368 Siswi Beraksi di MilkLife Soccer Challenge – Jakarta Series 1 2024

Suasana pertandingan MilkLife Soccer Challenge – Jakarta Series 1 2024.

JAKARTA, 27 Mei 2024 – Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife menyelenggarakan MilkLife Soccer Challenge – Jakarta Series 1 2024. Bertempat di Kingkong Soccer Arena, Jakarta Timur, turnamen yang bergulir pada 25 – 28 Mei ini diikuti tak kurang dari 368 siswi Sekolah Dasar (SD) yang berasal dari Jakarta dan sekitarnya. Mereka tergabung dalam 34 tim yang terdiri dari 9 tim Kategori Usia (KU) 10 dan 25 tim KU 12. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan, MilkLife Soccer Challenge melibatkan 21 SD di Jakarta dan Depok. Ia menuturkan, animo peserta yang mengikuti turnamen ini merupakan angin segar bagi pengembangan sepak bola putri di Tanah Air. Dengan begitu, geliat cabang olahraga ini bisa tumbuh dan melahirkan atlet-atlet yang mengharumkan nama bangsa di masa mendatang. “Kami akan terus berkomitmen menggelar MilkLife Soccer Challenge secara rutin. Agar tujuan besar untuk mengantarkan timnas sepak bola putri untuk berlaga dan memiliki prestasi gemilang di Piala Dunia dapat terwujud. Kami mulai dari level usia paling bawah ini, guna memasyarakatkan sepak bola kepada para putri, dan diharapkan tumbuhnya kecintaan dalam diri mereka,” ujar Yoppy disela jumpa pers di Kingkong Soccer Arena Yonkav 7, Cijantung, Jakarta Timur, Senin (27/5). Sementara itu, Direktur Marketing Global Dairi Alami sebagai produsen susu MilkLife, Soegiono menuturkan, konsistensi MilkLife pada turnamen ini merupakan upaya untuk menyehatkan anak-anak Indonesia dengan asupan nutrisi yang bergizi, ditopang dengan olahraga secara rutin. Sejalan dengan tagline #RealMilkRealLife, ia berharap agar peserta yang mengikuti MilkLife Soccer Challenge tumbuh jiwa kompetitif dan penuh keceriaan untuk menghadapi tantangan dalam latihan dan berkompetisi. “Kami melihat para peserta yang mengikuti MilkLife Soccer Challenge sangat antusias dan penuh semangat ketika bertanding. Diharapkan tren positif ini dapat membangkitkan motivasi dan tumbuh kembang anak menjadi lebih sehat. Kami ucapkan selamat bertanding untuk seluruh peserta,” ujar Soegiono. Bergulirnya MilkLife Soccer Challenge disambut baik oleh PSSI. Induk organisasi sepak bola di Tanah Air ini menilai, turnamen sepak bola putri usia dini yang menyasar siswi SD dan MI tersebut bisa menjadi pondasi yang kuat guna menumbuhkan kecintaan terhadap cabang olahraga tersebut.  “Kami melihat penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge merupakan langkah yang tepat agar sepak bola putri mulai mendapatkan hati di tengah masyarakat. Dengan demikian, diharapkan akan muncul bibit-bibit berbakat, yang kemudian bisa membangkitkan kejayaan cabang olahraga ini, dan mendulang prestasi di kancah dunia,” ujar Dr. Papat Yunisal, M.Pd selaku Head of Women’s Football PSSI. Selaras dengan hal tersebut, Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) berharap, gelaran MilkLife Soccer Challenge dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para siswi, guna menguji bakatnya di lapangan hijau. Sehingga nantinya mampu ambil bagian dalam turnamen di level yang lebih tinggi lagi.  “Komitmen dari Djarum Foundation dan MilkLife dalam penyelenggaraan turnamen ini harus dimanfaatkan. Karena ini adalah ajang bagi para adik-adik kita untuk mulai mencintai dan menekuni sepak bola putri. Dengan begitu, ke depannya akan semakin banyak pilihan atlet terbaik dari yang terbaik untuk memperkuat timnas dan mengharumkan Merah Putih di berbagai kejuaraan,” papar Monica Desideria selaku Wakil Ketua Umum ASBWI. MilkLife Soccer Challenge mempertandingkan kompetisi 7 vs 7. Selain itu, terdapat pula berbagai uji ketangkasan bagi para siswi melalui Skill Challenge berupa dribbling, passing & control, 1on1, shoot on target hingga penalty shoot. Bergulirnya MilkLife Soccer Challenge diawali dengan diselenggarakannya MilkLife Soccer Coaching Clinic yang telah diadakan sepanjang 2023 lalu. Pada kesempatan itu, ratusan guru olahraga mengikuti pelatihan dan pembekalan teknik dasar Coach Timo Scheunemann. Kegiatan ini merupakan langkah awal agar para pendidik memiliki pemahaman dan kemampuan dasar tentang sepak bola putri, khususnya di level usia dini. Dalam MilkLife Coaching Clinic, Coach Timo berbagi pengalaman dan materi diantaranya seputar penguasaan bola atau ball mastery, dribbling, passing, taktik menyerang dan bertahan, hingga program latihan sesuai standar Sekolah Sepak Bola (SSB). Setelah pelatihan dan pembekalan teknik dasar para guru olahraga kembali ke sekolahnya masing-masing dan mulai membentuk yang akan berlaga di MilkLife Soccer Challenge. Sepanjang tahun ini, MilkLife Soccer Challenge akan diselenggarakan sebanyak 18 kali di delapan kota yakni Kudus (Maret, Juni, September & Desember), Surabaya (Mei & September), Jakarta (Juni & November), Tangerang (Juni & November), Bandung (Juni & Oktober), Yogyakarta (Juli & Oktober), Solo (Juli & Oktober) dan Semarang (Agustus & November). Kunjungi www.milklifesoccer.com untuk melihat jadwal, hasil pertandingan, klasemen, hingga daftar pencetak gol MilkLife Soccer Challenge – Jakarta Series 1 2024. Dan ikuti akun media sosial MilkLife Soccer Challenge (Instagram @milklifesoccer, TikTok @milklifesoccer, YouTube @milklifesoccer) untuk mendapatkan informasi menarik seputar pengembangan sepak bola putri.

Indonesia di Grup B ASEAN Championship Mitsubishi Electric Cup 2024

Tim Nasional Indonesia

Indonesia berada di grup B bersama Vietnam, Filipina, Myanmar dan Laos pada ajang ASEAN Championship Mitsubishi Electric Cup 2024. Kepastian itu didapat setelah adanya drawing resmi yang dilakukan di Hanoi, Selasa (21/5). Sementara itu, grup A diisi oleh Thailand, Malaysia, Singapura, Kamboja dan satu negara lagi akan diperebutkan oleh Brunei Darussalam dan Timor Leste. Ini adalah edisi kelima belas untuk tahun 2024. Di edisi sebelumnya, Thailand keluar sebagai juara. Sementara Indonesia hanya sampai di laga semifinal. Ditahan imbang 0-0 saat menjadi tuan rumah oleh Vietnam, dan kalah 0-2 saat bertamu ke Vietnam. Rencananya gelaran ini akan dimulai dari tanggal 23 November 2024 hingga 21 Desember 2024. Hasil Drawing ASEAN Championship Mitsubishi Electric Cup 2024: Grup A: Thailand Malaysia Singapura Kamboja Brunei Darussalam/Timor Leste Grup B: Vietnam Indonesia Filipina Myanmar Laos

