Jetz Basketball Club Targetkan Anak Binaannya Menjadi Juara di JJBC 2017

Jetz-Basketball-Club

Jetz Junior Basketball Championship (JJBC), merupakan sebuah ajang para pebasket usia muda untuk unjuk kebolehan. Rencananya ajang tersebut di laksanakan bulan Desember mendatang, bertempat di Jetz Stadium, Gading Serpong, Tangerang. Nantinya, sebanyak sembilan klub akan bertanding dalam tujuh kategori usia, yakni U-7 hingga U-16. Jetz Basketball Club sendiri sudah mulai mempersiapkan diri dengan baik. Pelatih U-10 Jetz Basketball Club, Awi mengatakan, akan mempersiapkan anak-anaknya untuk meriah juara. Terlebih, di tahun sebelumnya anak-anak U-10 tidak mendapatkan juara. “Kami mempersiapkan dengan baik, berlatih seminggu dua kali, Sabtu dan Minggu. Meski begitu, ada kendala dalam latihan di hari weekend,” ucap Awi. Event JJBC selalu menjadi daya tarik bagi klub basket di wilayah Jabodetabek. Sang pelatih pun, menargetkan akan menjadi juara di JJBC, Desember mendatang. “Target pasti juara yah, maka dari itu kami akan persiapkan diri dengan baik di setiap umur,” katanya. (pah/adt)

Borong Enam title di Super Series 2017, Kevin/Marcus di Puji Susy Susanti

Susy Susanti selaku Kabid Binpres PBSI, memberikan pujian kepada semua atlet Indonesis yang berlaga di Super Series 2017. Terutama kepada pasangan Ganda Putra Indonesia, Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon yang pada Minggu, (26/11) kemarin memecah rekor, dengan berhasil menyabet enam titel super series/premier musim ini. Dari lima nomor yang dipertandingkan di super series tahun ini, tak ada pebulutangkis yang mampu meraih enam gelar juara pada musim ini selain Kevin/Marcus. Gelar Kevin/Marcus didapat dari All England, India Super Series, Malaysia Super Series, Jepang Super Series, China Super Series Premier, dan Hong Kong Super Series. Dilansir dari cnnindonesia.com, Susy Susanti yang merupkan atlet legendaris bulutangkis indonesia memberi ucapan selamat Atas gelar yang diraih Kevin/Marcus, “Salut untuk mereka karena di tahun 2017 mereka bisa meraih enam titel super series,” ucap Susy dalam rilis resmi. Kevin/Marcus tampil sempurna di dua pekan terakhir dalam rangkaian turnamen China Super Series Premier dan Hong Kong Super Series. Dua gelar yang didapat Kevin/Marcus membuat tim bulutangkis Indonesia berhasil memenuhi target yang dibebankan oleh PBSI. “Target kami di China dan Hong Kong terpenuhi, karena Kevin/Marcus yang secara konsisten bisa menjuarai dua turnamen tersebut.” Selain memuji Kevin/Marcus, Susy juga memberikan apresiasi pada Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang dapat menembus babak final Hong Kong Super Series. “Permainan ganda putri (Greysia/Apriyani) cukup baik meski harus mengakui keunggulan Chen Qingchen/Jia Yifan di babak final.” ujarnya. Sedangkan untuk nomor tunggal putra, Susy mengakui hasil yang diraih oleh Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting kurang memuaskan. “Para pemain tunggal putra harus lebih yakin dengan pola dan strategi permainan. Tentu juga mereka harus lebih mematangkan teknik dan fisik agar meraih hasil lebih baik di pertandingan berikutnya,” kata Susy.

Empat Ribu Pelajar Serempak Mainkan Bola Sundul Hingga Pecahkan Rekor Muri

Kabupaten-tangerang-Muri-Sundul-Bola

Pernah mendengar olahraga bola sundul? Ya, mungkin banyak masyarakat yang belum tau tentang bola sundul ini. Bola sundul adalah Olahraga asli milik masyarakat Kabupaten Tangerang. Olah raga ini dikembangkan oleh masyarakat Tiga Raksa. Bola Sundul merupakan permainan bola dengan menggunakan kepala, teknik permainan bola yaitu dengan cara disundul. Cara permainan bola sundul tidak menggunakan tangan atau kaki. Sistem poin pun, layaknya bola voli. Namun, tim yang sudah menyentuh poin 17 dinyatakan menang. Nah, baru-baru ini Kabupaten Tangerang mendapatkan penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI). Sebanyak 4.000 pelajar yang tersebar di 500 lapangan memainkan bola sundul secara serempak sehingga berhasil meraih rekor MURI. Menurut Manager MURI Andre Purwandono, bola sundul yang dimainkan oleh ribuan pelajar tersebut tercatat dalam MURI. “Ini pencapaian yang spektakuler. Pemberian sertifikat MURI akan dilakukan pada tanggal 29 November mendatang. Setelah melihat secara langsung, kami sedang melakukan verifikasi terlebih dahulu. Kami sangat mengapresiasi sekali atas kerja keras Bupati Tangerang dan jajarannya dalam mengenalkan olahraga bola sundul ini kepada khalayak,” ucapnya. Sementara itu, Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengungkapkan, bahwa dengan meraih MURI atas bola sundul. Zaki berharapa masyarakat kabupaten Tangerang dapat menjaga serta melestarikannya. “Olahraga bola sundul merupakan olahraga asli Kabupaten Tangerang, Untuk itu sudah sepatutnya kita menjaga dan melestarikannya. Saya juga berharap, olahraga ini bisa dipertandingkan di level nasional maupun internasional,” tutur Zaki. Kepala Disporabudpar Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik dengan tegas akan terus bekerja keras untuk memperkenalkan olahraha bola sundul kepada masyarakat luas. Ayo, lestarikan olahraga asli Kabupaten Tangerang dan bawa nama harum Indonesia !(pah/adt)

Turunkan Lima Atlet Terbaiknya, Merpati Putih Tangsel Siap Bawa Pulang Medali

Perguruan-Pencak-Silat-MP-Tangsel-melukan-sesi-foto-bersama-selepas-latihan-yang-berlokasi-di-Halaman-Taman-Jajan-BSD

