UEFA Foundation dan Arsenal Foundation membantu anak-anak di Indonesia

Yayasan UEFA untuk Anak-anak (UEFA Foundation for Children), bersama dengan Arsenal Foundation dan Save the Children berkolaborasi dalam sebuah proyek yang akan menguntungkan lebih dari 1.000 anak-anak di Jakarta serta merenovasi tujuh lapangan sepakbola.

UEFA Foundation for Children telah bekerja sama dengan Arsenal Foundation dan Save the Children untuk meningkatkan kondisi kehidupan anak-anak dan khususnya anak perempuan, di ibukota Indonesia, Jakarta. Ada jumlah besar anak-anak yang terpaksa mencari nafkah sejak usia muda sehingga tidak dapat masuk sekolah dan mendapat pendidikan. Sayangnya, beberapa diantara mereka mengalami kekerasan dan kondisi mereka berakhir dalam kemiskinan, dengan sedikit harapan untuk mengubah nasib mereka menjadi lebih baik. Pembinaan seumur hidup Arsenal Foundation, dalam kerja sama dengan Save the Children, telah mengembangkan program yang disebut Coaching for Life. Disampaikan secara eksklusif melalui sesi latihan sepakbola dan di lapangan, program ini menggabungkan keahlian Save the Children dalam perlindungan anak-anak dan pembangunan resiliensi mereka. Program Pembinaan Seumur Hidup ini bertujuan untuk mendukung anak perempuan di Indonesia dengan membangun keberanian dan kekuatan batin mereka melalui modul pelatihan yang inovatif untuk membantu mereka membela hak-hak mereka dan memerangi tantangan yang mereka hadapi, seperti bekerja sejak usia muda untuk memenuhi kebutuhan mereka, keluarga mereka, serta risiko pernikahan anak dan kehamilan dini. Pelatih sepak bola dari Arsenal FC sedang dibawa untuk membimbing pelatih sepak bola lokal dengan melakukan beberapa sesi pelatihan gabungan. Bersama dengan anak-anak, mereka mengeksplorasi tema seperti emosi, komunikasi, dan pengambilan keputusan. Program ini juga membantu merenovasi tujuh lapangan sepakbola dalam rangka menyediakan untuk anak-anak tempat yang aman untuk bermain. Untuk memastikan warisan jangka panjang, para pelatih Arsenal akan membimbing 35 pelatih di Jakarta, dan sekitar 1.500 orang tua dan pengasuh juga akan berpartisipasi dalam program ini, yang akan meningkatkan kemampuan mereka untuk mendukung kesejahteraan anak-anak mereka. ketrampilan hidup yang utama Leah Williamson dari Arsenal telah melihat secara langsung dampak positif yang dimiliki proyek tersebut terhadap anak perempuan di Jakarta. Bek internasional Inggris ini mengunjungi ibu kota Indonesia pada tahun 2019 untuk memberikan pelajaran utama bagi anak perempuan yang terlibat dalam merintis program pelatihan sepakbola ini. “Anak perempuan di Jakarta ini menginspirasi saya dan telah membuat saya sangat bangga menjadi seorang wanita dan panutan bagi anak perempuan,” katanya. “Saya telah berada di Arsenal sejak berusia sembilan tahun dan sudah paham mengenai peran dan fungsi kami di dalam komunitas. Itu ada dalam DNA kami (sudah melekat pada diri kami). Kami semua mengerti keistimewaan menggunakan kekuatan dan nama klub untuk berbuat baik. Jika diterapkan dengan cara yang benar-benar istimewa, itu dapat digunakan untuk mencapai hal-hal yang luar biasa, seperti mengembangkan kepercayaan diri, ketangguhan, dan keterampilan-keterampilan hidup utama lain dalam kehidupan. “Meskipun tumbuh dewasa di London, Yordania atau Jakarta, sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan orang-orang. Sungguh menakjubkan melihat bagaimana Pembinaan Seumur Hidup dibangun dalam kemitraan dengan Save the Children untuk menciptakan sesuatu yang begitu istimewa untuk menginspirasi para anak perempuan yang saya temui.” Sepak bola adalah alat yang ampuh Presiden UEFA Aleksander Čeferin memimpin dewan pengurus yayasan dan memuji pekerjaan yang dilakukan sejak 2015, dan bagaimana sepakbola terbukti menjadi kekuatan utama dalam kebaikan hubungan sosial. “Setelah memiliki kesempatan untuk terlibat secara pribadi dalam berbagai proyek, saya melihat bahwa sepakbola adalah alat yang sangat kuat,” kata presiden UEFA. “Meskipun di kamp-kamp pengungsi di seluruh dunia, pinggiran kota-kota Eropa yang bermasalah atau zona konflik yang terlupakan, semua kegiatan yang didukung oleh UEFA Foundation for Children telah memperkuat keinginan saya untuk melihat sepak bola Eropa mengambil perannya dalam pengembangan sosial kaum muda di seluruh dunia.” Satu juta anak Dalam lima tahun sejak UEFA Foundation for Children didirikan, sekitar satu juta anak telah mendapat manfaat dari palet kegiatannya yang luas di seluruh dunia, sementara itu Yayasan ini juga telah memberikan dukungan untuk proyek-proyek di 100 negara di lima benua. Melalui olahraga dan sepak bola khususnya, Yayasan ini membantu memberikan harapan kepada anak-anak dari latar belakang yang sulit untuk membantu mereka mencapai tujuan mereka dalam hidup. 

Kejurnas Baseball 2020, Ajang Mengasah Kemampuan Para Pemain Usia Muda

Kejurnas-Baseball-U12

Dalam upaya untuk terus meregenerasi dan meningkatkan kualitas atlet-atlet usia muda, Pengurus Provinsi (Pengprov) Perserikatan Bisbol dan Sofbol Amatir Seluruh Indonesia (Perbasasi) Baten, menggelar Kejuaraan Nasional Baseball yang pelaksanaanya dimulai per 14 Maret 2020 di Griya Alam Sutra. Ada tiga kategori usia yang akan dipertandingkan dalam kejurnas kali ini, yaitu U12, U15, dan U18. Namun ketiga kategori tersebut tidak akan dilangsungkan dalam waktu bersamaan. Untuk kategori U12, pertandingan akan berlangsung mulai 14 hingga 22 Maret mendatang. Sementara U15 dan U18 baru akan dilangsungkan pada 21 hingga 26 Juli 2020 mendatang. Selain untuk terus mengasah kemampuan para pemain usia muda, kejurnas kali ini juga dilangsungkan demi mematangkan persiapan para atlet jelang berlangsungnya WCBF girls u10 – 11 di narita jepang Juli, BFA U12 di Tinian Taiwan juli 2020, BFA U18 agt di miyazaki jepang, Kedatangan U15 taiwan juli, little leaque Aspac, East asia cup open age sept 2020 jakarta / clark PONY asia pasific juli dan bahkan beberapa atlet u18 akan memperkuat tim baseball Banten Pada PON XX 2020 di Papua Oktober mendatang. Karena kebanyakan atlet baseball yang akan mewakili Provinsi Banten di ajang PON XX Papua 2020 nanti, akan turun di kejurnas baseball 2020 kali ini. Ada enam tim yang akan ikut serta di kerjurnas baseball kali ini. Selain dua tim terkuat yang dimiliki Banten saat ini, juga terdapat satu tim asal DKI Jakarta, satu tim dari Jatim dan dua tim asal Jabar. ”Memang pengembangan usia dini ini menjadi salah satu fokus utama pengurus Pengprov Perbasasi Banten. Karena menurut research, seorang atlet berbakat baru akan bisa menunjukkan prestasinya setelah sedikitnya berlatih selama enam sampai tujuh tahun,” buka Wakil ketua Umum Pengprov Perbasasi Banten, Ibu Lisa Setiadarma. ”Itulah kenapa penting bagi kamu untuk juga menyertakan kategori U12 di kejurnas kali ini.” Buah dari keseriusan Pengprov Perbasasi Banten bisa dilihat dari deretan atlet yang tak pernah absen mengisi slot pemain Tim Nasional Baseball Indonesia. Beberapa diantaranya juga ikut membela Indonesia di ajang SEA Games Filipina 2019 kemarin. Bahkan, salah satu pitcher asal Banten, Ray Theodore Santoso, berhasil menyandang predikat sebagai pitcher muda terbaik di Indonesia. ”Sejak baseball mulai ada diBanten sejak 2004 melalui klub Lorenz, pada 2012 sudah mulai atlet nya memperkuat timnas U12 ada 5 anak, selanjutnya bergulir rutin atlet Banten terpilih di timnas timnas U12 5 anak di 2014, 4 anak U15 di 2019, U18 5-6 anak di 2018 dan bahkan seagames,” beber Eddy Sofyan. ”Contoh, Andersen Lim dan Ray Theodore Santoso bisa terpilih mewakili Indonesia di ajang SEA Games setelah sebelumnya pernah timnas U12 dan U18. Jadi dengan dimulai dari usia dini, atlet akan lebih siap menghadapi tantangan yang lebih besar,” imbuhnya. Meski kehadirannya belum terlalu lama, namun perkembangan tim baseball Provinsi Banten terbilang sangat cepat. Buktinya, tim asal Provinsi Banten sudah mampu merebut medali emas di ajang Kejurnas Baseball U15 2015 & U18 pada tahun 2017 silam, medali perak pada Kejurnas Baseball u18 di 2013 dan u12 di 2016, medali perunggu u18 2016 dan u12 2018 lalu. Di ajang Pra PON 2019 lalu, tim asal Banten juga sukses duduk di posisi tiga besar. ”Kita bangga bahwa Provinsi Banten baru berdiri sejak 2002, dan Perbasasi Banten bidang baseball baru aktif di 2006, tapi prestasi baseball Banten di Kejurnas sudah tidak diragukan lagi. Kami sudah diperhitungkan dalam 3 besar di level usia dini,” terang Lisa ”Kita belajar dari DKI yang sudah empat kali membawa pulang emas dari ajang PON, karena klub-klub di Jakarta yang ada banyak dan klub paling muda di sana berumur 25 tahun. Sedangkan di Banten klub baseball tertua adalah Lorenz baru 15 tahun.” Pada kejurnas kali ini, Untuk tim juara akan mendapat medali emas, medali perak, dan medali perunggu. Ada sertifikat the best pitcher, MVP, the best slugger dan the best hitter.

