Piala Kasad Liga Santri 2022, Cari Bibit Generasi Muda Berpotensi

Piala Kasad Liga Santri 2022, Cari Bibit Generasi Muda Berpotensi

Mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, Staf Ahli Bidang Hubungan Pusat dan Daerah, Dwijayanto Sarosa Putera, menghadiri pembukaan Piala Kasad Liga Santri 2022 di Stadion Merdeka, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (20/6). Dwijayanto mengapresiasi bergulirnya Liga Santri tahun ini yang diikuti pondok pesantren dari berbagai daerah. Ia berharap ajang tersebut bisa dijadikan wadah untuk mencari bibit atlet sepak bola. “Pesertanya banyak dan disambut dengan sangat antusias, baik dari santri maupun masyarakat. Ini merupakan langkah yang tepat dan bagus dalam rangka mencari bibit atlet sepak bola,” kata Dwijayanto. Menurutnya, terselenggaranya Liga Santri ini jadi ajang silaturahmi. Selain itu juga sekaligus meningkatkan kemampuan dalam bertanding sepak bola serta solidaritas antarsantri. “Tentu ini sangat diapresiasi pelaksanaan Liga Santri. Saya menyaksikan klub yang bertanding hari ini sangat luar biasa. Mereka memiliki potensi dan berharap kedepannya bisa meningkatkan kemampuan. Semoga bisa berkesempatan untuk memperkuat timnas,” ujar Dwijayanto. Lebih lanjut, Dwijayanto menerangkan, ajang Liga Santri ini juga membantu untuk memajukan olahraga sepak bola di Tanah Air. Hal ini sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. “Kemenpora mengapresiasi atas terselenggaranya Liga Santri tahun ini. Semoga kejuaraan ini bisa rutin terlaksana. Besar harapan agar Liga Santri tahun 2022 berlangsung dengan sukses, lancar, dan mengedepankan sportivitas,” jelasnya. Hadir dalam kesempatan ini, Staf Khusus Bidang Pengembangan dan Prestasi Olahraga Kemenpora Mahfudin Nigara, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan serta tamu undangan lainnya.

Masniari Wolf tak mau terbebani masuk proyeksi Olimpiade

Masniari Wolf tak mau terbebani masuk proyeksi Olimpiade

Perenang keturunan Indonesia-Jerman, Masniari Wolf, mengaku tidak mau terbebani oleh proyeksi untuk tampil di Olimpiade Paris 2024 atau Olimpiade Los Angeles 2028 menyusul keberhasilannya membawa pulang emas pada SEA Games Vietnam bulan lalu. “Saya mencoba untuk tidak terlalu memikirkannya, tetapi ada banyak orang di tim nasional, sehingga mereka dapat mendukung saya dan mereka juga mencoba untuk pergi ke Olimpiade, dan tekanan tidak hanya ada pada saya,” ujar Masniari saat melakukan bincang media secara daring, Selasa. Atlet berusia 16 tahun itu berhasil meraih emas nomor 50 meter gaya punggung putri pada SEA Games Vietnam, menjadi penyumbang medali emas pertama cabang olahraga renang. Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri penantian medali emas renang putri Indonesia selama 11 tahun sejak Yessy Yosaputra berhasil merebut emas pada nomor 200m gaya punggung SEA Games 2011 Palembang. “Saat raih medali emas nomor 50 meter saya cukup terkejut karena bisa berenang secepat itu. Selanjutnya saya ingin tampil di Kejuaraan Dunia junior dan tentu ingin di nomor 100 meter gaya punggung sampai Olimpiade nanti,” ucap Masniari. Perenang yang memiliki darah Batak itu bercerita bahwa dia melakukan pelatihan sendiri bersama klubnya dan bertolak ke Vietnam langsung dari Jerman bersama ibunya untuk mengikuti SEA Games. Bergabungnya Masniari dengan timnas pada menit-menit terakhir tersebut menurut Manajer Tim Renang Indonesia, Wisnu Wardhana, dikarenakan waktu yang dibutuhkan untuk konfirmasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan panitia penyelenggara VISGOC. Wisnu mengatakan sebenarnya sudah melakukan kontak dengan Masniari sejak 2017 dan melakukan pertemuan pada 2019. Saat dunia dilanda pandemi COVID-19, Masniari terus berlatih dan catatannya hampir memecahkan rekornas, yang membuatnya lolos kualifikasi untuk masuk timnas. “Melalui proses panjang Masniari akhirnya bisa tampil di SEA Games dan meraih medali emas. Ini terobosan bagi renang Indonesia karena banyak diaspora Indonesia yang masih punya jiwa nasionalis,” kata Wisnu. “Setelah ini saya akan ke Jerman berharap bertemu pelatihnya langsung memprogramkan Masni untuk bisa masuk ke Olimpiade Paris.” lanjutnya. Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI), Harlin Rahardjo, mengatakan federasi akan terus memberikan kesempatan kepada perenang-perenang muda untuk bisa lebih berkembang. “Masniari ini menjadi project kita untuk menuju Olimpiade 2024 dan 2028 karena kita tidak ingin jago kandang atau pun di SEA Games, walaupun di SEA Games kita masih ketinggalan dari Singapura dan Vietnam,” kata Harlin. “Namun, kita juga punya cita-cita untuk meloloskan atlet untuk Olimpiade yang bukan melalui wildcard atau universality. Semoga ini bisa terwujud di 2024 atau 2028,” ujarnya menambahkan.

30 Pemain Ikuti Pemusatan Latihan Tim U-19 di Jakarta

30 Pemain Ikuti Pemusatan Latihan Tim U-19 di Jakarta

Pelatih Shin Tae-yong memanggil 30 nama pemain untuk pemusatan latihan (TC) di Jakarta untuk persiapan mengikuti Piala AFF U-19 pada 2-15 Juli mendatang. Seluruh pemain akan menjalani latihan mulai Senin (20/6) di Stadion Madya, Jakarta. Sebelum mengikuti Piala AFF U-19, Garuda Nusantara akan disiapkan sejumlah uji coba lokal. “Alhamdulillah mulai hari ini persiapan tim U-19 untuk mengikuti Piala AFF U-19 dimulai. Turnamen ini bagus untuk mengasah kemampuan dan tolok ukur perkembangan pemain sebagai persiapan mengikuti Kualifikasi Piala AFC U-20 dan tentunya Piala Dunia U-20 tahun depan,” kata Iriawan. Pada ajang Piala AFF U-19, Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam, Thailand, Filipina, Myanmar, dan Brunei Darussalam. PSSI pun menyiapkan venue dua tempat untuk ajang ini yakni Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi dan Stadion Madya Senayan, Jakarta. “Kami berharap Garuda Nusantara mampu meraih hasil maksimal di turnamen ini. Semoga pemain terus fokus, disiplin, kerja keras dan berjuang maksimal,” tambah Iriawan. Sementara itu, striker Tim U-19 Indonesia, Hokky Caraka menyatakan bahwa dirinya sudah siap mengikuti turnamen ini. Apalagi mereka baru saja digembleng di Turnamen Toulon 2022 di Prancis pada akhir Mei hingga pertengahan Juni ini. “Semoga kami mampu meraih hasil maksimal di Piala AFF U-19 2022, apalagi kami bermain di Indonesia. Saya dalam kondisi oke dan tidak ada masalah. Turnamen ini juga sebagai ajang pembuktian kemampuan kami sebelum mengikuti Kualifikasi Piala AFC U-20 dan Piala Dunia U-20,” kata Hokky. 30 Pemain Tim U-19 Indonesia TC Jakarta: 1. Ahmad Rusadi 2. Alexandro Felix – Barito Putera 3. Alfriyanto Nico – Persija 4. Althaf Indie – Persis Solo 5. Arkhan Fikri – Arema 6. Cahya Supriadi – Persija 7. Dimas Juliono 8. Dimas Maulana – Persis Solo 9. Edgard Amping – PSM Makassar 10. Erlangga Setyo – Persis Solo 11. Ferdiansyah Cecep – Persib Bandung 12. Frezy Al Hudaifi – Bhayangkara 13. Hokky Caraka – PSS Sleman 14. Kadek Arel – Bali United 15. Kakang Rudianto – Persib 16. Marcell Januar – Persis Solo 17. Marselino Ferdinan – Persebaya 18. Mikael Alfredo – Waanal Bintuka 19. Muhammad Faiz – Bina Taruna 20. Muhammad Ferarri – Persija 21. Muhammad Rafli Asrul – PSM Makassar 22. Rabbani Siddiq – Borneo 23. Radzky Syahwal – Persija 24. Raka Cahyana – Persija 25. Razzaa Fachrezi – Persija 26. Ricky Pratama – PSM Makassar 27. Ronaldo Kwateh – Madura United 28. Subhan Fajri – Dewa United 29. Yogi Hermawan – Barito Putera 30. Zanadin Fariz – Persis Solo

