Dennis Wise Akui Garuda Select Semakin Padu di Segala Sektor

Muhammad Rafli Asrul.

Jakarta, 17 Desember 2019 – Direktur Teknik Program Garuda Select, Dennis Wise, menyambut gembira kedatangan lima pemain dari generasi pertama. Selain bisa memberi contoh untuk para juniornya, kekompakan di antara para pemain juga semakin memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan. Pada pertandingan terakhir melawan Cheltenham Town, empat pemain generasi pertama yakni Bagus Kahfi, Brylian Aldama, David Maulana, dan Fajar Fathurrahman langsung dipasang sejak awal. Hasilnya, tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk menyesuaikan diri dengan rekan-rekan setim yang lain. Wise menganggap apa yang berjalan sejauh ini sudah sesuai harapannya. Peningkatan signifikan terlihat di lini tengah yang menjadi titik temu antara pemain dari generasi pertama dan kedua. Salah satunya Rafli Asrul yang bisa beradaptasi cukup baik dengan David Maulana dan Brylian Aldama. “Kedatangan mereka memang menambah kualitas tim yang mana itu merupakan kabar bagus. Seperti Rafli yang saya lihat sekarang sudah ada di level yang sedikit lebih baik daripada sebelumnya. Dia bisa langsung terlihat padu dengan David dan Brylian,” kata Wise saat ditemui Mola TV di Lapangan Birmingham County FA, Birmingham. “Sekarang tinggal bagaimana para pemain terus mencoba tampil lebih baik secara tim. Ketika melawan Cheltenham, kami mampu tampil menekan lawan hampir sepanjang pertandingan dan tetap solid ketika bertahan. Ke depannya efektivitas di depan gawang lawan yang masih perlu ditingkatkan,” lanjut Wise. Tidak hanya melalui lini tengah, sektor sayap juga menjadi jalur yang sedang dimaksimalkan untuk membongkar pertahanan lawan. Hal ini disampaikan oleh bek sayap Garuda Select, Edgard Amping. “Sejak kedatangan pemain lama, kedua sektor sayap memang ditingkatkan untuk menjadi strategi andalan dalam memaksimalkan peluang. Sekarang kami sedang fokus untuk itu,” ucap Edgard. Agenda terdekat Garuda Select adalah menghadapi Swindon Town U-18 di Lapangan Birmingham County FA, Birmingham. Ini merupakan pertandingan terakhir di Inggris sebelum bertolak ke Italia awal tahun depan untuk menghadapi serangkaian tur pertandingan di sana. Rencananya, kekuatan Rafli Asrul dkk. akan dijajal dengan menghadapi pemain-pemain dari akademi Torino, Juventus, Inter Milan, dan Como. Penampilan Garuda Select dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara angkatan kedua juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Para pemain juga akan menjajal akademi dari Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Polo Air Putri Jawa Barat Juara 3rd IOAC 2019

Tim Polo Air putri Indonesia

Jakarta, Dari ajang 3rd Indonesia Open Aquatic Championship 2019 (IOAC 2019) di cabang polo air putri, Tim Putri Jawa Barat berhasil keluar sebagai juara setelah di partai akhir mengalahkan Putri DKI Jakarta dengan skor 10-8. Dari tiga pertandingan, Putri Jabar tidak terkalahkan dan mengumpulan poin penuh enam. Dua partai sebelumnya, Putri Jabar menundukan DIY 20-4 dan Jambi dengan skor 31-3. Tim DKI Jakarta harus puas di peringkat kedua. Sedangkan DIY berhak di peringkat ketiga setelah di laga terakhir mengalahkan Jambi 29-4. Jambi menempati peringkat keempat. Keempat tim ini juga berhak mengantongi tiket ke PON Papua 2020. Di bagian putra, pada hari pertama, Tim Polo Air Jawa Timur berhasil mengalahkan DIY dengan skor 19-16. Di laga kedua Putra Jabar mengalahkan Sumatera Utara 25 lawan 5 dan di laga ketiga Jambi menekuk Kalimantan Timur 22-8. Di hari Minggu, 15 Desember 2019 ada enam partai yakni Jatim akan melawan Jabar, DIY lawan Kaltim, Sumut menantang DKI, Jabar menghadapi Kaltim, lalu Jatim melawan DKI serta terakhir DIY versus Jambi. Farrel Sabet 2 Emas Renang Pada cabang renang, pada nomor 100 meter gaya bebas putra dimenangkan Fadlan Prawira dengan waktu 00.52,30 detik dan kedua Putra M.Randa 00.52,70 serta ketiga Agus Nuarta 00.53,40. Di nomor 100 meter gaya bebas putri, medali emas dimenangkan Sagita Putri 00.58,21 detik. Peringkat dua Patrisia Yosita 00.58,42 dan ketiga Prada Hanan 00.59,46. Pada nomor 1500 meter gaya bebas putri dimenangkan Azzahra Permatahani 17.43,93 detik, Kedua Izzy Dwifaiva 17.47,65 dan Angel Gabriel Yus 17.58,41. Di nomor 800 meter gaya bebas putra Rashief Amila Yaqin 08.27,21 detik, Kedua Athalarik Maulidio 08.35,10 dan ketiga Ernest Fabian Wijaya 08.35,31. Sedangkan nomor 50 meter gaya punggung putri pemenangnya adalah Sofie Kemala 00.30,67, kedua Nurul Fajar 00.30,72 dan ketiga Dewi Novita Lestari 00.30,75. Di nomor 50 meter gaya punggung putra dimenangkan Farrel Armandio Tangkas 00.26,86, kedua Dwiki Anugrah 00.27,06 dan ketiga Muhammad Echa 00.27,86 detik. Sedangkan nomor 200 meter gaya ganti putri Azzahra Permatahani finish pertama dengan catatan 02.19,52, kedua Ressa Kania Dewi 02.19,70 dan ketiga A.A. Vannesa Evato 02.24,84. Di bagian putra, 200 meter gaya ganti putra Farrel Tangkas 02.07,45, kedua I Putu Wirawan 02.09,07 serta ketiga Daniel Setyawan 02.10,10.

Brylian Aldama Bicara Soal Pentingnya Atur Pola Makan

Brylian Brylian menjadi salah satu pemain yang akan kembali diberangkatkan ke Inggris untuk bergabung dengan Garuda Select angkatan kedua.

Jakarta, 8 Desember 2019 – Selama menjalani pelatihan di Inggris bersama tim Garuda Select, para pemain dituntut disiplin dalam segala hal. Mulai dari ketepatan waktu latihan, istirahat, hingga disiplin dalam asupan gizi untuk tubuh. Makan dan minum adalah salah satu yang paling dijaga ketat dalam program ini. Untuk menghadapi jadwal padat dari mulai latihan hingga pertandingan, diperlukan asupan yang sesuai. Jika salah mengonsumsi, risikonya fatal. Pemain bisa mengalami gangguan kebugaran atau skenario paling parah adalah cedera. Hal ini disadari betul oleh salah satu pemain Garuda Select, Brylian Aldama. Ditemui secara eksklusif oleh Mola TV, Bri sapaan akrabnya, mengaku di Inggris tidak bisa asal makan. Pantang hukumnya melanggar aturan yang sudah ditetapkan oleh tim pelatih selama di pelatihan. “Soal makanan, itu sangat memengaruhi fisik karena berhubungan dengan pemulihan. Kami latihan setiap hari bisa tiga kali, otomatis butuh asupan yang membuat kami harus cepat-cepat kembali ke performa semula. Kalau salah makan nantinya bisa cedera,” ucap pemain kelahiran Surabaya tersebut. Kebiasaan mengatur pola makan serta asupan gizi selama berada di Inggris juga diterapkan sekembalinya ke Indonesia. Apalagi dirinya tidak tergabung ke dalam klub mana pun sehingga inisiatif menjadi hal kunci dalam menjaga kebugaran. “Itu saya terapkan di tim nasional, terutama soal sayur. Kalau di rumah, sebenarnya hanya makan roti setiap pagi sama keju,” lanjutnya. Brylian menjadi salah satu pemain yang akan kembali diberangkatkan ke Inggris untuk bergabung dengan Garuda Select angkatan kedua. “Perbedaannya mungkin sekarang harus bermain dengan junior-junior. Sekarang ada tekanan baru dan tanggung jawabnya lebih besar. Namun, sebenarnya kalau di lapangan tidak ada istilah senior atau junior. Contohnya Subhan (Fajri), kami sempat sama-sama di timnas U-16,” jelas Brylian. Penampilan Brylian bersama Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

SEA Games 2019: Timnas Triathlon Sumbangkan 1 Medali Emas dan3 Medali Perunggu untuk Indonesia

SEA Games 2019: Timnas Triathlon Sumbangkan 1 Medali Emas dan 3 Medali Perunggu untuk Indonesia