Krisna Sulistia, Pemain Berusia 14 Tahun Anggota Terbaru Garuda Select

Profil Krisna Sulistia, Anggota Terbaru Garuda Select

Jakarta, 12 Maret 2020 – Nama Krisna Sulistia meroket pada Piala Soeratin U15 2019 lalu. Selain membawa timnya, Kalimantan Barat, melangkah ke final, Krisna juga berhasil merebut gelar pencetak gol terbanyak. Krisna mencetak total enam gol sepanjang turnamen. Penampilan apiknya membuat pemain dengan tinggi 178cm tersebut menarik minat pencari bakat Garuda Select, Wesley Awad. Pengidola Cristiano Ronaldo ini dijadwalkan terbang ke Inggris untuk bergabung bersama Garuda Select asuhan Dennis Wise dan Des Walker di Birmingham. Pengalaman ini tentu akan sangat berharga bagi pemain yang berasal dari SSB Djarum Kudus tersebut. Krisna mengaku bahwa dirinya sangat mencintai sepak bola. Ia berharap bisa menjadi pemain timnas di masa mendatang dan melanjutkan kiprah di luar negeri. “Saya mengenal sepak bola dari ayah saya. Saya sejak kecil sudah menonton dan bermain sepak bola. Saya jatuh cinta dengan olahraga ini,” ucap Krisna kepada Mola TV. Mendapat kesempatan bergabung dengan Garuda Select membuat Krisna merasa sangat senang. Ia yakin bahwa banyak pelajaran yang bisa ia ambil selama berlatih di Inggris. “Alhamdulilah saya merasa sangat senang. Karena itu, saya akan lebih giat belajar dan saya akan mencari ilmu di luar sana,” lanjut pemain berusia 14 tahun tersebut. Sebelum berangkat ke Birmingham, Krisna terlebih dahulu menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U16 hingga 20 Maret. Meski masih berusia muda, tidak tertutup kemungkinan Krisna langsung menjadi andalan Indonesia U16. Agenda penting tim asuhan Bima Sakti tahun ini adalah Piala Asia U16 2020 yang diselenggarakan di Bahrain pada tanggal 16 September hingga 3 Oktober. Biodata Singkat: Nama: Krisna Sulistia Tanggal Lahir: 31 Mei 2006 Tinggi: 178cm Sekolah: SMP 3 Kudus SSB: SSB Djarum Kudus Pemain Favorit: Cristiano Ronaldo Klub Favorit: Juventus Prestasi: – Juara GSI Tingkat Nasional – Runner-up Piala Soeratin U15 2019 – Top Scorer Piala Soeratin U15 2019 Program Garuda Select yang merupakan hasil kerja sama jangka panjang antara PSSI dan Mola TV diharapkan mampu menelurkan bakat-bakat muda terbaik, yang akan menjadi tulang punggung tim nasional Indonesia di masa mendatang. Penampilan Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Saksikan perjuangan Garuda Select GRATIS hanya melalui aplikasi Mola TV. Ikuti terus perkembangan Garuda Select hanya di Mola TV. Download aplikasi Mola TV di App Store dan Google Play untuk bisa menonton secara resmi, mudah, dan gratis!

Tim Baseball Garuda Jakarta Wakili Indonesia Pada Kejuaraan Asia Pacific U-12

Jakarta, 17 Februari 2020 – Tim baseball Garuda Jakarta berhasil menjadi juara pertama pada kejuaraan Protect Our Nation Youth (PONY) Indonesia yang berlangsung 13-16 Februari 2020 di lapangan Softball Gelora Bung Karno, Jakarta. Garuda Jakarta mampu mengalahkan tim Lorenz asal Banten pada pertandingan final dengan skor akhir 14-8. Kedua tim mempertunjukan permainan yang menawan pada pertandingan final di kejuaraan yang diikuti oleh tim-tim dari Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Febrinaldy Darmansyah, Ketua Umum Garuda Baseball-Softball Club (GBSC) mengatakan bahwa dirinya sangat yakin timnya mampu menorehkan prestasi yang baik. “Pada kejuaraan kali ini, komposisi timnya merupakan atlet-atlet yang dibina oleh Garuda semenjak kecil dan kami tidak menggunakan satu pun pemain pinjaman yang berasal dari perkumpulan lain. Saya sangat puas melihat mereka dapat bermain secara kompak dan solid,” kata Febry. Pada pertandingan puncak, Garuda menurunkan dua pitcher andalannya yaitu Muhammad Adilza Adriansyah dan Brama Anindito Prabowo. Adilza bermain sebagai starter dan mampu menahan keunggulan tim Garuda hingga inning ke-4. Barisan pemukul Garuda telah melakukan serangan bertubi-tubi semenjak awal. kapten Tim Garuda, Adrian Rabbani, mengawali gebrakan dengan membuat single hit ke arah outfied dan kemudian diikuti oleh rekan-rekan lainnya. Pada inning ke-3, pertandingan harus dihentikan karena hujan mengguyur Jakarta. Saat itu kedudukan skor adalah 11-3 untuk tim Garuda. Setelah menunggu lebih dari 3 jam, pertandingan final kembali dilanjutkan. Tim Lorenz pun mulai bangkit, hingga inning ke 5, Lorenz berhasil mencetak skor sebanyak 5 angka dan Garuda hanya menambah 3 angka. Pada inning terakhir, pitcher penutup dari Garuda, Brama Anindito berhasil membuat pemain Lorenz kesulitan dalam memukul dan pertandingan pun ditutup dengan sebuah tangkapan bagus dari penjaga base tiga tim Garuda, Ashaqila Sigar. Garuda keluar sebagai juara dan berhak mewakili Indonesia pada kejuaraan PONY U12 Asia Pacific pada Juli nanti yang mana juaranya berhak mewakili Asia pada kejuaraan dunia di Amerika Serikat pada Agustus nanti. Kejuaraan Asia Pacific awalnya akan diselenggarakan di Cina, namun karena merebaknya virus Corona, lokasi kejuaraan akan dipindahkan. Sementara itu, pada kelompok umur U-14, tim Garuda berhasil keluar sebagai peringkat kedua karena lebih banyak 2 angka kemasukannya dibandingkan dengan tim Rusa Hitam yang akhirnya dinobatkan sebagai juara satu. Sistem perhitungan angka kemasukan terpaksa dilakukan oleh panitia karena terdapat 3 tim yang memiliki jumlah kemenangan dan kekalahan yang sama, yaitu Garuda, Rusa Hitam dan Red Bulls. Febrinaldy Darmansyah, mengaku dirinya sangat bangga atas hasil yang dicapai oleh anak asuhnya. “Pada kesempatan ini saya ingin ucapkan terima kasih kepada pengurus PONY Indonesia yang telah sukses menyelenggarakan kejuaraan yang ramai dan seru. Kejuaraan ini sangatlah positif bagi perkembangan olahraga baseball di Indonesia,” tutup Febry. Tentang Garuda Baseball-Softball Club Garuda Baseball – Softball Club (GBSC) adalah sebuah perkumpulan olahraga yang fokus pada olahraga baseball dan softball. GBSC didirikan pada tahun 1993 dengan tujuan pembentukan karakter anak Indonesia melalui penanaman nilai-nilai olahraga semenjak usia dini. GBSC berlatih setiap Sabtu dan Minggu di Lapangan Softball Gelora Bung Karno jam 8 pagi dengan anggota sejak usia 4 tahun hingga dewasa.

Bambang Pamungkas Dukung Para Pemain Muda Berkarier di Eropa

Program Garuda Select

Jakarta, 27 Februari 2020 – Legenda sepak bola Indonesia dan klub Persija Jakarta yang baru menyatakan pensiun sebagai pemain, Bambang Pamungkas, memberikan dukungan kepada Brylian Aldama, Bagus Kahfi, dan pemain-pemain muda lainnya untuk bisa berkarier di luar negeri. Menurut Bepe, semakin banyak pemain kita yang bermain di luar negeri maka akan semakin bagus, tidak hanya bagi si pemain, tetapi juga untuk sepak bola Indonesia. Brylian yang saat ini sedang digembleng dalam Program Garuda Select di Inggris, baru saja menandatangani kontrak dengan agen pemain berlisensi FIFA asal Belanda, Forza Sports Group. Hal itu untuk membantu mengurus administrasi kepindahannya ke salah satu klub Eropa. Kabarnya Bagus Kahfi juga diminati oleh klub Eropa dan ia menyatakan siap untuk berkarier di Eropa. Berikut pendangan-pandangan Bepe, yang kini menjabat sebagai Manajer Klub Persija, menyangkut pemain-pemain muda kita, termasuk juga dukungan untuk Brylian dan Bagus. Bepe mengikuti perkembangan Program Garuda Select, walaupun hanya melalui pemberitaan di media. Menurut ia program seperti ini bukan yang pertama, dulu ia pernah juga menjalankan program Primavera, Baretti, dan juga SAD. Program-program seperti ini bagus, karena dapat memberikan pengalaman dan membuka wawasan para pemain muda kita tentang iklim kompetisi usia dini yang lebih sehat dan profesional. Namun, berkaca dari program-program sebelumnya, hasilnya belum begitu maksimal. Tentang pemain muda yang mengikuti program Garuda Select, mereka adalah pemain-pemain muda yang memiliki bakat yang sangat baik. Tidak semua pesepak bola muda di tanah air yang mendapatkan kesempatan seperti mereka, jadi pergunakan kesempatan sebaik mungkin. Bepe turut memberi saran agar berhati-hati dan pandai-pandailah memilah, mana yang perlu dan mana yang tidak perlu untuk dilakukan. Karena Di era yang semakin modern seperti saat ini gangguan atau cobaan yang akan mereka dapatkan sangatlah besar, terutama dari media sosial. Mereka masih dalam pembentukan diri sebagai pemain profesional. Bepe juga berpendapat, jika semakin banyak pemain kita yang bermain di luar negeri maka akan semakin bagus, tidak hanya bagi si pemain namun juga untuk sepak bola Indonesia. Kita tentu berharap prosesnya berjalan dengan lancar, dan semoga sukses untuk Brylian dan Bagus. Sementara itu Bepe tidak memberi komentar tentang Shin Tae-yong. Sebagai pelatih timnas tentu ia (Shin Tae-yong) tahu apa yang harus dilakukan, menyangkut pemain-pemain muda kita. Saran Bepe untuk pembinaan usia muda, termasuk Program Garuda Select yaitu semoga nantinya bisa dibarengi dengan pembinaan serta kompetisi usia dini di dalam negeri yang berjenjang dan juga berkualitas, karena program seperti Primavera, Baretti, SAD, maupun Garuda Select ini hanya mencakup sebagian kecil dari bibit-bibit muda kita. Rasanya PSSI juga memiliki tanggung jawab yang sama, kepada pesepak bola muda yang lain yang berkompetisi di dalam negeri. Program Garuda Select yang merupakan hasil kerja sama jangka panjang antara PSSI dan Mola TV diharapkan mampu menelurkan bakat-bakat muda terbaik, yang akan menjadi tulang punggung tim nasional Indonesia di masa mendatang. Penampilan Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Saksikan perjuangan Garuda Select GRATIS hanya melalui aplikasi Mola TV. Ikuti terus perkembangan Garuda Select hanya di Mola TV. Download aplikasi Mola TV di App Store dan Google Play untuk bisa menonton secara resmi, mudah, dan gratis!