FIFA Lakukan Kunjungan di Indonesia Terkait Piala Dunia FIFA U-20 2023

FIFA Lakukan Kunjungan di Indonesia Terkait Piala Dunia FIFA U-20 2023

FIFA dan panitia penyelenggara lokal dari PSSI untuk gelaran Piala Dunia FIFA U-20 2023 melakukan kunjungan inspeksi di 6 stadion di Indonesia. Hal ini menandakan langkah penting yang dilakukan sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan turnamen. Kunjungan inspeksi oleh delegasi FIFA ini sebagai penanda dimulainya persiapan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20 2023 di Indonesia, setelah sebelumnya pada 2021 tertunda akibat pandemi covid-19. Dalam kunjungan itu FIFA itu mereka melalukan inspeksi terhadap stadion, lapangan latihan dan hotel di enam kota di Indonesia sejak 8-17 Juni. Delegasi FIFA dan perwakilan PSSI juga bertemu dengan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jonni Madrizal. Roberto Grassi sebagai Direktur Kompetisi Usia Muda FIFA mengaku terkesan dengan sambutan PSSI dan pemerintah. “Kami sangat terkesan dengan persiapan yang telah dilakukan di Indonesia. Banyak perbaikan telah dilakukan. Kami menjalani kunjungan yang menyenangkan dan percaya diri dengan dukungan dari semua pemangku kepentingan yang sudah terlibat. Masih ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, tapi semua ini cukup menjanjikan dengan melihat bagaimana segala sesuatunya terbentuk. Saya yakin bersama dengan panitia penyelenggara lokal, kami dapat menghasilkan turnamen yang sangat baik.” “Terima kasih untuk PSSI dan semua pihak otoritas terkait atas sambutan yang hangat dan keramahan yang kami terima selama berlangsungnya inspeksi.” ungkap Roberto Grassi. “Kurang dari setahun terhitung sejak hari ini, kompetisi FIFA untuk pertama kalinya akan dilakukan di Indonesia dan kami tentu sangat antusias. Piala Dunia FIFA U-20 menjadi kesempatan yang baik untuk Indonesia bisa menunjukkan kecintaannya terhadap sepakbola di mata dunia. Kunjungan yang dilakukan bersama FIFA sangat konstruktif, dan kami akan kembali melanjutkan persiapan terkait event ini agar supaya bisa berjalan sukses, dan tentu meninggalkan hal yang positif bagi kemajuan sepakbola di Indonesia,” tambah Wakil Sekretaris Jenderal PSSI, Maaike Ira Puspita. Dengan menampilkan 24 tim, Piala Dunia FIFA U-20 akan diselenggarakan di Indonesia tahun depan, di mana FIFA Council diharapkan bisa menentukan jadwal pasti turnamen ke depannya.

Tiga Pebasket Berbakat Indonesia Gabung Basketball Without Borders Di Canberra

Angelica Jenifer Candra, Deewell Windy Gosal, Vanissa Renata Siregar

Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) kembali menyumbang atletnya untuk menimba ilmu di program bergengsi Basketball Without Borders yang ke-12 di Canberra, Australia pada 7-10 Agustus 2022. Kali ini ada tiga atlet. Mereka adalah Angelica Jenifer Candra, Deewell Windy Gosal dan Vanissa Renata Siregar. Dikatakan Wakil Ketua PP Perbasi Bidang Pembinaan dan Prestasi, George Fernando Dendeng, pemanggilan tiga atlet ini membanggakan. Ini karena mereka menjaga tradisi PP Perbasi dalam mengirimkan atlet di program yang diprakarsai NBA dan FIBA tersebut. Pada edisi 2019 lalu, tiga atlet muda Indonesia masuk program ini. Mereka adalah Hendrick Xavi Yonga, Amelia Ryan Ayu Ardhany, dan Jesslyn Angelique Aritonang. Sementara pada 2018, satu atlet masuk Basketball Without Borders yakni Sebastia Darryl. “Kami menyambut baik terpilihnya tiga putri dari Indonesia untuk bisa menunjukkan skill terbaik mereka di ajang bergengsi Basketball Without Borders ini. Sekaligus kami bersyukur bahwa pemanggilan ini menandakan bahwa pembinaan kita berjalan baik,” ungkap George. Geroge menaruh harapan tinggi terhadap ketiga atlet yang masuk program Basketball Without Borders (BWB) tahun ini. Mereka bisa menimba ilmu sebanyak mungkin. Ini agar pengalamannya ke depan berguna untuk Indonesia. “Harapannya mereka bisa memberikan penampilan terbaik di sana dan pulang bawa banyak pengalaman yang berguna untuk Indonesia kedepannya,” jelasnya. Melalui ajang ini, lanjut George, Angelica, Deewell, dan Vanissa bisa belajar dari peserta dari negara lain. Ini karena program ini diikuti atlet bertalenta dari Asia, Oceania, dan Pacific. Diharapkan, dari program ini bisa bertukar pikiran. “Basketball Without Borders ini berkumpulnya atlet dengan talenta terbaik di dunia untuk kemudian dilatih dan diberikan pengalaman oleh pelatih atau pemain NBA. Basketball without Borders ini juga telah melahirkan banyak bintang NBA. Melalui program ini juga para pemain bisa berteman dengan anak-anak bertalenta seluruh asia, oceania dan pacific yang kedepannya bisa saling bertukar ilmu,” jelasnya

Keren! Atlet Muda Indonesia Juara Dunia Angkat Besi di Meksiko

Keren! Atlet Muda Indonesia Juara Dunia Angkat Besi di Meksiko

Lifter muda Indonesia Luluk Diana Tri Wijayana merebut medali emas pada ajang IWF Youth World Championship 2022 di Leon, Guonojuoto, Mexico, Selasa (14/6) dini hari WIB. Luluk menjadi juara dunia di di nomor 49 kilogram putri. Luluk berhasil merebut medali emas dengan total angkatan 170 kg melalui angkatan snatch 75 kg dan clean & jerk 95 kg. Luluk mengalahkan lifter Polandia nama Oliwia W. Drzazga dengan total angkatan 161 kg (snatch 70 kg, clean & jerk 85 kg). Medali perunggu menjadi milik wakil tuan rumah Gonzalez J. Lopez dengan total angkatan 153 kg (snatch 68 kg, clean & jerk 85 kg). Usai merebut medali emas, lifter kelahiran Pacitan, Jawa Timur, 9 Agustus 2005, itu mengaku bangga mampu memberikan prestasi tertinggi dan bertekad tampil di Olimpiade. “Saya sangat bangga dapat memberikan hasil yang terbaik untuk Indonesia pada ajang ini dan hasil ini menjadi tambahan motivasi bagi saya untuk tampil di Olimpiade ke depannya,” ucap Luluk dalam rilis resmi PABSI. Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) PB PABSI, Hadi Wihardja yang menjadi tim leader mendampingi Luluk berlaga mengatakan pihaknya terus berupaya mempersiapkan pelapis untuk tim senior. “Kami dari PB. PABSI selalu menyiapkan pelapis-pelapis untuk regenerasi seniornya. Untuk ke depannya, kami mengharapkan perhatian dari semua pihak terhadap pembinaan usia dini agar pembinaan dapat terus berkesinambungan,” ucap Hadi. “Terima kasih PB PABSI serta Pengprov Pabsi Jatim kepada semua pihak yang selalu memberikan support untuk hasil juara dunia Luluk Diana,” ujar Hadi. Kejuaraan dunia angkat besi remaja tahun ini diikuti 205 lifter remaja (115 lifter putri dan 90 lifter putra) dari 39 negara.

