Piala Resmi Pertiwi Digelar, Pencarian Atlet Muda Timnas Wanita Dimulai

Piala Resmi Pertiwi Digelar, Pencarian Atlet Muda Timnas Wanita Dimulai

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, resmi membuka Piala Pertiwi 2021/2022 di lapangan Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung pada Jumat (18/3) pagi. Pada kesempatan ini Iriawan bersama Ketua Asosiasi Sepakbola Wanita Indonesia (ASBWI), Nadalsyah, secara simbolis melakukan kick off tendangan pertama sebelum laga antara Kalimantan Tengah kontra Bangka Belitung dimulai. Menurut pria yang kerap disapa Iwan Bule tersebut, Piala Pertiwi baru kembali diselenggarakan saat ini. Itu dikarenkan situasi pandemi COVID-19 di Indonesia. “Sudah lama kita tidak ada pertandingan Piala Pertiwi, karena memang situasi COVID-19. Terakhir itu bulan april 2019,” ujar Iwan kepada detikJabar, Jumat (18/3/2022). Iwan menjelaskan, dalam pembukaan kali ini, Piala Pertiwi diselenggarakan di tiga wilayah. Lokasinya ada di Kota dan Kabupaten Bandung. “Hari ini dibuka putaran nasional Piala Pertiwi. Kebetulan berada di wilayah Bandung, kota dan kabupaten. Ada di Lapangan Sabilulungan, Lapangan Progresif, dan Lapangan Sidolig,” jelasnya. Menurut Iwan, adanya Piala Pertiwi bisa menjadi salah satu cara dalam rangka pencarian pemain-pemain muda untuk membela Tim Nasional (Timnas). “Ini untuk pentingnya kita mencari talenta-talenta bibit-bibit muda yang akan kita ambil ke tim nasional. Kita sudah ada tim talent kepelatihan untuk melihat siapa-siapa yang bisa nanti di hire ke tim nasional,” ucapnya. Mengenai adakah pemain yang telah menjadi sorotan untuk Timnas, Iwan mengaku saat ini baru dua pertandingan. Sehingga, belum bisa disimpulkan. Namun, kata dia, nantinya ada tim pemandu bakat yang akan melaporkan hasil pengamatan kepada dirinya. “Iya kan baru dua pertandingan saat ini, satu lagi di Kota Bandung. Jadi ada timnya, insyaallah nanti ada laporan dari tim talent, untuk membawa beberapa pemain yang cukup bagus,” kata Iwan. Iwan sendiri menginkan setiap provinsi memiliki perwakilan pemain untuk bisa membela Timnas Indonesia. Oleh karena itu, ia berharap Piala Pertiwi bisa diselenggarakan di semua provinsi di Indonesia. “Nah, ini pentingya bergilir Piala Pertiwi di masing-masing provinsi. Memang sekarang baru 18 (provinsi), saya harapkan ke depan bisa semua provinsi. Kalau kita dua orang pemain dari setiap provinsi, itu sudah cukup sekali,” terangnya. Iwan pun berpesan kepada para atlet-atlet sepak bola, khususnya wanita agar bisa terus mengembangkan bakatnya. Sehingga, kelak mereka bisa menjadi pemain timnas. “Atlet terus berlatih, terus mengasah skill, mental, disiplin dan kemampuan yang ada, termasuk fisik. Kita lihat tadi pertandingan tim yang berbeda, memang di tim Babel banyak tim nasional, kan kelihatan. Tapi bukan berarti kalteng tidak bagus. Ini menjadi pengalaman buat tim kalteng jika bertemu tim kuat. Itu tadi pelatih bisa melihat apa-apa yang perlu dilakukan dalam pembinaan,” pungkasnya. Piala Pertiwi 2021-2022 mulai digelar di Bandung pada 18 Maret dan akan berlangsung hingga 28 Maret 2022. Terdapat 19 tim yang berpartisipasi setelah melalui kualifikasi di level Asosiasi Provinsi PSSI. Berlokasi di tiga tempat, 19 tim tersebut dibagi ke dalam empat group yang berbeda.

Cari Bibit Atlet Muda, UT Semarang Gelar Turnamen Voli Antar SLTA

Cari Bibit Atlet Muda, UT Semarang Gelar Turnamen Voli Antar SLTA

Dalam rangka mencari bibit-bibit atlet bola voli muda di Kabupaten Blora dan melatih mental sportif dalam bertanding, Universitas Terbuka (UT) Semarang untuk kali kedua menggelar turnamen bola voli antar SLTA se-Kabupaten Blora. Direktur UT Semarang, Drs Moh Muzammil, MM, menuturkan, penyelenggaraan turnamen ‘Bupati Blora dan Direktur UT Semarang Cup’ ini diharapkan dapat menjadi ajang menorehkan prestasi dan meningkatkan kemampuan bermain voli bagi pelajar SLTA se-Kabupaten Blora. “Selain itu, kami juga mengharap turnamen ini bisa menjadi ajang yang bergengsi bagi peserta lomba. Seperti turnamen sebelumnya, lomba bola voli ini pasti bakal seru,” kata Muzammil usai beraudiensi dengan Bupati Blora, H Arief Rohman SIP MSi. Adapun koordinator lomba, Siswandaru Kurniawan SE MSi Akt, mengatakan, tema dalam kegiatan ini yakni, “Membangun Jiwa Sportivitas Siswa sebagai Generasi Penerus Bangsa”. “Dengan mengangkat tema demikian, kami berharap kejuaraan ini dapat meningkatkan persaudaraan antarpelajar se-Kabupaten Blora,” kata Siswandaru. Dijelaskan, sampai saat ini jumlah pendaftar sudah mencapai 38 tim. Turnamen ini akan berlangsung 21 Maret hingga 24 Maret 2022 di GOR Mustika Blora. Sedianya, Bupati Blora dan Direktur UT Semarang akan hadir pada penutupan turnamen sekaligus menyerahkan trofi kejuaraan kepada para pemenang. “Jika antusiasme turnamen ini lebih meriah dari sebelumnya, ke depan UT Semarang berencana akan meningkatkan penyelenggaraan kegiatan menjadi kejuaraan bola voli pelajar tingkat provinsi. Ini akan dijadikan agenda kejuaraan rutin tahunan,” ungkap Muzammil.

