakan debutan final nomor 59kg putra klasifikasi BB. “Saya sudah cukup yakin menghadapi pertandingan hari ini, karena memang angkatan saya rata-rata 163 kg saat latihan, sehingga hasil angkatannya jauh melebihi lawan,” kata atlet asal Kalimantan Barat itu. Dzaky membukukan angkatan terbaik (best lift) 163 kg pada percobaan ketiga. Saat percobaan pertama, dia berhasil pada angkatan 157 kg, sedangkan pada percobaan kedua, atlet kelahiran 29 Februari 2004 itu berhasil dalam angkatan 161kg. Medali perak diraih lifter Filipina, Jules Empizo, dengan angkatan awal 140 kg, 147 kg (best lift), dan terakhir 162 kg tidak sah. Tempat ketiga diduduki Van Phuc Nguyen dari Vietnam. Dia membuat angkatan pertama 123 kg, 128 kg (best lift), dan 138 kg (no lift).

Mutiara Cantik Raih Medali Emas Sekaligus Pecah Rekor

Harsanto Mutiara Cantik

Atlet para renang putri Indonesia Harsanto Mutiara Cantik berhasil memecahkan rekornya sendiri, sekaligus merebut medali emas kedua dari cabang olahraga tersebut pada ASEAN Para Games 2025 Thailand. Mutiara berhasil menorehkan prestasi terbaik lewat final nomor 100 meter gaya dada putri klasifikasi SB9, yang diselenggarakan di 80th Birthday Anniversary Stadium’s Aquatic Center, Nakhon Ratchasima, Rabu (21/01) pagi. Atlet berumur 22 tahun tersebut mencatatkan waktu satu menit 29,86 detik guna mengungguli wakil Malaysia, Ong Jia Xuan, di peringkat kedua. Sedangkan peringkat ketiga ditempati oleh atlet tuan rumah yakni Kangpila Monruedue. Torehan waktu Mutiara itu berhasil mematahkan rekornya sendiri di nomor yang sama. Selain Mutiara, Syuci Indriani juga meraih medali yang sama dan merupakan emas ketiga untuk tim para renang Indonesia. Dia mencatatkan waktu satu menit 11,41 detik melalui nomor 100 meter 100 meter gaya kupu-kupu putri klasifikasi S14. Selain itu, perolehan medali juga diraih oleh Firmansyah Syailendra, lewat 100 meter gaya dada putra klasifikasi SB14, dengan waktu satu menit 11,53. Hingga Rabu siang, sejumlah nomor lomba masih berlangsung di 80th Birthday Anniversary Stadium’s Aquatic Center, Nakhon Ratchasima. Tim para renang Indonesia diperkuat 28 atlet yang terdiri atas 19 putra dan sembilan putri. Komposisi atlet terbagi menjadi dua kelompok umur, yakni perenang senior yang masih berprestasi dan perenang muda hasil pembinaan berjenjang.