Kharisma Evi Pecah Rekor di Kejuaraan Para Atletik Dunia

Dengan penampilan yang tetap mengenakan kerudungnya, para sprinter Kharisma Evi Tiarani berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang Kejuaraan Para Atletik Dunia 2024 di Kobe, Jepang pada Selasa (21/5/2024). Dirinya sukses meraih juara di nomor lari 100 meter T63 sekaligus memecahkan rekor baru, yakni berhasil finish dengan catatan waktu 14,65 detik. Sebelumnya, pada ajang yang diselenggarakan di Uni Emirat Arab (UEA) tahun 2019 lalu, Kharisma Evi Tiarani juga berhasil meraih juara dengan rekor catatan waktu 14,72 detik. Rekor di UEA itu kini telah ia pecahkan dengan rekor terbarunya di Jepang. Dengan gelar juara terbarunya di Jepang, itu artinya Evi telah menambah satu slot lagi bagi tim Indonesia pada ajang Paralimpiade di Paris, Agustus mendatang. Sebab sebelumnya dirinya telat lolos kualifikasi Paralimpiade melalui jalur lainnya. Pencapaian yang dibuat oleh Evi itu tentu menuai pujian dari berbagai pihak. Itu salah satunya datang langsung dari sang pelatih Purwo Adi Sanyoto. ”Tentu ini sangat luar biasa sekali hasil yang diraih Evi. Ini membuatnya menjadi juara dunia dalam nomor 100 meter T63. Tentunya, ini merupakan gelar juara dunia Evi yang kedua setelah di Dubai pada 2019,” kata Pelatih Para Atletik Purwo Adi Sanyoto. Tak mau puas dengan prestasi yang didapatnya, atlet binaan National Paralympic Committee (NPC) itu mengatakan jika kemenangannya bakal menjadi motivasi untuk mencatatkan waktu yang lebih baik lagi di turnamen berikutnya. ”Ini menjadi motivasi untuk bisa membuat catatan waktu yang lebih baik ke depannya. Rencana selanjutnya adalah menyiapkan diri untuk berlaga di Paralimpiade 2024 di Paris,” ujar Evi saat berbicara mengenai rekor yang dicapainya. Sebagai informasi, Evi merupakan atlet kelahiran 19 Januari 2001. Wanita yang lahir di Boyolali, Jawa Tengah itu terlahir dengan gangguan perbedaan panjang kaki. Evi pun diketahui telah mengikuti ajang olahraga para-atletik sejak tahun 2014 di Pusdiklat Jawa Tengah.

Korea Utara Juara Piala Asia Wanita U-17 di Bali

Kemenangan tipis 1-0 Korea Utara atas Jepang pada final Piala Asia Wanita U-17 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (19/5) cukup untuk menghantarkan mereka merebut gelar juara, sekaligus menutup kampanye sempurna mereka di gelaran tersebut. Tim asuhan Song Sung Gwon mengangkat gelar dengan lima kemenangan sempurna tanpa kebobolan satu gol, pun di laga final hal itu terulang kembali, penampilan mereka mendominasi dengan upaya Jon Il Chong di babak kedua yang menyelesaikan pertandingan. “Ya, itu adalah turnamen yang cukup memuaskan. Para pemain melakukannya dengan baik dan mampu menghasilkan apa yang kami latih dan kerjakan,” kata Song,“Para pemain berdedikasi untuk meraih kemenangan dan menunjukkan kerja tim yang sangat baik. “Hari ini kami memiliki banyak peluang mencetak gol. Para pemain mencoba yang terbaik untuk mencetak gol tetapi tidak bisa menyelesaikannya, dan itu mengecewakan. Kami memerlukan lebih banyak pelatihan untuk memperbaikinya,” ujarnya. “Dengan kebahagiaan yang luar biasa kami bisa mewakili Asia di turnamen tingkat tinggi, kami akan berlatih untuk bermain lebih baik di Piala Dunia,” jelasnya. Sementara itu, pelatih kepala Jepang Sadayoshi Shirai menganggap kekalahan ini sebagai peringatan yang baik menjelang Piala Dunia pada bulan Oktober. “Selamat kepada Korea Utara yang memiliki tim yang sangat bagus. Saya merasa terhormat bahwa para pemain Jepang menunjukkan semangat dan perjuangan yang besar dalam pertandingan melawan tim seperti itu,” kata Shirai. “Sebenarnya kami tidak memiliki peluang apa pun di pertandingan ini, mereka memberikan tekanan yang sangat tinggi kepada kami dan kami tidak bisa memainkan permainan passing seperti biasanya. Target kami adalah menjadi juara di Piala Dunia dan kami akan mengambil banyak pembelajaran dari pertandingan ini agar kami bisa sukses di turnamen tersebut,” pungkasnya. Korea Utara menyesuaikan diri dengan ritme cepat dan mengancam akan memimpin pada menit kesembilan setelah tembakan So Ryu Gyong dari jarak jauh dibelokkan oleh Yuka Mikiguchi tetapi penjaga gawang Jepang Korin Sakata dengan cepat mengubah posisinya untuk menepis bola. akata kembali dipaksa beraksi dalam beberapa menit berikutnya, melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan upaya Ho Kyong dari jarak dekat, lalu melompat ke kiri untuk menepis tembakan Choe Il Son. Jepang mulai menemukan pijakan mereka dan mengukir peluang bersih pertama mereka di menit ke-32, pertukaran permainan cepat dari kanan membuat bola mencapai Hina Hirakawa di tengah kotak tetapi tembakannya diblok dan keluar untuk tendangan sudut. Dengan delapan menit tersisa di babak pertama, Asako Furuta melakukan percobaan nakal dari byline saat ia langsung menuju ke gawang alih-alih memberikan umpan silang, namun, Pak Ju Gyong telah membaca niatnya dan mundur untuk mengarahkan bola melewati mistar. Semenit setelah babak kedua dimulai, kebuntuan terpecahkan. Umpan panjang Ri Ye Gyong berhasil dikejar oleh Il Son dan sang penyerang kemudian menyodok bola ke Jon Il Cong yang mencetak gol. Korea Utara seharusnya bisa menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-57 ketika Jon melompat tinggi untuk menyundul tendangan sudut Ryu Gyong namun sundulannya masih membentur mistar gawang. Jepang mencoba menyamakan kedudukan di akhir pertandingan dengan beberapa pergantian pemain, namun tidak mampu melakukan upaya penting untuk menyulitkan Ju Gyong, Korea Utara pun akhirnya dapat mempertahankan kemenangan. Jon Il Chong pun akhirnya meraih penghargaan pencetak gol terbanyak setelah penampilan gemilangnya di turnamen ini dengan torehan enam gol. Jon mencetak satu-satunya gol di final saat timnya mengalahkan Jepang, menambah lima gol sebelumnya yang sudah dicetaknya. Dia memulai turnamennya dengan hat-trick melawan Korea Selatan, Jon menambahkan dua gol lagi saat jumpa Filipina. “Sebenarnya saya tidak menyangka bisa mencetak gol sebanyak itu. Tanpa dukungan dari rekan satu tim saya, saya tidak mungkin bisa melakukan ini. Saya berterima kasih kepada mereka,” kata Jon. “Saya akan berusaha meningkatkan diri di masa depan agar di Piala Dunia, saya bisa menjadi pemain yang lebih bisa diandalkan oleh tim saya,” sebutnya. Selain Jon, rekan satu timnya yakni penjaga gawang Pak Ju Gyong juga menyabet gelar penjaga gawang terbaik sepanjang turnamen. Pak mencatatkan empat clean sheet dalam perjalanannya ke final, menampilkan penampilan gemilang untuk menahan Jepang. “Semua pemain melakukan yang terbaik. Semuanya menunjukkan kerja sama tim yang baik dan mereka membuat tembok di depan saya yang tidak dapat ditembus oleh siapa pun,” kata Pak. “Saya sekarang akan mempersiapkan diri untuk bermain melawan pemain top dari seluruh dunia. Moto tim kami adalah ketika kami percaya pada diri sendiri, tidak ada benteng yang tidak dapat kami rebut,” tutupnya. Sumber: PSSI

Veddriq Juara Kualifikasi Olimpiade di Shanghai

Peluang panjat tebing Indonesia tinggal selangkah lagi untuk menambah perolehan tiket menuju Olimpiade Paris 2024 usai tampil IFSC Climbing Olympic Qualifier Shanghai, pada Sabtu (18/5). Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo berhasil menjadi juara di nomor speed putra dengan catatan waktu 4,83 detik di final. Peringkat kedua diraih wakil China, Wu Peng dengan waktu 4,88 detik. Dengan prestasi tersebut, Rajiah meraih 45 poin dan 50 poin untuk Veddriq. Poin tersebut akan diakumulasi dengan hasil di IFSC Climbing Olympic Qualifier Budapest, Hungaria yang akan digelar pada 20-23 Juni mendatang. Selain Veddriq, Indonesia juga meraih medali perak dari atlet putri Rajiah Salbillah. Ia harus puas menempati peringkat kedua usai mencatatkan waktu 6,74 detik. Ia kalah cepat dari Zhou Y yang mencatatkan waktu 6,54 detik di big final speed putri. Dengan hasil ini, Indonesia tak hanya memborong dua medali sekaligus dengan rincian 1 medali emas dan 1 medali perak pada ajang Olyimpic Qualifier Series Shanghai 2024. Wakil Ketua Umum FPTI, Herry Heryawan, yang mendampingi para atlet Indonesia di Shanghai mengaku bangga atas raihan positif atlet panjat tebing Indonesia. “Alhamdulillah kita sudah on the track, hasil emas dan perak ini masih sesuai target yang diberikan federasi kepada kami,” kata Herry dalam keterangan tertulisnya Sabtu (18/5/2024). Setelah kejuaraan di Shanghai, FPTI bakal langsung menyiapkan atlet ke kualifikasi Olimpiade di Hungaria. Dia meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar panjat tebing Indonesia dapat terus berprestasi.