Kembali Terjun, Ini Target Atlet Muda Loncat Indah di Kejuaraan Budapest Hungaria 2022

Kembali Terjun, Ini Target Atlet Muda Loncat Indah di Kejuaraan Budapest Hungaria 2022

Setelah vakum hampir dua tahun dari kompetisi di tingkat internasional karena pandemi Covid-19, atlet loncat indah Jawa Timur, Gladies Lariesa Garina Haga Kore (16), akhirnya bisa berlaga lagi. Kali ini, dia berkompetisi tingkat dunia pada FINA World Championships ke-19 di Kota Budapest, Hungaria, 26 Juni – 3 Juli 2022 mendatang. Atlet peraih tiga medali emas PON Papua 2021 itu berkesempatan mengukur kemampuan di tingkat yang lebih tinggi. Ajang ini sekaligus menjadi sarana mengasah mental tanding hingga lebih siap menghadapi Olimpiade 2024 mendatang. Pelatih Loncat Indah Jatim, Ronaldy Herbintoro, mengungkapkan saat persiapan kejuaraan di Surabaya dari sisi kesiapan, salah satu atlet binaan Dispora Jatim melalui program SPOP (Sentra Pembinaan Olahraga Pelajar) ini memiliki materi loncatan yang bisa disejajarkan dengan atlet-atlet loncat indah dunia. “Hasil di PON Papua bisa jadi tolok ukur kemampuan teknik dan mental Gladies. Dengan pertimbangan itulah, kami selaku pelatih mendaftarkan Gladies pada kejuaraan dunia,” ungkap Ronaldy Herbintoro, Rabu (15/6/2022). Lebih lanjut, Ronaldy berharap, Gladies mendapatkan pengalaman berharga bisa berkompetisi dengam atlet-atlet loncat indah dunia, yang tentunya mereka sekelas atlet Olympic Games. “Dengan kesempatan ini, Gladies bisa belajar banyak dan mengukur sudah sejauh mana kamampuan teknik loncatan yang dimilikinya,” harapnya. Disisi lain dalam ajang event tersebut, Gladies bisa melampaui limit nilai untuk kualifikasi Olympic Games. “Capaian nilai ini bisa dijadikan acuan untuk mengembangkan kemampuan Gladies agar menjadi lebih baik lagi,” imbuhnya. Bahkan kesempatan besar ini tak lepas dari peran serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui KONI Jatim, kemudian dukungan dari PB PRSI dan Pengprov PRSI Jatim. “Para pemangku kepentingan sangat support terhadap langkah-langkah kami untuk mewujudkan prestasi kelas dunia, khususnya di cabor loncat indah,” ucap Ronaldy.

Gilas Nepal, Indonesia Lolos Ke Piala Asia Setelah 16 Tahun

Gilas Nepal, Indonesia Lolos Ke Piala Asia Setelah 16 Tahun

Indonesia vs Nepal tersaji pada matchday ketiga Grup A Kualifikasi Piala Asia di Jaber Al-Ahmad International Stadium, Rabu (15/6/2022) dini hari WIB. Tak tanggung-tanggung, tujuh gol disarangkan skuad Garuda ke gawang Nepal untuk mengunci tiket ke putaran final Piala Asia. Tim nasional Indonesia berhasil lolos ke Piala Asia 2023 setelah memastikan diri dalam lima runner-up terbaik. Tambahan tiga poin ini membuat Tim Garuda mengoleksi enam poin dan duduk di urutan kedua klasemen Grup A, sementara itu, Nepal menjadi juru kunci dengan setelah tak mampu menghasilkan satu poin pun. Dalam klasemen runner-up terbaik, Fachruddin Aryanto cs menempati urutan kedua setelah unggul selisih gol dari Malaysia, Thailand dan Hong Kong — dan itu membuat Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia tahun depan setelah absen lebih dari 15 tahun. Sejak awal pertandingan, pasukan Tae-yong langsung mengambil inisiatif serangan dan langsung mengancam saat pertandingan belum genap satu menit melalui Saddil Ramdani setelah melakukan umpan kombinasi dengan Dimas Drajad, namun tendangannya mengarah ke pelukan penjaga gawang Nepal, Deep Karki. Umpan Asnawi berhasil ditanduk dengan sukses oleh Dimas Drajad.#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/8QP4DfxeMZ — PSSI (@PSSI) June 14, 2022 Pada menit kelima, Indonesia berhasil membuka pesta gol mereka di laga ini lewat Dimas. Berawal dari umpan melengkung Asnawi Mangkualam dari sisi kanan, striker Persikabo 1973 itu mencetak gol melalui sundulannya. Setelah mencetak satu gol, Indonesia semakin bersemangat untuk menambah skor. Tetapi, alih-alih menambah gol, gawang skuad Garuda justru terancam pada menit ke-13. Prince George Karki memanfaatkan kesalahan yang dilakukan Pratama Arhan dan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Beruntung bola masih melambung di atas mistar. Pada menit ke-33, Nepal terpaksa bermain dengan sepuluh pemain setelah Suman Aryal mendapatkan kartu kuning kedua karena melakukan terjangan keras kepada Asnawi. Umpan cut-back dari Asnawi mampu dilesakkan dengan baik oleh Witan! ✊🏼🇮🇩 Sementara, Indonesia unggul di babak pertama.#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/CMng20foxf — PSSI (@PSSI) June 14, 2022 Unggul sepuluh pemain membuat Indonesia semakin mengurung pertahanan Nepal. Dan dua menit sebelum paruh pertama selesai, Witan Sulaeman menggandakan keunggulan tim Garuda setelah memanfaatkan umpan tarik dari Asnawi. Skor 2-0 menutup pertandingan babak pertama. Di paruh kedua, Indonesia masih menguasai jalannya pertandingan. Our capt, Fachruddin 🔥#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/iUKQf5PPXm — PSSI (@PSSI) June 14, 2022 Pada menit ke-53, Fachruddin mencetak gol ketiga untuk Indonesia. Berawal dari sepak pojok yang diambil oleh Marselino Ferdinan, sapuan bek Nepal yang tidak sempurna malah mengarah ke tiang jauh, dan sang kapten dengan mudah menjebloskan bola ke gawang Deep Karki. Good finishing Saddil ☄️#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/8L2qGUz9v7 — PSSI (@PSSI) June 14, 2022 Satu menit kemudian, tim Garuda mencetak gol keempat mereka. Muhammad Rafli yang merebut bola mengirimkan umpan kepada Saddil, yang tanpa kontrol langsung melepaskan bola dengan kaki kirinya. Tendangan jarak jauh Elkan mampu menambah angka untuk Indonesia! ☄️#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/X3NPVq9tTF — PSSI (@PSSI) June 14, 2022 Pemain naturalisasi Elkan Baggott turut mencetak gol di laga ini. Tepatnya pada menit ke-79, bek Ipswich Town itu melepaskan tembakan dari luar kotak penalti menuju sisi kanan, Deep Karki tak mampu menjangkau bola, dan Indonesia sementara unggul 5-0 atas Nepal. Tak lama kemudian, Witan mencatatkan namanya di papan skor untuk kedua kalinya. Setelah kick-off dilakukan oleh Nepal, Ricky Kambuaya langsung merebut bola dan memberikan umpan terobos kepada Witan. Pemain FK Senica itu melewati satu bek Nepal sebelum mengecoh kiper Nepal Deep Karki. Tidak cukup sampai di situ. Di detik-detik akhir pertandingan, Marselino tak ingin ketinggalan untuk mencetak gol dalam pembantaian di laga ini. Gelandang muda Persebaya Surabaya tersebut melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti meneruskan umpan dari Rafli dan membuat tim Garuda unggul tujuh gol tanpa balas. Di sisa laga, tidak ada tambahan gol tercipta dan Indonesia menang dengan skor telak 7-0 atas Nepal.