Perguruan Pencak Silat Merpati Putih (MP) Tangsel, akan menjajal kemampuan atletnya di ajang Kejuaraan Antar Perguron IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Provinsi Banten, pada 26-30 November mendatang di GOR Korem 064 Maulana Yusuf, Serang. Persiapan pun, terus dilakukan MP Tangsel dalam mengirimkan atlet di kejuaraan antar perguron se-Banten. Wakil Ketua Merpati Putih Cabang Tangsel, Richard Kartiko, mengatakan bahwa perguruannya sudah sangat siap untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Apalagi, beberapa waktu atlet MP Tangsel berhasil membawa pulang medali di kejuaraan silat. “Saat ini kami tengah lakukan pemusatan latihan, dan dalam kejuaran kali ini, kami hanya turunkan lima atlet terbaik kami untuk katagori dewasa. Dan kami sangat siap untuk mengikutinya,” ungkapnya. Kendati demikian, Richard mengatakan pihaknya tidak akan meremehkan perguruan lain. Baginya semua peserta yang ikut dalam kejuaran tersebut adalah lawan terberat yang harus dihadapi dengan serius. “Bagi kami semuanya adalah lawan terberat, jadi kami harus benar-benar mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk ikuti kejuaran tingkat Banten ini,” ungkapnya. Sementara itu Dewan Pembina Merpati Putih Cabang Tangsel, Ir. Zaid El Habib, berharap para atlet yang akan dikirim nanti dapat bertanding dengan baik, dan berhasil meraih prestasi. “Saya berharap, atlet MP bisa memberikan prestasi, dan bukan hanya tampil sebagai pemenang saja yang bisa diperoleh dengan mengikuti pertandingan ini. Namun juga pengalaman dalam kejuaraan itu, akan memperoleh nilai yang tak terhingga dalam perjalanan prestasi si atlet itu sendiri,” ungkapnya. Dia juga mengatakan, harus ada medali emas yang bisa dibawa pulang sebagai kado ulang tahun Kota Tangsel yang ke 9 tahun. “Tapi tentu saja setelah menjalani masa latihan beberapa minggu terkahir ini saya harapkan atlet atlet dari pencak silat merpati putih yang mewakili Kota Tangsel, dapat berhasil membawa mendali emas sebagai kado ulang tahun Kota Tangsel yang ke sembilan,” pungkasnya. (pah/adt)

Politeknik Olahraga Indonesia (POI) Resmi Dibuka Oleh Kemenpora

Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta memberikan kuliah umum perdana Politeknik Olahraga Indonesia (POI) di Gedung Griya Agung, Sumatera Selatan, Selasa (21/11/2017). Foto: Tribunnews

Politeknik Olahraga Indonesia (POI) yang terletak di Palembang, Sumatera Selatan resmi dibuka oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada 21 November lalu. POI ini diharapkan bisa mencetak atlet dan pelatih olahraga professional Indonesia dimasa depan. Politeknik Olahraga Indonesia telah menerima sedikitnya 90 mahasiswa baru pada tahun pertama yang akan terbagi dalam 3 program studi, yaitu Sport Industry, Perguruan Tinggi dan Kepelatihan. Ketiga program studi ini dianggap memiliki potensi yang menjanjikan dalam kenaikan prestasi olahraga di Indonesia. Raden Istanta, selaku Deputi III Bidang Pemberdayaan dan Olahraga Kemenpora menjelaskan kepada wartawan alasan Palembang terpilih untuk pembangungan Politeknik Olahraga Indonesia ini. “Kenapa di Sumsel, ya karena seluruh fasilitas di Jakabaring Sport City sudah standar internasional dan sudah lengkap. Mau fasilitas apa semua sudah ada disini, jadi nantinya mahasiswa bisa belajar sekaligus praktik.” Ujar Raden Isnanta yang dilansir dari Detik.com Menyambut Asian Games 2018, Palembang yang akan menjadi salah satu daerah berlangsungnya ajang internasional ini akan mengajak para mahasiswa Politeknik Olahraga Indonesi untuk menjadi bagian dan akan menjadi momen berharga sebagai tempat belajar praktik dan bukan hanya belajar secara teori. Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin menegaskan peringatan keras kepada mahasiswa POI untuk tidak merokok dan tidak akan segan untuk memberhentikan mahasiswa jika ketahuan melanggar. Ia menganggap merokok merupakan salah satu penghambat prestasi yang akan mempengaruhi fisik dari mahasiswa. “Ini peringatan keras saya kepada adik-adik mahasiswa baru, jangan sampai ada yang merokok dan ikut demo. Kalau ada yang melanggar tidak segan-segan saya minta untuk diberhentikan saja,”tutur Alex(put/adt)

Turnamen Wali kota Cup 2 di Parepare Resmi di Buka

Walikota Parepare, Taufan Pawe, membuka secara resmi kejuaraan Wali kota Cup 2 di Lapangan Andi Makkasau Parepare, Rabu (22/11/2017).

Wali kota Cup 2  menjadi bukti nyata dan komitmen Pemerintah kota Parepare untuk memajukan olahraga di Parepare, khususnya sepak bola. Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe membuka langsung turnamen Wali Kota Cup 2 yang digelar di Lapangan Andi Makkasau Parepare, Rabu (22/11/2017) sore. Event ini tak hanya sebatas ajang lomba. Tapi juga upaya pemerintah dalam mengembangkan dan mencari bibit persepakbolaan di kota Parepare, ujar Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Parepare, Syukur Razak yang juga ketua panitia Wali Kota Cup 2. Sebanyak 20 tim ikut meramaikan event yang nantinya akan memperebutkan piala bergilir dan uang pembinaan dengan total ratusan juta rupiah. Nantinya, tim yang berhasil memenangkan turnamen itu berhak mendapat hadiah hingga Rp50 juta. Sementara runner up, peringkat tiga dan empat masing-masing mendapatkan Rp30 juta, Rp25 juta serta Rp20 juta. “Hadiah itu sudah termasuk sumbangan tambahan uang tunai dari wali kota untuk masing-masing pemenang hingga Rp20 juta pertim,” ucap Syukur Razak yang dilansir dari sindonews. Sementara itu, HM Taufan Pawe berharap, Kejuaraan ini berjalan sportif agar dapat melahirkan kuantitas dan kualitas atlet yang membanggakan.

Walikota Depok: Pintar Pencak Silat Harus Pintar Mengaji Juga

Beberapa-pejabat-dan-tokoh-masyarakat-yang-menghadiri-pelantikan-pengurus-IPSI-Depok

Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Depok baru saja menggelar pelantikan pengurus periode 2017-2021 dan juga Raker (Rapat Kerja) di Gedung BPSDM Kumham, Depok. Dalam pelantikan pengurus dan raker ini, dihadiri oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris, serta Kepala BPSDM Kumham, Kepala OPD, Kepala IPSI Jabar, Camat se-Kota Depok, Lurah se-Kota Depok, Ketua KONI Depok, Dandim 0508, Unsur Forkopimda, dan Pendekar tokoh masyarakat. Idris sangat mengapresiasi rapat kerja pengurus IPSI Kota Depok. Ia pun, menerangkan terdapat istilah ujung tombok yang ditujukan kepada pengurus pencak silat. Istilah itu, nantinya akan diubah Pemkot Depok menjadi ujung tombak. “Seringkali kita mendengar pengurus IPSI dijadikan sebagai ujung tombok. Akan tetapi, kami berjanji akan mengubahnya menjadi ujung tombak olahraga pencak silat. Untuk mewujudkan itu, insyaallah akan terwujud melalui kolaborasi kita bersama,” ujar Idris seperti dikutip depoknews.id. Lanjutnya, dengan adanya pengurus IPSI periode 2017-2021 Pemkot Depok akan memantau perkembangan silat di Depok. Idris pun, menyampaikan kepada atlet silat selalu gunakan beladiri untuk hal yang positif. “Selain itu, saya ingin berpesan kepada seluruh pembina atau pengurus bahkan pelatih bahwa dalam pengajaran pencak silat tidak sekadar memberikan pengetahuan bela diri saja, tetapi harus diselipkan religiusnya. Di samping kita pintar olahraga bela diri pencak silat, kita juga pintar dalam hal mengaji,” jelasnya.(pah/adt)

