SBY Didedikasikan untuk Pembinaan Anak Usia Dini

SBY Didedikasikan untuk Pembinaan Anak Usia Dini

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mendukung penuh tumbuhnya atlet olahraga sepak bola yang berkualitas di Kabupaten Jayapura. Namun tentunya butuh dukungan sarana prasarana agar harapan itu bisa terwujud. Ini merupakan bentuk dukungan dari pemerintah Kabupaten Jayapura terhadap pengembangan sepak bola di Kabupaten Jayapura, sehingga menyerahkan pemanfaatan Stadion Barnabas Youwe (SBY) untuk pembinaan anak usia dini. “Stadion Barnabas Youwe ini didedikasikan untuk anak usia dini. Itu arahan langsung dari bapak bupati,” ujar Kepala Dinas Olahraga kabupaten Jayapura, Yaan Yoku kepada Cenderawasih Pos, Kamis (2/6). Oleh karena itu pihaknya sedang merancang jadwal untuk anak-anak usia dini, yang tergabung di beberapa SSB di Kabupaten Jayapura untuk bisa bertanding di stadion tersebut. “Pembinaan SSB tetap jalan di masing-masing klub. Kami hanya memfasilitasi untuk ada sparing antar SSB,” imbuhnya. Terkait rencana itu, pihaknya sudah membangun komunikasi dengan sejumlah pelatih dan dipastikan dalam waktu dekat jadwal sparing itu sudah bisa dijalankan di stadion tersebut. Pihaknya memastikan pemanfaatan lapangan itu bagi anak-anak di SSB di Kabupaten Jayapura diberikan waktu dari Hari Senin sampai Jumat. Sementara untuk Hari Sabtu dan Minggu akan dipakai untuk umum, yang kemudian didorong adanya pemasukan PAD dari pemanfaatan stadion tersebut. Di Kabupaten Jayapura sendiri sejauh ini ada sekitar 13 SSB yang sudah ada komunikasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jayapura. Ini merupakan dukungan dari pemerintah Kabupaten Jayapura untuk pengembangan talenta sepak bola muda Papua yang dibina mulai dari usia dini. Selama ini sejumlah SSB ini tetap menjalankan kegiatan berlatih dengan memanfaatkan dana atau dukungan seadanya. “Ada SSB yang mungkin dia mengalami kesulitan karena tidak ada lapangan latihan. 13 SSB yang ada ini berdasarkan data kami mereka bertahan dari semangat sendiri dan dukungan dari orang tua,” pungkasnya.

Pangdam Cup Rampung, Sekolah Khusus Sepak Bola Segera Dibentuk

Pangdam Cup Rampung, Sekolah Khusus Sepak Bola Segera Dibentuk

Turnamen sepak bola U-12 dan U-14 bertajuk Panglima Kodam (Pangdam) XVII Cenderawasih Cup rampung digelar usai laga final yang mempertemukan SSB Papua United kontra SSB Mac Arthur, Senin (5/10/20) di lapangan sepak bola Makodam. SSB Mac Arthur mampu tempil sebagai juara usai mengandaskan SSB Papua United dengan skor tipis 1-0. Melalui Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab yang diwakili Kajasdam Kodam Letkol Inf Asep Supriyanto mengatakan, turnamen ini digelar untuk mencari bibit-bibit sepak bola muda yang akan dimasukkan ke dalam program pembentukan sekolah khusus sepak bola. “Mereka yang terbaik akan melanjutkan ke program pembentukan sekolah sepakbola seperti Diklat ragunan di Jakarta dengan berkerjasama bersama Pemerintah Kabupaten Jayapura di jenjang level mulai U-14,” ujar Asep, dilansir dari Jubi.co.id. Lebih lanjut, Asep berharap program tersebut akan melahirkan pesepakbola handal yang mampu berprestasu ditingkat nasional maupun Internasional. Selain itu, Pangdam Cup direncanakan akan digelar rutin setiap tahun. “Ini akan menjadi agenda tahunan yang mungkin bisa bekerjasama dengan pemerintah daerah. Tapi kalau Pangdam Cup sendiri masih akan berlanjut nantinya. Soal pembentukan sekolah sepakbola kita masih sementara penjajakan dan masih sebatas mencari bibit atletnya dulu,” lanjutnya. Sementara itu, pada waktu yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Christian Sohilat, sangat mengapresiasi turnamen yang di gagas oleh Pangdam XVII/Cenderawasih ini. Menurutnya, acara olahraga seperti ini sangat dirindukan oleh masyarakat di tengah pandemi COVID-19. Christian Sohilat juga menjelaskan bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan Pangdam Cendrawasih terkait pembentukan sekolah khusus sepak bola bagi para atlet muda berpotensi. “Pangdam cup ini telah menggelorakan kembali sepakbola di turnamen U-12 sampai U-14 tahun karena itu kita dinas pendidikan sangat mengapresiasi turnamen ini. Kami juga sudah mendiskusikan dengan Pangdam soal rencana membentuk sekolah yang khusus sepak bola,” ujar Sohilait.