Menang Telak 4-0 Timnas Indonesia Berhasil Lolos ke Babak Semifinal

Skuad Timnas Indonesia U23

Timnas berhasil meraih poin penuh kala melawan Laos dengan skor telak 4-0. Laga timnas U23 Indonesia vs Laos berlangsung di Stadion City of Imus, Filipina pada Kamis (5/12/2019) merupakan pertandingan terakhir di Grup B SEA Games 2019. Empat gol timnas Indonesia dicetak oleh 3 pemain berbeda yakni Saddil Ramdani (4′), Osvaldo Haay (46′, 90+4′), dan tendangan penalti Bagas Adi Nugroho (72′). Gol pertama dicetak Saddil Ramdani ketika pertandingan baru berjalan lima menit. Memasuki babak kedua, Indonesia mampu mencuri gol di menit ke-47 lewat aksi Osvaldo Haay. Bagas Adi Nugroho berhasil memperlebar keunggulan Indonesia menjadi 3-0 lewat eksekusi penalti di menit ke-71. Osvaldo Haay menambah derita Laos lewat gol yang ditorehkannya di masa injury time. Dengan kemenangan ini Indonesia berhasil lolos ke babak semifinal SEA Games 2019 cabang olahraga sepakbola di posisi Runner-up sedangkan Vietnam tetap bertahan sebagai juara grup setelah mendapatkan hasil imbang di laga melawan Thailand. Jalannya pertandingan Indonesia langsung unggul cepat pada menit ke-5 lewat sepakan Saddil Ramdani yang gagal untuk diantisipasi baik oleh lini pertahanan maupun penjaga gawang Laos. Para pemain timnas Indonesia terus mencoba untuk mencari gol tambahan lainnya, namun karena rapatnya barisan pertahanan Laos membuat bola sulit untuk masuk kedalam kotak penalti lawan. Menit 28, Indonesia melancarkan serangan, Osvaldo Haay mencoba melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, namun arahnya masih melebar di sisi kiri gawang Laos. Beberapa kali Laos pun membangun serangan ke pertahanan Indonesia. Namun penyelesaian akhir yang kurang baik membaut serangan terbuang percuma dan Indonesia kembali menguasai pertandingan. Laos mendapatkan peluang melalui tendangan bebas. Tendangan yang dilepaskan oleh Soukaphone Vongchiengkham masih bisa ditepis oleh Nadeo Argawinata. Sesaat kemudian Indonesia melancarkan serangan balik cepat melalui kombinasi umpan satu-dua Saddil dan Osvaldo Haay, namun sepakan Saddil dari sudut sempit masih bisa diamankan oleh Solasak Thilavong. Skor 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum. Di babak kedua, Indonesia berhasil menambah gol melalui Osvaldo Haay pada menit ke-47. Gol tersebut membuat Laos langsung menumpuk seluruh pemainnya di area pertahanan mereka. Indonesia yang kesulitan untuk menembus pertahanan ketat Laos mencoba memberikan tenaga baru dengan menarik keluar Egy Maulana Vikri dan memasukkan Witan Sulaeman. Menit 72 Indonesia berhasil menambah melalui gol yang dicetak oleh Bagas Adi Nugroho. Bagas sebagai eksekutor penalti gagal menunaikan tugasnya, namun ia tetap bisa mencetak gol setelah menyambar bola liar hasil tepisan kiper Laos Solasak Thilavong. Pada menit akhir tambahan waktu babak kedua, Indonesia semakin meninggalkan Laos dengan skor 4-0 setelah Osvaldo Haay mencetak gol keduanya pada laga ini. Skor 4-0 untuk kemenangan Indonesia atas Laos bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Susunan Pemain: INDONESIA: Nadeo Argawinata, Andy Setyo Nugroho, Nurhidayat Haji Haris, Bagas Adi Nugroho, Asnawi Mangkualam Bahar, Evan Dimas Darmono, Zulfiandi, Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani, Syahrian Abimanyu, Osvaldo Haay. LAOS: Solasak Thilavong, Bounphitak Chanthalangsy, Kittisak Phomvongsa, Loungleuang Keophouvong, Aphixay Thankhanty, Kaharn Phetsivilay, Vanna Bounlovongsa, Somvasath Sophabmixay, Somlith Sengvanny, Soukaphone Vongchiengkham, Somxay Keonaham. Jadwal Siaran Langsung Semifinal SEA Games 2019 Myanmar vs Indonesia Rizal Memorial Stadium Sabtu (7/12/2019) pukul 15.00 WIB Live RCTI dan TVRI