BNI Sirnas A Jateng 2024: PB Djarum Banjir Gelar di Purwokerto

PBSI secara resmi telah memulai rangkaian turnamen Sirkuit Nasional (Sirnas) tahun 2024. Seri pertama digelar di GOR Satria, Purwokerto sejak hari Senin (13/5) lalu hingga hari Sabtu (18/5). Lewat tajuk BNI Sirkuit Nasional A Jawa Tengah 2024, ajang ini mempertandingkan tiga kelas yaitu Remaja, Taruna dan Dewasa. Sebanyak 1.011 atlet dari 191 klub bersaing untuk menjadi yang terbaik. Setiap kelas memiliki lima kategori. Tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Dari hasil laga final hari ini, PB Djarum keluar sebagai juara umum. Klub asal Kudus itu meraih sembilan gelar juara dari 15 sektor yang dipertandingkan. Disusul PB Jaya Raya yang meraih tiga gelar sedangkan PB Exist, PB Mutiara Cardinal dan PB Mansion Sport Box berbagi masing-masing satu gelar. Selanjutnya, BNI Sirkuit Nasional 2024 akan berlanjut ke kota Kendari, Sulawesi Tenggara yang berlangsung pada 1-6 Juli 2024 mendatang. Hasil Pertandingan Final BNI Sirnas A Jateng 2024: GDC FINAL DANANG DWI SEPTIADI/ANGGIA SHITTA AWANDA [1] v ERWIN RENDANA PURNOMO/ELOK MACHSUNNAH [8]: 7-21 | 21-19 | 21-19 GTC FINAL TAUFIK ADERYA M/CLAIRINE YUSTIN MULIA [1] v IKHSAN LINTANG PRAMUDYA/SALSABILA ZAHRA AULIA [7]: 19-21 | 19-21 TRI FINAL SHAAFIYA YASMIN MAITSAA [1] v KEIRA PUTRI INDRIYAN [7]: 21-19 | 21-15 TDI FINAL SAIFI RIZKA NURHIDAYAH v BILQIS PRATISTA [4]: 21-14 | 21-19 TTI FINAL SHANDY TIRANI MAHESI [7] v THALITA RAMADHANI WIRYAWAN [5]: 21-23 | 17-21 GTA FINAL ALI FAATHIR RAYHAN/M. BAQIR AL HANIF v DARREN AURELIUS/M. AFIO DZAKWAN ARIEF [10]: 17-21 | 10-21 GRA FINAL M. RIZKI MUBARROK/RAIHAN DAFFA EDSE P. v KHOSA RAJENDRA APTA/M. RAKHA’ RAHADIAN [2]: 21-17 | 21-19 TDA FINAL IKHSAN LEONARDO EMANUEL RUMBAY v MOH. ZAKI UBAIDILLAH [7]: 14-21 | 21-15 | 22-20 GTI FINAL NABILA CAHYA PERMATA AYU/REVA OLIVIA D. [3] v RISKA ANGGRAINI/SALSABILA ZAHRA A. [2]: 19-21 | 15-21 GDI FINAL ANGGIA SHITTA AWANDA/PUTRI LARASATI [1] v BERNADINE ANINDYA/VELISHA CHRISTINA [2]: 21-16 | 21-16 GDA FINAL GALUH DWI PUTRA/M. GIBRAN ARFIANSYAH [3] v ADAM PUTA WAHYU/M. AL FAUZAN HAMBA: 21-18 | 16-21 | 18-21 GRC FINAL M. RIZKI MUBARROK/YASINTHA RISTYNA PUTRI [1] v RAIHAN DAFFA EDSEL PRAMONO/DIAN RAMADHANI MUKTI [2]: 16-21 | 21-15 | 21-13 TTA FINAL M. FALEN AMMAR RIZKI [12] v RYAN PUTRA WIDYANTO [2]: 14-21 | 12-21 TRA FINAL RADITHYA BAYU WARDHANA [1] v YARITS AL KAAF RENGGANINGTYAS [2]: 21-16 21-12 GRI FINAL DIAN RAMADHANI MUKTI/YASINTHA RISTYNA [1] v ATRESIA NAUFA CANDANI/AURELIA SYAKIRA [3]: 21-17 | 17-21 | 18-21

Timnas Indonesia U-20 Akan Jalani TC di Homebase Como

Timnas Indonesia U-20 bakal menjalani Pemusatan Latihan (TC) di homebase Como 1907. Rencananya agenda itu akan berlangsung pada 23-31 Mei 2024. Agenda TC ini merupakan bagian persiapan Timnas U-20 yang bakal tampil di Turnamen Toulon 2024. Garuda Muda masuk Grup B bersama Italia, Jepang, Panama, dan Ukraina. Turnamen Toulon akan digelar di Prancis pada 3 -16 Juni 2024. Indonesia diundang dan ikut serta lagi setelah sempat absen pada edisi 2023. “Kami akan terbang ke Como 1907. Nanti setelah itu, kami baru bergeser ke Turnamen Toulon 2024,” kata Pelatih Timnas U-20, Indra Sjafri kepada wartawan. “Kami berangkat lebih dulu ke Como 1907 pada 23-31 Mei 2024 dan setelah itu baru kami bermain di Turnamen Toulon 2024 di Prancis,” ujarnya menambahkan. Indra Sjafri juga akan mencoba tujuh pemain keturunan pada ajang nanti. Mereka adalah Jens Raven, Xavi Wouldstra, Mauresmo Hinoke, Kaya Symons, Dion Markx, Sacha Deighton, dan D’Leanu Arts “Dari tujuh pemain, saya meminta kepada Pak Ketua Umum (PSSI, Erick Thohir) untuk saya ajak ke turnamen Toulon. Kami berlatih di sana sekitar lima sampai tujuh hari. Setelah itu, kami upayakan bisa bermain di turnamen,” ucap Indra Sjafri. “Secara regulasi, sedang saya sampaikan ke (departemen) hubungan internasional (PSSI) apakah memungkinkan mereka bermain di Toulon, tapi setidaknya selama satu pekan saya bisa melihat kualitas mereka,” tuturnya. Sumber: Detik

Pandu Satrio Perkasa Raih Emas Asia Mountain Bike di Malaysia

Sejarah baru ditorehkan atlet balap sepeda Kota Batu, Pandu Satrio Perkasa, atlet ISSI Kota Batu yang kini memperkuat Timnas Indonesia berhasil meraih medali emas kategori Men Junior di kancah Asia Mountain Bike Championship tahun 2024 yang digelar di Taman Cabaran Putrajaya, Malaysia tanggal 7 hingga 13 Mei 2024. Pandu mengulang kembali kesuksesan yang pernah diraih pelatihnya, Hildan Afos Katana. Jika tahun 2009 lalu Afos Katana meraih medali perak dalam Asia Mountain Bike Championship tahun 2024 ini. Pandu Satrio Perkasa meraih juara emas di kancah yang sama. Siswa SMAN 2 Kota Batu ini, berhasil jadi jawara di kategori Men Junior dengan catatan waktu 1:12.483 dibuntuti pembalap Thailand dan Taipei. “Sejarah baru, 15 tahun kami menunggu momen membahagiakan ini, Alhamdulillah, selamat untuk Pandu,” ujar Hildan Afos Katana. Pelatih yang pernah meraih medali emas nomor Downhill di Sea Games Naypyitaw tahun 2013 menjelaskan bahwa pada even yang sama pada tahun 2009 ia meraih medali Perak. Kesuksesan ini diulang dan ditingkatkan grade nya oleh Pandu dengan meraih medali emas. Selain itu Afos menilai, kemenangan ini akan semakin membuat moncer Pandu dalam meniti kariesnya di dunia balap sepeda nomor Downhill. Karena pada momen ini, Pandu bertemu untuk pertama kali dengan lawan-lawan balapnya. “Nanti sampai Men Elite, mereka akan terus bertemu, awal yang baik,” ujar Afos. Menurut Afos dalam kejuaraan ini, Pandu masuk dalam Timnas Balap Sepeda. Dalam even Asia Mountain Bike Championship tahun 2024 ini, Indonesian Cycling Federation (ICF) mengirimkan 14 atlet dan 4 official. Pandu berlaga di nomor Downhill bersama enam atlet Timnas dari berbagai daerah. “Alhamdulillah saya baru pertama kali ini mengikuti even ini, Alhamdulillah diberikan kelancaran, berkat doa dan dukungan semuanya, saya berhasil meraih juara di nomor Men Youth,” ujar Pandu. Berbagai persiapan dilakukan Pandu bersama tim termasuk melahap semua porsi latihan yang diberikan pelatih, hingga akhirnya Pandu berhasil meraih medali emas. Sumber: Times Indonesia