Manila, 2 Desember 2019 – Timnas Triathlon Indonesia yang dikawal oleh 4 atlet berbakat berhasil membawa pulang 1 Emas dan 3 Perunggu untuk cabang olahraga triathlon pada SEA Games 2019 di Manila, Filipina. Jauhari Johan (32), Eva Desiana (29), Ahlul Firman (21), dan Nethavani Octaria (18) menutup pertandingan hari ini dengan medali perunggu pada nomor mixed relay. Sebelumnya, di pagi hari ini Jauhari Johan berhasil mengantongi medali emas untuk nomor duathlon perorangan putra sedangkan kemarin Ahlul Firman dan Nethavani berhasil mendapatkan medali perunggu untuk nomor triathlon perorangan (1/12). Prestasi ini merupakan suatu pencapaian yang luar biasa, mengingat ini adalah kali pertama timnas triathlon Indonesia berhasil membawa pulang 4 medali sekaligus sepanjang keikutsertaan di kejuaraan olahraga multi-event. Pada mixed relay yang dilakukan di Subic Bay, Manila tersebut, setiap tim diperkuat oleh 2 laki-laki dan 2 perempuan, masing-masing harus menyelesaikan renang sejauh 350 m, sepeda 10 km, dan lari 2,5 km secara bergantian. Tim Indonesia berkompetisi dengan urutan Nethavani – Jauhari Johan – Eva Desiana – Ahlul Firman. Atas pencapaian timnas triathlon hari ini, Manager Atlet Akbar Nasution mengaku sangat senang dengan hasil yang didapat. “Jauhari Johan, Eva Desiana, Ahlul Firman, dan Nethavani telah memberikan kemampuan terbaik mereka. Saya dan Indonesia tentunya sangat bangga. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi untuk terus berupaya mengembangkan diri dan kembali mengharumkan nama Indonesia di kompetisi berikutnya.” katanya. Prestasi di SEA Games 2019 ini menoreh sejarah baru bagi timnas triathlon Indonesia yang pernah berpartisipasi pada SEA Games 2017 dan ASIAN Games 2018, namun belum berhasil mendapatkan medali. Jauhari Johan Sumbangkan Emas untuk Indonesia di SEA Games 2019 Atlet asal Sumatera Selatan, Jauhari Johan berhasil mendapatkan posisi tercepat dengan catatan waktu 1 jam 52 menit 51 detik dalam nomor perorangan duathlon (lari 10 km – sepeda 40 km – lari 5 km), mengalahkan pesaing terberatnya dari Filipina, Delos Reyes Joey yang finis di urutan ke 2. “Saya sangat bersyukur bisa tampil prima dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Latihan dan persiapan yang telah kami lakukan berbuah baik. Saya sangat senang bisa mencapai target dan menyumbangkan emas untuk Indonesia” kata Jauhari Johan. Timnas Triathlon, atas dukungan komunitas dan organisasi triathlon Indonesia berangkat 1 minggu lebih awal dari jadwal pertandingan, memungkinkan mereka untuk dapat mencoba arena dan menyesuaikan diri terlebih dahulu. Sebelumnya Jauhari Johan sudah pernah mengikuti SEA Games untuk cabang olahraga lari dengan perolehan medali tertinggi adalah perak. Ini adalah emas pertama yang berhasil diraih Jauhari Johan setelah 12 tahun berkecimpung di dunia lari dan triathlon. Tentang Timnas Triathlon Dibentuk di tahun 2018, Timnas Triathlon Indonesia memulai kiprahnya di perhelatan olahraga antar negara di ASIAN Games 2018. Timnas ini mencakup para atlet yang berlaga di nomor Triathlon dan Duathlon. Triathlon merupakan olahraga yang menggabungkan tiga cabang olahraga (renang, lari dan bersepeda), sedangkan duathlon adalah olahraga yang menggabungkan dua cabang olahraga (lari dan bersepeda).  

Lulusan Yamaoka Scholarship Foundation Raih Kesuksesan di Liga Profesional Indonesia

Muhammad-Imam-Abrielleo-Syalwa-Illaura--saat-penyerahan-beasiswa-Yamaoka-Scholarshop-Foundation-(Posisi_-di-tengah,-Tahun-2014)-2

Jakarta, 29 November 2019 – Yamaoka Scholarship Foundation didirikan oleh pendiri Yanmar Co., Ltd., sebuah manufaktur peralatan industri Jepang, dengan tujuan untuk mendukung kegiatan akademis para siswa serta memberikan mereka peluang yang lebih besar. Sejak pendiriannya di Indonesia pada tahun 2013, yayasan tersebut telah membantu total 235 siswa dalam bentuk bantuan akademis kepada siswa SMP dan mahasiswa agar mereka dapat tetap bisa bermain sepakbola selagi melanjutkan sekolah. Muhammad Imam Abrielleo Syalwa Illaura, salah satu lulusan yang menerima beasiswa sejak Juli 2014 sampai Juni 2017, berhasil meraih kesuksesan di dunia sepakbola dan bermain di liga profesional di Indonesia. Setelah lulus dari program SMP dari Yamaoka Scholarship Foundation, Muhammad bermain sepakbola di Bhayangkara FC U-15 dari November 2017 sampai Agustus 2019. Saat ini di tahun terakhirnya di SMA, Muhammad bermain di Persekam Metro FC U-17 sejak September 2019. Menanggapi bantuan dari program beasiswa tersebut, Muhammad berkata “Berkat Yamaoka Scholarship Foundation, saya bisa membeli seragam, sepatu, dan peralatan sepakbola lainnya. Saya sangat bersyukur kepada program ini karena saya mendapatkan dukungan untuk terus bermain sepakbola sambil meneruskan kegiatan belajar di sekolah.” Nobuyoshi Fujita, Direktur Eksekutif dari Yamaoka Scholarship Foundation berkata “Kami sangat senang dapat menjadi salah satu bagian dari perjalanan karir Muhammad Imam Abrielleo Syalwa Illaura di dunia sepakbola. Demi mewujudkan ‘A SUSTAINABLE FUTURE’ (Masa Depan Berkelanjutan), Yanmar mendukung kaum muda saat ini dalam mewujudkan impian mereka karena merekalah generasi pembawa harapan dan aspirasi untuk membuat dunia yang lebih baik.” Yamaoka Scholarship Foundation didirikan oleh Magokichi Yamaoka, yang juga mendirikan Yanmar Co., Ltd. dengan pendanaan pribadi. Di Jepang, Program Yamaoka Scholarship Foundation menyediakan dan mengelola beasiswa untuk siswa SMA, para lulusan, dan pelajar asing yang terlibat dalam penelitian mengenai ilmu pengetahuan alam. Di Indonesia, melalui Yamaoka Scholarship Foundation, Yanmar menyediakan bantuan akademis kepada siswa SMP di Jakarta dan Surabaya, serta mahasiswa Universitas PERSADA dan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk terus mengembangkan bakat sepakbola mereka selagi melanjutkan kegiatan pembelajaran. Tentang Yanmar Dimulai pada tahun 1912 di Osaka, Jepang, Yanmar merupakan yang pertama kali berhasil membuat mesin diesel kompak dengan ukuran yang ringkas pada tahun 1933. Setelah itu, dengan mesin diesel industri sebagai landasan perusahaan, Yanmar terus memperluas produknya, layanan, dan keahlian untuk memberikan solusi total sebagai produsen peralatan industri. Sebagai penyedia mesin kecil dan besar, mesin dan fasilitas pertanian, peralatan konstruksi, system energi, kelautan, peralatan permesinan, dan komponen, operasi bisnis global Yanmar mencakup tujuh domain. Di darat, di laut, dan di perkotaan, misi Yanmar untuk “memberikan solusi berkelanjutan berfokus pada tantangan yang dihadapi pelanggan, dalam produksi pangan dan pemanfaatan sumber daya, sehingga memperkaya nilai kehidupan masyarakat untuk hari esok”, Yanmar bertekad untuk mewujudkan “Masa Depan Berkelanjutan”. Untuk informasi selengkapnya, silahkan mengunjungi situs resmi: https://www.yanmar.com/global/

Indonesia Berhasil Mendobrak Sejarah Polo Air Dengan Mengalahkan Singapura di SEA Games 19, Medal Emas Kini Tinggal Selangkah

Tim Polo Air berhasil menumbangkan Singapura di Sea Games 2019. (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama)

Indonesia mengukir sejarah sebagai tim pertama yang berhasil mengalahkan Singapura di ajang SEA Games, kamis (28/11/19) lalu. Dengan hasil ini maka tim Polo Air putra akan berpeluang merebut medali emas pertama bagi Indonesia pada SEA Games 2019 ini Indonesia berhasil menumbangkan tim Polo Air Singapura dengan skor 7-5 di New Clark Aquatic Centre, Filipina. Skor disumbangkan oleh Ridjkie Mulia, Delvin Feliciano, dan Silvester Goldberg masing-masing dengan dua gol, sementara Yusuf Budiman berhasil mencetak satu gol. Hasil pertandingan ini akan tercatat dalam sejarah sebagai kekalahan pertama tim Singapura yang merupakan tim terkuat di Asia Tenggara yang juga selalu merebut juara di cabor ini sejak ajang SEA Games 1965. Ketua Umum PB PRSI Anindya Bakrie langsung memberikan apresiasinya kepada para pemain melalui video call. “Alhamdulillah, Alhamdulillah. Saya ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya. Saya sampai sujud syukur saat memimpin Rapimnas Kadin. Pas mau rapat saya sampai ga bisa fokus, karena mau nanya skornya berapapun takut,” ungkap Anindya yang dilansir dari detik sports. “Sekali lagi terima kasih kalian telah membuat sejarah sebagai negara pertama yang mengalahkan Singapura. Besok masih ada satu pertandingan lagi melawan Malaysia, tetap fokus. Selamat ya tim, dan juga Bang Deddy serta semua pihak yang telah membantu,” ujarnya. Indonesia saat ini berada di puncak klasemen dengan total lima poin dari tiga pertandingan sedangkan filipina dan singapura ada di urutan 2 dan 3 dengan masing-masing memiliki poin sebanyak tiga dari dua laga. Puncak kemenangan akan terjadi apabila Indonesia berhasil mengalahkan Malaysia di laga terakhir ayang akan di gelar Jumat (29/11/19) sore ini. (IHA)

24 Pelajar Dari Ajang Honda DBL Akan Diboyong ke Amerika Serikat

Ajang Honda DBL sebagai dukungan dari PT AHM untuk potensi anak-anak Indonesia di bidang olahraga basket. (Istimewa)