Bahas Pengembangan Sepakbola Usia Dini, Risma Ingin Investasi Jangka Panjang

Tri rismaharani dan pelatih Tranmere Rovers

SURABAYA – Dua pelatih klub sepakbola Tranmere Rovers, Daniel O’Donell dan Matthew Hunter bertemu wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di rumah dinas wali kota, Jalan Sedap Malam Surabaya, Senin (10/2/2020). Tranmere Rovers Football Club adalah klub sepakbola profesional yang berbasis di Birkenhead, Merseyside, Inggris, yang berdiri sejak tahun 1884. Setelah berbincang-bincang, mereka langsung memberikan coaching clinic kepada 25 anak Surabaya di Gelora 10 November, Tambak Sari Surabaya. “Mereka datang ke sini memberikan coaching untuk 25 anak Surabaya dan itu gratis,” kata Risma. Mereka merencanakan keberangkatan anak-anak Surabaya untuk berlatih ke klub Transmere Rovers. Pemerintah Kota Surabaya bisa mengirimkan 10 anak untuk berlatih ke Inggris. Jika mengundang pelatih ke Surabaya, kuota anak yang mendapatkan pelatihan jadi lebih banyak. “Kami masih komunikasikan apakah bisa seperti itu. Kita cari yang terbaik. Kalau mereka bisa kita undang ke sini dan bersedia, maka akan lebih banyak lagi anak yang bisa kita latih,” ungkap Risma. Menurutnya, hal ini merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang, khususnya di bidang sepakbola. Karena itu, Risma optimistis investasi ini bisa membuahkan hasil. “Saya percaya sangat yakin, kalau kita konsisten maka suatu saat anak Surabaya yang punya bakat dan serius di sepakbola akan bisa naik,” ujarnya. Sementara itu, pelatih Tranmere Rovers Daniel O’Donell berterima kasih karena disambut baik oleh Wali Kota Surabaya. “Kali ini kami ingin memberikan sedikit pelatihan untuk anak-anak di Surabaya. Selain itu hal ini tentunya untuk meningkatkan hubungan sister city antara Surabaya dan Liverpool serta antara Transmere Rovers dengan Surabaya,” kata Daniel. Menurut Daniel, Risma memiliki rencana yang bagus untuk masa depan sepakbola di Surabaya. Bahkan, ia berharap ingin menjadi bagian dalam perkembangan sepakbola di Surabaya dengan memberikan pelatihan untuk para pelatih dan pemain dalam jangka waktu yang lebih panjang.

Fajar Fatur Rachman Cepat Beradaptasi dengan Garuda Select

Fajar Fatur Rachman bergabung Garuda Select

Jakarta, 14 Desember 2019 – Fajar Fatur Rachman menjadi salah satu pemain yang baru bergabung dengan Garuda Select. Ia mengaku tidak sulit beradaptasi dengan tim asuhan Des Walker. Fajar menjadi satu dari lima pemain yang bergabung belakangan. Selain Fajar, ada Andre Oktaviansyah, Amiruddin Bagus Kahfi, David Maulana, dan Brylian Aldama. Fajar sudah menjalani debut saat Garuda Select melawan Cheltenham Town, Rabu (11/12). Ia dipercaya sebagai starter dan berhasil membawa Garuda Select menang 3-1. “Alhamdulilah bisa kembali lagi bersama tim Garuda Select. Memang agak sedikit berbeda dari segi usia dimana beda setahun,” ucap Fajar. Fajar mengaku saat ini masih menyesuaikan diri dengan cuaca dingin. Namun dari segi tim, Fajar bisa beradaptasi dengan cepat. “Saya cukup kaget karena udara. Sebelumnya dingin tapi sekarang sangat dingin karena sudah bulan Desember. Mungkin nanti akan turun salju saat kami bermain,” ujar Fajar. “Untuk adaptasi tidak ada masalah dan berjalan dengan cepat. Alhamdulilah secara tim kami tampil bagus dan Garuda Select meraih kemenangan,” jelasnya. Selanjutnya, Garuda Select akan melawan Swindon Town. Pertandingan dihelat pada tanggal 17 Desember. Penampilan Fajar bersama Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Amartha Jadi Sponsor Utama Timnas Basket U-17 Indonesia, Pemenang SEABA 2019

Timnas Basket U17 saat menerima Piala Juara 1 IIJBIT 2019

Jakarta, 9 Desember 2019 – PT Amartha Mikro Fintek atau Amartha menjadi sponsor utama Tim Nasional Basket Putra Usia-17 (Timnas Basket U-17), yang baru saja menyabet juara pertama di Indonesia International Junior Basketball Invitation Tournament (IIJBIT) 2019 yang digelar oleh South East Asia Basketball (SEABA). Kemenangan ini menjadi prestasi terbaik Timnas Basket U-17 Indonesia setelah selama 22 tahun puasa gelar. Dukungan Amartha ini telah diberikan selama pagelaran SEABA pada akhir November lalu, dalam bentuk uang tunai. Amartha merasa perlu mendukung timnas basket putra U-17, setelah melihat besarnya potensi mereka. Amartha menilai regenerasi pebasket dimulai dari U-17. “Kami melihat timnas U-17 punya potensi besar untuk bisa sukses dalam jangka panjang. Sehingga Amartha perlu untuk mendukung mereka agar terus berkembang dan membanggakan Indonesia di kompetisi internasional,” kata Andi Taufan Garuda Putra CEO & Founder Amartha. Pria yang akrab disapa Andi Taufan ini menambahkan, Amartha ingin agar banyak generasi muda menjadi pebasket hebat. Apalagi, tim Indonesia U-17 mempunyai potensi yang besar untuk perkembangan basket di Indonesia.“Ini adalah bentuk kepedulian Amartha untuk terus memajukan olahraga terutama basket di Indonesia. Kami mendukung agar lahir pebasket profesional yang berprestasi,” lanjut Andi Taufan. Pada gelaran yang juga diikuti oleh Malaysia dan Singapura ini, timnas basket putra U-17 berhasil menjadi juara, setelah melawan timnas Singapura di final dengan skor akhir 75-44. Terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP) atau pebasket penampil terbaik pada pertandingan tersebut, Derrick Michael dengan 18 poin dan 15 rebound. Minimnya jadwal latihan, membuat kepala pelatih timnas U-17 Rifky Antolyon berusaha keras untuk membantu pemainnya memahami materi dengan baik.  “Kerja sama ini membuat kerja keras kita selama latihan begitu dihargai. Semoga ini bisa menjadi salah satu penyemangat timnas basket U-17 untuk mempertahankan performa terbaik,” terang Rifky Antolyon, kepala pelatih timnas Indonesia U17 putra. IIJBIT 2019 juga digunakan oleh Persatuan Basket Indonesia (Perbasi) sebagai salah satu proses seleksi untuk timnas basket bisa ikut dalam turnamen FIBA Asia Cup yang kini memasuki tahap pra kualifikasi. Sebelumnya,Amartha telah menjadi sponsor utama tim basket Amartha – Hangtuah untuk berlaga di kompetisi Indonesia Basketball League (IBL) 2019-2020. Keterlibatan Amartha ternyata ikut membawa Amartha Hangtuah menjadi Runner-up di kompetisi Piala Presiden 2019.  Tentang Amartha PT Amartha Mikro Fintek atau Amartha didirikan pada 2010 sebagai Lembaga Keuangan Mikro. Pada tahun 2016 Amartha bertransformasi menjadi perusahaan teknologi finansial terpercaya yang kini telah memiliki izin usaha dibawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan. Amartha memiliki visi untuk mewujudkan kesejahteraan merata bagi kita, Indonesia. Dimulai dengan layanan peer to peer lending, Amartha menghubungkan pendana di kota dengan para perempuan pelaku usaha mikro di desa melalui teknologi. Amartha memberikan akses, layanan dan edukasi keuangan kepada perempuan perempuan tangguh pengusaha mikro yang merupakan penggerak ekonomi bangsa. Lebih dari Rp1,6 Triliun modal usaha dari pendana telah Amartha salurkan kepada lebih dari 350 ribu mitra usaha perempuan di Indonesia. Pendana Amartha pun mendapatkan keamanan dengan implementasi upaya sistem tanggung renteng, meraih keuntungan hingga 15% per tahun, dan menciptakan dampak sosial yang nyata di masyarakat.

Garuda Select Memiliki Tambahan Tenaga Untuk Melanjutkan Tren Positif

Tren positif dalam dua pertandingan terakhir coba diteruskan oleh tim Garuda Select.