Tim U-20 Indonesia Ikut Serta Toulon Cup 2024

Turnamen Toulon yang mempunyai nama resmi Tournoi Maurice Revello akan digelar pada 3 hingga 16 Juni mendatang di Prancis. Akun resmi Tournoi Maurice Revello mengumumkan Indonesia ikut serta dalam ajang tersebut dan disebut menggantikan tim Mesir. Kabar tersebut juga telah dikonfirmasi oleh PSSI. Adapun, penyebab Mesir mundur dari turnamen belum diketahui. “Menggantikan Mesir yang mengundurkan diri dari Tournoi Maurice Revello ke-50, kami menyambut dengan senang hati Indonesia,” tulis akun instagram Tournoi Maurice Revello. Indonesia akan berpartisipasi untuk ketiga kalinya di ajang Toulon Cup, setelah sebelumnya sempat mengambil bagian pada Toulon Cup edisi 2017 dan 2022. Pada edisi ke-50 ini, Toulon Cup 2024 akan diikuti oleh 10 tim dari berbagai benua. Sebanyak 10 tim tersebut akan dibagi ke dalam dua grup, yakni Grup A dan Grup B. Di Grup A, tuan rumah Perancis akan bersaing dengan Pantai Gading, Korea Selatan, Meksiko, dan Arab Saudi. Sementara itu, Indonesia tergabung di Grup B bersama Italia, Jepang, Panama, dan Ukraina. Nantinya, dua juara grup akan bermain satu sama lain di final. Sedangkan dua runner-up grup bakal terlibat dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Lalu, tim peringkat ketiga grup akan bertanding untuk tempat kelima dan demikian seterusnya sampai penghuni terbawah klasemen yang bersaing untuk peringkat sembilan. Toulon Cup merupakan turnamen sepak bola untuk kelompok umur di level U-17 hingga U-23. Sebelumnya, turnamen ini bernama Tournoi de Toulon dan dibentuk pertama kali oleh Maurice Revello pada 1967.

Indonesia Akui Keunggulan Korea Utara di Laga Terakhir Grup A

Indonesia harus mengakui keunggulan dari Korea Utara dengan skor telak 0-9, dalam laga terakhir penyisihan grup A Piala Asia U-17 Wanita yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (12/5). Untuk mempertahankan momentum kemenangan mereka, Korea Utara memulai dengan penuh semangat dan unggul dalam satu menit setelah peluit pertama dibunyikan, Choe Il Son membuka rekening golnya di Indonesia 2024. Sang penyerang mencetak gol keduanya pada menit ke-10 dan Kang Ryu Mi mencetak gol ketiga pada menit berikutnya, kedua kali umpan datang dari Jon Il Chong yang memanfaatkan ruang di sisi kiri. Korea Utara melanjutkan dominasinya dengan Gadhiza Asnanza memungut bola dari gawangnya untuk keempat kalinya pada menit ke-14 setelah Ro Un Hyang melakukan tendangan kerasnya dari luar kotak penalti. Setelah jeda singkat bagi Indonesia, Korea Utara menemukan angin kedua mereka ketika Ryu Mi berlari dua pertiga lapangan untuk memberi umpan kepada Il Son untuk menyelesaikan dengan mudah pada menit ke-38 sebelum gol selanjutnya dari Il Son (40), Un Hyang (44) dan Ryu Mi (45+3) memberi tim Asia Timur keunggulan 8-0 saat jeda. Di awal babak kedua, Il Son melanjutkan apa yang dia tinggalkan, bertukar umpan dengan Ryu Mi sebelum mengalahkan Gadhiza di tiang dekat pada menit ke-47 untuk mencetak gol kelimanya dalam permainan tersebut. Satoru Mochizuki, pelatih kepala tim U-17 wanita Indonesia sempat mengatur timnya untuk lebih kompak dan bertahan lebih dalam di babak kedua, selain kebobolan di awal babak, mampu mementahkan ancaman lawannya dalam jangka waktu lama di babak kedua. Di awal babak kedua, Il Son melanjutkan apa yang dia tinggalkan, bertukar umpan dengan Ryu Mi sebelum mengalahkan Gadhiza di tiang dekat pada menit ke-47 untuk mencetak gol kelimanya dalam permainan tersebut. Pelatih Indonesia asal Jepang itu juga sempat mengatur pasukan untuk lebih kompak dan bertahan lebih dalam babak kedua, selain kebobolan di awal babak, mampu mementahkan ancaman Korea Utara dalam jangka waktu lama di babak kedua. Indonesia harus memberikan jalan ke babak semifinal sekaligus mempertahankan momentum mereka di kejuaraan ini. Pasukan Song Sung Gwon selanjutnya akan menghadapi runner-up Grup B – baik Jepang atau Tiongkok – pada semifinal hari Kamis (16/5) di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Sumber: PSSI

Kejuaraan Taekwondo Pangkostrad Cup Tahun 2024 Resmi Digelar

Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa secara resmi membuka kejuaraan Taekwondo Panglima Kostrad Cup Tahun 2024 yang digelar di Gelanggang Olahraga Ciracas, Jl. Raya Jakarta-Bogor, Ciracas, Kec. Ciracas, Kota Jakarta Timur. Kamis (9/5/2024). Dalam sambutannya, Pangkostrad mengucapkan selamat datang kepada para atlet dan terima kasih atas partisipasinya. Jadikanlah kejuaraan ini selain sebagai wahana untuk menyiapkan bibit-bibit atlet Taekwondo yang handal, dapat pula dijadikan sebagai event untuk memantapkan dan mengukur tingkat kemampuan para Taekwondoin, dan juga sebagai tolok ukur dalam mengevaluasi pembinaan olahraga Taekwondo di Indonesia. “Kejuaraan ini juga dapat dijadikan sebagai ajang silaturahmi antar pelatih, atlet hingga seluruh stakeholder yang berkecimpung di olahraga Taekwondo, diharapkan melalui kejuaraan ini akan tercipta generasi muda yang unggul, kuat dan berprestasi,” kata Pangkostrad. “Dalam falsafah Taekwondo mengajarkan kepada setiap Taekwondoin untuk selalu menjunjung tinggi pengorbanan, pengendalian diri, kebaikan, pengampunan dan cinta sesama manusia. Taekwondo juga menekankan penghormatan terhadap segala bentuk kehidupan,” tambah Pangkostrad. Selain itu, Pangkostrad berkata jika dirinya sangat mendukung diselenggarakannya kejuaraan Taekwondo ini, dengan pertimbangan karena adanya kesamaan nilai-nilai dasar antara falsafah Taekwondo dengan nilai-nilai patriotisme yang melekat pada jiwa generasi muda sebagai penerus cita-cita bangsa. “Saya berharap melalui penyelenggaraan kejuaraan Taekwondo Pangkostrad Cup 2024 dapat melahirkan atlet-atlet taekwondo baru yang berbakat dan berprestasi, tidak hanya di level nasional namun juga di level internasional, sehingga mampu membawa nama harum Indonesia di mata dunia dan dapat memberikan dorongan bagi tumbuh dan berkembangnya jiwa semangat patriotisme dan semangat pengabdian kepada Bangsa dan Negara Indonesia tercinta,” ujar Pangkostrad. “Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Staf Angkatan Darat, Kemenpora, Pemprov DKI Jakarta, NOC Indonesia, Koni, Taekwondo Indonesia, Rekanan, Panitia dan kepada semua pihak yang telah terlibat dan membantu kelancaran pelaksanaan kejuaraan ini,” tambah Pangkostrad. Diakhir sambutannya, Pangkostrad berpesan kepada para peserta, agar memanfaatkan event ini dengan sebaik-baiknya untuk dapat menjadikan diri kalian sebagai atlet-atlet handal dan berprestasi. Junjung tinggi sportivitas dan kejujuran tanpa harus mencari-cari kesalahan orang lain. Patuhi semua ketentuan dan aturan yang sudah disepakati dan biasakan tampil sebagai Taekwondoin yang cerdas, berani menerima kemenangan dan berani menerima kekalahan. Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia, Letjen TNI Richard T H Tampubolon, mengungkapkan baru saja kita menyaksikan acara penyematan sabuk hitam DAN V Kehormatan Kukkiwon kepada Pangkostrad Letjen Muhammad Saleh Mustafa. “Selaku Ketua Umum PBTI saya mengucapkan selamat atas penganugerahan ini, penganugerahan sabuk kehormatan tersebut sebagai bentuk apresiasi PBTI dan semua masyarakat taekwondo Indonesia atas dukungan luar biasa kepada Pangkostrad Letjen TN Muhammad Saleh Mustafa dalam membangun dan memajukan Taekwondo di tanah air yang kita cintai ini,” ujarnya. PBTI berharap akan mempererat sinergitas TNI, khususnya Kostrad dengan PBTI dalam mencetak atlet-atlet yang dapat mengharumkan Indonesia di dunia internasional. Ketua Panitia Pelaksana kejuaraan Taekwondo Panglima Kostrad Cup Tahun 2024, Kolonel Inf Maychel Asmi, P.S.C., S.E., M.Han., yang sehari-hari menjabat Asops Kaskostrad menambahkan, bahwa kejuaraan Taekwondo Panglima Kostrad Cup Tahun 2024 akan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 9 hingga 12 Mei 2024. Total Peserta 2904 atlet, dengan rincian untuk Kategori Umum: 2735 atlet. Kyorugi Pemula: 1759 atlet, Kyorugi Prestasi: 544 atlet, Poomsae Pemula: 331 atlet, Poomsae Prestasi: 101 atlet. Untuk Kategori TNI/Polri Total: 169 Atlet. Kyorugi Prestasi 148 Atlet dan Poomsae Prestasi 21 Atlet. Sumber: ANTV Klik