Menang di HUT RI 73, Dua Gol Striker Naturalisasi Bantu Indonesia Jaga Peluang

Cukur Laos 3-0 dalam laga penyisihan Grup A Asian Games 2018, dua gol Timnas U-23 diborong pemain naturalisasi Alberto "Beto" Goncalves (9) pada ment ke-13 dan 47, di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jumat (17/8). (Pras/NYSN)

Jakarta- Timnas U-23 sukses mengalahkan Laos 3-0 dalam pertandingan Grup A cabang sepak bola Asian Games 2018 di Stadion Patriot Bekasi, Jumat (17/8). Indonesia akan lolos ke babak 16 besar, bila mampu mengalahkan Hong Kong pada laga terakhir pada Senin (20/8). Indonesia tampil dominan di laga ini. Dua gol diborong pemain naturalisasi Alberto “Beto” Goncalves pada ment ke-13 dan 47. Gol lainnya diceploskan Ricky Fajrin pada menit ke-75. Dengan hasil ini, Indonesia mengemas nilai 6 dari tiga laga. Dua gol yang dicetak oleh Beto, membuat pemain Sriwijaya FC itu masuk jajaran pencetak gol terbanyak sementara di Asian Games 2018. Beto sejauh ini sudah mencetak tiga gol untuk Timnas U-23. Selain Beto, ada nama Stefano Lilipaly yang masuk daftar pencetak gol terbanyak dengan torehan 2 gol. Tiga gol yang telah dicetak Beto membuat pemain naturalisasi ini sama dengan torehan pemain Hong Kong, Tan Chun Lok, dan striker Malaysia, Safawi Rasid. Jumlah gol yang ditorehkan Beto bersama Timnas U-23 hanya kalah dari pemain Korea Selatan, Hwang Ui-jo, yang mengoleksi 4 gol. Tim asuhan Luis Milla itu menempati posisi ketiga klasemen, tertinggal satu poin dari Hong Kong di urutan kedua. Sementara Palestina statusnya lolos ke babak 16 besar karena sudah mengemas 8 poin, dari 4 laga. Gelandang Timnas U-23, Evan Dimas sukses menyabet tite sebagai raja operan dalam laga. Dilansir BolaSport.com dari data Labbola, Evan memang menjadi pemain yang paling banyak melepas passing. Bermain sejauh 81 menit, gelandang Selangor FA itu sukses melepas 88 operan. Namun hanya 78 operan bola yang berhasil, sepuluh lainnya tak tepat sasaran. Catatan ini seolah merupakan titik kembalinya Evan dalam skuat timnas U-23. Dari dua laga sebelumnya yang dilakoni Indonesia, sosok Evan yang dikenal sebagai pembagi bola tak tampak. Pada partai pertama melawan Taiwan, Evan yang dimainkan 67 menit hanya melepas 49 passing. Sementara pada laga kedua melawan Palestina, Evan absen. Namun, Evan sangat berkontribusi dalam permainan Indonesia menantang Laos. Selain sukses menjadi raja passing, eks Bhayangkara FC juga tercatat melepas tiga tembakan. (Ham) Hasil Jumat (18/8) Grup A Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi Palestina 1-1 Hong Kong Indonesia 3-0 Laos Klasemen Timnas U-23 di Grup A No   Tim               MP     Gol     Poin 1 Palestina U23       4      5:3      9 2 Hong Kong U23    3      8:2      7 3 Indonesia U23      3      8:2      6 4 Taiwan U23          3      0:8      1 5 Laos U23             3      2:8      0 Jadwal Grup A Senin (21/8) Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi 19.00 WIB Hongkong vs Indonesia Stadion Pakan Sari, Bogor 19.00 WIB Taiwan vs Laos Daftar Top Skorer Sementara Asian Games 2018 4 gol Hwang Ui-jo (Korea Selatan) 3 gol Tan Chun Lok (Hong Kong) Alberto Gonçalves (Indonesia) Safawi Rasid (Malaysia) 2 gol Stefano Lilipaly (Indonesia) Gao Zhunyi (Tiongkok) Wei Shihao (Tiongkok) Zhang Yuning (Tiongkok) Jordi Tarrés (Hong Kong) Yuto Iwasaki (Jepang) Ernist Batyrkanov (Kirgizstan) Abdulrahman Gharib (Arab Saudi) Supachai Jaided (Thailand) Zayed Al-Ameri (Uni Emirat Arab)