PBVSI Tangsel, Berikan Ucapan Selamat Kepada Tim Voli Kecamatan Pamulang

Ketua-Umum-I-PBVSI-Tangsel,-AKP-Lalu-Hedwin-H.SH.SIK-mengalungkan-medali

Perlombaan Olahraga Kota (Porkot) Tangsel 2017 yang memainkan 16 cabang olahraga dan diikuti ribuan atlet pelajar maupun umum, sudah memasuki hari ke empat. Salah satu cabor yang dimainkan yakni cabang Voli Pasir, atau yang biasa kita kenal voli pantai. Voli Pasir di Tangsel sendiri prestasinya sangat luar biasa. Atlet Tangsel voli pasir selalu menjadi juara umum di berbagai tingkatan, ataupun kejuaraan yang diadakan baik itu tingkat Kota, maupun Provinsi. Di Porkot 2017 Tangsel, tujuh Kecamatan mengirimkan atlet-atletnya untuk mengikuti cabor voli pasir. Dan, Kecamatan Pamulang berhasil mengawinkan gelar voli pasir, baik itu kategori putra maupun putri. Ketua Umum I PBVSI Tangsel, AKP Lalu Hedwin H.SH.SIK sangat senang dengan penampilan-penampilan pelajar dalam Porkot 2017 ini. Menurutnya, para atlet voli pasir ini harus dibina secara matang. “Saya melihat, para atlet yang mayoritas pelajar ini sangat perlu dibina. Mereka mempunyai skill yang baik, hanya tinggal dipoles sedikit lagi. Tangsel dalam voli pasir selalu mempunyai prestasi yang patut di acungi jempol,” tutur AKP Lalu, yang juga menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Tangsel. AKP Lalu juga berharap, pemerintah dapat membantu membina atlet-atlet berbakat ini. Dan, tak lupa mengucapkan selamatnya kepada Kecamatan Pamulang. “Luar biasa Kecamatan Pamulang dapat mengawinkan gelar di putra maupun putri. Selamat untuk Kecamatan Pamulang,” pukasnya kepada nysnmedia.com Berikut hasil final cabor voli pasir Porkot 2017: Juara Voli Pasir Putri 1.Juara 1 》 Kecamatan Pamulang 2. 2 》 Kecamatan Pondok Aren 3. 3 》 Kecamatan Ciputat Timur 4. 4 》Kecamatan Ciputat Juara Voli Pasir Putra 1.Juara 1 》 Kecamatan Pamulang 2. 2 》 Kecamatan Ciputat Timur 3. 3 》 Kecamatan Setu 4. 4 》 Kecamatan Serpong (pah/adt)

Under Armour Gandeng Glorius, Gelar Ajang Pickup Games Basketball

Pickup Games yang digelar oleh Under Armour bekerjasama dengan Glorious di lapangan basket Pati Unus, Jakarta Selatan pada 18 November kemarin.

Under Armour bekerja sama dengan Glorius untuk mengadakan Pickup Games, yaitu pertandingan basket 5 lawan 5 di lapangan basket Pati Unus, Jakarta Selatan pada 18 November kemarin. Acara ini dilaksanakan dengan 70 peserta. Agung Christyantho sebagai salah satu perwakilan panitia inti menjelaskan, bahwa event ini daftarnya gratis, dan panitia telah menyiapkan berbagai macam hadiah. “Pendaftaran acara ini gratis. Juara 1 dapat voucher 1 Juta dari Under Armour, juara 2 dapat voucher 500 ribu dan pemain terbaik dapat sepatu Stephen Curry 4 dan voucher 1 juta juga. Peserta dibatasi hanya 70 orang, ada yang dari Bandung, Depok, Cikarang, Bekasi, Bogor dan umumnya dari Jabodetabek.”ujar Agung Rizky Julian, selaku founder Glorius Indonesia juga menjelaskan, tentang tujuan dan harapan diadakannya Pickup Games ini. “Pickup Games merupakan panggung atau tempat anak-anak muda mengekspresikan diri, khususnya dalam olahraga bola basket dan juga sebagai ajang silahturahmi antar pemain. Di Pickup Games sendiri, semua tim punya kesempatan yang sama. Tidak peduli bagus atau tidaknya tim tetapi hasil akhir dari kemauan masing-masing tim untuk menjadi juara. Semoga bisa banyak lagi anak muda yang join di event Pickup Games kita.“ ucap Rizky Selain itu, Rizky juga menambahkan awal mula Pickup Games diadakan dan mengundang tanggapan yang positif dari berbagai pihak tentang event ini. “Pickup Games pertama kali diadakan pada tahun 2016, tepatnya di lapangan ABC Senayan. Ide dari saya tapi Cuma saya share khusus ke anak-anak Glorius saja. Eh ternyata banyak yang suka, akhirnya kita buat terbuka untuk umum di tahun 2017. Dan alhamdulilah banyak sponsor yang tertarik,”tutup Rizky(put/adt)

Asian Games Ajang Praktek Mahasiswa Politeknik Olahraga

Politeknik Olahraga Indonesia (POI) yang telah diresmikan tersebut, menjadikan Asian Games 2018 sebagai ajang pelatihan bagi mahasiswanya. Hal ini dilakukan untuk menunjang pemahaman dan pengembangan olahraga. Menurut lansiran dari Republika.co.id (21/11/2017), dikatakan deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Raden Ananta, mahasiswa politeknik olahraga akan berlatih dan belajar mengenai tata cara pengelolaan, pengembangan olahraga melalui pelaksanaan olahraga bertaraf internasional tersebut. Asian Games diibaratkan sebagai laboratoriumnya. Mahasiswa dapat jadi penghubung dan panitia atau tata pencatatan nilai dalam penyelenggaraan pesta olaraga tersebut. ”Perkuliahan di Poltek selain teori juga praktek di lapangan. Salah satu prakteknya dengan memanfaatkan pesta olahraga akbar mendatang” dikatakan Raden Ananta. Pihak poltek yang dilengkapi fasilitas bertaraf internasional tersebut merasa optimistis bisa melahirkan sumber daya manusia untuk menciptakan atlet berpretasi internasional.