Timnas U-16 Indonesia Tuntaskan TC di Bulan Maret

Timnas U-16 Indonesia Tuntaskan TC di Bulan Maret

Tim Nasional Sepak Bola U-16 Indonesia telah mengakhir pemusatan latihan (Training Centre/TC) yang sudah dimulai dari hari Kamis tanggal 3 Maret 2022. Pada hari terakhir TC, mereka kembali menjalani internal game di Lapangan Latihan Jakarta International Stadium, Sabtu (12/3) lalu. Berakhirnya pemusatan latihan Tim U-16 Indonesia diapresiasi oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Iriawan mengatakan selalu berkomunikasi khusus dengan pelatih tim Bima Sakti terkait kegiatan yang telah mereka lakukan. “Saya yakin para pemain yang akan dipanggil kembali adalah mereka yang sudah bekerja keras di tahap ini. Saya senang karena pemusatan Tim U-16 Indonesia lebih kompetitif, pelatih selalu berkomunikasi dengan saya mengenai semua hal, saya harap banyak muncul pemain-pemain hebat dari pemusatan latihan ini dan di masa yang akan datang, karena dari tim ini juga akan muncul pemain-pemain yang nantinya bisa memperkuat timnas Indonesia. Tentu peluang mereka untuk bermain untuk Indonesia semakin besar karena terpantau dari awal hingga tahap akhir ini,” kata Iriawan. Tak banyak gol yang terjadi di internal game kali ini, namun Bima Sakti mengakui banyak perkembangan yang sangat signifikan ditunjukkan oleh 34 pemain. “Mereka terus memperlihatkan peningkatan bermain sepak bolanya, pemahaman soal taktik dan perilaku mereka perlahan-lahan berubah dari awal TC hingga akhir,” buka Bima. “Seperti yang saya katakan di internal game sebelumnya, dengan kegiatan ini, saya dan tim pelatih bisa melihat langsung kemampuan mereka sesungguhnya di atas lapangan. Sekaligus melihat sejauh mana mereka menyerap dan memahami ilmu latihan yang kami berikan, dan juga menjadi penentuan di akhir TC ini bagi mereka, apa bisa lanjut untuk mengikuti TC berikutnya.” sambungnya. “Kami juga akan memantau pemain lagi di Piala Soeratin U-15. Disana nanti kami akan melihat talenta-talenta yang mungkin belum terpantau sebelumnya,” tambahnya. Indonesia tak pernah kehabisan pemain tengah atau sayap. Namun untuk striker, sedikit sekali melahirkan pemain dengan naluri tajam tipikal seorang striker. “Di tim ini InsyaaAllah ada banyak calon striker masa depan Indonesia, postur tubuhnya pun ideal, diatas 175 sampai 180 cm. Saya dan tim pelatih akan maksimalkan potensi pemain tersebut, agar tercipta striker masa depan Timnas Indonesia,” jelas Bima. Deretan striker itu adalah Femas Aprian Crespo, Muhammad Junino Saputra, Waliy Marifat dan Muhammad Yanuar Sanusi. Usai internal game, Bima memutuskan dua orang pemain terbaik dalam laga itu. Arjuna Tri Wahyudi dan Dirk Lukas Auri. “Dua pemain itu saya lihat sangat baik di internal game, mereka terus bergerak dan memainkan permainan terbaik mereka,” ucap Bima. Sementara itu, dua pemain yang dimaksud mengatakan, akan terus berusaha untuk bisa masuk tim. “Kami akan terus berjuang, karena impian kami tidak berhenti sampai disini, ingin memperkuat dan menjadi bagian Timnas sepak bola Indonesia masa mendatang,” kata keduanya. Usai TC ini, Bima mengungkapkan akan terus memantau pemain. “Usai ini kami akan lanjut mengadakan latihan virtual, seperti yang sudah kita lakukan sebelum-sebelumnya. Rencananya kami akan kembali menggelar TC di bulan April,” tutup Bima.

PB ISSI Bakal Jaring Atlet Baru Potensial Pada Kejurnas BMX 2022

PB ISSI bakal jaring atlet baru potensial pada Kejurnas BMX 2022

Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) bakal menjadikan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BMX 2022 yang akan bergulir di Jakarta International BMX, Pulomas, pada 26 Maret sebagai ajang untuk menjaring bibit atlet baru potensial. Sekretaris Jenderal PB ISSI, Parama Nugroho, mengatakan Kejurnas BMX 2022 bakal melombakan sejumlah kategori seperti Elite (putra dan putri), U-23 (putra dan putri), Junior (putra dan putri, Challenge 15-16 (putra dan putri), serta Challenge 13-14 (putra dan putri). “Kejurnas adalah agenda tahunan PB ISSI. Ini adalah salah satu cara untuk mencari bibit baru. Untuk kategori usia 13, 14, 15, dan 16 tahun ini adalah bagian penting menuju Youth Olympic. Tentu untuk mempersiapkannya membutuhkan kompetisi di usia-usia tersebut,” kata Parama Nugroho kepada ANTARA, Sabtu. “Tujuannya, agar terus berkesinambungan dan tidak ada gap antar atlet. Artinya regenerasi jangan sampai terputus. Kami terus upayakan kompetisi terus berjalan agar ada bibit pelapis dari atlet senior,” Parama Nugroho menambahkan. Menurut Parama, BMX menjadi disiplin paling penting dalam pembinaan olahraga balap sepeda. Banyak atlet pelatnas dari berbagai disiplin lainnya yang memulai perjalanan karier dari BMX. PB ISSI menargetkan 150 peserta dari semua provinsi di Tanah Air ikut berkompetisi. Pendaftaran masih dibuka dan akan berakhir pada 20 Maret. “Kami berharap semua provinsi dapat mengirimkan atlet karena BMX ini adalah disiplin yang bisa dikatakan sebagai awal dari pembinaan balap sepeda. Atlet yang tergabung di tim nasional, rata-rata berawal dari BMX,” kata Parama. PB ISSI terus melakukan persiapan jelang berlangsungnya Kejurnas BMX 2022. “Persiapan cukup lancar dan saat ini kami tengah inspeksi lapangan untuk melihat lintasan apakah ada yang perlu diperbaiki atau tidak. Kemudian juga persiapan kami terkait perizinan dan lainnya seperti perangkat perlombaan,” pungkas Parama.

