Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025: PB Djarum Mendominasi

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025

Partai final Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025 telah selesai digelar di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (31/5/2025). Rangkaian sirnas keempat ini ditutup oleh Ketua Umum PP PBSI, Mohammad Fadil Imran. Dalam kesempatan ini Fadil ditemani Sekretaris Jenderal PBSI, Ricky Soebagdja dan jajaran pengurus PP PBSI. Hadir pula Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta yang diwakili Wisnu dan Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta Ahmad Yani. Pada Sirnas Jakarta kali ini, beberapa pemain Pelatnas PBSI turun gunung dan cukup dominan di beberapa partai puncak. PB Djarum masih menyandang status juara umum dengan raihan 5 gelar juara dari 15 pertandingan. Diposisi kedua, ada Pelatnas PBSI yang meraih empat gelar juara. Disusul oleh Exist dengan raihan tiga gelar juara. Sisa tiga gelar dibagi rata untuk Canda Wijaya, Jaya Raya dan Gideon Badminton Academy/Lembang Badminton Club. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 9–14 Juni 2025. Sirnas berlevel B ini akan digelar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Daftar Juara Sirnas A DKI Jakarta 2025: TDA: Prahdiska Bagas Shujiwo [Pelatnas PBSI] TRA: Ghaisan Haidar Tsaqib [Exist] TTA: Fardhan Rainanda Joe [Exist] TDI: Mutiara Ayu Puspitasari [Pelatnas PBSI] TRI: Ghina Khairani Guniandi [Canda Wijaya] TTI: Auberta Zerlina [Exist] GDA: Nikolaus Joaquin/Raymond Indra [Pelatnas PBSI] GRA: Faza Iwadh Kurnia R/M. Lutfhi Habibi [PB Djarum] GTA: M. Rizki Mubarrok/Raihan Daffa E.P. [PB Djarum] GDI: Isyana Syahira M/Rinjani Kwinnara N. [Pelatnas PBSI] GRI: Nathania Prasetya/Wanda Subadra S.U. [Jaya Raya] GTI: Aura Zalfa Syafiya/Putri Melvina D. [Gideon Badminton Academy/Lembang Badminton Club] GDC Bobby Setiabudi/Melati Daeva O. [PB Djarum] GRC: M. Lutfhi Habibi/Jane Maira Faiza [PB Djarum] GTC: Theodorus Steve K/Leonora Keyla F. [PB Djarum]

ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025: Indonesia Tergabung di Grup A

ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025

Tim Indonesia U23 tergabung di grup A bersama Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam seusai hasil drawing ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025. Proses drawing dilakukan pada Jumat (30/5) di Bali yang dihadiri Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dan Presiden AFF, Mayjen, Khiev Sameth. Pada kesempatan ini, Erick Tohir juga didampingi oleh anggota Komite Eksekutif Arya Sinulingga, Muhammad dan Sekjen Yunus Nusi. “Kami berada di grup A yang ada diisi tim-tim bagus. Kalau kita bermain tentu ingin menang, karena dengan kemenangan akan dihitung poinnya demi meraih hasil terbaik di ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025,” kata Gerald Vanenburg. ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025 akan berlangsung pada tanggal 15 hingga 31 Juli mendatang. PSSI sudah menyiapkan dua venue Stadion yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta dan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. “Kami harus menunjukkan perkembangan yang positif dan turnamen ini menjadi tantangan untuk kami sebelum mengikuti Kualifikasi Piala Asia U23 bulan September mendatang. Indonesia mempunyai banyak talenta pemain bagus dan yang perlu kita temukan adalah struktur yang tepat untuk mengembangkan pemain. Mentalitas yang kuat sangat penting. Jika hanya mengandalkan bakat atau talenta tanpa kerja keras, konsisten dan disiplin dalam berlatih atau pertandingan, maka tidak akan bisa mencapai puncak permainan,” tambah Gerald Vanenburg. Sementara itu, pemain Bali United, Kadek Arel yang datang di acara tersebut mengaku dirinya optimistis Indonesia mampu meraih hasil terbaik di ajang tersebut. “Sangat menarik melihat hasil drawing, apalagi bertemu Malaysia di penyisihan grup A. Saya sudah tidak sabar untuk bermain di ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025 dan semoga Indonesia menjadi juara di ajang ini,” kata Kadek Arel. Hasil Drawing ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025: Grup A: Indonesia, Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam Grup B: Vietnam, Kamboja, Laos Grup C: Thailand, Myanmar, Timor Leste

Sirnas A DKI Jakarta Resmi Bergulir, Sejumlah Pemain Pelatnas Turut Meramaikan

WONDR by BNI Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025

Sirkuit Nasional (Sirnas) A DKI Jakarta 2025 mulai bergulir, Senin (26/5) hingga Sabtu (31/5) mendatang. Ajang ini diikuti 1.218 peserta dari 270 Perkumpulan Bulutangkis se-Indonesia. Sirnas A DKI Jakarta 2025 berlangsung di Gelanggang Remaja Tanjung Priok sebagai GOR utama dan GOR Danau Sunter dan Gelanggang Remaja Jakarta Utara sebagai GOR pendamping. Pada edisi kali ini, pertarungan sengit diharapkan terjadi pada setiap babaknya dengan kehadiran pemain Pelatnas Cipayung. Ketua Panitia Pelaksana Sirnas A Jakarta 2025 Kurniahu mengungkapkan kehadiran pemain pelatnas menambah persaingan dan membuat turnamen menjadi semarak. “Kami berharap lima partai final kelompok dewasa bisa mempertemukan pemain pelatnas dan non-pelatnas. Jika itu terjadi, final dipastikan berlangsung seru dan menarik,” ungkap ayah dari Marcus Fernaldi Gideon tersebut. Sejauh ini beberapa kejutan terjadi setelah kalahnya dua pasangan asal Pelatnas Cipayung, Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadhan dan Nabila Cahya Permata Ayu/Nahya Muhyifa tersingkir. Anselmus/Pulung yang berstatus juara Kejurnas PBSI 2024 harus terhenti langkahnya dari wakil DYS Candra Wijaya, Michael Kaldrian Wiguna/Panji Ahmad Maulana 21-13, 18-21, 17-21. Adapun Nabila/Nahya yang baru dipasangkan dipaksa menyerah dari pasangan PB Djarum yaitu Laudya Chelsa Griselda/Riska Anggraini 23-21, 18-21, 19-21. Ajang Sirnas PBSI DKI Jakarta 2025 masih akan berlangsung hingga Sabtu (31/5/2025) mendatang. Badminton lovers yang ingin menyaksikan bisa datang langsung ke arena tanpa dipungut biaya.