Bela Indonesia di SEATTA Bangkok, Edi Natar Lepas Atlet Junior Tenis Meja Asal Riau

Bela Indonesia di SEATTA Bangkok, Edi Natar Lepas Atlet Junior Tenis Meja Asal Riau

Atlet junior asal Provinsi Riau, Muhammad Al Ghifari akan membela Indonesia dalam ajang Kejuaraan Tenis Meja Asia Tenggara (SEATTA) di Bangkok, Thailand pada 14 hingga 29 Juni 2022. Di kejuaraan ini, Al Ghifari akan membela Tim Merah-Putih bersama tujuh atlet lainnya yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Sebagai bentuk apresiasi serta dukungan terhadap Muhammad Al Ghifari, Wakil Gubernur Riau, Brigjen (Purn) Edi Natar Nasution menerima kunjungan atlet muda tersebut serta melakukan pelepasan, Kamis (9/6/2022) siang. Dalam pelepasan tersebut dihadiri langsung Ketua Umum PP PTMSI, Komjen Pol (Purn) Oegroseno, Sekjen PP PTMSI Dimas AP beserta rombongan, Kadispora Riau, Boby Rachmat, Asisten I Kabupaten Bengkalis Andris, Ketua Pengprov PTMSI Riau beserta jajaran serta kedua orang tua Muhammad Al Ghifari. Wakil Gubernur Riau, Edi Natar Nasution menyampaikan dirinya menerima permintaan dari Ketua Pengprov PTMSI Riau untuk jamuan Al Ghifari sekaligus pelepasan sebagai atlet tenis meja. “Meskipun ada hal yang terjadi di organisasi tenis meja saat ini, saya mengenyampingkan itu. Sebagai Wakil Gubernur Riau saya wajib memberikan motivasi kepada atlet. Ibarat dalam rumah tangga apabila ibu dan bapak bertengkar, anak tidak boleh jadi korban,” katanya disela pelepasan atlet. “Untuk anak kita Al Ghifari dalam kejuaraan nanti tetap fokus berjuang dan jangan pikirkan yang lain. Karena kami semua disini dan masyarakat Riau bahkan Indonesia akan mendukung perjuangan Al Ghifari untuk membela Merah Putih di Bangkok, Thailand,” sambung Wagub. Kadispora Riau, Boby Rachmat dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan berharap Al Ghifari dapat meraih juara pada kejuaraan tenis meja U15. “Kita mendukung Al Ghifari sampai meraih juara. Dan Al Ghifari akan langsung dimasukkan sebagai atlet mewakili Provinsi Riau pada POPNAS 2023 sebagai atlet tenis meja,” kata Boby. Ketua Umum PP PTMSI, Komjen Oegroseno mengucapkan selamat kepada Pengprov PTMSI Riau yang sudah berhasil mendidik atlet hingga lolos Seleksi Nasional (Seleknas) sampai mengirimkan atlet terbaiknya ke Bangkok, Thailand. “Itu semua adalah kerja keras serta kerja sama. Selagi kita berniat dan berusaha, tentu hasil yang baik akan diraih. Kedepannya saya akan coba melihat apakah Riau bisa dijadikan pusat Pelatnas Tenis Meja Indonesia. Meskipun saat ini wadah tenis meja masih dalam kemelut dualisme, dirinya tetap berikhtiar akan terus mengembangkan atlet-atlet. Ingat atlet tidak boleh menjadi korban dan selalu terus dibina untuk terus berkembang,” beber Oegroseno. Sementara itu diwaktu bersamaan, Ketua Pengprov PTMSI Riau Dedi Harianto Lubis mengucapkan terimakasih banyak kepada Wakil Gubernur Riau yang telah berkenan melaksanakan acara pelepasan atlet. “Kita Pengprov PTMSI Riau berharap Al Ghifari nantinya dapat menjadi juara dan terus melaju ke kejuaraan tingkat asia dan dunia. Untuk kedua orang tua Al Ghifari kami ucapkan terimakasih banyak telah mendukung selama ini. Semoga kedepannya ada Al Ghifari lainnya dari Riau mengikuti jejak Al Ghifari,” harap Dedi.

30 Persen Atlet Indonesia Peraih Medali Emas SEA Games 2021 Vietnam Berusia Dibawah 23 Tahun

30 Persen Atlet Indonesia Peraih Medali Emas SEA Games 2021 Vietnam Berusia Dibawah 23 Tahun

Kontingen Indonesia berhasil memenuhi target untuk menempati posisi ketiga pada SEA Games 2021 Vietnam. Kontingen yang dipimpin Ferry Kono sebagai Chief de Mission (CdM) ini meraih total 69 medali emas, 91 perak, dan 81 perunggu pada SEA Games 2021 Vietnam. Tidak hanya itu, dari total 69 medali emas, ternyata 30 persen di antaranya diraih atlet yang berusia masih di bawah 23 tahun ke bawah. Ferry Kono pun bangga dengan torehan atlet Merah-Putih di Vietnam. “Dari 69 medali emas yang kita dapatkan, 21 di antaranya diraih oleh atlet muda atau 30 persen,” kata Ferry Kono. “Sementara gabungan atlet senior-junior memberikan 12 medali emas atau 17 persen. Sedangkan 36 medali emas lainnya atau 52 persen diberikan atlet senior,” lanjutnya. Lelaki yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) ini mengatakan dari sisi pembinaan, NOC Indonesia bersama pemerintah memang menginginkan induk organisasi cabang olahraga (PP/PB) memberikan kesempatan kepada atlet muda. Hal ini kemudian yang menjadi dasar mayoritas yang dikirim ke SEA Games didominasi atlet-atlet muda. “Atlet termuda yang mendapatkan medali emas itu perenang Flairene Candrea Wonomiharjo, 16 tahun, yang turun di nomor 100m gaya punggung putri,” kata Ferry. “Ada juga Masniari Wolf yang tampil 50m gaya punggung putri. Dia masih berusia 17 tahun. Sama seperti pemanah Arif Dwi Pangestu yang memberikan emas di nomor recurve perorangan putra,” lanjutnya. Di sisi lain, Ferry juga bangga dengan torehan atlet senior. Seperti misalnya Eko Yuli Irawan, lifter 33 tahun yang mampu membawa pulang medali emas di kelas 61kg putra. “Eko tak lagi muda, tetapi pengalaman membuat dia dapat menyumbang medali untuk Tim Indonesia. Kombinasi senior dan atlet muda ini juga kami harapkan bisa berjalan beriringan sehingga atlet muda termotivasi dengan baik dan atlet senior kita mampu membimbing atlet muda dengan pengalaman tersebut,” ujar Ferry. “Itu bisa menjadi modal yang baik bagi Indonesia di multi event olahraga ke depan, terutama dalam merealisasikan misi lima besar dunia melalui DBON,” tambahnya. PERAIH EMAS – ATLET MUDA Kickboxing – Low kick -52kg Putri – Amanda La Loupatty (22 Tahun) Gymnastic Artistic – All-Around Putri – Rifda Irfanaluthfi (23) Gymnastic Artistic – Floor Putri – Rifda Irfanaluthfi (23) Wushu – Taolu Taijiquan Putri – Alisha Mellynar (21) Wushu – Taolu Daoshu+Gunshu Putra – Seraf Naro Siregar (21) Wushu – Sanda 48kg putri – Juanita Malay (21) Aquatic Swimming – 50m gaya punggung putri – Masniari Wolf (17) Aquatic Swimming – 100m gaya punggung putri – Flairene Candrea Wonomiharjo (16) Esports – Free Fire Team – Victor Innosensius (21), Shahih Taskhir (22), Richard William Manurung (23), Nur Ivaldi Fajar (21), Ibnu Nasir Ramdani (21) Shooting – 10m Air Rifle Putri – Mubarokah Dewa Laila (23) Shooting – 10m Air Rifle Putra – Fathur Gustafian (23) Shooting – Mixed Team Air Rifle – Citra Dewi Resti (18), Fathur Gustafian (23) Archery – Recurve Perorangan Putra – Arif Pangestu Dwi (17) Archery – Recurve Perorangan Putri – Rezza Octavia (22) Taekwondo – Kyorugi 63kg putra – M Bassam Raihan (21) Chess – Team Rapid Putri – Medina Wards Aulia (23), Ummi Fisalbillah (22) Cycling – Road Individual Time Trial Putri – Ayustina Priatna Delia (21) Fin Swimming – 100m Bi Fins – Harvey Hubert Marcelo Hutasuhut (20) Badminton – Ganda Putra – Daniel Martin (21), Leo Rollycarnando (21) Weightlifting – 73kg Putra – Rahmat Erwin Abdullah (21) Boxing – 75kg – 81kg – Maikhel Roberrd Muskita (21)