Takluk dari Gol Pemain Seperti Laki-laki, Timnas Putri U-16 Tersingkir dari AFF U-16

Laga Timnas Putri U-16 (putih) vs Laos di Piala AFF U-16, Minggu (6/5), di Stadion Atletik Jakabaring 1, Palembang. (Bola.com)

Palembang- Timnas Putri U-16 akhirnya terhenti di penyisihan grup Piala AFF U-16 Girls Championship 2018. Di laga terakhir, mereka takluk dari Laos dengan skor 0-2, di Stadion Atletik Jakabaring, Palembang, Minggu (6/5). Indonesia kembali mengulang hasil negatif 2017 lalu, yang juga tak lolos penyisihan grup Piala AFF U-15. Pada laga penentuan ini, anak asuh Rully Nere gagal memperbaiki hasil di dua pertandingan sebelumnya yakni kalah dengan Thailand 1-4, dan menang melawan Kamboja 2-0. Indonesia pun terpaksa mengubur mimpi ke semifinal. Mereka hanya mendulang tiga poin dan berada di peringkat ketiga, terpaut tiga angka dari Laos, yang ada di urutan kedua klasemen akhir Grup B. Thailand akhirnya melenggang ditemani Laos, menuju fase empat besar. Pada jam pertandingan yang sama, Thailand mengalahkan Kamboja dengan skor 4-0 di Stadion Bumi Palembang. Empat gol diciptakan Yadaporn Meelun menit 25, Janista Jinantuya menit 41, Janista Jinantuya menit 55 dan Janista Jonantuya menit 76. Di partai Indonesia melawan Laos, dua gol Laos diciptakan Pe Pe menit ke-4 dan Inthida Khounsy menit ke-53. Indonesia sebenarnya tampil menyakinkan di pertandingan itu dengan berinisiatif menekan jantung pertahanan Laos sejak menit-menit awal. Serangan pertama kandas, kemudian dilanjutkan dengan skema serangan yang kedua. Rupanya, tim Laos mencari celah menerapkan skema serangan balik. Benar saja, gelandang serang Laos Pe pe, lepas dari pengawalan. Menyisir dari sektor sayap, Pe pe melepas tendangan terukur ke arah sisi kiri penjaga gawang. Gol pembuka pun berhasil tercipta setelah penjaga gawang Indonesia Sofingatun tak mampu menangkap bola. Skor berubah 1-0 untuk Laos. Hasil ini membuat Indonesia bermain lebih agresif untuk mencari peluang gol. Jika dibandingkan Laos, Indonesia relatif kesulitan mencapai area kotak penalti. Sementara sebaliknya, Laos memiliki sejumlah pemain yang piawai memberikan umpan silang ke kotak penalti. Rully lalu menarik dua pemain, yakni Agnes dan Reva, untuk mengubah irama permainan, dan memasukkan Anisa dan Sheva Imut. Namun, kokohnya benteng pertahanan lawan tetap sulit ditembus hingga turun minum. Memasuki babak kedua, permainan Timnas justru menurun. Laos bahkan mampu menguasai arena pertahanan Indonesia. Kondisi ini semakin membuat Indonesia tertekan atas serangan bergelombang Laos. Seakan tinggal menunggu waktu, pada menit ke-53, kembali gawang Indonesia bergetar oleh sepakan keras stiker Inthida Khounsy. Penjaga gawang Sofingatun sempat menangkap bola, namun sepakan yang deras itu tak mampu dibendungnya. Kurangnya performa pemain Timnas sepanjang babak kedua membuat hasil pertandingan berakhir dengan skor 2-0, untuk Laos. Usai pertandingan, Rully menyebut gol cepat Laos pada menit ke-4 membuat mental pemain jatuh. “Selain itu, banyak pemain yang sakit. Bahkan, tiga pemain kami diinfus. Pertandingan ini sangat berat buat kami,” kata dia. Timnas U-16 dihadapkan sejumlah masalah sebelum bertanding di ajang Piala AFF U-16 Girls Championship, sehingga gagal tampil maksimal. Satu pekan jelang event, terdapat 12 pemain yang harus dicoret dari 12 orang yang disiapkan, karena terganjal aturan pembatasan usia dari regulasi FIFA. Akibatnya, Indonesia terpaksa merekrut salah satu penjaga gawang, hanya berdasarkan pantauan rekaman video, ditambah kondisi pemain yang tengah melakukan ujian sekolah. Dalam konferensi pers usai pertandingan, Rully sempat meragukan status pemain Laos, Pe pe, yang dinilainya menyerupai anak laki-laki. Namun, hal ini langsung dibantah pelatih Laos, Phonethip Sengmany. Ia memastikan, Pe pe adalah anak perempuan normal berusia 16 tahun yang rajin berlatih, sehingga berperforma jauh lebih baik daripada teman-temannya. (Dre/Ham) Susunan Pemain Timnas Putri U-16 Pelatih: Rully Nere Sofingatun (pg), Gwen (Rachmayanti Indah M/66), Shalika Aurelia Ramadhanti, Helsya Maeisyaroh, Firanda, Jasmine Sefia Waynie Cahyono, Safira Ika Putri Kartini (c), Agnes (Anisa Febiana/37), Azra Zifa Kayla (Portia Louise Fischer/70), Reva Octaviani (Sheva Imut Furyzcha/29) Laos U-16 Pelatih: Phonethip Sengmany Phatthalavady Sophothirath (pg), Katen Vongasavanh, Vilayphone Phengsana, Inthida Khounsy, Pe pe, Pimpha Thongsavang, Sengdeuan Phongphailath (Panatha Phothisame/68), Chaikham (Souphaphone Xaysoula/72), Phonesavanh, Saysamone Inthaphone (c), Ladee Chanthavongsa