Sukses Digelar, Sumedang Open 2024 Diharap Lahirkan Atlet Terbaik

Turnamen Bulutangkis PBSI Sumedang Open 2024 sukses digelar di GOR Sampurna Sumedang. Ajang pencarian bibit muda ini diselenggarakan selama empat hari dari mulai Senin 6 Mei sampai Kamis 9 Mei 2024 diikuti lebih 700 peserta. Kejuaraan rutin tahunan yang digelar PBSI Kabupaten Sumedang, Jawa Barat ini, mempertandingkan tiga kategori yakni Kategori Umur Tunggal terdiri dari Tunggal Usia Pra Dini Putra/Putri. Kemudian, Tunggal Usia Dini Putra/Putri, Tunggal Usia Anak-anak dan Tunggal Usia Pemula Putra/Putri, Tunggal Usia Remaja Putra/Putri. Selanjutnya, Kategori Usia Ganda yakni Ganda Usia Anak-anak Putra/Putri, Ganda Usia Pemula Putra/Putri dan Ganda Remaja Putra/Putri. Terakhir, Kategori Dewasa yakni Ganda Putra kelas B. “Alhamdulillah, Turnamen PBSI Sumedang Open 2024 berjalan lancar hingga babak selesai. Selamat kepada para pemenang, dan untuk yang belum menjadi juara jangan patah semangat,” kata Indra Jayaatmaja, Ketua PBSI Sumedang. Indra berharap ajang ini akan melahirkan pebulutangkis terbaik dari Sumedang yang dapat bersaing di level nasional maupun internasional. Dia pun siap untuk menggelar turnamen ini rutin setiap tahunnya. “Turnamen ini kita buat untuk melahirkan cikal bakal pebulutangkis terbaik dari Sumedang. PBSI siap menggulirkan kompetisi yang dimanfaatkan untuk menjaring serta menyaring bibit potensial. Dan kami juga punya cita-cita ke depan untuk menggelar kejuaraan regional maupun nasional,” ungkapnya. Sementara itu, Perwakilan BJB, Topan Surya, mengapresiasi Turnamen Bulutangkis PBSI Sumedang Open 2024 ini, Dia pun berharap akan lahir pebulutangkis berprestasi dari turnamen ini. “Mudah mudahan untuk nanti ke event yang lebih besar, Porda dan PON dan turnamen internasional ada perwakilan dari Sumedang,” kata Topan. “BJB beranjak dari masyarakat, dan untuk masyarakat. Jadi harapan kami dapat mendukung bibit bibit, usia dini agar bisa berkembang. Harapannya, turnamen-turnamen usia dini jangan hanya terbatasi kalangan atas. Jadi kami suppport event ini. Kalau untuk kemajuan untuk negeri kami siap untuk me-support,” jelasnya. Sumber: Viva.co

Tim U-17 Wanita Indonesia Kembali Harus Menelan Kekalahan

Tim U-17 Wanita Indonesia kembali harus menelan kekalahan. Usai dicukur Korea Selatan dengan skor telak 0-12 pada laga lanjutan Piala Asia U-17 Wanita yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (9/5). Sebaliknya bagi Korea Selatan, mereka sukses bangkit kembali dari kekecewaan mereka di pertandingan pertamanya. Hasil ini membuat Korea Selatan naik ke peringkat kedua grup, memiliki poin yang sama dengan Filipina dan kedua tim akan bertemu pada hari Minggu (12/5). Penjaga gawang Indonesia Gadhiza Asnanza harus beraksi di menit-menit awal ketika tendangan bebas Park Ji-yu memaksanya melakukan penyelamatan di dekat tiang kanannya sebelum bernapas lega saat tendangan Han Guk-hee melebar dari posisi yang bagus. Namun, tekanan awal dari Korea Selatan membuahkan hasil pada menit ke-13 ketika kapten Won Ju-eun dilepaskan di sisi kiri dan saat umpan silangnya ditepis oleh Gadhiza, Kim Hyo-won berhasil mencetak gol ke mulut gawang yang tidak dijaga. Kepahlawanan Gadhiza-lah yang membuat Korea Selatan tidak bisa meningkatkan keunggulannya dengan cepat, menyelam di kaki Ju-eun dan Kwon Da-eun dalam situasi satu lawan satu, lalu menangkis tembakan Beom Ye-ju. Kerja keras itu dibatalkan 12 menit sebelum akhir babak pertama ketika sebuah tipuan cerdik dari Ji-yu memungkinkan Guk-hee melepaskan tembakan kuat melewati Gadhiza, diikuti oleh tiga serangan lagi dari Noh Si-eun, Ji-yu dan Ju-eun saat Korea Selatan memimpin 5-0 saat istirahat. Pada awal babak kedua, Indonesia mempunyai peluang besar untuk membalaskan satu gol setelah Claudia Scheunemann mencegat umpan dan melaju ke gawang, namun penjaga gawang Woo Su-min bereaksi cepat untuk menangkap tembakan tersebut. Hal itu memicu Korea Selatan beraksi ketika mereka menambahkan tiga gol lagi melalui Ju-eun pada menit ke-50, Kim Ye-eun mengonversi penalti sembilan menit kemudian sebelum Ju-eun menyelesaikan hat-tricknya pada menit ke-61. Satoru Mochizuki mengganti Gadhiza dan bek tengah Nabila Saputri, menggantikan mereka masing-masing dengan Diva Ededweiz dan Nanda Rahmawati saat Indonesia berupaya mengemas pertahanan mereka untuk membatasi kerusakan lebih lanjut. Itu tidak berhasil karena meskipun tendangan penalti Seo Min-jeong membentur tiang, Korea Selatan justru menambah gol mereka lagi melalui pemain pengganti Baek Ji-eun (80, 82), Ju-eun mencetak gol keempatnya pada menit ke-86 sebelum Min-jeong menutupnya dengan gol di menit-menit akhir untuk memastikan kemenangan telak. Sementara itu, kekalahan kedua berturut-turut ini berarti Indonesia harus tersingkir dari kompetisi. Mereka hanya menyisakan satu laga lagi, melawan Korea Utara, Minggu (12/5) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Garuda Muda Akui Keunggulan Guinea