176 Atlet Se-Jateng Semarakkan Sirkuit Panjat Tebing Di Blora

176 Atlet Se-Jateng Semarakkan Sirkuit Panjat Tebing Di Blora

Sebanyak 176 atlet se-Jawa Tengah menyemarakkan even Sirkuit Panjat Tebing di Kabupaten Blora. Lomba yang diadakan pada 12 dan 13 Maret ini diselenggarakan di Venue Wall Climbing, Lapangan Kridosono Blora. Ketua Panitia Sirkuit Series 1 Panjat Tebing, Agus Oni Setiawan, mengaku sangat bangga dapat menyelenggarakan even yang pertama kali sejak adanya pandemi Covid-19. “Kami mendapatkan apresiasi dari pihak FPTI (Federasi Panjang Tebing Indonesia) Jawa Tengah untuk mengadakan sirkuit Jateng series 1 ini. Kami sangat berbangga hati karena bisa menyajikan,” kata Oni saat ditemui bloranews, Sabtu (12/3). Sementara itu, Ketua FPTI Jawa Tengah, Abdul Hamid mengungkapkan, Dengan diselenggarakannya sirkuit kali ini dapat melahirkan bibit-bibit baru di dunia olahraga panjat tebing. “Kayaknya tumbuh kembang atlet-atlet daerah mulai bermunculan,” ujar Abdul. Dengan adanya even tersebut, FPTI dapat dengan mudah memantau potensi-potensi para atlet muda untuk diikutsertakan dalam even yang lebih besar. “Kita ingin membuat daftar atlet kabupaten kota sampai nanti prioritas di Jawa Tengah. Kita lebih mudah dalam menilai dan memantau karena kalau yang dimainkan junior seperti ini, ini harapan,” terang dia. Dalam sirkuit Jawa Tengah series 1 ini, ada tiga kategori yang dilombakan, yaitu clasic speed under 13 putra dan putri, speed world record usia 14-15 tahun putra dan putri, serta speed world record usia 16 tahun ke atas.

PRSI Mulai Seleksi Perenang untuk SEA Games Vietnam

Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) menggelar seleksi untuk menentukan 16 perenang inti yang akan diboyong ke SEA Games 2022 Vietnam. Seleksi time trial (waktu ujicoba) digelar tiga hari di Stadion Akuatik GBK, Jakarta mulai 10 hingga 12 Maret 2022. “Seleksi ini bertujuan memilih 16 perenang inti timnas Indonesia yang akan bertanding di SEA Games sesuai kuota yang ditetapkan Kemenpora dan KOI. Setelah tiga hari time trial, nama-nama 16 perenang ini akan diserahkan ke panitia SEA Games,” Kata Wakil Ketua Umum PB PRSI, Harlin Rahardjo, di Jakarta, kemarin. Seleksi diikuti perenang pelatnas dan non pelatnas peringkat 10 besar nasional. Harlin mengatakan para perenang pelatnas meski masih mendominasi tetap mendapat perlawanan sengit dari perenang non pelatnas. Harlin berharap Kemenpora dan KOI dapat menambah kuota perenang yang dikirim ke SEA Games untuk mengakomodasi perenang-perenang muda berbakat tersebut untuk regenerasi. Pelatih Kepala, Albert Sutanto mengatakan para perenang pelatnas sebagian sudah mendekati waktu terbaiknya seperti Glen Victor Sutanto dan Patrisia Yosita. Ia mengatakan mereka masih menjalani latihan berat sehingga belum bisa dipaksa untuk menembus waktu tercepat. “Namun mereka sudah mengalami perkembangan. Kita atur ritmenya di sisa waktu 8 pekan, puncak performanya bisa meledak di SEA Games 2022, Mei nanti,” tutup Albert.

Mencari Bibit Atlet Ice Skating Indonesia Lewat IISO 2022

Mencari Bibit Atlet Ice Skating Indonesia Lewat IISO 2022

Ratusan peserta dari berbagai daerah mengikuti Indonesia Ice Skating Open (IISO) 2022 di Bintaro, Tangerang Selatan, dari tanggal 10-12 Maret 2022. Ajang tahunan ke-8 ini diikuti peserta dari usia 3 tahun hingga 51 tahun menjadi ajang pencarian bibit atlet ice skating Indonesia. Berlokasi di Bintaro Jaya Xchange Ice Skating Rink (BX Rink), IISO 2022 merupakah salah satu ajang pembelajaran untu atlet-atlet muda Indonesia khususnya pada olahraga figure skating, ice hockey dan short track speed skating. Kompetisi ini dapat dijadikan tolak ukur untuk menuju kompetisi yang lebih besar. Khusus tahun ini IISO 2022 berfokus pada olahraga figure skating. Ada 6 kategori yang dipertandingkan untuk kompetisi kali ini meliputi teknikal, artistic, spotlight, speed racing, footwork dan ritmik. Selain atlet dari Indonesia, kejuaraan ini juga diikuti atlet dari Malaysia, Filipina dan Thailand.

Komunitas XBC BMX Academy Rajin Beri Bimbingan Atlet Muda

Komunitas XBC BMX Academy Rajin Beri Bimbingan Atlet Muda

Berlatih untuk meraih prestasi tidak mengenal arti lelah. Seperti yang dilakukan Komunitas XBC BMX Academy di Sirkuit Velodrome, Sawojajar Kota Malang. Komunitas ini memberikan pelatihan kepada atlet BMX usia dini untuk bersiap masuk pusat latihan cabang (Puslatcab) Kota Malang. Pelatih XBC BMX Academy, Ahmad Victoria menuturkan, komunitasnya mewadahi atlet yang berusia dari lima sampai dua belas tahun. Pihaknya, memberikan wadah para atlet untuk menggali potensinya di olahraga BMX ini. “Kami mewadahi usia dini, mencari bakat, menggali potensi. Akan disaring ke Puslatcab, untuk persiapan Porprov saat mereka usia 14 tahun nanti,” kata Ahmad Victoria, Minggu (6/3). Saat latihan, para raiders XBC menaklukkan berbagai rintangan di arena balap. Selain itu, mereka juga dikenalkan teknik dasar BMX untuk mengarah ke profesional, ada bimbingan track yang diberikan setelah teknik dasar dikuasai Tak hanya itu, para riders juga diberi materi mengenai ketahanan, simulasi, dan ketangguhan mental yang diharapkan mampu memunculkan jiwa petarung. “Simulasi kompetisi BMX juga dilatih, untuk mengenali arena sirkuit,” imbuh Ahmad, yang melatih setiap Selasa, Kamis dan Sabtu. Dia juga berharap ada peran orang tua atlet yang mendukung potensi anaknya di bidang olahraga ekstrem ini. Sehingga anak diharapkan tidak terjerumus pada kenakalan remaja yang bersifat negatif. Mengarahkan anak-anak pada kegiatan yang bermanfaat, salah satunya di komunitas BMX, dimana hobi tersalur, prestasi juga terwadahi. Sementara itu, salah satu raider berusia 10 tahun Vaza Aisyah Rachma mengaku, senang bisa ikut komunitas BMX. Berharap dapat menjadi atlet, mewakili Kota Malang, dan membanggakan keluarga. “Sudah hobi, dari 5 tahun sudah latihan. Diajarkan teknik bertahan dan ingin masuk Puslatcab,” ucap Vaza, siswi kelas 5 di salah satu Sekolah Dasar Kota Malang.