Piala Dunia U17 2025: Indonesia Tergabung di Grup H

Tim Nasional U17 Indonesia

Indonesia berada di Grup H Piala Dunia U17 2025 bersama Brasil, Honduras, dan Zambia. Kepastian ini seusai hasil drawing yang dilakukan FIFA di Qatar pada Senin (26/5) dinihari. Piala Dunia U17 2025 berlangsung di Qatar mulai 3 hingga 27 November 2025 mendatang. Piala Dunia U17 kali ini diikuti 48 negara. Pelatih Nova Arianto yang hadir di drawing mengatakan bahwa dia optimistis dan ingin skuad Garuda Muda mempunyai mental yang mumpuni untuk berjuang di Piala U17 2025. “Bersyukur bisa menghadiri momen drawing Piala Dunia U17 2025 dan kita semua bisa melihat kita satu grub bersama Brasil, Honduras dan Zambia. Pastinya bukan grup yang mudah, karena semua mempunyai kualitas yang baik terutama Brasil yang menjadi lawan yang paling diwaspadai,” kata Nova Arianto. Brasil merupakan tim paling banyak meraih juara Piala Dunia U17 dengan koleksi lima gelar bersama Nigeria. Untuk Honduras dan Zambia ini menjadi momen perdana bagi mereka berlaga di ajang bergengsi tersebut. “Saya berharap pemain tetap mempunyai mental yang kuat karena selama 90 menit di sepak bola semua bisa terjadi dan kami berharap kami bisa lolos babak selanjutnya dengan minimal meraih peringkat ketiga terbaik di grup H,” tambah Nova Arianto. Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia U17 2025 seusai masuk ke babak 8 besar Piala Asia U17 2025. Saat itu, Garuda Muda menjadi juara Grup C dengan menyapu bersih tiga kemenangan. “Mohon doa dari semua pendukung dan suporter timnas Indonesia agar persiapan yang akan kami lakukan ke depan bisa berjalan maksimal dan kita bisa memberikan performa terbaik di Piala Dunia U17 2025,” ungkap Nova Arianto. Hasil drawing pembagian Grup Piala Dunia U17 2025: Grup A: Qatar, Italia, Afrika Selatan, Bolivia Grup B: Jepang, Maroko, Kaledonia Baru, Portugal Grup C: Senegal, Kroasia, Kosta Rika, Uni Emirat Arab Grup D: Argentina, Belgia, Tunisia, Fiji Grup E: Inggris, Venezuela, Haiti, Mesir Grup F: Meksiko, Korea Selatan, Pantai Gading, Swiss Grup G: Jerman, Kolombia, Korea Utara, El Salvador Grup H: Brasil, Honduras, Indonesia, Zambia Grup I: Amerika Serikat, Burkina Faso, Tajikistan, Republik Ceko Grup J: Paraguay, Uzbekistan, Panama, Republik Irlandia Grup K: Prancis, Chile, Kanada, Uganda Grup L: Mali, Selandia Baru, Austria, Arab Saudi

Ini Dia Para Juara HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 Regional Kudus

Kencana Muda U16

Turnamen HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 Regional Kudus resmi berakhir pada Minggu, 25 Mei 2025, dengan dua tim keluar sebagai juara di masing-masing kategori. Kencana Muda U16 meraih gelar di kelompok usia U16, sementara Scorpion FC U14 menjadi yang terbaik di kategori U14. Kedua partai final digelar di Supersoccer Arena Kudus. Kencana Muda U16 memang tampil dominan sejak awal turnamen. Bahkan mereka mampu mengakhiri fase grup sebagai juara Grup A dengan dua kemenangan. Tren positif ini berlanjut hingga partai final, di mana mereka mencatat kemenangan telak 10-0 atas Persego Privat. Hasil tersebut menegaskan dominasi Kencana Muda sebagai tim terbaik di kategori U16. Di kategori U14, pertandingan final berlangsung lebih ketat. Scorpion FC U14 berhasil mengatasi perlawanan Spegaku Putri dengan skor 4-3. Sebelumnya, Scorpion FC juga tampil solid di fase grup dengan menjadi juara Grup D setelah meraih enam poin dari dua pertandingan. Namun berkat permainan solid dan perjuangan hebat, tim muda berbakat ini berhasil meraih gelar juara untuk kategori U14. Sebagai informasi, HYDROS Piala Pertiwi 2025 Regional Kudus diikuti oleh 17 klub yang terbagi ke dalam dua kategori, yaitu U14 dan U16 yang digelar secara resmi oleh PSSI dan didukung oleh Djarum Foundation. Turnamen ini juga merupakan bagian dari rangkaian ajang resmi yang diselenggarakan untuk mendukung pembinaan dan pengembangan sepak bola putri di Indonesia, khususnya di tingkat akar rumput. Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi sarana pemantauan bakat, di mana sejumlah talent scouting turut hadir untuk mengamati potensi-potensi muda yang bisa dibina lebih lanjut di jenjang yang lebih tinggi.