Demi mendukukung konsistensinya untuk mengembangkan bakat pemuda di bidang olahraga PT Astra Honda Motor melalui ajang Honda Development Basketball League (DBL) 2019 akan menutup kompetisi tahun ini dengan memberangkatkan para pemenang dan pelatih terbaik ke Amerika Serikat. DBL yang digelar sejak Juli sampai dengan bulan November 2019 ini dihelat di beberapa kota di tanah air, yaitu di Surabaya, Malang, Padang, Makassar, Banjarmasin, Yogyakarta, Aceh, Bandung, Jakarta, Medan, Pontianak, Tangerang, Denpasar, Kupang, Cirebon, Bekasi, Manado, Lampung, Semarang, Mataram, Jayapura, Riau, Jambi, Palembang, dan Samarinda. Honda DBL sukses diikuti oleh 750 sekolah di 30 kota di Indonesia dan tercatat 30.000 pelajar dan 1.239 tim turut meramaikan kompetisi tahunan ini. Walaupun berfokus di bidang olahraga, kompetisi ini juga menerapkan system student athlete dimana Pendidikan akademis sekolah juga memegang peranan utama untuk memperkuat sisi dan karakter positif generasi muda saat ini. Setelah kompetisi di tahun 2019 ini berakhir, ada lebih dari 200 pelajar dan 40 pelatih terbaik yang disaring dan dikumpulkan selama 5 hari untuk mengikuti pelatihan oleh DBL Academy yang bekerjasama dengan World Basketball Academy (WBA) Australia. “Tahun ini banyak sekali Big Man bagus yang hadir di Honda DBL Camp 2019. Ini sangat bagus untuk kemajuan basket Indonesia. Tiga atau empat Big Man dari skuad ini dapat menjadi Timnas Indonesia di masa yang akan datang,” ujar Andrew Vlahov, Kepala Pelatih Honda DBL 2019. Sebagai puncak acara, pada 19-25 Februari 2020, sebanyak 24 pemain terbaik akan berkesempatan untuk diberangkatkan ke Amerika Serikat untuk medapatkan pelatihan dan bermain secara intensif dan juga mereka akan menyaksikan secara langsung ajang NBA yang juga adalah liga Basket bergengsi di dunia. Andy Wijaya selaku Deputy General Manager Marketing Planning and Analysis Division PT AHM emngatakan bahwa Honda DBL adalah saraa bagi pelajar dengan hobi olahraga basket untuk menunjukkan dan mengasah bakat mereka dengan juga mengedepankan Pendidikan akademis mereka. “Melalui Honda DBL, kami berharap dapat menemani para pelajar untuk lebih dekat dengan mimpi mereka. Kompetisi ini merupakan ajang pencarian bibit pebasket terbesar dan terbaik di Indonesia. Kami berharap para siswa mampu menjadi bagian dalam mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang kompetisi di tingkat nasional maupun internasional. “ ujar Andy Wijaya. (IHA)

Bagus Kahfi Cetak Gol Penentuan, Indonesia Lolos Putaran Final Piala AFC U-19 2020

Bagus Kahfi Mencetak skor penyeimbang lewat tendangan penalti. (NYSN/Prass)

Indonesia berhasil lolos ke putaran final piala AFC U-19 2020 setelah meraih hasil imbang saat melawan Korea Utara di Stadion Utama Glora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (10/11/2019) malam. Hasil itu sudah cukup meloloskan Timnas U-19 dengan status juara Grup K kualifikasi piala AFC U-19 2020. Total Indonesia mengoleksi 7 poin, diikuti Korea Utara 5 poin, Hong Kong 4 poin dan Timor Leste 0 poin. Bermain dihadapan hampir 17ribu penonton, Timnas U19 langsung optimis lancarkan serangan. Peluang pertama Indonesia didapatkan di menit 5 lewat tendangan Serdy Ephy tak lama berselang terjadi kemelut di depan gawang Korea Utara yang akhirnya hanya menghasilkan tendangan kiper. Pada menit ke-16 giliran Fajar fathur mendapatkan kesempatan menembak ke gawang namun masih bisa dihalau kiper Korea Utara, Sin Kwang Guk. Bagus CS terus berupaya menekan pertahanan Korea Utara sampai pada akhirnya Indonesia kecolongan dimenit ke-40. Lewat sontekan berkelas dari sang kapten Korea Utara, Kim Kwang Chong. Bola yang mengarah kencang ke pojok kanan gawang tak bisa dihalau kiper Indonesia, Ernando Ari. Skor 1-0 untuk Korea Utara menutup jalannya pertandingan babak pertama. Pada babak kedua, pelatih Fakhri Husaeni mengganti Serdy Ephy dengan Mochammad Supriadi. Masuknya Supriadi membuat daya serang Indonesia menjadi lebih kuat. Di menit ke-60 Indonesia mendapatkan hadiah tendangan pinalti setelah Bagus Kahfi dijatuhkan oleh Chae Yu Song di kotak penalti Korea Utara. Bagus yang jadi algojo berhasil menuntaskan misinya menyamakan skor menjadi 1-1. Tak ada gol tambahan sampai laga usai. Hasil imbang menutup laga Indonesia kontra Korea Utara pada laga terakhir Grup K Kualifikasi Piala Asia U-19 2020. SUSUNAN PEMAIN: Timnas U-19 Indonesia (4-3-3): 21-Ernando Ari Sutaryadi; 2-Bagas Kaffa, 23-Rizky Ridho Ramadhani, 19-Alfeandra Dewangga Santosa, 15-M. Salman Alfarid; 5-Theo Fillo Numberi, 6-David Maulana, 7-Beckham Putra Nugraha; 20-Bagus Kahfi, 17-Serdy Ephy Fano, 14-M. Fajar Fathur Rachman. Pelatih: Fakhri Husaini Korea Utara (4-4-2): 1-Sin Kwang Guk; 2-Choe Kwang Hwi, 6-Ri Kum Hyon, 12-Chae Yu Song, 22-Ra Nam Hyon; 10-Kim Kwang Chong, 14-Pak Kwang Sok, 16-Kim Ju Song, 9-Kim Chol Guk; 7-Ri Jo Guk, 19-Kim Kang Song Pelatih: Pak Kyong Bong  

Hasil Timnas U-19 Indonesia vs Timor Leste Kualifikasi AFC U19 Berakhir Dengan Skor 3-1

Hasil Timnas U-19 Indonesia vs Timor Leste Kualifikasi AFC U19 berakhir dengan skor 3-1. Gol skuat Garuda dicetak brace Fajar dan David Maulana. (NYSN/Pras)

Timnas Indonesia U-19 berhasil meraih poin penuh atas lawannya Timor Leste dalam ajang Kualifikasi AFC U19 2020 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (6/11/2019) malam. Skuat Garuda mengalahkan Timor Leste dengan skor akhir 3-1. Gol tersebut dicetak oleh M Fajar Fathur (3’,76’) dan Septian David maulana (62’) sedangkan Timor Leste hanya mampu membalas satu gol yang dicetak oleh Mouzinho De Lima (53’). Timnas Indonesia langsung inisiatif menyerang sejak pluit babak pertama ditiup. Hasilnya Indonesia langsung membuka keunggulan pada menit ke-3 lewat sepak pojok Beckham Putra Nugraha yang di eksekusi baik oleh M Fajar Fathur lewat sundulan kepala. Tak tinggal diam, Timor Leste mencoba menekan dengan serangan balik. Usaha yang dilakukan Paulo Domingos setelah melewati beberapa pemain Indonesia namun gagal karena tendangannya melambung dari gawang Ernando Ari. Indonesia mendapatkan peluang di menit ke-22 lewat kerjasama si kembar, Bagas dan Bagus. Namun bola masih melebar kesamping gawang. Skuat garuda mendapatkan tendangan bebas setelah pergerakan Salman dihentikan oleh Jamito yang berujung kartu kuning untuk dirinya. Ridho sebagai eksekutor gagal setelah tendangannya berhasil diantisipasi oleh kiper Timor Leste, Manuel Pereira. Timnas Indonesia masih menekan, jelang babak pertama berakhir kembali mendapatkan peluang berturut-turut dari tendangan Beckham dan sundulan Bagus yang mengenai mistar gawang. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk Indonesia. Babak kedua baru berjalan 3 menit Timor Leste langsung mendapatkan hadiah penalti oleh wasit. Ernando menjegal laju Mauzinho di kotak 12 pas Indonesia yang membuat wasit menunjuk titik putih. Peluang itu tidak disia-siakan Mauzinho, sukses jadi eksekutor membuat Timor Leste menyamakan kedudukan 1-1. Pada menit ke-58 Timor Leste harus kehilangan satu pemain menyusul kartu merah yang diterima Nelson Pinto. Pelanggaran keras yang dilakukan ke Bagus membuatnya harus keluar lapangan. Bermain dengan 10 orang membuat pertahanan Timor Leste menjadi kurang kokoh, terbukti pada menit ke-60 Indonesia berhasil menambah kedudukan lewat sepakan sang kapten Septian David dari mulut gawang. Skor menjadi 2-1 untuk Indonesia. Meski unggul, tim asuhan Fakhri Husaini ini tidak mengendorkan intensitas serangan. Tampak pada menit ke-70 upaya Supriadi yang mengirimkan bola ke jantung pertahanan Timor Leste, namun gagal dikonversikan rekannya. Tak berselang lama Beckham kembali menciptakan peluang untuk menambah keunggulan, tendangannya masih menyentuh gawang tim tamu. Upaya menjauh dari kejaran Timor leste berhasil pada menit ke-76. Umpan Supriadi dari sisi kiri lapangan dapat dieksekusi baik oleh M Fajar. Skor 3-1 untuk Indonesia bertahan sampai akhir pertandingan. Susunan Pemain Timnas U-19 Indonesia Ernando, Bagas, Ridho, Dewangga, Salman, Theo, David Maulana, Beckham, Bagus, Zico, Fajar. Pelatih Fakhri Husaini Timor Leste Manuel Pereira, Orcelio N Moises, Gumairo Da Silva, Nelson Pinto, Jaimito A Soares, Jhon Frith Ornai Liu, Osario Angelo, Mauzinho de Lima, Expedito Boares, Elias Joao, Paulo Domingos. Pelatih: Lee Minyoung Daftar nama 23 pemain Timnas U-19 di Kualifikasi Piala Asia U-19 Kiper: Ernando Ari Sutaryadi – Persebaya Surabaya Muhammad Risky Sudirman – Persija Jakarta Muhammad Adisatryo – PPLP Jakarta Belakang: Komang Teguh Trisnanda – Diklat Ragunan Muhammad Salman Alfarid – Diklat Ragunan Bayu Mohamad Fiqri – ASIFA Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi – Barito Putera Mochammad Yudha Febrian – Barito Putera Rizky Ridho Ramadhani – Persebaya Surabaya Muhammad Fadhil Adhitya Akshah – PPLP Jakarta Alfeandra Dewangga – PPLP Jawa Tengah Tengah: Brylian Negiehta Dwiki Aldama – Persebaya Surabaya Theo Fillo Da Costa Numberi – Persipura Jayapura David Maulana – Barito Putera Beckham Putra Nugraha – Persib Bandung Khairul Imam Zakiri – Leganes Academy Rendy Juliansyah Braif Fatari – Persija Jakarta Mochammad Supriadi – Persebaya Surabaya Depan: Muhammad Fajar Fathur Rahman – ASAD 313 Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri – Barito Putera Sutan Diego Armandoondriano Zico – Persija Jakarta Serdy Hepyfano – PPLP Maluku Utara Hasil Kualifikasi AFC U19 Korea Utara 1-1 Hong Kong Indonesia 3-1 Timor Leste Jadwal Kualifikasi AFC U19 Jumat (8/10/2019) Timor Leste vs Korea Utara, Pukul 15.30 WIB Hong Kong vs Indonesia, Pukul 19.00 WIB Minggu (10/10/2019) Hong Kong vs Timor Leste, Pukul 15.30 WIB Indonesia vs Korea Utara, Pukul 19.00 WIB

Honda DBL 2019 DKI Jakarta Series, Dua Delapan-Buksi Back-to-Back Champion

Suasana final party Honda DBL 2019 DKI Jakarta Championship Series di GOR Soemantri.