Danpaspampres Gelar Lomba Menembak Guna Cari Atlet Muda Potensial

Danpaspampres Gelar Lomba Menembak Guna Cari Atlet Muda Potensial

Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres), Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Tri Budi Utomo, mengatakan Kejuaraan Tembak Piala Danpaspampres 2022 yang diadakan mulai 10 hingga 13 Maret 2022 untuk mencari atlet-atlet muda potensial. “Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit baru sehingga bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” kata Danpaspampres di Jakarta, Rabu. Danpaspampres mengatakan para petembak atau atlet tembak Tanah Air sejati-nya sudah menantikan kejuaraan-kejuaraan atau pertandingan menembak. Hal tersebut juga dilatarbelakangi selama pandemi COVID-19 hampir tidak ada perlombaan menembak di Tanah Air. Sehingga, kejuaraan Tembak Piala Danpaspampres 2022 diharapkan bisa melahirkan atlet baru. “Sudah lama sekali petembak-petembak Indonesia ini haus akan pertandingan,” kata lulusan Akademi Militer Tahun 1994 tersebut. Tidak hanya terkendala pandemi COVID-19, kejuaraan menembak tersebut juga sempat ditiadakan beberapa tahun karena banyaknya benturan agenda kenegaraan, sehingga sempat ditiadakan atau ditunda. Khusus penyelenggaraan Tahun 2022, panitia menambah satu kelas pertandingan baru yakni kelas Paspampres Style. Pada kesempatan itu, ia menyampaikan dan menekankan aspek keselamatan para peserta merupakan hal yang paling utama. Termasuk juga penerapan protokol kesehatan secara ketat selama kegiatan. Secara pribadi, Mayjen TNI Tri Budi mengaku sebelumnya sudah pernah mengikuti lomba menembak yang diadakan oleh Paspampres. Pada tahun ini ia kembali ikut ambil bagian dan turun di kelas tembak eksekutif. Kejuaraan Tembak Piala Danpaspampres 2022 dilaksanakan dalam rangkaian Hari Bakti Ke-76 Paspampres. Untuk jenis perlombaan dibagi menjadi tujuh kelas, yakni tembak eksekutif, tembak presisi 25 meter, tembak reaksi IPSC level II, kelas tembak reaksi non-IPSC (pistol nonoptik), tembak air riffle dan air pistol, tembak Paspampres style, dan tembak ekshibisi yang akan diikuti beberapa publik figur atau artis di Tanah Air.

Carren, Atlet Berprestasi Pemegang Sabuk Hitam DAN III Kukkiwon

Carren, Atlet Berprestasi Pemegang Sabuk Hitam DAN III Kukkiwon

Meski baru berusia 14 tahun, Carren sudah menorehkan banyak prestasi melalui cabang olahraga Taekwondo. Atlet kelahiran Tentena, 06 November 2007 ini mulai menekuni olahraga Taekwondo sejak duduk di bangku SD kelas II. Berkat dorongan kedua orangtuanya lah, Gabriela Emily Carrenhapukh Laonu, atau yang sering dipanggil Carren ini terus berlatih serta menekuni olahraga yang masuk dalam kategori beladiri. Duduk di bangku kelas 9, saat ini Carren tercatat sebagai siswi di SMP Negeri 1 Pamona Utara, kabupaten Poso, Sulteng. Penampilannya biasa saja, gadis imut berkulit sawo matang, perawakannya anggun lembut, namun siapa sangka sudah menyandang Sabuk Hitam DAN III Kukkiwon. Dari dorongan dari sang Ayah Morminto Laonu dan Ibu Is Maita menjadi pegangan untuk giat berlatih, kelak menjadi atlet terbaik di cabang olahraga Taekwondo. Sederet prestasi dari sejumlah event kejuaraan Daerah, Nasional bahkan Internasional gadis asal Tentena ini sudah diikutinya. Pernah meraih medali emas pada kejuaraan ATF Taekwondo Speed Kicking Championship, Filiphina Oktober 2020 (Cadet Putri). Semangat untuk melatih menjadi atlet Taekwondo bermula saat mengikuti event kali pertama dengan meraih medali perak pada Kejuaraan Daerah IAIN Cup, Antar Pelajar dan Mahasiswa, di Palu Agustus 2017 (Kyorugi Super Cadet Putri U-28). Dari sang pelatih Felky Lee terus mengawasi perkembagan atlet, termasuk Carren, dinilai potensial untuk mengasah menjadi atlet Taekwondo Sulteng terbaik. Felky sendiri selalu mengandalkan Carren di setiap ada kejuaraan untuk disertakan. Katanya, Carren sebagai atlet muda berbakat di cabang olahraga Taekwondo Kategori Kyorugi juga atlet kebanggan daerah Sulawesi Tengah. Daftar Prestasi Carren: 1. Medali Emas Cadet Putri U-44 Bupati Poso Cup (Maret 2022) 2. Medali Emas POPDA XIX Donggala 2021 (Kyorugi Junior Putri U-44) 3. Medali Emas Poltek Cup XVIII, Makasar Oktober 2021 (Kyorugi Cadet U-42) 4. Medali Emas & Pemain terbaik Sulteng Open 2, Palu Oktober 2021 (Kyorugi Cadet U-42) 5. Medali Perak UNHAN RI Multisport Championship Jakarta September 2021 (Speed Kicking Cadet Putri) 6. Medali Emas Gorontalo International Virtual Championship, Gorontalo September 2021 (Speed Kicking Cadet Putri) 7. Medali Emas, Bandung International E-Poomsae Tournament, Bandung Juni 2021 (Speed Kicking Cadet Putri) 8. Medali Emas Papua Open 2021, Jayapura Mei 2021 (Speed Kicking Cadet Putri) 9. Medali Emas Indonesia Internasional Biho Medan April 2021 (Speed Kicking Cadet Putri) 9. Medali Emas Indonesia Best Of The Best, Maluku April 2021 (Speed Kicking Cadet Putri) 10. Medali Emas ATF Taekwondo Speed Kicking Championship, Filiphina Oktober 2020 (Cadet Putri) 11. Medali Emas Kejurnas Menpora Cup Passemba Toraya Maelo Cup II, Toraja Desember 2019 (Kyorugi Cadet Putri U-37) 12. Medali Perak Pugnator Badung Sport Tourism Taekwondo Championship, Bali Oktober 2019 (Kyorugi Cadet Putri U-37) 13. Medali Emas Kejurnas Menpora Cup Central Celebes 3 Championship, Palu Oktober 2019 (Kyorugi Pracadet Putri U-37) 14. Medali Emas Untad Cup I antar pelajar, Palu Juli 2019 (Kyorugi Pracadet Putri U-37) 15. Medali Perunggu We Are One BTI – Akademi Angkatan Udara Taekwondo Championship ke 1, Jogjakarta Desember 2018 (Kyorugi Pracadet Putri U-35) 16. Medali Perak Passemba Toraya Maelo Cup 1, Toraja November 2018 (Kyorugi Pracadet Putri U-37) 16. Medali Emas Central Celebes 2, Palu September 2018 (Kyorugi Super Cadet Putri) 17. Medali Emas Open Tournament All Star Cup, Palu April 2018 (Kyorugi Super Cadet Putri U-34) 18. Medali Perak Kejurda IAIN Cup, Antar Pelajar & Mahasiswa, Palu Agustus 2017 (Kyorugi Super Cadet Putri U-28).