Tim Putri Bola Basket Indonesia yakin Rebut Emas Pada SEA Games 2017

Bola Baseket Putri

Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) yakin Tim Nasional (Timnas) putri Basket Indonesia mampu meraih medali emas SEA Games 2017 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Persiapan yang lebih matang dilakukan oleh Tim Basket Putri dibanding saat SEA Games 2015 di Singapura saat itu. “Peluang tim putri untuk meraih medali emas lebih besar karena mereka sudah mengikuti pelatihan di luar negeri. Meskipun harus bersaing kuat dengan tim Thailand dan tim Filipina, kami tetap optimistis dapat kembali mengalahkan mereka sebagaimana pada 2015 di Singapura,” tutur Wakil Ketua Perbasi Andiko Ardi Purnomo di Jakarta. Tim bola basket putri Indonesia diperkuat oleh 12 pemain yaitu Agustin Elya Retong, Kadek Pratita Dewi, Nathasa Christaline, Yuni Anggraeni, Mariam Ulfah, Henny Sutjiono, Mega Nanda Putri, Sumiati, Yuliana Anggita, Gabriel Sophia, Lea Kahol dan Regita Pramesti. Dilansir dari Okezone (17/08/17) Ketua Umum PB Pelita Jaya itu mengatakan peluang medali emas tim nasional bola basket putri berdasarkan hasil SEA Games 2015 yaitu medali perak sebagaimana hasil yang telah dicapai tim nasional bola basket putra. Sementara untuk tim nasional putra, Perbasi masih menargetkan medali perak menyusul kekuatan tim Filipina sebagai tim unggulan pertama pada cabang bola basket putra di ASEAN. “Persaingan pada tim putra berat. Tapi, peluang selalu ada. Kami berharap karena pada grup yang lebih baik dibanding grup tuan rumah Malaysia. Peluang untuk masuk putaran final lebih besar pada SEA Games ini,” kata Andiko. Tim bola basket putra Indonesia dalam SEA Games 2017 diperkuat oleh 12 pemain, yaitu Arki Dikania Wisnu, Hardianus Lakudu, Christian Ronaldo Sitepu, dan Kevin Yonas Siturus, Mario Wuysang, Sandy Febriansyakh, Firman Dwi Nugroho, Andakara Prastawa Dhyaksa, Abraham Damar Grahita, Vincent Kosasih, Diftha Pratama dan pemain naturalisasi Ebrahim “Biboy” Enguio Lopez. Tim bola basket putra Indonesia dalam grup B SEA Games 2017 bersama tim Kamboja, Laos, Singapura, dan Vietnam. “Jika tim kita sudah masuk putaran final, saya yakin para pemain akan mengeluarkan 100 persen tenaga mereka dan mencapai hasil lebih baik dibanding SEA Games 2015,” kata Andiko.