Borobudur Marathon 2017, Event Mancanegara Demi Mempromosikan Olahraga & Pariwisata Indonesia

Peserta Borobudur Marathon 2017 berlari meninggalkan garis start di Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jateng, Minggu (19/11). Foto : Kompas

Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM) 2017 menyisakan sebuah cerita. Menurut lansiran dari kompas.com (19/11/2017), Event ini diawali dengan hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu pagi. Kemudian hujan tersebut tidak menurunkan semangat 8.754 peserta dari berbagai daerah dan negara dalam Borobudur Marathon 2017. Kegiatan Borobudur Marathon ini bisa menggelorakan semangat olahraga masyarakat. Tak hanya itu, setelah berakhirnya kompetisi ini, ternyata juga menyisakan cerita tentang peserta yang tidak sekadar berlomba melainkan juga kekaguman mereka akan keindahan alam, keramahan warga, dan keunikan di seputar cagar budaya dunia Candi Borobudur. Pada Borobudur Marathon tahun ini kompetisi dibagi menjadi tiga kategori, yakni Full Marathon (42 kilometer), Half Marathon (21 kilometer) dan 10 kilometer. Dari tiga kategori, terbagi lagi dalam sub-kategori, yakni Full Marathon Open, Full Marathon Nasional, Half Marathon Open, Half Marathon Nasional, 10K Open, dan 10K Nasional. Total hadiah yang diperebutkan peserta mencapai Rp 2,3 miliar, untuk semua kategori. Lalu siapakah pemenangnya? Full Marathon Open Category Pria Dijuarai oleh Kiprop Tonui (Kenya) dengan waktu 2 jam 26 menit 20 detik. Kemudian, Kennedy Kiproo Lilan dan Cosmas Matolo, yang berasal dari Kenya juga. Full marathon Closed Category pria Ketiganya dimenangkan dari perwakilan Indonesia yaitu Hamdan Syafril Sayuti (2 jam 39 menit 40 detik) Diikuti dengan Asma Bara dan Rudi Febriade. Full Marathon Open Category Perempuan Dimenangkan oleh Elizabeth Rumokol Chekakan (Kenya)  2 jam 43 menit 14 detik. Diikuti oleh Peninah Jepkoech (Kenya) dan Chemutai Immaculate (Uganda). Full Marathon Closed Category Perempuan Dimenangkan oleh Olivia Sadi (waktu 3 jam 10 menit dan 42 detik) Diikuti oleh Irma Handayani dan Maya. Mereka dari Indonesia. Full Marathon Master Closed Category Pria Dimenangkan oleh Suyono (3 jam 5 menit dan 24 detik) Diikuti oleh Heri Poriono dan Abdul Manan.  Indonesia. Full Marathon Master Closed Category Perempuan Dimenangkan oleh Helda Napitupulu (3 jam 41 menit dan 2 detik) Diikuti oleh Siti Muawanah dan Darwati. Half Marathon Open Category Pria Dimenangkan oleh Josphat Kiptanui Too (Kenya) dengan catatan waktu 1 jam 4 menit dan 42 detik. Diikuti oleh Barnaba Sigei (Malaysia) dan Joseph Mwangi Ngare (Kenya). Half Marathon Closed Category Pria Dimenangkan oleh Agus Prayogo (sang atlet lari Nasional) dengan  waktu 1 jam 12 menit dan 3 detik. Diikuti oleh Nurshodiq dan Difta Ibrula Gratina Unbanu. Half Marathon Open Category Perempuan Dimenangkan oleh Rosemary Mumo Katua (Kenya) dengan catatan waktu 1 jam 13 menit 46 detik. Diikuti oleh Kipsanai Naomi Jepkorir, dan Too Mercy Jelimo. Half Marathon Close Category Perempuan Afriana Pajio dengan catatan waktu 1 jam 22 menit 59 detik. Diikuti dengan Odekta Elvina Naibaho dan Ferly Marince Subnafeu. 10K Open Category Pria Dimenangkan oleh Tariku Demelash (Ethiopia) dengan catatan waktu 29 menit 20 detik. Diikuti oleh Gachui Daniel Kiarie dan Gilbert Ngench, keduanya dari Kenya. 10K Closed Category Pria Dimenangkan oleh Tio Purwanto dengan catatan waktu 31 menit 53 detik. Diikuti oleh Ridwan dan Jauhari Johan. 10K Open Category Perempuan Dimenangkan oleh Edinah Jeruto Koech (Kenya) dengan catatan waktu 35 menit 13 detik, diikuti oleh Monica Watelu Ndiritu dan Cynthia Chelangat Towett. 10K Closed Category Perempuan Dimenangkan oleh Yulianingsih dengan catatan waktu 38 menit 15 detik, diikuti oleh Meri M Paijo dan Bayu Trianata Sari. Menurut lansiran dari Kompas.com (19/11/2017), dikatakan oleh pelari atlet Indonesia kategori Male Half Marathon Closed, Agus Prayogo, fisik pelari Indonesia berbeda dengan negara lain. Hal ini sudah jadi kebiasaan dalam event serupa, di mana negara-negara lain pasti lebih unggul. Walaupun begitu, pelari Indonesia tetap terus meningkatkan kualitas karena didukung oleh pemerintah yang terus memberikan pembinaan para pelari. Diungkapkan oleh pelari peraih medali emas Sea Games 2017 tersebut, tantangan dalam borobudur marathon adalah saat medan yang naik turun, jalan yang sempit dan banyak tikungan. Meski sempat diguyur hujan, hal tersebut tidak jadi masalah dan bisa dikatakan masih bersahabat, karena tidak dehidrasi juga.