Tim U-23 Indonesia harus mengakui keunggulan 0-1 atas Guinea pada laga play-off Olimpiade 2024 di Stade Pierre Pibarot, Prancis, Kamis (9/5). Gol tunggal Guinea dicetak oleh Ilaix Moriba pada menit ke-29′ melalui titik penalti. Guinea mendapat penalti seusai Witan Sulaeman menjatuhkan striker lawan. Pada laga kali ini, Indonesia yang memakai jersey berwarna putih-putih-putih sebenarnya mampu mengancam gawang Guinea. Indonesia memiliki peluang di menit ke-14, namun sepakan Rafael Struick gagal menjadi gol. Lanjt pada menit ke-16, sepakan Pratama Arhan masih bisa diamankan kipper Guinea. Pada menit ke-40, Marselino mendapatkan peluang tetapi tendangannya masih melebar. Indonesia nyaris kebobolan lagi pada menit ke-45, namun berkat ketenangan Ernando, tendangan striker Guinea Bah Algassime berhasil dipatahkan. Skor 1-0 untuk keunggulan Guinea bertahan hingga babak pertama berakhir. Pada babak kedua, Indonesia coba bangkit demi mengejar ketertinggalan. Menit 67, Marselino Ferdinan dengan aksi individunya berhasil menerobos pertahanan Guinea. Namun, aksi itu tidak menjadi gol. Pada menit 72, Alfeandra Dewangga dianggap melakukan pelanggaran terhadap Algassime Bah di dalam kotak penalti, Wasit Francois Letexier menunjuk titik putih untuk kedua kalinya bagi Guinea. Keputusan ini diprotes dengan keras oleh tim Indonesia, bahkan pelatih Shin Tae-yong sampai diberikan kartu merah. Setelah laga dilanjutkan, Algassi Bah yang jadi penendang penalti gagal menceploskan bola, sehingga skor 0-1 untuk Guinea tidak berubah. Sampai laga selesai, skor 0-1 untuk Guinea tidak berubah. Hasil ini membuat Indonesia gagal berlaga di Olimpiade Paris 2024. Sementara itu, Guinea tergabung di Grup A Olimpiade 2024 bersama tuan rumah Prancis, Amerika Serikat, dan Selandia Baru. Cabang olahraga (cabor) sepak bola putra Olimpiade 2024 akan berlangsung pada 24 Juli sampai 9 Agustus mendatang. Susunan Pemain Indonesia: Ernando Ari, Muhammad Ferarri, Komang Teguh, Nathan Tjoe-A-On, Bagas Kaffa, Ivar Jenner, Marselino Ferdinan, Pratama Arhan, Jeam Kelly Sroyer, Rafael Struick, Witan Sulaeman Guinea: Soumaila Sylla, Ibrahima Diakite, Saidou Sow, Mohamed soumah, Maadiou Keita, Issiaga Camara, Aguibou Camara, Ilaix Moriba, Ousmane Camara, Algassime Bah, Facinet Conte

Hasil Pertandingan Final MilkLife Soccer Challenge – Surabaya Series 1 2024

Foto juara, runner-up, semi finalis MilkLife Soccer Challenge - Surabaya Series 1 2024 Kategori Usia (KU) 12 dan KU 10.

Surabaya – Partai final MilkLife Soccer Challenge – Surabaya Series 1 2024 yang selenggarakan di Lapangan Marinir Bogowonto, Surabaya, Jawa Timur pada Minggu (5/5) berlangsung seru dan menegangkan. Pada babak pamungkas Kategori Usia (KU) 12, SDN Ketabang I sukses meraih gelar juara. Sementara di KU 10, SDN Ngagel Rejo I berhasil menyabet titel kampiun usai mengandaskan SDN Manukan Kulon II. Dalam final KU 10 tersebut, kedua tim saling memamerkan aksi jual beli serangan sepanjang 2 x 15 menit. Sejak kick off, para siswi sekolah dasar ini bergegas memburu gol dengan menunjukkan permainan yang ofensif. Pada menit ke-4, SDN Ngagel Rejo I berhasil membobol gawang SDN Manukan Kulon II lewat tendangan dari Annisa Nur Aini Putri Aryan. Ia terlihat sangat gesit menggiring ‘si kulit bundar’ melewati para pemain lawan, dengan gocekan yang cukup impresif. Jelang lima menit setelahnya, penyandang gelar Top Scorer KU 10 dengan total 22 gol tersebut kembali merobek pertahanan kiper. Alhasil SDN Ngagel Rejo I unggul dengan kedudukan 2-0. Annisa Nur Aini Putri Aryan mengatakan, bahwa kemenangan ini menjadi motivasi untuk ia dan rekan setim, agar berlatih lebih giat dan bisa mengulangi kesuksesan di Surabaya Series 2 mendatang. “Saya sangat senang dan bangga bisa mencetak banyak gol di turnamen ini, serta membawa kemenangan untuk sekolah. Walaupun di pertandingan final tadi lawannya cukup sulit dikalahkan, beruntung tim kami bermain kompak. Apalagi ditambah dukungan dari orangtua, guru, dan pelatih yang bikin kita semangat di lapangan,” ungkap Annisa. Sementara pada partai final KU 12, SDN Ketabang I membuat kejutan ketika berhadapan dengan SDN Mojo III. Berkat kerja sama tim yang baik, di babak pertama mereka mengantongi tiga gol yang disumbangkan oleh Rachel Mariza Azara. Setelah turun minum, SDN Ketabang I tampil lebih percaya diri dan menambah enam gol. Hasil akhir mereka sukses unggul dengan skor 9-0. Selain Rachel, Maulidya Bonita Saputri tampil cukup dominan lewat tendangan-tendangan keras yang menyasar ke mulut gawang. Di laga pamungkas, ia mencetak empat gol dan serangkaian shot on target, maupun sepakan yang mengenai mistar gawang. “Senang banget sekolah saya bisa menang. Saya nendangnya kencang karena memang sering latihan mulai dari passing, dribbling, shooting. Semoga di series 2 nanti, tim kami jadi juara lagi,” ucap siswi yang mengidolakan pemain timnas Indonesia, Pratama Arhan.   Kepala Pelatih MilkLife Soccer Challenge, Coach Timo Scheunemann mengatakan, selama turnamen terselenggara dari 2 Mei hingga 5 Mei, banyak bakat yang mulai terlihat di atas lapangan hijau. Hal ini menumbuhkan optimisme kecintaan terhadap sepakbola putri akan semakin meningkat di Surabaya yang berujung pada lahirnya para srikandi dari Kota Pahlawan yang kelak membela Indonesia di panggung dunia. “Sejak hari pertama saya memantau dan saya mengakui bahwa di Surabaya memang banyak bibit-bibit pesepak bola putri potensial dan hal tersebut terbukti di turnamen ini. Mereka mengaplikasikan teknik yang telah diajarkan oleh para guru, selama pertandingan berlangsung. Meski memang skill peserta belum sepenuhnya merata, yang terpenting tumbuhnya kecintaan akan olahraga ini di dalam diri para siswi. Dengan begitu, saya berharap agar kita bisa bersama-sama mewujudkan kejayaan sepak bola putri Tanah Air,” ungkap pelatih berlisensi UEFA A tersebut. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengapresiasi semangat dan daya juang 631 peserta dari 33 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) yang telah berpeluh keringat. Ia berharap dengan kesuksesan di series pertama ini, gelaran di Surabaya Series 2 pada September mendatang, animo peserta lebih tinggi dan para siswi semakin menguasai teknik dasar sepak bola. “Kami mengucapkan selamat kepada para juara dan untuk yang belum berhasil jangan berkecil hati. Sebab, masih ada kesempatan untuk berlatih lebih giat lagi agar lebih gemilang pada series 2 mendatang. Karena sejatinya, turnamen ini bukan hanya berbicara siapa pemenangnya, lebih dari itu juga agar tumbuhnya sikap sportivitas, serta terbentuknya kecerdasan sosial emosional para siswi,” ungkap Yoppy. Pasalnya, lanjut Yoppy, olahraga beregu seperti sepak bola melatih kerjasama tim yang dapat meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan untuk berinteraksi, tanggung jawab, hingga jiwa kepemimpinan. “Selain itu juga menumbuhkan sikap disiplin, toleransi, dan pantang menyerah yang dapat berguna untuk kehidupan sehari-hari mereka maupun secara akademis,” imbuhnya. Kategori Usia 10 Juara : SDN Ngagel Rejo I  Runner-up : SDN Manukan Kulon II Semifinalis : SDN Jepara I dan SDN Manukan Kulon Top Scorer KU 10 : Annisa Nur Aini Putri Aryan (22 gol) – SDN Ngagel Rejo I Best Player KU 10 : Annisa Nur Aini Putri Aryan – SDN Ngagel Rejo I Best Goalkeeper KU 10 : Aerelyn Belvania Ardianto – SDN Ngagel Rejo I Fairplay Team KU 10 : SD Manukan Kulon Kategori Usia 12 Juara : SDN Ketabang I Runner-up : SDN Mojo III Semifinalis : SDN Pacarkeling V dan SDN Dr. Sutomo V Top Scorer : Locita Waranggani Olah Nismara – SDN Pacarkeling V Best Player : Maulidya Bonita Saputri – SDN Ketabang I Best Goalkeeper : Kenzi Bramanti Dirgantara – SDN Ketabang I Fairplay Team : SD Al Islah A   Setelah Kudus dan Surabaya, pada bulan Mei, MilkLife Soccer Challenge akan dihelat di dua kota lain yakni Jakarta dan Tangerang, lalu pada Juni di Kudus dan Bandung, Juli (Yogyakarta & Solo), Agustus (Semarang), September (Surabaya & Kudus), Oktober (Bandung, Yogyakarta & Solo), November (Jakarta, Tangerang, & Semarang), Desember (Kudus).