PB Padel Indonesia Jaring Atlet, Akan Gelar Sirkuit Nasional di 4 Kota

Pengurus Besar Padel Indonesia

Pengurus Besar Padel Indonesia (PB PI) terus berupaya menjaring atlet untuk disiapkan menuju Pelatnas 2025. Salah satunya, dengan menggelar sirkuit nasional bertajuk Indonesia Open. “Kami dari PB PI tentunya ingin mempercepat progres dari kedalaman Padel Indonesia, salah satunya adalah membuat sirkuit padel Indonesia sekarang. Ini juga sebagai bentuk kontribusi kami kepada pemain-pemain padel yang ingin berkembang secara internasional dan ini menyambung dengan ranking internasionalnya,” kata Ketua Umum PB PI Galih Kartasasmita pada jumpa pers di kawasan Kemang, Jumat (23/5/2025). Galih menyebut, ada empat seri yang akan digelar. Kota pertama yaitu Jakarta yang diselenggarakan di Padel Pro Kemang, Jakarta Selatan, pada 23 sampai 25 Mei 2025. “Setelah Jakarta, kami akan susul dengan Bandung dan Surabaya. Lalu Kejurnasnya atau bahasa tenisnya Grand Slam akan dilaksanakan di Bali. Itu mungkin di bulan Agustus. Jadi empat sirkuit padel,” ungkap dia. Di seri Jakarta ada 36 pasang ganda putra dan delapan pasang ganda putri. Mereka akan bersaing untuk meraih prestasi terbaik di Indonesia Open kali ini. Menariknya, kegiatan ini tak hanya diikuti pemain lokal, tapi warga asing juga boleh ikut. Tapi dengan syarat memiliki Kitas (Kartu Izin Tinggal Terbatas). “Memang betul kami buka untuk ekspart, tapi harus punya izin tinggal. Meski begitu, hampir 90 persen yang ikut di seri Jakarta berasal dari Indonesia,” katanya. Dengan digulirkannya Indonesia Open olahraga padel diharapkan berkembang pesat. Bahkan, kelak diharapkan ada liga resminya. “Selama ini kan tidak ada, cuma kompetisi lokal saja. Belum terkoordinasi, ini adalah pertandingan pertama di bawah negara dengan total hadiah (besar). Jadi ajang ini sebuah metode survei buat kami (federasi), tapi saat yang bersamaan juga hadiah bagi atlet. Karena kami akan secara kontinu menggelarnya.” ujarnya. “Ke depannya, saya akan lempar ini ke Pengprov, lalu kami akan bikin Liga Padel Indonesia yang formatnya seperti Piala Dunia Padel,” tuturnya. “Ini juga sekaligus sebagai scouting untuk kami. Makanya saya bilang, kami sudah ada tim teknis dan ketua pembinaan, ketua pertandingan juga. Nanti kami melihat video dari kompetisi ini, datanya, dan melihat semuanya,” ungkap Galih. Sementara itu, Deputi 4 Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora Raden Isnanta mendukung kegiatan positif penyelenggaraan sirkuit padel ini. Hal ini sejalan dengan asa cita Presiden RI. “Bahwa (cabor) padel ini telah tumbuh dan membangkitkan ekonomi lewat pintu olahraga. Dan ini sangat strategis untuk dikembangkan, sehingga tumbuhnya perputaran uang dari olahraga dan ekonomi rakyat jalan. Jasa (Sumber Daya Manusia) entah itu pelatih, wasit, pengelola juga akan tumbuh dan profesi ini memang bagian dari industri olahraga,” kata Isnanta. “Lewat kompetisi dan penyebaran informasi atas kejuaraan juga membuat masyarakat luas semakin mengerti tentang padel dan akhirnya menekuni. Jadi aspek budaya olahraga tumbuh, ekonomi iya, dan dari sisi prestasi KONI akan menangkap untuk menuju event yang lebih besar, minimal PON,” ujarnya. Sumber: Detiksport

Ciputra Golfpreneur Junior World 2025 Siap Kembali Bergulir

Ciputra Golfpreneur Junior World

Untuk mencetak para pegolf yunior yang semakin berkualitas dan siap melejit saat memasuki masa senior, Bank Mandiri dan Ciputra Golf Foundation kembali menggelar turnamen golf Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2025. Turnamen golf itu akan diikuti oleh para pegolf yunior internasional yang memiliki peringkat dalam World Amateur Golf Ranking 400. ”Hadirnya para pegolf yunior papan atas dunia akan memberikan persaingan dan pengalaman yang berbeda bagi para pegolf yunior nasional. Persaingan itu akan memacu para pegolf yunior kita untuk meningkatkan kemampuan mereka dan pada gilirannya siap untuk bersaing saat memasuki tingkat senior,” kata pendiri Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) Budiarsa Sastrawinata, Senin (19/5/2025), di Jakarta. Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2025 akan digelar pada 10-12 Juni 2025 di Damai Indah Golf, PIK Course, Jakarta. Sekitar 150 pegolf dari berbagai negara akan hadir dan bersaing pada ajang tersebut. Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, dukungan terhadap turnamen ini adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong sinergi untuk kemajuan olahraga Indonesia. ”Partisipasi kami dalam Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship merupakan cerminan dari komitmen kami untuk terus mengakselerasi potensi anak bangsa melalui sinergi nyata di bidang olahraga. Kami percaya bahwa olahraga bukan hanya menciptakan prestasi, tetapi juga membentuk karakter tangguh dan kompetitif generasi muda Indonesia,” kata Darmawan. Menurut Budiarsa, para pegolf senior Indonesia yang sudah bersaing di tingkat Asia merupakan produk dari turnamen itu pada saat mereka menjadi pegolf yunior. Bekal teknik, strategi, dan mental bersaing pada saat yunior menjadi modal berharga untuk berlomba saat senior. ”Konsistensi penyelenggaraan ini mencerminkan komitmen kami untuk terus menyediakan wadah kompetisi bagi para pegolf yunior. Kami bangga atas keberhasilan pegolf yunior Indonesia yang telah memberikan hasil menjuarai dua kejuaraan bergengsi, best gross overall, pada tahun 2024 yaitu Rayhan Abdul Latief untuk putra dan Elaine Widjaja untuk putri,” ujar Budiarsa Sastrawinata. Ajang yang digagas oleh almarhum Ciputra ini telah berkembang sejak 1993, dari turnamen nasional menjadi ajang global yang kini memasuki edisi ke-28. Turnamen ini dikenal sebagai salah satu yang paling bergengsi di Asia, serta telah melahirkan atlet-atlet kelas dunia. Sebagai terobosan baru, untuk pertama kali, pemenang Best Gross Overall (BGO) kategori putri akan mendapat tiket tampil di Indonesia Woman Open 2026, bagian dari KLPGA Dream Tour. Adapun pemenang BGO putra akan kembali meraih kesempatan tampil di Asian Development Tour (ADT) Ciputra Golfpreneur Tournament 2025. Nama-nama besar dalam golf putri, seperti Yuka Saso dan Nasa Hataoka (Jepang), serta Patty Tavatanakit (Thailand), pernah menorehkan jejak di turnamen ini sebelum menjadi juara di berbagai ajang dunia. Dari kelompok putra, terdapat Guan Tianlang (China), Taiga Semikawa (Jepang), serta duo Thailand Dantahi Boonma dan Sarit Suwannarut yang kini berkiprah di kancah profesional. Dari Indonesia, sejumlah alumni turnamen ini juga telah menunjukkan akselerasi karier yang mengesankan. Mereka termasuk Naraajie Emerald Ramadhan Putra, Jonathan Wijono, Kevin Caesario Akbar, dan Patricia Sinolungan yang kini bersaing di berbagai tur profesional internasional. Naraajie yang sudah terbentuk menjadi pegolf unggul saat yunior mampu berkembang pesat saat memasuki usia senior. Dia hanya memerlukan dua tahun bersaing pada Asian Development Tour dan kemudian naik kelas ke Asian Tour. Sumber: Kompas