Satlantas Agendakan Kejuaraan Drag Bike Demi Merangkul Para Pembalap

Illustrasi: Drag Bike (Sumber Foto: @twepsbanjar)

Ajang balap motor, terus digandrungi mayoritas kaum remaja. Namun, olahraga yang bisa dikatakan membutuhkan nyali besar ini banyak disalah gunakan oleh para pecinta kebut-kebutan. Mereka, biasanya mengadu kecepatan di lintasan yang bukan pada tempatnya dan tidak memperhatikan keamanan dirinya sendiri maupun orang lain. Bahkan mereka, selalu kejar-kejaran dengan pihak kepolisian karena mengganggu ketertiban. Melihat itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tangsel dibawah pimpinan Kasat Lantas AKP Lalu Hedwin H.SH.SIK akan merangkul para pembalap ini dalam sebuah kejuaraan Drag Bike. “Ya, kami sudah melakukan diskusi dengan beberapa klub motor yang ada untuk menggelar event kejuaraan Drag Bike. Untuk kapan dilaksanakannya, kami akan rundingkan kembali,” ujar AKP Lalu. Pria kelahiran Malang ini, mengaku ingin mengajak para pembalap untuk terlibat. Dengan tujuan, merangkul para pembalap dan menjadi wadah bagi para pembalap untuk menunjukan bakatnya. “Saya ingin menyatukan mereka dalam kejuaraan Drag Bike nanti. Dari pada mereka melakukan kebut-kebutan di jalan raya dan melakukan hal yang negatif, lebih baik kami fasilitasi serta mengasah bakat mereka dalam sebuah kejuaraan. Dan, bukan hanya dari Tangsel saja, kami akan menyambut baik pembalap dari luar Tangsel untuk berpartisipasi,” paparnya. Lanjutnya, segala persiapan sudah mulai dilakukan dari mulai tempat, perhitungan jarak, keamanan dan lainnya. “Kami sudah melakukan persiapan-persiapan untuk menggelar kejuaraan drag bike. Kami sudah mengatur jarak, memperhitungkan pengereman, keselamatan dan semuanya agar berjalan dengan lancar,” jelasnya. Ia pun mengatakan, jika kejuaraan ini nantinya akan berhasil, bukan tidak mungkin akan dijadikan ajang tahunan Satlantas Polres Tangsel. “Semoga bisa menjadi ajang tahunan Satlantas Polres Tangsel,” tutupnya.(pah/adt)

Rangkaian Semarak Hut Tangsel, Ribuan Atlet Bersaing Dalam Porkot Kota Tangsel 2017

Walikota-Tangsel,-Airin-Rachmi-Diany-ditemani-Ketua-KONI-Tangsel,-Rita-Juwita,

Dalam keseriusannya membina atlet-atlet pelajar, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tangsel mengadakan ajang Perlombaan Olahraga Kota (Porkot) Tangsel. Porkot Kota Tangsel 2017 untuk tingkat pelajar ini dibuka langsung oleh Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany di Lapangan Cilenggang, Serpong, Minggu (19/11). Porkot 2017 yang digagas oleh Dispora Tangsel ini, merupakan rangkaian HUT Tangsel ke-9. Pembukaan Porkot dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Tangsel, E Wiwi Martawijaya, Ketua KONI Tangsel serta ribuan pelajar yang mewakili tujuh kecamatan di Tangsel yang akan mengikuti Porkot 2017. Sebanyak 17 cabang olahraga yang di perlombakan, diantaranya ada renang, pencak silat, karate, taekwondo, voli, dayung, panahan, dan lainnya. Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany menjelaskan perlombaan ini dalam rangka memeriahkan HUT Kota Tangsel ke-9. Dimana kegiatan ini dimulai dari tingkat kelurahan, kecamatan sampai tingkat Kota. “Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bukti keperdulian pemerintah dalam membudayakan olahraga di masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam rangka memeriahkan HUT Kota Tangsel,” ungkap Airin. Airin pun sangat berharap, agar masyarakat Tangsel bisa membudayakan olahraga sehat. Dan, untuk para pelajar bisa menjadi pengalaman berharga sekaligus memberikan wadah bagi mereka untuk menunjukan bakat yabg dimilikinya. “Olahraga di Tangsel menjadi salah satu budaya sehat. Sedangkan bagi para pelajar bisa memberikan pengalaman bertanding, juga bagi para atlet muda dalam rangka meningkatkan potensi yang optimal,” tuturnya. Sementara itu, Kadispora Tangsel, E. Wiwi Martawijaya menjelaskan, kegiatan tersebut dibuka untuk pelajar dan umum. Namun yang mendominasi adalah para pelajar yang mewakili kecamatannya masing-masing. “Perlombaan ini dalam rangka untuk mencari bibit-bibit atlet. Sehingga telah diketahui sejak dini. Nantinya mereka akan meneruskan perlombaan di tingkat yang lebih tinggi,” katanya. Wiwi dengan tegas, akan rutin melaksanakan Porkot ini tiap tahunnya demi membangkitkan budaya olahraga bagi masyarakat maupun pelajar. “Kegiatan ini, akan dilaksanakan setiap tahun, untuk membangkitkan budaya olahraga agar merata,” jelasnya. (pah/adt)

KONI Sebut Porkot Tahun 2017 Sebagai Langkah Terobosan

Ketua-KONI-Tangsel-Rita-Juwita2

Perlombaan Olahraga Kota (Porkot) Tangsel tahun ini yang digagas oleh Dispora Tangsel dalam rangka menyambut HUT Tangsel ke-9, disambut baik oleh Ketua KONI Tangsel, Rita Juwita. Rita mengatakan, Porkot tahun 2017 merupakan suatu terobosan yang baru untuk Kota Tangsel. Dimana, para pelajar akan membela Kecamatannya untuk mendapatkan Piala bergilir Walikota Tangsel. “Ini sangat baik, dimulai dari perlombaan tingkat Kelurahan berlanjut ke tingkat Kota. Jadi, para pelajar ini tidak sembarang atlet karena ada tahapan-tahapannya. Ajang ini merupakan suatu terobosan yang sangat baik sekali bagi Tangsel,” ujar Rita, atau yang biasa disapa Bunda Rita kepada nysnmedia.com. Bunda Rita juga menjelaskan, ajang ini bisa menambah jam terbang bagi para atlet, terutama untuk atlet-atlet junior. Dan, mencari bibit untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2018 dan Pekan Olahraga Provinsi. “Atlet junior bisa menambah jam terbang, dan untuk yang senior bisa mengetahui kemampuan dirinya. Lalu, ajang ini kan banyak dari pelajar, jadi bisa sekaligus mempersiapkan atlet pelajar Tangsel untuk Popda (pekan olahraga pelajar daerah) 2018 dan Porprov (pekan olahraga provinsi). Tentunya, moment ini sangat baik, untuk nantinya atlet mengikuti TC (Training Center),” paparnya. Meski ini pagelaran Dispora, KONI Tangsel akan terus mendukung dan bekerjasama demi kemajuan olahraga di Tangsel. “KONI dan Dispora tidak bisa dipisahkan, semua harus kerja sama demi meraih kejayaan dan sukses,” ujarnya. (pah/adt)