Atlet Muda Indonesia Raih Prestasi di Kejuaraan Atletik Asia U-20

Tim Atletik muda Indonesia telah menyelesaikan perlombaan di ajang 21st Asian U-20 Athletics Championships yang diselenggarakan di Dubai Police Stadium, pada 24 hingga 27 April yang lalu. Ajang ini adalah agenda penting dalam kalender Asosiasi Atletik Asia (AAA), dengan partisipasi 36 negara dan lebih dari 1.500 atlet yang berkompetisi dalam 48 nomor perlombaan. Maria Andriani Melabessy, atlet berusia 18 tahun dari Jakarta, berhasil membawa pulang medali perunggu dari nomor lompat galah. Usaha keras Maria terbayar dengan lompatan terbaiknya yang mencapai 360 cm. Atlet Lompat Jauh dan Lompat Jangkit asal Kalimantan Barat, Katyea Ebri Safitri berhasil memecahkan Rekor Nasional Junior Indonesia untuk nomor Lompat Jauh. Dengan lompatan 5,97 meter, Katyea melampaui rekor sebelumnya (5,75 meter) yang dipegang oleh Maria Natalia Londa sejak tahun 2007. Katyea juga hampir meraih medali di nomor Lompat Jangkit dengan lompatan 12.39 meter, yang menempatkannya di posisi keempat. Di lintasan 1.500 meter, Mutiara Oktarani dari D.I. Yogyakarta, mencatat waktu Personal Best (PB) baru dengan catatan 4 menit 32,99 detik, memperbaiki catatan PB sebelumnya di 4 menit 38,64 detik. Demikian pula dengan Maulana Ismail dari Jawa Timur, yang memperbaiki catatan waktu PB-nya di nomor lari 400 meter menjadi 48,18 detik, dari sebelumnya 48,33 detik. Maulana juga turun di nomor lari 200 meter dan finish dengan catatan waktu 22,50 detik. Shava Salvia dan Hoshi Fatiha tampil kompetitif di nomor sprint. Shava mencatat waktu 12,79 detik di 100 meter dan 25,97 detik di 200 meter, sedangkan Hoshi mencapai waktu 12,66 detik di 100 meter dan 26,65 detik di 200 meter. Di lintasan lain, atlet Pelatnas Atletik Desentralisasi Mimika, Eqman Yance, mencatat waktu 49,24 detik di nomor lari 400 meter. Dalam nomor lomba lapangan, atlet tolak peluru Afrizal Faiz mencatatkan lemparan dengan jarak 14,03 meter. Sementara atlet lempar lembing Zaenuri mencatat lemparan 52,32 meter. Sekretaris Umum PB PASI, Tigor Tanjung, mengungkapkan bahwa prestasi ini patut disyukuri namun tetap akan dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk memantau efektivitas program pembinaan atlet muda. “Mengikuti kejuaraan internasional memberikan pengalaman berharga bagi atlet muda kita dan membantu kita dalam mengevaluasi serta meningkatkan program pembinaan di level junior,” ujar Tigor dalam keterangan resmi. Tigor menambahkan bahwa masih banyak ruang untuk peningkatan. Upaya mendorong bibit-bibit muda perlu untuk dilakukan sambil terus mengevaluasi perkembangannya. PB PASI sendiri sangat fokus dengan pengembangan atlet-atlet muda sejak beberapa tahun belakangan. Salah satunya dengan menggandeng DBL Indonesia dalam menyelenggarakan kejuaraan atletik pelajar terbesar di Indonesia, Student Athletics Championship (SAC). PB PASI juga mendapatkan dukungan dari MIND ID untuk mendukung upaya atlet-atlet berkompetisi di kejuaraan nasional dan internasional, termasuk melangsungkan Pusat Pelatihan Atletik Nasional di Pangalengan, Jawa Barat. Selain itu PB PASI juga berkolaborasi dengan PT Freeport Indonesia untuk mengadakan program Pelatnas Atletik Desentralisasi di Mimika, Papua. “Kita perlu lebih aktif dan agresif dalam mempersiapkan atlet muda, sejalan dengan apa yang dilakukan oleh negara lain. Dan ini yang juga akan terus kita lakukan, karena kita tidak bisa terus menerus bergantung pada atlet-atlet senior,” pungkasnya. Sumber: Detiksport

23 Pemain Tim U-17 Wanita untuk AFC U-17 Women’s Asian Cup

Pelatih tim U-17 wanita, Satoru Mochizuki membawa 23 pemain untuk gelaran AFC U-17 Women’s Cup di Bali dari tanggal 6-19 Mei 2024. Laga perdana nanti Indonesia akan melawan Filipina tanggal 6 Mei 2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pukul 19.00 WITA. 23 pemain ini adalah hasil seleksi dan pemusatan tim selama berada di Bali. Selain materi latihan, Garuda Pertiwi juga akan menjalani uji coba pada 20, 23, 24, 30 April dan 1 Mei 2024. Skuad Garuda Pertiwi mempertajam komunikasi, kontrol bola dan passing yang cepat. “Saya selalu katakan kepada pemain, untuk cepat kontrol bola dan passing. Ini adalah skill yang harus dimiliki dan sangat penting,” buka Satoru. “Jadi atlet dunia standarnya sudah bisa kontrol dan juga passing. Makanya, hal seperti ini harus terus dilatih. Harapannya agar di luar kepala otomatis saat kontrol dan passing bola,” sambungnya. Indonesia jadi tuan rumah Piala Asia Putri U-17 menghuni Grup A bersama Korea Selatan, Korea Utara, dan Filipina. Daftar nama dan nomor punggung pemain Tim U-17 Indonesia: Kiper 1. Gadhiza Asnanza – Akademi Persib 20. Fairus Khalisa – Jawa Tengah 23. Edelweiz Auradiva – Borneo FC Women Belakang 2. Rizka Dwi Juniar – Jawa Tengah 3. Amelia Heselio – Papua 4. Nabila Divany – Lampung 5. Wandha Azzahra – Akademi Persib 12. Sofia Soll – Papua Pegunungan 14. Indira Jenna – Banten 16. Zaskia Azzahra – Kalimantan Timur 17. Nanda Rahmawati – Jawa Barat 22. Sola Mananohas – Sulawesi Utara Tengah 6. Zaira Kusuma – DKI Jakarta 7. Allya Putri – Bangka Belitung 8. Adelia Ramadany – Jawa Timur 11. Syafia Chorlienka – Arema Women 18. Zahra Nafisa – Akademi Persib 19. Auliah Arifah – Banten 21. Nabila Saputri – Banten Depan 9. Mayzura Alifa – Jawa Barat 10. Keyssya Anatassya – DKI Jakarta 13. Claudia Scheunemann – Banten 15. Kikka Putri – Kalimantan Tengah

Sejarah 26 Tahun Terulang, Indonesia ke Final Thomas dan Uber Cup 2024

Indonesia kembali meloloskan tim bulu tangkis putra dan putri ke final Thomas dan Uber Cup 2024. Tim putri Indonesia lebih dulu melangkah ke final Uber Cup 2024 usai mengalahkan juara bertahan, Korea Selatan, pada Sabtu (4/5/2024). Bertanding di Hi Tech Zone Sports Centre, Chengdu, China, Gregoria Mariska dkk meraih kemenangan 3-2. Ini merupakan kali pertama Indonesia tampil di final Uber Cup setelah 2008 di Istora Senayan, Jakarta, alias 16 tahun silam. Pemain yang diturunkan di final melawan China kala itu adalah Maria Kristin Yulianto, Liliyana Natsir, Vita Marissa, Adrianti Firdasari, Jo Novita, Greysia Polii, dan Pia Zebadiah Bernadet. Namun, Indonesia harus puas menjadi runner-up usai kalah 0-3 dari China pada final Uber Cup 2008. Sementara itu, tim putra Indonesia menyusul ke final Thomas Cup 2024 usai menyingkirkan Taiwan dengan skor 3-0. Tiga poin kemenangan Indonesia didapat berkat Anthony Sinisuka Ginting, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Jonatan Christie. Thomas Cup 2024 merupakan kali ketiga secara beruntun Indonesia menembus final perebutan trofi lambang supremasi bulu tangkis beregu putra dunia tersebut. Indonesia sebelumnya juga lolos ke final Thomas Cup 2020 dan menjadi juara setelah mengalahkan China. Dua tahun setelahnya, Indonesia kembali menapaki partai puncak, tetapi gagal mempertahankan gelar usai kalah 0-3 dari India. Keberhasilan tim putra dan putri Indonesia lolos ke final Thomas-Uber Cup membuat Merah Putih mengulang pencapaian 26 tahun lalu. Indonesia juga meloloskan tim putra dan putrinya ke final Thomas dan Uber Cup 1998 di Hong Kong. Tim putra Indonesia saat itu menjadi juara Thomas Cup setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 3-2. Sementara, tim putri kembali ke Tanah Air dengan membawa medali perak usai menjadi runner-up karena kalah 1-4 dari China. Adapun final Thomas dan Uber Cup 2024 berlangsung di Hi Tech Zone Sports Centre, Chengdu, China, Minggu (5/5/2024). Partai final ini sama-sama mempertemukan Indonesia dan China. Final Uber Cup digelar pukul 08.30 WIB, sedangkan perebutan gelar Thomas Cup dimulai sore hari pukul 17.00 WIB. Sumber: Kompas