GELARAN Honda Developmental Basketball League (DBL) 2019 DKI Jakarta Series mencapai puncaknya, Sabtu malam kemarin (26/10). Lebih dari empat ribu penonton secara bergantian dengan tertib memenuhi GOR Soemantri Brodjonegoro Kuningan, Jakarta Selatan. Mereka ikut menjadi saksi menyambut champion putra dan putri liga basket pelajar terbesar tanah air Seri Ibu Kota. Para penonton pun turut larut dalam euforia final party Honda DBL 2019 DKI Jakarta Championship Series. Laga puncak ini dikemas secara istimewa oleh DBL Indonesia selaku penyelenggara. Melalui permainan lights show, pemutaran video melalui drop screen yang digantung di langit-langit GOR Soemantri Brodjonegoro, serta giant screen yang membentang lapangan basket. Sesi pengenalan tim juga makin terasa berkelas, karena para pemain dan ofisial keluar dari lorong penuh LED. Partai puncak Seri Ibu Kota ini dibuka dengan final putri mempertemukan SMAK 1 Penabur melawan SMAN 28 Jakarta. Duel antara Kriza (julukan SMAK 1 Penabur) yang berstatus champion West Region, dengan Dua Delapan (julukan SMAN 28) yang berpredikat champion West Region ini menyuguhkan permainan seru. Selama empat kuarter bergulir, SMAN 28 berhasil mendominasi permainan dan keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 70-41. Kriza memberi perlawanan sengit lewat sang kapten, Stephanie Wijaya. Student athlete berusia 17 tahun itu membukukan double-double lewat kontribusi 18 poin dan 15 rebound. Namun, penampilan cemerlangnya tak mampu mengantarkan kemenangan bagi Kriza. Sebaliknya, Dua Delapan tampil lebih solid, karena memiliki trio pemain andalan yang juga bermain impresif. Ketiga pemain itu adalah Sophia Rebbeca, Christabel, dan Keisha Hasna. Forward Sophia berhasil membukukan double-double lewat sumbangan 25 poin dan 11 rebound. Menyusul sang kapten SMAN 28, Christabel, yang juga membukukan double-double dengan sumbangan 14 poin dan 12 rebound. Kemudian Keisha Hasna juga ikut menorehkan 17 poin, 8 rebound dan 4 steal bagi Dua Delapan. Tak ayal, Dua Delapan sukses mempertahankan predikat Ratu Ibu Kota. Tim polesan Syafiq Ali Barawas ini berhasil menorehkan back-to-back champion alias juara dua musim berturut-turut. Menyamai rekor yang pernah dicatatkan tim putri SMAN 3 Jakarta, pada musim 2013 dan 2014 silam. ”Pasti happy lah, karena SMAN 28 bisa back-to-back champion. Karena dalam sejarah Honda DBL DKI Jakarta Series sudah pernah ada yang meraih ini, tahun depan kami bertekad mau buat sejarah baru dengan triple back champion!” ungkap Syafiq Ali Barawas, head coach SMAN 28 Jakarta. Sementara itu, laga sengit tersaji pada perebutan gelar putra. Mempertemukan juara bertahan Seri Ibu Kota sekaligus jagoan West Region, SMA Bukit Sion. Menghadapi SMAN 71 Jakarta yang berstatus juara East Region. Trofi champion akhirnya berhasil dipertahankan oleh Buksi, lewat keunggulan tipis, 62-59. Buksi menyusul tim putri SMAN 28 Jakarta, mencatatkan back-to-back champion. Sejak tip-off, kedua tim saling berbalas mencetak angka. Buksi (julukan SMA Bukit Sion) unggul tipis 17-16 pada kuarter pertama. Keunggulan mereka melebar menjadi 32-27 pada akhir kuarter kedua. Setelah istirahat halftime, Sapta Eka (julukan SMAN 71) bangkit dan mengejar, hingga berbalik unggul 45-39 menutup kuarter ketiga. Mental juara anak-anak Buksi berbicara. Pada kuarter terakhir mereka kembali unggul. F1rst Juara UBS Gold Dance Competition Ibu Kota KEMERIAHAN final party kemarin juga dihibur penampilan Best 5 UBS Gold Dance Competition. Mereka tampil kembali pada malam puncak, untuk menentukan siapa tim dance terbaik. Adalah tim dance F1rst dari SMAK 1 Penabur Jakarta yang terpilih sebagai yang terbaik. Mereka berhak mewakili DKI Jakarta untuk bersaing kembali pada National Championship UBS Gold Dance. Tiga juri yang menilai penampilan para tim dance di final kemarin adalah Erwin Suganda selaku Creative Director PT Untung Bersama Sejahtera, Aziz Hasibuan selaku General Manager dari DBL Indonesia, dan Yessy Hutabarat selaku Co-Founder dan Artistic Director dari United Dance Works. Posisi kedua terbaik direbut oleh timdance SMK Santa Maria (DSMJ), dan SMA Labschool Rawamangun (Divinity) pada urutan ketiga. Selain itu ada juga prnyerahan penghargaan Best Costume yang diraih oleh SMK Santa Maria. Serta penghargaan Most Favorite yang diraih oleh SMA Cita Buana dan SMAN 71 Jakarta.

Opening Party Honda DBL 2019 DKI Jakarta Championship

Suasana opening party Honda DBL 2019 DKI Jakarta Championship Series di GOR Soemantri kemarin.

Buksi Langsung Unjuk Gigi JUARA bertahan putra Honda DBL DKI Jakarta, SMA Bukit Sion mengawali langkah mereka dengan mulus. Tim sekolah asal Jakarta Barat berjuluk Buksi ini menang 65-29 atas runner-up South Region, SMA Cita Buana. Pada laga perdana Grup A Honda DBL 2019 DKI Jakarta Championship Series di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jumat kemarin (18/10). Sejak kuarter pertama pertandingan, kedua tim sama-sama menunjukkan permainan agresif. Buksi berhasil membuka keunggulan melalui satu free throw dari garda Aaron Nathanael. Setelah poin pertama tersebut, Buksi kembali menciptakan poin-poin yang membawa mereka unggul lima angka atas Cibun. Tak mau tertinggal, Cibun (julukan SMA Cita Buana) mencoba bangkit. Tim asal Jagakarsa itu mencoba keluar dari tekanan Buksi. Guard Cibun, Rafael Adwel berhasil memanfaatkan kesempatan two points and one dengan sangat baik. Pemain nomor punggung 26 tersebut kemudian mampu mengeksekusi lesatan three points dengan sempurna. Meski terus memangkas, Cibun belum mampu mengimbangi permainan Buksi. Kuarter pertama menjadi milik Buksi dengan skor 17-9. Dominasi Buksi mulai ditunjukkan pada kuarter kedua pertandingan. Juara West Region ini mampu menambah pundi-pundi poin guna meninggalkan Cibun. Banyaknya turnover yang dilakukan Cibun mampu dimanfaatkan dengan baik oleh para punggawa Buksi. Serangan fastbreak cepat membuahkan poin mudah bagi mereka. Buksi unggul 29-15 atas Cibun di akhir paruh awal pertandingan. Usai halftime, permainan Buksi semakin menyulitkan Cibun. Sebanyak 20 poin berhasil diciptakan oleh tim asal Kebon Jeruk ini. Tidak hanya dari sisi offense, defense Buksi pun tampak kuat. Forward Buksi, Nicholas Davin, sempat melakukan blocked shot ketika guard Cibun, Rafael melakukan fastbreak. Pemain nomor punggung 9 tersebut juga berhasil menciptakan three points yang menambah keunggulan Buksi menjelang akhir laga. Di akhir kuarter ketiga, Buksi unggul jauh dengan skor 49-28. Pada kuarter pamungkas, Buksi tetap menunjukkan permainan terbaik mereka walaupun telah unggul jauh. Buksi hanya memberi kesempatan bagi Cibun untuk menciptakan satu poin di kuarter keempat. Poin tersebut diciptakan oleh Azriel Ralie melalui free throw. Dengan tambahan 16 poin di kuarter ini, Buksi berhasil mengunci kemenangan pertama mereka di Championship Series Grup A. Nicholas Davin tampil sebagai pemain paling produktif bagi Buksi. Dengan kontribusi 16 poin, serta 3 rebounds. Sementara dari Cibun, Azriel Ralie mendominasi dengan sumbangan 13 poin disertai 9 rebounds. “Mainnya masih kurang, masih under performed. Tadi jelek mainnya, bahaya untuk ke depannya melawan tim-tim yang lebih tangguh. Defense kita masih gampang dilewatin tadi,” ujar Coach Jap Ricky Lesmana, pelatih Buksi. (*) SAVIRA MULUSKAN LANGKAH SEVENTY Cetak Double-Double, 12 Poin dan 11 Rebound MELAKONI laga perdana di Opening Party Honda DBL 2019 DKI Jakarta Championship Series tidak membuat tim putri SMAN 70 Jakarta demam panggung. Seventy (julukan SMAN 70) justru tampil trengginas pada pertandingan pertamanya di Grup A. Shavira Alifa dkk menang meyakinkan atas lawannya. Runner-up South Region itu menundukkan juara North Region, SMAN 1 Jakarta dengan skor 46-19. Tak hanya sukses memerankan sebagai kapten tim, Savira juga bermain gemilang pada laga kemarin (18/10). Ia mengemas double-double dengan torehan 12 poin dan 11 rebound. Tambahan poin itu menggenapkan koleksi poin Savira menjadi 68 poin sepanjang dirinya membela Seventy di musim ini. Selain, Savira, garda Seventy Sabrina Shafwa juga tampil impresif sepanjang 26 menit 28 detik. Dirinya mampu menceploskan 14 poin bagi Seventy. Student athlete berusia 16 tahun itu juga menyumbangkan 7 rebounds serta 1 assist. Kuarter pertama berjalan cukup ketat. Srikandi Boedoet (julukan SMAN 1) memberikan perlawanan pada Seventy. Kuarter pertama berakhir tipis untuk keunggulan Seventy. Pada kuarter selanjutnya, tim asal Bulungan itu menjauh. Saat pertengahan kuarter kedua inisiden sempat terjadi kala center Boedoet Valencia Rosaline Young harus ditarik karena mengalami cedera. Boedoet kehilangan rebounder-nya. Semenjak itu Seventy terus mendulang poin dan selalu unggul tiap kuarternya. Mereka berlari menjauh dari Boedoet hingga menutup keunggulan dengan skor 46-19. Kekalahan dari Seventy ini membuat Boedoet harus tampil maksimal pada laga keduanya. Aza Magdalena dkk bakal menjajal kemampuan runner-up East Region, SMAN 21 pada pertandingan yang berlangsung hari ini. Sementara Seventy mampu memuncaki klasemen sementara Grup A dengan koleksi 2 poin serta margin plus 27. Sabrina bersyukur atas kemenangan perdana timnya. Baginya ini modal awal untk melangkah jauh. “Aku hanya ingin menampilkan yang terbaik untuk tim. Berusaha semaksimal mungkin. Kami harus main tanpa beban pada laga selanjutnya,” ungkap Sabrina usai laga. Pertandingan lainnya yaitu: SMAN 28 Jakarta vs SMAN 71 Jakarta SMA Dian Harapan vs SMAK 5 Penabur