Tren positif dalam dua pertandingan terakhir coba diteruskan oleh tim Garuda Select. Agenda terdekat Rafli Asrul dkk. adalah menghadapi Cheltenham pada Rabu (11/12) di Lapangan Birmingham FA. Perlahan tapi pasti, para pemain mulai bisa menjalankan skema permainan sesuai dengan instruksi pelatih. Dalam dua pertandingan terakhir, Garuda Select selalu meraih kemenangan. Masing-masing 1-0 atas Gillingham dan 4-0 melawan Burton Albion. Penampilan gemilang di dua pertandingan tersebut, diakui Rafli tidak lepas dari semakin membaiknya adaptasi para pemain terhadap berbagai hal selama berada di Inggris. “Sudah mulai bisa beradaptasi dengan cuaca. Walaupun dinginnya semakin menjadi-jadi, tapi kami semakin terbiasa dan tidak separah ketika pertama datang,” katanya ketika ditemui Mola TV sebelum pertandingan. Asisten Pelatih Garuda Select, Danny Holmes, mengakui memang ada peningkatan berarti yang diperlihatkan para pemain. Ia pun berharap peningkatan positif tersebut tidak terhenti hanya sampai di sini saja. “Mereka sudah lebih baik ketika menguasai bola. Ini modal bagus untuk dibawa ke pertandingan selanjutnya. Sekarang tinggal meningkatkan insting pengambilan keputusan di depan gawang agar lebih efektif dalam menghasilkan gol,” ucap Holmes. Mulai pertandingan melawan Cheltenham, Garuda Select mendapat tambahan tenaga. Empat pemain dari angkatan pertama yakni Bagus Kahfi, David Maulana, Fajar Fathurrahman, dan Brylian Aldama, sudah bisa bergabung dengan anggota skuad yang lain. Sementara Andre Oktaviansyah, masih harus menjalani serangkaian perawatan untuk pemulihan cederanya. Pertandingan melawan Cheltenham bisa disaksikan langsung melalui aplikasi Mola TV pada Rabu, 11 Desember 2019 pukul 8.30 malam WIB. Aksi para pemain Garuda Select selama di Inggris dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta FC Internazionale.

Lulusan Yamaoka Scholarship Foundation Raih Kesuksesan di Liga Profesional Indonesia

Muhammad-Imam-Abrielleo-Syalwa-Illaura--saat-penyerahan-beasiswa-Yamaoka-Scholarshop-Foundation-(Posisi_-di-tengah,-Tahun-2014)-2

Jakarta, 29 November 2019 – Yamaoka Scholarship Foundation didirikan oleh pendiri Yanmar Co., Ltd., sebuah manufaktur peralatan industri Jepang, dengan tujuan untuk mendukung kegiatan akademis para siswa serta memberikan mereka peluang yang lebih besar. Sejak pendiriannya di Indonesia pada tahun 2013, yayasan tersebut telah membantu total 235 siswa dalam bentuk bantuan akademis kepada siswa SMP dan mahasiswa agar mereka dapat tetap bisa bermain sepakbola selagi melanjutkan sekolah. Muhammad Imam Abrielleo Syalwa Illaura, salah satu lulusan yang menerima beasiswa sejak Juli 2014 sampai Juni 2017, berhasil meraih kesuksesan di dunia sepakbola dan bermain di liga profesional di Indonesia. Setelah lulus dari program SMP dari Yamaoka Scholarship Foundation, Muhammad bermain sepakbola di Bhayangkara FC U-15 dari November 2017 sampai Agustus 2019. Saat ini di tahun terakhirnya di SMA, Muhammad bermain di Persekam Metro FC U-17 sejak September 2019. Menanggapi bantuan dari program beasiswa tersebut, Muhammad berkata “Berkat Yamaoka Scholarship Foundation, saya bisa membeli seragam, sepatu, dan peralatan sepakbola lainnya. Saya sangat bersyukur kepada program ini karena saya mendapatkan dukungan untuk terus bermain sepakbola sambil meneruskan kegiatan belajar di sekolah.” Nobuyoshi Fujita, Direktur Eksekutif dari Yamaoka Scholarship Foundation berkata “Kami sangat senang dapat menjadi salah satu bagian dari perjalanan karir Muhammad Imam Abrielleo Syalwa Illaura di dunia sepakbola. Demi mewujudkan ‘A SUSTAINABLE FUTURE’ (Masa Depan Berkelanjutan), Yanmar mendukung kaum muda saat ini dalam mewujudkan impian mereka karena merekalah generasi pembawa harapan dan aspirasi untuk membuat dunia yang lebih baik.” Yamaoka Scholarship Foundation didirikan oleh Magokichi Yamaoka, yang juga mendirikan Yanmar Co., Ltd. dengan pendanaan pribadi. Di Jepang, Program Yamaoka Scholarship Foundation menyediakan dan mengelola beasiswa untuk siswa SMA, para lulusan, dan pelajar asing yang terlibat dalam penelitian mengenai ilmu pengetahuan alam. Di Indonesia, melalui Yamaoka Scholarship Foundation, Yanmar menyediakan bantuan akademis kepada siswa SMP di Jakarta dan Surabaya, serta mahasiswa Universitas PERSADA dan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk terus mengembangkan bakat sepakbola mereka selagi melanjutkan kegiatan pembelajaran. Tentang Yanmar Dimulai pada tahun 1912 di Osaka, Jepang, Yanmar merupakan yang pertama kali berhasil membuat mesin diesel kompak dengan ukuran yang ringkas pada tahun 1933. Setelah itu, dengan mesin diesel industri sebagai landasan perusahaan, Yanmar terus memperluas produknya, layanan, dan keahlian untuk memberikan solusi total sebagai produsen peralatan industri. Sebagai penyedia mesin kecil dan besar, mesin dan fasilitas pertanian, peralatan konstruksi, system energi, kelautan, peralatan permesinan, dan komponen, operasi bisnis global Yanmar mencakup tujuh domain. Di darat, di laut, dan di perkotaan, misi Yanmar untuk “memberikan solusi berkelanjutan berfokus pada tantangan yang dihadapi pelanggan, dalam produksi pangan dan pemanfaatan sumber daya, sehingga memperkaya nilai kehidupan masyarakat untuk hari esok”, Yanmar bertekad untuk mewujudkan “Masa Depan Berkelanjutan”. Untuk informasi selengkapnya, silahkan mengunjungi situs resmi: https://www.yanmar.com/global/

24 Pelajar Dari Ajang Honda DBL Akan Diboyong ke Amerika Serikat

Ajang Honda DBL sebagai dukungan dari PT AHM untuk potensi anak-anak Indonesia di bidang olahraga basket. (Istimewa)

Demi mendukukung konsistensinya untuk mengembangkan bakat pemuda di bidang olahraga PT Astra Honda Motor melalui ajang Honda Development Basketball League (DBL) 2019 akan menutup kompetisi tahun ini dengan memberangkatkan para pemenang dan pelatih terbaik ke Amerika Serikat. DBL yang digelar sejak Juli sampai dengan bulan November 2019 ini dihelat di beberapa kota di tanah air, yaitu di Surabaya, Malang, Padang, Makassar, Banjarmasin, Yogyakarta, Aceh, Bandung, Jakarta, Medan, Pontianak, Tangerang, Denpasar, Kupang, Cirebon, Bekasi, Manado, Lampung, Semarang, Mataram, Jayapura, Riau, Jambi, Palembang, dan Samarinda. Honda DBL sukses diikuti oleh 750 sekolah di 30 kota di Indonesia dan tercatat 30.000 pelajar dan 1.239 tim turut meramaikan kompetisi tahunan ini. Walaupun berfokus di bidang olahraga, kompetisi ini juga menerapkan system student athlete dimana Pendidikan akademis sekolah juga memegang peranan utama untuk memperkuat sisi dan karakter positif generasi muda saat ini. Setelah kompetisi di tahun 2019 ini berakhir, ada lebih dari 200 pelajar dan 40 pelatih terbaik yang disaring dan dikumpulkan selama 5 hari untuk mengikuti pelatihan oleh DBL Academy yang bekerjasama dengan World Basketball Academy (WBA) Australia. “Tahun ini banyak sekali Big Man bagus yang hadir di Honda DBL Camp 2019. Ini sangat bagus untuk kemajuan basket Indonesia. Tiga atau empat Big Man dari skuad ini dapat menjadi Timnas Indonesia di masa yang akan datang,” ujar Andrew Vlahov, Kepala Pelatih Honda DBL 2019. Sebagai puncak acara, pada 19-25 Februari 2020, sebanyak 24 pemain terbaik akan berkesempatan untuk diberangkatkan ke Amerika Serikat untuk medapatkan pelatihan dan bermain secara intensif dan juga mereka akan menyaksikan secara langsung ajang NBA yang juga adalah liga Basket bergengsi di dunia. Andy Wijaya selaku Deputy General Manager Marketing Planning and Analysis Division PT AHM emngatakan bahwa Honda DBL adalah saraa bagi pelajar dengan hobi olahraga basket untuk menunjukkan dan mengasah bakat mereka dengan juga mengedepankan Pendidikan akademis mereka. “Melalui Honda DBL, kami berharap dapat menemani para pelajar untuk lebih dekat dengan mimpi mereka. Kompetisi ini merupakan ajang pencarian bibit pebasket terbesar dan terbaik di Indonesia. Kami berharap para siswa mampu menjadi bagian dalam mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang kompetisi di tingkat nasional maupun internasional. “ ujar Andy Wijaya. (IHA)