Selalu Buat Kejutan, Tim Futsal Putri SMAN 12 Tangsel Patut Diperhitungkan

Tim-futsal-putri-SMA-Negeri-12-Tangsel

Futsal selalu identik dengan olahraga laki-laki, tetapi mulai saat ini wanita sudah mulai menggeluti olahraga futsal. Para wanita ini biasanya mulai bermain di ekstrakulikuler (Ekskul) di sekolah. Ekskul futsal untuk putri di sekolah sudah mulai menjamur. Seperti di SMA Negeri 12 Tangsel. Tim futsal putri SMAN 12 Tangsel ini, mempunyai segudang prestasi yang mengharumkan nama baik sekolah. Di bawah arahan pelatih Fathurohman, tim futsal SMAN 12 Tangsel terus menggeber prestasi maupun latihannya. Fathur mengatakan, futsal putri di SMAN 12 Tangsel sudah mulai banyak pemain yang potensial. “Alhamdulillah, kita selalu regenerasi dan selalu menemukan pemain-pemain yang potensial. Baik itu dikelas 1, kelas 2 maupun kelas 3,” ujar Fahtur. Meski latihan futsal putri, hanya seminggu sekali. Tak membuat tim futsal putri SMAN 12 Tangsel meraih prestasi. “Kami, meraih juara 1 dan 2 di kejuaraan futsal yang di gelar STIKES dan juara 1 di Insan Rabbani. Alhamdulillah itu, kejuaraan antar Jabodetabek maupun wilayah Tangsel,” paparnya. Dengan raihan prestasi itu, kini tim futsal putri SMAN 12 Tangsel mulai di takuti oleh sekolah lain. Fahtur pun, berharap futsal SMAN 12 Tangsel dapat dukungan dari kepala sekolah. (pah/adt)

Air Mineral Prim-A Greater Jakarta and Nusantara Conference 2017, LIMA Football Rancang Peraturan Ketat

Manajer-Departemen-Kompetisi-dan-Pertandingan-LIMA

LIMA akan mulai menghelat cabor sepakbola, karena antusias universitas untuk sepakbola semakin tinggi. Bertajuk LIMA Football: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta and Nusantara Conference 2017, rencananya akan mulai dilaksanakan pada 16 November hingga 23 November mendatang yang berlokasi di Stadion Universitas Indonesia (UI), Depok. LIMA pun, tak mau main-main soal peraturan yang ada. Manajer Departemen Kompetisi dan Pertandingan LIMA, Azwar Mukhlis akan memperketat peraturan LIMA Football sama dengan cabor LIMA lainnya. “Di season 5 ini, kami berusaha menjaga konsistensi peraturan di LIMA, mulai dari verifikasi, kostum, dan peraturan di lapangan,” jelas Azwar. Lanjutnya, LIMA Football akan memakai sistem setengah kompetisi. Dan, ketujuh tim ini akan saling bertemu. “Sistem kompetisi yang digunakan oleh LIMA Football: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta and Nusantara Conference 2017 ini menggunakan setengah kompetisi. Ketujuh tim tersebut akan saling berhadapan di pertandingan yang digelar di UI ini,” tambahnya.(pah/adt)