Jalan IJL Elite menuju partai final gelaran Malaysia Borneo Football Cup U-14

Pemain IJL Elite

IJL Elite merajai turnamen internasional bertajuk Malaysia Borneo Football Club U-14 musim 2019 usai menekuk wakil Filipina, Makati Football Club di partai final yang berlangsung pada Sabtu (5/10 ) di Stadion Likas, Kota Kinabalu. Gol emas penentu kemenangan disumbangkan oleh Bagas Prayoga. Jalan IJL Elite menuju partai final gelaran Malaysia Borneo Football Cup U-14 yang berlangsung selama 3-5 Oktober 2019 di Kota Kinabalu, Sabah, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Mengantongi sembilan poin di babak penyisihan grup membuat mereka harus puas melenggang ke babak semifinal dengan status runner-up Pada babak semifinal, IJL Elite jumpa saudara setanah air, Indonesia Muda dalam duel bertajuk Derby Merah-Putih. Aroma gengsi di atas lapangan mampu ditutup dengan skor akhir 3-0. Di babak puncak, IJL Elite sukses menekuk perlawanan Makati Football Club lewat skor tipis 1-0. Adalah Bagas Prayoga Budiman yang mencatatkan namanya di papan skor di babak perpanjangan waktu lewat sistem golden goal. 2×25 menit laga berjalan, IJL Elite lebih mendominasi jalannya pertandingan. Serangan bertubi-tubi dilancarkan namun benteng pertahanan Makati memang cukup ketat, sukar ditembus. Waktu normal berakhir dengan hasil papan skor imbang tanpa gol. Di babak perpanjangan waktu dengan format 9vs9, Bagas Prayoga Budiman hadir jadi pembeda, gol emas ia cetak satu menit setelah wasit meniup peluit kick-off sebagai garansi kemenangan IJL Elite menuju podium trofi mahkota juara. Gol Bagas sendiri berawal dari kreasi lini tengah skuat IJL Elite. Pergerakan Saubyhaky Putra menyodorkan bola ke Rafly Ikram Selang membuka celah lini belakang Makati, tanpa pikir panjang Selang langsung melepaskan tembakan keras yang menghantam mistar gawang. Tak pelak, bola muntah langsung disambar oleh Bagas hingga berbuah gol emas. “Saya memang lebih memilih untuk bertemu Filipina di partai final karena mereka sebelumnya pernah mengalahkan kami di babak penyisihan grup. Banyak putar otak di laga puncak utak-atik formula, terutama harus lebih jeli mengatur tempo permainan,” jelas Mulyadi Madrizal, pelatih IJL Elite. “Pertandingan yang super melelahkan sekaligus amat sangat menegangkan,” tambah Mul. CEO IJL, Rezza Mahaputra Lubis mengaku salut dengan perjuangan Dzaky Muhammad Fawwaz dan kawan-kawan. Sempat terpleset kala jumpa Makati di babak penyisihan grup tidak membuat mental pasukan IJL Elite ambruk. “Final yang sangat luar biasa, anak-anak bisa menebus rasa penasaran mereka saat jumpa Makati. Kalau sudah bicara laga puncak memang sudah bicara soal mental,” ujar CEO IJL, Rezza Mahaputra Lubis. “Selain itu dari babak penyisihan grup sampai final, IJL Elite tetap konsisten mempertahankan gaya sepak bola indah, tidak heran begitu memanjakan mata penonton. Bahkan di Borneo Football Cup U-14 kami mendapat sokongan dari pemain ke-12 yang notabene adalah warga Malaysia, mereka begitu terhibur,” sambung Rezza seraya tersenyum. Malaysia Borneo Football Cup berlangsung sejak 2008, musim 2019 ini di kategori U-14 tercatat ada 10 tim ikut serta yakni British International School Phuket (Thailand), Datuk Peter Mojuntin Sport School (Malaysia), Makati FC (Filipina), Northern Inland FC (Australia), TABS (Malaysia), Turf City FC (Singapura), Futbol Directions (Australia), Adelaide City Australia, Indonesia Muda Semarang (Indonesia) dan IJL Elite. Hasil Pertandingan IJL Elite: Penyisihan Grup IJL Elite vs British International School Phuket 2-0 (Alief Apikri, Reza Wahyu Hidayat) IJL Elite vs Datuk Peter Mojuntin SS 4-1 (Fava Sheva Rustanto, Bagas Prayoga Budiman, Dzaky M Fawwaz, Reza Wahyu Hidayat) IJL Elite vs Makati Football Club 1-2 (Odilo Pinutusta) IJL Elite vs Northern Inland FC 11-0 (Alvin Alfareza 7 gol, Saubyhaky Putra 3 gol, Dzaky Fawwaz) Semifinal IJL Elite vs Indonesia Muda 3-0 (M Tezar Briantama, Alief Alpikri, Saubyhaky Putra) Final IJL Elite vs Makati Football Club 1-0 (Bagas Prayoga) Susunan Pemain IJL Elite: Kiper: Bima Aidil (M’Private Soccer School), Aidil Akbar (Laskar Pelangi Soccer) Bek: Muhammad Ferdi (Garec’s), Goesty Raka Pratama (Indonesia Rising Star), Yoga Aji Saputra (Tajimalela FA), Muthi Dzulkarnaen (Cipta Cendikia FA), Adam Restu Perdana (Salfas Soccer), Muhammad Radith (ASTAM) Gelandang: M Tezar Briantama (ASIOP), Dzaky Muhammad Fawwaz (ASTAM), Bagas Prayoga (M’Private Soccer School), M Rafly Ikram Selang (Cipta Cendikia FA), Fava Sheva (Indonesia Rising Star) Penyerang: Reza Wahyu Hidayat (ASTAM), Alvin Alfareza (ASTAM), Odilo Pinutusta (ASIOP), Saubyhaky Putra (Maesa Cijantung), Alief Alpikri (Indonesia Rising Star) Daftar Pencetak Gol: Alvin Alfareza: 7 Saubyhaky Putra : 4 Dzaky Fawwaz : 2 Bagas Prayoga: 2 Alief Alpikri: 2 Reza Wahyu: 2 Odilo Pinutusta: 1 M Tezar Briantama: 1 Fava Sheva: 1

Jaktim Juga Meriah, Putri Labsraw Melenggang Mulus

Laga ketat terjadi antara tim putra SMAN 22 Jakarta kontra SMAN 31 Jakarta padapertandingan Opening Party Honda DBL 2019 DKI Jakarta Series-East Region Jumat (27/9) di GOR Pulogadung, Jakarta Timur.