Wadahi Minat Bakat Anak-anak dan Remaja, Lembayung FC Gelar Internal Cup

Wadahi Minat Bakat Anak-anak dan Remaja, Lembayung FC Gelar Internal Cup

Berawal dari hobi soal sepak bola, anak-anak dan remaja Kampung Lembayung, Sendangguwo, Kedungmundu, Semarang, membentuk tim Lembayung FC. Tak hanya sebagai media penyaluran hobi saja, pengurus Lembayung FC juga menggelar mini turnamen yang digelar di The Arena Mini Soccer, Suratmo. General Manager Aripin sipit, sapaan akrabnya, mengatakan, Internal Lembayung Cup rencananya akan di adakan dua kali dalam setahun. “Internal Lembayung Cup yang pertama di bulan Maret ini kita bagi 3 tim, Lembayung A, Lembayung B dan lembayung C. Dan juara disabet oleh tim B, Runner Up Tim C, Dan peringkat ketiga Tim A,” ujarnya, Selasa 8 Maret 2022. Selain sebagai sarana penyaluran hobi, Aripin menambahkan, kegiatan yang digelar Lembayung FC juga sebagai ajang mencari bakat atlet khususnya untuk wilayah Lembayung. “Ke depan Lembayung FC, juga diharapkan mampu menerbitkan pemain profesional lewat jalur komunitas, yang muda kita dorong dan suport agar memiliki pengalaman, dan jam terbang tinggi,” terangnya.

Bikin Bangga! Pembalap Muda Indonesia Naik Podium di Sirkuit Losail

Bikin Bangga! Pembalap Muda Indonesia Naik Podium di Sirkuit Losail

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses merebut podium tiga di Race 2 balap junior Idemitsu Asia Talent Cup di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, Minggu, 6 Maret 2022. Memulai balapan dari posisi ketujuh, Veda tampil agresif. Meski sempat sedikit mengalami hambatan, dia dapat terus menjaga jarak dan menempel barisan terdepan. Memasuki putaran kedua, Veda kemudian sudah merangsek ke posisi lima besar. Tidak hanya itu, dia juga sempat berada di depan memimpin balapan pada putaran kelima. Setelah itu, dia harus bersaing ketat dengan para rivalnya. Sayang, Veda kemudian sempat melorot ke peringkat ketujuh. Tetapi, dia dapat menjaga momentum, sehingga tak terlalu tertinggal. Usai bersaing ketat dengan seluruh rivalnya, akhirnya pembalap kelahiran 23 November 2008 itu mampu mengakhiri balapan di peringkat ketiga. Hal ini pun menjadi modal positif, sebelum balapan di selanjutnya di Sirkuit Mandalika. Sementara pemenang dari balapan kali ini adalah rider asal Jepang, Amon Odaki. Dia mengungguli pembalap tuan rumah, Hamad Al-Sahouti yang berada tak jauh di belakangnya. Bagi Odaki, ini merupakan keduanya selama akhir pekan ini. Sebelumnya, dia juga berhasil menduduki posisi ketiga pada balapan pertama. Hasil ini membuatnya berada di puncak klasemen. Usai race tersebut, Veda mengumpulkan total 16 poin dan berada di peringkat keenam klasmen sementara. Pada 18-20 Maret 2022, Vega Pratama dkk akan tampil di Sirkuit Mandalika, Lombok, untuk mengikuti seri kedua Asia Talent Cup.

Keren! Pembalap Sepeda Indonesia Tembus 10 Besar di Kejuaraan Level Dunia

Keren! Pembalap Sepeda Indonesia Tembus 10 Besar di Kejuaraan Level Dunia

Atlet Indonesia meraih pencapaian yang patut dibanggakan di kejuaraan balap sepeda kelas internasional bertajuk Manavgat Side Junior UCI 2.1, Tim AS Monsters menduduki peringkat 10 besar. Pada balapan yang digelar di Turki pada 3-4 Maret 2022, tim AS Monsters digawangi oleh lima orang pembalap yaitu Julian Abimanyu, Muhammad Syelhan Nurrahmad, Davian Josef Lomboan, Syarif Hidayatullah, dan Rajasa Khamadeva. Sport Director ASC Monsters Indonesia, Handika, sangat bersyukur dengan kemenangan yang diraih. Hal ini juga semakin membanggakan karena sebagai klub sepeda yang masih sangat muda, pencapaian inni merupakan awal yang sangat baik. “Tentunya kami sangat bangga dengan prestasi yang berhasil diraih para atlet junior ASC Monsters ini. Selain karena telah turut mengharumkan nama Indonesia di Turki, prestasi ini juga diraih dengan penuh perjuangan, terutama karena para pesertanya sendiri sangat kompetitif dan sudah biasa langganan juara di Eropa,” ujarnya. “Selain itu, ASC Monsters Indonesia juga sebuah klub balap sepeda junior yang terbilang sangat baru di Indonesia, kurang lebih 1 tahun namun sudah mampu bersaing dengan atlet kelas internasional. Jadi ini merupakan pencapaian yang luar biasa,” katanya. Handika menyebut, pencapaian ini melampaui target awal di peringkat 20 besar. Para atletnya akan terus menjalani pemusatan pelatihan demi meningkatkan performa, hingga bisa terus mencetak prestasi di masa depan. “Sebenarnya target di awal hanya masuk 20 besar karena ini event sepeda Eropa pertama untuk ASC Monsters, jadi targetnya melatih mentalitas mereka di level yang lebih tinggi, namun ternyata berhasil menduduki peringkat 7 besar,” ucapnya. “Ke depannya para atlet akan menjalani pemusatan pelatihan untuk terus mengikuti kompetisi balap sepeda di Polandia dan beberapa negara Eropa lainnya. Lalu pada kesempatan ini, kami juga ingin berterima kasih kepada seluruh teman dan kerabat atas dukungannya, dan terutama kepada pembina kami Pak Ahmad Sahroni (Anggota DPR) atas berbagai dukungannya,” ungkapnya. Sahroni menyampaikan rasa kepada para atlet binaannya tersebut. Dia menyebut, dirinya akan terus berkomitmen untuk mendukung para atlet dalam mencetak prestasi, hingga ke level elit dunia. “Saya tentunya sangat bangga dengan pencapaian ini, dan saya juga berkomitmen untuk terus mendukung mereka sampai ke level elit dunia,” ujar Sahroni.