Maskot FIBA Basketball World Cup 2023 Belum Ada Nama. Siapa Yang Cocok Menurut Sobat Muda NYSN?

Maskot FIBA Basketball World Cup 2023 Belum Ada Nama. Siapa Yang Cocok Menurut Sobat Muda NYSN? Maskot FIBA Basketball World Cup ​​​​2023, yang akan diselenggarakan di tiga negara, telah resmi diluncurkan. Para penggemar dari seluruh dunia, termasuk Indonesia, memiliki kesempatan untuk memilih namanya melalui kompetisi online. Maskot FIBA Basketball World Cup ​​2023 terlahir dari visi bersama tiga fans basket muda, yaitu Caloy dari Filipina, Kota dari Jepang, dan Dewi dari Indonesia. Ketiganya bertemu secara online dan memutuskan untuk menciptakan sesuatu yang unik, yang akan menyatukan penggemar bola basket di seluruh dunia. Maskot ini juga akan mewakili tiga negara asal para desainernya, yang menjadi tuan rumah bersama FIBA Basketball World Cup 2023. Maskot yang baru diluncurkan ini belum diberi nama. Sebab tiga desainer muda ingin para penggemar menjadi bagian dari pengalaman menarik ini. Oleh karena itu, diselenggarakanlah kompetisi penamaan maskot resmi di halaman situs web FIBA Basketball World Cup ​​​​2023, yang berlangsung hingga 30 Juni 2022. Penggemar yang ambil bagian dapat mengikuti undian untuk memenangkan bola Molten resmi. Jadi, silakan berpartisipasi dan bagikan ide terbaik Anda yang bisa jadi sangat bermanfaat! Maskot yang notabene adalah robot ini diprogram untuk menjadi lucu, ramah, dan sporty. Dia memiliki keterampilan dribbling yang hebat dan juga memiliki dunk supersonik. Maskot ini akan mempromosikan FIBA Basketball World Cup ​​​​2023 secara global dan membagikan kecintaannya pada bola basket kepada sebanyak mungkin orang menjelang perhelatan besar bola basket sejagat tersebut pada 2023. Maskot ini juga telah dirancang untuk mendorong penggemar mempertimbangkan lingkungan dan mendidik generasi muda tentang daur ulang melalui lingkaran belakang bawaannya. Warna maskot mewakili masing-masing dari tiga bendera nasional negara tuan rumah. Fans akan senang mengetahui bahwa ada wajah LED di kepala maskot yang memungkinkannya berkomunikasi dengan jutaan orang dalam berbagai bahasa. FIBA Basketball World Cup ​​​​2023 akan dimulai pada 25 Agustus tahun depan. Ajang ini akan diselenggarakan untuk pertama kali dalam sejarahnya di tiga negara, Filipina, Jepang, dan Indonesia. Richard Carrion, Ketua Komite Manajemen Gabungan untuk FIBA Basketball World Cup ​​2023 mengatakan, “FIBA Basketball World Cup ​​2023 ini akan menjadi acara yang unik, diselenggarakan untuk pertama kalinya oleh tiga negara, dan kami menginginkan konsep baru untuk maskotnya. Selain untuk merayakan dan menghibur, juga untuk membawa pesan yang sangat penting di dunia saat ini.” Setelah kompetisi penamaan selesai, maskot yang baru diberi nama tersebut kemudian akan menjalani tur ke tiga negara tuan rumah yaitu Filipina, Jepang, dan Indonesia. Dia akan bertemu dengan para fans basket mulai Juli tahun ini. Sumber: Perbasi

Hasil Drawing Piala AFF U-16, U-19 dan U-18 Women’s

Hasil Drawing Piala AFF U-16, U-19 dan U-18 Women’s

Indonesia mendapat kesempatan dan dipercaya untuk menjadi tuan rumah tiga turnamen sepak bola oleh AFF (Asean Football Federation). Turnamen tersebut yakni AFF U-16 Boys dan AFF U-19 Boys dan AFF U-18 Women’s. Untuk itu, undian pembagian grup dilakukan di kantor PSSI, Jakarta, Kamis (9/6). AFF U-16 Boys, akan berlangsung dari tanggal 31 Juli – 13 Agustus 2022 di Jakarta dan Bekasi. Sedangkan AFF U-19 Boys akan berlangsung dari tanggal 2 – 15 Juli 2022 di Bekasi dan Jakarta. Kemudian untuk AFF U-18 Women’s akan berlangsung dari tanggal 22 Juli – 4 Agustus 2022 di Palembang. Di AFF U-16, Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura dan Filipina. Sedangkan di AFF U-19, Indonesia juga berada di Grup A bersama Myanmar, Vietnam, Thailand, Brunei Darussalam dan juga Filipina. Sementara itu untuk kejuaraan AFF U-18 Women’s, Indonesia berada di Grup A bersama dengan Vietnam, Thailand, Kamboja dan Singapura. Indonesia terakhir menjadi juara gelaran AFF U-16 di tahun 2018, ketika itu era Ernando Ari Sutaryadi, dkk dimana Fakhri Husaini menjadi pelatihnya dan Ernando tampil heroik dan menjadi man of the match dengan menepis beberapa tendangan penalti Thailand. Malaysia menjadi juara di edisi terakhir gelaran ini tahun 2019. Setelah itu turnamen ini vakum karena pandemi covid-19. Di gelaran AFF U-19, Indonesia terakhir kali merasakan gelar juara di tahun 2013, dimana era Evan Dimas, dkk dibawah asuhan pelatih Indra Sjafri yang memberikan gelar tersebut. Edisi terakhir gelaran ini tersaji di tahun 2019 dimana Vietnam keluar sebagai juaranya. Dua tahun belakangan turnamen ini juga terhenti akibat dari pandemi covid-19. Kemudian untuk gelaran AFF U-18 Women’s Indonesia belum pernah merasakan gelar juara. Thailand keluar sebagai juara pada edisi terakhir gelaran ini pada tahun 2018 dengan mengalahkan Australia. Berikut ini adalah pembagian grup AFF U-16, U-19 Boys dan AFF U-18 Women’s: AFF U-16 Boys: A: Indonesia, Vietnam, Singapura, Filipina B: Thailand, Timor Leste, Laos, Brunei Darussalam C: Malaysia, Australia, Myanmar, Kamboja AFF U-19 2022 Boys: A: Indonesia, Myanmar, Vietnam, Thailand, Brunei Darussalam, Filipina B: Malaysia, Laos, Timor Leste, Kamboja, Singapura AFF U-18 Women’s: A: Vietnam, Thailand, Kamboja, Singapura, Indonesia B: Australia, Myanmar, Malaysia, Filipina