OPENING party Honda Developmental Basketball League (DBL) 2019 DKI Jakarta Series-East Region mendapat sambutan meriah dari warga Jakarta Timur. Suporter dari masing-masing sekolah saling berlomba memberi dukungan bagi tim kebanggaan, Jumat (27/9) kemarin. GOR Pulogadung pun sampai tak mampu menampung antusiasme mereka. Hingga memaksa setiap kelompok suporter harus bergiliran masuk dan keluar, sesuai dengan sekolah yang bertanding. Empat laga ketat tersaji pada hari pertama regional Jakarta Timur ini. Dibuka oleh oleh pertandingan sengit sektor putri. Mempertemukan tim basket SMA Lab school Rawamangun kontra SMAN 53 Jakarta. Tiga laga berikutnya menyajikan persaingan sengit dari sektor putra. Tim basket putri Labsraw (julukan SMA Lab school Rawamangun) akhirnya berhasil melewati laga perdana dengan mulus. Mereka berhasil mengatasi perlawanan sengit Leega (julukan SMAN 53) dengan keunggulan 28-21. Labsraw harus tertinggal lebih dahulu dari Leega melalui medium shot guard, Alifia Azzahra. Tim asal Rawamangun, itu juga masih kesulitan mencetak angka di kuarter awal. Terbukti, Labsraw hanya unggul 4-2 atas lawannya di akhir kuarter pertama. Mulai memasuki kuarter kedua, Labsraw mampu bermain lebih lepas. Poin demi poin yang mereka ciptakan berhasil memperlebar keunggulan tim ini atas lawannya. Eksekusi three point shot sempurna guard Labsraw, Almira Putri, membantu semifinalis musim lalu ini meninggalkan Leega. Dengan keunggulan tujuh poin, Labsraw pimpin laga sebelum menutup jeda half time. Namun, Labsraw nampak kesulitan mencetak poin usai halftime. Leega justru mampu mengimbangi permainan dari Labsraw. Tim yang bermarkas di daerah Jatinegara itu menambah pundi-pundi poin mereka, dengan harapan memangkas ketertinggalan. Pemain nomorpunggung 11 Leega, Alifia Azzahra sempat mengeksekusi tembakan three points dengan sempurna yang perlahan-lahan mengejar ketertinggalan. Meski sempat kehilangan momentum, Labsraw tetap tampil konsisten hingga akhir laga. Permainan mereka tidak lengah meski lawannya terus-menerus mengancam. Hingga akhir laga, Labsraw mampu mempertahankan keunggulan mereka. Hasil positif ini membawa tim polesan Agus Sutiana itu melenggang ke babak selanjutnya. Mereka akan menjajal kemampuan SMAN 12 Jakarta pada babak perempatfinal. Coach Labsraw, Agus Sutiana, mengungkapkan bahwa dia kurang puas atas penampilan perdana anak didiknya. Menurutnya, masih banyak yang perlu ditingkatkan untuk pertandingan berikutnya. Terutama saat defense yang banyak berbuah pelanggaran.”Offense kita udah oke cuma defense-nyaitu banyak fouling. Anak-anak harus kurangi foul-foul gak penting,” jelasnya. Divinity Kombinasikan Disney Princess dengan Sentuhan Tradisional Opening Party Honda DBL 2019 DKI Jakarta Series-East Region berlangsung meriah di GOR Pulogadung, Jakarta Timur kemarin (27/9). Menghadirkan empat pertandingan dari delapan tim sekolah, Tak ketinggalan juga penampilan yang akan membuat tribun semakin panas menggelora yakni penampilan para tim dance di UBS Gold Dance Competition 2019 wilayah Jakarta Timur. Divinity, tim dance dari SMA Lab school Rawamangun merupakan salah satu tim yang mampu menarik perhatian penonton. Itutak lain karena status mereka sebagai juara UBS Gold Dance Competition tahu nlalu. Tampilannya memang begitu mencolok. Dengan mengenakan kostum hijau bercorak batik di bagian lengan, dada, pergelangan tangan, pinggul, serta bagian bawah celananya. Meskipun tema yang mereka usung adalah Princess Merida, mereka mengaku bahwa mereka tak ingin menghilangkan unsur Indonesia dalam konsepnya kali ini. Alasan pemilihan konsep Merida sendiri awal mulanya mereka terinspirasi pada sosok putri Merida yang berani dan kuat. Helga dan menunjukkan keberanian Merida dari properti kuda pada penampilannya. Divinity sendiri melakuka nperubahan konsep. Pada Roadshow UBS Gold Dance Competition lalu, Divinity menampilka ntema Pocahontas. Perubahan konsep ini diterapkannya agar tidak monoton saat di venue. Konsep tema dari Merida ini di aplikasikan melalui gerakan saat Merida memanah.Usur properti dan aspek yang berbeda dari yang lainnya. Aspek pertama yang berbeda ini berupa kostumnya yang lebih mengandung unsur batik dibandingkan menggunakan gaun yang digunakan oleh Princess Merida. Unsur tradisional memang telah diterapkan oleh Divinity sejak tahun lalu. Selain menerapkan unsur tradisional, Divinity juga menerapkan jalan cerita Princess Merida meski tidak secara full. Namun mereka lebih mengutamakan penggambaran sosok Merida dalam konsepnya dengan bersumber dari potongan adegan film Brave. Uniknya lagi saat penampilan mereka menggantikan sosok kuda yang ditunggangi Princess Merida menjadi kuda lumping. Dalam tariannya juga mereka memasukan unsurtari Saman dan tarian khas Betawi. “Kami menggunakan properti kuda lumping sebagai pengganti kuda tunggangan Merida di film Brave. Sekalian kuda lumping menambah unsur tradisional dalam penampilan kami,”ungkap Helga Sheren.Untuk genre dari tarian Divinity sendiri adalah hip-hop tradisional. “Pelatih kami uda hbuat gerakan yang bagus banget. Sebisa mungkin kami menampilkan penampilannya yang maksimal,”tutupnya.()  

Farrel Armandio Tangkas Pertajam Rekornas 200 Meter Gaya Punggung Putra

Perenang asal klub Bali Pari SC, Pande Made Iron Digjaya berhasil memecahkan rekor nasional kelompok umur 1 di nomor 100 meter gaya dada putra di ajang Jakarta Open Swimming Competition di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (28/09/2019).

Hasil memukau ditorehkan perenang muda Farrel Armandio Tangkas (18 tahun) yang berhasil mempertajam rekor nasional di nomor 200 meter gaya punggung putra pada ajang Jakarta Open Swimming Championship 2019 di Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (28/08/2019). Putra Dayak kelahiran Surabaya ini mencetak rekornas baru 2 menit 01,16 detik atau mempertajam rekornas miliknya 2 menit 02,31 detik di SEA Age Group, Juli 2018 Filipina. Sebelumnya rekornas ini dipegang Siman Sudartawa dengan catatan 2 menit 02,44 detik di SEA Games 2011. “Tentu senang sekali bisa pecahkan rekornas disaksikan kedua orang tua saya yang selalu mendukung. Ini juga berkat hasil berlatih di pelatnas Bali. Soal medali di SEA Games nanti saya belum pikirkan target. Yang terpenting saya ingin fokus memperbaiki semua kekurangan, supaya maksimal di SEA Games,” jelas Farrel. Sementara itu, hasil bagus juga diraih perenang asal klub Bali Pari SC, Pande Made Iron Digjaya (18 tahun) berhasil memecahkan rekor nasional kelompok umur 1 di nomor 100 meter gaya dada putra. Iron mencatat waktu rekornas baru di KU-1 dengan catatan 01 menit 04,16 detik. Rekornas lama milik Dwiki Rahardjo 01 menit 04,35 detik pada IOAC Desember 2018. “Bersyukur bisa pecahkan rekornas kelompok umur 1, ini jadi motivasi saya untuk bisa terus memperbaiki catatan waktu,” ucap Iron penuh semangat. Hasil menarik terjadi di nomor 50 meter gaya dada putra senior. Dua perenang pelatnas Gagarin Nathaniel Yus dan Muhammad Fachri menyentuh finish bersamaan dengan catatan waktu 28,44 detik. Keduanya meraih medali emas kembar, sedangkan medali perunggu diraih Dennis Tiwa dengan catatan 29,04 detik. Sejak hari pertama, JOSC 2019 sudah tercipta tiga rekornas. Dua rekornas sebelumnya dicetak Azzahra Permatahani di dua nomor berbeda. Pada nomor 200 meter gaya dada Azzahra mencetak rekornas baru yakni 2 menit 32,22 detik. Rekornas lama milik Vannesae Evato 2 menit 32,57 detik. Rekornas Azzahra lainnya di nomor spesialisnya 200 meter gaya ganti putri dengan waktu 2 menit 16,43 detik atau mempertajam rekornas lama miliknya sendiri 2 menit 16,71 detik. Event selanjutnya, PB PRSI akan menggelar Indonesia Open Aquatic Championship 2019, 13 Desember mendatang.

SMAN 28 Jakarta Penguasa Honda DBL 2019 DKI Jakarta Series-South Region

CHAMPIONSHIP BOYS - SMAN 28

Luar biasa, SMAN 28 Jakarta cetak sejarah. Tim basket putra dan putri mereka berhasil kawin gelar. Keduanya memastikan diri jadi penguasa Honda DBL (Developmental Basketball League) 2019 DKI Jakarta Series-South Region. Titel itu diraih setelah tim putri Dua Delapan sukses mengalahkan SMAN 70 Jakarta dengan skor 51-39. Sementara tim putra SMAN 28 berhasil menundukkan SMA Cita Buana di partai puncak, Rabu (25/9) kemarin. Sukses itu langsung disambut suka cita oleh Brigata 28 (julukan suporter SMAN 28) yang menyesaki tribun dan tak lelah memberi dukungan. Berbaur dengan ribuan penonton dari masing-masing sekolah yang meramaikan final party malam itu. Laga final pertama dibuka dari sektor putri. Pertandingan antara SMAN 70 Jakarta kontra SMAN 28 Jakarta sungguh membuat penonton gusar. Pasalnya, laga berlangusng sengit. Tegang dan riuh dua kata yang menggambarkan susasana panasnya atmosfer GOR Bulungan. Ratusan pasukan Brigata 28 (nama supporter SMAN 28) jadi saksi tim putrinya merengkuh gelar Jaksel. Baik SMAN 28 atau Seventy (julukan SMAN 70) bermain impresif di laga final. Bahkan, Savira Alifa dkk dapat mengimbangi permainan cepat yang disuguhkan SMAN 28 hingga kuarter kedua.  Namun setelah jeda half time, SMAN 28 mendapatkan momentum mereka. Walau lawannya cukup merepotkan lini pertahanan mereka, tim asal Pasar Minggu ini dapat menggemukan poin. Christabel dkk memimpin 9 angka dari Seventy. Forward andalan SMAN 28 Keisha Hasna, bermain apik. Rookie SMAN 28 itu mencatatkan double-double, 28 poin dan 11 rebound selama bermain 37 menit 56 detik. Meski dapat berlari jauh di kuarter akhir, spirit Seventy untuk mengejar ketertinggalan patut diacungi jempol. Mereka tetap membuat repot hingga kuarter akhir. Namun, sayang tim asal Bulungan itu gagal membawa pulang titel juara. Tim polesan Syafiq ini berhasil memenagi laga dengan skor akhir 51-39. Mereka berhasil back to back champion wilayah Jakarta Selatan. “Seru banget, tadi sempet kejar-kejaran poin karena kekuatan lawan juga imbang sama kita. Tadi komunikasi tim dilapangan sempet kurang baik. Tapi setelah kita perbaiki dan atur ulang strategi, kita bisa unggul dan menang. Aku senang bisa bawa juara SMAN 28 di debut pertamaku ini,” ujar Keisha Hasna Forward no 8 SMAN 28. Sementara, tim putra SMAN 28 melengkapi torehan manis tim putrinya. Dengan perkasa, mereka menaklukan tim kuda hitam, SMA Cita Buana. Sejak awal kuarter, tim polesan Diogi Novatama langsung ambil kendali pertandingan. Reinhard Robot dkk tancap gas. Mereka unggul jauh di dua kuarter awal.