Punya Tekad jadi Juara Nasional, Fajar Gigih Berlatih

Punya Tekad jadi Juara Nasional, Fajar Gigih Berlatih

Satu lagi atlet sepeda muda asal Sulawesi Utara (Sulut). Namanya Ahmad Fajar Ghassani. Atlet muda ini tercatat masih mengenyam pendidikan di bangku kelas 2 SMA. Fajar, sapaan akrabnya, tercatat sebagai atlet sepeda Sulut yang sukses meraih juara di banyak perlombaan sepeda. Mulai dari, juara 3 di Tour de Tomohon 2021 dalam rangka Tomohon Internasional Flower Festival, juara 3 BSG Uphill Challenge yang diselenggarakan oleh BSG dalam rangka HUT ke 60, yang menempuh rute sejauh 60 KM dengan tanjakan yang luar biasa. Yakni, melewati RingRoad II-Koka- Kembes-Tondano dan jalan Rurukan-Kumelembuai. Dia pun menjadi juara pertama di Masoso Race 2021 dengan rute 73 KM yang diselenggarakan oleh Pemkab Minut bersama dengan Lintas Komunitas Sepeda Sulut Peloton Membara dalam rangka HUT Minut ke 18 Tahun. Juara 4 Ride into 2022 Peloton Membara dan sebagai finisher pertama dalam ivent Likupang Dualthlon 2021 juga sebagai finisher di event Tour Gorontalo Manado. Dia juga telah mengikuti lomba di luar daerah yaitu Tour de Banggai 2021 di wilayah Sulawesi Tengah khususnya Kabupaten Banggai yang dilaunching oleh Bupati Banggai di RTH Teluk Lalong dan berhasil sebagai juara 3. Segudang prestasi ini dicapainya dengan latihan dan kerja keras yang tidak mudah. Selain itu dukungan dari keluarga, teman dan coach menjadi bagian dari kesuksesan ini. Ketua ISSI Sulut, Revino Pepah mengapresiasi semangat para anak muda dalam bersepeda. Dia menuturkan, dengan bersepeda akan mengkampanyekan gaya hidup sehat di tengah pandemi Covid-19. “Untuk para anak muda tetaplah berprestasi sambil mengharumkan dan mempromosikan daerah Sulut,” pesannya. Sumber: Manado Post

Festival SSB Anak Satria Muda Cup ke-3 Resmi Digelar

Festival SSB Anak Satria Muda Cup ke-3 Resmi Digelar

Festival SSB Anak Satria Muda Cup ke-3 yang bertempat di Stadion Gelora Banjar Patroman Langensari, resmi digelar pada hari Minggu (6/3/2022). Acara ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana, S.Pd. Kegiatan yang diikuti oleh 30 tim SSB dari Kota Banjar serta Kabupaten tetangga ini mempertandingkan dua Ketegori usia, yaitu U-10 dan U-12. Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota menyambut baik digelarnya kegiatan tersebut. Kegiatan seperti ini sangat penting dalam upaya pembinaan bakat dan prestasi anak-anak. “Anak-anak sekarang sudah terbiasa dan tidak bisa lepas dari gadget, jika pemakaian gadget tidak terkontrol maka akan berdampak buruk pada tumbuh kembang anak,” terangnya. Lebih lanjut, Wakil Wali Kota mengharapkan melalui kegiatan ini anak-anak melupakan gadget dan beralih ke sepak bola. Selain itu, Wakil Wali Kota juga berharap dengan digelarnya event seperti ini akan melahirkan atlet-atlet sepakbola baru di Banjar. Menurutnya, banyak sekali potensi atlet di Kota Banjar yang belum tergali potensinya. “Saya meyakini, kedepan akan lahir atlet muda yang mampu berprestasi baik di level regional maupun nasional. Selamat bertanding, semoga para atlet dapat bermain sportif, karena sportivitas adalah kunci keberhasilan kita di masa yang akan datang,” ucap Wakil Wali Kota Banjar di akhir sambutannya.

Indra Sjafri Berbagi Ilmu Kepada Pesepak Bola Muda Kalteng

Indra Sjafri Berbagi Ilmu Kepada Pesepak Bola Muda Kalteng

Direktur Teknik Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Indra Sjafri, berbagi ilmu cara bermain sepak bola yang baik kepada warga dan pesepak bola di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. “Saya sudah katakan kemarin bahwa talenta pemain muda di Palangka Raya ada, hanya saja perlu dikembangkan untuk meningkatkan kualitas bermainnya,” kata Indra Sjafri di Palangka Raya, Minggu. Ia menuturkan, selain pengembangan pemain muda di tentunya harus ada dukungan dari pelatih yang baik. Harapannya skill yang dimiliki pemain muda juga bisa dilakukan pembinaan oleh tim pelatih. Selain itu, lapangan untuk bermain sepak bola juga harus banyak sehingga perkembangan olahraga ini setiap tahunnya akan ada kemajuan dan melahirkan pemain-pemain muda berkualitas. “Asosiasi Provinsi (Asprov) di daerah ini juga harus mendukung, baik itu mengadakan kursus kepelatihan serta pengembangan lainnya agar kemajuan sepak bola di daerah ini berkembang,” ucapnya. Sebelumnya, Indra Sjafri pada Sabtu (5/3/2022) sore, yang sengaja didatangkan oleh klub sepak bola asal Kota Palangka Raya, Kameloh Putra Legend, menggelar coaching clinic di Lapangan Rajawali Sakti Mini Soccer Jalan Adonis Samad. Indra Sjafri dibantu asistennya Aldi memberikan teknik cara bermain bola yang benar. Salah satunya dari teknik dasar yakni passing bola. Setelah memberikan teknik dasar yakni passing bola akurat, mereka juga membagikan ilmu cara bermain dengan strategi dan inteligensi yang bagus saat berada di lapangan. Salah satunya bermain dari lini belakang, masuk ke bagian tengah hingga merangsak ke pertahanan lawan dan membuat gol. “Untuk dribbling dan passing sudah cukup bagus, hanya saja semua itu perlu diasah agar menjadi baik. Namun semua itu butuh proses,” ungkapnya. Mantan Pelatih Tim Nasional U-19 di era Evan Dimas Darmono dan U-22 Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaiman itu berjanji akan memantau perkembangan sepak bola di Kalteng. Menurut dia, apabila hal tersebut terus dikembangkan setiap tahunnya, maka akan ada muncul talenta muda untuk menjadi pemain sepak bola profesional di kemudian hari.

