Rangkaian Semarak Hut Tangsel, Ribuan Atlet Bersaing Dalam Porkot Kota Tangsel 2017

Walikota-Tangsel,-Airin-Rachmi-Diany-ditemani-Ketua-KONI-Tangsel,-Rita-Juwita,

Dalam keseriusannya membina atlet-atlet pelajar, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tangsel mengadakan ajang Perlombaan Olahraga Kota (Porkot) Tangsel. Porkot Kota Tangsel 2017 untuk tingkat pelajar ini dibuka langsung oleh Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany di Lapangan Cilenggang, Serpong, Minggu (19/11). Porkot 2017 yang digagas oleh Dispora Tangsel ini, merupakan rangkaian HUT Tangsel ke-9. Pembukaan Porkot dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Tangsel, E Wiwi Martawijaya, Ketua KONI Tangsel serta ribuan pelajar yang mewakili tujuh kecamatan di Tangsel yang akan mengikuti Porkot 2017. Sebanyak 17 cabang olahraga yang di perlombakan, diantaranya ada renang, pencak silat, karate, taekwondo, voli, dayung, panahan, dan lainnya. Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany menjelaskan perlombaan ini dalam rangka memeriahkan HUT Kota Tangsel ke-9. Dimana kegiatan ini dimulai dari tingkat kelurahan, kecamatan sampai tingkat Kota. “Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bukti keperdulian pemerintah dalam membudayakan olahraga di masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam rangka memeriahkan HUT Kota Tangsel,” ungkap Airin. Airin pun sangat berharap, agar masyarakat Tangsel bisa membudayakan olahraga sehat. Dan, untuk para pelajar bisa menjadi pengalaman berharga sekaligus memberikan wadah bagi mereka untuk menunjukan bakat yabg dimilikinya. “Olahraga di Tangsel menjadi salah satu budaya sehat. Sedangkan bagi para pelajar bisa memberikan pengalaman bertanding, juga bagi para atlet muda dalam rangka meningkatkan potensi yang optimal,” tuturnya. Sementara itu, Kadispora Tangsel, E. Wiwi Martawijaya menjelaskan, kegiatan tersebut dibuka untuk pelajar dan umum. Namun yang mendominasi adalah para pelajar yang mewakili kecamatannya masing-masing. “Perlombaan ini dalam rangka untuk mencari bibit-bibit atlet. Sehingga telah diketahui sejak dini. Nantinya mereka akan meneruskan perlombaan di tingkat yang lebih tinggi,” katanya. Wiwi dengan tegas, akan rutin melaksanakan Porkot ini tiap tahunnya demi membangkitkan budaya olahraga bagi masyarakat maupun pelajar. “Kegiatan ini, akan dilaksanakan setiap tahun, untuk membangkitkan budaya olahraga agar merata,” jelasnya. (pah/adt)