Kejuaraan Taekwondo Nasional Diharapkan Munculkan Bibit

Salah Seorang Peserta Kajati Banten Cup 2025

920 peserta terlibat di turnamen Taekwondo Championship 2025 Nasional Grade C. Mereka berasal dari murid SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi. Ajang ini bertajuk Kajati Banten Cup. Kejuaraan digelar untuk pertama kalinya di Indoor Stadium IndoMilk, Banten, Sabtu (24/5). “Saya menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan ini sebagai wujud komitmen kita bersama dalam memperkuat peran olahraga dalam pembangunan karakter bangsa,” kata Gubernur Banten, Andra Soni, dalam keterangan persnya. “Kejuaraan ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan semangat sportivitas, kedisiplinan, dan kerja keras di kalangan generasi muda,” sambungnya. Sementara, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Siswanto menyoroti pentingnya turnamen ini untuk membentuk atlet-atlet berprestasi dari berbagai kalangan. Taekwondo merupakan cabang olahraga yang cukup menjanjikan di Indonesia. Diharapkan ajang ini mampu memunculkan bibit potensial. “Kami selenggarakan di Banten dalam rangka untuk memotivasi teman-teman para atlet untuk lebih meningkatkan lagi prestasinya dengan tujuan supaya dari kegiatan ini bisa muncul bibit-bibit yang nanti untuk ajang, baik nasional maupun internasional,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Siswanto. Turnamen ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional dengan tujuan utama menjalin persaudaraan dan kesatuan antaratlet. “Saya harap para atlet ini selalu disiplin. Menang atau kalah itu adalah hal yang biasa dan itulah sebuah proses untuk menuju sebuah prestasi yang tertinggi,” lanjutnya. Sumber: Detiksport

FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025: Indonesia Kunci Kemenangan di Laga Perdana

Tim Nasional Basket Putra Indonesia U16

Menyapa Singapura di laga pembuka FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 Filipina, Tim Nasional (Timnas) Basket Putra Indonesia berhasil menang 68-47, Sabtu, 24 Mei 2025. Kemenangan yang sangat berarti, mengingat hanya ada satu tiket yang dibagikan untuk beranjak pada putaran berikutnya. Skuad asuhan Parna Abrizalt Hasiholan itu memulai laganya dengan sangat baik. Margin dua digit langsung tercipta di penghujung kuarter pertama (15-4). Namun, sejak kuarter kedua, Singapura mulai mengimbangi permainan tim Indonesia dan berusaha memangkas selisih poin. Bahkan di kuarter ketiga, Singapura menambahkan lebih banyak poin, dengan 17 poin. Sedangkan Indonesia hanya 13 poin. Beruntung, margin poin yang terpaut jauh sejak awal membuat Singapura kesulitan untuk berbalik unggul. Di sudut lain, Indonesia tak mengendorkan sedikit pun semangatnya hingga peluit buzzer resmi dibunyikan. Melihat catatan statistik, Indonesia punya empat pemain penyumbang dua digit angka. Dimulai dari Kenzie Vincenzio Sutanto, pemain yang berangkat dari bangku cadangan ini solid menyumbangkan 17 poin dan menjadi top skor dalam laga ini. Disusul Reiner Athaya Hadiputra dengan 14 poin, Gede Dio Arghya Naranatha dengan 11 poin, dan yang terakhir adalah Steven Sebastian. Dirinya turut meraih 15 rebound dalam satu game saja. Meski Indonesia mampu mengamankan kemenangan dalam laga ini, beberapa evaluasi tetap harus diperhatikan. Dalam pertandingan mereka kontra Singapura, akurasi poin hanya 36 persen saja. Yang merupakan 26 kali masuk dari 81 kali percobaan. Lebih dari itu, akurasi tembakan gratis mereka pun kurang dari 50 persen. Masih ada waktu untuk membuktikan skuad Indonesia bisa tampil lebih baik pada laga berikutnya. Di mana mereka akan berjumpa dengan kawan serumpun, Malaysia, Minggu, 25 Mei 2025 pukul 14.00 WIB.

POPDA DIY 2025: Ajang Penjaringan Atlet Muda Berkarakter

POPDA DIY 2025

Ribuan pelajar dari berbagai kabupaten/kota di DIY turut ambil bagian dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) DIY Tahun 2025 yang digelar pada 21 hingga 25 Mei 2025. Ajang olahraga tahunan bagi pelajar ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Beny Suharsono, di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Rabu, 21 Mei 2025. Mengusung motto “Optimalkan Pembibitan dan Pembinaan Atlet Pelajar Menuju Prestasi Terbaik” dan tema “Bergerak, Bersatu, Berprestasi Membangun Karakter, Meraih Prestasi”, POPDA DIY 2025 tak hanya menjadi ajang adu kemampuan fisik, tetapi juga sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai karakter, sportivitas. Lebih lanjut, menjadi kesempatan untuk menjaring atlet muda potensial yang siap berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional. “POPDA lebih dari sekadar kompetisi. Ini adalah laboratorium karakter dan mental juara bagi generasi muda. Kami ingin membentuk pelajar tangguh, tidak hanya di lapangan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Beny. Beny sekaligus menegaskan pentingnya menjunjung tinggi nilai Fair Play, persahabatan, dan keunggulan selama kompetisi berlangsung. Ia berharap para peserta bisa menunjukkan semangat juang tinggi, berjiwa kesatria, dan mampu belajar dari setiap kemenangan maupun kekalahan. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Suhirman, menyatakan POPDA kali ini menargetkan tiga keberhasilan utama, yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses pencetakan potensi atlet daerah. “POPDA bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian penting dari pembinaan atlet pelajar. Tiga sukses ini akan menjadi tolok ukur keberhasilan pelaksanaan tahun ini,” katanya. POPDA DIY 2025 diikuti oleh 2.369 peserta yang terdiri dari atlet, pelatih, ofisial, dan pendamping dari lima kabupaten/kota di DIY. Mereka akan berkompetisi dalam 33 cabang olahraga, mulai dari Atletik, Bulu Tangkis, Bola Basket, Sepak Bola, hingga cabang-cabang non-tradisional seperti Bridge dan Wood Ball.