Menpora Tetapkan Jawa Barat sebagai Sentra Pembinaan Atlet Muda

Menpora Tetapkan Jawa Barat sebagai Sentra Pembinaan Atlet Muda

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, menetapkan Jawa Barat sebagai sentra pembinaan talenta muda dalam desain olahraga nasional. “Sebagai apresiasi dari pemerintah pusat atas prestasinya, maka kami tetapkan Jabar sebagai sentra pembinaan talenta muda di dalam desain olahraga nasional,” kata Menpora Zainudin Amali dalam siaran pers Humas Pemda Provinsi Jawa Barat, Minggu. Penetapan tersebut berdasarkan sejumlah prestasi yang diraih Jabar, khususnya dalam PON XIX dan PON XX dimana Jabar menjadi juara umum secara beruntun. Selain itu, Jabar juga banyak berkontribusi menyumbangkan atlet nasional yang berprestasi di kancah internasional. “Kami memberi perhatian khusus ke Jabar karena sudah memperlihatkan pembinaan yang baik dan dibuktikan dengan prestasi,” kata Zainudin seusai menghadiri Pelantikan Pengurus IMI Jabar Masa Bakti 2021-2025 di Aula Barat Gedung Sate Bandung. Menurutnya, kunci keberhasilan Jabar adalah konsistensi dalam pembinaan atlet dan didukung oleh infrastruktur olahraga yang memadai. Terlebih kini Jabar memiliki Laboratorium Sport Science di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). “Tidak mudah mencapai itu karena harus ada pembinaan,” katanya. Bahkan Menpora mengungkapkan pula, bahwa Jabar saat ini tengah surplus atlet. Ia menyebut, saat penyelenggaraan PON XX di Papua lalu hampir semua provinsi menggunakan atlet yang dibina oleh Jabar. “Surplus ini salah satunya saya temukan saat saya mengalungkan medali untuk provinsi lain di PON Papua. Saya tanya asal daerahnya ternyata dari Jabar, ini tak hanya di satu cabor saja. Disitu saya simpulkan Jabar ini surplus atlet,” katanya. Menpora berharap, dengan pembinaan yang baik dan banyak talenta, Jabar menjadi penyumbang utama atlet di event Olimpiade yang sudah jadi target pemerintah pusat. “Jabar harus jadi penyumbang utama di event Olimpiade yang sudah menjadi target kami,” kata dia.

Pesilat Bali Raih Emas di Singapura

Pesilat Bali Raih Emas di Singapura

Prestasi membanggakan berhasil diraih oleh Pesilat asal Bali, Kadek Andrey Nova Prayada, beberapa waktu lalu, ia mampu menyumbangkan satu medali emas di kelas D bagi tim silat Indonesia dalam ajang SEA Pencak Silat Championship. Satu medali emas Kadek Andrey itu melengkapi tiga medali emas perolehan tim Merah Putih dalam kejuaraan yang digelar pada 22-28 Februari di Singapura . “Hasil akhir perolehan tim silat Indonesia mendapatkan tiga medali emas,” ujar pelatih tim silat Indonesia Indro Catur Haryono melalui pesan singkatnya, Senin (28/2). Ketiga emas itu disumbangkan dua pesilat Pelatnas Kejuaraan Dunia, yakni Kadek Andrey Nova Prayada di kelas D dan Safira Dwi Meilani di kelas B putri, serta pesilat Pelatnas SEA Games Rahmawati di kelas F putri Indro Catur mengatakan, Kadek Andrey memperoleh medali emas tidak terlepas dari permainannya yang sangat bagus. Bahkan, sesuai instruksi saat menghadapi pesilat Singapura Muhammad Riansyauqi Bin Mistam di final, Kadek Andrey menang dengan skor 43-21. Berbeda dengan pesilat Pulau Dewata lainnya I Kadek Adi Budiasta di kelas G yang tidak mendapat medali. Kadek Adi kalah di babak awal dari pesilat tuan rumah Sheik Ferdous bin Sheik Alauddin dengan skor 15-17. “Andre mainya sangat bagus sesuai dengan instruksi. Kadek Adi main juga bagus, tapi kurang pintar karena kurang pengalaman,” terang Indro Catur. Saat sudah unggul nilai pada lima detik pertandingan terakhir, Kadek Adi melakukan teknik jatuhan jenis guntingan. Namun hal itu justru mengakibatkan nilai diberikan pada lawan. “Padahal, waktunya sudah mau selesai. Sementara lawan dari Singapore selalu mencari celah yang bisa menguntungkan,” jelas Indro Catur. Selain meraih tiga medali emas, tim Indonesia juga meraih tiga medali perak dari Pesilat Pelatnas SEA Games tunggal putra Asep Yuldan Sani, Pesilat Pelatnas Kejuaraan Dunia Hendra Wakhyu Hidayat di kelas I dan Pesilat PPLOP Jateng Keiran Taruna Alfresh di kelas F junior. Tim Indonesia juga mendapatkan tiga medali perak dan tiga medali perunggu. Tiga perunggu dari pesilat Pelatnas SEA Games Ronaldo Neno di kelas H dan Pesilat Pelatnas Kejuaraan Dunia Tito Hendra Septa Kurnia Wijaya di kelas F dan Pesilat Pelatnas Kejuaraan Dunia Dinda Nuraidha di kelas A putri.