BNI Tennis Open 2019, Fadona Mengancam Kemapanan

Fadona Titalyana Kusumawati

Duel unggulan teratas bakal mewarnai laga final tunggal putri BNI Tennis Open 2019. Petenis Jawa Timur, Aldila Sutjiadi (24 tahun) yang menempati seeded pertama bakal terlibat bentrok dengan unggulan kedua, Fadona Titalyana Kusumawati (19) dari Kalimantan Selatan pada turnamen berhadiah total Rp 250 juta ini di lapangan tenis The Sultan Hotel Jakarta, Jumat (22/11). Aldila lolos ke babak akhir setelah melumpuhkan perlawanan unggulan kelima dari Nusa Tenggara Barat, Suryaningsih. Andalan tim Merah Putih di ajang SEA Games 2019 di Manila Filipina, awal bulan depan itu unggul telak dalam laga straight set dengan skor akhir 6-1 6-1. Sedangkan Fadona berhasil mengandaskan penerima junior exempt Priska Madelyn Nugroho (Papua) melalui pertarungan rubber set 6-2 4-6 7-5. “Tentu saja ingin juara lagi. Pokoknya siap berjuang semaksimal mungkin di lapangan,” tekad Fadona, petenis non-Pelatnas yang bulan lalu memboyong gelar tunggal putri sebuah turnamen nasional di arena yang sama. Mahasiswi Ekonomi Manajemen Universitas Surakarta ini juga lolos ke partai puncak ganda putri. Berpasangan dengan Deria Nur Haliza (DKI), duet unggulan keempat itu bakal menguji ketangguhan seeded teratas anggota skuad Pelatnas SEA Games 2019, Beatrice Gumulya/Jessy Rompies (Jawa Timur) setelah menyingkirkan unggulan kedua, Septiana Nur Zahiroh/Novela Rezha Millenia (Papua) 6-2 6-1. Pada semi final tunggal putra, Kamis (21/11), Muhammad Rifqi Fitriadi (20) akhirnya berhasil menyingkirkan unggulan kedua dalam laga sesama wakil Jawa Timur dan anggota skuad Pelatnas SEA Games 2019, David Agung Susanto (28) 6-7(5) 6-4 6-4. Di final, Rifqi bakal menantang seeded teratas yang juga dari Jawa Timur, Christopher Rungkat yang mengandaskan Muhammad Althaf Dhaifullah 6-4 7-5. “Ini merupakan pertemuan pertama di antara kami, dan saya akan berusaha menampilkan permainan yang berkualitas, semaksimal mungkin memanfaatkan kesempatan yang ada,” tutur Rifqi yang menempati posisi seeded keempat itu. Hasil Kamis (21/11) Semi Final Tunggal Putra 1-Christopher Rungkat (Jawa Timur) v 6-Althaf Dhaifullah (Papua Barat) 6-4 7-5 3-M. Rifqi Fitriadi (Jawa Timur) v 2-David Agung Susanto (Jawa Timur) 6-7(5) 6-4 6-4 Ganda Putra 1-Anthony Susanto/David Agung Susanto (Jawa Timur) v M. Althaf Dhaifullah (Papua Barat)/M. Rifqi Fitriadi (Jawa Timur) 2-Iqbal Bilal Saputra (Kalimantan Timur)/Wisnu Adi Nugroho (Jawa Tengah) v Aditya Hari Sasongko/Jeremy Nahor (Bengkulu) 6-4 7-6(3) Tunggal Putri 1-Aldila Sutjiadi (Jawa Timur) v 5-Suryaningsih (Nusa Tenggara Barat) 6-1 6-1 2-Fadona Titalyana (Kalimantan Selatan) v JE-Priska Madelyn Nugroho (Papua) 6-2 4-6 7-5 Ganda Putri 1-Beatrice Gumulya/Jessy Rompies (Jawa Timur) v 3-Kadek Gita Purnami (Papua Barat)/Kintan Pratiwi Anwar (Kalimantan Timur) 6-2 6-0 4-Deria Nur Haliza (DKI)/Fadona Titalyana (Kalimantan Selatan) v 2-Septiana Nur Zahiroh/Novela Rezha Millenia (Papua) 6-2 6-1

Jalan IJL Elite menuju partai final gelaran Malaysia Borneo Football Cup U-14

Pemain IJL Elite

IJL Elite merajai turnamen internasional bertajuk Malaysia Borneo Football Club U-14 musim 2019 usai menekuk wakil Filipina, Makati Football Club di partai final yang berlangsung pada Sabtu (5/10 ) di Stadion Likas, Kota Kinabalu. Gol emas penentu kemenangan disumbangkan oleh Bagas Prayoga. Jalan IJL Elite menuju partai final gelaran Malaysia Borneo Football Cup U-14 yang berlangsung selama 3-5 Oktober 2019 di Kota Kinabalu, Sabah, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Mengantongi sembilan poin di babak penyisihan grup membuat mereka harus puas melenggang ke babak semifinal dengan status runner-up Pada babak semifinal, IJL Elite jumpa saudara setanah air, Indonesia Muda dalam duel bertajuk Derby Merah-Putih. Aroma gengsi di atas lapangan mampu ditutup dengan skor akhir 3-0. Di babak puncak, IJL Elite sukses menekuk perlawanan Makati Football Club lewat skor tipis 1-0. Adalah Bagas Prayoga Budiman yang mencatatkan namanya di papan skor di babak perpanjangan waktu lewat sistem golden goal. 2×25 menit laga berjalan, IJL Elite lebih mendominasi jalannya pertandingan. Serangan bertubi-tubi dilancarkan namun benteng pertahanan Makati memang cukup ketat, sukar ditembus. Waktu normal berakhir dengan hasil papan skor imbang tanpa gol. Di babak perpanjangan waktu dengan format 9vs9, Bagas Prayoga Budiman hadir jadi pembeda, gol emas ia cetak satu menit setelah wasit meniup peluit kick-off sebagai garansi kemenangan IJL Elite menuju podium trofi mahkota juara. Gol Bagas sendiri berawal dari kreasi lini tengah skuat IJL Elite. Pergerakan Saubyhaky Putra menyodorkan bola ke Rafly Ikram Selang membuka celah lini belakang Makati, tanpa pikir panjang Selang langsung melepaskan tembakan keras yang menghantam mistar gawang. Tak pelak, bola muntah langsung disambar oleh Bagas hingga berbuah gol emas. “Saya memang lebih memilih untuk bertemu Filipina di partai final karena mereka sebelumnya pernah mengalahkan kami di babak penyisihan grup. Banyak putar otak di laga puncak utak-atik formula, terutama harus lebih jeli mengatur tempo permainan,” jelas Mulyadi Madrizal, pelatih IJL Elite. “Pertandingan yang super melelahkan sekaligus amat sangat menegangkan,” tambah Mul. CEO IJL, Rezza Mahaputra Lubis mengaku salut dengan perjuangan Dzaky Muhammad Fawwaz dan kawan-kawan. Sempat terpleset kala jumpa Makati di babak penyisihan grup tidak membuat mental pasukan IJL Elite ambruk. “Final yang sangat luar biasa, anak-anak bisa menebus rasa penasaran mereka saat jumpa Makati. Kalau sudah bicara laga puncak memang sudah bicara soal mental,” ujar CEO IJL, Rezza Mahaputra Lubis. “Selain itu dari babak penyisihan grup sampai final, IJL Elite tetap konsisten mempertahankan gaya sepak bola indah, tidak heran begitu memanjakan mata penonton. Bahkan di Borneo Football Cup U-14 kami mendapat sokongan dari pemain ke-12 yang notabene adalah warga Malaysia, mereka begitu terhibur,” sambung Rezza seraya tersenyum. Malaysia Borneo Football Cup berlangsung sejak 2008, musim 2019 ini di kategori U-14 tercatat ada 10 tim ikut serta yakni British International School Phuket (Thailand), Datuk Peter Mojuntin Sport School (Malaysia), Makati FC (Filipina), Northern Inland FC (Australia), TABS (Malaysia), Turf City FC (Singapura), Futbol Directions (Australia), Adelaide City Australia, Indonesia Muda Semarang (Indonesia) dan IJL Elite. Hasil Pertandingan IJL Elite: Penyisihan Grup IJL Elite vs British International School Phuket 2-0 (Alief Apikri, Reza Wahyu Hidayat) IJL Elite vs Datuk Peter Mojuntin SS 4-1 (Fava Sheva Rustanto, Bagas Prayoga Budiman, Dzaky M Fawwaz, Reza Wahyu Hidayat) IJL Elite vs Makati Football Club 1-2 (Odilo Pinutusta) IJL Elite vs Northern Inland FC 11-0 (Alvin Alfareza 7 gol, Saubyhaky Putra 3 gol, Dzaky Fawwaz) Semifinal IJL Elite vs Indonesia Muda 3-0 (M Tezar Briantama, Alief Alpikri, Saubyhaky Putra) Final IJL Elite vs Makati Football Club 1-0 (Bagas Prayoga) Susunan Pemain IJL Elite: Kiper: Bima Aidil (M’Private Soccer School), Aidil Akbar (Laskar Pelangi Soccer) Bek: Muhammad Ferdi (Garec’s), Goesty Raka Pratama (Indonesia Rising Star), Yoga Aji Saputra (Tajimalela FA), Muthi Dzulkarnaen (Cipta Cendikia FA), Adam Restu Perdana (Salfas Soccer), Muhammad Radith (ASTAM) Gelandang: M Tezar Briantama (ASIOP), Dzaky Muhammad Fawwaz (ASTAM), Bagas Prayoga (M’Private Soccer School), M Rafly Ikram Selang (Cipta Cendikia FA), Fava Sheva (Indonesia Rising Star) Penyerang: Reza Wahyu Hidayat (ASTAM), Alvin Alfareza (ASTAM), Odilo Pinutusta (ASIOP), Saubyhaky Putra (Maesa Cijantung), Alief Alpikri (Indonesia Rising Star) Daftar Pencetak Gol: Alvin Alfareza: 7 Saubyhaky Putra : 4 Dzaky Fawwaz : 2 Bagas Prayoga: 2 Alief Alpikri: 2 Reza Wahyu: 2 Odilo Pinutusta: 1 M Tezar Briantama: 1 Fava Sheva: 1

Farrel Armandio Tangkas Pertajam Rekornas 200 Meter Gaya Punggung Putra

Perenang asal klub Bali Pari SC, Pande Made Iron Digjaya berhasil memecahkan rekor nasional kelompok umur 1 di nomor 100 meter gaya dada putra di ajang Jakarta Open Swimming Competition di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (28/09/2019).

Hasil memukau ditorehkan perenang muda Farrel Armandio Tangkas (18 tahun) yang berhasil mempertajam rekor nasional di nomor 200 meter gaya punggung putra pada ajang Jakarta Open Swimming Championship 2019 di Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (28/08/2019). Putra Dayak kelahiran Surabaya ini mencetak rekornas baru 2 menit 01,16 detik atau mempertajam rekornas miliknya 2 menit 02,31 detik di SEA Age Group, Juli 2018 Filipina. Sebelumnya rekornas ini dipegang Siman Sudartawa dengan catatan 2 menit 02,44 detik di SEA Games 2011. “Tentu senang sekali bisa pecahkan rekornas disaksikan kedua orang tua saya yang selalu mendukung. Ini juga berkat hasil berlatih di pelatnas Bali. Soal medali di SEA Games nanti saya belum pikirkan target. Yang terpenting saya ingin fokus memperbaiki semua kekurangan, supaya maksimal di SEA Games,” jelas Farrel. Sementara itu, hasil bagus juga diraih perenang asal klub Bali Pari SC, Pande Made Iron Digjaya (18 tahun) berhasil memecahkan rekor nasional kelompok umur 1 di nomor 100 meter gaya dada putra. Iron mencatat waktu rekornas baru di KU-1 dengan catatan 01 menit 04,16 detik. Rekornas lama milik Dwiki Rahardjo 01 menit 04,35 detik pada IOAC Desember 2018. “Bersyukur bisa pecahkan rekornas kelompok umur 1, ini jadi motivasi saya untuk bisa terus memperbaiki catatan waktu,” ucap Iron penuh semangat. Hasil menarik terjadi di nomor 50 meter gaya dada putra senior. Dua perenang pelatnas Gagarin Nathaniel Yus dan Muhammad Fachri menyentuh finish bersamaan dengan catatan waktu 28,44 detik. Keduanya meraih medali emas kembar, sedangkan medali perunggu diraih Dennis Tiwa dengan catatan 29,04 detik. Sejak hari pertama, JOSC 2019 sudah tercipta tiga rekornas. Dua rekornas sebelumnya dicetak Azzahra Permatahani di dua nomor berbeda. Pada nomor 200 meter gaya dada Azzahra mencetak rekornas baru yakni 2 menit 32,22 detik. Rekornas lama milik Vannesae Evato 2 menit 32,57 detik. Rekornas Azzahra lainnya di nomor spesialisnya 200 meter gaya ganti putri dengan waktu 2 menit 16,43 detik atau mempertajam rekornas lama miliknya sendiri 2 menit 16,71 detik. Event selanjutnya, PB PRSI akan menggelar Indonesia Open Aquatic Championship 2019, 13 Desember mendatang.