Tim Tenis Indonesia Lolos Dari Degradasi Piala Billie Jean King Junior

Tim tenis putri Indonesia

Tim tenis putri Indonesia lolos dari degradasi kualifikasi zona 1 Asia/Oceania Piala Billie Jean King Junior yang berakhir Sabtu (17/5) di Shymkent, Kazakhstan. Pada ajang perebutan lambang supremasi tenis beregu putri yang dulu berlabel Piala Fed itu, Indonesia menempati peringkat ke-13 dari 16 peserta yang tampil. “Alhamdulillah tim nasional putri berhasil lolos degradasi,” ujar kapten tim Indonesia Irawati Moerid dalam keterangan resmi, Rabu. Tim yang diisi oleh petenis muda yakni Quirena Trea Assyifa, Khansa Putri Raga, dan Calista Rosiana berada di grup dua bersama Jepang, Taiwan, dan Malaysia. Tim Merah Putih mengakui ketangguhan Jepang 0-3 di laga pertama dan menelan kekalahan dengan skor serupa saat bersua Taiwan sebelym memetik kemenangan 2-1 atas Malaysia di laga pamungkas. Hasil di babak round robin itu membuat Indonesia terlempar dari babak perebutan peringkat delapan besar. Pada perebutan peringkat 9-16, Indonesia takluk dari Hong Kong dengan skor 0-3. Namun, pada penentuan peringkat 13 dan 14, Indonesia berhasil menaklukkan Filipina 2-1 dan Iran dengan skor sama 2-1 sehingga berada di peringkat ke-13. “Kami butuh banyak jam terbang karena pemain-pemain kita rata-rata belum memiliki pengalaman yang cukup di lapangan tanah liat,” ungkap Ira, sapaan akrabnya. Menurut Ira saat ini Indonesia tertinggal jauh jika dibandingkan dengan negara-negara Asia/Ocenia lainnya karena minimnya lapangan tanah liat serta regenerasi yang lambat. “Kita ketinggalan jauh dalam hal pemerataan dan pelapis antargenerasi,” tutur Ira yang menjadi bagian dari tim beregu putri yang sukses meraih medali perak beregu dan perunggu ganda putri pada Asian Games Beijing 1990 ini. Ira pun mengakui adanya perubahan besar dalam perkembangan tenis di mana Taiwan yang sebelumnya dianggap sebelah mata secara mengejutkan di final mampu menaklukkan Australia dengan skor 2-0. Piala Billie Jean King Junior merupakan ajang bergengsi yang diperuntukkan bagi pengembangan pemain-pemain muda. Petenis papan atas dunia di antaranya Iga Swiatek pernah memperkuat negaranya yakni Polandia di ajang ini.

Timnas Putra Bakal Berlaga di FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025

FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers Philippines 2025 Tournament Logo

Setelah Tim Nasional (Timnas) Basket Putri Indonesia memastikan diri lolos ke putaran final FIBA U16 Asia Cup 2025, kini giliran skuad putranya yang akan berjuang di FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025. Gelaran kualifikasi di wilayah Asia Tenggara ini akan diselenggarakan pada 24-30 Mei 2025 di San Fernando, Pampangan, Filipina. Masih sama seperti kompetisi sektor putri sebelumnya, FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 bakal menggunakan sistem round-robin, di mana hanya pemuncak klasemen yang berhak melaju ke FIBA U16 Asia Cup 2025 Mongolia. Kompetisi ini akan terasa cukup berat untuk skuad Indonesia, mengingat dalam lima gelaran terakhir, Filipina selalu menyapu bersih kemenangan dan beranjak ke fase berikutnya. Namun, skuad besutan Abrizalt Hasiholan dan Risto Gerol ini sudah menjalani pemusatan pelatihan dalam jangka waktu yang panjang. Sehingga diharapkan dapat bersaing dan catatkan sejarah baru untuk Tanah Air. Adapun lima negara Asia Tenggara yang sap berpartisipasi di FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025, antara lain Malaysia, Vietnam, Singapura, Filipina, dan Thailand. Sebelum beranjak lebih jauh pada gelaran FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025, mari simak terlebih dahulu deretan pemain dan jadwal lengkapnya. Roster FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 Filipina Marshall Farez – SMAN 2 Bandung Kenzie Vincenzio Sutanto – SMA Jembatan Budaya Bali Warren Bennet Surya – SMA Tunas Muda School Meruya Steven Sebastian – SMAN 9 Bandung I Gede Made Rasya Agasthya Dhirendra Seiya Yabe – UPH College Tangerang Bryan Gilbert – SMP Nation Star Academy Surabaya Benjamin Piet Hernusi – SMP Jubilee Jakarta Matthew Ivander Setiawan – SMP Jubilee Jakarta Miracle Christiano – SMP Jubilee Jakarta Reiner Athaya Hadiputra – SMPN 2 Bogor Dio Arghya Jadwal FIBA U16 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 Sabtu, 24 Mei 2025: Indonesia vs Singapura (14.00 WIB) Minggu, 25 Mei 2025: Malaysia vs Indonesia (14.00 WIB) Senin, 26 Mei 2025: Indonesia vs Thailand (16.30 WIB) Rabu, 28 Mei 2025: Filipina vs Indonesia (19.00 WIB) Kamis, 29 Mei 2025: Vietnam vs Indonesia (16.30 WIB)

Inilah Sang Juara HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 Regional Surabaya

HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 Regional Surabaya

Tim Meta Football berhasil keluar sebagai juara HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 Regional Surabaya kategori U14 setelah mengalahkan Bulog Jatim dengan skor tipis 1-0 di partai final yang digelar pada Minggu, 18 Mei 2025 di Lapangan Sepak Bola Bogowonto. Kemenangan ini menegaskan dominasi Meta Football sepanjang turnamen. Seperti diketahui, HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 Regional Surabaya diikuti oleh enam klub U14 ini terbagi dalam dua grup. Grup A dihuni oleh Dewi Surabaya, Bulog Jatim, dan Satria Muda, sementara Grup B diisi oleh Haggana, Meta Football, dan Klamsa United. Meta Football menunjukkan performa impresif sejak fase grup hingga babak gugur. Pada semifinal, Meta Football tampil meyakinkan dengan kemenangan telak 6-0 atas Satria Muda. Sementara itu, Bulog Jatim memastikan tempat di final setelah menumbangkan Haggana 3-0 dalam pertandingan yang penuh semangat. Partai puncak pun menjadi ajang unjuk kekuatan dua tim terbaik turnamen. Final berlangsung ketat, namun Meta Football mampu memanfaatkan peluang dengan baik untuk mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan. Pertahanan solid dan kerja sama tim yang apik menjadi kunci kemenangan Meta Football atas Bulog Jatim yang harus puas sebagai runner-up. HYDROPLUS Piala Pertiwi merupakan ajang yang digelar oleh PSSI bekerjasama dengan Djarum Foundation untuk membina dan mengembangkan talenta pesepakbola putri usia dini dari berbagai daerah di Indonesia. Turnamen ini digelar di 16 regional berbeda sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi sepak bola putri nasional.