Kupas Tuntas Kontroversi Liga 1 Indonesia

kontroversi-liga-1

Tanggal 15 April 2017 menjadi sejarah bangkitnya sepakbola Indonesia. Dua tahun lamanya, sepakbola Indonesia telah mati suri setelah di hukum oleh FIFA. November 2016 pula, lahirnya ketua umum PSSI periode 2016-2020 yakni Edy Rahmayadi. Edy terpilih sebagai Ketua Umum PSSI untuk periode 2016-2020 dalam Kongres PSSI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (10/11/2016). Dalam pemungutan suara, Edy, yang juga merupakan Pangkostrad TNI, meraih 76 suara. Dia mengalahkan Moeldoko yang hanya meraih 23 suara. Sementara itu, calon lainnya, Eddy Rumpoko, hanya mendapatkan satu suara. Edy yang juga aktif sebagai TNI berpangkat Letnan Jendral menjabat Pangkostrad ini, diharapkan oleh pecinta sepakbola Indonesia bisa memajukan sepakbola Indonesia dengan ketegasannya. Dalam kutipan cnn.indonesia (10 November 2016) setelah terpilih, Edy memiliki target untuk timnas Indonesia. Edy berjanji akan segera bekerja agar target-targetnya tercapai, salah satunya targetnya adalah timnas tampil di Olimpiade dalam kurun waktu delapan tahun dari sekarang. “Mungkin itu sulit sekali bagi pemain-pemain yang saat ini masih kita ketahui bersama (kemampuannya), tetapi Insya Allah di 2024 kita sudah bisa berkiprah.” “Di saat ini kami harus segera bekerja. Di kelompok U-15, ini kita booming-kan, kami meriahkan, sehingga delapan tahun yang akan datang pemain-pemain yang berusia 23 tahun sudah bisa berkiprah di internasional,” ucapnya melanjutkan. Benar saja, enam bulan memimpin PSSI, tepatnya 15 April dibukanya Liga 1 Indonesia yang memainkan antara Persib Bandung melawan Arema Malang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (SGBLA). Namun, sebelum Liga 1 bergulir banyak kontroversi yang terjadi yakni mengenai regulasi. Regulasi yang diterapkan di liga yaitu tim diwajibkan mengontrak sedikit-dikitnya lima pemain U-23, kemudian hanya bisa mengontrak maksimal tiga pemain asing, di mana dua merupakan pemain non-Asia dan satu pemain Asia atau disebut aturan dua plus satu. Selanjutnya, jumlah pemain berusia 35 tahun ke atas tidak boleh lebih dari dua orang di setiap tim. Peraturan lainnya yaitu setiap klub bisa mengontrak satu “marquee player” yaitu pesepak bola asing yang dianggap berkelas dunia yang pernah bermain setidaknya dalam tiga putaran Piala Dunia terakhir (untuk hal ini pada tahun 2006, 2010 dan 2014) atau pernah berkiprah di klub elite Eropa. Persib Bandung contohnya, mereka menggaet Michael Essien eks Chelsea dan Carlton Cole bintang Timnas Inggris sebagai pemain marquee player mereka. Sementara, regulasi yang mewajibkan klun memainkan pemain U-23 menuai beberapa pro dan kontra. Regulasi ini dibuat memang dipersiapkan untuk timnas Indonesia berlaga di Sea Games Kuala Lumpur, Malaysia. Setiap klub, diwajibkan memainkan tiga pemain U-23. Pelatih pun, mau tidak mau menurunkan pemain U-23. Banyak komentar miring dengan regulasi ini, ada yang beranggapan bahwa jika pemain tidak siap bisa merugikan klub dan pemain U-23 bisa bermain di tim senior bukan karena aturan melainkan karena kesiapan pemain serta prestasi pemain. Setengah musim berjalan, masyarakat Indonesia mulai mengenal wonderkid Febry Haryadi dan Gian Zola (Persib), M Rezaldi Hehanusa (Persija), Kurniawan Kartika Ajie (Persiba Balikpapan). Bisa dikatakan sukses? Mari kita telaah kembali. Kebijakan PSSI membuat regulasi U-23 memang dipersiapkan untuk Sea Games Malaysia, namun ekspektasi berlebih hanya membuahkan medali perunggu saja bagi Indonesia yang dipimpin pelatih asal Spanyol Luis Milla. Muncul kembali peraturan dari PSSI yang membingungkan. Setelah Sea Games berlangsung, PSSI menghapus regulasi U-23 di Liga 1. Keputusan ini, sontak membuat para klub dan pelatih berang. Para pelatih dan klub, menganggap keputusan awal yang dibuat oleh PSSI dengan seenaknya di hapus. Namun, ada juga klub yang bisa dikatakan ketiban durian runtuh dengan adanya penghapusan regulasi U-23. Tak hanya itu, regulasi saja yang membuat kisruh, suporter pun masih belum cukup dewasa. Almarhum Riko Andrean suporter Persib yang tewas pada saat laga big match melawan Persija Jakarta menjadi pusat perhatian kancah dunia sepakbola. PSSI pun, menghukum bobotoh. Sudah seharusnya, suporter Indonesia dewasa. Kepemimpinan wasit pun, menjadi fokus pembenahan PSSI. Wasit Indonesia seharusnya bisa mengambil keputusan dengan tegas tanpa takut di intervensi oleh tim maupun pemain. Puncaknya, PSSI menghadirkan wasit asing pada bulan Agustus. Tujuan PSSI dengan hadirnya wasit asing, bisa memberikan contoh kepada wasit asal Indonesia. Lagi dan lagi, hadirnya wasit asing menjadi pro dan kontra. Seperti pelatih PSM Makasar, Robert Rene Albert yang mengatakan bahwa Indonesia tidak butuh wasit asing tetapi membutuhkan teknologi VAR (Video Assintant Referee). Benar saja, puncaknya pada laga big match antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung kesalahan fatal dibuat wasit asing. Shaun Evan merupakan yang memimpin laga big match tersebut. Wasit asal negeri kangguru Australia, menganulir gol dari penyerang Persib, Ezechiel N’Douassel pada menit ke-27. Sundulan N’Douassel terlihat sudah melewati garis dan sundah menyentuh jaring gawang. Namun, Shaun menganggap bola tersebut belum gol. Kontroversi dari wasit Evans, masih berlanjut. Bek Persib Bandung, Vladimir Vujovic, mendapatkan kartu merah pada menit ke-82 setelah terlihat mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas kepada wasit yang memberinya kartu kuning karena melanggar Bruno Lopes. Pemain Persib yang tidak terima, bergerak kepinggir lapangan. Namun, Evans menganggap pemain Persib mogok bertanding dan menyudahi pertandingan pada menit 83. Ini menjadi perbincangan hangat bagi para pecinta sepakbola. Polemik wasit belum usai, kini giliran penentuan juara yang menjadi pusat perhatian. Bhayangkara FC dinobatkan menjadi juara Liga 1 2017. Kepastian tersebut didapat setelah Bhayangkara FC unggul atas pesaingnya Bali United yang bertengger di posisi kedua. Klub berjuluk The Guardians itu unggul agregat dari dua pertemuan kontra Bali United meski di klasemen memiliki poin yang sama yaitu 68 poin. Namun, terjadi kontroversi juara Bhayangkara. Pada saat melawan Mitra Kukar yang berkesudahan imbang 1-1, Bhayangkara mengajukan banding dengan alasan Mitra Kukar memainkan pemain ilegal yakni Mohammed Sissoko yang sebelumnya mendapatkan hukuman sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Hasil putusan pun, Bhayangkara menang dengan skor 3-0 dan membuatnya naik kepuncak klasemen menggeser Bali United. Ini yang menjadi perdebatan para tim, khususnya Bali United dan PSM Makasar yang bersaing dalam perebutan gelar juara. Di laga terakhirnya, Bhayangkara memastikan juara Liga 1, meski kalah dari Persija Jakarta dengan skor 1-2. Bhayangkara yang sudah dipastikan juara, menjadi gonjang ganjing. PT LIB (Liga Indonesia Baru) belum memastikan Bhayangkara FC juara Liga 1 Indonesia. Tak hanya itu, laman resmi FIFA pun, secara mengejutkan mengeluarkan klasemen yang menyatakan Bali United FC yang menjadi juara di Liga 1 Indonesia. Namun, pada akhirnya FIFA merubah laman tersebut dengan menyatakan Bhayangkara FC sebagai juara Liga 1. … Read more

Raih Peringkat Tiga di Kejurnas, Olahraga Rugby Banten Tunjukan Tajinya

Tim Rugby Banten berhasil meraih peringkat ketiga di ajang Kejurnas Rugby beberapa waktu lalu.

Mungkin bagi sebagian kalangan masyarakat masih banyak yang belum mengenal Olahraga rugby. Permainan tim yang bisa dikatakan menjurus permainan keras cenderung kasar ini, sedang berkembang di Indonesia. Seperti yang sedang di lakukan dalam lingkup wilayah Banten. Tim rugby Banten, baru saja mengikuti ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rugby bulan Oktober lalu. Tim rugby Banten ini berhasil meraih peringkat tiga. Tentunya prestasi ini, sangat membanggakan bagi Provinsi Banten, dari 11 provinsi yang mengikuti kejurnas, Banten berhasil meraih peringkat tiga. Kapten rugby Banten, Christoper Aditya Hardwika merasa sangat puas bisa meraih peringkat tiga dalam ajang Kejurnas. Persiapan selama dua bulan tak menjadi sia-sia untuk tim rugby Banten yang dilatih langsung oleh pelatih asal Fiji. “Dari tim Banten sendiri, merasa cukup puas dengan apa yang telah diperoleh di Kejurnas. Walaupun kamu peringkat ketiga, tapi menurut saya itu hasil yang sangat memuaskan bagi kami, bila dilihat dari persiapan dan juga permainan yang telah dikeluarkan oleh rekan satu tim,” papar Christoper. Berlatih hanya satu kali dalam seminggu ,rugby Banten bisa menunjukan tajinya di Kejurnas olahraga Rugby. Meski begitu, rugby Banten bisa bersaing. Dan, selain kendala latihan, rugby Banten juga kesulitan dalam mencari pemain. “Kami latihannya hanya seminggu sekali, mungkin berbeda dengan Provinsi lain. Cuman, selama latihan yang berlangsung 2 jam pemain tidak pernah menyiakan latihannya, jadi kita latihan dengan serius. Kendala lain, karena olahraga ini sedang berkembang, jadi kemarin agak susah untuk mencari pemain, dan juga lapangannya yang kadang susah dicari untuk latihan,” jelasnya. Perlu diketahui, rugby Banten sudah mempunyai prestasi yang membanggakan. Seperti meraih medali perak di Exhibition PON Jawa Barat. Sukses dan maju terus Rugby Banten. (pah/adt)