Rookie Bukit Duri Unjuk Gigi, Kunci Tiket Semifinal, SMAN 8 Hadapi SMA Cita Buana

Aksi layup pemain SMAN 8 Jakarta, Hakim (tengah) turut membawa timnya menang atas SMAN 38 Jakarta dengan keunggulan 46-37 dan membawa timnya melaju ke babak semifinal.

Satu tiket semifinal Honda DBL (Developmental Basketball League) 2019 DKI Jakarta Series-South Region berhasil dikunci tim putra SMAN 8 Jakarta. Pasukan Bukit Duri (julukan SMAN 8 Jakarta) berhasil memupuskan harapan salah satu debutan di wilayah Jaksel, SMAN 38 Jakarta. Tim polesan  Rachmat Hidayat itu menang 46-37 atas Smantila (julukan SMAN 38), dalam babak perempatfinal sektor putra di GOR Bulungan, Minggu kemarin (22/9). Sukses Bukit Duri melaju hingga ke semifinal ini tidak lepas dari kontribusi duo rookie atau pemain berstatus debutan, Hakim dan Raqi Fadhillah. Meski baru kali pertama tampil pada kompetisi basket pelajar terbesar tanah air, keduanya tidak demam panggung. Bahkan, baik Hakim maupun Raqi memberi kontribusi luar biasa. Hakim, yang bermain pada posisi forward tampil sangat efektif. Student athlete berusia 15 tahun itu bahkan tampil dengan catatan waktu bermain terbanyak diantara rekannya, selama 35 menit 13 detik. Pemain bernomor punggung 34 itu mengemas double-double, dengan torehan 10 poin dan 10 rebound. Persentase tembakan dua poinnya pun mencapai 55,6%. Sementara Raqi Fadhillah juga tidak kalah impresif. Pemain yang juga berposisi forward itu menjadi pencetak poin paling banyak bagi timnya. Dengan kontribusi 22 poin. Hampir setengah poin kemenangan Bukit Duri atas Smantila dicetak oleh student athlete berusia 15 tahun itu. Selain itu akurasi tembakan free throw Raqi mencapai 70%, dirinya benar-benar jadi momok menakutkan bagi Smantila. Bukit Duri sendiri sudah menebar ancaman sejak awal laga. Raqi membukukan poin terbanyak pada kuarter pertama. Dirinya menorehkan 6 poin pada kuarter pertama untuk membawa unggul Bukit Diri 13-8 atas Smantila. Pada kuarter selanjutnya, Bukit Duri tak mengendurkan serangan. Bahkan, mereka bisa unggul 12 poin atas Smantila sebelum jeda half time. Namun, bukan berarti Smantila tanpa serangan. Tim yang bermarkas di daerah Lenteng Agung itu mulai memangkas jarak ketertinggalan dengan margin 6 poin, meski keunggulan 31-25 masih untuk Bukit Diri.  Menginjak kuarter penentu, duet Hakim dan Raqi makin menebar ancaman. Total 12 poin berhasil ditorehkan Hakim dan Raqi pada kuarter terakhir ini. Poin yang dicetak oleh keduanya membawa Bukit Duri semakin meninggalkan sang lawan. Empat poin Raqi pada under 10 second menutup kemenangan 46-37 Bukit Duri atas Smantila. Raqi pun turut berkomentar mengenai keberhasilannya melaju ke semifinal. “Kami sempat kehilangan momentum menjelang akhir laga. Tapi kami masih memiliki keinginan untuk menjaga asa ke semifinal. Jadi kami terus berusaha sampai detik akhir. Syukur kami bisa keluar sebagai pemenang,” jelas Raqi usai laga. Pada babak semifinal yang akan dilangsungkan Senin hari ini (23/9), Bukit Duri akan bersua dengan SMA Cita Buana Jakarta. Cibun (julukan Cita Buana), juga membuat kejutan dengan menembus semifinal setelah menundukkan SMAN 63 Jakarta dengan keunggulan 49-32 kemarin. (*) Srikandi SMAN 34 Tak Terbendung Performa apik terus ditunjukkan skuad putri SMAN 34 Jakarta.  Laju tim basket sekolah yang ber-home base di Pondok Labu itu tak terbendung pada Honda DBL 2019 DKI Jakarta Series -South Region. Tim polesan Harry Prayogo ini melaju ke semifinal regional Jakarta Selatan, setelah menundukkan tim putri SMAN 63 Jakarta dengan keunggulan 30-10, di GOR Bulungan, kemarin. Srikandi SMAN 34 sudah tancap gas sejak kuarter pertama. Walau serangan mereka beberapa kali sempat gagal karena ketatnya lini pertahanan SMAN 63. Tempo permainan cepat diperlihatkan putri Pondok Labu sepanjang laga. SMAN 34 menutup keunggulan dengan skor 9-3 atas lawannya. Memasuki kuarter kedua, SMAN 63 terus mencoba keluar dari tekanan. Tim asal Pesanggarahan itu berusaha memangakas ketertinggalan. Tapi, lini pertahanan SMAN 34 terlalu sulit untuk ditembus. Setelah jeda half time SMAN 34 tampil lebih menawan. Serangan tajam mereka tak terbendung oleh punggawa SMAN 63. Kerja sama antara Safira Kayla dan Tyazara Fatima menjadi momok menakutkan bagi defense tim SMAN 63. Keduanya berhasil mengemas poin terbanyak bagi timnya. Safira denan 9 poin serta 5 assist. Dan Tyazara dengan torehan 4 poin serta 4 rebound. Keunggulan SMAN 34 tak terkejar. hingga kuarter akhir SMAN 34 tetap memimpin jalannya pertandingan. Sebelum laga usai, Safira mmenambahkan lima poin untuk menggenapkan skor menjadi 30-10. Hasil ini membawa SMAN 34 melaju ke semifinal. “Hari ini anak-anak tampil lebih baik dari laga sebelumnya. Mereka lebih tenang dan nggak demam panggung lagi. Untuk semifinal besok (hari ini), kami nothing to lose aja. Mau ketemu SMAN 28 atau SMAN 3 tidak masalah,” ucap coach Harry Prayogo. (*) Blaze Suguhkan Tiga Karakter Berbeda Kreativitas tanpa batas ditunjukkan tim dance SMAN 70 Jakarta (PA) pada lanjutan UBS Gold Dance Competition wilayah Jakarta Selatan. Blaze (nama tim dance SMAN 70) membawakan tiga karakter Disney Princess sekaligus. Ketiga karakter itu adalah Aurora, Ariel, dan juga Cinderella. Konsep yang dibawakan Blaze memlikir alur cerita masing-masing. Seperti Aurora yang tertidur lelap akibat jarum pemintal. Cerita putri Ariel yang merupakan seorang putri duyung yang ingin menunjukkan diri sebagai manusia. Serta putri Cinderella yang selalu ditindas oleh ibu dan saudara tirinya. Ide untuk menampilkan dance ini dibuat sedemikian kreatif agar bisa menghibur para penonton. Konsep sesungguhnya dari penampilan mereka ini yaitu dengan mengedepankan personality princess tersebut dengan kuatnya karakter dari masing-masing Disney Princess. Karakter Aurora dan Maleficent menunjukkan suasana tegang antara keduanya. Dilanjutkan karakter Ariel yang tergambar sebagai sosok putri yang pantang menyerah, serta Cinderella yang lebih ke arah putri pemimpi. Pada penampilannya,para dara cantik anggota Blaze mengenakan kostum berupa celana, kemben, dibalut jaket berwarna putih dengan aksen kuning ala hip-hop. Ditambah balutan kain berwarna biru yang dipegang masing-masing dancer sebagai properti. Untuk properti utama sendiri, Naya Wahab dan tim menggunakan tiga kotak berwarna biru yang dipakai untuk menutup aksinya menunjukkan logo UBS. “Aku sangat puas dengan penampilan tim kami di UBS Gold Dance Competition ini. Karena apa yang kami tunjukkan merupakan penampilan terbaik yang bisa kami berikan. Semoga bisa tembus hingga Best  Three mewakili South Region tahun ini,” cetus leader tim Blaze, Naya Wahab.

Yamindo Dukung Sepak Bola Generasi Muda Indonesia

Erlangga Arya Yazid Adiwidya dan Muhammad Shoim Fadillah adalah penerima beasiswa Yamaoka Foundation.