Persiapan FIBA Asia Cup Timnas Bolabasket Uji Coba ke Australia

Timnas Bolabasket 5×5 Putra bertolak ke Australia (8/6). Disana timnas bolabasket akan memantapkan persiapan menghadapi FIBA Asia Cup 2022 Juli nanti. Akan ada 10 pertandingan uji coba yang akan dilakoni timnas bolabasket. “Kami ingin anak-anak mendapatkan pembelajaran langsung dimana level bolabasket di Australia itu yang kita tahu adalah rangking ketiga di FIBA dunia,” ungkap Manajer Timnas Bolabasket 5×5 Putra Jeremy Imanuel Santoso. Timnas akan berada di Australia hingga 15 hari ke depan. Selama itu, mereka akan menjalani 10 uji coba melawan klub NBL1. Ada Diamond Valley Eagles, Wyndham, Eltham Wildcats, Waverley Falcons, Sunshine Coast Phoenix, juga South West Metro Pirates. Kemudian Southern District Spartans, Logan Thunder, Ipswich Force, dan Brisbane Capitals. “Mereka memiliki postur-postur pemain dan memiliki cara bermain yang sangat tinggi. Jadi di Australia ini mempersiapkan secara langsung anak-anak melawan level bolabasket yang jauh lebih tinggi dari SEA Games. Itu harapan kami di Australia dengan memainkan 10 game,” ungkapnya. Try out di Australia ini, sebanyak 16 pemain diboyong. Mereka adalah kombinasi pemain yang meraih emas di SEA Games Hanoi lalu ditambah pemain muda. Mereka masuk untuk mengisi slot yang ditinggalkan Hardianus Lakudu karena cedera. Kemudian Dame Diagne yang harus fokus jalani ujian akhir tahun. “Pemain kita bawa 10 pemain SEA Games selain Hardianus yang cedera dan Dame yang ujian akhir tahun. Pemain itu akan ikut dan menambah roster kita menjadi 16 orang,” terangnya. Dari skuad SEA Games Hanoi ada Brandon Jawato, Marques Bolden, Derrick Michael, Abraham Damar Grahita, Agassi Goantara, Juan Kokodiputra, Arki Dikania Wisnu, Vincent Kosasih, Yudha Saputera dan Andakara Prastawa. Kemudian ditambah Widyanta Putra Teja, M. Arighi Hadran Noor, Kelvin Sanjaya, Ali Bagir Alhadar, Kevin Yonas Argadiba Sitorus, dan Aldy Izzatur Rachman. Sekjen PP PERBASI Nirmala Dewi berharap, para pemain memanfaatkan dengan baik tur ke Australia ini. Diharapkan, setelah dari Australia level permainan timnas akan semakin naik. “Ke depan, rivalitas akan semakin ketat karena kita jadi tuan rumah FIBA Asia Cup. Jadi try out ke Australia ini kesempatan yang sangat berharga. Para pemain harus bisa memanfaatkan betul momentum Ini untuk menaikkan level permainan,” terang Nirmala. Daftar pemain timnas bola basket: 1. Andakara Prastawa Dhyaksa 2. Yudha Saputera 3. Widyanta Putra Teja 4. Arki Dikania Wisnu 5. Aggasi Yeshe Goantara 6. Abraham Damar Grahita 7. Juan Laurent Kokodiputra 8. Brandon Jawato 9. Vincent R. Kosasih 10. Derrick M. Xzavierro 11. Marques T. Bolden 12. M. Arighi Hadran Noor 13. Kelvin Sanjaya 14. Kevin Yonas Argadiba Sitorus 15. Ali Bagir Alhadar 16. Aldy Izzatur Rachman Sumber: Indonesia Basketball

Timnas Gemilang di Laga Perdana Kualifikasi Piala Asia 2023

Timnas Indonesia sukses meraih kemenangan pada laga pertama Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023. Menghadapi tuan rumah Kuwait di Stadion Internasional Jaber Al-Ahmad, Rabu (8/9) malam, Skuad Garuda menang 2-1. Dua gol kemenangan Timnas Indonesia dicetak oleh Marc Klok pada menit ke-44 melalui tendangan penalti dan Rachmat Irianto menit ke 46′. Dengan kemenangan ini membuat peluang lolos ke Piala Asia 2023 semakin terbuka. “Alhamdulillah timnas Indonesia mampu meraih kemenangan pada laga perdana melawan Kuwait. Ini awal yang bagus dan menjadi modal yang baik untuk menghadapi dua laga selanjutnya melawan Yordania dan Nepal,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. “Semoga timnas Indonesia dapat lolos ke putaran final Piala Asia 2023. Kami berharap pemain tetap fokus, kerja keras, dan disiplin demi meraih target tersebut,” tambahnya. Sementara itu, pemain belakang timnas Indonesia Rachmat Irianto mengaku bersyukur atas kemenangan ini. Apalagi Kuwait bermain di kandang sendiri dan tim kuat. “Pertandingan yang luar biasa, kami tertinggal terlebih dahulu namun kami mampu membalikkan keadaan dan meraih kemenangan. Toreha tiga poin ini membuat kami percaya diri menatap dua laga selanjutnya. Kami ingin lolos ke Piala Asia 2023,” kata Irianto. Timnas Indonesia selanjutnya menghadapi Yordania pada 11 Juni dan Nepal 14 Juni di tempat yang sama. Juara Grup dan lima runner up terbaik dipastikan akan lolos ke putaran final Piala Asia 2023 mendatang. Sumber: PSSI

Timnas Bolabasket U-16 Optimis Menghadapi Lawan Berat

Setelah berlatih sejak 18 Mei lalu, Timnas Bolabasket U-16 Putra akan memulai perjuangan di FIBA U-16 Asian Championship 2022 di Doha, Qatar. Timnas bola basket U-16 masuk dalam grup B bersama Iran dan Lebanon. Perjuangan pertama timnas akan dimulai pada 12 Juni mendatang saat melawan Lebanon. Pelatih Timnas Bolabasket U-16 Putra Rifki Antolyon mengatakan grup B adalah grup yang berat karena Iran dan Lebanon memiliki kultur basket lebih baik. “Untuk persaingan di semua grup saya rasa sama, dimana di setiap grup itu ada tim terkuat di Asia. Namun saya akui bahwa persaingan di grup B ini untuk kita, memang sangat berat. Namun kami akan mencoba berikan yang terbaik,” jelas Rifki. Rifki mempersiapkan anak asuhnya dengan mematangkan kerja sama dan chemistry antar pemain. Dalam game plan, mereka juga diwajibkan bisa memainkan permainan cepat dengan akurasi yang sangat terjaga. “Penekanan kita menghadapi 2 tim ini adalah bermain cepat dengan akurasi shooting yang saya harapkan berjalan dengan baik. Kemudian, saya juga menekankan pada rebound yang baik. Terutama defensive rebound,” ujarnya. Rifki mengingatkan, bermain cepat bukan berarti asal umpan ke depan dengan buru-buru. Semua permainan harus dibangun dengan perhitungan matang. Melihat situasi dengan tepat dan cepat agar bisa menyerang dan bertahan dengan sigap. “Permainan cepat di sini bukan artinya terburu buru ya. Cepat saat transisi dari defense ke offense, di mana kita melakukan serangan saat lawan belum sempurna buat defense. Namun yang paling utama yang saya butuhkan dari pemain adalah mental baja saat menghadapi lawan,” tukasnya. Jika skenario ini berjalan sukses, harapan Indonesia mencetak kemenangan bukan hal mustahil. “Mengambil kemenangan atau kata-kata yang lain adalah mencuri kemenangan memang adalah tujuan kami, dengan mencoba memakai strategi yang telah kami siapkan,” jelasnya. Sumber: Indonesia Basketball