Menang Telak Dari Mariana Utara, Timnas U-16 Indonesia Jadi Pemuncak Klasemen Grup G

Jakarta – Tim Nasional Indonesia U-16 menghadapi kepulauan Mariana utara pada laga kedua kualifikasi Piala Asia AFC U-16 2020, Rabu (18/9/2019) petang ini, pukul 19.00 WIB. Tim Nasional Indonesia U-16 sekali lagi sukses meraih poin penuh pada laga kedua mereka di grup G Kualifikasi Piala Asia U-16 2020, di Stadion Madya, Senayan, Jakarta. Garuda muda menang telak dengan skor 15-1 pada laga ini. Gol tersebut dicetak oleh Marselino di menit ke-8, 50,53, 63, 83 Aditya Daffa di menit 16, Athallah Arrayhan di menit 17, 18, 26, 41, Ruy di menit 57, 72 Wahyu Agung di menit 58,77, Alfredo di menit 81. Sedangkan gol Mariana Utara dicetak oleh Jim Kurt Maniago di menit ke-45. Dengan hasil ini Indonesia berhasil menggeser China dari puncak klasemen dengan selisih jumlah gol. Indonesia unggul selisih 5 gol dari China yang sama-sama telah mengoleksi 6 point. Sementara itu Mariana Utara sudah dipastikan tereleminasi setelah kalah dalam 3 laga yang sudah dijalani. Berikutnya Indonesia masih akan menjalani 2 pertandingan penentu, menghadapi Brunei Darussalam yang dijadwalkan Jumat (20/9/2019) pukul 18:30 WIB di stadion Madya, Senayan, Jakarta dan laga pamungkas melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta pada Minggu (22/9/2019) pukul 16:30 WIB.

NORTH REGION MERIAH! Boedoet Berikan Kesan Manis di Laga Perdana

Pertandingan tim putri SMAN 70 Jakarta (jersey terang) versus SMAN 43 Jakarta (jersey Gelap) menjadi rangkaian pembuka Honda DBL 2019 DKI Jakarta Series-South Region.

Opening Party Honda DBL 2019 DKI Jakarta Series-North Region berlangsung meriah kemarin (23/8). Ribuan suporter dari tim yang bertanding di hari pertama silih berganti masuk dengan tertib memadati GOR Cempaka Putih. Terdapat 4 pertandingan pada hari pertama. Setiap laga merupakan do or die bagi tim yang bertanding. Sebab, untuk pertandingan di tingkat regional menggunakan sistem knock out. Setiap pertandingan, tribun penonton seakan tidak pernah sepi. Salah satunya pada laga putri antara SMAN 1 Jakarta kontra SMAN 77 Jakarta. Ratusan pendukung setia SMAN 1 jadi saksi keperkasaan timnya melangkah ke babak selanjutnya. Pada Opening Party Honda DBL DKI Jakarta Series North Region Jumat (23/8) srikandi Boedoet (julukan SMAN 1) berhasil menumpas perlawananan rivalnya SMAN 77 Jakarta. Menguasai pertandingan sejak awal Boedoet unggul dengan skor akhir 16-5 atas Douven (julukan SMAN 77). Pada kuarter pertama, kekuatan kedua tim nampak seimbang. Boedoet membuka poin pertama pada pertandingan yang diciptakan oleh guard mereka, Aza Magdalena Pattiwael melalui lay up. Keunggulan Boedoet tidak bertahan lama. Pasalnya, Douven dengan cepat membalas melalui poin under basket yang diciptakan oleh Jovanka Reen. Boedoet tidak tinggal diam, mereka kembali mendulang poin yang membawa mereka mengungguli Douven hingga kuarter pertama berakhir. Boedoet menutup paruh pertama pertandingan dengan keunggulan 11-4 atas lawannya. Dominasi Boedoet pada pertandingan ini seakan tidak berakhir. Tim besutan Samuel ini kembali menunjukkan bahwa mereka memang pantas menjadi kuda hitam. Boedoet hanya memberi kesempatan Douven mencetak satu angka melalui free throw pada kuarter ketiga, sedangkan mereka menambah keunggulannya dengan tiga poin yang semuanya diciptakan oleh sang kapten, Aza Magdalena. Tim asal Pasar Baru, Jakarta Pusat tersebut sangat rapi menerapkan defense. Douven pun sulit menembus barikade pertahanan Boedoet. Meski hanya hanya dua poin yang berhasil diciptakan oleh Beodoet pada kuarter terakhir, hal tersebut sudah cukup untuk memastikan langkah srikandi Boedoet ke babak selanjutnya. Pelatih Boedoet, Samuel, menyampaikan bahwa keberhasilan anak-anak asuhnya kali ini merupakan hasil dari kerja keras mereka sendiri. “Anak-anak memperlihatkan kegigihan untuk tampil maksimal di Honda DBL. Semua sesuai dengan target kita. Dan ternyata anak-anak bisa buktikan di lapangan tadi,” ujarnya. Lebih lanjut, dirinya mengharapkan timnya dapat menerapkan kerjasama tim yang lebih baik pada pertandingan berikutnya. Tidak hanya itu, baginya, para pemain Boedoet juga harus lebih pandai memanfaatkan setiap peluang pada pertandingan. “Yang harus dievaluasi dari hari ini adalah teamwork kita. Beberapa kali tadi ada peluang yang seharusnya bisa dimanfaatkan tapi tadi kita gagal konversi jadi poin,” tutup Coach Samuel. Sebelum laga SMAN 1 versus SMAN 77, tim putra SMA Tarsisius 1 lebih dulu memastikan diri melangkah ke babak selanjutnya. Mereka berhasil menumpas perlawanan dari SMAN 5 Jakarta dengan skor 23-18. Pada pertandingan putra lainnya, salah satu debutan SMAN 80 Jakarta berhasil mengandaskan laju SMAN 30 Jakarta dengan skor  29-12. Dengan hasil itu Depoel (julukan SMAN 80) bakal berjibaku dengan SMAN 77 Jakarta. Sementara SMAN 68 Jakarta memastikan satu tiket ke babak selanjutnya setelah menang dari SMAN 7 Jakarta dengan skor 38-15.  

Pertandingan Indonesia VS Filipina di Ajang Kualifikasi Piala Asia U-16 2020

Salah satu pemain Filipina berusaha merebut bola dari pemain Indonesia bernomor punggung 19. (Prass/NYSN Media)

Jakarta – Tim nasional U-16 Indonesia berhasil meraih poin penuh di laga perdana kualifikasi piala Asia U-16 2020 melawan Filipina. Timnas U-16 sukses meraih kemenangan 4-0 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin (16/9/2019), pada laga Indonesia vs Filipina. Empat gol tersebut dicetak oleh Ahmad Athallah Araihan, Marselino Ferdinan, Alfin Lestaluhu, dan Wahyu Agong Drajat. Jalannya pertandingan : Indonesia langsung menyerang pada awal pertandingan. Hasilnya pada menit ke-8 Elvateeh Varesia Akhada hampir membuat gol dengan tendangan jarak pendeknya yang diumpan oleh rekan setimnya. Sayangnya kiper Filipina, Emmanuel Martin Puno berhasil menghalau tendangan Elvateeh. Laga terhenti sementara pada menit ke-19 setelah kiper Filipina, Emmanuel Martin Puno mengeluh kesakitan karena cedera. Puno digantikan oleh Adrian De Sola. Selang beberapa detik, Sola mendapatkan ujian dari tuan rumah. Serangan demi serangan dilancarkan oleh Indonesia. Dua peluang emas terjadi lewat sundulan dari umpan-umpan crossing. Asik menyerang, Indonesia hampir kecolongan oleh tendangan bebas yang langsung disambut sundulan bek asal Filipina, David Nicolo Pahud yang berbuah gol. Tapi gol tersebut dianulir wasit karena Pahud berada dalam posisi offside. Tuan rumah akhirnya memecahkan kebuntuan pada menit ke-37 berkat gol Athallah yang spektakuler. Athallah yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti ke sudut gawang tak mampu dihalau oleh kiper Filipina. Pada menit ke-40 Indonesia semakin optimis menyerang. Kesempatan terus didapatkan oleh Indonesia namun selalu diamankan oleh kiper De Sola. Skor 1-0 bertahan hingga akhir babak pertama selesai. Hanya butuh 5 menit setelah masuk babak ke dua, Marselino Ferdinan berhasil menggandakan skor Indonesia menjadi 2-0. Setelah kerjasama satu-dua dengan rekannya Ferdinan melepaskan tembakan ke sisi kiri gawang Filipina. Unggul 2 gol, para pemain timnas U-16 semakin percaya diri. Hasilnya, pada menit ke-51, gawang Filipina kembali bobol. Gol ketiga Indonesia kali ini diciptakan oleh Alfin Farhan Lestaluhu lewat tendangan jarak pendek ke tiang jauh. Tim asuhan Bima Sakti tak mengendurkan serangan meski sudah unggul 3-0. Serangan terus dilancarkan oleh Marselino dkk. Hasilnya pada menit ke-77, gol keempat didapatkan oleh tuan rumah. Kali ini lewat pemain pengganti Wahyu Agong Drajat. Berawal dari kemelut di depan gawang, Wahyu memanfaatkan bola yang datang padanya dengan tendangan voli keras kearah gawang Filipina. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak kedua, tak ada gol tambahan yang tercipta. Timnas Indonesia U-16 pun menang 4-0 atas Filipina. Selanjutnya, timnas U-16 Indonesia dijadwalkan menghadapi Kepulauan Mariana Utara di tempat yang sama, pada Rabu (18/9/2019) lusa. Indonesia: 23-Putra Kaicen; 2-Alfin Farhan Lestaluhu, 4-Kadek Arel Priyatna, 13-Marcell Januar Putra, 14-Alexandro Felix; 8-Resa Aditya Nugraha, 10-Marselino Ferdinan, 16-Elvateeh Varesia Akhada, 17-Raka Cahyana Rizky, 21-Valeroen; 19-Ahmad Athallah Araihan Pelatih: Bima Sakti Filipina: 1-Emmanuel Martin Puno; 2-Zachary Taningco, 4-David Nicolo Pahud, 15-Eugene Tillor; 5-Mark Dadivas, 6-Sam Rudolfo Taylor, 8-Kamil Jaser Amirul, 12-Arun Jaroensaeng, 14-Enzo Courbet; 9-Uriel Dalapo, 20-Simon Andrei Del Campo Pelatih: Bongbong Roxy Dorlas

Yamindo Dukung Sepak Bola Generasi Muda Indonesia

Erlangga Arya Yazid Adiwidya dan Muhammad Shoim Fadillah adalah penerima beasiswa Yamaoka Foundation.