Jakarta, 3 September 2019 – Salah satu perusahaan Yanmar Group, PT. YANMAR AGRICULTURAL MACHINERY MANUFACTURING INDONESIA membagikan bantuan bola untuk 27 klub sepak bola anak Indonesia pada sebuah acara penghargaan khusus yang diadakan di kantor pusat perusahaan tersebut di Indonesia. Donasi ini dilakukan atas kerja sama dengan Yamaoka Scholarship Foundation, sebuah organisasi yang didirikan oleh pendiri Yanmar, Magokichi Yamaoka untuk berkontribusi pada kesejahteraan nasional dan perdamaian di dunia dengan mendukung pengembangan dan pendidikan siswa dan generasi muda. Beberapa penerima beasiswa Yamaoka Foundation menghubungi salah satu anak perusahaan Yanmar di Indonesia untuk menginisiasi donasi ini. “Ketika saya menerima permintaan tersebut, saya merasa sangat tersanjung dengan kenyataan bahwa tim tersebut mempercayai perusahaan kami karena hubungan kerja sama yang telah dibangun melalui program beasiswa Yamaoka Foundation.” kata Shuji Nishimura, Presiden Direktur dari PT. YANMAR AGRICULTURAL MACHINERY MANUFACTURING INDONESIA. “Sumbangan bola ini tidak hanya akan mendukung para siswa” penerima dan lulusan beasiswa Yamaoka Foundation, tetapi juga banyak tim lainnya di area lokal sekitar. “Tentu kami sangat senang bisa membantu para anak muda yang mencintai sepak bola ini.” Setelah menerima permintaan tersebut, tidak tanggung-tanggung perusahaan pun memutuskan untuk tidak hanya menyumbang bola pada tim tersebut tetapi juga pada 26 tim lainnya. Sebanyak 300 bola diserahkan pada tim-tim yang tersebar di Jawa Timur dan Jakarta. Perwakilan dari Yamaoka Scholarship Foundation juga menyambut baik dukungan Yanmar untuk generasi pemain sepakbola Indonesia berikutnya. Nobuyoshi Fujita, Direktur Eksekutif Yamaoka Scholarship Foundation, mengatakan “Kami berharap dapat mendukung generasi muda yang terlibat dalam sepak bola Indonesia, tidak hanya melalui program beasiswa kami, tetapi juga bisa membantu kebutuhan mereka dengan keterlibatan masyarakat melalui program-program seperti ini. Adanya komunikasi dan hubungan baik yang kami jaga terus, memungkinkan kami dapat terus mendukung dan membantu sepak bola Indonesia melalui para anak didik penerima beasiswa Yamaoka Foundation.” Melintasi budaya, bahasa, dan batasan nasional, Yanmar berupaya untuk memelihara semangat sportifitas, kerja tim, dan keunggulan individu yang dapat diperoleh melalui olahraga ini, yang di mana sejalan dengan nilai-nilai Yanmar Group sendiri. Yanmar mendukung sepak bola baik melalui dukungan langsung dari Yanmar Group, dan melalui Yamaoka Foundation, yang didirikan oleh pendiri Yanmar dari sumber daya pribadinya, untuk mewujudkan masyarakat yang kaya akan pengalaman-pengalaman menarik. ■ Tentang PT. YANMAR AGRICULTURAL MACHINERY MANUFACTURING INDONESIA Didirikan pada tahun 1976, dengan lokasi kantor dan pabrik di Pasuruan, Jawa Timur, PT. YANMAR AGRICULTURAL MACHINERY MANUFACTURING INDONESIA memproduksi berbagai macam mesin pertanian berkualitas untuk pasar Indonesia dan luar negeri. ■ Tentang Yamaoka Foundation Yamaoka Scholarship Foundation, lembaga milik Yanmar Group bertugas memberikan beasiswa kepada generasi muda yang berprestasi di bidang sepak bola dan ilmu pengetahuan di negara-negara tempat Yanmar Group beroperasi. Sejak 2013, Yamaoka Scholarship Foundation telah membantu para siswa menengah pertama Indonesia yang berbakat di bidang sepak bola, di Jakarta dan Surabaya. Mulai 2018, Yamaoka Scholarship Foundation juga telah bekerja sama dengan Universitas di Indonesia untuk memberikan bantuan bagi mahasiswa yang berprestasi. ■ Tentang Yanmar Co., Ltd. Didirikan di Osaka pada 1912, Yanmar berhasil membuat mesin diesel kecil dan praktis pertama di dunia pada tahun 1933. Sejak saat itu, Yanmar menjadi produsen mesin industri yang cukup luas dengan memberikan solusi yang mengintegrasikan industri mesin diesel sebagai pilar bisnis, produk, layanan, dan pengetahuan untuk berbagai pasar. Yanmar memiliki tujuh produk seperti mesin kecil, mesin besar, mesin dan fasilitas pertanian, mesin konstruksi, sistem energi, kelautan, peralatan dan komponen mesin, serta kami mengembangkan bisnis tersebut secara global. Kami memiliki misi “secara harmonis hidup berdampingan dengan alam, memecahkan masalah konsumen di bidang produksi makanan, dan konversi energi, berkontribusi kepada masyarakat yang mengarah kepada masa depan dan gaya hidup yang lebih sejahtera” serta dengan tujuan dapat berkontribusi untuk menciptakan kesadaran masyarakat untuk melakukan daur ulang “A SUSTAINABLE FUTURE” di dunia bisnis “kota”, “bumi”, dan “laut”.

WTA Future Stars Indonesia 2019, Bentrok Dua Unggulan Teratas

Pada babak empat besar, Kholisa menyingkirkan wakil Gresik, Hasna Raissaneva melalui pertarungan straight set 7-5 6-2.

Final ideal tercipta pada nomor tunggal 14 tahun turnamen kualifikasi Indonesia WTA Future Stars 2019. Dua unggulan teratas bakal terlibat bentrok pada partai puncak, yakni Kholisa Siti Maisaroh Maisaroh asal Kudus (Jawa Tengah) dengan Tiara Naura Nur Azizah dari Pelalawan (Riau) di lapangan tenis The Hilton Hotel & Residence Jakarta, Sabtu (31/8). “Saya optimistis bisa menang di final dan merebut tiket menuju final WTA Future Stars di China, Oktober nanti,” ujar Kholisa yang menempati unggulan pertama usai laga semi final, Jumat (30/8). “Sudah sering bertemu Tiara, hasilnya kalah menang. Namun terakhir menang pada turnamen di Jember (Jawa Timur),” imbuhnya. Pada babak empat besar, Kholisa menyingkirkan wakil Gresik, Hasna Raissaneva melalui pertarungan straight set 7-5 6-2. Sedangkan Tiara yang menempati posisi seeded kedua melaju ke laga final setelah mendepak unggulan keempat, Joanne Lynn Hartono (Bandung) 6-2 6-2. Sementara itu di kelompok 16 tahun, Jessica Christa Wirahadipoernomo harus berjuang susah payah melakoni partai semi final. Seeded ketiga itu harus kerja keras untuk menepiskan perlawanan petenis ibu kota, Felicia Halim. Jessica unggul rubber set 3-6 6-4 6-2. Pada laga final, Jessica akan menantang petenis asal Bali, Anggi Dwi Hidayati yang berhasil mendepat Aurellia Azzahra Putri (DKI) 6-2 6-1. WTA Future Stars Indonesia ini merupakan turnamen kualifikasi untuk memeilih wakil tim Merah Putih yang akan berlaga di final ajang serupa yang berlangsung di Shenzhen, China, Oktober 2019. Lebih dari 20 negara dari kawasan Asia Pasifik mengikuti perhelatan yang mengiringi panggung akhir musim bagi delapan petenis putri terbaik dunia, WTA Finals. “Setiap negara akan diwakili seorang petenis di tiap kelompok umur, baik 14 maupun 16 tahun,” tutur Direktur Turnamen, Susan Soebakti yang juga menjabat sebagai Wakil Sekjen PP Pelti ini. Hasil Jumat (30/8) Semi Final U-14 1-Kholisa Siti Maisaroh (Kudus) v Hasna Raissaneva (Gresik) 7-5 6-2 2-Tiara Naura Nur Azizah (Pelalawan) v  4-Joanne Lynn Hartono 6-2 6-2 Semi Final U-16 Anggi Dwi Hidayati (Bali) v Aurellia Azzahra Putri (DKI) 6-2 6-1 3-Jessica Christa Wirahadipoernomo (Semarang) v Felicia Halim (DKI) 3-6 6-4 6-2 Jadwal Final, Sabtu (31/8) U-14  : 1-Kholisa Siti Maisaroh (Kudus) v 2-Tiara Naura Nur Azizah (Pelalawan) U-16 : Anggi Dwi Hidayati (Bali) v 3-Jessica Christa Wirahadipoernomo (Semarang)

Final Party Honda DBL 2019, Boedoet-Kanisius Kampiun North Region

SMAN 1 Jakarta berhasil menahbiskan diri sebagai juara putri Honda DBL 2019 DKI Jakarta Series-North Region usai mengalahkan SMA Santa Ursula dengan skor 37-33.

Final Party Honda Developmental Basketball League (DBL) 2019 DKI Jakarta Series-North Region di GOR Cempaka Putih, Jumat kemarin (30/8) berlangsung heboh. Kapasitas tempat duduk yang terbatas, tak mampu membendung antusiasme suporter dari keempat sekolah yang tampil pada partai puncak. Beberapa suporter terpaksa harus nonton bareng (nobar) di luar GOR. Melalui big screen yang telah disediakan panitia. Adapula yang turut live streaming di aplikasi DBL Play. Keseruan final party dimulai dengan laga tim putri. Mempertemukan dua debutan, SMAN 1 Jakarta kontra SMA Santa Ursula. Berlangsung sengit sejak tip-off hingga menit-menit kuarter terakhir, srikandi Boedoet (julukan SMAN 1) akhir keluar sebagai kampiun Honda DBL 2019 regional Jakarta Utara dan Pusat. Mereka unggul 37-33 atas Sanur (julukan SMA Santa Ursula). Adalah Aza Magdalena Pattiwael yang menjadi bintang keberhasilan Boedoet menjadi juara baru North Region. Student-athlete yang berposisi sebagai guard itu menutup pertandingan dengan mencatatkan double-double. Kapten tim Boedoet itu mencatatkan torehan 24 poin dan 11 rebound. Selalu tertinggal sejak kuarter awal, Boedoet justru berhasil menemukan momentum kebangkitan pada dua menit terakhir kuarter pemungkas. Dalam posisi tertinggal 31-33, center Boedoet Valencia Rosaline Yong menyamakan keadaan melalui aksi lay up. Menyusul tamabahan 1 poin berkat free throw dari Nadia Dana Salsabila, Boedoet berbalik unggul 34-33. Putri Boedoet makin menjadi. Tambahan dua poin melalui layup dari Aza, membuat Boedoet unggul 36-33 atas Sanur. Saat waktu menyisakan kurang dari semenit, Aza menambah 1 poin melalui free throw dan mempertegas keunggulan Boedoet atas Sanur dengan skor 37-33. “Nervous sekali bermain di final Honda DBL, disaksikan penonton segitu banyaknya. Nggak nyangka banget bisa menang karena Sanur lawan yang kuat dan kami terus tertinggal sejak awal. Tapi aku dan tim selalu berusaha menunjukan yang terbaik di lapangan. Terimakasih pada barisan Boedoet Stovia. Aku bisa tidur nyenyak malam ini,” ujar Aza Magdalena usai pertandingan. Pertarungan sengit juga mewarnai final sektor putra yang mempertemukan juara bertahan SMAK 5 Penabur dengan SMA Kolese Kanisius. Laga ketat ini akhirnya dimenangkan oleh SMA Kolese Kanisius dengan skor 59-52. Sejak kuarter pertama hingga ketiga, Kanisius secara mengejutkan selalu memimpin. Unggul cukup lebar 12-6 pada kuarter pertama. Mereka juga mampu menjaga keunggulan  menjadi 25-21 saat half time. Menutup kuarter ketiga, Kanisius masih unggul tipis 39-38. Bermain konsisten hingga akhir, Kanisius berhasil memecahkan kutukan dan keluar menjadi kampiun regional Jakarta Utara-Pusat usai mengandaskan SMAK 5 Penabur.