Priska Kembali Raih Gelar Juara

W15 Maanshan 2025

Petenis muda Indonesia, Priska Madelyn Nugroho, kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah tenis internasional. Pada turnamen China Women’s 8 Maanshan 2025 – W15 Maanshan, Priska berhasil meraih gelar juara setelah mengalahkan wakil tuan rumah di partai final. Priska yang berstatus sebagai unggulan satu turnamen, mampu menaklukkan Chenting Zhu dengan skor 6-2 dan 6-4. Gelar juara ini menjadi gelar ke-9 milik Priska. Turnamen W15 Maanshan merupakan bagian dari rangkaian kompetisi ITF Women’s World Tennis Tour. Turnamen yang digelar sejak 12 hingga 18 Mei 2025 ini memperebutkan total hadiah sebesar 15000 USD. Sementara itu, saat ini Priska menempati peringkat 310 WTA Ranking dan 621 ITF Ranking.

Penantian Terbayar, SD Djama’atul Ichwan Surakarta dan SD Al Azhar Syifa Budi Surakarta Akhirnya Tapaki Podium Juara

Foto para pemenang MilkLife Soccer Challenge - Solo 2025.

SOLO, 18 Mei 2025 – Teriakan dan dukungan suporter dari area tribun Stadion Mini Surakarta membakar semangat para peserta di partai final MilkLife Soccer Challenge – Solo 2025, Minggu (18/5). Partai final yang penuh ambisi itu membuahkan kemenangan manis bagi tim Kelompok Umur (KU) 12 SD Djama’atul Ichwan Surakarta. Di sektor KU 10, SD Al Azhar Syifa Budi Surakarta mampu memberikan ‘epic comeback’  menjadi juara setelah menunggu selama setahun. Laga pamungkas KU 12 antara SD Djama’atul Ichwan Surakarta dan MIN Surakarta berjalan cukup alot. Tim MIN Surakarta membuka babak pertama dengan gol yang tercipta dari tendangan Avara Aulia Zahra, tepat satu menit setelah wasit meniup peluit. Keunggulan sementara itu membuat kedua tim saling jual beli serangan untuk menciptakan peluang. Sayangnya tidak ada gol terpecah lagi, sehingga babak pertama berakhir dengan skor 0-1. Usai turun minum, tim SD Djama’atul Ichwan Surakarta bangkit dengan terus memberikan penekanan di lini pertahanan lawan. Upaya Kafiya Ratu Assidqi dan kawan-kawan untuk mengejar ketertinggalan pun membuahkan hasil. Gol penyama kedudukan pun dihasilkan berkat kerja sama apik yang mampu dieksekusi sempurna oleh Maiza Alfareza Totalia di menit 22. Melanjutkan pertandingan, saling potong umpan silang pun terus terjadi. Kedudukan imbang 1-1 pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang yang memaksa keadaan masuk ke babak penalti. Dalam babak adu penalti yang dramatis itu, algojo SD Djama’atul Ichwan Surakarta mampu mengumpulkan empat poin. Sementara MIN Surakarta mengemas tiga poin. Kemenangan tersebut menjadi buah manis dan pantang menyerah anak asuhan Anjas Andika Pratama dalam ajang sepak bola putri usia dini tersebut. “Seneng banget rasanya bisa mengunci kemenangan. Karena ini pertama kalinya SD Djama’atul Ichwan Surakarta masuk ke final, alhamdulillah akhirnya bisa juara. Kami satu tim saling menyemangati selama pertandingan. Pelatih bilang main yang bagus dan cetak gol yang banyak,” ucap Kafiya yang juga mengidolakan pemain timnas putri, Safira Ika. Sementara itu di KU 10, SD Al Azhar Syifa Budi Surakarta mampu meraih gelar juara usai mengalahkan MIN 9 Sragen dengan skor telak 6-2. Enam gol itu dikemas cantik oleh Syarafana Maritza Anggara selama dua babak berjalan berkat kerjasama tim yang baik dalam menciptakan peluang gol. Meski babak pertama tim asuhan Hakim Hanafi itu belum maksimal memanfaatkan peluang lewat tendangan penalti, namun mereka mampu bangkit. Di menit ke-12. Syarafana melakukan tendangan bebas langsung tertuju pada gawang yang membuat tim SD Al Azhar Syifa Budi Surakarta unggul 1-0. Namun MIN 9 Sragen langsung membuat dua gol balasan lewat tendangan keras pemain depan Salsabilla Mustika Prasetyo.  Setelah restart, SD Al Azhar Syifa Budi Surakarta tak kehilangan motivasi untuk menang. Mereka lebih agresif untuk menyerang yang membuahkan empat gol lain yang memastikan tim SD Al Azhar Syifa Budi naik ke podium tertinggi KU 10 MilkLife Soccer Challenge – Solo 2025. “Tidak menyangka akan menang hari ini, karena lawan-lawannya cukup berat. Tapi kami semua berusaha yang terbaik untuk #BeraniCetakGol dan akhirnya setelah seri 2 kemarin tidak naik podium, hari ini kami juara. Aku sangat bangga akhirnya bawa piala,” kata Syarafana yang juga merebut gelar Top Scorer dengan total 30 gol. Ekosistem Sepak Bola Putri Makin Kuat Antusiasme para putri Solo menggeluti sepak bola semakin tumbuh. Hal ini terbukti dengan meningkatnya jumlah peserta MilkLife Soccer Challenge di setiap kali penyelenggaraan turnamen. Kilas balik ke tahun lalu, pada gelaran MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 1 2024, sebanyak 389 siswi berpartisipasi. Jumlah ini meningkat dua kali lipat pada seri kedua yang terselenggara pada Oktober 2024 menjadi 830 peserta. Kali ini, sebanyak 1.016 siswi dari 58 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) turut meramaikan ajang sepak bola putri yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengatakan peningkatan kuantitas peserta di Solo selaras dengan kualitas yang ditunjukkan para pesepak bola putri di lapangan hijau. Hal ini tak lepas dari iklim kompetitif yang tercipta dari kompetisi sepak bola putri yang berjenjang mulai dari Kelompok Umur (KU) 10 hingga KU 16. Selain adanya kepastian wadah unjuk kemampuan tersebut, dua peserta jebolan MilkLife Soccer Challenge asal Solo yang baru pulang usai berlaga di ajang JSSL Singapore 7’s 2025 pada April lalu, turut menjadi inspirasi yang memantik minat putri-putri Solo menggeluti sepak bola. Mereka adalah Ika Wonda dari SD Kristen Manahan Surakarta dan Adinda Resti Widayani asal SDN Tempel Surakarta. Keduanya berhasil menjadi runner up di ajang bergengsi tersebut saat memperkuat tim MilkLife Shakers (U-12). “Peningkatan jumlah peserta dari seri ke seri ini membuktikan kemauan dan ketertarikan para putri menggeluti dunia sepak bola semakin bertambah besar. Kami berkomitmen untuk terus mendorong tumbuhnya ekosistem sepak bola putri dari level usia lebih dini dan mengikuti berbagai turnamen tingkat nasional maupun internasional. Dengan kompetisi dan karir berjenjang, kami berharap hal ini dapat memantik motivasi mereka untuk terus mengasah kemampuan,” ujar Yoppy. Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani mendukung gelaran sepak bola putri yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife ini. Ia berharap, turnamen yang menyasar pelajar usia dini ini dapat memacu semangat untuk semakin giat dan melahirkan prestasi di panggung olahraga, khususnya sepak bola. “Ini merupakan kegiatan positif karena sepak bola merupakan sebuah permainan yang dapat menambah skill seperti teamwork, kemandirian, disiplin dan pembentukan karakter. Dengan adanya turnamen sepak bola putri ini saya kira bisa lebih menguatkan lagi bagaimana para putri bisa mengembangkan diri lewat kemampuan fisik. Ternyata banyak sekali talenta muda pesepakbola putri yang luar biasa dari Solo,” ujar Astrid.  Senada, Head Coach Assistant MilkLife Soccer Challenge Asep Sunarya menyebut talenta pesepak bola putri di Solo terus bertambah. Bahkan tim Talent Scouting MilkLife Soccer Challenge telah mengantongi puluhan nama berbakat yang bisa diasah untuk menjadi pesepakbola putri tangguh di masa mendatang. Selama turnamen MilkLife Soccer Challenge Solo 2025 berlangsung, Coach Asep mengamati peta persaingan para peserta saat menunjukkan kemampuan mengolah ‘si kulit bundar’ lebih ketat. “Kemampuan secara individu maupun tim teramati sudah banyak yang berkembang. Hal ini juga menunjukkan para putri juga sudah banyak yang ikut latihan di sekolah sepak bola (SSB) sehingga turnamen kali ini sangat kompetitif. Kami sudah mendapatkan kurang lebih 60 nama yang akan dipanggil mengikuti extra training. Jumlah ini sangat menggembirakan karena pasti akan semakin kompetitif pada seri selanjutnya,” … Read more