FIBA Minta Indonesia Jadi Kandidat Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Basket U-19

Federasi internasional olahraga bola basket dunia FIBA kembali melirik potensi Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan dunia bola basket. Hal ini disampaikan Anggota Dewan Central Board FIBA, Ingo Weiss beserta jajarannya dalam audiensi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, Kamis (2/5/2024). “Kami memilih Indonesia menjadi kandidat tuan rumah Kejuaraan Dunia FIBA U-19 tahun 2027 mendatang,” ujar Ingo Weiss yang dalam audiensi tersebut didampingi pengurus Persatuan Bolabasket Seluruh Indonesia (Perbasi). Pemilihan ini menurut Ingo tak terlepas dari keberhasilan Indonesia dalam menggelar Piala Dunia Bola Basket FIBA pada 2023 mendatang bersama Filipina dan Jepang. FIBA menilai penyelenggaraan Piala Dunia FIBA 2023 di Indonesia kala itu merupakan yang terbaik. “Kami ada di sini pada Piala Dunia FIBA 2023 dan kami merasakan atmosfer yang luar biasa terhadap olahraga bola basket. Kami bertemu banyak orang yang antusias dengan bola basket, semuanya sangat menyukai bola basket di sini,” urai Ingo. Dijelaskan, berbeda dengan Piala Dunia FIBA kategori senior, pada Kejuaraan Dunia U-19 nantinya tuan rumah bisa otomatis langsung ikut bagian menjadi peserta turnamen. Tidak harus melalui babak kualifikasi terlebih dahulu. Pun demikian, tidak ada hosting fee yang perlu dibayar Indonesia apabila menjadi tuan rumah. Namun Indonesia tetap memiliki kewajiban dalam manajemen dan pengelolaan panitia penyelenggara. Lebih lanjut Ingo menjelaskan, pertimbangan lain dipilihnya Indonesia ikut bidding tuan rumah Kejuaraan Dunia U-19 adalah berkaitan rencana FIBA membuka kantor di Jakarta pada tahun ini. Hal tersebut menurut Ingo akan lebih mudah dalam mengatur penyelenggaraan kejuaraan dunia di Indonesia. “Indonesia juga menunjukkan perkembangan infrastruktur olahraga yang signifikan, khususnya dalam olahraga basket,” tambah Ingo merujuk keberadaan Indonesia Arena yang menjadi venue Piala Dunia FIBA 2023 silam. Menpora Dito lantas menyambut baik pemilihan Indonesia oleh FIBA terkait kandidat bidding tuan rumah Kejuaraan Dunia U-19. Dalam hal ini Menpora sudah menyampaikan kepada FIBA dan Perbasi bahwa Indonesia pasti akan mengikuti bidding tersebut. “FIBA memberikan angin segar yang tampaknya mereka juga ingin Piala Dunia untuk U-19 itu digelar di wilayah Asia,” ujar Menpora. Kata Menpora Dito, Indonesia dalam beberapa tahun ke depan memang mengupayakan bisa menjadi tuan rumah kejuaraan-kejuaraan tingkat dunia. Khususnya pada kategori junior yang juga menjadi ajang pembinaan bagi talenta-talenta muda Tanah Air. “Indonesia memiliki fasilitas-fasilitas olahraga yang bisa digunakan untuk kejuaraan-kejuaraan dunia. Penyelenggaraannya pun tidak harus di Jakarta, tetapi juga bisa di kota-kota lain di Indonesia,” tambah Menpora. Sementara itu Ketua Umum (Ketum) Perbasi Danny Kosasih menilai kepercayaan FIBA yang memilih Indonesia sebagai kandidat untuk mengikuti bidding tuan rumah Kejuaraan Dunia FIBA U-19 harus disambut baik. Apalagi apabila terpilih sebagai tuan rumah, Indonesia akan lolos otomatis ke kejuaraan tersebut. “Jadi Perbasi harus segera menyiapkan tim yang menuju ke sana, kalau memang Kejuaraan Dunia U-19 itu jadi digelar di Indonesia,” tutur Danny. Hadir mendampingi Menpora Dito dalam audiensi tersebut Staf Khusus Bidang Peningkatan Prestasi dan Pengembangan Industri Olahraga Ardima Rama Putra dan Staf Khusus Bidang Hukum dan Kepatuhan Tata Kelola Alvin Saptamandra Suryohadiprojo. Sumber: Kemenpora

Akui Keunggulan Irak, Ini Cara Timnas Untuk Tetap Lolos ke Olimpiade

Tim U-23 Indonesia harus mengakui keunggulan Irak dengan skor 1-2 pada laga perebutan tempat ketiga terbaik Piala Asia U-23 2024 di Abdullah Bin Khalifa Stadium, Jumat (3/5). Dalam laga tersebut, kedua tim bermain terbuka. Indonesia mencoba peruntungan melalui pergerakan Witan Sulaeman, namun bisa dipatahkan pemain Irak. Irak mengandalkan bola umpan silang yang membahayakan Indonesia. Beruntung, juga belum membuahkan hasil. Indonesia membuka skor melalui tendangan jarak jauh Ivar Jenner pada menit ke-19. Berawal dari tendangan sepak pojok, bola liar umpan Witan Sulaeman disambut Ivar Jenner dengan tendangan kaki kanan. Skor 1-0 untuk Indonesia. Tidak bertahan lama, Irak menyamakan kedudukan melalui tandukan Zahid Taahsen pada menit ke-27. Skor imbang 1-1 menutup jalannya babak pertama. Pada babak kedua, kedua tim agak bermain lebih tertutup di menit-menit awal. Namun, Indonesia menguasai penguasaan bola. Pada menit ke-54, Marselino Ferdinan melakukan tendangan melengkung dari kotak penalti. Sayang, bola sepakan kaki kanannya melebar di atas gawang Irak. Pada menit ke-71, Jeam Kelly Sroyer melakukan tendangan voli memanfaatkan bola liar lemparan Pratama Arhan. Sayang, bola melambung di atas mistar gawang Irak. Satu menit kemudian, Irak hampir membobol gawang Indonesia, andai bola tendangan Nihad Mohammed Watifi tidak dihalau Nathan Tjoe-A-On, karena gawang telah kosong ditinggal Ernando Ari Sutaryadi yang maju. Pada menit ke-87, Irak mendapatkan peluang melalui tandukan Ridha Fadhil Mayali. Beruntung, bola bisa ditepis Ernando Ari. Kembali Ernando Ari menjadi pahlawan setelag memuntahkan bola tendangan Nihad Mohammed Watifi, yang berdiri bebas. Skor imbang 1-1 bertahan. Pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Pada babak perpanjangan waktu, Irak berhasil unggul melalui gol tendangan Ali Jasim Elaibi pada menit ke-96. Bola umpan jauh dimanfaatkan Ali Jasim yang terlepas dari jebakan offside. Kemudian, bola disepak Ali Jasim untuk merobek gawang Ernando Ari. Skor 2-1 untuk keunggulan Irak bertahan hingga laga usai. Hasil ini membuat Indonesia harus menjalani laga play-off menghadapi Guinea, untuk memastikan satu tiket tersisa lolos ke Olimpiade Paris 2024. Laga nanti berlangsung di Paris pada 9 Mei mendatang. Sedangkan Irak, kemenangan ini membuat mereka lolos ke Olimpiade Paris 2024, untuk kedua kalinya setelah 2016. Sumber: PSSI