Tangsel Masuk 10 Besar Kota Layak Pemuda 2017

Kepala-Dinas-Pemuda-dan-Olahraga-(Kadispora)-Kota-Tangsel,-E.-Wiwi-Martawijaya

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia, meluncurkan program Kota Layak Pemuda (KLP) 2017. Dari semua Provinsi, ada diantaranya 10 Kota dan Kabupaten yang masuk dalam kategori “Kota Layak Pemuda Utama” yang salah satunya adalah Kota Tangerang Selatan. Penghargaan kepada 10 Kota Layak Pemuda Utama 2017, diberikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi kepada masing-masing Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, di Padang Sumatera Barat, Sabtu (28/10). Penghargaan ini menjadi rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 di Indonesia. Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Kadispora) Kota Tangerang Selatan, Ir. E. Wiwi Martawijaya, M.Si., yang menerima langsung penghargaan Kota Layak Pemuda berharap, dengan penghargaan ini para pemuda Tangsel ikut berperan dalam memajukan Kota Tangsel. “Semoga penghargaan ini dapat menambah semangat para pemuda Kota Tangerang Selatan untuk berkonstribusi lebih banyak dalam pembangunan daerah nya, karena penghargaan ini pada hakekatnya merupakan bentuk pengakuan dan apresiasi pemerintah atas kinerja pemerintah Kota Tangerang Selatan di bidang kepemudaan, juga atas segala konstribusi pemuda dalam geliat pembangunan Kota Tangerang Selatan,” ujar Wiwi. Lanjutnya, Kota Tangsel harus mulai berbenah dan menyusun program kepemudaan. Dan, yang paling penting membangun sarana prasarana kepemudaan. “Kedepan dengan status Kota Layak Pemuda, Kota Tangerang Selatan harus bisa berbenah diri dalam hal pilihan program dan kegiatan dengan dukungan anggaran yg memadai untuk kepemudaan. Serta segera mengeluarkan kebijakan dan peraturan-peraturan daerah yang pro kepemudaan. Dan yang tidak kalah penting adalah menata dan membangun prasarana dan sarana kepemudaan, karena dengan status Kota Layak Pemuda tidak menutup kemungkinan Kota atau Kabupaten lain di Indonesia datang ke Kota Tangerang Selatan untuk melakukan studi banding,” pungkas Wiwi. Dalam siaran pressnya, Imam mengatakan, Kota Layak Pemuda salah satu program prioritas Kemenpora untuk meningkatkan mutu standardisasi kepemudaan. “KLP merupakan salah satu program prioritas Kemenpora dalam meningkatkan mutu standardisasi kepemudaan di seluruh Indonesia, sehingga semua Kota dan Kabupaten di Indonesia mempunyai standardisasi dalam pengembangan pemuda yang berusia 16 sampai 30 tahun yang diatur dalam UU dan Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga No 11 Tahun 2017,” ujar Imam. Imam juga menambahkan bahwa yang penting lagi adalah adanya program-program dan kegiatan yang banyak melibatkan pemuda dengan dukungan anggaran yang memadai. Selain itu juga diharapkan, pemerintah daerah menyiapkan prasarana dan sarana kepemudaan yg bisa mengakomodir semua aktivitas para pemuda di daerahnya masing-masing. “Untuk itu, pemerintah pusat dan daerah harus dapat mengantisipasi bonus demografi jumlah penduduk usia produkti yang pada umumnya berumur 16-30 thn, dengan mendorong mereka untuk dapat mandiri dan menjadi calon-calon wirausaha yang cakap dan tangguh dalam rangka menghadapi persaingan global yg sekarang sudah dimulai dengan adanya MEA,” tutup Imam (pah/adt)

Gebyar Olahraga Akan Berlangsung Oktober Pekan Ini

kadispora menggelar rapat untuk koordinasi kegiatan Gebyar Olahraga

Dalam rangka memenuhi kebutuhan para atlet dan juga upaya pemerintah menjaring atlet baru berbagai tingkatan, walikota Tangsel telah mengintruksikan kepada jajarannya untuk segera menggelar ajang gebyar olahraga dari tiap kecamatan. Sesuai arahan dari Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany yang menginginkan gebyar olahraga tingkat kecamatan. Kadispora Tangsel, E Wiwi Martawijaya melangsungkan rapat dengan perwakilan tiap kecamatan untuk membahas acara olahraga tersebut. “Sesuai dengan arahan pimpinan, Gebyar Olahraga tiap kecamatan akan dilangsungkan. Acara tersebut, merupakan ajang untuk menjaring atlet Tangsel untuk mengikuti Popda,” terang Wiwi. Sementara itu, Ketua Porkot, Tri Utami Pertiwi mengatakan, perihal gebyar olahraga tingkat kecamatan, akan dilaksanakan bulan Oktober ini. “Oktober ini sudah mulai dilaksanakan dari hasil rapat tiap kecamatan. Nantinya, jadwal terlaksananya acara tersebut tergantung tiap kecamatan kapan mau melangsungkannya,” papar wanita yang biasa di sapa Bu Uut ini. (pah/adt)