Jakarta, 3 September 2019 – Salah satu perusahaan Yanmar Group, PT. YANMAR AGRICULTURAL MACHINERY MANUFACTURING INDONESIA membagikan bantuan bola untuk 27 klub sepak bola anak Indonesia pada sebuah acara penghargaan khusus yang diadakan di kantor pusat perusahaan tersebut di Indonesia. Donasi ini dilakukan atas kerja sama dengan Yamaoka Scholarship Foundation, sebuah organisasi yang didirikan oleh pendiri Yanmar, Magokichi Yamaoka untuk berkontribusi pada kesejahteraan nasional dan perdamaian di dunia dengan mendukung pengembangan dan pendidikan siswa dan generasi muda. Beberapa penerima beasiswa Yamaoka Foundation menghubungi salah satu anak perusahaan Yanmar di Indonesia untuk menginisiasi donasi ini. “Ketika saya menerima permintaan tersebut, saya merasa sangat tersanjung dengan kenyataan bahwa tim tersebut mempercayai perusahaan kami karena hubungan kerja sama yang telah dibangun melalui program beasiswa Yamaoka Foundation.” kata Shuji Nishimura, Presiden Direktur dari PT. YANMAR AGRICULTURAL MACHINERY MANUFACTURING INDONESIA. “Sumbangan bola ini tidak hanya akan mendukung para siswa” penerima dan lulusan beasiswa Yamaoka Foundation, tetapi juga banyak tim lainnya di area lokal sekitar. “Tentu kami sangat senang bisa membantu para anak muda yang mencintai sepak bola ini.” Setelah menerima permintaan tersebut, tidak tanggung-tanggung perusahaan pun memutuskan untuk tidak hanya menyumbang bola pada tim tersebut tetapi juga pada 26 tim lainnya. Sebanyak 300 bola diserahkan pada tim-tim yang tersebar di Jawa Timur dan Jakarta. Perwakilan dari Yamaoka Scholarship Foundation juga menyambut baik dukungan Yanmar untuk generasi pemain sepakbola Indonesia berikutnya. Nobuyoshi Fujita, Direktur Eksekutif Yamaoka Scholarship Foundation, mengatakan “Kami berharap dapat mendukung generasi muda yang terlibat dalam sepak bola Indonesia, tidak hanya melalui program beasiswa kami, tetapi juga bisa membantu kebutuhan mereka dengan keterlibatan masyarakat melalui program-program seperti ini. Adanya komunikasi dan hubungan baik yang kami jaga terus, memungkinkan kami dapat terus mendukung dan membantu sepak bola Indonesia melalui para anak didik penerima beasiswa Yamaoka Foundation.” Melintasi budaya, bahasa, dan batasan nasional, Yanmar berupaya untuk memelihara semangat sportifitas, kerja tim, dan keunggulan individu yang dapat diperoleh melalui olahraga ini, yang di mana sejalan dengan nilai-nilai Yanmar Group sendiri. Yanmar mendukung sepak bola baik melalui dukungan langsung dari Yanmar Group, dan melalui Yamaoka Foundation, yang didirikan oleh pendiri Yanmar dari sumber daya pribadinya, untuk mewujudkan masyarakat yang kaya akan pengalaman-pengalaman menarik. ■ Tentang PT. YANMAR AGRICULTURAL MACHINERY MANUFACTURING INDONESIA Didirikan pada tahun 1976, dengan lokasi kantor dan pabrik di Pasuruan, Jawa Timur, PT. YANMAR AGRICULTURAL MACHINERY MANUFACTURING INDONESIA memproduksi berbagai macam mesin pertanian berkualitas untuk pasar Indonesia dan luar negeri. ■ Tentang Yamaoka Foundation Yamaoka Scholarship Foundation, lembaga milik Yanmar Group bertugas memberikan beasiswa kepada generasi muda yang berprestasi di bidang sepak bola dan ilmu pengetahuan di negara-negara tempat Yanmar Group beroperasi. Sejak 2013, Yamaoka Scholarship Foundation telah membantu para siswa menengah pertama Indonesia yang berbakat di bidang sepak bola, di Jakarta dan Surabaya. Mulai 2018, Yamaoka Scholarship Foundation juga telah bekerja sama dengan Universitas di Indonesia untuk memberikan bantuan bagi mahasiswa yang berprestasi. ■ Tentang Yanmar Co., Ltd. Didirikan di Osaka pada 1912, Yanmar berhasil membuat mesin diesel kecil dan praktis pertama di dunia pada tahun 1933. Sejak saat itu, Yanmar menjadi produsen mesin industri yang cukup luas dengan memberikan solusi yang mengintegrasikan industri mesin diesel sebagai pilar bisnis, produk, layanan, dan pengetahuan untuk berbagai pasar. Yanmar memiliki tujuh produk seperti mesin kecil, mesin besar, mesin dan fasilitas pertanian, mesin konstruksi, sistem energi, kelautan, peralatan dan komponen mesin, serta kami mengembangkan bisnis tersebut secara global. Kami memiliki misi “secara harmonis hidup berdampingan dengan alam, memecahkan masalah konsumen di bidang produksi makanan, dan konversi energi, berkontribusi kepada masyarakat yang mengarah kepada masa depan dan gaya hidup yang lebih sejahtera” serta dengan tujuan dapat berkontribusi untuk menciptakan kesadaran masyarakat untuk melakukan daur ulang “A SUSTAINABLE FUTURE” di dunia bisnis “kota”, “bumi”, dan “laut”.

Final Party Honda DBL 2019, Boedoet-Kanisius Kampiun North Region

SMAN 1 Jakarta berhasil menahbiskan diri sebagai juara putri Honda DBL 2019 DKI Jakarta Series-North Region usai mengalahkan SMA Santa Ursula dengan skor 37-33.

Final Party Honda Developmental Basketball League (DBL) 2019 DKI Jakarta Series-North Region di GOR Cempaka Putih, Jumat kemarin (30/8) berlangsung heboh. Kapasitas tempat duduk yang terbatas, tak mampu membendung antusiasme suporter dari keempat sekolah yang tampil pada partai puncak. Beberapa suporter terpaksa harus nonton bareng (nobar) di luar GOR. Melalui big screen yang telah disediakan panitia. Adapula yang turut live streaming di aplikasi DBL Play. Keseruan final party dimulai dengan laga tim putri. Mempertemukan dua debutan, SMAN 1 Jakarta kontra SMA Santa Ursula. Berlangsung sengit sejak tip-off hingga menit-menit kuarter terakhir, srikandi Boedoet (julukan SMAN 1) akhir keluar sebagai kampiun Honda DBL 2019 regional Jakarta Utara dan Pusat. Mereka unggul 37-33 atas Sanur (julukan SMA Santa Ursula). Adalah Aza Magdalena Pattiwael yang menjadi bintang keberhasilan Boedoet menjadi juara baru North Region. Student-athlete yang berposisi sebagai guard itu menutup pertandingan dengan mencatatkan double-double. Kapten tim Boedoet itu mencatatkan torehan 24 poin dan 11 rebound. Selalu tertinggal sejak kuarter awal, Boedoet justru berhasil menemukan momentum kebangkitan pada dua menit terakhir kuarter pemungkas. Dalam posisi tertinggal 31-33, center Boedoet Valencia Rosaline Yong menyamakan keadaan melalui aksi lay up. Menyusul tamabahan 1 poin berkat free throw dari Nadia Dana Salsabila, Boedoet berbalik unggul 34-33. Putri Boedoet makin menjadi. Tambahan dua poin melalui layup dari Aza, membuat Boedoet unggul 36-33 atas Sanur. Saat waktu menyisakan kurang dari semenit, Aza menambah 1 poin melalui free throw dan mempertegas keunggulan Boedoet atas Sanur dengan skor 37-33. “Nervous sekali bermain di final Honda DBL, disaksikan penonton segitu banyaknya. Nggak nyangka banget bisa menang karena Sanur lawan yang kuat dan kami terus tertinggal sejak awal. Tapi aku dan tim selalu berusaha menunjukan yang terbaik di lapangan. Terimakasih pada barisan Boedoet Stovia. Aku bisa tidur nyenyak malam ini,” ujar Aza Magdalena usai pertandingan. Pertarungan sengit juga mewarnai final sektor putra yang mempertemukan juara bertahan SMAK 5 Penabur dengan SMA Kolese Kanisius. Laga ketat ini akhirnya dimenangkan oleh SMA Kolese Kanisius dengan skor 59-52. Sejak kuarter pertama hingga ketiga, Kanisius secara mengejutkan selalu memimpin. Unggul cukup lebar 12-6 pada kuarter pertama. Mereka juga mampu menjaga keunggulan  menjadi 25-21 saat half time. Menutup kuarter ketiga, Kanisius masih unggul tipis 39-38. Bermain konsisten hingga akhir, Kanisius berhasil memecahkan kutukan dan keluar menjadi kampiun regional Jakarta Utara-Pusat usai mengandaskan SMAK 5 Penabur.