Bungkam Singapura, Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Final FIBA Asia Cup U16

Timnas Basket Putri Indonesia U16

Tim Nasional (Timnas) Basket Putri Indonesia U16 berhasil menuntaskan seluruh laga FIBA U16 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 tanpa kekalahan satu pun. Kepastian itu diresmikan setelah mengantongi kemenangan atas Singapura pada laga terakhirnya dengan skor akhir 51-81, Sabtu, 17 Mei 2025. Dengan demikian, Timnas Indonesia berhasil menyabet puncak klasemen FIBA U16 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 dan beranjak ke putaran final FIBA U16 Women’s Asia Cup 2025 yang akan diselenggarakan di Malaysia pada beberapa waktu mendatang. Buah dari evaluasi game sebelumnya, skuad Indonesia tampak bermain lebih lepas. Meski sempat mengalami struggle di kuarter pertama, lantaran Singapura terus memberi serangan yang mengakibatkan saling berbalas keunggulan, tim Indonesia berhasil bangkit di kuarter kedua. Kuarter pertama berakhir dengan skor 18-15, keunggulan sementara untuk Singapura. Memasuki kuarter kedua, Indonesia mampu menambahkan 23 poin, sedangkan Singapura hanya mencetak 7 poin. Alhasil paruh pertama berakhir dengan skor 25-38. Di paruh kedua, Indonesia makin jauh meninggalkan lawannya. Meski di kuarter pemungkas, Singapura sempat bersikeras mengejar ketertinggalan, beruntung margin poin yang terpaut sangat jauh membuat Indonesia masih unggul. Hingga peluir buzzer dibunyikan, kemenangan resmi menjadi milik Indonesia. Kebahagiaan dari para pemain pun terpancar. Mengingat kemenangan ini juga menjadi simbolis keberhasilan skuad Indonesia melaju ke level yang lebih tinggi. Pada pertandingan ini, Fiorenza Celesta, pemain dengan nomor punggung 28 itu kembali mencetak dobel-dobel dengan perolehan 12 poin dan 15 rebound. Sementara itu, dua pemain andalan Indonesia, Joanne Giovanni dan Inez Angelina Welly kembali catatkan dua digit poin, yang masing-masing menyumbangkan 17 poin dan 13 poin. Empat kemenangan beruntun, membawa tim asuhan Marlina Herawan itu menduduki puncak klasemen FIBA U16 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2025. Ke depannya, mereka akan menjalani laga lanjutan di putaran final FIBA U16 Women’s Asia Cup 2025 Malaysia melawan skuad unggulan Asia lainnya.

Kejuaraan Panjat Tebing DKI Jakarta Sukses Digelar

Kejuaraan Panjat Tebing Pelajar DKI Jakarta 2025

Sekitar 200 pelajar mulai dari tingkat TK hingga SLTA se Jabodetabek, ikut bertanding dalam Kejuaraan Panjat Tebing Pelajar DKI Jakarta 2025. Event yang prakarsai Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta ini dilaksanakan di Jakarta International Climbing Wall Park, Cakung, Jakarta Timur, mulai 16 hingga 18 Mei 2025. Kompetisi ini sendiri mempertandingkan 20 nomor perlombaan yang diikuti 10 murid Taman Kanak-kanak (TK), 115 pelajar SD, 60 SMP, dan 15 pelajar SMA. “Tidak hanya ajang kompetisi, tetapi juga sebagai upaya membudayakan olahraga panjat tebing di kalangan pelajar, meningkatkan kebugaran jasmani, serta mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi sejak usia dini,” ungkap Andri Yansyah, saat membuka event ini, Jumat (16/5). Ia mengatakan, hanya Jakarta yang memiliki fasilitas panjat tebing berskala internasional. Maka itu, Andri menilai pentingnya memanfaatkan fasilitas olahraga yang sudah dimiliki. Menurutnya, fasilitas yang ada harus sejalan dengan prestasi atlet. “Tidak ada daerah lain yang memiliki fasilitas selengkap ini. Kurang pas kalau atlet-atlet Jakarta tidak meraih medali. Ini menjadi cambuk bagi kita semua, pemerintah, pelatih, bahkan atletnya sendiri,” katanya. Andri mengingatkan, panjat tebing akan menjadi salah satu cabang yang dipertandingkan pada ajang POPNAS pada November 2025 mendatang. Dengan infrastruktur, pelatih, dan pembinaan yang memadai, tegas Andri Yansyah, tidak ada alasan bagi atlet panjat tebing Jakarta untuk tidak menorehkan prestasi terbaik, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Fasilitas, atlet pelatihnya, semua sudah oke. Tidak ada alasan lagi kita tidak bisa meraih prestasi terbaik,” tandasnya.