Ketum PSSI Lepas Arhan Menuju ke Tokyo Verdy

Ketum PSSI Lepas Arhan Menuju ke Tokyo Verdy

PSSI mengadakan konferensi pers untuk Pratama Arhan yang akan berangkat menuju Tokyo dimana dia akan bermain dan berkarier di klub liga 2 Jepang, Tokyo Verdy, Jumat (4/3). Pemain yang bernama lengkap Pratama Arhan Alif Rifai, lahir di Blora, Jawa Tengah tanggal 21 Desember 2001, berposisi sebagai bek kiri, mengawali karir yuniornya di klub SSB Putra Mustika dan SSB Terang Bangsa, lalu ke PSIS Semarang. Dan kini bergabung untuk Tokyo Verdy. Pemain ini juga memulai debutnya di Tim U-19 Indonesia, lalu ke U-23 dan Timnas Indonesia dibawah pelatih kepala Shin Tae-yong. Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, anggota Komite Eksekutif A.S Sukawijaya, Wakabayashi Direktur Informasi dan Kebudayaan, perwakilan dari Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, dan Isomura selaku Atase Olahraga Kedubes Jepang untuk Indonesia, hadir untuk dalam acara tersebut sekaligus menghantarkan Arhan ke Jepang. Dalam sambutannya, Mochamad Iriawan mengatakan terima kasih kepada klub PSIS yang sudah konsentrasi di pembinaan usia muda, “Baik di Elite Pro Academy dan lainnya. Saya juga bangga, satu lagi pemain Indonesia dipanggil untuk bermain di luar negeri, di Jepang. Ternyata pemain kita bisa bermain di luar negeri, di Eropa, Korea dan Jepang,” buka Iriawan. “Kami di PSSI akan terus konsen di pembinaan usia muda. Itu juga keinginan kami agar sebanyak mungkin pemain kita bisa bermain di luar negeri. Saya bangga dengan Arhan, kamu bisa bermain di Tokyo,” lanjutnya. Iriawan juga berharap Arhan bisa main maksimal. “Selain itu juga harus jaga kesehatan dan bisa langsung beradaptasi dengan kultur, iklim dan budaya di Jepang. Mudah-mudahan Verdy bisa naik kasta ke Liga 1 atau J1. Saya juga berharap Arhan bisa menyerap ilmu sepak bola di Jepang,” jelasnya. Pria yang akrab dipanggil Iwan Bule itu juga menjelaskan, “Untuk diketahui, dahulu ada juga pemain sepak bola Indonesia yang pernah bermain di Liga Jepang. Alm. Ricky Yakobi, dia bermain untuk Matsuhita Elekctric FC (kini namanya Gamba Osaka). “Tapi, kiprah Ricky hanya berlangsung 6 bulan karena kesulitan beradaptasi dengan iklim di sana. Jepang kalau musim dingin, pasti pemain kita akan kesulitan. Itu sebabnya Arhan harus cepat beradaptasi jika ingin berhasil di sana,” tegas Iriawan. “Saya meyakini akan ada pemain Indonesia berikutnya bermain di Jepang atau luar negeri lainnya. Saya bangga dan saya dorong bahwa nantinya semakin banyak pemain Indonesia yang bermain di luar negeri. Kita lihat saja nanti, siapa pemain lain yang akan bermain di luar negeri,” lanjutnya. “Saya sangat berbahagia, mengantar Pratama Arhan dari PSIS ke Tokyo Verdy. Kami dari keluarga besar PSIS mengucapkan terima kasih, ini karena program-program PSSI yang dimulai dari kelompok usia muda (seperti Elite Pro Academy dan Soeratin) sampai Senior,” tutur A.S Sukawijaya. “Mudah-mudahan kedepannya akan muncul Pratama Arhan berikutnya. Tidak ada pemain di PSIS yang bisa selevel Arhan, tapi saya yakin banyak anak-anak pemain sepak bola yang akan terus berusaha untuk itu,” lanjutnya. Pratama Arhan yang akan menyiapkan diri untuk berangkat ke Tokyo mengatakan terima kasihnya kepada semua pihak terkait. “Terima kasih atas dukungannya. Saya akan menunjukkan yang terbaik dan bekerja keras di Tokyo Verdy,” ungkap Arhan. Terakhir, Wakabayasi, Direktur Informasi dan Kebudayaan (Kedubes Jepang di Indonesia) sebagai perwakilan dari Kedubes Jepang di Indonesia yang juga turut hadir menghantarkan Arhan ke Tokyo, juga mengucapkan Terima kasih. “Kepada PSSI saya ucapkan terima kasih, karena tanpa ada dukungan dan pembinaan, tidak mungkin ada pemain terbaik yang bisa bermain di Jepang. Saya sangat berkesan dengan keberanian Arhan, saya yakin dia akan bisa bermain dengan baik di Jepang,” ucapnya.

Asa Ronaldo Kwateh Bersama Tim U-19 Indonesia

Asa Ronaldo Kwateh Bersama Tim U-19 Indonesia

Ronaldo Kwateh bertekad untuk terpilih masuk Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 yang akan berlaga pada ajang Piala Dunia U-20 2023. Ia menyatakan bahwa kerja keras dan disiplin menjadi kunci sukses bersama Garuda Muda. Sebelum dipanggil memperkuat Garuda Muda, pemain Madura United itu bahkan sudah dipercaya debut di level senior. “Puji Tuhan bersyukur dipanggil lagi ke timnas U-19 untuk persiapan Piala Dunia. Semoga saya bisa latihan dengan baik dan jalankan program dengan baik, lalu bisa konsisten terus sampai Piala Dunia,” kata Ronaldo Kwateh. Ronaldo Kwateh bersyukur bisa terus mendapat kepercayaan pelatih Shin Tae-yong di berbagai level tim nasional. Ia berharap kemampuannya terus berkembang agar selalu mendapat tempat di Skuad Garuda. “Saya juga bersyukur bisa dipanggil semua kelompok usia di timnas. Semoga saya tak puas diri, dan berkembang ke depan,” tambahnya. Dalam waktu dekat, Garuda Muda akan menjalani training camp (TC) di Korea Selatan. Rencananya, skuad Garuda Muda akan berangkat pada pekan depan. Bukan hanya berlatih, namun ada uji tanding yang digelar seperti kemungkinan melawan Korea Selatan U-20. Saat ini pemain Garuda Muda digembleng dahulu di Jakarta. Bio Data Nama Lengkap: Ronaldo Joybera Kwateh Tempat, Tanggal lahir: Yogyakarta, 19 Oktober 2004 Tinggi badan: 180 cm Posisi Bermain: Penyerang/Sayap Kanan