WTA Future Stars Indonesia 2019, Joanne Hanya Ingin Terbaik

Petenis asal Bandung, Joanne Lynn Hartono berhasil melangkah ke semi final KU-14 tahun turnamen kualifikasi WTA Future Stars Indonesia 2019.

Petenis asal Bandung, Joanne Lynn Hartono berhasil melangkah ke semi final KU-14 tahun turnamen kualifikasi WTA Future Stars Indonesia 2019. Di perempat final, Kamis (29/8), unggulan keempat itu sukses memenangi duel Jawa Barat untuk menyisihkan Nazwa Syamsabila (Ciamis). Joanne yang bercokol di peringkat nasional (PNP) keempat itu unggul dalam laga rubber set, 4-6 7-5 6-4. Pada babak empat besar perhelatan yang digelar untuk memilih wakil tim Merah Putih pada ajang puncak WTA Future Stars di Shenzhen, China ini, siswi kelas VII SMP Tri Mulia Bandung itu bakal menantang seeded kedua, Tiara Naura Nur Azizah dari Pelalawan (Riau). “Rekor pertemuan dengan Naura, saya masih tertinggal 1-2. Namun pada pertemuan terakhir di Bantul, tahun lalu, saya berhasil mengalahkan Tiara. Tentu saja, saya ingin mengubahnya jadi sama kuat 2-2 dengan memenangi pertandingan semi final di ajang ini,” ucap Joanne di arena kejuaraan, lapangan tenis The Sultan Hotel & Residence Jakarta. Namun belia kelahiran 17 April 2007 ini mengaku tak mematok target apapun di ajang bergengsi ini. “Saat ini saya hanya ingin menampilkan permainan terbaik saja di ajang ini. Perjalanan masih panjang, saya masih bisa bermain di kelompok umur ini hingga dua tahun ke depan,” tuturnnya. Partai empat besar KU-14 lainnya, Jumat (30/8) akan mempertemukan unggulan teratas, Kholisa Siti Maisaroh (Kudus) dengan kuda hitam asal Gresik, Hasna Raissaneva. Kholisa yang berperingkat nasional pertama itu melaju ke semi final setelah menang atas Bunga Nuraini (Surabaya) 6-3 6-2. Sedangkan Hasna unggul atas Fransisca Heidi Tan (Purworejo) 6-0 6-2. Pada KU-16, Jessica Christa Wirahadipoernomo menjadi satu-satunya petenis unggulan yang masih bertahan hingga semi final WTA Future Stars Indonesia setelah membekap Justmin Da Costa 6-1 6-0. Pada babak empat besar, Jessica akan meladeni tantangan non-unggulan asal DKI Jakarta, Felicia Halim yang menyingkirkan seeded kedua, Niken Ferlyana (Pati) 6-4 7-5. Wakil ibukota, Aurellia Azzahra Putri membuat kejutan menyingkirkan unggulan teratas, Rara Sima Kusuma Wardani asal Semarang. Aurel menang rubber set 2-6 6-1 7-5 untuk menghadapi wakil Bali, Anggi Hidayati di semi final. Anggi juga membuat kejutan dengan menepiskan perlawanan seeded keempat Keila Mangesti Paath (Depok) 6-0 7-5. Hasil Kamis (29/8) Perempat Final U-14 1-Kholisa Siti Maisaroh (Kudus) v Bunga Nuraini (Surabaya) 6-3 6-2 Hasna Raissaneva (Gresik) v Fransisca Heidi Tan (Purworejo) 6-0 6-2 4-Joanne Lynn Hartono v Nazwa Syamsabila (Ciamis) 4-6 7-5 6-4 2-Tiara Naura Nur Azizah (Pelalawan) v Cylova Zuleyka Hukmasabiya (Banten) 6-2 6-3 Perempat Final U-16 Aurellia Azzahra Putri (DKI) v 1-Rara Sima Kusuma Wardani (Semarang) 2-6 6-1 7-5 Anggi Dwi Hidayati (Bali) v 4-Keila Mangesti Paath (Depok) 6-0 7-5 3-Jessica Christa Wirahadipoernomo (Semarang) v Justmin Da Costa (Tangerang Selatan) 6-1 6-0 Felicia Halim (DKI) v 2-Niken Ferlyana (Pati) 6-4 7-5 Jadwal Jumat (30/8) Semi Final U-14 1-Kholisa Siti Maisaroh (Kudus) v Hasna Raissaneva (Gresik) 4-Joanne Lynn Hartono v 2-Tiara Naura Nur Azizah (Pelalawan) Semi Final U-16 Aurellia Azzahra Putri (DKI) v Anggi Dwi Hidayati (Bali) 3-Jessica Christa Wirahadipoernomo (Semarang) v Felicia Halim (DKI)

Honda DBL 2019 DKI Jakarta Series-North Region, Ursula-Boedoet Tembus Final

Tim putri SMAN 1 Jakarta larut dalam kegembiraan setelah memastikan diri melaju ke final Honda DBL 2019 DKI Jakarta Series-North Region.

GELARAN Honda DBL 2019 DKI Jakarta Series-North Region sektor putri dipastikan akan melahirkan juara baru. Dua tim berstatus debutan, SMAN 1 Jakarta bakal berjibaku dengan SMA Santa Ursula di final untuk merebut mahkota yang lepas dari SMAN 30 Jakarta. Hasil itu didapat kala keduanya berhasil menumpas lawannya pada babak semifinal kemarin (28/8). Srikandi Boedoet (julukan SMAN 1) menundukkan perlawanan Depoel (julukan SMAN 80 Jakarta) dengan skor 32-19. Sementara Sanur (julukan SMA Santa Ursula) sukses meredam gempuran putri SMA IPEKA Sunter dengan keunggulan 65-22. Ratusan Genta (nama suporter SMA Santa Ursula) yang tidak henti-henti sepanjang laga di tribun GOR Cempaka Putih menjadi saksi perkasanya tim putri Sanur menembus babak final North Region tahun ini. Keberhasilan Sanur melangkah ke final wilayah Jakarta Utara dan Pusat tak terlepas dari andil besar dari Trisulanya. Ivy Florentia Wijaya, rookie kepunyaan Sanur berhasil mencatatkan 14 poin bagi Sanur. Pemain berposisi center itu juga piawai dalam beradu duel. Tercatat Ivy menorehkan 14 rebound. Dua pemain Sanur lainnya Fayola Maharani dan Samantha Sarah Purba membukukan masing-masing 15 poin dan 26 poin. Trisula Sanur ini merupakan paket komplet. Fayola juga mencatatakan 10 rebound bagi Sanur. Diikuti torehan 5 steal dari Samantha. Sanur nampak tak terbendung sepanjang laga. Pada kuarter ketiga saja mereka berhasil unggul 12 poin atas Ipsun (julukan SMA IPEKA Sunter). Penampilan gemilang pasukan asal Sawah Besar itupun menegaskan kemenangan Sanur melangkah ke babak final. Kegembiraan pun tidak bisa ditutupi srikandi Sanur. Salah satu pemain yang tampil impresif, Samantha mengomentari hasil laga kemarin. “Senang banget. Kami datang sebagai debutan. Tapi, kami membuktikan bisa mencapai final. Target selanjutnya adalah bisa menjadi juara North Region,” ungkap pemain berposisi guard itu. Sementara itu, keberhasilan Boedoet melenggang ke final juga tidak lepas dari duet maut Yong dan Aza. Center Boedoet Valencia Rosaline Yong tampil luar biasa. Student athlete berusia 17 tahun berhasil menorehkan double-double. Yong mencetak 14 poin. Pemain bernomor punggung 9 itu juga berani saat duel udara, terbukti torehan 14 rebound memperlihatkan betapa garangnya Yong di bawah ring. Sementara, sang kapten Aza juga tidak kalah moncer. Dirinya menjadi penyuplai bola yang baik bagi tim. Catatan 3 assist menjadi bukti, Aza memiliki kerja sama tim yang baik. Tak hanya itu , pemain bernomor punggung 10 itu juga turut menyumbang 5 poin bagi timnya kala menyudahi perlawanan Depoel. “Sebenarnya kita tadi under pressure banget. Dukungan para suporter bikin kita bangkit dan jadi motivasinya nggak mengecewakan semua yang udah dukung,” ujar Yong saat ditemui usai laga. THE LIONS JAMU KANISIUS DI FINAL Dari sektor putra, SMAK 5 Penabur berhasil melenggang ke final North Region usai menghentikan langkah SMA IPEKA Sunter pada pertandingan semifinal dengan skor akhir 61-51. Tim asuh Wahyu Adi Nugroho bermain ngotot dari awal hingga akhir laga. Ipsun (julukan SMA IPEKA Sunter) sempat membuka poin terlebih dahulu melalui pemain nomor punggung 98, Ezekiel Lewi. Keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan oleh Ipsun. Pasalnya SMAK 5 Penabur tidak lama langsung membalas poin tersebut melalui guard Andrew Gunawan. Melalui poin tersebut, the Lions (julukan SMAK 5 Penabur) mulai menunjukkan kegarangan mereka. Selain bermain agresif secara offense, defense The Lions juga sulit untuk ditembus oleh Ipsun. Ipsun beberapa kali terpaksa harus terkena 24 second violation dan melakukan turn over akibat kuatnya pertahanan The Lions. Hal tersebut tentunya dimanfaatkan oleh para pemain The Lions untuk mencuri poin. Tim asal Kelapa Gading, Jakarta Utara banyak menciptakan poin hasil fastbreak yang dijalankan secara efektif. The Lions bakal bersua dengan SMA Kolese Kanisius di partai puncak Jumat (30/8) mendatang. Kanisius sendiri berhasil melangkah ke final usai menaklukan perlawanan ketat dari SMAN 68 Jakarta dengan skor 50-38.