POPDA Kalsel 2025 Resmi digelar, Ajang Unjuk Kemampuan Atlet Muda

Pembukaan POPDA Kalsel 2025

Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) 2025 resmi digelar di Gor Hasanuddin HM, Banjarmasin, menandai awal kompetisi yang ditunggu-tunggu oleh ribuan atlet pelajar. Acara megah ini dibuka secara langsung oleh Gubernur Kalsel, Muhidin, yang diwakili oleh Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, M Fitri Hernadi, di hadapan seluruh kontingen dari 13 kabupaten dan kota se-Kalsel. Dengan semangat persaingan yang membara, tahun ini POPDA mempertemukan tidak kurang dari 1.356 atlet pelajar yang siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka di 11 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, yaitu Atletik, Angkat Besi, Taekwondo, Panjat Tebing, Judo, Panahan, Dayung, Gulat, Renang, Menembak, dan Karate. Ini adalah momen bagi para atlet muda untuk bersinar dan membuktikan dedikasi mereka di arena olahraga. Pelaksana tugas (Plt) Kadispora Kalsel, M Fitri Hernadi mengungkapkan bahwa dukungan terhadap para atlet tidak hanya datang dari pelatih berpengalaman, tetapi juga dari total 310 pelatih dan 115 official yang siap mendampingi mereka. “Kami juga melibatkan 231 perangkat pertandingan dari berbagai cabor untuk memastikan kompetisi berjalan lancar dan adil,” ujar Fitri Hernadi di Banjarmasin, Kamis (15/5/2025). Menurut Fitri, POPDA Kalsel 2025 merupakan kesempatan emas bagi para atlet untuk menunjukkan bakat mereka dan menjaring peluang menuju Pra POPNAS dan POPNAS. “Kami berharap atlet-atlet muda ini tidak hanya fokus pada medali, tetapi juga pada proses pembinaan berkelanjutan yang akan membawa mereka ke Pekan Olahraga Nasional (PON) dan seterusnya,” tandas dia. Untuk melihat lahirnya cabor baru yang dapat memberikan kontribusi medali bagi Kalsel, POPDA 2025 siap menjadi panggung prestasi bagi generasi penerus olahraga di Kalimantan Selatan. “Mari kita dukung dan saksikan aksi-aksi menakjubkan dari para atlet muda berbakat ini,” pungkasnya. Sumber: Info Publik

Janice Tjen Juara ITF W35 Goyang di Korea Selatan

Janice Tjen

Petenis Indonesia, Janice Tjen, berhasil menjuarai turnamen ITF W35 Goyang di Korea Selatan, Minggu. Pada partai final, petenis berusia 23 tahun tersebut, menundukkan unggulan kelima asal China, Lin Zhu, dengan skor 6-4, 6-1. “Dua pekan yang luar biasa. Senang dapat gelar tunggal dan bisa revans di final,” ujar Janice dikutip dari laman Tenis Indonesia, Minggu. Janice saat ini menghuni peringkat 372 dunia tunggal WTA. Bagi Janice, kemenangan ini semakin istimewa karena Lin Zhu merupakan lawan yang menyingkirkannya pada putaran ketiga Asian Games Hangzhou 2023. Lin Zhu yang saat ini berada di posisi WTA 305, pernah menduduki posisi ke-31 dunia. Janice melaju ke final turnamen ini dengan cukup mulus. Pada semifinal, Janice menang 7-5, 6-1 atas petenis Jepang Saki Imamura. Sebelumnya ia mengatasi perlawanan wakil China lainnya, Yidi Yang, dengan skor 6-1, 6-0 pada perempat final, dan menang 6-2, 6-1 atas Sofya Lansere pada putaran kedua. Sebelum menjuarai turnamen ini, Janice juga tampil impresif di arena yang sama pada pekan sebelumnya. Ia berhasil mencapai final nomor tunggal dan meraih gelar juara di nomor ganda bersama Saki Imamura dari Jepang. Pada pekan depan, Janice dijadwalkan tetap berkompetisi di Korea Selatan dan mengikuti turnamen ITF W35 di Changwon, yang berjarak sekitar empat jam perjalanan darat dari Seoul. Petenis muda itu kini telah mengoleksi delapan gelar tunggal dan tiga gelar ganda turnamen entry level dalam kariernya di ITF Women’s World Tennis Tour.

Indonesia Sabet Dua Emas Pada Ajang MPSEA

MPSEA Championship 2025

Dua atlet asal Indonesia, Graha Rizky dan Dea Salsabila Putri sukses meraih kemenangan di nomor laser run senior pada ajang Modern Pentathlon Southeast Asia Championship 2025 yang berlangsung di Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta, Senin (12/5). Graha Rizky merebut emas melalui nomor laser run senior putra (lari 600x5m dan menembak laser 4 hits). Dia menjadi yang terbaik usai mengandaskan perlawanan Phuc Nguyen Truong (Vietnam) dan Marcus Ming Wei Ong (Singapura). Sementara, Salsabila juga berhasil unjuk gigi di kompetisi tersebut. Turun di nomor laser run senior, dia sukses membawa pulang emas setelah menyisihkan Kyra Kai Hui Seow (Singapura) dan Margreat Mary K Johnson (Malaysia). Menpora Dito memberikan apresiasi atas penampilan Graha Rizky dan Dea Salsabila. Diharap, capaian ini bisa dipertahankan dan performa mereka bisa ditingkatkan lagi demi menghadapi kompetisi internasional yang akan datang. “Selamat ya, sukses. Tingkatkan lagi (performa),” ujar Menpora Dito. Kejuaraan Pentathlon Modern Asia Tenggara 2025 ini diikuti 7 negara. Ketujuhnya yaitu Indonesia, Malaysia, Vietnam, Singapura, Thailand, Filipina, dan Timor Leste. Para atlet akan bersaing dan memperebutkan medali di tiga nomor yang di lombakan yakni biathle (lari 800x2m dan renang 200m), triathle (lari 600m, menembak laser, dan renang 200m), serta laser run (lari 600x5m dan menembak laser 4 hits). Ketua Umum Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (MPI), Marsekal Muda TNI Purwoko Aji Wibowo pada kesempatan sebelumnya menyatakan, ajang ini terselenggara pada 10-16 Mei 2025. MPSEA diselenggarakan melalui kerjasama MPI dengan Asian Modern Pentathlon Confederation (AMPC), dan masuk sebagai kalender acara resmi Persatuan Modern Pentathlon Internasional. Adapun kelas yang dipertandingkan antara lain kelompok umur dibawah 17 tahun (U-17) dan U-19, junior, dan senior dengan kategori perorangan, mix relay putra dan putri.