Dua Tahun Vakum Kompetisi Hoki Es Nasional Kembali Digelar

Setelah dua tahun vakum akibat pandemi, Federasi Hoki Es Indonesia (FHEI) kembali menyelenggarakan kompetisi olahraga nasional bertajuk “Indonesia Ice Hockey League (IIHL) City Vision 2022.” Didukung oleh City Vision sebagai sponsor utama, kompetisi ini menjadi ajang yang pertama kali dilakukan sejak pandemi dan akan berlangsung selama lima bulan, dari Juni – Oktober 2022 di BX Rink – Bintaro Jaya Xchange. Lewat kompetisi ini, FHEI ingin mendorong kembali roda kompetisi sebagai motor penggerak agar cabang olahraga ini kembali bergairah dan mewarnai keragaman cabang olahraga di Indonesia. Ronald Situmeang, Ketua Federasi Hoki Es Indonesia, mengatakan, “Saat pandemi, banyak cabang olahraga yang meredup bahkan mati suri karena terbatasnya aktivitas sosial masyarakat. Program pembinaan dan penjaringan pemain hoki es pun turut dihentikan dan roda kompetisi tidak berputar. Padahal kompetisi menjadi ruh dari setiap cabang olahraga. Kini seiring dengan transisi menuju pandemi dan aktivitas masyarakat yang mulai kembali normal, kami berharap kompetisi nasional ini dapat menaikkan minat dan perhatian masyarakat untuk melihat hoki es sebagai pilihan olahraganya.” Sebanyak empat tim hoki es yang turut bertanding dalam perhelatan ini, yaitu Panthers, Badax, Dragons, dan Batavia Demons. Para pemain berasal dari latar belakang beragam, mulai dari kalangan pelajar hingga karyawan dan pebisnis. Ferry Kono, Sekjen Olimpiade Indonesia turut berkomentar, “Olimpiade Indonesia memiliki mimpi ada satu perwakilan cabang olahraga yang dapat bertanding di Winter Olympics, dan harapan kami tersebut ada di tim hoki es Indonesia. Meskipun kita negara tropis, namun seiring dengan perkembangannya yang semakin populer, kami semakin optimis akan perkembangan olahraga hoki es di Indonesia. Kompetisi ini menjadi pijakan awal menuju suatu era ketika olahraga ini bisa menjadi olahraga profesional sepenuhnya seperti sepakbola dan basket dan tentunya di kemudian hari bisa membawa nama Indonesia berprestasi di mata internasional.”   Sumber: FHEI    

18 Klub Adu Kuat di Piala Presiden 2022

Turnamen pramusim jelang Liga 1 2022/2023 resmi bertajuk Piala Presiden 2022. Turnamen ini diikuti 18 klub Liga 1 2022/2023 dan dimulai 11 Juni hingga 17 Juli mendatang. Turnamen ini menjadi Piala Presiden pertama setelah vakum akibat pandemi Covid-19 pada 2019 lalu. Kampiun Piala Presiden 2022 awalnya akan menerima uang sebesar Rp 2 miliar, namun Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan membuat kebijakan menaikkan menjadi Rp 3 Miliar. Lalu untuk runner-upnya Rp1,5 miliar, dan peringkat ketiga serta keempat Rp500 juta. “Insya Allah Piala Presiden 2022 dimulai 11 Juni nanti di Stadion Manahan, Solo. Terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang sudah memberikan dukungan penuh PSSI untuk turnamen ini,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. “Persiapan jelang turnamen ini sudah kami lakukan dengan baik, kami berharap Piala Presiden 2022 berjalan lancar, sukses dan sesuai yang kami harapan,” tambahnya. Sementara itu, Menpora Zainudin Amali mengatakan bahwa pemerintah mengapresiasi Piala Presiden 2022. Apalagi gelaran ini direncanakan dapat dihadiri oleh penonton dan suporter. “Kami berkoordinasi dengan bapak Presiden Joko Widodo untuk hadir pada pembukaan Piala Presiden 2022. Mudah-mudahan tidak berbarengan dengan jadwal lain. Yang pasti, beliau apresiasi dan berharap bakal sukses,” kata Amali. Piala Presiden 2022 akan diikuti oleh 18 klub peserta BRI Liga 1 2022/2023 dan semua laga akan disiarkan EMTEK Group. 18 klub tersebut telah dibagi menjadi empat grup yang masing-masing akan digelar di Samarinda, Solo, Malang, dan Bandung. Menurut Amali, Piala Presiden 2022 sudah bisa dihadiri penonton secara langsung. Suporter sudah bisa hadir ke stadion. Tapi, Amali belum bisa memastikan berapa jumlah pentonton yang bisa masuk ke stadion. “Sudah pasti ada penonton, tapi berapa penontonnya itu belum. Nanti kita akan koordinasi lagi dengan teman-teman karena kan PPKM masih ada,” tambahnya. Pembagian Grup Piala Presiden 2022 Grup A (Solo): Persis Solo, PSIS Semarang, Dewa United, Persita Tangerang, PSS Sleman Grup B (Samarinda): Borneo FC, Barito Putera, Persija Jakarta, RANS Nusantara FC, Madura United Grup C (Bandung): Persib Bandung, Bhayangkara FC, Bali United, Persebaya Surabaya Grup D (Malang): Arema FC, Persikabo 1973, PSM Makassar, Persik Kediri Sumber: PSSI