Nivea Men TopSkor Cup U-16 Dipantau Pelatih Timnas Fakhri Husaini

Direktur-TopSkor-Indonesia,-Yusuf-Kurniawan

Mempunyai visi yang sama dalam meningkatkan dan memajukan persepakbolaan di usia dini, Nivea Men dan TopSkor menggelar tournament Nivea Men TopSkor Cup U-16 yang berlokasi di Stadion Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (11/11). Tournament ini diikuti 22 perpaduan antara Sekolah Sepakbola (SSB) dan sekolah formal nasional dan internasional (SMU/SMK) dari wilayah Jabodetabek. Total pemain & tim ofisial yang terlibat di kompetisi ini sekitar 650 orang. Direktur TopSkor Indonesia, Yusuf Kurniawan menjelaskan, bahwa Nivea Men dan TopSkor mempunyai visi sama dalam mengembangkan bakat sepakbola muda. Tak hanya tournament saja, dalam event ini juga digelar coaching clinic. “NIVEA MEN dan TopSkor memiliki visi yang sama untuk mengembangkan bakat anak-anak muda Indonesia. Selain dukungan penuh 1 bulan ke depan, kami juga menyediakan coaching clinic dan juga hadiah khusus kepada setiap pemain terbaik (Man of The Match) di setiap pertandingan,” papar pria yang biasa disapa Bung Yusuf ini. Bung Yusuf yang juga komentator sepakbola ini, berharap dengan kompetisi ini para pemain dapat memberikan dan menunjukan bakat mereka. Karena, event ini akan dipantau oleh Pelatih Timnas U-16, Fakhri Husaini. “Kami berharap, melalui apresiasi ini, para peserta makin bersemangat menunjukkan kemampuan mereka. Apalagi ajang ini akan dipantau oleh pelatih Tim Nasional U-16 dalam rangka mencari pemain potensial untuk dipersiapkan menuju putaran final Piala Asia U-16 tahun 2018,” jelasnya. NIVEA MEN, yang merupakan merek perawatan kulit pria terkemuka di dunia, bekerja sama dengan TopSkor untuk menyelenggarakan kompetisi sepakbola. Ajang ini juga nantinya akan diikuti oleh, para pemain Timnas U-16, sebut saja Rendy Juliansyah dan Ahmad Rusadi yang akan membela panji ASIOP Apacinti. Ada pula Andre Oktaviansyah (Pelita Jaya), Yudha Febrian (Cibinong Putra), Yadi Mulyadi, Hamsa Lestaluhu, Sukrayatul Fajra, dan Ahluz Dzikri (ASAD Purwakarta). Nantinya, pertandingan akan digelar dengan sistem setengah kompetisi dimana ke-24 peserta akan dibagi ke dalam enam grup. Juara dan runner-up grup (12 tim) serta empat peringkat tiga terbaik akan lolos ke fase 16 besar hingga selanjutnya bersaing hingga final. Presiden Direktur PT Beiersdorf Indonesia, Holger Welters, mengatakan Nivea Men yang juga menjadi sponsor klub raksasa Spanyol, Real Madrid sangat bangga dalam event ini. Dan, Nivea Men siap membantu mempersiapkan generasi muda untuk mengasah bakatnya. “NIVEA MEN sebagai merek perawatan kulit terkemuka di dunia dan juga sebagai sponsor resmi klub sepakbola internasional REAL MADRID, sangat bangga dapat berpartisipasi dalam kompetisi ini karena kami mendukung penuh pertumbuhan sepak bola di Indonesia dalam hal ini mempersiapkan generasi muda untuk dapat mengeksplorasi potensi mereka semaksimal mungkin dalam olahraga sepak bola,” ujar Holger. Sementara itu, Marketing Direktur PT Beiersdorf Indonesia, Tomasz Schwarz menjelaskan, Nivea Men sangat cocok untuk pemain sepakbola. Sehabis bermain, para pemain membutuhkan wajah yang cerah dan badan yang segar. “NIVEA MEN menyadari sepakbola memang aktivitas yang maskulin dan menyenangkan, namun wajah dan badan kita pun harus menghadapi situasi yang berat. Sebut saja, minyak yang berlebih, tanah kotor, debu, keringat berlebih, lumpur, terik matahari, dan sebagainya, situasi yang pasti dialami juga oleh para pemain NIVEA MEN TopSkor Cup nantinya. Dengan demikian, kita semua sama-sama membutuhkan produk perawatan kulit, seperti sabun muka dan deodoran, yang memang benar-benar efektif untuk membersihkan secara menyeluruh dan juga melindungi dari bau badan,” pukasnya.(pah/adt)

Peringati Hari Pahlawan, Ribuan Peserta Ikuti Lari Marathon Kota Tangerang

Lari-Marathon-kota-Tangerang

Hari Pahlawan pada 10 November disambut dengan penuh semangat dan mengenang jasa-jasa pahlawan semangat memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Seperti di wilayah Kota Tangerang yang tengah menyelenggarakan lomba lari marathon 10 kilometer, yang berlokasi di Jalan Santri Sudirman, Kota Tangerang, Minggu (12/11). Sebanyak 3000 peserta mengikuti lari marathon 10 kikometer dengan tiga kategori yakni 10 kilo untuk umum, 5 kilo untuk pelajar SMA dan SMP, serta 2,8 kilo untuk tingkat Sekolah Dasar (SD). Pada kesempatan itu, Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, tak hanya dari peserta lokal namun ada peserta lain dari warga asing. Dengan begitu. Arief berharap, nantinya menjadikan Tangerang sebagai Kota Layak Dikunjungi dan memperkenalkan budaya di Tangerang. “Ada beberapa orang dari Warga Negara Asing (WNA) mengikuti lari maraton ini. Semoga kegiatan ini bisa menjadi Kota Tangerang sebagai Kota Layak Dikunjungi,” pukas Arief. Arief menambahkan, dengan lari maraton ini, kita tingkatkan semangat Kemerdekaan Bangsa Indonesia, sehingga akan tercipta semangat perjuangan yang luar biasa. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Tangerang, Dedi Suhada mengatakan, antusias peserta sangat luar biasa. Sekitar 3.300 peserta mengikuti event lari maraton ini. “Untuk memperingati Hari Pahlawan, maka kita gelar lari maraton 10 kilometer yang dibuka untuk umum. Dan, kami menyiapkan hadiah secara keseluruhan sebesar Rp 53 juta,” jelas Dedi. Dedi juga menambahkan, bahwa lomba lari maraton dibuka secara gratis. Dan, event ini merupakan kali kedua digelar dan sangat mendapatkan antusiasme yang baik dari peserta. “Ada warga negara asing yakni dari Kenya ikut mendaftar dalam event lari maraton ini. Dan, event ini dibuka secara gratis. Event ini pun, kali kedua diselenggarakan,” ujar Dedi.(pah/adt)