Tim U-19 Indonesia Belajar Banyak dari Turnamen Toulon 2022

Tim U-19 Indonesia Belajar Banyak dari Turnamen Toulon 2022

Tim U-19 Indonesia dinilai mampu memetik banyak pelajaran dari pergelaran Turnamen Toulon 2022 atau yang kini bernama resmi Maurice Revello Tournament. Dalam turnamen usia muda yang berlangsung di Perancis itu, tim U-19 Indonesia bersaing di Grup B bersama Venezuela, Ghana, dan Meksiko. Tim U-19 Indonesia mengakhiri perjuangan di fase grup Turnamen Toulon 2022 dengan catatan satu kemenangan dan dua kekalahan. Skuad Garuda Muda memetik satu-satunya kemenangan kala bersua Ghana pada laga kedua fase grup, Kamis (2/6/2022). Kala itu, tim U-19 Indonesia mampu memenangi laga kontra Ghana dengan skor 1-0 berkat gol yang dicetak pemain muda Persija Jakarta, Raka Cahyana. Selain kemenangan tersebut, skuad Garuda Muda harus menelan kekalahan pada dua laga lainnya, yakni ketika bersua Venezuela (0-1) dan Meksiko (0-2). Hasil itu membuat tim U-19 Indonesia tertahan di peringkat ketiga klasemen Grup B Turnamen Toulon 2022. Ronaldo Kwateh dkk menempati peringkat ketiga dengan koleksi tiga poin dari tiga laga. Mereka unggul atas Ghana yang terpuruk di dasar klasemen. Tertahan di peringkat ketiga klasemen Grup B sekaligus membuat tim U-19 Indonesia tak bisa melanjutkan perjuangan ke babak semifinal. Kendati demikian, mereka dinilai mampu memetik banyak pelajaran selama berjuang dalam Turnamen Toulon 2022. Pelatih yang dipercaya menukangi tim U-19 Indonesia pada Turnamen Toulon 2022, Dzenan Radoncic, menilai anak-anak asuhnya telah berkembang pesat berkat pelajaran tersebut. Menurut Dzenan Radoncic, hal ini juga bisa menjadi modal berharga bagi Garuda Muda yang akan menjadi tuan rumah dalam ajang Piala Dunia U20 2023. “Sejauh ini, saya puas dengan penampilan pemain selama turnamen, dengan satu modal kemenangan atas Ghana, ini merupakan yang terbaik bagi para pemain,” kata Dzenan Radoncic, dikutip dari laman resmi PSSI. “Jadi, kami akan mempersiapkan lebih baik lagi untuk Piala Dunia U-20 nanti. Sejauh ini, mereka bekerja dengan baik. Saya senang, mereka berkembang pesat, mereka belajar banyak tentang sepak bola dunia,” ujar Dzenan Radoncic.

Berikut Daftar Pemain FIBA U-16 Asian Championship 2022 Qatar.

Pemusatan latihan Timnas Bolabasket U-16 memasuki fase akhir. Baik kategori putra maupun putri sudah mengerucutkan komposisi pemain. Masing-masing sudah mendapatkan 12 roster terbaik setelah berlatih sejak medio Mei 2022. Mereka masuk kerangka pelatih untuk bermain di FIBA U-16 Asian Championship pada 12-19 Juni 2022 di Qatar. Ketua Badan Tim Nasional Junior PP PERBASI Lie Wen mengatakan, pengerucutan dilakukan di awal Juni karena untuk menyesuaikan pelaksanaan kegiatan. Harapannya, coaching staff bisa memaksimalkan waktu yang ada setelah penetapan roster. Mengingat memang waktu yang tersedia tidak banyak. “Roster kita tetapkan sekarang mengingat waktu pelaksanaan tidak lama lagi, jadi coaching staff perlu cepat menentukan 12 nama untuk segera memantapkan strategi dan juga untuk kebutuhan persiapan administrasi keberangkatan seperti pasport, visa, tiket, dan lain-lain,” jelas Lie Wen. Lie Wen berharap, dengan ditetapkannya roster untuk setiap kategori para pelatih bisa lebih detail dalam melakukan persiapan. Terutama dalam hal pemantapan chemistry antarpemain dan game plan. “Setelah penetapan 12 nama ini, para pelatih bisa fokus pada persiapan akhir menuju pertandingan baik secara strategi bermain, chemistry antarpemain, dan menjaga kondisi pemain agar selalu bugar,” ujarnya. Sementara Sekjen PP PERBASI Nirmala Dewi berharap para pemain bisa menjawab tanggung jawab besar ini. Bahwa mereka berjuang di Qatar juga Jordania bukan hanya berjuang untuk bolabasket Indonesia. Lebih dari itu, perjuangan ini atas nama Merah Putih. “Tidak semua remaja seusia mereka mendapatkan kepercayaan berjuang demi Merah Putih. Kesempatan ini harus bisa dimanfaatkan dengan baik. Kami percaya bahwa masa depan Timnas Bolabasket akan semakin cemerlang jika di level juniornya diperkuat dengan memberikan kesempatan mendapat pengalaman bertanding di kejuaraan internasional,” jelas Nirmala. 12 Roster Timnas Bolabasket U-16 Putra: 1. Arthur Vadel Krisma Putra (DI Yogyakarta) 2. Cliff Louis (Jatim) 3. Clifton Wijaya (Jatim) 4. Fachrie Abyasa ( DKI Jakarta ) 5. Jihad Visabilillah (Jabar) 6. Radithyo Wibowo (DKI ) 7. Farrergie Alexandre Nauval (Jabar) 8. I Nyoman Aldo Dharma (Bali) 9. Justin Patrick Alex (Jatim) 10. Adante Daud Al Ghifari (DKI Jakarta) 11. Brian Leonard (DKI Jakarta) 12. Daniel Nicholas Delin (Jatim) 12 Roster Timnas Bolabasket U-16 Putri: 1. Juliette Aimee Gogus Putra (Jawa Tengah) 2. Jesslyne Jaya Wiyanto (Jawa Tengah) 3. Syarafina Ayasha Sjahril (DKI Jakarta) 4. Nathania Nicole Sasongko (Jawa Timur) 5. Erinindita Prias Madafa (Jawa Tengah) 6. Vanissa Renata Siregar (DKI Jakarta) 7. Valencia Calistan (Sumatera Utara) 8. Maxine Maria Sutisna (DKI Jakarta) 9. Chumaira Dian Khayra (DKI Jakarta) 10. Deewell Windi Dido (DKI Jakarta) 11. Kartika Hatta Mahanani (Jawa Barat) 12. Angelica Jennifer Candra (DI Yogyakarta)   Sumber: Indonesia Basketball

SBY Didedikasikan untuk Pembinaan Anak Usia Dini

SBY Didedikasikan untuk Pembinaan Anak Usia Dini

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mendukung penuh tumbuhnya atlet olahraga sepak bola yang berkualitas di Kabupaten Jayapura. Namun tentunya butuh dukungan sarana prasarana agar harapan itu bisa terwujud. Ini merupakan bentuk dukungan dari pemerintah Kabupaten Jayapura terhadap pengembangan sepak bola di Kabupaten Jayapura, sehingga menyerahkan pemanfaatan Stadion Barnabas Youwe (SBY) untuk pembinaan anak usia dini. “Stadion Barnabas Youwe ini didedikasikan untuk anak usia dini. Itu arahan langsung dari bapak bupati,” ujar Kepala Dinas Olahraga kabupaten Jayapura, Yaan Yoku kepada Cenderawasih Pos, Kamis (2/6). Oleh karena itu pihaknya sedang merancang jadwal untuk anak-anak usia dini, yang tergabung di beberapa SSB di Kabupaten Jayapura untuk bisa bertanding di stadion tersebut. “Pembinaan SSB tetap jalan di masing-masing klub. Kami hanya memfasilitasi untuk ada sparing antar SSB,” imbuhnya. Terkait rencana itu, pihaknya sudah membangun komunikasi dengan sejumlah pelatih dan dipastikan dalam waktu dekat jadwal sparing itu sudah bisa dijalankan di stadion tersebut. Pihaknya memastikan pemanfaatan lapangan itu bagi anak-anak di SSB di Kabupaten Jayapura diberikan waktu dari Hari Senin sampai Jumat. Sementara untuk Hari Sabtu dan Minggu akan dipakai untuk umum, yang kemudian didorong adanya pemasukan PAD dari pemanfaatan stadion tersebut. Di Kabupaten Jayapura sendiri sejauh ini ada sekitar 13 SSB yang sudah ada komunikasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jayapura. Ini merupakan dukungan dari pemerintah Kabupaten Jayapura untuk pengembangan talenta sepak bola muda Papua yang dibina mulai dari usia dini. Selama ini sejumlah SSB ini tetap menjalankan kegiatan berlatih dengan memanfaatkan dana atau dukungan seadanya. “Ada SSB yang mungkin dia mengalami kesulitan karena tidak ada lapangan latihan. 13 SSB yang ada ini berdasarkan data kami mereka bertahan dari semangat sendiri dan dukungan dari orang tua,” pungkasnya.